KURIKULUM KTSP

Tahun Akademik 2012/2013 Oleh : Tim Penyusun

SD LABSCHOOL STKIP MUHAMMADIYAH

1

PENDAHULUAN

A.

Latar Belakang

Pemberlakuan Undang-undang RI Nomor 32 tahun 2004, tentang Pemerintah pendidikan Daerah yang menuntut semula pelaksanaan Otonomi Daerah dan Wawasan Demokrasi dalam penyelenggaran pendidikan. Pengelolaan bersifat sentralistik berubah menjadi dengan desentralistik. Desentralisasi pengelolaan pendidikan

diberikannya wewenang kepada sekolah untuk menyusun kurikulumnya mengacu pada Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yaitu pasal 3 tentang fungsi dan tujuan pendidikan nasional dan pasal 35 tentang standar nasional pendidikan, juga adanya tuntutan globalisasi dalam bidang pendidikan yang memacu agar hasil pendidikan nasional dapat bersaing dengan hasil pendidikan negaranegara maju.

Desentralisasi pengelolaan pendidikan yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dan kondisi daerah perlu segera dilaksanakan. Bentuk nyata dari desentralisasi pengelolaan pendidikan ini adalah diberikannya kewenangan kepada sekolah untuk mengambil keputusan berkenaan dengan pengelolaan pendidikan, seperti dalam pengelolaan kurikulum, baik dalam penyusunannya di sekolah.

Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan pendidikan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan tertentu. Tujuan tertentu ini meliputi tujuan pendidikan

nasional serta kesesuaian dengan kekhasan, kondisi dan potensi daerah, satuan pendidikan dan peserta didik. Oleh sebab itu, kurikulum disusun oleh satuan pendidikan untuk memungkinkan penyesuaian program pendidikan

19

potensi daerah. Penerapan KTSP 19 . juga harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi setempat. Penerapan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) merupakan salah satu bentuk reformasi pendidikan yang antara lain dimaksudkan untuk memberikan ruang gerak bagi sekolah untuk lebih leluasa dalam mengelola proses pembelajaran. Pengembangan akarnya. mengacu pada Standar Pengembangan KTSP selain harus sebagaimana dimuat dalam Kompetensi Standar Isi serta Standar Kompetensi Lulusan. Atas dasar pemikiran itu maka dikembangkanlah apa yang dinamakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 bahwa dan Kurikulum Menengah Satuan Pendidikan pada pada Jenjang isi dan Pendidikan Dasar mengacu standar standar kompetensi lulusan serta berpedoman pada panduan dari Badan Standar Nasional Pendidikan. masyarakat di mana dia berada. peserta didik. KTSP yang suatu disesuaikan upaya agar dengan anak kondisi sekolah dari dari sosial setempat merupakan tidak yang tercabut lain Maksudnya adalah bahwa pendidikan bukan untuk mencetak kepribadian tetapi harus mampu beradaptasi dengan anak yang memiliki karakter dan lingkungannya. ang berbunyi :”Satuan pendidikan dapat mengadopsi atau mengadaptasi model kurikulum tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah yang disusun oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Pendidikan Nasional bersama unit terkait.dengan kebutuhan dan potensi yang ada di daerah dengan landasan Permen Nomor 6 Tahun 2007: perubahan Permen 24/2006. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. Berdasarkan semua Undang-Undang dan jenis dengan Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem prinsip dan Pendidikan Nasional Pasal 36 Ayat (2) ditegaskan bahwa kurikulum pada jenjang pendidikan satuan dikembangkan dengan diversifikasi sesuai pendidikan.

berwawasan global yang dilandasi nilai-nilai budaya luhur sesuai dengan ajaran Agama Islam serta tetap memegang nilai kearifan lokal. 3. Menyeluruh dan berkesinambungan.juga dimaksudkan untuk memberikan keleluasaan kepada guru untuk mengembangkan sendiri materi yang akan diajarkan dengan tetap berpedoman pada standar kompetensi yang telah ditetapkan. perkembangan. Beragam dan terpadu. 2. Visi Membina akhlaq. Berpusat pada potensi. komite sekolah di bawah koordinasi dan supervisi Dinas Pendidikan Kabupaten. 4. Belajar sepanjang hayat. Relevan dengan kebutuhan kehidupan. 7. KTSP SD Labschool STKIP Muhammadiyah disusun oleh satu tim pencapaian tujuan pendidikan Pengembangan KTSP Kurikulum ini yang beragam mengacu pada standar nasional pendidikan untuk nasional. B. kebutuhan dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya. Kebijakan KTSP merupakan kebijakan baru yang menuntut guru untuk lebih kreatif dan inovatif dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. 5. serta dengan bimbingan nara sumber. Misi 19 . dan Seimbang antara kepentingan nasional dan daerah. pengembangan kurikulum ini didasarkan pada prinsip-prinsip sebagai berikut: 1. teknologi dan seni. 6. Misi dan Tujuan SD Labschool STKIP Muhammadiyah Sorong 1. Namun demikian tidak semua guru memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam mengembangkan kurikulum. meraih prestasi. Visi. dikembangkan sebagai perwujudan kurikulum pendidikan dasar dan penyusun yang terdiri dari unsur sekolah. 2. menjamin menengah. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.

Tujuan Tujuan pendidikan dasar adalah meletakkan dasar kecerdasan. Menumbuhkan dan meningkatkan keimanan.1. rajin beribadah. Meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menguasai dasardasar ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai bekal untuk melanjutkan ke sekolah yang lebih tinggi. olahraga dan seni budaya sesuai dengan bakat. mandiri dan akhlak mulia. 2. serta keterampilan lebih maka lanjut. Membentuk peserta didik yang berakhlaq mulia yang dibuktikan dengan gemar membaca al quran. d. pengetahuan di bidang IPTEK. 3. Mewujudkan sekolah yang berwawasan lingkungan 5. Meningkatkan prestasi akademik maupun non akademik peserta didik baik di tingkat Kabupaten/Kota. Mengoptimalkan proses pembelajaran dan bimbingan melalui pendekatan potensi peserta didik.berbudi pekerti luhur terhadap diri sendiri. Mengembangkan potensi siswa. melalui pemberian dan pemupukan pengetahuan. 3. bahasa. sesama manusia dan makhluk lain dalam kehidupan bermasyarakat. b. a. kedua orang tua. tujuan mengikuti dasar pendidikan tersebut. Mendidik menumbuhkembangkan peserta didik menjadi siswa yang berwawasan intelektual dan memilki jiwa seni yang tinggi 4. Provinsi. minat dan pada tujuan Dasar pendidikan Labschool STKIP Muhammadiyah Sorong adalah sebagai berikut. serta untuk dapat melanjutkan pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi. pengetahuan. c. Nasional maupun di tingkat Internasional. untuk hidup Merujuk Sekolah kepribadian. 19 . berbangsa dan bernegara. serta pengalaman peserta didik tentang agama Islam sehingga menjadi manusia muslim yang terus berkembang dalam hal keimanan. Menanamkan agama berkelanjutan keyakinan/akidah Meningkatkan melalui prestasi pengamalan akademik ajaran secara Islam. penghayatan. Menjalin kerjasama yang harmonis antara warga sekolah dengan lingkungan. 6. guru. ketaqwaaannya kepada Allah SWT.

Hal ini memungkinkan sekolah untuk menyesuaikan dengan tuntutan kebutuhan siswa. cerdas dan terampil. Dengan demikian. Menjadi sekolah yang diunggulkan sehingga banyak peminat dari masyarakat baik (Kabupaten) maupun non lokal (luar Kabupaten) mampu menarik masyarakat lokal STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM A. keadaan sekolah dan kondisi daerah. Saat ini sekolah memiliki kewenangan dalam menyusun kurikulumnya sendiri dengan tetap bersandar pada KTSP. Pengembangan kurikulum ini disusun juga didasarkan agar dapat memberi kesempatan peserta didik untuk : a) b) c) d) e) Belajar untuk beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa Belajar untuk memahami dan menghayati Belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif Belajar untuk hidup bersama dan berguna untuk orang lain. Tujuan penyusunan kurikulum SD Labschool STKIP Muhammadiyah adalah untuk mengembangkan cita-cita luhur pendidikan Muhammadiyah yang bertumpu pada kebermaknaan pendidikan agama yang kuat. kreatif. Struktur Kurikulum Struktur kurikulum SD Labschool STKIP Muhammadiyah ini disesuaikan dengan KTSP dengan tetap memandang Kompetensi Dasar dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) meskipun dalam pengembangan materi ini diserahkan pada kebijakan guru sebagai pendidik. daerah dan atau sekolah memiliki cukup kewenangan untuk merancang dan menentukan hal-hal yang akan 19 .e. efektif dan menyenangkan. Kurikulum SD Labschool STKIP Muhammadiyah juga bertujuan mendukung terwujudnya visi Kabupaten Sorong sebagai acuan dalam pelaksanaan proses pembelajaran di SD Labschool STKIP Muhammadiyah. dan Belajar untuk membangun dan menemukan jati diri melalui proses belajar yang aktif. Dengan demikian diharapkan lulusan SD Labschool nantinya tetap memenuhi standar kompetensi nasional.

dan khusus pada jenjang pendidikan dasar dan menengah terdiri atas: a. dan sikap serta perilaku anti korupsi. penghargaan terhadap hak-hak azasi manusia. Cakupan Kelompok Mata Pelajaran No 1. dan bernegara serta peningkatan kualitas dirinya sebagai manusia. teknologi dimaksudkan untuk mengenal. d. Tabel 1. ketaatan pada hukum. Kesadaran dan wawasan termasuk wawasan kebangsaan. kolusi dan nepotisme Ilmu Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan Pengetahuan dan dan teknologi pada SD/MI/SDLB/Paket A. kejuruan. demokrasi. 2. jiwa dan patriotisme bela negara. atau moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama. 3. c. menyikapi dan 2. Menurut Peraturan Pemerintah No 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pasal 6 ayat 1 menyatakan bahwa kurikulum untuk jenis pendidikan umum. pelajaran tersebut adalah seperti yang tertera pada Tabel. Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi Kelompok mata pelajaran estetika Kelompok mata pelajaran jasmani. dan menilai keberhasilan belajar mengajar. hak dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat. 19 . Sedangkan untuk struktur mata pelajaran yang dilaksanakan di SD Labschool STKIP Muhammadiyah rinciannya ada pada Tabel. Kelompok Mata Cakupan Pelajaran Agama dan Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak akhlak mulia mulia dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia. kemajemukan bangsa.diajarkan. Kewarganegaraa Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan n dan dan kepribadian dimaksudkan untuk Kepribadian peningkatan kesadaran dan wawasan peserta didik akan status. pelestarian lingkungan hidup. ketaatan membayar pajak. olah raga dan kesehatan memiliki cakupan yang sudah Cakupan kelompok mata Masing-masing kelompok mata pelajaran ditetapkan sesuai standar pendidikan nasional. kesetaraan gender. e. Akhlak mulia mencakup etika. tanggungjawab sosial. cara mengajar. budi pekerti. 1. berbangsa. b. pengelolaan pengalaman belajar.

Struktur Kurikulum SD Labschool STKIP Muhammadiyah Alokasi Waktu Tiap Kelas I II III IV V VI Komponen A. Estetika Kelompok mata pelajaran estetika dimaksudkan untuk meningkatkan sensitivitas. demam berdarah. maupun dalam kehidupan kemasyarakatan sehingga mampu menciptakan kebersamaan yang harmonis. Jasmani. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) 7. HIV/ aids. kreatif dan mandiri.dan kesadaran hidup sehat. Kemampuan mengapresiasi dan mengekpresikan keindahan serta harmoni mencakup apresiasi dan ekspresi. 4. MATA PELAJARAN 1. Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) 3. dan penyakit lain yang potensial untuk mewabah. Seni Budaya dan ketrampilan (SBK) 8. Pendidikan Jasmani dan Kesehatan B. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) 6. Bahasa Inggris TEMATIK 5 2 6 6 6 3 2 2 5 2 6 6 6 3 2 2 5 2 6 6 6 3 2 2 2 2 2 19 . kemampuan mengekpresikan dan kemampuan mengapresiasi keindahan dan harmoni. Pendidikan Agama Islam 2. muntaber. olahraga dan dan kesehatan pada SD/MI/SDLB/Paket A dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik serta menanamkan sportivitas. 5. baik dalam kehidupan individual sehingga mampu menikmati serta mensyukuri hidup. MUATAN LOKAL 1.mengapresiasi ilmu pengetahuan dan teknologi serta menanamkan kebiasaan berpikir dan ber[erilaku ilmiah yang kritis. Olahraga kesehatan Tabel 2. sikap dan perilaku hidup sehat yang bersifat individual ataupun yang bersifat kolektif kemasyarakatan seperti keterbatasan dari perilaku seksual bebas. Bahasa Indonesia 4. Budaya hidup sehat termasuk kesadaran. Matematika 5. kecanduan narkoba. Kelompok mata pelajaran jasmani.

3. Peran guru mendemontrasikan dan menampilkan dalam kegiatan yang berlangsung. 2. 3. namun juga memberi keleluasaan siswa dalam fungsi perkembangannya sebagai Sehingga proses pembelajaran menjadi sangat bermakna. 5. Model yang dikembangkan dari pembelajaran terpadu ini adalah model webbed (keterjalaan). Matematika. 5. Atau guru tidak lagi mengajar berorientasi pada adalah ulang. Guru tidak lagi mendominasi pembelajaran dengan berceramah dan dengan buku pelajaran atau sebagai operator kurikulum mendorong siswa untuk berpikir diri dan mengkaji berbagai siswa-siswa mendengarkan. 2. dan 3) mengambil konsep pembelajaran terpadu (integrated learning) yang menghubungkan beberapa materi pelajaran melalui tema tertentu. Budaya 19 . dan 6 pendekatan mata pelajaran * ) Pengembangan diri dilakukan secara bergiliran Pembelajaran tematik untuk kelas awal (kelas 1. Ilmu Pengetahuan Sosial. 2. Model ini tidak hanya memadukan antar mata pelajaran namun juga memadukan materi pembelajaran yang terdapat dalam kurikulum. dan 3 pendekatan tematik Kelas 4. 4. PENGEMBANGAN DIRI Jumlah Keterangan : 1. proses pembelajaran. Tema pembelajaran mengembangkan tugas bukan hanya menjadi pintu masuk siswa. dan 6 Kelas 1. Bahasa Arab Kemuhammadiyahan Teknologi Informasi dan Komunikasi 2* ) 29 2* ) 29 2* ) 37 2 1 2 2* ) 40 2 1 2 2* ) 40 2 1 2 2* ) 40 C.2. 5. 4. Ilmu Alam. 1 (satu) jam pelajaran alokasi waktu 35 menit untuk kelas 1 1 (satu) jam pelajaran alokasi waktu 35 menit untuk kelas 2 dan 3 1 (satu) jam pelajaran alokasi waktu 35 menit untuk kelas 4. Pemilihan tema pembelajaran sudah tetap diserahkan mata pada guru dan pelaksanaannya Pengetahuan mencakup beberapa pelajaran Seni seperti: dan Pendidikan Agama Islam. Pendidikan Kewarganegaraan. 6. membantu dengan tugas menuntaskan materi kurikulum yang ada.

Pendidikan Agama Islam Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Matematika Ilmu Pengetahuan Alam Ilmu Pengetahuan Sosial Seni Budaya dan Ketrampilan Pendidikan Jasmani. f. c. d. 2 tahun 2008 tentang standar kompetensi lulusan dan standar isi Pendidikan agama Islam dan 19 . g.Keterampilan. dan Pendidikan Jasmasni Olahraga dan Kesehatan serta Bahasa Indonesia. h. Sedangkan untuk pengembangan diri dilakukan dengan kegiatan ekstrakurikuler. B. Muatan lokal merupakan mata pelajaran yang dikembangkan pihak sekolah dengan memandang potensi dan keunggulan daerah. Di SD Labschool STKIP Muhammadiyah kelompok pelajaran muatan lokal terdiri atas: Bahasa Inggris. e. Teknologi Informasi dan Komunikasi serta Kemuhammadiyahan. 1) Komponen Mata Pelajaran Mata pelajaran yang terdapat pada struktur kurikulum tersebut di atas dikelompokkan dalam delapan kelompok mata pelajaran sebagai berikut: a. muatan lokal dan pengembangan diri. Olahraga dan Kesehatan Muatan kurikulum Sekolah Dasar Labschool STKIP Muhammadiyah berisikan tujuan dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) mata pelajaran berdasarkan PP Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP) dan Permendiknas No. Bahasa Arab. 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan (SKL) untuk satuan pendidikan dasar dan menengah serta permenag no. Muatan Kurikulum Muatan kurikulum SD Labschool STKIP Muhammadiyah terdiri atas komponen mata pelajaran yang mencakup 8 mata pelajaran wajib. b.

Tujuan dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) mata pelajaran tertera dalam tabel 3 sebagai berikut: 19 .bahasa Arab di Sekolah.

2. menghafal. sejarah Rasulullah SAW. sehingga menjadi manusia muslim yang terus b. Pendidikan 1. serta dan sosial serta mengembangkan budaya agama pembiasaan dalam pengamalan akhlak terpuji dan adab dalam komunitas sekolah. Menumbuhkembangkan akidah melalui pemberian1) Al-Qur'an-Hadis pemupukan. menulis. berdisiplin. dan mengamalkan hadis-hadis berkembang keimanan dan ketaqwaannya kepada pilihan tentang akhlak dan amal salih. dan pengembangan pengetahuan. pemahaman sederhana. adil. 4) Sejarah Kebudayaan Islam Mengenal. pembiasaan. dan memahami surat-surat penghayatan. meneladani. Menerapkan hidup rukun dalam perbedaan. Membaca. produktif.Islam. serta perjuangan tokoh-tokoh agama Islam di daerah masing-masing. dan penghayatan (tasamuh). dan mengambil ibrah dari sejarah Arab pra. khulafaurrasyidin. etis. dan cara pelaksanaan jual beli dan pinjam meminjam. salat. Islami serta menjauhi akhlak tercela dalam perilaku seharihari. Kewarganegaraan menanggapi isu kewarganegaraan. bertoleransi pengenalan. rajin beribadah. rasional. Berpikir secara kritis. 19 . Menghafal. 2) Akidah-Akhlak 2. sampai dengan pelaksanaan ibadah hají. serta pendek dalam al-Qur'an surat al-Faatihah. 3) Fikih Mengenal dan melaksanakan hukum Islam yang berkaitan dengan rukun Islam mulai dari ketentuan dan tata cara pelaksanaan taharah. Mewujudkan manusia Indonesia yang taat Mengenal dan meyakini rukun iman dari iman kepada Allah beragama dan berakhlaq mulia yaitu manusia yang sampai dengan iman kepada Qada dan Qadar melalui berpengetahuan. menjaga keharmonisan secara personal terhadap rukun iman dan al-asma’ al-husna. jujur. puasa. an-Naas sampai pengalaman peserta didik tentang agama Islam dengan surat ad-Dhuhaa. khitan. Berpartisipasi secara aktif dan bertanggung sekolah. zakat. pembiasaan dalam mengucapkan kalimat-kalimat thayyibah.Tabel 3 Muatan Kurikulum Mata Pelajaran Mata Pelajaran Tujuan Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan Agama Islam 1. pengamalan. mengidentifikasi. serta ketentuan tentang makanan dan minuman. a. cerdas. Allah SWT. kurban. dan kreatif dalam 1. memahami arti. Memahami dan menerapkan hidup rukun di rumah dan di 2.

petunjuk. informasi dan komunikasi. penjelasan. Memahami hidup tertib dan gotong royong. 3. kegiatan bermasyarakat. memberi petunjuk. dan menghargai keputusan bersama. adat istiadat. Bahasa Indonesia 1. Menghargai dan bangga menggunakan bahasa peristiwa dan benda di sekitar. Menampilkan sikap cinta lingkungan dan demokratis. cerita. 10. pantun. serta sekitar. berita. peraturan. Memahami dan menghargai makna nilai-nilai kejuangan bangsa. pelaporan hasil kematangan emosional dan sosial. Memahami kewajiban sebagai warga dalam keluarga dan sekolah. Memahami sistem pemerintahan. percakapan sederhana. negara. pemahaman isi buku dan berbagai karya sastra 5. diskusi. Membaca pekerti. masyarakat Indonesia agar dapat hidup bersama dengan bangsa-bangsa lainnya. menggunakannya denagn tepat dan kreatif untuk perasaan. disiplin. wacana berupa petunjuk. wawancara. tegur berbagai tujuan. memperluas wawasan. Menikmati dan memanfaatkan karya sastra untuk untuk anak berbentuk dongeng. serta anti korupsi. Memahami bahasa Indonesia dan Menggunakan wacana lisan untuk mengungkapkan pikiran. deskripsi berbagai 2. pengamatan. Menggunakan bahasa Indonesia untuk telepon. percakapan 4. sapa. kebiasaan. 4.jawab. memperhalus budi3. teks panjang. cerita. dan puisi. deklamasi. drama. berbangsa. baik secara lisan Memahami wacana lisan berbentuk perintah. serta meningkatkan pengetahuan dan Menggunakan berbagai jenis membaca untuk memahami kemampuan berbahasa. kebiasaan. Menghargai dan membanggakan sastra Indonesia sastra untuk anak berbentuk puisi. deskripsi peristiwa dan benda di meningkatkan kemampuan intelektual. dengan kepatuhan terhadap undang-undang. dan bernegara. dan bertindak secara cerdas dalam 3. maupun tertulis. sesuai dengan nilai-nilai pancasila. dan informasi dalam kegiatan perkenalan. dan berbagai karya 6. 9. percaturan dunia secara langsung atau tidak langsung dengan memanfaatkan teknologi 8. pantun dan cerita rakyat. drama. dongeng. Memahami hubungan Indonesia dengan negara tetangga dan politik luar negeri. serta karya sastra berbentuk Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa dongeng. Berkembang secara positif dan demokratis untuk 5. Berkomunikasi secara efektif dan efisien sesuai1. pantun. 4. Berbicara 3. Mendengarkan dengan etika yang berlaku. baik pada tingkat daerah maupun pusat. Berinteraksi dengan bangsa-bangsa lain dalam 7. Memahami makna keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia. 19 . puisi. pengumuman. Menampilkan perilaku jujur. senang bekerja dan anti korupsi dalam kehidupan sehari-hari. pesan. pidato. 2. membentuk diri berdasarkan karakter-karakter 6.

yaitu memiliki rasa ingin tahu. surat. keindahan dan keteraturan alam ciptaan-Nya.6. 2. debit. dan informasi dalam bentuk karangan sederhana. dalam pemecahan masalah. puisi. Mengembangkan pengetahuan dan pemahaman manfaat hewan dan tumbuhan bagi manusia. serta menerapkannya 5. merancang model4. dan drama.5. serta 2. serta sikap ulet dan percaya diri7. perasaan. Memiliki sikap menghargai matematika dan kegunaannya perhatian. 2. mengurutkan data. petunjuk. dan interaksi antara makhluk hidup dengan 19 . formulir. volume. kritis. atau media untuk memperjelas tabel. dialog. keadaan atau masalah. serta menerapkannya dalam melakukan manipulasi matematika dalam pemecahan masalah kehidupan sehari-hari. menceritakan hasil pengamatannya secara lisan dan tertulis. dalam pemecahan masalah. ringkasan. atau3. upaya konsep-konsep IPA yang bermanfaat dan dapat pelestariannya. Matematika Ilmu Pengetahuan (IPA) 1. secara luwes. Memahami bangun datar dan bangun ruang sederhana. menjelaskan gagasan dan pernyataan luas. Memahami konsep ukuran dan pengukuran berat. modus. gambar dan grafik (diagram). dalam kehidupan. Menulis Melakukan berbagai jenis kegiatan menulis untuk mengungkapkan pikiran. serta menggunakannya dalam konsep atau alogaritma. Alam 1. Memecahkan masalah yang meliputi kemampuan sehari-hari. rerata hitung.sebagai khazanah manusia Indonesia. dan pantun. membuat generalisasi. 4. akurat. kecepatan. mengaplikasikannya dalam pemecahan masalah kehidupan 3. budaya dan intelektual percakapan. parafrase. menyusun bukti. penyajian data dengan tabel. serta matematika. dan tepat. Memahami konsep bilangan bulat dan pecahan. Menggunakan penalaran pada pola dan sifat. efisien. sudut. rentangan data. laporan. memahami masalah. menyelesaikan model dan dan menggunakannya dalam pemecahan masalah kehidupan menafsirkan solusi yang diperoleh. panjang. Memperoleh keyakinan terhadap kebesaran1. operasi keterkaitan antarkonsep dan mengaplikasikan hitung dan sifat-sifatnya. pengumuman. Memahami konsep matematika. Memiliki kemampuan berpikir logis. Mengkomunikasikan gagasan dengan simbol. unsur-unsur dan sifat-sifatnya. waktu. Melakukan pengamatan terhadap gejala alam dan Tuhan Yang Maha Esa berdasarkan keberadaan. dan kreatif. teks pidato. serta berbagai karya sastra untuk anak berbentuk cerita. 4. dan minat dalam mempelajari dalam kehidupan. sehari-hari. 2. menjelaskan1. diagram. Memahami konsep koordinat untuk menentukan letak benda matematika. Memahami konsep pengumpulan data. cerita. Memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam pemecahan masalah kehidupan sehari-hari. Memahami penggolongan hewan dan tumbuhan. matematika. pemecahan masalah kehidupan sehari-hari.

kenampakan dalam memelihara. dan keragaman suku 3. Mengembangkan rasa ingin tahu. kegiatan ekonomi. hidup. sikap positif3. Memiliki komitmen dan kesadaran terhadap nilai. Menghargai berbagai peninggalan dan tokoh sejarah nasional.diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. serta kerja sama di antara masalah. Mengenal sumber daya alam. lingkungan.bangsa di lingkungan kabupaten/kota dan provinsi. nasional.5. alam dengan kegiatan manusia. 5. 4. manfaatnya. Memahami beragam sifat benda hubungannya dengan 4. hewan. kenampakan alam. 8. Meningkatkan kesadaran untuk berperan serta6. 6. dan keterampilan dalam kehidupan keduanya. 2. inkuiri. perubahan wujud benda. nilai sosial dan kemanusiaan. Memperoleh bekal pengetahuan. sikap saling menghormati dalam kemajemukan keluarga. Memahami berbagai bentuk energi. 7. serta mewujudkan (IPS) kehidupan masyarakat dan lingkungannya. 6. ditingkat lokal. serta dapat melakukan tindakan dalam 19 . Mendeskripsikan kedudukan dan peran anggota dalam dan kritis. 3. dan 4. dan global. konsep dan keterampilan IPA sebagai dasar untuk melanjutkan pendidikan ke SMP/MTs. rasa ingin tahu. masyarakat yang majemuk. 3. dan kegunaannya. Memahami sejarah. keragaman suku bangsa serta kegiatan ekonomi di Indonesia. 4. kemajuan teknologi di lingkungan kabupaten/kota dan bekerjasama. Memahami identitas diri dan keluarga. Memiliki kemampuan dasar untuk berpikir logis2. Menghargai peranan tokoh pejuang dalam mempersiapkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. perubahan dan dan membuat keputusan. serta fungsinya dan perubahan pada makhluk saling mempengaruhi antara IPA. keadaan sosial negara di Asia Tenggara serta benua-benua. memecahkan masalah5. Menganal konsep-konsep yang berkaitan denagn1. Memahami bagian-bagian tubuh pada manusia. lingkungannya. memecahkan keluarga dan lingkungan tetangga. dan dan kesadaran tentang adanya hubungan yang tumbuhan. Memahami perkembangan wilayah Indonesia. teknologi dan masyarakat. dan berkompetisi dalam provinsi. menyelidiki alam sekitar. dan hubungan peristiwa lingkungan alam. Ilmu Pengetahuan Sosial 1. Memahami matahari sebagai pusat tata surya. menjaga dan melestarikan dan perubahan permukaan bumi. Memiliki kemampuan berkomunikasi. Meningkatkan kesadaran untuk menghargai alam dan segala keteraturannya sebagai salah satu ciptaan Tuhan. Mengenal gejala (peristiwa) alam yang terjadi di Indonesia dan negara tetangga. Mengembangkan keterampilan proses untuk penyusunnya. 7. sosial.

Seni Tari 1. Mengapresiasi dan mengekspresikan keartistikan karya seni keterampilan. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni tari dengan 19 . daerah dan Nusantara. 2. Mengapresiasi dan mengekspresikan keunikan karya seni rupa Nusantara dengan motif hias melalui gambar dekoratif dan ilustrasi dengan tema bebas. 3. Memahami konsep dan pentingnya seni budayaSeni Rupa dan keterampilan. Memahami peranan Indonesia di era global. Menampilkan kreatifitas melalui seni budaya dan2. keterampilan dalam timgkat lokal. 4. alam yang ada di daerah setempat. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni musik dengan ansambel sejenis dan gabungan terhadap berbagai musik/lagu wajib. dan perlengkapan tari daerah setempat. rupa Nusantara dengan motif hias melalui gambar dekoratif dan ilustrasi bertema hewan. regional. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni musik dengan menyanyikan lagu wajib. manusia dan kehidupannya serta motif hias dengan teknik batik. menghadapi bencana alam.Seni Budaya Ketrampilan dan 1. 4. busana. daerah dan Nusantara dengan memainkan alat musik sederhana daerah setempat. Seni Musik 1. 1. Mengapresiasi dan mengekspresikan keunikan karya seni maupun global. 9. 3. 2.3. Mengapresiasi dan mengekspresikan keunikan karya seni rupa Nusantara melalui pembuatan benda kreatif yang sesuai dengan potensi daerah setempat. Mengapresiasi dan mengekspresikan keartistikan karya seni Menampilkan sikap apresiasi terhadap seni rupa terapan melalui gambar ilustrasi dengan tema benda budaya dan keterampilan. 5. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni tari dengan memperhatikan simbol dan keunikan gerak. 2. rupa murni melalui pembuatan relief dari bahan Menampilkan peran serta dalam seni budaya dan plastisin/tanah liat yang ada di daerah setempat. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni musik dengan memperhatikan dinamika melalui berbagai ragam lagu daerah dan wajib dengan iringan alat musik sederhana daerah setempat.

Mengapresiasi dan membuat karya kerajinan anyaman dengan menggunakan berbagai bahan. dan aerobik. Mengapresiasi dan membuat karya kerajinan dan benda permainan dengan teknik meronce dan makrame. Meletakkan landasan karakter moral yang kuat5. 3. kesehatan. dan lain-lain.Pendidikan Olahraga Kesehatan Jasmani. piknik. 1. dengan dan tanpa alat. Memahami konsep aktivitas jasmani dan olahraga dilingkungan yang bersih sebagai informasi untuk mencapai pertumbuhan fisik 19 . menghindarkan diri dari narkoba. 3. 4. dan bertanggung jawab. Mempraktekkan gerak ritmik meliputi senam pagi. lompat. 3. dan jalan dalam dalam upaya pengembangan dan pemeliharaan permainan sederhana serta nilai-nilai dasar sportivitas seperti kebugaran jasmani serta pola hidup sehat melaui kejujuran. keselamatan diri sendiri. Keterampilan 1. 2. 7. Mengapresiasi dan membuat karya benda mainan beroda dengan menggunakan berbagai bahan. 6. busana. serta senam lantai. serta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. kerjasama. senam terpilih. percaya diri dan lain-lain. 6. 7. Mengapresiasi dan membuat karya kerajinan daerah setempat dengan teknik konstruksi. dan 2. Mempraktekkan gerak dasar lari. 4. Meningkatkan pertumbuhan fisik dan3. demokratis. berbagai aktivitas jasmani dan olahraga yang2. kelenturan serta dalam pendidikan jasmani.olahraga dan koordinasi otot. jujur. Mengembangkan keterampilan pengelolaan diri1. orang lain dan mengenal berbagai penyakit dan pencegahannya serta lingkungan. kesegaran jasmani (SKJ). Mengapresiasi dan mengekspresikan perpaduan karya seni tari dan musik Nusantara. Mempraktekkan gerak ketangkasan seperti ketangkasan pengembangan psikis yang lebih baik. Mempraktekkan latihan kebugaran dalam bentuk melalui internalisasi nilai-nilai yang terkandung di meningkatkan daya tahan kekuatan otot. mengenal makanan sehat. Memahami budaya hidup sehat dalam bentuk menjaga Mengembangkan keterampilan untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan. penjelajahan di luar sekolah seperti perkemahan. disiplin. Mempraktekkan berbagai keterampilan gerak dalam kegiatan Mengembangakan sikap sportif. memperhatikan simbol dan keunikan gerak. Mempraktekkan gerak dasar renang dalam berbagai gaya gerak dasar. 5. Meningkatkan kemampuan dan keterampilan4. kerjasama. dan perlengkapan tari Nusantara.

19 . serta memiliki sikap yang positif. pola hidup sehat dan kebugaran. terampil.yang sempurna.

Alokasi waktu yang tersedia untuk masing–masing muatan lokal tersebut adalah 2 (dua) jam pelajaran bahasa Inggris. Muatan lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kemasyarakatan yang bergerak dalam bidang sosial dan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah. Pengetahuan tentang bahasa Arab diperlukan bagi siswa dalam rangka mempelajari pengetahuan yang berkaitan dengan pengamalan ajaran Agama Islam. Sedangkan Ke-Muhammadiyah-an 1 jam pelajaran setiap minggu. Kemuhammadiyahan d. Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan Ke-Muhammadiyah-an. Bahasa Arab. Penentuan muatan lokal ini berdasarkan pada kebutuhan peserta didik dalam era masa kini. Pengenalan Bahasa Inggris sangat diperlukan untuk pengetahuan dasar memasuki jenjang pendidikan selanjutnya. Bahasa Arab c. yang materinya tidak dapat dikelompokkan ke dalam mata pelajaran yang ada. Bahasa Inggris b.2) Muatan Lokal Muatan lokal yang akan dilaksanakan di SD Labschool STKIP Muhammadiyah terdiri atas : a. Substansi muatan lokal ditentukan oleh satuan 19 . Muatan lokal Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dapat memberikan bekal pada peserta didik kemampuan mengoperasikan komputer yang menjadi suatu tuntutan dan kebutuhan dalam globalisasi dunia. Teknologi Informasi dan Komunikasi Muatan lokal yang ditetapkan dalam Kurikulum SD Labschool STKIP Muhammadiyah ada 4 macam. termasuk keunggulan daerah. Pembekalan Ke-Muhammdiyah-an bertujuan membangun karakter peserta didik yang islami sesuai As-Sunah serta mengenalkan Muhammadiyah sebagai suatu organisasi pendidikan. Bahasa Arab dan TIK setiap minggu. yaitu :Bahasa Inggris.

Tabel 4 Muatan Kurikulum Muatan Lokal Muatan Lokal Bahasa Inggris Standar Kompetensi Lulusan 1. Membekali siswa dalam kritis. kritis. dan lingkungan sekitar. sekolah. informasi. Muatan kurikulum muatan lokal SD Labschool STKIP Muhammadiyah pada tabel 4 .pendidikan. Mengenalkan bahasa Inggris sebagai bahasa komunikasi internasional. sekolah. dan lingkungan sekitar. Membaca Membaca nyaring dan memahami makna dalam instruksi. dan cerita sangat sederhana yang disampaikan secara lisan dalam konteks kelas. dan teks fungsional pendek sangat sederhana dengan ejaan dan tanda baca yang tepat. Berbicara Mengungkapkan makna secara lisan dalam wacana. interpersonal dan transaksional sangat sederhana dalam bentuk instruksi dan informasi dalam konteks kelas. Menunjukkan kemampuan berpikir sebagai media belajar. 2. Menunjukkan rasa keingintahuan yang tinggi 4. Teknologi 1. dan teks deskriptif bergambar sangat sederhana yang disampaikan secara tertulis dalam konteks kelas. Memperkenalkan 1. Membekali siswa untuk menghadapi tuntutan dalam rangka menyongsong era globalisasi . Menulis Menuliskan kata. dan kreatif dengan bimbingan guru/pendidik 3. teks fungsional pendek. (TIK) 2. lingkungan sekitar secara logis. Mendengarkan Memahami instruksi. logis. ungkapan. informasi. sekolah. dan kreatif penerapan teknologi 2. 2. 3. 4. Mengenal dan menggunakan Informasi dan Teknologi Informasi dan berbagai informasi tentang Komunikasi Komunikasi. Menunjukkan kemampuan memecahkan masalah sederhana 19 Tujuan 1. dan lingkungan sekitar.

dan memanfaatkan waktu luang Bahasa Arab 1. 3. melalui kegiatan memahami pokok-pokok pikirannya berorganisasi sesuai dan meneladani kisah petunjuk yang ada dalam Alperjuangannya Qur’an dan As-Sunah. 3) Pengembangan Diri 19 . Memahami sejarah dan latar Muhammadiyah menumbuhkan serta belakang berdirinya -an meningkatkan kesadaran Muhammadiyah peserta didik untuk 2. Menulis Menuliskan kata. Mengenal pendiri Muhammadiyah. Memahami wacana lisan dalam 2. KeMenanamkan. Mengenal tokoh-tokoh Muhammadiyah ditingkat cabang dan ranting Muhammadiyah 5.dalam kehidupan sehari-hari 5. Mengenalkan bahasa Arab bentuk paparan atau dialog tentang sebagai bahasa perkenalan dan hal-hal yang ada di komunikasi. Membaca Membaca dan memahami makna wacana tertulis dalam bentuk paparan atau dialog tentang perkenalan dan hal-hal yang ada di lingkungan rumah maupun Sekolah. Berbicara Mengungkapkan makna secara lisan dalam bentuk paparan atau dialog tentang perkenalan dan halhal yang ada di lingkungan rumah maupun Sekolah. aman. membaca. Menunjukkan kebiasaan hidup bersih. 6. lingkungan rumah maupun Sekolah. 4. ungkapan. bugar. berbicara. dan teks fungsional pendek sederhana dengan ejaan dan tanda baca yang tepat. menulis. sehat. Menunjukkan keterampilan menyimak. Mengenal dan mencintai mengamalkan ajaran Islam Muhammadiyah serta mendakwahkannya 3. 2. Mengenalkan bahasa Arab 1. Menunjukkan kemampuan mengenali gejala alam dan sosial di lingkungan sekitar 6. dan berhitung 7. 4. Menyimak sebagai bahasa Al-Qur’an. Memahami Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah dan bidang-bidang amal usaha Muhammadiyah. 1. Memahami dan mempraktekkan pola hidup islami warga Muhammadiyah.

Meliputi beragam kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan minat dan bakat siswa. Olahraga Seni 1) Seni Kriya 2) Seni Musik Rohani 3) Seni Lukis 4) Seni Tari d. Pembiasaan Terprogram Merupakan proses pembentukan akhlaq dan penanaman/ pengamalan ajaran Islam. Ilmiah 1) English Club 2) Arabic Club 4) Kegiatan Pembiasaan Kegiatan Pembiasaan terdiri atas: a. Adapun kegiatan pembiasaan meliputi: 1) Sholat Berjamaah. Kewiraan 1) 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) c. yang terdiri atas: a. 2) Upacara Bendera 3) Tadarus Al-Quran 4) Pembinaan Tilawah Qur’an b. Pembiasan Rutin Merupakan proses pembentukan akhlaq dan penanaman/ pengamalan ajaran Islam. bakat dan minat siswa yang disesuaikan dengan kondisi sekolah. Adapun kegiatan pembiasaan meliputi: 19 . Pramuka Voli Senam Kesegaran Jasmani Badminton Pencak Silat Sepakbola Kasti Atletik b.Pengembangan diri merupakan kegiatan yang bertujuan memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan.

dan Bedah Buku) 4) Pekan Kreativitas Siswa a. Peringatan Hari Kemerdekaan RI Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Seminar Pendidikan. Outbound 5) Pengaturan Beban Belajar Beban melalui mandiri standar belajar sistem tidak dirumuskan tatap muka.1) Kegiatan Keagamaan: Pesantren Ramadhan. Bersih kompetensi memperhatikan perkembangan peserta didik. Beban belajar yang digunakan adalah sistem paket. Lomba Kreativitas dan Karya Cipta b. itu dimaksudkan dengan kegiatan tingkat terstruktur. c. Pembinaan Kedisiplinan Penanaman Budaya Minat Baca Lingkungan Kelas dan Sekolah. Penanaman Nilai Akhlak Islami d. Peringatan Hari Bumi dan Lingkungan Hidup) 3) Kegiatan Nasionalisme dan Patriotisme a. lulusan dalam bentuk satuan waktu dan yang dibutuhkan oleh peserta didik untuk mengikuti program pembelajaran penugasan terstruktur. Kunjungan Belajar b. 19 . Peringatan Hari Pahlawan b. Penanaman Budaya Keteladanan (Budaya Bersih Diri. Ekskul on the road 5) Pembinaan dan Bimbingan bagi Calon Siswa Teladan dan Siswa Peserta Olimpiade MIPA 6) Outdoor Learning & Training a. Semua untuk mencapai b. Pelaksanaan Idul Qurban 2) Kegiatan Keteladanan: Pembinaan Ketertiban Pakaian Seragam Anak Sekolah (PSAS) a. c. Budaya Lingkungan Hijau. Sistem paket adalah sistem penyelenggaraan program pendidikan yang kelas peserta didiknya diwajibkan mengikuti seluruh program pembelajaran dan beban belajar yang sudah ditetapkan untuk setiap sesuai dengan struktur kurikulum yang berlaku pada satuan pendidikan.

KKM pada akhir jenjang selain ilmu pendidikan untuk kelompok mata pelajaran pengetahuan dan teknologi merupakan nilai batas ambang kompetensi. kemampuan sumber daya pendukung dalam penyelenggaraan pembelajaran serta dengan memandang standar kompetensi nasional. Kriteria ketuntasan minimal ini ditentukan dengan mempertimbangkan tingkat kemampuan rata-rata peserta didik. sedangkan yang mencapai ketuntasan belajar lebih dari 90% dapat mengikuti program percepatan( accelerated) 19 . kompleksitas kompetensi.3 SD Labschool diatur dengan pembobotan 65% untuk membaca. Peserta didik yang belum dapat mencapai ketuntasan belajar. Beban belajar ditentukan sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum pada tabel berikut. menulis permulaan dan berhitung. Yang telah mencapai ketuntasan belajar 80% sampai 90% dapat mengikuti program pengayaan (enrichment).Jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran pada sistem paket dialokasikan sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum. Pengalokasian waktu pada pembelajaran tematik kelas 1. Tabel 5. Pemanfaatan jam pembelajaran tambahan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan peserta didik dalam mencapai kompetensi. Beban Belajar Kegiatan Tatap Muka Keseluruhan untuk setiap Satuan Pendidikan Kelas Pendekata n Satu Jam Pembelajar an Tatap Muka/Menit 35 35 35 35 35 35 Jumlah Jam Pembelaja ran PerMinggu 32 32 35 42 42 42 Minggu Efektif /Tahun Ajaran 38 38 38 38 38 34 Waktu Pembelajara n Per Jam/Tahun Ajaran 1216 1216 1330 1596 1596 1428 I II III IV V VI Tematik Tematik Tematik Mata Pelajaran Mata Pelajaran Mata Pelajaran 6) Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Kriteria ketuntasan minimal (KKM) adalah kriteria ketuntasan belajar (KKB) yang satuan ditentukan oleh satuan pendidikan. 15 % Pendidikan Agama Islam dan 20 % untuk mata pelajaran lainnya. satuan pendidikan harus melaksanakan program perbaikan (remidial) sampai mencapai ketuntasan belajar yang dipersyaratkan.2.

kewarganegaraan dan kepribadian. 3) Lulus Ujian Sekolah/Ujian Nasional sesuai dengan peraturan Menteri Pendidikan Nasional yang berlaku. b. 2) Tidak terdapat nilai di bawah KKM 3) Memiliki nilai minimal ”baik” untuk aspek kepribadian pada semester yang diikuti. Kriteria Kelulusan Kriteria kelulusan mengacu kepada standar penilaian yang dikembangkan oleh BSNP dan mengacu pada PP 19/ 2005 pasal 72 ayat 1. estetika. Peserta dinyatakan lulus dari satuan pendidikan setelah: 1) Menyelesaikan seluruh program pembelajaran.Tabel 6. 19 . 2) Memperoleh nilai minimal Baik untuk seluruh kelompok Mata Pelajaran. Kenaikan Kelas Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun pelajaran Kriteria Kenaikan Kelas: 1) Siswa dinyatakan naik kelas setelah menyelesaikan seluruh program pembelajaran pada dua semester di kelas yang diikuti. Kriteria Ketuntasan Minimal No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) Bahasa Indonesia Matematika Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Seni Budaya dan ketrampilan (SBK) Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Bahasa Inggris Bahasa Arab Kemuhammadiyahan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Angka 65 70 70 60 70 70 70 70 60 60 50 70 Huruf Tujuh Puluh Lima Tujuh Puluh Tujuh Puluh Lima Enam Puluh Lima Tujuh Puluh Tujuh Puluh Tujuh Puluh Tujuh Puluh Enam Puluh Lima Enam Puluh Lima Enam Puluh Lima Tujuh Puluh 7) Kenaikan Kelas dan Kelulusan (KKM) a. agama dan akhlaq mulia. jasmani olahraga dan kesehatan.

19 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful