P. 1
Statistika Parametrik Dan Non-par

Statistika Parametrik Dan Non-par

4.33

|Views: 20,372|Likes:
Published by Rian

More info:

Published by: Rian on Jun 21, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/22/2015

pdf

text

original

1. Uji Mann-Whitney

Uji digunakan untuk menguji ada tidaknya perbedaan yang significant

untuk 2 sampel yang independent. Uji Mann-Witney disebut juga uji U,

beraku untuk kasus dua sample independent dengan skor yang berskala

ordinal. Uji Mann- Whitney dipakai untuk menguji apakah dua kelompok

independent telahmditarikdari populasi yang sama. Uji ini merupakan

pengembangan dari uji Wilcoxon dengan dua sample berukuran tidak sam,

dan pemberian jenjang didasarkan pada skor gabungan. Uji Mann-hitney tidak

memerlukan anggapan tertentu mengenai populasi dari mana sampel

diambil(seperti uji-uji non-parametrik lainnya). Asumsi yang diperlukan

hanyalah bahwa nilai dari variable random dari dua kelompok yang

diperbandingkan adalah berditribusi kontinyu. Hipotesis nihil yang akan diuji

mengatakan bahwa dua sample independent diambil dari populasi yang

memiliki distribusi yang sama. Uji ini dapat digunakan untuk pengujian dua

sisi ataupun satu sisi. Uji tersebut merupakan alternatif lain dari uji

tparametrik, bila anggapan yang diperlukan bagi uji t tidak dijumpai.

(Djarwanto,Mengenal beberapa uji satistik,2001, Hal 237)

2. Uji Kolmogorov-Smirnov

Uji ini hampir sama dengan uji Mann-Whitney yaitu digunakan untuk

menguji ada tidaknya perbedaan yang significant untuk 2 sampel yang

independent. Uji Kolmogorof Smirnov juga dapat digunakan untuk

melakukan uji lokasi dan uji bentuk. Kedua uji tersebut berkontribusi pada

perbedaan nilai 2 kelompok. Dengan melakukan centering atau pemusatan

nilai data sample, setiap kelompok disekitar rata-ratanya akan menghilangkan

perbedaan dan memungkinkan melakukan perbandingan bentuk (uji bentuk)

antara kedua kelompok tersebut.

3. Uji Moses dan Uji Wald-Wolfowitz

Uji Moses merupakan teknik metode pengujian non parametrik untuk

menguji hipotesa bahwa variabel percobaan akan memberi efek pada

beberapa subjek di satu sisi dan subjek lainnya di sisi yang berlawanan.

Pengujian ini dibandinghkan dengan grup kendali. Tes ini membutuhkan data

ordinal. Tes ini berfokus pada rentang di grup kendali, dan mengukur berapa

banyak nilai ekstrim di grup percobaan mempengaruhi rentang saat

digabungkan dengan grup mkendali. Uji Moses lebih fokus kepada variasi

data dari dua sampel.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->