I.

JU DUL MONITORING PPG DIGITAL UNTUK MENGHITUNG DETAK JANTUNG PASIEN

II. NAMA PENULIS 1. Haula Silva Zahara ( IT Telkom ) 2. M.Teguh Kurniawan ( IT Telkom ) 3. Fitria Yunita ( IT Telkom )

III. ABSTRAK Jantung merupakan organ vital didalam tubuh manusia. Jantung berfungsi mensirkulasikan darah ke seluruh tubuh. Ada banyak cara untuk mengetahui kondisi jantung seseorang. Salah satunya menggunakan Photoplethysmograph. Photoplethysmograph merupakan perangkat yang dapat mendeteksi perubahan volume darah tersebut. Data Photoplethysmograph dapat digunakan untuk mengetahui kondisi kesehatan seseorang. Pada karya ini telah dibuat Photoplethysmograph embedded wireless LAN berbasis komputer. Sistem ini dapat digunakan untuk memonitor keadaan jantung secara wireless. Photoplethysmograph ini terdiri dari sensor, penguat, LPF, ADC, mikrokontroler, komunikasi data serial, wireless LAN 802.11b, dan komputer sebagai penerima dan penampil data. Sensor tersusun atas LED merah dan fotoresistor (LDR) yang ditempatkan pada jari tangan. Sinyal yang dipancarkan LED diterima oleh LDR. Sinyal yang diterima LDR berubah-ubah sesuai perubahan volume darah, karena sinyal yang diterima amplitudanya sangat kecil dan mengandung noise maka perlu dikuatkan dan di filter. Sinyal analog tersebut dirubah menjadi sinyal digital dengan ADC. Selanjutnya data dikirim secara serial oleh mikrokontroler dan ditransmisikan secara wireless ke komputer. Di komputer data akan disajikan dalam bentuk grafik dan angka. Setelah dilakukan pengujian, perangkat PPG digital yang telah direalisasikan dapat bekerja dengan baik dalam menampilkan grafik sinyal PPG, sinyal sudah bersih dari noise, dapat menghitung detak jantung tiap menit, dan sistem bersifat realtime. Kata kunci : Photoplethysmograph, embedded wireless LAN, LPF, ADC, LDR.

Analog signals are converted into digital signals by ADC. sedangkan informasi perubahan volume darah tersebut tidak ditampilkan. data is sent serially by the microcontroller and transmitted wirelessly to a computer. Photoplethysmograph is a device that can detect changes in blood volume. Photoplethysmograph consists of sensor. This system can be used to monitor the heart using wireless transmission. karena dari grafik tersebut dapat diamati kondisi jantung seseorang. LDR. amplifier. LPF. The signal emitted LED accepted by LDR. In this project a has made Photoplethysmograph embedded wireless LAN-based on computer. The data of Photoplethysmograph can be used to determine the health condition of a person. Akan lebih berguna jika PPG menampilkan data dalam bentuk grafik perubahan volume darah secara kontinyu. Oleh dokter / ahli medis pengamatan grafik PPG secara kontinyu dapat mendeteksi . LPF. Signals received LDR changes according to changes in blood volume. Sensor consists of red LED and Photo resistor (LDR) is placed on the finger. Jantung berfungsi mensirkulasikan/memompa darah ke seluruh tubuh. ADC. PPG pada umumnya digunakan untuk menghitung dan menampilkan detak jantung per menit. Meskipun cara bekerjanya mendeteksi perubahan volume darah. ABSTRACT The heart is a vital organ in the human body.IV. The heart have function to circulate blood throughout the body. Akibat dari pemompaan tersebut volume darah di suatu organ akan berubah-ubah. IV. and the system is realtime. embedded wireless LAN. After testing. Key word : Photoplethysmograph. PENDAHULUAN Jantung merupakan organ vital didalam tubuh manusia. serial data communication. because the signal received amplitude is very small and contain noise will need to be strengthened and filtered. One of them using Photoplethysmograph. And then. microcontroller. There are many ways to analyze the condition of the heart a person. and the computer as a receiver and viewer data. Photoplethysmograph (PPG) merupakan perangkat yang dapat digunakan untuk mendeteksi perubahan volume darah tersebut. ADC. the digital PPG has realized can work well in show the signal graphs. In the computer data will be presented in the form of graphs and numbers. clean signal from noise.11b. wireless LAN 802. counting heartbeats per minute.

Memahami penggunaan mikrokontroller dan mikroprosesor dalam aplikasi elektronika. Penggunaan Photoplethysmograph wireless ini diantaranya adalah untuk memonitor kondisi jantung.adanya gangguan jantung misalnya kontraksi jantung prematur dan mengamati siklus pernafasan. TUJUAN Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini antara lain : 1. . Merancang dan merealisasikan perangkat PPG berbasis komputer. menghitung detak jantung. Wireless LAN dipilih dengan alasan memiliki mobilitas yang lebih baik jika dibandingkan dengan Bluetooth dan perangkat Photoplethysmograph dapat terhubung langsung dengan komputer yang berfungsi sebagai tempat pengolahan data. VI. 4. 5. Dapat mengimplementasikan suatu embedded wireless LAN yang digunakan sebagai pengirim data pada sistem monitoring PPG.11b) dan dapat menerapkannya pada sistem monitoring PPG. Memahami sistem embedded dalam pengembangan aplikasi elektronika. dan penggunaan media transmisi wireless ini akan lebih fleksibel untuk monitoring pasien. 3. Memahami sistem transmisi data pada jaringan komputer nirkabel (802. 2. V. Pada karya ini dibuat PPG dengan wireless LAN 802. Studi pustaka Metode ini digunakan untuk mendapatkan data-data dan informasi yang berhubungan dengan penelitian.11b sebagai pengirim data ke komputer ahli jantung dengan konfigurasi point to point karena pemantauan hanya dilakukan pada satu user. METODE Untuk menyelesaikan penelitian ini penulis akan menggunakan metode : 1.

VII. Implementasi sistem Pada Karya ini akan diimplementasikan dengan perangkat keras sistem embedded wireless LAN sebagai pengirim data pada PPG digital. hasil dan analisis yang telah dicapai antara lain : sinyal keluaran blok analog. penguat disusun secara bertingkat. (a) (b) . Metode Pengukuran dan Teknik AnalisisPengujian Teknik analisis yang digunakan mencakup analisis rangkaian. Untuk memperjelas akan dijelaskan pada bagian dibawah ini.2. Analisis ini akan dibantu dengan proyeksi pengukuran yang didapat dari hasil pengujian. Untuk memperjelas ditunjukkan pada Gambar rangkaian dibawah ini. sehingga hasil pengukuran sistem dalam kondisi bekerja dapat dibandingkan. sinyal keluaran blok digital. 1. Penguat operasional menggunakan IC OP07 dengan besar penguatan maksimum 500 kali. serta analisis sistem secara keseluruhan. penguat sinyal. serta analisis sistem secara keseluruhan. dan filter. tampilan sinyal pada software aplikasi. 3. Blok Analog Bagian ini terdiri dari sensor. Filter yang digunakan adalah filter LPF aktif dengan frekuensi cut off sebesar 20 Hz. analisis sinyal. LDR dan resistor. HASIL DAN PEMBAHASAN Pada bab ini akan dijelaskan mengenai perancangan. Rangkaian sensor tersusun atas LED.

8 volt sehingga sudah memenuhi syarat untuk masuk ke ADC yang mempunyai rentang pembacaan 0-5 volt. Gambar 2 sinyal analog PPG Dari gambar diatassinyal mempunyai amplitudo 2.(c) Gambar 1(a) Rangkaian sensor (b) Penguat (c) Filter Pada blok ini sinyal keluaran yang ditampilkan merupakan sinyal keluaran setelah melewati penguat dan filter. dan MAX-232 Untuk memperjelas ditunjukkan pada Gambar rangkaian dibawah ini. Blok Digital Bagian ini terdiri dari ADC 0804. 2. Berikut Gambar sinyal keluaran pada blok analog. sehingga sinyal PPG sudah terlihat bersih dari noise. . AT89C2051.

dan pengaturan format data serial. 0 dan -5 volt pada rangkaian pengkondisi masukan ADC0804. dan 3.Gambar 3 Rangkaian blok digital Pada rangkaian modem UART terdapat dua proses yang paling penting yaitu prose pengubahan data analog menjadi data digital. 3. WR dan INTR pada IC ADC0804. Pengujian dilakukan dengan menggunakan lampu LED yang dipasangkan pada kaki output ADC sehingga dengan lampu menyala merepresentasikan nilai “1” dan lampu mati merepresentasikan nilai “0” pada bilangan biner.3. Berikut tabel masukan dan keluaran ADC0804. Tabel 1 Data masukan dan keluaran ADC0804 . Proses pengubahan data analog menjadi data digital dilakukan oleh IC ADC0804 yang pengaturannya dilakukan oleh mikrokontroler AT89C2051 melalui program mikrokontroler pada pin 3. Pengukuran keluaran ADC0804 menggunakan masukan DC +5 volt.5 yang meliputi pengaturan masukan ke pin RD.4.

Dari hasil pengukuran diperoleh data ukur satu lebar bit data adalah 2500 bps hal ini dikarenakan keterbatasan ketelitian osiloskop. Pada blok digital. sistem relatif stabil karena bekerja pada intruksi sederhana yaitu membaca data keluaran ADC kemudian mengirimkannya secara serial. Untuk blok kedua dikategorikan sebagai blok digital yang terdiri dari ADC. Level tegangan yang terukur adalah 17. Analisis Stabilitas Perangkat Blok Digital Blok digital mempunyai karakteristik lebih tahan terhadap noise. Jika terjadi error perangkat harus di reset terlebih dahulu agar dapat bekerja kembali. Blok pertama dikategorikan sebagai blok analog yang meliputi akuisi sinyal dengan sensor. dan MAX-232. dan low pass filter. Analisis Perangkat Pengkondisi Sinyal Secara Keseluruhan Untuk mengetahui kerja perangkat secara keseluruhan dilakukan pengujian dengan membagi menjadi 2 blok perangkat. Pengukuran ini ditujukan untuk mengetahui nilai baudrate yang digunakan pada perancangan yaitu 2400 bps. penguat operasional. 4.2 Vpp. .Pengukuran pada rangkaian output MAX232 meliputi baudrate dan level tegangan. mikrokontroller. (a) (b) Gambar 3(a) dan 3(b) Data serial RS-232 3. sehingga noise tidak mempengaruhi sistem secara signifikan. Proses reset dapat dilakukan dengan menekan tombol reset pada papan PCB atau dapat dilakukan dengan mematikan perangkat terlebih dahulu kemudian menyalakan kembali perangkat PPG.

6. Paket yang dikirim masih berbentuk frame data karena perangkat embedded wireless LAN module bekerja pada datalink layer pada OSI layer. 7. Dari keterangan dokter sinyal sudah memenuhi standar kelayakan klinis. Gambar 4 Sinyal PPG pada software aplikasi Sinyal yang diterima terlihat bersih dari noise dan sesuai dengan teori grafik sinyal PPG. Analisis Data yang Diterima dari Photoplethysmograph Digital Data yang diterima dari perangkat berupa data biner. Untuk itu tidak diperlukan lagi proses filter digital. Pengukuran dilakukan pada 30 orang. berikut Tabel hasil pengukuran. Perbandingan Perhitungan Detak Jantung Perhitungan jumlah detak jantung dilakukan secara manual dengan bantuan jam sebagai penanda kapan dimulai dan berakhirnya perhitungan. Data yang diterima kemudian dikonversi menjadi data buffer yang kemudian dapat di plot pada posisi grafik. Berikut gambar grafik sinyal. Tabel 2 Data perbandingan perhitungan detak jantung secara manual PPG (Bpm) 93 75 84 72 87 81 81 Nama Ageak Ikhwan Hardi Gondo Ribut Eko Chandra Manual 91 72 84 75 84 82 82 Selisih 2 3 0 3 3 1 1 . Data tersebut dikirimkan secara wireless menggunakan media transmisi udara.

467. Ini bisa disebabkan karena adanya pergerakan jari tangan yang menimbulkan perubahan sinyal sehingga terjadi kesalahan deteksi. Dengan nilai rataan deviasi dan standar deviasi pada perhitungan dibawah ini : Mean Deviasi ∑| | = | = 0. nilai mean deviasi dan standar deviasi mendekati nilai satu sehingga dapat disimpulkan bahwa perhitungan Bpm pada sistem PPG yang direalisasikan memiliki tingkat akurasi yang tinggi.01 = 1. .Kiki Fitra Ovina Ajie Silva Dina Faruk Fuji Saiful Tirta Edo Catur Fatur Endang Ilham Kamal Hamzah Ayu Tea Andang Doni Putra Wahyu 87 78 78 75 63 90 81 78 84 75 84 72 87 81 66 84 69 75 72 75 78 93 81 85 77 79 76 62 91 81 77 84 77 87 72 89 84 68 85 71 75 74 78 77 92 80 2 1 1 1 1 1 0 1 0 2 3 0 2 3 2 1 2 0 2 3 1 1 1 Dari hasil pengujian diatas terdapat perbedaan hasil perhitungan detak jantung.86 Standar Deviasi Variansi = √ ∑| =√ 1.0201 Dari hasil perhitungan diatas. Dari data diatas diperoleh rata-rata selisih perhitungan Bpm sebesar 1.

1981.VIII. Belajar Mikrokontroler AT89C51/52/55.11b).Prinsip-Prinsip Elektronik.11b yang dapat menampilkan grafik sinyal PPG. 3. Atmel Corp. IT Telkom. www.2008.com. 3. 2002. 5. 1993 6. Willis J Tompskin. Filter analog yang direalisasikan pada karya ini sudah bekerja dengan baik terbukti sinyal PPG yang ditampilkan bersih dari noise sehingga tidak diperlukan pemrosesan filter digital. Gava Media. Sutanto. Implementasi Embedded Wireless LAN (802. menghitung detak jantung tiap menit serta pengarsipan data pasien. Bandung 4. Flash Microcontroler. DAFTAR PUSTAKA 1. . Sistem yang direalisasikan sudah bersifat realtime. KESIMPULAN Setelah dilakukan pengujian dan analisis didapatkan kesimpulan sebagai berikut: 1. IX.Jakarta 2.Erlangga. Protokol jaringan yang digunakan untuk proses transmisi data adalah protokol TCP. Pada karya ini telah berhasil merealisasikan perangkat monitoring fotoplethysmograf berbasiskan wireless LAN 802. New Jersey. Prentice Hall.Atmel. Bandung. Putra. Agfianto Eko. IT Telkom. Yogyakarta. Ahmad. Biomedical Signal Processing. Riko. Dari hasil pengujian menghitung detak jantung permenit.2008. Perancangan dan Implementasi Aplikasi Penerima Data Pada Sistem Monitoring Elektrokardiograf Digital Bebasiskan Wireless LAN (802. 5.Hanapi.11b) Sebagai Pengirim Data Pada Sistem Monitoring Elektrokardiograf Digital. Gunawan. 2. Saputra. PPG teruji akurat dengan pembanding perangkat standar klinik dan perhitungan manual dengan nilai kesalahan 1-3 detak jantung. 4.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful