PEDOMAN PELATIHAN, MODUL dan MATERI “DOKTER KECIL”

SD NEGERI SALATIGA 06 UPT DINAS PENDIDIKAN KECAMATAN SIDOREJO KOTA SALATGA

1

DAFTAR ISI
DAFTAR ISI ........................................................................................................................ 2

MARS DOKTER KECIL...................................................................................................... 3

PENGERTIAN DOKTER KECIL ........................................................................................ 4

PROGRAM USAHA KESEHATAN SEKOLAH (UKS) .................................................... 6

OBAT-OBATAN SEDERHANA ......................................................................................... 7

PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN (P3K) .......................................... 9

PENCEGAHAN PENYAKIT MENULAR .......................................................................... 12

KEBERSIHAN PRIBADI..................................................................................................... 13

PEMBIDAIAN ...................................................................................................................... 16

IMUNISAS............................................................................................................................ 20

KESEHATAN GIGI DAN MULUT..................................................................................... 21

KESEHATAN LINGKUNGAN ........................................................................................... 22

PEMERIKSAAN MATA DAN TELINGA .......................................................................... 25

ILMU GIZI ............................................................................................................................ 25

2

MARS DOKTER KECIL

Mari kawan-kawan maju berjuang Tantang musuh yang menyerang Sedia bantuan guru dan orangtua Adalah mengabdi sesama Bekerja bergiat slalu berusaha Bantu petugas medis Menjauhkan penyakit yang akan mendekat Ayo kawan siap bekerja Menimbang mengukur Tugas kitapun bidang PPPK Menuntut ilmu kesehatan praktis Guna membantu sahabat Dan masyarakat menerima kita

3

8. 7. Pengenalan dini penyakit dan tanda-tandanya 3. Selalu bersikap dan berperilaku sehat 2. D. alat bermain. 6. misalnya : a.PENGERTIAN DOKTER KECIL A. Definisi Dokter kecil adalah peserta didik yang dipilih guru guna ikut melaksanakan sebagian usaha pelayanan kesehatan terhadap diri sendiri. Pengobatan sederhana 4. Pekan penimbangan dan pengukuran tinggi badan c. kamar mandi. Pencatatan Kegiatan 4 E. Berwatak pemimpin dan bertanggung jawab 6. lapangan bermain. Pemeriksaan cacar. 3. Penimbangan dan pengukuran tinggi badan c. warung dan kebun sekolah 5. Penelitian penglihatan d. Pencatatan dan pelaporan. 4. Berpenampilan bersih dan berperilaku sehat 7. Tugas Dan Kewajiban 1. Telah menduduki kelas 4 Sekolah Dasar/ Madrasah Ibtidaiyah. Pengamatan hygiene/ sanitasi. Berbadan sehat 5. Mengusahakan tercapainya kesehatan lingkungan yang baik di sekolah dan di rumah. dll Kriteria Peserta Dokter Kecil 1. 5. Pengamatan kebersihan dan kesehatan pribadi b. Berprestasi di sekolah 4. . Pekan kesehatan mata. Mengajak serta mendorong murid lainnya untuk bersama-sama menjalankan usaha kesehatan terhadap dirinya masing-masing. keluarga. Siswa kelas 5 dan 6 yang belum pernah mendapat pelatihan dokter kecil 3. Berperan aktif dalam kampanye kesehatan yang diselenggarakan disekolah. perlengkapan. tempat sampah. halaman ruang kelas. Rujukan. 2. Pemeriksaan kesehatan gigi 2. WC. Membantu guru dan petugas kesehatan pada waktu mereka menyelenggarakan pelayanan kesehatan di sekolah. Pengamatan kebersihan ruang UKS. Penjagaan kesehatan terhadap kecelakaan : kotak P3K. BCG e. persediaan air bersih. tempat cucian. Berbudi pekerti baik dan suka menolong 8. Pekan kesehatan gigi e. Menggerakkan teman asal saling mengadakan : a. rumah dan sekolah. Pekan gizi d. C. saluran pembuangan. teman murid pada khususnya dan sekolah pada umumnya. Di izinkan orang tua B. alat pemadam kebakaran. Pekan kebersihan b. Kegiatan Dokter Kecil 1.

Hasil pengematan ketajaman penglihatan c. misalnya : 1) Menggunting kuku secara rutin 2) Melihat televisi tidak terlalu dekat (minimal 3 meter) 3) Tidur tidak terlalu larut malam 4) Jangan baca buku sambil tiduran 5) Sikap duduk yang baik pada waktu membaca dan menulis 6) Membuang sampah pada tempatnya. Kegiatan yang ada di sekolah. Saran dan usul untuk diselenggarakannya kegiatan tertentu di bidang kesejahteraan. dll. Jenis pertolongan pertama yang diberikan d. di rumah dan di masyarakat a. misalnya : 1) Hasil pengamatan pada warung sekolah 2) Kebiasaan teman membuang sampah 3) Melihat orang buang sampah dari mobil 4) Berjalan di jalan umum sambil baca pelajaran. 2.Kegiatan-kegiatan yang dicatat oleh dokter kecil dan di masukkan dalam buku laporan dokter kecil yaitu : 1. Piket kebersihan kelas 3. Kegiatan yang ada di kelas a. Anjuran-anjuran yang diberikan kepada teman. dll 5 . Hasil pengamatan sarang nyamuk (PSN) f. Hasil penimbangan berat badan dan tinggi badan b. Hasil pengamatan pengguntingan kuku e. g. Hasil dari melihat/ pengamatan pada teman/ di masyarakat. saudara di rumah.

Kegiatan peningkatan kesehatan (promotif) b. departemen kesehatan dan departemen dalam nengeri. Memiliki pengetahuan. Tujuan 1. Ruang Lingkup Ruang lingkup UKS tercermin dalam Tri Program UKS (duikenal dengan TRIAS UKS). meliputi: a. 23 tahun 1992 tentang kesehatan Bab V bagian ketiga belas pasal 45 ayat 1 : Kesehatan sekolah diselenggarakan untuk meningkatkan ketidakmampuan hidup sehat peserta didik dalam lingkungan hidup sehat sehingga peserta didik dapat belajar.PROGRAM USAHA KESEHATAN SEKOLAH (UKS) A. serta berdaya guna dan berhasil guna. sikap dan ketrampilan untuk melaksanakan prinsip hidup sehat serta berpartisipasi aktif dalam usaha peningkatan kesehatan di sekolah dan di perguruan agama. di rumah tangga maupun di lingkungan masyarakat. Pembinaan lingkunag kehidupan sekolah sehat : Mencakup: a. Umum: Meningkatkan kemampuan hidup sehat dan derajat kesehatan peserta didik/siswa serta menciptakan lingkungan yang sehat. Departemen Agama. Kegiatan bina lingkungan mental dan sosial D. 2. Kegiatan intrakulikuler b. Kerjasama 4 Departemen ini dituangkan dalam surat keputusan bersama 4 menteri sejak tahun 1984 6 . tumbuh dan berkembang secara harmonis dan optimal menjadi sumber daya yang lebih berkualitas. Kegiatan pencegahan (preventif) c. dilaksanakan melalui: a. B.menurut UU RI no. menyeluruh. Pelayanan kesehatan Pelayanan kesehatan dilaksanakan dengan kegiatan yang bersifat komprehensif (terpadu dan menyeluruh). sehingga memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan yang harmonis dan optimal dalam rangka pembentukan manusia Indonesia seutuhnya. yang meliputi: 1. Kegiatan penyembuhan dan pemulihan (kuratif dan rehabilitatif) 3. Kegiatan bina lingkungan fisik b. Pengertian Usaha kesehatan sekolah (UKS) adalah upaya terpadu lintas program dan lintas sektoral dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan seta membentuk perilaku hidup sehat anak usia sekolah yang berada di sekolah dan perguruan agama. Kegiatan ekstrakulikuler 2. C. Khusus: Memupuk kebiasaan hidup sehat dan mempertinggi derajat kesehatan peserta didik/siswa yang di dalamya mencakup : a. yang melibatkan 4 (empat) departemen yaitu Departemen pendidikan dan kebudayaan. Kebijaksanaan dan Organisasi Pembinaan UKS Pembinaan dan pengembangan UKS dilaksanakan secara terpadu. Pendidikan kesehatan.

Kapas Cara pemakaian Dioleskan dibisul-ditutup dengan kain kasa-diplester Dioleskan diluka-ditutup dengan kasa-dibalut Keterangan 4. Pengatur suhu (thermometer) setiap selesai dipakai dicuci dengan air sabun. Obat luar c. kreolin) 4. ditiupkan udara dalam kantong. baru disimpan c. ditandai dengan palang merah/tengkorak (misalnya Lysol. Obat-obatan berbentuk tablet disimpan di dalam botol dengan mulut lebar/kaleng-kaleng kecil dan ditutup dengan baik c. Salep Ichtiol Anak dengan bisul yang belum matang 2. Cara penyimpanan obat dan peralatan kesehatan 1. Plester 6. Lysol/Dentol/ Detol 5. Obat-obatan berbentuk salep ditempatkan dalam botol dengan mulut lebar (pot plastik) dan ditutup dengan rapat 5. pinset anatomi.OBAT-OBATAN SEDERHANA A. Contoh Obat-Obatan Sederhana No Nama Obat Tanda gejala 1. Membersihkan dan menyimpan alat-alat a. Obat keras 3. membersihkan alatalat dan lain-lain Digunakan untuk menutup luka setelah diberikan kasa terlebih dahulu Larutan yang digunakan 7 Tidak boleh untuk menutup perdarahan kecuali bila diletakkan didalam kain kasa Dilarutkan di air bersih takaran 1 cc Lysol untuk 2 lt air Bila plester diberi bensin sedikit akan lebih lengket dikulit . Tempat obat : a. Obat dalam (obat yang diminum/dimakan) b. Obat-obat dan alat-alat kesehatan disimpan di lemari khusus yang dapat dikunci 2. sendok obat. Tempat obat/botol obat diberi etiket yang jelas a. mengambil benda asing dimata (klilipan) Cairan yang dapat digunakan untuk mencuci tangan. keringkan digosok dengan kapas yang diberi alcohol sedikit baru disimpan dalam larutan lysol. Baskom dan bengkok setelah dipakai dibersihkan dengan air dan sabun dilap sampai kering (sebelumny digantung dengan mulut kebawah) bagian luar dan dalam diberi bedak supaya tidak lengket. Etiket obat keras. Penyimpanan obat dipisah-pisahkan a. Etiket obat luar berwarna biru (misalnya salep-salep) c. Salep Untuk luka yang Levertan sedang menyembuh terutama luka bakar 3. B. gelas obat seharusnya :  Dicuci bersih setelah dipakai  Direbus dan diangkat setelah sepuluh menit mendidih  Dikeringkan dan disimpan di tempat khusus (almari) b. Etiket obat yang diminum b. Creolin Digunakan untuk membersihkan luka. Alat-alat seperti penekan lidah. mengoleskan obat. pinset hidung. Obat berbentuk cairan disimpan dalam botol dengan mulut sempit dan disumbat b.

8.7. Pipet Betadine dan yodium untuk membersihkan lantai rumah/lantai kamar mandi Untuk meneteskan obat mata dll Dioleskann pada pinggir luka dengan kapas untuk membersihkan kulit Betadine bila diberi air sedikit dapat untuk mencuci luka baru yang kotoryodium untuk membersihkan kulit yang diiris/dioperasi 8 .

Mencegah cidera bertambah parah 2. Tindakan awal adalah memebebaskan jalan nafas dan memepertahankan saluran pernafasan. Periksa pernafasan Apakah pernafasan kornban berhenti. boorwater. Providone iodine c. Plester f. 10 pembalut cepat b. Bahan yang minimal harus tersedia a. 3. lambat. cepat. b. Pinset E. Bahan untuk membersihkan tangan misalnya : sabun. Bila pernafasan berhenti maka harus dilakukan pernafasan buatan. Pembalut segitiga d. Pelaksanaan P3K Langkah-langkah pemeriksaan korban kecelakaan 1. amati korban (lihat cuping hidung-dengar). Bahan untuk menyadarkan misalnya moniak.PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN (P3K) A. 2. Kapas e. Periksa keadaan local (patah tulang. Pedoman yang harus dipegang oleh pelaku P3K P = Penolong mengamankan diri sendiri lebih dahulu sebelum bertindak A = Amankan korban dari gangguan ditempat kejadian sehingga bebas dari bahaya T = Tandai tempat kejadian sehingga orang lain tahu bahwa di tempat itu ada kecelakaan U = Usahakan menghubungi ambulans. rumah sakit atau yang berwajib (polisi/keamanan setempat) T = Tindakan pertolongan terhadap korban dalam urutan yang paling tepat D. pingsan. Pembalut gulung c. dokter. Kassa steril g. Periksa kesadaran Apakah korban sadar atau tidak. istirahatkan dan tenangkan korban yang gelisah. Alat minimal yang disediakan a. Menunjang upaya penyembuhan C. bila korban tidak sadar selama 30 menit ia langsung diangkut ke dokter atau puskesmas/ rumah sakit 2. Gunting h. Tujuan P3K 1. Periksa tanda-tanda perdarahan dan peredaran darah Apakah teraba denyut jantung? Tindakan yang harus dilakukan dengan segera adalah menghentikan perdarahan 4. luka) dan perhatikan keluhan : 9 . parfum. alkohol. gelisah. acuh tak acuh. Obat untuk mencuci luka misalnya : air bersih. Peralatan P3K terdiri atas 1. Obat untuk mengurangi rasa nyeri misalnya parasetamol d. tidak teratur. Arti P3K Memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan dengan cepat cepat dan tepat sebelum korban dibawa ke tempat rujukan (dokter/puskesmas/rumah sakit) B. Hilangkan penyebab gangguan kesadaran.

Tanyakan kepada korban apakah korban adarasa nyeri. beritahu korban bahwa ia akan ditolong dan ajaklah bercakap-cakap F. Lokasi gangguan : pada sususnan saraf pusat (SSP) f. Tindakan P3K : berikan pernafasan buatan 2. Gangguan kesadaran a. Pengertian : keadaan yang dapat mengancam kehidupan dimaan otak dan alat vital lain kekurangan darah oleh berbagai sebab b. kurang latihan. Prioritas pertolongan : pada korban yang tidak sadar e. kerongkongan. Prioritas pertolongan : 1) Korban tidak sadar dengan gangguan pernafasan 2) Korban yang kesadarannya berkurang e. c. Gangguan yang diderita korban kecelakaan : Pada dasarnya pada setiap korban kecelakaan dapat dibedakan gangguan berupa : Gangguan umum : Dimana keadaan umum/kesehatan korban terganggu yang daalm waktu singkat akan mengancam jiwa korban. dll.jika mukanya merah berikan bantal 3) Longgarkan semua pakaian yang mengikat 4) Bila penderita sadar berikan minum yang hangat 5) Beri selimut supaya badannya hangat 6) Jika perlu kirim ke rumah sakit 3. Penyebab : 1) Kekurangan darah/cairan (muntaber) 2) Luka bakar yang luas 3) Nyeri yang hebat 4) Tidak tahan terhadap obat/ bahan kimia tertentu 10 . Gangguan peredaran darah/berat (syok) a. Penggolongan : kesadaran kurang dan kesadaran hilang d. Pengertian : keadaan dimana kesadarn berkurang atau hilang sama sekali b. Pengertian : kesulitan bernapas. Penyebab : sumbatan jalan nafas. sampai paru-paru f. Gangguan pernapasan a. Penyebab 1) Benturan/ pukulan kepala 2) Sinar terik matahari langsung mengenai kepala 3) Berada dalam ruangan penuh orang. kelemahan atau kejang otot pernapasan . sakit? Minta tunjukkan tempat yang sakit Apabila ada luka harus dilihat juga apakah luka lain. misalnya 1. sampai tidak bernafas b. sehingga kekurangan zat asam 4) Keadaan tertentu di maan tubuh lemah. Tindakan P3K : 1) Angkat penderita ketempat yang teduh dan baik sirkulasi udaranya 2) Tidurkan terlentangtanpa bantal bila mukanya pucat/ biru. perut kosong. menghisap asap atau gas beracun c. linu. Lokasi gangguan : di rongga hidung. Penggolongan : korban sadar dan korban tidak sadar d.

yaitu perdarakhan keluar dan perdarahan ke dalam b. kadang-kadang ngacau 2) Berat. Perdarahan ada 2 macam. saluran pencernaan dan patah tulang e. dengan tanda-tanda . rasa haus. Lokasi gangguan : kulit. Perdarahan a. nadi susah teraba dan apabila teraba sangat cepat (150x/menit) d. Tindakan P3K 1) Bagian anggota badan yang berdarah tinggikan 2) Tekan pembuluh darah yang terletak di antara tempat perdarahan 11 . Penggolongan 1) Ringan . kulit dingin. bila tidsak ada patah tulang dan perdarahan dianggota badan.c. atas kepala lebih rendah dari kaki. pernafasan cepat dan tidak teratur. dengan tanda-tanda : sangat pucat. rawat lukanya dan hentikan perdarahannya 5) Bila ada patah tulang kerjakan pembidaian 6) Bila munteber beri oralit 4. pucat. mata cekung. kaki diluruskan dan tangannya 2) Pakaian korban dikendorkan 3) Tenangkan korban dan usahakan agar badan tetap hangat 4) Bila ada luka atau perdarahan. Penyebab : putusnya pembuluh darah atau perlukaan paad pembuluh darah c. Penggolongan 1) Perdarahan pembuluh darah nadi/arteri 2) Perdarahan pembuluh darah balik atau vena 3) Perdarahan pembuluh darah rambut/kapiler 4) Prioritas pertolongan : pembuluh darah nadi d. korban gelisah. Tindakan P3K 1) Bawa korban ke tempat teduh dan aman. Pengertian : perdarahan adalah keluarnya darah dari pembuluh darahyang rusaknya. dan bila tidak terdapat perdarahan di kepala tidurkan terlentang tanpa bantal. nadi lemah dan cepat (100x/menit).

Banyak makan makanan yang mengandung vit. Menjaga kebersihan diri. Ingus jangan dibuang sembarangan D. Menghindari kontak dengan penderita c. C seperti sayur dan buah b. Hindari kena hujan c. typus. Bila bersin atau batuk tutup mulut atau hidung dengan sapu tangan g. Penyakit kulit Contoh: kudis. lingkungan. kadas. Makan makanan yang bergizi C. Menghindari mengguanakan barang-barang yang dipakai penderita d. Menjaga kebersihan kulit. ISPA(Infeksi Saluran Pernafasan Bagian Atas) Contoh: influenza. Vaksinasi dengan BCG semasa bayi c. dan radang tenggorokan Pencegahan: a. mandi dengan sabun dan air bersih b. Kurangi minuman dingin d. Pakaian penderita dicuci dengan bersih B. disentri. dan diare Pencegahan: a. Hindari kontak dengan penderita f.PENCEGAHAN PENYAKIT MENULAR A. Penyakit TBC Pencegahan: a. Hindari kontak dengan penderita b. cacar air dan panu Pencegahan: a. makanan dan minuman b. Alat yang dipakai penderita dicuci dengan sabun 12 . Hindari daerah yang berasap dan berdebu e. Penyakit pada saluran pencernaan Contoh: kolera.

Berpakaianlah yang layak dan serasi. C. agar tampak rapih. tubuh 13 . Bagian muslimndengan melakukan wudhu sebanyak 5 kali sehari adalah suatu upaya untuk menjaga tubuh tetap bersih dan segar. gunakan jambankalau mau buang air besar/buang air kecil dan bersihkan tempat tinggal kita dari sampah dan genangan air. sopan artinya enak dipandang dan sesuai sdengan kebudayaan kita. artinya memakai pakaian yang bersih dan sesuai dengan peranan kita dimasyarakat (pelajar. sehingga bila kita tidak bersihkan badan kita akan penuh daki bau yang tidak sedap. patut disukuri bila kita memiliki tubuh dan badan yang normal dan sehat. selalu dicuci setelah habis dipakai serta disetrika. maka hidup bersih dan menjaga kesehatan adalah bagian dari iman. Mandi Tubuh kita setiap hari mengeluarkan keringat dan setiap kita selalu dikotori oleh debu yang beterbangan disekitar kita. Setiap hari kita wajib berganti pakaian yang bersih sebab bila tidak penampilan kita akan berbau yang tidak sedap dan kita akan dijauhi oleh kawan-kawan. Makan dan Minum Untuk menjaga kesehatan tubuh. mandi yang baik dan benar adalah sebanyak dua kali sehari yaitu: setelah bangun tidur (pada pagi hari) dan setelah bekerja (artinya setelah melakukan kegiatan-kegiatan selama sehari) sebaiknya dilakukan pada sore hari. B. sesuai dengan postur tubuh artinya tidak terlalu ketat maupun tidak terlalu longgar. Agar tubuh atau badan tetap bersih.KEBERSIHAN PRIBADI Kebersihan adalah pangkal kesehatan. karena orang yang biasa hidup bersih tidak senang melihat lingkungan yang kotor. memakai sabun dan menggunakan handuk yang kering dan bersih untuk mengeringkan tubuh kita setelah mandi. Mandi adalah salah satu cara untuk menjaga tubuh tetap bersih dan segar. D. sehingga kita bebas dari kotoran yang menempel dari tubuh kita. Janganlah menunda mandi dan sikatlah gigi dengan teratur serta perhatikanlah kuku jari tangan dan kaki agar dirawat setiap hari. ini merupakan motto yang harus selalu diingat. menjaga kebersihan dan kesehatannya adalah suatu kewajiban yang tidak bisa ditunda-tunda sebab kelangsungan tubuh kita hidup kita. sebaiknya sewaktu mandi meggunakan air yang bersih. Kebisaan hidup bersihharus dimulai dari diri pribadi baru lingkungannya. minumlah air yang sudah dimasak. mahasiswa. Pakaian Pakaian yang sudah sehata adalah pakaian yang bersih. Pupuklah kebiasaan-kebiasaan: Mandi 2 kali sehari cucilah tangan dengan dengan air bersih dan menggunakan sabun sebelum makan dan sesudah buang air besar dan kecil. Badan Badan adalah suatu kesatuan bentuk diri kita yang perlu kita jaga keberihan dan kesehatannya. A. dilaksanakan di setiap tempat dan setiap waktu. pegawai dll) sebab pakaian disamping melindungi badan juga menumbuhkan kepercayaan diri dan memupuk kepribadian. makan dan minum adalah merupakan kebuuthan pokok manusia untuk dapat bergerak dan menjalankan aktivitas kegiatan apapun.

dll c. tahu. Memakai pakaian yang bersih 2. Membentuk vitamin D f. Vitamin dan mineral: sayur-sayuran dan buah-buahan d. dan melakukan kegiatan lintas alam. Melindungi jaringan dibawahnya b. Sebagian indera penglihatan b. Memotong kuku sekurang-kurangnya 1 kali seminggu b. Ambil kapas simpan di ujung lidi b. tempe. Olahraga yang teratur dan penuh kesenangan adalah salah satu contoh bentuk rekreasi yang menyehatkan.memerlukan energi atau tenaga yang kesemuanya ini diperoleh dari apa yang kita makan. jalan pagi setiap hari minggu. roti. Kebersihan Atau Kesehatan Pribadi Meliputi 1. Membantu keseimbangan dan menyampaikan pesan Cara membersihkan mata: a. Memelihara kebersihan rambut Rambut berfungsi untuk melindungi kepala terhadap suhu yang datang dari luar baik panas maupun dingin Cara merawat rambut: a. Istirahat. sepeda santai. telur. senam kesegaran. rekreasi dan kesehatan mental (rohani) Setelah melakukan kegiatan sehari-hari tubuh kita memerlukan istirahat baik jiwa dan rohanikehidupan manusia sangat dipengaruhi dengan keseimbangan antara kesehatan jasmani rohani oleh karena itu istirahat yang cukup dan rekreasi yang seimbang adalah obat agar kita tetap sehat. Protein: daging. Sebagai indera peraba e. Habis mandi dikeringkan dengan handuk yang bersih c. Memelihara kebersihan kuku Cara membersihkan kuku: a. Mencuci kuku dengan sabun 14 . Usapkan dari arah pinggir ke tengan menuju ke arah hidung 4. Melindungi cairan tubuh c. Mamelihara kebersihan mata Fungsi mata: a. Menyisir rambut 3. minum sehari-hari. Usia manusia sepertiganya digunakan untuk tidur dalam sehari kita wajib tidur selama 8 jam. Memlihara kerbersihan kulit Fungsi kulit: a. Makanan yang seimbang mengandung unsur: a. Air minum untuk memperlancar penyerapan makanan dalam tubuh kita e. Sebagai alat sekresi Cara memelihara kulit: a. Hidrat arang/ karbohhidrat: nasi. jagung dan lain-lain b. E. Celupkan di boorwater atau air matang c. Mandi dan memakai sabun minimal 2kali sehari b. sagu. Mencuci rambut dengan teratur 2 kali seminggu b. Mengatur suhu tubuh d. maka gunakanlah sebaik-baiknya waktu tersebut untuk tidur dengan nyenyakagar sewaktu kita bangun tubuh sudah segar dan siap melakukan kegiatan atau aktivitas kembali. dan lain-lain yang teratur adalah suatu upaya untuk menjaga kesegaran dan kesehatan jasmani dan rohani.

buang air kecil tidak boleh dilantai kamar mandi. Bersihkan kotoran berkali-kali c. Membersihkan kaki dan tangan Cara memelihara: a. Bedakan pakaian sekolah dengan pakaian rumah 10. Memelihara kebersihan telinga Fungsi telinga sebagai alat pendengarn dan keseimbangan tubuh Cara membersihkan: a. Memelihara kebersihan mulut dan gigi Lihat uraian pada kesehatan gigi dan mulut 8. Telinga jangan sampai kemasukan air 7. Cuci tangan sebelum dan sesudah memegang sesuatu b. sesudah buang air kecil disiram sampai bersih agar tidak menimbulkan bau. 15 . Mengganti pakaian yang kotor dengan yang bersih b. Pakai alas kaki atau sandal yang pas dan tidak sempit 9. Memelihara kebersihan sesudah buang air besar dan buang air kecil Kotoran manusia banyak sekali mengandung kuman yang berbahaya bagi kesehatan oleh karena itu jarang dibuang sembarangan tapi harus di jamban atau WC bukan di sungai. Cuci kaki setiap kali kotor c. Bersihkan daun telinga pada waktu mandi ingat lekuk-lekuknya b. Jangan menggantung pakaian di kamar e.5. Pakai pakaian dan keperluan pribadi atau peralatan yang bersih Cara memelihara: a. Memelihara kesehatan hidung Didalam hidung terdapat bulu dan lendir yang berfungsi menyaring udara yang masuk dari kotoran debu sehingga udara masuk ke paru-paru lebih bersih 6. Jangan memaki pakaian atau barang pribadi milik orang lain d. Pakai-pakaian yang sesuai dengan ukuran badan c.

lutut.  Kedua ujung diikatkan secukupnya. Band-aid. e. · Cara membalut:  Bebatkan pada tempat yang akan dibalut sampai kedua ujungnya dapat diikatkan. pinggul. siku. Yang paling sering adalah kasa.PEMBIDAIAN A. rahang.  Untuk menutup luka yang sederhana dapat dipakai plester yang sudah dilengkapi dengan kasa yang mengandung antiseptik (Tensoplast. Pita (pembalut gulung)  Dapat terbuat dari kain katun. telapak tangan. kasa penutup luka. dada. PEMBALUTAN 1. dahi (atau bagian kepala yang lain).  Dapat dilipat-lipat sejajar dengan alasnya dan menjadi pembalut bentuk dasi. dan kaki yang terkilir. telapak kaki. a. c.5 cm : untuk kepala. untuk merekatkan pada kelainan patah tulang. perut dan punggung. d. 16 3. Plester dibebatkan berlapis-lapis dari distal ke proksimal dan untuk membatasi gerakan perlu pita yang masing-masing ujungnya difiksasi dengan plester.  Diusahakan agar balutan tidak mudah kendor. paha.  Pembalut ini biasa dipergunakan untuk membalut mata. Macam-macam alat balut a. yaitu . flanel atau bahan elastis. Dasi (cravat)  Merupakan mitella yang dilipat-lipat dari salah satu ujungnya sehingga berbentuk pita dengan kedua ujung-ujungnya lancip dan lebarnya antara 5-10 cm. Menjaga agar bagian yang cedera tidak bergerak. b. Hal ini dikarenakan kasa mudah menyerap air dan darah. betis dan kaki  10 cm : untuk paha dan sendi pinggul  10-15 cm : untuk dada. Tujuan Tujuan dari pembalutan. lengan atas. Menahan pembengkakan (menghentikan pendarahan: pembalut tekanan). siku. Handyplast dsb). b. Plester (pembalut berperekat)  Pembalut ini untuk merekatkan penutup luka. Cara pembidaian langsung dengan plester disebut strapping. Mitella (pembalut segitiga)  Bahan pembalut dari kain yang berbentuk segitiga sama kaki dengan berbagai ukuran. betis. c. Pengertian Suatu tindakan medis untuk menyangga atau menahan bagian tubuh tertentu agar tidak bergeser atau berubah dari posisi yang dikehendaki. Panjang kaki antara 50-100 cm. 2. lengan bawah. lengan. . Menahan sesuatu misalnya bidai (spalk). Menunjang bagian tubuh yang cedera. dan untuk menggantung lengan.  Macam ukuran lebar pembalut dan penggunaannya:  2. bahu.  Pembalut ini biasa dipakai pada cedera di kepala. d. ketiak. dan sebagainya agar tidak bergeser dari tempatnya. kain kasa. serta tidak mudah kendor. untuk fiksasi pada sendi yang terkilir.5 cm : untuk jari-jari  5 cm : untuk leher dan pergelangan tangan  7. dengan cara sebelum diikat arahnya saling menarik. Menutup bagian tubuh agar tidak terkontaminasi.

Perhatikan tempat atau letak bagian tubuh yang akan dibalut. sering dipakai untuk menutup luka-luka lebar.  Setiap 10 menit torniket dikendorkan selama 30 detik.  Sofratulle: kasa steril yang sudah direndam dalam antibiotika. perlu dikencangkan dengan sepotong kayu. 17 . Cara membalut luka terbuka dengan plester:  Luka diberi antiseptik  Tutup luka dengan kassa  Letakkan pembalut plester. Kemudian di atasnya dilapisi dengan kasa yang agak tebal dan lembut. Luka disiram dengan air steril untuk membasuh bekuan darah dan kotoran yang terdapat di dalamnya. Apabila terjadi pendarahan. Pembungkus tidak boleh dibuka sebelum digunakan. Untuk torniket kain. Tanda torniket sudah kencang ialah menghilangnya denyut nadi di distal dan kulit menjadi pucat kekuningan. Pembalut lainnya  Snelverband: pembalut pita yang sudah ditambah kasa penutup luka. c. Kassa steril  Adalah potongan pembalut kasa yang sudah disterilkan dan dibungkus sepotong demi sepotong. Uruturutan tindakan desinfeksi luka terbuka:  Letakkan sepotong kasa steril di tengah luka (tidak usah ditekan) untuk melindungi luka selama didesinfeksi. sebelumnya dialasi dengan kain atau kasa untuk mencegah lecet di kulit yang terkena torniket. Penekanan paling lama 15 menit.  Digunakan untuk menutup luka-luka kecil yang sudah didisinfeksi atau diobati (misalnya sudah ditutupi sofratulle).  Kemudian berikan balutan yang menekan. Pilih jenis pembalut yang akan digunakan.  Bagaimana luas luka. yaitu sebelum luka dibalut atau diplester. dipertahankan sampai pendarahan berhenti atau sampai pertolongan yang lebih mantap dapat diberikan.  Kasa penutup luka diambil kembali.  Lokasi pemasangan: lima jari di bawah ketiak (untuk pendarahan di lengan) dan lima jari di bawah lipat paha (untuk pendarahan di kaki)  Cara: lilitkan torniket di tempat yang dikehendaki. d. Sebelum dibalut. f. Dapat satu atau kombinasi. Jika terjadi disposisi/dislokasi perlu direposisi.  Pengikatan dengan tourniquet. dan steril.  Penekanan dengan jari tangan di pangkal arteri yang terluka.  Luka terbuka atau tidak. Digunakan untuk menutup luka-luka kecil. Prosedur pembalutan a. jika luka terbuka perlu diberi desinfektan atau dibalut dengan pembalut yang mengandung desinfektan.  Dengan menggunakan pinset steril (dibakar atau direbus lebih dahulu) kotoran yang tidak hanyut ketika disiram dibersihkan. disabun dan dicuci dengan zat antiseptik.  Perlu dibatasi gerak bagian tubuh tertentu atau tidak. sementara luka ditekan dengan kasa steril. seperti:  Bagian dari tubuh yang mana. tindakan penghentian pendarahan dapat dilakukan dengan cara:  Pembalut tekan. e.  Tutup lukanya dengan sehelai sofratulle atau kasa steril biasa.  Digunakan bila pendarahan sangat sulit dihentikan dengan cara biasa. Baru dibuka saat akan digunakan. b.  Kulit sekitar luka dibasuh dengan air. 4.

memar. 4. Korban dengan dugaan fraktur lebih aman dipindahkan ke tandu medis darurat setelah dilakukan tindakan perawatan luka.  Tidak mudah kendor atau lepas. Mempermudah transportasi korban d. Pada dasarnya merupakan bidai yang paling baik dan sempurna dalam keadaan darurat. Prinsip Pembidaian a) Lakukan pembidaian di mana anggota badan mengalami cedera (korban jangan dipindahkan sebelum dibidai). perlakukan sebagai fraktur. rasa nyeri.  Bagian tulang yang patah tidak dapat berfungsi dengan baik atau sama sekali tidak dapat digunakan lagi. Tujuan a. Jenis Alat Bidai a.  Deformitas: apabila dibandingkan dengan bagian tulang yang sehat terlihat tidak sama bentuk dan panjangnya. Tanda dan gejala patah tulang:  Adanya tanda ruda paksa pada bagian tubuh yang diduga terjadi patah tulang: pembengkakan. Kesulitannya adalah mendapatkan bahan yang memenuhi syarat di lapangan. bidai vakum. Tentukan posisi balutan dengan mempertimbangkan:  Dapat membatasi pergeseran/gerak bagian tubuh yang memang perlu difiksasi  Sesedikit mungkin membatasi gerak bgaian tubuh yang lain  Usahakan posisi balutan paling nyaman untuk kegiatan pokok penderita. karton. Elevasi bagian yang terluka e. b) Lakukan juga pembidaian pada persangkaan patah tulang. Bidai Traksi 18 . Pengertian Pembidaian adalah tindakan memfiksasi/mengimobilisasi bagian tubuh yang mengalami cedera. dengan menggunakan benda yang bersifat kaku maupun fleksibel sebagai fixator/imobilisator.  Tidak mengganggu peredaran darah. pembalutan dan pembidaian. Bidai Keras Umumnya terbuat dari kayu. bidai udara. Apabila ada keraguan.  Nyeri sumbu: apabila diberi tekanan yang arahnya sejajar dengan tulang yang patah akan memberikan nyeri yang hebat pada penderita. Kemungkinan fraktur harus selalu dipikirkan setiap terjadi kecelakaan akibat benturan yang keras. Mempertahankan posisi yang nyaman c. PEMBIDAIAN 1. alumunium. B. b. Mencegah gerakan bagian yang sakit sehingga mengurangi nyeri dan mencegah kerusakan lebih lanjut b. c) Melewati minimal dua sendi yang berbatasan. yang paling bawah letaknya di sebelah distal. jadi tidak perlu harus dipastikan dulu ada tidaknya patah tulang. 2. plastik atau bahan lain yang kuat dan ringan. Contoh : bidai kayu. Mengistirahatkan bagian tubuh yang cedera e. misalnya balutan berlapis. Mempercepat penyembuhan 3.

Tiap ikatan tidak boleh menyilang tepat di atas bagian fraktur. Sepatu. Mengikat bidai dengan pengikat kain (dapat kain. Kalau memungkinkan anggota gerak tersebut ditinggikan setelah dibidai. pembuluh darah. Pembuatannya sangat tergantung dari bahan yang tersedia dan kemampuan improvisasi si penolong. 19 . kopel. baju. c. diukur dahulu pada sendi yang sehat. Prosedur Pembidaian a. d. Contoh : majalah. Memakai bantalan di antara bagian yang patah agar tidak terjadi kerusakan jaringan kulit. g. hanya dipergunakan oleh tenaga yang terlatih khusus. Ikatan jangan terlalu keras atau kendor. Contoh : gendongan lengan. d. Contoh : bidai traksi tulang paha Bidai Improvisasi Bidai yang dibuat dengan bahan yang cukup kuat dan ringan untuk penopang. umumnya dipakai pada patah tulang paha. Bidai bentuk jadi dan bervariasi tergantung dari pembuatannya. karton dan lain-lain. jam tangan dan alat pengikat perlu dilepas. f. Siapkan alat-alat selengkapnya b. 5. tidak pada permukaan anggota tubuh yang dibidai. dll) dimulai dari sebelah atas dan bawah fraktur.c. Bidai harus meliputi dua sendi dari tulang yang patah. Apabila penderita mengalami fraktur terbuka. Bidai dibalut dengan pembalut sebelum digunakan. umumnya dipakai mitela (kain segitiga) dan memanfaatkan tubuh penderita sebagai sarana untuk menghentikan pergerakan daerah cedera. Simpul ikatan jatuh pada permukaan bidainya. e. atau penekanan syaraf. Gendongan Belat/Bebat Pembidaian dengan menggunakan pembalut. koran. Sebelum dipasang. gelang. hentikan perdarahan dan rawat lukanya dengan cara menutup dengan kasa steril dan membalutnya. Ikatan harus cukup jumlahnya agar secara keseluruhan bagian tubuh yang patah tidak bergerak. terutama pada bagian tubuh yang ada tonjolan tulang. h.

dengan akibat yang lebih berat. Tetanus 5. polio. Tempat imunisasi 1. Hepatitis B C. Anak SD kelas VI (Wanita) : TT 4. UKS c. Penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi 1. Balai pengobatan 2. Klinik i. Siapa yang harus di imunisasi 1. Polio 7. Campak 6. khususnya yang beresiko tinggi dan belum mendapatkan pada waktu bayi : Hepatitis B 20 . Calon Penganten (Wanita) : TT 5. Tetanus. dan hepatitis B 2. KIA b. Campak. Pertusis. Untuk polio akan menimbulkan cacat seumur hidup/kematian. Puskesmas a. Siapa saja. dan Hepatitis B sehingga bayi/anak sehat. Anak SD kelas 1 : DT 3. Calon penganten e. Rumah sakit bersalin c. Pengertian Imunisasi ialah mencegah timbulnya penyakit-penyakit seperti: TBC.  Anak dapat tumbuh dan berkembang menjadi manusia sehat. Manfaat imunisasi dan bahaya bila tidak imunisasi Manfaat imunisasi adalah:  Akan menjadi tahan/kebal terhadap penyakit TBC. Dokter spesialis kebidanan g.IMUNISASI A. TBC 2. Dokter praktek anak e. Balkesmas ( Balai Kesehatan Anak) E. biaya pengobatan tidak diperlukan. Bayi (0-11 bi) : BCG. dan Hepatitis B setelah diberi vaksinasi. Campak. dapat menimbulkan kematian. Polio. Campak. Posyandu d. Bidan praktek h. Non Puskesmas a. Dokter umum praktek f. Ibu Hamil : TT 6.  Bahaya bila tidak diimunisasi:  Anak akan mudah erserang penyakit. polio. Dipteri 3. Tetanus. Pertusis. B. Rumah sakit b. Rumah bersalin d. D. Pertusis 4. DPT.

) aka nada sisa makanan yang nempel pada gigi dan gusi. Menelan c. Pada bagian atas dari lidah ada tonjolan-tonjolan kecil. Bibir Bibir juga disebut tepi mulut. Karena itu bagian ini tidak terlihat kalau kita membuka mulut. berkelompok. Kegunaan gigi untuk: a. Gusi Daging sekitar mahkota gigi disebut gusi. Menjaga jangan sampai makanan dan minuman tercecer keluar mulut. (permen. 4. mencabik dan menghaluskan makanan b. melekat erat pada gigi sebagai lapisan yang lengket dan tidak berwarna disebut plak. Biasanya gusi berwarna merah muda. Tonjolan-tonjolan kecil ini merupakan alat pengecap dan perasa. Lidah Lidah terdiri atas otot-otot dan dapat digerak-gerakkan. Gigi Yang kelihatan dalam mulut adalah sebagian dari seluruh gigi. Penyakit gigi dan mulut Penyakit gigi dan mulut yang banyak di derita adalah gigi berlubang(keropos) dan gusi berdarah (radang). Karena akar gigi ini diikat pada tulang rahang maka gigi tidak mudah copot. jenang.Rongga mulut setiap penuh dengan bakteri. Bagian-bagian terpenting dari mulut 1. Bagian yang tidak kelihatan ini disebut akar gigi. Berbicara 3. coklat. Kita memerlukan bibir untuk: a. siru. Gusi yang tidak sehat mempunyai pinggiran yang menggelembungdan seringkali gusinya berwarna merah. (hanya dapat dilihat dengan memakai zat perwarna). Merasakan panas-dinginnya makanan dan minuman c. Akar gigi ini diikat kepada tulang rahang dengan benag-benang yang sangat halus. sisa makanan menyebabkan bakteri tumbuh subur. Sisa makanan bergula tersebut 21 . b. Bagian yang kelihatan ini disebut mahkota gigi. Berbicara dengan jelas 2. Tetapi kadan-kadang ada juga gusi yang warnanya agak kecoklat-coklatan. Memotong. Menjilat d. Bila kita makan makanan/minum yang mengandung gula dan lengket. Mendorong pertumbuhan rahang sehingga bentuk wajah menjadi harmonis. Titik pertemuan antaar bibir atas dan bibir bawah disebut sudut mulut. Sebagian gigi tertanam di dalam rahang. Warna ini disebabkan karena dalam gusi ada zat pewarna yang disebut pigmen. Gusi yang sehat melekat erat sekitar mahkota gigi. Mengucapkan kata-kata dengan jelas c.KESEHATAN GIGI DAN MULUT A. Kegunaan gusi dalah untuk melindungi benang-benang halus yang mengikat akar gigi kepada tulang rahang B. Pinggiran dari gusi yang sehat kelihatannya tipis (tidak menggelembung) dan mengkilap. dsb. Mengecap makanan dan minuman b. Bibir terdiri dari bibir atas dan bibir bawah. Kita memerlukan lidah untuk a.

Asam ini akan melarutkan lapisan luar gigi (email) sehingga menjadi keropos dan berlubang. Kebiasaan menghisap jari. Ulangi gerakan yang sama untuk permukaan bagian luar dan dalam semua gigi atas dan bawah dengan gerakan-gerakan pendek dan lembut maju mundur berulang-ulang. Sariawan 3. miringkan sikat gigi seperti dalam gambar. bibir bawah dapat menyebabkan gigi depan atas mendongos.akan diubah oleh bakteri menjadi asam. Kemudian bersihkan gigi dengan gerakan sikat yang benar. Kelainan akibat kebiasaan buruk a. 5. bisa menyebabkan gigi patah. D. Plak lama-lama akan mengeras karena mengalami mineralisasi menjadi karang gigi. Cara menyikat gigi yang baik 1. Bersihkan permukaan kunyah dari gigi atasdan bawah dengan gerakan-gerakan pendek dan lembut 22 . Gigi berjejal 2. Kelainan rongga mulut 1. Karang giri ini akan memperparah peradangan gusi. Untuk permukaan bagian dalam gigi rahang/bawah depan. Lakukan hal yang sama pada semua gigi atas bagian dalam 3. b. Bakteri dan plak yang menempel di gusi akan menyebabakan peradanagn gusi sehingga gusi menjadi bengkak dan mudah berdarah. Menggigit benang. 4. membuka tutup botol dengan gigi. Sikat bagian luar setiap gigi atas denagn gerakan pendek dan lembut maju-mundur berulang-ulang. Berikan perhatian khusus pada pertemuan gigi dan gusi 2. C.

Terdapat tempat penampungan sampah yang tertutup g. d. dapur. Ruang lingkup kesehatan lingkungan meliputi: 1. pencahayaan baik dengan suasana yang nyaman c. jarak > 10 cm dari lubang penampungan tinja atau kotoran Air sehat Merupakan air bersih yang sudah di masak dan tidak mengandung bibit penyakit. Tersedianya air bersih. Bangunan yang kokoh. Sinar matahari dapat masuk ke rumah dan penerangan malam yang cukup untuk membaca. jamban. polusi dan memiliki halamn untuk bermain dan olah raga b. Jendela harus menghadap arah angin d. Terdapat hubungan yang harmonis antar sesama penghuni sekolah Pembinaan lingkungan sehat dilaksanakan melalui kegiatan intra dan ekstra kurikuler. Pengadaan Air bersih Syarat-syarat air bersih: a. Lingkungan sekolah yang sehat a. Di manapun tidak terdapat jentik-jentik nyamuk. kecoa dan tikus 3. Perumahan Syarat rumah sehat secara sederhana: a. jernih. Terdapat tempat cuci tangan dan penyediaan air minum h. 23 . dan saluran pembuangan air hujan c. Terdapat tabung pemadam kebakaran f. kamar mandi. WC. dan segar. Sumber air bersih dapat diperoleh dari:  Sumur pompa tangan  Sumur gali tertutup  Mata air yang dirawat atau air perpipaan  Penampungan air hujan. coli. air limbah dan tinja di buang secara benar. Rumah yang memiliki ruangan terpisah untuk keperluan sehari-hari dengan ukuran yang memadai. b.KESEHATAN LINGKUNGAN A. Dinding lantai harus kering dan tidak lembab f. Syarat kimiawi: tidak mengandung logam berat dan beracun misal Pb. Zn. penampungan air bekas. Kegiatan intra kurikuler terutama melalui pelajaran penjaskes atau pendidikan kesehatan yang disatukan dengan mata pelajaran lain yang relevan. Lokasi sekolah yang jauh dari kebisingan. Cu. g. Terdapat kotak P3K e. dan tempat cuci pakaian. letak sumber air bersih. Mg. dan Hg c. e. tidak berbau. b. misalnya ruang makan. misal E. Syarat bakteriologis: tidak mengandung bakteri penyebab penyakit. Tata ruang yang rapi d. Syarat fisik: tidak berwarna. Kamar-kamar harus berjendela dan harus selalu terbuka pada siang hari. tidak berasa. 2. Lingkungan sehat Lingkungan sehat adalah jika sampah. Kandang ternak terpisah lebih 10 meter jaraknya dari rumah i. Halaman rumah harus selalu dibersihkan h. tempat sampah. Asap dapur mempunyai jalan keluar melalui lubang langit-langit. kamar tidur.

Pipa udara dari lubang tinja gunanya untuk membuang bau busuk. Pencemaran bahan-bahan radioaktif 24 . Pada lokasi yang tidak mengganggu pemandangan. Pencemaran lingkungan Pencemaran lingkungan dapat berupa: a. Sampah dibuang ke tanah yang lebih rendah kemudian ditutup dengan tanah b. Tidak menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk. dan tidak menimbulkan bau. Dibakar c. Untuk makanan ternak e. lalat dan kecoa c. Syarat pembuatan kakus yang baik yaitu: a. Jamban cemplung 3. Pencemaran udara c. dan penyakit kaki gajah. Pencemaran air dan tanah b. Dindingnya sering dibersihkan dan tampak terang e. Penyakit yang dapat ditimbulkan oleh sampah antara lain: menceret. Dibuat kompos d. Tidak menyebabkan kecelakaan d. typus. sungai dan danau b. Pulverisation yaitu semua jenis sampah dihancurkan kemudian baru di buang ke laut. Lantainya disapu dan disikat bersih biar tidak licin d. Air dalam bak sering diganti dengan yang baru Tiga jenis jamban keluarga: 1. Keuntungan membuang sampah yang benar: a) Terhindar dari timbulnya penyakit b) Dapat menghasilkan pupuk c) Keadaan bersih dapat menimbulkan kepuasan batin tersendiri d) Menciptakan keindahan e) Menimbulkan suasana nyaman 7. 5. Pembuangan air limbah Air limbah disalurkan melalui pipa atau got ke tempat penampungan air limabah. sungai yang letaknya lebih rendah dari dapur. Tidak mengotori sumur. Syarat pembuangan air limbah yang sehat: a. Pembuangan sampah Cara pembuangan sampah: a. Tidak mengganggu pemandangan 6. Pembuangan kotoran manusia Tempat pembuangan kotoran manusia yang baik adalah di WC/jamban/kakus.4. c. 2. harus terlindungi dari matahari dan hujan b. Jamban leher angsa Air dibagian leher angsa berguna agar menahan bau tinja agar tidak keluar. disentri. tempat mandi dan tempat cucian. Tertutup. Jamban plengsengan Kotoran langsung dialirkan melalui pipa yang dipasang miring ke lubang penampungan kotoran. Pencemaran suara d. muntaber.

