PHBS (PRILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT

)
PHBS (PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT) Dasar PemikiranDasar Pemikiran dilakukan penyuluhan tentang PHBS adalah karena faktor perilaku secara teoritis memiliki andil 30 – 35 % terhadap derajat kesehatan, sedangkan dampak dari perilaku terhadap derajat kesehatan cukup besar, maka diperlukan berbagai upaya untuk mengubah perilaku yang tidak sehat menjadi sehat, salah satunya melalui program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).Pengertian PHBSPerilaku Hidup Bersih dan Sehat adalah wujud keberdayaan masyarakat yang sadar, mau dan mampu mempraktekkan PHBS. Dalam hal ini ada 5 program priontas yaitu KIA, Gizi, Kesehatan Lingkungan, Gaya Hidup, Dana Sehat / Asuransi Kesehatan / JPKM.Sedangkan penyuluhan PHBS itu adalah upaya untuk memberikan pengalaman belajar atau menciptakan suatu kondisi bagi perorangan, keluarga, kelompok dan masyarakat, dengan membuka jalur komunikasi, memberikan informasi dan melakukan edukasi, untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku, melalui pendekatan pimpinan (Advokasi), bina suasana (Social Support) dan pemberdayaan masyarakat (Empowerment).Dengan demikian masyarakat dapat mengenali dan mengatasi masalahnya sendiri, terutama dalam tatanan masing-masing, dan masyarakat dapat menerapkan caracara hidup sehat dengan menjaga, memelihara dan meningkatkan kesehatannya. Indikator PHBSIndikator nasional PHBS ada 10, yaitu :
1. Persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan2. Memberi bayi ASI Eksklusif3. Menimbang balita setiap bulan4. Menggunakan Air Bersih5. Mencuci tangan dengan air bersih dan sabun6. Menggunakan jamban sehat 7. Memberantas jentik di rumah8. Makan sayur dan buah setiap hari 9. Melakukan aktifitas fisik setiap hari10. Tidak merokok di dalam rumah Keterangan INDIKATOR PHBS:
1. Persalinan ditolong oleh tenaga kesehatanPertolongan pertama pada persalinan balita termuda dalam rumah tangga dilakukan oleh tenaga kesehatan (dokter, bidan)2. Memberi bayi ASI EksklusifBayi termuda umur 0 – 6 bulan diberi ASI saja sejak lahir sampai dengan 24 jam terakhir.3. Menimbang balita setiap bulanBalita (0 – 59 bl) ditimbang berat badannya secara rutin setiap bulan dan dicatat dalam KMS. Penimbangan ke posyandu, puskesmas, pustu, RS, bidan dan sarana kesehatan lainnya minimal 8 kali setahun4. Menggunakan Air Bersih Rumah tangga menggunakan air bersih untuk keperluan sehari-hari. Syarat fisik air bersih adalah tidak berwarna, tidak berbau dan tidak berasa. Jarak sumber air bersih dengan tempat penampungan limbah minimal 10 m.5. Mencuci tangan dengan air bersih dan

1x
. dls. Ventilasi cukup baikk. Tersedia air dan alat pembersih 7.Trimester I min. 2x
.6. Imunisasi lengkap pada bayi Bayi (0-11 bulan) yang mendapat imunisasi sesuai program0 – 7 hari :
 Hb Uniject0 -1 bulan :
 BCG2 bln :
 DPT-HB Combo I.b. Dilengkapi dinding dan atap pelindungg.14. atau bentuk jaminan kesehatan lainnya. Asuransi Perusahaan. Menggunakan jamban sehatRumah tangga memiliki atau menggunakan jamban leher angsa dengan septik tank/lubang penampung kotoran sebagai tempat pembuangan akhir. Tidak mencemari tanah di sekitarnyad. kecuali pada PUS yang ingin anak tetapi tidak .Trimester II min. bila tidak memungkinkan perlu konstruksi kedap air).Syarat jamban sehat adalah :
 a. Makan sayur dan buah setiap hariAnggota rumah tangga umur > 10 th mengkonsumsi minimal 3 porsi buah dan 2 porsi sayuran setiap hari dalam 1 minggu terakhir9. menimba air. Aktifitas fisik yang dimaksud adalah kegiatan olah tubuh yang membuat tubuh menjadi lebih sehat :
 lari. Gizi SeimbangAnggota RT setiap hari :
Mengkonsumsi garam beryodium Mengkonsumsi aneka ragam makanan12. Melakukan aktifitas fisik setiap hariAnggota keluarga umur > 10 th melakukan aktifitas fisik setiap hari minimal 30 menit dalam 1 minggu terakhir. Mudah dibersihkane. jamsostek. Luas ruangan cukupj.8. 11. Manfaat jamban adalah untuk mencegah penularan penyakit dan pencemaran dari kotoran manusia.sabunKebiasaan anggota rumah tangga umur ≥ 5 th untuk mencuci tangan dengan air bersih dan sabun sebelum dan sesudah makan. Memiliki jaminan kesehatan Anggota RT mempunyai pembiayaan pra upaya kesehatan seperti Askes. PUS sebagai peserta KBSuami/Isteri sebagai akseptor KB. Askeskin. Lantai kedap airi. Aman digunakanf. jalan. Polio II4 bln :
 DPT-HB Combo III. Dana sehat. Polio IV15. Tidak berbau dan tinja tidak dijamak oleh serangga dan tikusc. Polio I3 bln :
 DPT-HB Combo II. bersepeda kayuh.tinja bagi keluarga. Jamban/kakus adalah bangunan yang dipergunakan untuk membuang tinja atau kotoran manusia. Tidak merokok di dalam rumahAnggota keluarga umur > 10 th tidak merokok di dalam rumah ketika berada bersama anggota keluarga lainnya selama 1 bulan terakhir. Cukup peneranganh. Memeriksakan kehamilan sesuai standarIbu hamil terakhir yang memeriksakan kehamilannya (K4) secara rutin di tenaga kesehatan dengan rincian :
 . 2x
13. Memberantas jentik di rumahTidak ditemukan jentik di semua tempat yang dapat menampung air baik di dalam atau di lingkungan rumah.10. sesudah buang air besar (BAB) dalam 1 minggu terakhir. Polio III9 bln :
 Campak.Trimester III min. Tidak mencemari sumber air minum (jarak sumber air minum dengan lubang penampungan minimum 10 m.

mempunyai faktor resiko16. Pengelolaan sampahKeluarga melakukan pengelolaan sampah sehingga tidak terdapat sampah berserakan atau tidak dikelola dengan baik. Lantai rumah bukan dari tanahRT yang mempunyai rumah dengan bagian bawah/dasar/alas terbuat dari semen. . Pemanfaatan sarana pelayanan kesehatanRT yang memanfaatkan sarana pelayanan kesehatan pemerintah dan swasta18. keramik/ atau sejenis yang kedap air. baik di dalam rumah ataupun di luar rumah19. ubin. Kebiasaan gosok gigiAnggota keluarga umur ≥ 5 tahun yang gosok gigi setelah makan dan mau tidur dalam 1 minggu terakhir. Memiliki TOGAAnggota keluarga yang menanam/memiliki TOGA di pekarangan rumahnya dan tahu pemanfaatannya20.17.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful