Kaulinan Barudak Baheula (PERMAINAN ANAK

)
Permainan anak-anak tempo doeloe, yang disebut kaulinan barudak urang lembur, boleh dikata tidak dikenal lagi oleh anak-anak Bandung zaman sekarang. Anak-anak sekarang hamper semuanya sudah terbius oleh permainan elektronik, yang pada umumnya dimainkan di dalam rumah. Kemajuan teknologi permainan anak-anak dan komputer serta berkurangnya lahan terbuka telah mengubah pola bermain anak-anak di Kota Bandung. Permainan anak-anak tempo doeloe yang kaya akan unsur imajinasi, kerjasama, dan pertemanan berpotensi untuk membentuk kepedulian sosial, kepekaan sosial, dan kecerdasan bagi sang anak menjelang usia dewasa Jajangkungan Permainan Jajangkungan dimainkan dengan sepasang tongkat atau galah, yang terbuat dari kayu atau bamboo. Tumpuan untuk pijakan kaki dibuat pada ketinggian 30 – 60 cm dari ujung bawah tongkat. Beberapa pemain dapat serentak memainkannya bersama-sama.Permainan ini biasa digabungkan dengan jenis permainan lain, seperti adu lari atau sepak bola. Ada kalanya, penilaian hanya pada adu ketahanan berjalan di atas jajangkungan sambil saling menendang kaki jajangkungan lawan bermain. Pemain yang tejatuh dinyatakan kalah. Paciwit - ciwit Lutung

Permainan ini dilakukan oleh 3 – 4 orang anak, baik anak perempuan maupun lelaki. Setiap pemain berusaha saling mendahului mencubit (nyiwit) punggung tangan diurutan teratas sambil melantunkan kawih : Paciwit-ciwit lutung…, Si Lutung pindah ka tungtung, Paciwit-ciwit Lutung…, Si Lutung pindah ka tungtung. Pada umumnya, tidak ada pihak yang dinyatakan menang atau kalah. Jadi, jenis permainan ini semata-mata dilakukan hanya untuk bersenang-senang dan mengisi waktu pada malam terang bulan. Gatrik

http://www.bandung.eu/2012/06/kaulinan-barudak-baheula-permainan-anak.html

Para pemain saling memegang ujung baju bagian belakang teman di depannya untuk membentuk barisan panjang... Pemain berdiri saling membelakangi.eu/2012/06/kaulinan-barudak-baheula-permainan-anak.. Bila tidak tertangkap. Ujung anak gatrik dipukul dengan tongkat pemukul. tetapi barisan itu tidak boleh terputus.. pemain harus menjaga keseimbangan agar tidak terjatuh. Oray-orayan Permainan ini dimainkan beberapa anak perempuan maupun lelaki di lapangan terbuka. yang biasa disebut "anak gatrik”. Tong ka kebon aya barudak keur ngangon. jenis permainan ini hanya dimainkan untuk bersenang-senang pada saat terang bulan. Pemain terdepan berusaha menangkap pemain yang paling belakang yang akan menghindar.Permainan dimainkan oleh dua orang atau dua regu yang beranggotakan beberapa orang. berpegangan tangan. \ http://www. sambil bergerak berputar kea rah kiri atau kanan menurut aba-aba si dalang . yang bertepuk tangan sambil melantunkan kawih : Perepet jengkol jajahean.bandung. Jadi. Sambil bermain. Anak gatrik kembali dipukul sejauh-jauhnya ketika terlontar ke udara. Tong ka sawah parena keur sedeng beukah Orang-orayan luar leor ka kebon ….html . dan salah satu kaki saling berkaitan di arah belakang. Kadempet Kohkol jejereten. permainan dinyatakan kalah. Tidak ada pihak yang dinyatakan menang atau kalah dalam permainan ini. sehingga barisan bergerak meliuk-liuk seperti ular. jarang antara lubang dan tempat jatuhnya dihitung untuk menentukan pemenangnya. Bila anak gatrik tertangkap lawan. Anak gatrik diletakan dilubang miring dan sempit dengan setengah panjangnya menyembul di permukaan tanah.. Alat yang dimainkan adalah tongkat pemukul terbuat dari kayu dan potongan kayu sepanjang seperempat tongkat pemukul. Perepet Jengkol Permainan ini dilakukan oleh 3 – 4 anak perempuan atau lelaki. Dengan berdiri dengan sebelah kaki. pemain melantunkan kawih : Orany-orayan luar leor ka sawah.

ketiga mi-tilu.bandung.eu/2012/06/kaulinan-barudak-baheula-permainan-anak. Pola gambar berbentuk kotakkotak berpalang dibuat di tanah. kedua mi-dua.Sondah Permainan ini pada umumnya dimainkan oleh anak perempuan. dan seterusny http://www. Pemain pertama disebut mi-hiji. Pemain melompat-lompat dari kotak ke kotak berikutnya. Pemain dinyatakan kalah jika menginjak garis kotak atau bagian luar kotak. Kotak yang berisi pecahan genting tidak boleh diinjak. yang kemudian dilemparkan ke dalam kotak permainan. Setiap pemain memegang sepotong pecahan genteng atau batu pipih.html .