P. 1
tokoh sosiologi

tokoh sosiologi

|Views: 20|Likes:
Published by Gina Ghassari

More info:

Published by: Gina Ghassari on Sep 10, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/29/2014

pdf

text

original

ALBION WOODBURRY SMALL (11 Mei 1854 – 24 Maret 1926) A.

LATAR BELAKANG Albion Woodburry Small lahir pada tanggal 11 Mei 1584 di Buckfield, Maine. Ia pernah bersekolah di Andover Newton Theological School pada tahun 1876-1879. Setelah lulus dari Andover Newton Theological School, Albion Woodburry Small melanjutkan pendidikannya di Universitas Leipzig dan Universitas Berlin. Ia mempelajari tentang sejarah, ekonomi social dan politik. Pada tahun 1888 sampai dengan tahun 1889, Albion Woodburry Small belajar sejarah di John Hopkins University di Baltimore, Maryland. Pada waktu yang sama Albion Woodburry Small juga mengajar di Univrsitas Colby. Pada tahun 1892, ia mendirikan Departemen Sosiologi yang pertama di Unversitas Chicago. Ia memimpin departemen ini selama 30 tahun lebih. Pada tahun 1895, ia menerbitkan sebuah buku yang berjudul “The American Journal Of Sociology” yang berisikan tentang catatan ilmu kemasyarakatan orang Amerika. Ia sangat berpengaruh dalam penempatan sosiologi sebagai bidang ilmu yang diakui untuk studi akademis. Albion Woodburry Small telah menjabat sebagai seorang sejarahwan sosiologi. Karyanya yang berjudul “General Sociology” yang berarti ilmu kemasyarakatan umum, merupkan bagian terpenting dari semua karya yang telah dihasilkannya. Albion Woodburry Small meninggal dunia pada tanggal 24 maret 1926 di Amerika Serikat. B. PENGERTIAN SOSIOLOGI MENURUT ALBION WOODBURRY SMALL Albion Woodburry Small mengemukakan pengertian sosiologi sebagai kepentingan social yang menyatakan bahwa kepentingan berada ditangan manusia pribadi mapun kelompok dan dapat dikategorikan kedalam masalah-masalah seperti kesehatan, kekayaan, pengetahuan, keindahan, kebenaran dan sebagainya. Masyarakat dianggap sebagai hasil kegiatan manusia untuk memenuhi kepentingan-kepetingannya. C. HASIL-HASIL KARYA ALBION WOODBURRY SMALL Hasil karya Albion Woodburry Small sebagai seorang sejarahwan sosiologi diantaranya yaitu : 1. “Introduction To The Study Of Society”(1894) 2. “General Sociology”(1905) 3. “The Meaning Of The Social Science”(1910) 4. “Origins Of Sociology”(1924) D. KISAH KEHIDUPAN ALBION WOODBURRY SMALL Albion Woddburry Small sarjana sosiologi dan pendidikan Amerika ( 1854-1926) adalah orang yang beperan penting dalam mendirikan dan mengembangkan sosiologi di Amerika Serikat. Albion Small dilahirkan di Buckfield, Maine, pada 11 Mei 1854. Meskipun menjabat sebagai menteri di Newton Institusi mengenai agama ( 1876-1879), ia mengejar minat lebih luas di Universitas Leipzig dan Berlin ( 1879-1881), terutama sekali di ilmu ekonomi negara. Sesudah itu, hingga 1889 ia mengajar di perguruan tinggi Colby di Maine dan mengedepankan studi di bidang sejarah dan ekonomi pada Universitas Johns

Selama masa jabatannya di Chicago. Latar Belakang (Riwayat Hidup) Auguste Comte yang lahir di Montpililer. General Sociology (1905). adalah anak seseorang bangsawan yang berasal dari keluarga berdarah Katolik. Tingkah laku manusia memperoleh maksud/arti dari penilaian ini. Comte sendiri merupakan salah satu mahasiswa yang keras kepala dan suka . Auguste Comte A. suatu tinjauan ulang yang terperinci menyangkut teori sosial yang mendasari orang banyak/masyarakat setuju dengan kebijakan ekonomi negara jerman dari abad 16 sampai abad ke 19. Ia terpilih menjadi Rektor di Universitas Colby pada tahun 1892 dan dia ingin mendirikan departemen sosiologi yang baru di suatu universitas di Chicago. Namun. Small dipensiunkan dari Universitas Colby pada tahun 1924. yang berfungsi untuk membantu di dalam mendirikan lembaga kemasyarakatan di Amerika yang mana ia adalah presiden pada tahun 1912 dan 1913. Small membangun departemen sosiologi yang terkemuka di Amerika Serikat. menerapkan.Hopkins. Ringkasan yang terbaik tentang keseluruhan pemikiran terdapat di The Meaning Of Social Science (1910). Ilmu social yaitu studi yang melanjutkan proses manusia dalam membentuk. perilaku dan nilai-nilai kedua-duanya secara serempak dipolakan di dalam individu dan dalam masyarakat melalui organisasi dan kelompok. seperti halnya untuk menandai adanya kerenggangan hubungan antar berbagai ilmu-ilmu sosial. Penafsiran tentang sosiologi Eropa lebih lanjut tercakup di buku yang berjudul Adam Smith dan Modern Sociology (1907). Walaupun gagasannya sebagian besar merupakan hasil penyempurnaan dari ahli sosiologi yang lain tapi kontribusinya terhadap sosiologi Amerika tidak dapat dibantah. dan menjadi editor pertama dari jurnal sosiologi Amerika. Comte sebagai mahasiswa di Ecole Pohtechnique tidak menghabiskan masa studinya setelah tahu mahasiswa yang memberikan dukungannya kepasa Napolen dipecat. Perancis pada 19 Januari 1798. yang memuat pokok materi perihal sosiologi sebagai proses berbagai keinginan beselisih kelompok dan pemecahan masalah melalui akomodasi dan inovasi sosial. dan tentang daya dorong tentang sosiologi yang umumnya diperjelas di dalam terminologi yang modern. dan Orgins of Sociology (1924). intelektual dan politik pada masanya. di perjalanan hidupnya Comte tidak menunjukkan loyalitasnya terhadap kebangsawanannya juga kepada Katoliknya dan hal tersebut merupakan pengaruh suasana pergolakan social. dan merubah penilaian tentang pengalaman mereka. membedakan dari disiplin sosiologi. di mana Small mencoba untuk mempertunjukkan moral dan filosofis yang mendasari tentang kekayaan negara-negara terkenal. Buku pertamanya. Ia meninggal dunia di Chicago pada 24 Maret 1926. suatu rekonstruksi yang matang dari kontroversi akademis Jerman yang nampak kecil untuk menyediakan pondasi bagi metodologi modern di dalam ilmu sosial. Tulisan dan pengajaran Small dimotivasi oleh keinginan untuk mempertunjukkan alam. cameralists (1909). Di buku ini ia meringkas dan dengan kreatif menafsirkan tulisan Ludwig Gumplowicz dan Gustave Ratzenhofer untuk pertama kali ke dalam bahasa inggris.

Comte dalam kegelisahannya yang baru mencapai titik rawan makin merasa tertekan dan hal tersebut menjadikan psikologisnya terganggu. penghasilannya tetap tidak mencukupi kebutuhannya dan mengenai karya awal yang dikerjakannya mandek.memberontak. B. Tiada gading yang retak. Hal tersebut menunjukkan bahwa Comte memiliki prinsip dalam menjalani kehidupannya yang pada akhirnya Comte menjadi seorang professional dan meninggalkan dunia akademisnya memberikan les ataupun bimbingan singkat pada lembaga pendidikan kecil maupun yang bentuknya privat. Pada tahun 1844 Comte bertemu seorang perempuan yang bernama Clotilde de Vaux. tidak jarang pula perdebatan yang dimulai Comte mengenai apapun diakhiri dengan perkelahian. carolin dengan tanpa pamrih merawat Comte seperti bayi. menjadi seorang professional dan Comte dalam hal yang satu ini menurut pandangan Coser menjadi seorang intelektual yang termarjinalkan di kalangan intelektual Perancis pada zamannya.pembimbing dan mengajar mahasiswa secara privat. melihat perubahan-perubahan yang disebabkan adanya ancaman . dengan sifat dasarnya adalah seorang pemberontak akibatnya Comte mengalami gejala paranoid yang hebat. bukan hanya terbebani secara material saja tetapi juga beban emosional dalam merawat Comte karena tidak ada perubahan perlakuan Comte untuk Caroline dan hal mengakibatkan Caroline memutuskan pergi meninggalkan Comte pada tahun 1842. pada saat minatnya mulai berkembang tawaran kerjasama dari Saint Simon yang ingin menjadikan Comte sekretaris Simon sekaligus pembimbing karya awal Comte. Pada tahun-tahun terakhir masa hidupnya. Datanglah penyelamat kehidupan Comte yang bernama Carolin Massin. Walaupun. Walaupun begitu. Pandangan Terhadap Sosiologi Auguste Comte. Dan. walau suaminya jauh dari Clotilde de Vaux meninggal pada tahun 1846 karena penyakit yang menyebabkan tipis harapan sembuhnya dan Clotilde masih terpisah dengan suaminya. Comte mengalami gangguan kejiwaan. Keadaan itu menambah mengembangnya sikap pemberang yang telah ada. comte kembali dalam kegialaannya lagi dan sengsara. Mengalami fluktuasi dalam penyelesaiannya dikarenakan intensitas Comte dalam pengerjaannya berkurang drastis. Kehidupan terus bergulir Comte mulai melalui kehidupannya dengan menjadi dosen penguji. Comte wafat di Paris pada tanggal 5 September 1857 dan dimakamkan di Cimetiere du Pere Lachaise. Akhirnya ada perpecahan juga antara kedua intelektual ini perihal karya awal Comte karena aroganis intelektual dari keduanya. Kegilaan atau kerajingan yang diderita Comte membuat Comte menjadi nekat dan sempat menceburkan dirinya ke sungai. istilah yang menyempal dalam hubungan yang beliau-beliau jalin. seorang pekerja seks yang sempat dinikahi oleh Comte di tahun 1825. Comte tidak menolaknya. Comte sangat mencintainya hingga akhir hayat Clotilde tidak pernah menerima cinta Comte karena sudah memiliki suami. Hal-hal yang sebenarnya menarik perhatiannya pun dasarnya bukanlah yang berbau matematika tetapi masalah-masalah social dan kemanusiaan. Sejak saat itulah Comte mulai menjalani kehidupan intelektualnya sendiri.

Comte menjadikan ilmu pengetahuan yang dikajinya ini terklarifikasi atas dua bagian. lentupan-lentupan yang mnegembang melalui konflik dalam masyarakat karena akan menyebabkan tidak tumbuhnya keteraturan social yang nantinya mempersulit perkembangan masyarakat. ilmu pengetahuan yang mempelajari mengenai perkembangan masyarakat atau gerak sejarah masyarakat kepada arah kemajuannya. yaitu social statik dan social dinamik. atas jasanya terhadap lahirnya Sosiologi. yang mengidamkan adanya tata yang jelas mengendapkan keteraturan social dan kemajuan perkembangan serta pemikiran masyarakat kea rah positif. Pemandangan Comte rasanya dapat terlihat dalam penjabarannya mengenai ilmu pengetahuannya. Comte jelaslah dapat terlihat progretivitasnya dalam memperjuangkan optimisme dari pergolakan realitas social pada masanya. Sedangkan social dinamik. Keteraturan social tiap fase perkembangan social (sejarah manusia) harus sesuai perkembangan pemikiran . walapun begitu keduanya bagian yang integral karena Comte jelas sekali dengan hokum tiga tahapnya memperlihatkan ilmu pengetahuan yang holistic. Oleh karena itu. Ketertiban harus diutamakan apabila masyarakat menginginkan kemajuan yang merata dan bebas dari anarkisme social. Comte dikelanjutan sistematisasi dari observasi dan analisanya. menganggap bahwa perubahan tersebut tidak saja bersifat positif seperti berkembangnya demokratisasi dalam masyarakat. dalam hal ini Comte berbenturan dengan realitas social yang menginginkan perubahan social secara cepat. Setelah pecahnya Revolusi Perancis. Comte membayangkan suatu penemuan hukum-hukum yang dapat mengatur gejala-gejala social. Comte belum berhasil mengembangkan hukum-hukum social tersebut menjadi sebuah ilmu. Comte terpaksa memberikan stigma negative terhadap konflik. Ia hanya memberi istilah bagi ilmu yang akan lahir itu dengan istilah “Sosiologi”. Comte menyarankan agar semua penelitian tentang masyarakat ditingkatkan menjadi suatu ilmu yang berdiri sendiri. Comte berkaca dari apa yang terjadi dalam masyarakat Perancis ketika itu (abad ke-19). Namun. Meskipun demikian. revolusi social. Suguste Comte tetap disebut sebagai Bapak Sosiologi. selalu membutuhkan social order karenanya dibutuhkan nilai yang disepakati bersama dan berdiri atas keinginan bersama.terhadap tatanan social. masyarakat Perancis dilanda konflik antarkelas. Static social menerangkan perihal nilai-nilai yang melandasi masyarakat dalam perubahannya. Menurut Comte konflik-konflik tersebut terjadi karena hilangnya norma atau pegangan (normless) bagi masyarakat dalam bertindak. Salah satu dampak negative tersebut adalah terjadinya konflik antarkelas dalam masyarakat. Comte melihat hal itu terjadi karena masyarakat tidak lagi mengetahui bagaimana mengatasi perubahan akibat revolusi dan hukum-hukum apa saja yang dapat dipakai untuk mengatur tatanan social masyarakat. tetapi juga berdampak negative. Social static dan social dinamik hanya untuk memudahkan analitik saja terbagi dua. anarkisme intelektual. Sosiologi baru berkembang menjadi sebuah ilmu setelah Emile Durkheim mengembangkan metodologi sosiologi melalui bukunya Rules of Sosiological Method. dapat dinamakan hokum atau kemauan yang berlaku umum. Sebagai seorang ilmuwan Comte mengharapkan sesuatu yang ideal tetapi. dengan ilmu social yang sistematis dan analitis.

Comte mencoba dengan keahlian berpikirnya untuk mendekonstruksi pemikiran yang sifatnya abstrak (teologis) meupun pemikirannya yang pada penjelasan-penjelasannya spekulatif. Comte sellu melakukan kontemplasi juga guna mendapatkan argumentasi-argumentasi yang menurutnya ilmiah. berlanjutnya kehidupan Comte yang mulai memiliki kestabilan emosi ditahun 1830 tulisannya mengenai “Filsafat Positif” (Cours de Philosohie Positiv) terbit sebagai jilid pertama. Positifisme Comte sendiri menciptakan kaidah ilmu pengetahuan baru ini bersandarkan pada teori-teori yang dikembangkan oleh Condorcet. merupakan inti ajaran Comte. dari sini Comte mulai mengeluarkan agitasinya tentangilmu pengetahuan positive pada saat berdiskusi dengan kaum intelektual lainnya sekaligus menguji coba argumentasi atas mazhab yang sedang dikumandangkannya dengan gencar. terbitan jilid yang lainnya bertebaran hingga tahun 1842. antara lain : 1. Disini Comte berusaha pengembangan kehidupan manusia denganmenciptakan sejarah baru. merubah pemikiran-pemikiran yang sudah membudaya. Pengetahuan-pengetahuan yang sebelumnya bukan hanya berguna. yatu : 1. De Bonald.manusia dan pada tiap proses fase-fasenya (perkembangan) bersifat mutlak dan universal. Tiga hal ini dapat menjadi cirri pengetahuan seperti apa yang sedang Comte bangun. Mengumpulkan dan mengklasifikasi gejala itu menurut hokum yang menguasai mereka. Keyakinan dalam pengembangan yang dinamakannya positifisme semakin besar volumenya. yang cenderung untuk membatasi pengetahuan benar manusia kepada hal-hal yang dapat diperoleh dnegan memakai metoda ilmu pengetahuan. Comte memberikan penghargaan yang tinggi terhadap ilmu pengetahuan yang lebih dulu timbul. tumbuh dan berkembang pada masa sebelum Comte hadir. tetapi merupakan suatu keharusan untuk diterima karena ilmu pengetahuan kekinian selalu bertumpu pada ilmu pengetahuan sebelumnya dalam system klasifikasi. Mulailah dapat disaksikan sekarang bintang keberuntungan Comte sebagai salah satu manusia yang tercatat dalam narasi besar prosa kehidupan yang penuh misteri. pemikiran brilian Comte mulai terajut menjadi suatu aliran pemikiran yang baru dalam karya-karya filsafat yang tumbuh lebih dulu. C. Rousseau dan Plato. Memprediksi fenomena-fenomena yang akan dating berdasarkan hokum-hukum itu dan mengambil tindakan yang dirasa bermanfaat. 2. mencoba mengatasi dengan membentuk ilmu pengetahuan yng berasumsi dasar pada persepsi dan penyelidikan ilmiah. Comte dengan kesadaran penuh bahwa akal budi manusia terbatas. Membenarkan dan menerima gejala sebagai kenyataan. Ilmu pengetahuan harus bersifat obyektif (bebas nilai dan netral) seoramg ilmuwan . Comte bukan hanya melakukan penelitian-penelitian atas penjelasan-penjelasan yang perlu dirombak karena tidak sesuai dengan kaidah keilmiahan Comte tetapi layaknya filsuf lainnya. 3. positifisme sendiri adalah faham filsafat. Hasil Karya Comte menganggap pernikahannya dengan Caroline merupakan kesalahan terbesar. Asumsi-asumsi ilmu pengetahuan positive itu sendiri. Dan.

Comte berhjalan di tengah-tengah mencari jalan alternative melalui ilmu pengetahuan yang dikembangkannya guna menyiasati kemungkinan besar yang akan terjadi. tetapi ia tidak sombong (menunjukkan loyalitasnya sebagai bangsawan) . Beralih pada pemikiran selanjutnya. yaitu monoteisme yang dapat menerangkan gejala-gejala alam dengan jawaban-jawaban yang spekulatif. adalah tahapan yang terakhir dari pemikiran manusia dan perkembangannya. Ilmu pengetahuan menyoroti tentang fenomena atau kejadian alam dari mutualisme simbiosis dan antar relasinya dengan fenomena yang lain. Kecerdasan dan pola pikirnya yang brilian. belum memiliki hasrat atau mental untuk menguasai (pengelola) alam atau dapat dikatakan belum menjadi subyek. diuji dan dibuktikan atas scara empiris. Tahap positif. Penekanannya pada tahap ini. adalah dikeluarkannya pemikirannya mengenai “hokum tiga tahap” atau dikenal juga dengan “hokum tiga stadia”. Fetitisme dan animisme merupakan keyakinan awal yang membentuk pola piker manusia lalu beranjak kepada politeisme. Versi Comte tentang perkembangan manusia dan pemikirannya. 3. pada tahap ini gejala alam diterangkan oleh akal budi berdasarkan hokum-hukumnya yang dapat ditinjau. manusia menganggap ada roh-roh dalam setiap benda pengatur kehidupan dan dewa-dewa yang mengatur kehendak manusia dalam setiap aktivitasnya dikeseharian. Adapun sifat-sifat dan kemampuan menonjol yang dimiliki seorang Auguste Comte : 1. Comte seorang yang progresiv namun bukan seorang yang militansinya tinggi (walaupun sempat mengalami kegilaan/paranoid). Bentangan aktualisasi dari pemikiran Comte. 2. 2. Walaupun ia anak keturunan bangsawan. Kesimpulan dan Saran Auguste Comte adalah seorang yang radikal tetapi bukanlah seorang yan revolusioner. Comte memberikan sumbangsih cukup besar untuk menusia walaupun ilmu pengetahuan yang dibangun merupakan ide generatif dan ide produktifnya. berawal pada tahapan teologis dimana studi kasusnya pada masyarakat primitive yang masih hidupnya menjadi obyek bagi alam. sebagai remaja kita menjadi ahli metafisika dan sebagai manusia dewasa kita menjadi ahli ilmu alam”. yaitu tahap metafisika atau nama lainnya tahap transisi dari buah pikiran Comte karena tahapan ini mneurut Comte hanya modifikasi dari tahapan sebelumnya. Auguste Comte adalah manusia yang berjalan di tengah-tengah antara ideology yang berkembang (progressive vs konservatif) berada pada ruang abu-abu (keilmiahan ilmu pengetahuan). Comte turut mengembangkan kebudayaan dan menuliskan : “Sebagai anak kita menjadi seorang teolog. Hokum tiga tahap ini menceritakan perihal sejarah manusia dan pemikirannya sebagai analisa dari observasi-observasi yang dilakukan oleh Comte. Penerangan ini menghasilkan pengetahuan yang instrumental. D. Ilmu pengetahuan hanya berurusan dengan hal-hal yang berulang kali. Hal tersebut adalah maksud dari tahap perkembangan masyarakatnya yang tercantum dalam hokum tiga stadinya. bukan dari analisa empiric.tidak boleh dipengaruhi oleh emosionalitasnya dalam melakukan observasi terhadap obyek yang sedang diteliti.

Mengalami masa-masa sulit ketika ia keadaan psikologisnya terganggu. Ambisius dan idealis. anak dari 7 bersaudara. 3. antara lain : 1. hendaknya selalu : 1. Berkat jasa beliau. sehingga ia menganggap keluarga (istri dan anak) adalah kesatuan organis yang dapat menyusun pemikiran-pemikiran sedari awal. Latar Belakang Pendidikan Julius meninggalkan kekayaan untuk Simmel yang dapat digunakannya untuk bersekolah hingga sarjana. 5. Auguste Comte yang terus berusaha menciptakan ilmu masyarakat demi melancarkan kelangsungan hidup masyarakat yang akan dating. ia mempelajari sejarah dan filsafat di Universitas of Berlin dengan tokoh lain dan memperoleh gelar doctor filsafat pada tahun 1881 ( dengan tesisnya. 2. Asal Dan Silsilah George Simmel Simmel adalah seorang filosof dan sosiolog dari Jerman yang lahir di pusat kota Berlin pada tanggal 1Maret 1858. sedangkan ibunya mengkonversi ke aliran protestan. B. 4. “The Neture of Master Accordig to Kart‟s Physical Monocologi” ). Keras kepala. Penutup Demikianlah daftar riwayat Bapak Sosiologi kita. Factor-faktor yang menyebabkan Auguste Comte menjadi demikian. Sehingga kita dapat memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya. 4. Oleh karena itu. Menjaga norma-norma social agar dapat melangsungkan hidup dengan baik. Pergolakan social dalam masyarakat yang tidak menentu. Ayahnya meninggal saat Simmel masih muda. Ia menghargai ilmu pengetahuan yang lebih dulu muncul.3. Ditnggal oleh orang yang ia cintai. Friedlander adalah teman dari keluarga Simmel dan pendiri penerbit internasional. Dilahirkan dan dibesarkan di lingkungan keluarga bangsawan. suka memberontak. Ia tetap di Universitas Berlin hingga selesai kuliah. Setelah lulus dari kuliah gymnasium. Progresif dan optimis dalam memperjuangkan kehidupan social. kita sebagai generasi penerus bangsa. 6. Menggunakan ilmu social untuk menanggulangi perubahan social yang berdampak negative. lalu Julius Friedlander ditunjuk sebagai walinya. 3. Cara pandangnya terhadap agama konvensional yang menurutnya tidak dapat diandalkan. tidak seperti . 2. Memanfaatkan ilmu social untuk meneliti mengapa suatu masyarakat begitu mudah membuat kerusuhan. dan memegang teguh prinsip. GEORGE SIMMEL A. Menolak keras bentuk anarkisme social yang merusak moral dan intelektual. 5. E. kita dapat memilah dan memilih sesuatu yang baik dan benar tagar terhindar dari perubahan social. 6. Ayahnya adalah pengusaha sukes dari Yahudiyang beraliran katolik.

pusat perhatiannya terarah pada proses interaksi yang dianggapnya sebgai ruang lingkup primer sosiologi dan perkembangannya. D.mahasiswa lain yang gemar berpindah-pindah. Simmel menerbitkan 22 buku yang terdiri atas 200 esay dan dan artikel. Leipzig (1892) Hauptprobleme der Phiosophie (1910) Philosophische Cultur (1911) Lebesanschauung (1918) Concerning Social Differentiation (1890) Conflict of Modern Cultur (1918) F. Dan sejak saat itu.  Secara spesifik sosiologi adalah ilmu yang mempelajari kedinamisan bentuk proses kebudayaan yang menekankan hubungan interaksi social antar individu atau antar masyarakat dimana keduanya adalah unsure yang saling ketergantungan dan saling mempengaruhi. Penekanan pada interaksi social bidang mikrososiologi dan dinamika kelompok. sosiologi adalah:  Sosiologi adalah ilmu pengetahuan khusus yang merupakan satu-satunya ilmu analisis yang abstrak diantara semua ilmu kemasyarakatan. Diantaranya: Philosophie des Geldes (1900) Soziologie (1908) Uber Soziale Differenzing: Soziologie Undpsykologische Untersuchungen. b. Hasil Karya Simmel Selama hidunya. ia mulai produktif terhadap karya-karya dan terkenal hingga USA dan Eropa. Simmel berpandangan bahwa muncul dan berkembangnya kepribadian seseorang tergantung pada jaringan hubungan social yang dimilikinya yaitu pada keanggotaan kelompoknya. Karena itu ia menjadi privat dozen (1901) dan diangkat menjadi Profesor Ausserordentliche oleh pemilik akademi. Selanjutnya ia menyelidiki masalah solidaritas dan konflik yang dikaitkannya dengan besar kecilnya kelompok. Pemusatan Pandangan Tentang Sosiologi Dalam bidang sosiologi. GEORGE SIMMEL George Simmel lahir sebagai anak bungsu dari 7 bersaudara pada 1 Maret 1858 di Berlin. E. Mikrososiologi adalah ilmu yang mempelajari stuktur social termasuk perubahanperubahan social dan masalah social tentang analisa mikro. Pokok-Pokok Ajaran Simmel a. C. Ayahnya seorang pengusaha yahudi yang baik yang beralih ke agama kristen . tipetipe proses social dan analisa konseptual terhadap masyarakat. Leipzig (1890) Probleme der Geschichtsphilosopie: Eine Erkenntnistheoretische Studie. Pendapat Simmel Tentang Sosiologi Menurut Simmel.

dirinya sengaja bergabung di organisasi teori dari comte dan spencer. Simmel instansi yang cocok dari pengetahuan atau teori dan oleh karena itu dia tidak membuat sekolah untuk gagasan. Ia keturunan Yaman dengan nama lengkapnya Waliuddin bin Muhammad bin Abi Bakar Muhammad bin Al Hasn. Simmel adalah penulis yang sangat profilik. dengan singkat sebelum meninggal dari perang. pengetahuannya mengenai medan dari sejarah. Gumplowiez melalui penelitiannya yang cukup panjang. etika. dan sosiologi. . mengajar kursus pada ilmu logika. berpendapat. Dalam „Sociologigsche Essays:PP. Simmel mengutamakan konstribusi untuk sosiologi. dan sosiologi dan kebudayaan. Latar Belakang Pendidikan Ibnu Khaldun Seorang sarjana sosiologi dari Italia. dan ilmu social. Dia telah mempelajari gejala-gejala sosial dengan akalnya yang cemerlang. Arabischersoziologe des 14 jahrundert. dan sejarah dari filsafat. ilmu jiwa. Meskipun dia banyak menerbitkan. (Gumplowiez. ilmu jiwa. Simmel sekolah di Universitas Berlin dan menerima gelar doktornya di tahun 1881. Pada tahun 1885 dia kembali sebagai penceramah yang tak di bayar di Universitas Berlin.201-202). Simmel mati dari pertengahan penyakit hati pada 20 September 1918. Dia juga menulis 20 buku mengenai filosofi. Sejarawan dan Bapak Sosiologi Islam ini dari Tunisia. Pada tahun 1903 Universitas Berlin memberi Simmel sebuah gelar kehormatan untuk meletakannya diatas level yang tidak membayar uang kuliah dan mengikutkannya di urusan komunitas akademi.dan meninggal ketika George masih muda. Pada 1890 Simmel menikahi seorang wanita bernama Gertrud. ”Kami ingin membuktikan bahwa sebelum Auguste Comte (1798-1857M) dan Giovani Vico (1668-1744M) telah datang seorang muslim yang tunduk pada ajaran agamanya. Ironisnya ketika Simmel menerima jabatan maha guru penuh di University of Strasbourg pada tahun 1914 dia merampas hampir semua waktu kulih untuk para mahasiswa dan mengubah balai kota menjadi rumah sakit militer karena itu pemberontakan dari berperang. seorang filsafat yang terkenal dengan nama samaran Marie-Luise Enkendorf. filsafat. dengan lebih dari 200 artikel ditulisnya. Beberapa pekerjaan utama yang lainnya:  Perbedaan sosial (1890)  Masalah dari filsafat sejarah (1893)  Pengenalan untuk ilmu etika (1893)  Filsafat uang (1900)  Sosiologi : investasi pada bentuk sosial (1908)  Dasar pertanyaan dari sosiologi (1917) IBNU KHALDUN (1332-1406 ) A. Apa yang ditulisnya itulah yang kini disebut sosiologi. etika. Simmel maju ke masyarakat yang bergantung pada jaringan yang lebih dari satu relasi diantara individu dan tetap berinteraksi dengan yang lainnya. Ibnu Khaldun. yang kekurangan dasar keluarga yang kuat. Simmel dikenal baik sebagai lelaki berotak encer dengan sebuah bakat luar biasa di kuliah.

ibukota Maghrib Tengah (Aljazair) dan meninggalkan dunia politik praktis. menjadikan karya beliau seperti ensiklopedia yang mengisahkan berbagai perkara dalam kehidupan sosial manusia. Selain sebagai ilmuwan dalam bidang ilmu sosial. hadits. University Islam Antarbangsa Malaysia (UIAM). ia sudah hafal Al-Qur‟an. fiqih) fisika dan matematika. B. salah seorang cucu Wail. kemakmuran dan kemunduran (keterpurukan). Kebijaksanaan . Karena keadaan politik Granada tidak stabil ia menetap di Qal‟at Ibnu Salamah di daerah Tilmisan. Ia lahir di Tunisia pada tanggal 27 Mei 1332 M (1 Ramadhan 732 H). Karya Ibnu Khaldun yang menakjubkan (Mukaddimah) membuat beliau mendapat gelar Prolegomena atau pengenalan pada berbagai ilmu perkembangan kehidupan manusia di kalangan ilmuwan barat.ia sudah mengikuti kegiatan politik praktis. peradaban. beliau pindah ke Granada. makanan. dari bani inilah asal nama Ibnu Khaldun. Saat itu Tunisia telah menjadi pusat perkembangan ilmu di Afrika Utara. Muhammad Uthman El-Muhammady juga melihat pendekatan (pemikiran) Ibnu Khaldun secara mendunia. Pemikiran Ibnu Khaldun Ibnu Khaldun mengemukakan pemikiran baru yang menyatakan bahwa sistem sosial manusia dapat berubah seiring dengan kemampuan pola berpikir mereka. Pada tahun 1375. Sejak usia muda. Tahun 746 H. emosi serta jiwa manusia itu sendiri. Karena situasinya berubah. keadaan muka bumi di sekitar mereka. Bernerd Lewis yang mengukuhkan tokoh ilmuwan itu sebagai ahli sejarah arab yang hebat pada abad pertengahan. Pemikiran Ibnu Khaldun dikagumi oleh tokoh sejarah keturunan Yahudi. Spanyol. Anak cucu Khalid bin Usman membentuk satu keluarga besar bernama Bani Khaldun. tetapi sebenarnya ia dari Seville. Keluarganya berasal dari Hadramaut (kini Yaman) dan silsilahnya sampai pada seorang sahabat Nabi Muhammad Nabi Muhammad SAW. Dr. akhinya Ibnu Khaldun mencari kesibukan kerja serta mengikuti jejak kakeknya untuk terjun ke dunia politik. studinya terhenti akibat terjangkitnya penyakit Pes di sebagian besar belahan dunia bagian timur dan bagian barat.Namun ia lebih dikenal dengan nama Ibnu Khaldun. memasuki daerah Andalusia bersama orang-orang arab penakluk pada tahun ke-3 H(9 M). Khalid bin Usman. pengaruh iklim. Di tanah kelahirannya itu ia mempelajari syari‟at (tafsir. bernama Wail bin Hujr dari kabilah Kindah. pemilikan. Ibnu Khaldun mengutarakan pandangannya untuk memperbaiki kesalahan dalam kehidupan.Spanyol. Beliau juga berpendapat bahwa pola pemikiran masyarakat berkembang secara bertahap yang dimulai dari tahap primitif. menyebabkan Ibnu Khaldun melakukan pengembaraan dari Maroko sampai Spanyol. Ibnu Khaldun mampu menjalankan tugas dengan baik saat dilantik sebagai kadi (wali agama) ketika menetap di Mesir. tauhid. Situasi politik yang tidak menentu di Tunisia. Prof. Felo Amat Utama Akademik Institut Antarbangsa Pemikiran dan Ketamadunan (ISTAC). Sejak kecil. Kajian yang dilakukan Ibnu Khaldun tidak hanya mencakup kisah kehidupan masyarakat saat itu. Banyak korban akibat dari penyakit yang sedang melanda itu. Emeritus. tetapi juga merangkum sejarah umat terdahulu. Berkat komunikasinya dengan tokoh-tokoh dan ulama terkemuka setempat telah banyak membantunya mencapai jabatan tinggi. Dari situ.

Dari segi ekonomi. C. politik tidak bisa dipisahkan dari kebudayaan. Muqaddimah (yang sebenarnya merupakan pembuka kitab Al-Ibrar) popularitasnya melebihi kitab itu sendiri. Menurut pendapatnya. Pemerintah juga melaksanakan kepemimpinan politik yang bijaksana dengan keterpaduan sosial dan kekuasaan tanpa adanya paksaan. mengenalkan pembagian kerja.ilmu itu dikaitkan dengan persoalan manusia dalam masyarakat dan para ahli sosiologi berharap ilmu itu dapat menjalin keterpaduan serta membentuk pembenahan krisis moral yang dihadapi masyarakat saat ini. Sebuah kitab Al-Ibrar wa Diwan Al-Mubtada‟ wa Al-Khabar fi Ayyamal Al-„Arab wa AlAjam wa al-Barbar atau yang sering disebut Al-Ibrar (Sejarah Umum).menyadari kesan dinamik permintaan dan modal penjualan serta keuntungan. Ibnu Khaldun memajukan teori nilai dan keterkaitan hubungan dengan tenaga kerja. beliau terkenal karena hasil kerjanya dalam bidang sosiologi. 500 tahun lebih awal. melindungi harta rakyat. catatan dan kitab sejarahnya) dan kitab teologi yaitu Lubabal AlMuhassal Afkar Usul Ad-Din (ringkasan dari kitab Muhassal Afkar Al-Muttaqaddimin wa Al-Muta‟akhirin karya Imam Fakhrudi Ar-Razi dan memuat pendapatnya tentang masalah teologi). yang berisi tentang pembahasan masalah-masalah sosial manusia. pada usianya 36 tahun. Walaupun istilah sosiologi ditemukan oleh tokoh sosiologi kelahiran Perancis abad ke 19 yaitu Auguste Comte. astronomi. Kitab ini terdiri atas 7 jilid yang berisi tentang kajian sejarah yang didahului oleh Muqaddimah (jilid I). Muqaddimah membuka jalan menuju pembahasan ilmu-ilmu sosial. Karya-karya Ibnu Khaldun Sebagai sejarawan dan filsuf. ia memusatkan perhatiannya pada kegiatan menulis dan mengajar. 2. membantu pemasaran terbuka. memberantas penipuan dalam perdagangan dan mengurus pemasukan kas negara (upeti/ pajak). 3. Pengertian Sosiologi . kimia serta sejarah.beliau mendorong Sultan Burquq yaitu Sultan Mesir pada waktu itu. yaitu : 1. kebebasan. numerologi. memberi gelar Waliuddin kepada Ibnu Khaldun. Oleh karena itu Ibnu Khaldun dianggap sebagai peletak dasar ilmu-ilmu sosial dan politik Islam. Secara teori. Sejumlah kitab yang bernilai tinggi diantaranya At-Ta‟rif bi Ibn Khaldun (autobiografi. perdagangan. terbitan Kairo tahun 1284. tetapi kajian mengenai kehidupan sosial manusia sudah diurai oleh Ibnu Khaldun dalam kitabnya Mukaddimah. Ibnu Khaldun juga memajukan konsep ekonomi. Beliau berpendapat bahwa tugas kerajaan hanya mempertahankan rakyatnya dari kejahatan. Wacana atau pemikiran Ibnu Khaldun juga diterapkan dalam kehidupan masyarakaat modern yang ingin mengimbangi pembangunan fisik dan spiritual. Saat itulah karya besar lahir dari tangannya. D. dan masyarakat dibedakan atas masyarakat desa (hadarah) dan kota (badawah).

Sosiologi adalah penelitian secara ilmiah terhadap interaksi sosial dan hasil yang sebenarnya yaitu organisasi sosial. dengan menekankan pengaruh yang besar dari unsur-unsur kebudayaan yang materiil terhadap unsur-unsur immaterial. Pada tahun 1927. walaupun beliau tidak memberi definisi tentang perubahan sosial. suatu yang terkenal mengenai perubahan dalam masyarakat yaitu “ Cultural Lag” (artinya ketinggalan kebudayaan) adalah perbedaan antara tarif kemajuan dari berbagai bagian dalam kebudayaan dari suatu masyarakat. Menurutnya sosiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang solidaritas sosial. Ogburn berusaha untuk menunjukkan perbedaan-perbedaan antara teori biologis dengan berbagai teori evolusi tanpa mengesampingkan konsep evolusi secara menyeluruh.Dalam Muqaddimah ini pula Ibnu Khaldun menampakkan diri sebagai ahli sosiologi dan sejarah. Beliau berpendapat bahwa ruang lingkup perubahan social mencakup unsur kebudayaan yang materiil dan immaterial. Beliau adalah seorang profesor sosiologi di sebuah Perguruan Tinggi di Portland. Ogburn kemudian memulai studinya pada bidang sosiologi. Beliau berusaha memberikan pengertian tertentu. Kebutuhan untuk saling membantu mengatasi tantangan ini juga me miliki relevansi dalam kajian psikologi sosial terutama berkenaan dengan kebutuhan untuk mengikatkan diri dengan borang lain atau kelompok sosial yang lazim disebut afiliasi. Georgia pada tahun 1905. paralel dengan “kesamaan sejarah” embrio bangsa dalam teori Ernest Renan. Oregon. Relevansi teori ini misalnya dapat ditemukan pada teori-teori tentang konsiliasi kelompok-kelompok sosial dalam menyelesaikan konflik tantangan tertentu. Kemudian beliau kembali ke Universitas Columbia. Pengertian Sosiologi Menurut William Fielding Ogburn. Georgia pada tanggal 29 Juni 1886. Menurutnya. Tantangan yang dihadapi masyarakat pengembara dalam teori Khaldun tampaknya. W. beliau menginginkan untuk memasuki pekerjaan professional. Hidup bersama juga dapat mewujudkan solidaritas yang sama kuat dengan ikatan darah.D dari almamaternya dan juga dari Universitas Carolina Utara. Selama 4 tahun beliau berda di sana. Relevansi teori Khaldun. solidaritas sosial sangat kuat terlihat dalam masyarakat pengembara. karena corak kehidupan mereka yang unik dan kebutuhan mereka untuk saling membantu. Ogburn dipanggil ke Chicago untuk mengajar pada sebuah Perguruan Tinggi. B. Asal-usul solidaritas sosial adalah ikatan darah yang disertai kedekatan hidup bersama. Ogburn akhirnya meninggal di Tallahassee. Florida pada tanggal 27 April 1959. Latar Belakang William Fielding Ogburn lahir di Butler. misalnya juga dapat ditemukan dalam teori Ernest Renan tentang kelahiran bangsa.F. William Fielding Ogburn A. Setelah beliau lulus dari Universitas Penyalur Tekstil. Ogburn merupakan ilmuwan pertama yang melakukan penelitian terinci mengenai proses perubahan yang sebenarnya terjadi.F. Beliau menerima gelar akademis kehormatan LL. Beliau telah mengemukakan beberapa teori. .meski tidak semua. Teori pokoknya dalam sosiologi umum dan politik adalah konsep ashabiyah (solidaritas sosial). W.

Difusi Yaitu penyebaran unsur-unsur budaya dari suatu kelompok ke kelompok lainnya. lembaga-lembaga sosial. sosiologi merupakan ilmu yang mempelajari struktur sosial.F. Tiga bentuk efek dari invensi yaitu : a) Dispensasi (efek beruntung) dari sebuah invensi mekanik b) Sukses (efek sosial) lanjutan dari sebuah invensi c) Konvergensi (munculnya beberapa pengaruh dari beberapa invensi secara bersama 3. Mark lebih dikenal sebagai seorang tokoh sejarah ekonomi. 2. Jerman pada tahun 1818 di keluarga Yahudi. 4. serta lapisan-lapisan sosial.[5] Menurut beliau. Penerima Bintang Mahaputra Utama dari pemerintah ini adalah pendiri sekaligus dekan pertama Fakultas Ilmu Pengetahuan Kemasyarakatan (kini FISIP-UI) dan dosen sosiologi di Fakultas Hukum Universitas Indonesia. dan aktivis yang mengembangkan teori sosialisme marxisme. Meskipun demikian. maupun perilaku sosial yang baru. ahli filsafat. Beliau dikenal sebagai Bapak Sosiologi Indonesia setelah tahun 1959. Ogburn menemukan penemuan baru yang dinamakan “ Social Invention” yaitu penciptaan penegelompokkan dari individu-individu yang baru atau penciptaan adatistiadat baru. 3) Karx Mark (1818 – 1883) Karl Mark lahir di Trier. Dr. kelahiran Yogyakarta 23 Mei 1915. Akumulasi 5. Pemikiran Mark pun diarahkan . Amerika Serikat. Struktur sosial adalah keseluruhan jaringan antara unsure sosial yang pokok. seusai meraih gelar doktornya di Cornell University. beliau menerima gelar Ilmuwan Utama Sosiologi. daripada sebagai seorang perintis sosiologi. Penyesuaian D. Hasil Karya (1886-1959) W. kelompok-kelompok.C. yaitu kaidah-kaidah sosial (norma-norma sosial). Invensi Ogburn mencatat ada 148 invensi atau penemuan semacamnya.[6] Karya-karya Beliau yang telah diterbitkan diantaranya adalah Social Changes in Yogyakarta (1962) dan Gerakan 10 Mei di Sukabumi (1963). Pada tanggal 30 Agustus 1994.  “ Sosial Change with respect to culture and original nature ” 1992  “ American Marriage and family relationship “ (dengan gorves) 1928  “ Sosial Characters Stics of City “ 1937  “ The Social Effect of Autation “ 1946  “ Technology and the changing family “ (dengan nirmkoff) 1953 3) Selo Soemarjan (1915 – 2003) Prof. sebenarnya Mark merupakan seorang tokoh sosiologi yang memberi sumbangan tentang stratifikasi sosial dan konflik. Discovery (penemuan-penemuan) Ogburn mengemukakan ada sebanyak 150 perubahan sosial yang disebabkan oleh adanya radio. Ajaran-Ajaran Pokok Beliau berpendapat bahwa faktor-faktor penyebab terjadinya perubahan suatu kebudayaan adalah : 1. Kanjeng Pangeran merupakan seorang sosiolog yang mantan camat.

Gameinschaft by Place.[17] Cooley dalam mengemukakan teorinya terpengaruh oleh aliran romatik yang mengidamkan kehidupan bersama. Dia menganjurkan sosiologi untuk mengarah ke positivistik dengan penggunaan data statistik. politik. Dia adalah anak dari suatu keluarga petani kaya. Menurut Mark perkembangan pembagian kerja dalam kapitalisme menumbuhkan dua kelas yang berbeda. pribadi. yaitu diri seseorang memantulkan apa yang dirasakannya sebagai tanggapan masyarakat terhadapnya. Setelah lulus akademis dia bekerja di pemerintahan seperti di Departemen Komisi Pengawas. yang mengacu pada kebersamaan di masyarakat masing-masing. khususnya yang terkait dengan kapitalisme. sehingga masyarakat-masyarakat bersahaja merupakan bentuk ideal yang terlalu berlebih-lebihan kesempurnaannya. Amerika Serikat. Menurutnya. Suatu keterikatan yang dibawa sejak lahir. Cooley lahir di Michigan. dan Social Process (1918). dan damai.[18] . Cooley juga memperkenalkan konsep primary group. Gesellschaft lebih bersifat struktur mekanik modern.Social Organization (1909). yaitu: a) Gemeinschaft yang digambarkan dengan kehidupan bersama yang intim. yang terbagi atas: (1) (2) (3) Gameinschaft by Blood. Hasil karyanya antara lain uman Nature and Social Order (1902). Bersifat organik dan tradisional.[12] 5) Ferdinand Tonnies (1855 – 1936) Tonnies dilahirkan di Frisia.[14] 8) Charles Horton Cooley (1864 – 1929) C. sebagaiman dijumpai pada masyarakat-masyarakat yang masih bersahaja. Dia prihatin melihat masyarakat-masyarakat modern yang telah goyah norma-normanya. kemudian dia juga belajar ekonomi. dan ekslusif. rukun. yang mengacu pada ikatan-ikatan kekerabatan. serta tatap muka yang intim. Sumbangannya kepada sosiologi adalah tentang pengelompokan dalam masyarakat. kemudian juga di Kantor Sensus. Pada tahun 1892.pada perubahan sosial besar yang melanda Eropa Barat sebagai dampak perkembangan pembagian kerja. diri (self) seseorang berkembang melalui interaksi dengan orang lain lewat analogi diri yang melihat cermin (looking glass self). namun masih tetap mandiri. b) Gesellschaft adalah kehidupan publik dalam kebersamaan di masyarakat namun masing-masing tetap mandiri. yang mengacu pada kedekatan letak tempat tinggal. Jerman. Cooley tergolong dalam sosiolog interaksionisme simbolik klasik. dia belajar teknik mesin elektro. yaitu kelompok yang ditandai oleh pergaulan dan kerja sama. yaitu kelas yang terdiri atas orang yang menguasai alt produksi (kaum bourgeoisie) dan kelas yang terdiri atas orang yang tidak memiliki alat produksi (kaum proletar). dia menjadi dosen ilmu ekonomi. Pada mulanya. Gameinschaft by Mind. serta sosiologi di Universitas Michigan. Oldenswart. H. Sumbangannya kepada sosiologi tentang sosiologi dan interaksi. dimana terdapat dua kelompok dalam masyarakat.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->