P. 1
Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak Di Indonesia

Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak Di Indonesia

5.0

|Views: 941|Likes:
Published by rian ngganden
menjelaskan beberapa kasus kekerasan dalam rumah tangga
menjelaskan beberapa kasus kekerasan dalam rumah tangga

More info:

Published by: rian ngganden on Jun 24, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/24/2011

pdf

text

original

Five Vi

Biodata: Nama: Vivi Rahmawati Tempat /Tgl Lahir: Surabaya, 12 September 1979 Tinggi / Berat : 163 cm 147 kg Iklan : PLN (iklan layanan masyarakat), Irex Film : Terowongan Casablanca Sinetron : Ku Cinta Dia, Tergiur, Babe, Misteri Leak, Titin Tukang Kawin, Ngelenong Nyok, dll

kekerasan terhadap perempuan dan anak di Indonesia, semakin lama tidak semakin menurun jumlahnya. Kekerasan terhadap perempuan dan anak seolah-olah menjadi sebuah budaya yang memang berlangsung dengan sendirinya. Berbagai upaya penghapusan kekerasan terhadap perempuan memang telah dilakukan. Namun demikian upaya-upaya tersebut terus menghadapi kendala utama dalam dua hal pertama kultur budaya patriakhi yang masih mengedepankan laki-laki dibandingkan perempuan. Kultur ini tidak hanya terjadi dalam rumah tangga, namun juga terjadi diruang publik termasuk berkaitan dengan kebijakankebijakan publik. Kendala kedua adalah penegakan hukum yang masih belum sepenuhnya berjalan dan belum mencerminkan keadiln bagi perlindungan dan penghormatan terhadap hak-hak perempuan dan perlindungan anak. Kedua masalah tersebut memang sangat mendukung iklim kekerasan terhadap perempuan. Hal ini seperti yang dialami oleh Five Vi, artis sinetron yang telah menjadi sasaran kekerasan dalam rumah tangga oleh suaminya. “Kekerasan yang saya alami cukup lengkap, mulai dari fisik, psikis, seksual dan ekonomi. Namun demikian, kenapa saya begitu sulit mendapatkan keadilan atas diri saya. Sampai saat ini bukannya keadilan yang saya dapat tapi saya merasakan

kekerasan itu dalam tiga tingkatan, pertama oleh lingkungan keluarga saya, lingkungan masyarakat yang diam saja ketika saya sudah melambaikan tangan ketika minta tolong dan negara, yang dengan sengaja mempersulit tuntutan-tuntutan saya untuk mendapatkan keadilan. Aparat justru menilai kekerasan yang saya terima sangat ringan, akibatnya pelaku mendapatkan hukuman ringan, padahal saya mengalami sejumlah penderitaan,” ujar Five Vi. Selain menolak segala bentuk kekerasan, pernyataan sikap ini juga menuntut pemerintah berperan aktif dan serius dalam mengkampanyekan isuisu hak-hak perempuan dan anak, serta mau bekerjasama dengan berbagai kalangan dan lembaga untuk melakukan upaya penghapusan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Kepada lembaga peradilan diharapkan mampu menerapkan hukum yang tegas dan berpihak kepada korban dan tidak hanya mengacu pada KUHP, tapi juga berpedoman pada UU No 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan UU No 3 tahun 1997 tentang peradilan Anak serta UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Kepada para jurnalis media cetak maupun elektronik, diharapkan lebih meningkatkan kaidah-kaidah jurnalisme berperspektif gender dalam mengangkat masalah-masalah perempuan dan anak. Selanjutnya kepada masyarakat diminta untuk berperan aktif melawan dan menghentikan berbagai tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak, termasuk menuntut pemerintah untuk memberikan perlindungan dan jaminan hukum dan hak-hak perempuan dan anak. Beberapa kisah tentang Five Vi