dapat membuka dan menutup dengan baik. Bila yang terbaca terdapat pada baris dengan tanda 10. buah-buahan dll. D.  Alat pemeriksaan : Kartu Snellen Chart  Teknik pemeriksaan :  Penderita duduk 6 meter dari kartu pemeriksaan  Mata yang kiri atau kanan ditutup.PEMERIKSAAN MATA DAN TELINGA A. Membiasakan makan makanan yang bergizi (banyak mengandung Vitamin A seperti sayu-sayuran hijau. Bagian-Bagian Mata 1.melalui penglihatan tersebut seseorang sejak awal dadri pertumbuhan fisik maupun mentalnya akan mendapatkan rangsangan dalam pengembangan selanjutnya. Pemeriksaan Mata 1) Tajam Penglihatan  Tujuan dari pemeriksaan tajam penglihatan untuk mengetahui tajam penglihatan seseorang dan memberikan penilaian menurut ukuran baku yang ada. sehinggadia mampu menyesuiikan dan mempertahankan kehidupannya dalam lingkungannya serta mampu menghindarkan diri dari berbagai ancaman yang mungkin aad disekitarnya. c) Konjungtiva (selaput lendir mata) tampak jernih keputih-putihan.  Dasar dari pemeriksaan : Tajam penglihatan diperiksa langsung dengan memperlihatkan seri simbol dengan ukuran berbeda-beda pada jarak tertentu terhadap penderiata dan menentukan ukuran huruf terkecil yang da[at dikenal/ dilihat penderita. Sedangkan tajam penglihatan normal 6/6. Konjungtiva (selaput lendir) 4. Dengan indera penglihatan seseorang akan mengadakan kontak dengan skitarnya.  Nilai bila huruf yang terbaca terdapat pada garis dengan tanda 30 dikatakan tajam penglihatan 6/30. Kornea (selaput bening) 5. 25 . dikatakan tajam penglihatan 6/10. d) Pupil mata (manik-manik mata) tampak mengecil bila kena sinar dan melebar kembali bila tidak disinari lampu senter dan benar-benar hitam. Menjaga Kesehatan Mata 1.  Penderita diminta membaca huruf yang tertulis pada kartu Snellen mulai dari baris atas kebawah dan ditentukan baris terakhir yang masih dapat dibaca. Pupil (manik-manik) C. B. Bulu mata 3. b) Arah kedua bola mata kedepan. 3) Memperhatikan gerakan dan arah bola mata a) Gerakan kedua bola mata dapat bergerak kesemua arah secara bersamaan.). b) Bulu mata teratur tumbuh dan mengarah ke luar. 2) Memeriksa/ melihat bagian-bagian mata yang tampak dari luar : a) Kelopak mata tidak bergerak. telur. Pendahuluan Indera penglihatan merupakan perangkat tubuh manusia yang berfungsi sangat besar untuk memungkinkan manusia tersebut menerima informasi dari lingkungan kehidupan sekitarnya. Kelopak Mata 2.

Sinar lampu yang baik untuk membaca adalah yang datang dari sebelah kiri. Garpu tala/ arloji (jam tangan) c. 6. Trauma mata Tanda-tanda :  Robek pada kelopak mata  Luka sayat pada selaput bening mata.  Tidak disertai penurunan tajam penglihatan Tindakan :  Kirim ke Puskesmas  Hindarkan alatnya  Awasi apakah meneruskan pengobatan 2. Letak lampu hendaknya cukup jauh dari sisi meja sehingga tidak terjadi bayangn dari tubuh. Jangan bermain-main dengan benda tajam atau benda-benda lain yang berbahaya. Kelainan-Kalainan Mata Dan Penanganannya 1. E. Audio meter untuk pemeriksaan yang teliti. Kemasukan benda asing/ kotoran dikelopak mata atas/ bawah bagian dalam: Tindakan : angkat kotoran/ benda asing hati-hati dengan menggunakan kapas lidi atau kapas balan. Konjungtivitis (radang selaput lendir) Tanda-tanda :  Mata merah dengan/ tanpa kotoran  Perih dan kadang-kadang gatal serta berair. Tindakan :  Tutup mata dengan pembalut steril  Jangan menekan bola mata dengan apapun  Kirim segera ke Puskesmas 5. Jangan mnggunakan alat-alat bersama-sama dengan orang yang sakit mata karena bisa menular seperti handuk. F. 26 . Keratitis (Radang selaput bening mata) Tanda-tanda :  Mata merah dan sila  Disertai penurunan tajam penglihatan Tindakan : kirim segera ke Puskesmas 3. Membasuh muka dan membersihkan kulit sekitar mata dengan air bersih. 3. Segera kirim ke Puskesmas. mata diguyur air (misalnya dengan teko. Bacaan terletak kira-kira 40cm dari mata. 5. 4. 4. Trauma zat kimia pada mata Tindakan :  Segera sesudah terkena. Pemeriksaan Pendengaran /Telinga Tujuan : Untuk mengetahui kelainan sedini mungkin sehingga tidak menimbulkan kelainan yang menetap dan dapat dilakukan tindakan-tindakan khusus bagi mereka yang menderita gangguan pendengaran (pengaturan tempat duduk dan sebagainya) Alat yang dipakai : 1. Istirahatlah sejenak bila merasa penat saat membaca dengan melihat-lihat objek yang jauh atau pemandangan yang hijau/ berwarna-warni.2. saputangan dan alt tulis. Memaksakan diri berlebih-lebihan untuk membaca tidak baik untuk kesehatan mata. gayung dll) selama 30 menit terus menerus. b. a. Cara berbisik untuk pemeriksaan pendengaran kasar. Duduklah dengan sikap badan yang tegak (jangan berbaring) pada waktu membaca dan menulis.

d. Kayu/ pita pengukur jarak. maka pendengaran anak adalah 20/ 20 atau 6/ 6 Bila anak tidak dapat mengulang kata-kata dengan jelas. f. Dahulukan telinga kanan. 6. Anak sebaiknya tidak melihat pada mulut pemeriksa. Pilih ruangan yang tenang di luar kelas yang jauh dari keributan. Kurang mengerti atau tidak mengerti sama sekali bila diberi penjelasan-penjelasan dikelas. maka pemeriksaan maju satu meter dan berbisik mengulang kata-kata tadi. Sering salah menjawab 4. dan periksalah juga telinga yang kiri dengan cara yang sama. c. Bisikan kata-kata yang sederhana dan mudah ditangkap. tersumbat. Ukur jarak anak dengan pemeriksa sejauh 6m/20 feet. 2. 3.  Pemeriksaan dengan jam tangan Yaitu dengan mendengarkan detik jarum jam dan dihitung jarak dimana anak tidak dapat mendengarkan lagi detik jarum jam tersebut (beberapa cm)  Pemeriksaan dengan audio meter Dikerjakan dirumah sakit yang lengkap dibagian telinga hidung dan tenggorokan (THT). Ruangan/ tempat yang tenang. Hasil catatan dicatat dikartu kesehatan/ buku catatan yang diberikan. Telinga mengeluarkan kotoran/ cairan. 27 . Suka menarik diri dari pergaulan temannya. Kurang perhatian/ kurang minat dalam mengikuti pembicaraan biasa.2. Jelaskan maksud pemeriksaan pada murid b. Tanda-tanda dan keluhan pada anak dengan penurunan ketajaman pendengaran. 7. 5. bila anak dapat mengulang dengan jelas maka pendengaran anak tersebut adalah 5/6 atau 15/20 Demikian seterusnya. Memalingkan kepala untuk mendekatkan telinga yang masih baik kepda orang yang berbicara. Pemeriksaan pendengaran dilakukan1 tahun 1 kali atau setiap saat bila dianggap perlu. Bagi anak-anak kelas I dan II karena masih kecil penjelasannya harus sedemikian rupa sehingga tidak bingung dan ragu-ragu. Bila jarak 6m/20 feet dapat mengulang kata-kata dengan baik. 1. anak berdiri dengan telinga kanan menghadap pemeriksa serta lobang telinga kiri ditutup rapat dengan tangan kirinya. e. Terlamabat menjawab jika dipanggil 3. Pemeriksaan ini dilakukan bila dengan pemeriksaan berbisik ditemui kelainan diteruskan ke rumah sakit. Cara :  Pemeriksaan dengan cara berbisik : a. penangis. menjadi anak yang anti sosial atau pemarah. senang bermain sendiri.

sel-sel darah perlu diperbaharui karena masa kerja terbatas kurun waktu 120 hari (tiga bulan) akan mengalami kerusakan (pecah). c. tepung-tepungan. bihun. tempe. tempe. Karbohidrat : zat yang menghasilkan tenaga. Di dalam tubuh zat-zat makanan itu (vitamin dan mineral) berfungsi mengatur proses pencernaan.  Vitamin C berperan dalam pemeliharaan jaringan dan berperan dalam peningkatan daya tahan tubuh terhadap serangan berbagai macam penyakit. Vitamin Zat ini banyak terdapat dalam semua bahan makanan terutama sayur dan buah segar. b. kacang kedelai. 2. Kekuarangan vitamin K akan menyebabkan darah sukar membeku.  Vitamin B1 berperan dalam metabolism karbohidrat di dalam tubuh.Sel-sel dalam tubuh. 28 . d.  Vitamin B12 berperan dalam pembentukan sel darah merah dan jika kekurangan menyebabkan kelumpuhan tungkai. Sebagai zat pengatur Zat pengatur adalah kelompok sayuran dan buah. mentega dan lainlain. Lemak: banyak terdapat dalam lauk pauk (daging yang berlemak) dan minyak (minyak goreng). A. tahu. kacang-kacangan. 3. ikan dan lain-lain. kerusakan ini perlu diganti secara proses biologis di dalam tubuh. Jika kekurangan akan mengakibatkan kekurangan nafsu makan. Unsur dalam makanan yang berfungsi mengganti. B. minyak goreng. penyerapan.  Vitamin D dalam tubuh biasanya belum aktif dan untuk mengaktifkan diperlukan sinar ultraviolet dari sinar matahari. seperti nasi. Protein: protein banyak terdapat dalam lauk pauk dan protein nabati seperti telur. Sebagai zat pembangun Zat pembangun (penyusun sel-sel tubuh) adalah kelompok (protein dan mineral) terdapat dalam telur. ikan dan lain-lain.  Vitamin K berguna dalam proses pemebekuan darah yang biasanya terdapat dalam hati sapi maupun ayam.ILMU GIZI Ilmu gizi adalah ilmu yang mempelejari tentang unsur-unsur tertentu dari makanan (zat gizi) yang akan diserap oleh tubuh dan sisanya dibuang keluar tubuh. Zat gizi Makanan yang baik adalah makanan yang mencakup fungsi makanan di atas yang kesemuanya tertuang dalam makanan 4 sehat 5 sempurna.  Vitamin A berperan dalam proses pertumbuhan dan penglihatan. Banyak terdapat pada daun singkong. Kekuarangan vitamin ini akan menyebabkan kebutaan dan pertumbuhan terhambat. jagung. papaya dan mangga. gula. Dalam makanan terdapat 5 kelompok zat yaitu : a. Contoh nasi. Fungsi Makanan Disini dapat dikemukakan 3 (tiga) fungsi utama. Sebagai sumber tenaga Sumber tenaga adalah kelompok hidrat arang dan lemak yang terdapat dalam makanan pokok. daging. mie. membengun dan memelihara sel-sel adalah protein dan mineral. dan penggunaan zat-zat gizi yang lain. sagu dan lan-lain. Apabila seseorang kekurangan vitamin D maka akan terjadi penghambatan pertumbuhan tulang. tahu.  Vitamin E yang dibutuhkan dalam tubuh relative sedikit jika dibanding dengan vitamin yang lain. yaitu: 1.

seprti soto ayam. Makanan yang dipersiapkan dengan campuran zat teaga.dan Gaki. Lokasi dan ruang makan Kantin yang baik yaitu yag berada di dalam lingkungan sekolah. Kalsium berfungsi dalam pembentukan gizi dan tulang bersama dengan vitamin D. C. D. serat makan-makanan yang berlemak atau banyak zat tepung. mie goreng. b. pecel dan lain-lain Bervariasinya zat makanan diharapkan anak dapat memilih makan yang baik dan bergizi. mie bakso. siomay. Apabila makan makanan yang banyak mengandung zat gula dapat merusak gigi dan kegemukan. ubi goreng. risoles. tetapi untuk pecaagahan lebih baiknya apabila makan tidak terlalu berlebihan. Kekurang zat besi dalam tubuh akan menyebabkan gejala cepat pusing. Dana Dana untuk membuatan kantin dan membeli makanannya dapat berasal dari sekolah maupun iuran orang tua murid. nasi rames. Tujuan diadakannya kantin sekolah adalah untuk menyediakan makanan bagi anak sekolah selama berada di sekolah agar kebutuhan gizi anak terpenuhi. kekurangan kalsium akan menyebabkan rapuhnya tulang (rakhitis). kamar mandi dan temapt pembuangan sampah dengan ruangan yang cukup luas. melon. bubur kacang ijo dan lain-lain. Selain itu juga harus pandai dalam memilah bahan makanan yang cocok dan bergizi. Cotoh guru UKS. Zat besi itu sendiri penting untuk pembentukan sel darah merah. comro. tahu isi. jambu biji. Zat besi biasanya terdapat dalam bayam. c. anemia (kekurangan Fe). konsentrasi belajar menurun yang bisanya dikenal dengan keadaan kurang darah. dan memiliki disipin kerja yang tinggi. Syarat warung sekolah sehat: a.e. Walupun penambahan zat flour dalam air diharapkan akan mencegah kerusakan gigi. lontong sayur. pisang goreng. nanas. 29 .  Sumber zat pengatur: pisang ambon. Anak-anak dan remaja sering memilih makanan sumber zat tenaga seperti gula. mengerti tentang kesehatan. telur dan sayuran hijau yang lainnya. b. nangka. bebas dari penyakit menular.  Sumber zat pembangun: tempe goreng. Makanan yang dihidangkan sebagai makanan tunggal misalnya:  Sumber zat tenaga: singkong goreng. Makanan sehat disekolah Makanan yang dijajakan disekolah hendaknya porsi kecil dengan jumlah energi kurang lebih 50-300 kalori yaitu kira-kira sepertiga sampai seperempat makanan siang hari. Makanan yang disediakan disekolah dapat digolongkan sebagai berikut: a. Contoh mineral yang penting adalah Fe (zat besi) dan Ca (kalsium). tidak berdekatn dengan jamban. Kalsium (zat kapur) erdapat dalam ikan laut. kroket. papaya. Tenaga Tenaga kerja yang berada di kantin yaitu hendaknya berbadan sehat. bersih dan nyaman serta ventilasi cukup. rempeyek teri. bersih dan rapi. Banyak dijumpai masalah dalam ilmu gizi dilingkungan sekolah yaitu diantaranya: KEP (kekuarangan energy protein). zat pembangaun dan zat pengatur. nasi kuning. batagor. gado-gado. Kantin sekolah Pada lingkungan sekolah tidak jarang dijumpai adanya kantin sekolah. kangkung. Mineral: banyak terdapat dalam lauk-pauk dan sayuran. urap. getuk dan lain-lain.

 Alat pendidikan gizi dan kesehatan dalam perilaku sehat sehari-hari.  Menyadarkan anak akan pentingya imunisasi. Pertumbuhan dan perkembangan Untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan anak usia sekolah maka digunakan KMS yaitu kartu yang berisi grafik pertumbuhan tinggi badan dan berat badan. Tujuan dari penggunaan KMS adalah :  Sebagai alat untuk memantau keadaan gizi dan kesehatan anak. 30 .  Menigkatkan partisipasi guru dan orang tua dalam memelihara kesehatan anak sekolah.E.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful