PENJELASAN IV JENIS DAN PROSES PELAKSANAAN BIDANG KEGIATAN

Lingkup Kegiatan PNPM Mandiri Perdesaan pada prinsipnya adalah peningkatan kesejahteraan dan kesempatan kerja masyarakat miskin perdesaan secara mandiri melalui peningkatan partisipasi masyarakat (terutama masyarakat miskin, kelompok perempuan dan komunitas/kelompok yang terpinggirkan), meningkatnya kapasitas kelembagaan masyarakat dan pemerintah, meningkatnya modal sosial masyarakat serta inovasi dan pemanfaatan teknologi tepat guna.

Usulan kegiatan yang dapat didanai dalam PNPM Mandiri Perdesaan dapat diklasifikasikan atas 4 jenis kegiatan yang meliputi : (1) kegiatan pembangunan atau perbaikan prasarana sarana dasar yang dapat memberikan manfaat jangka pendek maupun jangka panjang secara ekonomi bagi masyarakat miskin atau rumah tangga miskin, (2) peningkatan bidang pelayanan kesehatan dan pendidikan termasuk kegiatan pelatihan pengembangan ketrampilan masyarakat, (3) Kegiatan peningkatan kapasitas/ketrampilan kelompok usaha ekonomi terutama bagi kelompok usaha yang berkaitan dengan produksi berbasis sumber daya lokal. 4) Penambahan permodalan Simpan Pinjam untuk kelompok Perempuan (SPP)

Penentuan skala prioritas pendanaan kegiatan dilakukan masyarakat dalam musyawarah antar desa dengan menetapkan sejumlah kriteria yang meliputi aspek manfaat, berdampak terhadap peningkatan kesejateraan, dapat dikerjakan masyarakat, didukung sumber daya yang ada dan upaya pelestarian kegiatan.

Prasarana dan sarana yang dipilih harus mendukung pengembangan kegiatan ekonomi masyarakat atau peningkatan kesejahteraan masyarakat perdesaan dalam bidang kesehatan dan pendidikan. PNPM Mandiri Perdesaan tidak diperbolehkan untuk membiayai beberapa kegiatan sebagaimana dicantumkan dalam daftar larangan (negative list). Pelarangan ini didasarkan atas komitmen Pemerintah Repuplik Indonesia untuk mendukung pelestarian lingkungan hidup, perlindungan hak anak, dan lebih memberikan perhatian kepada masyarakat umum terutama masyarakat miskin.

Berikut penjelasan secara lengkap tentang daftar larangan dimaksud : a. Pembiayaan seluruh kegiatan yang berkaitan dengan militer atau angkatan bersenjata, pembiayaan kegiatan politik praktis/partai politik,
___________________________________________________________________________
1 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI - PERDESAAN

Kegiatan ini dilarang dengan alasan bahwa hanya menguntungkan kelompok tertentu saja dan jika dilakukan masyarakat umum dapat melanggar hukum dan mengganggu keamanan umum.

b. Pembangunan/rehabilitasi bangunan kantor pemerintah dan tempat Ibadah, Pembangunan kantor pemerintah adalah tanggung jawab Pemerintah, sedangkan tempat ibadah terbatas hanya untuk golongan tertentu saja atau kelompok agama tertentu saja, padahal dalam satu desa dan kecamatan terdiri dari beberapa pemeluk agama. Sasaran PNPM adalah seluruh penduduk yang ada di desa atau kecamatan lokasi program.

c. Pembelian chainsaw, senjata, bahan peledak, asbes dan bahan-bahan lain yang merusak lingkungan (pestisida, herbisida, obat-obat terlarang dan lain-lain.), PNPM Mandiri Perdesaan mendukung pelestarian alam dan melarang pembelian alat dan bahan yang dapat merusak alam. Seperti chainshaw biasa dipakai untuk menebang pohon di hutan, bahan peledak alam mengganggu keamanan dan kerusakan lingkungan, asbes dapat mengganggu kesehatan antara lain menjadi penyebab kanker paru-paru. Pestisida serta sejenisnya dapat merusak ekosistem dan kesehatan manusia. d. Pembelian kapal ikan yang berbobot di atas 10 ton dan perlengkapannya, Kapal dengan kapasitas besar cenderung melakukan penangkapan ikan secara besarbesaran. Perilaku ini dapat mengganggu keseimbangan ekosistem laut. Alat penangkapan ikan yang sering dipakai pada kapal berkapasitas besar kebanyakan menggunakan pukat harimau. Alat ini sangat merusak biota laut terutama terumbu karang yang menjadi sumber makanann ikan. Karena dampak dari pengadaan kapal ini cenderung merusak lingkungan maka PNPM Mandiri Perdesaan melarang untuk membiayai pembelian kapal jenis ini.

e. Pembiayaan gaji pegawai negeri, Dana Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) PNPM Mandiri Perdesaan tidak boleh untuk membiayai gaji/honor Pegawai Negeri karena mereka sudah mendapatkan alokasi gaji dari pemerintah.

f.

Pembiayaan kegiatan yang memperkerjakan anak-anak di bawah usia kerja, Pemerintah Indonesia turut meratifikasi konvensi hak anak PBB. Batasan anak berdasarkan Undang-Undang Perlindungan anak adalah di bawah 18 tahun. Oleh karena itu PNPM Mandiri Perdesaan dilarang dengan tegas mendanai kegiatan-kegiatan yang mempekerjakan anak-anak.

___________________________________________________________________________
2 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI - PERDESAAN

g. Kegiatan yang berkaitan dengan produksi, penyimpanan, atau penjualan barang-barang yang mengandung tembakau, PNPM Mandiri Perdesaan dan Pemerintah Indonesia turut mendukung kesepakatan internasional untuk memerangi zat adiktif (zat yang menimbulkan kecanduan dan merusak kesehatan) seperti tembakau, narkotika, dan obat terlarang lainnya. Sehingga PNPM Mandiri Perdesaan tidak membiayai kegiatan apapun juga yang berkaitan dengan tembakau secara khusus dan zat adiktif lainnya.

h. Kegiatan yang berkaitan dengan aktivitas perlindungan alam pada lokasi yang telah ditetapkan sebagai cagar alam, kecuali ada ijin tertulis dari instansi yang mengelola lokasi tersebut, PNPM Mandiri Perdesaan tidak membiayai kegiatan di lokasi perlindungan alam karena turut mendukung pelestarian alam sebagaimana yang telah di atur di dalam UndangUndang.

i.

Kegiatan pengolahan tambang atau pengambilan terumbu karang, PNPM Mandiri Perdesaan melarang untuk membiayai pengolahan tambang dan pengambilan terumbu karang karena kegiatan ini cenderung merusak alam. Kegiatan penambangan yang dilakukan oleh masyarakat cenderung tanpa memperhatikan dampak dari kerusakan alam tanpa rencana perbaikan atas kerusakan lingkungan yang terjadi.

j.

Kegiatan yang berhubungan pengelolaan sumber daya air dari sungai yang mengalir dari atau menuju negara lain, Pengelolaan sumber daya air sungai yang menuju ke negara lain memerlukan persyaratan tertentu yang cukup sulit untuk dikerjakan atau dipenuhi oleh masyarakat. Persyaratan- persyaratan ini diberlakukan agar tidak merugikan warga negara tetangga atau untuk menghindari keluhan dari negara tetangga.

k. Kegiatan yang berkaitan dengan pemindahan jalur sungai, Pemindahan jalur sungai memerlukan perencanaan yang komprehensif. Perencanaan yang matang ini dimaksudkan untuk mengeliminir dampak yang akan terjadi. Perencanaan dan analisis dampak lingkungan memerlukan ketrampilan-ketrampilan khusus. Mandiri Perdesaan melarang masyarakat untuk melakukan kegiatan ini sekaligus untuk mencegah terjadinya kerusakan lingkungan yang lebih parah.
___________________________________________________________________________
3 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI - PERDESAAN

Pembangunan jaringan irigasi baru yang luasnya lebih dari 50 Ha Kegiatan ini memerlukan perencanaan yang memiliki tingkat ketelitian cukup tinggi. n. Kapasitas sebesar ini memerlukan lahan yang cukup luas serta memungkinkan ada proses ganti rugi lahan. tenaga khusus. Hal ini dimungkinkan sangat sulit dapat dilakukan oleh masyarakat. Kegiatan ini memakan biaya yang sangat besar yang mungkin melebihi bantuan PNPM Mandiri Perdesaan per kecamatan. Mengingat tingkat kesulitannya cukup tinggi PNPM Mandiri Perdesaan melarang masyarakat untuk mengajukan kegiatan ini. Tanpa perencanaan yang baik risiko gagal sangat tinggi. lebih dari 10. Kegiatan reklamasi daratan yang luasnya lebih dari 50 ha dapat berdampak pada perubahan ekosistem.l. maka perlu ada perencanaan dan analisis dampak lingkungan yang sangat cermat. Kegiatan ini sudah memerlukan teknis khusus. Kegiatan pembangunan bendungan atau penampungan air dengan kapasitas besar.PERDESAAN . Karena dampaknya yang sangat luas dan rumit. Mengingat tingkat kesulitannya cukup tinggi PNPM Mandiri Perdesaan tidak mengijinkan masyarakat untuk mengajukan usulan ini m. Kegiatan yang berkaitan dengan reklamasi daratan yang luasnya lebih dari 50 hektar (Ha). ___________________________________________________________________________ 4 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . dan perencanaan kegiatan yang detail. apalagi dapat berdampak pada kerusakan lingkungan yang bisa mengganggu kegiatan perkonomian suatu wilayah.000 meter kubik.

serta peningkatan penyediaan prasarana dan sarana sosial ekonomi sesuai dengan kebutuhan masyarakat sebagai bagian dari upaya mempercepat penanggulangan kemiskinan. Didukung oleh sumber daya. d. Mendesak untuk dilaksanakan. Manfaat.2. namun lebih dimaksudkan menyiapkan tatanan sosial masyarakat yang lebih baik sekaligus memberdayakannya agar mampu mengakses manfaat program fisik secara optimal bagi perbaikan pendidikan. 4. serta f. Bidang Prasarana 4. Keberpihakan kepada rumah tangga miskin. b.1. kesehatan dan ekonom.1. Tujuan Khusus ___________________________________________________________________________ 5 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI .1. e. Tujuan a.PERDESAAN . Penentuan skala prioritas pendanaan kegiatan dilakukan masyarakat dalam musyawarah antar desa dengan mengacu pada sejumlah kriteria yang meliputi: a.1. c.4. Dasar Pemikiran Prasarana dan sarana di Indonesia dibutuhkan oleh masyarakat untuk membuka akses informasi dan pemasaran terutama di daerah tertinggal/terpencil. Upaya pelestarian kegiatan. Aspek teknis. b. Tujuan Umum Secara umum tujuan pembangunan prasarana dan sarana adalah pengembangan kemandirian masyarakat melalui peningkatan kapasitas masyarakat dan kelembagaan dalam penyelenggaraan pembangunan desa dan atau antar desa. Meskipun demikian eksistensi program bukan hanya sebatas membangun program fisik.

dalam teknis pelaksanaan. perhatian/dukungan masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan. − 4. Meningkatkan kepedulian. diperuntukkan : − Menciptakan lapangan kerja di desa. dalam pengelolaan kegiatan. pengendalian.PERDESAAN . apabila ___________________________________________________________________________ 6 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . terutama bagi rumah tangga miskin.3. Tenaga kerja dari luar hanya diperbolehkan keterampilan yang dibutuhkan tidak tersedia di desa. Meningkatkan sederhana. Sasaran Program Peningkatan Pendapatan Masyarakat Peningkatan pendapatan masyarakat dalam kegiatan prasarana dilakukan dengan memberi kesempatan kerja bagi masyarakat namun memprioritaskan bagi rumah tangga miskin : 1) Pada tahap persiapan pelaksanaan kegiatan. Sebanyak mungkin melibatkan tenaga kerja desa setempat untuk ikut partisipasi sehingga akan memperoleh upah dari pekerjaan maupun upah pengumpulan bahan. dilakukan identifikasi dan pendaftaran calon tenaga kerja dengan menggunakan Form PTO – Pendaftaran Tenaga Kerja (Form A) yang berfungsi untuk memilah status calon tenaga kerja. Meningkatkan keterampilan masyarakat desa dalam perencanaan. pelaksanaan. Sasaran dan Jenis Kegiatan a. kualitas kegiatan dengan dan keikutsertaan − − penggunaan teknologi − Meningkatkan kapasitas Tim Pengelola Kegiatan dan atau Tim Pelaksana Pemeliharaan Prasarana. monitoring dan pemeliharaan prasarana.Membangun prasarana pendukung bagi desa-desa yang membutuhkan.1.

2) Pencatatan rumah tangga miskin yang aktif dalam kegiatan prasarana dan pendapatan yang diterima dihitung berdasar jumlah Hari Orang Kerja (HOK). - Peningkatan Partisipasi Masyarakat Dalam Kegiatan Prasarana Peningkatan partisipasi masyarakat pada kegiatan prasarana dan sarana bagi pelaku PNPM Mandiri Perdesaan Perdesaan. 3) Bahan yang diambil setempat akan memberi kesempatan kerja bagi masyarakat setempat dan identifikasi sumber bahan untuk kegiatan desa yang akan datang. Dengan penggunaan tenaga dan bahan lokal. Meningkatkan keahlian masyarakat terutama dalam bidang teknis dan administrasi kegiatan prasarana Mengefektifkan lembaga-lembaga yang ada di desa. maka bahan lokal tersebut perlu dimanfaatkan. termasuk pemeliharaan. 3) Kegiatan yang dibangun tidak boleh ada dampak yang merusak lingkungan dan merugikan masyarakat. harus mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut: 1) Metode perencanaan dan pelaksanaan kegiatan harus difokuskan untuk menumbuhkan rasa memiliki oleh masyarakat yaitu : i. baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia setempat. ___________________________________________________________________________ 7 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . baik formal maupun informal. 4) Sejauh mungkin memanfaatkan potensi sumber daya lokal. Memperoleh kualitas desain dan pekerjaan yang sesuai dengan standar teknis dan biaya yang efisien ii. uang tetap berputar di dalam desa sendiri. iii. Pengutamaan penggunaan bahan lokal.PERDESAAN . Kemungkinan kualitas bahan lokal yang ada tidak sebagus bahan dari luar. dengan mengutamakan manfaat bagi rumah tangga miskin. tetapi sepanjang masih memenuhi standar teknis. 2) Usulan didasarkan pada pandangan masa depan yang dihasilkan secara musyawarah. dan jumlah angkatan kerja. dengan harapan jumlah modal yang ada di desa meningkat.

9) Masyarakat harus dilatih untuk memelihara prasarana dan sarana yang telah dibangun. 7) Segala informasi tentang perencanaan dan pelaksanaan kegiatan diumumkan dan disampaikan kepada masyarakat seluas-luasnya. kemudian setelah itu dapat disumbangkan. 10) Harus terjadi alih teknologi dari FT-Kec kepada masyarakat baik dalam perencanaan. dibayar insentif secara penuh. - Peningkatan Pemanfaatan Teknologi Dalam penyusunan perencanaan teknis prasarana.PERDESAAN . 6) Sistem perencanaan dan pengelolaan dibuat sederhana. Tim Pengelola Kegiatan juga akan mampu mengerjakan kegiatan serupa apabila PNPM Mandiri Perdesaan Perdesaan sudah selesai. KPMD dan masyarakat harus memperhatikan hal-hal di bawah ini: 1) Teknologi dipilih yang sederhana. supaya dapat dikerjakan oleh masyarakat setempat sehingga tidak perlu mendatangkan ahli atau peralatan dari luar. Upah tenaga kerja tidak boleh dipotong dengan alasan apapun. agar mudah dimengerti. dan cara pengelolaan pemeliharaan. meliputi aspek teknik dan dampak lingkungan. 8) Pemeliharaan prasarana dan sarana yang telah dibangun menjadi tanggung jawab masyarakat bersama pemerintah desa. mudah dikelola masyarakat sendiri. Dalam pemilihan teknologi yang akan digunakan. ___________________________________________________________________________ 8 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . FT-Kec. melalui pelatihan dengan cara bekerja sambil belajar. diperlukan pemilihan teknologi yang tepat. dan mudah direvisi dengan alasan yang kuat. pelaksanaan.5) Tenaga kerja yang ikut partisipasi dalam kegiatan. Setiap pekerja harus menerima upah secara utuh.

TPK berhak untuk memilih teknologi lain (non-standar) apabila masih sesuai dengan kriteria PNPM Mandiri Perdesaan. korupsi serta nepotisme. 3) Menggunakan teknologi dengan biaya murah tapi awet. mengingat kebutuhan prasarana perdesaan pada umumnya lebih banyak dibandingkan jumlah bantuan langsung masyarakat (BLM). sehingga masyarakat dapat membangun prasarana secara optimal. yaitu manfaat sosialekonomi. ___________________________________________________________________________ 9 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . dampak lingkungan. 4) Pada prinsipnya TPK berhak memilih teknologi yang dipakai asalkan telah dinilai layak secara teknis oleh FT-Kec dan FT-Kab. 5) TPK diharapkan tidak terpaku pada standar teknis. Yaitu semua jenis prasarana yang membutuhkan ketelitian dalam perencanaan atau teknologi yang canggih dan memiliki risiko kegagalan konstruksi yang tinggi. bukan upah buruh. Hak memilih tersebut hanya dapat dibatasi apabila pilihannya melanggar aturan atau kriteria. ganti rugi. TPK boleh mengambil teknologi yang sudah terbukti berhasil di tempat lain. Harus diingat bahwa prasarana yang dibutuhkan oleh masyarakat dan dibangun untuk kepentingan masyarakat sendiri. sehingga menghasilkan prasarana yang bermutu yang dapat memberi manfaat yang cukup berimbang dengan pengeluaran biaya. dan jika terpaksa harus membeli bahan dari pemasok maka dilakukan melalui mekanisme pelelangan yang dilakukan secara partisipatif.PERDESAAN . transparan untuk menghindari kolusi. dan kelayakan teknis dan biaya.Tidak boleh membangun prasarana di luar kemampuan Tim Pengelola Kegiatan (TPK) dan masyarakat. 2) Menggunakan teknologi yang tepat. Harga bahan harus dicari yang paling rendah yang kualitasnya terpenuhi. kelompok sasaran. walaupun belum biasa dipakai disekitarnya. maka biaya yang diberikan kepada tenaga kerja dianggap sebagai perangsang atau insentif. Caranya mengutamakan bahan lokal yang dikumpulkan tenaga lokal yang pembayarannya dengan upah (HOK).

2) Tahap pelaksanaan Tahap ini dilakukan penguatan kapasitas kepada TPK. b. pelaksanaan dan pemeliharaan): 1) Tahap perencanaan/desain Pada tahap ini dilakukan penguatan kapasitas kepada TPK. Semua usulan masyarakat semestinya sesuai dengan tujuan bidang prasarana dan sarana PNPM ___________________________________________________________________________ 10 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . sepanjang memenuhi kriteria PNPM Mandiri Perdesaan. Jenis Kegiatan Kegiatan yang diusulkan untuk bidang prasarana dan sarana bersifat open menu. 3) Tahap pemeliharaan Pada tahap ini dilakukan penguatan kepada Tim Pengelola Pemeliharaan Prasarana (TP3) tentang organisasi dan teknis pemeliharaan. - Peningkatan Kapasitas Masyarakat Peningkatan kapasitas masyarakat dilakukan pada setiap tahapan kegiatan (perencanaan. baik dari instansi terkait. Larangan pada umumnya diberikan untuk prasarana yang dianggap kurang sesuai dengan kriteria.Pada prinsipnya tidak ada larangan mutlak untuk tidak selalu mengikuti petunjuk Teknis. KPMD dan masya-rakat yang berminat. atau di luar kemampuan desa untuk melaksanakan.PERDESAAN . tokoh masyarakat dan masyarakat yang terlibat pekerjaan meliputi : cara melaksanakan pekerjaan sesuai standar teknis yang ditentukan (trial). lingkungan PNPM Mandiri Perdesaan atau dari luar. meliputi: cara melakukan survei. terlalu mewah. perencanaan dan penyusunan RAB. ketua kelompok. Artinya masyarakat dapat mengusulkan apa saja sejauh usulan tersebut tidak termasuk dalam negative list. 6) Terbuka menerima masukan teknis dari berbagai sumber.

Mandiri Perdesaan, yaitu benar-benar dibutuhkan masyarakat, diyakini dapat mendukung peningkatan ekonomi, derajat kesehatan, pendidikan dan peningkatan kapasitas masyarakat, serta memperhitungkan aspek keberlanjutan (hasil berkualitas, bermanfaat dan dipelihara).

Contoh jenis prasarana dan sarana yang dapat Mandiri Perdesaan, yaitu: − Jalan, antara lain: 1) Konstruksi perkerasan Telford 2) Konstruksi perkerasan Telasah 3) Konstruksi perkerasan Rabat Beton 4) Konstruksi perkerasan Sirtu 5) Tanah (pembukaan badan jalan) 6) Pengaspalan 7) Saluran Drainase − Jembatan, antara lain: 1) Jembatan Gantung 2) Jembatan Gelagar Baja 3) Jembatan Gelagar Kayu 4) Jembatan Beton 5) Jembatan Lengkung Batu atau Beton 6) Jembatan Banjir limpas − − Pasar, Tempat Pelelangan Ikan Air Bersih, antara lain: 1) PAH (Penampungan Air Hujan) 2) PMA (Perlindungan Mata Air) 3) Sumur bor 4) Sumur gali 5) Penjernihan air

didanai

oleh PNPM

___________________________________________________________________________
11 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI - PERDESAAN

6) Perpipaan − − − − − − MCK (Mandi, Cuci dan Kakus) Tambatan Perahu Rakit Penyeberangan Listrik Pompa air Irigasi, antara lain: 1) Bendung 2) Saluran Irigasi 3) Waduk 4) Tanggul Penahan Banjir − − − Pembangunan atau rehabilitasi gedung sekolah, posyandu, dan TK TPT (Tembok Penahan Tanah) TPI (Tempat Pelelangan Ikan)

4.1.4. Mekanisme Pengelolaan Kegiatan Langkah-langkah proses pelaksanaan kegiatan prasarana dan sarana secara garis besar meliputi penyusunan rencana kegiatan, persiapan pelaksanaan, dan pelaksanaan.

a. Perencanaan Kegiatan Prasarana Proses penyusunan rencana kegiatan prasarana dan sarana dimulai dari persiapan survei hingga pembuatan RAB.

FT-Kab harus mengendalikan waktu yang diperlukan untuk proses perencanaan ini. Pelaku utama dalam proses ini adalah TPK, KPMD, Pendamping Lokal dan masyarakat yang berminat untuk belajar, dibantu oleh FT-Kec.
___________________________________________________________________________
12 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI - PERDESAAN

Penyusunan perencanaan kegiatan prasarana dimulai dari usulan desa yang mendapat ranking dan setelah mendapatkan nilai RAB yang pasti, dilanjutkan ke usulan ranking berikutnya. Demikian seterusnya dan berhenti bila dana bantuan yang dialokasikan untuk kegiatan per kecamatan, sudah teralokasikan semua.

-

Survei dan Pengukuran Sebelum melakukan survei, KPMD, TPK/TPU dan masyarakat serta Kades/BPD yang berminat, diberkan pelatihan dan penjelasan mengenai: 1) Jadwal dan rencana survei. 2) Cara pengunaan format survei dan pengukuran antara lain SAP, VAP, MAP, Lembar Perhitungan (take-off sheet), dan sketsa lapangan. 3) Pengenalan peralatan yang dibutuhkan seperti patok, palu, meteran, slang, clinometer, kompas, bak ukur, format, alat tulis. 4) Cara penggunaan alat yang akan digunakan antara lain clinometer, kompas, dan leveling. 5) Pembagian tugas personil yang akan turut dalam survei.

Setelah mendapat pelatihan peninjauan lapangan untuk:

dan

penjelasan,

acara

dilanjutkan

1) Mengamati kondisi lingkungan. 2) Memilih tata letak konstruksi di lapangan. 3) Melihat tingkat kebutuhan pelayanan. 4) Jika ternyata lokasi tidak layak secara teknis, maka dicari alternatif yang layak. Apabila tidak ada alternatif yang layak, maka usulan ini dianggap batal/gugur.

Hasil tinjauan lapangan pra survei digunakan untuk memilih jenis konstruksi dengan prinsip sebagai berikut: 1) Sedapat mungkin konstruksinya sederhana dan harganya murah. 2) Sebanyak mungkin menggunakan tenaga dan material lokal.
___________________________________________________________________________
13 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI - PERDESAAN

ukuran letak dengan bangunan lain.3) Dapat dioperasikan dan dipelihara oleh masyarakat dengan biaya murah.PERDESAAN . ketinggian. 6) Cocok dengan keadaan setempat. dan sebagainya. ___________________________________________________________________________ 14 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . sawah. dan sebagainya. Hal-hal lain yang perlu disurvei karena akan berkaitan dengan desain dan pelaksanaan adalah gambaran lokasi dan lingkungan di sekitar prasarana seperti pemukiman. Setelah konstruksi dipilih dengan mempertimbangkan prinsip-prinsip di atas maka pengukuran dan survei detail dapat dilakukan. jalan. 4) Kuat dan tahan lama. kekuatan. seperti survei antar patok (SAP). volume antar patok (VAP) dan Lembar Perhitungan Volume (Take Off Sheet) dan mandays antar patok (MAP). 5) Mudah dalam pengadaan/mobilisasi material. ukuran. 3) Akses masuk untuk mengangkut material dan peralatan. topografi. saluran air. Hasil pengukuran dimasukan ke dalam format survei. dan tenaga. kedalaman tanah keras. 2) Kondisi lingkungan calon prasarana seperti jenis tanah. 7) Dapat memberi manfaat yang diinginkan. alat. - Desain Desain dilakukan berdasarkan hasil survei dan pengukuran serta tinjauan lapangan sebelum pra survei. 4) Membuat sketsa hasil perhitungan. air tanah. 1) Situasi lokasi dan tata letak prasarana meliputi ukuran letak prasarana. sungai. hutan. Hal pokok dalam desain meliputi: 1) Menentukan jenis konstruksi dan klasifikasinya 2) Menghitung dimensi konstruksi sesuai dengan klasifikasinya. material yang ada. 3) Menentukan spesifikasi teknis dan dimensi (ukuran) sesuai dengan kebutuhan seperti.

Lebar selokan minimal 0. Minimal 2. Lebar bahu jalan standar 1 m.5 m.0 m 2. karena sulit dalam pengawasan mutu beton dan kualitas pondasi. Minimal 0.5 m. sedang Span adalah merupakan lebar bagian dari bentang 3. Kedalaman selokan min. Air Bersih Sumur Dalam (Sumur Bor) • Harus ada data tentang sumber air di daerah yang bersangkutan dari dinas terkait Terdapat informasi debit air yang mencukupi pemanfaat secara kontinyu dari hasil pengukuran peralatan yang dapat dipertanggungjawabkan Jenis lapisan tanah dan kedalaman sumber air.5 m. minimal = 4.5 m. berkaitan dengan 15 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Panjang bentang jembatan beton (monolit & komposit) total maksimal 6 m. karena sulit dalam pengawasan sambungan. 0. • • Bentang adalah merupakan lebar keseluruhan. Jembatan • Panjang jembatan gelagar besi lantai kayu per rentang (span) maksimal 16 m. Kemiringan bahu jalan minimal 5-6%. Jalan • atau kaidah teknis desain yang perlu untuk Lebar perkerasan jalan standar 3 m. Diameter gorong-gorong minimal 40 cm. • • • Jadi total lebar jalan daerah nomal. Jembatan beton pra tekan tidak boleh dipergunakan karena sulit dalam pengawasan pelaksanaan.PERDESAAN • • ___________________________________________________________________________ . Kemiringan punggung jalan minimal 3%.Batasan-batasan diperhatikan: 1.

Gambar tidak harus dibuat dengan bentuk standar dengan menggunakan mesin gambar dan juru gambar. Gambar teknik harus dilengkapi dengan arah mata angin (untuk tampak atas). sehingga dapat menunjukkan posisi prasarana terhadap lingkungan mikro. 5) Gambar teknik dan gambar tipikal harus dapat dipakai sebagai acuan dan petunjuk yang jelas dalam pelaksanaan di lapangan. 3) Gambar teknik meliputi gambar bangunan induk dan bangunan pelengkap yang masing-masing terdiri dari gambar tampak. Gambar lebih baik sederhana namun jelas serta mudah dimengerti. 4) Gambar tipikal dipakai bila konstruksi yang akan dibangun bentuknya sama pada sebagian atau keseluruhan pekerjaan. sehingga dapat menunjukkan posisi prasarana terhadap lingkungan makro. potongan. dan kondisi existing. dan detail. dilengkapi dengan arah mata angin dan tata guna tanah. dilengkapi dengan arah mata angin dan ukuran pokok prasarana. dan tata guna lahan sekitar prasarana. dan spesifikasi khusus (misal. - Perhitungan Pekerjaan ___________________________________________________________________________ 16 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . perbandingan campuran beton). - Gambar Gambar yang harus dibuat ada beberapa macam yaitu : 1) Peta desa yang menunjukkan letak prasarana. 2) Peta situasi yang menunjukkan denah/lay-out prasarana.PERDESAAN . jarak terhadap patokan ukur. detail ukuran. jenis bahan.kelayakan pengeboran • Biaya yang berkaitan hal tersebut di atas menjadi tanggung jawab masyarakat.

Pekerjaan dihitung berdasarkan gambar yang telah dibuat dan hasil survei. Konsultan Manajemen Provinsi. setiap satuan jenis pekerjaan. kubikasi galian tanah. tenaga. pengguna dari prasarana yang akan di bangun. 2) Menghitung kebutuhan bahan. pemakai. tenaga. ___________________________________________________________________________ 17 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Sebaiknya mereka dilatih untuk mengisi blangko. KPMD harus membahas bersama masyarakat siapa saja penerima manfaat. Konsultan Nasional. Format Dampak Lingkungan diisi sebagai bagian inti dari desain yang masuk dalam paket Surat Perjanjian. Dalam proposal informasi penerima manfaat ini harus disertakan. Hasil perhitungan ini kemudian digunakan sebagai dasar untuk menghitung kebutuhan bahan. dengan langkah sebagai berikut: 1) Menghitung volume pekerjaan menurut jenisnya (misal: kubikasi pasangan batu. Perlu menjadi perhatian bahwa dampak lingkungan merupakan bagian penting dalam pemeriksaan desain dan saat kunjungan ke lapangan oleh FT-Kab. 5) Jumlah warga desa dan warga desa lain yang memanfaatkan 6) prasarana dihitung. Akan dilihat ketepatan pemilihan masalah dampak. dibuatkan daftar warga desa sebagai kelompok penerima manfaat. 3) Menghitung waktu pelaksanaan. dan FT-Kec membantu dengan memberi umpan balik dan bila perlu dengan pertanyaan yang sedikit memancing pemilihan masalah yang paling rawan dan paling sering muncul. peran KPMD dan TPK diharapkan sebesar mungkin. Tim Koordinasi PNPM Mandiri Perdesaan serta Misi Bank Dunia. Perlakuan yang disebutkan dalam format ini harus muncul pada gambar desain. kemudian ketepatan perlakuan yang direkomendasikan. dan alat. 4) Menghitung penerima manfaat. dan alat untuk setiap jenis pekerjaan dan seluruh pekerjaan.Penanganan Masalah Dampak Negatif Lingkungan. dan sebagainya).PERDESAAN . FT-Kec mengisi Form PTO . dalam pengisian format ini. Selama proses pembuatan Desain dan RAB.

- Survei Harga Sebelum menghitung RAB. Bagi daerah yang sangat sulit misal kepulauan.Juga pada saat pelaksanaan. Jika di wilayah kecamatan tidak terdapat material yang memenuhi syarat atau depositnya tidak mencukupi. halaman berikut) minimal di 3 lokasi pemasok yang memenuhi persyaratan. kapasitas. akan dilihat bagaimana tindakan di lapangan: 1) Apakah dilaksanakan sesuai dengan perlakuan yang disarankan? 2) Bagaimana kualitas perlakuan? 3) Apakah berhasil mencegah dampak negatif atau mengurangi kerusakan yang timbul? - Survei Sumber Material Sumber material lokal yang ada di wilayah kecamatan wajib disurvei oleh FT-Kec untuk menentukan layak atau tidaknya material tersebut dan seberapa besar deposit yang ada. sehingga TPK tidak tertipu bila dikirim material yang jelek oleh pemasok/supplier.PERDESAAN . jika syarat minimal tidak terpenuhi maka harus ada klarifikasi kebenarannya dari FT-Kab secara ___________________________________________________________________________ 18 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . nama pabrik. ukuran. maka dapat dipergunakan material dari luar. Material yang dinilai memenuhi syarat oleh FT-Kec perlu diambil sebagai contoh dan ditunjukkan ke TPK. KPMD dan TPK/TPU berkewajiban untuk melakukan survei harga bahan dan peralatan. meliputi: jenis. kualitas. (lihat uraian pada Panduan Pelaksanaan Survei Harga Satuan Bahan/Alat.

tenaga. dan alat (baik beli atau sewa). yang didapat dari hasil survei. Untuk menghitung RAB dibutuhkan: 1) Hasil perhitungan kebutuhan bahan.tertulis. Nilai RAB didapat dari hasil penjumlahan perkalian antara kebutuhan bahan. Besarnya biaya tersebut setiap desa maksimal sebesar 3 % dari alokasi dana kegiatan prasarana. kemudian ditambah dengan biaya umum. Hasil desain dan RAB disosialisasikan ke masyarakat agar masyarakat mengerti tentang pekerjaan bagaimana desain usulan mereka dan berapa besar dana yang dibutuhkan. Prinsip dari pemilihan bahan. - Rencana Anggaran Biaya (RAB) RAB adalah anggaran yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan. dan alat untuk setiap jenis pekerjaan.PERDESAAN . Hasil survei harga tersebut merupakan salah satu dasar untuk menghitung RAB. alat dan tenaga kerja adalah yang harganya paling murah namun kualitasnya memenuhi syarat. ___________________________________________________________________________ 19 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . tenaga. 2) Harga bahan. Pada saat penetapan dana pada Musyawarah Antar Desa Penetapan Usulan hasil survei harga juga harus ditunjukkan. dan alat dengan harga hasil survei. 3) Biaya umum tiap desa (bukan tiap kegiatan) adalah untuk honor TPK dan administrasi. tenaga. Hasil survei harga harus diperiksa oleh FT-Kec dan dinilai kelayakannya oleh FT-Kab pada saat memeriksa desain dan RAB. Di samping itu perlu survei tenaga kerja.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menyusun RAB: 1. dan test laboratorium (jika dibutuhkan) dapat dikelompokkan dalam kolom alat. Dana untuk kegiatan prasarana tidak boleh digunakan untuk membayar ganti rugi. Sedangkan untuk pengadaan Papan Proyek. Bila terjadi kekurangan dana dapat dilakukan revisi. Sebaliknya bila terjadi ada sisa dana tidak boleh dilimpahkan ke kegiatan lain.PERDESAAN . Jika terdapat sumbangan dari masyarakat yang berpengaruh pada besarnya dana untuk kegiatan prasarana dapat diperhitungkan dan dimasukkan ke dalam RAB. jika revisi tidak mungkin harus ditambah dengan swadaya. 3.Biaya pengadaan bahan yang dikumpulkan atau diadakan melalui kegiatan padat karya masyarakat desa dicantumkan pada kolom upah. Hasil RAB dilampirkan dalam Dokumen Perencanaan. Masalah ganti rugi harus diselesaikan oleh masyarakat sendiri. 2. Papan Informasi. Dana yang telah dialokasikan untuk kegiatan prasarana tidak boleh dikurangi atau ditambah untuk alokasi dana kegiatan nonprasarana. bukan kolom bahan di RAB. tetapi harus tetap digunakan untuk penyempurnaan dan penambahan kegiatan prasarana tersebut. Sehingga dapat terlihat porsi dana PNPM Mandiri Perdesaan dan porsi sumbangan masyarakat untuk kegiatan prasarana (khusus sumbangan lahan tidak dimasukkan ke RAB tetapi dilaporkan terpisah pada format yang disediakan PTO). Perlu diingat bahwa setiap revisi harus dibicarakan melalui pertemuan desa dan dimusyawarahkan jalan keluarnya. Jika ada HIBAH berupa tanah/pohon-pohon untuk pembangunan prasarana harus ada bukti penyerahan ___________________________________________________________________________ 20 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Rencana pelaksanaan terhadap isi kesanggupan masyarakat yang tercatat pada Berita Acara Kesanggupan Swadaya/ Sumbangan Masyarakat hasil kesepakatan atau musyawarah harus dituntaskan dengan para penyumbang sebelum pembuatan RAB.

TPK harus melaksanakan kegiatan yang terkait di dalamnya secara bersamaan sesuai dengan kebutuhan di lapangan yang dituangkan dalam bentuk jadwal pelaksanaan. Selanjutnya peran FT-Kab pada situasi seperti ini adalah melakukan verifikasi terhadap hasil pemeriksaan desain oleh FT-Kec. Jika terdapat desain yang dibuat secara mandiri oleh Tim Desa maka FT-Kec berkewajiban melakukan pemeriksaan desain seperti yang dilakukan FT-Kab. pengadaan alat dan pengendalian tenaga kerja. - Persiapan Pelaksanaan Kegiatan Konstruksi Untuk menjamin kualitas pelaksanaan kegiatan. kebutuhan alat dan tenaga kerja. Semua hasil desain harus diperiksa oleh FT-Kab dengan menggunakan Form PTO .tertulis oleh pemilik/ pemegang kuasa yang disahkan oleh Kepala Desa. Hasil pemeriksaan desain wajib dilampirkan pada SPPB. serta pengendalian pengeluaran dana. Pelaksanaan Kegiatan Konstruksi Proses pelaksanaan kegiatan konstruksi meliputi beberapa kegiatan yang terkait di dalamnya. Bila ada yang salah harus diberikan catatan serta pengarahan yang jelas. seperti persiapan. Persiapan ini lebih ditujukan kepada kesiapan dari aspek Sumber Daya Manusia (SDM) baik ___________________________________________________________________________ 21 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . pelaksanaan fisik di lapangan. b. Selanjutnya harus segera diperbaiki dan diperiksa ulang sampai desain tersebut dinyatakan layak. maka perlu adanya persiapan yang matang dan terencana.PERDESAAN . dibantu oleh satu atau beberapa orang mandor. jadwal pengadaan material.Pemeriksaan Desain. pengadaan material. Ketua TPK bertanggung jawab atas kelancaran jalannya kegiatan konstruksi.

5) Menyusun jadwal pelatihan. TPK. 8) Memperbaiki patok ukur dan mempersiapkan lahan. Termasuk dalam masa persiapan ini adalah kegiatan pelatihan– pelatihan. 4) Menyusun rencana pengadaan tenaga kerja. tata cara pembayaran tenaga kerja. Dengan adanya persiapan diharapkan seluruh unsur pelaku PNPM Mandiri Perdesaan dapat melaksanakan seluruh kegiatan di lapangan dengan benar dan sesuai prinsip–prinsip PNPM Mandiri Perdesaan. Pekerjaan ini dilakukan oleh TPK dibantu Fasilitator Kecamatan yaitu: 1) Menyusun jadwal pelaksanaan secara umum boleh dalam bentuk diagram balok atau kurva S. Tata cara selengkapnya mengikuti penjelasan Proses Pengerahan Tenaga Kerja pada halaman berikutnya. dan seluruh pelaku PNPM Mandiri Perdesaan di tingkat kecamatan dan kabupaten. 3) Menyusun rencana pengadaan alat. jadwal pengadaan.masyarakat. volume pengadaan. 6) Menyusun rencana pencairan dana dan Rencana Penggunaan Dana (RPD). ___________________________________________________________________________ 22 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . mobilisasi tenaga kerja. Tata cara selengkapnya mengikuti penjelasan 12 tentang Pengadaan Barang dan Jasa. mobilisasi alat jumlah alat. jumlah tenaga kerja. 2) Menyusun rencana pengadaan bahan meliputi pelelangan. Tata cara selengkapnya mengikuti penjelasan Penggunaan Alat Berat pada halaman berikutnya.PERDESAAN . meliputi jadwal pengadaan. dan tata cara pembayarannya. mobilisasi bahan. 7) Mengadakan pembagian kerja TPK sesuai dengan fungsi dan tugas masing-masing. dan penempatan peralatan serta tata cara pembayarannya. penempatan tenaga kerja. seperti pelatihan untuk TPK. Didalamnya termasuk pekerjaan swadaya masyarakat. penempatan bahan. meliputi jadwal pengadaan. Pekerjaan persiapan pelaksanaan dapat dilakukan secara simultan dengan pengajuan SPPB dan pencairan dana setelah penetapan dana dalam Musyawarah Penetapan Usulan. dan pendaftaran tenaga kerja.

besarnya insentif sedikit lebih rendah dari upah yang biasa berlaku di daerah setempat sehingga memberi peluang kepada warga masyarakat yang belum bekerja. yaitu pembayaran menurut : • Kehadiran di lapangan (Sistem Harian) Untuk sistem harian. tukang yang mempunyai suatu keterampilan yang dibutuhkan seperti tukang batu atau tukang kayu. Untuk pembayaran tenaga kerja boleh dipilih antara dua sistem.Proses Pengerahan Tenaga Kerja Selama periode persiapan rencana kegiatan. Seluruh tenaga kerja yang ingin bekerja berhak mendaftarkan diri sebagai calon tenaga kerja. Insentif harian untuk kepala kelompok dapat ditetapkan sedikit di atas insentif tukang. dengan mengutamakan pekerja dari golongan kurang mampu. Besarnya insentif ditentukan oleh musyawarah desa (dituangkan dalam Berita Acara) dan tidak lebih dari upah pasaran setempat. Bila jumlah tenaga kerja berlebih.untuk pekerja biasa. Bila merupakan swadaya. Jika jumlah tenaga kerja yang terdaftar lebih banyak dari pada kebutuhan sehari-hari. tenaga tersebut diberi kesempatan kerja secara bergiliran yang akan diatur oleh ketua pengelola dan kepala kelompok atau berdasarkan hasil kesepakatan. termasuk suami dan isteri bila kedua-duanya ingin bekerja. Untuk itu harus ada pengumuman mengenai kesempatan untuk mendaftarkan diri bagi siapa saja yang berminat baik lakilaki maupun perempuan. Sedangkan insentif seorang pekerja biasa lebih kecil dari insentif tukang. dan kepala kelompok. Tenaga kerja terdiri dari pekerja biasa. bisa tanpa insentif atau dengan insentif lebih rendah. kepala kelompok mencatat kehadiran tiap pekerja pada kelompoknya.A. TPK harus menyiapkan daftar calon pekerja. dan hal ini dimasukkan pada Form B. Satu kelompok biasanya terdiri dari 20 pekerja biasa dan satu kepala kelompok. ___________________________________________________________________________ 23 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Insentif PNPM Mandiri Perdesaan merupakan perangsang (bukan upah) yang dihitung berdasarkan satu Hari-Orang-Kerja minimal selama 6 jam. Pendaftaran tenaga kerja dilakukan dengan mengisi Form. maka dapat dibayar lebih banyak dalam satu hari sesuai dengan perbandingan jam minimal HOK. Jika seseorang harus bekerja sekian jam (lebih dari 6 jam).PERDESAAN .

juga nama pabrik pembuatnya) ___________________________________________________________________________ 24 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . digunakan Form C (Daftar Perhitungan HOK dan Sistem Upah Borong). tenaga kerja dibayar sejumlah hari-Orang-Kerja sesuai dengan prestasi kerja. Panduan Pelaksanaan Survei Harga Satuan Bahan/Alat: Hal-hal penting untuk diperhatikan: 1) Alamat lokasi survei 2) Nama responden yang memberi informasi 3) Tulis informasi bahan/alat secara jelas dan lengkap a. maka kepada yang bersangkutan akan dibayar insentif dengan sistem HOK harian berdasar kehadiran (daftar hadir). Ukuran bahan (contoh: diameter besi ditulis besar diameternya kemudian diberi keterangan gemuk atau kurus) c. Formulir PTO – Form B bisa digunakan untuk pembayaran insentif kepada Mandor. setiap mandor yang ada diharuskan dapat selalu aktif dalam mengatur tenaga kerja maupun mekanisme konstruksi. Besarnya insentif Mandor adalah sama dengan insentif Kepala Kelompok. Contoh Form C dapat dilihat pada Formulir Petunjuk Teknis Operasional (PTO).• Prestasi (sistem upah borongan) Dengan sistem upah borongan. batu kali/hitam b. Selama pelaksanaan kegiatan pembangunan prasarana di lapangan.PERDESAAN . Untuk menghitung jumlah hari orang kerja yang harus dibayarkan untuk sistem prestasi ini. Kualitas bahan (contoh: pipa ditulis SII atau SNI. Ketua TPK atau sekretaris yang akan mengisi daftar hadir dari para Mandor. Karena Mandor tidak mendapat honor sebagimana anggota TPK yang lain. Kapasitas alat dan tahun pembuatan d. Jenis bahan atau alat (contoh: batu agar dilengkapi dengan dengan asal atau warna seperti batu gunung/putih.

. pasir. Harus jelas yaitu m3 yang diukur secara terus menerus pada saat pelaksanaan.000 30.000 Jarak ke Desa SUKSES (Km) 20 Ongkos angkut per-satuan (Rp) 2. Molina Akang Semen Gresik Toko A.000 0. KPMD/ KPMD. sirtu yang dicari adalah material yang memakai satuan m3.1 - 15. Kadi Pasir urug Masyarakat Desa SUKSES.000 Harga terima di tempat (Rp) 24. tidak berdasar satuan rit = .PERDESAAN .4) Tulis kira-kira jarak dari lokasi survei material ke desa 5) Tulis harga sesuai informasi 6) Ingat bahwa untuk batu. Kotamubago Ahong Batu glondong/hitam D= 30 Cm Masyarakat Desa SUKSES.000 0.000 ___________________________________________________________________________ 25 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . m3 7) Hasil survei agar dibahas dalam rapat TPK..000 15. Kepala Desa/BPD dan Masyarakat Contoh: Survei Harga Bahan dan Alat Desa Kecamatan Kabupaten : SUKSES : Harapan : Harapan Sukses PERIODE SURVEI : JUNI 2005 Jenis bahan/alat Lokasi survei Narasumber Pasir pasang Ds.5 1.000 10 500 30. Pak Karso.000 26.500 25. M3 M3 Zak (50 kg) M3 Satuan Harga di lokasi alat/bahan (Rp) 22.

Hasil Survei Harga Bahan / Alat. Apabila membeli bahan atau alat dari toko. pemasok. rencana pengadaan bahan/alat) setelah diperiksa kewajaran dan kebenarannya oleh Fasilitator Kecamatan dan atau FT-Kab. juga dapat dilakukan ke pusat lokasi pengambilan material (quarry) baik pada desa yang bersangkutan maupun desa lain. Hasil survei harga satuan ini setelah dibahas dalam rapat TPK. dapat digunakan untuk bukti pembayaran bahan dan alat yang dibutuhkan. pengeluaran untuk administrasi. Hasil akhir dimasukkan ke FORM PTO .Jenis bahan/alat Lokasi survei Narasumber Pak Odi Satuan Harga di lokasi alat/bahan (Rp) Jarak ke Desa SUKSES (Km) Ongkos angkut per-satuan (Rp) Harga terima di tempat (Rp) Pasir Pasang Ds Damai Ucup Pasir Pasang Toko Bersama Sicoi DST Catatan: setiap jenis yang sama dilakukan minimal di 3 lokasi yang berbeda Pelaksanaan survei selain ke toko. kuitansi asli dari toko dapat digunakan tanpa menambah bentuk kuitansi lagi dari proyek.PERDESAAN . dan pembayaran honor Tim Pengelola Kegiatan. Dokumen dan bukti-bukti pembayaran harus disimpan di arsip PNPM Mandiri ___________________________________________________________________________ 26 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Diarsipkan di Kabupaten dan diberikan kepada FT-Kec. Selain itu juga FT-Kab harus mempunyai survei harga satuan tingkat Kabupaten sebagai pembanding. kemudian digunakan oleh TPK/KPMD sebagai bahan perencanaan (RAB. KPMD/KPMD dan Masyarakat. Pendokumentasian dan Pengujian (Pengecekan) Kuitansi seperti contoh pada lampiran.

tes kualitas air). Karena biaya tes tersebut sulit diperkirakan pada tahap survei. terjilid dengan Laporan Penggunaan Dana. Buku material harus lengkap dengan nomor bukti penerimaan bahan atau alat tersebut. Perjanjian tersebut disimpan di arsip Tim Pengelola Kegiatan. serta catatan-catatan penting mengenai tanggal penerimaan dan volumenya. Tim Pengelola Kegiatan harus mempunyai bukti penerimaan bahan dan alat. Apabila tidak sesuai dengan perjanjian. 2.PERDESAAN . Setiap barang yang diterima harus ada catatan dan tanda terima yang berbentuk seperti Bukti Penerimaan Barang. Tim Pengelola Kegiatan berhak untuk menolak pengiriman bahan tersebut. Contoh dapat dilihat pada lampiran. maka dibuat perkiraan awal oleh FT-Kec dan dapat direvisi bila dianggap perlu. Pembayaran honor kepada seluruh anggota Tim Pengelola Kegiatan didasarkan atas hasil kesepakatan bersama antar anggota sesuai jumlah total yang tercantum dalam RAB. Tim Pengelola Kegiatan boleh menggunakan dana pelaksanaan untuk membayar biaya test di laboratorium yang diperlukan menurut FT-Kec (antara lain : tes tanah. 3. Pembayaran alat yang disewa harus lengkap dengan surat perjanjian sewamenyewa yang sederhana. Alat yang masih layak pakai pada waktu pekerjaan selesai dapat dimanfaatkan untuk masa pemeliharaan dan berstatus sebagai inventaris desa. Tim Pengelola Kegiatan berhak dan wajib memeriksa seluruh bahan dan alat yang diterima.Perdesaan di desa. Buku material dimaksudkan untuk mencatat penerimaan semua pengiriman bahan dan alat. yang terdiri atas buku material dan arsip nota-nota pengiriman. Bahan dan alat yang sudah diterima harus dijaga dengan baik dan lokasi penyimpanan bahan tersebut harus diatur supaya tidak menghambat pelaksanaan pekerjaan. Pembiayaan 1. ___________________________________________________________________________ 27 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI .

Selain itu. Bila ternyata diperlukan maka FT-Kec harus membuat Rencana Penggunaan Alat Berat berikut analisisnya. perlu pertimbangan khusus agar tujuan menciptakan kesempatan kerja tercapai dan dana proyek sebanyak mungkin terserap di desa. Porsi untuk alat berat dibatasi pada tempat-tempat tertentu saja. FT-Kab dapat membantu menjelaskan kepada masyarakat. sebab meskipun diijinkan untuk dipadatkan secara manual hasil pemadatan manual jelas kurang baik. penggalian tebing. Bila masyarakat kurang yakin bahwa pekerjaan dapat dikerjakan sendiri. keputusan penggunaan alat 28 ___________________________________________________________________________ Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . 3.PERDESAAN . tetap diusahakan porsi untuk tenaga lokal sebesar mungkin. excavator. FT-Kec memberi penjelasan kepada masyarakat agar mengerti keuntungannya. Penggunaan alat berat yang lain (bulldozer. Mekanisme dalam penggunaan alat berat 1. keterbatasan waktu. penggalian batu. Penggunaan alat berat harus dimusyawarahkan. Karena penggunaan alat berat dapat mengakibatkan kehilangan kesempatan kerja bagi kelompok miskin maka keputusan penggunaan alat berat tidak boleh dibuat oleh kelompok kecil saja. 2. dan keputusan dituangkan dalam berita acara. Bila masyarakat tetap minta menggunakan alat berat walaupun menurut FT-Kec jelas tidak diperlukan. Bila dinilai layak untuk dikerjakan oleh masyarakat tanpa menggunakan alat berat. Apabila dinilai layak untuk dikerjakan secara mesin karena beratnya medan. FT-Kec menilai pekerjaan yang diusulkan untuk menentukan apakah layak untuk dikerjakan oleh masyarakat. atau pertimbangan biaya. boleh diuji coba terlebih dahulu untuk menilai kemampuan. dan sebagainya walaupun lebih mudah dan mungkin lebih murah daripada dikerjakan secara tenaga manusia.Penggunaan Alat Berat Penggunaan mesin gilas untuk memadatkan timbunan atau permukaan jalan tidak memerlukan pertimbangan khusus. Formulir dapat dilihat pada Lampiran. penggalian saluran. dan lain sebagainya) untuk pekerjaan pembentukan badan jalan.

4. Faktor yang perlu dipertimbangkan adalah mobilisasi. FT-Kec membantu Tim Pengelola Kegiatan untuk membuat perjanjian penggunaan alat berat dan harus diusahakan mendapat persyaratan harga yang paling menguntungkan masyarakat. dan pertanggungjawaban atas kerusakan. ___________________________________________________________________________ 29 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI .PERDESAAN . kemungkinan mobilisasi dibagi beberapa proyek.berat harus dilaporkan kepada FT-Kab yang berlatar belakang teknik bersama format Rencana Penggunaan Alat Berat yang lengkap. sistim pembayaran.

Mandor dan KPMD. siapa yang akan bertanggung jawab terhadap pengadaan tenaga kerja. Hasil rapat pra-pelaksanaan menjadi acuan langkah kerja di lapangan yang telah disepakati bersama antara FT-Kec. peralatan serta tenaga kerja. antara lain: . Kegiatan pelaksanaan konstruksi di lapangan harus didasari dengan azas “Dari. Semakin baik konstruksi awal. dan Untuk Masyarakat”.c. Rapat pra pelaksanaan tersebut direncanakan sesuai dengan target yang akan dicapai. baik gambar rencana. Tim Pengelola Kegiatan. Hal ini untuk memudahkan dalam pelaksanaan di lapangan. bahan. maka harus dilakukan rapat pra pelaksanaan konstruksi. semakin lama prasarana dapat berfungsi. Bila jumlah material sesuai kebutuhan minimal.Rapat pra pelaksanaan: Dalam rapat pra pelaksanaan. Masa pemakaiannya berkaitan erat dengan kualitas konstruksi.PERDESAAN . sehingga ada rasa memiliki terhadap kegiatan konstruksi di lapangan. FT-Kec mempunyai tanggung jawab untuk memfasilitasi bagaimana hal ini dapat dilaksanakan dengan baik oleh masyarakat. . ___________________________________________________________________________ 30 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . dan siapa yang bertanggungjawab terhadap pengadaan alat kerja. Pelaksanaan Kegiatan Konstruksi Prasarana dan Sarana Pelaksanaan kegiatan konstruksi di lapangan akan dilaksanakan oleh masyarakat sendiri yang dipimpin oleh Ketua TPK. Oleh. misalnya untuk minggu pertama pekerjaan apa saja yang akan dilaksanakan. Dalam pelaksanaan kegiatan konstruksi di lapangan harus dilakukan beberapa hal. Harus diciptakan suasana serta tujuan untuk membangun desa sendiri yang berbeda dengan bekerja pada proyek komersial. Kualitas seluruh prasarana diharapkan cukup baik. jadwal pelaksanaan. dan peralatan serta angkatan kerja telah siap. operasional prasarana dan pemeliharaannya. KPMD harus mencatat setiap langkah kegiatan sebagai dasar pengendalian pelaksanaan. sehingga manfaat prasarana tersebut dapat dinikmati dalam jangka waktu yang lama oleh masyarakat. FT-Kec atau Pendamping Lokal memberikan pengarahan teknis kepada mandor dan para pekerja bagaimana tata cara pelaksanaan yang diinginkan sesuai dengan petunjuk teknis agar didapat hasil pekerjaan yang memenuhi standar yang telah ditentukan. Persiapan rencana kerja sesuai dengan kebutuhan.Persiapan konstruksi: Tim Pengelola Kegiatan harus mengatur tugas dan tanggung jawab tiap anggota.

KPMD bertugas mengawasi jalannya pekerjaan pada tiap kegiatan serta membantu dengan cara memberikan saran kepada para mandor setempat.Dokumentasi Foto: Dokumentasi foto kegiatan prasarana dibuat berdasarkan kemajuan kegiatan yaitu 0%. Apabila kenyataan di lapangan memerlukan perubahan dari rencana. Hasil rapat evaluasi harus menghasilkan pemecahan/jalan keluar untuk mengatasi permasalahan yang terjadi. . Tujuannya agar masyarakat dapat berpartisipasi. 50% dan 100% sesuai dengan ketentuan yang terdapat pada PTO. maupun apa saja yang menjadi kendala di lapangan. pelaksanaan hingga pelestarian harus dilakukan secara transparan. apakah sudah sesuai dengan yang direncanakan atau apakah kegiatan di lapangan masih belum mencapai target mingguan. apakah faktor material yang kurang mendukung. dan merasa memiliki terhadap prasarana yang telah dibangun. membantu. Dalam rapat evaluasi juga dibuat rencana kerja minggu selanjutnya . .Rapat Evaluasi Tim Pengelola Kegiatan: diharapkan dapat dilaksanakan setiap minggu. mandor harus melaporkan kepada Ketua TPK dan KPMD. dimaksudkan untuk mengevaluasi kegiatan konstruksi selama satu minggu berjalan.. para pelaksana harus mematuhi langkah-langkah yang telah disepakati dalam Rapat Pra Pelaksanaan. mengenai apa-apa yang perlu diperbaiki serta mencatat hal-hal yang diperlukan untuk dikonsultasikan kepada FT-Kec dan sebagai bahan untuk Rapat Evaluasi Tim Pengelola Kegiatan.PERDESAAN .Transparansi: Seluruh kegiatan prasarana mulai dari survei. atau peralatan tidak memadai atau mungkin cara kerja dari tim pengelola kegiatan dan masyarakat yang tidak disiplin. perencanaan. mengawasi. KPMD sebagai pengawas memberikan masukan-masukan dari hasil pencatatannya selama mengawasi kegiatan konstruksi. untuk diperbaiki dalam kegiatan konstruksi minggu selanjutnya. Transparansi dalam kegiatan pembangunan prasarana ___________________________________________________________________________ 31 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI .Pelaksanaan Konstruksi: Pada saat pelaksanaan konstruksi. Rapat evaluasi mingguan harus membahas setiap permasalahan/kendala yang terjadi di lapangan.

Batas waktu penyelesaian ditentukan berdasar jadwal yang telah ditetapkan di awal atau ketentuan dari Departemen Keuangan berkaitan dengan batas pencairan dana di KPPN. Tindakan khusus yang utama adalah mengharuskan Tim Pengelola Kegiatan untuk lebih bertanggung jawab dalam pelaksanaan dan lebih transparan kepada masyarakat. karena dianggap sebagai kesempatan yang jarang terjadi dan kapan lagi bisa membangun prasarana itu yang dibutuhkan. d. Pengendalian Kualitas Prasarana dan Sarana Untuk menjaga kualitas perlu dilakukan tindakan khusus oleh FT-Kec.dituangkan pada papan informasi yang diatur dalam Papan Informasi tentang sosialisasi. dan pemeliharaan terdapat aturan yang membantu pelaku-pelakunya mengendalikan program. bukan kuantitas — Kebiasaan di desa adalah mengejar target fisik. Hal-hal di bawah ini merupakan pelajaran dari pengalaman pada kegiatan serupa. .Penyelesaian Kegiatan: Penyelesaian kegiatan yang dimaksud disini meliputi penyelesaian pembangunan prasarana. pengawasan. . Berdasarkan pengalaman di lapangan. sehingga semua FT-Kab dan FT-Kec bertanggung jawab untuk mematuhi aturan ini dengan cara yang digambarkan atau cara lain yang lebih baik lagi. atau sesuai batas akhir penugasan FT-Kec. pelaksanaan.Targetkan kualitas. Di bawah ini adalah dua puluh aturan khusus untuk meningkatkan kualitas yang harus diterapkan di lapangan oleh Fasilitator dan masyarakat.PERDESAAN . Di pemerintah pun sudah biasa mengejar target yang telah ___________________________________________________________________________ 32 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Diharapkan seluruh kegiatan ini dapat dilaksanakan oleh FT-Kec dan seluruh unsur yang terkait dengan PNPM Mandiri Perdesaan dalam rangka meningkatkan kualitas pelaksanaan kegiatan prasarana dan sarana. terdapat kiat-kiat atau cara untuk meningkatkan kualitas prasarana yang dibangun. serta mendorong masyarakat untuk secara aktif turut serta mengawasi dan menjaga kualitas pelaksanaan. Dalam perencanaan. ketentuan yang dikeluarkan dari Sekretariat Pusat. Kiat ini telah dibuktikan ratusan kali. supaya hasilnya sesuai dengan harapan.

aparat Pemda Kabupaten dan Fasilitator harus mengatur pembicaraan. prinsip kualitas dan transparan. Pengangkutan bahan dan alat lebih mudah jika belum hujan. dan penggunaan alat berat. Sistem trial terdiri dari tiga langkah: ___________________________________________________________________________ 33 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI .PERDESAAN . Pemadatan tanah tidak mungkin bila tanah sudah terlalu basah. Sangat sulit untuk meningkatkan kualitas di tengah program. termasuk kejelasan dan kelengkapan gambar. Dalam pembicaraan dengan TPK dan masyarakat. . Padahal tidak ada tekanan untuk menentukan target yang sangat tinggi. perhitungan volume.ditetapkan dalam DIPA.Periksa desain – Sebagian masalah lapangan dapat diantisipasi dan diperbaiki kalau desain dan RAB diperiksa sebelum dimasukkan pada Surat Penetapan Camat. supaya tidak memberi kesan mengejar target fisik. . peranan TPK dan konsultan. Peningkatan kemampuan masyarakat dan TPK adalah salah satu tujuan utama . . kewajaran harga. sehingga sering kesulitan dalam hal pengerahan tenaga kerja. dimulai dengan penyuluhan kepada seluruh masyarakat yang akan terlibat dalam pelaksanaan. Petani juga ingin bercocok tanam kalau hujan sudah turun.Mulai dengan penyuluhan — Sebelum kegiatan dimulai di desa. Tidak hanya anggota TPK atau aparat desa. Pembimbingan termasuk penggunaan Buku Bimbingan di tiap desa.Manfaatkan musim kemarau — Sebagian besar prasarana PNPM Mandiri Perdesaan lebih mudah dibangun pada musim kemarau. dan langkah-langkah dalam pelaksanaan. Pada formulirnya ada sepuluh hal yang perlu diperiksa oleh konsultan yang lebih senior. Isi penyuluhan menyentuh hal-hal peraturan . karena contoh merupakan batas maksimal kualitas yang akan dikejar oleh masyarakat. maka perlu diadakan kegiatan pelatihan secara kontinyu oleh FT-Kec maupun aparat kecamatan dan kabupaten.Beri pelatihan dan pembimbingan secara kontinyu — Karena tenaga kerja kurang terampil dan TPK belum memiliki keterampilan dalam pengelolaan pembangunan prasarana.Gunakan sistem trial — Sistem trial adalah cara yang dapat digunakan untuk melatih masyarakat sambil meningkatkan kualitas konstruksi. .Tegas dari awal — Pengawas berkecenderungan untuk membiarkan pekerjaan yang kurang baik pada awal konstruksi. Dalam pelaksanaan sistem trial contoh harus betul-betul dibuat dengan kualitas yang memenuhi segala persyaratan teknis. Lebih baik untuk mulai dengan sangat ketat. . tetapi hal ini akan mempersulit usaha untuk meningkatkan kualitas. .

kegiatan kunci harus ditrial. 2) "Trial". harus dilatih lagi dan diperiksa lagi. tim pemantau. Sistem trial akan lebih efektif (lebih berhasil) apabila dibuat contoh tiap tahap. Jika ada pembuatan banyak MCK. Di bawah ini trial pada pekerjaan jalan: 1) Contoh pembentukan badan jalan. 3) Jika kualitas telah baik. kualitas dinilai FT-Kec. yang dapat diawasi langsung oleh FT-Kec sendiri. kepala dusun.1) “Contoh” dibuat bersama fasilitator teknis.PERDESAAN . Orang yang ikut membuat contoh adalah tokoh masyarakat (TPK. MCK pertama dapat dianggap sebagai trial. karena mempengaruhi produktivitas dan kualitas konstruksi. Perlu ada contoh dan trial untuk tiap macam situasi yang dihadapi. atau percobaan oleh masyarakat di bawah pimpinan orang yang membuat contoh di atas. misalnya). Untuk jalan. FT-Kec harus mendorong TPK untuk beli peralatan yang mutunya lebih tinggi. dan hanya beberapa masyarkat biasa). 4) Contoh lengkap dengan batu pengunci. Contoh tidak perlu digilas dan tidak menggunakan lapisan penutup. FT-Kec perlu menganalisis kegiatan-kegiatan yang perlu ditrial. . kepala kelompok. berarti masyarakat sudah mampu mengerjakannya dengan kualitas baik. ada bagian yang ditrial sebagai bukti masyarakat mampu bekerja dengan lebih baik. Pada bagian di daerah sawah atau rawa dibuat contoh dan trial sendiri.Beli alat-alat yang bermutu — Penghematan biaya untuk peralatan sering menjadi penghematan yang palsu. Setelah trial selesai (sekitar 100 meter jalan.20 meter saja. KPMD. 3) Contoh pemasangan batu utama dan pinggir. Kalau kualitas menjadi kurang baik. Jika kualitas masih kurang baik. panjang bagian contoh cukup 10 . agar tahan lama dan ___________________________________________________________________________ 34 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . 2) Contoh penghamparan pasir. Trial tidak diperlukan untuk bagian yang sangat kecil. misalnya pengadukan beton. dan memberi instruksi kepada mereka. Untuk jenis lain. sehinggaa pelaksanaan dapat diteruskan dengan pengawasan normal. Fasilitator ikut bekerja. Sistem trial harus diterapkan untuk jenis prasarana selain jalan. Contoh sebaiknya dibuat seawalnya.

PERDESAAN . Hasil tersebut berfungsi pula sebagai alat penyuluhan kepada masyarakat desa. Pengisian formulir sertifikasi dijelaskan di bawah dan contoh formulirnya dapat dilihat pada Form PTO – Sertifikat Penerimaan Pekerjaan. Ini juga termasuk peralatan seperti kereta dorong yang belum biasa digunakan oleh masyarakat. kualitas prasarana yang dibangun perlu ditinjau secara berkala. Untuk mengendalikan kualitas pelaksanaan. tetapi pekerjaan yang kurang baik harus diperbaiki dulu. Pada papan informasi ditempelkan grafik kemajuan fisik sesuai dengan hasil sertifikasi. supaya kualitas prasarana yang dibangun dapat ditingkatkan. Pekerjaan yang dinilai oleh FT-Kec telah sesuai untuk dibayar dapat langsung dilunasi. Hasil peninjauan ini dapat dituangkan oleh FT-Kec pada sebuah formulir pemeriksaan. Pengisian formulir sertifikasi dijelaskan di bawah dan contoh formulirnya dapat di lihat pada lampiran.Ketat dalam penerimaan bahan — Tim “Checker” harus dilatih supaya dapat menentukan bahan yang memenuhi spesifikasi. Tiap jenis pekerjaan dinilai tetapi untuk pekerjaan yang rumit kegiatan dapat digabungkan.Lakukan sertifikasi — Sertifikasi adalah cara yang dapat digunakan oleh FT-Kec untuk mendorong TPK dalam hal peningkatan kualitas. Formulir terdiri dari dua bagian: 1) Bagian atas untuk jenis pekerjaan yang dapat diterima ___________________________________________________________________________ 35 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . . dan PjOK. . tetapi pekerjaan yang kurang baik harus diperbaiki dulu. untuk selanjutnya dianalisis oleh FT-Kab. Kemajuan fisik yang dilaporkan didasarkan pekerjaan yang sudah selesai dan dinilai layak untuk dibayar. mandor. Pemasok sering mengirim bahan pada waktu FT-Kec tidak ada di tempat. Kemajuan fisik didasarkan pekerjaan yang sudah selesai dan dinilai layak untuk dibayar. FT-Kab akan melakukan pengecekan ke lapangan/desa yaitu minimal 2 desa pada tiap kecamatan yang dipilih secara random dan dilaksanakan pada saat kegiatan telah selesai 100%. tiap pekerjaan dinilai. dan mencoba menipu masyarakat jika checker tidak mampu. Pekerjaan yang dinilai sesuai dapat dibayar langsung. Pada prinsipnya. Sebagai upaya pengendalian. dan mereka harus dibimbing supaya berani menolak bahan yang tidak sesuai mutu atau volumenya. Pada papan informasi ditempelkan grafik kemajuan fisik sesuai dengan hasil sertifikasi.memudahkan pelaksanaan.

Untuk jenis lain. disebutkan lokasi dimana bahan tersebut akan digunakan.2) Bagian bawah untuk bahan atau alat yang dapat diterima Kedua bagian ini diisi dengan jenis pekerjaan atau bahan yang sudah siap untuk dinilai. Format tersebut disimpan di arsip Tim Pengelola Kegiatan sebagai bukti bahwa bagian atau bahan tersebut telah diterima dengan baik oleh FT-Kec. walaupun mungkin belum dipasang atau dihampar. Tujuannya adalah agar seluruh masyarakat tahu hasil penilaian dan tahu kemajuan proyek. jika kualitas bagian yang diusulkan TPK untuk pembayaran sering tidak sesuai persyaratan. Mereka dapat memberi masukan yang membantu fasilitator dan TPK. FT-Kec boleh menunda penilaian jika tidak sempat menilai pekerjaan dan menyetujui pembayaran tanpa dinilai apabila Tim Pengelola Kegiatan telah terbukti mampu mengerjakan tugas serupa. . Sebaliknya. Masalahmasalah tersebut perlu dilaporkan kepada PjOK dan Fasilitator Kabupaten supaya mereka dapat memperhatikan desa yang ada masalah pada waktu mereka berkunjung ke lapangan. langkah ini tidak boleh ditinggalkan. Penggunaan langkah Sertifikasi ini tidak dimaksudkan untuk memperlambat pembayaran kepada Tim Pengelola Kegiatan. Perhatian masyarakat ditarik ke masalah target kualitas. boleh dibuat grafik dengan memilih indikator atau pengelompokan kegiatan yang tepat. walaupun mereka mampu menyelesaikan masalah sendiri. Kemudian. selain mengikuti tiap jenis pelatihan yang ada di desa. Dia dapat membantu konsultan pada waktu konsultan tidak ada di tempat. Grafik kemajuan fisik yang telah dibuat ditempelkan pada papan informasi. karena masalah tersebut seharusnya sudah ditangani fasilitator yang sudah ada di lapangan.Kembangkan KPMD/KPMD — KPMD dipilih oleh masyarakat untuk membantu Fasilitator Kecamatan secara penuh di lapangan. Untuk bahan. Untuk tiap jenis dicantumkan volumenya dan lokasi pekerjaan. KPMD dibiayai dari biaya Dana Operasional Kegiatan(DOK). Hal-hal yang belum ___________________________________________________________________________ 36 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Yang layak ditulis "dapat diterima" dan yang belum layak disebut alasannya. . KPMD adalah seorang pemuda yang berbakat teknis dan administrasi dan ingin belajar dari FT.PERDESAAN . selain jalan. Diharapkan tidak ada masalah yang baru muncul pada waktu ada kunjungan resmi dari aparat provinsi atau Sekretariat. FT-Kec akan menilai kelayakannya.Laporkan masalah — Di tiap desa masalah pasti akan timbul. dengan misalnya mengumpulkan data untuk laporan.

dilaporkan dianggap masalah Fasilitator Kecamatan. dimana toleransi perubahan dimensi sangat kecil. dicatat langsung di gambar desain. Jika tidak dibukukan dengan cepat.Sesuaikan tujuan supervisi sesuai sistem pembayaran  Kalau tenaga kerja dibayar dengan sistem harian. Dimensi tidak berubah. dan pemeriksa dari instansi yang melakukan audit. .Buat berita acara revisi bila ada perubahan  Perubahan adalah sesuatu yang sangat biasa dan wajar. karena kerja keras atau kerja malas-malasan pekerja ___________________________________________________________________________ 37 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Apalagi untuk bangunan seperti fondasi jembatan dan sebagainya. Pembuatan dokumen seharusnya dilakukan sebelum perubahan dijalankan di lapangan. pengelola dapat melihat sisa dana yang masih ada dan berapa jumlah dana yang dipakai untuk segala transaksi. . Untuk kegiatan seperti penggilasan permukaan jalan. Tidak banyak bermanfaat bila disimpan di lemari selama pelaksanaan. . dan pada saat kegiatan selesai disimpan di kantor desa. dan mengatur penggunaan di beberapa lokasi untuk mengoptimalkan dana mobilisasi alat.Gunakan alat berat secara rasional  Rasional dalam kasus ini berarti penggunaan alat berat dapat dipertanggungjawabkan – ada dasar perhitungan jam pemakaian dan biaya. produktivitas harus diawasi dengan baik. . Jika ada perubahan. seperti terbang pada saat kabut kental. daripada dipadatkaryakan. TPK.PERDESAAN . dan masyarakat tidak keberatan bila dana dipakai untuk alat untuk sebagian pekerjaan.Periksa kualitas fisik — Terdapat Form PTO – Pemeriksaan Fisik untuk membantu seluruh pelaku. Dengan mudah. dan bendahara tidak tahu akan kehabisan dana.Jamin bahwa orang lapangan pegang gambar  Bagaimana orang dapat membangun sesuatu sesuai desain jika gambar desain disembunyikan? Gambar desain harus ada di lapangan sebagai pegangan pelaku. rute tidak berpindah-pindah. Fasilitator dan Konsultan. tetapi perlu didokumentasikan agar dapat dipertanggungjawabkan secara teknis maupun administratif. harus menghitung kebutuhan alat. hal-hal yang sudah dilaporkan dianggap masalah bersama. termasuk unsur Pemerintah Daerah. secara teknis jelas alat betulbetul diperlukan dan wajar. . Tidak tahu akan menabrak gunung. . . dan pengendaliannya mulai dari pencatatan seluruh penerimaan dan pengeluaran dana di buku kas.Pasang dan manfaatkan patok  Patok dipasang untuk membantu orang membangun suatu prasarana sesuai dengan rencana.Bukukan pengeluaran secara langsung  Pekerjaan dapat dikelola dengan baik jika pengeluaran dana dikendalikan dengan baik.

− − Tim Pengelola Kegiatan harus selektif dalam pengadaan bahan. dan selanjutnya diawasi pada saat pelaksanaan antara lain seperti pada: ___________________________________________________________________________ 38 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Ada hal yang dapat dikompromikan dan ada yang tidak dapat dikompromikan. Untuk Pekerjaan Jembatan. e. Tidak boleh plat ditipiskan. digunakan pipa yang memenuhi standar dari SII. karena pembayaran hanya tergantung pencapaian target. . Orang awam mungkin akan minta hukum teknis dikompromikan untuk mengatasi masalah kekurangan anggaran proyek. Bila material yang dikirim ke desa tidak sesuai dengan pesanan. untuk fondasi digunakan batu belah yang keras dengan campuran spesi yang memenuhi Standar Industri Indonesia (SII). Pengendalian Dimensi Untuk mencapai kualitas pelaksanaan konstruksi yang baik. kualitas harus diawasi dengan baik. Hal itu akan mengakibatkan suatu malapetaka. TPK harus menolak bahan tersebut dan minta diganti sesuai dengan pesanan. KPMD dan Pendamping Lokal harus selalu memantau kualitas bahan yang dikirim ke desa. atau tulangan besi diperjarang dalam pelaksanaan. dimensi (ukuran) prasarana harus selalu dikendalikan sesuai dengan gambar rencana. f. misalnya: − Untuk Pekerjaan Jalan. Untuk Prasarana Air Bersih. misalnya. bukan batu pipih atau batu berpori dan memiliki minimal tiga bidang permukaan. digunakan batu belah yang keras. Untuk menjaga dimensi perlu diperhatikan dan dibahas dari awal sejak rapat pra-pelaksanaan (pre-construction meeting). Kalau tenaga kerja dibayar dengan sistem upah borong. bagaimana pun kualitasnya.dibayar upah yang sama.Jangan kompromikan hukum teknis  Kekuatan beton. atau rasio campuran diperlunak. merupakan faktor terpenting dalam desain jembatan beton. dan perencana dan pengelola harus mampu membedakannya.PERDESAAN . Pengendalian Kualitas Bahan Bahan yang dipakai harus memenuhi standar.

PERDESAAN . ___________________________________________________________________________ 39 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . dan lebar dasar saluran drainase. 2) Dimensi BPT (Bangunan Pelepas Tekan). 3) Bangunan terjun. Untuk menjaga ukuran pada Boowplank/Mal dari papan/kayu : pekerjaan jalan harus dibuat 1) Mal untuk kemiringan badan jalan. 3) Kedalaman sumur bor. 4) Jenis pompa air (bila menggunakan pompa) − Pekerjaan Irigasi Desa : 1) Dimensi saluran. maka pekerjaan dapat terus dilaksanakan. 4) Bangunan bagi Pada setiap kunjungan ke lapangan FT-Kab/FT-Kec/Pendamping Lokal harus meminta catatan pemeriksaan ukuran oleh KPMD. pasangan batu (telford/telasah) dan ketebalan sirtu. 3) Lebar perkerasan. 4) Kedalaman.− Pekerjaan Jalan : 1) Kemiringan permukaan badan jalan (punggung sapi). 2) Ketebalan lapisan pasir. Bila ukuran dalam pelaksanaan telah sesuai dengan Gambar Rencana. lebar atas. 2) Ketebalan pasangan batu kali. ketebalan pasir dan batu serta lebar perkerasan 2) Mal untuk ketebalan pasir dan batu 3) Mal untuk dimensi saluran − Pekerjaan Air Bersih : 1) Dimensi pipa harus sesuai dengan SII.

dan lain-lain dianggap tidak syah bila tidak dilengkapi dengan Berita Acara Revisi. Di samping itu FT-Kab wajib menyarankan revisi. namun tidak ada Berita Acara Revisi maka pekerjaan harus dihentikan. Setiap bentuk perubahan baik terhadap target. Perubahan tanpa adanya Berita Acara Revisi merupakan kelalaian atau pelanggaran. − − Bila FT-Kec atau FT-Kab menjumpai adanya kesalahan prosedur yaitu terdapat pekerjaan yang dilaksanakan berubah dari desain. Namun demikian pertimbangan teknis harus langsung disampaikan secara terbuka kepada masyarakat. desain. Adapun proses pembuatan revisi adalah sebagai berikut: − Dimulai dengan pembahasan terlebih dahulu oleh TPK dan hasilnya harus mendapatkan persetujuan dari FT-Kec.PERDESAAN . Pemeriksaan ___________________________________________________________________________ 40 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . FT-Kab dalam pemeriksaan fisik dan administrasi harus memastikan bahwa seluruh perubahan telah dituangkan dalam Berita Acara Revisi. jenis konstruksi pekerjaan harus dibuat Berita Acara Revisi. pembuatan revisi harus sudah selesai dibuat dengan menggunakan Form PTO – Berita Acara Revisi. h.g. spesifikasi. jika berdasarkan pertimbangan teknis hasil kunjungan lapangan dipastikan terdapat kegiatan mempunyai kemungkinan tidak berhasil atau mengalami kegagalan. Revisi Desain dan RAB Bila terjadi perubahan rencana pekerjaan yang realisasinya akan menyebabkan terjadinya pengurangan atau penambahan terhadap target volume pekerjaan atau terhadap spesifikasi. dan dapat dilanjutkan kembali setelah proses revisi terpenuhi termasuk sosialisasinya ke masyarakat. Sebelum pelaksanaan pekerjaan. Adanya revisi harus diberitahukan kepada masyarakat dengan cara terbuka dan Berita Acara Revisi dipasang pada papn informasi. Lain halnya jika terjadi penyimpangan maka pekerjaan harus dihentikan dan dilakukan penanganan sesuai ketentuan yang berlaku di PNPM Mandiri Perdesaan.

antara lain pemeriksaan mutu konstruksi dan dimensi. FT-Kec memberikan bimbingan teknis bagaimana pengelolaan pelaksanaan konstruksi. serta cara-cara melaksanakan pekerjaan di lapangan sesuai dengan ketentuan. .Untuk penilaian kualitas teknis diuraikan hal-hal yang harus diperiksa menurut jenis prasarana. . menggunakan beberapa formulir pemeriksaan.. Sangat diperlukan ketegasan dari FT-Kec sejak mulai pelaksanaan. Blangko formulir telah disediakan pada Form PTO – Pemeriksaan Fisik Prasarana. yaitu: Cukup Agak kurang Jika kualitas telah memenuhi segala syarat teknis Jika terdapat kesalahan atau kekurangan kecil yang harus diperbaiki untuk memenuhi syarat teknis Jika masih terdapat banyak kekurangan yang harus diperbaiki Jika hal tersebut belum dikerjakan. diisi oleh FT-Kec atau orang lain yang mempunyai keahlian dalam bidang teknis yang bersangkutan. karena akan memberikan manfaat dalam waktu yang panjang. Untuk setiap hal tersebut.PERDESAAN . bukan proyek pemerintah atau untuk orang lain. penilai memilih satu dari lima kategori penilaian.Pemeriksaan Kualitas Fisik Pekerjaan Pemeriksaan kualitas fisik di lapangan. dengan demikian masyarakat akan berusaha melaksanakan kegiatan konstruksi dengan kualitas yang baik. Perlu masyarakat menyadari bahwa prasarana yang dibangun adalah untuk kepentingan mereka. misalnya untuk penilaian gorong-gorong ternyata tidak ada gorong-gorong Kurang Belum diperiksa Tidak ada ___________________________________________________________________________ 41 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI .Formulir Pemeriksaan Fisik Lapangan. atau pemeriksa belum dapat melihat dan menilai hal tersebut Jika hal tersebut tidak ada pada prasarana yang sedang dilaksanakan.

PERDESAAN . Formulir-formulir yang telah diisi diserahkan kepada Tim Pengelola Kegiatan dan arsip pemeriksa agar mereka dapat meningkatkan kualitas dan memperbaiki hal-hal yang dinilai kurang baik. FT-Kab dan PJOK. Untuk penilaian kualitas pengelolaan diuraikan hal-hal yang harus diperiksa menurut jenis kegiatan. Penggunaan Ceklis Manajemen Konstruksi ini dimaksudkan untuk menilai apakah Tim Pengelola Kegiatan telah mengerti dan melaksanakan tugasnya dengan baik.Pemeriksaan Kualitas Manajemen Konstruksi Keberhasilan pelaksanaan pekerjaan administrasi dan fisik proyek tergantung pada bagaimana Tim Pengelola Kegiatan dalam mengatur dan mengelola sumber daya yang ada dalam melaksanakan pekerjaan sehari-hari.Yang diharapkan adalah kualitas yang memenuhi standar dan tahan lama. . Nama. Blangko formulir telah disediakan pada Form PTO – Pemeriksaan Kualitas Manajemen Konstruksi. penilai memilih satu dari empat kategori penilaian. dibawah bimbingan dan bantuan FT-Kec. Untuk setiap hal tersebut. yang mencakup kegiatan persiapan pelaksanaan. Ceklis Manajemen Konstruksi dapat diisi oleh FT-Kec. yaitu: Cukup Jika kualitas telah memenuhi sesuai dengan persyaratan teknis ___________________________________________________________________________ 42 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . mengatur pelaksanaan di lapangan dan mengendalikan pelaksanaan proyek. Dari hasil penilaian ini akan mendorong proses alih pengetahuan dalam pengelolaan proyek dari FTKec ke Tim Pengelola Kegiatan yang pada akhirnya dalam banyak hal keputusan-keputusan dapat diambil dan diputuskan oleh Tim Pengelola Kegiatan sendiri dengan didasari pengetahuan dan pemahaman yang benar sesuai dengan persyaratan-persyaratan yang ditentukan. pemeriksa dan tanggal pemeriksaan dicatat pada bagian bawah dan persentase kemajuan kegiatan dicatat pada bagian atas. Pada lampiran disediakan petunjuk singkat mengenai hal-hal yang diperiksa dengan cara yang digunakan untuk menilai setiap item.

Dokumentasi Kegiatan Dokumentasi foto seluruh kegiatan dari PNPM Mandiri Perdesaan sebagian besar menjadi tanggungjawab FT-Kec/F-Kec. meskipun demikian untuk kepentingan arsip desa. 100% yang diambil dari sudut pengambilan yang sama. 50%. maka Tim Pengelola Kegiatan juga perlu membuat foto-foto sendiri. Tetapi tidak boleh hanya foto dari satu desa saja. Pada akhir periode pelaksanaan PNPM Mandiri Perdesaan. Bukan kumpulan foto dari setiap desa penerima PNPM Mandiri Perdesaan.PERDESAAN − − . dengan ketentuan : − Foto-foto yang ditampilkan merupakan foto PNPM Mandiri Perdesaan di Kecamatan yang bersangkutan. 2) Foto yang memperlihatkan orang sedang bekerja secara beramairamai. Ceklis yang telah diisi diserahkan kepada Tim Pengelola Kegiatan dan arsip pemeriksa agar mereka dapat meningkatkan kualitas dan memperbaiki hal-hal yang dinilai kurang baik. Setiap foto perlu diberikan catatan atau keterangan ringkas.Agak kurang Jika terdapat kesalahan atau kekurangan kecil yang harus diperbaiki untuk memenuhi sesuai persyaratan teknis Jika masih terdapat banyak kekurangan yang harus diperbaiki Jika hal tersebut dilaksanakan tidak ada atau belum Kurang Tidak ada Pada lampiran disediakan petunjuk-petunjuk singkat mengenai hal-hal yang diperiksa dengan cara yang digunakan untuk menilai setiap item. Foto yang ditampilkan meliputi : 1) Foto kondisi 0%. ___________________________________________________________________________ 43 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . i. Fasilitator Kecamatan harus memastikan adanya dokumentasi foto yang disusun dalam satu album khusus. namun sudah merupakan hasil seleksi dari semua arsip foto yang ada.

− Realisasi Kegiatan dan Biaya (RKB) RKB dimaksudkan untuk melaporkan hasil nyata tentang apa saja yang telah dilaksanakan di lapangan didalamnya termasuk penggunaan dana ___________________________________________________________________________ 44 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Penyelesaian Kegiatan Penyelesaian kegiatan yang dimaksud adalah penyelesaian dari tiap jenis kegiatan yang telah dilaksanakan sebagai pertanggungjawaban TPK kepada masyarakat. untuk mendapatkan tindak lanjut berupa pemeriksaan di lapangan. Pada saat LP2K akan ditandatangani. j. Lembar LP2K yang sudah ditandatangani diserahkan pada PjOK dengan tembusan kepada Fasilitator Kabupaten. Form L2PK terdapat pada buku Formulir PTO.3) Foto yang memperlihatkan peran serta perempuan dalam kegiatan prasarana. Langkah-langkah dalam penyelesaian kegiatan sebagai berikut: − Laporan Penyelesaian Pelaksanaan Kegiatan (LP2K) LP2K adalah laporan untuk menyatakan bahwa seluruh jenis kegiatan telah selesai dilaksanakan (kondisi 100%) yang ditandatangani oleh ketua TPK dan FT-Kec serta siap diperiksa oleh PjOK. 4) Foto yang memperlihatkan pembayaran secara langsung kepada masyarakat.PERDESAAN . maka seluruh administrasi baik pertanggungjawaban dana maupun jenis administrasi lainnya sudah dilengkapi dan dituntaskan. termasuk realisasi kegiatan dan biaya (RKB).

harus dicantumkan. akhir dari pelaksanaan PNPM Mandiri Harus dihindari sikap yang hanya menyalin atau menulis ulang RAB awal tanpa melihat realisasi yang sedang terjadi di lapangan. Pada kegiatan pembangunan prasarana perincian volume dan biaya yang tercantum pada format RKB harus sesuai Gambar-gambar yang dilampirkan dalam dokumen penyelesaian yaitu denah atau lay out. Jika terdapat konstribusi swadaya masyarakat selama periode pelaksanaan. 2) sesuai dengan catatan yang ada pada buku kas umum. Jika terjadi perubahan di lapangan. di samping dilakukan perubahan pada gambar juga harus dituangkan dalam berita acara revisi.bantuan PNPM Mandiri Perdesaan di desa. RKB juga akan banyak manfaatnya untuk menjelaskan terhadap pertanyaan-pertanyaan yang muncul pada saat pemeriksaan atau audit.PERDESAAN . − Surat Pernyataan Penyelesaian Pelaksanaan Kegiatan (SP3K) ___________________________________________________________________________ 45 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Didalam realisasi kegiatan dan biaya harus dibuat secara terpisah antara sub-sub-sub kegiatan. Form RKB terdapat pada buku Formulir PTO. Pada prinsipnya pembuatan RKB hanyalah merekap atau merangkum seluruh catatan penggunaan dana dan pelaksanaan kegiatan yang dibuat selama pelaksanaan. 3) berkaitan erat dengan gambar-gambar purna laksana 4) menunjukkan target Perdesaan di desa. RKB ini dibuat dan disusun oleh TPK bersama kader desa yang dibantu oleh FT-Kec/F-Kec. Ketentuan dalam pembuatan RKB: 1) dibuat sesuai dengan kondisi terlaksana di lapangan. peta situasi. sehingga harus sudah dapat diselesaikan sebelum LP2K ditandatangani. harus dibuat sesuai dengan kondisi yang ada atau terlakasana di lapangan. Harus dihindari melampirakan gambar-gambar disain dalam dokumen penyelesaian tanpa menyesuaikan dengan kondisi yang terjadi di lapangan. detail konstruksi dan lain-lain yang juga bagian adari RKB. RKB merupakan bagian penting dan tak terpisahkan dari LP2K.

catatan-catatan tentang kegiatan yang sesuai dengan fakta di masyarakat.PERDESAAN . PjOK harus memastikan bahwa kegiatan yang diserahterimakan atau yang tercantum dalam SP3K benar-benar telah memenuhi ketentuan yang berlaku. Form SP3K terdapat pada buku Formulir PTO. Baru kemudian SP3K dapat ditandatangani. sesuai dengan RKB. ___________________________________________________________________________ 46 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Kegiatan tambahan atau lanjutan yang bersumber dana dari luar PNPM Mandiri Perdesaan baru dapat dimulai setelah diterbitkan SP3K. SP3K ini ditandatangani oleh Ketua TPK dan PjOK serta diketahui Kepala Desa dan Camat atas nama Bupati. pemasangan dinding pasangan batu oleh pengairan pada saluran irigasi.SP3K dimaksudkan untuk melaporkan secara resmi bahwa pelaksanaan kegiatan PNPM Mandiri Perdesaan di desa dinyatakan selesai. gambargambar purna laksana sesuai dengan kondisi yang ada di lapangan. 3) Realisasi Kegiatan dan Biaya (RKB) dan lampiran pendukung lainnya. Seluruh kegiatan lanjutan yang dilaksanakan setelah diterbitkannya SP3K bukan lagi menjadi tanggung jawab dari Tim Pengelola Kegiatan PNPM Mandiri Perdesaan. misalnya : pengaspalan seluruh ruas jalan melalui dana APBD. − Dokumen Penyelesaian Dokumen penyelesaian merupakan satu buku yang berisi: 1) Surat Pernyataan Penyelesaian Pelaksanaan Kegiatan(SP3K). 2) Laporan Penyelesaian Pelaksanaan Kegiatan (LP2K). Jika dalam pemeriksaan di lapangan ditemui adanya kekurangan dalam pelaksanaan termasuk dalam hal administrasi maka PjOK dapat memberikan kesempatan waktu kepada Tim Pengelola Kegiatan untuk melakukan perbaikan terlebih dahulu. Termasuk syarat dalam pengesahan SP3K adalah pekerjaan dapat diterima masyarakat dan Tim Pengelola Kegiatan harus sudah membuat dan merumuskan bersama masyarakat mengenai rencana pelestarian.

Jika sampai batas waktu tersebut dokumen penyelesaian belum bisa dituntaskan maka Ketua TPK. sama dengan LP2K. Agar kegiatan pembangunan prasarana. mempunyai nilai manfaat yang dapat terus berlangsung dan berkembang. atau dana belum disalurkan seluruhnya. Pemeliharaan Pasca penyelesaian kegiatan merupakan tahap pasca pelaksanaan pembangunan yang wajib dioperasikan dan dipelihara oleh desa. Kesanggupan desa untuk memelihara hasil kegiatan tersebut sudah termasuk pada kriteria pengajuan usulan ___________________________________________________________________________ 47 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI .Dokumen tersebut harus sudah dapat diselesaikan oleh TPK bersama Fasilitator Kecamatan dan KPMD desa untuk didistribusikan oleh PjOK selambat-lambatnya 1 (satu) bulan sejak tanggal ditandatanganinya LP2K. Lampiran yang harus dibuat jika muncul BASPK. sehingga sejak tahap perencanaan sudah dialokasikan besarnya biaya ini secara wajar. maka Ketua TPK dan Fasilitator Kecamatan dengan diketahui oleh Kepala Desa membuat Berita Acara Status Pelaksanaan Kegiatan (BASPK) sebagai pengganti LP2K. Pendistribusian dari dokumen penyelesaian ini dilaksanakan oleh PjOK dibantu oleh Fasilitator Kecamatan. − Pembuatan Berita Acara Status Pelaksanaan Kegiatan (BASPK) pada kondisi khusus Apabila sampai batas waktu penyelesaian ternyata kegiatan pembangunan prasarana belum dapat diselesaikan. k. yaitu realisasi kegiatan dan biaya hingga saat itu maupun gambar-gambar purna laksana hingga saat itu. Biaya pembuatan dari dokumen penyelesaian seluruhnya dimasukan pada Biaya Umum dari Alokasi dana PNPM Mandiri Perdesaan di desa. SP3K tetap harus dibuat setelah seluruh kegiatan telah dituntaskan (100%) sebagi bukti selesainya pekerjaan. Form BASPK terdapat pada buku Formulir PTO. Fasilitator Kecamatan dan PjOK harus membuat Berita Acara keterlambatan dan Kesanggupan penyelesaiannya untuk disampaikan kepada TK-PNPM Mandiri Perdesaan Kabupaten dan Fasilitator Kabupaten.PERDESAAN . Jika sudah dibuat BASPK maka tidak perlu lagi dibuat LP2K. BASPK menunjukkan kondisi hasil pelaksanaan kegiatan yang dicapai pada saat itu.

Keadaan yang berbahaya harus segera ditangani dan penggunaan prasarana dibatasi/dihentikan sampai keadaan diperbaiki. − Tujuan 1) Menjamin terpelihara serta berkelanjutannya fungsi sarana dan prasarana yang telah dibangun dengan kemampuan masyarakaat sendiri. 4) Kelompok-kelompok pemeliharaan harus memilih waktu yang paling tepat untuk mengidentifikasikan masalah.desa pada musyawarah desa (merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari usulan desa) dan MAD. 3) Yang diluar kemampuan masyarakat. kemudian kekurangan-kekurangannya diperbaiki secara kelompok. 5) Prioritas penanganan tidak dapat dilepaskan dari penentuan waktu yang paling tepat untuk pemeliharaan. ditentukan hal mana yang dapat diperbaiki dengan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang ada di desa. yang tergantung jenis masalah: i. misalnya pada prasarana jalan pada saat sehabis hujan besar (atau lebih baik lagi pada waktu hujan deras) atau arus sungai paling kuat untuk prasarana Jembatan. Pemeliharaan untuk prasarana ini dapat ditangani dengan langkahlangkah sebagai berikut: 1) Langkah pertama dalam pemeliharaan adalah penentuan bagian yang harus dipelihara. harus dilaporkan kepada Kepala Desa dan Camat dengan tembusan kepada dinas terkait di kabupaten (misalnya jika terjadi kerusakan jembatan atau longsor besar) untuk meminta pertimbangan dan nasihatnya.PERDESAAN . 2) Dari inventarisasi masalah-masalah tersebut. − Kegiatan Pemeliharaan Prasarana Prasarana yang telah dibangun oleh perlu diperiksa secara rutin. ___________________________________________________________________________ 48 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . yaitu dengan cara menginventarisasi bagianbagian prasarana yang mudah rusak akibat penggunaannya. 2) Meningkatkan berfungsinya kelembagaan masyarakat di desa dan kecamatan dalam pengelolaan program.

yang terdiri dari beberapa unit: i. Unit yang menentukan kebutuhan untuk pemeliharaan. Masalah yang akan menyebabkan kerusakan yang lebih luas dan lebih besar harus segera ditangani. Formulir Daftar Bagian Prasarana Yang Rusak dan Perlu Dipelihara diisi oleh TP3 secara berkala atau sesuai waktu yang diperlukan. Unit yang menugaskan masyarakat untuk memperbaiki hal-hal yang harus diperbaiki. telah disediakan fomulir guna membantu Tim Pengelola Pemeliharaan Prasarana (TP3) di desa.PERDESAAN . sekaligus yang menilai kembali apakah bagian yang dibutuhkan untuk dipelihara telah ditangani dengan baik. apakah individu atau kelompok. − Sistem Pemeliharaan Untuk melaksanakan kegiatan pemeliharaan pada tiap jenis prasarana. asal tidak merugikan masyarakat kalau menunggu (misalnya pemasangan gorong-gorong baru. Masalah yang akan mengakibatkan kerusakan besar atas pemilikan pribadi masyarakat desa (rumah. atau longsor yang mengancam rumah penduduk. yang dapat dilihat pada Form PTO. iii. atau pembuatan subteras) 6) Melalui musyawarah desa dipilih tim pemeliharaan dan disyahkan oleh Kepala Desa. iv. Tim Pemelihara bertanggung jawab kepada musyawarah desa melalui musyawarah pertanggungjawaban pemeliharaan prasarana yang dilakukan secara periodik sesuai kebutuhan. dan tentu saja orang tersebut harus terlatih atau sudah memiliki kemampuan teknis. Unit yang mengawasi dan membimbing masyarakat dalam kegiatan pemeliharaan. dengan cara sebagai berikut: ___________________________________________________________________________ 49 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . seperti masalah drainase jalan yang tidak berfungsi. harus segera ditangani.ii. Formulir Daftar Bagian Prasarana Yang Rusak dan Perlu Dipelihara untuk mencatat kebutuhan pemeliharaan secara sistematis. iii. ii. lahan produktif). Adapun masalah yang sebaiknya menunggu cuaca yang baik demi kualitas perbaikan. seperti peluapan air yang akan merusak tanaman di ladang sebelah jalan.

ditulis catatan mengenai lokasi/bagian bangunan tiap jenis prasarana yang perlu diperbaiki.1) Memeriksa dan mengamati jenis kerusakan pada bangunan prasarana. 4) Pada waktu survei identifikasi pemeliharaan. bukan besarnya pekerjaan yang dibutuhkan untuk mengatasi masalah. 3) Hasil pemeliharaan oleh RT atau kelompok diperiksa oleh unit yang mengawasi dan membimbing kegiatan pemeliharaan dalam TP3.PERDESAAN . 2) Dibuat jadwal pekerjaan dan disepakati penanggung jawabnya. dan TP3 dapat menilai keberhasilan tiap RT. Jika pemeliharaan ditangani melalui pengurus RT (Rukun Tetangga). 2) Sambil mengamati. 3) Di bagian bawah. − Penentuan Prioritas Pemeliharaan TP3 akan menentukan prioritas berdasarkan kriteria-kriteria yang diuraikan di atas. ditambah pertimbangan beban pekerjaan dan pemerataan beban pada kelompok-kelompok masyarakat. berfungsi sebagai kepala kelompok pemeliharaan. 4) Bagian yang sudah diperbaiki dengan baik dapat ditandai dengan "X" pada formulir survei. dicatat pada formulir tentang keadaan tiap masalah yang diamati. − Langkah-langkah Pemeliharaan 1) Prioritas untuk pemeliharaan ditentukan oleh TP3. diisi dengan kode: 1 = masalah ringan 2 = masalah sedang 3 = masalah berat Kode ditentukan sesuai dengan pentingnya masalah. survei dan penentuan prioritas dapat dilakukan oleh RT masing-masing. − Pelatihan Pemeliharaan ___________________________________________________________________________ 50 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI .

maka hampir dipastikan bahwa upaya pemeliharaan yang dilakukan oleh masyarakat akan jauh lebih baik dari sebelumnya. Seringkali yang sebenarnya terjadi adalah kesalahan desain daripada kesalahan dalam pemeliharaan. Atau barangkali yang sering terjadi adalah tidak dilakukannya pengendalian kualitas pelaksanaan secara ketat. 3) Teknik pemeliharaan.PERDESAAN . Jika tujuh langkah di bawah ini dapat dilaksanakan dengan sungguhsungguh. seperti teknik masalah dan teknik memperbaikinya. Yang paling sering terjadi dalam “masalah pemeliharaan” adalah lebih disebabkan oleh kualitas atau volume bahan yang kurang memadai.FT-Kec dibantu FT-Kab wajib memberikan pelatihan kepada anggota TP3 pada waktu pelaksanaan kegiatan hampir selesai. tetapi bukti/fakta bahwa prasarana tidak dibangun dengan baik. melakukan inventarisasi 4) Cara menghitung besaran iuran untuk pemeliharaan tiap jenis prasarana yang dibutuhkan. Yang sebenarnya mereka lihat di lapangan bukan bukti/fakta bahwa pemeliharaan tidak dilakukan. penyusunan dimaksudkan untuk memberikan gambaran tentang pemeliharaan dan dipakai sebagai pandangan baru terhadap pemeliharaan yang dilengkapi dengan langkah-langkah untuk mensukseskan pemeliharaan prasarana dalam rangka pelestarian. dan bahkan masih jauh dari yang diharapkan. Pada penjelasan di bawah diuraikan pengembangan tentang pengelolaan pemeliharaan dan permasalahan yang terkait pemeliharaan. 2) Organisasi dan pengelolaan pemeliharaan. − Tujuh Langkah Mensukseskan Pemeliharaan Prasarana Desa Tujuh langkah di bawah ini didasarkan pada sudut pandang baru tentang pemeliharaan. Hanya saja upaya pemeliharaan yang dilakukan masih sangat terbatas. Para pemeriksa prasarana adakalanya memiliki asumsi yang salah. Ada bukti dari lapangan bahwa umumnya masyarakat mau memelihara prasarana yang manfaatnya dapat mereka rasakan. Dalam acara tersebut. TP3 diberi materi meliputi: 1) Kepentingan pemeliharaan. ___________________________________________________________________________ 51 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI .

cat antikarat. Harus digambar secara eksplisit agar jelas. ___________________________________________________________________________ 52 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Dengan mengikuti ketujuh langkah ini diharapkan akan berhasil mengubah sikap terhadap kebutuhan dan tanggung jawab pemeliharaan. usianya atau keberhasilannya. Bagi pemeriksa desain. Pada saat menemukan masalah di lapangan jangan langsung memutuskan disebabkan oleh kurangnya kegiatan pemeliharaan. pemerintah. pengendalian kualitas yang rendah atau karena kualitas dan volume bahan yang kurang tepat. jangan menyetujui desain yang belum jelas atau lengkap. pelandaian tebing. tidak boleh melupakan hal-hal yang akan menyelamatkan kegiatan proyek. dan sebagainya. dan konsultan atau lainnya jika melakukan kunjungan harus selalu mengangkat dan mengutamakan masalah kualitas dan sekaligus menjelaskan alasannya.Padahal pengeluaran biaya dan tenaga tidak jauh berbeda. Bagi juru desain. Karena prasarana desa seharusnya dibangun dengan teknik yang dapat meminimalkan upaya pemeliharaan. Dengan demikian. para fasilitator. saluran pinggir. adanya Penanggung jawab Untuk turut serta dalam kegiatan pemeliharaan yang rutin (setiap sekian minggu sekali) seringkali masyarakat memandang sebagai pekerjaan yang membosankan. Dengan kata lain. Alangkah baiknya bila ada contoh jelek pada prasarana lain di sekitarnya. 2) Langkah kedua adalah pemeliharaan prasarana. Tokoh masyarakat yang sangat dihargai karena ilmunya. Karena itu perlu dibentuk tim penanggung jawab pemeliharaan prasarana.PERDESAAN . Karena mungkin saja masalah yang muncul disebabkan oleh desain yang salah. 1) Langkah pertama adalah perubahan sudut pandang. jarak antara sumber air dan peresapan. Beberapa aspek yang perlu diperhatikan adalah punggung sapi. Hal itu tidak mendidik masyarakat tentang kualitas. ketika pemeriksaan dilakukan maka yang harus dipikirkan dari awal adalah masalah kualitas prasarana.

Hasil kunjungan dibahas bersama dalam tim. apakah fondasi jembatan diserang air. Pada dasarnya masyarakat akan dapat memahami kepentingan pemeliharaan. Jadi sifat yang paling penting untuk tim ini adalah rajin terjun ke lapangan. misalnya pada saat hujan deras untuk prasarana jalan dan jembatan. Untuk mewujudkan pemeliharaan prasarana yang efektif dan tepat waktu. atau memanfaatkan kesempatan ideal untuk melihat kebutuhan. Sudah ada metodologi dan formulir untuk mencatat kebutuhan (Inventarisasi Bagian Jembatan yang Perlu Dipelihara. desa harus mempunyai organisasi atau tim yang akan rajin terjun ke lapangan untuk mencari data tentang status dan kebutuhan pemeliharaan. Pada saat hujan dapat melihat apakah saluran yang ada kurang besar atau terlalu aliran air terlalu deras. asalkan dijelaskan oleh tokoh yang dihormati. Tim penanggung jawab (jumlahnya tidak penting) hanya memantau proses dan hasil pemeliharaan.PERDESAAN . tetapi untuk prasarana bendungan justru harus dilihat pada saat akan banjir. walaupun jauh maupun hujan. ___________________________________________________________________________ 53 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Tim ini akan lebih sesuai jika diisi oleh tenaga muda yang potensial (Tim Pemuda). Jika diberitahukan bahwa pemeliharaan sangat diperlukan. Selanjutnya tim melaporkan hasilnya kepada tim penanggung jawab. terdapat air yang mengalir di tengah jalan. dan sebagainya. Tim ini membuat jadwal kunjungan. mirip dengan metode SAP/VAP/MAP yang telah diberikan pada pelatihan untuk perencanaan jalan. maka tim ini akan membantu menggerakkan masyarakat lain. Sebaiknya.diutamakan untuk direkrut menjadi anggota tim penanggung jawab pemeliharaan. Untuk sumber air bersih dan irigasi harus dilihat pada saat sulit air. hasilnya ditempel secara transparan di papan informasi. 3) Langkah ketiga adalah adanya tim dan metode kerja lapangan.

efektif. Pada umumnya pelatihan sejenis ini tidak perlu banyak biaya. pintar mengantisipasi masalah. S ebaiknya tidak perlu tim tersendiri. dapat menentukan prioritas. Sebenarnya relatif lebih mudah membentuk tim untuk memelihara air bersih karena pemanfaatnya jelas dan mudah dihitung. Untuk menjelaskan rencana pemeliharaan harus mengetahui teknik-teknik yang biasa dipakai. keahlian dalam tim. boleh satu tim. Sebaliknya lebih sulit mencari orang untuk memelihara prasarana yang dinikmati semua. Untuk terjun ke lapangan. ii. walaupun tidak perlu ahli sekali. Tim ini harus mengerti bahwa tugas mereka adalah memimpin pertemuan. Masyarakat yang bekerja dalam kegiatan pemeliharaan tersebut. tim ini perlu menerapkan format-format inventarisasi. i. Tim-tim yang dimaksudkan di atas perlu diberi pelatihan tentang dua hal. karena dilakukan langsung di desa dan lebih ___________________________________________________________________________ 54 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . dan menjelaskan rencana pemeliharaan. mungkin saja masih awam terhadap hal-hal teknis. dan juga boleh digabung untuk beberapa prasarana. seperti jalan. dan komprehensif bila ada tim 4) Langkah keempat adalah adanya pelatihan teknik. dan bersemangat. atau dapat digabung untuk beberapa prasarana? Jawabannya. Hal ini tergantung pada volume pekerjaan.PERDESAAN . tentunya anggota tim ini dapat juga turut bekerja dalam kegiatan pemeliharaan. Sebagai anggota masyarakat. Karena itu masyarakat juga harus dilatih agar pekerjaannya lebih bermutu. yaitu mengenai tugasnya dan tentang teknik pemeliharaan. Semua pelatihan yang dimaksudkan harus dilakukan oleh fasilitator teknik atau fasilitator kecamatan dibantu oleh petugas dinas teknik dan petugas kecamatan. Untuk Tim Pemuda. Tim-tim ini dapat saja aktif untuk semua prasarana yang dibangun oleh suatu proyek. Hal tersebut akan berbeda untuk kedua jenis tim. Pada prinsipnya tidak ada pembatasan jumlah tim. Untuk Tim Penanggung jawab.Apakah setiap prasarana perlu tim sendiri. membuat laporan kepada masyarakat. Pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan tetap dilakukan oleh masyarakat. lokasi prasarana dan jumlah pemanfaat. Kedua tim ini tidak dimaksudkan sebagai tenaga yang akan melaksanakan kegiatan pemeliharaan. Akan lebih teratur.

baik lagi bila langsung di lapangan.PERDESAAN . sebaiknya melibatkan pendamping lokal dan fasilitor desa sebagai instruktur pembantu. ___________________________________________________________________________ 55 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Dalam hal pelatihan ini.

fasilitator. Contoh sanksi termasuk: i. Apalagi bila dikaitkan dengan Langkah ke enam di bawah ini. Rapat BKAD/Musyawarah Antar Desa dapat menyepakati aturan sanksi. dan informasi ini perlu disebarluaskan. aparat) dan akan digunakan sebagai contoh. ii. tentunya akan mendorong penanganan pemeliharaan yang lebih baik. Langkah kelima ini mirip dengan langkah pertama. iii. 6) Langkah keenam memelihara. atau yang lainnya. fasilitator. Bisa dibayangkan. seringkali mereka memeriksa dan mencatat banyak hal tetapi tidak pernah menanyakan tentang pemeliharaan atau status prasarana yang dibangun pada tahun-tahun yang lalu. Jika para pengunjung yang seringkali dijadikan teladan ini tidak peduli masalah pemeliharaan bagaimana dengan masyarakat itu sendiri yang belum tentu mengerti tentang pentingnya pemeliharaan. Desa yang tidak memelihara prasarana tidak berhak lagi mengikuti kompetisi. Biasanya yang diperhatikan adalah konstruksi baru yang dipandang lebih menarik dan cantik bila difoto. Sanksi bisa lebih spesifik tentang lokasi (dusun). dan aparat yang berkunjung ke lapangan. tentang jenis proyek. Sementara itu masyarakat selalu melihat apa yang dilakukan oleh para pengunjung (konsultan. Atau desa yang tidak memelihara prasarana ditetapkan batas biaya maksimal yang dapat diusulkan. Pada saat melakukan kunjungan lapangan.5) Langkah kelima adalah memantau prasarana lama. Disarankan ada sanksi bagi desa yang tidak melakukan pemeliharaan rutin. ___________________________________________________________________________ 56 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . bagaimana respons masyarakat bila setiap kunjungan dimulai dengan pemeriksaan prasarana yang dikerjakan satu atau dua tahun sebelumnya. Dengan memantau atau memeriksa prasarana lama yang telah dikerjakan pada tahun-tahun sebelumnya. yaitu mencoba mengubah sikap orang seperti: konsultan.PERDESAAN . adalah adanya sanksi karena tidak Langkah keenam adalah sanksi bagi desa yang tidak melakukan pemeliharaan rutin.

Semakin besar jumlah desa yang digagalkan karena terkena sanksi. Juga dimungkinkan adanya naik banding bagi desa yang dinilai jelek. Alangkah baik bila disediakan dana khusus untuk masalah pemeliharaan. Untuk mengurangi timbulnya ketergantungan dana dari pemerintah. atau pemeliharaan yang memerlukan biaya besar. tetapi untuk jenis proyek lainnya mungkin sangat sulit. seperti banjir 50-tahunan. Hal ini dengan asumsi bahwa dana yang ada di desa masih sangat terbatas. Untuk tugas ini FT-Kab dapat membantu. akan semakin besar porsi dana untuk desa yang masih berpartisipasi. 7) Langkah ketujuh adalah adanya dana pemeliharaan. dan setiap desa dikunjungi oleh dua tim agar penilaian dapat dibandingkan. terutama untuk pemeliharaan prasarana yang di luar kemampuan desa dari segi volume atau biayanya. seperti pada saat kurang setuju dengan penilaian tim verifikasi. Untuk jenis proyek tertentu. Siapa yang berhak untuk mengatakan bahwa prasarana tidak cukup dipelihara? Pertanyaan ini mungkin paling sulit untuk dijawab. Yang berhak mengambil keputusan adalah BKAD/Musyawarah Antar Desa.PERDESAAN . dibuat prasyarat yang harus dipenuhi sebelum dana tambahan dipertimbangkan: ___________________________________________________________________________ 57 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Karena mungkin saja ada unsur bias didalam melakukan penilaian. Melainkan hanya digunakan untuk memberi contoh tentang cara tepat dalam melakukan penilaian. BKAD dapat mengorganisasi proses penilaian yang melibatkan tim kecil yang terdiri dari wakil desa lainnya.Sebaiknya tidak perlu terkena sanksi untuk peristiwa yang luar biasa. tetapi BKAD sendiri tidak akan turun melihat semua desa. tetapi bukan merupakan solusi yang sustainable. mungkin dapat mengumpulkan dana pemeliharaan yang cukup besar.

Terjadi pertemuan rutin iii. Orang yang bertanggung jawab dalam pengelolaan dana ini akan dicurigai dan menjadikan semakin beratnya tugas Tim Pengelola Kegiatan. ada juga desa yang memerlukan dana pemeliharaan jauh di atas kemampuan desa. Masyarakat sudah menyumbang sesuai kemampuannya. Organisasi pemeliharaan ada dan aktif ii. Banyak desa yang beranggapan bahwa dana pemeliharaan tidak diperlukan. ___________________________________________________________________________ 58 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Tim kecil pemuda dapat disertakan untuk melakukan survei atas kebutuhan pemeliharaan iv. Dalam hal ini perlu juga diitegaskan bahwa dana pemeliharaan tidak boleh disediakan dari biaya konstruksi.i. pasti akan dihabiskan untuk hal-hal yang tidak perlu atau relevan.PERDESAAN . Jika dana pemeliharaan sudah disediakan pada saat konstruksi. Meskipun demikian.

2.PERDESAAN . Dasar Pemikiran Bidang pendidikan merupakan salah satu jenis kegiatan yang dapat dipilih masyarakat secara demokratis pada Musyawarah Desa dan Musyawarah Antar Desa. Meningkatkan kualitas proses belajar mengajar melalui bantuan prasarana dan sarana pendidikan.3.2. peningkatan kualitas guru dan metode pengajaran. semua jenis kegiatan pendidikan formal dan non formal (termasuk pelatihan ketrampilan masyarakat) bertujuan untuk meningkatkan kapasitas rumah tangga miskin. b. Tujuan Umum Mempercepat upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia dengan menitikberatkan pada pemerataan kesempatan pendidikan. Sasaran Dan Jenis Kegiatan a. Sejalan dengan prinsip open menu. peningkatan kualitas pendidikan.1. Tujuan Khusus − Meningkatkan kesempatan belajar bagi siswa miskin/anak putus sekolah dengan prioritas menyelesaikan pendidikan dasar 9 tahun melalui pemberian beasiswa. Sasaran Program ___________________________________________________________________________ 59 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Meningkatkan kapasitas rumah tangga miskin perdesaan melalui pelatihan bagi pemuda putus sekolah. dan peningkatan kapasitas rumah tangga miskin perdesaan sebagai bagian dari upaya mempercepat pengentasan kemiskinan. 4. Tujuan a.2.2. KEGIATAN BIDANG PELAYANAN PENDIDIKAN 4. Meningkatkan kepedulian orang tua siswa rumah tangga miskin dan komite sekolah terhadap pentingnya pendidikan. ibu-ibu rumah tangga untuk menciptakan daya saing dan lapangan kerja. − − − 4.4.2.

Mekanisme pengelolaan beasiswa : 1) Pemberian dana beasiawa yang lebih dari satu tahun dikelola oleh Pokja Pendidik di Kecamatan.5 tentang “Pengelolaan Dana Multiyears”) 2) Beasiswa yang berupa iuran sekolah.2. disesuaikan dengan jenjang pendidikan 4) Pemberhentian beasiswa. dan Komite Sekolah di lokasi PNPM Mandiri Perdesaan. guru. Ketentuan beasiswa : 1) Penerima beasiswa tersebut tidak sedang mendapatkan beasiswa dari sumber lain. dapat dibayarkan langsung (dari rekening Pokja Pendidikan) ke sekolah tiap 6 bulan. biaya ujian dan pembelian perlengkapan sekolah (seperti: buku dan alat tulis.PERDESAAN ___________________________________________________________________________ . 2) Beasiswa dimanfaatkan untuk iuran bulanan sekolah. setiap orang tua penerima beasiswa melalui papan informasi. yaitu : − Beasiswa Bantuan beasiswa diperuntukkan bagi murid/siswa belajar/anak dari rumah tangga miskin dalam mendukung pelaksanaan program pendidikan wajib belajar 9 tahun. 3) Jangka waktu beasiswa penerima beasiswa. 6) Setiap orang tua dari penerima beasiswa wajib memotivasi anaknya untuk belajar. biaya praktikum. Jenis Kegiatan Jenis kegiatan pendidikan yang dapat didanai oleh PNPM Mandiri Perdesaan dikategorikan dalam empat bagian .Kelompok penerima manfaat kegiatan pendidikan adalah rumah tangga miskin. 3) Pembayaran beasiswa harus didukung dengan bukti-bukti pendukung yang dapat dipertanggungjawabkan seperti daftar 60 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . (Lihat poin 4. anak rumah tangga miskin usia sekolah. dilakukan atas persetujuan Musyawarah Desa 5) Pemberian bantuan beasiswa diinformasikan kepada seluruh warga masyarakat termasuk. buku-buku pelajaran). sekolah dasar/MI dan SMP/MTs. b.

bukti transfer. 3. 1. antara lain: BKAD. mutu dan manajemen pendidikan.penerima beasiswa. Kepala Desa. dan Komite Sekolah dan menandatangani Daftar Tanda Terima. atau lembaga pelayanan pendidikan lainnya). 5) Pembayaran dana beasiswa sekolah harus dilengkapi surat perjanjian dengan pihak sekolah.PERDESAAN . dipastikan oleh Fasilitator Kecamatan agar − Peningkatan Pelayanan Pendidikan Pelayanan pendidikan adalah kegiatan pendidikan yang meliputi akses. Fasilitator Kecamatan memastikan bahwa bantuan tersebut diterima secara utuh. Usulan yang telah ditetapkan pada Musyawarah Antar Desa penetapan usulan. UPK. Fasilitator Kecamatan. penyelenggara program paket belajar. TPK. TPK wajib melibatkan Komite Sekolah. maka PNPM Mandiri Perdesaan memberikan bantuan pendanaan kepada lembaga penyelenggara pendidikan (sekolah. Kades. 4) Proses pembayaran harus diketahui semua pihak. Untuk memudahkan masyarakat (rumah tangga miskin) mendapatkan akses pelayanan pendidikan. BPD. sekolah filial/kelas jauh. Salah satu isi dari perjanjian tersebut adalah dapat ditariknya kembali beasiswa apabila penerima beasiswa tidak dapat melanjutkan sekolahnya. Bantuan perlengkapan dan peralatan sekolah diserahkan secara langsung oleh TPK kepada semua penerima beasiswa dengan disaksikan orang tua. sekolah terbuka. Ketentuan peningkatan pelayanan pendidikan: 1) Sekolah/lembaga penerima bantuan adalah sekolah/lembaga pendidikan tingkat dasar wajib belajar 9 tahun. dengan kondisi: i. ___________________________________________________________________________ 61 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . dan kuitansi yang dikeluarkan pihak sekolah. prasarana dan sarananya kurang memadai/layak untuk mendukung pelaksanaan proses belajar mengajar jumlah tenaga pengajarnya kurang memadai ii. Dalam pelaksanaan pengelolaan bantuan kegiatan ini lebih transparan. Komite Sekolah. Kadus. Daftar calon penerima beasiswa harus sudah tersedia pada saat MKP dan Musdes Perencanaan 2.

iii. pelatihan guru (pengembangan metode belajar menyenangkan dan pengembangan media belajar) . perpustakaan. Persyaratan.seperti: buku wajib belajar. pembangunan/perbaikan/perawatan gedung sekolah (ruang kelas.PERDESAAN . dan alat peraga sederhana. ruang Unit Kesehatan Sekolah dan ruang guru) v.laboratorium. penambahan insentif bagi guru honorer/guru bantu dan pembayaran honor guru baru (tambahan). pembelian meubelair a) Pembangunan dan perbaikan sekolah/perpustakaan ketentuan standar teknis yang ada. khusus sekolah formal harus mempunyai Komite sekolah. kamar mandi/wc. iv. c) Besarnya honor guru disesuaikan dengan standar UMR setempat yang berlaku. tempat cuci tangan. ii. tercatat pada dinas pendidikan 2) Bantuan peningkatan pelayanan pendidikan digunakan untuk : i. proses seleksi dan besarnya honor guru ditentukan oleh masyarakat pada Musyawarah Antar Desa berdasarkan konsultasi dengan kepala sekolah dan Komite sekolah. Hasil kerja Tim Pengawas dan Tim Pemantau dilaporkan pada rapat BKAD/MAD dan Musdes. d) BKAD menugaskan Badan Pengawas UPK dan Tim Pemantau melakukan pengawasan dan pemantauan guna menjamin efektifitas pengelolaan dana dan pelaksanaan pelayanan pendidikan yang diberikan pada masyarakat. iv. − Pelatihan Keterampilan Masyarakat ___________________________________________________________________________ 62 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . pembelian bahan-bahan penunjang belajar mengajar di sekolah. mengacu pada b) Bantuan guru honorer sebaiknya bersifat multiyears untuk menjamin ketersediaan tenaga guru. yang iii.

lingkungan. pendidikan dan kesehatan. ___________________________________________________________________________ 63 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI .4. Mekanisme Pengelolaan Kegiatan a.bakat dan minat yang dimilikinya sehingga menciptakan daya saing dan peluang tenaga kerja antara lain: kursus menjahit. dan lokakarya desa dengan tema-tema seperti: gender. 4. dusun. bahaya penggunaan obat-obat terlarang. sasaran. Bantuan pengembangan wawasan dan kepedulian dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman bagi rumah tangga miskin tentang pentingnya pendidikan baik formal maupun non formal. Ketentuan bantuan pelatihan keterampilan adalah sebagai berikut: 1) Persyaratan bantuan biaya pelatihan ketrampilan adalah anggota rumah tangga miskin usia kerja produktif.buta aksara dll. − Pengembangan wawasan dan kepedulian. disesuaikan dengan 3) Besarnya bantuan biaya kursus /pelatihan kebutuhan riil dan harga setempat . jenis kegiatan dan mekanisme bidang layanan pendidikan dimengerti masyarakat.2. Perencanaan Tahapan perencanaan kegiatan pendidikan meliputi: − Sosialisasi Sosialisasi dilakukan di tingkat kecamatan. bahaya pestisida dan pupuk kimia. kelompok. Maksud dari sosialisasi ini adalah agar tujuan. 4) Kewajiban penerima bantuan adalah mengikuti pelatihan/kursus sampai selesai dan melakukan alih keterampilan yang dimiliki kepada anggota masyarakat lain yang membutuhkan. antisipasi konflik.bengkel otomotif. 2) Bantuan dipergunakan untuk: pembelian peralatan dan bahanbahan kursus/pelatihan. pertemuan komite sekolah. hak-hak sipil masyarakat. hak anak. desa.PERDESAAN . Bentuk bantuan kegiatan dapat berupa kampanye pendidikan. dan Komite Sekolah.Bantuan Pelatihan ketrampilan masyarakat dipergunakan untuk meningkatkan kemampuan rumah tangga miskin sesuai dengan potensi. Sosialisasi tidak hanya pada forum – forum pertemuan resmi tetapi juga pertemuan informal di masyarakat. sablon.membayar honor instruktur. transportasi dan kebutuhan lain yang relevan.

ii. Identifikasi meliputi jumlah rumah tangga miskin. Dana multiyears juga dapat diberikan dalam lingkup kecamatan. kadus dan anggota Komite Sekolah setempat. uraian kerja. Peta sosial dibuat bersama masyarakat dusun dan desa dengan melibatkan komite sekolah. Keputusan bantuan multiyears dilakukan oleh masyarakat sendiri setelah mereka mendapatkan informasi mengenai manfaat dan permasalahan yang akan timbul. 2) Identifikasi calon penerima manfaat bantuan pendidikan dilakukan oleh KPMD dengan melibatkan kades.− Penggalian gagasan bidang pendidikan Penggalian gagasan difasilitasi oleh KPMD dibantu oleh Fasilitator Kecamatan/PL dengan menggunakan peta sosial dan kalender musim yang dibuat dalam musyawarah dusun dan desa. dan sebagainya. Memastikan ketersediaan tenaga guru. jumlah pengangguran. anak usia sekolah yang belum sekolah. jumlah anak putus sekolah dan yang terancam putus sekolah. Memperkuat kelembagaan Komite Sekolah (organisasi. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penggalian untuk bidang pendidikan masyarakat: gagasan 1) Fasilitator Kecamatan melakukan koordinasi dengan Kantor Cabang Dinas Pendidikan di kecamatan dan pihak sekolah agar memberikan informasi kepada Komite Sekolah untuk mengikuti proses penggalian gagasan. 3) Jenis kegiatan bidang pendidikan terutama beasiswa dan honor guru akan lebih efektif jika diberikan lebih dari satu tahun (multiyears). kapasitas pengurus) ___________________________________________________________________________ 64 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Manfaat bantuan multiyears antara lain: i. mekanisme dan tata kerja. Target bidang pendidikan untuk penyelesaian pendidikan dasar 6 (enam) atau 9 (sembilan) tahun tercapai. artinya semua desa dalam satu Kecamatan memilih pola multiyears. guru dan kepala sekolah.PERDESAAN . iii.

perkiraan RAB. 2) Memastikan bahwa jenis usulan kegiatan tidak tumpang tindih dengan pendanaan sumber lain. guru dan kelompok pengusul − Verifikasi Usulan Hal yang perlu diperhatikan dalam proses verifikasi usulan bantuan peningkatan pelayanan pendidikan dan beasiswa : 1) Tim verifikasi melakukan diskusi dengan komite sekolah. kepala sekolah dan guru untuk memastikan bahwa usulan kegiatan benar-benar dibutuhkan oleh rumah tangga miskin. kepala sekolah. Pelaksanaan kegiatan ___________________________________________________________________________ 65 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Narasumber dalam penulisan usulan adalah kantor cabang dinas pendidikan. 4) Besarnya beasiswa yang dibutuhkan dan bersifat multiyears 5) Beasiswa dianggarkan pada Rencana Anggaran Sekolah agar dapat diketahui rencana penggunaannya. b.Catatan: Masyarakat perlu mendiskusikan sendiri mekanisme pengelolaan bantuan pendidikan multiyears untuk menjamin keberlanjutan pengelolaan keuangan secara akuntabel dan transparasi pada pasca program (dimana tidak ada fasilitator Kecamatan di lokasi PNPM Mandiri Perdesaan). rencana pelestarian dan pengembangannya. keterkaitan dengan pihak lainnya. pemanfaat. − Penulisan usulan Proposal kegiatan pendidikan masyarakat berisi tentang jenis kegiatan. komite sekolah. Kab memastikan kegiatan pendidikan yang diusulkan masyarakat tidak didanai oleh Dinas Pendidikan dan atau Departemen Agama Tingkat Kabupaten.PERDESAAN . Jika belum ada Komite sekolah perlu dipastikan sekolah akan membentuknya sebelum MAD pendanaan. Fas. cara pelaksanakan kegiatan. 3) Untuk pemberian beasiswa perlu dipastikan bahwa penerima beasiswa adalah rumah tangga miskin dan tidak menerima bantuan dari sumber lain.

2. MAD/BKAD memberikan wewenang kepada Badan Pengawas UPK untuk mengontrol penggunaan dana pendidikan. Tokoh Masyarakat. jenis-jenis kegiatan pendidikan masyarakat. maka Pokja Pendidikan disarankan beranggotakan minimal 3 orang yang terdiri dari Ketua dan anggota. dan dibentuk pada MAD Prioritas usulan. TPK bidang pendidikan harus dilatih terlebih dahulu. Untuk mengelola kegiatan ini TPK dapat membentuk bidang pendidikan. − Sertifikasi kegiatan pendidikan masyarakat dilakukan oleh Fasilitator Kecamatan dengan melibatkan cabang Dinas Pendidikan setempat dengan memperhatikan kemungkinan pelestarian dan pengembangan kegiatan tersebut. dan administrasi keuangan. Komite Sekolah.PERDESAAN . TPK. Pengurus Pokja berasal dari unsur UPK. Tugas Utama Pokja dan Bidang Pendidikan adalah: ___________________________________________________________________________ 66 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . − Pengadaan bahan dan alat mengikuti proses yang ada − Penyaluran dana bidang pendidikan diberikan kepada penerima manfaat oleh TPK bidang pendidikan sesuai dengan rencana yang telah dibuat.5.Proses Pelaksanaan kegiatan pendidikan masyarakat adalah: − Pelaksanaan kegiatan pendidikan masyarakat dilakukan oleh TPK. alur tahapan kegiatan. − Penyusunan rencana kerja dan pencairan dana difasilitasi oleh Fasilitator Kecamatan dan PL dengan mengacu pada proposal. tugas TPK bidang pendidikan. a. Pelatihan dilakukan oleh Fasilitator Kecamatan/PL dengan materi: kebijakan PNPM Mandiri Perdesaan. 4. pemerhati pendidikan. Untuk memastikan akuntabilitas . Dokumen serah terima disusun oleh TPK bersama KPMD dan pengurus kelompok kegiatan. Pengelolaan Dana Multiyears Bantuan dana PNPM Mandiri Perdesaan yang bersifat multiyears (lebih dari 1 tahun) membutuhkan pengelolaan secara khusus melalui suatu Kelompok Kerja (Pokja) Pendidikan di tingkat Kecamatan yang keanggotaannya dipilih secara transparan dan demokratis serta bertanggung jawab pada Musyawarah Antar Desa. − Sebelum melaksanakan kegiatan. − Serah terima kegiatan pendidikan masyarakat dilakukan oleh TPK kepada masyarakat melalui forum Musyawarah Desa. Beberapa jenis kegiatan pendidikan perlu dilestarikan sehingga pada forum ini perlu dibentuk Tim Pemelihara.

1) Membuka rekening Pendidikan dengan specimen 3 orang yaitu ketua Pokja dan 2 orang anggota terdiri dari unsur UPK. TPK mengajukan RPD sesuai kebutuhan dan dilampiri daftar penerima manfaat ke Pokja Pendidikan. UPK menyalurkan dana kegiatan pendidikan berdasarkan RPD Total yang diajukan. kepada TPK − − TPK membuka rekening kolektif Pendidikan di Kecamatan yang dikelola oleh Pokja Pendidikan. 2) Menyalurkan dana kegiatan Penetapan Camat (SPC) pendidikan berdasarkan Surat 3) Mengadministrasikan keuangan dan kegiatan penyaluran dana di Kecamatan. − − Melakukan mediasi dan koordinasi dengan pihak pemerintah (Cabang Dinas Pendidikan Kecamatan) untuk peningkatan pelayanan pendidikan. Secara garis besar mekanisme pencairan dan penyaluran dana pendidikan multiyears sebagai berikut: − TPK mengajukan RPD total kegiatan pendidikan ke UPK sesuai total anggaran yang disetujui pada MAD Penetapan usulan. − − ___________________________________________________________________________ 67 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . dan salah satu Tokoh Masyarakat yang dipilih dalam MAD Penetapan usulan. Pencairan dan Penyaluran Dana Multiyears Mekanisme pencairan dan penyaluran dana pendidikan multiyears. Pencairan kedua dan seterusnya disertai LPD yang harus diverifikasi terlebih dahulu oleh UPK dan Fasilitator Kecamatan (bila masih bertugas) untuk memastikan bahwa RPD yang diusulkan tidak melampaui anggaran satu tahun. Catatan: Keterlibatan UPK sebagai salah satu penanda tangan rekening pendidikan (Pokja) dimaksudkan untuk fungsi pengawasan.− Mengelola bantuan multiyears (khususnya dalam pencairan dana) pada program dan setelah berakhirnya PNPM Mandiri Perdesaan.PERDESAAN . b. Melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan bantuan Pendidikan PNPM Mandiri Perdesaan. keanggotaan Pokja dan specimen rekening pendidikan disepakati dalam MAD Penetapan Usulan.

Pencairan dana dilaksanakan berdasarkan RPD yang diusulkan TPK setelah diperiksa oleh Fasilitator Kecamatan (bila masih bertugas) o ___________________________________________________________________________ 68 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI .PERDESAAN .− Setelah diperiksa. maka pokja mencairkan dana ke TPK sesuai RPD Penting: o Pokja hanya berwenang mencairkan dana berdasarkan rencana anggaran tahunan TPK yang telah disetujui MAD Penetapan Usulan atau forum yang diberi kewenangan oleh MAD untuk mencairkan dana tersebut. yang diajukan.

Fasilitator Kecamatan melakukan koordinasi dengan lembaga keuangan dan asuransi setempat untuk menjajagi kemungkinan asuransi pendidikan sebagai salah satu model pelestarian yang ditawarkan ke BKAD/Musyawarah Antar Desa. Fasilitator Kecamatan memfasilitasi UPK untuk mengalokasikan dana beasiswa yang bersumber dari sebagian jasa keuntungan perguliran UEP maupun SPP. PENGEMBANGAN DAN KEBERLANJUTAN a. Fasilitator Kabupaten melakukan rekapitulasi usulan pendidikan hasil MAD dalam wilayah kerjanya dan memfasilitasi Pokja Pendidikan Kecamatan ___________________________________________________________________________ 69 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . b. d. Bantuan dana PNPM Mandiri Perdesaan untuk bidang pendidikan berbentuk hibah sehingga keberlanjutannya menjadi tanggung jawab penerima manfaat dan masyarakat. Fasilitator Kecamatan memfasilitasi TPK untuk memperoleh bantuan teknis maupun keuangan ke Kantor Cabang Diknas Pendidikan Kecamatan maupun sumber lain.6.2. c. Keberlanjutan kegiatan sudah harus dipikirkan dan direncanakan sejak pada tahap perencanaan kegiatan.Alur Mekanisme Penyaluran Dana Pendidikan Multiyears KECAMATAN REK –UPK REK PENDIDIKAN (3 SPESIMEN) RPD SESUAI KEBUTUHAN & LPD RPD TOTAL DESA TPK 4. e.PERDESAAN RPD TOTAL RPD SESUAI KEBUTUHAN & LPD .

3. Dasar Pemikiran Sejalan dengan kebijakan Pemerintah melalui program MENUJU INDONESIA SEHAT 2010 yang mempunyai tujuan meningkatkan kesadaran. serta penciptaan lingkungan hidup yang sehat melalui pembangunan sarana dan prasarana kesehatan (sanitasi dan air bersih).dengan pemerintah daerah.kemauan. 4. PNPM Mandiri Perdesaan mengembangkan kegiatan peningkatan peran serta masyarakat melalui penyadaran dan perubahan perilaku. seperti: dengan adanya perubahan perilaku tidak sehat menjadi perilaku hidup bersih dan sehat. Kegiatan bidang layanan kesehatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan membantu mengatasi permasalahan kesehatan bagi rumah tangga miskin. swasta. meningkatnya akses pelayanan kesehatan melalui pembangunan polindes dan posyandu.1. dan LSM yang peduli dengan masalah pendidikan. perbaikan gizi. adanya dana/tabungan jaminan pemeliharaan kesehatan yang dikelola secara mandiri oleh masyarakat. penyediaan bantuan bidang layanan kesehatan masyarakat khususnya sasaran rumah tangga miskin.3.dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang optimal. BIDANG LAYANAN KESEHATAN 4. Dengan Kegiatan layanan bidang kesehatan diharapkan peningkatan kualitas sumber daya manusia sehingga mempercepat pencapaian target Millenium Development Goals (MDGs) ___________________________________________________________________________ 70 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI .PERDESAAN . penyediaan obat dan peningkatan kapasitas kader kesehatan masyarakat.

b. Sasaran dan Jenis Kegiatan a. Penyediaan pelayanan kesehatan yang lebih berorientasi untuk pencegahan penyakit dan pengobatan sederhana. serta dapat dikelola mandiri oleh masyarakat. mudah dan terjangkau.4. − − − − 4.PERDESAAN . Tujuan Umum Meningkatkan kesejahteraan rumah tangga miskin dengan meningkatkan derajat kesehatan rumah tangga miskin. yaitu : − Penyuluhan Kesehatan ___________________________________________________________________________ 71 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI .3. Mengembangkan jaminan pemeliharaan kesehatan bagi rumah tangga miskin. mudah dipahami dan mudah dikelola serta dapat dipertanggung-jawabkan oleh masyarakat.3. pelaksanaan dan pengawasannya.2. Meningkatkan peran serta masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan kesehatan mulai dari perencanaan. Sasaran Program Kelompok penerima manfaat kegiatan kesehatan adalah rumah tangga miskin di lokasi PNPM Mandiri Perdesaan b. Tujuan Khusus − Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup bersih dan sehat serta lingkungan yang sehat. yang dikelola oleh kelompok masyarakat secara mandiri yang sederhana. melalui peningkatan peran seta masyarakat dan mendekatkan bidang pelayanan kesehatan dasar yang murah. Mendukung upaya pencegahan penyakit menular. Jenis Kegiatan Jenis kegiatan kesehatan yang dapat didanai oleh PNPM Mandiri Perdesaan dikategorikan dalam empat bagian .3. Tujuan a.

buku-buku mini seri kesehatan. termasuk cara mengatasinya 6) Memberikan pemahaman kepada masyarakat. 3) Memanfaatkan media penyebaran informasi yang ada (tertulis dan elektronik). leaflet. lomba karya tulis/pidato tema kesehatan. anggapan masyarakat bahwa wanita hamil tidak boleh makan ikan lele. ___________________________________________________________________________ 72 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI .PERDESAAN . Contoh: Anggapan sebagian masyarakat bahwa diare pada balita merupakan gejala awal dari proses perkembangan otaknya (tambah pintar). udang nanti bayinya akan bongkok sehingga ibu dan janin malnutrisi. Sehingga usaha pengobatan sering kali tidak dilakukan. Majalah Dinding dengan tema kesehatan untuk siswa. 2) Meluruskan pemahaman masyarakat yang salah terhadap masalah kesehatan 3) Meningkatkan peran serta permasalahan kesehatan masyarakat dalam mengatasi 4) Meningkatkan peran serta melalui peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat. kebiasaan cuci tangan yang kurang benar hanya membasuh tangan saja dlsb. 4) Penyuluhan dengan demonstrasi / Praktek Cuci Tangan Bersama untuk kelompok ibu dan siswa SD 5) Penyuluhan melalui wadah lomba misal lomba. 2) Penyuluhan langsung atau kampanye kesehatan.Bertujuan untuk : 1) Meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan. 5) Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang kesehatan. Penyuluhan kesehatan dilakukan dengan cara : 1) Penyediaan alat/media informasi tentang kesehatan seperti poster. CD/VCD dengan tema kesehatan. akibatnya banyak kasus anak meninggal karena kekurangan cairan yang disebabkan lambatnya pertolongan. papan slogan. melalui pertemuan masyarakat. bahwa pencegahan dini (preventif) lebih baik daripada pengobatan penyakit (kuratif). pendidikan kesehatan di sekolah/ UKS.

PERDESAAN . kegiatan pemeriksaan penunjang dan Imunisasi yang bukan sasaran program DepKes/DinKes namun diperlukan masyarakat untuk pencegahan suatu penyakit (misal Imunisasi Hepatitis untuk siswa yang belum mendapatkan imunisasi Hepatitis) − Peningkatan Kesehatan Lingkungan Peningkatan kesehatan lingkungan dilakukan. antara lain : 1) Tabungan kesehatan sebagai Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Mandiri 2) Tanaman obat keluarga (Toga) dan apotik hidup. penanganan malaria.− Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan Masyarakat Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat dilakukan dengan pembangunan sarana dan prasarana kesehatan (pos pelayanan terpadu/posyandu. guna pencegahan dan pemberantasan penyakit menular. Pos Obat Desa/POD dan ambulan desa). − Peningkatan Kesehatan Mandiri Bentuk kegiatan yang dikembangkan dalam kegiatan peningkatan kesehatan mandiri. Selain itu asupan makanan tambahan untuk ibu hamil rumah tangga miskin yang kurang gizi. HIV /Aids. melalui pembangunan dan peningkatan kualitas sarana air bersih dan sanitasi (model jamban sesuai kondisi daerah setempat dan ketersediaan sarana air bersih). cubluk. melalui beberapa bentuk kegiatan : 1) Penyediaan prasarana kesehatan lingkungan yang memadai. seperti pelatihan uji kualitas air. penyelenggaraan pelatihan ketrampilan bagi para kader kesehatan dan dukun bayi untuk wilayah yang belum terjangkau bidan desa. dan dasa wisma kesehatan ___________________________________________________________________________ 73 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Pilihan sarana sanitasi dapat berupa (mandi cuci kakus/MCK. DBD. mengembangkan pengobatan tradisional 3) Pembentukan dan atau memanfaatkan kelompok masyarakat seperti: posyandu lansia. 2) Pelatihan bagi PL dan KPMD tentang pencegahan penyakit menular. pembangunan tempat cuci tangan di sekolah atau di Posyandu) . Bayi/Balita rumah tangga miskin kurang gizi. pembuatan atau perbaikan saluran air kotor. poliklinik desa/polindes. jumbleng.

− Penggalian gagasan Dalam proses penggalian gagasan. menggali data langsung dari masyarakat secara partisipatori melalui umpan pertanyaan-pertanyaan) . Perencanaan Beberapa kegiatan yang dikembangkan dalam perencanaan. pola hidup sehat ___________________________________________________________________________ 74 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . 3) Mengajak masyarakat untuk merumuskan bentuk-bentuk kegiatan pencegahan dan penanggulangan penyakit serta penanganan kesehatan lingkungan.3. masyarakat difasilitasi oleh KPM-D/K. meliputi: − Sosialisasi Dalam pelaksanaan sosialisasi. Paket informasi tersebut memuat masalah-masalah kesehatan.4.PERDESAAN . pemanfaatan tenaga medis dan bentuk-bentuk pelayanan kesehatan. upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit. yang dibantu oleh Fasilitator Kecamatan/PL. PL dibantu oleh tenaga medis Puskemas dan atau Dinas Kesehatan menyusun paket informasi kesehatan. informasi yang perlu disampaikan kepada masyarakat (rumah tangga miskin) antara lain: 1) Masalah kesehatan masyarakat pada lingkup kecamatan atau desa ( data dan informasi masalah kesehatan ini dapat diperoleh dari Puskesmas dan atau Dinas Kesehatan setempat. Mekanisme Pengelolaan Kegiatan a. bertujuan untuk: 1) Menyadarkan masyarakat tentang masalah kesehatan yang mungkin akan mereka hadapi. PL dan tenaga medis dari Puskesmas dalam mengembangkan kegiatan kesehatan. Tahapan dan langkah-langkah proses penggalian gagasan: 1) Tahap Persiapan Fasilitator Kecamatan. 3) Bentuk-bentuk kegiatan peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat dan kesehatan lingkungan yang dapat dikembangkan oleh masyarakat. 2) Dampak yang diakibatkan dari masalah kesehatan apabila tidak segera diatasi. 2) Mengajak masyarakat untuk mengidentifikasi masalahmasalah kesehatan yang sedang mereka hadapi.4. 4) Bantuan pendampingan kepada masyarakat dari Fasilitator Kecamatan.

dll).(makan makanan bergizi. Fasilitator Kecamatan. -Menemukenali masalah dan kebutuhan kesehatan. Sumber air bersih dan sumber air yang dimanfaatkan rumah tangga miskin. sarana sanitasi. hepatitis/kuning. Wilayah endemis malaria. rumah tangga miskin yang telah dan sedang terkena penyakit menular. fasilitas atau pusat pelayanan kesehatan. wilayah yang sering dan pernah terkena wabah penyakit dalam 5 tahun terakhir. rumah tangga miskin PUS yang mengikuti program KB. rumah tangga miskin yang telah dan sedang terkena wabah penyakit menular. Demam berdarah. Fasilitas atau pusat pelayanan kesehatan yang ada vii. -Membuat peta sosial bersama warga masyarakat. jumlah PUS. sumber air bersih. (b) tidak ada atau kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan. PL dan KPMD harus menyiapkan dokumen yang berisi data dan informasi tentang aspek kesehatan meliputi jumlah rumah tangga miskin. penimbangan balita dan pemeriksaan ibu hamil secara rutin. iii. viii. dan sebagainya. Wilayah yang sering terkena dan atau pernah wabah penyakit dalam jangka waktu 5 tahun terakhir (misal diare. ii. Mengelompokkan sebab munculnya masalah kesehatan pada rumah tangga miskin ke dalam 4 (empat) kategori. iv. kusta dan TBC. jumlah keluarga. dengan cara: i. rumah tangga miskin yang termasuk pasangan usia subur (PUS). cikungunya. ix. peta sosial tersebut dilengkapi dengan legenda (simbol/tanda) aspek kesehatan yang mencakup: i. rumah tangga miskin yang memiliki balita dan balita yang kurang gizi. Mengidentifikasi masalah dan kebutuhan kesehatan dengan menggunakan format/alat peraga atau dengan metaplan secara partisipatoris. yaitu: (a) kurang pengetahuan atau pemahaman tentang kesehatan. serta pentingnya penanganan kesehatan lingkungan. vi. (c) lingkungan ___________________________________________________________________________ 75 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Sarana dan akses sanitasi yang dimiliki dan dimanfaatkan rumah tangga miskin. 2) Tahap Pelaksanaan -Membagikan paket informasi kesehatan. jumlah anak balita/batita. ii. flu burung).PERDESAAN . v.

− Penyusunan Desain dan RAB Usulan kegiatan yang masuk prioritas MAD. Khusus untuk usulan kegiatan pembangunan prasarana dan sarana kesehatan masyarakat. Pelaksanaan − Tahapan Persiapan Pelaksanaan Kegiatan yang dilakukan kegiatan kesehatan. perkiraan RAB. − Verifikasi usulan Tim verifikasi akan melakukan penilaian kelayakan proprosal. harus disertai dengan desain. iii. rencana pelestarian dan pengembangannya. memastikan kegiatan kesehatan yang diusulkan tidak tumpang tindah dengan program lain yang sejenis.PERDESAAN . b. Memfasilitasi peserta dalam menentukan penyebab masalah kesehatan terbanyak pada pengelompokan kategori tersebut di atas sebagai dasar penentuan prioritas kegiatan kesehatan. Pembentukan kelompok masyarakat yang menangani kegiatan kesehatan masyarakat. iv. dan kunjungan lapangan untuk memberikan umpan balik. yang terdiri dari unsur wakil masyarakat dan kader kesehatan. jenis kegiatan. Dalam pelaksanaanya. yaitu: 1) Pelatihan KPMD dalam persiapan pelaksanaan ___________________________________________________________________________ 76 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . harus dikonsultasikan dengan petugas dari Puskesmas dan atau Dinas Kesehatan setempat. pemanfaat. Dalam menyusun desain dan RAB. − Penulisan Usulan Proposal kegiatan kesehatan masyarakat berisi tentang masalah kesehatan. ditindaklanjuti dengan penyusunan RAB.yang tidak sehat. dan RAB yang disusun harus mengacu pada desain yang ada. Tim verifikasi harus melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas dan atau Dinas Kesehatan setempat. cara pelaksanakan kegiatan. (d) kesulitan membiayai pengobatan atau tidak memiliki jaminan kesehatan.

Pelatihan ini bertujuan agar KPMD dapat memfasilitasi pelaksanaan kegiatan, pengelolaan keuangan/ administrasi kegiatan, dan pendampingan pada kelompok sasaran. Pelatihan KPMD dilakukan oleh Fasilitator Kecamatan, PL, dan petugas Puskesmas dan atau Dinas Kesehatan setempat. 2) Penyusunan rencana kerja dan pencairan dana. Setelah pelatihan, Fasilitator Kecamatan dan PL memfasilitasi KPMD dalam menyusun rencana kerja dan pencairan dana kegiatan. Rencana tersebut selanjutnya disampaikan kepada TPK, agar TPK dapat menyusun tahapan pencairan dana. Khusus untuk kegiatan kesehatan masyarakat yang bersifat multiyears, rencana kerja dan pencairan dana disusun maksimal untuk jangka waktu tiga (3) tahun.

Tahapan Pelaksanaan 1) Pencairan dana, dilakukan dari TPK kepada kelompok masyarakat yang mengelola dana bantuan kegiatan kesehatan masyarakat. 2) Pendampingan pelaksanaan kegiatan masyarakat. Dalam proses pendampingan harus melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas setempat serta bidan desa. 3) Pengadaan bahan dan alat. Bahan dan alat kesehatan yang akan diadakan harus dikonsultasikan dengan tenaga kesehatan dari Puskesmas dan atau Dinas Kesehatan. Pelaksanaan pengadaan barang dan jasa dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku (penjelasan XII). 4) Penyaluran bantuan kegiatan kesehatan masyarakat dari TPK, tidak diberikan langsung ke rumah tangga miskin penerima manfaat, melainkan diberikan kepada kelompok pengelola kegiatan kesehatan masyarakat. 5) Pengelolaan dana bantuan dilakukan harus sesuai dengan aturan yang disepakati dalam kelompok.

Sertifikasi Kegiatan Sertifikasi kegiatan kesehatan masyarakat dilakukan oleh Fasilitator Kecamatan dengan melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas dan Dinas Kesehatan setempat dengan memperhatikan kemungkinan pelestarian dan pengembangan kegiatan tersebut.

___________________________________________________________________________
77 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI - PERDESAAN

Serah Terima Kegiatan Serah terima kegiatan kesehatan masyarakat dilakukan oleh TPK kepada masyarakat melalui forum Musyawarah Desa. Dokumen serah terima disusun oleh TPK bersama KPMD dan pengurus kelompok kegiatan.

4.3.5. Pengembangan dan Pelestarian Kegiatan Pelestarian kegiatan kesehatan masyarakat mencakup: a. Penyediaan dan pelatihan kader kesehatan sebagai pelaksana kegiatan secara berkelanjutan. b. Peningkatan pemanfaatan hasil kegiatan kesehatan masyarakat oleh masyarakat c. Peningkatan peran dan fungsi kelompok kegiatan dan tenaga medis dalam pemeliharaan fasilitas prasarana sarana kesehatan, dan peralatan medis. d. Penyediaan dukungan dana APBD, swadaya masyarakat dan sumber lain yang tidak mengikat untuk operasional kegiatan kesehatan masyarakat.

Untuk menjamin keberlanjutan kegiatan kesehatan, upaya-upaya yang dapat dilakukan antara lain: a. Pergantian dan pelatihan KPMD bidang kesehatan secara periodik yang disepakati dalam Musdes. b. Menyepakati kontribusi masyarakat dalam mendukung pelaksanaan dan pengembangan kegiatan kesehatan. c. BKAD mengorganisir terselenggaranya pertemuan antar desa untuk membahas kegiatan dan hasil kegiatan bidang kesehatan.

Contoh: Agar masyarakat dapat memberikan kontribusi dalam pelestarian dan pengembangan kegiatan kesehatan masyarakat, maka cara yang dapat dikembangkan yaitu: 1. Melakukan kerja sama antara kegiatan ekonomi produktif dengan kegiatan kesehatan (mis. hasil usaha ekonomi produktif atau SPP sebagian disisihkan untuk mendanai kegiatan kesehatan). 2. Kelompok kegiatan kesehatan mengembangkan kegiatan ekonomi produktif. (misalnya dana – dana yang terkumpul di Posyandu dipinjamkan kepada keluarga miskin dalam bentuk ternak. Hasil ternak dibagi dua dengan posyandu. Posyandu membentuk unit usaha penyewaan alat pesta
___________________________________________________________________________
78 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI - PERDESAAN

dan hasilnya untuk operasional).

3. Membangun jaringan kerja sama dengan lembaga lain (LSM, perguruan tinggi, dan Pemerintah setempat.

4. Membangun dan menumbuhkan rasa kemandirian untuk mengatasi permasalahan kesehatan dengan iuran/pengumpulan dana simpan pinjam jaminan pemeliharaan kesehatan.

___________________________________________________________________________
79 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI - PERDESAAN

meningkatan kualitas teknologi produksi. meningkatkan kapasitas dalam penggunaan teknologi tepat guna. Memberikan kesempatan pelaku usaha mikro untuk akses berbagai informasi pasar. dan informasi lain yang mendukung kegiatan usaha yang telah ada. − − ___________________________________________________________________________ 80 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . memberikan kemudahan akses informasi pasar. Tujuan Umum Secara umum kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan potensi pelaku kegiatan UEP di pedesaan.KEGIATAN PENINGKATAN KAPASITAS/ KETERAMPILAN KELOMPOK EKONOMI Kegiatan kelompok usaha ekonomi produktif yang dilakukan oleh rumah tangga miskin merupakan kegiatan yang akan berpengaruh secara langsung terhadap peningkatan pendapatan rumah tangga miskin. 4. Tujuan dan Ketentuan Dasar a. Selain tambahan modal hal yang diperlukan untuk peningkatan usaha adalah peningkatan kapasitas pelaku usaha. informasi teknologi. b. Kegiatan peningkatan kapasitas dapat dilakukan melalui: pelatihan-pelatihan.PERDESAAN . dan sebagainya. Tujuan Khusus − Mempercepat proses pemenuhan kebutuhan peningkatan kapasitas pengelolaan usaha skala mikro di pedesaan terutama pelaku yang berasal dari rumah tangga miskin. pelatihan teknologi produksi. dan sebagainya. pelatihan manajemen. pengenalan alat produksi yang baru.4. Mendorong penguatan kelembagaan kelompok usaha mikro dipedesaan terutama aspek manajemen.1. informasi pasokan bahan baku. Dalam kegiatan ini tidak disediakan tambahan permodalan namun sebagai upaya penurunan rumah tangga miskin maka disediakan komponen pendanaan untuk peningkatan kapasitas rumah tangga miskin. Kegiatan Peningkatan Kapasitas Kelompok UEP adalah jenis kegiatan yang berkaitan langsung dengan peningkatan kapasitas anggota kelompok usaha ekonomi dan yang akan berdampak langsung peningkatan usaha masyarakat.

Sasaran Program Sasaran program adalah peningkatan kapasitas anggota kelompok yang tergolong rumah tangga miskin dalam menjalankan usaha sehingga usaha ___________________________________________________________________________ 81 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI .3. Sasaran Bentuk Kegiatan. Pengembangan Usaha . − − − 4. artinya setiap keputusan pendanaan harus berorientasi pada peningkatan kapasitas untuk pengembangan usaha yang sesuai dengan kegiatan usaha yang dimiliki. Pendanaan tidak boleh bersifat individu tetapi bersifat kelompok masyarakat dalam satu desa maupun lintas desa. bengkel teknologi tepat guna.c. d. Akuntabilitas. b. Ketentuan Pendanaan Dana Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) adalah dana yang disediakan oleh Program untuk mendanai kegiatan peningkatan kapasitas kelompok UEP dengan ketentuan : a. Kelompok penerima manfaat adalah kelompok masyarakat yang mempunyai anggota dengan kebutuhan peningkatan kapasitas/ketrampilan yang sama sehingga mudah dikelola dalam pendanaanya.PERDESAAN .2. artinya masyarakat miskin yang mempunyai kegiatan usaha dan tergabung dalam kelompok dengan mudah dan cepat mendapatkan pelayanan peningkatan kapasitas sesuai dengan kebutuhan. artinya dalam melakukan pengelolaan dana peningkatan kapasitas harus dapat dipertanggung jawabkan secara transparan kepada masyarakat. a.4. 4. jika lintas desa maka masyarakat memutuskan sebagai salah satu usulan desa. Pendanaan dapat digunakan untuk pengadaan sarana yang bertujuan untuk peningkatan kapasitas.4. pelatihan ketrampilan. dan sebagainya yang kepemilikannya diatur dan diputuskan oleh Tim Pelestarian. c. Pendanaan bukan untuk pengadaan sarana usaha dan modal kerja bagi kelompok. Dampak secara langsung kepada pelaku usaha golongan rumah tangga miskin. Dasar-dasar Pengelolaan Kegiatan − Kemudahan.

(i) lebih bermanfaat bagi rumah tangga miskin yang telah mempunyai usaha. pemasaran. Bentuk Kegiatan − Bentuk kegiatan peningkatan kapasitas dapat dilakukan melalui : pelatihan. 4. pelatihan manajemen. 2) Pelatihan teknologi pembibitan bagi petani coklat. b. 6) Pelatihan teknologi produksi.4. pengenalan alat produksi yang baru. (vi) meningkatkan kapasitas teknis dengan membuka kesempatan untuk mencoba teknologi tepat guna yang baru. 3) Pengadaan mesin peraga pengeringan padi bagi balai latihan yang dikelola kelompok tani. 5) Pelatihan teknologi tepat guna untuk pengepakan : hasil produksi. Mekanisme Pengelolaan Kegiatan Mekanisme pendanaan BLM untuk Peningkatan Kapasitas Kelompok Usaha Ekonomi Produktif dengan tahapan sebagai berikut : ___________________________________________________________________________ 82 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . 4) Pelatihan teknologi tepat guna untuk pembuatan jaring bagi kelompok nelayan .berkembang dan memberikan peningkatan pendapatan rumah tangga miskin. Bentuk kegiatan diutamakan untuk kegiatan yang memenuhi kriteria.PERDESAAN . (vii) memecahkan masalah yang dihadapi termasuk masalah rendahnya produktivitas usaha yang dijalankan. hasil perikanan. pelatihan teknologi produksi. − Contoh – contoh kegiatan : 1) Pelatihan penggunaan teknologi pemintalan sutera.pelatihan. (iv) didukung oleh sumber daya yang ada di masyarakat. dsb.4. (ii) berdampak langsung untuk peningkatan pendapatan. (iii) bisa dikerjakan oleh masyarakat. (viii) memberi kesempatan masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan tentang usaha. dan sebagainya. (v) mendukung perkembangan dan berkelanjutan usaha. manajemen.

 − Membuat hasil identifikasi kebutuhan peningkatan kapasitas dan digunakan untuk bahan dalam Musdes penetapan usulan. dsb. bentuk kebutuhan peningkatan kapasitas.PERDESAAN . kebutuhan-kebutuhan anggota rumah tangga miskin dikaitkan dengan usaha yang dijalani. Musyawarah Desa Sosialisasi Dalam melakukan sosialisasi di desa selain menegaskan tentang materi sosialisasi yang disampaikan pada MAD Sosialisasi juga diharapkan telah mempunyai gambaran awal tentang pelaku yang mempunyai usaha skala mikro atau kelompok usaha ekonomi produktif yang ada di desa yang membutuhkan peningkatan kapasitas. dan sebagainya. lama usaha. MAD Sosialisasi Fasilitator melakukan sosialisasi tentang adanya kegiatan Peningkatan Kapasitas Kelompok Usaha Ekonomi dengan menjelaskan mekanisme. bentuk usaha. b. Daftar individu anggota rumah tangga miskin yang memerlukan peningkatan kapasitas dengan usulan jenis kegiatan yang diajukan. pemberian media-media musyawarah dusun untuk penggalian gagasan yang terkait dengan peningkatan kapasitas kelompok UEP c.a. 83 − ___________________________________________________________________________ Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . instrumen yang harus dipersiapkan. Musyawarah Dusun dilakukan dengan mekanisme sebagai berikut : − Melakukan musyawarah di dusun dengan tujuan identifikasi pada rumah tangga miskin dan kelompok UEP yang ada di dusun untuk menemukan kebutuhan peningkatan kapasitas yang sesuai dengan kegiatan usaha yang dijalankan. Hasil identifikasi dan penggalian gagasan di musyawarah dusun yang diharapkan adalah:  Daftar kelompok UEP yang memerlukan peningkatan kapasitas untuk usaha yang dilakukan dengan usulan jenis kegiatan yang diajukan. Daftar individu ini akan dikompilasi pada tingkat desa dan jika dari dusun-dusun lain mempunyai usulan kegiatan yang sama maka dapat dijadikan sebagai usulan desa. ketentuan dasar. Dalam MAD sosialisasi ini Fasilitator diwajibkan memberikan contoh-contoh kegiatan. Hasil identifikasi kebutuhan mencakup paling tidak nama-nama identitas rumah tangga miskin dan kelompok. memberikan informasi-informasi lembaga atau institusi yang dapat dijadikan alternatif peningkatan kapasitas.

2) Pendanaan yang mencakup: sumber pendanaan (swadaya. Pembuatan Usulan kelompok adalah tahapan yang menghasilkan proposal singkat kelompok yang akan dikompetisikan di tingkat kecamatan. Penentuan Usulan Desa tersebut adalah proses penentuan keputusan usulan desa yang akan dikompetisikan di tingkat kecamatan. tahapan pendanaan. Dalam kompilasi dapat dilakukan penggolongan bentuk kegiatan. ___________________________________________________________________________ 84 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Selanjutnya Usulan tersebut digunakan sebagai bahan tim verifikasi dan akan dikompetisikan. Dalam penulisan usulan peningkatan kapasitas kelompok UEP paling tidak harus memuat beberapa hal sebagai berikut : 1) Sekilas kondisi kelompok pengusul dan profil kegiatan kegiatan yang telah dilakukan oleh anggota rumah tangga miskin anggota kelompok pengusul 2) Usulan bentuk kegiatan dengan alasan yang mendasari. Musyawarah Desa Hasil tahapan seleksi di tingkat desa adalah : − Kompilasi hasil pertemuan tingkat dusun sebagai bahan seleksi ditingkat desa. tenaga ahli. pertanggung jawaban pendanaan. − Uraian kegiatan yang diusulkan yang mencakup : 1) Latar belakang kebutuhan dan proyeksi kegiatan usaha setelah mendapatkan peningkatan kapasitas. Jika terjadi kebutuhan peningkatan kapasitas kelompok UEP dengan lokasi antar desa atau cluster desa maka keputusan usulan dilakukan oleh salah satu desa. jika usulan tersebut diputuskan untuk didanai maka akan dibuat proposal yang lebih lengkap dan detail termasik RAB. penyelenggaraan pelatihan). 3) Daftar calon pemanfaat untuk dana yang diusulkan dilengkapi dengan peta sosial. bantuan pemerintah lokal. dsb. jenis usaha yang dilakukan. Penulisan usulan kelompok dilakukan oleh Kelompok dan dibantu oleh Tim Penulis Usulan atau pelaku lainnya.PERDESAAN − − − − . kelompok usaha. Pembentukan kelompok pengusul dan pembentukan pengelola sebagai penanggung jawab kelompok kegiatan.d. BLM) dan penggunaan dana (pengadanaan prasarana-sarana. Penentuan usulan bentuk kegiatan yang akan didanai melalui musyawarah dengan keputusan usulan dalam desa atau cluster desa.

Kewajaran kebutuhan iii. 2) Evaluasi singkat diantaranya : oleh Tim Verifikasi tentang beberapa hal i. Tingkat kesulitan untuk memenuhi kebutuhan iv. Prospek pelestarian dari tiap-tiap individu atau kelompok. vii. 5) Jadwal pelaksanaan. − Kompilasi kebutuhan peningkatan kapasitas dalam satu desa menjadi satu paket kegiatan yang terdiri dari kebutuhan kelompok usaha ekonomi ataupun kelompok rumah tangga miskin. Manfaat usulan kegiatan secara langsung bagi rumah tangga miskin atau masyarakat pada umumnya. − e.3) Materi/kurikulum peningkatan kapasitas. vi. Kelembagaan kelompok pengusul. Kelompok UEP yang dimaksud tidak terbatas pada kelompok yang telah menjadi pemanfaat dana bergulir yang dikelola UPK tetapi juga memberi kesempatan pada kelompok UEP lain yang ada di lokasi masingmasing. Tingkat kesulitan untuk memenuhi pendanaan v. Kesesuaian kebutuhan ii. Verifikasi.PERDESAAN . verifikasi kegiatan − Proses Pelaksanaan Verifikasi dilakukan sebagai berikut 1) Melakukan pengujian dokumen usulan dan validasi kebutuhan secara langsung dengan kelompok pengusul dan anggota yang akan ditingkatkan kapasitasnya. 4) Nara sumber dan tenaga ahli yang bertanggung jawab. 6) Rencana Pelestarian Kegiatan. Proses Verifikasi dilakukan pada seluruh usulan desa dengan tahapan sebagai berikut: − Penetapan instrumen/media dan mekanisme peningkatan kapasitas kelompok UEP. ___________________________________________________________________________ 85 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI .

tenaga ahli. Pembuatan Detail Usulan dan RAB. Setelah melakukan perankingan dan diputuskan kemungkinan masuk dalam kegiatan yang akan didanai maka selanjutnya dilakukan pembuatan secara detail usulan dan RAB atas kegiatan yang diusulkan dengan format Detail Usulan dan RAB paling tidak mempunyai muatan sebagai berikut : − Sekilas kondisi kelompok pengusul dan profil kegiatan kegiatan yang telah dilakukan oleh anggota rumah tangga miskin anggota kelompok pengusul. Bentuk kegiatan yang didanai. − Jika memerlukan pengadaan sarana peningkatan kapasitas maka mekanisme pengadaan mengacu pada aturan yang berlaku di program. manfaat-manfaat lain bagi masyarakat.viii. − − − ___________________________________________________________________________ 86 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . bantuan pemerintah lokal. dampak peningkatan usaha. BLM) dan penggunaan dana (pengadaan prasarana-sarana. Berita Acara Hasil Verifikasi dengan rekomendasi-rekomendasi hasil evaluasi. MAD Prioritas Tahapan ini merupakan tahapan evaluasi akhir dengan model kompetisi berdasarkan pertimbangan hasil verifikasi. Uraian kegiatan yang diusulkan yang mencakup : 1) Latar belakang kebutuhan dan proyeksi kegiatan usaha setelah mendapatkan peningkatan kapasitas 2) Pendanaan yang mencakup: sumber pendanaan (swadaya. peningkatan kapasitas pelaku usaha mikro secara langsung. Daftar calon pemanfaat untuk dana yang diusulkan dilengkapi dengan peta sosial. g. Prioritas penilaian ditekankan pada kelompok yang lebih mengutamakan calon pemanfaat yang bersifat dalam kategori rumah tangga miskin.PERDESAAN . f. penyelenggaraan pelatihan) 3) Materi/kurikulum peningkatan kapasitas.

− Rencana Kerja dan Tindak lanjut setelah pelaksanaan pendanaan atau rencana pelestarian. h. Pengelolaan di tingkat Kelompok Hal-hal yang dikelola ditingkat kelompok meliputi: − − − Dokumen-dokumen proses. MAD Penetapan Usulan Dalam tahapan ini menghasilkan keputusan pendanaan yang akan dituangkan dalam SPC.PERDESAAN . dokumen pendanaan/kuitansi Administrasi realisasi pelaksanaan Daftar prasarana-sarana yang digunakan ___________________________________________________________________________ 87 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . i.

PERDESAAN .___________________________________________________________________________ 88 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI .

Penulisan Usulan Dan Paket Usulan Desa Persiapan Persiapan Penyaluran Penyaluran RPD.dan LPD kegiatan MAD Prioritas Usulan Musdes Informasi Hasil MAD MAD Penetapan Usulan Pembuatan Detail usulan dan RAB Usulan. ___________________________________________________________________________ 89 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI .Pencairan.ALUR KEGIATAN PENINGKATAN KAPASITAS KELOMPOK UEP MAD Sosialisasi Musdes Sosialisasi PELESTARIAN KEGIATAN MUSYAWARAH DUSUN Pertemuan Penggalian Pertemuan Penggalian gagasan dan identifikasi gagasan dan identifikasi Kelompok UEP dan Kelompok UEP dan Kebutuhan peningkatan Kebutuhan peningkatan kapasitas kapasitas SUPERVISI DAN MONITORING Musyawarah Desa Musdes Pertanggungjawaban Verifikasi Verifikasi Usulan Usulan Penetapan. Pelaksanaan.PERDESAAN .

___________________________________________________________________________ 90 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI .PERDESAAN .

artinya proses pengelolaan didasari oleh keputusan yang professional oleh kaum perempuan dengan mempertimbangkan pelestarian dan pengembangan dana bergulir guna meningkatkan kesejahteraan. ___________________________________________________________________________ 91 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Ketentuan Dasar a.4. b. artinya masyarakat miskin dengan mudah dan cepat mendapatkan pelayanan pendanaan kebutuhan tanpa syarat agunan . b.1. artinya setiap keputusan pendanaan harus berorientasi pada peningkatan pendapatan sehingga meningkatkan pertumbuhan aktivitas ekonomi masyarakat pedesaan. Mendorong penguatan kelembagaan simpan pinjam oleh kaum perempuan. − − 4. pemenuhan kebutuhan pendanaan sosial dasar. Keberdayaan. KEGIATAN SIMPAN PINJAM UNTUK KELOMPOK PEREMPUAN (SPP) Kegiatan Simpan Pinjam untuk Kelompok Perempuan (SPP) merupakan kegiatan pemberian permodalan untuk kelompok perempuan yang mempunyai kegiatan simpan pinjam. Pengembangan.2. dan memperkuat kelembagaan kegiatan kaum perempuan serta mendorong pengurangan rumah tangga miskin dan penciptaan lapangan kerja. Tujuan Umum Secara umum kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan potensi kegiatan simpan pinjam pedesaan. Tujuan dan Ketentuan a.5.PERDESAAN . 4.5. artinya dana kegiatan SPP disalurkan melalui kelompok yang sudah mempunyai tata cara dan prosedur yang baku dalam pengelolaan simpanan dan pengelolaan pinjaman. Kemudahan. kemudahan akses pendanaan usaha skala mikro. Terlembagakan.5. c. Tujuan Khusus : − Mempercepat proses pemenuhan kebutuhan pendanaan usaha ataupun sosial dasar. Memberikan kesempatan kaum perempuan meningkatkan ekonomi rumah tangga melalui pendanaan modal usaha. d.

Bentuk Kegiatan dan Ketentuan Kelompok SPP − Sasaran Program Sasaran program adalah rumah tangga miskin yang produktif yang memerlukan pendanaan kegiatan usaha ataupun kebutuhan sosial dasar melalui kelompok simpan pinjam perempuan yang sudah ada di masyarakat. a. Ketentuan kelompok SPP Ketentuan kelompok SPP adalah: − Kelompok yang dikelola dan anggotanya perempuan. artinya dalam melakukan pengelolaan dana bergulir harus dapat dipertanggung jawabkan kepada masyarakat. 4. Mempunyai kegiatan simpan pinjam dengan aturan pengelolaan dana simpanan dan dana pinjaman yang telah disepakati. Ketentuan Pendanaan BLM. Akuntabilitas. Sasaran. b. memiliki kegiatan tertentu dan pertemuan rutin yang sudah berjalan sekurang-kurangnya satu tahun.PERDESAAN − − − − ___________________________________________________________________________ . Telah mempunyai modal dan simpanan dari anggota sebagai sumber dana pinjaman yang diberikan kepada anggota.e.5. 92 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . yang satu sama saling mengenal. Kegiatan pinjaman pada kelompok masih berlangsung dengan baik. Mempunyai organisasi kelompok dan administrasi secara sederhana. Dana Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) adalah dana yang disediakan untuk mendanai kegiatan Simpan Pinjam Kelompok Perempuan (SPP) per kecamatan maksimal 25 % dari alokasi BLM.3. − Bentuk Kegiatan Bentuk kegiatan SPP adalah memberikan dana pinjaman sebagai tambahan modal kerja bagi kelompok kaum perempuan yang mempunyai pengelolaan dana simpanan dan pengelolaan dana pinjaman.

PERDESAAN .4. Proses kategorisasi kelompok mengacu pada ketentuan kategori perkembangan kelompok. b. Menyiapkan daftar pemanfaat setiap kelompok beserta jumlah kebutuhan dan Daftar rumah tangga miskin yang akan menjadi pemanfaat. c. Mekanisme Pengelolaan Mekanisme tetap mengacu pada alur kegiatan program akan tetapi perlu memberikan beberapa penjelasan dalan tahapan sebagai berikut : a. MAD Sosialisasi Dalam MAD Sosialisasi dilakukan sosialisasi Ketentuan dan Persyaratan untuk kegiatan SPP sehingga pelaku-pelaku tingkat desa memahami adanya kegiatan SPP dan dapat memanfaatkan.4. Musdes Sosialisasi Dalam Musdes Sosialisasi dilakukan sosialisasi Ketentuan dan Persyaratan untuk kegiatan SPP di tingkat desa sehingga pelaku-pelaku tingkat desa memahami adanya kegiatan SPP dan melakukan persiapan proses lanjutan. Kader melakukan identifikasi perkembangan kelompok SPP dan melakukan kategorisasi kelompok yang terdiri dari: Kelompok Pemula. Hasil musyawarah dusun dituangkan dalam berita acara dilampiri: 1) Daftar kelompok yang diidentifikasi.5. 2) Kelompok SPP dengan daftar pemanfaat yang diusulkan. Kelompok Berkembang dan Kelompok Siap. − ___________________________________________________________________________ 93 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Musyawarah Dusun Proses identifikasi kelompok melalui musyawarah di dengan proses sebagai berikut : − dusun/kampung Identifikasi kelompok sesuai dengan ketentuan tersebut di atas termasuk kondisi anggota. − rumah tangga miskin yang belum menjadi anggota kelompok agar dilakukan tawaran dan fasilitasi untuk menjadi anggota kelompok sehingga dapat menjadi pemanfaat.

manajemen. Assets . Musyawarah Desa dan MKP Musyawarah ini merupakan tahapan seleksi di tingkat desa adalah: − Penentuan Usulan Desa untuk kegiatan SPP melalui keputusan Musyawarah Khusus perempuan (MKP). kondisi operasional.PERDESAAN . − − − e. Perhitungan Rencana Kebutuhan Dana. 4) Rekap kebutuhan pemanfaat. Verifikasi Hal-hal yang harus diperhatikan dalam proses verifikasi kegiatan SPP adalah : − Penetapan Formulir Verifikasi. d. kualitas pinjaman.3) Peta sosial dan peta rumah tangga miskin. Rencana Usaha dalam satu tahun yang akan datang. pendapatan dan likuiditas. ___________________________________________________________________________ 94 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Penetapan formulir verifikasi merupakan proses penyesuaian dengan contoh format formulir yang telah tersedia. 3) Daftar calon pemanfaat untuk dana yang diusulkan dilengkapi dengan peta sosial dan peta rumah tangga miskin. Dalam penulisan usulan SPP paling tidak harus memuat hal sebagai berikut : 1) Sekilas kondisi kelompok SPP 2) Gambaran Kegiatan dan Rencana yang menjelaskan kondisi anggota. Hasil keputusan diajukan berdasarkan seluruh kelompok yang diusulkan dalam paket usulan desa. Earning dan Liquidity) yaitu : penilaian tentang permodalan. Contoh format formulir masih harus disesuaikan dengan kondisi lokal namun tidak mengurangi prinsip dasar penilaian dengan model CAMEL (Capital. kondisi Permodalan. Penulisan Usulan kelompok adalah tahapan yang menghasilkan proposal kelompok yang akan dikompetesikan di tingkat kecamatan. kualitas pinjaman. Hasil keputusan dalam MKP merupakan usulan desa untuk kegiatan SPP. Contoh Formulir ada di formulir PTO. Management.

− Proses Pelaksanaan Verifikasi Verifikasi kelompok SPP mencakup beberapa hal sebagai berikut : 1) Pengalaman Kegiatan Simpan Pinjam 2) Persyaratan Kelompok 3) Kondisi Kegiatan Simpan Pinjam.PERDESAAN . ___________________________________________________________________________ 95 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . 6) Penilaian Kategorisasi Kelompok. dengan penilaian :      Permodalan Kualitas Pinjaman Administrasi dan Pengelolaan Pendapatan Likuiditas (pendanaan jangka pendek) 4) Penilaian khusus rencana kegiatan. 5) Jumlah rumah tangga miskin sebagai calon pemanfaat diverifikasi dengan daftar rumah tangga miskin.

Kategorisasi Tingkat Perkembangan Kelompok : Tabel Indikator Perkembangan Kelompok SPP Indikator Nilai = 1 Nilai = 2 Ikatan pemersatu kegiatan kemasyarakatan / ekonomi/ simpan pinjam kurang dari satu tahun Mempunyai kegiatan tetapi belum terencana dengan baik Nilai = 3 Ikatan pemersatu kegiatan simpan pinjam antara satu tahun sampai tiga tahun Nilai = 4 Ikatan pemersatu Ikatan pemersatu adalah domisili atau geografis atau keluarga Ikatan pemersatu kegiatan simpan pinjam lebih dari 3 tahun Kegiatan anggota untuk tujuan bersama Belum mempunyai kegiatan secara rutin Mempunyai kegiatan simpan pinjam yang masih berjalan dengan baik. iuran sukarela dan simpanan sebagai modal usaha kelompok Pengurus Belum mempunyai pengurus yang disepakati oleh anggota Pengurus belum mempunyai pertemuan tetapi belum secara rutin Pengurus mempunyai pertemuan rutin tetapi belum mempunyai agenda pertemuan terencana Mempunyai aturan tertulis tetapi belum seluruhnya dilaksanakan Aturan kelompok Belum ada kesepakatan untuk mencapai tujuan bersama Mempunyai kesepakatan untuk mencapai tujuan bersama tetapi tidak secara tertulis Mempunyai iuran tetapi belum mencukupi untuk operasional kelompok Iuran anggota Belum mempunyai iuran anggota secara wajib/tetap Mempunyai iuran wajib dan sukarela untuk operasional kelompok ___________________________________________________________________________ 96 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI .PERDESAAN . Mempunyai AD/ART yang telah dilaksanakan dengan baik Mempunyai iuran wajib . Mempunyai kegiatan simpan pinjam yang terus berkembang dengan baik Pengurus mempunyai pertemuan rutin dan mempunyai agenda pertemuan yang terencana dengan baik.

MAD Prioritas Usulan.Tabel Indikator Perkembangan Kelompok SPP Indikator Nilai = 1 Nilai = 2 Nilai = 3 Mempunyai administrasi tertulis dan mempunyai laporan tertulis tetapi belum secara rutin dipertanggungjawabkan Nilai = 4 Mempunyai administrasi tertulis dan mempunyai laporan tertulis dan secara rutin dipertanggungjawabkan Administrasi kelompok Belum mempunyai administrasi secara tertulis Mempunyai administrasi tertulis tetapi belum mempunyai laporan tertulis Dengan memperhatikan indikator-indikator tersebut di atas dan memberikan nilai pada setiap indikator kemudian menjumlahkan nilai maka terhadap kelompok dapat dikategorisasi menjadi : − Kelompok Pemula adalah jika hasil penjumlahan nilai tipa-tiap indikator sampai dengan 9 (sembilan). keterlibatan rumah tangga miskin sebagai pemanfaat. Pembuatan Berita Acara (BA) Hasil Verifikasi. Dalam tahapan prioritas kebutuhan ini menilai usulan-usulan kelompok yang tergabung dalam paket usulan desa. Prioritas penilaian ditekankan pada kelompok yang lebih mengutamakan calon pemanfaat kategori rumah tangga miskin. Kelompok Berkembang adalah jika hasil penjumlahan nilai tiap-tiap indikator antara 10 (sepuluh) sampai dengan 18 (delapan belas) Kelompok Siap/Matang adalah jika hasil penjumlahan nilai tiap-tiap indikator diatas 18 (delapan belas) − − 7). Tahapan ini merupakan tahapan evaluasi akhir dengan model prioritas kebutuhan dengan mempertimbangkan hasil verifikasi. dalam BA tersebut mencantumkan rekomendasi rekomendasi termasuk jumlah usulan kelompok apakah sudah dalam kewajaran. Penilaian dilakukan dengan basis usulan kelompok sehingga jika ada kelompok yang tidak layak maka tidak ___________________________________________________________________________ 97 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI .PERDESAAN . dan kategorisasi perkembangan kelompok f.

Penetapan persyaratan pinjaman yang tertuang dalam Perjanjian Pinjaman paling tidak mencakup hal-hal : ___________________________________________________________________________ 98 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Bagi kecamatan yang telah mengelola dana bergulir maka pada MAD ini dapat juga dilakukan proses MAD Perguliran. dimungkinkan adanya kelompok yang didanai sesuai dengan MAD Prioritas Usulan mengundurkan diri sehingga peringkat selanjutnya yang akan menerima. Pertimbangan lain yang mendukung pengurangan jumlah rumah tangga miskin dan peningkatan kesempatan kerja/usaha. jika terjadi tidak sama jumlah kebutuhan pada kelompok terakhir maka agar diputuskan melalui musyawarah. MAD Penetapan Usulan Pada tahapan ini keputusan pendanaan mencakup penentuan pendanaan usulan dengan menentukan kelompok-kelompok yang telah memenuhi syarat pemeringkatan dapat didanai dengan dana BLM. − g. Dalam MAD penetapan usulan ini.secara otomatis menggugurkan paket usulan desa tersebut. sehingga ranking prioritas yang diperoleh merupakan peringkat kelompok bukan peringkat paket usulan desa atau desa. kelompok yang dianggap layak tetap mendapatkan pendanaan sampai jumlah kuota BLM terpenuhi. Untuk kelompok yang layak dan akan didanai BLM. Prioritas kebutuhan kelompok SPP agar mempertimbangkan : − − − Keterlibatan rumah tangga miskin sebagai anggota dan pemanfaat Kategori tingkat perkembangan kelompok Hasil Penilaian kelayakan kelompok pengusul yang dituangkan dalam Berita Acara TIM Verifikasi. h.PERDESAAN . tahap selanjutnya adalah melakukan penyempurnaan dokumen usulan misalnya: KTP dan Perjanjian Pinjaman. Penetapan Persyaratan. Hasil pemeringkatan kelompok SPP sudah dapat menunjukkan kebutuhan pendanaan BLM untuk SPP sehingga sudah dapat ditentukan kelompokkelompok layak yang akan didanai dari BLM. Pemeringkatan dilakukan pada seluruh kelompok SPP tanpa memperhatikan asal desanya.

Angsuran langsung dari kelompok ke UPK. Pengelolaan Proposal Penulisan Usulan dengan peta sosial. Tujuan kuitansi ini adalah kelompok telah menerima langsung dari UPK dan selanjutnya mengembalikan kepada UPK.− Penentuan jasa pinjaman dengan ketentuan: Besar jasa pinjaman ditentukan berdasarkan bunga pasar untuk pinjaman pada lembaga keuangan pada wilayah masing-masing. SPPB. − − − − j. Sistem perhitungan jasa pinjaman menurun atau tetap. Pengelolaan dokumen penyaluran : kuitansi. Dalam saat yang bersamaan ketua TPK memberikan dana SPP setelah dikurangi Operasional UPK 2% dan Operasional Desa 3% dengan Bukti Kuitansi yang ditandatangani oleh Ketua Kelompok sebagai penerima dan UPK sebagai Pengelola Kegiatan. Buku Kas Harian SPP. − − − i. Pengelolaan Dokumen dan Administrasi di UPK Pengelolaan kegiatan di tingkat UPK meliputi : − Pengelolaan Dokumen UPK mencakup beberapa hal sebagai berikut : Pengelolaan data kelompok dan peminjam/pemanfaat. 99 − ___________________________________________________________________________ Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Kelompok menyerahkan kuitansi/tanda terima uang per pemanfaat kepada UPK. Kartu pinjaman. Buku Bantu Bank SPP. Jangka waktu pinjaman sumber dana BLM maksimal 12 bulan Jadwal angsuran dana BLM paling tidak diangsur 3 kali angsuran dalam 12 bulan dengan memperhatikan dengan siklus usaha baik pada tingkat pemanfaat maupun tingkat kelompok.PERDESAAN . Kelompok membuat Perjanjian Pinjaman dengan UPK sebagai lampiran kuitansi penerimaan dana. Pencairan Dana : Ketentuan pencairan dana BLM dengan ketentuan sebagai berikut : − Pencairan melalui desa sesuai dengan ketentuan program dilampiri SPPB dengan bukti penyaluran KW2. Pencairan dilakukan sekaligus (100%) pada setiap kelompok. Pengelolaan Administrasi meliputi: Rekening Pengembalian SPP.

Penguatan kelembagaan baik dalam aspek permodalan ataupun kelembagaan kelompok. 3. Adanya dana kegiatan SPP yang produktif dan bertambah jumlahnya untuk penyediaan kebutuhan pendanaan masyarakat miskin. Daftar tunggu ini ditetapkan dengan Berita Acara. Penetapan Daftar Tunggu Usulan kegiatan kelompok SPP yang belum terdanai oleh BLM tetapi telah dianggap layak dapat didanai dengan dana bergulir. Pengelolaan Dokumen dan Administrasi di Kelompok Hal-hal yang dikelola ditingkat kelompok meliputi: data-data peminjam.PERDESAAN 10 0 . Necara. Jika dana bergulir tidak mencukupi maka kelompok layak dapat ditetapkan sebagai kelompok tunggu yang dilaporkan dalam daftar tunggu kelompok. Laporan Perkembangan Pinjaman – SPP. l. Pelestarian Dan Pengembangan Kegiatan Pelestarian kegiatan SPP mengacu pada ketentuan pengelolaan dana bergulir dengan mempertimbangkan ketentuan akses BLM yang telah disepakati dalam MAD yang mencakup : − Pelestarian Kegiatan Dasar-dasar dalam rangka mewujudkan pelestarian kegiatan adalah : 1.Perdesaan terutama keberpihakan kepada orang miskin dan transparansi. k. 2. Adanya pelestarian prinsip PNPM Mandiri . 4.− Pengelolaan Pelaporan sebagai berikut : Laporan Realisasi Penyaluran. Pengembangan permodalan. m. Laporan Operasional. Laporan Kolektibilitas – SPP. administrasi penyaluran dan pengembalian/kartu pinjaman pemanfaat dan administrasi pinjaman pemanfaat. Pengembangan layanan kepada masyarakat 5. Selain menetapkan daftar tunggu juga menetapkan mekanisme dan persyaratan dalam pendanaan kelompok yang termasuk daftar tunggu. administrasi realisasi pengembalian pinjaman ke UPK. ___________________________________________________________________________ Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . dokumen pendanaan/kuitansi di kelompok maupun pemanfaat.

Pengembangan kelembagaan kelompok SPP. akuntabel sehingga mampu menarik minat kerja sama lembaga lain sebagai lembaga penyalur dan pengelola pinjaman.PERDESAAN 10 1 . secara badan hukum dapat menjadi Koperasi Simpan Pinjam. ___________________________________________________________________________ Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI .− Pengembangan Kelompok Pengembangan kelompok SPP diarahkan sebagai lembaga pengelola simpanan dan pinjaman yang profesional. Fasilitasi pengembangan kelompok dapat didasarkan pada tingkat perkembangan kelompok maupun fungsi kelompok yang dijelaskan dalam Pengelolaan Dana Bergulir.

Pencairan. Penulisan Usulan Dan Paket Usulan Desa Persiapan Persiapan Penyaluran Penyaluran RPD.PERDESAAN Penyempurnaan Dokumen Usulan SPP yang akan didanai 10 2 .dan LPD kegiatan Verifikasi Verifikasi Usulan Usulan MAD Prioritas Usulan MAD Musdes Penetapan Usulan Informasi Hasil MAD MAD Perguliran ___________________________________________________________________________ Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Pelaksanaan.ALUR KEGIATAN SPP MAD Sosialisasi Musdes Sosialisasi MUSYAWARAH DUSUN PENGEMBALIAN SPP DAN PENGELOLAAN DANA BERGULIR SUPERVISI DAN MONITORING Pertemuan Penggalian Pertemuan Penggalian gagasan dan identifikasi gagasan dan identifikasi Kelompok SPP Kelompok SPP Musyawarah Desa Musyawarah Khusus Perempuan Musdes Pertanggungjawaban (Seleksi Kelompok) Penetapan.

PERDESAAN 10 3 .___________________________________________________________________________ Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful