P. 1
Neraca (Pendahuluan) J

Neraca (Pendahuluan) J

|Views: 337|Likes:
Published by Windy Wulandari

More info:

Published by: Windy Wulandari on Sep 07, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/24/2015

pdf

text

original

NERACA ABSTRACT

In every experiment we always needed scale. Example, when we will to ascertain a value from sample we must to measure total sample. For a measure total sample we can use scale. So, we must to study about scale so that we get the finishing is perfect . Intension from this experiment is so that a studentto know kinds from a scale be can use in the experiment in laboratory so a student can using of scale with the best. In using scsle we use a principle from that scale. And principle from that scale is based a balance the energetic and that energetic based Hukum Newton I dan II.

PENDAHULUAN Latar Belakang Neraca merupakan salah satu alat bantu yang serimg digunakan di laboratorium untuk menimbang zat – zat kimia yang akan digunakan untuk percobaan. Setelah mengenal alat – alat yang biasa digunakan di laboratorium, ada baiknya praktikan mengenal berbagai macam neraca. Neraca memiliki bentuk, fungsi dan metode penggunaannya masing – masing . Tetapi neraca – neraca tersebut memiliki azas yang sama yaitu penyeimbang momen gaya yang bekerja pada neraca. Dengan mempelajari neraca yang sering digunakan, maka akan memperlancar praktikan dalam menyiapkan zat – zat kimia yang akan digunakan praktikum dengan jumlah yang sesuai dengan bantuan neraca. Praktikum yang akan dilakukun pun menjadi lebih besar keberhasilannya dengan ketepatan jumlah zat – zat kimia yang dibutuhkan. Tujuan Percobaan Tujuan dari praktikum pengenalan neraca di laboratorium adalah untuk mengenal macam – macam neraca yang ada di laboratorium dan agar dapat menggunakan neraca tersebut pada saat penimbangan ketika praktikum. Prinsip Percobaan

Prinsip dari praktikum pengenalan neraca di laboratorium adalah berdasarkan atas keseimbangan gaya – gaya yang berkerja pada kedua lengan neraca dan merupakan aplikasi dari : 1. Hukum Newton I Tentang keseimbangan gaya – gaya yang bekerja pada kedua lengan neraca, dengan persamaan : ∑F = ma 2. Hukum Newton III Tentang keseimbangan gaya – gaya, dengan persamaan : Faksi = Freaksi TINJAUAN PUSTAKA Bab ini menguraikan mengenai : (1) Neraca Ayun, (2) Neraca Digital, (3) Neraca Triple Beam, (4) Neraca Piring Tunggal, (5) Neraca Dua Piringan, (6) Neraca Ohaus Cento-Gram, (7) Neraca Arus Kelvin, (8) Neraca Semi-Mikro dan Neraca Mikro, (9) Neraca Elektronik, (10) Neraca Dengan Piring Di Atas, (11) Neraca Sartorius, (12) Neraca Tare, (13) Neraca Rem 1. Neraca Ayun Neraca ini memiliki ketelitian yang sangat tinggi. Terlebih dahulu, set waterpassnya tepat di tengah-tengah, untuk jarak harus 5-15 cm. Gantungkan ring ditempatnya untuk menambah berat logam agar tetap stabil, karena setiap

