P. 1
PENJELASAN Jenis Dan Proses Pelaksanaan

PENJELASAN Jenis Dan Proses Pelaksanaan

|Views: 103|Likes:
Published by oИaЯ LièuЯ
Jenis Dan Proses Pelaksanaan
Jenis Dan Proses Pelaksanaan

More info:

Published by: oИaЯ LièuЯ on Sep 05, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/05/2014

pdf

text

original

Sections

  • 4.1.1.Dasar Pemikiran
  • 4.1.3.Sasaran dan Jenis Kegiatan
  • 4.1.4.Mekanisme Pengelolaan Kegiatan
  • -Survei dan Pengukuran
  • -Desain
  • -Gambar
  • -Perhitungan Pekerjaan
  • -Survei Sumber Material
  • -Survei Harga
  • -Rencana Anggaran Biaya (RAB)
  • -Persiapan Pelaksanaan Kegiatan Konstruksi
  • Contoh: Survei Harga Bahan dan Alat
  • Form PTO – Sertifikat Penerimaan Pekerjaan
  • 4.2.KEGIATAN BIDANG PELAYANAN PENDIDIKAN
  • 4.2.6.PENGEMBANGAN DAN KEBERLANJUTAN
  • 4.3.BIDANG LAYANAN KESEHATAN
  • KEGIATAN PENINGKATAN KAPASITAS/ KETERAMPILAN KELOMPOK EKONOMI
  • 4.5.KEGIATAN SIMPAN PINJAM UNTUK KELOMPOK PEREMPUAN (SPP)

PENJELASAN IV JENIS DAN PROSES PELAKSANAAN BIDANG KEGIATAN

Lingkup Kegiatan PNPM Mandiri Perdesaan pada prinsipnya adalah peningkatan kesejahteraan dan kesempatan kerja masyarakat miskin perdesaan secara mandiri melalui peningkatan partisipasi masyarakat (terutama masyarakat miskin, kelompok perempuan dan komunitas/kelompok yang terpinggirkan), meningkatnya kapasitas kelembagaan masyarakat dan pemerintah, meningkatnya modal sosial masyarakat serta inovasi dan pemanfaatan teknologi tepat guna.

Usulan kegiatan yang dapat didanai dalam PNPM Mandiri Perdesaan dapat diklasifikasikan atas 4 jenis kegiatan yang meliputi : (1) kegiatan pembangunan atau perbaikan prasarana sarana dasar yang dapat memberikan manfaat jangka pendek maupun jangka panjang secara ekonomi bagi masyarakat miskin atau rumah tangga miskin, (2) peningkatan bidang pelayanan kesehatan dan pendidikan termasuk kegiatan pelatihan pengembangan ketrampilan masyarakat, (3) Kegiatan peningkatan kapasitas/ketrampilan kelompok usaha ekonomi terutama bagi kelompok usaha yang berkaitan dengan produksi berbasis sumber daya lokal. 4) Penambahan permodalan Simpan Pinjam untuk kelompok Perempuan (SPP)

Penentuan skala prioritas pendanaan kegiatan dilakukan masyarakat dalam musyawarah antar desa dengan menetapkan sejumlah kriteria yang meliputi aspek manfaat, berdampak terhadap peningkatan kesejateraan, dapat dikerjakan masyarakat, didukung sumber daya yang ada dan upaya pelestarian kegiatan.

Prasarana dan sarana yang dipilih harus mendukung pengembangan kegiatan ekonomi masyarakat atau peningkatan kesejahteraan masyarakat perdesaan dalam bidang kesehatan dan pendidikan. PNPM Mandiri Perdesaan tidak diperbolehkan untuk membiayai beberapa kegiatan sebagaimana dicantumkan dalam daftar larangan (negative list). Pelarangan ini didasarkan atas komitmen Pemerintah Repuplik Indonesia untuk mendukung pelestarian lingkungan hidup, perlindungan hak anak, dan lebih memberikan perhatian kepada masyarakat umum terutama masyarakat miskin.

Berikut penjelasan secara lengkap tentang daftar larangan dimaksud : a. Pembiayaan seluruh kegiatan yang berkaitan dengan militer atau angkatan bersenjata, pembiayaan kegiatan politik praktis/partai politik,
___________________________________________________________________________
1 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI - PERDESAAN

Kegiatan ini dilarang dengan alasan bahwa hanya menguntungkan kelompok tertentu saja dan jika dilakukan masyarakat umum dapat melanggar hukum dan mengganggu keamanan umum.

b. Pembangunan/rehabilitasi bangunan kantor pemerintah dan tempat Ibadah, Pembangunan kantor pemerintah adalah tanggung jawab Pemerintah, sedangkan tempat ibadah terbatas hanya untuk golongan tertentu saja atau kelompok agama tertentu saja, padahal dalam satu desa dan kecamatan terdiri dari beberapa pemeluk agama. Sasaran PNPM adalah seluruh penduduk yang ada di desa atau kecamatan lokasi program.

c. Pembelian chainsaw, senjata, bahan peledak, asbes dan bahan-bahan lain yang merusak lingkungan (pestisida, herbisida, obat-obat terlarang dan lain-lain.), PNPM Mandiri Perdesaan mendukung pelestarian alam dan melarang pembelian alat dan bahan yang dapat merusak alam. Seperti chainshaw biasa dipakai untuk menebang pohon di hutan, bahan peledak alam mengganggu keamanan dan kerusakan lingkungan, asbes dapat mengganggu kesehatan antara lain menjadi penyebab kanker paru-paru. Pestisida serta sejenisnya dapat merusak ekosistem dan kesehatan manusia. d. Pembelian kapal ikan yang berbobot di atas 10 ton dan perlengkapannya, Kapal dengan kapasitas besar cenderung melakukan penangkapan ikan secara besarbesaran. Perilaku ini dapat mengganggu keseimbangan ekosistem laut. Alat penangkapan ikan yang sering dipakai pada kapal berkapasitas besar kebanyakan menggunakan pukat harimau. Alat ini sangat merusak biota laut terutama terumbu karang yang menjadi sumber makanann ikan. Karena dampak dari pengadaan kapal ini cenderung merusak lingkungan maka PNPM Mandiri Perdesaan melarang untuk membiayai pembelian kapal jenis ini.

e. Pembiayaan gaji pegawai negeri, Dana Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) PNPM Mandiri Perdesaan tidak boleh untuk membiayai gaji/honor Pegawai Negeri karena mereka sudah mendapatkan alokasi gaji dari pemerintah.

f.

Pembiayaan kegiatan yang memperkerjakan anak-anak di bawah usia kerja, Pemerintah Indonesia turut meratifikasi konvensi hak anak PBB. Batasan anak berdasarkan Undang-Undang Perlindungan anak adalah di bawah 18 tahun. Oleh karena itu PNPM Mandiri Perdesaan dilarang dengan tegas mendanai kegiatan-kegiatan yang mempekerjakan anak-anak.

___________________________________________________________________________
2 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI - PERDESAAN

g. Kegiatan yang berkaitan dengan produksi, penyimpanan, atau penjualan barang-barang yang mengandung tembakau, PNPM Mandiri Perdesaan dan Pemerintah Indonesia turut mendukung kesepakatan internasional untuk memerangi zat adiktif (zat yang menimbulkan kecanduan dan merusak kesehatan) seperti tembakau, narkotika, dan obat terlarang lainnya. Sehingga PNPM Mandiri Perdesaan tidak membiayai kegiatan apapun juga yang berkaitan dengan tembakau secara khusus dan zat adiktif lainnya.

h. Kegiatan yang berkaitan dengan aktivitas perlindungan alam pada lokasi yang telah ditetapkan sebagai cagar alam, kecuali ada ijin tertulis dari instansi yang mengelola lokasi tersebut, PNPM Mandiri Perdesaan tidak membiayai kegiatan di lokasi perlindungan alam karena turut mendukung pelestarian alam sebagaimana yang telah di atur di dalam UndangUndang.

i.

Kegiatan pengolahan tambang atau pengambilan terumbu karang, PNPM Mandiri Perdesaan melarang untuk membiayai pengolahan tambang dan pengambilan terumbu karang karena kegiatan ini cenderung merusak alam. Kegiatan penambangan yang dilakukan oleh masyarakat cenderung tanpa memperhatikan dampak dari kerusakan alam tanpa rencana perbaikan atas kerusakan lingkungan yang terjadi.

j.

Kegiatan yang berhubungan pengelolaan sumber daya air dari sungai yang mengalir dari atau menuju negara lain, Pengelolaan sumber daya air sungai yang menuju ke negara lain memerlukan persyaratan tertentu yang cukup sulit untuk dikerjakan atau dipenuhi oleh masyarakat. Persyaratan- persyaratan ini diberlakukan agar tidak merugikan warga negara tetangga atau untuk menghindari keluhan dari negara tetangga.

k. Kegiatan yang berkaitan dengan pemindahan jalur sungai, Pemindahan jalur sungai memerlukan perencanaan yang komprehensif. Perencanaan yang matang ini dimaksudkan untuk mengeliminir dampak yang akan terjadi. Perencanaan dan analisis dampak lingkungan memerlukan ketrampilan-ketrampilan khusus. Mandiri Perdesaan melarang masyarakat untuk melakukan kegiatan ini sekaligus untuk mencegah terjadinya kerusakan lingkungan yang lebih parah.
___________________________________________________________________________
3 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI - PERDESAAN

maka perlu ada perencanaan dan analisis dampak lingkungan yang sangat cermat. n. Kegiatan pembangunan bendungan atau penampungan air dengan kapasitas besar.PERDESAAN . Kegiatan ini memakan biaya yang sangat besar yang mungkin melebihi bantuan PNPM Mandiri Perdesaan per kecamatan.000 meter kubik. Pembangunan jaringan irigasi baru yang luasnya lebih dari 50 Ha Kegiatan ini memerlukan perencanaan yang memiliki tingkat ketelitian cukup tinggi. Kegiatan ini sudah memerlukan teknis khusus. Karena dampaknya yang sangat luas dan rumit. ___________________________________________________________________________ 4 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . apalagi dapat berdampak pada kerusakan lingkungan yang bisa mengganggu kegiatan perkonomian suatu wilayah. Kegiatan reklamasi daratan yang luasnya lebih dari 50 ha dapat berdampak pada perubahan ekosistem. Tanpa perencanaan yang baik risiko gagal sangat tinggi. Mengingat tingkat kesulitannya cukup tinggi PNPM Mandiri Perdesaan melarang masyarakat untuk mengajukan kegiatan ini. Hal ini dimungkinkan sangat sulit dapat dilakukan oleh masyarakat. tenaga khusus. Mengingat tingkat kesulitannya cukup tinggi PNPM Mandiri Perdesaan tidak mengijinkan masyarakat untuk mengajukan usulan ini m. Kegiatan yang berkaitan dengan reklamasi daratan yang luasnya lebih dari 50 hektar (Ha).l. Kapasitas sebesar ini memerlukan lahan yang cukup luas serta memungkinkan ada proses ganti rugi lahan. dan perencanaan kegiatan yang detail. lebih dari 10.

namun lebih dimaksudkan menyiapkan tatanan sosial masyarakat yang lebih baik sekaligus memberdayakannya agar mampu mengakses manfaat program fisik secara optimal bagi perbaikan pendidikan. kesehatan dan ekonom. Tujuan Khusus ___________________________________________________________________________ 5 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI .PERDESAAN . Penentuan skala prioritas pendanaan kegiatan dilakukan masyarakat dalam musyawarah antar desa dengan mengacu pada sejumlah kriteria yang meliputi: a. Tujuan a.4. d. 4. c. Manfaat.1. b. Upaya pelestarian kegiatan.1.1. e. Didukung oleh sumber daya. serta peningkatan penyediaan prasarana dan sarana sosial ekonomi sesuai dengan kebutuhan masyarakat sebagai bagian dari upaya mempercepat penanggulangan kemiskinan. Mendesak untuk dilaksanakan. Dasar Pemikiran Prasarana dan sarana di Indonesia dibutuhkan oleh masyarakat untuk membuka akses informasi dan pemasaran terutama di daerah tertinggal/terpencil.2.1. Meskipun demikian eksistensi program bukan hanya sebatas membangun program fisik. Keberpihakan kepada rumah tangga miskin. serta f. Bidang Prasarana 4. Aspek teknis. Tujuan Umum Secara umum tujuan pembangunan prasarana dan sarana adalah pengembangan kemandirian masyarakat melalui peningkatan kapasitas masyarakat dan kelembagaan dalam penyelenggaraan pembangunan desa dan atau antar desa. b.

dilakukan identifikasi dan pendaftaran calon tenaga kerja dengan menggunakan Form PTO – Pendaftaran Tenaga Kerja (Form A) yang berfungsi untuk memilah status calon tenaga kerja. Sasaran Program Peningkatan Pendapatan Masyarakat Peningkatan pendapatan masyarakat dalam kegiatan prasarana dilakukan dengan memberi kesempatan kerja bagi masyarakat namun memprioritaskan bagi rumah tangga miskin : 1) Pada tahap persiapan pelaksanaan kegiatan. perhatian/dukungan masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan.3. − 4. Tenaga kerja dari luar hanya diperbolehkan keterampilan yang dibutuhkan tidak tersedia di desa. Sebanyak mungkin melibatkan tenaga kerja desa setempat untuk ikut partisipasi sehingga akan memperoleh upah dari pekerjaan maupun upah pengumpulan bahan.PERDESAAN . terutama bagi rumah tangga miskin.1. Meningkatkan kepedulian. apabila ___________________________________________________________________________ 6 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . dalam teknis pelaksanaan.Membangun prasarana pendukung bagi desa-desa yang membutuhkan. Meningkatkan sederhana. Sasaran dan Jenis Kegiatan a. pengendalian. Meningkatkan keterampilan masyarakat desa dalam perencanaan. diperuntukkan : − Menciptakan lapangan kerja di desa. dalam pengelolaan kegiatan. pelaksanaan. monitoring dan pemeliharaan prasarana. kualitas kegiatan dengan dan keikutsertaan − − penggunaan teknologi − Meningkatkan kapasitas Tim Pengelola Kegiatan dan atau Tim Pelaksana Pemeliharaan Prasarana.

Pengutamaan penggunaan bahan lokal. Meningkatkan keahlian masyarakat terutama dalam bidang teknis dan administrasi kegiatan prasarana Mengefektifkan lembaga-lembaga yang ada di desa.2) Pencatatan rumah tangga miskin yang aktif dalam kegiatan prasarana dan pendapatan yang diterima dihitung berdasar jumlah Hari Orang Kerja (HOK). 4) Sejauh mungkin memanfaatkan potensi sumber daya lokal. 3) Bahan yang diambil setempat akan memberi kesempatan kerja bagi masyarakat setempat dan identifikasi sumber bahan untuk kegiatan desa yang akan datang. termasuk pemeliharaan. Dengan penggunaan tenaga dan bahan lokal. Memperoleh kualitas desain dan pekerjaan yang sesuai dengan standar teknis dan biaya yang efisien ii. 2) Usulan didasarkan pada pandangan masa depan yang dihasilkan secara musyawarah. dengan harapan jumlah modal yang ada di desa meningkat. baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia setempat. baik formal maupun informal. tetapi sepanjang masih memenuhi standar teknis. Kemungkinan kualitas bahan lokal yang ada tidak sebagus bahan dari luar. ___________________________________________________________________________ 7 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . uang tetap berputar di dalam desa sendiri. - Peningkatan Partisipasi Masyarakat Dalam Kegiatan Prasarana Peningkatan partisipasi masyarakat pada kegiatan prasarana dan sarana bagi pelaku PNPM Mandiri Perdesaan Perdesaan. 3) Kegiatan yang dibangun tidak boleh ada dampak yang merusak lingkungan dan merugikan masyarakat. iii. maka bahan lokal tersebut perlu dimanfaatkan.PERDESAAN . dan jumlah angkatan kerja. harus mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut: 1) Metode perencanaan dan pelaksanaan kegiatan harus difokuskan untuk menumbuhkan rasa memiliki oleh masyarakat yaitu : i. dengan mengutamakan manfaat bagi rumah tangga miskin.

dan mudah direvisi dengan alasan yang kuat. FT-Kec. Setiap pekerja harus menerima upah secara utuh. supaya dapat dikerjakan oleh masyarakat setempat sehingga tidak perlu mendatangkan ahli atau peralatan dari luar. 8) Pemeliharaan prasarana dan sarana yang telah dibangun menjadi tanggung jawab masyarakat bersama pemerintah desa.5) Tenaga kerja yang ikut partisipasi dalam kegiatan. dibayar insentif secara penuh.PERDESAAN . 9) Masyarakat harus dilatih untuk memelihara prasarana dan sarana yang telah dibangun. mudah dikelola masyarakat sendiri. Dalam pemilihan teknologi yang akan digunakan. diperlukan pemilihan teknologi yang tepat. 7) Segala informasi tentang perencanaan dan pelaksanaan kegiatan diumumkan dan disampaikan kepada masyarakat seluas-luasnya. meliputi aspek teknik dan dampak lingkungan. pelaksanaan. kemudian setelah itu dapat disumbangkan. 10) Harus terjadi alih teknologi dari FT-Kec kepada masyarakat baik dalam perencanaan. ___________________________________________________________________________ 8 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . KPMD dan masyarakat harus memperhatikan hal-hal di bawah ini: 1) Teknologi dipilih yang sederhana. 6) Sistem perencanaan dan pengelolaan dibuat sederhana. - Peningkatan Pemanfaatan Teknologi Dalam penyusunan perencanaan teknis prasarana. Upah tenaga kerja tidak boleh dipotong dengan alasan apapun. agar mudah dimengerti. Tim Pengelola Kegiatan juga akan mampu mengerjakan kegiatan serupa apabila PNPM Mandiri Perdesaan Perdesaan sudah selesai. melalui pelatihan dengan cara bekerja sambil belajar. dan cara pengelolaan pemeliharaan.

Caranya mengutamakan bahan lokal yang dikumpulkan tenaga lokal yang pembayarannya dengan upah (HOK). sehingga masyarakat dapat membangun prasarana secara optimal. bukan upah buruh.PERDESAAN . 3) Menggunakan teknologi dengan biaya murah tapi awet. Hak memilih tersebut hanya dapat dibatasi apabila pilihannya melanggar aturan atau kriteria. dan jika terpaksa harus membeli bahan dari pemasok maka dilakukan melalui mekanisme pelelangan yang dilakukan secara partisipatif. 4) Pada prinsipnya TPK berhak memilih teknologi yang dipakai asalkan telah dinilai layak secara teknis oleh FT-Kec dan FT-Kab. TPK berhak untuk memilih teknologi lain (non-standar) apabila masih sesuai dengan kriteria PNPM Mandiri Perdesaan. maka biaya yang diberikan kepada tenaga kerja dianggap sebagai perangsang atau insentif. walaupun belum biasa dipakai disekitarnya.Tidak boleh membangun prasarana di luar kemampuan Tim Pengelola Kegiatan (TPK) dan masyarakat. dampak lingkungan. dan kelayakan teknis dan biaya. ___________________________________________________________________________ 9 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Harga bahan harus dicari yang paling rendah yang kualitasnya terpenuhi. kelompok sasaran. yaitu manfaat sosialekonomi. mengingat kebutuhan prasarana perdesaan pada umumnya lebih banyak dibandingkan jumlah bantuan langsung masyarakat (BLM). Harus diingat bahwa prasarana yang dibutuhkan oleh masyarakat dan dibangun untuk kepentingan masyarakat sendiri. Yaitu semua jenis prasarana yang membutuhkan ketelitian dalam perencanaan atau teknologi yang canggih dan memiliki risiko kegagalan konstruksi yang tinggi. sehingga menghasilkan prasarana yang bermutu yang dapat memberi manfaat yang cukup berimbang dengan pengeluaran biaya. 2) Menggunakan teknologi yang tepat. TPK boleh mengambil teknologi yang sudah terbukti berhasil di tempat lain. transparan untuk menghindari kolusi. 5) TPK diharapkan tidak terpaku pada standar teknis. ganti rugi. korupsi serta nepotisme.

2) Tahap pelaksanaan Tahap ini dilakukan penguatan kapasitas kepada TPK. b. Larangan pada umumnya diberikan untuk prasarana yang dianggap kurang sesuai dengan kriteria. Artinya masyarakat dapat mengusulkan apa saja sejauh usulan tersebut tidak termasuk dalam negative list. meliputi: cara melakukan survei. 6) Terbuka menerima masukan teknis dari berbagai sumber. ketua kelompok. KPMD dan masya-rakat yang berminat. tokoh masyarakat dan masyarakat yang terlibat pekerjaan meliputi : cara melaksanakan pekerjaan sesuai standar teknis yang ditentukan (trial). atau di luar kemampuan desa untuk melaksanakan. baik dari instansi terkait.Pada prinsipnya tidak ada larangan mutlak untuk tidak selalu mengikuti petunjuk Teknis. 3) Tahap pemeliharaan Pada tahap ini dilakukan penguatan kepada Tim Pengelola Pemeliharaan Prasarana (TP3) tentang organisasi dan teknis pemeliharaan. lingkungan PNPM Mandiri Perdesaan atau dari luar. Semua usulan masyarakat semestinya sesuai dengan tujuan bidang prasarana dan sarana PNPM ___________________________________________________________________________ 10 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . perencanaan dan penyusunan RAB. pelaksanaan dan pemeliharaan): 1) Tahap perencanaan/desain Pada tahap ini dilakukan penguatan kapasitas kepada TPK. sepanjang memenuhi kriteria PNPM Mandiri Perdesaan. - Peningkatan Kapasitas Masyarakat Peningkatan kapasitas masyarakat dilakukan pada setiap tahapan kegiatan (perencanaan.PERDESAAN . Jenis Kegiatan Kegiatan yang diusulkan untuk bidang prasarana dan sarana bersifat open menu. terlalu mewah.

Mandiri Perdesaan, yaitu benar-benar dibutuhkan masyarakat, diyakini dapat mendukung peningkatan ekonomi, derajat kesehatan, pendidikan dan peningkatan kapasitas masyarakat, serta memperhitungkan aspek keberlanjutan (hasil berkualitas, bermanfaat dan dipelihara).

Contoh jenis prasarana dan sarana yang dapat Mandiri Perdesaan, yaitu: − Jalan, antara lain: 1) Konstruksi perkerasan Telford 2) Konstruksi perkerasan Telasah 3) Konstruksi perkerasan Rabat Beton 4) Konstruksi perkerasan Sirtu 5) Tanah (pembukaan badan jalan) 6) Pengaspalan 7) Saluran Drainase − Jembatan, antara lain: 1) Jembatan Gantung 2) Jembatan Gelagar Baja 3) Jembatan Gelagar Kayu 4) Jembatan Beton 5) Jembatan Lengkung Batu atau Beton 6) Jembatan Banjir limpas − − Pasar, Tempat Pelelangan Ikan Air Bersih, antara lain: 1) PAH (Penampungan Air Hujan) 2) PMA (Perlindungan Mata Air) 3) Sumur bor 4) Sumur gali 5) Penjernihan air

didanai

oleh PNPM

___________________________________________________________________________
11 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI - PERDESAAN

6) Perpipaan − − − − − − MCK (Mandi, Cuci dan Kakus) Tambatan Perahu Rakit Penyeberangan Listrik Pompa air Irigasi, antara lain: 1) Bendung 2) Saluran Irigasi 3) Waduk 4) Tanggul Penahan Banjir − − − Pembangunan atau rehabilitasi gedung sekolah, posyandu, dan TK TPT (Tembok Penahan Tanah) TPI (Tempat Pelelangan Ikan)

4.1.4. Mekanisme Pengelolaan Kegiatan Langkah-langkah proses pelaksanaan kegiatan prasarana dan sarana secara garis besar meliputi penyusunan rencana kegiatan, persiapan pelaksanaan, dan pelaksanaan.

a. Perencanaan Kegiatan Prasarana Proses penyusunan rencana kegiatan prasarana dan sarana dimulai dari persiapan survei hingga pembuatan RAB.

FT-Kab harus mengendalikan waktu yang diperlukan untuk proses perencanaan ini. Pelaku utama dalam proses ini adalah TPK, KPMD, Pendamping Lokal dan masyarakat yang berminat untuk belajar, dibantu oleh FT-Kec.
___________________________________________________________________________
12 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI - PERDESAAN

Penyusunan perencanaan kegiatan prasarana dimulai dari usulan desa yang mendapat ranking dan setelah mendapatkan nilai RAB yang pasti, dilanjutkan ke usulan ranking berikutnya. Demikian seterusnya dan berhenti bila dana bantuan yang dialokasikan untuk kegiatan per kecamatan, sudah teralokasikan semua.

-

Survei dan Pengukuran Sebelum melakukan survei, KPMD, TPK/TPU dan masyarakat serta Kades/BPD yang berminat, diberkan pelatihan dan penjelasan mengenai: 1) Jadwal dan rencana survei. 2) Cara pengunaan format survei dan pengukuran antara lain SAP, VAP, MAP, Lembar Perhitungan (take-off sheet), dan sketsa lapangan. 3) Pengenalan peralatan yang dibutuhkan seperti patok, palu, meteran, slang, clinometer, kompas, bak ukur, format, alat tulis. 4) Cara penggunaan alat yang akan digunakan antara lain clinometer, kompas, dan leveling. 5) Pembagian tugas personil yang akan turut dalam survei.

Setelah mendapat pelatihan peninjauan lapangan untuk:

dan

penjelasan,

acara

dilanjutkan

1) Mengamati kondisi lingkungan. 2) Memilih tata letak konstruksi di lapangan. 3) Melihat tingkat kebutuhan pelayanan. 4) Jika ternyata lokasi tidak layak secara teknis, maka dicari alternatif yang layak. Apabila tidak ada alternatif yang layak, maka usulan ini dianggap batal/gugur.

Hasil tinjauan lapangan pra survei digunakan untuk memilih jenis konstruksi dengan prinsip sebagai berikut: 1) Sedapat mungkin konstruksinya sederhana dan harganya murah. 2) Sebanyak mungkin menggunakan tenaga dan material lokal.
___________________________________________________________________________
13 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI - PERDESAAN

PERDESAAN . ukuran letak dengan bangunan lain. alat. air tanah. 4) Membuat sketsa hasil perhitungan. material yang ada. dan sebagainya. - Desain Desain dilakukan berdasarkan hasil survei dan pengukuran serta tinjauan lapangan sebelum pra survei. kekuatan. 5) Mudah dalam pengadaan/mobilisasi material. 3) Menentukan spesifikasi teknis dan dimensi (ukuran) sesuai dengan kebutuhan seperti. seperti survei antar patok (SAP). dan tenaga. ___________________________________________________________________________ 14 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . kedalaman tanah keras. 4) Kuat dan tahan lama.3) Dapat dioperasikan dan dipelihara oleh masyarakat dengan biaya murah. hutan. 2) Kondisi lingkungan calon prasarana seperti jenis tanah. Setelah konstruksi dipilih dengan mempertimbangkan prinsip-prinsip di atas maka pengukuran dan survei detail dapat dilakukan. saluran air. sawah. topografi. sungai. Hal-hal lain yang perlu disurvei karena akan berkaitan dengan desain dan pelaksanaan adalah gambaran lokasi dan lingkungan di sekitar prasarana seperti pemukiman. ketinggian. Hasil pengukuran dimasukan ke dalam format survei. Hal pokok dalam desain meliputi: 1) Menentukan jenis konstruksi dan klasifikasinya 2) Menghitung dimensi konstruksi sesuai dengan klasifikasinya. ukuran. jalan. dan sebagainya. 3) Akses masuk untuk mengangkut material dan peralatan. volume antar patok (VAP) dan Lembar Perhitungan Volume (Take Off Sheet) dan mandays antar patok (MAP). 1) Situasi lokasi dan tata letak prasarana meliputi ukuran letak prasarana. 6) Cocok dengan keadaan setempat. 7) Dapat memberi manfaat yang diinginkan.

Kemiringan punggung jalan minimal 3%. karena sulit dalam pengawasan sambungan.5 m. Diameter gorong-gorong minimal 40 cm.PERDESAAN • • ___________________________________________________________________________ . Minimal 0. • • • Jadi total lebar jalan daerah nomal. 0.Batasan-batasan diperhatikan: 1. Kemiringan bahu jalan minimal 5-6%. sedang Span adalah merupakan lebar bagian dari bentang 3. Lebar selokan minimal 0. • • Bentang adalah merupakan lebar keseluruhan.5 m. Lebar bahu jalan standar 1 m. Jembatan • Panjang jembatan gelagar besi lantai kayu per rentang (span) maksimal 16 m. karena sulit dalam pengawasan mutu beton dan kualitas pondasi.0 m 2.5 m. Jembatan beton pra tekan tidak boleh dipergunakan karena sulit dalam pengawasan pelaksanaan. Minimal 2. Kedalaman selokan min. Air Bersih Sumur Dalam (Sumur Bor) • Harus ada data tentang sumber air di daerah yang bersangkutan dari dinas terkait Terdapat informasi debit air yang mencukupi pemanfaat secara kontinyu dari hasil pengukuran peralatan yang dapat dipertanggungjawabkan Jenis lapisan tanah dan kedalaman sumber air. Panjang bentang jembatan beton (monolit & komposit) total maksimal 6 m. Jalan • atau kaidah teknis desain yang perlu untuk Lebar perkerasan jalan standar 3 m. berkaitan dengan 15 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . minimal = 4.5 m.

detail ukuran. 5) Gambar teknik dan gambar tipikal harus dapat dipakai sebagai acuan dan petunjuk yang jelas dalam pelaksanaan di lapangan. dan kondisi existing. sehingga dapat menunjukkan posisi prasarana terhadap lingkungan makro. dan spesifikasi khusus (misal. - Perhitungan Pekerjaan ___________________________________________________________________________ 16 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . sehingga dapat menunjukkan posisi prasarana terhadap lingkungan mikro. dan tata guna lahan sekitar prasarana.PERDESAAN . - Gambar Gambar yang harus dibuat ada beberapa macam yaitu : 1) Peta desa yang menunjukkan letak prasarana. 3) Gambar teknik meliputi gambar bangunan induk dan bangunan pelengkap yang masing-masing terdiri dari gambar tampak. jarak terhadap patokan ukur. dilengkapi dengan arah mata angin dan tata guna tanah.kelayakan pengeboran • Biaya yang berkaitan hal tersebut di atas menjadi tanggung jawab masyarakat. 2) Peta situasi yang menunjukkan denah/lay-out prasarana. perbandingan campuran beton). Gambar lebih baik sederhana namun jelas serta mudah dimengerti. Gambar teknik harus dilengkapi dengan arah mata angin (untuk tampak atas). potongan. Gambar tidak harus dibuat dengan bentuk standar dengan menggunakan mesin gambar dan juru gambar. dilengkapi dengan arah mata angin dan ukuran pokok prasarana. jenis bahan. 4) Gambar tipikal dipakai bila konstruksi yang akan dibangun bentuknya sama pada sebagian atau keseluruhan pekerjaan. dan detail.

Pekerjaan dihitung berdasarkan gambar yang telah dibuat dan hasil survei. dalam pengisian format ini. dan FT-Kec membantu dengan memberi umpan balik dan bila perlu dengan pertanyaan yang sedikit memancing pemilihan masalah yang paling rawan dan paling sering muncul. Hasil perhitungan ini kemudian digunakan sebagai dasar untuk menghitung kebutuhan bahan. Perlakuan yang disebutkan dalam format ini harus muncul pada gambar desain. KPMD harus membahas bersama masyarakat siapa saja penerima manfaat. dibuatkan daftar warga desa sebagai kelompok penerima manfaat. kemudian ketepatan perlakuan yang direkomendasikan. peran KPMD dan TPK diharapkan sebesar mungkin. tenaga. tenaga.Penanganan Masalah Dampak Negatif Lingkungan. pemakai. Tim Koordinasi PNPM Mandiri Perdesaan serta Misi Bank Dunia. Konsultan Manajemen Provinsi. dan sebagainya). Akan dilihat ketepatan pemilihan masalah dampak. Selama proses pembuatan Desain dan RAB. ___________________________________________________________________________ 17 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . FT-Kec mengisi Form PTO . Format Dampak Lingkungan diisi sebagai bagian inti dari desain yang masuk dalam paket Surat Perjanjian. dan alat. setiap satuan jenis pekerjaan. 3) Menghitung waktu pelaksanaan. 2) Menghitung kebutuhan bahan.PERDESAAN . dan alat untuk setiap jenis pekerjaan dan seluruh pekerjaan. 4) Menghitung penerima manfaat. 5) Jumlah warga desa dan warga desa lain yang memanfaatkan 6) prasarana dihitung. dengan langkah sebagai berikut: 1) Menghitung volume pekerjaan menurut jenisnya (misal: kubikasi pasangan batu. Konsultan Nasional. pengguna dari prasarana yang akan di bangun. Perlu menjadi perhatian bahwa dampak lingkungan merupakan bagian penting dalam pemeriksaan desain dan saat kunjungan ke lapangan oleh FT-Kab. Dalam proposal informasi penerima manfaat ini harus disertakan. Sebaiknya mereka dilatih untuk mengisi blangko. kubikasi galian tanah.

Juga pada saat pelaksanaan. Jika di wilayah kecamatan tidak terdapat material yang memenuhi syarat atau depositnya tidak mencukupi. meliputi: jenis. maka dapat dipergunakan material dari luar. akan dilihat bagaimana tindakan di lapangan: 1) Apakah dilaksanakan sesuai dengan perlakuan yang disarankan? 2) Bagaimana kualitas perlakuan? 3) Apakah berhasil mencegah dampak negatif atau mengurangi kerusakan yang timbul? - Survei Sumber Material Sumber material lokal yang ada di wilayah kecamatan wajib disurvei oleh FT-Kec untuk menentukan layak atau tidaknya material tersebut dan seberapa besar deposit yang ada. kualitas. Material yang dinilai memenuhi syarat oleh FT-Kec perlu diambil sebagai contoh dan ditunjukkan ke TPK. - Survei Harga Sebelum menghitung RAB. Bagi daerah yang sangat sulit misal kepulauan. nama pabrik. kapasitas. (lihat uraian pada Panduan Pelaksanaan Survei Harga Satuan Bahan/Alat. KPMD dan TPK/TPU berkewajiban untuk melakukan survei harga bahan dan peralatan. halaman berikut) minimal di 3 lokasi pemasok yang memenuhi persyaratan.PERDESAAN . sehingga TPK tidak tertipu bila dikirim material yang jelek oleh pemasok/supplier. jika syarat minimal tidak terpenuhi maka harus ada klarifikasi kebenarannya dari FT-Kab secara ___________________________________________________________________________ 18 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . ukuran.

dan alat dengan harga hasil survei. ___________________________________________________________________________ 19 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Nilai RAB didapat dari hasil penjumlahan perkalian antara kebutuhan bahan. 2) Harga bahan.PERDESAAN . Pada saat penetapan dana pada Musyawarah Antar Desa Penetapan Usulan hasil survei harga juga harus ditunjukkan. Untuk menghitung RAB dibutuhkan: 1) Hasil perhitungan kebutuhan bahan. Hasil survei harga tersebut merupakan salah satu dasar untuk menghitung RAB. Di samping itu perlu survei tenaga kerja. Hasil survei harga harus diperiksa oleh FT-Kec dan dinilai kelayakannya oleh FT-Kab pada saat memeriksa desain dan RAB. dan alat (baik beli atau sewa). alat dan tenaga kerja adalah yang harganya paling murah namun kualitasnya memenuhi syarat. - Rencana Anggaran Biaya (RAB) RAB adalah anggaran yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan. dan alat untuk setiap jenis pekerjaan. yang didapat dari hasil survei.tertulis. tenaga. tenaga. tenaga. 3) Biaya umum tiap desa (bukan tiap kegiatan) adalah untuk honor TPK dan administrasi. Prinsip dari pemilihan bahan. Hasil desain dan RAB disosialisasikan ke masyarakat agar masyarakat mengerti tentang pekerjaan bagaimana desain usulan mereka dan berapa besar dana yang dibutuhkan. kemudian ditambah dengan biaya umum. Besarnya biaya tersebut setiap desa maksimal sebesar 3 % dari alokasi dana kegiatan prasarana.

dan test laboratorium (jika dibutuhkan) dapat dikelompokkan dalam kolom alat. Dana yang telah dialokasikan untuk kegiatan prasarana tidak boleh dikurangi atau ditambah untuk alokasi dana kegiatan nonprasarana. Perlu diingat bahwa setiap revisi harus dibicarakan melalui pertemuan desa dan dimusyawarahkan jalan keluarnya. Papan Informasi. 3. jika revisi tidak mungkin harus ditambah dengan swadaya. Jika terdapat sumbangan dari masyarakat yang berpengaruh pada besarnya dana untuk kegiatan prasarana dapat diperhitungkan dan dimasukkan ke dalam RAB. 2. bukan kolom bahan di RAB. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menyusun RAB: 1. Masalah ganti rugi harus diselesaikan oleh masyarakat sendiri.PERDESAAN . Dana untuk kegiatan prasarana tidak boleh digunakan untuk membayar ganti rugi. Rencana pelaksanaan terhadap isi kesanggupan masyarakat yang tercatat pada Berita Acara Kesanggupan Swadaya/ Sumbangan Masyarakat hasil kesepakatan atau musyawarah harus dituntaskan dengan para penyumbang sebelum pembuatan RAB. Bila terjadi kekurangan dana dapat dilakukan revisi. Sebaliknya bila terjadi ada sisa dana tidak boleh dilimpahkan ke kegiatan lain. Sehingga dapat terlihat porsi dana PNPM Mandiri Perdesaan dan porsi sumbangan masyarakat untuk kegiatan prasarana (khusus sumbangan lahan tidak dimasukkan ke RAB tetapi dilaporkan terpisah pada format yang disediakan PTO). Sedangkan untuk pengadaan Papan Proyek. tetapi harus tetap digunakan untuk penyempurnaan dan penambahan kegiatan prasarana tersebut.Biaya pengadaan bahan yang dikumpulkan atau diadakan melalui kegiatan padat karya masyarakat desa dicantumkan pada kolom upah. Jika ada HIBAH berupa tanah/pohon-pohon untuk pembangunan prasarana harus ada bukti penyerahan ___________________________________________________________________________ 20 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Hasil RAB dilampirkan dalam Dokumen Perencanaan.

PERDESAAN . Hasil pemeriksaan desain wajib dilampirkan pada SPPB. b. - Persiapan Pelaksanaan Kegiatan Konstruksi Untuk menjamin kualitas pelaksanaan kegiatan.Pemeriksaan Desain. pengadaan alat dan pengendalian tenaga kerja. pelaksanaan fisik di lapangan. seperti persiapan. Ketua TPK bertanggung jawab atas kelancaran jalannya kegiatan konstruksi. pengadaan material. kebutuhan alat dan tenaga kerja. TPK harus melaksanakan kegiatan yang terkait di dalamnya secara bersamaan sesuai dengan kebutuhan di lapangan yang dituangkan dalam bentuk jadwal pelaksanaan. Persiapan ini lebih ditujukan kepada kesiapan dari aspek Sumber Daya Manusia (SDM) baik ___________________________________________________________________________ 21 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI .tertulis oleh pemilik/ pemegang kuasa yang disahkan oleh Kepala Desa. Pelaksanaan Kegiatan Konstruksi Proses pelaksanaan kegiatan konstruksi meliputi beberapa kegiatan yang terkait di dalamnya. jadwal pengadaan material. Semua hasil desain harus diperiksa oleh FT-Kab dengan menggunakan Form PTO . Bila ada yang salah harus diberikan catatan serta pengarahan yang jelas. serta pengendalian pengeluaran dana. Jika terdapat desain yang dibuat secara mandiri oleh Tim Desa maka FT-Kec berkewajiban melakukan pemeriksaan desain seperti yang dilakukan FT-Kab. Selanjutnya harus segera diperbaiki dan diperiksa ulang sampai desain tersebut dinyatakan layak. dibantu oleh satu atau beberapa orang mandor. maka perlu adanya persiapan yang matang dan terencana. Selanjutnya peran FT-Kab pada situasi seperti ini adalah melakukan verifikasi terhadap hasil pemeriksaan desain oleh FT-Kec.

Pekerjaan persiapan pelaksanaan dapat dilakukan secara simultan dengan pengajuan SPPB dan pencairan dana setelah penetapan dana dalam Musyawarah Penetapan Usulan. volume pengadaan. 8) Memperbaiki patok ukur dan mempersiapkan lahan. Pekerjaan ini dilakukan oleh TPK dibantu Fasilitator Kecamatan yaitu: 1) Menyusun jadwal pelaksanaan secara umum boleh dalam bentuk diagram balok atau kurva S. Didalamnya termasuk pekerjaan swadaya masyarakat. penempatan tenaga kerja. 7) Mengadakan pembagian kerja TPK sesuai dengan fungsi dan tugas masing-masing. Tata cara selengkapnya mengikuti penjelasan Proses Pengerahan Tenaga Kerja pada halaman berikutnya. Dengan adanya persiapan diharapkan seluruh unsur pelaku PNPM Mandiri Perdesaan dapat melaksanakan seluruh kegiatan di lapangan dengan benar dan sesuai prinsip–prinsip PNPM Mandiri Perdesaan. jadwal pengadaan. meliputi jadwal pengadaan. seperti pelatihan untuk TPK. dan tata cara pembayarannya. mobilisasi bahan. jumlah tenaga kerja. TPK. 3) Menyusun rencana pengadaan alat. 2) Menyusun rencana pengadaan bahan meliputi pelelangan. 4) Menyusun rencana pengadaan tenaga kerja.masyarakat. Termasuk dalam masa persiapan ini adalah kegiatan pelatihan– pelatihan. dan penempatan peralatan serta tata cara pembayarannya. dan seluruh pelaku PNPM Mandiri Perdesaan di tingkat kecamatan dan kabupaten. Tata cara selengkapnya mengikuti penjelasan 12 tentang Pengadaan Barang dan Jasa. 5) Menyusun jadwal pelatihan. dan pendaftaran tenaga kerja. mobilisasi alat jumlah alat. penempatan bahan. meliputi jadwal pengadaan. ___________________________________________________________________________ 22 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Tata cara selengkapnya mengikuti penjelasan Penggunaan Alat Berat pada halaman berikutnya. tata cara pembayaran tenaga kerja. 6) Menyusun rencana pencairan dana dan Rencana Penggunaan Dana (RPD).PERDESAAN . mobilisasi tenaga kerja.

Jika jumlah tenaga kerja yang terdaftar lebih banyak dari pada kebutuhan sehari-hari. yaitu pembayaran menurut : • Kehadiran di lapangan (Sistem Harian) Untuk sistem harian. maka dapat dibayar lebih banyak dalam satu hari sesuai dengan perbandingan jam minimal HOK. Seluruh tenaga kerja yang ingin bekerja berhak mendaftarkan diri sebagai calon tenaga kerja. Insentif harian untuk kepala kelompok dapat ditetapkan sedikit di atas insentif tukang. Untuk pembayaran tenaga kerja boleh dipilih antara dua sistem. dengan mengutamakan pekerja dari golongan kurang mampu. Untuk itu harus ada pengumuman mengenai kesempatan untuk mendaftarkan diri bagi siapa saja yang berminat baik lakilaki maupun perempuan. Pendaftaran tenaga kerja dilakukan dengan mengisi Form. besarnya insentif sedikit lebih rendah dari upah yang biasa berlaku di daerah setempat sehingga memberi peluang kepada warga masyarakat yang belum bekerja. tenaga tersebut diberi kesempatan kerja secara bergiliran yang akan diatur oleh ketua pengelola dan kepala kelompok atau berdasarkan hasil kesepakatan.A. Besarnya insentif ditentukan oleh musyawarah desa (dituangkan dalam Berita Acara) dan tidak lebih dari upah pasaran setempat. termasuk suami dan isteri bila kedua-duanya ingin bekerja. ___________________________________________________________________________ 23 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Bila merupakan swadaya. TPK harus menyiapkan daftar calon pekerja. Insentif PNPM Mandiri Perdesaan merupakan perangsang (bukan upah) yang dihitung berdasarkan satu Hari-Orang-Kerja minimal selama 6 jam. dan kepala kelompok.PERDESAAN . Satu kelompok biasanya terdiri dari 20 pekerja biasa dan satu kepala kelompok. Bila jumlah tenaga kerja berlebih. Sedangkan insentif seorang pekerja biasa lebih kecil dari insentif tukang. bisa tanpa insentif atau dengan insentif lebih rendah.untuk pekerja biasa. kepala kelompok mencatat kehadiran tiap pekerja pada kelompoknya.Proses Pengerahan Tenaga Kerja Selama periode persiapan rencana kegiatan. Jika seseorang harus bekerja sekian jam (lebih dari 6 jam). Tenaga kerja terdiri dari pekerja biasa. dan hal ini dimasukkan pada Form B. tukang yang mempunyai suatu keterampilan yang dibutuhkan seperti tukang batu atau tukang kayu.

Jenis bahan atau alat (contoh: batu agar dilengkapi dengan dengan asal atau warna seperti batu gunung/putih. Besarnya insentif Mandor adalah sama dengan insentif Kepala Kelompok. Contoh Form C dapat dilihat pada Formulir Petunjuk Teknis Operasional (PTO).PERDESAAN . juga nama pabrik pembuatnya) ___________________________________________________________________________ 24 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI .• Prestasi (sistem upah borongan) Dengan sistem upah borongan. maka kepada yang bersangkutan akan dibayar insentif dengan sistem HOK harian berdasar kehadiran (daftar hadir). Selama pelaksanaan kegiatan pembangunan prasarana di lapangan. Ukuran bahan (contoh: diameter besi ditulis besar diameternya kemudian diberi keterangan gemuk atau kurus) c. tenaga kerja dibayar sejumlah hari-Orang-Kerja sesuai dengan prestasi kerja. Untuk menghitung jumlah hari orang kerja yang harus dibayarkan untuk sistem prestasi ini. Kualitas bahan (contoh: pipa ditulis SII atau SNI. batu kali/hitam b. Panduan Pelaksanaan Survei Harga Satuan Bahan/Alat: Hal-hal penting untuk diperhatikan: 1) Alamat lokasi survei 2) Nama responden yang memberi informasi 3) Tulis informasi bahan/alat secara jelas dan lengkap a. Ketua TPK atau sekretaris yang akan mengisi daftar hadir dari para Mandor. Formulir PTO – Form B bisa digunakan untuk pembayaran insentif kepada Mandor. setiap mandor yang ada diharuskan dapat selalu aktif dalam mengatur tenaga kerja maupun mekanisme konstruksi. digunakan Form C (Daftar Perhitungan HOK dan Sistem Upah Borong). Karena Mandor tidak mendapat honor sebagimana anggota TPK yang lain. Kapasitas alat dan tahun pembuatan d.

M3 M3 Zak (50 kg) M3 Satuan Harga di lokasi alat/bahan (Rp) 22.000 Harga terima di tempat (Rp) 24. Molina Akang Semen Gresik Toko A.000 10 500 30. Kotamubago Ahong Batu glondong/hitam D= 30 Cm Masyarakat Desa SUKSES.000 ___________________________________________________________________________ 25 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI .PERDESAAN .000 26. Harus jelas yaitu m3 yang diukur secara terus menerus pada saat pelaksanaan. Pak Karso. Kepala Desa/BPD dan Masyarakat Contoh: Survei Harga Bahan dan Alat Desa Kecamatan Kabupaten : SUKSES : Harapan : Harapan Sukses PERIODE SURVEI : JUNI 2005 Jenis bahan/alat Lokasi survei Narasumber Pasir pasang Ds.000 0.000 Jarak ke Desa SUKSES (Km) 20 Ongkos angkut per-satuan (Rp) 2. m3 7) Hasil survei agar dibahas dalam rapat TPK. KPMD/ KPMD. pasir..000 30.000 0. Kadi Pasir urug Masyarakat Desa SUKSES. sirtu yang dicari adalah material yang memakai satuan m3.4) Tulis kira-kira jarak dari lokasi survei material ke desa 5) Tulis harga sesuai informasi 6) Ingat bahwa untuk batu. tidak berdasar satuan rit = .000 15.5 1.1 - 15..500 25.

dan pembayaran honor Tim Pengelola Kegiatan. Diarsipkan di Kabupaten dan diberikan kepada FT-Kec. juga dapat dilakukan ke pusat lokasi pengambilan material (quarry) baik pada desa yang bersangkutan maupun desa lain. Selain itu juga FT-Kab harus mempunyai survei harga satuan tingkat Kabupaten sebagai pembanding. kemudian digunakan oleh TPK/KPMD sebagai bahan perencanaan (RAB. kuitansi asli dari toko dapat digunakan tanpa menambah bentuk kuitansi lagi dari proyek. Pendokumentasian dan Pengujian (Pengecekan) Kuitansi seperti contoh pada lampiran. Hasil akhir dimasukkan ke FORM PTO .Jenis bahan/alat Lokasi survei Narasumber Pak Odi Satuan Harga di lokasi alat/bahan (Rp) Jarak ke Desa SUKSES (Km) Ongkos angkut per-satuan (Rp) Harga terima di tempat (Rp) Pasir Pasang Ds Damai Ucup Pasir Pasang Toko Bersama Sicoi DST Catatan: setiap jenis yang sama dilakukan minimal di 3 lokasi yang berbeda Pelaksanaan survei selain ke toko. Apabila membeli bahan atau alat dari toko. rencana pengadaan bahan/alat) setelah diperiksa kewajaran dan kebenarannya oleh Fasilitator Kecamatan dan atau FT-Kab. KPMD/KPMD dan Masyarakat. pengeluaran untuk administrasi.Hasil Survei Harga Bahan / Alat.PERDESAAN . pemasok. Dokumen dan bukti-bukti pembayaran harus disimpan di arsip PNPM Mandiri ___________________________________________________________________________ 26 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Hasil survei harga satuan ini setelah dibahas dalam rapat TPK. dapat digunakan untuk bukti pembayaran bahan dan alat yang dibutuhkan.

2. serta catatan-catatan penting mengenai tanggal penerimaan dan volumenya. terjilid dengan Laporan Penggunaan Dana. Perjanjian tersebut disimpan di arsip Tim Pengelola Kegiatan. 3. Apabila tidak sesuai dengan perjanjian.PERDESAAN . Setiap barang yang diterima harus ada catatan dan tanda terima yang berbentuk seperti Bukti Penerimaan Barang. Pembayaran alat yang disewa harus lengkap dengan surat perjanjian sewamenyewa yang sederhana. Alat yang masih layak pakai pada waktu pekerjaan selesai dapat dimanfaatkan untuk masa pemeliharaan dan berstatus sebagai inventaris desa.Perdesaan di desa. ___________________________________________________________________________ 27 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Karena biaya tes tersebut sulit diperkirakan pada tahap survei. yang terdiri atas buku material dan arsip nota-nota pengiriman. Buku material harus lengkap dengan nomor bukti penerimaan bahan atau alat tersebut. Bahan dan alat yang sudah diterima harus dijaga dengan baik dan lokasi penyimpanan bahan tersebut harus diatur supaya tidak menghambat pelaksanaan pekerjaan. Contoh dapat dilihat pada lampiran. Buku material dimaksudkan untuk mencatat penerimaan semua pengiriman bahan dan alat. Tim Pengelola Kegiatan berhak untuk menolak pengiriman bahan tersebut. Pembiayaan 1. tes kualitas air). Pembayaran honor kepada seluruh anggota Tim Pengelola Kegiatan didasarkan atas hasil kesepakatan bersama antar anggota sesuai jumlah total yang tercantum dalam RAB. Tim Pengelola Kegiatan boleh menggunakan dana pelaksanaan untuk membayar biaya test di laboratorium yang diperlukan menurut FT-Kec (antara lain : tes tanah. Tim Pengelola Kegiatan harus mempunyai bukti penerimaan bahan dan alat. Tim Pengelola Kegiatan berhak dan wajib memeriksa seluruh bahan dan alat yang diterima. maka dibuat perkiraan awal oleh FT-Kec dan dapat direvisi bila dianggap perlu.

Formulir dapat dilihat pada Lampiran. Selain itu. perlu pertimbangan khusus agar tujuan menciptakan kesempatan kerja tercapai dan dana proyek sebanyak mungkin terserap di desa. dan keputusan dituangkan dalam berita acara. Karena penggunaan alat berat dapat mengakibatkan kehilangan kesempatan kerja bagi kelompok miskin maka keputusan penggunaan alat berat tidak boleh dibuat oleh kelompok kecil saja. Mekanisme dalam penggunaan alat berat 1. FT-Kec memberi penjelasan kepada masyarakat agar mengerti keuntungannya. Bila masyarakat tetap minta menggunakan alat berat walaupun menurut FT-Kec jelas tidak diperlukan. FT-Kab dapat membantu menjelaskan kepada masyarakat. Apabila dinilai layak untuk dikerjakan secara mesin karena beratnya medan. keterbatasan waktu. penggalian saluran. 2. penggalian batu. Penggunaan alat berat harus dimusyawarahkan. penggalian tebing. 3. sebab meskipun diijinkan untuk dipadatkan secara manual hasil pemadatan manual jelas kurang baik. dan sebagainya walaupun lebih mudah dan mungkin lebih murah daripada dikerjakan secara tenaga manusia. boleh diuji coba terlebih dahulu untuk menilai kemampuan. FT-Kec menilai pekerjaan yang diusulkan untuk menentukan apakah layak untuk dikerjakan oleh masyarakat. tetap diusahakan porsi untuk tenaga lokal sebesar mungkin. Penggunaan alat berat yang lain (bulldozer. Bila dinilai layak untuk dikerjakan oleh masyarakat tanpa menggunakan alat berat. Porsi untuk alat berat dibatasi pada tempat-tempat tertentu saja.PERDESAAN . Bila masyarakat kurang yakin bahwa pekerjaan dapat dikerjakan sendiri. atau pertimbangan biaya.Penggunaan Alat Berat Penggunaan mesin gilas untuk memadatkan timbunan atau permukaan jalan tidak memerlukan pertimbangan khusus. dan lain sebagainya) untuk pekerjaan pembentukan badan jalan. Bila ternyata diperlukan maka FT-Kec harus membuat Rencana Penggunaan Alat Berat berikut analisisnya. keputusan penggunaan alat 28 ___________________________________________________________________________ Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . excavator.

___________________________________________________________________________ 29 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI .berat harus dilaporkan kepada FT-Kab yang berlatar belakang teknik bersama format Rencana Penggunaan Alat Berat yang lengkap. FT-Kec membantu Tim Pengelola Kegiatan untuk membuat perjanjian penggunaan alat berat dan harus diusahakan mendapat persyaratan harga yang paling menguntungkan masyarakat.PERDESAAN . sistim pembayaran. Faktor yang perlu dipertimbangkan adalah mobilisasi. dan pertanggungjawaban atas kerusakan. kemungkinan mobilisasi dibagi beberapa proyek. 4.

___________________________________________________________________________ 30 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . FT-Kec atau Pendamping Lokal memberikan pengarahan teknis kepada mandor dan para pekerja bagaimana tata cara pelaksanaan yang diinginkan sesuai dengan petunjuk teknis agar didapat hasil pekerjaan yang memenuhi standar yang telah ditentukan. Dalam pelaksanaan kegiatan konstruksi di lapangan harus dilakukan beberapa hal. Rapat pra pelaksanaan tersebut direncanakan sesuai dengan target yang akan dicapai. Bila jumlah material sesuai kebutuhan minimal. siapa yang akan bertanggung jawab terhadap pengadaan tenaga kerja. operasional prasarana dan pemeliharaannya. misalnya untuk minggu pertama pekerjaan apa saja yang akan dilaksanakan. Mandor dan KPMD. bahan. Kegiatan pelaksanaan konstruksi di lapangan harus didasari dengan azas “Dari. dan Untuk Masyarakat”.PERDESAAN . Pelaksanaan Kegiatan Konstruksi Prasarana dan Sarana Pelaksanaan kegiatan konstruksi di lapangan akan dilaksanakan oleh masyarakat sendiri yang dipimpin oleh Ketua TPK. Masa pemakaiannya berkaitan erat dengan kualitas konstruksi. jadwal pelaksanaan. KPMD harus mencatat setiap langkah kegiatan sebagai dasar pengendalian pelaksanaan. Persiapan rencana kerja sesuai dengan kebutuhan. Semakin baik konstruksi awal.Persiapan konstruksi: Tim Pengelola Kegiatan harus mengatur tugas dan tanggung jawab tiap anggota. sehingga ada rasa memiliki terhadap kegiatan konstruksi di lapangan. FT-Kec mempunyai tanggung jawab untuk memfasilitasi bagaimana hal ini dapat dilaksanakan dengan baik oleh masyarakat. maka harus dilakukan rapat pra pelaksanaan konstruksi. antara lain: . Hasil rapat pra-pelaksanaan menjadi acuan langkah kerja di lapangan yang telah disepakati bersama antara FT-Kec. semakin lama prasarana dapat berfungsi. Oleh.c. peralatan serta tenaga kerja. sehingga manfaat prasarana tersebut dapat dinikmati dalam jangka waktu yang lama oleh masyarakat. Hal ini untuk memudahkan dalam pelaksanaan di lapangan. dan siapa yang bertanggungjawab terhadap pengadaan alat kerja.Rapat pra pelaksanaan: Dalam rapat pra pelaksanaan. . Tim Pengelola Kegiatan. baik gambar rencana. Harus diciptakan suasana serta tujuan untuk membangun desa sendiri yang berbeda dengan bekerja pada proyek komersial. Kualitas seluruh prasarana diharapkan cukup baik. dan peralatan serta angkatan kerja telah siap.

dimaksudkan untuk mengevaluasi kegiatan konstruksi selama satu minggu berjalan. KPMD bertugas mengawasi jalannya pekerjaan pada tiap kegiatan serta membantu dengan cara memberikan saran kepada para mandor setempat. Tujuannya agar masyarakat dapat berpartisipasi. Apabila kenyataan di lapangan memerlukan perubahan dari rencana. maupun apa saja yang menjadi kendala di lapangan. . apakah sudah sesuai dengan yang direncanakan atau apakah kegiatan di lapangan masih belum mencapai target mingguan.Transparansi: Seluruh kegiatan prasarana mulai dari survei.Dokumentasi Foto: Dokumentasi foto kegiatan prasarana dibuat berdasarkan kemajuan kegiatan yaitu 0%. mandor harus melaporkan kepada Ketua TPK dan KPMD. pelaksanaan hingga pelestarian harus dilakukan secara transparan.. untuk diperbaiki dalam kegiatan konstruksi minggu selanjutnya. Hasil rapat evaluasi harus menghasilkan pemecahan/jalan keluar untuk mengatasi permasalahan yang terjadi. Dalam rapat evaluasi juga dibuat rencana kerja minggu selanjutnya . 50% dan 100% sesuai dengan ketentuan yang terdapat pada PTO. para pelaksana harus mematuhi langkah-langkah yang telah disepakati dalam Rapat Pra Pelaksanaan. .Pelaksanaan Konstruksi: Pada saat pelaksanaan konstruksi. mengawasi. Transparansi dalam kegiatan pembangunan prasarana ___________________________________________________________________________ 31 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI .Rapat Evaluasi Tim Pengelola Kegiatan: diharapkan dapat dilaksanakan setiap minggu. apakah faktor material yang kurang mendukung. mengenai apa-apa yang perlu diperbaiki serta mencatat hal-hal yang diperlukan untuk dikonsultasikan kepada FT-Kec dan sebagai bahan untuk Rapat Evaluasi Tim Pengelola Kegiatan. perencanaan. membantu. atau peralatan tidak memadai atau mungkin cara kerja dari tim pengelola kegiatan dan masyarakat yang tidak disiplin. KPMD sebagai pengawas memberikan masukan-masukan dari hasil pencatatannya selama mengawasi kegiatan konstruksi.PERDESAAN . dan merasa memiliki terhadap prasarana yang telah dibangun. Rapat evaluasi mingguan harus membahas setiap permasalahan/kendala yang terjadi di lapangan.

. Dalam perencanaan. . karena dianggap sebagai kesempatan yang jarang terjadi dan kapan lagi bisa membangun prasarana itu yang dibutuhkan. dan pemeliharaan terdapat aturan yang membantu pelaku-pelakunya mengendalikan program. supaya hasilnya sesuai dengan harapan. pengawasan. Di pemerintah pun sudah biasa mengejar target yang telah ___________________________________________________________________________ 32 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Berdasarkan pengalaman di lapangan.Targetkan kualitas. Di bawah ini adalah dua puluh aturan khusus untuk meningkatkan kualitas yang harus diterapkan di lapangan oleh Fasilitator dan masyarakat. Tindakan khusus yang utama adalah mengharuskan Tim Pengelola Kegiatan untuk lebih bertanggung jawab dalam pelaksanaan dan lebih transparan kepada masyarakat. atau sesuai batas akhir penugasan FT-Kec. Batas waktu penyelesaian ditentukan berdasar jadwal yang telah ditetapkan di awal atau ketentuan dari Departemen Keuangan berkaitan dengan batas pencairan dana di KPPN. Kiat ini telah dibuktikan ratusan kali. ketentuan yang dikeluarkan dari Sekretariat Pusat. bukan kuantitas — Kebiasaan di desa adalah mengejar target fisik. pelaksanaan. Pengendalian Kualitas Prasarana dan Sarana Untuk menjaga kualitas perlu dilakukan tindakan khusus oleh FT-Kec. serta mendorong masyarakat untuk secara aktif turut serta mengawasi dan menjaga kualitas pelaksanaan. Diharapkan seluruh kegiatan ini dapat dilaksanakan oleh FT-Kec dan seluruh unsur yang terkait dengan PNPM Mandiri Perdesaan dalam rangka meningkatkan kualitas pelaksanaan kegiatan prasarana dan sarana.dituangkan pada papan informasi yang diatur dalam Papan Informasi tentang sosialisasi. Hal-hal di bawah ini merupakan pelajaran dari pengalaman pada kegiatan serupa.PERDESAAN . d. sehingga semua FT-Kab dan FT-Kec bertanggung jawab untuk mematuhi aturan ini dengan cara yang digambarkan atau cara lain yang lebih baik lagi.Penyelesaian Kegiatan: Penyelesaian kegiatan yang dimaksud disini meliputi penyelesaian pembangunan prasarana. terdapat kiat-kiat atau cara untuk meningkatkan kualitas prasarana yang dibangun.

. aparat Pemda Kabupaten dan Fasilitator harus mengatur pembicaraan. dimulai dengan penyuluhan kepada seluruh masyarakat yang akan terlibat dalam pelaksanaan.Periksa desain – Sebagian masalah lapangan dapat diantisipasi dan diperbaiki kalau desain dan RAB diperiksa sebelum dimasukkan pada Surat Penetapan Camat. . .Gunakan sistem trial — Sistem trial adalah cara yang dapat digunakan untuk melatih masyarakat sambil meningkatkan kualitas konstruksi.ditetapkan dalam DIPA. . tetapi hal ini akan mempersulit usaha untuk meningkatkan kualitas. Tidak hanya anggota TPK atau aparat desa. dan langkah-langkah dalam pelaksanaan. Lebih baik untuk mulai dengan sangat ketat.Mulai dengan penyuluhan — Sebelum kegiatan dimulai di desa. Pemadatan tanah tidak mungkin bila tanah sudah terlalu basah. dan penggunaan alat berat. Pengangkutan bahan dan alat lebih mudah jika belum hujan. Padahal tidak ada tekanan untuk menentukan target yang sangat tinggi. Isi penyuluhan menyentuh hal-hal peraturan . Sangat sulit untuk meningkatkan kualitas di tengah program. Peningkatan kemampuan masyarakat dan TPK adalah salah satu tujuan utama .Manfaatkan musim kemarau — Sebagian besar prasarana PNPM Mandiri Perdesaan lebih mudah dibangun pada musim kemarau. Sistem trial terdiri dari tiga langkah: ___________________________________________________________________________ 33 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI .Tegas dari awal — Pengawas berkecenderungan untuk membiarkan pekerjaan yang kurang baik pada awal konstruksi. Dalam pelaksanaan sistem trial contoh harus betul-betul dibuat dengan kualitas yang memenuhi segala persyaratan teknis. sehingga sering kesulitan dalam hal pengerahan tenaga kerja. prinsip kualitas dan transparan.PERDESAAN . termasuk kejelasan dan kelengkapan gambar. supaya tidak memberi kesan mengejar target fisik. perhitungan volume. Dalam pembicaraan dengan TPK dan masyarakat. kewajaran harga. Pembimbingan termasuk penggunaan Buku Bimbingan di tiap desa. karena contoh merupakan batas maksimal kualitas yang akan dikejar oleh masyarakat. peranan TPK dan konsultan. Petani juga ingin bercocok tanam kalau hujan sudah turun.Beri pelatihan dan pembimbingan secara kontinyu — Karena tenaga kerja kurang terampil dan TPK belum memiliki keterampilan dalam pengelolaan pembangunan prasarana. maka perlu diadakan kegiatan pelatihan secara kontinyu oleh FT-Kec maupun aparat kecamatan dan kabupaten. . Pada formulirnya ada sepuluh hal yang perlu diperiksa oleh konsultan yang lebih senior. .

panjang bagian contoh cukup 10 . Pada bagian di daerah sawah atau rawa dibuat contoh dan trial sendiri. Contoh tidak perlu digilas dan tidak menggunakan lapisan penutup. ada bagian yang ditrial sebagai bukti masyarakat mampu bekerja dengan lebih baik. agar tahan lama dan ___________________________________________________________________________ 34 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . FT-Kec perlu menganalisis kegiatan-kegiatan yang perlu ditrial. misalnya pengadukan beton. misalnya). Jika kualitas masih kurang baik. Untuk jenis lain. sehinggaa pelaksanaan dapat diteruskan dengan pengawasan normal. Fasilitator ikut bekerja. kepala kelompok. 2) Contoh penghamparan pasir. .20 meter saja. Orang yang ikut membuat contoh adalah tokoh masyarakat (TPK. kegiatan kunci harus ditrial. kepala dusun.1) “Contoh” dibuat bersama fasilitator teknis. 2) "Trial". Perlu ada contoh dan trial untuk tiap macam situasi yang dihadapi. dan hanya beberapa masyarkat biasa). 3) Jika kualitas telah baik. dan memberi instruksi kepada mereka. Trial tidak diperlukan untuk bagian yang sangat kecil. karena mempengaruhi produktivitas dan kualitas konstruksi. 3) Contoh pemasangan batu utama dan pinggir. yang dapat diawasi langsung oleh FT-Kec sendiri. tim pemantau. MCK pertama dapat dianggap sebagai trial. Kalau kualitas menjadi kurang baik. kualitas dinilai FT-Kec. Setelah trial selesai (sekitar 100 meter jalan. Jika ada pembuatan banyak MCK.PERDESAAN . harus dilatih lagi dan diperiksa lagi. Sistem trial akan lebih efektif (lebih berhasil) apabila dibuat contoh tiap tahap. KPMD.Beli alat-alat yang bermutu — Penghematan biaya untuk peralatan sering menjadi penghematan yang palsu. FT-Kec harus mendorong TPK untuk beli peralatan yang mutunya lebih tinggi. 4) Contoh lengkap dengan batu pengunci. atau percobaan oleh masyarakat di bawah pimpinan orang yang membuat contoh di atas. Untuk jalan. berarti masyarakat sudah mampu mengerjakannya dengan kualitas baik. Contoh sebaiknya dibuat seawalnya. Di bawah ini trial pada pekerjaan jalan: 1) Contoh pembentukan badan jalan. Sistem trial harus diterapkan untuk jenis prasarana selain jalan.

memudahkan pelaksanaan. dan mereka harus dibimbing supaya berani menolak bahan yang tidak sesuai mutu atau volumenya. Tiap jenis pekerjaan dinilai tetapi untuk pekerjaan yang rumit kegiatan dapat digabungkan. Pada prinsipnya. FT-Kab akan melakukan pengecekan ke lapangan/desa yaitu minimal 2 desa pada tiap kecamatan yang dipilih secara random dan dilaksanakan pada saat kegiatan telah selesai 100%. Hasil tersebut berfungsi pula sebagai alat penyuluhan kepada masyarakat desa. Pada papan informasi ditempelkan grafik kemajuan fisik sesuai dengan hasil sertifikasi. Pekerjaan yang dinilai oleh FT-Kec telah sesuai untuk dibayar dapat langsung dilunasi. tiap pekerjaan dinilai. Formulir terdiri dari dua bagian: 1) Bagian atas untuk jenis pekerjaan yang dapat diterima ___________________________________________________________________________ 35 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Kemajuan fisik yang dilaporkan didasarkan pekerjaan yang sudah selesai dan dinilai layak untuk dibayar. Kemajuan fisik didasarkan pekerjaan yang sudah selesai dan dinilai layak untuk dibayar. Pada papan informasi ditempelkan grafik kemajuan fisik sesuai dengan hasil sertifikasi. supaya kualitas prasarana yang dibangun dapat ditingkatkan.PERDESAAN . .Ketat dalam penerimaan bahan — Tim “Checker” harus dilatih supaya dapat menentukan bahan yang memenuhi spesifikasi. kualitas prasarana yang dibangun perlu ditinjau secara berkala. dan PjOK. tetapi pekerjaan yang kurang baik harus diperbaiki dulu. tetapi pekerjaan yang kurang baik harus diperbaiki dulu. mandor. Pemasok sering mengirim bahan pada waktu FT-Kec tidak ada di tempat. Sebagai upaya pengendalian.Lakukan sertifikasi — Sertifikasi adalah cara yang dapat digunakan oleh FT-Kec untuk mendorong TPK dalam hal peningkatan kualitas. Untuk mengendalikan kualitas pelaksanaan. Pengisian formulir sertifikasi dijelaskan di bawah dan contoh formulirnya dapat dilihat pada Form PTO – Sertifikat Penerimaan Pekerjaan. Pengisian formulir sertifikasi dijelaskan di bawah dan contoh formulirnya dapat di lihat pada lampiran. . dan mencoba menipu masyarakat jika checker tidak mampu. Pekerjaan yang dinilai sesuai dapat dibayar langsung. Hasil peninjauan ini dapat dituangkan oleh FT-Kec pada sebuah formulir pemeriksaan. Ini juga termasuk peralatan seperti kereta dorong yang belum biasa digunakan oleh masyarakat. untuk selanjutnya dianalisis oleh FT-Kab.

. selain jalan.PERDESAAN . disebutkan lokasi dimana bahan tersebut akan digunakan. Untuk bahan. Hal-hal yang belum ___________________________________________________________________________ 36 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . KPMD dibiayai dari biaya Dana Operasional Kegiatan(DOK). jika kualitas bagian yang diusulkan TPK untuk pembayaran sering tidak sesuai persyaratan. FT-Kec akan menilai kelayakannya. Sebaliknya. Diharapkan tidak ada masalah yang baru muncul pada waktu ada kunjungan resmi dari aparat provinsi atau Sekretariat. Tujuannya adalah agar seluruh masyarakat tahu hasil penilaian dan tahu kemajuan proyek. Format tersebut disimpan di arsip Tim Pengelola Kegiatan sebagai bukti bahwa bagian atau bahan tersebut telah diterima dengan baik oleh FT-Kec. KPMD adalah seorang pemuda yang berbakat teknis dan administrasi dan ingin belajar dari FT. selain mengikuti tiap jenis pelatihan yang ada di desa. Grafik kemajuan fisik yang telah dibuat ditempelkan pada papan informasi.2) Bagian bawah untuk bahan atau alat yang dapat diterima Kedua bagian ini diisi dengan jenis pekerjaan atau bahan yang sudah siap untuk dinilai. Perhatian masyarakat ditarik ke masalah target kualitas. Yang layak ditulis "dapat diterima" dan yang belum layak disebut alasannya. . FT-Kec boleh menunda penilaian jika tidak sempat menilai pekerjaan dan menyetujui pembayaran tanpa dinilai apabila Tim Pengelola Kegiatan telah terbukti mampu mengerjakan tugas serupa. Mereka dapat memberi masukan yang membantu fasilitator dan TPK. boleh dibuat grafik dengan memilih indikator atau pengelompokan kegiatan yang tepat. langkah ini tidak boleh ditinggalkan. Masalahmasalah tersebut perlu dilaporkan kepada PjOK dan Fasilitator Kabupaten supaya mereka dapat memperhatikan desa yang ada masalah pada waktu mereka berkunjung ke lapangan. dengan misalnya mengumpulkan data untuk laporan. Dia dapat membantu konsultan pada waktu konsultan tidak ada di tempat. walaupun mungkin belum dipasang atau dihampar. Penggunaan langkah Sertifikasi ini tidak dimaksudkan untuk memperlambat pembayaran kepada Tim Pengelola Kegiatan.Laporkan masalah — Di tiap desa masalah pasti akan timbul.Kembangkan KPMD/KPMD — KPMD dipilih oleh masyarakat untuk membantu Fasilitator Kecamatan secara penuh di lapangan. Untuk tiap jenis dicantumkan volumenya dan lokasi pekerjaan. Kemudian. walaupun mereka mampu menyelesaikan masalah sendiri. karena masalah tersebut seharusnya sudah ditangani fasilitator yang sudah ada di lapangan. Untuk jenis lain.

rute tidak berpindah-pindah. pengelola dapat melihat sisa dana yang masih ada dan berapa jumlah dana yang dipakai untuk segala transaksi.dilaporkan dianggap masalah Fasilitator Kecamatan. seperti terbang pada saat kabut kental. dan pada saat kegiatan selesai disimpan di kantor desa.PERDESAAN . dimana toleransi perubahan dimensi sangat kecil.Bukukan pengeluaran secara langsung  Pekerjaan dapat dikelola dengan baik jika pengeluaran dana dikendalikan dengan baik. harus menghitung kebutuhan alat. Dengan mudah. dan pemeriksa dari instansi yang melakukan audit. dan bendahara tidak tahu akan kehabisan dana. secara teknis jelas alat betulbetul diperlukan dan wajar. . . dan mengatur penggunaan di beberapa lokasi untuk mengoptimalkan dana mobilisasi alat. dicatat langsung di gambar desain. Dimensi tidak berubah. Apalagi untuk bangunan seperti fondasi jembatan dan sebagainya. Tidak banyak bermanfaat bila disimpan di lemari selama pelaksanaan. Jika ada perubahan. TPK. Tidak tahu akan menabrak gunung. .Gunakan alat berat secara rasional  Rasional dalam kasus ini berarti penggunaan alat berat dapat dipertanggungjawabkan – ada dasar perhitungan jam pemakaian dan biaya. Untuk kegiatan seperti penggilasan permukaan jalan. Jika tidak dibukukan dengan cepat.Pasang dan manfaatkan patok  Patok dipasang untuk membantu orang membangun suatu prasarana sesuai dengan rencana. . hal-hal yang sudah dilaporkan dianggap masalah bersama. dan pengendaliannya mulai dari pencatatan seluruh penerimaan dan pengeluaran dana di buku kas. daripada dipadatkaryakan.Jamin bahwa orang lapangan pegang gambar  Bagaimana orang dapat membangun sesuatu sesuai desain jika gambar desain disembunyikan? Gambar desain harus ada di lapangan sebagai pegangan pelaku. . . tetapi perlu didokumentasikan agar dapat dipertanggungjawabkan secara teknis maupun administratif. . dan masyarakat tidak keberatan bila dana dipakai untuk alat untuk sebagian pekerjaan.Sesuaikan tujuan supervisi sesuai sistem pembayaran  Kalau tenaga kerja dibayar dengan sistem harian. karena kerja keras atau kerja malas-malasan pekerja ___________________________________________________________________________ 37 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Fasilitator dan Konsultan. Pembuatan dokumen seharusnya dilakukan sebelum perubahan dijalankan di lapangan. produktivitas harus diawasi dengan baik.Periksa kualitas fisik — Terdapat Form PTO – Pemeriksaan Fisik untuk membantu seluruh pelaku. termasuk unsur Pemerintah Daerah.Buat berita acara revisi bila ada perubahan  Perubahan adalah sesuatu yang sangat biasa dan wajar.

misalnya: − Untuk Pekerjaan Jalan. e. Tidak boleh plat ditipiskan. f. untuk fondasi digunakan batu belah yang keras dengan campuran spesi yang memenuhi Standar Industri Indonesia (SII). Ada hal yang dapat dikompromikan dan ada yang tidak dapat dikompromikan. dan selanjutnya diawasi pada saat pelaksanaan antara lain seperti pada: ___________________________________________________________________________ 38 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . dimensi (ukuran) prasarana harus selalu dikendalikan sesuai dengan gambar rencana. digunakan pipa yang memenuhi standar dari SII. bukan batu pipih atau batu berpori dan memiliki minimal tiga bidang permukaan. misalnya. − − Tim Pengelola Kegiatan harus selektif dalam pengadaan bahan. Pengendalian Kualitas Bahan Bahan yang dipakai harus memenuhi standar. bagaimana pun kualitasnya. dan perencana dan pengelola harus mampu membedakannya. Untuk Prasarana Air Bersih. karena pembayaran hanya tergantung pencapaian target. kualitas harus diawasi dengan baik. . Untuk Pekerjaan Jembatan. TPK harus menolak bahan tersebut dan minta diganti sesuai dengan pesanan. KPMD dan Pendamping Lokal harus selalu memantau kualitas bahan yang dikirim ke desa. Hal itu akan mengakibatkan suatu malapetaka. Kalau tenaga kerja dibayar dengan sistem upah borong. digunakan batu belah yang keras. atau tulangan besi diperjarang dalam pelaksanaan. Pengendalian Dimensi Untuk mencapai kualitas pelaksanaan konstruksi yang baik.dibayar upah yang sama. Untuk menjaga dimensi perlu diperhatikan dan dibahas dari awal sejak rapat pra-pelaksanaan (pre-construction meeting). Bila material yang dikirim ke desa tidak sesuai dengan pesanan.Jangan kompromikan hukum teknis  Kekuatan beton. merupakan faktor terpenting dalam desain jembatan beton.PERDESAAN . atau rasio campuran diperlunak. Orang awam mungkin akan minta hukum teknis dikompromikan untuk mengatasi masalah kekurangan anggaran proyek.

lebar atas. 3) Kedalaman sumur bor. Bila ukuran dalam pelaksanaan telah sesuai dengan Gambar Rencana. 2) Dimensi BPT (Bangunan Pelepas Tekan). ___________________________________________________________________________ 39 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . dan lebar dasar saluran drainase. 4) Bangunan bagi Pada setiap kunjungan ke lapangan FT-Kab/FT-Kec/Pendamping Lokal harus meminta catatan pemeriksaan ukuran oleh KPMD. pasangan batu (telford/telasah) dan ketebalan sirtu. 2) Ketebalan lapisan pasir. 2) Ketebalan pasangan batu kali. maka pekerjaan dapat terus dilaksanakan. ketebalan pasir dan batu serta lebar perkerasan 2) Mal untuk ketebalan pasir dan batu 3) Mal untuk dimensi saluran − Pekerjaan Air Bersih : 1) Dimensi pipa harus sesuai dengan SII.PERDESAAN .− Pekerjaan Jalan : 1) Kemiringan permukaan badan jalan (punggung sapi). 3) Lebar perkerasan. 4) Jenis pompa air (bila menggunakan pompa) − Pekerjaan Irigasi Desa : 1) Dimensi saluran. 3) Bangunan terjun. Untuk menjaga ukuran pada Boowplank/Mal dari papan/kayu : pekerjaan jalan harus dibuat 1) Mal untuk kemiringan badan jalan. 4) Kedalaman.

desain. Pemeriksaan ___________________________________________________________________________ 40 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Namun demikian pertimbangan teknis harus langsung disampaikan secara terbuka kepada masyarakat. FT-Kab dalam pemeriksaan fisik dan administrasi harus memastikan bahwa seluruh perubahan telah dituangkan dalam Berita Acara Revisi. Revisi Desain dan RAB Bila terjadi perubahan rencana pekerjaan yang realisasinya akan menyebabkan terjadinya pengurangan atau penambahan terhadap target volume pekerjaan atau terhadap spesifikasi.PERDESAAN . spesifikasi. h. pembuatan revisi harus sudah selesai dibuat dengan menggunakan Form PTO – Berita Acara Revisi. Adanya revisi harus diberitahukan kepada masyarakat dengan cara terbuka dan Berita Acara Revisi dipasang pada papn informasi. dan dapat dilanjutkan kembali setelah proses revisi terpenuhi termasuk sosialisasinya ke masyarakat. jenis konstruksi pekerjaan harus dibuat Berita Acara Revisi. jika berdasarkan pertimbangan teknis hasil kunjungan lapangan dipastikan terdapat kegiatan mempunyai kemungkinan tidak berhasil atau mengalami kegagalan. Setiap bentuk perubahan baik terhadap target. Lain halnya jika terjadi penyimpangan maka pekerjaan harus dihentikan dan dilakukan penanganan sesuai ketentuan yang berlaku di PNPM Mandiri Perdesaan. dan lain-lain dianggap tidak syah bila tidak dilengkapi dengan Berita Acara Revisi. Sebelum pelaksanaan pekerjaan. − − Bila FT-Kec atau FT-Kab menjumpai adanya kesalahan prosedur yaitu terdapat pekerjaan yang dilaksanakan berubah dari desain.g. Perubahan tanpa adanya Berita Acara Revisi merupakan kelalaian atau pelanggaran. namun tidak ada Berita Acara Revisi maka pekerjaan harus dihentikan. Adapun proses pembuatan revisi adalah sebagai berikut: − Dimulai dengan pembahasan terlebih dahulu oleh TPK dan hasilnya harus mendapatkan persetujuan dari FT-Kec. Di samping itu FT-Kab wajib menyarankan revisi.

FT-Kec memberikan bimbingan teknis bagaimana pengelolaan pelaksanaan konstruksi. dengan demikian masyarakat akan berusaha melaksanakan kegiatan konstruksi dengan kualitas yang baik. karena akan memberikan manfaat dalam waktu yang panjang. antara lain pemeriksaan mutu konstruksi dan dimensi.. penilai memilih satu dari lima kategori penilaian. misalnya untuk penilaian gorong-gorong ternyata tidak ada gorong-gorong Kurang Belum diperiksa Tidak ada ___________________________________________________________________________ 41 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Sangat diperlukan ketegasan dari FT-Kec sejak mulai pelaksanaan.Untuk penilaian kualitas teknis diuraikan hal-hal yang harus diperiksa menurut jenis prasarana. . Perlu masyarakat menyadari bahwa prasarana yang dibangun adalah untuk kepentingan mereka. menggunakan beberapa formulir pemeriksaan.Formulir Pemeriksaan Fisik Lapangan. Untuk setiap hal tersebut. yaitu: Cukup Agak kurang Jika kualitas telah memenuhi segala syarat teknis Jika terdapat kesalahan atau kekurangan kecil yang harus diperbaiki untuk memenuhi syarat teknis Jika masih terdapat banyak kekurangan yang harus diperbaiki Jika hal tersebut belum dikerjakan.PERDESAAN . Blangko formulir telah disediakan pada Form PTO – Pemeriksaan Fisik Prasarana. bukan proyek pemerintah atau untuk orang lain. serta cara-cara melaksanakan pekerjaan di lapangan sesuai dengan ketentuan. atau pemeriksa belum dapat melihat dan menilai hal tersebut Jika hal tersebut tidak ada pada prasarana yang sedang dilaksanakan.Pemeriksaan Kualitas Fisik Pekerjaan Pemeriksaan kualitas fisik di lapangan. . diisi oleh FT-Kec atau orang lain yang mempunyai keahlian dalam bidang teknis yang bersangkutan.

PERDESAAN . Penggunaan Ceklis Manajemen Konstruksi ini dimaksudkan untuk menilai apakah Tim Pengelola Kegiatan telah mengerti dan melaksanakan tugasnya dengan baik. FT-Kab dan PJOK. yaitu: Cukup Jika kualitas telah memenuhi sesuai dengan persyaratan teknis ___________________________________________________________________________ 42 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Formulir-formulir yang telah diisi diserahkan kepada Tim Pengelola Kegiatan dan arsip pemeriksa agar mereka dapat meningkatkan kualitas dan memperbaiki hal-hal yang dinilai kurang baik. mengatur pelaksanaan di lapangan dan mengendalikan pelaksanaan proyek. Pada lampiran disediakan petunjuk singkat mengenai hal-hal yang diperiksa dengan cara yang digunakan untuk menilai setiap item. dibawah bimbingan dan bantuan FT-Kec. Untuk penilaian kualitas pengelolaan diuraikan hal-hal yang harus diperiksa menurut jenis kegiatan. Blangko formulir telah disediakan pada Form PTO – Pemeriksaan Kualitas Manajemen Konstruksi. Untuk setiap hal tersebut. . Dari hasil penilaian ini akan mendorong proses alih pengetahuan dalam pengelolaan proyek dari FTKec ke Tim Pengelola Kegiatan yang pada akhirnya dalam banyak hal keputusan-keputusan dapat diambil dan diputuskan oleh Tim Pengelola Kegiatan sendiri dengan didasari pengetahuan dan pemahaman yang benar sesuai dengan persyaratan-persyaratan yang ditentukan. yang mencakup kegiatan persiapan pelaksanaan.Yang diharapkan adalah kualitas yang memenuhi standar dan tahan lama.Pemeriksaan Kualitas Manajemen Konstruksi Keberhasilan pelaksanaan pekerjaan administrasi dan fisik proyek tergantung pada bagaimana Tim Pengelola Kegiatan dalam mengatur dan mengelola sumber daya yang ada dalam melaksanakan pekerjaan sehari-hari. penilai memilih satu dari empat kategori penilaian. pemeriksa dan tanggal pemeriksaan dicatat pada bagian bawah dan persentase kemajuan kegiatan dicatat pada bagian atas. Ceklis Manajemen Konstruksi dapat diisi oleh FT-Kec. Nama.

100% yang diambil dari sudut pengambilan yang sama. Bukan kumpulan foto dari setiap desa penerima PNPM Mandiri Perdesaan. Ceklis yang telah diisi diserahkan kepada Tim Pengelola Kegiatan dan arsip pemeriksa agar mereka dapat meningkatkan kualitas dan memperbaiki hal-hal yang dinilai kurang baik. Tetapi tidak boleh hanya foto dari satu desa saja. maka Tim Pengelola Kegiatan juga perlu membuat foto-foto sendiri. namun sudah merupakan hasil seleksi dari semua arsip foto yang ada. Dokumentasi Kegiatan Dokumentasi foto seluruh kegiatan dari PNPM Mandiri Perdesaan sebagian besar menjadi tanggungjawab FT-Kec/F-Kec. meskipun demikian untuk kepentingan arsip desa. dengan ketentuan : − Foto-foto yang ditampilkan merupakan foto PNPM Mandiri Perdesaan di Kecamatan yang bersangkutan.PERDESAAN − − .Agak kurang Jika terdapat kesalahan atau kekurangan kecil yang harus diperbaiki untuk memenuhi sesuai persyaratan teknis Jika masih terdapat banyak kekurangan yang harus diperbaiki Jika hal tersebut dilaksanakan tidak ada atau belum Kurang Tidak ada Pada lampiran disediakan petunjuk-petunjuk singkat mengenai hal-hal yang diperiksa dengan cara yang digunakan untuk menilai setiap item. 2) Foto yang memperlihatkan orang sedang bekerja secara beramairamai. 50%. Fasilitator Kecamatan harus memastikan adanya dokumentasi foto yang disusun dalam satu album khusus. Foto yang ditampilkan meliputi : 1) Foto kondisi 0%. Setiap foto perlu diberikan catatan atau keterangan ringkas. ___________________________________________________________________________ 43 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Pada akhir periode pelaksanaan PNPM Mandiri Perdesaan. i.

untuk mendapatkan tindak lanjut berupa pemeriksaan di lapangan. Langkah-langkah dalam penyelesaian kegiatan sebagai berikut: − Laporan Penyelesaian Pelaksanaan Kegiatan (LP2K) LP2K adalah laporan untuk menyatakan bahwa seluruh jenis kegiatan telah selesai dilaksanakan (kondisi 100%) yang ditandatangani oleh ketua TPK dan FT-Kec serta siap diperiksa oleh PjOK. − Realisasi Kegiatan dan Biaya (RKB) RKB dimaksudkan untuk melaporkan hasil nyata tentang apa saja yang telah dilaksanakan di lapangan didalamnya termasuk penggunaan dana ___________________________________________________________________________ 44 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Penyelesaian Kegiatan Penyelesaian kegiatan yang dimaksud adalah penyelesaian dari tiap jenis kegiatan yang telah dilaksanakan sebagai pertanggungjawaban TPK kepada masyarakat. Pada saat LP2K akan ditandatangani. termasuk realisasi kegiatan dan biaya (RKB). j.PERDESAAN . Form L2PK terdapat pada buku Formulir PTO. Lembar LP2K yang sudah ditandatangani diserahkan pada PjOK dengan tembusan kepada Fasilitator Kabupaten.3) Foto yang memperlihatkan peran serta perempuan dalam kegiatan prasarana. 4) Foto yang memperlihatkan pembayaran secara langsung kepada masyarakat. maka seluruh administrasi baik pertanggungjawaban dana maupun jenis administrasi lainnya sudah dilengkapi dan dituntaskan.

Jika terjadi perubahan di lapangan. RKB juga akan banyak manfaatnya untuk menjelaskan terhadap pertanyaan-pertanyaan yang muncul pada saat pemeriksaan atau audit. akhir dari pelaksanaan PNPM Mandiri Harus dihindari sikap yang hanya menyalin atau menulis ulang RAB awal tanpa melihat realisasi yang sedang terjadi di lapangan.bantuan PNPM Mandiri Perdesaan di desa.PERDESAAN . RKB merupakan bagian penting dan tak terpisahkan dari LP2K. harus dibuat sesuai dengan kondisi yang ada atau terlakasana di lapangan. 3) berkaitan erat dengan gambar-gambar purna laksana 4) menunjukkan target Perdesaan di desa. RKB ini dibuat dan disusun oleh TPK bersama kader desa yang dibantu oleh FT-Kec/F-Kec. 2) sesuai dengan catatan yang ada pada buku kas umum. Didalam realisasi kegiatan dan biaya harus dibuat secara terpisah antara sub-sub-sub kegiatan. peta situasi. detail konstruksi dan lain-lain yang juga bagian adari RKB. harus dicantumkan. Form RKB terdapat pada buku Formulir PTO. Pada kegiatan pembangunan prasarana perincian volume dan biaya yang tercantum pada format RKB harus sesuai Gambar-gambar yang dilampirkan dalam dokumen penyelesaian yaitu denah atau lay out. Pada prinsipnya pembuatan RKB hanyalah merekap atau merangkum seluruh catatan penggunaan dana dan pelaksanaan kegiatan yang dibuat selama pelaksanaan. Harus dihindari melampirakan gambar-gambar disain dalam dokumen penyelesaian tanpa menyesuaikan dengan kondisi yang terjadi di lapangan. Ketentuan dalam pembuatan RKB: 1) dibuat sesuai dengan kondisi terlaksana di lapangan. Jika terdapat konstribusi swadaya masyarakat selama periode pelaksanaan. sehingga harus sudah dapat diselesaikan sebelum LP2K ditandatangani. − Surat Pernyataan Penyelesaian Pelaksanaan Kegiatan (SP3K) ___________________________________________________________________________ 45 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . di samping dilakukan perubahan pada gambar juga harus dituangkan dalam berita acara revisi.

Termasuk syarat dalam pengesahan SP3K adalah pekerjaan dapat diterima masyarakat dan Tim Pengelola Kegiatan harus sudah membuat dan merumuskan bersama masyarakat mengenai rencana pelestarian. SP3K ini ditandatangani oleh Ketua TPK dan PjOK serta diketahui Kepala Desa dan Camat atas nama Bupati. 2) Laporan Penyelesaian Pelaksanaan Kegiatan (LP2K). 3) Realisasi Kegiatan dan Biaya (RKB) dan lampiran pendukung lainnya. gambargambar purna laksana sesuai dengan kondisi yang ada di lapangan. PjOK harus memastikan bahwa kegiatan yang diserahterimakan atau yang tercantum dalam SP3K benar-benar telah memenuhi ketentuan yang berlaku. misalnya : pengaspalan seluruh ruas jalan melalui dana APBD. Seluruh kegiatan lanjutan yang dilaksanakan setelah diterbitkannya SP3K bukan lagi menjadi tanggung jawab dari Tim Pengelola Kegiatan PNPM Mandiri Perdesaan. Kegiatan tambahan atau lanjutan yang bersumber dana dari luar PNPM Mandiri Perdesaan baru dapat dimulai setelah diterbitkan SP3K. pemasangan dinding pasangan batu oleh pengairan pada saluran irigasi.SP3K dimaksudkan untuk melaporkan secara resmi bahwa pelaksanaan kegiatan PNPM Mandiri Perdesaan di desa dinyatakan selesai.PERDESAAN . Baru kemudian SP3K dapat ditandatangani. − Dokumen Penyelesaian Dokumen penyelesaian merupakan satu buku yang berisi: 1) Surat Pernyataan Penyelesaian Pelaksanaan Kegiatan(SP3K). ___________________________________________________________________________ 46 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Form SP3K terdapat pada buku Formulir PTO. sesuai dengan RKB. catatan-catatan tentang kegiatan yang sesuai dengan fakta di masyarakat. Jika dalam pemeriksaan di lapangan ditemui adanya kekurangan dalam pelaksanaan termasuk dalam hal administrasi maka PjOK dapat memberikan kesempatan waktu kepada Tim Pengelola Kegiatan untuk melakukan perbaikan terlebih dahulu.

sehingga sejak tahap perencanaan sudah dialokasikan besarnya biaya ini secara wajar. Form BASPK terdapat pada buku Formulir PTO. mempunyai nilai manfaat yang dapat terus berlangsung dan berkembang. Fasilitator Kecamatan dan PjOK harus membuat Berita Acara keterlambatan dan Kesanggupan penyelesaiannya untuk disampaikan kepada TK-PNPM Mandiri Perdesaan Kabupaten dan Fasilitator Kabupaten. Pendistribusian dari dokumen penyelesaian ini dilaksanakan oleh PjOK dibantu oleh Fasilitator Kecamatan. Jika sudah dibuat BASPK maka tidak perlu lagi dibuat LP2K. SP3K tetap harus dibuat setelah seluruh kegiatan telah dituntaskan (100%) sebagi bukti selesainya pekerjaan. Jika sampai batas waktu tersebut dokumen penyelesaian belum bisa dituntaskan maka Ketua TPK.Dokumen tersebut harus sudah dapat diselesaikan oleh TPK bersama Fasilitator Kecamatan dan KPMD desa untuk didistribusikan oleh PjOK selambat-lambatnya 1 (satu) bulan sejak tanggal ditandatanganinya LP2K. Lampiran yang harus dibuat jika muncul BASPK. − Pembuatan Berita Acara Status Pelaksanaan Kegiatan (BASPK) pada kondisi khusus Apabila sampai batas waktu penyelesaian ternyata kegiatan pembangunan prasarana belum dapat diselesaikan. sama dengan LP2K.PERDESAAN . maka Ketua TPK dan Fasilitator Kecamatan dengan diketahui oleh Kepala Desa membuat Berita Acara Status Pelaksanaan Kegiatan (BASPK) sebagai pengganti LP2K. k. Agar kegiatan pembangunan prasarana. atau dana belum disalurkan seluruhnya. Biaya pembuatan dari dokumen penyelesaian seluruhnya dimasukan pada Biaya Umum dari Alokasi dana PNPM Mandiri Perdesaan di desa. Kesanggupan desa untuk memelihara hasil kegiatan tersebut sudah termasuk pada kriteria pengajuan usulan ___________________________________________________________________________ 47 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . BASPK menunjukkan kondisi hasil pelaksanaan kegiatan yang dicapai pada saat itu. Pemeliharaan Pasca penyelesaian kegiatan merupakan tahap pasca pelaksanaan pembangunan yang wajib dioperasikan dan dipelihara oleh desa. yaitu realisasi kegiatan dan biaya hingga saat itu maupun gambar-gambar purna laksana hingga saat itu.

harus dilaporkan kepada Kepala Desa dan Camat dengan tembusan kepada dinas terkait di kabupaten (misalnya jika terjadi kerusakan jembatan atau longsor besar) untuk meminta pertimbangan dan nasihatnya. yaitu dengan cara menginventarisasi bagianbagian prasarana yang mudah rusak akibat penggunaannya. yang tergantung jenis masalah: i. 2) Meningkatkan berfungsinya kelembagaan masyarakat di desa dan kecamatan dalam pengelolaan program. 4) Kelompok-kelompok pemeliharaan harus memilih waktu yang paling tepat untuk mengidentifikasikan masalah.PERDESAAN . Pemeliharaan untuk prasarana ini dapat ditangani dengan langkahlangkah sebagai berikut: 1) Langkah pertama dalam pemeliharaan adalah penentuan bagian yang harus dipelihara. 5) Prioritas penanganan tidak dapat dilepaskan dari penentuan waktu yang paling tepat untuk pemeliharaan. 2) Dari inventarisasi masalah-masalah tersebut. misalnya pada prasarana jalan pada saat sehabis hujan besar (atau lebih baik lagi pada waktu hujan deras) atau arus sungai paling kuat untuk prasarana Jembatan. Keadaan yang berbahaya harus segera ditangani dan penggunaan prasarana dibatasi/dihentikan sampai keadaan diperbaiki. ___________________________________________________________________________ 48 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . kemudian kekurangan-kekurangannya diperbaiki secara kelompok. ditentukan hal mana yang dapat diperbaiki dengan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang ada di desa. − Tujuan 1) Menjamin terpelihara serta berkelanjutannya fungsi sarana dan prasarana yang telah dibangun dengan kemampuan masyarakaat sendiri. − Kegiatan Pemeliharaan Prasarana Prasarana yang telah dibangun oleh perlu diperiksa secara rutin.desa pada musyawarah desa (merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari usulan desa) dan MAD. 3) Yang diluar kemampuan masyarakat.

Unit yang mengawasi dan membimbing masyarakat dalam kegiatan pemeliharaan. Adapun masalah yang sebaiknya menunggu cuaca yang baik demi kualitas perbaikan. atau longsor yang mengancam rumah penduduk. yang terdiri dari beberapa unit: i. Unit yang menugaskan masyarakat untuk memperbaiki hal-hal yang harus diperbaiki. lahan produktif). Unit yang menentukan kebutuhan untuk pemeliharaan. Formulir Daftar Bagian Prasarana Yang Rusak dan Perlu Dipelihara diisi oleh TP3 secara berkala atau sesuai waktu yang diperlukan.ii. seperti peluapan air yang akan merusak tanaman di ladang sebelah jalan. harus segera ditangani. dan tentu saja orang tersebut harus terlatih atau sudah memiliki kemampuan teknis. iii. atau pembuatan subteras) 6) Melalui musyawarah desa dipilih tim pemeliharaan dan disyahkan oleh Kepala Desa. Masalah yang akan menyebabkan kerusakan yang lebih luas dan lebih besar harus segera ditangani. iii. iv. asal tidak merugikan masyarakat kalau menunggu (misalnya pemasangan gorong-gorong baru. yang dapat dilihat pada Form PTO. Masalah yang akan mengakibatkan kerusakan besar atas pemilikan pribadi masyarakat desa (rumah. sekaligus yang menilai kembali apakah bagian yang dibutuhkan untuk dipelihara telah ditangani dengan baik. telah disediakan fomulir guna membantu Tim Pengelola Pemeliharaan Prasarana (TP3) di desa.PERDESAAN . seperti masalah drainase jalan yang tidak berfungsi. Tim Pemelihara bertanggung jawab kepada musyawarah desa melalui musyawarah pertanggungjawaban pemeliharaan prasarana yang dilakukan secara periodik sesuai kebutuhan. ii. Formulir Daftar Bagian Prasarana Yang Rusak dan Perlu Dipelihara untuk mencatat kebutuhan pemeliharaan secara sistematis. − Sistem Pemeliharaan Untuk melaksanakan kegiatan pemeliharaan pada tiap jenis prasarana. apakah individu atau kelompok. dengan cara sebagai berikut: ___________________________________________________________________________ 49 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI .

2) Dibuat jadwal pekerjaan dan disepakati penanggung jawabnya. − Penentuan Prioritas Pemeliharaan TP3 akan menentukan prioritas berdasarkan kriteria-kriteria yang diuraikan di atas. 4) Bagian yang sudah diperbaiki dengan baik dapat ditandai dengan "X" pada formulir survei. 3) Di bagian bawah.PERDESAAN . bukan besarnya pekerjaan yang dibutuhkan untuk mengatasi masalah. 4) Pada waktu survei identifikasi pemeliharaan. − Langkah-langkah Pemeliharaan 1) Prioritas untuk pemeliharaan ditentukan oleh TP3. ditambah pertimbangan beban pekerjaan dan pemerataan beban pada kelompok-kelompok masyarakat. Jika pemeliharaan ditangani melalui pengurus RT (Rukun Tetangga). 3) Hasil pemeliharaan oleh RT atau kelompok diperiksa oleh unit yang mengawasi dan membimbing kegiatan pemeliharaan dalam TP3. dicatat pada formulir tentang keadaan tiap masalah yang diamati. dan TP3 dapat menilai keberhasilan tiap RT. diisi dengan kode: 1 = masalah ringan 2 = masalah sedang 3 = masalah berat Kode ditentukan sesuai dengan pentingnya masalah. survei dan penentuan prioritas dapat dilakukan oleh RT masing-masing. berfungsi sebagai kepala kelompok pemeliharaan. 2) Sambil mengamati.1) Memeriksa dan mengamati jenis kerusakan pada bangunan prasarana. − Pelatihan Pemeliharaan ___________________________________________________________________________ 50 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . ditulis catatan mengenai lokasi/bagian bangunan tiap jenis prasarana yang perlu diperbaiki.

Ada bukti dari lapangan bahwa umumnya masyarakat mau memelihara prasarana yang manfaatnya dapat mereka rasakan. Seringkali yang sebenarnya terjadi adalah kesalahan desain daripada kesalahan dalam pemeliharaan. Pada penjelasan di bawah diuraikan pengembangan tentang pengelolaan pemeliharaan dan permasalahan yang terkait pemeliharaan. Yang paling sering terjadi dalam “masalah pemeliharaan” adalah lebih disebabkan oleh kualitas atau volume bahan yang kurang memadai. Hanya saja upaya pemeliharaan yang dilakukan masih sangat terbatas. penyusunan dimaksudkan untuk memberikan gambaran tentang pemeliharaan dan dipakai sebagai pandangan baru terhadap pemeliharaan yang dilengkapi dengan langkah-langkah untuk mensukseskan pemeliharaan prasarana dalam rangka pelestarian. Jika tujuh langkah di bawah ini dapat dilaksanakan dengan sungguhsungguh. dan bahkan masih jauh dari yang diharapkan. 2) Organisasi dan pengelolaan pemeliharaan. maka hampir dipastikan bahwa upaya pemeliharaan yang dilakukan oleh masyarakat akan jauh lebih baik dari sebelumnya. Dalam acara tersebut.PERDESAAN . − Tujuh Langkah Mensukseskan Pemeliharaan Prasarana Desa Tujuh langkah di bawah ini didasarkan pada sudut pandang baru tentang pemeliharaan. melakukan inventarisasi 4) Cara menghitung besaran iuran untuk pemeliharaan tiap jenis prasarana yang dibutuhkan. 3) Teknik pemeliharaan. Yang sebenarnya mereka lihat di lapangan bukan bukti/fakta bahwa pemeliharaan tidak dilakukan. Para pemeriksa prasarana adakalanya memiliki asumsi yang salah.FT-Kec dibantu FT-Kab wajib memberikan pelatihan kepada anggota TP3 pada waktu pelaksanaan kegiatan hampir selesai. Atau barangkali yang sering terjadi adalah tidak dilakukannya pengendalian kualitas pelaksanaan secara ketat. TP3 diberi materi meliputi: 1) Kepentingan pemeliharaan. tetapi bukti/fakta bahwa prasarana tidak dibangun dengan baik. seperti teknik masalah dan teknik memperbaikinya. ___________________________________________________________________________ 51 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI .

Dengan mengikuti ketujuh langkah ini diharapkan akan berhasil mengubah sikap terhadap kebutuhan dan tanggung jawab pemeliharaan. Karena itu perlu dibentuk tim penanggung jawab pemeliharaan prasarana. Hal itu tidak mendidik masyarakat tentang kualitas. adanya Penanggung jawab Untuk turut serta dalam kegiatan pemeliharaan yang rutin (setiap sekian minggu sekali) seringkali masyarakat memandang sebagai pekerjaan yang membosankan.PERDESAAN .Padahal pengeluaran biaya dan tenaga tidak jauh berbeda. Dengan demikian. Alangkah baiknya bila ada contoh jelek pada prasarana lain di sekitarnya. para fasilitator. Bagi pemeriksa desain. pemerintah. Tokoh masyarakat yang sangat dihargai karena ilmunya. ketika pemeriksaan dilakukan maka yang harus dipikirkan dari awal adalah masalah kualitas prasarana. dan sebagainya. Pada saat menemukan masalah di lapangan jangan langsung memutuskan disebabkan oleh kurangnya kegiatan pemeliharaan. Karena mungkin saja masalah yang muncul disebabkan oleh desain yang salah. Beberapa aspek yang perlu diperhatikan adalah punggung sapi. Karena prasarana desa seharusnya dibangun dengan teknik yang dapat meminimalkan upaya pemeliharaan. usianya atau keberhasilannya. dan konsultan atau lainnya jika melakukan kunjungan harus selalu mengangkat dan mengutamakan masalah kualitas dan sekaligus menjelaskan alasannya. jangan menyetujui desain yang belum jelas atau lengkap. tidak boleh melupakan hal-hal yang akan menyelamatkan kegiatan proyek. Bagi juru desain. cat antikarat. 2) Langkah kedua adalah pemeliharaan prasarana. Dengan kata lain. pengendalian kualitas yang rendah atau karena kualitas dan volume bahan yang kurang tepat. pelandaian tebing. saluran pinggir. ___________________________________________________________________________ 52 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . jarak antara sumber air dan peresapan. Harus digambar secara eksplisit agar jelas. 1) Langkah pertama adalah perubahan sudut pandang.

Tim ini membuat jadwal kunjungan. Tim ini akan lebih sesuai jika diisi oleh tenaga muda yang potensial (Tim Pemuda). mirip dengan metode SAP/VAP/MAP yang telah diberikan pada pelatihan untuk perencanaan jalan. ___________________________________________________________________________ 53 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . 3) Langkah ketiga adalah adanya tim dan metode kerja lapangan.PERDESAAN . Selanjutnya tim melaporkan hasilnya kepada tim penanggung jawab. asalkan dijelaskan oleh tokoh yang dihormati. Jika diberitahukan bahwa pemeliharaan sangat diperlukan. Pada dasarnya masyarakat akan dapat memahami kepentingan pemeliharaan. Hasil kunjungan dibahas bersama dalam tim. Sudah ada metodologi dan formulir untuk mencatat kebutuhan (Inventarisasi Bagian Jembatan yang Perlu Dipelihara. Tim penanggung jawab (jumlahnya tidak penting) hanya memantau proses dan hasil pemeliharaan. misalnya pada saat hujan deras untuk prasarana jalan dan jembatan. terdapat air yang mengalir di tengah jalan.diutamakan untuk direkrut menjadi anggota tim penanggung jawab pemeliharaan. Sebaiknya. atau memanfaatkan kesempatan ideal untuk melihat kebutuhan. Jadi sifat yang paling penting untuk tim ini adalah rajin terjun ke lapangan. tetapi untuk prasarana bendungan justru harus dilihat pada saat akan banjir. apakah fondasi jembatan diserang air. hasilnya ditempel secara transparan di papan informasi. Untuk sumber air bersih dan irigasi harus dilihat pada saat sulit air. Untuk mewujudkan pemeliharaan prasarana yang efektif dan tepat waktu. desa harus mempunyai organisasi atau tim yang akan rajin terjun ke lapangan untuk mencari data tentang status dan kebutuhan pemeliharaan. dan sebagainya. maka tim ini akan membantu menggerakkan masyarakat lain. Pada saat hujan dapat melihat apakah saluran yang ada kurang besar atau terlalu aliran air terlalu deras. walaupun jauh maupun hujan.

dapat menentukan prioritas. dan menjelaskan rencana pemeliharaan. atau dapat digabung untuk beberapa prasarana? Jawabannya. Semua pelatihan yang dimaksudkan harus dilakukan oleh fasilitator teknik atau fasilitator kecamatan dibantu oleh petugas dinas teknik dan petugas kecamatan. lokasi prasarana dan jumlah pemanfaat. Karena itu masyarakat juga harus dilatih agar pekerjaannya lebih bermutu. Masyarakat yang bekerja dalam kegiatan pemeliharaan tersebut. pintar mengantisipasi masalah. Tim-tim ini dapat saja aktif untuk semua prasarana yang dibangun oleh suatu proyek. dan juga boleh digabung untuk beberapa prasarana. boleh satu tim. Hal tersebut akan berbeda untuk kedua jenis tim. Pada umumnya pelatihan sejenis ini tidak perlu banyak biaya. Untuk Tim Pemuda. Sebagai anggota masyarakat. tim ini perlu menerapkan format-format inventarisasi. i. Sebenarnya relatif lebih mudah membentuk tim untuk memelihara air bersih karena pemanfaatnya jelas dan mudah dihitung. mungkin saja masih awam terhadap hal-hal teknis. Untuk terjun ke lapangan. Untuk Tim Penanggung jawab. tentunya anggota tim ini dapat juga turut bekerja dalam kegiatan pemeliharaan. Tim ini harus mengerti bahwa tugas mereka adalah memimpin pertemuan. karena dilakukan langsung di desa dan lebih ___________________________________________________________________________ 54 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . ii. dan bersemangat. Pada prinsipnya tidak ada pembatasan jumlah tim. Hal ini tergantung pada volume pekerjaan. Akan lebih teratur. Untuk menjelaskan rencana pemeliharaan harus mengetahui teknik-teknik yang biasa dipakai.PERDESAAN . membuat laporan kepada masyarakat. efektif. yaitu mengenai tugasnya dan tentang teknik pemeliharaan. keahlian dalam tim. Pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan tetap dilakukan oleh masyarakat. Sebaliknya lebih sulit mencari orang untuk memelihara prasarana yang dinikmati semua.Apakah setiap prasarana perlu tim sendiri. seperti jalan. Tim-tim yang dimaksudkan di atas perlu diberi pelatihan tentang dua hal. S ebaiknya tidak perlu tim tersendiri. walaupun tidak perlu ahli sekali. Kedua tim ini tidak dimaksudkan sebagai tenaga yang akan melaksanakan kegiatan pemeliharaan. dan komprehensif bila ada tim 4) Langkah keempat adalah adanya pelatihan teknik.

___________________________________________________________________________ 55 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI .baik lagi bila langsung di lapangan. Dalam hal pelatihan ini.PERDESAAN . sebaiknya melibatkan pendamping lokal dan fasilitor desa sebagai instruktur pembantu.

fasilitator. Atau desa yang tidak memelihara prasarana ditetapkan batas biaya maksimal yang dapat diusulkan. Langkah kelima ini mirip dengan langkah pertama. atau yang lainnya. yaitu mencoba mengubah sikap orang seperti: konsultan. fasilitator. dan informasi ini perlu disebarluaskan. adalah adanya sanksi karena tidak Langkah keenam adalah sanksi bagi desa yang tidak melakukan pemeliharaan rutin. Jika para pengunjung yang seringkali dijadikan teladan ini tidak peduli masalah pemeliharaan bagaimana dengan masyarakat itu sendiri yang belum tentu mengerti tentang pentingnya pemeliharaan. Pada saat melakukan kunjungan lapangan. Rapat BKAD/Musyawarah Antar Desa dapat menyepakati aturan sanksi. seringkali mereka memeriksa dan mencatat banyak hal tetapi tidak pernah menanyakan tentang pemeliharaan atau status prasarana yang dibangun pada tahun-tahun yang lalu. tentunya akan mendorong penanganan pemeliharaan yang lebih baik. Desa yang tidak memelihara prasarana tidak berhak lagi mengikuti kompetisi. 6) Langkah keenam memelihara. ii. bagaimana respons masyarakat bila setiap kunjungan dimulai dengan pemeriksaan prasarana yang dikerjakan satu atau dua tahun sebelumnya. tentang jenis proyek. Sementara itu masyarakat selalu melihat apa yang dilakukan oleh para pengunjung (konsultan.PERDESAAN . Dengan memantau atau memeriksa prasarana lama yang telah dikerjakan pada tahun-tahun sebelumnya. Apalagi bila dikaitkan dengan Langkah ke enam di bawah ini. ___________________________________________________________________________ 56 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . aparat) dan akan digunakan sebagai contoh. Disarankan ada sanksi bagi desa yang tidak melakukan pemeliharaan rutin. dan aparat yang berkunjung ke lapangan. Sanksi bisa lebih spesifik tentang lokasi (dusun). iii.5) Langkah kelima adalah memantau prasarana lama. Bisa dibayangkan. Contoh sanksi termasuk: i. Biasanya yang diperhatikan adalah konstruksi baru yang dipandang lebih menarik dan cantik bila difoto.

seperti pada saat kurang setuju dengan penilaian tim verifikasi. Siapa yang berhak untuk mengatakan bahwa prasarana tidak cukup dipelihara? Pertanyaan ini mungkin paling sulit untuk dijawab. atau pemeliharaan yang memerlukan biaya besar. Semakin besar jumlah desa yang digagalkan karena terkena sanksi.PERDESAAN . Untuk tugas ini FT-Kab dapat membantu. tetapi BKAD sendiri tidak akan turun melihat semua desa. Karena mungkin saja ada unsur bias didalam melakukan penilaian. Juga dimungkinkan adanya naik banding bagi desa yang dinilai jelek. BKAD dapat mengorganisasi proses penilaian yang melibatkan tim kecil yang terdiri dari wakil desa lainnya. akan semakin besar porsi dana untuk desa yang masih berpartisipasi. dan setiap desa dikunjungi oleh dua tim agar penilaian dapat dibandingkan. dibuat prasyarat yang harus dipenuhi sebelum dana tambahan dipertimbangkan: ___________________________________________________________________________ 57 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . tetapi bukan merupakan solusi yang sustainable. tetapi untuk jenis proyek lainnya mungkin sangat sulit. mungkin dapat mengumpulkan dana pemeliharaan yang cukup besar.Sebaiknya tidak perlu terkena sanksi untuk peristiwa yang luar biasa. Hal ini dengan asumsi bahwa dana yang ada di desa masih sangat terbatas. Melainkan hanya digunakan untuk memberi contoh tentang cara tepat dalam melakukan penilaian. 7) Langkah ketujuh adalah adanya dana pemeliharaan. Yang berhak mengambil keputusan adalah BKAD/Musyawarah Antar Desa. Alangkah baik bila disediakan dana khusus untuk masalah pemeliharaan. seperti banjir 50-tahunan. terutama untuk pemeliharaan prasarana yang di luar kemampuan desa dari segi volume atau biayanya. Untuk mengurangi timbulnya ketergantungan dana dari pemerintah. Untuk jenis proyek tertentu.

Masyarakat sudah menyumbang sesuai kemampuannya. ada juga desa yang memerlukan dana pemeliharaan jauh di atas kemampuan desa. pasti akan dihabiskan untuk hal-hal yang tidak perlu atau relevan. Banyak desa yang beranggapan bahwa dana pemeliharaan tidak diperlukan. Meskipun demikian.PERDESAAN .i. Organisasi pemeliharaan ada dan aktif ii. ___________________________________________________________________________ 58 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Jika dana pemeliharaan sudah disediakan pada saat konstruksi. Dalam hal ini perlu juga diitegaskan bahwa dana pemeliharaan tidak boleh disediakan dari biaya konstruksi. Terjadi pertemuan rutin iii. Orang yang bertanggung jawab dalam pengelolaan dana ini akan dicurigai dan menjadikan semakin beratnya tugas Tim Pengelola Kegiatan. Tim kecil pemuda dapat disertakan untuk melakukan survei atas kebutuhan pemeliharaan iv.

4.2. KEGIATAN BIDANG PELAYANAN PENDIDIKAN 4. Sasaran Dan Jenis Kegiatan a. Meningkatkan kualitas proses belajar mengajar melalui bantuan prasarana dan sarana pendidikan. Dasar Pemikiran Bidang pendidikan merupakan salah satu jenis kegiatan yang dapat dipilih masyarakat secara demokratis pada Musyawarah Desa dan Musyawarah Antar Desa. Sasaran Program ___________________________________________________________________________ 59 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI .2. Meningkatkan kapasitas rumah tangga miskin perdesaan melalui pelatihan bagi pemuda putus sekolah. Sejalan dengan prinsip open menu. Tujuan Khusus − Meningkatkan kesempatan belajar bagi siswa miskin/anak putus sekolah dengan prioritas menyelesaikan pendidikan dasar 9 tahun melalui pemberian beasiswa. Tujuan Umum Mempercepat upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia dengan menitikberatkan pada pemerataan kesempatan pendidikan.4. b.3. Meningkatkan kepedulian orang tua siswa rumah tangga miskin dan komite sekolah terhadap pentingnya pendidikan. peningkatan kualitas guru dan metode pengajaran. − − − 4. semua jenis kegiatan pendidikan formal dan non formal (termasuk pelatihan ketrampilan masyarakat) bertujuan untuk meningkatkan kapasitas rumah tangga miskin.1. Tujuan a.PERDESAAN .2.2.2. peningkatan kualitas pendidikan. dan peningkatan kapasitas rumah tangga miskin perdesaan sebagai bagian dari upaya mempercepat pengentasan kemiskinan. ibu-ibu rumah tangga untuk menciptakan daya saing dan lapangan kerja.

Ketentuan beasiswa : 1) Penerima beasiswa tersebut tidak sedang mendapatkan beasiswa dari sumber lain. biaya praktikum. sekolah dasar/MI dan SMP/MTs.Kelompok penerima manfaat kegiatan pendidikan adalah rumah tangga miskin. 3) Pembayaran beasiswa harus didukung dengan bukti-bukti pendukung yang dapat dipertanggungjawabkan seperti daftar 60 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . setiap orang tua penerima beasiswa melalui papan informasi. 6) Setiap orang tua dari penerima beasiswa wajib memotivasi anaknya untuk belajar. b. anak rumah tangga miskin usia sekolah. yaitu : − Beasiswa Bantuan beasiswa diperuntukkan bagi murid/siswa belajar/anak dari rumah tangga miskin dalam mendukung pelaksanaan program pendidikan wajib belajar 9 tahun. (Lihat poin 4. dapat dibayarkan langsung (dari rekening Pokja Pendidikan) ke sekolah tiap 6 bulan. dilakukan atas persetujuan Musyawarah Desa 5) Pemberian bantuan beasiswa diinformasikan kepada seluruh warga masyarakat termasuk. buku-buku pelajaran). dan Komite Sekolah di lokasi PNPM Mandiri Perdesaan. biaya ujian dan pembelian perlengkapan sekolah (seperti: buku dan alat tulis.PERDESAAN ___________________________________________________________________________ . disesuaikan dengan jenjang pendidikan 4) Pemberhentian beasiswa.2. 2) Beasiswa dimanfaatkan untuk iuran bulanan sekolah. Mekanisme pengelolaan beasiswa : 1) Pemberian dana beasiawa yang lebih dari satu tahun dikelola oleh Pokja Pendidik di Kecamatan.5 tentang “Pengelolaan Dana Multiyears”) 2) Beasiswa yang berupa iuran sekolah. guru. 3) Jangka waktu beasiswa penerima beasiswa. Jenis Kegiatan Jenis kegiatan pendidikan yang dapat didanai oleh PNPM Mandiri Perdesaan dikategorikan dalam empat bagian .

Dalam pelaksanaan pengelolaan bantuan kegiatan ini lebih transparan. 4) Proses pembayaran harus diketahui semua pihak. BPD. antara lain: BKAD. atau lembaga pelayanan pendidikan lainnya). Komite Sekolah. Fasilitator Kecamatan memastikan bahwa bantuan tersebut diterima secara utuh. dipastikan oleh Fasilitator Kecamatan agar − Peningkatan Pelayanan Pendidikan Pelayanan pendidikan adalah kegiatan pendidikan yang meliputi akses. UPK. 1. sekolah filial/kelas jauh. Kepala Desa. Salah satu isi dari perjanjian tersebut adalah dapat ditariknya kembali beasiswa apabila penerima beasiswa tidak dapat melanjutkan sekolahnya. TPK. Untuk memudahkan masyarakat (rumah tangga miskin) mendapatkan akses pelayanan pendidikan. ___________________________________________________________________________ 61 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI .penerima beasiswa. Fasilitator Kecamatan. dan kuitansi yang dikeluarkan pihak sekolah.PERDESAAN . Usulan yang telah ditetapkan pada Musyawarah Antar Desa penetapan usulan. penyelenggara program paket belajar. 5) Pembayaran dana beasiswa sekolah harus dilengkapi surat perjanjian dengan pihak sekolah. Kades. sekolah terbuka. Kadus. bukti transfer. Daftar calon penerima beasiswa harus sudah tersedia pada saat MKP dan Musdes Perencanaan 2. Bantuan perlengkapan dan peralatan sekolah diserahkan secara langsung oleh TPK kepada semua penerima beasiswa dengan disaksikan orang tua. maka PNPM Mandiri Perdesaan memberikan bantuan pendanaan kepada lembaga penyelenggara pendidikan (sekolah. mutu dan manajemen pendidikan. Ketentuan peningkatan pelayanan pendidikan: 1) Sekolah/lembaga penerima bantuan adalah sekolah/lembaga pendidikan tingkat dasar wajib belajar 9 tahun. 3. TPK wajib melibatkan Komite Sekolah. dan Komite Sekolah dan menandatangani Daftar Tanda Terima. dengan kondisi: i. prasarana dan sarananya kurang memadai/layak untuk mendukung pelaksanaan proses belajar mengajar jumlah tenaga pengajarnya kurang memadai ii.

yang iii. Persyaratan.laboratorium. Hasil kerja Tim Pengawas dan Tim Pemantau dilaporkan pada rapat BKAD/MAD dan Musdes.PERDESAAN . khusus sekolah formal harus mempunyai Komite sekolah. ii. iv. pelatihan guru (pengembangan metode belajar menyenangkan dan pengembangan media belajar) . dan alat peraga sederhana. pembangunan/perbaikan/perawatan gedung sekolah (ruang kelas. pembelian bahan-bahan penunjang belajar mengajar di sekolah.iii. tercatat pada dinas pendidikan 2) Bantuan peningkatan pelayanan pendidikan digunakan untuk : i. perpustakaan. − Pelatihan Keterampilan Masyarakat ___________________________________________________________________________ 62 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . proses seleksi dan besarnya honor guru ditentukan oleh masyarakat pada Musyawarah Antar Desa berdasarkan konsultasi dengan kepala sekolah dan Komite sekolah.seperti: buku wajib belajar. ruang Unit Kesehatan Sekolah dan ruang guru) v. c) Besarnya honor guru disesuaikan dengan standar UMR setempat yang berlaku. tempat cuci tangan. iv. mengacu pada b) Bantuan guru honorer sebaiknya bersifat multiyears untuk menjamin ketersediaan tenaga guru. d) BKAD menugaskan Badan Pengawas UPK dan Tim Pemantau melakukan pengawasan dan pemantauan guna menjamin efektifitas pengelolaan dana dan pelaksanaan pelayanan pendidikan yang diberikan pada masyarakat. penambahan insentif bagi guru honorer/guru bantu dan pembayaran honor guru baru (tambahan). pembelian meubelair a) Pembangunan dan perbaikan sekolah/perpustakaan ketentuan standar teknis yang ada. kamar mandi/wc.

bakat dan minat yang dimilikinya sehingga menciptakan daya saing dan peluang tenaga kerja antara lain: kursus menjahit. Perencanaan Tahapan perencanaan kegiatan pendidikan meliputi: − Sosialisasi Sosialisasi dilakukan di tingkat kecamatan. kelompok. 2) Bantuan dipergunakan untuk: pembelian peralatan dan bahanbahan kursus/pelatihan. dusun. desa. pertemuan komite sekolah.PERDESAAN . dan lokakarya desa dengan tema-tema seperti: gender. transportasi dan kebutuhan lain yang relevan. jenis kegiatan dan mekanisme bidang layanan pendidikan dimengerti masyarakat. Mekanisme Pengelolaan Kegiatan a. hak-hak sipil masyarakat. bahaya penggunaan obat-obat terlarang. Ketentuan bantuan pelatihan keterampilan adalah sebagai berikut: 1) Persyaratan bantuan biaya pelatihan ketrampilan adalah anggota rumah tangga miskin usia kerja produktif. sasaran. Bantuan pengembangan wawasan dan kepedulian dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman bagi rumah tangga miskin tentang pentingnya pendidikan baik formal maupun non formal. dan Komite Sekolah.Bantuan Pelatihan ketrampilan masyarakat dipergunakan untuk meningkatkan kemampuan rumah tangga miskin sesuai dengan potensi. sablon. 4) Kewajiban penerima bantuan adalah mengikuti pelatihan/kursus sampai selesai dan melakukan alih keterampilan yang dimiliki kepada anggota masyarakat lain yang membutuhkan.bengkel otomotif.membayar honor instruktur.2.4. ___________________________________________________________________________ 63 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . − Pengembangan wawasan dan kepedulian. Bentuk bantuan kegiatan dapat berupa kampanye pendidikan. bahaya pestisida dan pupuk kimia. hak anak. 4. Sosialisasi tidak hanya pada forum – forum pertemuan resmi tetapi juga pertemuan informal di masyarakat. disesuaikan dengan 3) Besarnya bantuan biaya kursus /pelatihan kebutuhan riil dan harga setempat . antisipasi konflik. lingkungan. Maksud dari sosialisasi ini adalah agar tujuan.buta aksara dll. pendidikan dan kesehatan.

dan sebagainya. kadus dan anggota Komite Sekolah setempat. Manfaat bantuan multiyears antara lain: i. 2) Identifikasi calon penerima manfaat bantuan pendidikan dilakukan oleh KPMD dengan melibatkan kades. Peta sosial dibuat bersama masyarakat dusun dan desa dengan melibatkan komite sekolah. Keputusan bantuan multiyears dilakukan oleh masyarakat sendiri setelah mereka mendapatkan informasi mengenai manfaat dan permasalahan yang akan timbul. Memastikan ketersediaan tenaga guru. jumlah pengangguran. kapasitas pengurus) ___________________________________________________________________________ 64 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Target bidang pendidikan untuk penyelesaian pendidikan dasar 6 (enam) atau 9 (sembilan) tahun tercapai. uraian kerja.− Penggalian gagasan bidang pendidikan Penggalian gagasan difasilitasi oleh KPMD dibantu oleh Fasilitator Kecamatan/PL dengan menggunakan peta sosial dan kalender musim yang dibuat dalam musyawarah dusun dan desa. ii. iii.PERDESAAN . 3) Jenis kegiatan bidang pendidikan terutama beasiswa dan honor guru akan lebih efektif jika diberikan lebih dari satu tahun (multiyears). Dana multiyears juga dapat diberikan dalam lingkup kecamatan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penggalian untuk bidang pendidikan masyarakat: gagasan 1) Fasilitator Kecamatan melakukan koordinasi dengan Kantor Cabang Dinas Pendidikan di kecamatan dan pihak sekolah agar memberikan informasi kepada Komite Sekolah untuk mengikuti proses penggalian gagasan. artinya semua desa dalam satu Kecamatan memilih pola multiyears. mekanisme dan tata kerja. guru dan kepala sekolah. anak usia sekolah yang belum sekolah. jumlah anak putus sekolah dan yang terancam putus sekolah. Memperkuat kelembagaan Komite Sekolah (organisasi. Identifikasi meliputi jumlah rumah tangga miskin.

Narasumber dalam penulisan usulan adalah kantor cabang dinas pendidikan. 2) Memastikan bahwa jenis usulan kegiatan tidak tumpang tindih dengan pendanaan sumber lain. b. rencana pelestarian dan pengembangannya. guru dan kelompok pengusul − Verifikasi Usulan Hal yang perlu diperhatikan dalam proses verifikasi usulan bantuan peningkatan pelayanan pendidikan dan beasiswa : 1) Tim verifikasi melakukan diskusi dengan komite sekolah. kepala sekolah dan guru untuk memastikan bahwa usulan kegiatan benar-benar dibutuhkan oleh rumah tangga miskin. keterkaitan dengan pihak lainnya. Kab memastikan kegiatan pendidikan yang diusulkan masyarakat tidak didanai oleh Dinas Pendidikan dan atau Departemen Agama Tingkat Kabupaten. kepala sekolah.Catatan: Masyarakat perlu mendiskusikan sendiri mekanisme pengelolaan bantuan pendidikan multiyears untuk menjamin keberlanjutan pengelolaan keuangan secara akuntabel dan transparasi pada pasca program (dimana tidak ada fasilitator Kecamatan di lokasi PNPM Mandiri Perdesaan). − Penulisan usulan Proposal kegiatan pendidikan masyarakat berisi tentang jenis kegiatan.PERDESAAN . cara pelaksanakan kegiatan. komite sekolah. 3) Untuk pemberian beasiswa perlu dipastikan bahwa penerima beasiswa adalah rumah tangga miskin dan tidak menerima bantuan dari sumber lain. 4) Besarnya beasiswa yang dibutuhkan dan bersifat multiyears 5) Beasiswa dianggarkan pada Rencana Anggaran Sekolah agar dapat diketahui rencana penggunaannya. Fas. Jika belum ada Komite sekolah perlu dipastikan sekolah akan membentuknya sebelum MAD pendanaan. perkiraan RAB. Pelaksanaan kegiatan ___________________________________________________________________________ 65 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . pemanfaat.

− Pengadaan bahan dan alat mengikuti proses yang ada − Penyaluran dana bidang pendidikan diberikan kepada penerima manfaat oleh TPK bidang pendidikan sesuai dengan rencana yang telah dibuat. Tugas Utama Pokja dan Bidang Pendidikan adalah: ___________________________________________________________________________ 66 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . dan dibentuk pada MAD Prioritas usulan. jenis-jenis kegiatan pendidikan masyarakat. Tokoh Masyarakat. − Penyusunan rencana kerja dan pencairan dana difasilitasi oleh Fasilitator Kecamatan dan PL dengan mengacu pada proposal. Untuk mengelola kegiatan ini TPK dapat membentuk bidang pendidikan.Proses Pelaksanaan kegiatan pendidikan masyarakat adalah: − Pelaksanaan kegiatan pendidikan masyarakat dilakukan oleh TPK. 4. Beberapa jenis kegiatan pendidikan perlu dilestarikan sehingga pada forum ini perlu dibentuk Tim Pemelihara. TPK. MAD/BKAD memberikan wewenang kepada Badan Pengawas UPK untuk mengontrol penggunaan dana pendidikan. TPK bidang pendidikan harus dilatih terlebih dahulu. − Sebelum melaksanakan kegiatan. Pengelolaan Dana Multiyears Bantuan dana PNPM Mandiri Perdesaan yang bersifat multiyears (lebih dari 1 tahun) membutuhkan pengelolaan secara khusus melalui suatu Kelompok Kerja (Pokja) Pendidikan di tingkat Kecamatan yang keanggotaannya dipilih secara transparan dan demokratis serta bertanggung jawab pada Musyawarah Antar Desa. − Serah terima kegiatan pendidikan masyarakat dilakukan oleh TPK kepada masyarakat melalui forum Musyawarah Desa.5. dan administrasi keuangan. Untuk memastikan akuntabilitas . alur tahapan kegiatan. maka Pokja Pendidikan disarankan beranggotakan minimal 3 orang yang terdiri dari Ketua dan anggota. tugas TPK bidang pendidikan. − Sertifikasi kegiatan pendidikan masyarakat dilakukan oleh Fasilitator Kecamatan dengan melibatkan cabang Dinas Pendidikan setempat dengan memperhatikan kemungkinan pelestarian dan pengembangan kegiatan tersebut. Pengurus Pokja berasal dari unsur UPK.PERDESAAN . pemerhati pendidikan. a.2. Komite Sekolah. Pelatihan dilakukan oleh Fasilitator Kecamatan/PL dengan materi: kebijakan PNPM Mandiri Perdesaan. Dokumen serah terima disusun oleh TPK bersama KPMD dan pengurus kelompok kegiatan.

Pencairan dan Penyaluran Dana Multiyears Mekanisme pencairan dan penyaluran dana pendidikan multiyears. Pencairan kedua dan seterusnya disertai LPD yang harus diverifikasi terlebih dahulu oleh UPK dan Fasilitator Kecamatan (bila masih bertugas) untuk memastikan bahwa RPD yang diusulkan tidak melampaui anggaran satu tahun.PERDESAAN . b. Secara garis besar mekanisme pencairan dan penyaluran dana pendidikan multiyears sebagai berikut: − TPK mengajukan RPD total kegiatan pendidikan ke UPK sesuai total anggaran yang disetujui pada MAD Penetapan usulan. Catatan: Keterlibatan UPK sebagai salah satu penanda tangan rekening pendidikan (Pokja) dimaksudkan untuk fungsi pengawasan. Melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan bantuan Pendidikan PNPM Mandiri Perdesaan. kepada TPK − − TPK membuka rekening kolektif Pendidikan di Kecamatan yang dikelola oleh Pokja Pendidikan. − − Melakukan mediasi dan koordinasi dengan pihak pemerintah (Cabang Dinas Pendidikan Kecamatan) untuk peningkatan pelayanan pendidikan. − − ___________________________________________________________________________ 67 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . UPK menyalurkan dana kegiatan pendidikan berdasarkan RPD Total yang diajukan.− Mengelola bantuan multiyears (khususnya dalam pencairan dana) pada program dan setelah berakhirnya PNPM Mandiri Perdesaan. 2) Menyalurkan dana kegiatan Penetapan Camat (SPC) pendidikan berdasarkan Surat 3) Mengadministrasikan keuangan dan kegiatan penyaluran dana di Kecamatan. dan salah satu Tokoh Masyarakat yang dipilih dalam MAD Penetapan usulan. keanggotaan Pokja dan specimen rekening pendidikan disepakati dalam MAD Penetapan Usulan. TPK mengajukan RPD sesuai kebutuhan dan dilampiri daftar penerima manfaat ke Pokja Pendidikan. 1) Membuka rekening Pendidikan dengan specimen 3 orang yaitu ketua Pokja dan 2 orang anggota terdiri dari unsur UPK.

yang diajukan. maka pokja mencairkan dana ke TPK sesuai RPD Penting: o Pokja hanya berwenang mencairkan dana berdasarkan rencana anggaran tahunan TPK yang telah disetujui MAD Penetapan Usulan atau forum yang diberi kewenangan oleh MAD untuk mencairkan dana tersebut. Pencairan dana dilaksanakan berdasarkan RPD yang diusulkan TPK setelah diperiksa oleh Fasilitator Kecamatan (bila masih bertugas) o ___________________________________________________________________________ 68 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI .− Setelah diperiksa.PERDESAAN .

Keberlanjutan kegiatan sudah harus dipikirkan dan direncanakan sejak pada tahap perencanaan kegiatan. Fasilitator Kecamatan melakukan koordinasi dengan lembaga keuangan dan asuransi setempat untuk menjajagi kemungkinan asuransi pendidikan sebagai salah satu model pelestarian yang ditawarkan ke BKAD/Musyawarah Antar Desa.Alur Mekanisme Penyaluran Dana Pendidikan Multiyears KECAMATAN REK –UPK REK PENDIDIKAN (3 SPESIMEN) RPD SESUAI KEBUTUHAN & LPD RPD TOTAL DESA TPK 4. c. Fasilitator Kecamatan memfasilitasi TPK untuk memperoleh bantuan teknis maupun keuangan ke Kantor Cabang Diknas Pendidikan Kecamatan maupun sumber lain. e. Bantuan dana PNPM Mandiri Perdesaan untuk bidang pendidikan berbentuk hibah sehingga keberlanjutannya menjadi tanggung jawab penerima manfaat dan masyarakat. PENGEMBANGAN DAN KEBERLANJUTAN a. b. Fasilitator Kecamatan memfasilitasi UPK untuk mengalokasikan dana beasiswa yang bersumber dari sebagian jasa keuntungan perguliran UEP maupun SPP.2. d. Fasilitator Kabupaten melakukan rekapitulasi usulan pendidikan hasil MAD dalam wilayah kerjanya dan memfasilitasi Pokja Pendidikan Kecamatan ___________________________________________________________________________ 69 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI .6.PERDESAAN RPD TOTAL RPD SESUAI KEBUTUHAN & LPD .

meningkatnya akses pelayanan kesehatan melalui pembangunan polindes dan posyandu. dan LSM yang peduli dengan masalah pendidikan.dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang optimal. BIDANG LAYANAN KESEHATAN 4.3.3.kemauan. seperti: dengan adanya perubahan perilaku tidak sehat menjadi perilaku hidup bersih dan sehat. adanya dana/tabungan jaminan pemeliharaan kesehatan yang dikelola secara mandiri oleh masyarakat. perbaikan gizi.PERDESAAN . penyediaan obat dan peningkatan kapasitas kader kesehatan masyarakat. Kegiatan bidang layanan kesehatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan membantu mengatasi permasalahan kesehatan bagi rumah tangga miskin.1. serta penciptaan lingkungan hidup yang sehat melalui pembangunan sarana dan prasarana kesehatan (sanitasi dan air bersih). PNPM Mandiri Perdesaan mengembangkan kegiatan peningkatan peran serta masyarakat melalui penyadaran dan perubahan perilaku. penyediaan bantuan bidang layanan kesehatan masyarakat khususnya sasaran rumah tangga miskin. swasta. 4.dengan pemerintah daerah. Dengan Kegiatan layanan bidang kesehatan diharapkan peningkatan kualitas sumber daya manusia sehingga mempercepat pencapaian target Millenium Development Goals (MDGs) ___________________________________________________________________________ 70 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Dasar Pemikiran Sejalan dengan kebijakan Pemerintah melalui program MENUJU INDONESIA SEHAT 2010 yang mempunyai tujuan meningkatkan kesadaran.

Sasaran Program Kelompok penerima manfaat kegiatan kesehatan adalah rumah tangga miskin di lokasi PNPM Mandiri Perdesaan b.4.3. melalui peningkatan peran seta masyarakat dan mendekatkan bidang pelayanan kesehatan dasar yang murah. yaitu : − Penyuluhan Kesehatan ___________________________________________________________________________ 71 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . yang dikelola oleh kelompok masyarakat secara mandiri yang sederhana. − − − − 4.2. serta dapat dikelola mandiri oleh masyarakat. Mengembangkan jaminan pemeliharaan kesehatan bagi rumah tangga miskin. Penyediaan pelayanan kesehatan yang lebih berorientasi untuk pencegahan penyakit dan pengobatan sederhana. Tujuan Umum Meningkatkan kesejahteraan rumah tangga miskin dengan meningkatkan derajat kesehatan rumah tangga miskin. Sasaran dan Jenis Kegiatan a. pelaksanaan dan pengawasannya. Jenis Kegiatan Jenis kegiatan kesehatan yang dapat didanai oleh PNPM Mandiri Perdesaan dikategorikan dalam empat bagian .3.3. Meningkatkan peran serta masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan kesehatan mulai dari perencanaan. mudah dan terjangkau. Tujuan a. mudah dipahami dan mudah dikelola serta dapat dipertanggung-jawabkan oleh masyarakat. b.PERDESAAN . Tujuan Khusus − Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup bersih dan sehat serta lingkungan yang sehat. Mendukung upaya pencegahan penyakit menular.

5) Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang kesehatan. 2) Meluruskan pemahaman masyarakat yang salah terhadap masalah kesehatan 3) Meningkatkan peran serta permasalahan kesehatan masyarakat dalam mengatasi 4) Meningkatkan peran serta melalui peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat. 3) Memanfaatkan media penyebaran informasi yang ada (tertulis dan elektronik).PERDESAAN . lomba karya tulis/pidato tema kesehatan. Penyuluhan kesehatan dilakukan dengan cara : 1) Penyediaan alat/media informasi tentang kesehatan seperti poster. kebiasaan cuci tangan yang kurang benar hanya membasuh tangan saja dlsb. 4) Penyuluhan dengan demonstrasi / Praktek Cuci Tangan Bersama untuk kelompok ibu dan siswa SD 5) Penyuluhan melalui wadah lomba misal lomba. leaflet. termasuk cara mengatasinya 6) Memberikan pemahaman kepada masyarakat. pendidikan kesehatan di sekolah/ UKS. buku-buku mini seri kesehatan. Sehingga usaha pengobatan sering kali tidak dilakukan. ___________________________________________________________________________ 72 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Majalah Dinding dengan tema kesehatan untuk siswa. bahwa pencegahan dini (preventif) lebih baik daripada pengobatan penyakit (kuratif). udang nanti bayinya akan bongkok sehingga ibu dan janin malnutrisi. CD/VCD dengan tema kesehatan. Contoh: Anggapan sebagian masyarakat bahwa diare pada balita merupakan gejala awal dari proses perkembangan otaknya (tambah pintar). 2) Penyuluhan langsung atau kampanye kesehatan. melalui pertemuan masyarakat. anggapan masyarakat bahwa wanita hamil tidak boleh makan ikan lele.Bertujuan untuk : 1) Meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan. akibatnya banyak kasus anak meninggal karena kekurangan cairan yang disebabkan lambatnya pertolongan. papan slogan.

Pos Obat Desa/POD dan ambulan desa). Bayi/Balita rumah tangga miskin kurang gizi. penanganan malaria. mengembangkan pengobatan tradisional 3) Pembentukan dan atau memanfaatkan kelompok masyarakat seperti: posyandu lansia. melalui pembangunan dan peningkatan kualitas sarana air bersih dan sanitasi (model jamban sesuai kondisi daerah setempat dan ketersediaan sarana air bersih). Selain itu asupan makanan tambahan untuk ibu hamil rumah tangga miskin yang kurang gizi. guna pencegahan dan pemberantasan penyakit menular. Pilihan sarana sanitasi dapat berupa (mandi cuci kakus/MCK. jumbleng. DBD.− Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan Masyarakat Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat dilakukan dengan pembangunan sarana dan prasarana kesehatan (pos pelayanan terpadu/posyandu. melalui beberapa bentuk kegiatan : 1) Penyediaan prasarana kesehatan lingkungan yang memadai. kegiatan pemeriksaan penunjang dan Imunisasi yang bukan sasaran program DepKes/DinKes namun diperlukan masyarakat untuk pencegahan suatu penyakit (misal Imunisasi Hepatitis untuk siswa yang belum mendapatkan imunisasi Hepatitis) − Peningkatan Kesehatan Lingkungan Peningkatan kesehatan lingkungan dilakukan. dan dasa wisma kesehatan ___________________________________________________________________________ 73 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . antara lain : 1) Tabungan kesehatan sebagai Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Mandiri 2) Tanaman obat keluarga (Toga) dan apotik hidup. 2) Pelatihan bagi PL dan KPMD tentang pencegahan penyakit menular. HIV /Aids. poliklinik desa/polindes. pembuatan atau perbaikan saluran air kotor.PERDESAAN . pembangunan tempat cuci tangan di sekolah atau di Posyandu) . cubluk. seperti pelatihan uji kualitas air. penyelenggaraan pelatihan ketrampilan bagi para kader kesehatan dan dukun bayi untuk wilayah yang belum terjangkau bidan desa. − Peningkatan Kesehatan Mandiri Bentuk kegiatan yang dikembangkan dalam kegiatan peningkatan kesehatan mandiri.

Perencanaan Beberapa kegiatan yang dikembangkan dalam perencanaan. pemanfaatan tenaga medis dan bentuk-bentuk pelayanan kesehatan. 2) Dampak yang diakibatkan dari masalah kesehatan apabila tidak segera diatasi. Tahapan dan langkah-langkah proses penggalian gagasan: 1) Tahap Persiapan Fasilitator Kecamatan. informasi yang perlu disampaikan kepada masyarakat (rumah tangga miskin) antara lain: 1) Masalah kesehatan masyarakat pada lingkup kecamatan atau desa ( data dan informasi masalah kesehatan ini dapat diperoleh dari Puskesmas dan atau Dinas Kesehatan setempat. meliputi: − Sosialisasi Dalam pelaksanaan sosialisasi. PL dibantu oleh tenaga medis Puskemas dan atau Dinas Kesehatan menyusun paket informasi kesehatan. yang dibantu oleh Fasilitator Kecamatan/PL.3.4. masyarakat difasilitasi oleh KPM-D/K. bertujuan untuk: 1) Menyadarkan masyarakat tentang masalah kesehatan yang mungkin akan mereka hadapi. PL dan tenaga medis dari Puskesmas dalam mengembangkan kegiatan kesehatan. 3) Mengajak masyarakat untuk merumuskan bentuk-bentuk kegiatan pencegahan dan penanggulangan penyakit serta penanganan kesehatan lingkungan. pola hidup sehat ___________________________________________________________________________ 74 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . menggali data langsung dari masyarakat secara partisipatori melalui umpan pertanyaan-pertanyaan) . 3) Bentuk-bentuk kegiatan peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat dan kesehatan lingkungan yang dapat dikembangkan oleh masyarakat. Mekanisme Pengelolaan Kegiatan a. 2) Mengajak masyarakat untuk mengidentifikasi masalahmasalah kesehatan yang sedang mereka hadapi.PERDESAAN .4. − Penggalian gagasan Dalam proses penggalian gagasan. Paket informasi tersebut memuat masalah-masalah kesehatan. 4) Bantuan pendampingan kepada masyarakat dari Fasilitator Kecamatan. upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit.

(makan makanan bergizi. fasilitas atau pusat pelayanan kesehatan. yaitu: (a) kurang pengetahuan atau pemahaman tentang kesehatan. Wilayah endemis malaria. penimbangan balita dan pemeriksaan ibu hamil secara rutin. -Membuat peta sosial bersama warga masyarakat. hepatitis/kuning. iv. rumah tangga miskin yang memiliki balita dan balita yang kurang gizi. Demam berdarah. wilayah yang sering dan pernah terkena wabah penyakit dalam 5 tahun terakhir. jumlah PUS. Sumber air bersih dan sumber air yang dimanfaatkan rumah tangga miskin. Sarana dan akses sanitasi yang dimiliki dan dimanfaatkan rumah tangga miskin. ix. (b) tidak ada atau kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan. rumah tangga miskin yang telah dan sedang terkena wabah penyakit menular. rumah tangga miskin PUS yang mengikuti program KB. -Menemukenali masalah dan kebutuhan kesehatan. jumlah keluarga. kusta dan TBC. peta sosial tersebut dilengkapi dengan legenda (simbol/tanda) aspek kesehatan yang mencakup: i. dll). viii. rumah tangga miskin yang termasuk pasangan usia subur (PUS). vi. PL dan KPMD harus menyiapkan dokumen yang berisi data dan informasi tentang aspek kesehatan meliputi jumlah rumah tangga miskin. v. rumah tangga miskin yang telah dan sedang terkena penyakit menular. Mengidentifikasi masalah dan kebutuhan kesehatan dengan menggunakan format/alat peraga atau dengan metaplan secara partisipatoris. iii. serta pentingnya penanganan kesehatan lingkungan. dan sebagainya. flu burung). sumber air bersih. dengan cara: i. sarana sanitasi.PERDESAAN . Wilayah yang sering terkena dan atau pernah wabah penyakit dalam jangka waktu 5 tahun terakhir (misal diare. 2) Tahap Pelaksanaan -Membagikan paket informasi kesehatan. ii. Fasilitas atau pusat pelayanan kesehatan yang ada vii. ii. (c) lingkungan ___________________________________________________________________________ 75 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Fasilitator Kecamatan. cikungunya. jumlah anak balita/batita. Mengelompokkan sebab munculnya masalah kesehatan pada rumah tangga miskin ke dalam 4 (empat) kategori.

b. iv. perkiraan RAB. dan kunjungan lapangan untuk memberikan umpan balik. Pembentukan kelompok masyarakat yang menangani kegiatan kesehatan masyarakat. dan RAB yang disusun harus mengacu pada desain yang ada. pemanfaat. rencana pelestarian dan pengembangannya. Pelaksanaan − Tahapan Persiapan Pelaksanaan Kegiatan yang dilakukan kegiatan kesehatan. Memfasilitasi peserta dalam menentukan penyebab masalah kesehatan terbanyak pada pengelompokan kategori tersebut di atas sebagai dasar penentuan prioritas kegiatan kesehatan. harus dikonsultasikan dengan petugas dari Puskesmas dan atau Dinas Kesehatan setempat. Dalam pelaksanaanya. Dalam menyusun desain dan RAB. yang terdiri dari unsur wakil masyarakat dan kader kesehatan. − Penyusunan Desain dan RAB Usulan kegiatan yang masuk prioritas MAD. yaitu: 1) Pelatihan KPMD dalam persiapan pelaksanaan ___________________________________________________________________________ 76 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI .PERDESAAN . harus disertai dengan desain. iii. cara pelaksanakan kegiatan. Khusus untuk usulan kegiatan pembangunan prasarana dan sarana kesehatan masyarakat. Tim verifikasi harus melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas dan atau Dinas Kesehatan setempat.yang tidak sehat. − Penulisan Usulan Proposal kegiatan kesehatan masyarakat berisi tentang masalah kesehatan. ditindaklanjuti dengan penyusunan RAB. jenis kegiatan. (d) kesulitan membiayai pengobatan atau tidak memiliki jaminan kesehatan. − Verifikasi usulan Tim verifikasi akan melakukan penilaian kelayakan proprosal. memastikan kegiatan kesehatan yang diusulkan tidak tumpang tindah dengan program lain yang sejenis.

Pelatihan ini bertujuan agar KPMD dapat memfasilitasi pelaksanaan kegiatan, pengelolaan keuangan/ administrasi kegiatan, dan pendampingan pada kelompok sasaran. Pelatihan KPMD dilakukan oleh Fasilitator Kecamatan, PL, dan petugas Puskesmas dan atau Dinas Kesehatan setempat. 2) Penyusunan rencana kerja dan pencairan dana. Setelah pelatihan, Fasilitator Kecamatan dan PL memfasilitasi KPMD dalam menyusun rencana kerja dan pencairan dana kegiatan. Rencana tersebut selanjutnya disampaikan kepada TPK, agar TPK dapat menyusun tahapan pencairan dana. Khusus untuk kegiatan kesehatan masyarakat yang bersifat multiyears, rencana kerja dan pencairan dana disusun maksimal untuk jangka waktu tiga (3) tahun.

Tahapan Pelaksanaan 1) Pencairan dana, dilakukan dari TPK kepada kelompok masyarakat yang mengelola dana bantuan kegiatan kesehatan masyarakat. 2) Pendampingan pelaksanaan kegiatan masyarakat. Dalam proses pendampingan harus melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas setempat serta bidan desa. 3) Pengadaan bahan dan alat. Bahan dan alat kesehatan yang akan diadakan harus dikonsultasikan dengan tenaga kesehatan dari Puskesmas dan atau Dinas Kesehatan. Pelaksanaan pengadaan barang dan jasa dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku (penjelasan XII). 4) Penyaluran bantuan kegiatan kesehatan masyarakat dari TPK, tidak diberikan langsung ke rumah tangga miskin penerima manfaat, melainkan diberikan kepada kelompok pengelola kegiatan kesehatan masyarakat. 5) Pengelolaan dana bantuan dilakukan harus sesuai dengan aturan yang disepakati dalam kelompok.

Sertifikasi Kegiatan Sertifikasi kegiatan kesehatan masyarakat dilakukan oleh Fasilitator Kecamatan dengan melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas dan Dinas Kesehatan setempat dengan memperhatikan kemungkinan pelestarian dan pengembangan kegiatan tersebut.

___________________________________________________________________________
77 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI - PERDESAAN

Serah Terima Kegiatan Serah terima kegiatan kesehatan masyarakat dilakukan oleh TPK kepada masyarakat melalui forum Musyawarah Desa. Dokumen serah terima disusun oleh TPK bersama KPMD dan pengurus kelompok kegiatan.

4.3.5. Pengembangan dan Pelestarian Kegiatan Pelestarian kegiatan kesehatan masyarakat mencakup: a. Penyediaan dan pelatihan kader kesehatan sebagai pelaksana kegiatan secara berkelanjutan. b. Peningkatan pemanfaatan hasil kegiatan kesehatan masyarakat oleh masyarakat c. Peningkatan peran dan fungsi kelompok kegiatan dan tenaga medis dalam pemeliharaan fasilitas prasarana sarana kesehatan, dan peralatan medis. d. Penyediaan dukungan dana APBD, swadaya masyarakat dan sumber lain yang tidak mengikat untuk operasional kegiatan kesehatan masyarakat.

Untuk menjamin keberlanjutan kegiatan kesehatan, upaya-upaya yang dapat dilakukan antara lain: a. Pergantian dan pelatihan KPMD bidang kesehatan secara periodik yang disepakati dalam Musdes. b. Menyepakati kontribusi masyarakat dalam mendukung pelaksanaan dan pengembangan kegiatan kesehatan. c. BKAD mengorganisir terselenggaranya pertemuan antar desa untuk membahas kegiatan dan hasil kegiatan bidang kesehatan.

Contoh: Agar masyarakat dapat memberikan kontribusi dalam pelestarian dan pengembangan kegiatan kesehatan masyarakat, maka cara yang dapat dikembangkan yaitu: 1. Melakukan kerja sama antara kegiatan ekonomi produktif dengan kegiatan kesehatan (mis. hasil usaha ekonomi produktif atau SPP sebagian disisihkan untuk mendanai kegiatan kesehatan). 2. Kelompok kegiatan kesehatan mengembangkan kegiatan ekonomi produktif. (misalnya dana – dana yang terkumpul di Posyandu dipinjamkan kepada keluarga miskin dalam bentuk ternak. Hasil ternak dibagi dua dengan posyandu. Posyandu membentuk unit usaha penyewaan alat pesta
___________________________________________________________________________
78 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI - PERDESAAN

dan hasilnya untuk operasional).

3. Membangun jaringan kerja sama dengan lembaga lain (LSM, perguruan tinggi, dan Pemerintah setempat.

4. Membangun dan menumbuhkan rasa kemandirian untuk mengatasi permasalahan kesehatan dengan iuran/pengumpulan dana simpan pinjam jaminan pemeliharaan kesehatan.

___________________________________________________________________________
79 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI - PERDESAAN

Tujuan Khusus − Mempercepat proses pemenuhan kebutuhan peningkatan kapasitas pengelolaan usaha skala mikro di pedesaan terutama pelaku yang berasal dari rumah tangga miskin.PERDESAAN . Selain tambahan modal hal yang diperlukan untuk peningkatan usaha adalah peningkatan kapasitas pelaku usaha. Kegiatan Peningkatan Kapasitas Kelompok UEP adalah jenis kegiatan yang berkaitan langsung dengan peningkatan kapasitas anggota kelompok usaha ekonomi dan yang akan berdampak langsung peningkatan usaha masyarakat. dan sebagainya. b.1. dan sebagainya. − − ___________________________________________________________________________ 80 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Tujuan dan Ketentuan Dasar a. informasi teknologi. Memberikan kesempatan pelaku usaha mikro untuk akses berbagai informasi pasar. meningkatan kualitas teknologi produksi. informasi pasokan bahan baku.4. Mendorong penguatan kelembagaan kelompok usaha mikro dipedesaan terutama aspek manajemen. dan informasi lain yang mendukung kegiatan usaha yang telah ada. Dalam kegiatan ini tidak disediakan tambahan permodalan namun sebagai upaya penurunan rumah tangga miskin maka disediakan komponen pendanaan untuk peningkatan kapasitas rumah tangga miskin.KEGIATAN PENINGKATAN KAPASITAS/ KETERAMPILAN KELOMPOK EKONOMI Kegiatan kelompok usaha ekonomi produktif yang dilakukan oleh rumah tangga miskin merupakan kegiatan yang akan berpengaruh secara langsung terhadap peningkatan pendapatan rumah tangga miskin. pelatihan manajemen. 4. memberikan kemudahan akses informasi pasar. Tujuan Umum Secara umum kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan potensi pelaku kegiatan UEP di pedesaan. Kegiatan peningkatan kapasitas dapat dilakukan melalui: pelatihan-pelatihan. pelatihan teknologi produksi. pengenalan alat produksi yang baru. meningkatkan kapasitas dalam penggunaan teknologi tepat guna.

− − − 4. Dampak secara langsung kepada pelaku usaha golongan rumah tangga miskin.4. Sasaran Program Sasaran program adalah peningkatan kapasitas anggota kelompok yang tergolong rumah tangga miskin dalam menjalankan usaha sehingga usaha ___________________________________________________________________________ 81 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Kelompok penerima manfaat adalah kelompok masyarakat yang mempunyai anggota dengan kebutuhan peningkatan kapasitas/ketrampilan yang sama sehingga mudah dikelola dalam pendanaanya. artinya masyarakat miskin yang mempunyai kegiatan usaha dan tergabung dalam kelompok dengan mudah dan cepat mendapatkan pelayanan peningkatan kapasitas sesuai dengan kebutuhan. Dasar-dasar Pengelolaan Kegiatan − Kemudahan. Sasaran Bentuk Kegiatan.4. d. jika lintas desa maka masyarakat memutuskan sebagai salah satu usulan desa. Pendanaan dapat digunakan untuk pengadaan sarana yang bertujuan untuk peningkatan kapasitas. bengkel teknologi tepat guna. Pendanaan tidak boleh bersifat individu tetapi bersifat kelompok masyarakat dalam satu desa maupun lintas desa.3. c.c. 4. artinya setiap keputusan pendanaan harus berorientasi pada peningkatan kapasitas untuk pengembangan usaha yang sesuai dengan kegiatan usaha yang dimiliki. artinya dalam melakukan pengelolaan dana peningkatan kapasitas harus dapat dipertanggung jawabkan secara transparan kepada masyarakat. b. Ketentuan Pendanaan Dana Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) adalah dana yang disediakan oleh Program untuk mendanai kegiatan peningkatan kapasitas kelompok UEP dengan ketentuan : a. Pendanaan bukan untuk pengadaan sarana usaha dan modal kerja bagi kelompok.2. Akuntabilitas. a. dan sebagainya yang kepemilikannya diatur dan diputuskan oleh Tim Pelestarian.PERDESAAN . pelatihan ketrampilan. Pengembangan Usaha .

3) Pengadaan mesin peraga pengeringan padi bagi balai latihan yang dikelola kelompok tani. (iii) bisa dikerjakan oleh masyarakat. Bentuk Kegiatan − Bentuk kegiatan peningkatan kapasitas dapat dilakukan melalui : pelatihan. b. pelatihan manajemen. pemasaran. (iv) didukung oleh sumber daya yang ada di masyarakat. hasil perikanan. (ii) berdampak langsung untuk peningkatan pendapatan. pelatihan teknologi produksi. Bentuk kegiatan diutamakan untuk kegiatan yang memenuhi kriteria. 6) Pelatihan teknologi produksi.4. dsb.pelatihan. 2) Pelatihan teknologi pembibitan bagi petani coklat.4. (i) lebih bermanfaat bagi rumah tangga miskin yang telah mempunyai usaha. 4) Pelatihan teknologi tepat guna untuk pembuatan jaring bagi kelompok nelayan . 5) Pelatihan teknologi tepat guna untuk pengepakan : hasil produksi. (viii) memberi kesempatan masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan tentang usaha. Mekanisme Pengelolaan Kegiatan Mekanisme pendanaan BLM untuk Peningkatan Kapasitas Kelompok Usaha Ekonomi Produktif dengan tahapan sebagai berikut : ___________________________________________________________________________ 82 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . dan sebagainya. 4.berkembang dan memberikan peningkatan pendapatan rumah tangga miskin. pengenalan alat produksi yang baru. (vii) memecahkan masalah yang dihadapi termasuk masalah rendahnya produktivitas usaha yang dijalankan.PERDESAAN . − Contoh – contoh kegiatan : 1) Pelatihan penggunaan teknologi pemintalan sutera. manajemen. (vi) meningkatkan kapasitas teknis dengan membuka kesempatan untuk mencoba teknologi tepat guna yang baru. (v) mendukung perkembangan dan berkelanjutan usaha.

 − Membuat hasil identifikasi kebutuhan peningkatan kapasitas dan digunakan untuk bahan dalam Musdes penetapan usulan. dsb.a. lama usaha. Hasil identifikasi dan penggalian gagasan di musyawarah dusun yang diharapkan adalah:  Daftar kelompok UEP yang memerlukan peningkatan kapasitas untuk usaha yang dilakukan dengan usulan jenis kegiatan yang diajukan. Daftar individu ini akan dikompilasi pada tingkat desa dan jika dari dusun-dusun lain mempunyai usulan kegiatan yang sama maka dapat dijadikan sebagai usulan desa. pemberian media-media musyawarah dusun untuk penggalian gagasan yang terkait dengan peningkatan kapasitas kelompok UEP c. instrumen yang harus dipersiapkan. dan sebagainya. 83 − ___________________________________________________________________________ Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Musyawarah Dusun dilakukan dengan mekanisme sebagai berikut : − Melakukan musyawarah di dusun dengan tujuan identifikasi pada rumah tangga miskin dan kelompok UEP yang ada di dusun untuk menemukan kebutuhan peningkatan kapasitas yang sesuai dengan kegiatan usaha yang dijalankan. memberikan informasi-informasi lembaga atau institusi yang dapat dijadikan alternatif peningkatan kapasitas. Daftar individu anggota rumah tangga miskin yang memerlukan peningkatan kapasitas dengan usulan jenis kegiatan yang diajukan. bentuk usaha.PERDESAAN . Dalam MAD sosialisasi ini Fasilitator diwajibkan memberikan contoh-contoh kegiatan. b. ketentuan dasar. Hasil identifikasi kebutuhan mencakup paling tidak nama-nama identitas rumah tangga miskin dan kelompok. MAD Sosialisasi Fasilitator melakukan sosialisasi tentang adanya kegiatan Peningkatan Kapasitas Kelompok Usaha Ekonomi dengan menjelaskan mekanisme. kebutuhan-kebutuhan anggota rumah tangga miskin dikaitkan dengan usaha yang dijalani. Musyawarah Desa Sosialisasi Dalam melakukan sosialisasi di desa selain menegaskan tentang materi sosialisasi yang disampaikan pada MAD Sosialisasi juga diharapkan telah mempunyai gambaran awal tentang pelaku yang mempunyai usaha skala mikro atau kelompok usaha ekonomi produktif yang ada di desa yang membutuhkan peningkatan kapasitas. bentuk kebutuhan peningkatan kapasitas.

Pembentukan kelompok pengusul dan pembentukan pengelola sebagai penanggung jawab kelompok kegiatan. pertanggung jawaban pendanaan. dsb. tenaga ahli. tahapan pendanaan. 2) Pendanaan yang mencakup: sumber pendanaan (swadaya. Penentuan usulan bentuk kegiatan yang akan didanai melalui musyawarah dengan keputusan usulan dalam desa atau cluster desa. Penentuan Usulan Desa tersebut adalah proses penentuan keputusan usulan desa yang akan dikompetisikan di tingkat kecamatan. kelompok usaha. bantuan pemerintah lokal. Penulisan usulan kelompok dilakukan oleh Kelompok dan dibantu oleh Tim Penulis Usulan atau pelaku lainnya. Jika terjadi kebutuhan peningkatan kapasitas kelompok UEP dengan lokasi antar desa atau cluster desa maka keputusan usulan dilakukan oleh salah satu desa. ___________________________________________________________________________ 84 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . jenis usaha yang dilakukan. Musyawarah Desa Hasil tahapan seleksi di tingkat desa adalah : − Kompilasi hasil pertemuan tingkat dusun sebagai bahan seleksi ditingkat desa. penyelenggaraan pelatihan). Dalam penulisan usulan peningkatan kapasitas kelompok UEP paling tidak harus memuat beberapa hal sebagai berikut : 1) Sekilas kondisi kelompok pengusul dan profil kegiatan kegiatan yang telah dilakukan oleh anggota rumah tangga miskin anggota kelompok pengusul 2) Usulan bentuk kegiatan dengan alasan yang mendasari. BLM) dan penggunaan dana (pengadanaan prasarana-sarana.PERDESAAN − − − − . jika usulan tersebut diputuskan untuk didanai maka akan dibuat proposal yang lebih lengkap dan detail termasik RAB. 3) Daftar calon pemanfaat untuk dana yang diusulkan dilengkapi dengan peta sosial. Selanjutnya Usulan tersebut digunakan sebagai bahan tim verifikasi dan akan dikompetisikan. Pembuatan Usulan kelompok adalah tahapan yang menghasilkan proposal singkat kelompok yang akan dikompetisikan di tingkat kecamatan. − Uraian kegiatan yang diusulkan yang mencakup : 1) Latar belakang kebutuhan dan proyeksi kegiatan usaha setelah mendapatkan peningkatan kapasitas. Dalam kompilasi dapat dilakukan penggolongan bentuk kegiatan.d.

4) Nara sumber dan tenaga ahli yang bertanggung jawab. Tingkat kesulitan untuk memenuhi pendanaan v. verifikasi kegiatan − Proses Pelaksanaan Verifikasi dilakukan sebagai berikut 1) Melakukan pengujian dokumen usulan dan validasi kebutuhan secara langsung dengan kelompok pengusul dan anggota yang akan ditingkatkan kapasitasnya. Kewajaran kebutuhan iii. Kesesuaian kebutuhan ii. Kelembagaan kelompok pengusul. Proses Verifikasi dilakukan pada seluruh usulan desa dengan tahapan sebagai berikut: − Penetapan instrumen/media dan mekanisme peningkatan kapasitas kelompok UEP. 2) Evaluasi singkat diantaranya : oleh Tim Verifikasi tentang beberapa hal i. Manfaat usulan kegiatan secara langsung bagi rumah tangga miskin atau masyarakat pada umumnya. Prospek pelestarian dari tiap-tiap individu atau kelompok. 5) Jadwal pelaksanaan.PERDESAAN . Tingkat kesulitan untuk memenuhi kebutuhan iv. − Kompilasi kebutuhan peningkatan kapasitas dalam satu desa menjadi satu paket kegiatan yang terdiri dari kebutuhan kelompok usaha ekonomi ataupun kelompok rumah tangga miskin. Kelompok UEP yang dimaksud tidak terbatas pada kelompok yang telah menjadi pemanfaat dana bergulir yang dikelola UPK tetapi juga memberi kesempatan pada kelompok UEP lain yang ada di lokasi masingmasing. ___________________________________________________________________________ 85 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI .3) Materi/kurikulum peningkatan kapasitas. Verifikasi. 6) Rencana Pelestarian Kegiatan. vii. − e. vi.

Bentuk kegiatan yang didanai. Pembuatan Detail Usulan dan RAB. peningkatan kapasitas pelaku usaha mikro secara langsung. penyelenggaraan pelatihan) 3) Materi/kurikulum peningkatan kapasitas. Prioritas penilaian ditekankan pada kelompok yang lebih mengutamakan calon pemanfaat yang bersifat dalam kategori rumah tangga miskin. dampak peningkatan usaha. tenaga ahli. Uraian kegiatan yang diusulkan yang mencakup : 1) Latar belakang kebutuhan dan proyeksi kegiatan usaha setelah mendapatkan peningkatan kapasitas 2) Pendanaan yang mencakup: sumber pendanaan (swadaya. − − − ___________________________________________________________________________ 86 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI .viii. Daftar calon pemanfaat untuk dana yang diusulkan dilengkapi dengan peta sosial. MAD Prioritas Tahapan ini merupakan tahapan evaluasi akhir dengan model kompetisi berdasarkan pertimbangan hasil verifikasi. Berita Acara Hasil Verifikasi dengan rekomendasi-rekomendasi hasil evaluasi. − Jika memerlukan pengadaan sarana peningkatan kapasitas maka mekanisme pengadaan mengacu pada aturan yang berlaku di program. BLM) dan penggunaan dana (pengadaan prasarana-sarana.PERDESAAN . g. bantuan pemerintah lokal. Setelah melakukan perankingan dan diputuskan kemungkinan masuk dalam kegiatan yang akan didanai maka selanjutnya dilakukan pembuatan secara detail usulan dan RAB atas kegiatan yang diusulkan dengan format Detail Usulan dan RAB paling tidak mempunyai muatan sebagai berikut : − Sekilas kondisi kelompok pengusul dan profil kegiatan kegiatan yang telah dilakukan oleh anggota rumah tangga miskin anggota kelompok pengusul. manfaat-manfaat lain bagi masyarakat. f.

i.PERDESAAN . dokumen pendanaan/kuitansi Administrasi realisasi pelaksanaan Daftar prasarana-sarana yang digunakan ___________________________________________________________________________ 87 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Pengelolaan di tingkat Kelompok Hal-hal yang dikelola ditingkat kelompok meliputi: − − − Dokumen-dokumen proses. MAD Penetapan Usulan Dalam tahapan ini menghasilkan keputusan pendanaan yang akan dituangkan dalam SPC. h.− Rencana Kerja dan Tindak lanjut setelah pelaksanaan pendanaan atau rencana pelestarian.

___________________________________________________________________________ 88 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI .PERDESAAN .

Pencairan.ALUR KEGIATAN PENINGKATAN KAPASITAS KELOMPOK UEP MAD Sosialisasi Musdes Sosialisasi PELESTARIAN KEGIATAN MUSYAWARAH DUSUN Pertemuan Penggalian Pertemuan Penggalian gagasan dan identifikasi gagasan dan identifikasi Kelompok UEP dan Kelompok UEP dan Kebutuhan peningkatan Kebutuhan peningkatan kapasitas kapasitas SUPERVISI DAN MONITORING Musyawarah Desa Musdes Pertanggungjawaban Verifikasi Verifikasi Usulan Usulan Penetapan.PERDESAAN . ___________________________________________________________________________ 89 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI .dan LPD kegiatan MAD Prioritas Usulan Musdes Informasi Hasil MAD MAD Penetapan Usulan Pembuatan Detail usulan dan RAB Usulan. Pelaksanaan. Penulisan Usulan Dan Paket Usulan Desa Persiapan Persiapan Penyaluran Penyaluran RPD.

___________________________________________________________________________ 90 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI .PERDESAAN .

b. artinya dana kegiatan SPP disalurkan melalui kelompok yang sudah mempunyai tata cara dan prosedur yang baku dalam pengelolaan simpanan dan pengelolaan pinjaman. Mendorong penguatan kelembagaan simpan pinjam oleh kaum perempuan. artinya setiap keputusan pendanaan harus berorientasi pada peningkatan pendapatan sehingga meningkatkan pertumbuhan aktivitas ekonomi masyarakat pedesaan. c. kemudahan akses pendanaan usaha skala mikro. 4. KEGIATAN SIMPAN PINJAM UNTUK KELOMPOK PEREMPUAN (SPP) Kegiatan Simpan Pinjam untuk Kelompok Perempuan (SPP) merupakan kegiatan pemberian permodalan untuk kelompok perempuan yang mempunyai kegiatan simpan pinjam.2. Terlembagakan. Memberikan kesempatan kaum perempuan meningkatkan ekonomi rumah tangga melalui pendanaan modal usaha.4.5.PERDESAAN . artinya proses pengelolaan didasari oleh keputusan yang professional oleh kaum perempuan dengan mempertimbangkan pelestarian dan pengembangan dana bergulir guna meningkatkan kesejahteraan. Pengembangan. dan memperkuat kelembagaan kegiatan kaum perempuan serta mendorong pengurangan rumah tangga miskin dan penciptaan lapangan kerja. artinya masyarakat miskin dengan mudah dan cepat mendapatkan pelayanan pendanaan kebutuhan tanpa syarat agunan . Tujuan Khusus : − Mempercepat proses pemenuhan kebutuhan pendanaan usaha ataupun sosial dasar.5.5. − − 4. pemenuhan kebutuhan pendanaan sosial dasar. Tujuan dan Ketentuan a. b.1. Tujuan Umum Secara umum kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan potensi kegiatan simpan pinjam pedesaan. ___________________________________________________________________________ 91 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . d. Kemudahan. Ketentuan Dasar a. Keberdayaan.

92 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Ketentuan kelompok SPP Ketentuan kelompok SPP adalah: − Kelompok yang dikelola dan anggotanya perempuan. Kegiatan pinjaman pada kelompok masih berlangsung dengan baik. 4. b. memiliki kegiatan tertentu dan pertemuan rutin yang sudah berjalan sekurang-kurangnya satu tahun. Ketentuan Pendanaan BLM.PERDESAAN − − − − ___________________________________________________________________________ . − Bentuk Kegiatan Bentuk kegiatan SPP adalah memberikan dana pinjaman sebagai tambahan modal kerja bagi kelompok kaum perempuan yang mempunyai pengelolaan dana simpanan dan pengelolaan dana pinjaman. artinya dalam melakukan pengelolaan dana bergulir harus dapat dipertanggung jawabkan kepada masyarakat. Akuntabilitas. Mempunyai kegiatan simpan pinjam dengan aturan pengelolaan dana simpanan dan dana pinjaman yang telah disepakati. a.3. Sasaran. Bentuk Kegiatan dan Ketentuan Kelompok SPP − Sasaran Program Sasaran program adalah rumah tangga miskin yang produktif yang memerlukan pendanaan kegiatan usaha ataupun kebutuhan sosial dasar melalui kelompok simpan pinjam perempuan yang sudah ada di masyarakat.e.5. Dana Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) adalah dana yang disediakan untuk mendanai kegiatan Simpan Pinjam Kelompok Perempuan (SPP) per kecamatan maksimal 25 % dari alokasi BLM. Mempunyai organisasi kelompok dan administrasi secara sederhana. yang satu sama saling mengenal. Telah mempunyai modal dan simpanan dari anggota sebagai sumber dana pinjaman yang diberikan kepada anggota.

PERDESAAN . Menyiapkan daftar pemanfaat setiap kelompok beserta jumlah kebutuhan dan Daftar rumah tangga miskin yang akan menjadi pemanfaat. Musdes Sosialisasi Dalam Musdes Sosialisasi dilakukan sosialisasi Ketentuan dan Persyaratan untuk kegiatan SPP di tingkat desa sehingga pelaku-pelaku tingkat desa memahami adanya kegiatan SPP dan melakukan persiapan proses lanjutan. Kelompok Berkembang dan Kelompok Siap. MAD Sosialisasi Dalam MAD Sosialisasi dilakukan sosialisasi Ketentuan dan Persyaratan untuk kegiatan SPP sehingga pelaku-pelaku tingkat desa memahami adanya kegiatan SPP dan dapat memanfaatkan. c.4.5. Musyawarah Dusun Proses identifikasi kelompok melalui musyawarah di dengan proses sebagai berikut : − dusun/kampung Identifikasi kelompok sesuai dengan ketentuan tersebut di atas termasuk kondisi anggota.4. Kader melakukan identifikasi perkembangan kelompok SPP dan melakukan kategorisasi kelompok yang terdiri dari: Kelompok Pemula. − ___________________________________________________________________________ 93 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . b. Mekanisme Pengelolaan Mekanisme tetap mengacu pada alur kegiatan program akan tetapi perlu memberikan beberapa penjelasan dalan tahapan sebagai berikut : a. Proses kategorisasi kelompok mengacu pada ketentuan kategori perkembangan kelompok. Hasil musyawarah dusun dituangkan dalam berita acara dilampiri: 1) Daftar kelompok yang diidentifikasi. 2) Kelompok SPP dengan daftar pemanfaat yang diusulkan. − rumah tangga miskin yang belum menjadi anggota kelompok agar dilakukan tawaran dan fasilitasi untuk menjadi anggota kelompok sehingga dapat menjadi pemanfaat.

Dalam penulisan usulan SPP paling tidak harus memuat hal sebagai berikut : 1) Sekilas kondisi kelompok SPP 2) Gambaran Kegiatan dan Rencana yang menjelaskan kondisi anggota. Assets . Contoh format formulir masih harus disesuaikan dengan kondisi lokal namun tidak mengurangi prinsip dasar penilaian dengan model CAMEL (Capital. Hasil keputusan diajukan berdasarkan seluruh kelompok yang diusulkan dalam paket usulan desa. kualitas pinjaman. Penetapan formulir verifikasi merupakan proses penyesuaian dengan contoh format formulir yang telah tersedia. Contoh Formulir ada di formulir PTO. 3) Daftar calon pemanfaat untuk dana yang diusulkan dilengkapi dengan peta sosial dan peta rumah tangga miskin. 4) Rekap kebutuhan pemanfaat. kondisi Permodalan. Musyawarah Desa dan MKP Musyawarah ini merupakan tahapan seleksi di tingkat desa adalah: − Penentuan Usulan Desa untuk kegiatan SPP melalui keputusan Musyawarah Khusus perempuan (MKP). Penulisan Usulan kelompok adalah tahapan yang menghasilkan proposal kelompok yang akan dikompetesikan di tingkat kecamatan. Perhitungan Rencana Kebutuhan Dana. Rencana Usaha dalam satu tahun yang akan datang. pendapatan dan likuiditas.PERDESAAN . Earning dan Liquidity) yaitu : penilaian tentang permodalan. Management. kualitas pinjaman. kondisi operasional. manajemen. ___________________________________________________________________________ 94 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Hasil keputusan dalam MKP merupakan usulan desa untuk kegiatan SPP.3) Peta sosial dan peta rumah tangga miskin. − − − e. Verifikasi Hal-hal yang harus diperhatikan dalam proses verifikasi kegiatan SPP adalah : − Penetapan Formulir Verifikasi. d.

− Proses Pelaksanaan Verifikasi Verifikasi kelompok SPP mencakup beberapa hal sebagai berikut : 1) Pengalaman Kegiatan Simpan Pinjam 2) Persyaratan Kelompok 3) Kondisi Kegiatan Simpan Pinjam. ___________________________________________________________________________ 95 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI .PERDESAAN . 5) Jumlah rumah tangga miskin sebagai calon pemanfaat diverifikasi dengan daftar rumah tangga miskin. 6) Penilaian Kategorisasi Kelompok. dengan penilaian :      Permodalan Kualitas Pinjaman Administrasi dan Pengelolaan Pendapatan Likuiditas (pendanaan jangka pendek) 4) Penilaian khusus rencana kegiatan.

Kategorisasi Tingkat Perkembangan Kelompok : Tabel Indikator Perkembangan Kelompok SPP Indikator Nilai = 1 Nilai = 2 Ikatan pemersatu kegiatan kemasyarakatan / ekonomi/ simpan pinjam kurang dari satu tahun Mempunyai kegiatan tetapi belum terencana dengan baik Nilai = 3 Ikatan pemersatu kegiatan simpan pinjam antara satu tahun sampai tiga tahun Nilai = 4 Ikatan pemersatu Ikatan pemersatu adalah domisili atau geografis atau keluarga Ikatan pemersatu kegiatan simpan pinjam lebih dari 3 tahun Kegiatan anggota untuk tujuan bersama Belum mempunyai kegiatan secara rutin Mempunyai kegiatan simpan pinjam yang masih berjalan dengan baik. Mempunyai kegiatan simpan pinjam yang terus berkembang dengan baik Pengurus mempunyai pertemuan rutin dan mempunyai agenda pertemuan yang terencana dengan baik. iuran sukarela dan simpanan sebagai modal usaha kelompok Pengurus Belum mempunyai pengurus yang disepakati oleh anggota Pengurus belum mempunyai pertemuan tetapi belum secara rutin Pengurus mempunyai pertemuan rutin tetapi belum mempunyai agenda pertemuan terencana Mempunyai aturan tertulis tetapi belum seluruhnya dilaksanakan Aturan kelompok Belum ada kesepakatan untuk mencapai tujuan bersama Mempunyai kesepakatan untuk mencapai tujuan bersama tetapi tidak secara tertulis Mempunyai iuran tetapi belum mencukupi untuk operasional kelompok Iuran anggota Belum mempunyai iuran anggota secara wajib/tetap Mempunyai iuran wajib dan sukarela untuk operasional kelompok ___________________________________________________________________________ 96 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Mempunyai AD/ART yang telah dilaksanakan dengan baik Mempunyai iuran wajib .PERDESAAN .

MAD Prioritas Usulan. dan kategorisasi perkembangan kelompok f. Kelompok Berkembang adalah jika hasil penjumlahan nilai tiap-tiap indikator antara 10 (sepuluh) sampai dengan 18 (delapan belas) Kelompok Siap/Matang adalah jika hasil penjumlahan nilai tiap-tiap indikator diatas 18 (delapan belas) − − 7). keterlibatan rumah tangga miskin sebagai pemanfaat. Penilaian dilakukan dengan basis usulan kelompok sehingga jika ada kelompok yang tidak layak maka tidak ___________________________________________________________________________ 97 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Pembuatan Berita Acara (BA) Hasil Verifikasi. dalam BA tersebut mencantumkan rekomendasi rekomendasi termasuk jumlah usulan kelompok apakah sudah dalam kewajaran. Dalam tahapan prioritas kebutuhan ini menilai usulan-usulan kelompok yang tergabung dalam paket usulan desa.Tabel Indikator Perkembangan Kelompok SPP Indikator Nilai = 1 Nilai = 2 Nilai = 3 Mempunyai administrasi tertulis dan mempunyai laporan tertulis tetapi belum secara rutin dipertanggungjawabkan Nilai = 4 Mempunyai administrasi tertulis dan mempunyai laporan tertulis dan secara rutin dipertanggungjawabkan Administrasi kelompok Belum mempunyai administrasi secara tertulis Mempunyai administrasi tertulis tetapi belum mempunyai laporan tertulis Dengan memperhatikan indikator-indikator tersebut di atas dan memberikan nilai pada setiap indikator kemudian menjumlahkan nilai maka terhadap kelompok dapat dikategorisasi menjadi : − Kelompok Pemula adalah jika hasil penjumlahan nilai tipa-tiap indikator sampai dengan 9 (sembilan). Tahapan ini merupakan tahapan evaluasi akhir dengan model prioritas kebutuhan dengan mempertimbangkan hasil verifikasi. Prioritas penilaian ditekankan pada kelompok yang lebih mengutamakan calon pemanfaat kategori rumah tangga miskin.PERDESAAN .

kelompok yang dianggap layak tetap mendapatkan pendanaan sampai jumlah kuota BLM terpenuhi. Pertimbangan lain yang mendukung pengurangan jumlah rumah tangga miskin dan peningkatan kesempatan kerja/usaha. Hasil pemeringkatan kelompok SPP sudah dapat menunjukkan kebutuhan pendanaan BLM untuk SPP sehingga sudah dapat ditentukan kelompokkelompok layak yang akan didanai dari BLM. Prioritas kebutuhan kelompok SPP agar mempertimbangkan : − − − Keterlibatan rumah tangga miskin sebagai anggota dan pemanfaat Kategori tingkat perkembangan kelompok Hasil Penilaian kelayakan kelompok pengusul yang dituangkan dalam Berita Acara TIM Verifikasi. MAD Penetapan Usulan Pada tahapan ini keputusan pendanaan mencakup penentuan pendanaan usulan dengan menentukan kelompok-kelompok yang telah memenuhi syarat pemeringkatan dapat didanai dengan dana BLM. tahap selanjutnya adalah melakukan penyempurnaan dokumen usulan misalnya: KTP dan Perjanjian Pinjaman. h. Penetapan Persyaratan.PERDESAAN . jika terjadi tidak sama jumlah kebutuhan pada kelompok terakhir maka agar diputuskan melalui musyawarah. dimungkinkan adanya kelompok yang didanai sesuai dengan MAD Prioritas Usulan mengundurkan diri sehingga peringkat selanjutnya yang akan menerima.secara otomatis menggugurkan paket usulan desa tersebut. Penetapan persyaratan pinjaman yang tertuang dalam Perjanjian Pinjaman paling tidak mencakup hal-hal : ___________________________________________________________________________ 98 Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Dalam MAD penetapan usulan ini. sehingga ranking prioritas yang diperoleh merupakan peringkat kelompok bukan peringkat paket usulan desa atau desa. − g. Untuk kelompok yang layak dan akan didanai BLM. Pemeringkatan dilakukan pada seluruh kelompok SPP tanpa memperhatikan asal desanya. Bagi kecamatan yang telah mengelola dana bergulir maka pada MAD ini dapat juga dilakukan proses MAD Perguliran.

99 − ___________________________________________________________________________ Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Jangka waktu pinjaman sumber dana BLM maksimal 12 bulan Jadwal angsuran dana BLM paling tidak diangsur 3 kali angsuran dalam 12 bulan dengan memperhatikan dengan siklus usaha baik pada tingkat pemanfaat maupun tingkat kelompok. SPPB. Pencairan Dana : Ketentuan pencairan dana BLM dengan ketentuan sebagai berikut : − Pencairan melalui desa sesuai dengan ketentuan program dilampiri SPPB dengan bukti penyaluran KW2.PERDESAAN .− Penentuan jasa pinjaman dengan ketentuan: Besar jasa pinjaman ditentukan berdasarkan bunga pasar untuk pinjaman pada lembaga keuangan pada wilayah masing-masing. Pengelolaan Proposal Penulisan Usulan dengan peta sosial. Angsuran langsung dari kelompok ke UPK. Pengelolaan dokumen penyaluran : kuitansi. Tujuan kuitansi ini adalah kelompok telah menerima langsung dari UPK dan selanjutnya mengembalikan kepada UPK. Pengelolaan Dokumen dan Administrasi di UPK Pengelolaan kegiatan di tingkat UPK meliputi : − Pengelolaan Dokumen UPK mencakup beberapa hal sebagai berikut : Pengelolaan data kelompok dan peminjam/pemanfaat. Buku Bantu Bank SPP. Buku Kas Harian SPP. Dalam saat yang bersamaan ketua TPK memberikan dana SPP setelah dikurangi Operasional UPK 2% dan Operasional Desa 3% dengan Bukti Kuitansi yang ditandatangani oleh Ketua Kelompok sebagai penerima dan UPK sebagai Pengelola Kegiatan. Kelompok menyerahkan kuitansi/tanda terima uang per pemanfaat kepada UPK. Pencairan dilakukan sekaligus (100%) pada setiap kelompok. − − − − j. Kartu pinjaman. − − − i. Pengelolaan Administrasi meliputi: Rekening Pengembalian SPP. Kelompok membuat Perjanjian Pinjaman dengan UPK sebagai lampiran kuitansi penerimaan dana. Sistem perhitungan jasa pinjaman menurun atau tetap.

Laporan Operasional. 4. 2.− Pengelolaan Pelaporan sebagai berikut : Laporan Realisasi Penyaluran. 3. l. administrasi realisasi pengembalian pinjaman ke UPK. k. Adanya pelestarian prinsip PNPM Mandiri . Pengembangan permodalan. administrasi penyaluran dan pengembalian/kartu pinjaman pemanfaat dan administrasi pinjaman pemanfaat. Laporan Kolektibilitas – SPP. Jika dana bergulir tidak mencukupi maka kelompok layak dapat ditetapkan sebagai kelompok tunggu yang dilaporkan dalam daftar tunggu kelompok. Daftar tunggu ini ditetapkan dengan Berita Acara. Adanya dana kegiatan SPP yang produktif dan bertambah jumlahnya untuk penyediaan kebutuhan pendanaan masyarakat miskin. Penguatan kelembagaan baik dalam aspek permodalan ataupun kelembagaan kelompok. m. ___________________________________________________________________________ Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Pelestarian Dan Pengembangan Kegiatan Pelestarian kegiatan SPP mengacu pada ketentuan pengelolaan dana bergulir dengan mempertimbangkan ketentuan akses BLM yang telah disepakati dalam MAD yang mencakup : − Pelestarian Kegiatan Dasar-dasar dalam rangka mewujudkan pelestarian kegiatan adalah : 1. Pengelolaan Dokumen dan Administrasi di Kelompok Hal-hal yang dikelola ditingkat kelompok meliputi: data-data peminjam. Laporan Perkembangan Pinjaman – SPP.PERDESAAN 10 0 . Selain menetapkan daftar tunggu juga menetapkan mekanisme dan persyaratan dalam pendanaan kelompok yang termasuk daftar tunggu. Pengembangan layanan kepada masyarakat 5. Necara. Penetapan Daftar Tunggu Usulan kegiatan kelompok SPP yang belum terdanai oleh BLM tetapi telah dianggap layak dapat didanai dengan dana bergulir. dokumen pendanaan/kuitansi di kelompok maupun pemanfaat.Perdesaan terutama keberpihakan kepada orang miskin dan transparansi.

akuntabel sehingga mampu menarik minat kerja sama lembaga lain sebagai lembaga penyalur dan pengelola pinjaman. secara badan hukum dapat menjadi Koperasi Simpan Pinjam. Fasilitasi pengembangan kelompok dapat didasarkan pada tingkat perkembangan kelompok maupun fungsi kelompok yang dijelaskan dalam Pengelolaan Dana Bergulir.PERDESAAN 10 1 . ___________________________________________________________________________ Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI . Pengembangan kelembagaan kelompok SPP.− Pengembangan Kelompok Pengembangan kelompok SPP diarahkan sebagai lembaga pengelola simpanan dan pinjaman yang profesional.

Penulisan Usulan Dan Paket Usulan Desa Persiapan Persiapan Penyaluran Penyaluran RPD.dan LPD kegiatan Verifikasi Verifikasi Usulan Usulan MAD Prioritas Usulan MAD Musdes Penetapan Usulan Informasi Hasil MAD MAD Perguliran ___________________________________________________________________________ Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI .PERDESAAN Penyempurnaan Dokumen Usulan SPP yang akan didanai 10 2 .Pencairan. Pelaksanaan.ALUR KEGIATAN SPP MAD Sosialisasi Musdes Sosialisasi MUSYAWARAH DUSUN PENGEMBALIAN SPP DAN PENGELOLAAN DANA BERGULIR SUPERVISI DAN MONITORING Pertemuan Penggalian Pertemuan Penggalian gagasan dan identifikasi gagasan dan identifikasi Kelompok SPP Kelompok SPP Musyawarah Desa Musyawarah Khusus Perempuan Musdes Pertanggungjawaban (Seleksi Kelompok) Penetapan.

___________________________________________________________________________ Penjelasan IV: Jenis dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan PNPM MANDIRI .PERDESAAN 10 3 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->