BAB V

DEMOKRASI INDONESIA

DEMOKRASI INDONESIA
A. Konsepsi Demokrasi Indonesia B. Prinsip Dasar demokrasi Indonesia C. Filsafat & Aspek Demokrasi Pancasila D. Mekanisme Demokrasi Pancasila

Konsepsi Demokrasi Indonesia
1. Pengertian Demokrasi
2. Demokrasi Dalam Ajaran

Pancasila 3. Perkembangan Demokrasi di Indonesia

.Pengertian Demokrasi Demokrasi berasal dari bahasa Yunani “Demoscratos” “demos” = rakyat / penduduk “cratos” = kekuasaan / kedaulatan suatu pemerintahan yang melaksanakan kehendak rakyat atau kedaulatan berada ditangan rakyat.

Pengertian Demokrasi Pemerintahan dari rakyat. oleh rakyat dan untuk rakyat. Tuntutan dipertimbangkan oleh rakyat Tuntutan & dukungan dari rakyat Peraturan-peraturan untuk rakyat .

Pemerintahan oleh rakyat 3. Pemerintahan dari rakyat 2.Pengertian Demokrasi Suatu pemerintahan dikatakan demokratis jika memuat 3 hal 1. Pemerintahan untuk rakyat .

Pengertian Demokrasi 1. . Pemerintahan dari rakyat Mengandung pengertian yang berhubungan dengan pemerintahan yang sah dan diakui serta pemerintah yang tidak sah dan tidak diakui di mata rakyat.

Pemerintahan oleh rakyat Mengandung pengertian bahwa suatu pemerintahan menjalankan kekuasaan atas nama rakyat.Pengertian Demokrasi 2. . bukan atas nama dorongan keinginannya sendiri.

. Pemerintahan untuk rakyat Mengandung pengertian bahwa kekuasaan yang diberikan oleh rakyat kepada pemerintahan itu dijalankan untuk kepentingan rakyat.Pengertian Demokrasi 3.

demokrasi tidak disebutkan.Demokrasi Dalam Ajaran Pancasila Dalam Pancasila. Demokrasi disamakan dengan kerakyatan. Tercantum dalam sila keempat: Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan .

. berpersatuan Indonesia dan berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. yang berketuhanan Yang Maha Esa. sehingga Demokrasi Pancasila dapat dirumuskan secara lengkap sebagai berikut: Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.Demokrasi Dalam Ajaran Pancasila Dalam Pancasila. berkemanusiaan yang adil dan beradab. masing-masing silanya saling berkaitan.

Demokrasi Pancasila (1998sekarang) a. Demokrasi Terpimpin (1959-1965) c.Perkembangan Demokrasi di Indonesia Demokrasi Parlementer (19451959) b. . Demokrasi Konstitusional (19651998) d.

Ketika itu UUD 45 belum bisa dilaksanakan sepenuhnya. Sistem parlementer tersebut tertuang dalam Maklumat Pemerintah tanggal 14 November 1945 . dikenal dengan sebutan demokrasi Parlementer. karena rakyat masih mempertahankan kemerdekaan.Demokrasi Parlementer (1945-1959) Sejak 1945 saat Indonesia merdeka sampai 1959 dikeluarkannya dekrit presiden 5 juli 1959.

Dalam konstitusi RIS tidak terjalinnyapersatuan. Hal tersebutlah yang akhirnya membuat demokrasi parlementer mengalami perubahan. . sehingga memberi peluang untuk munculnya dominasi partai politik serta DPP. Sementara ituketika UUDS 1950 terjadi ketidak stabilan konstituante dalam menjalankan tugasnya.Demokrasi Parlementer (1945-1959) Dalam konstitusi RIS 1949 dan UUDS 1950 dengan sistem parlementer kurang cocok untuk Indonesia.

terbatasnya peran partai politik. . Ciri-ciri demokrasi ini ditandai dengan dominasinya peran dari Presiden. berkembangnya pengaruh komunis dan meluasnya peran ABRI sebagai unsur sosial politik. maka berganti dengan demokrasi terpimpin.Demokrasi Terpimpin (1959-1965) Setelah demokrasi parlementer berakhir. Hanya kelemahan dari era ini adalah kekuasaan pemimpin yang absolut/terpusat sehingga tidak menciptakan check and balance.

Demokrasi Konstitusional (1965-1998) Setelah era demokrasi terpimpin berakhir. Hanya saja demokrasi konstitusional yang didengungkan tersebut hanya sekedar retorika/gagasan. Hal ini yg membuat era demokrasi ini jatuh. belum sampai pada tataran praktis atau penerapan. Landasan formalnya adalah Pancasila dan UUD1945 serta ketetapan MPRS/MPR. . dengan landasan formal tersebut maka dikenal sebagai demokrasi konstitusional. muncullah era demokrasi konstitusional.

adanya kebebasan pers. .Demokrasi Pancasila (1998-sekarang) Runtuhnya rezim orde baru memunculkan era reformasi. Indikasi ke arah terwujudnya demokratisasi antara lain adalah adanya reposisi TNI dalam politik. diamandemennya pasal-pasal dalam konstitusi. Demokrasi yang didengungkan adalah demokrasi Pancasila. dijalankannya otonomi daerah. dll.

Demokrasi Dipimpin Hikmat Kebijaksanaan 2.Prinsip Dasar Demokrasi Pancasila 1. Kekuasaan Kelembagaan Negara .

Demokrasi Dipimpin Hikmat Kebijaksanaan Demokrasi Dipimpin Hikmat Kebijaksanaan mengandung 4 prinsip: a. b. Kerakyatan Hikmat kebijaksanaan Permusyawaratan perwakilan . c. d.

b. hasil pemikiran serta hukum yg berlaku. Hikmat Kebijaksanaan: bahwa dalam melaksanakan kedaulatan rakyat. d. . Permusyawaratan: bahwa untuk memperoleh “hikmat kebijaksanaan” harus dilakukan melalui musyawarah. para pemimpin terikat oleh peraturan sebagai panduan antara nilai-nilai agama. Kerakyatan: bahwa kedaulatan tertinggi berada ditangan seluruh rakyat Indonesia. Perwakilan : bahwa kedaulatan rakyat itu pelaksanannya diamanatkan untuk dijalankan oleh wakil-wakil rakyat. c.Demokrasi Dipimpin Hikmat Kebijaksanaan a.

Dalam hal ini tidak dikenal pemisahan kekuasaan. namun pembagian kekuasaan secara fungsional dalam rangkaian kesatuan organis. Artinya tiap kekuasaan mempunyai fungsi tersendiri yang saling berhubungan dan merupakan satu kesatuan sebagai perwujudan demokrasi Pancasila. .Kekuasaan Kelembagaan Negara Dalam demokrasi Pancasila tidak melaksanakan konsep trias politika secara penuh.

Filsafat & Aspek Demokrasi Pancasila 1. Demokrasi Sebagai Pandangan Hidup 2. Aspek-aspek Demokrasi Pancasila .

3.Demokrasi Sebagai Pandangan Hidup Tujuh hal sebagai norma dasar demokrasi (Dede Rosyada): 1. 7. 6. 5. Pentingnya akan kesadaran pluralisme. Adanya musyawarah Berpandangan bahwa cara harus sejalan dengan tujuan Pemufakatan yang jujur dan sehat Pemenuhan kebutuhan pokok secara berencana Kerja sama dan saling percaya iktikad baik Pentingnya pendidikan demokrasi . 2. 4.

.Aspek-aspek Demokrasi Pancasila Aspek formal: menyangkut proses penunjukan wakil-wakil rakyat melalui pemilihan umum yang diatur berdasarkan undangundang. Aspek material: menyangkut pengakuan atas harkat & martabat manusia sebagai makhluk Tuhan yg menghendaki pemerintahan yg bahagia dan memanusiakan warga negara dlm masyarakat negara.

Aspek semangat: bahwa demokrasi Pancasila memerlukan warga negara yang berkepribadian.Aspek-aspek Demokrasi Pancasila Aspek kaidah: menyangkut seperangkat norma yg menjadi pembimbing & kriteria dalam mencapai tujuan kenegaraan. Kekeluargaan. Ada beberapa prinsip: Kebersaman. . budi pekerti luhur dan tekun dalam pengabdian. Keadilan dan Kebenaran.

negara kesejahteraan. . Empat macam tujuan: terciptanya negara hukum. negara kebudayaan. negara bangsa. Aspek organisasi: menyangkut organisasi sebagai perwujudan pelaksanaan demokrasi Pancasila.Aspek-aspek Demokrasi Pancasila Aspek tujuan: menyangkut tujuan untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera. Terbagi dua: organisasi sistem pemerintahan dan lembaga-lembaga.

Mekanisme Demokrasi Pancasila 1. Mekanisme Pelaksana Demokrasi Pancasila . Demokrasi Dasar Demokrasi Pancasila 2.

Negara hukum ini jugaberlandaskan dua segi pokok. segi kegunaan & landasan hukum Paham konstitusionalisme: negara Indonesia adalah sebuah organisasi negara dimana pemerintahannya dibatasi oleh ketentuanketentuan yang termuat dalam konstitusi. .Mekanisme Dasar Demokrasi Pancasila Paham negara hukum: Indonesia adalah negara hukum.

Pengawasan parlemen terhadap pemerintah .Mekanisme Pelaksana Demokrasi Pancasila Dalam pelaksaan demokrasi Pancasila harus bersendikan pada hal di bawah ini: a. Pemerintahan berdasarkan perwakilan d. Sistem pemerintahan presidensial e. Supremasi ditangan rakyat b. Pemerintahan yang bertanggung jawab c.

BAB VI HAK ASASI MANUSIA .

Pemahaman HAM B. Hak & Kewajiban Warga Negara .HAK ASASI MANUSIA A.

Perkembangan HAM 2.Pemahaman HAM 1. Deklarasi Universal HAM .

Lahirnya HAM dikawasan eropa dimulai dengan lahirnya Magna Charta yang menghilangkan keabsolutan raja. The right of property .Perkembangan HAM 1. Selanjutnya muncul The American Declaration of Independence (1776) 4. Presumption of innocent b. Konstitusi madinah 2. 3. Freedom of religion d. Dipertegas dengan The Rule of Law a. Freedom of expression c. The French Declaration (deklarasi Perancis) (1789) 5.

Perkembangan HAM
6. The Four Freedoms (1941): kebebasan berbicara, kebebasan memeluk agama, kebebasan dari kemiskinan, dan kebebasan dari rasa takut. 7. Deklarasi Philedelphia (1944): perdamaian dunia berdasarkan keadilan sosial dan perlindungan seluruh manusia apa pun ras, kepercayaan atau jenis kelamin. Hak mengejar material, spiritual, keamanan ekonomi. 8. Deklarasi Universal tentang Hak Asasi Manusia PBB 1948

Deklarasi Universal HAM
Deklarasi universal hak asasi manusia merupakan suatu pelaksanaan umum yang baku bagi semua bangsa dan negara. Terdiri dari 30 pasal tentang HAM. Secara rinci bisa dilihat dalam buku Noor Ms Bakry, Pendidikan Kewarganegaraan 2008 halaman 232-241

Hak & Kewajiban Warga Negara
1. HAM di Indonesia
2. HAM Dalam Hukum Dasar

3. Amandemen Khusus HAM

4. Hak & Kewajiban Asasi

Manusia

Periode setelah kemerdekaan (1945-sekarang) .HAM di Indonesia Bagir Manan (2001) membagi perkembangan HAM menjadi dua periode: 1. Periode sebelum kemerdekaan (1908) 2.

HAM di Indonesia Periode sebelum kemerdekaan (1908) a. Pergerakan organisasi Boedi Oetomo telah menaruh perhatian pada masalah HAM pada kebebasan berserikat dan mengeluarkan pendapat Organisasi Perhimpunan Indonesia menaruh perhatian HAM pada kebebasan untuk menetukan nasib sendiri Sarekat Islam menaruh perhatian pada hak penghidupan yang layak dan bebas dari penindasan serta diskriminasi rasial . c. b.

Era reformasi membawa pengaruh besar pada kebebasan HAM . b. d.HAM di Indonesia Periode setelah kemerdekaan (1945-sekarang) a. c. Periode 1945-1950: hak untuk merdeka dan berserikat Periode 1950-1959: hak berpolitik dan mendapatkan informasi (pers) Periode 1959-1966: pada era ini HAM agak dikekang karena kekuasaan yang terlalu absolut (terpimpin) Periode 1966-1998: HAM juga agak dikekang Periode 1998-sekarang: HAM semakin maju. e.

HAM Dalam Hukum Dasar a. f. d. Warga negara & penduduk: pasal 26 Kesamaan kedudukan dalam hukum/pemerintahan. c. h. i. b. g. e. pekerjaan/penghidupan yang layak & hak wajib bela negara : pasal 27 Kemerdekaan berserikat & berkumpul: pasal 28 Kemerdekaan memeluk agama: pasal 29 Pertahanan & keamanan: pasal 30 Mendapatkan pendidikan: pasal 31 Kebudayaan: pasal 32 Perekonomian nasional: pasal 33 Kesejahteraan sosial: pasal 34 .

yaitu pasal 28 A sampai 28 J . dalam amandemen UUD 1945 yang disahkan tanggal 18 Agustus 2000 mencantumkan khusus HAM dalam Bab XA yang ada 10 pasal.Amandemen Khusus HAM Selain hak asasi manusia di atas.

Hak & Kewajiban Asasi Manusia Hak & Kewajiban Asasi Manusia Indonesia tercantum dalam UUD 1945 yang telah diamandemen. UU Nomor 39 tahun 1999 tentang HAM .

BAB VII GEOPOLITIK INDONESIA .

Unsur Dasar Geopolitik Indonesia D. Perkembangan Wilayah Nusantara C. Implementasi Geopolitik Indonesia . Konsepsi Geopolitik Indonesia B.GEOPOLITIK INDONESIA A.

Konsepsi Geopolitik Indonesia Geopolitik berasal dari (bahasa Yunani geo=bumi) dan politik (kekuatan). Geopolitik berarti kekuatan yang didasarkan pada pertimbangan letak bumi sebagai wilayah hidup dalam menentukan alternatif kebijaksanaan untuk mewujudkan suatu tujuan. .

Konsepsi Geopolitik Indonesia Geopolitik Indonesia diartikan kekuatan yang didasarkan pada pertimbangan letak bumi yang terdiri atas berbagai pulau antara silang dunia sebagai wilayah hidup dalam menentukan alternatif kebijaksanaan nasional untuk mewujudkan tujuan nasional .

Kekuatan fisik mencakup kekuatan jasmaniah serta kesejahteraan material 2. 1. Kekuatan mental mencakup agama. yaitu kekuatan fisik dan kekuatan mental. ideologi serta ilmu pengetahuan .Konsepsi Geopolitik Indonesia Dalam ilmu politik diajarkan bahwa esensi dari politik adalah kekuatan. Bangsa Indonesia mengenal dua macam kekuatan.

. Wawasan Nusantara sebagai Geopolitik Istilah “nusantara” dipergunakan untuk menggambarkan kesatuan wilayah laut dengan pulau-pulau diantara dua samudra dan dua benua atau yang terletak diantara posisi silang.Konsepsi Geopolitik Indonesia Bangsa Indonesia lebih mengutamakan kekuatan mental daripada kekuatan fisik untuk hidup bersama sesama bangsa.

.Konsepsi Geopolitik Indonesia Wawasan Nusantara sebagai geopolitik Indonesia dalam wujudnya akan merupakan sebagai suatu gejala sosial yang bergerak dalam menyelenggarakan dan menjamin kelangsungan hidup seluruh bangsa dan negara Indonesia untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat dengan dasar persatuan nusa Indonesia yang telah terkandung dalam ajaran Pancasila.

Konsepsi Geopolitik Indonesia Wawasan Nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia mengenai diri dan tanah airnya sebagai negara kepulauan dengan semua aspek kehidupan yang beragam. .

Ordonansi Tahun 1939 b.PERKEMBANGAN WILAYAH NUSANTARA Aspek Historis & Yuridis Formal Pengertian kenusantaraan (archipelago) ialah suatu kesatuan utuh wilayah yang batas-batasnya ditentukan oleh laut dan di dalamnya terdapat pulau-pulau serta gugusan pulau-pulau. Landas Kontinen Indonesia d. Konvensi Hukum Laut 1982 . Deklarasi Juanda 1957 c. Secara yuridis formal dapat dikaji berdasarkan beberapa praturan yang pernah berlaku: a. Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia 1980 e.

PERKEMBANGAN WILAYAH NUSANTARA a. sehingga di awal kemerdekaan Indonesia mengacu pada peraturan ini untuk menentukan batas negara. Ordonansi Tahun 1939 UUD 1945 tidak menentukan batas negara. Dimana lebar laut wilayah RI adalah 3 mil diukur dari garis air rendah di pantai masing-masing pulau Indonesia .

maka pemerintah mengeluarkan peraturan yang isinya dimana lebar laut wilayah RI adalah 12 mil yang diukur dari garis dasar yang menghubungkan titik terluar dalam wilayah NKRI yang selanjutnya disebut dengan teori titik ke titik . Deklarasi Juanda 1957 Karena peraturan yang sebelumnya sudah tidak memadai terhadap kedaulatan NKRI.PERKEMBANGAN WILAYAH NUSANTARA b.

PERKEMBANGAN WILAYAH NUSANTARA c. Landasan Kontinen Indonesia 1969 Pengumuman Pemerintah Indonesia tanggal 17 Februari 1969 tentang landasan kontinen Indonesia sampai kedalaman laut 200 m. Peraturan ini dikeluarkan sebagai perluasan konsep Nusantara 1957. .

.PERKEMBANGAN WILAYAH NUSANTARA d. Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia Pengumuman Pemerintah Indonesia tanggal 21 Maret 1980 menyatakan bahwa ZEE Indonesia selebar 200 mil diukur dari garis pangkal wilayah laut negara Indonesia.

dengan demikian perjuangan RI selama 25 tahun untuk menyatukan wilayah nusantara telah berhasil.PERKEMBANGAN WILAYAH NUSANTARA e. Konvensi Hukum Laut 1982 Melalui konferensi PBB tentang Hukum Laut Internasional III di New York tanggal 30 April 1982. pokokpokok asas negara kepulauan diakui dan dicantumkan dalam UNCLOS 1982. .

sehingga tidak boleh dimiliki atau diambil oleh masing-masing negara. Res Nullius: laut tidak ada yang punya.PERKEMBANGAN WILAYAH NUSANTARA Keberhasilan RI dengan konsep kepulauan. b. semakin memberikan warna terhadap pertarungan 2 konsepsi kelautan Internasional. oleh karena itu dapat diambil dan dimiliki oleh masing-masing negara. . Res Communis: laut milik masyarakat dunia. a.

Teori Udara Bebas 2. Teori Kedaulatan Negara .PERKEMBANGAN WILAYAH NUSANTARA Kedaulatan ruang udara terdapat dua teori dasar: 1.

Teori Udara Bebas menyatakan bahwa udara bersifat bebas.PERKEMBANGAN WILAYAH NUSANTARA 1. oleh karena itu tidak dimiliki oleh negara tertentu .

PERKEMBANGAN WILAYAH NUSANTARA 1. Teori Kedaulatan Udara menyatakan bahwa negara berdaulat atas ruang udara di atas wilayah negara. .

. Sistem ini untuk melindungi wilayah Indonesia dari gangguan pesawat lain di ruang udara yang dapat mengganggu keamanan wilayah nusantara.PERKEMBANGAN WILAYAH NUSANTARA Kedaulatan Ruang Udara RI Kedaulatan ruang udara untuk Indonesia mengikuti sistem cerobong: batas wilayah udara ditarik vertikal dari batas wilayah ke bawah dan ke atas.

tata susunan pokok atau tata inti organisasi. 2. batas ruang lingkup atau bentuk wujud. yaitu: 1. merupakan ruang hidup bangsa saling berinteraksi dalam kerangka hidup bernegara yang meliputi tiga sub unsur. tata susunan pelengkap atau tata kelengkapan organisasi .UNSUR DASAR GEOPOLITIK INDONESIA Konsepsi Dasar Geopolitik Indonesia a. 3.Unsur Wadah.

yaitu: 1. yaitu perilaku bangsa yang dipengaruhi oleh ruang hidupnya. 3. merupakan salah satu unsur yang membentuk konsepsi dasar geopolitik Indonesia. . cita-cita geopolitik Indonesia. Unsur Isi. cara kerja geopolitik Indonesia. Terdiri dari 3 sub unsur. sifat & ciri geopolitik Indonesia. 2.UNSUR DASAR GEOPOLITIK INDONESIA Konsepsi Dasar Geopolitik Indonesia b.

yaitu melaksanakan unsur isi yang diterapkan dalam unsur wadah atau dasar penentuan kebijaksanaan dengan memanfaatkan keuntungan letak geografi negara. Menjadi dua sub dasar: 1. tata laku lahiriah . tata laku batiniah 2.UNSUR DASAR GEOPOLITIK INDONESIA Konsepsi Pelaksana Geopolitik Indonesia Tata laku geopolitik Indonesia mwrupakan konsepsi pelaksana.

Perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan pertahanan & keamanan . Perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan sosial budaya 4.IMPLEMENTASI GEOPOLITIK INDONESIA Pelaksanaan geopolitik Indonesia sejak wawasan nusantara diresmikan yaitu meliputi empat aspek: 1. Perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan ekonomi 3. Perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan politik 2.

yakni aspek wilayah dan poleksosbud hankam . ekonomi. sosial budaya dan hankam Penerapan geopolitik Indonesia penerapannya secara singkat dibedakan menjadi dua aspek.IMPLEMENTASI GEOPOLITIK INDONESIA Wawasan nusantara sebagai wawasan pembangunan nasional adalah mengutamakan persatuan & kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah yang mencakup kesatuan politik.

BAB VIII GEOSTRATEGI INDONESIA .

Konsepsi Dasar Ketahanan Nasional C. Perwujudan Geostrategi Indonesia .GEOSTRATEGI INDONESIA A. Aspek Alamiah Negara Indonesia D. Ketahanan Nasional Sebagai Geostrategi B.

. baik aspek alamiah maupun aspek sosial yang terdiri atas trigarta dan pancagatra. Pendekatan ketahanan nasional dilakukan melalui pendekatan kesejahteraan dan keamanan. Ketahanan nasional meliputi segenab aspek kehidupan nasional. di dalamnya terkandung keuletan dan ketangguhan yang mampu mengembangkan kekuatan nasional.Ketahanan Nasional Sebagai Geostrategi Ketahanan Nasional merupakan kondisi dinamis yang dimiliki suatu bangsa.

alamiah. . kedaulatan dan tujuan nasionalnya.Ketahanan Nasional Sebagai Geostrategi Beberapa istilah Keuletan ialah usaha terus secara giat dengan kemauan yang keras di dalam menggunakan segala kemampuan dan kecakapan untuk mencapai tujuan. pemerintah. Ketangguhan ialah kekuatan yang menyebabkan seseorang mampu bertahan. rakyat. Integritas ialah kesatuan yang menyeluruh di dalam kehidupan nasional suatu bangsa baik sosial. fungsional Identitas ialah ciri khas suatu bangsa dilihat secara keseluruhan yang mencakup negara . potensial.

Ketahanan Nasional Sebagai Geostrategi Beberapa istilah Tantangan merupakan suatu hal atau usaha yang bertujuan atau bersifat menggugah kemampuan Ancaman merupakan suatu hal yang bersifat mengubah atau merombak kebijaksanaan yang dilakukan secarak konsepsional. kriminal. politik Hambatan merupakan suatu hal berasal dari diri sendiri yang bersifat melemahkan atau menghalangi secara tidak konsepsional Gangguan merupakan suatu hal berasal dari luar yang bersifat melemahkan secara tidak konsepsional .

Konsep Dasar Ketahanan Nasional Ketahanan aspek ideologi dan politik memiliki peranan yang sama besar baik terhadap kesejahteraan maupun keamanan Ideologi adalah serangkaian nilai yang disusun secara sistematik dan merupakan kebulatan suatu ajaran atau doktrin Ketahanan aspek ekonomi. sosial budaya. pertahanan keamanan juga hal yang diperhatikan bagi terwujudnya ketahan nasional .

Dengan kondisi geografi negara yg demikian maka berpengaruh pada geopolitik & geostrategi yang dilaksanakan . komunikasi. ideologi. ekonomi. sosial.Aspek Alamiah Negara Indonesia Posisi & Lokasi Geografi Negara Indonesia menempati dan memiliki posisi silang bukan hanya dalam geografi. demografi dan militer. politik. tetapi juga dalam lalu lintas.

Keadaan & kekayaan alam ini bisa menjadi modal dalam upaya mengembangkan geopolitik & geostrategi Bangsa Indonesia .Aspek Alamiah Negara Indonesia Keadaan & kekayaan alam bangsa Indonesia dapat dimanfaatkan untuk kepentingan seluruh rakyat.