Five Vi Laporkan Mantan Suami Ke Polda

Senin, 26 Maret 2007 14:10

Ilustrasi

Kapanlagi.com - Konflik perebutan anak antara artis Five Vi Rahmawati dengan mantan suami Iwan Setia Budiman seperti tak berujung. Pada tanggal 11 Januari 2007 Pengadilan Agama Jakarta Selatan telah menjatuhkan amar putusan bahwa Five Vi sebagai penggugat mendapatkan hak pemeliharaan (Hadonnah) atas Bilqis M Meliskq binti Iwan Setia Budiman. Dan sebagai tergugat Iwan Setia Budiman diwajibkan menyerahkan Bilqis kepada Five Vi secara sukarela dengan batas 14 hari sejak putusan tersebut ditetapkan. Namun sampai sekarang Iwan tidak melaksanakan putusan tersebut sehingga Five Vi didampingi kuasa hukum Dwi Ira Latifah dan rekan melaporkan Iwan ke Polda Metro Jaya, Senin (26/3) dengan Pasal 330 ayat 1 dan Pasal 331 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. Sebelumnya Five Vi telah mengirim surat kepada Iwan melalui pengacaranya M Joni SH MH untuk menyerahkan Billqis secara sukarela pada tanggal 22 Januari dan pada tanggal 25 Januari Five Vi didampingi kuasa hukumnya mendatangi PA Jakarta Selatan mengambil surat putusan atas gugatan perwalian anak sekaligus menyerahkan proses permohonan eksekusi kepada panitera sekretaris Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Dan pada hari yang sama pihak Five Vi diberitahukan bahwa saudara Iwan Setia Budiman telah menyatakan banding. Dalam surat permohonan banding diketahui Iwan menggunakan alamat baru Jl. Pahlawan 29 RT 05 RW 07 Kelurahan Sukabumi Selatan kecamatan Kebon Jeruk Jakarta Barat. Dari alamat tersebut pihak Five Vi mencoba menelusuri keberadaan Bilqis yang selama ini disembunyikan Iwan. Dan dugaan tersebut benar, Iwan telah mengunakan alamat palsu dengan saksi ketua RT setempat yang menyatakan tidak ada warganya yang bernama Iwan Setia Budiman. "Ini menunjukkan Iwan sama sekali tidak punya itikad baik. Dia selalu berpindah-pindah untuk menghilangkan jejak. Padahal sebelumnya terdapat klausul walaupun Iwan naik banding dia harus menyerahkan Bilqis. Dan sejak kemenangan di Pengadilan Agama sampai

sekarang tidak ada kepastian, itu yang membuat saya stress," keluh Five Vi di halaman Polda Metro seusia melakukan pelaporan. Menurut Dwi Ira Latifah, kuasa hukum Five Vi, Iwan sempat menghubungi dirinya, namun semua sudah terlambat. "Kita tetap melaporkan hal ini," tegas Dwi. Selama ini pihak Iwan dan Five Vi memang sudah tidak pernah berkomunikasi lagi, jadi kemungkinan untuk mengambil jalur damai sangatlah tipis. (kl/wwn)

Bilqis Kritis, Five Vi Dilarang Besuk
Kapanlagi.com - Harapan Five Vi ketemu dengan buah hatinya Bilqis kembali nihil. Keluarga Iwan, mantan suami Five Vi tidak mengijinkannya menemui Bilqis. Padahal Bilqis dalam kondisi sakit dan hampir lumpuh. Ujung–ujungnya Five Vi meminta bantuan Komnas Perlindungan Anak pimpinan Kak Seto untuk menguruskan hal ini. Saat mendatangi kantor Komnas Anak di Pasar Rebo, Sabtu (17/5), Five mengatakan bahwa ini merupakan usaha yang kesekian kalinya untuk menemui Bilqis yang terhalang karena faktor orang tua yang mengijinkannya menjenguk Bilqis. Kondisi Bilqis sendiri saat ini, menurut Five Vi, sangat kurus dan hampir lumpuh. "Dan saya datang ke sana untuk menegok membawakan mainan dan jepit rambut yang saya ingin kasihkan tapi selalu tidak bisa," ujar Five Vi berurai air mata. Sementara dari pihak Komnas Perlindungan Anak yang diwakili Aris Merdeka Sirait bahwa seharusnya secara hukum Bilqis dalam pengampuan Five Vi. "Dan kita akan mengambil berusaha mengambil Bilqis dengan cara persuasive," tandas Aries Merdeka. (kpl/buj/rit)

Five Vi Dicerai Henry Lewat SMS
Kamis, 29 November 2007 12:37 Kapanlagi.com - Belum lama menikah, artis seksi Five Vi Rahmawati ternyata telah resmi dicerai oleh suaminya pengacara kondang Henry Yosodiningrat. Kabarnya Five Vi dicerai Henry hanya melalui SMS. "Intinya saya memang sudah tidak lagi menjadi istrinya (Henry Yoso)," kata Five Vi saat ditemui di premier FILM HOROR di Plaza Senayan, Jakarta, Selasa (27/11).

Ketika ditanya perihal cepatnya pernikahan yang dijalani bersama Henry, Five Vi menjelaskan kalau semua itu adalah murni ketidakcocokan. Dirinya membantah kabar yang menyebutkan jika dirinya tidak disukai oleh istri Henry artis Erna Libby. "Bukan karena itu. Saya aja nggak kenal sama dia, bagaimana mungkin dia bisa seperti itu," kata janda satu anak ini. Seperti diberitakan di media sebelumnya, usia pernikahan janda beranak satu ini dikabarkan hanya sepekan. Namun, yang benar adalah sekitar 3 bulan dirinya menyandang status janda lagi. "Berita gosip itu muncul dulu, dan baru saya cerai," jelas Five Vi. (kpl/fia)

Adanya tindakan kekerasan terhadap perempuan telah membuat banyak perempuan menjadi pihak yang selalu dirugikan dan menjadi kekecewaan sepanjang hidupnya.khususnya korban Kekerasen Dalam Rumah Tangga (KDRT)yang kebanyakan perempuan adaah perempuan haruss mendapatkan perlindungan dari negara danmasyarakat agar terhindar dan terbebas dari kekerasan atau perilaku yang merendahkan derajat martabat yang teleh diatur dalam ketentuan dalam UU no.13 Tahun 2004 tentang penghapusan KDRT. Pengghapusan KDRT bertujuan: a) Memberikan perlindunan bagi perempuan korban KDRT b) Mencegah seala bentuk KDRT c) Menindak pelaku KDRT d) Memelihara keutuhan rumah tangga yang harmonis dan sejahtera

Faktor-faktor yang mempengaruhi timbulnya KDRT • Fator ekonomi- Dimana dalam kondsi ekonomi yang yang serba kekurangan (kemiskinan)

Faktor emosi- dimana sejak kecil sering meliht dan mengalami kekerasan dalam rumah tangga Tidak adanya pengertian antara suami dan isteri mengenai hak dan kewajiban dalam membina keluarga

Beberapa pertanyaan yang diberikan langsung kepada Five Vi(pada suatu pertemuan pers)
Sebagai wanita yang menjadi korban KDRT dan “kehilangan” anak tentu rasanya berat? Ya sebenarnya saya bangga menjadi seorang ibu, termasuk ketika dapat menyusui anak. Dulu juga pernah saya mendapat predikat janda dengan segala label negatif yang ada, dan saya coba menepis semuanya. Saya juga bangga bisa menjadi seorang survivor. Hingga saat ini saya bersedia berbicara menjadi narasumber mengenai masalah kekerasan dalam rumah tangga, karena saya ingin ada perubahan bagi para wanita yang juga mengalaminya. Lalu bagaimana Anda bangkit dari persoalan yang sangat berat itu? Dulu saya sempat terpuruk dan tidak sanggup bangkit. Waktu itu saya sendirian, jauh dari keluarga dan dukungan, serta tidak banyak teman dan kenalan. Berkat dorongan keluarga, orang tua dan bekal agama, akhirnya saya kuat dan tegar menghadapi semuanya. Tapi saya yakin kalau orang yang teraniaya itu doanya dikabulkan. Makanya saya berdoa dan puasa mencari jalan keluar dan ternyata dikasih sama Tuhan. Sempat kehilangan rasa percaya diri, hopeless dan minder apakah masih ada tawaran lagi. Tetapi saya terus berupaya menunjukkan kemampuan saya. Saya ambil hikmah dari semuanya. Saya bersyukur sebagai salah satu wanita yang beruntung, saya bisa kembali seperti ini dan mungkin jauh lebih baik dari sebelumnya. Karena banyak juqa wanita yang tidak beruntung

Contoh beberapa public figur yang telah Kekerasan atau sebuah tindakan dimana tidak sesuai dengan manusia yan dipandang melalui arti adab

10. Moreno Soeprapto

Karena prestasinya, muka ganteng. Membuat Moreno menjadi kebanggaan banyak orang. Jeleknya, tercatat sudah 2 kali dia terlibat aksi kekerasan dimana sebelumnya dia juga pernah melakukannya kepada sesama pembalap. Putra bangsa yang ‘jadinya’ sungguh memalukan. 9. Ahmad Dhani

Dhani dituntut Maia karena melakukan aksi kekerasan pada dirinya hingga mengakibatkan memar. Pernyataan yang dibantah Dhani tetapi dibenarkan oleh El, anak mereka.

8. Five Vi

Bukan.. Bukan Five Vi yang melakukan. Dia hanya terlibat. Yap, Five Vi memang masih setia jadi langganan tindak kekerasan. Muka cantik tapi bisa apes juga.Selain pernah mengalami pemukulan yang dialaminya, Five Vi juga pernah mengalami percobaan perkosaan oleh Kumar pria berkebangsaan India.

7. Zack Lee

Zack Lee yang pada tanggal 31 Desember 2004 terlibat dalam kasus penganiayaan terhadap Danar (adik artis sinetron Wulan Guritno).

6. Andi Soraya

Andi dituduh melakukan pelemparan gelas pada istri seorang pengusaha, Wisnu Wanto. Peristiwa tersebut terjadi di tempat hiburan malam di wilayah Kemang, Second Floor. Proses persidangan ini berlangsung kurang lebih selama 6 bulan.

5. Sarah Azhari

Sarah Azhari memang terkenal sebagai artis ‘HOT’. Hot bodynya, hot juga ulahnya. Sarah pernah tiba-tiba menendang, menampar dan melempar asbak pada Navis (wartawan) saat ditanyai tentang kasus rumah tangga sang adik, Rahma Azhari.

4. Ratu Felisha

Masih ingat juga kalau si seksi ini pernah menyiram Andika (mantan pacar Andien) dengan air dan memukul kepala andika dengan hak sepatunya.

3. Pasha Ungu

Selain dikabarkan Pasha yang berwajah kalem ini melakukan pemukulan pada istrinya. Tindakan paling nyata adalah kasusnya kemarin dimana Pasha pernah dengan membabi buta memukul Idea Fasha karena faktor kecemburuan yang berlebihan.

2. Parto

Oh.. kita tak bisa melupakan aksi ‘lebay’ komedian Parto yang tiba-tiba mengangkat dan menembakan pistol ke atas. Perbuatan yang sangat ‘bo**h’. Tapi Parto emang dah banyak belajar dengan aksi gak jelas dan seenaknya tersebut.

Dan Juaranya adalah..

1. Marcella Zalianty

Tak ada yang menyangka, dibalik keanggunannya. Si artis yang dianugerahi piala citra sebagai ‘artis terbaik’ ini juga resmi ‘dianugerahi’ sebagai TERSANGKA dalam kasus kekerasan dan penganiyayaan berat. Marcella diduga sebagai OTAK dalam kasus yang menyeret nama Ananda Mikola (Btw, ananda mikola gak masuk daftar ya? biar dirangkum jadi nomor 1 ini aja ya.. hehe) Korban bernama Agung Setiawan yang katanya karena sering kabur karena gak bayar-bayar utang sehingga membuat Marcella geram dan melakukan penyekapan hingga berujung kepada ‘pembakaran vital’. Busyeettt… Ugh.. si agung juga sih kabur mulu ditagih hutang. Coba ‘baik-baik’ juga dong, tahu ngutangnya aja, pas ditagih malah kabur. (agak sedikit mengerti perasaan marcella hihihi) Tapi sayang aja Marcella Zalianty yang sudah tau dirinya Public Figur nekad juga melakukan tindakan yang bisa jadi ’santapan lezat’ para Media.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->