Hubungan Diplomatik

JUL 10 Posted by catatanpkn

HUBUNGAN DIPLOMATIK By : Khoirul Annas, S.Pd-SMK N 2 Kudus SK KD : Menganalisis Hubungan Internasional dan Organisasi Internasional : Menganalisis fungsi Perwakilan Diplomatik

Pengertian Diplomatik berasal dari bahasa latin diploma, atau bahasa inggris diplomacy yaitu piagam. Dalam arti luas diplomatik diartikan sebagai sarana-sarana yang sah dan legal yang digunakan suatu Negara dalam melaksanakan politik luar negerinya. Untuk menjalin hubungan diantara negara-negara itu, biasanya negara tersebut saling menempatkan perwakilannya (Keduataan atau Konsuler). Hubungan diplomatik sering dilakukan secara terbuka artinya hubungan antar bangsa yang rakyatnya diberi informasi tentang isi perjanjian antar Negara-negara peserta. Namun hubungan diplomatik juga dapat dilakukan secara tertutup artinya hubungan antar Negaranegara peserta saja. Tujuan hubungan diplomasi adalah untuk mengusahakan agar pihakpihak yang mengadakan hubungan dengan suatu Negara mendapatkan manfaat yang sebesarbesarnya untuk kedua belah pihak. Penempatan perwakilan di Negara lain dapat dilakukan dengan dua cara yaitu Perwakilan diplomatik dan Perwakilan konsuler. Penempatan perwakilan di Negara lain memperhatikan beberapa faktor, yaitu: 1. Penting tidaknya kedudukan Negara pengutus dan Negara penerima 2. Erat tidaknya hubungan antar Negara yang mengadakan hubungan 3. Besar kecilnya kepentingan Negara yang mengadakan hubungan Hubungan diplomatik yang dilakukan oleh suatu Negara tidak boleh merugikan Negara lain dan mengganggu keamanan internasional, maka perlu ada pengawasan dengan cara : 1. Mewajibkan semua anggota PBB untuk menyampaikan persetujuan yang telah dicapai kepada secretariat PBB 2. Menteri luar negeri dari berbagai Negara dapat bertemu pada sidang umum PBB setiap tahunnya 3. Setiap persetujuan yang dicapai, sebelum diresmikan harus disampaikan kepada parlemen masing-masing. Landasan hubungan diplomatik RI Dalam rangka menjalankan hubungan diplomatik, Negara Indonesia berlandaskan pada pasal 13 UUD 1945, yang menyebutkan bahwa: 1. Presiden mengangkat duta dan konsul. 2. Dalam hal mengangkat duta; Presiden memperhatikan pertimbangan DPR. 3. Presiden menerima penempatan duta negara lain dengan memperhatikan pertimbangan DPR.

Kekuasaan Presiden untuk mengangkat dan menerima duta dari negara lain merupakan kedudukannya sebagai Kepala Negara. Sedangkan prosedur maupun teknis pelaksanaannya, diatur oleh Menteri Luar Negeri. Perwakilan Diplomatik (politis) Perwakilan diplomatik yaitu perwakilan suatu Negara di Negara lain dalam bidang politik. Perwakilan di Negara lain dipimpin oleh duta besar yang sekaligus menjadi juru bicara perwakilan luar negeri atau dikenal dengan istilah Doyen. Tingkatan-tingkatan Perwakilan Diplomatikmenurut konvensi Wina tahun 1815 yaitu: 1. Duta besar berkuasa penuh (Ambassador), yaitu perwakilan tingkat tinggi dan mempunyai kekuasaan penuh serta luar biasa. Biasanya ditempatkan pada Negara yang banyak menjalin hubungan timbal balik dan diakrediter oleh kepala Negara. Duta besar (perwakilan dari Roma) sering disebut Nuntius. 2. Duta (Gerzant), yaitu perwakilan di bawah duta besar yang dalam menyelesaikan segala persoalan harus berkonsultasi dengan pemerintahnya (kekuasaannya terbatas). Duta (perwakilan dari Roma) disebut Inter Nuntius. 3. Menteri Residen, yaitu perwakilan yang hanya mengurusi urusan Negara, tidak mewakili pibadi kepala Negara. Menteri Residen tidak berhak mengadakan pertemuan dengan kepala Negara penerima. 4. Kuasa Usaha, yaitu perwakilan diplomatik tingkat rendah yang diakreditor oleh menteri luar negeri. Biasanya melaksanakan kepala perwakilan jika pejabat tersebut tidak ada di tempat. 5. Atase, yaitu pejabat pembantu dari duta besar berkuasa penuh. Atase terdiri dari atase pertahanan (bidang militer) dan atase teknis (bidang perdagangan, perindustrian, kebudayaan dan pendidikan). Fungsi yang dimiliki perwakilan diplomatik, yaitu: Representasi, yaitu mewakili negara pengirim di dlm negara penerima Proteksi, yaitu melindungi kepentingan negara pengirim dan warga negaranya di negara penerima di dalam batas-batas yang diijinkan oleh hukum internasional Negosiasi, yaitu mengadakan persetujuan dgn pemerintah negara penerima Observasi, yaitu memberikan keterangan tentang kondisi dan perkembangan negara penerima, sesuai dengan undang-undang dan melaporkan kepada pemerintah negara pengirim. Relasi, yaitu memelihara hubungan persahabatan kedua negara

1. 2. 3. 4.

5.

Kekebalan dan Keistimewaan Perwakilan Diplomatik Asas kekebalan dan keistimewaan diplomatik, disebut (”exteritoriallity” atau ”extra teritoriallity”). Para diplomatik hampir dalam segala hal harus diperlakukan sebagaimana mereka berada di luar wilayah negara penerima. Para diplomat beserta stafnya, tidak tunduk pada kekuasaan peradilan pidana dan sipil dari negara penerima. Menurut Konvensi Wina 1961, Perwakilan diplomatik diberikan Kekebalan dan keistimewaan, dgn maksud : 1. Menjamin pelaksanaan tugas negara perwakilan diplomatik sebagai wakil negara. 2. Menjamin pelaksana fungsi perwaki-lan diplomatik secara efisien. Hak kekebalan perwakilan diplomatik meliputi: 1. Kekebalan terhadap pribadi pejabat diplomatik (hak imunitas)

2. Kekebalan terhadap kantor perwakilan dan rumah kediaman (daerah ekstrateritorial). Bila ada penjahat atau pencari suaka masuk ke dalam kedutaan maka dapat diserahkan atas permintaan pemerintah kaena para diplomat tidak memiliki hak asylum, yaitu hak untuk memberi kesempatan kpd suatu negara dalam memberikan perlindungan kepada warga negara asing yang melarikan diri. 3. Korespondensi diplomatik, yaitu kekebalan terhadap surat-menyurat, arsip, dokumen termasuk kantor dplomatik dan sebagainya (kebal dari pemeriksaan isinya). Pemberian keistimewaan kepada perwakilan diplomatik, atas dasar ”timbal – balik” sebagaimana diatur di dalam Konvensi Wina 1961 dan 1963, yaitu mecakup : 1. Pembebasan dari kewajiban membayar pajak, antara lain pajak penghasilan, kekayaan, rumah tangga, kendaraan bermotor, radio, bumi dan bangunan, televisi dan sebagainya. 2. Pembebasan dari kewajiban pabean, antara lain bea masuk, bea keluar, bea cukai, terhadap barang-barang keperluan dinas, misi perwakilan, barang keperluan sendiri, keperluan rumah tangga dan sebagainya. Perwakilan Konsuler (non politis) Perwakilan konsuler yaitu perwakilan suatu Negara di Negara lain dalam bidang non politik. Dalam arti nonpolitis, hubungan satu Negara dengan Negara lain diwakili oleh Korp Konsuler yang terbagi dalam kepangkatan sebagai berikut: 1. Konsul Jenderal, membawahi beberapa konsul yang ditempatkan di ibu kota negara. 2. Konsul dan Wakil Konsul, konsul yaitu mengepalai suatu kekonsulan yang kadang-kadang diperbantukan kepada konsul jenderal. Kantornya bernama Konsulat. Wakil konsul diperbantukan kepada konsul atau konsul jenderal yang kadang diserahi pimpinan kantor konsuler. Kantornya bernama Vice Konsulat. 3. Agen Konsul, dengan tugas untuk mengurus hal-hal yang bersifat terbatas dan berhubungan dengan kekonsulan. Tugas perwakilan konsuler adalah mengurusi kepentingan Negara dan warga Negara di Negara lain menyangkut: 1. Bidang Ekonomi, yaitu menciptakan tata ekonomi dunia baru dengan menggalakkan ekspor komoditas nonmigas, promosi perdagangan, mengawasi pelayanan, pelaksanaan perjanjian perdagangan dan lain-lain. 2. Bidang Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan, seperti; tukar-menukar pelajar, mahasiswa, dan lain-lain. Bidang-bidang lain seperti :  Memberikan paspor dan dokumen perjalanan kepada warga pengirim dan visa atau dokumen kepada orang yang ingin mengunjungi negara pengirim;  Bertindak sebagai notaris dan pencatat sipil serta menyelenggarakan fungsi administratif lainnya;  Bertindak sebagai subjek hukum dalam praktek dan prosedur pengadilan atau badan lain di negara penerima. Persamaan dan Perbedaan Perwakilan Diplomatik dan Konsuler Persamaan antara perwakilan diplomatik dan konsuler adalah bahwa kedua-duanya merupakan utusan dari suatu negara tertentu. Sedangkan perbedaannya yaitu:

Perwakilan Diplomatik Tugasnya dalam bidang politik Hanya 1 perwakilan dan ditempatkan di Ibu Kota Negara 1 2 3 4 5 6 Surat tugas ditandatangani oleh Kepala Negara Dapat berhubungan langsung dengan pemerintah pusat Negara penerima Memiliki daerah Ekstrateritorial Dapat mempengaruhi perwakilan konsuler

Perwakilan Konsuler Tugasnya dalam bidang non politik Lebih dari 1, tergantung kebutuhan Surat tugas ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri Hanya dapat berhubungan dengan pemerintah setempat (daerah), jika ingin berhubungan dengan pemarintah pusat maka melalui perwakilan diplomatik Tidak Memiliki daerah Ekstrateritorial Harus tunduk pada perwakilan diplomatik

Kronologi / skema penempatan perwakilan di Negara lain 1. Kedua belah pihak sa-ling tukar informasi ten-tang akan dibukanya perwakilan oleh Deparlu masing-masing Negara. 2. Mendapat persetujuan (demende, agregation) dari negara yang menerima. 3. Diplomat yg akan di-tempatkan, menerima surat kepercayaan (lettre de creance) yang ditanda tangani kepala negara pengirim. 4. Surat kepecayaan dise-rahkan kepada kepala negara penerima (lettre de rapple) dlm suatu upacara dimana seorang diplomatik berpidato. Mulai berlaku dan berakhirnya Perwakilan di Negara lain Hal Diplomatik Saat menyerahkan kepercayaan (Konvensi Mulai berlakunya 1961) 1. Sudah habis masa jabatan 2. Ditarik (recalled) oleh pemerintah negaranya. 3. Tidak disenangi Negara penerima (dipersona non Grata) 4. Negara penerima dan pengirim perang (pasal 43 Konvensi Wina 1961) surat Wina Konsuler Pemberitahuan yang layak kepada Negara penerima (Konvensi Wina 1963) 1.Fungsi seorang pejabat konsuler telah berakhir 2.Penarikan dari Negara pengirim 3.Pemberitahuan bahwa ia bukan lagi sebagai anggota staf konsuler (pasal 23,24,25 konvernsi Wina 1963)

Berakhirnya

Demikian materi mengenai fungsi perwakilan diplomatik, sebagai tindak lanjut jawablah pertanyaan di bawah ini!

1. 2. 3. 4.

Apa yang dimaksud dengan perwakilan diplomatik Sebutkan tingkatan perwakilan diplomatik Sebutkan perbedaan perwakilan diplomatik dengan perwakilan konsuler Sebutkan fungsi perwakilan Diplomatik!

Kunci Jawaban:

1. Perwakilan diplomatik adalah pewakilan suatu negara di negara lain dalam politik. 2. Tingkatan dalam perwakilan diplomatik: a. Duta besar berkuasa penuh (ambasador) b. Duta (gerzant) c. Menteri Residen d. Kuasa usaha 3. Perbedaan perwakilan diplomatik dan perwakilan konsuler: Perwakilan Diplomatik a. b. c. Tugasnya dalam bidang politik Perwakilan Konsuler Tugasnya dalam bidang non politik

Hanya ada 1 perwakilan dan ditempatkan di Ibu Kota Negara Lebih dari 1 tergantung kebutuhan Surat tugas ditandatangani oleh Kepala Negara Surat tugas ditandatangani Menlu Berhubungan hanya dengan pejabat Dapat berhubungan langsung setempat, jika ingin berhubungan dengan pemeringah pusat tempat dengan pemerintah pusat harus diakreditasi melalui perwakilan diplomatik Memiliki daerah ekstrateritorial Tidak memiliki daerah dan hak asilum ekstrateritorial dan hak asilum Dapat mempengaruhi perwakilan konsuler Tunduk kepada perwakilan konsuler

d. e. f.

4. Fungsi perwakilan Diplomatik: a. Mewakili negara pengirim di negara penerima b. Mengadakan persetujuan/ perundingan dengan negara penerima c. Melindungi warga negara dan kepentingan negara di negara penerima d. Mengamati perkembangan negara penerima dan melaporkan ke negara pengirim e. Membina hubungan baik

1.

PENGERTIAN HUBUNGAN INTERNASIONAL

Menurut Rencana Strategi Pelaksanaan Politik Luar Negeri RI (RENSTRA), hubungan Internasional adalah hubungan antarbangsa dalam segala aspeknya yang dilakukan oleh suatu Negara untuk mencapai kepentingan nasional negaranya. Menurut Encyclopedia Americana, hubungan Internasional dilihat sebagai hubungan antarnegara dari Negara yang berbeda-beda, baik berupa hubungan politis, budaya, ekonomi, ataupun hankam. Menurut Mc. Clelland, hubungan Internasional sebagai studi tentang interaksi antar jenis-jenis kesatuan-kesatuan social tertentu, termasuk studi tentang keadaan-keadaan relevan yang mengelilingi interaksi. Hubungan Internasional adalah suatu proses yang pada taraf tertentu melintasi yuridiksi nasional. Karena itu hubungan Internasional selalu mencakup semua hubungan antarkelompok bangsa, antarbangsa dan Negara dalam masyarakat dunia Internasioanal dan kekuatan-kekuatan serta proses-proses yang menentukan cara hidup, bertindak dan berpikir manusia.

kerjasama Internasional terjadi tidak hanya terbatas antara dua Negara atau antarnegara. TUJUAN KERJASAMA INTERNASIONAL 1. maka manusia akan mengadakan kerjasama. b. Menciptakan saling pengertian antarbangsa dalam membina dan menegakkan perdamaian dunia. meningkatkan kestabilan dalam bidang ekonomi. Negara tersebut akan mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. d. perdamaian abadi dan keadilan social merupakan tujuan Internasional Negara Indonesia seperti tercantum dalam Pembukaan UUD 1945. 4. Dari tujuan ini diharapkan akan terwujud kedamaian dan kesejahteraan hidup yang didambakan oleh setiap manusia di dunia. mempercepat pertumbuhan ekonomi 5. Memacu pertumbuhan ekonomi setiap Negara serta menciptakan keadilan dan kesejahteraan social bagi seluruh rakyatnya. c. e. Kerja sama Internasional juga terjadi antara Negara dengan pihak lain yang berada di luar wilayah teritorialnya. memajukan perdagangan 4. memelihara ketertiban dan perdamaian dunia .Dalam perkembangannya. di mana kedudukan pihak lain tersebut sederajat dengan Negara pada umumnya. sosial. perlu diusahakan adanya hubungan persahabatan dan kerjasama antar bangsa yang didasari sikap saling menghormati dan saling menguntungkan. Demikian halnya suatu bangsa tidak akan memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri. Perlunya hubungan kerja sama Internasional pada dasarnya bertujuan untuk: a. PERLUNYA KERJA SAMA INTERNASIONAL Ikut melaksanakan ketertiban dunia yyang berdasrkan kemerdekaan. membebaskan bangsa-bangsa dari keterbelakangan di bidang ekonomi 3. budaya dan pertahanan keamanan 6. Akibatnya. politik. 3. PENTINGNYA HUBUNGAN INTERNASIONAL a. Kerjasama Internasional dinggap penting dalam rangka untuk Menumbuhkan saling pengertian antarbangsa Mempererat hubungan persahabatan dan persaudaraan antarbangsa Saling mencukupi kebutuhan masing-masing bangsa yang bekerja sama Memenuhi rasa keadilan dan kesejahteraan Membina dan menegakkan perdamaian serta ketertiban dunia Suatu Negara yang tidak mau mengadakan kerjasama Internasional dengan Negara lain akan terkucil dalam pergaulan dunia. Oleh karena itu. Pihak lain yang dapat mengadakan kerja sama Internasional disebut aktor non-negara. Secara kodrati manusia tidak dapat mencukupi kebutuhan hidupnya sendiri. 2. Pada dasarnya kerja sama Internasional terjadi karena keinginan antarbangsa untuk mengadakan kerjasama dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup antarbangsa dan Negara. b. membebaskan bangsa-bangsa di dunia dari kemiskinan dan kelaparan 2.

menurut azas ini berdasrka atas kebangsaan atau kewarganegaraan. Contoh tindak criminal seperti penyelundupan barang terlarang. kekuasaan Negara atas warga negaranya.ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. d. Deklarasi ini diakui oleh PBB pada tanggal 10 Desember 1982 dan disahkan oleh pemerintah Indonesia sebagai hukum laut. Artinya hukum Negara berlaku bagi semua orang dan semua barang yang berada di wilayahnya. Azas Teritorial. AZAS-AZAS KERJASAMA INTERNASIONAL Dalam hubungan Internasional bagi Indonesia ada tiga azas yang harus ditaati dan dihormati (Pacta Sunt Servada) dijadikan pedoman yaitu: azas territorial. jenis kelamin. a. azas kebangsaan dan azas kepentingan umum. Begitu sebaliknya bila berada di Negara lain akan berlaku hukum di Negara tersebut. menurut aza ini berlaku kekuasaan Negara atas wilayahnya. bahasa. 5. baik warga Negara asli maupun warga Negara asing. kemanusiaan serta menghormati hak azasi manusia tanpa membeda-bedakan suku. Perjanjian Internasional secara khusus terdapat dalam Hukum laut Internasional dimana Indonesia sejak 13 Desember 1957 memperjuangkan Deklarasi Juanda yang di dalamnya menyatakan Negara Kesatuan Republik Indonesia dibatasi oleh garis lurus dengan jarak 12 mil dari pangkal lurus yang ditarik dari titik terluar pulau-pulau terluar sebagai laut terluar. a. b. b. Dasar pemikiran yang dijadikan pertimbangan kerjasama Internasional bagi bangsa Indonesia adalah: Pembukaan UUD 1945 alenia empat pada kalimat: ‘…. meningkatkan dan memperat tali persahabatan antarbangsa di dunia. perdamaian abadi dan keadilan social…” Piagam PBB pada pasal 1 menyatakan sebagai berikut: PBB menciptakan perdamaian dan keamanan Internasional serta berusaha mencegah timbulnya bahaya yang mengancam perdamaian dan keamanan PBB mengembangkan persahabatan antarbangsa atas dasar persamaan dan hak menentukan nasib sendiri dalam rangka perdamaian dunia. - DASAR HUKUM KERJASAMA INTERNASIONAL c. 6. PBB menjadi pusat penyelesaian-penyelesaian pertikaian Internasional. Berdasrkan azas ini setiap warga Negara dimanapun berada tetap mendapat perlakuan hukum dari negaranya. dan agama. pelaku korupsi walaupun sudah berada di luar negeri tetap bias ditangkap dan diadili di Negara asalnya . Perjanjian Internasional (Traktat atau Treaty) merupakan suatu persetujuan yang dibuat secara formal oleh dua Negara atau lebih mengenai penetapan atau ketentuan tentang hak dan kewajiban masing-masing pihak yang terlibat perjanjian. Berdasrkan ketentuan ini berlaku azas ekstrateritolialet artinya hukum Negara tetap berlaku bagi setiap warga Negara walaupun berada di Negara lain.7. social budaya. PBB mengembangkan kerja sama Internasional dalam rangka memecahkan persoalanpersoalan ekonomi. Contohnya. Azas Kebangsaan.

PENTINGNYA DAN SARANA-SARANA HUBUNGAN INTERNASIONAL BAGI SUATU NEGARA Pengertian Hubungan Internasional menurut buku Rencana Strategi Pelaksanaan Politik Luar Negeri RI (Renstra). dan Konvensi Wina tahun 1963 tentang Konsuler (hubungan diluar bidang politik). A. Seperti seorang atau beberapa orang warga negaranya (TKI atau TKW) yang bermasalah di luar negeri dapat dibantu pnyelesaiannya oleh Negara Indonesia. organisasi dan administrasi internasional dan hukum internasional . Warsito Sunaryo Hubungan internasional. Kerja sama Multilateral Kerjasama Multilateral merupakan suatu kerjasama yang diikuti oleh lebih dari dua Negara atau banyak Negara. 1. CGI. termasuk studi tentang keadaan relevan yang mengelilingi interaksi. Sebenarnya kerjasama Regional juga merupakan kerjasama multilateral karena anggotanya lebih dari dua Negara. hukum Intenasional akibat dari perjanjian internasional antar dua atau lebih Negara. PENGERTIAN. Azas Kepentingan Umum. b. b. NATO. berdasrkan azas ini Negara tetap berhak melindungi dan mengatur kepentingan dalam kehidupan warga negaranya.c. Dalam rangka mengadakan hubungan kerjasama dua Negara bag Negara Indonesia haruslah bersifat Demokratis dan terbuka . hubungan suatu Negara dengan Negara lain telah diatur dalam Kovensi Wina pada tahun 1961 tentang Diplomatik (hubungan bidang politik). c. 1. MC. Charles A. a. Negara-negara Non Blok. Contohnya. tetapi yang keanggotaannya mencakup banyak kawasan atau internasional diantaranya OPEC. bangsa maupun organisasi negara sepanjang hubungan bersifat internasional. 51 tahun 1961 tentang Perwakilan Diplomatik RI. disamping itu hubungan kerjasama juga harus dipublikasikan melalui media massa. a. 7. ini berarti bahwa bila Negara kita mengadakan hubungan kerjasama dengan Negara lain terlebih dahulu harus mendapat perdetujuan dari parlemen atau DPR. sedangkan pemerintah Indonesia telah mengeluarkan Keppres N0. SARANA-SARANA HUBUNGAN INTERNASIONAL Kerja sama Bilateral Kerjasama Bilateral adalah hubungan kerja sama dua Negara yang memiliki kepentingan sama dalam bidang poleksosbudhankam. Jadi hukum tidak terikat pada batas-batas suatu wilayah Negara. Kerjasama yang akan dibahas merupakan kerjasama yang tidak dalam satu kawasan (Regional). OKI. adalah hubungan antar bangsa dalam segala aspeknya yang dilakukan oleh suatu negara untuk mencapai kepentingan nasional pengertian menurut beberapa ahli. bisa diartikan sebagai : negara. APEC dan PBB. merupakan studi tentang interaksi antara jenis kesatuan-kesatuan sosial tertentu. Tygve Nathiessen Hubungan internasional merupakan bagian dari ilmu politik dan karena itu komponen-komponen hubungan internasional meliputi politik internasional. Adapun yang dimaksud dengan kesatuan-kesatuan sosial tertentu. Secara Internasional. Clelland Hubungan internasional adalah studi tentang keadaan-keadaan relevan yang mengelilingi interaksi. 1.

Yaitu ketentuan hukum alam yang tidak dapat dipungkiri bahwa suatu negara tidak dapat berdiri sendiri. politik internasional termasuk diplomasi. Ketergantungan tersebut. Kerjasama internasional antara lain bertujuan untuk :    Memacu pertumbuhan ekonomi setiap negara. Hal-hal inilah yang mendorong dilakukannya hubungan dan kerjasama internasional. pertahanan dan keamanan. di samping demi terciptanya perdamaian dan kesejahteraan hidup yang merupakan dambaan setiap manusia dan negara di dunia. 1. kekurangan dan kepentingan yang berbeda. Hubungan kerjasama antar negara (internasional) di dunia diperlukan guna memenuhi kebutuhan hidup dan eksistensi keberadaan suatu negara dalam tata pergaulan internasional. Sarana-Sarana Hubungan Internasional bagi suatu Negara Suatu hubungan antar bangsa dan negara (internasional) akan dapat berlangsung dengan baik.  Faktor eksternal : 1. 3.Konsep hubungan internasional berhubungan erat dengan subjek-subjek internasional. 2. 3. Menciptakan saling pengertian antar bangsa dalam membina dan menegakkan perdamaian dunia. Untuk membangun komunikasi lintas bangsa dan negara guna mewujudkan kerja sama yang produktif dalam memenuhi berbagai kebutuhan yang menyangkut kepentingan nasional negara masing-masing. 2. sosial budaya. Menciptakan keadilan dan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyatnya. Pedomanpedoman internasional. politik. seperti organisasi internasional. Penting Hubungan Internasional bagi suatu Negara Arti penting hubungan internasional bagi suatu negara antara lain karena faktor-faktor sebagai berikut :  Faktor internal : Yaitu adanya kekhawatiran terancam kelangsungan hidupnya baik melalui kudeta maupun intervensi dari negara lain. tanpa bantuan dan kerja sama dengan negara lain. harus dipatuhi oleh pihak-pihak yang mengadakan hubungan baik tertulis maupun yang tidak tertulis. Mewujudkan tatanan dunia baru yang dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan dan perdamaian yang abadi bagi warga masyarakat dunia. Setiap negara sudah barang tentu memiliki kelebihan. Asas-Asas Hubungan Internasional . manakala terdapat pedoman-pedoman yang dijadikan sebagai landasan berpijak. terutama dalam upaya memecahkan masalah-masalah ekonomi. Kerjasama antar bangsa di dunia didasari atas sikap saling menghormati dan saling menguntungkan. 1. Beberapa sarana penting dalam membangun hubungan internasional adalah sebagai berikut : 1. hukum. hukum internasional.

Artinya hukum dari negara tersebut tetap berlaku juga bagi warga negaranya. bahwa dalam hubungan internasional asas persamaan derajat merupakan dasar yang menjadi kemauan bebas dan persetujuan dari beberapa atau semua negara. hampir semua negara berkembang maupun negara maju telah mengadakan hubungan kerja sama dengan negara lain (hubungan internasional). dapat dilihat pada bagan berikut ini. kerapkali masih terdapat masalah dan pertikaian-pertikaian yang perlu dipecahkan.  Asas Kebangsaan Asas ini didasarkan pada kekuasaan negara untuk warga negaranya. negara melaksanakan hukum bagi semua orang dan semua barang yang ada di wilayahnya.  Asas Kepentingan Umum Asas ini didasarkan pada wewenang negara untuk melindungi dan mengatur kepentingan dalam kehidupan bermasyarakat. Faktor-faktor Penentu Dalam Hubungan Internasional Beberapa faktor yang ikut menentukan dalam proses hubungan internasional. tetap menapat perlakuan hukum dari negaranya. Jadi. 1) Kekuatan Nasional (National Power). Asas ini mempunyai kekuatan exteritorial. berlaku hukum asing (internasional) sepenuhnya. Tujuannya adalah untuk kepentingan bersama dari mereka yang menyatukan diri di dalamnya. Kedua : Namun jika suatu negara yang memiliki 4 (empat) faktor kekuatan tersebut lemah. Walaupun demikian. dengan semakin majunya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang cepat. walaupun berada di negara asing. 1. mereka harus mengadakan hubungan internasional. Misalnya persoalan dwikewarganegaraan. mereka relatif lebih longgar untuk tidak mengadakan hubungan internasional. Berdasarkan faktor-faktor tersebut maka dapat difahami bagaimana suatu negara dalam mengadakan hubungan internasional. dikenal beberapa asas yang didasarkan pada daerah dan ruang lingkup berlakunya ketentuan hukum bagi daerah dan warga negara masing-masing.Menurut Hugo de Groot. 2) Jumlah Penduduk. Ada 3 (tiga) asas dalam hubungan internasional yang antara satu dengan lainnyan saling mempengaruhi :  Asas Teritorial Asas ini didasarkan pada kekuasaan negara atas daerahnya. baik secara bilateral maupun multilateral adalah sebagai berikut. dan 4) Letak Geografis. Apabila ketiga asas ini tidak diperhatikan. Dalam hubungan internasional. Sebagai ilustrasi. Oleh sebab itu. wajib militer dan wajib pajak. Menurut asas ini. Dalam hal ini. hukum tidak terikat pada batasbatas wilayah suatu negara. terhadap semua barang atau orang yang berada di luar wilayah tersebut. antara satu negara dengan negara lain perlua ada hubungan yang teratur dan tertib dalam bentuk hukum internasional. Jadi. batas-batas negara. 3) Sumber Daya. . akan timbul kekacauan hukum dalam hubungan antar bangsa (internasional). Menurut asas ini. negara dapat menyesuaikan diri dengan semua keadaan dan peristiwa yang bersangkut paut dengan kepentingan umum. Pertama : Jika suatu Negara telah memiliki 4 (empat) faktor kekuatan tersebut dengan baik. setiap warga negara di manapun ia berada. Dewasa ini.

1. serta menghormati hak-hak asasi manusia tanpa membeda-bedakan suku. Sosial Budaya dan bahkan ada negara yang hanya menekankan di bidang Idiologi saja. pihak-pihak tersebut terikat oleh kesepakatan. Perjanjian internasional (traktat = treaty) adalah suatu persetujuan (agreement) yang dinyatakan secara formal antar dua negara atau lebih mengenai penetapan serta ketentuan tentang hak dan kewajiban masing-masing pihak.Ketiga kelompok negara tersebut di atas (A. 3) PBB mengembangkan kerjasama internasional dalam rangka memecahkan persoalanpersoalan ekonomi. dan C) saling membutuhkan. perdamaian abadi. ada yang menekankan pada : bidang Pertahanan dan keamanan (Hankam). Adapun titik berat dalam hubungan internasional. maka terjadilah pengelompokan bentuk hubungan internasional yang sekarang ini. sosial budaya. traktat ditaati oleh pihak-pihak yang . maka terjadilah interaksi (hubungan) internasional. jenis kelamin. 4) PBB menjadi pusat penyelesaian-penyelesaian masalah internasional. Kemudian. dan keadilan sosial ”. kemanusiaan. Pada umumnya. baik masa damai maupun pada masa perang. Pasal 1 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menyatakan ketentuan-ketentuan tentang hal-hal berikut : 1) PBB menciptakan perdamaian dan keamanan internasional serta berusaha mencegah timbulnya bahaya yang mengancam perdamaian dan keamanan. B. bidang Ekonomi. Pembukaan UUD 1945 alenia IV yang berbunyi “… ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. Mengingat yang melatar belakangi terjadinya hubungan internasional antar negara itu berbeda-beda satu dengan yang lainnya. 2) PBB mengembangkan persahabatan antar bangsa atas dasar persamaan dan hak menentukan nasib sendiri dalam rangka perdamaian dunia. yaitu : 1. Bagi bangsa Indonesia hubungan kerjasama antar negara merupakan jalinan antar negara yang mengacu pada beberapa landasan hukum. 2. bahasa dan agama.

Tegasnya. Perjanjian internasional adalah perjanjian yang diadakan antar bangsa yang bertujuan untuk menciptakan akibat-akibat hukum tertentu. setiap subjek pembuat perjanjian hendaknya secara moral dan hukum benar-benar bertanggungjawab terhadap apa yang telah dilakukannya. politik maupun ilmu-ilmu sosial lain. Hal ini telah disepakati oleh Indonesia. B. Malaysia. Indonesia sejak 13 Desember 1957 memperjuangkan Deklarasi Juanda yang di dalamnya menyatakan Negara Kesatuan Republik Indonesia dibatasi oleh garis lurus dengan jarak 12 mil dari garis pangkal lurus yang ditarik dari titik terluar pulau-pulau terluar sebagai laut teritorial. yang bertujuan untuk mengadakan akibat-akibat hukum tertentu. Subjek-subjek hukum dalam hal ini selain lembaga-lembaga internasional. dan Muangthai pada tanggal 21 Desember 1971 untuk Common Point di Selat Malaka.berkepentingan karena adanya asas pacta sun servanda (persetujuan antar negara harus dihormati). 1. € Oppenheimer-Lauterpacht Perjanjian internasional adalah suatu persetujuan antar negara yang menimbulkan hak dan kewajiban di antara pihak-pihak yang mengadakannya. Berikut ini beberapa pengertian yan dikemukakan oleh para ahli. LL. € G. perjanjian internasional mengatur perjanjian antarnegara saja selaku subjek hukum internasional. Contoh: Konvensi Hukum Laut Internasional telah menetapkan landas kontinen sedalam 200 meter. 17 Tahun 1985 tentang Hukum Laut. Secara khusus terdapat dalam Deklarasi hukum laut internasional. Meskipun kedalam 200 meter sulit dimonitor oleh setiap . SH. TAHAP-TAHAP PERJANJIAN INTERNASIONAL 1. Pengertian Perjanjian Internasional Hubungan internasional yang merupakan hubungan antar negara. Mochtar Kusumaatmadja. pada dasarnya adalah ”hubungan hukum”. € Prof Dr. Deklarasi ini diakui PBB pada tanggal 10 Desember 1982 dan disahkan oleh pemerintah Indonesia dengan Undang-Undang No. Schwarzenberger Perjanjian internasional adalah suatu persetujuan antara subjek-subjek hukum internasional yang menimbulkan kewajiban-kewajiban yang mengikat dalam hukum internasional. € Konferensi Wina tahun 1969 Perjanjian internasional adalah perjanjian yang diadakan oleh dua negara atau lebih. maka pengertian perjanjian internasionalpun sangat beragam. juga negara-negara. 2.M. Dan lazimnya hal demikian itu akan diawali dengan perjanjian pembukaan hubungan de facto tetap(konsuler) sampai pada akhirnya berupa de jure penuh (perwakilan diplomatik) yang bersifat bilateral. Dalam arti etis normatif. 1. Perjanjian internasional dapat berbentuk bilateral maupun multirateral. Ini berarti dalam hubungan internasional telah melahirkan hak dan kewajiban antar subyek hukum (negara) yang saling berhubungan. Seperti halnya dalam memberikan pengertian hukum.

b. ekstradisi dan sebagainya. seperti laut teritorial. seperti masalah karantina. 1. Perjanjian ini bersifat terbuka bagi pihak ketiga. seperti status kewarganegaraan (Indonesia – RRC).  Menurut Fungsinya a. seperti bantuan ekonomi dan bantuan keuangan. perubahab atau pembatasan daripada hak-hak dan kewajiban mereka secara timbal balik. seperti antara organisasi internasional Tahta Suci ( Vatican) dengan organisasi Uni Eropa. € Pendapat Accademy of Sciences of USSR Suatu Perjanjian Internasional adalah suatu persetujuan yang dinyatakan secara formal antara dua atau lebih negara-negara mengenai pemantapan. Contoh: konfernsi Wina tahun 1958 tentang hubungan diplomatik. Contoh: Nato. Perjanjian antar sesama subjek hukum internasional selain negara. Konvensi Montego tentang Hukum laut internasional tahun1982. dan sebagainya. . Contoh: Kerjasama ASEAN dan Uni Eropa. Segi kesehatan. c. ANZUS. penandatanganan dan ratifikasi b. Segi hukum. c. yaitu suatu perjanian yang melakukan ketentuan-ketentuan atau kaidah-kaidah hukum bagi masyarakat internasional secara keseluruhan (bersifat multilateral). Perjanjian antar negara yang dilakukan oleh banyak negara yang merupakan subjek hukum internasional. Contoh: CGI. Perjanjian yang membentuk hukum (law making treaties). d. yaitu perundingan dan penandatanganan (biasanya digunakan) kata persetujuan dan agreemaent). dan sebagainya. e. seperti antara suatu organisasi internasional dan organisasi internasional lainnya. IBRD. Segi ekonomi.kapal yang lewat. batas alam daratan.  Menurut Isinya a. Perjanjian bersifat sederhana yang dibuat melalui dua tahap. seperti Pakta Pertahanan dan Pakta Perdamaian. Perjanjian internasional antar negara dan subjek hukum internasional lainnya. Segi batas wilayah. Perjanian bersifat penting yang dibuat melalui proses perundingan. penanggulangan wabah penyakit AIDS. 2. dan sebagainya.  Menurut Proses/Tahapan Pembentukannya a. Penggolongan Perjanjian Internasional Klasifikasi perjanjian internasional dapat dibedakan atas:  Menurut Subjeknya a. namun masing-masing negara tersebut harus mau mematuhi batas-batas hak dan kewajibannya. dan SEATO. IMF. dan sebagainya. b. Segi politis.

Mengatur masalah-masalah tambahan seperti penafsiran klausal-klausal tertentu. 2. 4. Persetujuan ini harus dilegalisasi oleh wakil-wakil yang berkuasa penuh (plaenipotentiones). 6. pemberantasan penyeludupan-penyelundupan dan sebagainya. Istilah lain dari perjanjian adalah berikut ini. Proses verbal tidak diratifikasi. Perikatan Yaitu istilah yang digunakan untuk (Arrangement) transaksi-transaksi yang bersifat sememtara. Proses Verbal Yaitu catatab-catatan atau ringkasanringkasan atau kesimpulan-kesimpulan konferensi diplomatik. 3. Contoh: Perjanjian antara RI dan RRC mengenai dwikewarganegaraan tahun 1955. . Nama Traktat (Treaty) Uraian Yaitu.b. yaitu perjanjian yang menimbulkan hak dan kewajiban bagi negara-negara yang mengadakan perjanjian saja (perjanjian bilateral). Keterangan Perjanjian ini khusus mencakup bidang politik dan bidang ekonomi. No 1. dan tidak berurusan dengan kebijaksanaan tingkat tinggi (high policy). atau catatan-catatan suatu permufakatan. Konvensi (Convention) Yaitu persetujuan formal yang bersifat multilateral. 5. Perjanjian yang bersifat khusus (treaty contract). perjanjian batas wilayah. Persetujuan (Agreement) Yaitu prjanjian yang berifat teknis atau admistratif Agrement tidak diratifikasi karena sifatnya tidak seresmi traktat atau konvensi. 3. 1. perjanjian paling formal yang merupakan persetujuan dari dua negara atau lebih. Istilah-Istilah Lain Perjanjian Internasional Pemberian berbagai istilah perjanjian internasional (traktat) berdasarkan pada tingkat pentingnya suatu perjanjian internasional serta keharusan untuk mendapatkan suatu ratifikasi dari setiap kepala negara yang mengadakan perjanjian. Protokol (Protocol) Yaitu persetujuan yang tidak resmi dan pada umumnya tidak dibuat oleh kepala negara. Perikatan tidak seresmi traktat dan konvensi.

Pertukaran Nota Yaitu metode yang tidak resmi.7. Piagam itu dapat digunakan sebagai alat tambahan untuk pelaksanaan suatu konvensi (seperti piagam kebebasan transit). Ketentuan Umum (General Act). LBB (Liga BangsaBangsa) mengguna-kan ketentuan umum mengenai arbitrasi untuk menyelesaikan secara damai pertikaian . militer dan negara serta dapat bersifat multilateral. Biasanya. terinci. timbul kewajiban yang pertukaran nota dilakukan oleh wakil-wakil menyangkut mereka.Akibat pertukaran nota ini akhir ini banyak digunakan. Deklarasi (Declaration) Yaitu perjanjian internasional yang Deklarasi sebagai persetuberbentuk traktat. dan sebagai dokumen tidak resmi apabila merupakan lampiran pada traktat atau konvensi. tetapi akhir. 11. Deklarasi sebagai traktat bila hal-hal yang kurang penting. Modus Vivendi Yaitu dokumen untuk mencatat persetujuan internasional yang bersifat sementara. menerangkan suatu judul dari batang tubuh ketentuan traktat. Yaitu traktat yang dapat bersifat resmi dan tidak resmi. 9. Ketentuan Yaitu ringkasan hasil konvensi yang Penutup (Final menyebutkan negara peserta. dan dokumen tidak juan tidak resmi bila mengatur resmi. Misalnya. sampai berhasil diwujudkan perjumpaan yang lebih permanen. 8. dan sistematis serta tidak memerlukan ratifikasi. 12. 10. serta masalah yang disetujui konferensi dan tidak memerlukan ratifikasi. Piagam (Statute) Yaitu himpunan peraturan yang ditetapkan oleh persetujuan interna-sional baik mengenai pekerjaan maupun kesatuankesatuan tertentu seperti pengawasan internasional yang mencakup tentang minyak atau mengenai lapangan kerja lembaga-lembaga internaional. nama utusan Act) yang turut diundang.

Bank Dunia. Penggolongan Perjanjian Internasional Untuk mengetahui penggolongan atau klasifikasi perjanjian internasional. d) Menurut fungsinya 1) Perjanjian yang membentuk hukum (law making treaties). yaitu suatu perjanjian yang meletakkan ketentuan-ketentuan hukum bagi masyarakat internasional secara keseluruhan (bersifat multilateral). dan lain sebagainya. dan sebagainya. Seperti laut teritorial. 4) Segi kesehatan. apakah dalam instrumen tunggal atau dua atau lebih instrumen yang berkaitan dan apa pun nama yang diberikan kepadanya. dll 3) Segi batas wilayah. 13. batas alam daratan. yang dimaksud dengan perjanjian internasional adalah suatu persetujuan yang dibuat antar negara dalam bentuk tertulis. yaitu perundingan dan penandatanganan (biasanya digunakan kata persetujuan atau agreement). Contoh: NATO. penandatanganan. seperti masalah karantina. Contoh: Konvensi Wina tahun 1958 tentang hubungan diplomatik. seperti bantuan ekonomi dan bantuan keuangan. 2) Segi ekonomi. seperti pakta pertahanan dan perdamaian. 2) Perjanjian bersifat sederhana yang dibuatmelalui dua tahap. 2) Perjanjian yang bersifat khusus (treaty contract). penanggulangan wabah penyakit AIDS. kita harus meninjau dari berbagai segi aspeknya dapat dibedakan seperti berikut. dan ratifikasi. Perjanjian ini bersifat terbuka bagi pihak ketiga. b) Menurut isinya 1) Segi polotis. Contoh: IMF. yaitu perjanjian yang menimbulkan hak dan kewajiban bagi negara-negara yang mengadakan perjanjian saja (perjanjian . seperti antara organisasi internasional Takhta Suci dengan Organisasi Uni Eropa. Perjanjian Internasional 1. Pengertian Menurut Pasal 2 ayat (1) huruf a Konvensi Wina tahun 1969 tentang Perjanjian Internasional. Contoh: Kerjasama ASEAN dan Uni Eropa.internasional tahun 1928. 2. Chart BAB 4 HUBUNGAN INTERNASIONAL DAN ORGANISASI INTERNASIONAL D. dan sebagainya. seperti antara suatu organisasi internasional dan organisasi internasional lainnya. a) Menurut subjeknya 1) Perjanjian antar negara yang dilakukan oleh banyak negara merupakan subjek hukum internasional. 3) Perjanjian antar subjek hukum internasional selain negara. dan diatur oleh hukum internasional. c) Menurut proses atau tahap pembentukannya 1) Perjanjian bersifat penting yang dibuat melalui proses perundingan. 2) Perjanjian internasional antar negara dan subjek hukum internasional lainnya.

Ada beberapa contoh yang dapat disampaikan sebagai gambaran konkret perjanjian bilateral. Contoh: Perjanjian antara RI dan RRC mengenai dwi kewarganegaraan tahun 1955. Jenis-Jenis Perjanjian Internasional a.bilateral). Perjanjian Bilateral Perjanjian bilateral bersifat khusus (treaty contract) karena hanya mengatur hal-hal menyangkut kepentingan kedua negara saja. b) Penandatangan (Signature) Lazimnya penandatangan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) atau kepala pemerintahan. Perjanjian Multilateral Perjanjian itu sering disebut sebagai law making treatiskarena biasanya mengatur halhal yang menyangkut kepentingan umum dan bersifat terbuka. Zona bersebelahan. hal ini juga dapat dilakukan oleh kepala negara. Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE). perjanjian belum dapat diberlakukan oleh masingmasing negara sebelum diratifikasi oleh masing-masing negaranya. Dalam melaksanakan negosiasi. Untuk perundingan yang bersifat multilateral. Selain mereka. Artinya tertutup kemungkinan bagi negara lain untuk turut serta dalam perjanjian tersebut. c) Pengesahan (Ratification) Suatu negara mengikatkan diri pada suatu perjanjian dengan syarat apabila telah . Perjanjian multilateral tidak saja mengatur kepentingan negara-negara yang mengadakannya. perjanjian bilateral bersifat „tertutup‟. kepala pemerintahan. Namun demikian. 4. a) Perundingan (Negotiation) Perundingan merupakan perjanjian tahap pertama antar pihak atau negara tentang objek tertentu.Pada tahap awal diadakan penjajakan atau pembicaraan pndahuluan oleh masing-masing pihak yang berkepentingan. penandatanganan teks perjanjian sudah dianggap sah jika 2/3 suara persen yang hadir memberikan suara. suatu negara dapat diwakili oleh pejabat yang dapat menunjukkan Surat Kuasa Penuh (full powers). 1) Konvensi Jenewa tahun 1949 tentang Perlindungan Korban Perang 2) Konvensi Wina tahun 1961 tentang Hubungan Diplomatik 3) Konvensi Hukum Laut Internasional tahun1982 tentang Laut Teritorial. 3. dan Landas Benua. menteri luar negeri tau duta besar. Untuk lebih jelasnya adabeberapa contoh tentang perjanjian multilateral seperti berikut. Oleh karena itu. 1) Perjanjian antara Indonesia dengan Thailand tentang garis batas Laut Andaman di sebelah utara Selat Malaka pada tahun 1971 2) Perjanjian ekstradisi antara Indonesia dan Malaysia pada tahun 1974 b. dan lain-lain. melainkan juga kepentingan negara lain yang tidak turut (bukan peserta) dalam perjanjian multilateral tersebut. Proses Pembuatan Perjanjian Internasional Dalam Konvensi Wina tahun 1969 tentang Hukum Perjanjian Internasional disebabkan bahwa dalam pembuatan perjanjian baik bilateral maupun multilateral dapat dilakukan melalui tahap-tahap berikut. kecuali jika ditentukan lain.

Kesadaran hukum nasional.disahkan oleh badan yang berwenang di negaranya. yaitu sebagai berikut. Mengenai persyaratan dalam perjanjian internasional. a. 3) Ratifikasi campuran (DPR dan pemerintah). 7. Harus dinyatakan secara formal/resmi. Berlakunya Perjanjian Internasional Perjanjian internasional berlaku pada saat peristiwa berikut ini. 6. 9. Pelaksanaan Perjanjian Internasional Ketaatan perjanjian internasional dilakukan berdasarkan sebagai berikut. a) Persetujuan Indonesia dengan Belanda mengenai penyerahan Irian Barat (Papua) b) Persetujuan garis batas landas kontinen antara indonesia dengan Singapura tentang selat Singapura (25 Mei 1973). 2) Teori pan Amerika (menekankan kedaulatan negara). 1) Ratifikasi oleh badan eksekutif. Daya berlaku surut (Retroactivity). Wilayah penerapan (Teritorial Scope). a. Bermaksud untuk membatasi. . Ratifikasi perjanjian internasional dapat dibedakan sebagai berikut. b. 5. Jika tidak ada ketentuan atau persetujuan. meniadakan. Berikut ini beberapa contoh perjanjian internasional yang dapat ditemukan dari perjalanan sejarah bangsa dan negara Indonesia. Kedudukan Negara Bukan Peserta Negara bukan peserta pada hakikatnya tidak memiliki hak dan kewajiban untuk mematuhinya. Mulai berlaku sejak tanggal yang ditentukan atau menurut yang disetujui oleh negara perunding. b. a. a. Akan tetapi bila perjanjian itu bersifat multilateral (PBB) atau objeknya besar (Terusan Suez. terdapat dua teori yang cukup berkembang. Perjanjian penyusul (Successive Treaty). Penandatanganan atas perjanjian hanya dapat bersifat sementara dan masih harus dikuatkan dengan pengesaan atau penguatan. atau mengubah akibat hukum dari ketentuan-ketentuan yang terdapat dalm perjanjian itu. b. 8. Penerapan Perjanjian Internasional Penerapan perjanjian internasional dapat diberlakukan atas dasar sebagai berikut. c. 1) Teori kebulatan suara (Unanimity Principle). Perjanjian yang harus dipatuhi (Pact Sunt Servanda). dan lain-lain) mereka juga dapat trikat dengan kondisi sebgai berikut. 2) Ratifikasi oleh badan legislatif. b. perjanjian mulai berlaku setelah persetujuan diikat dan dinyatakn oleh semua negara perunding. Persyaratan Perjanjian Internasional Unsur-unsur yang penting dalam persyaratan adalah sebagai berikut.

a. E. Selain itu. b. ada faktor-faktor penting yang ikut menentukan perumusan politik luar negeri Indonesia. dan kebijakan menteri luar negeri berupa Peraturan Menteri. Perjanjian secara sepihak diakhiri oleh salah satu peserta dan pengakhiran itu diterima oleh pihak lain. Posisi geografis b. Latar Belakang Pada tanggal 2 September 1948. Adanya unsur paksaan terhadap wakil suatu negara peserta. bangsa Indonesia dan negara kita hanya harus memilih antara pro-Rusia atau pro-Amerika? Apakah tak ada pendirian lain yang harus kita ambil dalm mengejar cita-cita kita”. Negara atau wakil kuasa penuh melanggar ketentuan hukum nasionalnya. a. Perkembangan situasi internasional f. 10. pemerintah segera mengumumkan pendirian politik luar negeri Indonesia di hadapan badan pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat yang antara lain berbunyi. Negara tersebut dikehendaki oleh para peserta. 37 Tahun 1999 tentang Hubungan Luar Negeri. IV/MPR/1999 Tentang GBHN.. dan langkah pemerintah Republik Indonesia yang diambil dalam melakukan hubungan dengan negara lain. landasan konstitusional atau sruktural UUD 1945. c. Negara tersebut menyatakan diri terhadap perjanjian itu. “. yaitu sebagai berikut. KEBIJAKAN POLITIK LUAR NEGERI INDONESIA 1. 37 Tahun 1999 tentang Hubungan Luar Negeri menyatakan bahwa yang dimaksud politik luar negeri adalah kebijakan. c. a. tetapi mestikah kita. Militer e. Penduduk c. Dr. Landasan dan Pengerian Politik Luar Negeri Indonesia a. Landasan Politik Luar Negeri Indonesia Landasan politik luar negeri Indonesia meliputi landasan idiil pancasila. b. Masa berlakunya perjanjian internasional itu telah habis. Kekayaan alam d. a. 11. landasan operasional (Ketetapan MPR RI No. Mochtar Kusumaatmadja. Pembatalan Perjanjian Internasional Berdasarkan Konvensi Wina tahun 1969. Telah tercapai tujuan dari perjanjian internasional itu. b. Berakhirnya Perjanjian Internasional Prof. kebijakan presiden yang berupa Keputusan Presiden. SH dalam buku pengantar hukum internasional mengatakan bahwa suatu perjanjian berakhir karena sebagai berikut.. Keterangan inilah yang kemudian menjadi dasar pertimbangan politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif. Bertentangan dengan suatu kaidah dasar hukum internasional lainnya. . Pengertian Politik Luar Negeri Menurut UU No. sikap. b. UU No. Paksaan tersebut baik dengan ancaman maupun pengguanaan kekuatan. Kulitas diplomasi 2. karena berbagai alasan suatu perjanjian internasional dapat batal antara lain sebagai berikut.

adil. Pemulihan kembali kepercayaan negara-negara bangsa-bangsa lain terhadap maksud dan tujuan revolusi Indonesia dengan cara memperbanyak kawan dari pada lawan. . Tujuan Politik Luar Negeri Indonesia 1) Pembentukan satu negara Republik Indonesia yang berbentuk negara kesatuan dan negara kebangsaan yang demokratis dengan wilayah kekuasaan dari Sabang sampai Merauke.2. b. 2) Pembentukan satu masyarakat yang adil dan makmur material dan spiritual dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia. 4) Membantu pelaksanaan keadilan sosial internasioanl dengan berpedoman pada Piagam PBB. Pokok-pokok politik luar negeri bebas aktif. dan 55. 1) Negara Indonesia menggunakan politik damai 2) Negara RI bersahabat dengan segala bangsa atas dasar salin menghaegai dengan tidak mencampuri soal susunan dan corak pemerintahan negara masing-masing. Pelaksanaan Politik Bebas Aktif Dalam rangka menciptakan perdamaian dunia yang abadi.organisasi internasional. khususnya Pasal 1. menjatuhkan kontradiksi dengan mencari keserasian yang sesuia dengan falsafah pancasila. c. 3. terutam sekali dengan negara-negara Afrika dan Asia atas dasar bekerja sama membentuk satu dunia baru yang bersih dari imperialisme dan kolonialisme menuju perdamaian dunia yang sempurna. yaitu sebagai berikut. Pelaksanaan dilkukan dengan keluwesan dalam pendekatan dan penanggapan sehingga pengaruhnya harus dilakukan untuk kepentingan nasional terutama kepentingan ekonomi rakyat. a. Pokok-Pokok dan Tujuan Politik Luar Negeri Indonesia a. 3) Pembentukan satu persahabatan yang baik antara Republik Indonesia dan semua negara di dunia. dan sejahtera. negara kita harus tetap melaksanakan politik luar negeri yang bebas dan aktif. 5. artinya kita bebas menentukan sikap dan pandangan kita terhadap masalahmasalah internasional dan terlepas dari ikatan kekuatan-kekuatan raksasa dunia yang secara ideologis bertentangan (blok Timur dengan komunisnya dan blok Barat dengan liberalnya). a. serta subjek hukum internasional lainnya dalam rangka menghadapi masalah internasional guna mencapai tujuan nasional. Pedoman Perjuangan Pedoman perjuangan politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif berdasarkan faktorfaktor berikut. b. Bebas. Dasa-Sila Bandung yang mencerminkan sollidaritas negara-negara Asia sendiri dengan kerjasama regional. dan perdamaian internasional itu tidak akan tercapai. 4. persaudaraan. 5) Negara RI dalam lingkungan PBB berusaha menyokong perjuangan kemerdekaan bangsa-bangsa yang masih dijajah sebab tanpa kemerdekaan. 3) Memperkuat sendi-sendi hukum internasional dan organisasi internasional untuk menjamin perdamaian yang kekal.

Powel. tetapi mereka tidak melibatkan diri dalam politik atau memberikan suara dalam pemilihan. Mochtar massoed. 4.nilai nilai.Budaya politik adalah sikap dan orientasi warga suatu negara terhadap kehidupan pemerintahan negara dan politiknya.A. Budaya Politik Parokial ( Parochial Political Culture ). artinya kita dalam politik luar negeri senantiasa aktif memperjuangkan terbinarnya perdamaian dunia. 3. nilai nilai. dan budaya politik ini lebih mengutamakan dimensi psikologis dari suatu siste politik yaitu sikap. dan keterampilan yang sedang berlaku bagi seluruh anggota masyarakat.Budaya politik adalah sikap orientasi warga negara terhadap sistem politik dan aneka ragam bagiannya dan sikap terhadap peranan warga negara di dalam sistem tersebut. simbol yang dimiliki individu dan yang dilaksanakan dalam masyarakat.Menurut Mochtar Masoed budaya politik subjek ini lebih menunjuk pada orang orang yang secara pasif patuh pada pejabat pejabat pemerintah dan undang undang. . Hal ini dikarenakan di dalam masyarakat tersebut banyak warganya yang buta huruf dan tinggal di tempet tempat yang terpencil. 5. aktif memperjuangkan ketertiban dunia. Aktif memperjuangkan kebebasan dan kemerdekaan. dan pilihan politik seseorang. Larry Diamond. G. keyakinan. Marbun. Tipe tipe Budaya Politik. B. dan aktif ikut serta menciptakan keadilan sosial dunia. Budaya Politik Partisipan ( Participant Political Culture ). Budaya politik ini ditandai dengan adanya kesadaran masyarakat yang turut aktif dalam kehidupan politik. Pengertian Budaya Politik. ide ide. Aktif.Budaya politik partisipan ini adalah suatu bentuk budaya dimana anggota masyarakat cenderung diorientasikan secara eksplisit terhadap sistem sebagai keseluruhan dan terhadap struktur dan proses politik serta administratif.b. A. Di dalam masyarakat yang seperti ini spesialisasi sangat kecil dan belum banyak berkembang.Budaya politik adalah keyakinan.berikut ini beberapa pengertian budaya politik : 1. sistem kepercayaan. Perwujudan politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif. 3. 2) Indonesia juga aktif dalam merintis dan mengembangkan organisasi di kawasan Asia Tenggara (ASEN). Budaya Politik Subjek ( Subject Political Culture ). BAB I BUDAYA POLITIK.Budaya politik adalah suatu konsep yang terdiri dari sikap. Almond. 2. 2. sentimen dan evaluasi suatu masyarakat tentang sistem politik negeri mereka dan peran masing masing individu dalam sistem itu.Budaya politik ini terbatas pada stu wilayah yang ruang lingkupnya kecil dan sempit dan biasanya terdapat dalam masyarakat yang tradisional dan sederhana. Masyarakat yang seperti ini orang orangnya sama sekali tidak menyadari atau mengabaikan adanya pemerintahan dan politik. 1) Penyelenggaraan Konferensi Aia-Afrika pada tahun 1955 yang melahirkan semangat dan solidaritas negara-negara Asia-Afrika yang kemudian melahirkan Deklarasi Bandung. sikap.Budaya politik adalah pandangan politik yang mempengaruhi sikap. orientasi. termasuk pola kecenderungan kecenderungan khusus serta pola pola kebiasaan yang terdapat pada kelompok kelompok dalam masyarakat.Budaya politik memiliki beberapa tipe antara lain sebagai berikut : 1. dapat kita lihat pada contoh berikut ini.Budaya politik adalah merupakan salah satu komponen dalam sistem politik dan juga dapat dipandang sebagai suatu landasan sistem politik yang memberi jiwa atau warna sistem politik atau dengan kata lain memberikan arah pada peran peran politik yang dilakukan oleh struktur politik.

serta keyakinan politiknya kepada anaknya. 2.Di dalam fungsi sosialisasi politik bagi masyarakat dapat mentransmisikn kebudayaan politik suatu bangsa dari generasi tua kepada generasi muda dan juga sebagai sarana memelihara budaya politik dari bangsa itu sendiri. misalnya dari pelajaran kewarganegaraan.Karena sosilisasi politik merupakan suatu cara dalam mengembangkan dan menginformasikan politik maka fungsi yang paling mendasar dari sosialisasi politik ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pebelajaran bagi masyarakat agar mereka paham dan mengetahui secara benar tentang apa yang ada dalam politik. Ramlan Surbakti.di dalam keluarga inilah terjadi pembentukan nilai nilai politik. Dengan adanya hal ini maka suat saat mereka akan dihadapkan dengan suatu permasalahan yang keudian mereka musyawarahkan. nilai nilai dan pandangan pandangan politik dari orang tua. Langton. dan sarana sarana sosialisasi yang lainnya kepada warga negara yang baru dan mereka yang menginjak dewasa 4. Fungsi Sosialisasi Politik. Kelompok Pergaulan. Mekanisme Sosialisasi Politik. Pengertian Sosialisasi Politik.Sekolah merupakan tempat pendidikan jadi tidak megherankan jika sekolah dapat memberikan pandangan pandangan kongkret tentang politik dan segala hal tentang politik karena sekolah memberikan pengetahuan kepada generasi muda tentang dunia politik. orang tua akan mendidik anaknya dengan menanamkan kaidah kaidah. Dalam rangka untuk mencapai hal tersebut maka dalam rangka sosialisasi politik tersebut maka dibutuhkan sarana sarana pendukung sosialisasi yang antara lain sebagai berikut : 1. misalnya anak diajak dalam pengambilan suatu keputusan dalam rapat keluarga.E. dari proses tersebut maka seorang anak akan dapat belajar menghargai pendapat oarang lain dan juga akan menyesuikan pendapatnya dengan pendapat oarang lain.5. 3.C.oleh sebab itu tempat kerja juga merupakan tempat sosialisasi politik. Kenneth P. Karena . dengan pengalaman ini maka anak dapat meningkatkan kompetensi politik bagi anak. Tempat Kerja.Sosialisasi politik merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan suatu proses dimana seseorang mempelajari dan menumbuhkan pandangannya tentang politik.A. berikut pengertian sosialisasi politik menurut beberapa tokoh : 1. Bagi para anggota tepat kerja merupakan tempat yang berfungsi sebagai sarana penyuluhan politik.Sosialisasi politik merupakan proses pembentukan sikap dan orientasi politik anggota masyarakat. Dawson. 4. 2. guru. G. Richard E.Kelurga merupakan unit yang paling kecil dalam masyarakat dan disinilah seorang individu berhadapan langsung. dengan adanya inforasi yang benar maka kelak akan tercipta suatu masyarakat yang anggota anggotanya mempunyai pegetahuan politik yang baik dan diharapkan dengan mempunyai pengetahuan tersebut mereka dapat ikut berperan aktif dalam kegiatan kegaiatan politik sehingga mereka tidak pasif terhadap kondisi politik negaranya.Pengertian sisialisasi politik banyak sekali tokoh yang memberikan definisinya. Selain itu sekolah juga dapat membangun kesadaran kepada generasi muda mengenai arti penting hidup bernegara dan cinta terhadap tanah air. Almond. nilai nilai.Kelompok pergaulan dapat menjadi sarana sosialisasi politik karena dalam kelompok pergaulan seorang anak akan bertemu dengan orang lain yang masing masing memiliki kedudukan yang relatif sama dan memiliki ikatan yang erat pula. Dennis Kavanagh.Sosialisasi politik adalah cara bagaimana masyarakat meneruskan kebudayaan politiknya. Jadi didalam kelompok ini mereka dapat saling bertukar pendapat dan dapat mengikuti peristiwa peristiwa politik yang memungkinkan mereka tertarik pada politik. Keluarga.Organisasi formal maupun nonformal serta organisasi politik terbentuk atas dasar pekerjaan. Sekolah. 3.Sosialisasi politik dipandang sebagai suatu pewarisan pengetahuan.Sosialisasi politik merupakan proses dimana sikap sikap politik dan pola pola tingkah laku politik diperoleh dan dibentuk dan juga merupakan sarana bagi suatu generasi untuk menyampaikan dasar dasar politik dan keyakinan keyakinan politik kepada generasi berikutnya. D. dengan memberikan penekanan pada cara masyarakat meneruskan kebudayaan politiknya.

Sebagai nilai solidaritas dapat menumbuhkan sikap batin dan kehendak untuk menempatkan kebaikan bersama diatas kepentingan pribadi.Toleransi adalah sikap dimana kita sebagai manusia hendaknya toleran yang berarti bahwa kita harus menghargai pendapat. kebiasaan.Media massa merupakan saran yang paling efektif karena media massa dapat memberikan banyak informasi bagi masyarakat luas termasuk politik baik tingkat nasional maupun tingkat internasional. Pengertian Budaya Demokrasi. BAB II BUDAYA DEMOKRASI MENUJU MASYARAKAT MADANI A. kebiasaan untuk eberikan penalaran akan menumbuhkan kesadaran bahwa banyak alternatif sumber informasi dan ada banyak kemungkinan untuk mencapai tujuan. Toleransi. toleransi. dan kesetiaan pada aturan aturan. Solidaritas. 2. pandangan.Penalaran adalah penjelasan mengapa seseorang memiliki pandangan tertentu. dan kompromi.Unsur unsur budaya demokrasi ada beberapa hal yang antara lain yaitu sebagai berikut : 1. Selain itu toleransi dapat mendorong tumbuhnya sikap toleran terhadap keanekaragaman.secara tidak langsung para anggotanya dapat belajar bagaimana cara cara berorganisasi dengan bekal pengalaman ini maka para anggotanya tidak sungkan sungkan untuk bergabung dengan organisasi politik. menghargai keanekaragaman.Budaya demokrasi adalah pola pola sikap dan orientasi politik yang bersumber dari nilai nilai dasar demokrasi dan yang sudah seharusnya dimiliki oleh setiap warga negara dari sistem politik demokrasi. Demokrasi tidak berpendirian bahwa manusia itu semuanya sama.pengurus partai ataupun yang lainnya entah bersifat positif atau negatif hal ini juga akan dapat merubah pemikiran dan keyakinan politik seseorang. kepercayaan. 5. 3. saling percaya.6. kelakuan. Media Massa. Kerena setiap manusia meiliki hal tersebut yang kadang kala berbeda dengan yang kita miliki. Selain itu media massa juga merupakan sarana yang ampuh untuk membentuk sikap sikap dan keyakinan politik dan melalui media ini suatu ideologi dapat ditanamkan kepada masyarakat dan kebijakan kebijakan politik negara dapat disampaikan kepada rakyt melalui media ini.Kejujuran adalah keterbukaan untuk meyatakan kebenaran. Persamaan. Sebagai nilai penghormatan kejujuran akan menubuhkan integritas diri. namun dalam demokrasi berpandangan bahwa manusia yang berbeda beda itu pada hakekatnya sama sederajat. tetapi didepan Allah tetap sama. Sebagai nilai persamaan dalam berprilaku sebagai rakyat yang berdaulat adalah kita sebagai manusia harus mampu menghargai harkat dan martabat sesama manusia. Menghormati Kejujuran. Kontak kontak Politik Langsung. 4. Kebebasan. dsb.5. melainkan berbeda satu sama lainnya. kesederajatan. Misalnya kaum buruh yang bergabung dengan serikat buruh dan berdemonstrasi dari pengalaman tersebut seorang buruh dapat mengerti tentang berpolitik. Kejujuran diperlukan agar hubungan antar pihak berjalan dengan baik tidak menimbulkan benih benih konflik.Solidaritas adalah kesediaan untuk memperhtikan kepentingan dan bekerja sama dengan orang lain dalam hal ini manusia sama sama memiliki kebebasan untuk mempertimbangkan kepentingan pihak lain. Sedangkn inti dari budaya demokrasi ini adalah kerjasama. B. Unsur unsur Budaya Demokrasi. disiplin. membela tindakan tertentu.Kontak kontak politik langsung yang dimaksud adalah pengalam nyata terlibat dalam politik entah sebagai pejabat pemerintah. menuntut hal serupa pada orang lain.Tuhan menciptakan manusia sebagai pribadi yang unik. sikap ini diperlukan dalam memelihara pemerintahan demokratis.6.Kebebasan bukan erupakan kelelusaan untuk melakukan segala hal tanpa batas tetapi kebebasan adalah keleluasaan untuk membuat pilihan atau melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi kepentingan bersama atas kehendak sendiri tanpa ada tekanan dari pihak manapun. Menghormati Penalaran. Sebagai nilai penalaran dapat mendorong . karena nilai demokrasi merupakan pedoman kebebasan untuk prilaku rakyat yang berdaulat.

ØØ Pers bebas sehigga banyak variasi isi media massa. Presiden hanya sebagai kepalav negara.Kelebihan dalam pelaksanaan demokrasi parlementer. nilai nilai tersebut seperti berikut : Menyelesaikan perselisihan secara damaiv dan melembaga.vv Mengakui dan menganggap wajar keanekaragaman. Dalam pelaksanaan demokrasi terpimpin ini ternyata banyak penyelewengan. Mentelenggarakan pergantian pemimpin secara teratur danv periodik. bahkan dalam bidang pers juga da pembatasan sehingga pers mengalami kemunduran. Pemerintah pusat mendapatØ tantangan dari daerah yang terwujud dalam beberapa pemberontakan. PengekanganØ hak hak asasi warga negara di bidang politik dala hal berserikat dan berkumpul. Prilaku yang beradabadalah prilaku yang mencerminkan perhormatan dan mempertimbangkan kehadiran pihak lain sebagaimana tercermin dalam sopan santun dalam bertindak. Hikam masyarakat madani adalah masyarakat yang wilayah sosialnya terorganissi dan bercirikan antara lain kesukarelaan. Minoritas cina mendapat perlindungan dariØ pemerintah. kewadayaan. ekonomi dan megendalikan inflasi. Berdasar pada nilai nilai ini masyarakat pendukung demokrasi mengembangkan budaya politiknya. Secara teori demokrasi ini adalah demokrasi yang berdasarkan pada Pancasila dan UUD 1945.v Kekuasaan yudikatif dijalankan oleh badan pengadilan yang bebas. Nilai nilai tersebut keudian dijabarkan dalam kehidupan politik seperti nilai nilai yang diungkapkan oleh Henry B. Jika DPR mengajukan mosi tidak percaya lagi pada kabinetv yang baru maka DPR dibubarkan dan diadakan pemilu. Menjamin tegaknyav keadilan.v Kekuasaan eksekutif dijalankan oleh kabinet yang dipimpin oleh seorang perdana menteri dan bertanggung jawab pada DPR. Badan pengadilan menikmatiØ kebebasan dalam menjalankn fungsinya.tumbuhnya ketebukaan pemikiran sosial dan politik. Terjadinya hubungan yang tidak harmonis dalam tubuh ABRIØ sebagan condong kepada kabinet Wilopo dan sebagian lagi condong kepada presiden. Mayo. tinggi terhadap negara dan keterkaitan dengan norma norma dan nilai nilai hukum yang diikuti oleh warga negara. Masa kampanye yang terlalu panjang sehingga dalamØ masyarakat terjadi ketegangan. Keadaban.menurut A. .§Cara kerja sistem demokrasi parlementer ini adalah sebagai berikut : Kekuasaanv legislatif dijalankan oleh DPR yang dibentuk melalui pemilu multipartai.7. pada masa pelaksanaan demokrsi ini Indonesia bentuk negaranya adalah kesatuan dengan bentuk pemerintahan republik. DPR dapat berfungsi dengan baik. Jumlah sekolah bertambah banyak. Jikav kabinet bubar maka presiden akan menunjuk formatur kabinet untuk menyusun kabinet yang baru. presiden kadang kala mencampuri urusan kehakiman. Pelampauan batas wewenang. Pemerintah berhasilØ melaksanakan program di bidang pendidikan. Demokrasi Parlementer pada masa RIS dan berlakunya UUDS 1950. Pembentukan lembaga negaraØ ekstrakonstitusional. sedangkan kepala pemerintahan dipegang oleh perdana menteri. Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia. Kebijakan perdana menteri cenderungØ menguntungkan kepentingan partainya sendiri.§Demokrasi terpimpin adalah demokrasi yang segala kebijakan pemerintah berada di tangan presiden. Demokrasi Terpimpin 5 Juli 1959-1966.D. Menjamin terselenggranya perubahan masyarakat secarav damai. 1. Terjadi perdebatan antara Soekarno dengan tokoh masyumi masalahØ penggantin Pancasila.Kedaban adalah tingginy tingkat kecerdasan lahir batin. kemandirian.C. Masyarakat Madani. keswasebadaan.Kekurangan dalam pelaksanaan demokrasi parlementer antara lain yaitu : Rata rata kabinetØ berusia pendek ( terjadi krisis kabinet ) sehingga program jangka panjang tidak terlaksana. Membatasi penggunaan kekerasan sampai batas minimum.S. Penyelewengan itu tampak pada hal hal berikut ini : Pelanggaran prinsip kebebasan kekuasaanØ kehakiman. Demokrasi Masa Orde Lama.Ø Kabinet dan ABRI berhasilØ mengatasi pemberontakan. DPR dapatv memberi mosi tidak percaya jika kabinet dala kinerjnya kurang baik. Oleh sebab itu keadaban ini dijadikan pedoman dala berprilaku sebagai warga negara yang demokrasi dan santun. Sedikit sekali terjadi keteganga diantara umatØ beragama.adalah lembaga diluar dari lembaga peerintahan tetapi kedudukannya sama dengan lembaga pemeritah. presiden sering membuat suatu keputusan yangØ melebihi dari kewenangannya.

Pada negara negara demokrasi sering kali menerapkan prinsip prinsip keterbukaan karena keterbukaan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam penyelenggaraan suatu negara hal itu disebabkan karena. Kebebasan§ dalam memberikan suara. Keterbukaan adalah salah satu prinsip dari Good Governance. Demokrasi Masa Orde Baru. 2. Visi Strategis. Kejujuran dalam§ penghitungan suara.Ø dalam hal ini presiden memegang peran tertinggi dalam pemerintahan yang kadang kala melebihi dari batas kewenangannya. masing masing partai peserta§ pemilu memiliki hak yang sama dalam kampenye hal itu bisa dilihat semua parpol memperoleh jatah yang sama antara yang satu dengan yang lainnya.1. mudah dipahami dan tidak disangsikan lagi kebenarannya. BAB III KETERBUKAN DAN KEADILAN A. dasar penyelenggaraan pemerintahan yaitu atas dasar dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat jadi rakyatlah yang mempunyai kedaulatan dan mereka tidak menginginkan dirugikan oleh pemerintah yang diserahi kekuasaan untuk menjalankan pemerintahan. Pemusatan kekuasaan di tangan presiden. dan banyak negara demokratis yang ingin berusaha mewujudkan praktik penyelenggaraan pemerintahan yang terbuka seperti dalam prinsip good governance. pertama. pemilunya. 2.dan mekanisme dalam pemilu juga lebih baik lagiE. Kebebasan nominasi rakyat bebas menominasikan wakil rakyat yng§ akan dipilih dalam pemilu. 5. kekuasaan sering kali diselewengkan oleh si pemegang kekuasaan yaitu pemerintah. Pengertian Keterbukaan.Pengutamaan fungsi pimpinan. Peduli pada Stakeholder. kedua. walaupunØ secara formal kekusaan dibagi bagi tetapi dalam prekteknya kekuasaan tetap terpusat pada diri presiden. 9. Akuntabilitas. Pemilu.Demokrasi pada masa reformasi ini telah mengalami suatu perubahan yang mengarah lebih baik lagi daripada masa orde baru hal itu bisa dilihat dari siste pemerintahannya. 4.§2.Kehidupan politik pada masa orde baru ini jika dibandingkan dengan orde lama ternyata lebih buruk lagi hal itu dapat dilihat dari beberapa hal seperti berikut ini : Pebatasan hak hak politik rakyat. hak pilih aktif dan pasif diberikan§ kepada warga negara dewasa tanpa diskriminasi. Penyelenggaraan pemilu secara berkala atau§ periodik. Kesetaraan bobot suara§ antara jumlah pemilih dengan jumlah kursi di parlemen. Ciri ciri Pemilu Demokratis. Fungsi Pemilu. Tegaknya Supremasi Hukum. Sebagai sarana pendidikan politik bagi rakyat. Kesetaraan. 4. Demokrasi Masa Reformasi. dalam hal ini rakyat memperoleh jaminan kebebasan untuk memilih wakilnya tanpa ada paksaan dan ancaman. Hak pilih umum. Sebagai sarana memilih pejabat§ publik ( Pembentukan pemerintahan ). Pemilu yang tidak demokratis aparatØ peerintahan dan keamanan berusaha melakukan kecurangan agar golkar menang pemilu. Persamaan hak kapanye. 7. jumlah partai plitikØ dibatasi menjadi 3 parpol.Keterbukaan atau transparansi adalah sesuatu yang menunjuk pada pada suatu tindakan yang memungkinkan suatu persoalan menjadi jelas.berikut ini ada delapan prinsip good governance yaitu adalah : 1. Berkaitan dengan pemerintahan keterbukaan atau transparansi berarti kesediaan pemerintah untuk senantiasa memberikan informasi faktual mengenai berbagai hal yang berkenaan dengan proses penyelenggaraan pemerintahan. 3. Sebagai sarana pertanggungjawaban§ pejabat publik. Berorientasi pada Konsensus. Partisipasi Masyarakat. Pembentukan lembaga ekstrakonstitusional yang berfungsi mengamankanØ pihak pihak yang potensial menjadi oposisi penguasa. 8. keterbukaan adalah akses bebas bagi setiap . 6. Tersedianya pilihan§ yang signifikan misalnya tentang jumlah calon yang sudah pasti lebih dari satu. Keterbukaan. ketiga. Efektifitas dan Efisiensi.

Dalam bidang ini terjadi ketertinggalan profesinalitas aparat yang artinya kemampuan aparat tidak sesuai dengan tuntutan perubahan jaman. Dampak Penyelenggaraan Pemerintahan yang tidak terbuka. dan kehidupan dari adanya tindakan sewenang wenang. Keadilan Protektif. 3.Adalah keadilan yang berdasarkan undang undang . 3. 5. yang menjadi objek dari keadilan legal adalah tata masyarakat. dimana yang diutamakan adalah objek tertentu yang merupakan ha dari seseorang tersebut.Kehidupan sosial budaya diwarnai dengan pendewaan materi dan budaya konsumtif. Para pejabat pemerintah lebih banyak menumpuk kekayaan sebesar besarnya tanpa peduli dengan moral dan etika.legisltif. Pieper.warga negara terhadap sumber informasi dalam hal ini warga negara berhak mengetahui apa saja yang dilakukan oleh pemerintah dalam rangka menyelenggarakan pemerintahanB.Keadilan adalah keadaan antar manusia dimana semua diperlakukan sama sesuai dengan hak dan kewajibannya masing masing. 1.Adalah keadilan yang memberikan kepda masing masing orang hukuman atau denda yang sebanding dengan pelanggaran atau kejahatan yang dilakukannya. D. Ciri ciri Keterbukaan Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Negara. Keadilan Legal. 4. 4. Franz Magnis Suseno. 2. 1.Keadilan merupakan tindakan memberikan sesuatu kepada masing masing orang sesuai dengan apa yang menjadi haknya. sehingga tidak . 6. Bidang Politik. misalnya : 1. Aristoteles.Berbagai kegiatan ekonomi terutama yang bersinggungan dengan birokrasi selalu diwarnai dengan kolusi sehingga akibatnya ekonomi menjadi berbelit belit dan menjadikan para investor enggan berinvestasi. Bidang Sosial Budaya dan Agama. Adanya peluang bagi publik dan pers untuk mendapatkanv atau mengakses berbagai dokumen pemerintah. Jika tidak maka akan menyebabkan apa yang dinamakan dengan korupsi politik yang dapat membawa akibat krisis di berbagai bidang kehidupan. Keadilan Komutatif.Adalah keadilan yang meberikan kepada masing masing orang bagiannya yaitu berupa kebebasan untuk mencipta dengan kreativitas yang dimilikinya. 2. 3. C. Ulpianus. Pemerintahv menyediakan berbagai informasi faktual mengenai kebijakan kebijakan yang akan dan sudah dibuatnya. Macam Macam Keadilan. 2.Pemerintahan yang tidak terbuka kadang kala akan menjatuhkan pemerintahan itu sendiri. Keadilan Kreatif. 4.Adalah keadilan yang diberikan kepada masing masing orang apa yang menjadi bagiannya.Adalah keadilan yang memberikan perlindungan kepada pribadi pribadi yang ada dalam masyarakat yang berupa keamanan. Bidang Pertahanan dan Keamanan. Pengertian Keadilan.Keadilan adalah sikap yang didasrkan pada kehendak yang tetap untuk mengakui hak masing masing orang. Keadilan Vindikatif. oleh sebab itu pemerintahan yang demokratis haruslah diselenggarakan secara terbuka. E. Adanya konsultasi publik yang dilakukanv secara sistematik oleh pemerintah.Lembaga lembaga politik seperti eksekutif. dan yudikatif tidak berfungsi secara optimal bahkan kadang kala kebijakan kebijakan yang mereka keluarkan tidak berpihak pada kepentingan umum dan bahkan lebih menguntungkan kepentingan mereka dan kelopoknya.Adalah keadilan yang memberikan kepada masing masing orang apa yang menjadi haknya. Bidang Ekonomi.Keadilan adalah memberikansesuatu yang tetap kepada orang lain sesuai dengan haknya. dimana yang menjadi subjek hak adalah individu sedngkan yanh menjadi subjek kewajiban adalah masyarakat. Keadilan Distributif. Terbukanya rapat rapatv pemerintah bagi publik dan pers.

B. hukum internasional. Mengadakan perundingan masalah masalah yang dihadapi oleh kedua negara itu dan berusaha untuk menyelesaikannya.Kepala kepala perwakilan diplomatik yang disebut sebagai duta besar. Dalam hal mengangkat duta dan konsul presidenv memperhatikan pertimbangan DPR.• Menciptakan pesahabatan yang baik antar negara dalam mewujudkan pelaksanaan tugas negara perwakilan diplomatik. Mengurus kepentingan negara serta warga negaranya di negara lain.2. Penegertian Hubungan Internasional. Memberikan keterangan tentang kondisi dan perkembangan negara penerima sesuai dengan UU dan melaporkan kepada pemerintah negara pengirim. D. Di dalam menjalin hubungan internasional ini sudah pasti masing masing negara selalu mendasarkan pada politik luar negarinya karena politik luar negeri adalah suatu strategi.B. menteri residen merupakan perwakilan tingkat tinggi yang dapat mengadakan hubungan langsung dengan kepala negara asing tempat mereka bertugas atau ditempatkan. konsep ini berhubungan erat dengan subjek subjek seperti organisasi internasional. Menyelenggarakan hubungan dengan negara lain atau hubungan kepala negara dengan pemerintah asing.mampu mendeteksi dini tentang gejolak sosial dan gangguan keamanan yang terjadi di dalam masyarakat. paspor. Melindungi kepentingan negara pengirim dan warga negaranya di negara penerima di dalam batas batas yang diijinkan oleh hukum internsional.• Mengabdi kepada kepentingan nasional dalam mewujudkan masyrakat adil dan makmur.Perwakilan Diplomatik ( Kedutaan Besar ) 1. ekonomi maupun hankam. Mewakili negara pengirim di dalam negara penerima. Fungsi Perwakilan Diplomatik. C. regional. perdamaian abadi dan keadilan sosial. Presiden menerima penempatan duta negarav lain dengan meperhatikan pertimbangan DPR. dan multilateral melalui berbagai macam forum sesuai dengan kepentingan dan kemampuan nasional. Jadi fungsi diplomatik dala arti politis adalah sebagai berikut :• Mempertahankan kebebasan Indonesia terhadap imperialisme dalam segala bentuk dan manifestasinya dengan melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan. Fungsi perwakilan diplomatik menurut konggres Wina 1961. pola prilaku. Bagi bangsa Indonesia hubungan internasional ini di dasarkan pada politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif dengan tujuan meningkatkan persahabatan dan kerjasama bilateral. BAB IVHUBUNGAN INTERNASIONAL A. . Di Indonesia sehubungan dengan usaha menjalin hubungan internasional ini didasarkan pada UUD 1945 pasal 13 yang di dalamnya berisi tentang : Presidenv mengangkat duta dan konsul.Hubungan ini dalam Encyclopedia Americana dilihat sebagai hubungan antar negara atau individu dari negara yang berbeda baik berupa hubungan politis. Apabila dianggap perlu dapat bertindak sebagai tempat pencatatan sipil.Perwakilan diplomatik ( Duta besar ) meilik tugas pokok yang antara lain sebagai berikut : A. dan kebijakan suatu negara dalam berhubungan dengan negara lain ataupun dunia internaional. B. A. Selain itu diplomat juga berfungsi sebagai perwakilan yuridis yang resmi dari pemerintah negaranya. maupun politik internasional. duta. Di dalam melaksanakan tugasnya diplomat dapat berfungsi sebagai lambang prestise nasional negaranya di luar negeri dan mewakili kepala negaranya di negara penerima. diplomasi. budaya.Hubungan internasional menurut buku Rencana Strategi Pelaksanaan Politik Luar Negeri RI ( RENSTRA ).Di dalam menjalin hubungan internasional masing masing negara pada umumnya melalui suatu lembaga. Tugas pokok perwakilan diplomatik.D. yaitu lembaga diplomatik. dsb. C. adalah hubungan antar bangsa dala segala aspeknya yang dilakukan oleh suatu negara untuk mencapai kepentingan nasional negara tersebut. Mengadakan persetujuan dengan pemerintah negara penerima.

Unsur unsur hubungan diplomatik. Memelihara hubungan persahabatan antara kedua negara. dia hanya engurus urusan negara.E. Menetukan tujuan dengan menggunakan semua daya upaya dan tenaga dalam mencapai tujuan tersebut. B. Kuasa usaha sementara yang melaksanakan pekerjaan dari kepala perwakilan ketika pejabat ini belum atau tidak ada ditempat. Atase teknis. Oleh sebab itu perwakilan diplomatik mempunyai peran sebagai berikut : A. 2. C. atase ini berkuasa penuh dalam menjalankan tugas tugas teknis sesuai dengan tugas pokok dari departemennya sendiri.Atase ini dijabat oleh seorang perwira militer yang diperbantukan depertemen luar negeri dan diperbantukan di kedutaan besar serta diberikan kedudukan sebagai seorang diplomat yang bertugas memberikan nasihat di bidang militer dan pertahanan keamanan kepada duta besar berkuasa penuh.D. Tugas umum perwakilan diplomatik. Menentukan apakah tujuan nasional sejalan atau berbeda dengan kepentingan negara lain. Observasi ( Meneliti setiap kejadian ). Duta besar berkuasa penuh ( Ambassador ). 5. 3. 2. Mereka ini pada dasarnya tidak berhak mengadakan pertemuan dengan kepala negara dimana mereka bertugas.Perwakilan Nonpolitis. Kuasa usaha ( Charge de Affair ). 2.Di dalam hubungan diplomatik terdapat unsur unsur antara lain yaitu : 1. 3. Menggunakan sarana dan kesempatan yang ada dan sebaik baikya dalam menjalankan tugas diplomatiknya. Atase pertahanan.2.Duta besar merupakan duta yang berada di tingkatan tertinggi dan epunyai kekuasaan penuh dan luar biasa dan biasanya ditepatkan di negara negara yang banyak menjalin hubungan timbal balik. 5. Duta ( Gerzant ). Representasi mewakili negara yang bersangkutan. Pertukaran misi diplomatik. B. D.Dalam membina hubungan internasional diperlukan taktik dan prosedur tertentu untuk mencapai tujuan nasional suatu negara. 4. Relasi ( Membina hubungan baik ). Menyesuaikan kepentingan bangsa lain dengan kepentingan nasional sesuai dengan tenaga dan daya yang ada.Dalam arti nonpolitis hubungan diplomatik suatu negara diwakili oleh korps konsuler yang terbagi dalam kepangkatan sebagai berikut : .Atase adalah pejabat pembantu dari duta besar berkuasa penuh. Menteri residen. Kuasa usaha tetap menjabat kepala dari suatu perwakilan. 5. Status pejabat diplomatik. 3.Menteri residen dianggap bukan sebagai wakil pribadi kepala negara. Proteksi ( Melindungi ) warga negaranya.Perwakilan diplomatik mempunyai tugas umum antara lain yaitu : 1.Di dalam menjalankan tugas tugasnya perwakilan diplomatik mempunyai beberapa perangkat yang antara lain yaitu : A. Perangkat perwakilan diplomatik. Hubungan antar bangsa. Atase ini terbagi menjadi dua yaitu :1. 4.Kuasa usaha yang tidak diperbantukan kepada kepala negara dapat dibedakan atas : 1. Negosiasi ( Perundingan ).Atase ini dijabat oleh seorang pegawai negeri yang tidak bersal dari depertemen luar negeri dan ditepatkan disalah satu kedutaan besar.E. Atase atase. 4. oleh sebab itu diperlukan diplomasi yang baik. Peranan perwakilan diplomatik.Adalah wakil diplomatik yang pangkatnya lebih rendah dari duta besar. Kekebalan hukum/ hak ekstrteritorial.C. dalam menyelesaikan segala persoalan kedu negara dia diharuskan berkonsultasi dengan pemerintahnya.

Perserikatan Bangsa Bangsa.• Pembebasan kewajiban hadir dalam sidang pengadilan yang berhubungan dengan dinasnya sendiri.C.PBB dibentuk atas dasar dari piagam Atlantik yang bertujuan untuk menjamin perdamaian dan keamanan internasional.Hak hak Perwakilan Diplomatik. c) Bertindak sebagai subjek hukum dala praktek dan prosedur pengadilan atau badan lain di negara penerima.Tugas tugas yang berhubungan dengan kekonsulan antara lain mencakup bidang bidang sebagai berikut : A. Duta Besar. Konsul jenderal. Konsul dan Wakil konsul. Bidang ekonomi. Dala hubungan internasional semua§ anggota harus menjauhi penggunaan ancaman dan . Organisasi Organisasi Internasional yang ada sekarang ini. Semua anggota harus§ menyelesaikan persengketaan internasional dengan cara damai tanpa membahayakn perdamaian dan keamanan internasional. D. Penegertian Organisasi Internasional.Konsul jenderal ebawahi beberapa konsul yang ditempatkan di ibukota negara tempat ia bertugas. B. Bidang bidang lain seperti : a) Memberikan paspor dan dokumen perjalanan kepada warga pengirim dan visa atau dokumen kepada orang yang ingin mengunjungi negara pengirim. pelaksanaan perjanjian perdagangan.1.v Persamaan kedaulatan semua anggota§ anggotanya. Bidang kebudayaan dan ilmu pengetahuan. BAB V ORGANISASI INTERNASIONAL A.1. Wakil konsul diperbantukan kepada konsul atau konsul jenderal yang kadang diserahi pimpinan kantor konsuler. b) Bertindak sebagai notaris dan pencatat sipil serta menyelenggarakan fungsi adinistratifnya. B. yaitu berupa hak :• Kekebalan surat menyurat resmi tanpa sensor beserta arsip arsipnya. 2.dengan hk ini para diplomat mendapat hak istimewa atas keselamatan pribadi serta harta bendanya. 3. mengawasi pelayanan. Konsul. Agen konsul ini ditugaskan di kota kota yang termasuk kekonsulan. promosi perdagangan.lambang negara.Melakukan pertukaran kebudyaan dan pelajar. dll. Tujuan Organisasi Internasional.surat surat dan dokumen bebas sensor.Konsul mengepalai satu kekonsulan yang kadang kadang diperbantukan kepada konsul jenderal. Peranan Organisasi Internasional.Organisasi internasional ini dibentuk dalam rangka untuk meningkatkan hubungan kerjasama antar negara dalam rangka memajukan bangsa dan menciptakan perdamaian dunia.v• Hak Immunitas.Yaitu menciptakan tata ekonomi dunia baru dengan enggalakkan ekspor komoditas nonmigas.Organisasi internasional mempunyai peran yang sangat besar bagi suatu bangsa dalam rangka menjembatani kerjasama dengan negara lain dan juga organisasi ini membantu dari negara negara anggota dalam memajukan negaranya serta membantu perjuangan memperoleh kemerdekaan bagi anggota yang masih terjajah.Agen konsul diangkat oleh konsul jenderal dengan tugas untuk mengurus hal hal yang bersifat terbatas dan berhubungan dengan kekonsulan. Agen konsul. • Hak Ekstrateritorial.Hak ekstrateritorial adalh hak kebebasan diplomat terhdap daerah perwakilannya termasuk halaman bangunan serta perlengkapannya seperti bendera. Semua anggota harus mematuhi dengan ikhlas semua peraturan dan§ kewajiban kawajiban sesuai dengan piagam PBB.Organisasi internasional adalah suatu lembaga atau badan yang dalam rangka kerjanya atau ruang lingkup kerjanya mencakup dunia atau bersifat internasional jadi tidak terbatas pada suatu negara saja.dalam hal ini polisi dan aparat keamanan tidak boleh msuk tanpa ada ijin pihak perwakilan yang bersangkutan.• Pebebasan pajak setempat.Hak immunitas adalah hak yang menyangkut diri pribadi seorang diplomat serta gedung perwakilannya.vBagi para anggota konsuller hak ekstrateritorial biasanya hanya menyngkut diri sendiri dan staffnya. C. Asas Organisasi PBB. mereka juga tidak tunduk kepada yuridiksi di dalam negara tempat mereka bertugas baik dalam perkara perdata maupun pidana.

Secara politik mengtur hubungan§ dengan perusahaan perusahaan minyak asing atau pemerintah negara negara konsumen. oleh sebab itu organisasi inilah yang nantinya dapat mencegah persaingan yang tidak sehat dari negara negara penghasil minyak. Mengakui hak setiap bangsa untuk penghidupan§ nasional yang bebas dari campur tangan dan intervensi serta urusan subversi dari luar.§§ Menjadikan PBB sebagai pusat usaha mewujudkan tujuan bersama.§ Sekretariate yang menjalankan tugas sehari hari yang dipimpin oleh seorang sekretaris jenderal. NATO. Tidak saling mencampuri urusan dalam negeri masing masing§ anggota. Dasar Pembentukan OPEC. Dasarv ASEAN. Meningkatkan§ kerjasama aktif dalam segala bidang kecuali militer.§2. dan jasa untuk meningktkan taraf hidup.§v Tujuan ASEAN. Menyelesaikan persengketaan secara damai. Menghapuskan semua halangan§ yang menghambat laju perdagangan internasional. Masyarakat Ekonomi Eropa. Majelis Umum ( General Assembly ). perdagangan. industri. The Court of Justice ( mahkamah peradilan MEE ). organisasi ini dibentuk dalam rangka membendung pengaruh komunis USSR agar tidak meluas sampai kawasan eropa barat. Mempertahankan harga minyak dan menentukan harga sehingga§ menguntungkan negara negara produsen.ASEAN adalah sebuah organisasi negara negara di kawasan Asia tenggara yang menganut asas keterbukaan bagi anggota anggotanya. ASEAN. Meningkatkan§ penggunaan pertanian. Struktur Organisasi OPEC. Tujuan . Mempercepat pertumbuhan ekonomi.vOrganisasi ini didirikan agar masing masing negara anggota penghasil minyak dalam mengambil kebijakan dalam bidang perminyakan dan harga minyak dapat menguntungkan negara negara anggota atau produsen. Strukturv Organsasi PBB.§4.v Confference yang mempunyai§ kekuasaan tertinggi dalam menentukan kebijakan.v Asas ASEAN.§§ The Councils ( dewan menteri eropa ) Commissions ( badan pengurus harian§ MEE ).§ Dewan Keamanan (§ Security Council ).kekerasan terhadap negara lain. Dewan Ekonomi dan Sosial ( Economic And Social Council§ ).vNATO merupaka organisasi kerjasama bidang militer di kawasan eropa barat. Mengembangkan hubungan hubungan persaudaraan antar bangsa§ bangsa.v Memelihara perdamaian dan keamanan§ internasional. soaial. Saling menghormati terhadap kemerdekaan integritas teritorial dan§ identitas semua bangsa. Memajukan perdagangan dan menjamin adanya persaingan bebas dan§ keseimbangan perdagangan antar negara anggota. Memperluas hubngan dengan§ negara negara di luar PBB.§ Tidak menggunakan§ amcaman dan kekuatan militer. Tujuan Organisasi PBB.v Assembly. Menciptakan kerjasama dalam memecahkan masalah internasional.Berdirinya MEE adalah sebagai akibat perang dunia II di belahan Eropa yang menyebabkan negara negara Eropa mengalami kemiskinan dan perpecahan oleh sebab itu kemudian didirikan lembaga yang bergerak untuk memajukan dan membangun kembali negara negara Eropa secara bersama sama. OPEC. Memelihara kerjasama yang erat dan beramanfaat dengan organisasi§ regional maupun internasional.3. Dewan Perwalian ( Trussteship Council )§ Mahkamah Internsional (§ International Court Of Justice ). Struktur Organisasi MEE. Sekretaris Jenderal.v Mengintegrasikan eropa dengan cara§ memajukan perekonomian. Economic Commission Board ( dewan komisi ekonomi ) yang§ bertugas mengkaji dan mempersiapkan bahan bahan dan syarat syarat untuk konferensi terutama mengenai hal hal teknis bidang perminyakan. Standing Committee (§ badan yang bersidang diantara dua sidang menlu negara ASEAN untuk mengenai masalah masalah yang memerlukan keputusan para menteri ). memperbaiki taraf hidup dan memperluas lapangan kerja. Dasar Pembentukan NATO.v ASEAN§ Ministrial Meeting ( Sidang tahunan para menteri ). pada mulanya mereka membentuk ECSC dan EURATON. Meningkatkan perdamaian dan stabilitas§ regional dengan jalan menghormati keadilan dan tertib hukum. Komite komite§ tetap dan khusus. Dasar Pebentukanv MEE. Tujuan MEE. Struktur Organisasi ASEAN. Boards of Governors ( dewan§ gubernur ) yang bertugas menata pelaksanaan kegiatan organisasi dan keputusan konferensi. Tujuanv OPEC. Menjalankan kerjasama secara aktif.5. Sekretariat nasional ASEAN pada setiap negara negara§ anggota. dan pengembengan§ kebudayaan di kawsan Asia Tenggara.

Mengatur usaha usaha melindungi§ tempt tempat suci dan membantu perjuangan rakyat Palestina.§ Bdan badan subsider yng§ bergerak dalam bidang sosial. Oppenheimer-Lauterpacht.dan bidang bidang lainnya.oleh sebab itu negara negara yang tidak tergabung dalam blok tersebut khawatir kalau persaingan tersebut pecah menjadi perang terbuka oleh sebab itu kemudian mereka memprakarsai terbantuknya GNB untuk mendesak kedua blok agar menghentikan persaingannya. Schwarzenberger. Liga Arab. Tidak menggunakan ancaman militer dalam kalangan internasional. Memupuk kerjasama di bidang ekonomi.7. Pengertian Perjanjian Inernasional.B. Meningkatkan hubungan kerjasama di bidang ekonomi bagi§ kemajuan den kesejhteraan bersama. SH. G. 1. Komite komite khusus. 3.Organisasi ini bermarkas besar di Kairo dengan seorang sekretaris jenderal yang dibantu oleh Council sebagai badan tertinggi.9.v§ Memajukan solidaritas islam negara negara anggota.§§ Mengurangi ketegangan antara blok barat dan timur. Dasar Pembentukan Liga Arab. dan zionisme. Memperkuat kerjasama§ antar negara negara anggota dalam bidang sos. Struktur Organisasi Ligav Arab. Tujuan GNB.pendidikan. Konferensi kepala negara§ Sekretaris jenderal§ sebagai badan eksekutif.kemandirian dan hak setiap negara islam. Tujuan APEC. Dasarv Pembentukan OKI. Organisasi Konferensi Islam.§§ Membela negara anggota dengan pendirian bahwa ancaman pada satu anggota merupakan ancaman seluruh anggota NATO. budaya dan bidang bidang yang lainnya. Melarang menggunakan kekerasan senjata§ dalampenyelesaian sengketa negara anggota. rasialisme apartheid. Wadah negara negara yang sedang berkembang. International Secretary§ dikepalai oleh sekretaris jenderal. Tujuan Liga Arab. Dasarv Pembentukan APEC. Tidk membenarkan§ meyelesaikan sengketa dengan kekerasan senjata. Memperkuat kemampuan masing masing§ negara anggota untuk memperjuangkan kepentingan bersama termasuk dalam forum internasional. ekonomi.Perjanjian internasional adalah perjanjian yang diadakan antar bangsa yang bertujuan untuk menciptakan akibat akibat hukum tertentu. Prof. kolonialisme.v§ North Atlantic Council merupakan dewan tertinggi.Perjanjian internasional adalah suatu persetujuan antar negara yang menimbulkan hak dan kewajiban dari pihak pihak yang mengadakan perjanjian.v Menjalin kerjasama§ ekonomi antar bangsa di kawasan asia-pasifik atas dasar saling menguntungkan. Mengupyakan seoptimal mungkin untuk menghilangkan§ rasialisme.v Mengkoordinasikan berbagai kegiatan politik§ para negara angota sehingga terjamin kerjasama dan terpeliharanya kedaulatan setiap anggota. APEC.dan kolonialisme dalam setiap bentuk.NATO. Millitary Comitee dipimpin oleh seorang§ panglima tertinggi.v Menyelesaikan persengketaan secara§ damai.Perjanjian internasional adalah suatu persetujuan antara subjek subjek hukum internasional yang menimbulkan kewajiban kewajiban yang mengikat dalam hukum internasional.v Struktur Organisasi OKI. Membentuk§ suasana harmonis antar negara negara angota.vOrganisasi ini dibentuk dalam rangka menentang kekuatan militer inggris dan perancis di timur tengah dan zionis israel serta menuntut berdirinya negara palestina yang merdeka.Organisasi ini dibentuk dengan alasa atau dasar untuk mempererat solidaritas negara negara islam di dunia. . Memperkuat perjuangan umat§ islam untuk melndungi martabat. Dasar Pebentukan GNB.diskriminasi.budy.ek. Tujuan OKI. Macam Macam Perjanjian Internasional.vGerakan non-blok dibentuk atas dasar kerena terjadi persaingan antara dua negera besar beserta bloknya yaitu blok barat dan blok timur setelah perang dunia II .6.8. Struktur Organisasi NATO.Pebentukan organisasi ini dikarenakan situasi kawasan asia-pasifik yang tidak menentu akibat perkembangan situasi politik dan ekonomi dunia karena pengaruh perag dingin. Dr.v Mendukung perjungan dekolonialisasi dan§ memegang teguh perjuangan melawan imperialisme. Menyokong§ segala kegiatan usaha perdamaian dunia. BAB VIPERJANJIAN INTERNASIONAL A. 2. komunikasi dan§ kebudayaan dan sosial. Gerakan Non-Blok. Mochtar Kusumaatmaja.

Ketentun ketentun yang mengatur§ pengesahan teksnya. C.v Bermaksudv membatasi. Unsur unsur§ Penting. Persyaratan Perjanjian Internasional. Perjanjian antar negara yang§ dilakukan oleh banyak negara yang merupakan subjek hukum internasional. maka perjanjian itu mulai berlaku bagi negara tersebut. pada dasrnyav suatu perjanjian internasionaltidak boleh bertentangan dengan perjanjian serupayang mendahuluinya. Hal Hal Penting Dalam Perjanjian Internasional.§ Perjanjian yang bersifat khusus yaitu perjanjian yang menimbulkan hak dan kewajiban bagi negara negara yang mengadakan perjanjian saja. Menurut Proses Pembentukannya. Perjanjian menyusul ( Successive Treaty ). Perjanjian antar subjek hukum internasional§ selain negara. atau megubah akibt hukum dan ketentuan ketentuan yang terdapat dalam perjanjian tersebut.§Agar perjanjian memiliki daya guna yang baik maka masing masing negara peserta harus mempunyai penafisiran yang sama dengan negara peserta yang lain agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam penafsiran. misal§ penanggulangan AIDS. Penerimaan naskah perjanjian ( adoption of the text§ ).§ Daya berlaku surut ( Retroactivityv ). Teori Kebulatan Suara yaitu perjanjian internasional itu sahv jika diterima oleh semua peserta dalam pembuatan perjanjian tersebut. misal batas negara. 1.§ Perjanjian§ di bidang hukum.1. Masa berlaku sejak tanggal yang ditentukan atau§ menurut dari persetujuan dari peserta.fungsi fungsi penyampinnya dan masalah masalah yang timbul. Perjanjian yang§ bersifat penting yang dibuat melelui proses perundingan. Berlakunya Perjanjian Internasional. Wilayah penerapan (v Teritorial Scope ) suatu perjanjian mengikat wilayah negara peserta kecuali bila ditentukan lain.Proses pembuatan perjanjian internasional menurut kongres Wina tahun 1969 terdiri dari tiga tahap yaitu : Perundingan ( negotiation ).§ Perjanjian antara negara dengan subjek hukum internasional yang lain misal organisasi internasional. Penafsiran ketentuan perjanjian.misal§ pakta pertahanan. .§ Penandatanganan (§ signature ).§ Pengesahan naskah perjanjian (§ authentication of the text ). Penerapan perjanjian. Menurut Konggres Wina 1969. Menurut Fungsinya. Pengesahan ( ratification ). 2.§ Perundingan ( negotiation ).§ 2. Harus dinyatakan secara resmi dan formal. 1. cara dan tanggal berlakunya.§ Perumusan§ naskah perjanjian. Perjanjian yang bersifat sederhana yang dibuat melalui dua§ tahap yaitu perundingan dan penandatanganan. 2. Perjanjian di bidang politik. Teoriv Pan Amerika setiap perjanjian itu mengikat negara yang mengajukan dengan menerima segala persyaratan yang ada dalam perjanjian tersebut.§ Perjanjian yang membentuk hukum yaitu perjanjian yang yang meletakkan ketentuan ketentuan hukum bagi masyarakat internasional secara keseluruhan. kecuali bila perjanjian tersebut dianggap berlaku sebelum dilaksanakan ratifikasi.pernyataan persetujuan suatu negara untuk diikat oleh prjanjian. Bila persetujuan suatu negara untuk§ diikat oleh perjanjian timbul setelah perjanjian itu berlaku. Perjanjian di bidang ekonomi. Proses Pembuatan Perjanjian Internasional. Menurut Isinya. 3. biasanya suatu perjanjian internasional dianggap mengikat jika perjanjian tersebut telah di ratifikasi oleh peserta. penandatanganan dan ratifikasi. Penjajakan.§ Ketaatan terhadap perjanjian. maka perjanjian itu mulai berlaku saat teks perjnjian tersebut disahkan. persyaratan.D. Kesadaran hukum nasionalnya yang berarti bahwa negarav yang menyetujui ketentuan ketentuan perjanjian yang sesuai dengan hkum nasionalnya. Perjanjian harus di patuhi dengan dasar asasv Pacta Sunt Servada. Penandatanganan ( signature ). Teori persyaratan Perjanjian§ Internasional. misal IMF. Perjanjian di bidang kesehatan.4. Menurut Hukum Positif Indonesia. Jika tidak ada ketentuan atau§ persetujuan perjanjian mulai berlaku segera setelah persetujuan diikat dan dinyatakan oleh semua negara perunding. Menurut Subjeknya. 3. meniadakan. Pelaksanaan Perjanjian Internasional.

Covennt. 7. Istilah Istilah Dalam Perjanjian Internasional. Modus Vivendi Dokumen yang mencatat persetujuan internasional yang bersifat sementara.Himpunan peraturan yang telah ditetapkan oleh persetujuan internasional.paksaan tersebut berupa ancaman atau penggunaan kekerasan.berikut ini pengertian hukum internasional menurut : .Perjanjian yang bersifat teknis atau administratif 5.Merupakan istilah untuk transaksi transaksi yang bersifat sementara. Protokol ( Protocol ). Negara peserta atau wakil kuasa penuh melanggar ketentuan§ ketentuan hukum nasionalnya. Konvensi ( convention ). Perikatan ( Arrangement ).4. Adanya unsur penipuan dri negara peserta tertentu terhadap negara§ peserta lain saat perjanjian tesebut dibuat.bahkan istilah tentang hukum internasional telah ada sejak jaman Romawi. 15. Pembatalan Perjanjian Internasional. 8. 1.Istilah dalam perjanjian internasional untuk pendirian badan yang bersifat administratif. 11.Adalah perjanjian yang bersifat khusus karena hanya mengatur hal hal yang menyangkut kepentingan dua negara.Pengertian hukum internasional banyak sekali tokoh yang mengungkapkan. Traktat ( Treaty ). Proses Verbal Catatan catatan konferensi diplomatik atau suatu kemufakatan. Ketentuan Penutup ( Final act )Ringkasan hasil konvensi yang menyebutkan negara peserta. 6.6. Berakhirnya Perjanjian Internsional. Charter. Pertukaran Nota. 12. Telah tercapainya§ tujuan dari perjanjian itu.Metode tidak resmi yang biasanya dilakukan oleh wakil wakil militer yang mengakibatkan timbul kewajiban kewajiban yang menyangkut mereka. tetapi jika perjanjian tersebut bersifat multilateral maka negara yang tidak terlibat dapat menyatakan diri terikat dengan perjanjian tersebut. Perjanjian§ secara sepihak diakhiri oleh salah satu peserta dan pengakhiran itu diterima oleh pihak lain. Salah satu pihak peserta perjanjian menghilang atau punahnya§ objek perjanjian tersebut. Terdapat penyalahgunaan atau§ kecurangan baik melalui kelicikan atau penyuapan. Bilateral. 2.Kedudukan negara yang tidak ikut dalam perjanjian internasional tidak memilik hak dan kewajiban.nama yang diundang dan masalah yang disetujui namun tidak di ratifikasi. Bertentangn dengan suatu kidah hukum§ internaional. Deklarasi ( Declaration ). Adanya persetujuan dari peserta peserta untuk§ mengakhiri perjanjian tersebut. 14. Multilateral.Perjanjian paling formal dari dua negara atau lebih dan mencakup bidang politik dan ekonomi. 3.Persetujuan tentang anggaran dasar BAB VIISISTEM HUKUM DAN PERADILAN INTERNASIONAL A. 9. Pakta ( pact )Istilah yang menunjuk suatu persetujuan yang lebih khusus dan membutuhkan ratifikasi. Adanya perjanjian baru antara peserta yang§ kemudian meniadakan perjanjian terdahulu. Jenis Jenis Perjanjian Internasional.E. Persetujuan ( Agreement ).Persetujuan yang tidak resmi dan pada umumnya tidak dibuat oleh kepala negara.1.2. Adanya unsur kesalahan pada saat perjanjian§ dibuat. Adanya unsur paksaan§ terhadap seorang wakil negara lain . Syarat syarat tentang pengakhiran§ perjanjian sesuai dengan ketentuan perjanjian telah dipenuhi. Piagam ( Statute ). 4. 5. F.Persetujuan formal yang bersifat multilateral dan tidak berurusan dengan kebijakan tingkat tinggi. Ketentuan Umum ( General act ). Kedudukan Negara Bukan Peserta Perjanjian Internasional.Traktat yand dapat bersifat resmi dan tidak resmi 13.Perjanjian yang diadakan oleh lebih dari dua negara dan sering disebut sebagai Law Making Treaties karena mengatur hal hal yang menyangkut kepentingan umum.Perjanjian internasional yang berupa teraktat dan dokumen tidak resmi. Pengertian Hukum dan Peradilan Internasional. 10. Masa berlaku perjanjian tersebut telah§ berakhir.

Persamaan hukum perdata internasionalv dengan hukum publik internasional. pejanjian internasional. Asas asas dalam hukum internasional.Sumber hukum internasional dala arti formal adalah sumber hukum yang paling utama dan memiliki otoritas tertinggi dan otentik yang dapat digunakan oleh Mahkamah Internsional dalam memutuskan suatu sengketa internasional. Asas teritorial.Berkaitan dengan peran hukum internasional yang paling essensial adalah bahwa hukum internasional adalah suatu sarana dalam mewujudkan perdamaian internasional atau dunia. 2. dalam hal ini negara dapat menyesuaikan diri dengan semua keadaan.Selain hukum perdata internasional masih ada satu lagi yaitu hukum publik internasional yaitu hukum yang mengatur negara yang satu dengan negara yang lainnya dalam hubungan internasional.1. asas asas uu hukum.negara melakanakan hukum bagi semua orang dan barang yang ada di wilayahnya.G. Peranan Peradilan Internasional. 2.Asas ini berdasarkan pada kekuasaan negara untuk warga negaranya. contoh sumber hukum dala arti formal. Prof.istilah ini serig dikenal dengan istilah hukum antar negara. Mochtar Kusumaatmaja SH. C. Karena hukum internasional dapat digunkan untuk meyelesaikan suatu sengketa antar negara tanpa harus terjadi suatu peperangan. Jadi terhadap orag atau barang yang berada diluar wilayahnya maka berlaku hukum asing atau internasional. Asas kebangsaan. Jadi tanpa hukum internasional maka perdamaian dunia tidak akan tercapai. yurisprudensi. misalnya negara dengan negara atau negara dengan subjek hukum lainnya. Peradilan internasional ini .Peradilan internasional merupakan lembaga peradilan di tingkat internasional yang dibawah kendali dari mahkamah internasional. D.aliran ini berpendapat bahwa kekuatan mengikat dala hukum internasional didasarkan pada hukum alam yang berasal dari tuhan.Di dalam hukum internaional mencakup beberapa macam antara lain yaitu hukum perdata internasional yaitu hukum yang mengatur hubungan hukum antara warga negara suatu negara dengan warga negara dari negara lain istilah ini sering dikenal dengan hukum antarbangsa. Jadi hukum tidak terikat pada batas batas wilayah negara.Sumber hukum dalam arti material ini membahas tentang dasar berlakunya hukum suatu negara.Asas ini didasarkan pada wewenag negara utuk melindungi dan mengatur kepentingan dala kehidupan bermasyarakat. Aliran Positivisme aliran ini maendasarkan bahwa berlakunya hukum internasional berasal dari persetujuan bersama dari negara negara ditabah dengan asas Pacta Sunt Servda. Sumber hukum dalam arti formal. J. Sumber Hukum Internasional.Pemberlakuan hukum internasional dala rangka menjalin hubungan antar bangsa harus memperhatikan asas asas berikut ini : 1. 2. E. Perbedaan hukum perdata internasional dengan hukumv publik internasional.Asas ini mendasarkan diri pada kekuasaan suatu negara atas wilayahnya. artinya bahwa hukum dari negara tersebut tetap berlaku bagi awrga negaranya meskipun berada di negara lain. oleh karena itu hukum internasional dianggap libih tinggi kedudukannya dari pada hukum nasional. 3.Perbedaannya adalah dalam hukum perdata internasional peroalan berkaitan dengan hukum perdata. Starke beliau mendefinisikan hukum internasional adalah sekumpulan hukum ( body of law ) yang sebagian besar terdiri dari asas asas dan karena itu biasanya ditaati dala hubungan antar negara. Menurut dia hukum internasional adalah keseluruhan kaidah kaidah dan asas asas yang mengatur hubungan atau persoalan yang melintasi batas batas negara.Persamaannya adalah bahwa kedua hukum ini sama sama mengatur hubungan hubungan antar persoalan persoalan yang melintasi batas batas negara. Peranan Hukum Internasional. Asas kepentingan umum.1. Aliran Naturalis yaitu aliran yang bersandar pada hak asasi atau hak hak alamiah. dan pendapat pendapat para ahli hukum terkemuka. Menurut asas ini setiap warga negara dimanapun dia berada tetap mendapat perlakuan hukum dari negaranya. Dr. Sumber hukum dalam arti material. kebiasaan kebiasaan internasional.di dalam sumber hukum dalam arti material ini terdapat dua aliran pemikiran yang berbeda dua aliran tersebut yaitu. B.sedangkan hukum publik internasional persoalan berkaitan dengan hukum publik.

6. F. Subjek Hukum Internasional. G. 2. Panel Khusus dan Spesial Pidana Internasional ( The International Criminal Tribunals and Special courts )Panel khusus dan spesial pidana internasional ini adalah lembaga peradilan internasional yang berwenang mengadili para tersangka kejahatan internasional yang bersift tidak permanen ( Ad hoc ) yang berarti bahwa setelah selesai mengadili maka peradilan ini dibubarkan.Tahta suci ( Vatican ) merupakan peninggalan sejak jaman dahulu ketika paus bukan hanya kepala gereja Roma tetapi memiliki kekuasaan duniawi hal ini dibuktikan dengan adanya perwakilan diplomatik di berbagai negara.Komposisi mahkamah internasional yaitu terdiri dari 15 hakim. Komposisi Mahkamah Pidana Internasional. Tahta Suci.Yuridiksi dari mahkamah pidana internasional ini adalah memutuskan perkara perkara terbatas terhadap pelaku kejahatan internasional yang antara lain perkara perkara kejahatan genosida. hak menguasai sumber kekayaan alam di wilayah yang mereka kuasai.dan sosial. Ke 15 hakim tersebut direkrut dari warga negara anggota yang dinilai cakap di bidang hukum internaional. contoh PBB. Sistem Peradilan Internsional. Mahkamah Internasional ( The Interntional Court Of Justice )Mahkamah internasional ini merupakan lembaga kehakiman PBB yang berpusat di Den Haag.komponen komponen tersebut antara lain yaitu :1.v Yuridiksi Mahkamah Internasional.IRC dll. Negara. Pengertian Hubungan Internasional . Organisasi Internasional. 4.Sistem peradilan internaional ini lebih tepatnya mengarah kepada komponen komponen yang ada dalam lembaga ini dalam rangka mewujudkan keadilan di dunia internasionl.Menurut hukum perang peberontak dapat memperoleh kedudukan hak sebagai pihak yang bersengketa dan pemberontak dapat menjadi subjek hukum internasional karena mereka juga memiliki hak yang sama untuk menentukan nasibnya sendiri.Palang merah internasional ini merupakan organisasi internasional yang diperkuat dengan perjanjian iternsional oleh sebab itu organissi ini menjadi subjek hukum internasional.Fungsi utama mahkamah internasional adalah menyelesaikan kasus kasus persengketaan internasional yang subjeknya adalah negara secara damai yaitu melalui jalur hukum internasional dan dibawah pengawasan PBB. 3.vMahkamah pidana internasional ini beranggotakan 18 hakim yang bertugas selama 9 tahun . hak bebas memilih sistem ekonomi.Perseorangan dapat menjadi subjek hukum internasional karena seseorang tersebut dapat mengajukan atau diajukan kehadapan mahkamah internasional. kejahatan kemanusiaan. Orang Perseorangan ( Individu ).WHO. Fungsi utama Mahkamahv Internsional. kejahatan perang.v Komposisi Mahkamah Internasional. 2 diantaranya merangkap ketua dan wakil ketua mahkamah internasional dengan masa jabatan 9 tahun. dan paling tidak mereka berkompeten dalam bidangnya.3. contoh para penjahat perang.politik.berperan mengadili dan menyelesaikan semua perselisihan yang terjadi antar negara dengan jalan damai yang selaras dengan asas asas keadilan dan hukum internasional. dan kejahatan agresi. yuridiksi ini meliputi memutuskan perkara perkara pertikaian dan memberikan opini opini yang bersifat nasehat. Palang Merah Internasional. Belanda.Negara adalah subjek hukum internasional ini sejalan dengan lahirya hukum internasional itu sendiri yaitu hukum antar negara. Mahkamah Pidana Internasional ( The International Criminal Court )Mahkamah pidana internasional ini bertujuan untuk menegakkan supremasi hukum internasional dan memastikan bahwa pelaku kejahatan berat internasional dipidana. para hakim ini dipilih dari 2/3 suara majelis negara pihak. 1. Yuridiksi Mahkamah Pidanav Internasional.Organisasi internasional sudah pasti enjadi subjek hukum internasional karena pebentukan organisasi ini didasarkan pada suatu perjanjian.2. Pemberontak dan Pihak dalam Sengketa.Yang dimaksud dengan yuridiksi adalah kewenangan yang dimiliki oleh mahkamah internasional yang bersumber pada hukum internasional untuk menegakkan hukum. 5.

Persengketaan c. Wujud dari Hubungan Internasional : a. Penjajahan: bangsa yang satu menghisap bangsa lain yang disebabkan oleh perkembangan kapitalisme.Menurut RENSTRA ( Rrencana Strategi Pelaksanaan Politik Luar Negeri Indonesia ) adalah hubungan antar bangsa dalam segenap aspeknya yang dilakukan suatu Negara yang meliputi aspek politik. yaitu usaha menguasai negara lain atas bidang ekonomi. Kapitalisme membutuhkan bahan mentah bagi industri dalam negeri. mencerdaskan kehidupan bangsa 4. Pola Hubungan Internasional : a. oleh karena bahan mentah itu banyak diluar negeri maka timbul kehendak untuk menguasai wilayah bangsa lain untuk menghisap kekayaan bangsa lain itu. kebudayaan. b. yaitu : 1. untuk memajukan kesejahteraan social 3. B. dll ). Pola hubungan ini dekat dengan neokolonoalisme. Sifat Hubungan Internasional : a. Permusuhan d. c. Hubungan antar Negara ( negara yang satu dengan negara lainmengadakan kerjasama dalam bidang ekonomi. mengembangkan industri dan bersaing dengan negara maju di pasar global. Namun mereka tidak memiliki modal dan tekhnologi. melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia 2. maka negara tadi bergantung kepada modal dan tekhnologi negara maju. Peperangan D. tekhnologi. idiologi . b. Negara baru merdeka atau negara berkembang ingin meningkatkan kesejahteraan rakyatnya mereka melakukan hubungan ekonomi . social budaya dan hankam dalam rangka mencapai tujuan nasional bangsa itu. Saling ketergantungan : hubungan ini terjadi antara negara-negara yang belum berkembang (negara-negara dunia ke tiga ) dengan negara maju. Persahabatan b. dan untuk melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan. Individual ( turis mahasiswa pedagang yang mengadakan kontak-kontak pribadi sehingga timbul kepentingan timbal balik di antara mereka ). Antar kelompok (Lembaga social dan keagamaan dan perdagangan yang melakukan kontak secara insidental. Tujuan Nasional Bangsa Indonesia adalah sebagaimana yang termaktub dalam Pembukaan UUD 1945. periodik atau permanen). kebudayaan. ahli hukum mengatakan bahwa hubungan internasional adalah hubungan antara bangsa. ekonomi. C. Hubungan Internasional merupakan kegiatan interaksi manusia antar bangsa baik secara individual maupun kelompok. perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Bangsa Indonesia aktif bekerjasama dengan bangsa lain untuk perdamaian dunia 2. Arti Penting Hubungan dan kerjasama Internasional : Tidak satupun bangsa di dunia ini dapat membebaskan diri ketergantungan dengan bangsa dan negara lain. c. terutama sumber daya manusianya. tapa memandang idiologi. Mengembangka penyelesaian masalah secara damai dan diplomasi. Menurut Mochtar Kusumaatmaja hubungan dan kerjasama antar bangsa itu timbul karena adanya kebutuhan yang disebabkan oleh pembagian kekayaan alam dan perkembangan industri yang tidak merata di dunia. . Menciptakan hidup berdampingan secara damai. Itulah sebabnya bangsa indonesia memilih politik luar negeri Bebas Aktif. yang berbunyi : Ayat 1 Presiden mengangkat duta dan konsul Ayat 2 Dalam hal mengangkat duta. E. Dalam Pancasila kodrat manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan YME yang merdeka dan sama derajatnya. Sama derajat anatar bangsa : hubungan ini dilakukan dalam rangka kerjasama dalam rangka untuk mewujutkan kesejahteraan mereka. Bangsa indonesia aktif membela bangsa yang terancam keberadaan dan kedaulatannya atas dasar persamaan derajat tidak termasuk intervensi. Dalam pergaulan itu bangsa indonesia tidak Intervensi atau tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain.atau kemiliteran negara atau kawasan tertentu tapi dengan cara mengindahkan proforma kemerdekaan politis. Terkait dengan hubungan sama derajat sila kedua Pancasila mengajarkan bahwa hubungan antar negara atau antar bangsa harus bertolak pada kodrat manusia. Presiden memperhatikan pertimbangan DPR Ayat 3 Presiden menerima penempatan duta negara lain dengan memperhatikan pertimbangan DPR. Pengankatan Duta dan Konsul serta penerimaan Duta dan Konsulk negara lain telah diatur dalam pasal 13 UUD 1945. Dalam pergaulan itu terjadi saling memberi dan menerima bantuan dan pertolongan yang tidak mengikat. Oleh karena itu nasionalisme bangsa indonesia tidak jatuh kepaham Chauvinisme dan kosmopolitisme. Kosmopolitisme adalah pandangan yang melihat kosmos (seluruh Dunia ) sebagai polis (negeri sendiri ) sehingga cenderung melupakan nasionalisme yang sehat dan mengabaikan tugas terhadap bangsanya sendiri. bentuk negara dan sistem pemerintahan dari negara lain itu. Bebas berarti : 1. 2. Banga Indonesia bebas bergaul denagn bangsa manapun. Dalam pelaksanaan kerjasama dan hubungan Internasional Presiden sebagai kepala negara dibantu oleh Menteri dan Departemen Luar Negeri serta dibantu oleh para Duta dan Konsul yang diangkat oleh Presiden dan dibantu oleh Duta dan Konsul Negara lain yang diterimanya. Chauvinisme adalah paham yang mengagung-agungkan bangsa sendiri dengan memandang renfah bangsa lain. Oleh karena itu hubungan antar bangsa harus diwarnai dengan penghormatan atas kodrat manusia sebagai makhluk yang sederajat. 2. Pola hubungan ini sulit dilakukan terutama oleh negara-negara atau bangsa-bangsa yang serba ketinggalan dalam kualitas sumber dayanya. Disamping itu hubungan antar bangsa penting disebabkan : 1. 3. Aktif berarti : 1.

Namun yang lebih diutamakan bukanlah perang tetapi tindakan prevetif dalam hubungan internasional. berhak menegakkan hokum terhadap barang dan semua orang yang berada di wilayahnya. b. Sebagai perwakilan diplomatic suatu Negara di Negara lain. G. Hukum tidak terbatas oleh wilayah suatu Negara. Asas Kebangsaan yaitu kekuasan Negara atas warga negaranya. Ekonomi : Sarana ekonomi umumnya digunakan secara luas dalam hubungan internasional baik dalam masa damai maupun masa perang. H. : .Asas-asas dalam Hubungan Internasional : 1. latihan perang bersama kerasp dilaksanakan untuk menampilkan kekuatannya. d. Diplomasi tanpa dukunagan militer yang kuat dapat membuat suatu negara tidak memiliki rasa percaya diri sehingga tak mampu menghindari tekanan dan ancaman negara lain yang dapat menggangu kepentingan nasuonalnya. Perwakilan Negara di Luar Negeri : . Diplomasi : seluruh kegiatan untuk melaksanakan politik luar negeri suatu Negara dalam hubungannya dengan Negara dan bangsa lain. c. sehingga terjadi ekspor dan impor. Propaganda : lebih ditujukan kepada warga Negara lain dari pada pemerintahannya.Melaporkan (reporting) .Sarana Hubungan Internasional : a. Menjamin kelangsungan hidup bangsa dan nrgara di tengah bangsa-bangsa lain.. Sebagai lambang. emosi demi kepentinagn masyarakat umum. Asas ini memiliki kekuatan eksteritorial yaitu hokum Negara tersebut tetap berlaku bagi warga negaranya walaupun berada di Negara asing. 2. prestise Negara pengirim b. Propaganda : usaha sistimatis untuk mempengaruhi pikiran. setiap warga Negara dimanapun ia berada tetap mendapat perlakuan hokum dari negaranya.Melindungi kepentingan negara dan warga negaranya di luar negeri. Berpartisipasi dalam melaksanakan ketertiban dunia 5.Perwakilan (refresentation) . Asas Teritorial yaitu hak dari suatu Negara atas wilayahnya.perunding (negotiation) . Kekuatan militer dan perang (show of Force): Peralatan militer yang memadai dapat menambah keyakinan dan stabilitas untuk berdiplomasi. Asas kepentingan umum Yaitu Negara dapat melindungi dan mengatur kepentingan dalam kehidupan masyarakat. Membangun solidaritas dan saling menghormati antar bangsa. Sebagai wakil yuridis yang sah dari Negara pengirim c. dan untuk kepentingan Negara yang membuat propaganda. Maka dengan demikian demontrasi senjata. 4. F. 3. Fungsi dasar Diplomat ada 3 yaitu : a.3. Pada masa tertentu semua negara harus terlibat dalam perdagangan internasional agar dapat memperoleh barang yang tak dapat diproduksi dalam negeri. Negara dapat menyesuaikan diri dengan semua peristiwa yang ada hubungannya dengan kepentingan umum.

Hak dan Kewajiban Perwakilan Diplomat menurut Konvensi Wina tahun 1961 : 1. seorang duta harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan pemerintah negaranya. kuasa usaha tidak diperbantukan kepada kepala negara. pendidikan dan kebudayaan. Kedutaan Besar. tetapi hanya ditempatkan untuk mengurus urusan-urusan negaranya. Duta Besar ( Ambassador) adalah tingkatan tertinggi dalam perwakilan diplomatik. Sudah habis masa jabatan 2. adalah tenaga ahli kedutaan. atase pendidikan dan kebudayaan. Berhubungan dengan kepala negara negara penerima melalui menteri luar negeri negara penerima. 4. Kuasa Usaha (Charge D’affair). Perutusan Tetap. Segala persoalan. 3. ilmu pengetahuan antara negara pengirim dan penerima. Dalam praktik internasional ada dua jenis perwakilan diplomatik : 1. yang ditempatkan pada suatu organisasi internasional (PBB). 5. Atase-atase. kuasa usaha dan atase-atase. Dalam beberapa hal seorang duta besar dapat memutuskan sesuatu yang menyangkut negaranya tanpa berkonsultasi dengan kepala negaranya terlebih dahulu. Duta (Gerzant) adalah setingkat lebih rendah dari duta besar. Ia ditarik oleh pemerintah negaranya 3. Melindungi kepentingan negara dan warga negara pengirim sesuai hukum internasional. Memelihara persahabatan serta membina hubungan ekonomi.A. Perwakilan Diplomatik : adalah lembaga kenegaraan di luar negeri yang bertugas dalam membina hubungan politik dengan negara lain. 2. ada atase militer. D. Mengadakan perundinagn dan persetujuan dengan negara penerima. Menteri Presiden (Minister President) adalah mereka yang tidak dianggab sebagai wakil kepala negara.Wakil negara pengirim di negara penerima 2. tetapi kepada menteri luar negeri negara penerima. 2. biasanya ditempatkan pada negara yang tidak banyak hubungan timbal balik dan derajat kereratan hubungan lebih rendah dari pada negara yang mengirim duta besar. C. 5. Duta Besar memiliki kekuasaan penuh dan luar biasa dan ditempatkan pada negara yang punya hubungan erat dan banyak hubungan timbal balik. dll. Segala persoalan yang menyangkut ke dua negara. Karena tidak disenangi (di persona non grata ) 4. Tugas ini dilakukan oleh perangkat diplomatik yang meliputi duta besar. Mengetahui keadan dan perkembangan di negara penerima dengan cara yang syah sesuai dengan Undang-undang dan melaporkannya kepada negara pengirim. yang ditugaskan tetap pada suatu negara tertentu untuk saling memberikan hubungan rutin antar negara tersebut. B. duta. 4. Fungsi. 3.Tingkatan dan Kepangkatan Perwakilan Diplomatik : Tingkatan dan kepangkatan perwakilan diplomatik menurut menurut Kongres di Aachen tahun 1918 sbb : 1. Berakhirnya Fungsi Misi Perwakilan Diplomatik : 1. Negara penerima perang dengan negara pengirim. atase perekonomian. Hak Kekebalan (immunitet) Korps Diplomatik : . E.

c.a. mengepalai kantor wakil konsulat yang ada didalam satu daerah kekonsulan. Perwakilan Konsuler : adalah lembaga kenegaraan di luar negeri yang bertugas dalam membina hubungan non politik dengan negara lain. bebas pemeriksaan atas tas diplomatik. Fungsi Perwakilan Knsuler menurut Konvensi Wina : 1. Kecuali pelaku kejahatan. G. Hak Kekebalan atau Kebebasan Korps Diplomatik. iasanya ditempatkan di kota-kota yang termasuk kekonsulan. melakukan fungsi administratif yang tidak bertentangan dengan peraturang negara penerima. Orang yang masuk tanpa izin bisa dikeluarkan. membawahi beberapa konsul yang ditempatkan di ibu kota negara tempat ia bertugas. daerah kedutaan termasuk halaman dan bangunannya dimana terpancang bendera dan lambang negara itu. Bertindak sebagai notaris dan panitera sipil. Konsul Jenderal. hak kekebalan dalam daerah perwakilan seperti daerah kedutaan besar. diangkat oleh konsul jenderal atau oleh konsul untuk engurus hal tertentu yang berhubungan dengan daerah kekonsulan. H. badan hukum sesuai dengan hukum internasional ( sesuai batas-batas yang di izinkan). b. Tugas pokok konsul kehormatan adalah menghubungkan perdagangan ke dua negara. b. Pejabat ini tidak mendapat gaji. yang memang harus diserahkan pada polisi setempat. Penarikan dari negara pengirim . kebudayaan dan iptek ke dua negara. Ada konsuler yang bersifat tetap ada konsuler kehormatan. 2. Melindungi kepentingan negara pengirim dan warga negaranya. polisi. Mereka dibebaskan dari pajak dan bea cukai. hakim tersebut. konsul mengepalai suatu kekonsulan yang membawahi satu daerah kekonsulan kadang-kadang diperbantukan konsul Jenderal. Kadang diperbantukan kepada konsul jenderal atau Konsul. setiap anggota korps diplomatik harus tunduk kepada hukum dan peraturan kepolisian setempat namun tidak dapat dituntut dimuka pengadilan. Mengeluarkan paspor dan Visa atau dokumen perjalanan kepada warga negara pengirim. Tingkatan kepangkatan perwakilan konsuler : a. Gedung perwakilan negara asing tidak boleh digeledah atau dimasuki oleh petugas kehakiman. ekonomi. Fungsi seorang pejabat konsuler telah berakhir 2. melainkan mendapat honoraruium atas jasa-jasanya itu. Arsip-arsip. Berdasarkan hukum internasional daerah itu dipandang sebagai daerah negara pengirim. Berakhirnya misi perwakilan konsuler : 1. 1. Hak Ekstrateritorialitas. Memajukan hubungan perdagangan. F. Warga negara yang mencari perlindungan digedung perwakilan diplomatik tidak dapat ditanmgkap begitu saja melainkan harus melalui perundingan dengan kepala perwakilan setempat. Konsul Muda. surat-surat ataupun telegram tidak boleh dibuka oleh polisi. bebas mendirikan tempat ibabad dilingkungan kedutaan. Konsul . 3. 4. tanpa seizin kepala perwakilan diplomatik yang bersangkutan. d gen Konsul.

Dalam definisi ini subyek hukum internasional yang mengadakan perjanjian adalah anggota masyarakat bangsa-bangsa. Contoh perjanjian bilateral : Indonesia – Cina (dwikewarganegaraan). Indonesia-Tailand (garis batas laut Andaman) dll.3. Satu negara hanya memiliki satu perwakilan diplomatik di negara penerima. Satu negara dapat mempunyai lebih dari satu perwakilan konsuler.Indonesia – Malaysia (ekstradisi). Jumlah pesertanya. PERJANJIAN INTERNASIONAL 1. Jumlah pesertanya b. Pengertian perjanjian internasional a. Korps Konsuler : 1. Macam Perjanjian Internasional : Perjanjian internasional dapat dibedakan berdasarkan beberapa kriteria.a. Bilateral adalah perjanjian antar dua negara unutk mengatur kepentingan kedua belah pihak. Perjanjian multilateral adalah diadakan oleh banyak negara untuk mengatur kepentingan bersama negara-nebara peserta perjanjian tersebut. yaitu : a. . Korps Diplomatik : 1. Perbedaan perwakilan diplomatiok dengan perwakilan konsuler: A. yaitu perjanjian bilateral dan multilateral. 2. Konvensi Wina (diplomatic). Cara berlakunya e. lembaga-lembaga internasional dan negaranegara. Mochtar Kusumaatmaja. 2. Pemberitahuan bahwa ia bukan lagi sebagai anggota staf konsuler I. Berhak mengadakan hubungan bersifat politik. 4. 2. 4. Berhak mengadakan hubungan yang bersifat non politik 3. Memelihara kepentingan negaranya dengan melakukan hubungan dengan pejabat tingkat pusat. J. Objeknya d. 3. b. perjanjian internasional adalah perjanjian yang diadakan anatara anggota masyarakat bangsa-bangsa yang bertujuan untuk mengakibatkan akibat hukum tertentu. Contoh multilateral adalah Konvensi Jenewa (perlindungan korban perang). Intrumen pembentuk perjanjiannya ad. Tidak mempunyai hak ekstrateritorial (tunduk pada pelaksanaan kekuasaan peradilan). Memelihara kepentingan negaranya dengan melaksanakan hubungan dengan pejabat tingkat daerah (setempat). Srtrukturnya c. Definisi lain Perjanjian Internasional adalah kesepakatan antara dua atau lebih subyek hukum internasional (lembaga internasional. Mempunyai hak ekstrateritorial (tidak tunduk pada kekuasaan peradilan) B. negara) yang menurut hukum internasional menimbulkan hak dan kewajiban bagi para pihak yang membuat kesepakatan.

jika berlakunya perjanjian itu harus dilakukan perubahan undangundang di negara peserta terlebih dahulu. seperti Perjanjian perdagangan. dll ad. . Perjanjian internasional yang dibentuk melalui 3 tahap yaitu (perundingan. Arrangement. dll ad. seperti : 1. Seperti konvensi Jenewa. dll ad. perumusan naskah. Statute. perjanjian internasional itu ada dua.executing. dengan perjanjian yang berisi soal-soal ekonomi. 24 tahun 2000 ditegaskan bahwa pembuatan perjanjian internasional dilakukan melalui tahap ( penjajakan. Perjanjian diam-diam (tacit consent atau tacit agreement). Protocol. Dari segi intrumennya. Tahap Pembuatan Perjanjian Internasional : Menurut Mochtar Kusumaatmaja ada dua macam cara pembentukan perjanjian internasional : a. 3. ad. penyelesaian cepat. Sedangkan perjanjian internasional lisan adalah setiap perjanjian internasional yang doekspresikan melalui instrumen-instrumen tidak tertulis. c. Dari segi strukturnya yaitu ada perjanjian yang bersifat Law Making Treaties adalah perjanjian yang mengandung kaidah hukum yang berlaku bagi semua bangsa di dunia. penandatanganan. ZEE dan landas benua). seperti Indonesia-Malaysia. Declaration. Comvention. yaitutertulis dan lisan. e. perjanjian yang dibuat tidak tegas. Dari segi cara berlakunya. 3. Constitution. Agreement. yang diperjanjikan adalah hal-hal yang disepakati secara lisan. Deklarasi Unilateral atau deklarasi sepihak ( unilateral declaration). Wina. d. 2. sepertithe London Agreement (keanggotaan Dewan Keamanan PBB). Dalam Undang-undang RI No. budaya. adalah pernyataan suatu negara yang disampaikan oleh wakil negara itu dan ditujukan kepada negara lain. Perjanjian internasional lisan ( international oral agreement). Indonesia-Cina. b. seperti Treaty. ratifikasi atau pengesahan). Perjanjian internasional tertulis adalah perjanjian yang dituangkan dalam instrumen-instrumen pembentuk perjanjian yang tertulis dan formal. hukum laut. penerimaan dan penandatanganan). Sedangakan ada perjanjian yang bersifat treaty contract adalah perjanjian yang menimbulkan hak dan kewajiban hanya bagi negara yang mengadakan perjanjian saja.Konvensi Hukum Laut Internasional (laut teritorial. Menurut Hukum Positif Indonesia. Dari segi objeknya. dari Negara atau subyek hokum internasional lainnya. artinya keberadaan perjanjian itu hanya dapat diketahui melalui penyimpulan suatu tingkah laku baik aktif atau tidak aktif. Perjanjian internasional yang dibentuk melalui 2 tahap yaitu ( perundingan dan penandatanganan) dipakai untuk perjanjian yang tidak begitu penting. berjangka pendek. yaitu perjanjian bersifat self-executing (berlaku dengan sendirinya)yaitu perjanian itu langsung dapat berlaku setelah diratifikasi oleh negara peserta) dan non self. cara ini dupakai apabila materi atau yang diperjanjikan itu dianggap sangat penting maka perlu persetujuan DPR. zona bersebelahan. Covenant.b. perundingan. pada pasal 11 ayat 1 UUD 1945 dosebutkan bahwa Presiden dengan persetujuan DPR membuat perjanjian dengan Negara lain. perjanjian internasional dibedakan antara perjanjian yang berisi soal-soal politik. Charter.

biasanya dilakukan oleh menteri luar negeri atau kepala pemerintahan. Ratifikasi campuran antara DPR (legislatif) dengan Pemerintah (Eksekutif). Contohnya :Konvensi Jenewa 1949 tentang perlindungan korban perang. oleh sebab itu perjanjian bilateral bersifat ‘tertutup’ dalam arti tertutup kemungkinan bagi negara lain untuk ikut serta dalam perjanjian tersebut.Menurut Konvensi Wina 1969 tentang Hukum Perjanjian Internasional disebutkan tahap pembuatan perjanjian internasional dilakuakn melalui tahap: a.Parlemen tapi jarang digunakan. Tidak diratifikasi karena sifatnya tidak seresmi atau seformal traktat atau konvensi. Zona Bersebelahan (24 mil). Konvensi wina 1961 tentang Hubungan Diplomatik. Zona Ekonomi Eksklusif (200 mil). Bilateral bersifat khusus (Treaty Contract) karena hanya mengatur kepentingan ke dua negara. Protokol (Protocol) persetujuan tidak resmi umumnya tidak dibuat oleh kepala negara yang mengatur masalah-masalah tambahan seperti penafsiran klaususl-klausul tertentu ( Klausul = ketentuan tambahan sebuah perjanjian). Ratifikasi oleh badan Legislatif atau DPR. Konvensi Hukum Laut Internasiobnal 1982 tentang laut teritorial (200 mil). Ratifikasi oleh badan eksekutif. Penandatanganan (Signature). 4. 2. c. Tapi perjanjian belum dapat diberlakukan sebelum diratifikasi oleh masingmasing negara. Pengesahan (Ratification). 2. Landas Benua (lebih 200 mil). Perundingan (Negotiation). menteri luar negeri atau duta besar dengan menunjukkan Surat Kuasa Penuh (full powers) b. kepala pemerintahan. 3. Persetujuan (Agreement) perjanjian bersifat tekhnis atau administratif. ISTILAH-ISTILAH DALAM PERJANJIAN INTERNASIONAL : 1. Penandatanganan hanya bersifat sementara dan harus dikuatkan dengan pengesahan atau penguatan yang disebut ratifikasi. 2. Indonesia dengan Thailand tentang garis batas laut Andaman sebelah utara selat Malaka 1071. . JENIS PERJANJIAN INTERNASIONAL 1. Multilateral yang disebut juga Law Making Treatis biasanya mengatur hal yang berkaitan dengan kepentingan umum dan bersifat terbuka dala arti tidak hanya mengatur kepentingan negara yang mengadakan perjanjian itu tetapi juga kepentingan negara lain yang tidak turut serta dalam perjanjian itu (bukan Peserta). biasanya dilakukan oleh raja absolut dan pemerintahan otoriter. Indonesia dengan Australia tentang Pertahanan dan Keamanan kedua negara 1995. Traktat (treaty) perjanjian paling formal merupakan persetujuan dua negara atau lebih mencakup perjanjian bidang politik dan ekonomi. 3. Contohnya : Indonesia dengan RRC (1955) tentang Penyelesaian dwikewarganegaraan. perundingan tahap pertama tentang objek tertentu. diwakili oleh kepla negara. Ratifikasi perjanjian internasional dapat dibedakan sbb: 1. Indonesia dengan Malaysia tentang Ektradisi 1974. Konvensi (Convention) persetujuan formal bersifat multilateral yang tidak berurusan dengan kebijaksanaan tingkat tinggi (haigh Plicy) dilegalisasi oleh wakil yang berkuasa penuh.

Perikatan ( Arrangement) adalah istilah yang digunakan untuk transaksi yang sifatnya sementara. a. Misalnya Atlantic Charter. 4. 9. Tujuan PBB: 1. mandarin. Charter adalah istilah dalam perjanjian internasional untuk pendirian badan yang melakukan fungsi administratif. nama utusan.masalah yang disetujui konferensi dan tidak diratifikasi. Negara anggota memiliki kedaulatan sederajat. Tidak diratifikasi. Negara-negara menghindari penggunaan kekerasan atau ancaman kekerasan. Pertukaran Nota yaitu metode tidak resmi namun banyak digunakan. Cina dan Prancis. PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) United Nations Berdiri pada tanggal 24 Oktober 1945 diprakarsai oleh 5 negara antara lain Amerika serikat. terinci dan sistimatis serta tidak memerlukan ratifikasi. 8. Contoh Piagam Kebebasan Transit. Deklarasi (declaration) yaiut perjanjianinternasinal yang berbentuk traktat dan dokumen tidak resmi. 6. Rusia dan Spanyol. 2. penyakit menular. Prinsip-Prinsip PBB: 1. Mengembangkan persahabatan antar bangsa 3. Negara-negara menyelesaikan perselisihan dengan cara damai 4. menunjukkan suatu persetujuan yang lebih khusus dan membutuhkan ratifikasi. atau catatan suatu pemufakatan. Proses Verbal catatan atau ringkasan atau kesimpulan konferensi diplomatik. Menjadi pusat bangsa –bangsa dalam pencapaian tujuan PBB diatas. Inggris. Modus Vivendi dokumen untuk mencatat persetujuan internasional bersifat sementara. Piagam (Statute) yaitu himpunan peraturan yang ditetapkan leh persetujuan internasional baik mengenai pekerjaan atau kesatuan tertentu seperti pengawasan internasional yang mencakup tentang minyak. Kelima Negara tersebut sekarang sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB yang memegang hak Veto yaitu hak untuk membatalkan atau memveto keputusan dewan keamanan PBB. Memvantu masyarakat dunia lebih sejahtera. Menjaga perdamaian dunia 2. Covenant yaitu anggaran dasar LBB (Liga Bangsa-Bangsa). Tidak diratifikasi. sampai perjumpaan permanen. Inggris. memberantas kemiskinan. Biasanya diulakukan oleh wakil-wakil militer dan negara dan bisa bersifat multilateral dan melahirkan kewajiban bagi yang mengadakannya. Ketentuan Penutup (final Act) ringkasan hasil konvensi yang menyebutkan negara peserta. Rusia. b. Prancis. lapangan kerja. Bahasa persidangan PBB adalah bahasa Arab. 14. .5. Pakta (fact). menghentikan pengrusakan lingkungan dan penghormatan HAM. buta aksara. ORGANISASI INTERNASIONAL A. 13. 7. Dan Sekjen PBB sekarang adalah Ban Kimon dari Korea Selatan. 10. Misalny Pakta Warsawa (mengenai Pertahanan ). 12. 15. Ketenrtuan Umum (General Act) traktat yang bersifat resmi dan tidak resmi. Negara anggota mematuhi piagam PBB 3. Magna Charter. 11.

Fungsi dewan ini adalah bertanggug jawab atas kegiatan social PBB. Dewan ini memiliki hak Veto yaitu hak untuk memblokir atau menolak keputusan Dewan walaupun ke 14 anggota dewan yang lain menyetujui keputusan yag bersangkutan. Contoh Negara Togo dan Kamerun. Dewan Perwalian (Trusteeship Council) : Dewan ini bertugas menyelenggarakan pemerintahan dan melakukan pengawasan terhadap wilayah-wilayah yang masuk kategori trust territories (wilayah peerwalian). Rusia. Amerika serikat) dan 10 negara anggota tidak tetap yang dipilih oleh Majelis Umum untuk masa jabatan 2 tahun. 4. Badan ini mengkoordinir badan-badan seperti WHO (World Health Organization) oeganisasi kesehatan Dunia. sosbud penduduk setempat. Keputusannya tidak mengikat anggota PBB karena hanya bersifat rekomendasi namun berbobot karena merupakan hasil pandangan mayoritas Negara di dunia. Pada bulan Desember menjadi anggota PBB. Dewan ini merekomendasi kepada majelis umum yang berkaitan dengan pembanguna ekonomi. Sistem perwalian itu di selenggarakan dalam rangka : 1. kepulauan Solomon adalah bekas jajahan Jerman. Negara yang terakhir yang mencapai kemerdekaannya pada Bulan November 1994 adalah Palau. Badan /Alat Perlengkapan PBB: 1. Dewan Keamanan PBB (Security Council) : Adalah badan PBB yang fungsinya memelihara atau mempertahankan perdamaian dan keamanan internasional. 3. Negara anggota membantu PBB c. FAO (Food and Agriculture Organization) organiasai Pangan dan Pertanian. Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan. Wilayah perewalian adalah wilayah bekas jajahan yang ditempatkan dalam satu system perwalian sebagai satu cara agar Negara-negara anggota bertanggung jawab atas wilayah tersebut (biasanya Negara bekas penjajahnya) dan menngkatkan kemajuan wiulayah itu menuju kemerdekaannya. Mendorong peenghormatan HAM dan saling ketergantungan sesame bangsa. Fungsinya sebgai forum untuk membahas masalaha yang menjadi keprihatinan dunia. Cina. Bersidang setiap tahun. ekonomi. UNESCO (United Nations educational Scintific and Cultural Organization) Organisasi Pendidikan. . Prancis. Bersidang setiap tahun selama satu bulan. namun bias dibatalkan oleh 1 negara dari anggota Dewan tersebut. Majelis Umum (General Asembly) : Angotanya semua Negara anggota PBB. 2. Memelihara keamanan dan perdamaian internasional 2. Dewan Ekonomi dan Sosial (Economic and Social Council) : Anggotanya terdiri dari 54 negara dan setiap tahun dipilih 18 anggota baru oleh Majelis Umum PBB untuk masa jabatan 3 tahun. Kemudian Negara bekas jajahan Turki seperti Jordania dan Palestina. masalah lingkungan dan Hak Asasi Manusia.5. Anggaotanya 15 negara yang terbagi menjadi 5 anggota tetap (Inggris. Memajukan politik. UNICEF (United Nations Shildren’s Fund) Dana Kanak-Kanak Perserikatan Bangsa-Bangsa yang memberikan bantuan untuk rencana-rencana kesejahteraan ibu dan anak di selurug Negara di dunia. 3. ILO (International Labour Organization) organisasi Perburuhan Internasional.

Badan Khusus PBB (Specialized Agencies) : 1. Sekretaris Jenderal diangkat oleh Majelis Umum atas usul Dewan Keamanan PBB. Pihak yang dapat mengajukan perkara ke Mahkamah internasional : 1. Bertujuan memelihara perdamaian abadi dengan memajukan keadilan ekonomi. Menjamin penanganan masalah-masalh soaial dan ekonomi. IMF (International Monetary Fund) yaitu dana moneter internasional didirikan pada tanggal 27 desember 1945 bermarkas diWashington. Dewan Keamanan PBB. WHO (World Health Organization) yaitu organisasi kesehatan Dunia yang didirikan pada tanggal 7 April 1948 bermarkas di Jenewa . UNESCO (United Nations educational Scintific and Cultural Organization) . 6. 4. Dewan keamanan atas permohonan badan tersebut dan badan PBB lainnya. 6.4. Mahkamah Internasional (International Court of Justice) : Adalah badan pengadilan internasional resmi dan tetap yang bertugas untuk memeriksa dan memutus perkara yang diajukan kepadanya. perbaiki hidup penduduk desa. Swiss. 3. Badan ini bertujuan member sumbangan kearah perdamaian dan keamanan dengan memajukan kerjasama antar bangsa-bangsa melalui pendidikan. 5. Swiss. IBRD ( International Bank of Reconstruction and development) yaitu bang pembangunan dan perkembangan internasional yang didirikan pada tanggal 27 Desember 1945 bertyujuan membantu pembangunan dan perkembangan daerah-daerah milik anggota PBB untuk memudahkan penanaman modal untuk tujuan produktif. FAO ( Food and agriculture Organization) yaitu organisasi bahan makanan dan pertanian PBB didirikan pada tanggal 16 Oktober 1945 bermarkas di Roma. Sekjen sekarang Ban Kimon dari Korea selatan. Prancis. 5. Negara lain yang bukan statute Mahkamah Internasioanl dengan syarat yang telah ditetapkan. Sekretariat (Secretariat) : Badan ini terdiri atas satu orang sekretaris Jenderal dan staf yang diperlukan. . 3. bertujuan mencapai tingkat kesehatan yang tertinggi bagi semua rakyat di dunia. Bertujuan memajukan kerjasama moneter internasional dan perluasan perdagangan internasional. Amerika Serikat. social dan memperbaiki syarat perburuhan dan tingkat kehidupannya. Mahkamah Internasional selain mengadili perkara dapat juga memberikan nasihat hokum kepadamajelis Umum. 2. Badan ini bertujuan meningkatkan perdamaian dan effisiensi produksi dan distribusi hasil makanan dan pertanian. 2. hutan. Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan yang didirikan pada tanggal 4 November 1946 bermarkas di Paris. Terdiri 15 hakim yang dipilih Majelis Umum berdasarkan kemampuan mereka dan bermarkas di Den Haag Belanda. Italia. stabilitas pertukaran uang. pengetahuan. ILO (International Labour Organizatiaon) yaitu Organisai buruh internasional didirikan pada tanggal 11 April 1919 bermarkas di Jenewa. Perkara apa saja. yaitu Organisasi Pendidikan. Semua Negara yang berada di bawah Statuta (wilayah Kerja) Mahkamah Internasional.

4. Korea Utara. Sidang ini 2 kali setahun. 5. soaial dan budaya dfi kawasan asia tenggara. Ramos (Filipina). 2. ITO (International Trade Organization) yaitu organisasi perdagangan internasional dan peraetujuan mengenai bea dan cukai dan perdagangan. 4. ASEAN Economic Ministers (AEM) adalah siding para menteri ekonomi untuk meneruskan kebijakan yang telah dirumuskan. Disamping itu ada Forum Regional ASEAN (FRA) sejak rahun 1994. UPU (Universal Postal Union) yaitu persatuan pos sedunia. ITU (International Telecommunication union yaitu persatuan telekomunikasi internasional. Memepercepat peetumbuhan ekonomi. 10. Amerika Serikat. ASEAN Miniterial Meeting (AMM). A. Sekarang jumlah anggotanya 10 negara yaitu ditambah dengan Brunai Darussalam. ASEAN (Association of South East Asian Nations) Atau Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara: ASEAN di bentuk berdasarkan deklarasi Bangkok tanggal 8 Agustus 1967 yang ditandatangani 5 tokoh ASEAN yaitu Adam Malik (Indonesia). Terdiri 23 negara yaitu 10 negara ASEAN. 2. Meningkatkan perdamaian dan stabiloitas regional dan saling mengjhormati. ICAO (International Civil Aviation Organization) yaitu organisasi penerbangan sipil internasional. Federasi Rusia. Tujuan ASEAN : 1. pengetahuan dan administrasi. 3. B. 9. . ASEAN Finance Meeting (AFMM) adalah siding para menteri keuangan ASEAN merumuska kebijakan ASEAN di bidang keuangan. soaial budaya. perbaikan tarap hidup rakyat. 11. RRC. Meningkatkan kerjasama dalam masalah yang menyangkut kepentingan beresama bidang ekonomi. tekhnik. ASEAN Summit. Vietnam. Rajaratnam (Singapura) dan Narciso R. Asustralia. WTO (Word Trade Organization) Organisasi perdagangan Dunia. Membina kerjasama dengan organisasi dunia lainnya. Konferensi Tingkat Tinggi ini merupakan lembaga pembuat keputusan tertinggi dalam ASEAN. laos. India. yaitu forum dialog tentang isu-isu keamanan di wilayah Asia Pasifik. Salng memberi bantuan dalam bentuk saran latihan dan penelitian. 8. Mnyanmar. 6. yaitu pertemuan para kepala pemerintahan se ASEAN. Didahului dengan pertemuan para menteri ekonomi dan menteri luar negeri ASEAN. Mngolia dan Uni Eropa. Thanat Khoman (Muangthai). Papua Nugini sebagai Peninjau dan 12 negara patner yaitu Kanada. Struktur ASEAN : Menurut KTT ASEAN di BALI 1976 strukturnya sbb : 1. 7.(Bukan Badan PBB) B. Bekerjasama dalam dalam penggunaan pertanian dan industry. 3. Tun Abdul Razak (Malaysia). Jepang. Selandia Baru Korea Selatan.membantu menetapkan system pembayaran multilateral terhadap transaksi yang sedangberjalan. dan Kamboja. yaitu siding para menteri luar negeri ASEAN yang merumuskan garis kebijakan dan koordinasi kegiatan ASEAN.

Dewan Keamanan PBB menghentikan Agresi Militer Belanda I atas usul India dan Australia. Pengakuan kedaulatan RI oleh belanda melalui KMB tanggal 27 Desember 1949. e.Singapura :garis batas laut territorial.Thailand : Landas kontinen selat malaka danm laut Andaman. Indonesia – Australia : Laut arafuru dan utara irian jaya dengan papua nugini d. ASEAN Secretariat yaitu sekretaris ASEAN yang berfungsi untuk memprakarsai. yaitu : a. C.4 juta km : 2. PBB mengeluarkan resolusi untuk menghentikan Agresi Militer belanda IIyang berisi : Hentikan saling menyerang . Batas wilayah 12 mil laut territorial Negara pantai dan Negara kepulauan. Perundingan Indonesia Belanda melalui Jasa baik KTN (komisi Tiga Negara) untuk menghentikan pendudukan belanda di Indonesia.000 km . B.027. b. Other ASEAN Ministerial Meeting (OAMM) yaitu siding para menteri non ekonomi merumuskan kebojakan selain ekonomi seperti pendidikan. ASEAN Standing Committee (ASC) komisi tetap ASEAN dipimpin oleh menteri luar negeri dari Negara yang mendapat giliran manjadi Ketua yaitu tuan rumah dari siding tahunan para menteri luar negeri ASEAN.Berunding atas dasar Perjanjian Lingarjati dan renville . Indonesia. Indonesia – India : Lands kontinen laut Andaman. 2. 6.087 km : 3. c. daratan/Kepulauan 2. 3. member nasehat dan pertimbangan dan mengkoordinasikan dan melaksanakan jkegiatan-kegiatan ASEAN. perburuhan.Membebaskan segala tawanan . pengakuan hak Negara tak berpantai utk ikut memamfaatkan sumber daya alam dan kekayaan lautan. keshatan penerangan. ilmu pengetahuan. b. Laut territorial 3. Pengembalian Irian barat oleh PBB dari tangan belanda ke RI tahun 1962 5. 2. Mamfaat Perjanjian Internasional : 1. 4.5. c.163 km : 800.. Mamfaat keraja sama Internasional: 1. Landas Kontinen tersebut maka luas wilayah Indonesia menjadi sekitar 8.166. Indonesia – Malaysia : lndas kontinen selat malaka daan lau natuna. 7. teknologi. batas 200 mil laut ZEE (Zona Ekonimi Eksklusif). Mamfaat Kerja sama dan Perjanjian Internasional bagi Indonesia : A.Pemerintaha RI dikembalikan ke Yogyakarta. Indonesia. Penentuan Batas Wilayah laut RI melalui Konvensi Hukum Laut Inmternasional tahun 1982. Diterimanya konsep Negara kepulauan (archipelagic state)Wawasan Nusantara. Secara regional perjanjian batas laut dengan Negara tetangga sbb: a. sosbud. Berdasarkan pengakuan persegi : 1.

Hak Ekstrateritorialitas. 1. . melainkan mendapat honoraruium atas jasa-jasanya itu. Mengadakan perundinagn dan persetujuan dengan negara penerima. Ada konsuler yang bersifat tetap ada konsuler kehormatan. Orang yang masuk tanpa izin bisa dikeluarkan. tanpa seizin kepala perwakilan diplomatik yang bersangkutan. 3. daerah kedutaan termasuk halaman dan bangunannya dimana terpancang bendera dan lambang negara itu. Memelihara persahabatan serta membina hubungan ekonomi. 4. ZEE : 2. bebas pemeriksaan atas tas diplomatik. Fungsi. Hak Kekebalan (immunitet) Korps Diplomatik : a. b. konsul mengepalai suatu kekonsulan yang membawahi satu daerah kekonsulan kadang-kadang diperbantukan konsul Jenderal.000 km C. F. Konsul . ilmu pengetahuan antara negara pengirim dan penerima. Mereka dibebaskan dari pajak dan bea cukai. hak kekebalan dalam daerah perwakilan seperti daerah kedutaan besar. E. Hak dan Kewajiban Perwakilan Diplomat menurut Konvensi Wina tahun 1961 : 1.500. Berakhirnya Fungsi Misi Perwakilan Diplomatik : 1. b. bebas mendirikan tempat ibabad dilingkungan kedutaan. pendidikan dan kebudayaan. Tingkatan kepangkatan perwakilan konsuler : a. setiap anggota korps diplomatik harus tunduk kepada hukum dan peraturan kepolisian setempat namun tidak dapat dituntut dimuka pengadilan. Sudah habis masa jabatan 2. Tugas pokok konsul kehormatan adalah menghubungkan perdagangan ke dua negara. Ia ditarik oleh pemerintah negaranya 3. Kecuali pelaku kejahatan. hakim tersebut. Hak Kekebalan atau Kebebasan Korps Diplomatik. Negara penerima perang dengan negara pengirim. D. yang memang harus diserahkan pada polisi setempat. Gedung perwakilan negara asing tidak boleh digeledah atau dimasuki oleh petugas kehakiman.4. polisi.Wakil negara pengirim di negara penerima 2. Konsul Jenderal. Berdasarkan hukum internasional daerah itu dipandang sebagai daerah negara pengirim. surat-surat ataupun telegram tidak boleh dibuka oleh polisi. Mengetahui keadan dan perkembangan di negara penerima dengan cara yang syah sesuai dengan Undang-undang dan melaporkannya kepada negara pengirim. 5. Warga negara yang mencari perlindungan digedung perwakilan diplomatik tidak dapat ditanmgkap begitu saja melainkan harus melalui perundingan dengan kepala perwakilan setempat. Perwakilan Konsuler : adalah lembaga kenegaraan di luar negeri yang bertugas dalam membina hubungan non politik dengan negara lain. Melindungi kepentingan negara dan warga negara pengirim sesuai hukum internasional. Arsip-arsip. Pejabat ini tidak mendapat gaji. membawahi beberapa konsul yang ditempatkan di ibu kota negara tempat ia bertugas. Karena tidak disenangi (di persona non grata ) 4.

PERJANJIAN INTERNASIONAL 1. Memelihara kepentingan negaranya dengan melakukan hubungan dengan pejabat tingkat pusat. Satu negara dapat mempunyai lebih dari satu perwakilan konsuler. Mochtar Kusumaatmaja. Berhak mengadakan hubungan yang bersifat non politik 3. Berhak mengadakan hubungan bersifat politik. 3. Pengertian perjanjian internasional a. Korps Diplomatik : 1. 2.c. mengepalai kantor wakil konsulat yang ada didalam satu daerah kekonsulan. Berakhirnya misi perwakilan konsuler : 1. G. H. diangkat oleh konsul jenderal atau oleh konsul untuk engurus hal tertentu yang berhubungan dengan daerah kekonsulan. 4. Memelihara kepentingan negaranya dengan melaksanakan hubungan dengan pejabat tingkat daerah (setempat). ekonomi. perjanjian internasional adalah perjanjian yang diadakan anatara anggota masyarakat bangsa-bangsa yang bertujuan untuk mengakibatkan akibat hukum tertentu. kebudayaan dan iptek ke dua negara. Dalam definisi ini subyek hukum internasional yang mengadakan perjanjian adalah anggota masyarakat bangsa-bangsa. J. 4. Fungsi Perwakilan Knsuler menurut Konvensi Wina : 1. Penarikan dari negara pengirim 3. 4. Kadang diperbantukan kepada konsul jenderal atau Konsul. Konsul Muda. 2. 3. Mempunyai hak ekstrateritorial (tidak tunduk pada kekuasaan peradilan) B. Fungsi seorang pejabat konsuler telah berakhir 2. Bertindak sebagai notaris dan panitera sipil. iasanya ditempatkan di kota-kota yang termasuk kekonsulan. Perbedaan perwakilan diplomatiok dengan perwakilan konsuler: A. Korps Konsuler : 1. 2. Mengeluarkan paspor dan Visa atau dokumen perjalanan kepada warga negara pengirim. badan hukum sesuai dengan hukum internasional ( sesuai batas-batas yang di izinkan). melakukan fungsi administratif yang tidak bertentangan dengan peraturang negara penerima. Pemberitahuan bahwa ia bukan lagi sebagai anggota staf konsuler I. Melindungi kepentingan negara pengirim dan warga negaranya. . Satu negara hanya memiliki satu perwakilan diplomatik di negara penerima. Tidak mempunyai hak ekstrateritorial (tunduk pada pelaksanaan kekuasaan peradilan). Memajukan hubungan perdagangan. d gen Konsul. lembaga-lembaga internasional dan negaranegara.

Contoh multilateral adalah Konvensi Jenewa (perlindungan korban perang). seperti Indonesia-Malaysia. dll ad. Sedangkan perjanjian internasional lisan adalah setiap perjanjian internasional yang doekspresikan melalui instrumen-instrumen tidak tertulis. Declaration. Comvention. Contoh perjanjian bilateral : Indonesia – Cina (dwikewarganegaraan). budaya. Covenant. Dari segi strukturnya yaitu ada perjanjian yang bersifat Law Making Treaties adalah perjanjian yang mengandung kaidah hukum yang berlaku bagi semua bangsa di dunia. Konvensi Hukum Laut Internasional (laut teritorial. Protocol. . Indonesia-Cina. Objeknya d. Jumlah pesertanya b. negara) yang menurut hukum internasional menimbulkan hak dan kewajiban bagi para pihak yang membuat kesepakatan. Intrumen pembentuk perjanjiannya ad.Indonesia – Malaysia (ekstradisi). Jumlah pesertanya. Dari segi intrumennya. Cara berlakunya e. Perjanjian internasional lisan ( international oral agreement). e. d. seperti Treaty. yaitutertulis dan lisan. 2. yang diperjanjikan adalah hal-hal yang disepakati secara lisan. Bilateral adalah perjanjian antar dua negara unutk mengatur kepentingan kedua belah pihak. c. dll ad. jika berlakunya perjanjian itu harus dilakukan perubahan undangundang di negara peserta terlebih dahulu. Definisi lain Perjanjian Internasional adalah kesepakatan antara dua atau lebih subyek hukum internasional (lembaga internasional. Statute. ZEE dan landas benua).a. Wina. yaitu : a. zona bersebelahan. perjanjian internasional dibedakan antara perjanjian yang berisi soal-soal politik. Agreement. Perjanjian multilateral adalah diadakan oleh banyak negara untuk mengatur kepentingan bersama negara-nebara peserta perjanjian tersebut. Konvensi Wina (diplomatic). hukum laut. yaitu perjanjian bersifat self-executing (berlaku dengan sendirinya)yaitu perjanian itu langsung dapat berlaku setelah diratifikasi oleh negara peserta) dan non self. Dari segi cara berlakunya. Seperti konvensi Jenewa.b. Charter. Indonesia-Tailand (garis batas laut Andaman) dll. Perjanjian internasional tertulis adalah perjanjian yang dituangkan dalam instrumen-instrumen pembentuk perjanjian yang tertulis dan formal.executing. Macam Perjanjian Internasional : Perjanjian internasional dapat dibedakan berdasarkan beberapa kriteria. yaitu perjanjian bilateral dan multilateral. Sedangakan ada perjanjian yang bersifat treaty contract adalah perjanjian yang menimbulkan hak dan kewajiban hanya bagi negara yang mengadakan perjanjian saja. Srtrukturnya c. Arrangement. ad. dll ad. sepertithe London Agreement (keanggotaan Dewan Keamanan PBB). Constitution. perjanjian internasional itu ada dua. seperti : 1. Dari segi objeknya. dengan perjanjian yang berisi soal-soal ekonomi.b.

penyelesaian cepat. perumusan naskah.2. 3. Perjanjian diam-diam (tacit consent atau tacit agreement). 3. cara ini dupakai apabila materi atau yang diperjanjikan itu dianggap sangat penting maka perlu persetujuan DPR. Tapi perjanjian belum dapat diberlakukan sebelum diratifikasi oleh masingmasing negara. biasanya dilakukan oleh menteri luar negeri atau kepala pemerintahan. Dalam Undang-undang RI No. Bilateral bersifat khusus (Treaty Contract) karena hanya mengatur kepentingan ke dua negara. oleh sebab itu perjanjian bilateral bersifat ‘tertutup’ dalam arti tertutup kemungkinan bagi negara lain untuk ikut serta dalam perjanjian tersebut. Ratifikasi oleh badan Legislatif atau DPR. adalah pernyataan suatu negara yang disampaikan oleh wakil negara itu dan ditujukan kepada negara lain. . Pengesahan (Ratification). Indonesia dengan Thailand tentang garis batas laut Andaman sebelah utara selat Malaka 1071. menteri luar negeri atau duta besar dengan menunjukkan Surat Kuasa Penuh (full powers) b. biasanya dilakukan oleh raja absolut dan pemerintahan otoriter. Menurut Konvensi Wina 1969 tentang Hukum Perjanjian Internasional disebutkan tahap pembuatan perjanjian internasional dilakuakn melalui tahap: a. Tahap Pembuatan Perjanjian Internasional : Menurut Mochtar Kusumaatmaja ada dua macam cara pembentukan perjanjian internasional : a. 3. kepala pemerintahan. seperti Perjanjian perdagangan. dari Negara atau subyek hokum internasional lainnya. Indonesia dengan Malaysia tentang Ektradisi 1974. perundingan.Parlemen tapi jarang digunakan. Perjanjian internasional yang dibentuk melalui 2 tahap yaitu ( perundingan dan penandatanganan) dipakai untuk perjanjian yang tidak begitu penting. perundingan tahap pertama tentang objek tertentu. 24 tahun 2000 ditegaskan bahwa pembuatan perjanjian internasional dilakukan melalui tahap ( penjajakan. b. Ratifikasi campuran antara DPR (legislatif) dengan Pemerintah (Eksekutif). penandatanganan. ratifikasi atau pengesahan). perjanjian yang dibuat tidak tegas. Indonesia dengan Australia tentang Pertahanan dan Keamanan kedua negara 1995. 2. JENIS PERJANJIAN INTERNASIONAL 1. diwakili oleh kepla negara. Perundingan (Negotiation). c. berjangka pendek. Contohnya : Indonesia dengan RRC (1955) tentang Penyelesaian dwikewarganegaraan. pada pasal 11 ayat 1 UUD 1945 dosebutkan bahwa Presiden dengan persetujuan DPR membuat perjanjian dengan Negara lain. Deklarasi Unilateral atau deklarasi sepihak ( unilateral declaration). Perjanjian internasional yang dibentuk melalui 3 tahap yaitu (perundingan. penerimaan dan penandatanganan). Menurut Hukum Positif Indonesia. Ratifikasi oleh badan eksekutif. Ratifikasi perjanjian internasional dapat dibedakan sbb: 1. artinya keberadaan perjanjian itu hanya dapat diketahui melalui penyimpulan suatu tingkah laku baik aktif atau tidak aktif. Penandatanganan hanya bersifat sementara dan harus dikuatkan dengan pengesahan atau penguatan yang disebut ratifikasi. Penandatanganan (Signature).

Misalnya Atlantic Charter. 6. 3. Protokol (Protocol) persetujuan tidak resmi umumnya tidak dibuat oleh kepala negara yang mengatur masalah-masalah tambahan seperti penafsiran klaususl-klausul tertentu ( Klausul = ketentuan tambahan sebuah perjanjian). ORGANISASI INTERNASIONAL A.masalah yang disetujui konferensi dan tidak diratifikasi. 15. 10. 5. menunjukkan suatu persetujuan yang lebih khusus dan membutuhkan ratifikasi. 9. Konvensi wina 1961 tentang Hubungan Diplomatik. sampai perjumpaan permanen. 8. ISTILAH-ISTILAH DALAM PERJANJIAN INTERNASIONAL : 1. Persetujuan (Agreement) perjanjian bersifat tekhnis atau administratif. Tidak diratifikasi. Pakta (fact). Perikatan ( Arrangement) adalah istilah yang digunakan untuk transaksi yang sifatnya sementara. Contohnya :Konvensi Jenewa 1949 tentang perlindungan korban perang. 11. 4. Ketentuan Penutup (final Act) ringkasan hasil konvensi yang menyebutkan negara peserta. Covenant yaitu anggaran dasar LBB (Liga Bangsa-Bangsa). Tidak diratifikasi. 13.2. lapangan kerja. 7. Tidak diratifikasi karena sifatnya tidak seresmi atau seformal traktat atau konvensi. Konvensi (Convention) persetujuan formal bersifat multilateral yang tidak berurusan dengan kebijaksanaan tingkat tinggi (haigh Plicy) dilegalisasi oleh wakil yang berkuasa penuh. Ketenrtuan Umum (General Act) traktat yang bersifat resmi dan tidak resmi. 12. Piagam (Statute) yaitu himpunan peraturan yang ditetapkan leh persetujuan internasional baik mengenai pekerjaan atau kesatuan tertentu seperti pengawasan internasional yang mencakup tentang minyak. PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) United Nations . 14. Charter adalah istilah dalam perjanjian internasional untuk pendirian badan yang melakukan fungsi administratif. Multilateral yang disebut juga Law Making Treatis biasanya mengatur hal yang berkaitan dengan kepentingan umum dan bersifat terbuka dala arti tidak hanya mengatur kepentingan negara yang mengadakan perjanjian itu tetapi juga kepentingan negara lain yang tidak turut serta dalam perjanjian itu (bukan Peserta). Magna Charter. Zona Bersebelahan (24 mil). 2. Landas Benua (lebih 200 mil). Deklarasi (declaration) yaiut perjanjianinternasinal yang berbentuk traktat dan dokumen tidak resmi. nama utusan. Traktat (treaty) perjanjian paling formal merupakan persetujuan dua negara atau lebih mencakup perjanjian bidang politik dan ekonomi. Pertukaran Nota yaitu metode tidak resmi namun banyak digunakan. terinci dan sistimatis serta tidak memerlukan ratifikasi. Konvensi Hukum Laut Internasiobnal 1982 tentang laut teritorial (200 mil). atau catatan suatu pemufakatan. Biasanya diulakukan oleh wakil-wakil militer dan negara dan bisa bersifat multilateral dan melahirkan kewajiban bagi yang mengadakannya. Proses Verbal catatan atau ringkasan atau kesimpulan konferensi diplomatik. Zona Ekonomi Eksklusif (200 mil). Misalny Pakta Warsawa (mengenai Pertahanan ). Modus Vivendi dokumen untuk mencatat persetujuan internasional bersifat sementara. Contoh Piagam Kebebasan Transit.

b. 5. Negara anggota membantu PBB c. 2. Rusia dan Spanyol. Negara anggota mematuhi piagam PBB 3. Negara anggota memiliki kedaulatan sederajat. Dewan ini merekomendasi kepada majelis umum yang berkaitan dengan pembanguna ekonomi. 4. penyakit menular. Kelima Negara tersebut sekarang sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB yang memegang hak Veto yaitu hak untuk membatalkan atau memveto keputusan dewan keamanan PBB. Anggaotanya 15 negara yang terbagi menjadi 5 anggota tetap (Inggris. Prancis. menghentikan pengrusakan lingkungan dan penghormatan HAM. Dan Sekjen PBB sekarang adalah Ban Kimon dari Korea Selatan. Rusia. namun bias dibatalkan oleh 1 negara dari anggota Dewan tersebut. Tujuan PBB: 1. Cina dan Prancis.Berdiri pada tanggal 24 Oktober 1945 diprakarsai oleh 5 negara antara lain Amerika serikat. 3. Memvantu masyarakat dunia lebih sejahtera. Inggris. buta aksara. Majelis Umum (General Asembly) : Angotanya semua Negara anggota PBB. memberantas kemiskinan. Keputusannya tidak mengikat anggota PBB karena hanya bersifat rekomendasi namun berbobot karena merupakan hasil pandangan mayoritas Negara di dunia. Inggris. a. Menjadi pusat bangsa –bangsa dalam pencapaian tujuan PBB diatas. Bahasa persidangan PBB adalah bahasa Arab. Cina. ILO (International Labour Organization) organisasi Perburuhan Internasional. Bersidang setiap tahun. Dewan ini memiliki hak Veto yaitu hak untuk memblokir atau menolak keputusan Dewan walaupun ke 14 anggota dewan yang lain menyetujui keputusan yag bersangkutan. Badan ini mengkoordinir badan-badan seperti WHO (World Health Organization) oeganisasi kesehatan Dunia. Mengembangkan persahabatan antar bangsa 3. Bersidang setiap tahun selama satu bulan. Rusia. Menjaga perdamaian dunia 2. masalah lingkungan dan Hak Asasi Manusia. Amerika serikat) dan 10 negara anggota tidak tetap yang dipilih oleh Majelis Umum untuk masa jabatan 2 tahun. Dewan Ekonomi dan Sosial (Economic and Social Council) : Anggotanya terdiri dari 54 negara dan setiap tahun dipilih 18 anggota baru oleh Majelis Umum PBB untuk masa jabatan 3 tahun. FAO (Food and Agriculture . Negara-negara menyelesaikan perselisihan dengan cara damai 4. Fungsinya sebgai forum untuk membahas masalaha yang menjadi keprihatinan dunia. Badan /Alat Perlengkapan PBB: 1. Prancis. Negara-negara menghindari penggunaan kekerasan atau ancaman kekerasan. 2. Prinsip-Prinsip PBB: 1. mandarin. Fungsi dewan ini adalah bertanggug jawab atas kegiatan social PBB. Dewan Keamanan PBB (Security Council) : Adalah badan PBB yang fungsinya memelihara atau mempertahankan perdamaian dan keamanan internasional.

Semua Negara yang berada di bawah Statuta (wilayah Kerja) Mahkamah Internasional. Pihak yang dapat mengajukan perkara ke Mahkamah internasional : 1. Dewan Perwalian (Trusteeship Council) : Dewan ini bertugas menyelenggarakan pemerintahan dan melakukan pengawasan terhadap wilayah-wilayah yang masuk kategori trust territories (wilayah peerwalian). Negara yang terakhir yang mencapai kemerdekaannya pada Bulan November 1994 adalah Palau. Mahkamah Internasional selain mengadili perkara dapat juga memberikan nasihat hokum kepadamajelis Umum. Mahkamah Internasional (International Court of Justice) : Adalah badan pengadilan internasional resmi dan tetap yang bertugas untuk memeriksa dan memutus perkara yang diajukan kepadanya. Contoh Negara Togo dan Kamerun. Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan. UNICEF (United Nations Shildren’s Fund) Dana Kanak-Kanak Perserikatan Bangsa-Bangsa yang memberikan bantuan untuk rencana-rencana kesejahteraan ibu dan anak di selurug Negara di dunia.Organization) organiasai Pangan dan Pertanian. Sekretaris Jenderal diangkat oleh Majelis Umum atas usul Dewan Keamanan PBB. Swiss. ILO (International Labour Organizatiaon) yaitu Organisai buruh internasional didirikan pada tanggal 11 April 1919 bermarkas di Jenewa. Menjamin penanganan masalah-masalh soaial dan ekonomi. 2. 6. Sekretariat (Secretariat) : Badan ini terdiri atas satu orang sekretaris Jenderal dan staf yang diperlukan. Terdiri 15 hakim yang dipilih Majelis Umum berdasarkan kemampuan mereka dan bermarkas di Den Haag Belanda. Memelihara keamanan dan perdamaian internasional 2. Perkara apa saja. Dewan Keamanan PBB. 3. 4. Mendorong peenghormatan HAM dan saling ketergantungan sesame bangsa. Dewan keamanan atas permohonan badan tersebut dan badan PBB lainnya. Kemudian Negara bekas jajahan Turki seperti Jordania dan Palestina. ekonomi. Badan Khusus PBB (Specialized Agencies) : 1. Bertujuan memelihara perdamaian abadi . 3. Wilayah perewalian adalah wilayah bekas jajahan yang ditempatkan dalam satu system perwalian sebagai satu cara agar Negara-negara anggota bertanggung jawab atas wilayah tersebut (biasanya Negara bekas penjajahnya) dan menngkatkan kemajuan wiulayah itu menuju kemerdekaannya. sosbud penduduk setempat. Sekjen sekarang Ban Kimon dari Korea selatan. UNESCO (United Nations educational Scintific and Cultural Organization) Organisasi Pendidikan. Negara lain yang bukan statute Mahkamah Internasioanl dengan syarat yang telah ditetapkan. Sistem perwalian itu di selenggarakan dalam rangka : 1. 4. 5. Memajukan politik. Pada bulan Desember menjadi anggota PBB. kepulauan Solomon adalah bekas jajahan Jerman.

Badan ini bertujuan member sumbangan kearah perdamaian dan keamanan dengan memajukan kerjasama antar bangsa-bangsa melalui pendidikan. bertujuan mencapai tingkat kesehatan yang tertinggi bagi semua rakyat di dunia. Badan ini bertujuan meningkatkan perdamaian dan effisiensi produksi dan distribusi hasil makanan dan pertanian. RRC. dan Kamboja. 2. perbaiki hidup penduduk desa. WTO (Word Trade Organization) Organisasi perdagangan Dunia. Swiss. soaial dan budaya dfi kawasan asia tenggara. hutan. 11. UNESCO (United Nations educational Scintific and Cultural Organization) . FAO ( Food and agriculture Organization) yaitu organisasi bahan makanan dan pertanian PBB didirikan pada tanggal 16 Oktober 1945 bermarkas di Roma. 10. India. Amerika Serikat. A. Selandia Baru Korea Selatan. 9. 5. Thanat Khoman (Muangthai). Tun Abdul Razak (Malaysia). Rajaratnam (Singapura) dan Narciso R. social dan memperbaiki syarat perburuhan dan tingkat kehidupannya. Disamping itu ada Forum Regional ASEAN (FRA) sejak rahun 1994. Mnyanmar. IBRD ( International Bank of Reconstruction and development) yaitu bang pembangunan dan perkembangan internasional yang didirikan pada tanggal 27 Desember 1945 bertyujuan membantu pembangunan dan perkembangan daerah-daerah milik anggota PBB untuk memudahkan penanaman modal untuk tujuan produktif. IMF (International Monetary Fund) yaitu dana moneter internasional didirikan pada tanggal 27 desember 1945 bermarkas diWashington.dengan memajukan keadilan ekonomi. 8. Memepercepat peetumbuhan ekonomi. Mngolia dan Uni Eropa. Amerika Serikat. Meningkatkan perdamaian dan stabiloitas regional dan saling mengjhormati. 2. 4. laos.(Bukan Badan PBB) B. Terdiri 23 negara yaitu 10 negara ASEAN. stabilitas pertukaran uang. . ITU (International Telecommunication union yaitu persatuan telekomunikasi internasional. 7. Vietnam. Ramos (Filipina). Papua Nugini sebagai Peninjau dan 12 negara patner yaitu Kanada. Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan yang didirikan pada tanggal 4 November 1946 bermarkas di Paris. yaitu Organisasi Pendidikan. ASEAN (Association of South East Asian Nations) Atau Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara: ASEAN di bentuk berdasarkan deklarasi Bangkok tanggal 8 Agustus 1967 yang ditandatangani 5 tokoh ASEAN yaitu Adam Malik (Indonesia). pengetahuan. yaitu forum dialog tentang isu-isu keamanan di wilayah Asia Pasifik. Bertujuan memajukan kerjasama moneter internasional dan perluasan perdagangan internasional. membantu menetapkan system pembayaran multilateral terhadap transaksi yang sedangberjalan. Tujuan ASEAN : 1. ICAO (International Civil Aviation Organization) yaitu organisasi penerbangan sipil internasional. 6. Prancis. ITO (International Trade Organization) yaitu organisasi perdagangan internasional dan peraetujuan mengenai bea dan cukai dan perdagangan. Sekarang jumlah anggotanya 10 negara yaitu ditambah dengan Brunai Darussalam. Asustralia. UPU (Universal Postal Union) yaitu persatuan pos sedunia. Korea Utara. Jepang. WHO (World Health Organization) yaitu organisasi kesehatan Dunia yang didirikan pada tanggal 7 April 1948 bermarkas di Jenewa . 3. Italia. Federasi Rusia.

4. sosbud.Berunding atas dasar Perjanjian Lingarjati dan renville . 4. member nasehat dan pertimbangan dan mengkoordinasikan dan melaksanakan jkegiatan-kegiatan ASEAN. ilmu pengetahuan.Membebaskan segala tawanan . ASEAN Secretariat yaitu sekretaris ASEAN yang berfungsi untuk memprakarsai. ASEAN Standing Committee (ASC) komisi tetap ASEAN dipimpin oleh menteri luar negeri dari Negara yang mendapat giliran manjadi Ketua yaitu tuan rumah dari siding tahunan para menteri luar negeri ASEAN. Didahului dengan pertemuan para menteri ekonomi dan menteri luar negeri ASEAN. Pengembalian Irian barat oleh PBB dari tangan belanda ke RI tahun 1962 5. teknologi. ASEAN Economic Ministers (AEM) adalah siding para menteri ekonomi untuk meneruskan kebijakan yang telah dirumuskan. . keshatan penerangan. B. 6. 6. yaitu pertemuan para kepala pemerintahan se ASEAN. perburuhan. 4. Mamfaat keraja sama Internasional: 1. Sidang ini 2 kali setahun. ASEAN Finance Meeting (AFMM) adalah siding para menteri keuangan ASEAN merumuska kebijakan ASEAN di bidang keuangan. Mamfaat Perjanjian Internasional : 1. Mamfaat Kerja sama dan Perjanjian Internasional bagi Indonesia : A. perbaikan tarap hidup rakyat. Perundingan Indonesia Belanda melalui Jasa baik KTN (komisi Tiga Negara) untuk menghentikan pendudukan belanda di Indonesia. 5. Dewan Keamanan PBB menghentikan Agresi Militer Belanda I atas usul India dan Australia. Pengakuan kedaulatan RI oleh belanda melalui KMB tanggal 27 Desember 1949. Other ASEAN Ministerial Meeting (OAMM) yaitu siding para menteri non ekonomi merumuskan kebojakan selain ekonomi seperti pendidikan. Salng memberi bantuan dalam bentuk saran latihan dan penelitian. Membina kerjasama dengan organisasi dunia lainnya. ASEAN Summit. Struktur ASEAN : Menurut KTT ASEAN di BALI 1976 strukturnya sbb : 1. ASEAN Miniterial Meeting (AMM). tekhnik. Meningkatkan kerjasama dalam masalah yang menyangkut kepentingan beresama bidang ekonomi. yaitu siding para menteri luar negeri ASEAN yang merumuskan garis kebijakan dan koordinasi kegiatan ASEAN. Diterimanya konsep Negara kepulauan (archipelagic state)Wawasan Nusantara. 3. 2. soaial budaya. 7. Konferensi Tingkat Tinggi ini merupakan lembaga pembuat keputusan tertinggi dalam ASEAN. 2. pengetahuan dan administrasi. B. 3.Pemerintaha RI dikembalikan ke Yogyakarta. Bekerjasama dalam dalam penggunaan pertanian dan industry.3. PBB mengeluarkan resolusi untuk menghentikan Agresi Militer belanda IIyang berisi : Hentikan saling menyerang . 5.

b. Indonesia. c. Indonesia – Malaysia : lndas kontinen selat malaka daan lau natuna. Batas wilayah 12 mil laut territorial Negara pantai dan Negara kepulauan.4 juta km : 2..163 km : 800. C.166. Indonesia. Laut territorial 3. Penentuan Batas Wilayah laut RI melalui Konvensi Hukum Laut Inmternasional tahun 1982.027. pengakuan hak Negara tak berpantai utk ikut memamfaatkan sumber daya alam dan kekayaan lautan. batas 200 mil laut ZEE (Zona Ekonimi Eksklusif). c. yaitu : a. Indonesia – Australia : Laut arafuru dan utara irian jaya dengan papua nugini d.087 km : 3.Singapura :garis batas laut territorial.000 km : 2.500.2. e. Indonesia – India : Lands kontinen laut Andaman.000 km . Secara regional perjanjian batas laut dengan Negara tetangga sbb: a. Landas Kontinen 4. daratan/Kepulauan 2.Thailand : Landas kontinen selat malaka danm laut Andaman. Berdasarkan pengakuan persegi : 1. ZEE tersebut maka luas wilayah Indonesia menjadi sekitar 8. b.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful