P. 1
Penulisan Algoritma

Penulisan Algoritma

|Views: 6|Likes:
Published by Ikhelk SyChoembank
buku
buku

More info:

Published by: Ikhelk SyChoembank on Sep 12, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/25/2014

pdf

text

original

PENDAHULUAN ALGORITMA

Tujuan Instruksi Umum (TIU):

1

• Mampu memahami suatu masalah dan mampu mencari solusi pemecahannya dan mampu menuangkan langkah-langkah pemecahan masalah tersebut dalam bentuk notasi alami, flowchart ataupun psudocode. Tujuan Instruksi Khusus (TIK): • Mengetahui pengertian umum tentang algoritma, flowchart, pseudocode dan program • Mengetahui struktur dasar Algoritma • Mampu membuat dan membaca algoritma sederhana. • Mampu menerangkan hubungan masalah-algoritma-program komputer • Mampu menganalisa masalah dan menerjemahkannya ke dalam bentuk pseudocode dan notasi alami. Pembahasan Materi: • Pengertian algoritma • Penulisan algoritma • Tahapan pelaksanaan pemrograman komputer • Implementasi algoritma menjadi program • Struktur dasar algoritma

1.1

Pendahuluan Sebuah algoritma merupakan deskripsi pelaksanaan suatu proses, dimana algoritma disusun oleh

sederetan langkah instruksi yang logis. Dengan kata lain algoritma adalah urutan langkah-langkah atau instruksiinstruksi logis yang harus dilaksanakan untuk memecahkan masalah. Kata logis merupakan kata kunci dalam sebuah algoritma. Langkah-langkah di dalam algoritma harus logis, ini berarti hasil dari urutan langkah-langkah tersebut harus dapat ditentukan, benar atau salah. Langkahlangkah yang tidak benar dapat memberikan hasil yang salah. Sebagai contoh, tinjau persoalan mempertukarkan isi dua gelas, A dan B. Gelas A berisi air kopi, sedangkan gelas B berisi air susu. Kita ingin mempertukarkan isi kedua gelas itu sedemikian sehingga gelas A berisi air susu dan gelas B berisi air kopi. Jika kita langsung menuangkan air kopi yang ada di gelas A langsung ke gelas B maka yang didapatkan adalah gelas A menjadi kosong dan gelas B menjadi air kopi susu, begitu juga sebaliknya.

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

Nur Ani, ST ALOGARITMA PEMROGRAMAN 1

ST ALOGARITMA PEMROGRAMAN 1 . gelas B berisi air susu. Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Masukan adalah besaran atau nilai yang diberikan kepada algoritma. Knuth harus memenuhi lima hal berikut ini: 1. Finiteness Algoritma yang baik harus ada akhir atau berhenti setelah mengerjakan sederetan instruksi. 1. Tuangkan kopi dari gelas C ke dalam gelas B. algoritma mempertukarkan isi dua buah gelas yang benar adalah sebagai berikut ini: Algoritma Tukar Isi Gelas: Diberikan dua buah gelas. sehingga luas segitiga dapat dihitung. sehingga dapat dikerjakan dalam waktu yang cukup wajar. masukan biasanya diberikan di awal penulisan. Deskripsi: Tuangkan kopi dari gelas A ke dalam gelas C (gelas A menjadi kosong). Effectiveness Algoritma yang baik adalah algoritma yang mempunyai langkah-langkah atau instruksi yang effektif yaitu algoritma yang memiliki langkah yang paling sederhana. pernyataan tersebut jelas akan membingungkan karena tidak ada yang membatasi berapa banyak perintah yang harus dijalankan. Algoritma dapat dituliskan dalam 3 bentuk/ notasi. yaitu: (1) Flowchart. Input Algoritma yang baik harus memiliki masukan data untuk diolah. Dengan menggunakan gelas bantu C ini. Defineteness Setiap langkah algoritma harus didefinisikan dengan tepat dan jelas sehingga tidak menimbulkan makna ganda(ambiguous).UMB Nur Ani. Pertukarkan isi kedua gelas itu sedemikian sehingga gelas A berisi air susu dan gelas B berisi air kopi. yang maksudnya adalah penulisan algoritma tidak terikat dengan bahasa pemrograman tertentu.2 Penulisan Algoritma Algoritma bersifat programming language independent. Tuangkan susu dari gelas B ke dalam gelas A (gelas B menjadi kosong). Algoritma yang tiada akhir atau tidak dapat berhenti bukan merupakan algoritma yang baik. tetapi algoritma dapat diterapkan untuk berbagai bahasa pemrograman. Output Algoritma yang baik adalah algoritma yang menghasilkan output atau keluaran yang merupakan hasil dari pengolahan data masukan. Sebagai contoh. pernyataan “Lakukan langkah di bawah ini beberapa kali”. Sebagai contoh. untuk menghitung luas segitiga kita membutuhkan nilai alas dan nilai tinggi. 2. gelas A berisi air kopi. 5. kita memerlukan sebuah gelas tambahan yang diperlukan sebagai tempat penampungan sementara. A dan B. 3. Syarat algoritma yang baik menurut Donald E. 4. penggunaan flowchart lebih menggambarkan urutan instruksi secara visual sehingga memudahkan orang awam dalam membaca urutan instruksi tersebut.Untuk mempertukarkan isi dua gelas tersebut. Sebut gelas tambahan tersebut gelas C. Bandingkan dengan pernyataan berikut: “Lakukan langkah di bawah ini sebanyak 10 kali”.

. contohnya menggunakan Bahasa Indonesia Terstruktur (BIT). Untuk menyatakan proses penghitungan. maka BIT menggunakan beberapa istilah seperti berikut ini: • • • • • Untuk mendapatkan data masukan... get... Hitung luas = Pi * R * R 4.. kurangi.then.lakukan.14 3. luas = Pi * R * R 4.. do. while.. baca data.UMB Nur Ani..akhir jika. Dengan menggunakan bahasa alami maka akan memudahkan pengguna dalam memahami algoritma tersebut. Untuk menyatakan proses pemilihan: if.. baca. (3) Pseudocode..... Supaya tidak menyulitkan dalam pembuatan maupun pembacaan algoritma. dapat menggunakan kata berikut: jika.. Untuk menyatakan proses pengulangan.. print luas : Cetak Ls Selesai Pusat Pengembangan Bahan Ajar .... rekam. display.. Tetapkan nilai Pi = 3.sebaliknya.... Contoh: Buatlah algoritma untuk mencari luas sebuah lingkaran....14 Ls  Pi * R * R Penulisan dalam bentuk pseudocode dapat dituliskan sebagai berikut: 1. dapat menggunakan kata berikut: hitung. Pseudocode menggunakan beberapa istilah seperti: • • • • Untuk mendapatkan data masukan: input.....do.. adalah notasi yang menyerupai bahasa pemrograman tingkat tinggi. Untuk menyatakan hasil keluaran: print. R2 Dalam bentuk flowchart.end for..while. Berdasarkan permasalahan tersebut kita ketahui untuk mencari luas segitiga dapat dihitung dengan menggunakan rumus matematis: Luas Segitiga = Л.. if. tampilkan. Pi= 3. Untuk menyatakan proses pengulangan: repeat. Cetak nilai Luas mulai Input R Pi  3. read R 2.(2) Bahasa/ notasi alami. dapat menggunakan kata berikut: ulangi.else. tetapi untuk masalah yang cukup kompleks penggunaan notasi alami tidak disarankan karena akan menyulitkan saat pengkonversian ke dalam bahasa pemrograman..14 3..end if...maka... jumlahkan. key-in. selama. Masukkan nilai jari-jari (R) 2. Untuk menyatakan hasil keluaran.sampai.until. baca file.do.... for... read.. ST ALOGARITMA PEMROGRAMAN 1 .. dan sebagainya. cetak.... umunya menyerupai bahasa Pascal atau C. masukkan... write. dapat menggunakan pernyataan berikut: tulis.then.. Untuk menyatakan proses pemilihan. permasalahan di atas dapat digambarkan sebagai berikut: Berikut ini adalah penulisan algoritma dengan menggunakan notasi Bahasa Indonesia Terstruktur (BIT): 1.... dapat menggunakan kata berikut: isi...

link dengan berkas library. Menentukan solusi. Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Operasi yang bersesuaian dengan setiap instruksi dilaksanakan. kemudian apa saja yang dapat dipecahkan dengan program komputer dan selanjutnya kita menentukan juga masukan seperti apa yang diperlukan dan keluaran yang bagaimana yang diinginkan. Tetapi sebelum itu kita harus melihat secara keseluruhan tahapan dalam pemrograman komputer. 2. Selanjutnya. Pendefinisian atau pemahaman masalah adalah tahapan pertama yang penting karena pada tahap ini kita menentukan masalahnya. tulis. Berikut ini adalah tahapan yang harus dilakukan dalam pembuatan program komputer: 1.3 Tahapan Pelaksanaan Pemrograman Komputer Setelah kita mengetahui apa yang dimaksud dengan algoritma dan bagaimana membuat sebuah algoritma. 4. Pada tahap ini algoritma diterjemahkan ke dalam bahasa pemrograman tertentu. yang kemudian akan diproses oleh komputer. Pemilihan algoritma merupakan tahap yang cukup penting karena jika salah menentukan algoritma yang dipilih maka akan menyebabkan program menghasilkan unjuk kerja atau performa yang kurang optimal. Menulis program. hitung. tahapan selanjutnya adalah bagaimana kita menerapkannya dalam bahasa pemrograman. perbandingan. Pada tahap ini yang harus dilakukan adalah mencari jalan bagaimana masalah tersebut diselesaikan. dsb) Keterangan: Algoritma di translasikan menjadi program dalam bahasa tingkat tinggi.UMB Nur Ani. Mendefinisikan Masalah. program dikompilasi dan diterjemahkan menjadi program dalam bahasa mesin dan di. Untuk memahami proses yang terjadi pada tahap coding dapat dilihat dari gambar di bawah ini: Algoritma Translasi Program dalam Bahasa Tingkat Tinggi Kompilasi + Linking Program dalam Bahasa Mesin Interpretasi oleh CPU Operasi (baca. Memilih algoritma. ST ALOGARITMA PEMROGRAMAN 1 . Tahap penulisan program dalam sebuah bahasa pemrograman atau biasa disebut tahap coding.1. Instruksi dalam bahasa mesin diinterpretasikan oleh CPU. 3.

PASCAL. Program dapat didefinisikan sebagai sederetan instruksi atau perintah (dalam bahasa yang di mengerti oleh komputer) untuk melaksanakan tugas-tugas tertentu. Bahasa pemrograman ini disebut juga bahasa generasi ketiga atau 3GL. cout<< “Belajar Algoritma \n”. Sebagai contoh apabila algoritma dituliskan dalam bahasa C. C. ST ALOGARITMA PEMROGRAMAN 1 . Menulis dokumentasi. (2) High level language/bahasa tingkat tinggi adalah bahasa pemrograman yang berorientasi pada manusia. Tahap ini terkadang dianggap tidak penting dan seringkali diabaikan. Tahap ini dapat dilakukan bersamaan dengan tahap penulisan program. 6. C++. C ataupun C++. dokumentasi dapat memberikan penjelasan tentang algoritma yang digunakan oleh si pembuat program. 7. bahasa pemrograman tingkat tinggi. Merawat program. contohnya: bahasa mesin / machine language dan bahasa rakitan / assembly language. FORTRAN.5. setelah algoritma dibuat maka tahap selanjutnya adalah meng-implementasikannya ke dalam program komputer yang dapat dituliskan dalam bahasa pemrograman tertentu. 1. dapat dilakukan pengujian untuk melihat apakah program yang sudah dibuat berhasil di kompilasi dengan baik. Perintah-perintah yang digunakan dalam bahasa tingkat tinggi (bahasa generasi ke-3) umumnya menggunakan bahasa Inggris. sesungguhnya dokumentasi sangat penting terlebih untuk program yang cukup kompleks dimana pembuatan program dilakukan oleh lebih dari satu orang. COBOL. Dalam pembuatan program komputer umumnya menggunakan seperti Bahasa Pascal. yaitu: (1) Pembacaan/ pemasukan data ke dalam komputer (Input) (2) Melakukan penghitungan terhadap data tersebut (Proses) (3) Mengeluarkan/ mencetak hasilnya (Output) Bahasa pemrograman dapat diklasifikasikan menjadi dua: (1) Low level language / bahasa tingkat rendah yang berorientasi pada mesin. Suatu program komputer pada umumnya berisi 3 hal. Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Menguji program.UMB Nur Ani.4 Implementasi Algoritma Menjadi Program Seperti telah dibahas pada sub bab sebelumnya. Sebagai contoh: Dalam C: Dalam C++: printf (“Belajar Algoritma\n”). Sedangkan bahasa pemrograman dapat didefinisikan sebagai program yang berisikan instruksiinstruksi yang dimengerti oleh komputer. kemudian program diuji kembali untuk melihat apakah program menghasilkan keluaran yang diinginkan. Contohnya : BASIC. Tahap ini dapat dilakukan setelah program selesai dibuat dan telah digunakan. Dalam Pascal: Writeln(‘Belajar Algoritma’). sehingga menghasilkan suatu keluaran / output yang diharapkan. maka diperlukan compiler C untuk menerjemahkan program tersebut menjadi instruksi bahasa mesin yang kemudian diproses oleh komputer. Setelah program selesai ditulis. contohnya memberikan komentar pada program untuk menjelaskan program tersebut.

bahasa C++ dan bahasa Pascal. Untuk menerjemahkannya dibutuhkan perangkat lunak yang disebut interpreter dan compiler. Pengulangan (repetition). ada keadaan dimana suatu langkah atau sebuah perintah dilaksanakan lebih dari satu kali. apa yang selanjutnya harus dilakukan? Apakah keluar ruangan atau tetap menunggu di ruangan hingga waktu ujian habis. C++. Ketiganya menghasilkan keluaran yang sama yaitu menampilkan kalimat Belajar Algoritma. 6. pemilihan aksi. Dalam banyak hal terkadang algoritma yang dilakukan tidak berurutan seperti di atas. Contohnya. Ketiga perintah tersebut sebelum diproses oleh komputer sesungguhnya harus diterjemahkan terlebih dahulu agar perintahperintah tersebut dimengerti oleh mesin komputer. yaitu: 1. Menempati tempat duduk sesuai nomer ujian.UMB Nur Ani. kemudian jika baris kedua yang akan dieksekusi baru baris kedua yang akan diterjemahkan. 2. Ketiga jenis langkah tersebut membentuk konstruksi suatu algoritma. seorang mahasiswa akan mengambil mata kuliah yang sama selama mata kuliah tersebut belum bernilai minimal C. Pemilihan (selection). Interpreter merupakan perangkat lunak yang digunakan untuk menerjemahkan program baris per baris. Mempersiapkan kartu ujian. dan seterusnya. Mendapatkan lembar soal dan lembar jawaban. 2. 1. Keadaan ini dalam algoritma dinamakan perulangan atau looping. Pada permasalahan lain. Sebagai contoh. Keadaan seperti ini dalam algoritma di sebut percabangan atau selection. Jadi. 3. C. Sebenarnya dalam kehidupan sehari-haripun kita sudah menggunakan algoritma dalam menjalani rutinitas kehidupan. sebuah algoritma dapat dibangun dari tiga buah struktur dasar. dan pengulangan aksi. Pusat Pengembangan Bahan Ajar . 5. Contoh bahasa pemrograman yang menggunakan compiler adalah Pascal. Menandatangani form kehadiran. Contoh bahasa pemrograman yang menggunakan interpreter adalah Basic Sedangkan compiler menerjemahkan seluruh perintah dalam program tersebut ke dalam bahasa mesin terlebih dahulu baru kemudian menjalankan hasil penerjeman. 4. terkadang akan ada beberapa langkah yang harus dipilih tergantung pada kondisi. dari pengembangan algoritma di atas. 3. ST ALOGARITMA PEMROGRAMAN 1 . saat peserta ujian telah selesai mengerjakan ujian tetapi waktu ujian masih ada.5 Struktur Dasar Algoritma Algoritma berisi langkah-langkah penyelesaian masalah. Runtunan (sequence). Keluar ruangan ujian saat waktu ujian telah habis. Langkah-langkah tersebut dapat berupa runtunan aksi.Ketiga perintah di atas adalah perintah yang dituliskan dalam bahasa C. Hasil penerjemahan tersebut dapat disimpan dalam memori sementara ataupun dapat disimpan dalam sebuah file terpisah. Mengerjakan ujian dengan tertib. maksudnya adalah jika baris pertama yang akan diekseskusi maka baris pertama dari sebuah program akan diterjemahkan terlebih dahulu ke dalam bahasa mesin. saat mengikuti ujian semester ada langkah-langkah yang harus dilaksanakan antara lain: 1. Sebagai contoh.

K1. Hal yang penting dalam permasalahan ini adalah bahwa jumlah pemburu tidak boleh lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah kanibal. K2. P3. K3 di DS} 4. K1. K3 di DS} P2.Contoh: 1. K2. K2. K2 berada di PT} {P1. P2. K2. karena jika langkah yang dilaksanakan tidak berurutan maka tidak akan memecahkan masalah.K3 di DS} 3. K2 di DS} K2 menyebrang kembali ke PT {K2. P3. baik di sisi pulau maupun di sisi desa karena jika jumlah kanibal lebih banyak dibandingkan jumlah pemburu maka kanibal dapat memakan pemburu. P3. P1. K1 berada di PT} { K2. K3 berada di PT} {P1. DS {PT adalah pulau terpencil. P3. K2 menyebrang kembali ke PT {P2.P2. Algoritma Penyebrangan sungai P1. K2. P2.P2 menyebrang dari PT ke DS {P3. K1 di DS} 6. mereka hanya dapat menggunakan sebuah perahu kecil. P3. perahu minimal berisi 1 orang. K3 berada di PT} {P1.P2. P2.K3 di DS} K1 menyebrang kembali ke PT {P1. K3 di DS} K3 menyebrang kembali ke PT {K1. K3 {P adalah pemburu. P1. K1.P2. P3.K2. Jumlah pemburu harus lebih banyak dari jumlah kanibal. Antara pulau terpencil dengan desa terdekat dibatasi oleh sebuah sungai yang memiliki arus yang deras. K3 menyebrang dari PT ke DS {P1. P3. K1 menyebrang dari PT ke DS {P2.K2 berada di PT} {P1.K2 menyebrang dari PT ke DS {K3 berada di PT} {P1.UMB Nur Ani. K1 berada di PT} {P1. P3 di DS} 5. P3 menyebrang dari PT ke DS {K1. maksimal berisi 2 orang. DS adalah desa} Deskripsi: 1. P2. Perahu tersebut dapat digunakan untuk bolak balik tetapi minimal harus ada satu orang untuk mengendarai perahu dan perahu hanya dapat menampung maksimal dua orang sekali jalan. Buatlah algoritma untuk menyebrangkan tiga orang kanibal dan tiga orang pemburu selurunya selamat tiba desa. P2. K2. K3 berada di PT} {P1. P3 berada di PT} {K1.P2. P3. K2 dan K3 menyebrang dari PT ke DS {---} {P1. P2. K1 di DS} P1 menyebrang kembali ke PT {P1. K3 berada di PT} {K1 di DS} 2. K adalah kanibal} PT. K2. Buatlah algoritma deskriptif untuk masalah berikut: Tiga orang pemburu membawa tiga orang kanibal dari sebuah pulau terpencil menuju desa terdekat. Untuk menyeberangi sungai. Pusat Pengembangan Bahan Ajar . K3 di DS} Algoritma penyeberangan sungai ini adalah salah satu contoh algoritma runtunan. P2. ST ALOGARITMA PEMROGRAMAN 1 . K1. Pemahaman masalah: Hasil yangdiharapkan: seluruh pemburu dan kanibal selamat menyebrangi sungai Permasalahan: Hanya dapat menggunakan perahu untuk menyebrangi sungai. K1. P3.

Baris ketiga membuat nilai x menjadi positif (baris ini hanya dilakukan jika nilai x lebih kecil dari nol) Baris keempat mencetak nilai x. Pemahaman masalah: Meminta masukan berupa sebuah kata. Buatlah algoritma untuk menuliskan nilai mutlak dari nilai yang dimasukkan oleh pengguna. jika x ≥ 0 | x | = -x. 2. Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Masukkan Kt 2. variabel M digunakan untuk menyimpan hasil pengulangan (pencacah). ST ALOGARITMA PEMROGRAMAN 1 . jika x < 0 Algoritma Nilai mutlak x adalah variabel yang menampung nilai yang dimasukkan Deskripsi: 1. 3. M = M +1 Penjelasan algoritma: Langkah pertama meminta masukan sebuah kata yang disimpan pada variabel Kt Langkah kedua memberi nilai awal m=1. Deskripsi: 1. Pemahaman masalah: Nilai mutlak x | x| adalah sbb: | x | = x. Buatlah algoritma untuk mencetak sebuah kata yang diinput oleh pengguna sebanyak 5 kali.2. Jika (x < 0) maka kerjakan perintah nomer 3. Penjelasan algoritma: Baris pertama meminta masukkan bilangan yang disimpan pada variabel x.UMB Nur Ani. Tulis x. Algoritma mencetak kata sebanyak 5 kali Kt adalah variabel yang digunakan untuk menampung kata yang dimasukkan pengguna M adalah variabel untuk menyimpan nilai perulangan. M = 1 3. Baris kedua mengecek apakah nilai yang dimasukkan lebih kecil dari nol atau tidak. Algoritma mencari nilai mutlak merupakan algoritma bentuk percabangan. cetak Kt 5. x  -x 4. Input nilai x. selama (M <= 5) lakukan langkah 3 sampai dengan 5 4. jika lebih kecil maka kerjakan perintah nomer 3 jika tidak lebih kecil maka kerjakan perintah nomer 4. jika tidak kerjakan nomer 4 3. karena pada algoritma di atas kita dihadapkan pada sebuah kondisi yang akan membuat program mempunyai dua arah (lihat baris kedua). kemudian kata tersebut tercetak sebanyak 5 kali.

Langkah keempat merupakan perintah untuk mencetak Kt. Untuk menempuh perjalanan dari desa A ke desa B hanya dapat dilakukan dengan sepeda motor. Tiga pasang suami istri dari desa A mendapatkan undangan dari desa B. Tugas Mandiri: 1. Salemba Teknika. Jika nilai D = 0 maka X1 = X2.S. Jika nilai D < 0 maka didapat akar tidak nyata. Informatika Bandung. Algoritma & Pemrograman Dalam Bahasa Pascal dan C.. kemudian menampilkan bilangan terbesar dari kedua bilangan tersebut. Tulislah algoritma untuk meminta pengguna memasukkan tiga buah bilangan bulat. Latihan: 1. Tulislah algoritma untuk meminta masukan dua bilangan dari pengguna. Buatlah algoritma untuk mencetak kalimat ”Algoritma Pemrograman” sebanyak 50 kali. Buatlah algoritma untuk menunjukkan bagaimana perjalanan dari desa A ke desa b dapat dilakukan. Algoritma dan Pemrograman. 1993 Thompson Susabda Ngoen. 2. Di desa A hanya tersedia satu buah sepeda motor yang hanya dapat dinaiki maksimal oleh 2 orang. dalam hal ini digunakan untuk membatasi perulangan.- Langkah ketiga memberikan perintah untuk mengulangi langkah ketiga hingga langkah kelima selama nilai M masih bernilai lebih kecil atau sama dengan 5. variabel M harus ditambah dengan nilai 1 agar kondisi pada langkah ketiga ada saatnya bernilai salah. Akar persamaan kuadrat dapat dicari dengan terlebih dahulu menghitung nilai determinan dengan rumus D = B 2 – 4 A C. Yogyakarta. kemudian menampilkan bilangan terkecil dari ketiga bilangan tersebut. Pengantar Algoritma dan Pemrograman. J&J Learning. Pengantar Algoritma dengan Bahasa C. ================================ Referensi: Antony Pranata. Jakarta. ST ALOGARITMA PEMROGRAMAN 1 . Gunadarma. Agus Salim. 2. 2004  Pusat Pengembangan Bahan Ajar . 2002 Suryadi H. Jika nilai D > 0 maka terdapat dua akar X1= (-B + √D / 2A) dan X2= (-B . Buatlah algoritma untuk menghitung akar persamaan kuadrat. Algoritma mencetak kata yang yang dimasukkan oleh pengguna merupakan bentuk algoritma pengulangan. untuk menghitung nilai X didapat dari rumus: –B / ( 2 A ). sehingga tidak mau meninggalkan istri mereka jika ada lelaki lain. Langkah kelima menambahkan variabel M dengan 1.UMB Nur Ani. Perjalanan tersebut dirumitkan dengan kenyataan bahwa para suami sangat pencemburu. 3. 2000 Rinaldi Munir.√D / 2A).

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->