Selain itu harus diperhatikan agar tidak menimbang benda yang beratnya melampaui daya timbang neraca. Cara pengukurannya pun secara langsung dan dilakukan dengan tepat dan benar. Dalam pengukurannya harus seimbang dengan nilai nol.01 gram. batu timbangan (puluhan dan satuan gram) yang dijalankan tombol ditambahkan ataupun diambil sesuai dengan asas subtitusi yang lazim. suatu bahan yang sangat keras tapi mudah patah. yakni kuat arusnya dapat dihitung dengan berat timbangan yang diperlukan untuk mengimbangi gaya antara kedua kumparan.00001 gram lebih kecil lagi. Pada saat menimbang harus dijaga agar zat / bahan kimia tidak mengenai neraca tersebut. 6. 9. Neraca piring tunggal menggunakan dua mata pisau dan lengan neracanya tidak sama panjang. Apabila mata pisau mengenai plat batu akik. Mata pisau terbuat dari batu akik. 7. artinya alat ukur itu tidak memerlukan penerangan. Mata-mata pisau ini dipasang sedemikian rupa hingga terletak dalam satu bidang. dan kedua mata pisau di ujung harus berjarak sama dari mata pisau yang ada di tengah. Namun neraca ini ketelitiannya rendah. Apabila jarak kedua kumparan cukup pendek dibandingkan diameter kumparan. Neraca Triple Beam Neraca ini memiliki ukuran 100500 dengan skala 10.tahunnya logam timbang mengalami penyusutan. misalnya sendok. 4. maka plat dapat rusak akibat sentuhan. Neraca Semi-Mikro dan Neraca Mikro Neraca semi-mikro dan neraca mikro digunakan untuk penimbangan yang dibutuhkan keterampilan yang tinggi. Neraca Digital Neraca ini merupakan salah satu neraca yang penggunaannya paling praktis. Dalam pengerjaannya sampel yang akan ditimbang tidak boleh bercecer karena dapat mempengaruhi terhadap beban beratnya. Pengukuran kuat arus listrik ini adalah absolute. Neraca Ohaus Cento-Gram Untuk menimbang zat di laboratorium sekolah pada umumnya digunakan jenis neraca Ohaus centogram 311. harus selalu mempergunakan alat. Sebelumnya set dahulu skalanya. berat . neraca tidak boleh dalam keadaan bergerak dan beban yang ditimbang harus sesuai dengan kapasitas ayun neraca. Neraca Elektronik Asas sistem yang digunakan dalam neraca analisis elektronik mettle HEZO. karena menggunakan skala 101. Neraca ini mempunyai daya timbang sampai 311 gram dan ketelitian menimbang sampai 0. sehingga 0. 8. 5. Ketika penimbangan. juga dalam pengambilan sampel. maka gaya kedua kumparan itu boleh dipandang sebagai gaya antara kawatkawat sejajar yang tak terhingga panjang dan dialiri listrik. Neraca Piring Tunggal Neraca piring tunggal menggunakan metode substitusi (objek mula-mula diimbangi dengan bahan apa saja yang cocok dan kemudian objek diganti dengan batu timbangan yang diperlukan agar diperoleh titik henti neraca yang sama). 3. Neraca Dua Piringan Balok neraca piringan mempunyai tiga “mata pisau” bentuk prisma. Neraca Arus Kelvin Neraca arus Kelvin adalah neraca berdasarkan tarik-menarik atau tolak menolak arus-arus sejajar. 2.

Neraca digital . Sebelum menimbang suatu zat kita harus memperhatikan keadaan air yang berada diwaterpas. neraca rem tidak menghitung jumlah rata-rata ayunan kekanan dan kekiri tetapi ditentukan oleh skala yang ditunjukan oleh mata saat mata pisau berhenti. Neraca Sartorius Neraca Sartorius ini dapat memiliki batas timbang sampai maksimal 310 gr. ini sangat berguna bila diperlukan untuk menimbang sekuantitas bahan tertentu. Neraca Tare Neraca tare ini menimbang max 300 gram. dan persepuluhan gram) kemudian muncul pada bagian panel yang sama dan diperoleh dari suatu gratikul yang dilekatkan pada lenga neraca. 12. Bagian pecahan dari berat itu ditetapkan dengan bantuan sensor listrik yang menanggapi simpangan lengan neraca. Neraca ini menggunakan listrik untuk melakukan penimbangan. Arus listrik kopensasi menimbulkan suatu medan magnet yang diperlukan. dan modulasi suatu penguat (amplifier). set waterpassnya tepat di tengah-tengah. Sebelum melakukan penimbangan kita harus meng-nol-kan terlebih dahulu angka yang tertera pada neraca tersebut dengan munculnya angka nol pada neraca itu berarti neraca tare sudah dalam keadaan seimbang.1 g. neraca kasar. dengan tingkat ketelitian 0. 10. Ketika penimbangan. Neraca rem digunakan untuk menghitung suatu benda zat atau serbuk dalam ukuran kecil atau sedikit. 2001). neraca tidak boleh dalam keadaan bergerak dan beban yang ditimbang harus sesuai dengan kapasitas ayun neraca. 1983).(Giancoli. dan neraca ayun. 13. 11.(Vogel. neraca piring di atas menjadi suatu keharusan dalam laboratorium. jadi menghasilkan suatu arus ‘dalam sistem kopensasinya’. ALAT DAN METODE PERCOBAAN Alat yang digunakan Alat yang digunakan dalam percobaan pengenalan neraca adalah neraca digital. Neraca Rem Neraca rem mempunyai ketelitian yang sangat tinggi karena dalam menetukan titik nolnya. batu timbangan yang bertambah setiap 100g dikendalikan oleh suatu tombol dibagian samping neraca dan berat yang terpilih Nampak sebagai suatu angka pada suatu panel bacaan optis dibagian depan instrumen. Terdapat batu timbangan untuk menimbang. 1979). Terlebih dahulu. Gantungkan ring ditempatnya untuk menambah berat logam agar tetap stabil. Neraca dengan model yang lebih peka dilengkapi dengan semacam layar untuk melindungi.01 gr. Neraca semacam itu sering kali dilengkapi piranti sementara. karena setiap tahunnya logam timbang mengalami penyusutan. untuk jarak harus 5-15 cm.yang dipilih dideteksi secara listrik dan angka-angka yang benar dipamerkan satu-satuan pameran digital. Berat sisanya (puluhan.(Achmad Hiskia. Neraca Sartrius dala penggunaanya hamper sama dengan cara penggunaan neraca tare. Neraca Dengan Piring Di Atas Neraca dengan piring di atas mula-mula dikembangkan untuk memungkinkan massa sampai sekitar 1kg dengan kecepatan sampai sekitar 0. Metode Percobaan Neraca Ayun Neraca ini memiliki ketelitian yang sangat tinggi. berbanding lurus dengan berat yang akan ditetapkan. atuan.

(1993). Kimia Universitas Asas dan Struktur. Edisi V. (1983). juga dalam pengambilan sampel.setelah itu nyalakan neraca dengan menekan tombol ON/OFF tunggu sampai angka pada layar neraca nol (0000). nyalakan neraca tekan tombol ON/OFF tunggu sampai angka pada layar neraca nol. Vogel. Selanjutnya taruh zat yan akan ditimbang tepat ditengahtengah neraca supaya pada saat menimbang ketelitiannya konstan. L. Underwood. Giancoli. Neraca Triple Beam Neraca ini memiliki ukuran 100500 dengan skala 10. harus selalu mempergunakan alat. Penentuan Dasar Praktikan Kimia. Edisi V. maka berat alas dan sampel yang merupakan hasil akhir dikurangi dengan berat alas. Lalu tekan tombol Z/T. (2001). Ws = W2 – W1 Untuk menghitung berat zat tanpa menhitung terlebih dahulu alasnya. Depdikbud: ITB. Untuk menghitung berat zat tanpa menghitung alasnya terlebih dahulu nyalakan neraca tekan tombol ON/OFF tunggu sampai angka pada layar neraca nol. Fisika. (1979). letakkan alas di piring timbang. kemudian masukkan sampel ke alas dan catat hasilnya. Neraca Tare Cara kerja Neraca Digital pertama-tama dibersihkan terlebih dahulu. pastikan neraca dalam keadaan nol. Lalu catat hasil yang didapat : berat zat + berat alas. lalu tekan tombol TARE. . catat hasil timbang alas. Bandung. DAFTAR PUSTAKA Brady. Dalam pengerjaannya sampel yang akan ditimbang tidak boleh bercecer karena dapat mempengaruhi terhadap beban beratnya. hasil yang didapat adalah berat zat sebenarnya. Hasil akhir merupakan berat alas ditambah sampel. misalnya sendok. Kemudian taruh kertas timbang sebagai alas serta catat berat kertas timbangnya. Media Pustaka: Jakarta. Neraca Sartorius Cara kerjanya hampir sama dengan nerca tare hanya saja tingkat ketelitian yang membedakan. Achmad. Analisis Kimia Kuantitatif. Kimia Analisis Kuantitatif Anorganik. A. (1998). Sebelumnya set dahulu skalanya. E. Binarupa Aksara: Jakarta. Edisi IV. Dalam pengukurannya harus seimbang dengan nilai nol. Erlangga: Jakarta. J. untuk mengetahui berat sampel saja. berat zat ditambah berat alas (W2) dikurani berat alas (W1). Untuk menghitung berat zat sebenarnya (Ws). nyalakan tombol hidup dari neraca tersebut.Bersihkan neraca menggunakan tissue. Erlangga: Jakarta. H.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->