ABSTRAK

Rendahnya pemberian ASI eksklusif dapat menjadi ancaman bagi tumbuh kembang anak. Padahal kandungan ASI eksklusif kaya akan karetonoid dan selenium, sehingga ASI Eksklusif berperan dalam sistem pertahanan tubuh bayi untuk mencegah berbagai penyakit. Dalam Riskesdas 2010, diperoleh data bahwa persentase menyusui eksklusif di Indonesia pada bayi umur 0 bulan yaitu 39,8%. Persentase menyusui eksklusif semakin menurun dengan meningkatnya kelompok umur bayi. Pada bayi yang berumur 5 bulan menyusui eksklusif hanya 15,3% Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 6 bulan. Penelitian dilakukan pada bulan Februari-Maret 2013. Populasi adalah Ibu yang memiliki bayi usia 6 bulan yang ada di lingkungan IV dan V kelurahan Besar, kecamatan Medan Labuhan yaitu sebanyak 40 orang. dengan sampel total sampling yaitu 40 0rang. Penelitian yang digunakan bersifat deskriptif analitik. dengan rancangan cross sectional. Data analisis bivariat dengan Chi Square test. Hasil penelitian menunjukkan, berdasarkan hasil analisis X2 hitung (8,302) > X2 tabel (5,991), df=2, maka Ha diterima artinya Ada hubungan pengetahuan ibu dengan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 6 bulan. X2 hitung (8,976) > X2 tabel (3,841), df=1, maka Ha diterima artinya Ada hubungan sikap ibu dengan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 6 bulan. Disimpulkan bahwa Ada hubungan pengetahuan ibu dengan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 6 bulan dan Ada hubungan sikap ibu dengan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 6 bulan. hendaknya pihak puskesmas dapat memberikan informasi pengetahuan kepada masyarakat tentang isu kesehatan khususnya tentang ASI eksklusif

Kata kunci Daftar Pustaka

: Pengetahuan, Sikap, ASI Eksklusif : 18 (2003 - 2012)

iii

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful