P. 1
Kurikulum Labschool SD revisi.doc

Kurikulum Labschool SD revisi.doc

|Views: 28|Likes:
Published by akhu_79

More info:

Published by: akhu_79 on Sep 09, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/28/2014

pdf

text

original

KURIKULUM KTSP

Tahun Akademik 2012/2013 Oleh : Tim Penyusun

SD LABSCHOOL STKIP MUHAMMADIYAH

1

PENDAHULUAN

A.

Latar Belakang

Pemberlakuan Undang-undang RI Nomor 32 tahun 2004, tentang Pemerintah pendidikan Daerah yang menuntut semula pelaksanaan Otonomi Daerah dan Wawasan Demokrasi dalam penyelenggaran pendidikan. Pengelolaan bersifat sentralistik berubah menjadi dengan desentralistik. Desentralisasi pengelolaan pendidikan

diberikannya wewenang kepada sekolah untuk menyusun kurikulumnya mengacu pada Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yaitu pasal 3 tentang fungsi dan tujuan pendidikan nasional dan pasal 35 tentang standar nasional pendidikan, juga adanya tuntutan globalisasi dalam bidang pendidikan yang memacu agar hasil pendidikan nasional dapat bersaing dengan hasil pendidikan negaranegara maju.

Desentralisasi pengelolaan pendidikan yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dan kondisi daerah perlu segera dilaksanakan. Bentuk nyata dari desentralisasi pengelolaan pendidikan ini adalah diberikannya kewenangan kepada sekolah untuk mengambil keputusan berkenaan dengan pengelolaan pendidikan, seperti dalam pengelolaan kurikulum, baik dalam penyusunannya di sekolah.

Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan pendidikan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan tertentu. Tujuan tertentu ini meliputi tujuan pendidikan

nasional serta kesesuaian dengan kekhasan, kondisi dan potensi daerah, satuan pendidikan dan peserta didik. Oleh sebab itu, kurikulum disusun oleh satuan pendidikan untuk memungkinkan penyesuaian program pendidikan

19

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. Pengembangan akarnya. mengacu pada Standar Pengembangan KTSP selain harus sebagaimana dimuat dalam Kompetensi Standar Isi serta Standar Kompetensi Lulusan. KTSP yang suatu disesuaikan upaya agar dengan anak kondisi sekolah dari dari sosial setempat merupakan tidak yang tercabut lain Maksudnya adalah bahwa pendidikan bukan untuk mencetak kepribadian tetapi harus mampu beradaptasi dengan anak yang memiliki karakter dan lingkungannya.dengan kebutuhan dan potensi yang ada di daerah dengan landasan Permen Nomor 6 Tahun 2007: perubahan Permen 24/2006. juga harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi setempat. Penerapan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) merupakan salah satu bentuk reformasi pendidikan yang antara lain dimaksudkan untuk memberikan ruang gerak bagi sekolah untuk lebih leluasa dalam mengelola proses pembelajaran. Berdasarkan semua Undang-Undang dan jenis dengan Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem prinsip dan Pendidikan Nasional Pasal 36 Ayat (2) ditegaskan bahwa kurikulum pada jenjang pendidikan satuan dikembangkan dengan diversifikasi sesuai pendidikan. Penerapan KTSP 19 . Atas dasar pemikiran itu maka dikembangkanlah apa yang dinamakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). masyarakat di mana dia berada. potensi daerah. ang berbunyi :”Satuan pendidikan dapat mengadopsi atau mengadaptasi model kurikulum tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah yang disusun oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Pendidikan Nasional bersama unit terkait. Sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 bahwa dan Kurikulum Menengah Satuan Pendidikan pada pada Jenjang isi dan Pendidikan Dasar mengacu standar standar kompetensi lulusan serta berpedoman pada panduan dari Badan Standar Nasional Pendidikan. peserta didik.

menjamin menengah. Beragam dan terpadu. 5. komite sekolah di bawah koordinasi dan supervisi Dinas Pendidikan Kabupaten. Belajar sepanjang hayat. B. Relevan dengan kebutuhan kehidupan. Misi dan Tujuan SD Labschool STKIP Muhammadiyah Sorong 1.juga dimaksudkan untuk memberikan keleluasaan kepada guru untuk mengembangkan sendiri materi yang akan diajarkan dengan tetap berpedoman pada standar kompetensi yang telah ditetapkan. berwawasan global yang dilandasi nilai-nilai budaya luhur sesuai dengan ajaran Agama Islam serta tetap memegang nilai kearifan lokal. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. dikembangkan sebagai perwujudan kurikulum pendidikan dasar dan penyusun yang terdiri dari unsur sekolah. Berpusat pada potensi. Misi 19 . dan Seimbang antara kepentingan nasional dan daerah. 3. kebutuhan dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya. Visi. Kebijakan KTSP merupakan kebijakan baru yang menuntut guru untuk lebih kreatif dan inovatif dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. 4. Menyeluruh dan berkesinambungan. pengembangan kurikulum ini didasarkan pada prinsip-prinsip sebagai berikut: 1. teknologi dan seni. 7. 6. 2. 2. meraih prestasi. Visi Membina akhlaq. perkembangan. serta dengan bimbingan nara sumber. Namun demikian tidak semua guru memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam mengembangkan kurikulum. KTSP SD Labschool STKIP Muhammadiyah disusun oleh satu tim pencapaian tujuan pendidikan Pengembangan KTSP Kurikulum ini yang beragam mengacu pada standar nasional pendidikan untuk nasional.

3. Tujuan Tujuan pendidikan dasar adalah meletakkan dasar kecerdasan. tujuan mengikuti dasar pendidikan tersebut. 19 .1. Menumbuhkan dan meningkatkan keimanan. Mendidik menumbuhkembangkan peserta didik menjadi siswa yang berwawasan intelektual dan memilki jiwa seni yang tinggi 4. melalui pemberian dan pemupukan pengetahuan. Meningkatkan prestasi akademik maupun non akademik peserta didik baik di tingkat Kabupaten/Kota. Membentuk peserta didik yang berakhlaq mulia yang dibuktikan dengan gemar membaca al quran. c. ketaqwaaannya kepada Allah SWT. sesama manusia dan makhluk lain dalam kehidupan bermasyarakat. serta pengalaman peserta didik tentang agama Islam sehingga menjadi manusia muslim yang terus berkembang dalam hal keimanan. minat dan pada tujuan Dasar pendidikan Labschool STKIP Muhammadiyah Sorong adalah sebagai berikut. serta untuk dapat melanjutkan pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi. pengetahuan. untuk hidup Merujuk Sekolah kepribadian. 3. 2. berbangsa dan bernegara. Mewujudkan sekolah yang berwawasan lingkungan 5. Meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menguasai dasardasar ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai bekal untuk melanjutkan ke sekolah yang lebih tinggi. penghayatan. Nasional maupun di tingkat Internasional. rajin beribadah. Menjalin kerjasama yang harmonis antara warga sekolah dengan lingkungan. kedua orang tua. d. bahasa. guru. 6. serta keterampilan lebih maka lanjut. Mengembangkan potensi siswa.berbudi pekerti luhur terhadap diri sendiri. olahraga dan seni budaya sesuai dengan bakat. a. pengetahuan di bidang IPTEK. b. Mengoptimalkan proses pembelajaran dan bimbingan melalui pendekatan potensi peserta didik. Menanamkan agama berkelanjutan keyakinan/akidah Meningkatkan melalui prestasi pengamalan akademik ajaran secara Islam. mandiri dan akhlak mulia. Provinsi.

Menjadi sekolah yang diunggulkan sehingga banyak peminat dari masyarakat baik (Kabupaten) maupun non lokal (luar Kabupaten) mampu menarik masyarakat lokal STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM A. Kurikulum SD Labschool STKIP Muhammadiyah juga bertujuan mendukung terwujudnya visi Kabupaten Sorong sebagai acuan dalam pelaksanaan proses pembelajaran di SD Labschool STKIP Muhammadiyah. Saat ini sekolah memiliki kewenangan dalam menyusun kurikulumnya sendiri dengan tetap bersandar pada KTSP. Struktur Kurikulum Struktur kurikulum SD Labschool STKIP Muhammadiyah ini disesuaikan dengan KTSP dengan tetap memandang Kompetensi Dasar dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) meskipun dalam pengembangan materi ini diserahkan pada kebijakan guru sebagai pendidik. efektif dan menyenangkan. Dengan demikian. daerah dan atau sekolah memiliki cukup kewenangan untuk merancang dan menentukan hal-hal yang akan 19 . Hal ini memungkinkan sekolah untuk menyesuaikan dengan tuntutan kebutuhan siswa. Pengembangan kurikulum ini disusun juga didasarkan agar dapat memberi kesempatan peserta didik untuk : a) b) c) d) e) Belajar untuk beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa Belajar untuk memahami dan menghayati Belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif Belajar untuk hidup bersama dan berguna untuk orang lain. kreatif. keadaan sekolah dan kondisi daerah. Tujuan penyusunan kurikulum SD Labschool STKIP Muhammadiyah adalah untuk mengembangkan cita-cita luhur pendidikan Muhammadiyah yang bertumpu pada kebermaknaan pendidikan agama yang kuat. Dengan demikian diharapkan lulusan SD Labschool nantinya tetap memenuhi standar kompetensi nasional. dan Belajar untuk membangun dan menemukan jati diri melalui proses belajar yang aktif.e. cerdas dan terampil.

pelestarian lingkungan hidup. Kelompok Mata Cakupan Pelajaran Agama dan Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak akhlak mulia mulia dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia. ketaatan membayar pajak. Kewarganegaraa Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan n dan dan kepribadian dimaksudkan untuk Kepribadian peningkatan kesadaran dan wawasan peserta didik akan status. Akhlak mulia mencakup etika. pengelolaan pengalaman belajar. pelajaran tersebut adalah seperti yang tertera pada Tabel. cara mengajar. 3. kemajemukan bangsa. 1. budi pekerti.diajarkan. berbangsa. Cakupan Kelompok Mata Pelajaran No 1. penghargaan terhadap hak-hak azasi manusia. ketaatan pada hukum. teknologi dimaksudkan untuk mengenal. menyikapi dan 2. kejuruan. 2. dan sikap serta perilaku anti korupsi. c. demokrasi. jiwa dan patriotisme bela negara. kolusi dan nepotisme Ilmu Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan Pengetahuan dan dan teknologi pada SD/MI/SDLB/Paket A. e. hak dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat. dan bernegara serta peningkatan kualitas dirinya sebagai manusia. Kesadaran dan wawasan termasuk wawasan kebangsaan. Sedangkan untuk struktur mata pelajaran yang dilaksanakan di SD Labschool STKIP Muhammadiyah rinciannya ada pada Tabel. tanggungjawab sosial. 19 . Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi Kelompok mata pelajaran estetika Kelompok mata pelajaran jasmani. Tabel 1. dan khusus pada jenjang pendidikan dasar dan menengah terdiri atas: a. b. kesetaraan gender. olah raga dan kesehatan memiliki cakupan yang sudah Cakupan kelompok mata Masing-masing kelompok mata pelajaran ditetapkan sesuai standar pendidikan nasional. d. Menurut Peraturan Pemerintah No 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pasal 6 ayat 1 menyatakan bahwa kurikulum untuk jenis pendidikan umum. dan menilai keberhasilan belajar mengajar. atau moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama.

4. Pendidikan Jasmani dan Kesehatan B. demam berdarah. kecanduan narkoba. Seni Budaya dan ketrampilan (SBK) 8. HIV/ aids. Matematika 5. Bahasa Inggris TEMATIK 5 2 6 6 6 3 2 2 5 2 6 6 6 3 2 2 5 2 6 6 6 3 2 2 2 2 2 19 . Struktur Kurikulum SD Labschool STKIP Muhammadiyah Alokasi Waktu Tiap Kelas I II III IV V VI Komponen A. sikap dan perilaku hidup sehat yang bersifat individual ataupun yang bersifat kolektif kemasyarakatan seperti keterbatasan dari perilaku seksual bebas. Bahasa Indonesia 4. Jasmani. olahraga dan dan kesehatan pada SD/MI/SDLB/Paket A dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik serta menanamkan sportivitas. dan penyakit lain yang potensial untuk mewabah. Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) 3. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) 6. Pendidikan Agama Islam 2. MUATAN LOKAL 1. kreatif dan mandiri. maupun dalam kehidupan kemasyarakatan sehingga mampu menciptakan kebersamaan yang harmonis. kemampuan mengekpresikan dan kemampuan mengapresiasi keindahan dan harmoni. Kemampuan mengapresiasi dan mengekpresikan keindahan serta harmoni mencakup apresiasi dan ekspresi.mengapresiasi ilmu pengetahuan dan teknologi serta menanamkan kebiasaan berpikir dan ber[erilaku ilmiah yang kritis. Budaya hidup sehat termasuk kesadaran. Olahraga kesehatan Tabel 2. baik dalam kehidupan individual sehingga mampu menikmati serta mensyukuri hidup. Kelompok mata pelajaran jasmani. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) 7.dan kesadaran hidup sehat. 5. MATA PELAJARAN 1. Estetika Kelompok mata pelajaran estetika dimaksudkan untuk meningkatkan sensitivitas. muntaber.

4. Tema pembelajaran mengembangkan tugas bukan hanya menjadi pintu masuk siswa. Model yang dikembangkan dari pembelajaran terpadu ini adalah model webbed (keterjalaan). PENGEMBANGAN DIRI Jumlah Keterangan : 1. Bahasa Arab Kemuhammadiyahan Teknologi Informasi dan Komunikasi 2* ) 29 2* ) 29 2* ) 37 2 1 2 2* ) 40 2 1 2 2* ) 40 2 1 2 2* ) 40 C. dan 6 Kelas 1. 5. 2. Guru tidak lagi mendominasi pembelajaran dengan berceramah dan dengan buku pelajaran atau sebagai operator kurikulum mendorong siswa untuk berpikir diri dan mengkaji berbagai siswa-siswa mendengarkan. 3. 6.2. 2. Peran guru mendemontrasikan dan menampilkan dalam kegiatan yang berlangsung. Budaya 19 . Model ini tidak hanya memadukan antar mata pelajaran namun juga memadukan materi pembelajaran yang terdapat dalam kurikulum. Ilmu Alam. Matematika. Pendidikan Kewarganegaraan. proses pembelajaran. Ilmu Pengetahuan Sosial. membantu dengan tugas menuntaskan materi kurikulum yang ada. Atau guru tidak lagi mengajar berorientasi pada adalah ulang. 5. dan 3) mengambil konsep pembelajaran terpadu (integrated learning) yang menghubungkan beberapa materi pelajaran melalui tema tertentu. dan 3 pendekatan tematik Kelas 4. namun juga memberi keleluasaan siswa dalam fungsi perkembangannya sebagai Sehingga proses pembelajaran menjadi sangat bermakna. 3. 5. dan 6 pendekatan mata pelajaran * ) Pengembangan diri dilakukan secara bergiliran Pembelajaran tematik untuk kelas awal (kelas 1. 1 (satu) jam pelajaran alokasi waktu 35 menit untuk kelas 1 1 (satu) jam pelajaran alokasi waktu 35 menit untuk kelas 2 dan 3 1 (satu) jam pelajaran alokasi waktu 35 menit untuk kelas 4. 2. 4. Pemilihan tema pembelajaran sudah tetap diserahkan mata pada guru dan pelaksanaannya Pengetahuan mencakup beberapa pelajaran Seni seperti: dan Pendidikan Agama Islam.

Keterampilan. 2 tahun 2008 tentang standar kompetensi lulusan dan standar isi Pendidikan agama Islam dan 19 . f. c. b. muatan lokal dan pengembangan diri. Pendidikan Agama Islam Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Matematika Ilmu Pengetahuan Alam Ilmu Pengetahuan Sosial Seni Budaya dan Ketrampilan Pendidikan Jasmani. Olahraga dan Kesehatan Muatan kurikulum Sekolah Dasar Labschool STKIP Muhammadiyah berisikan tujuan dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) mata pelajaran berdasarkan PP Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP) dan Permendiknas No. dan Pendidikan Jasmasni Olahraga dan Kesehatan serta Bahasa Indonesia. 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan (SKL) untuk satuan pendidikan dasar dan menengah serta permenag no. Bahasa Arab. 1) Komponen Mata Pelajaran Mata pelajaran yang terdapat pada struktur kurikulum tersebut di atas dikelompokkan dalam delapan kelompok mata pelajaran sebagai berikut: a. h. g. Di SD Labschool STKIP Muhammadiyah kelompok pelajaran muatan lokal terdiri atas: Bahasa Inggris. Muatan lokal merupakan mata pelajaran yang dikembangkan pihak sekolah dengan memandang potensi dan keunggulan daerah. e. Muatan Kurikulum Muatan kurikulum SD Labschool STKIP Muhammadiyah terdiri atas komponen mata pelajaran yang mencakup 8 mata pelajaran wajib. Sedangkan untuk pengembangan diri dilakukan dengan kegiatan ekstrakurikuler. Teknologi Informasi dan Komunikasi serta Kemuhammadiyahan. d. B.

Tujuan dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) mata pelajaran tertera dalam tabel 3 sebagai berikut: 19 .bahasa Arab di Sekolah.

adil. sejarah Rasulullah SAW. dan pengembangan pengetahuan. bertoleransi pengenalan. khulafaurrasyidin. Menumbuhkembangkan akidah melalui pemberian1) Al-Qur'an-Hadis pemupukan. meneladani. Allah SWT. serta perjuangan tokoh-tokoh agama Islam di daerah masing-masing. Berpikir secara kritis. produktif. Berpartisipasi secara aktif dan bertanggung sekolah. a. etis. rasional. Pendidikan 1.Islam. sehingga menjadi manusia muslim yang terus b. 2. pemahaman sederhana. an-Naas sampai pengalaman peserta didik tentang agama Islam dengan surat ad-Dhuhaa. serta dan sosial serta mengembangkan budaya agama pembiasaan dalam pengamalan akhlak terpuji dan adab dalam komunitas sekolah. Memahami dan menerapkan hidup rukun di rumah dan di 2. mengidentifikasi. rajin beribadah. menulis. menghafal. salat. dan penghayatan (tasamuh). dan memahami surat-surat penghayatan. Kewarganegaraan menanggapi isu kewarganegaraan. menjaga keharmonisan secara personal terhadap rukun iman dan al-asma’ al-husna. khitan. kurban. 19 . serta ketentuan tentang makanan dan minuman. zakat. serta pendek dalam al-Qur'an surat al-Faatihah. dan kreatif dalam 1. dan mengamalkan hadis-hadis berkembang keimanan dan ketaqwaannya kepada pilihan tentang akhlak dan amal salih. Menerapkan hidup rukun dalam perbedaan.Tabel 3 Muatan Kurikulum Mata Pelajaran Mata Pelajaran Tujuan Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan Agama Islam 1. 2) Akidah-Akhlak 2. pembiasaan. Mewujudkan manusia Indonesia yang taat Mengenal dan meyakini rukun iman dari iman kepada Allah beragama dan berakhlaq mulia yaitu manusia yang sampai dengan iman kepada Qada dan Qadar melalui berpengetahuan. Membaca. dan mengambil ibrah dari sejarah Arab pra. 4) Sejarah Kebudayaan Islam Mengenal. Menghafal. cerdas. 3) Fikih Mengenal dan melaksanakan hukum Islam yang berkaitan dengan rukun Islam mulai dari ketentuan dan tata cara pelaksanaan taharah. dan cara pelaksanaan jual beli dan pinjam meminjam. memahami arti. sampai dengan pelaksanaan ibadah hají. puasa. pembiasaan dalam mengucapkan kalimat-kalimat thayyibah. Islami serta menjauhi akhlak tercela dalam perilaku seharihari. pengamalan. jujur. berdisiplin.

pantun. Memahami hidup tertib dan gotong royong. Memahami sistem pemerintahan. 4. pidato. 3. Berkembang secara positif dan demokratis untuk 5. baik secara lisan Memahami wacana lisan berbentuk perintah. penjelasan. Berkomunikasi secara efektif dan efisien sesuai1. deskripsi peristiwa dan benda di meningkatkan kemampuan intelektual. pengumuman. tegur berbagai tujuan. Memahami kewajiban sebagai warga dalam keluarga dan sekolah. dan bertindak secara cerdas dalam 3. memperluas wawasan. petunjuk. pantun dan cerita rakyat. Menggunakan bahasa Indonesia untuk telepon. kebiasaan. masyarakat Indonesia agar dapat hidup bersama dengan bangsa-bangsa lainnya. 10. cerita. dongeng. informasi dan komunikasi. Menampilkan perilaku jujur. serta karya sastra berbentuk Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa dongeng. dan puisi. deskripsi berbagai 2. Menghargai dan bangga menggunakan bahasa peristiwa dan benda di sekitar. Mendengarkan dengan etika yang berlaku. memberi petunjuk. puisi. dan informasi dalam kegiatan perkenalan. pelaporan hasil kematangan emosional dan sosial. serta meningkatkan pengetahuan dan Menggunakan berbagai jenis membaca untuk memahami kemampuan berbahasa. serta anti korupsi. 2. drama. Memahami makna keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia. baik pada tingkat daerah maupun pusat. 9. Berinteraksi dengan bangsa-bangsa lain dalam 7. Membaca pekerti. Menghargai dan membanggakan sastra Indonesia sastra untuk anak berbentuk puisi. disiplin. berbangsa. dan bernegara. Bahasa Indonesia 1. dan menghargai keputusan bersama. kebiasaan. sesuai dengan nilai-nilai pancasila. Berbicara 3. diskusi. adat istiadat. 19 . cerita. Menampilkan sikap cinta lingkungan dan demokratis. teks panjang. maupun tertulis. deklamasi. Memahami bahasa Indonesia dan Menggunakan wacana lisan untuk mengungkapkan pikiran. drama. dengan kepatuhan terhadap undang-undang. percakapan sederhana. kegiatan bermasyarakat. senang bekerja dan anti korupsi dalam kehidupan sehari-hari. peraturan. wacana berupa petunjuk. sapa. pesan. pemahaman isi buku dan berbagai karya sastra 5. dan berbagai karya 6. percaturan dunia secara langsung atau tidak langsung dengan memanfaatkan teknologi 8. Menikmati dan memanfaatkan karya sastra untuk untuk anak berbentuk dongeng. negara. Memahami dan menghargai makna nilai-nilai kejuangan bangsa. wawancara. percakapan 4. Memahami hubungan Indonesia dengan negara tetangga dan politik luar negeri. pantun. memperhalus budi3. serta sekitar. membentuk diri berdasarkan karakter-karakter 6. menggunakannya denagn tepat dan kreatif untuk perasaan.jawab. pengamatan. berita. 4.

Memiliki sikap menghargai matematika dan kegunaannya perhatian. efisien. perasaan. petunjuk. debit. teks pidato. sehari-hari. mengaplikasikannya dalam pemecahan masalah kehidupan 3. upaya konsep-konsep IPA yang bermanfaat dan dapat pelestariannya. pemecahan masalah kehidupan sehari-hari. serta berbagai karya sastra untuk anak berbentuk cerita. kecepatan. modus. ringkasan. serta menerapkannya dalam melakukan manipulasi matematika dalam pemecahan masalah kehidupan sehari-hari. Memahami penggolongan hewan dan tumbuhan. yaitu memiliki rasa ingin tahu. dan interaksi antara makhluk hidup dengan 19 . Memahami konsep pengumpulan data. 4. sudut. Memahami konsep matematika. mengurutkan data. serta matematika. Memahami konsep koordinat untuk menentukan letak benda matematika. Menulis Melakukan berbagai jenis kegiatan menulis untuk mengungkapkan pikiran. unsur-unsur dan sifat-sifatnya. atau3.6. puisi. Memahami konsep ukuran dan pengukuran berat. matematika. Memperoleh keyakinan terhadap kebesaran1. formulir. Mengembangkan pengetahuan dan pemahaman manfaat hewan dan tumbuhan bagi manusia. dan minat dalam mempelajari dalam kehidupan. panjang. menceritakan hasil pengamatannya secara lisan dan tertulis. cerita. dan drama. keindahan dan keteraturan alam ciptaan-Nya. Menggunakan penalaran pada pola dan sifat. laporan. akurat. parafrase. Memecahkan masalah yang meliputi kemampuan sehari-hari. gambar dan grafik (diagram). menyelesaikan model dan dan menggunakannya dalam pemecahan masalah kehidupan menafsirkan solusi yang diperoleh. serta sikap ulet dan percaya diri7. budaya dan intelektual percakapan. Melakukan pengamatan terhadap gejala alam dan Tuhan Yang Maha Esa berdasarkan keberadaan. kritis. serta menerapkannya 5. surat. dan tepat. secara luwes. merancang model4. 4. waktu. penyajian data dengan tabel. rerata hitung. dan informasi dalam bentuk karangan sederhana. keadaan atau masalah. serta 2. menyusun bukti. dialog.sebagai khazanah manusia Indonesia. rentangan data.5. 2. atau media untuk memperjelas tabel. Memiliki kemampuan berpikir logis. volume. memahami masalah. dan pantun. dalam pemecahan masalah. dan kreatif. 2. menjelaskan1. operasi keterkaitan antarkonsep dan mengaplikasikan hitung dan sifat-sifatnya. Memahami konsep bilangan bulat dan pecahan. Matematika Ilmu Pengetahuan (IPA) 1. membuat generalisasi. Memahami bangun datar dan bangun ruang sederhana. dalam pemecahan masalah. pengumuman. diagram. dalam kehidupan. serta menggunakannya dalam konsep atau alogaritma. Mengkomunikasikan gagasan dengan simbol. Memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam pemecahan masalah kehidupan sehari-hari. 2. Alam 1. menjelaskan gagasan dan pernyataan luas.

5. Memahami identitas diri dan keluarga. dan dan kesadaran tentang adanya hubungan yang tumbuhan. Mengembangkan keterampilan proses untuk penyusunnya. Meningkatkan kesadaran untuk berperan serta6. lingkungannya. 7. konsep dan keterampilan IPA sebagai dasar untuk melanjutkan pendidikan ke SMP/MTs. menjaga dan melestarikan dan perubahan permukaan bumi. Ilmu Pengetahuan Sosial 1. serta fungsinya dan perubahan pada makhluk saling mempengaruhi antara IPA. 6. keadaan sosial negara di Asia Tenggara serta benua-benua. keragaman suku bangsa serta kegiatan ekonomi di Indonesia. dan keterampilan dalam kehidupan keduanya. Mengenal sumber daya alam. Memahami bagian-bagian tubuh pada manusia. kegiatan ekonomi. serta kerja sama di antara masalah. 8. Memahami perkembangan wilayah Indonesia. Menghargai peranan tokoh pejuang dalam mempersiapkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. memecahkan masalah5. Menganal konsep-konsep yang berkaitan denagn1. Menghargai berbagai peninggalan dan tokoh sejarah nasional. perubahan dan dan membuat keputusan. 3. kenampakan dalam memelihara. sikap positif3. lingkungan. 3. Memahami matahari sebagai pusat tata surya. 2. serta mewujudkan (IPS) kehidupan masyarakat dan lingkungannya. Mengenal gejala (peristiwa) alam yang terjadi di Indonesia dan negara tetangga. dan hubungan peristiwa lingkungan alam. Memiliki komitmen dan kesadaran terhadap nilai. kemajuan teknologi di lingkungan kabupaten/kota dan bekerjasama. inkuiri. dan 4. Memahami sejarah. teknologi dan masyarakat. masyarakat yang majemuk.5. dan berkompetisi dalam provinsi. Memiliki kemampuan berkomunikasi. nasional.diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. kenampakan alam. ditingkat lokal. Mendeskripsikan kedudukan dan peran anggota dalam dan kritis. 6. dan global. perubahan wujud benda. rasa ingin tahu. 7. alam dengan kegiatan manusia. manfaatnya. Memperoleh bekal pengetahuan. nilai sosial dan kemanusiaan. menyelidiki alam sekitar. dan kegunaannya.bangsa di lingkungan kabupaten/kota dan provinsi. serta dapat melakukan tindakan dalam 19 . Meningkatkan kesadaran untuk menghargai alam dan segala keteraturannya sebagai salah satu ciptaan Tuhan. 4. Memahami berbagai bentuk energi. hidup. Memiliki kemampuan dasar untuk berpikir logis2. sikap saling menghormati dalam kemajemukan keluarga. hewan. memecahkan keluarga dan lingkungan tetangga. Mengembangkan rasa ingin tahu. Memahami beragam sifat benda hubungannya dengan 4. dan keragaman suku 3. sosial. 4.

rupa Nusantara dengan motif hias melalui gambar dekoratif dan ilustrasi bertema hewan. 1. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni tari dengan memperhatikan simbol dan keunikan gerak. 2. Memahami peranan Indonesia di era global. 4. 9. manusia dan kehidupannya serta motif hias dengan teknik batik. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni musik dengan menyanyikan lagu wajib. Menampilkan kreatifitas melalui seni budaya dan2. Seni Tari 1. alam yang ada di daerah setempat. Mengapresiasi dan mengekspresikan keartistikan karya seni Menampilkan sikap apresiasi terhadap seni rupa terapan melalui gambar ilustrasi dengan tema benda budaya dan keterampilan. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni musik dengan memperhatikan dinamika melalui berbagai ragam lagu daerah dan wajib dengan iringan alat musik sederhana daerah setempat. Mengapresiasi dan mengekspresikan keunikan karya seni rupa Nusantara melalui pembuatan benda kreatif yang sesuai dengan potensi daerah setempat. Memahami konsep dan pentingnya seni budayaSeni Rupa dan keterampilan. 4. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni musik dengan ansambel sejenis dan gabungan terhadap berbagai musik/lagu wajib. 3. Seni Musik 1. Mengapresiasi dan mengekspresikan keartistikan karya seni keterampilan. 5. Mengapresiasi dan mengekspresikan keunikan karya seni rupa Nusantara dengan motif hias melalui gambar dekoratif dan ilustrasi dengan tema bebas. daerah dan Nusantara. keterampilan dalam timgkat lokal. 2.3. rupa murni melalui pembuatan relief dari bahan Menampilkan peran serta dalam seni budaya dan plastisin/tanah liat yang ada di daerah setempat. 2. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni tari dengan 19 . daerah dan Nusantara dengan memainkan alat musik sederhana daerah setempat. dan perlengkapan tari daerah setempat. Mengapresiasi dan mengekspresikan keunikan karya seni maupun global. busana. 3. regional.Seni Budaya Ketrampilan dan 1. menghadapi bencana alam.

dan lain-lain. senam terpilih. Keterampilan 1. Meletakkan landasan karakter moral yang kuat5. orang lain dan mengenal berbagai penyakit dan pencegahannya serta lingkungan. Mempraktekkan gerak dasar lari. Memahami konsep aktivitas jasmani dan olahraga dilingkungan yang bersih sebagai informasi untuk mencapai pertumbuhan fisik 19 . dengan dan tanpa alat. 2. Memahami budaya hidup sehat dalam bentuk menjaga Mengembangkan keterampilan untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan. dan jalan dalam dalam upaya pengembangan dan pemeliharaan permainan sederhana serta nilai-nilai dasar sportivitas seperti kebugaran jasmani serta pola hidup sehat melaui kejujuran. 7. Mengapresiasi dan membuat karya kerajinan dan benda permainan dengan teknik meronce dan makrame. kerjasama. Mengembangkan keterampilan pengelolaan diri1. Mempraktekkan gerak ketangkasan seperti ketangkasan pengembangan psikis yang lebih baik. Mempraktekkan gerak dasar renang dalam berbagai gaya gerak dasar. mengenal makanan sehat. 4.olahraga dan koordinasi otot. 6. kelenturan serta dalam pendidikan jasmani. busana. Mempraktekkan gerak ritmik meliputi senam pagi. Meningkatkan pertumbuhan fisik dan3. dan bertanggung jawab. Mengapresiasi dan membuat karya benda mainan beroda dengan menggunakan berbagai bahan. berbagai aktivitas jasmani dan olahraga yang2. Mengapresiasi dan membuat karya kerajinan anyaman dengan menggunakan berbagai bahan. Mempraktekkan berbagai keterampilan gerak dalam kegiatan Mengembangakan sikap sportif. serta senam lantai. Mengapresiasi dan mengekspresikan perpaduan karya seni tari dan musik Nusantara. Mempraktekkan latihan kebugaran dalam bentuk melalui internalisasi nilai-nilai yang terkandung di meningkatkan daya tahan kekuatan otot. Mengapresiasi dan membuat karya kerajinan daerah setempat dengan teknik konstruksi. disiplin. jujur. kerjasama. percaya diri dan lain-lain. Meningkatkan kemampuan dan keterampilan4. demokratis. 7. 6. dan aerobik.Pendidikan Olahraga Kesehatan Jasmani. kesehatan. menghindarkan diri dari narkoba. piknik. dan 2. memperhatikan simbol dan keunikan gerak. lompat. penjelajahan di luar sekolah seperti perkemahan. kesegaran jasmani (SKJ). 5. 3. 4. keselamatan diri sendiri. 3. serta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. 1. dan perlengkapan tari Nusantara. 3.

serta memiliki sikap yang positif. 19 . pola hidup sehat dan kebugaran. terampil.yang sempurna.

Pengenalan Bahasa Inggris sangat diperlukan untuk pengetahuan dasar memasuki jenjang pendidikan selanjutnya.2) Muatan Lokal Muatan lokal yang akan dilaksanakan di SD Labschool STKIP Muhammadiyah terdiri atas : a. Muatan lokal Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dapat memberikan bekal pada peserta didik kemampuan mengoperasikan komputer yang menjadi suatu tuntutan dan kebutuhan dalam globalisasi dunia. termasuk keunggulan daerah. Bahasa Arab. Alokasi waktu yang tersedia untuk masing–masing muatan lokal tersebut adalah 2 (dua) jam pelajaran bahasa Inggris. Substansi muatan lokal ditentukan oleh satuan 19 . Bahasa Inggris b. yang materinya tidak dapat dikelompokkan ke dalam mata pelajaran yang ada. Kemuhammadiyahan d. Pengetahuan tentang bahasa Arab diperlukan bagi siswa dalam rangka mempelajari pengetahuan yang berkaitan dengan pengamalan ajaran Agama Islam. Bahasa Arab dan TIK setiap minggu. Pembekalan Ke-Muhammdiyah-an bertujuan membangun karakter peserta didik yang islami sesuai As-Sunah serta mengenalkan Muhammadiyah sebagai suatu organisasi pendidikan. Muatan lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kemasyarakatan yang bergerak dalam bidang sosial dan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah. Penentuan muatan lokal ini berdasarkan pada kebutuhan peserta didik dalam era masa kini. Teknologi Informasi dan Komunikasi Muatan lokal yang ditetapkan dalam Kurikulum SD Labschool STKIP Muhammadiyah ada 4 macam. Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan Ke-Muhammadiyah-an. yaitu :Bahasa Inggris. Bahasa Arab c. Sedangkan Ke-Muhammadiyah-an 1 jam pelajaran setiap minggu.

Membekali siswa untuk menghadapi tuntutan dalam rangka menyongsong era globalisasi . logis. Mendengarkan Memahami instruksi. Muatan kurikulum muatan lokal SD Labschool STKIP Muhammadiyah pada tabel 4 . Berbicara Mengungkapkan makna secara lisan dalam wacana. sekolah. 4. 3. 2. (TIK) 2.pendidikan. Menunjukkan kemampuan berpikir sebagai media belajar. Menunjukkan kemampuan memecahkan masalah sederhana 19 Tujuan 1. sekolah. lingkungan sekitar secara logis. Mengenal dan menggunakan Informasi dan Teknologi Informasi dan berbagai informasi tentang Komunikasi Komunikasi. dan lingkungan sekitar. Menunjukkan rasa keingintahuan yang tinggi 4. 2. dan lingkungan sekitar. Teknologi 1. dan teks deskriptif bergambar sangat sederhana yang disampaikan secara tertulis dalam konteks kelas. dan lingkungan sekitar. Tabel 4 Muatan Kurikulum Muatan Lokal Muatan Lokal Bahasa Inggris Standar Kompetensi Lulusan 1. ungkapan. dan kreatif dengan bimbingan guru/pendidik 3. dan cerita sangat sederhana yang disampaikan secara lisan dalam konteks kelas. dan teks fungsional pendek sangat sederhana dengan ejaan dan tanda baca yang tepat. kritis. Membaca Membaca nyaring dan memahami makna dalam instruksi. dan kreatif penerapan teknologi 2. Memperkenalkan 1. teks fungsional pendek. sekolah. informasi. informasi. Membekali siswa dalam kritis. interpersonal dan transaksional sangat sederhana dalam bentuk instruksi dan informasi dalam konteks kelas. Mengenalkan bahasa Inggris sebagai bahasa komunikasi internasional. Menulis Menuliskan kata.

Memahami Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah dan bidang-bidang amal usaha Muhammadiyah. dan berhitung 7. aman. bugar. 3) Pengembangan Diri 19 . berbicara. Memahami dan mempraktekkan pola hidup islami warga Muhammadiyah. Menunjukkan kebiasaan hidup bersih. Mengenal tokoh-tokoh Muhammadiyah ditingkat cabang dan ranting Muhammadiyah 5. Menulis Menuliskan kata. menulis. Mengenalkan bahasa Arab bentuk paparan atau dialog tentang sebagai bahasa perkenalan dan hal-hal yang ada di komunikasi.dalam kehidupan sehari-hari 5. membaca. Berbicara Mengungkapkan makna secara lisan dalam bentuk paparan atau dialog tentang perkenalan dan halhal yang ada di lingkungan rumah maupun Sekolah. dan memanfaatkan waktu luang Bahasa Arab 1. Mengenal dan mencintai mengamalkan ajaran Islam Muhammadiyah serta mendakwahkannya 3. sehat. 2. Mengenalkan bahasa Arab 1. Menyimak sebagai bahasa Al-Qur’an. Mengenal pendiri Muhammadiyah. KeMenanamkan. 6. 1. lingkungan rumah maupun Sekolah. dan teks fungsional pendek sederhana dengan ejaan dan tanda baca yang tepat. Menunjukkan kemampuan mengenali gejala alam dan sosial di lingkungan sekitar 6. Memahami wacana lisan dalam 2. 4. Membaca Membaca dan memahami makna wacana tertulis dalam bentuk paparan atau dialog tentang perkenalan dan hal-hal yang ada di lingkungan rumah maupun Sekolah. Menunjukkan keterampilan menyimak. melalui kegiatan memahami pokok-pokok pikirannya berorganisasi sesuai dan meneladani kisah petunjuk yang ada dalam Alperjuangannya Qur’an dan As-Sunah. ungkapan. Memahami sejarah dan latar Muhammadiyah menumbuhkan serta belakang berdirinya -an meningkatkan kesadaran Muhammadiyah peserta didik untuk 2. 4. 3.

Pembiasan Rutin Merupakan proses pembentukan akhlaq dan penanaman/ pengamalan ajaran Islam. bakat dan minat siswa yang disesuaikan dengan kondisi sekolah. Olahraga Seni 1) Seni Kriya 2) Seni Musik Rohani 3) Seni Lukis 4) Seni Tari d. Ilmiah 1) English Club 2) Arabic Club 4) Kegiatan Pembiasaan Kegiatan Pembiasaan terdiri atas: a. Pembiasaan Terprogram Merupakan proses pembentukan akhlaq dan penanaman/ pengamalan ajaran Islam. Kewiraan 1) 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) c.Pengembangan diri merupakan kegiatan yang bertujuan memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan. Meliputi beragam kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan minat dan bakat siswa. Pramuka Voli Senam Kesegaran Jasmani Badminton Pencak Silat Sepakbola Kasti Atletik b. yang terdiri atas: a. 2) Upacara Bendera 3) Tadarus Al-Quran 4) Pembinaan Tilawah Qur’an b. Adapun kegiatan pembiasaan meliputi: 1) Sholat Berjamaah. Adapun kegiatan pembiasaan meliputi: 19 .

Beban belajar yang digunakan adalah sistem paket. dan Bedah Buku) 4) Pekan Kreativitas Siswa a. Kunjungan Belajar b. Penanaman Budaya Keteladanan (Budaya Bersih Diri. Bersih kompetensi memperhatikan perkembangan peserta didik. Penanaman Nilai Akhlak Islami d. Pelaksanaan Idul Qurban 2) Kegiatan Keteladanan: Pembinaan Ketertiban Pakaian Seragam Anak Sekolah (PSAS) a. lulusan dalam bentuk satuan waktu dan yang dibutuhkan oleh peserta didik untuk mengikuti program pembelajaran penugasan terstruktur. Lomba Kreativitas dan Karya Cipta b. Peringatan Hari Pahlawan b. Peringatan Hari Kemerdekaan RI Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Seminar Pendidikan. Sistem paket adalah sistem penyelenggaraan program pendidikan yang kelas peserta didiknya diwajibkan mengikuti seluruh program pembelajaran dan beban belajar yang sudah ditetapkan untuk setiap sesuai dengan struktur kurikulum yang berlaku pada satuan pendidikan. Budaya Lingkungan Hijau. itu dimaksudkan dengan kegiatan tingkat terstruktur. Peringatan Hari Bumi dan Lingkungan Hidup) 3) Kegiatan Nasionalisme dan Patriotisme a. Pembinaan Kedisiplinan Penanaman Budaya Minat Baca Lingkungan Kelas dan Sekolah. c. 19 . Ekskul on the road 5) Pembinaan dan Bimbingan bagi Calon Siswa Teladan dan Siswa Peserta Olimpiade MIPA 6) Outdoor Learning & Training a.1) Kegiatan Keagamaan: Pesantren Ramadhan. Outbound 5) Pengaturan Beban Belajar Beban melalui mandiri standar belajar sistem tidak dirumuskan tatap muka. Semua untuk mencapai b. c.

15 % Pendidikan Agama Islam dan 20 % untuk mata pelajaran lainnya. KKM pada akhir jenjang selain ilmu pendidikan untuk kelompok mata pelajaran pengetahuan dan teknologi merupakan nilai batas ambang kompetensi.Jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran pada sistem paket dialokasikan sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum. Beban Belajar Kegiatan Tatap Muka Keseluruhan untuk setiap Satuan Pendidikan Kelas Pendekata n Satu Jam Pembelajar an Tatap Muka/Menit 35 35 35 35 35 35 Jumlah Jam Pembelaja ran PerMinggu 32 32 35 42 42 42 Minggu Efektif /Tahun Ajaran 38 38 38 38 38 34 Waktu Pembelajara n Per Jam/Tahun Ajaran 1216 1216 1330 1596 1596 1428 I II III IV V VI Tematik Tematik Tematik Mata Pelajaran Mata Pelajaran Mata Pelajaran 6) Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Kriteria ketuntasan minimal (KKM) adalah kriteria ketuntasan belajar (KKB) yang satuan ditentukan oleh satuan pendidikan.3 SD Labschool diatur dengan pembobotan 65% untuk membaca. menulis permulaan dan berhitung.2. Peserta didik yang belum dapat mencapai ketuntasan belajar. satuan pendidikan harus melaksanakan program perbaikan (remidial) sampai mencapai ketuntasan belajar yang dipersyaratkan. Yang telah mencapai ketuntasan belajar 80% sampai 90% dapat mengikuti program pengayaan (enrichment). kemampuan sumber daya pendukung dalam penyelenggaraan pembelajaran serta dengan memandang standar kompetensi nasional. Pengalokasian waktu pada pembelajaran tematik kelas 1. sedangkan yang mencapai ketuntasan belajar lebih dari 90% dapat mengikuti program percepatan( accelerated) 19 . Tabel 5. Beban belajar ditentukan sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum pada tabel berikut. Pemanfaatan jam pembelajaran tambahan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan peserta didik dalam mencapai kompetensi. kompleksitas kompetensi. Kriteria ketuntasan minimal ini ditentukan dengan mempertimbangkan tingkat kemampuan rata-rata peserta didik.

19 . b. jasmani olahraga dan kesehatan.Tabel 6. agama dan akhlaq mulia. Kriteria Ketuntasan Minimal No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) Bahasa Indonesia Matematika Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Seni Budaya dan ketrampilan (SBK) Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Bahasa Inggris Bahasa Arab Kemuhammadiyahan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Angka 65 70 70 60 70 70 70 70 60 60 50 70 Huruf Tujuh Puluh Lima Tujuh Puluh Tujuh Puluh Lima Enam Puluh Lima Tujuh Puluh Tujuh Puluh Tujuh Puluh Tujuh Puluh Enam Puluh Lima Enam Puluh Lima Enam Puluh Lima Tujuh Puluh 7) Kenaikan Kelas dan Kelulusan (KKM) a. 2) Tidak terdapat nilai di bawah KKM 3) Memiliki nilai minimal ”baik” untuk aspek kepribadian pada semester yang diikuti. estetika. kewarganegaraan dan kepribadian. 2) Memperoleh nilai minimal Baik untuk seluruh kelompok Mata Pelajaran. Kriteria Kelulusan Kriteria kelulusan mengacu kepada standar penilaian yang dikembangkan oleh BSNP dan mengacu pada PP 19/ 2005 pasal 72 ayat 1. 3) Lulus Ujian Sekolah/Ujian Nasional sesuai dengan peraturan Menteri Pendidikan Nasional yang berlaku. Peserta dinyatakan lulus dari satuan pendidikan setelah: 1) Menyelesaikan seluruh program pembelajaran. Kenaikan Kelas Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun pelajaran Kriteria Kenaikan Kelas: 1) Siswa dinyatakan naik kelas setelah menyelesaikan seluruh program pembelajaran pada dua semester di kelas yang diikuti.

19 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->