PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Terbentuknya negara Indonesia dilatarbelakangi oleh perjuangan seluruh bangsa.

Sudah sejak lama Indonesia menjadi incaran banyak negara atau bangsa lain, karena potensinya yang besar dilihat dari wilayahnya yang luas dengan kekayaan alam yang banyak. Beberapa ancaman dalam dan luar negeri telah dapat diatasi bangsa Indonesia dengan adanya tekad bersama menggalang kesatuan dan keutuhan bangsa. Kekuatan bangsa dalam menjaga keutuhan Negara Indonesia tentu saja harus selalu didasari oleh segenap landasan baik landasan ideal, konstitusional dan juga wawasan visional. Landasan ini akan memberikan kekuatan konseptual filosofis untuk merangkum, mengarahkan, dan mewarnai segenap kegiatan hidup masyarakat, berbangsa dan bernegara. Dorongan kesadaran bangsa yang dipengaruhi kondisi dan letak geografis dengan dihadapkan pada lingkungan dunia yang serba berubah akan memberikan motivasi dalam menciptakan suasana damai. Beberapa ancaman dalam dan luar negeri telah dapat diatasi bangsa Indonesia dengan adanya tekad bersama menggalang kesatuan dan keutuhan bangsa. Sejak Proklamasi Kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945, bangsa dan Negara. Indonesia tidak luput dari gejolak dan ancaman dari dalam negeri maupun luar negeri yang nyaris membahayakan kelangsungan hidup bangsa dan negera.Manusia Berbudaya Sebagai salah satu makhluk Tuhan, manusia di katakan sebagai makhuk yang sempurna karena memiliki naluri, kemampuan berpikir, akal dan berbagai keterampilan. Karena itu, manusia yang berbudaya akan selalu mengadakan hubungan: a. dengan Tuhan,disebut Agama, b. dengan cita-cita, disebut Ideologi, c. dengan kekuatan/kekuasaan, disebut Politik, d. dengan pemenuhan kebutuhan disebut Ekonomi, e. dengan manusia disebut Social, f. dengan rasa keindahan disebut Seni/Budaya Tujuan Nasional, Fasafah Bangsa,dan Ideologi Negara Tujuan Nasional menjadi pokok pikiran dalam Ketahanan Nasional karena suatu organisasi,apapun bentuknya, akan selalu berhadapan dengan masalah-masalah internal dan eksternal dalam proses mencapai tujuan yang telah di tetapkannya. Falsafah Bangsa dan ideologi Negaara juga menjadi pokok pikiran.Hal ini tampak dari makna falsafah dalam Pembukaan UUD 1945, yang berbunyi sebagai berikut: a) Alinea Pertama menyebutkan: “Bahwa sesungguhnya Kemerdekaan itu hak segala bangsa dan oleh sebab itu maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.” Maknanya kemerdekaan adalah hak semua bangsa dan penjajahan bertentangan dengan hak asasi manusia. b) Alinea Kedua menyebutkan : “Dan perjuangan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesian yang merdeka, berdaulat, adil, dan makmur.” Maknanya adanya masa depan yang harus di raih (cita-cita). c) Alinea Ketiga menyebutkan : “Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorong oleh keinginan luhur supaya berkehidupan kebangsaan yang sebab maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini Kemerdekaan.” Maknanya bila Negara ingin mencapai citacita maka kehidupan berbangsa dan bernegara harus mendapat ridho Alloh yang merupakan dorongan spiritual. d) Alinea Keempat menyebutkan : “Kemerdekaan dari pada itu untuk membentuk suatu Pemerintahan negara Indonesia yang melindungi segenap Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaain abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dan berdasarkan kepada: Ketuhanan Yang Maha Kuasa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia dan Kerakyatan

Memiliki kesadaran tentang pentingnya mempertahankan dan mengisi kemerdekaan. Apa pengertian dari ketahanan nasional.2 Rumusan Masalah Dalam tugas ini akan dibahas beberapa masalah. . 1. Bagaimana mewujudkan keberhasilan ketahanan nasional dalam bidang politik. 5. Menumbuhkan rasa cinta tanah air. Apa saja ciri-ciri ketahanan nasional 7. 9. Menambah wawasan dan ilmu tentang ketahanan nasional Semoga setelah pembaca membaca makalah ini apa yang menjadi tujuan penulisan makalah ini dapat tercapai.3 Tujuan Pentingnya mempertahankan kemerdekaan bangsa Indoneisa dan dalam mencapai tujuan nasional. 3.” Alinea ini mempertegas cita-cita yang harus di capai oleh bangsa Indonesia melalui wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia. 5.yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. Seluruh warganegara suata Bangsa harus mempunyai kesadaran bahwa pentingnya hal tersebut. Bagaimana pokok-pokok pikiran dasar Ketahanan Nasional. Dan semoga makalah ini dapat bermanfaat serta dapat di manfaatkan dengan baik. Di harapkan dengan penulisan makalah ini pembaca dapat : 1. Penulisan naskah ketahanan nasional (tanas) secara obyektif dan sistematik. 1. 4. Mempunyai keinginan untuk selalu mencapai atau mewujudkan apa yang menjadi tujuan nasional. 6. Bagaimana ancaman bagi negara Indonesia. Bagaimana kedudukan dan fungsi ketahanan nasional. 4. serta dengan mewujudkan keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia. Apa saja asas-asas ketahanan nasional. 2. 8. Bagaimana konsepsi ketahanan nasional dalam bidang politik. bertujuan agar dimengerti dan dimanfaatkan dalam penyelenggaraan kehidupan nasional suatu bangsa. 2. Bagaimana sifat-sifat ketahanan nasional. diantaranya : 1. 3.

pandangan hidup merupakan kesatuan rangkaian nilainilai luhur yang merupakan suatu wawasan yang menyeluruh terhadap kehidupan.Pancasila sebagai Landasan Ideal Peranan pancasila sebagai landasan ideal tidak dapat dipisahkan dari kedudukan Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia. Menurut Kaelan.Pancasila merupakan sumber kejiwaan masyarakat yang memberi pedoman bahwa kodrat manusia adalah sebagai makhluk individu dan makhluk sosial. manusia dengan alam sekitarnya dan manusia dengan usaha pemenuhan kebutuhan hidupnya (Kelompok Kerja Tannas. manusia dengan manusia. berbangsa dan negara Selain itu. 2000). 2. Pancasila dalam hal ini merupakan asas nilai dan norma dalam bersikap dan bertingkah laku dalam kehidupan masyarakat.Asas ketahanan nasional Indonesia adalah tata laku yang didasari nilai-nilai yang tersusun berlandaskan Pancasila sebagai landasan ideology. Dengan demikian seluruh bangsa dan negara pada dasarnya tercakup dalam lingkup yang tertuang melalui pranata-pranata yang disusun dalam bentuk peraturan perundang-undangan berdasarkan norma-norma konstitusional tersebut (wikipedia. peranan pancasila sebagai pandangan hidup adalah menyadarkan rakyat Indonesia bahwa hakekat hidup. 3.BAB II TINJAUAN PUSTAKA 1. pada dasarnya adalah menganut alam pikiran yang mengungkapkan keterkaitan antara manusia dengan Tuhannya. 4. bertujuan agar dimengerti dan dimanfaatkan dalam penyelenggaraan kehidupan nasional suatu bangsa UUD 1945 Sebagai Landasan Konstitusional Undang-undang Dasar 1945 merupakan keputusan politik nasional yang dituangkan ke dalam norma-norma konstitusional dalam rangka menentukan system Negara dan pemerintahan Negara dengan bentuk-bentuknya secara spesifik.Landasan-landasan Ketahanan Nasional Penulisan naskah ketahanan nasional (tanas) secara obyektif dan sistematik. Berfungsi sebagai kerangka acuan baik untuk menata kehidupan diri pribadi maupun dalam interaksi antar manusia dalam masyarakat serta alam sekitarnya (Kaelan. 2000). UUD 1945 sebagai landasan konstitusional dan Wawasan Nusantara sebagai landasan visional. 2007). . Asas-asas tersebut adalah sebagai berikut (Lemhannas. 1999).

ancaman. tantangan. b) Wawasan Nusantara Sebagai Landasan Visional Filosofis Pengejawantahan pancasila ke dalam kehidupan bermasyarakat. untuk menjamin identitas. berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan. serasi dan selaras dalam seluruh aspek kehidupan secara utuh dan terpadu berlandaskan Pancasila dan UUD 1945 dan wawasan nusantara dengan kata lain konsepsi ketahanan nasional merupakan pedoman untuk meningkatkan keuletan dan ketangguhan bangsa yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dengan pendekatan kesejahteraan dan keamanan. utuh dan menyeluruh agar mampu mempertahankan identitas. Ketangguhan Adalah kekuatan yang menyebabkan seseorang atau sesuatu dapat bertahan. 3. hambatan dan gangguan. Dengan demikian seluruh bangsa dan negara pada dasarnya tercakup dalam lingkup yang tertuang melalui pranata-pranata yang disusun dalam bentuk peraturan perundang-undangan berdasarkan norma-norma konstitusional tersebut. ancaman. hambatan dan gangguan baik yang datang dari dalam maupun luar. serta sejarah perjuangan bangsa. Hal tersebut menimbulkan rangsangan dan dorongan kepada bangsa Indonesia untuk membina dan mengembangkan potensi dari segala aspek kehidupan nasionalnya secara dinamis. Ketahanan nasional adalah kondisi dinamis suatu bangsa yang meliputi segenap kehidupan nasional yang terintegrasi. kuat menderita atau dapat menanggulangi beban yang dipikulnya.BAB III PEMBAHASAN 3. Ketahanan pada aspek politik diartikan sebagai kondisi dinamis kehidupan politik bangsa Indonesia yang berisi keuletan dan ketangguhan kekuatan nasional dalam menghadapi serta mengatasi segala tantangan.Pengertian Ketahanan Nasional Ketahanan Nasional adalah suatu kondisi dinamis suatu bangsa yang terdiri atas ketangguhan serta keuletan dan kemampuan untuk mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi segala macam dan bentuk ancaman. Oleh karena itu. secara langsung maupun yang tidak langsung yang mengancam dan membahayakan integritas. baik yang datang dari dalam maupun dari luar.2. Kesejahteraan dapat digambarkan sebagai kemampuan bangsa dalam menumbuhkan dan mengembangkan nilai-nilai nasionalnya demi sebesar-besarnya kemakmuran yang adil dan merata. rohaniah dan jasmaniah. Ketahanan nasional diartikan sebagai kondisi yang harus diwujudkan agar proses pencapaian tujuan nasional tersebut dapat berjalan dengan sukses. integritas dan kelangsungan hidup pertumbuhan dalam perjuangan mewujudkan cita-cita nasional. berbangsa dan bernegara diaktualisasikan dengan mempertimbangkan wujud konstelasi dan posisi geografi maupun isi dan potensi yang dimiliki wilayah nusantara. Sedangkan keamanan adalah kemampuan bangsa melindungi nilai-nilai nasional terhadap ancaman dari luar maupun dari dalam. a) UUD 1945 Sebagai Landasan Konstitusional Undang-undang Dasar 1945 merupakan keputusan politik nasional yang dituangkan ke dalam norma-norma konstitusional dalam rangka menentukan system Negara dan pemerintahan Negara dengan bentuk-bentuknya secara spesifik. integrasi dan kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan mencapai tujuan nasional dapat dijelaskan seperti dibawah ini : a. kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan dalam mewujudkan tujuan perjuangan nasional.Konsepsi Ketahanan Nasional Konsepsi pengembangan kekuatan nasional melalui pengaturan dan penyelenggaraan kesejahteraan dan keamanan yang seimbang. . hambatan dan gangguan yang datang dari luar maupun dari dalam secara langsung maupun tidak langsung untuk menjamin kelangsungan kehidupan politik bangsa dan negara Republik Indonesia berdasar Pancasila dan UUD 1945. diperlukan suatu konsepsi ketahanan nasional yang sesuai dengan karakteristik bangsa Indonesia.1. identitas.

Hal ini tampak dari makna falsafah dalam Pembukaan UUD 1945 yang berbunyi sebagai berikut: 1. apa pun bentuknya. a. Sedangkan hakikat Konsepsi Ketahanan Nasional Indonesia adalah pengaturan dan penyelenggaraan kesejahteraan dan keamanan secara seimbang. disebut Ekonomi. serasi dan selaras dalam seluruh aspek kehidupan nasional. pemerintahan. Integritas Yaitu kesatuan menyeluruh dalam kehidupan nasional suatu bangsa baik unsur sosial maupun alamiah. berdaulat.” Maknanya: Kemerdekaan adalah hak asasi manusia. Negara dilihat dalam pengertian sebagai suatu organisasi masyarakat yang dibatasi oleh wilayah dengan penduduk. Dengan pemenuhan kebutuhan. Manusia Berbudaya. disebut Ideologi. d. Dengan kekuatan/kekuasaan. manusia dikatakan sebagai makhluk yang sempurna karena memiliki naluri. e. 3. 2. dan tujuan nasional serta dengan peran internasionalnya. disebut Politik.b. Keuletan Adalah usaha secara giat dengan kemampuan yang keras dalam menggunakan kemampuan tersebut diatas untuk mencapai tujuan. Karena itu. Falsafah dan ideology juga menjadi pokok pikiran. b. disebut Ilmu Pengetahuan Teknologi. kemampuan berpikir. Sebagai salah satu makhluk Tuhan. Tujuan Nasional. Hambatan dan gangguan Adalah hal atau usaha yang berasal dari luar dan dari diri sendiri yang bersifat dan bertujuan melemahkan atau menghalangi secara tidak konsepsional.Pokok-Pokok Pikiran Dasar Ketahanan Nasional Hakikat Ketahanan Nasional Indonesia adalah keuletan dan ketangguhan bangsa yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional. Dengan rasa aman. Identitas Yaitu ciri khas suatu bangsa atau negara dilihat secara keseluruhan. b. Falsafah dan Ideologi. dan g. sejarah. f. Tujuan Nasional menjadi pokok pikiran dalam Ketahanan Nasional karena suatu organisasi. Dengan Tuhan. Alinea pertama menyebutkan: “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu hak segala bangsa dan oleh sebab itu maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan. Demikian pula halnya dengan negara dalam mencapai tujuannya. Ancaman Yang dimaksud disini adalah hal/usaha yang bersifat mengubah atau merombak kebijaksanaan dan usaha ini dilakukan secara konseptual. Karena itu manusia berbudaya akan selalu mengadakan hubungan. d. disebut Agama.” Maknanya: adanya masa depan yang harus diraih (cita-cita). Dengan pemanfaatan alam. f. adil dan makmur.3. karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. disebut Pertahanan dan Keamanan. kriminal dan politis. Keuletan dan ketangguhan untuk mengembangkan kekuatan nasional yang disebut Ketahanan Nasional itu didasari pada pokok-pokok pikiran berikut: a. Dengan manusia. Manusia senantiasa berjuang mempertahankan eksistensi. perlu ada kesiapan untuk menghadapi masalahmasalah tersebut. e. c. untuk dapat menjamin kelangsungan hidup bangsa dan Negara dalam mencapai tujuan nasional. Dengan cita-cita. pertumbuhan dan kelangsungan hidupnya serta berupaya memenuhi kebutuhan materil maupun spiritualnya. akan selalu berhadapan dengan masalah-masalah internal dan eksternal dalam proses mencapai tujuan yang telah ditetapkannya. akal dan berbagai keterampilan. . baik bersifat potensional maupun fungsional. disebut Sosial. Alinea kedua menyebutkan: “… dan perjuangan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesia yang merdeka. c.

Riau. Asas . berbangsa dan bernegara.” Maknanya: bila Negara ingin mencapai cita-cita maka kehidupan berbangsa dan bernegara harus mendapat ridlo Allah yang merupakan dorongan spiritual. . Irian Jaya. Alinea ketiga menyebutkan: “Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorong oleh keinginan luhur supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini Kemerdekaannya.” Alinea ini mempertegas cita-cita yang harus dicapai oleh bangsa Indonesia melalui wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tanpa kesejahteraan dan keamanan. kesamaan. berbangsa dan bernegara. gotong royong. Persatuan Indonesia dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. Bangsa Indonesia telah berusaha menghadapi semua ini dengan semangat persatuan dan keutuhan. dan beberapa daerah lain begitu pula beberapa aksi provokasi yang mengganggu kestabilan kehidupan sampai terjadinya berbagai kerusuhan yang diwarnai nuansa etnis dan agama dan gangguan dari luar adalah gangguan dari negara lain yang ingin menguasai pulau-pulau kecil yang masih berada di didalam wilayah NKRI namun dekat dengan wilayah negara lain.Timur yang pernah menyatakan dirinya berintegrasi dengan Indonesia. mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. Berbagai pemberontakan PKI. Dalam hal hidup dengan asas kekeluargaan ini diakui adanya perbedaan. serasi. 3. RMS (Republik Maluku Selatan). maka diperlukan kondisi dinamis bangsa yang dapat mengantisipasi keadaan apapun terjadi di negara ini.4. system kehidupan nasional tidak akan berlangsung. dan seimbang.Asas kekeluargaan Asas ini bersikap keadilan. tenggang rasa dan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat. Dalam kehidupan nasional tingkat kesejahteraan dan keamanan yang dicapai merupakan tolak ukur ketahanan nasional.5. Aspek-aspek tersebut berkaitan dalam bentuk persatuan dan perpaduan secara selaras. meskipun akhirnya kenyataan politik menyebabkan lepasnya kembali daerah tersebut.Asas komprehensif/menyeluruh terpadu Artinya. maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dan berdasarkan: Ketuhanan Yang Maha Esa. dan kenyataan real ini dikembangkan secara serasi dalam kehidupan kemitraan dan dijaga dari konflik yang bersifat merusak/destruktif.3. Asas ini merupakan kebutuhan yang sangat mendasar dan wajib dipenuhi bagi individu maupun masyarakat atau kelompok. Ancaman sparatis dawasa ini ditunjukan dengan banyaknya wilayah atau propinsi di Indonesia yang menginginkan dirinya merdeka lepas dari Indonesia seperti Aceh. b). Beberapa Ancaman Dalam dan Luar Negeri Beberapa ancaman dalam dan luar negeri telah dapat diatasi bangsa Indonesia dengan adadnya tekad bersama-sama menggalang kesatuan dan kecintaan bangsa. PRRI Permesta dan juga gerakan sparatis di Timor.Asas Ketahanan Nasional a). serta dengan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh bagi seluruh rakyat Indonesia.perdamaian abadi dan keadilan social. kebersamaan. ketahanan nasional mencakup seluruh aspek kehidupan. c). meskipun demikian gangguan dan ancaman akan terus ada selama perjalanan bangsa. kemanusiaan yang adil dan beradab.Asas kesejahteraan dan keamanan Kesejahteraan dan keamanan dapa dibedakan tetapi tidak dapat dipisahkan dan merupakan kebutuhan manusia yang mendasar dalamkehidupan bermasyarakat. 4. Alinea keempat menyebutkan: “Kemerdekaan dari pada itu untuk membentuk suatu pemerintahan Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum. 3.

b). tenggang rasa dan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat. Kehidupan nasional harus mampu mengembangkan kekuatan nasional untuk memberikan dampak ke luar dalam bentuk daya tangkal dan daya tawar. Tidak hanya untuk pertahanan. Dalam proses interaksi tersebut dapat timbul berbagai dampak. dan gangguan. Di samping itu. kesamaan. politik. baik yang bersifat positif maupun negative.8 Sifat-sifat Ketahanan Nasional Indonesia Ketahanan nasional memiliki sifat yang terbentuk dari nilai-nilai yang terkandung dalam landasan dan asas-asasnya. Hal ini sesuai dengan hakikat bahwa segala sesuatu di dunia ini senantiasa berubah dan perubahan itu senantiasa berubah pula.Mandiri Ketahanan Nasional percaya pada kemanpuan dan kekuatan sendiri serta pada keuletan dan ketangguhan yang mengandung prinsip tidakmudahmenyerah dengan tumpuan pada identitas.Mawas ke Dalam Mawas ke dalam bertujuan menumbuhkan hakikat. dan pertahanan keamanan. hambatan. kebersamaan. Oleh karena itu. sosial budaya. kekayaan alam.Asas Kekeluargaan Asas kekeluargaan mengandung keadilan. ia dapat meningkat atau turun tergantung pada situasi dan kondisi bangsa. ekonomi. baik secara langsung maupun tidak Di dasarkan pada metode astagrata. Sistem kehidupan nasional merupakan perpaduan segenap aspek kehidupan bangsa yang saling berinteraksi. f). yaitu: a).Asas Mawas diri ke Dalam dan Mawas ke Luar. dan kependudukan dan lima aspek sosial (pancagatra) yang meliputi ideologi. tetapi juga untuk menghadapi dan mengatasi tantangan. Kemandirian (independency) ini merupakan prasyarat untuk menjalin kerjasama yang saling menguntungkan dalam perkembangan global (interdependent). Untuk itu diperlukan sikap mawas ke dalam maupun ke luar. Negara serta lingkungan strategisnya. g). gotong royong. . system kehidupan nasional juga berinteraksi dengan lingkungan sekelilingnya.d). sifat dan kondisi kehidupan nasional itu sendiri berdasarkan nilai-nilai kemandirian yang proporsional untuk meningkatkan kualitas derajat kemandirian bangsa yang ulet dan tangguh.Mawas ke Luar Mawas ke luar bertujuan untuk dapat mengantisifasi dan berperan serta mengatasi dampak lingkungan strategis luar negeri dan menerima kenyataan adanya interaksi dan ketergantungan dengan dunia internasional. ancaman. 3. Interaksi dengan pihak lain diutamakan dalam bentuk kerjasama yang saling menguntungkan. kearifan. baik yang datang dari luar maupun dari dalam.7 Ciri-ciri Ketahanan Nasional Merupakan kondisi sebagai prasyarat utama bagi negara berkembang. Hal ini tidak berarti bahwa Ketahanan Nasional mengandung sikap isolasi atau nasionalisme sempit. Difokuskan untuk mempertahankan kelangsungan hidup dan mengembangkan kehidupan. integritas dan kepribadian bangsa. 3. e).Dinamis Ketahanan Nasional tidaklah tetap. upaya peningkatan Ketahanan Nasional harus senantiasa diorientasikan ke masa depan dan dinamikanya diarahkan untuk pencapaian kondisi kehidupan nasional yang lebih baik. Asas ini mengakui adanya perbedaan. seluruh aspek kehidupan nasional tercermin dalam sistematika astagarata yang terdiri atas 3 aspek alamiah (trigatra) yang meliputi geografi. berbangsa dan bernegara. Perbedaan tersebut harus dikembangkan secara serasi dalam hubungan kemitraan agar tidak berkembang menjadi konflik yang bersifat saling menghancurkan.

pola sikap. semakin tinggi tingkat ketahanan nasional. • Mekanisme politik yang memungkinakan adanya perbedaan pendapat.Politik Dalam Negeri Cara mewujudkan Ketahanan Nasional di bidang politik dilihat dari aspek politik dalam negeri : • Sistem pemerintahan yang berdasarkan hokum. wawasan nusantara dan ketahanan nasional berkedudukan sebagai landasan konseptual. maka akan timbul pemborosan waktu. Berdasarkan dasar pemikiran diatas. 3. berbangsa dan bernegara.Kedudukan Ketahanan Nasional merupakan suatu system yang diyakini kebenarannya oleh seluruh bangsa Indonesia serta merupakan cara terbaik yang perlu di implementasikan secara berlanjut dalam rangka membina kondisi kehidupan nasional yang ingin diwujudkan. Mekanisme politik memungkinkan adanya perbedaan pendapat. dan selaras di antara seluruh aspek kehidupan bermasyarakat. yang didasari oleh Pancasila sebagai landasan ideal dan UUD sebagai landasan konstitusional dalam paradigma pembangunan nasional. pola tindak dan pola kerja dalam menyatukan langkah bangsa yang bersifat inter-regional (wilayah). Dengan demikian diharapkan agar bangsa Indonesia mempunyai harga diri dan mendapat perhatian dari bangsa lain sesuai dengan kualitas yang melekat padanya. b). kedaulatan di tangan rakyat dan dilakukan sepenuhnya olehMPR sebagai penjelmaan seluruh rakyat. Ketahanan nasional juga berfungsi sebagai pola dasar pembangunan nasional.Konsultasi dan Kerjasama Konsepsi Ketahanan Nasional Indonesia tidak mengutamakan sikap konfrontatif dan antagonis. tidak berdasarkan kekuasaan yang besifat absolut. 3. tidak mengandalkan kekuasaan dan kekuatan fisik semata tetapi lebih mengutamakan sikap konsultatif. yang bahkan berpotensi dalam cita-cita nasional. tenaga dan sarana.Wibawa Keberhasilan pembinaan Ketahanan Nasional Indonesia secara berlanjut dan berkesinambungan akan meningkatkan kemampuan dan kekuatan bangsa. namun perbedaan pendapat tidak menyangkut nilai dasar sehingga tidak berseberangan yang dapat menjurus kepada .10 Mewujudkan Keberhasilan Ketahanan Nasional a). Satu alasan adalah bahwa bila penyimpangan terjadi.Fungsi Ketahanan Nasional dalam fungsinya sebagai doktrin dasar nasional perlu dipahami untuk menjamin tetap terjadinya pola pikir. inter-sektoral maupun multi disiplin. d). e). kerjasama serta saling menghargai dengan mengandalkan kekuatan moral dan kepribadian bangsa. Konsep doktriner ini perlu supaya tidak ada cara berfikir yang terkotak-kotak (sektoral). Pada hakikatnya merupakan arah dan pedoman dalam pelaksanaan pembangunan nasional disegala bidang dan sektor pembangunan secara terpadu yang dilaksanakan sesuai dengan rancangan program.9 Kedudukan dan Fungsi Ketahanan Nasional Ketahanan nasional mempunyai kedudukan dan fungsinya. maka akan semakin tinggi wibawa negara dan pemerintah sebagai penyelenggara kehidupan nasional. a). Sistem pemerintah berdasarkan hukum. maka berlaku logika. serasi.c).Manunggal Ketahanan nasional memiliki sifat integratif yang diartikan terwujudnya kesatuan dan perpaduan yang seimbang. antara lain:.

Terjalin komunikasi politik timbal balik antara pemerintah dan masyarakat Komunikasi politik bertimbal balik antara pemerintah dengan masyarakat dan anatarkelompok atau golongan dalam masyarakat terjalin dengan baik untuk mencapau tujuan nasional dan kepentingan nasional. semakin tinggi tingkat ketahanan nasional. Hubungan kedua belah pihak perlu diselenggarakan secara komunikatif sehingga ada keterbukaan dalam melihat kondisi masing-masing didalam rangka hubungan ini diharapkan tidak ada usaha mengutamakan konfrontasi serta tidak ada hasrat mengandalkan kekuasaan dan kekuatan fisik semata. maka berlaku logika. Kerjasama perlu dilandasi oleh sifat kemandirian.• konflik fisik. bukan semata-mata tergantung oleh pihak lain b). Mandiri Maksudnya adalah percaya pada kemampuan dan kekuatan sendiri dan tidak mudah menyerah. naik turun tergantung situasi dan kondisi bangsa dan negara serta lingkungan strategisnya. b). Dinamika ini selalu diorientasikan kemasa depan dan diarahkan pada kondisi yang lebih baik. UUD 1945. c). d).Wibawa Keberhasilan pembinaan ketahanan nasional yang berlanjut dan berkesinambungan tetap dalam rangka meningkatkan kekuatan dan kemampuan bangsa.11 Sifat-sifat Ketahanan Nasional Beberapa sifat ketahanan nasional yang ada mingkin akan kami jabarkan seperti dibawah ini : a). Sifat ini merupakan prasyarat untuk menjalin suatu kerjasama. .Dinamis Artinya tidak tetap.Politik Luar Negeri • Hubungan luar negeri ditujukan untuk meningkatkan kerjasama interansional di berbagai bidang • Politik luar negeri terus dikembangkan menurut prioritas dalam rangka meningkatkan persahabatan dan kerjasama antarnegara • Peningkatan kualitas sumber daya manusia perlu dilaksanakan dengan pembenahan sistem pendidikan. maka akan semakin tinggi wibawa negara dan pemerintah sebagai penyelenggara kehidupan nasional. Atas dasar pemikiran diatas. Dengan ini diharapkan agar bangsa Indonesia mempunyai harga diri dan diperhatikan oleh bangsa lain sesuai dengan kualitas yang melekat padanya. dan wawasan nusantara. pelatihan dan penyuluhan • Perjuangan bangsa Indonesia yang menyakut kepentingan nasional 3. Kepemimpinan nasional mampu mengakomodasi aspirasi yang hidup dalam masyarakat dengan tetap berpedoman pada Pancasila.Konsultasi dan kerjasama Hal ini dimaksudkan adanya saling menghargai dengan mengandalkan pada moral dan kepribadian bangsa.

Pancasila sebagai landasan ideal. jadi dengan demikian katahanan nasional kita sangat solid.1 Simpulan Negara Indonesia adalah negara yang solid terdiri dari berbagai suku dan bangsa. . karena telah mencakup banyak landasan seperti. UUD 1945 sebagai landasan konstitusional dan wawasan nusantara sebagai landasan visional. terdiri dari banyak pulau-pulau dan lautan yang luas. maka harus memperkuat Ketahanan Nasionalnya. 4. karena mencakup banyak landasan seperti : Pancasila sebagai landasan ideal.2 Saran Ketahanan nasional adalah hal mutlak yang harus dimiliki setiap bangsa. Jika bangsa Indonesia ingin mempertahankan Negara dari ganguan bangsa/negara lain. maka kita harus memperkuat ketahanan nasional kita. Ketahanan nasional adalah cara paling ampuh. Jika kita sebagai warga negara ingin mempertahankan daerah kita dari ganguan bangsa/negara lain. UUD 1945 sebagai landasan konstitusional dan Wawasan Nusantara sebagai landasan visional. Dengan memperkuat Ketahanan Nasional merupakan cara paling ampuh.BAB IV PENUTUP 4.

indonesia.depsos.id/id/index.go.go.id/modules.php?option=com_content&task=view&id=2046&Itemid=694 .DAFTAR PUSTAKA http://www.php?name=News&file=article&sid=769 http://www.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful