P. 1
Proposal Micro Teaching

Proposal Micro Teaching

|Views: 1,461|Likes:

More info:

Published by: Rahdiyansyah Tuasikal on Jun 19, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/10/2013

pdf

text

original

MISSION TECHNOLOGY

The Best Partner for Learning Media

Proposal
Penawaran Pembuatan Layanan Penunjang Pendidikan:
Sistem Bel Otomatis, Sistem monitoring Kelas dengan CCTV Monitor, Public Address / Room Call System, dll

Latar Belakang  Tentang MissionTechnology  Produk Mission Technology  Detail Produk untuk Pendidikan Penutup  Lampiran 

Latar Belakang
Pendidikan, pengajaran dan pelatihan bergerak di empat nilai. Pertama, nilai pragmatis untuk mempertahankan kehidupan sehari-hari. Kedua, nilai personal untuk bertumbuh menjadi dewasa, berinisiatif, kreatif, bertanggung jawab dan karenanya mandiri. Ketiga, nilai socialemosional untuk menjadi berdaya dan merdeka lewat proses saling memberdayakan dan saling memerdekakan. Keempat, nilai moral-spiritual untuk mengalami pertobatan dan pencerahan budi dan jiwa/rohani. Paradigma pendidikan seyogyanya selalu mengacu pada kualitas yang berkelanjutan, dan bahwa kualitas yang berkelanjutan yang dilandasi kreativitas, dan produktivitas pribadi sivitas dapat dirangsang oleh pola manajemen yang berasaskan otonomi dan harus senapas dengan akuntabilitas (pertanggungjawaban), dan bahwa hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang handal dan sahih mengenai penyelengaraan, kinerja dan hasil diaktualisasikan melalui proses akreditasi dan bahwa tindakan manajerial utama yang melandasi pengambilan keputusan dan perencanaan di sekolah adalah proses evaluasi. Dengan demikian pengelolaan manajemen sekolah harus berorientasi pada prisma hubungan keterkaitan antara lima komponen paradigma baru yang bermuara pada “KUALITAS” Artinya, lulusan haruslah berkualitas sebagai salah satu hasil kinerja seolah yang dikelola dengan manajemen sekolah yang otonom, akuntabel, terakreditasi dan senantiasa dievaluasi.

Tentang Mission Technology
Menyadari bahwa perkembangan teknologi dapat dijadikan sebagai sarana untuk meningkatkan mutu pengajaran disekolah (mutu lulusan) maka Mission Technology mengembangkan dan membuat beberapa produk sistem yang dapat diimplemantasikan bagi sekolah. Perlu diketahui bahwa Mission Technology selaku produsen yang mengkhususkan diri dalam pengembangan Software dan Hardware. Didirikan oleh tenaga ahli dibidangnya dan mempunyai dedikasi tinggi untuk pengembangan teknologi dan pelayanan bagi kepuasan konsumen. Dalam perjalanannya Mission Technology telah memasang dan menghasilkan beberapa produk antara lain adalah Laboratorium Bahasa dengan sistem komputer, Laboratorium Microteaching, Audio Visual Class Conference dan mengembangkan beberapa sistem Hardware dan Software lainnya yang sesuai dengan permintaan klien (konsumen) seperti Sistem Bel Otomatis, Sistem Monitoring Kelas dengan CCTV dan Public Address (Room Call System), DLL

Produk Mission Technology
Beberapa produk dari Mission Technology yang sudah dan akan dimanfaatkan antara lain: 1. eLab (Laboratorium Bahasa Sistem Komputer) 2. MicroTeach (Laboratorium Microteaching) 3. AVCC (Audio Visual Class Conference) 4. e-Class (Multiple Choice Quis Evaluation + eLab) 5. Sistem Monitoring Kelas dengan CCTV dan Public Address (Room Call System) 6. Dan Lain Lain

Detail Produk Untuk Pendidikan
Suatu babak baru dalam zaman modern ini telah datang, dimana kita sangat bergantung pada informasi. Negara-negara maju secara ekonomi, menempatkan informasi dan teknologinya sebagai salah satu point terpenting didalam mempercepat proses transformasi dibidang perekonomian dan kehidupan dinegaranya. Dengan penguasaan teknologi informasi yang baik, mereka mampu mensinergikan teknologi informasi tersebut dengan sektor atau bidang lainnya seperti pertanian, kelautan, kesehatan, pemerintahan, perekonomian, pendidikan, dan lain-lain, guna memberikan nilai tambah atau meningkatkan kesejahteraan penduduk di negaranya. Bagaimana dengan negara kita? Saat ini penggunaan teknologi informasi mulai marak dinegara kita, terutama disektor industri. Namun, dari segi pemanfaatannya, masih belum maksimal. Tidak maksimalnya pemanfaatan teknologi informasi ini, salah satunya disebabkan karena kurang siapnya sumber daya manusia dalam menggunakan, memanfaatkan dan mengantisipasi perkembangan teknologi informasi tersebut. Selain itu, perkembangan teknologi informasi yang pesat serta sifatnya yang global, akan semakin sulit dipelajari bila tidak didukung oleh kemampuan penguasaan bahasa asing. Bahasa sebagai salah satu bentuk alat penyampaian informasi merupakan elemen kunci bagi penguasaan teknologi informasi. Peran serta sektor pendidikan dalam peningkatan kompetensi sumber daya manusia dibidang teknologi informasi dan bahasa dapat menjadi solusi bagi hal tersebut diatas. Oleh karena itu diperlukan suatu tindakan pengenalan dan pembelajaran sejak dini terhadap teknologi informasi dan bahasa asing disekolah-sekolah. Guna tercapai tujuan diatas, banyak sekali hal yang perlu disiapkan diantaranya, sarana prasarana dan juga metoda pengajaran. Seperti, penyediaan laboratorium komputer dan laboratorium bahasa disekolah-sekolah. Besarnya biaya yang diperlukan untuk menyiapkan sarana prasarana seperti, ruang, peralatan lab, dan materi pengajaran menimbulkan ketimpangan atau tidak semua sekolah mampu menyediakan fasilitas tersebut diatas. Masalah yang muncul tersebut tentunya bukan lantas menyurutkan langkah kita untuk turut serta meningkatkan kualitas sistem pendidikan dinegara kita, melainkan menjadi salah satu pemacu agar kita dapat mencari solusi dari masalah tersebut, karena peningkatan kualitas pendidikan merupakan tanggung jawab kita bersama.

Hormat Kami

M.Zainal Arifin A.md Marketing

MICRO TEACHING
Micro Teaching adalah suatu metode pembelajaran pengajaran / penerapan ilmu secara informatife dan lebih komunikatif, Micro Teaching sendiri difungsikan untuk melatih skill individual Mahasiswa dalam memberikan materi didalam kelas. Micro Teaching dalam penerapannya membutuhkan 3 Ruang yang berfungsi sebagai : 1. Ruang Demonstrasi Siswa / Ruang Praktikum Pembelajaran di Kelas. Ruang Demonstrasi Adalah suatu ruangan yang dipergunakan oleh siswa dalam mempraktikan keilmuannya Sifat dan besar ruangan ini bergantung pada kebutuhan masing-masing Lembaga Pendidikan.

2. Ruang Operator / Ruang Pengolah data Interaktif praktikum siswa. Ruang Operator / Ruang Pengendali Adalah suatu ruangan yang didesain khusus sebagai pusat tekhnologi dalam pengendalian / pengolahan secara tekhnis, data hasil studi pembelajaran yang dilakukan oleh siswa di ruang demontrasi. Segala kebutuhan tekhnologi dalam pengolahan data dapat di UpGrade.

3. Ruang Observasi / Ruang Penelaah hasil praktikum siswa. Ruang Observasi Adalah suatu ruang yang murni sebagai ruang kelas dimana yang menjadi sumber perkuliahan adalah siswa yang melakukan proses pembelajaran itu tadi. Observasi bisa dilakukan secara langsung ataupun setelah menunggu hasil recording praktikan selesai dikerjakan

Tampilan Software Lab. Bahasa dengan sistem Graphical User Interface (GUI)

FOTO – FOTO

LAB. MICRO TEACHING

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->