P. 1
Hubungan pkn

Hubungan pkn

|Views: 360|Likes:
Published by Lala Tree Love
pkn
pkn

More info:

Categories:Topics
Published by: Lala Tree Love on Sep 13, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/28/2015

pdf

text

original

Hubungan Diplomatik

JUL 10 Posted by catatanpkn

HUBUNGAN DIPLOMATIK By : Khoirul Annas, S.Pd-SMK N 2 Kudus SK KD : Menganalisis Hubungan Internasional dan Organisasi Internasional : Menganalisis fungsi Perwakilan Diplomatik

Pengertian Diplomatik berasal dari bahasa latin diploma, atau bahasa inggris diplomacy yaitu piagam. Dalam arti luas diplomatik diartikan sebagai sarana-sarana yang sah dan legal yang digunakan suatu Negara dalam melaksanakan politik luar negerinya. Untuk menjalin hubungan diantara negara-negara itu, biasanya negara tersebut saling menempatkan perwakilannya (Keduataan atau Konsuler). Hubungan diplomatik sering dilakukan secara terbuka artinya hubungan antar bangsa yang rakyatnya diberi informasi tentang isi perjanjian antar Negara-negara peserta. Namun hubungan diplomatik juga dapat dilakukan secara tertutup artinya hubungan antar Negaranegara peserta saja. Tujuan hubungan diplomasi adalah untuk mengusahakan agar pihakpihak yang mengadakan hubungan dengan suatu Negara mendapatkan manfaat yang sebesarbesarnya untuk kedua belah pihak. Penempatan perwakilan di Negara lain dapat dilakukan dengan dua cara yaitu Perwakilan diplomatik dan Perwakilan konsuler. Penempatan perwakilan di Negara lain memperhatikan beberapa faktor, yaitu: 1. Penting tidaknya kedudukan Negara pengutus dan Negara penerima 2. Erat tidaknya hubungan antar Negara yang mengadakan hubungan 3. Besar kecilnya kepentingan Negara yang mengadakan hubungan Hubungan diplomatik yang dilakukan oleh suatu Negara tidak boleh merugikan Negara lain dan mengganggu keamanan internasional, maka perlu ada pengawasan dengan cara : 1. Mewajibkan semua anggota PBB untuk menyampaikan persetujuan yang telah dicapai kepada secretariat PBB 2. Menteri luar negeri dari berbagai Negara dapat bertemu pada sidang umum PBB setiap tahunnya 3. Setiap persetujuan yang dicapai, sebelum diresmikan harus disampaikan kepada parlemen masing-masing. Landasan hubungan diplomatik RI Dalam rangka menjalankan hubungan diplomatik, Negara Indonesia berlandaskan pada pasal 13 UUD 1945, yang menyebutkan bahwa: 1. Presiden mengangkat duta dan konsul. 2. Dalam hal mengangkat duta; Presiden memperhatikan pertimbangan DPR. 3. Presiden menerima penempatan duta negara lain dengan memperhatikan pertimbangan DPR.

Kekuasaan Presiden untuk mengangkat dan menerima duta dari negara lain merupakan kedudukannya sebagai Kepala Negara. Sedangkan prosedur maupun teknis pelaksanaannya, diatur oleh Menteri Luar Negeri. Perwakilan Diplomatik (politis) Perwakilan diplomatik yaitu perwakilan suatu Negara di Negara lain dalam bidang politik. Perwakilan di Negara lain dipimpin oleh duta besar yang sekaligus menjadi juru bicara perwakilan luar negeri atau dikenal dengan istilah Doyen. Tingkatan-tingkatan Perwakilan Diplomatikmenurut konvensi Wina tahun 1815 yaitu: 1. Duta besar berkuasa penuh (Ambassador), yaitu perwakilan tingkat tinggi dan mempunyai kekuasaan penuh serta luar biasa. Biasanya ditempatkan pada Negara yang banyak menjalin hubungan timbal balik dan diakrediter oleh kepala Negara. Duta besar (perwakilan dari Roma) sering disebut Nuntius. 2. Duta (Gerzant), yaitu perwakilan di bawah duta besar yang dalam menyelesaikan segala persoalan harus berkonsultasi dengan pemerintahnya (kekuasaannya terbatas). Duta (perwakilan dari Roma) disebut Inter Nuntius. 3. Menteri Residen, yaitu perwakilan yang hanya mengurusi urusan Negara, tidak mewakili pibadi kepala Negara. Menteri Residen tidak berhak mengadakan pertemuan dengan kepala Negara penerima. 4. Kuasa Usaha, yaitu perwakilan diplomatik tingkat rendah yang diakreditor oleh menteri luar negeri. Biasanya melaksanakan kepala perwakilan jika pejabat tersebut tidak ada di tempat. 5. Atase, yaitu pejabat pembantu dari duta besar berkuasa penuh. Atase terdiri dari atase pertahanan (bidang militer) dan atase teknis (bidang perdagangan, perindustrian, kebudayaan dan pendidikan). Fungsi yang dimiliki perwakilan diplomatik, yaitu: Representasi, yaitu mewakili negara pengirim di dlm negara penerima Proteksi, yaitu melindungi kepentingan negara pengirim dan warga negaranya di negara penerima di dalam batas-batas yang diijinkan oleh hukum internasional Negosiasi, yaitu mengadakan persetujuan dgn pemerintah negara penerima Observasi, yaitu memberikan keterangan tentang kondisi dan perkembangan negara penerima, sesuai dengan undang-undang dan melaporkan kepada pemerintah negara pengirim. Relasi, yaitu memelihara hubungan persahabatan kedua negara

1. 2. 3. 4.

5.

Kekebalan dan Keistimewaan Perwakilan Diplomatik Asas kekebalan dan keistimewaan diplomatik, disebut (”exteritoriallity” atau ”extra teritoriallity”). Para diplomatik hampir dalam segala hal harus diperlakukan sebagaimana mereka berada di luar wilayah negara penerima. Para diplomat beserta stafnya, tidak tunduk pada kekuasaan peradilan pidana dan sipil dari negara penerima. Menurut Konvensi Wina 1961, Perwakilan diplomatik diberikan Kekebalan dan keistimewaan, dgn maksud : 1. Menjamin pelaksanaan tugas negara perwakilan diplomatik sebagai wakil negara. 2. Menjamin pelaksana fungsi perwaki-lan diplomatik secara efisien. Hak kekebalan perwakilan diplomatik meliputi: 1. Kekebalan terhadap pribadi pejabat diplomatik (hak imunitas)

2. Kekebalan terhadap kantor perwakilan dan rumah kediaman (daerah ekstrateritorial). Bila ada penjahat atau pencari suaka masuk ke dalam kedutaan maka dapat diserahkan atas permintaan pemerintah kaena para diplomat tidak memiliki hak asylum, yaitu hak untuk memberi kesempatan kpd suatu negara dalam memberikan perlindungan kepada warga negara asing yang melarikan diri. 3. Korespondensi diplomatik, yaitu kekebalan terhadap surat-menyurat, arsip, dokumen termasuk kantor dplomatik dan sebagainya (kebal dari pemeriksaan isinya). Pemberian keistimewaan kepada perwakilan diplomatik, atas dasar ”timbal – balik” sebagaimana diatur di dalam Konvensi Wina 1961 dan 1963, yaitu mecakup : 1. Pembebasan dari kewajiban membayar pajak, antara lain pajak penghasilan, kekayaan, rumah tangga, kendaraan bermotor, radio, bumi dan bangunan, televisi dan sebagainya. 2. Pembebasan dari kewajiban pabean, antara lain bea masuk, bea keluar, bea cukai, terhadap barang-barang keperluan dinas, misi perwakilan, barang keperluan sendiri, keperluan rumah tangga dan sebagainya. Perwakilan Konsuler (non politis) Perwakilan konsuler yaitu perwakilan suatu Negara di Negara lain dalam bidang non politik. Dalam arti nonpolitis, hubungan satu Negara dengan Negara lain diwakili oleh Korp Konsuler yang terbagi dalam kepangkatan sebagai berikut: 1. Konsul Jenderal, membawahi beberapa konsul yang ditempatkan di ibu kota negara. 2. Konsul dan Wakil Konsul, konsul yaitu mengepalai suatu kekonsulan yang kadang-kadang diperbantukan kepada konsul jenderal. Kantornya bernama Konsulat. Wakil konsul diperbantukan kepada konsul atau konsul jenderal yang kadang diserahi pimpinan kantor konsuler. Kantornya bernama Vice Konsulat. 3. Agen Konsul, dengan tugas untuk mengurus hal-hal yang bersifat terbatas dan berhubungan dengan kekonsulan. Tugas perwakilan konsuler adalah mengurusi kepentingan Negara dan warga Negara di Negara lain menyangkut: 1. Bidang Ekonomi, yaitu menciptakan tata ekonomi dunia baru dengan menggalakkan ekspor komoditas nonmigas, promosi perdagangan, mengawasi pelayanan, pelaksanaan perjanjian perdagangan dan lain-lain. 2. Bidang Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan, seperti; tukar-menukar pelajar, mahasiswa, dan lain-lain. Bidang-bidang lain seperti :  Memberikan paspor dan dokumen perjalanan kepada warga pengirim dan visa atau dokumen kepada orang yang ingin mengunjungi negara pengirim;  Bertindak sebagai notaris dan pencatat sipil serta menyelenggarakan fungsi administratif lainnya;  Bertindak sebagai subjek hukum dalam praktek dan prosedur pengadilan atau badan lain di negara penerima. Persamaan dan Perbedaan Perwakilan Diplomatik dan Konsuler Persamaan antara perwakilan diplomatik dan konsuler adalah bahwa kedua-duanya merupakan utusan dari suatu negara tertentu. Sedangkan perbedaannya yaitu:

Perwakilan Diplomatik Tugasnya dalam bidang politik Hanya 1 perwakilan dan ditempatkan di Ibu Kota Negara 1 2 3 4 5 6 Surat tugas ditandatangani oleh Kepala Negara Dapat berhubungan langsung dengan pemerintah pusat Negara penerima Memiliki daerah Ekstrateritorial Dapat mempengaruhi perwakilan konsuler

Perwakilan Konsuler Tugasnya dalam bidang non politik Lebih dari 1, tergantung kebutuhan Surat tugas ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri Hanya dapat berhubungan dengan pemerintah setempat (daerah), jika ingin berhubungan dengan pemarintah pusat maka melalui perwakilan diplomatik Tidak Memiliki daerah Ekstrateritorial Harus tunduk pada perwakilan diplomatik

Kronologi / skema penempatan perwakilan di Negara lain 1. Kedua belah pihak sa-ling tukar informasi ten-tang akan dibukanya perwakilan oleh Deparlu masing-masing Negara. 2. Mendapat persetujuan (demende, agregation) dari negara yang menerima. 3. Diplomat yg akan di-tempatkan, menerima surat kepercayaan (lettre de creance) yang ditanda tangani kepala negara pengirim. 4. Surat kepecayaan dise-rahkan kepada kepala negara penerima (lettre de rapple) dlm suatu upacara dimana seorang diplomatik berpidato. Mulai berlaku dan berakhirnya Perwakilan di Negara lain Hal Diplomatik Saat menyerahkan kepercayaan (Konvensi Mulai berlakunya 1961) 1. Sudah habis masa jabatan 2. Ditarik (recalled) oleh pemerintah negaranya. 3. Tidak disenangi Negara penerima (dipersona non Grata) 4. Negara penerima dan pengirim perang (pasal 43 Konvensi Wina 1961) surat Wina Konsuler Pemberitahuan yang layak kepada Negara penerima (Konvensi Wina 1963) 1.Fungsi seorang pejabat konsuler telah berakhir 2.Penarikan dari Negara pengirim 3.Pemberitahuan bahwa ia bukan lagi sebagai anggota staf konsuler (pasal 23,24,25 konvernsi Wina 1963)

Berakhirnya

Demikian materi mengenai fungsi perwakilan diplomatik, sebagai tindak lanjut jawablah pertanyaan di bawah ini!

1. 2. 3. 4.

Apa yang dimaksud dengan perwakilan diplomatik Sebutkan tingkatan perwakilan diplomatik Sebutkan perbedaan perwakilan diplomatik dengan perwakilan konsuler Sebutkan fungsi perwakilan Diplomatik!

Kunci Jawaban:

1. Perwakilan diplomatik adalah pewakilan suatu negara di negara lain dalam politik. 2. Tingkatan dalam perwakilan diplomatik: a. Duta besar berkuasa penuh (ambasador) b. Duta (gerzant) c. Menteri Residen d. Kuasa usaha 3. Perbedaan perwakilan diplomatik dan perwakilan konsuler: Perwakilan Diplomatik a. b. c. Tugasnya dalam bidang politik Perwakilan Konsuler Tugasnya dalam bidang non politik

Hanya ada 1 perwakilan dan ditempatkan di Ibu Kota Negara Lebih dari 1 tergantung kebutuhan Surat tugas ditandatangani oleh Kepala Negara Surat tugas ditandatangani Menlu Berhubungan hanya dengan pejabat Dapat berhubungan langsung setempat, jika ingin berhubungan dengan pemeringah pusat tempat dengan pemerintah pusat harus diakreditasi melalui perwakilan diplomatik Memiliki daerah ekstrateritorial Tidak memiliki daerah dan hak asilum ekstrateritorial dan hak asilum Dapat mempengaruhi perwakilan konsuler Tunduk kepada perwakilan konsuler

d. e. f.

4. Fungsi perwakilan Diplomatik: a. Mewakili negara pengirim di negara penerima b. Mengadakan persetujuan/ perundingan dengan negara penerima c. Melindungi warga negara dan kepentingan negara di negara penerima d. Mengamati perkembangan negara penerima dan melaporkan ke negara pengirim e. Membina hubungan baik

1.

PENGERTIAN HUBUNGAN INTERNASIONAL

Menurut Rencana Strategi Pelaksanaan Politik Luar Negeri RI (RENSTRA), hubungan Internasional adalah hubungan antarbangsa dalam segala aspeknya yang dilakukan oleh suatu Negara untuk mencapai kepentingan nasional negaranya. Menurut Encyclopedia Americana, hubungan Internasional dilihat sebagai hubungan antarnegara dari Negara yang berbeda-beda, baik berupa hubungan politis, budaya, ekonomi, ataupun hankam. Menurut Mc. Clelland, hubungan Internasional sebagai studi tentang interaksi antar jenis-jenis kesatuan-kesatuan social tertentu, termasuk studi tentang keadaan-keadaan relevan yang mengelilingi interaksi. Hubungan Internasional adalah suatu proses yang pada taraf tertentu melintasi yuridiksi nasional. Karena itu hubungan Internasional selalu mencakup semua hubungan antarkelompok bangsa, antarbangsa dan Negara dalam masyarakat dunia Internasioanal dan kekuatan-kekuatan serta proses-proses yang menentukan cara hidup, bertindak dan berpikir manusia.

memelihara ketertiban dan perdamaian dunia . maka manusia akan mengadakan kerjasama. sosial. membebaskan bangsa-bangsa dari keterbelakangan di bidang ekonomi 3. perlu diusahakan adanya hubungan persahabatan dan kerjasama antar bangsa yang didasari sikap saling menghormati dan saling menguntungkan. b. perdamaian abadi dan keadilan social merupakan tujuan Internasional Negara Indonesia seperti tercantum dalam Pembukaan UUD 1945.Dalam perkembangannya. 4. Negara tersebut akan mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Memacu pertumbuhan ekonomi setiap Negara serta menciptakan keadilan dan kesejahteraan social bagi seluruh rakyatnya. Pada dasarnya kerja sama Internasional terjadi karena keinginan antarbangsa untuk mengadakan kerjasama dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup antarbangsa dan Negara. kerjasama Internasional terjadi tidak hanya terbatas antara dua Negara atau antarnegara. mempercepat pertumbuhan ekonomi 5. b. 2. Akibatnya. politik. meningkatkan kestabilan dalam bidang ekonomi. 3. membebaskan bangsa-bangsa di dunia dari kemiskinan dan kelaparan 2. c. Pihak lain yang dapat mengadakan kerja sama Internasional disebut aktor non-negara. memajukan perdagangan 4. PENTINGNYA HUBUNGAN INTERNASIONAL a. Menciptakan saling pengertian antarbangsa dalam membina dan menegakkan perdamaian dunia. Kerjasama Internasional dinggap penting dalam rangka untuk Menumbuhkan saling pengertian antarbangsa Mempererat hubungan persahabatan dan persaudaraan antarbangsa Saling mencukupi kebutuhan masing-masing bangsa yang bekerja sama Memenuhi rasa keadilan dan kesejahteraan Membina dan menegakkan perdamaian serta ketertiban dunia Suatu Negara yang tidak mau mengadakan kerjasama Internasional dengan Negara lain akan terkucil dalam pergaulan dunia. d. budaya dan pertahanan keamanan 6. TUJUAN KERJASAMA INTERNASIONAL 1. Kerja sama Internasional juga terjadi antara Negara dengan pihak lain yang berada di luar wilayah teritorialnya. di mana kedudukan pihak lain tersebut sederajat dengan Negara pada umumnya. Perlunya hubungan kerja sama Internasional pada dasarnya bertujuan untuk: a. Dari tujuan ini diharapkan akan terwujud kedamaian dan kesejahteraan hidup yang didambakan oleh setiap manusia di dunia. Oleh karena itu. PERLUNYA KERJA SAMA INTERNASIONAL Ikut melaksanakan ketertiban dunia yyang berdasrkan kemerdekaan. Demikian halnya suatu bangsa tidak akan memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri. e. Secara kodrati manusia tidak dapat mencukupi kebutuhan hidupnya sendiri.

b. b. 6. menurut aza ini berlaku kekuasaan Negara atas wilayahnya. PBB mengembangkan kerja sama Internasional dalam rangka memecahkan persoalanpersoalan ekonomi. Perjanjian Internasional secara khusus terdapat dalam Hukum laut Internasional dimana Indonesia sejak 13 Desember 1957 memperjuangkan Deklarasi Juanda yang di dalamnya menyatakan Negara Kesatuan Republik Indonesia dibatasi oleh garis lurus dengan jarak 12 mil dari pangkal lurus yang ditarik dari titik terluar pulau-pulau terluar sebagai laut terluar. Deklarasi ini diakui oleh PBB pada tanggal 10 Desember 1982 dan disahkan oleh pemerintah Indonesia sebagai hukum laut. baik warga Negara asli maupun warga Negara asing. Contohnya. azas kebangsaan dan azas kepentingan umum. Dasar pemikiran yang dijadikan pertimbangan kerjasama Internasional bagi bangsa Indonesia adalah: Pembukaan UUD 1945 alenia empat pada kalimat: ‘….7. perdamaian abadi dan keadilan social…” Piagam PBB pada pasal 1 menyatakan sebagai berikut: PBB menciptakan perdamaian dan keamanan Internasional serta berusaha mencegah timbulnya bahaya yang mengancam perdamaian dan keamanan PBB mengembangkan persahabatan antarbangsa atas dasar persamaan dan hak menentukan nasib sendiri dalam rangka perdamaian dunia. Artinya hukum Negara berlaku bagi semua orang dan semua barang yang berada di wilayahnya. Perjanjian Internasional (Traktat atau Treaty) merupakan suatu persetujuan yang dibuat secara formal oleh dua Negara atau lebih mengenai penetapan atau ketentuan tentang hak dan kewajiban masing-masing pihak yang terlibat perjanjian. menurut azas ini berdasrka atas kebangsaan atau kewarganegaraan. kemanusiaan serta menghormati hak azasi manusia tanpa membeda-bedakan suku. kekuasaan Negara atas warga negaranya. a. Azas Kebangsaan. Begitu sebaliknya bila berada di Negara lain akan berlaku hukum di Negara tersebut. 5. meningkatkan dan memperat tali persahabatan antarbangsa di dunia. social budaya. dan agama. AZAS-AZAS KERJASAMA INTERNASIONAL Dalam hubungan Internasional bagi Indonesia ada tiga azas yang harus ditaati dan dihormati (Pacta Sunt Servada) dijadikan pedoman yaitu: azas territorial. PBB menjadi pusat penyelesaian-penyelesaian pertikaian Internasional. bahasa. Berdasrkan azas ini setiap warga Negara dimanapun berada tetap mendapat perlakuan hukum dari negaranya. - DASAR HUKUM KERJASAMA INTERNASIONAL c. jenis kelamin. Berdasrkan ketentuan ini berlaku azas ekstrateritolialet artinya hukum Negara tetap berlaku bagi setiap warga Negara walaupun berada di Negara lain. Azas Teritorial. a. pelaku korupsi walaupun sudah berada di luar negeri tetap bias ditangkap dan diadili di Negara asalnya . d.ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. Contoh tindak criminal seperti penyelundupan barang terlarang.

berdasrkan azas ini Negara tetap berhak melindungi dan mengatur kepentingan dalam kehidupan warga negaranya. hukum Intenasional akibat dari perjanjian internasional antar dua atau lebih Negara. MC. a. Tygve Nathiessen Hubungan internasional merupakan bagian dari ilmu politik dan karena itu komponen-komponen hubungan internasional meliputi politik internasional. Warsito Sunaryo Hubungan internasional. 1. adalah hubungan antar bangsa dalam segala aspeknya yang dilakukan oleh suatu negara untuk mencapai kepentingan nasional pengertian menurut beberapa ahli. sedangkan pemerintah Indonesia telah mengeluarkan Keppres N0. b. 1. Azas Kepentingan Umum. bisa diartikan sebagai : negara. PENGERTIAN. c. a. OKI. termasuk studi tentang keadaan relevan yang mengelilingi interaksi. A. b. ini berarti bahwa bila Negara kita mengadakan hubungan kerjasama dengan Negara lain terlebih dahulu harus mendapat perdetujuan dari parlemen atau DPR. Clelland Hubungan internasional adalah studi tentang keadaan-keadaan relevan yang mengelilingi interaksi. Negara-negara Non Blok. tetapi yang keanggotaannya mencakup banyak kawasan atau internasional diantaranya OPEC. CGI. 51 tahun 1961 tentang Perwakilan Diplomatik RI. organisasi dan administrasi internasional dan hukum internasional . merupakan studi tentang interaksi antara jenis kesatuan-kesatuan sosial tertentu. disamping itu hubungan kerjasama juga harus dipublikasikan melalui media massa. Charles A. dan Konvensi Wina tahun 1963 tentang Konsuler (hubungan diluar bidang politik). bangsa maupun organisasi negara sepanjang hubungan bersifat internasional. 7. Jadi hukum tidak terikat pada batas-batas suatu wilayah Negara. Kerjasama yang akan dibahas merupakan kerjasama yang tidak dalam satu kawasan (Regional).c. PENTINGNYA DAN SARANA-SARANA HUBUNGAN INTERNASIONAL BAGI SUATU NEGARA Pengertian Hubungan Internasional menurut buku Rencana Strategi Pelaksanaan Politik Luar Negeri RI (Renstra). Contohnya. NATO. Secara Internasional. Seperti seorang atau beberapa orang warga negaranya (TKI atau TKW) yang bermasalah di luar negeri dapat dibantu pnyelesaiannya oleh Negara Indonesia. Dalam rangka mengadakan hubungan kerjasama dua Negara bag Negara Indonesia haruslah bersifat Demokratis dan terbuka . hubungan suatu Negara dengan Negara lain telah diatur dalam Kovensi Wina pada tahun 1961 tentang Diplomatik (hubungan bidang politik). 1. Sebenarnya kerjasama Regional juga merupakan kerjasama multilateral karena anggotanya lebih dari dua Negara. SARANA-SARANA HUBUNGAN INTERNASIONAL Kerja sama Bilateral Kerjasama Bilateral adalah hubungan kerja sama dua Negara yang memiliki kepentingan sama dalam bidang poleksosbudhankam. Kerja sama Multilateral Kerjasama Multilateral merupakan suatu kerjasama yang diikuti oleh lebih dari dua Negara atau banyak Negara. APEC dan PBB. Adapun yang dimaksud dengan kesatuan-kesatuan sosial tertentu.

3. 1.  Faktor eksternal : 1. Mewujudkan tatanan dunia baru yang dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan dan perdamaian yang abadi bagi warga masyarakat dunia. Untuk membangun komunikasi lintas bangsa dan negara guna mewujudkan kerja sama yang produktif dalam memenuhi berbagai kebutuhan yang menyangkut kepentingan nasional negara masing-masing. hukum. Yaitu ketentuan hukum alam yang tidak dapat dipungkiri bahwa suatu negara tidak dapat berdiri sendiri. kekurangan dan kepentingan yang berbeda. Setiap negara sudah barang tentu memiliki kelebihan. tanpa bantuan dan kerja sama dengan negara lain. Kerjasama internasional antara lain bertujuan untuk :    Memacu pertumbuhan ekonomi setiap negara. Asas-Asas Hubungan Internasional . politik. Hubungan kerjasama antar negara (internasional) di dunia diperlukan guna memenuhi kebutuhan hidup dan eksistensi keberadaan suatu negara dalam tata pergaulan internasional. seperti organisasi internasional. terutama dalam upaya memecahkan masalah-masalah ekonomi. Menciptakan saling pengertian antar bangsa dalam membina dan menegakkan perdamaian dunia. Pedomanpedoman internasional. 2. Penting Hubungan Internasional bagi suatu Negara Arti penting hubungan internasional bagi suatu negara antara lain karena faktor-faktor sebagai berikut :  Faktor internal : Yaitu adanya kekhawatiran terancam kelangsungan hidupnya baik melalui kudeta maupun intervensi dari negara lain. Hal-hal inilah yang mendorong dilakukannya hubungan dan kerjasama internasional. Ketergantungan tersebut. sosial budaya. 3.Konsep hubungan internasional berhubungan erat dengan subjek-subjek internasional. Sarana-Sarana Hubungan Internasional bagi suatu Negara Suatu hubungan antar bangsa dan negara (internasional) akan dapat berlangsung dengan baik. manakala terdapat pedoman-pedoman yang dijadikan sebagai landasan berpijak. politik internasional termasuk diplomasi. Kerjasama antar bangsa di dunia didasari atas sikap saling menghormati dan saling menguntungkan. harus dipatuhi oleh pihak-pihak yang mengadakan hubungan baik tertulis maupun yang tidak tertulis. pertahanan dan keamanan. di samping demi terciptanya perdamaian dan kesejahteraan hidup yang merupakan dambaan setiap manusia dan negara di dunia. hukum internasional. 1. Menciptakan keadilan dan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyatnya. 2. Beberapa sarana penting dalam membangun hubungan internasional adalah sebagai berikut : 1.

dikenal beberapa asas yang didasarkan pada daerah dan ruang lingkup berlakunya ketentuan hukum bagi daerah dan warga negara masing-masing. Faktor-faktor Penentu Dalam Hubungan Internasional Beberapa faktor yang ikut menentukan dalam proses hubungan internasional. dapat dilihat pada bagan berikut ini. 1. negara melaksanakan hukum bagi semua orang dan semua barang yang ada di wilayahnya. Menurut asas ini. Dalam hal ini. 3) Sumber Daya. mereka relatif lebih longgar untuk tidak mengadakan hubungan internasional.  Asas Kepentingan Umum Asas ini didasarkan pada wewenang negara untuk melindungi dan mengatur kepentingan dalam kehidupan bermasyarakat. hampir semua negara berkembang maupun negara maju telah mengadakan hubungan kerja sama dengan negara lain (hubungan internasional). Misalnya persoalan dwikewarganegaraan. 2) Jumlah Penduduk. Dalam hubungan internasional. terhadap semua barang atau orang yang berada di luar wilayah tersebut. dengan semakin majunya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang cepat. kerapkali masih terdapat masalah dan pertikaian-pertikaian yang perlu dipecahkan. Artinya hukum dari negara tersebut tetap berlaku juga bagi warga negaranya. Asas ini mempunyai kekuatan exteritorial. Walaupun demikian. batas-batas negara. tetap menapat perlakuan hukum dari negaranya. Sebagai ilustrasi. 1) Kekuatan Nasional (National Power). Pertama : Jika suatu Negara telah memiliki 4 (empat) faktor kekuatan tersebut dengan baik. hukum tidak terikat pada batasbatas wilayah suatu negara. Apabila ketiga asas ini tidak diperhatikan. baik secara bilateral maupun multilateral adalah sebagai berikut. Jadi.  Asas Kebangsaan Asas ini didasarkan pada kekuasaan negara untuk warga negaranya. dan 4) Letak Geografis. antara satu negara dengan negara lain perlua ada hubungan yang teratur dan tertib dalam bentuk hukum internasional. Berdasarkan faktor-faktor tersebut maka dapat difahami bagaimana suatu negara dalam mengadakan hubungan internasional. Tujuannya adalah untuk kepentingan bersama dari mereka yang menyatukan diri di dalamnya. . Ada 3 (tiga) asas dalam hubungan internasional yang antara satu dengan lainnyan saling mempengaruhi :  Asas Teritorial Asas ini didasarkan pada kekuasaan negara atas daerahnya. negara dapat menyesuaikan diri dengan semua keadaan dan peristiwa yang bersangkut paut dengan kepentingan umum. walaupun berada di negara asing. Menurut asas ini. berlaku hukum asing (internasional) sepenuhnya. Jadi. wajib militer dan wajib pajak. Oleh sebab itu. akan timbul kekacauan hukum dalam hubungan antar bangsa (internasional). bahwa dalam hubungan internasional asas persamaan derajat merupakan dasar yang menjadi kemauan bebas dan persetujuan dari beberapa atau semua negara. setiap warga negara di manapun ia berada.Menurut Hugo de Groot. Kedua : Namun jika suatu negara yang memiliki 4 (empat) faktor kekuatan tersebut lemah. Dewasa ini. mereka harus mengadakan hubungan internasional.

maka terjadilah interaksi (hubungan) internasional. sosial budaya. 2) PBB mengembangkan persahabatan antar bangsa atas dasar persamaan dan hak menentukan nasib sendiri dalam rangka perdamaian dunia.Ketiga kelompok negara tersebut di atas (A. Sosial Budaya dan bahkan ada negara yang hanya menekankan di bidang Idiologi saja. Kemudian. 3) PBB mengembangkan kerjasama internasional dalam rangka memecahkan persoalanpersoalan ekonomi. perdamaian abadi. dan keadilan sosial ”. bahasa dan agama. Pembukaan UUD 1945 alenia IV yang berbunyi “… ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. Mengingat yang melatar belakangi terjadinya hubungan internasional antar negara itu berbeda-beda satu dengan yang lainnya. 2. bidang Ekonomi. 4) PBB menjadi pusat penyelesaian-penyelesaian masalah internasional. baik masa damai maupun pada masa perang. 1. Pasal 1 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menyatakan ketentuan-ketentuan tentang hal-hal berikut : 1) PBB menciptakan perdamaian dan keamanan internasional serta berusaha mencegah timbulnya bahaya yang mengancam perdamaian dan keamanan. ada yang menekankan pada : bidang Pertahanan dan keamanan (Hankam). kemanusiaan. Bagi bangsa Indonesia hubungan kerjasama antar negara merupakan jalinan antar negara yang mengacu pada beberapa landasan hukum. Adapun titik berat dalam hubungan internasional. traktat ditaati oleh pihak-pihak yang . pihak-pihak tersebut terikat oleh kesepakatan. Perjanjian internasional (traktat = treaty) adalah suatu persetujuan (agreement) yang dinyatakan secara formal antar dua negara atau lebih mengenai penetapan serta ketentuan tentang hak dan kewajiban masing-masing pihak. jenis kelamin. Pada umumnya. dan C) saling membutuhkan. B. serta menghormati hak-hak asasi manusia tanpa membeda-bedakan suku. yaitu : 1. maka terjadilah pengelompokan bentuk hubungan internasional yang sekarang ini.

Indonesia sejak 13 Desember 1957 memperjuangkan Deklarasi Juanda yang di dalamnya menyatakan Negara Kesatuan Republik Indonesia dibatasi oleh garis lurus dengan jarak 12 mil dari garis pangkal lurus yang ditarik dari titik terluar pulau-pulau terluar sebagai laut teritorial. Contoh: Konvensi Hukum Laut Internasional telah menetapkan landas kontinen sedalam 200 meter. Berikut ini beberapa pengertian yan dikemukakan oleh para ahli.M. Deklarasi ini diakui PBB pada tanggal 10 Desember 1982 dan disahkan oleh pemerintah Indonesia dengan Undang-Undang No. perjanjian internasional mengatur perjanjian antarnegara saja selaku subjek hukum internasional. Meskipun kedalam 200 meter sulit dimonitor oleh setiap . politik maupun ilmu-ilmu sosial lain. Pengertian Perjanjian Internasional Hubungan internasional yang merupakan hubungan antar negara.berkepentingan karena adanya asas pacta sun servanda (persetujuan antar negara harus dihormati). 1. € Prof Dr. Schwarzenberger Perjanjian internasional adalah suatu persetujuan antara subjek-subjek hukum internasional yang menimbulkan kewajiban-kewajiban yang mengikat dalam hukum internasional. € Konferensi Wina tahun 1969 Perjanjian internasional adalah perjanjian yang diadakan oleh dua negara atau lebih. Perjanjian internasional dapat berbentuk bilateral maupun multirateral. LL. Perjanjian internasional adalah perjanjian yang diadakan antar bangsa yang bertujuan untuk menciptakan akibat-akibat hukum tertentu. Seperti halnya dalam memberikan pengertian hukum. Dalam arti etis normatif. Secara khusus terdapat dalam Deklarasi hukum laut internasional. Hal ini telah disepakati oleh Indonesia. 17 Tahun 1985 tentang Hukum Laut. maka pengertian perjanjian internasionalpun sangat beragam. setiap subjek pembuat perjanjian hendaknya secara moral dan hukum benar-benar bertanggungjawab terhadap apa yang telah dilakukannya. Mochtar Kusumaatmadja. Ini berarti dalam hubungan internasional telah melahirkan hak dan kewajiban antar subyek hukum (negara) yang saling berhubungan. dan Muangthai pada tanggal 21 Desember 1971 untuk Common Point di Selat Malaka. € G. Malaysia. B. pada dasarnya adalah ”hubungan hukum”. juga negara-negara. Subjek-subjek hukum dalam hal ini selain lembaga-lembaga internasional. 2. yang bertujuan untuk mengadakan akibat-akibat hukum tertentu. Tegasnya. 1. € Oppenheimer-Lauterpacht Perjanjian internasional adalah suatu persetujuan antar negara yang menimbulkan hak dan kewajiban di antara pihak-pihak yang mengadakannya. Dan lazimnya hal demikian itu akan diawali dengan perjanjian pembukaan hubungan de facto tetap(konsuler) sampai pada akhirnya berupa de jure penuh (perwakilan diplomatik) yang bersifat bilateral. TAHAP-TAHAP PERJANJIAN INTERNASIONAL 1. SH.

Segi ekonomi. seperti laut teritorial. dan sebagainya. Perjanjian antar negara yang dilakukan oleh banyak negara yang merupakan subjek hukum internasional. Contoh: konfernsi Wina tahun 1958 tentang hubungan diplomatik. e.kapal yang lewat. b. 2. yaitu perundingan dan penandatanganan (biasanya digunakan) kata persetujuan dan agreemaent). Segi kesehatan. c. seperti antara suatu organisasi internasional dan organisasi internasional lainnya. IBRD. dan sebagainya. yaitu suatu perjanian yang melakukan ketentuan-ketentuan atau kaidah-kaidah hukum bagi masyarakat internasional secara keseluruhan (bersifat multilateral). dan sebagainya. Perjanjian bersifat sederhana yang dibuat melalui dua tahap. c. Segi politis. Contoh: CGI. IMF. Perjanjian antar sesama subjek hukum internasional selain negara. seperti Pakta Pertahanan dan Pakta Perdamaian. 1. Perjanjian internasional antar negara dan subjek hukum internasional lainnya. Contoh: Kerjasama ASEAN dan Uni Eropa. d. € Pendapat Accademy of Sciences of USSR Suatu Perjanjian Internasional adalah suatu persetujuan yang dinyatakan secara formal antara dua atau lebih negara-negara mengenai pemantapan. Penggolongan Perjanjian Internasional Klasifikasi perjanjian internasional dapat dibedakan atas:  Menurut Subjeknya a. Contoh: Nato. Konvensi Montego tentang Hukum laut internasional tahun1982. batas alam daratan. ekstradisi dan sebagainya. . seperti masalah karantina.  Menurut Fungsinya a. Segi batas wilayah. seperti status kewarganegaraan (Indonesia – RRC). ANZUS. seperti antara organisasi internasional Tahta Suci ( Vatican) dengan organisasi Uni Eropa. b. Segi hukum. Perjanian bersifat penting yang dibuat melalui proses perundingan. perubahab atau pembatasan daripada hak-hak dan kewajiban mereka secara timbal balik. dan sebagainya.  Menurut Proses/Tahapan Pembentukannya a. dan SEATO. penandatanganan dan ratifikasi b. namun masing-masing negara tersebut harus mau mematuhi batas-batas hak dan kewajibannya.  Menurut Isinya a. Perjanjian yang membentuk hukum (law making treaties). penanggulangan wabah penyakit AIDS. seperti bantuan ekonomi dan bantuan keuangan. Perjanjian ini bersifat terbuka bagi pihak ketiga.

Contoh: Perjanjian antara RI dan RRC mengenai dwikewarganegaraan tahun 1955. 3. atau catatan-catatan suatu permufakatan. Perikatan tidak seresmi traktat dan konvensi. 1. Protokol (Protocol) Yaitu persetujuan yang tidak resmi dan pada umumnya tidak dibuat oleh kepala negara. Perjanjian yang bersifat khusus (treaty contract). dan tidak berurusan dengan kebijaksanaan tingkat tinggi (high policy). pemberantasan penyeludupan-penyelundupan dan sebagainya. Persetujuan (Agreement) Yaitu prjanjian yang berifat teknis atau admistratif Agrement tidak diratifikasi karena sifatnya tidak seresmi traktat atau konvensi. Istilah lain dari perjanjian adalah berikut ini. Keterangan Perjanjian ini khusus mencakup bidang politik dan bidang ekonomi.b. perjanjian paling formal yang merupakan persetujuan dari dua negara atau lebih. 6. Perikatan Yaitu istilah yang digunakan untuk (Arrangement) transaksi-transaksi yang bersifat sememtara. Proses verbal tidak diratifikasi. 3. yaitu perjanjian yang menimbulkan hak dan kewajiban bagi negara-negara yang mengadakan perjanjian saja (perjanjian bilateral). Konvensi (Convention) Yaitu persetujuan formal yang bersifat multilateral. 2. 5. . Persetujuan ini harus dilegalisasi oleh wakil-wakil yang berkuasa penuh (plaenipotentiones). perjanjian batas wilayah. No 1. Mengatur masalah-masalah tambahan seperti penafsiran klausal-klausal tertentu. Proses Verbal Yaitu catatab-catatan atau ringkasanringkasan atau kesimpulan-kesimpulan konferensi diplomatik. 4. Nama Traktat (Treaty) Uraian Yaitu. Istilah-Istilah Lain Perjanjian Internasional Pemberian berbagai istilah perjanjian internasional (traktat) berdasarkan pada tingkat pentingnya suatu perjanjian internasional serta keharusan untuk mendapatkan suatu ratifikasi dari setiap kepala negara yang mengadakan perjanjian.

timbul kewajiban yang pertukaran nota dilakukan oleh wakil-wakil menyangkut mereka. 10. 11. tetapi akhir. 12. dan dokumen tidak juan tidak resmi bila mengatur resmi. 8. dan sebagai dokumen tidak resmi apabila merupakan lampiran pada traktat atau konvensi. Ketentuan Umum (General Act). militer dan negara serta dapat bersifat multilateral. Deklarasi sebagai traktat bila hal-hal yang kurang penting. dan sistematis serta tidak memerlukan ratifikasi. Piagam (Statute) Yaitu himpunan peraturan yang ditetapkan oleh persetujuan interna-sional baik mengenai pekerjaan maupun kesatuankesatuan tertentu seperti pengawasan internasional yang mencakup tentang minyak atau mengenai lapangan kerja lembaga-lembaga internaional. sampai berhasil diwujudkan perjumpaan yang lebih permanen. Yaitu traktat yang dapat bersifat resmi dan tidak resmi. Deklarasi (Declaration) Yaitu perjanjian internasional yang Deklarasi sebagai persetuberbentuk traktat.Akibat pertukaran nota ini akhir ini banyak digunakan. Ketentuan Yaitu ringkasan hasil konvensi yang Penutup (Final menyebutkan negara peserta. serta masalah yang disetujui konferensi dan tidak memerlukan ratifikasi. Biasanya. menerangkan suatu judul dari batang tubuh ketentuan traktat. terinci.7. Piagam itu dapat digunakan sebagai alat tambahan untuk pelaksanaan suatu konvensi (seperti piagam kebebasan transit). Pertukaran Nota Yaitu metode yang tidak resmi. Modus Vivendi Yaitu dokumen untuk mencatat persetujuan internasional yang bersifat sementara. 9. nama utusan Act) yang turut diundang. Misalnya. LBB (Liga BangsaBangsa) mengguna-kan ketentuan umum mengenai arbitrasi untuk menyelesaikan secara damai pertikaian .

Penggolongan Perjanjian Internasional Untuk mengetahui penggolongan atau klasifikasi perjanjian internasional. Perjanjian Internasional 1. Chart BAB 4 HUBUNGAN INTERNASIONAL DAN ORGANISASI INTERNASIONAL D. Contoh: Konvensi Wina tahun 1958 tentang hubungan diplomatik. dan ratifikasi. seperti masalah karantina. Seperti laut teritorial. 3) Perjanjian antar subjek hukum internasional selain negara. b) Menurut isinya 1) Segi polotis. 13. Contoh: Kerjasama ASEAN dan Uni Eropa. dan lain sebagainya. Bank Dunia. apakah dalam instrumen tunggal atau dua atau lebih instrumen yang berkaitan dan apa pun nama yang diberikan kepadanya. dan diatur oleh hukum internasional. penandatanganan. seperti antara suatu organisasi internasional dan organisasi internasional lainnya. seperti antara organisasi internasional Takhta Suci dengan Organisasi Uni Eropa. penanggulangan wabah penyakit AIDS. c) Menurut proses atau tahap pembentukannya 1) Perjanjian bersifat penting yang dibuat melalui proses perundingan. dll 3) Segi batas wilayah. yaitu suatu perjanjian yang meletakkan ketentuan-ketentuan hukum bagi masyarakat internasional secara keseluruhan (bersifat multilateral). yaitu perjanjian yang menimbulkan hak dan kewajiban bagi negara-negara yang mengadakan perjanjian saja (perjanjian . d) Menurut fungsinya 1) Perjanjian yang membentuk hukum (law making treaties). Contoh: IMF. 2) Segi ekonomi. 2) Perjanjian bersifat sederhana yang dibuatmelalui dua tahap. yang dimaksud dengan perjanjian internasional adalah suatu persetujuan yang dibuat antar negara dalam bentuk tertulis. Contoh: NATO. kita harus meninjau dari berbagai segi aspeknya dapat dibedakan seperti berikut. seperti pakta pertahanan dan perdamaian. 4) Segi kesehatan.internasional tahun 1928. seperti bantuan ekonomi dan bantuan keuangan. yaitu perundingan dan penandatanganan (biasanya digunakan kata persetujuan atau agreement). dan sebagainya. 2) Perjanjian internasional antar negara dan subjek hukum internasional lainnya. Pengertian Menurut Pasal 2 ayat (1) huruf a Konvensi Wina tahun 1969 tentang Perjanjian Internasional. 2. batas alam daratan. dan sebagainya. 2) Perjanjian yang bersifat khusus (treaty contract). a) Menurut subjeknya 1) Perjanjian antar negara yang dilakukan oleh banyak negara merupakan subjek hukum internasional. Perjanjian ini bersifat terbuka bagi pihak ketiga.

dan lain-lain. Zona bersebelahan. Contoh: Perjanjian antara RI dan RRC mengenai dwi kewarganegaraan tahun 1955.Pada tahap awal diadakan penjajakan atau pembicaraan pndahuluan oleh masing-masing pihak yang berkepentingan. Perjanjian Multilateral Perjanjian itu sering disebut sebagai law making treatiskarena biasanya mengatur halhal yang menyangkut kepentingan umum dan bersifat terbuka. Dalam melaksanakan negosiasi. 1) Perjanjian antara Indonesia dengan Thailand tentang garis batas Laut Andaman di sebelah utara Selat Malaka pada tahun 1971 2) Perjanjian ekstradisi antara Indonesia dan Malaysia pada tahun 1974 b. c) Pengesahan (Ratification) Suatu negara mengikatkan diri pada suatu perjanjian dengan syarat apabila telah . hal ini juga dapat dilakukan oleh kepala negara. dan Landas Benua. perjanjian bilateral bersifat „tertutup‟. penandatanganan teks perjanjian sudah dianggap sah jika 2/3 suara persen yang hadir memberikan suara. Selain mereka. b) Penandatangan (Signature) Lazimnya penandatangan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) atau kepala pemerintahan. a) Perundingan (Negotiation) Perundingan merupakan perjanjian tahap pertama antar pihak atau negara tentang objek tertentu. Proses Pembuatan Perjanjian Internasional Dalam Konvensi Wina tahun 1969 tentang Hukum Perjanjian Internasional disebabkan bahwa dalam pembuatan perjanjian baik bilateral maupun multilateral dapat dilakukan melalui tahap-tahap berikut. kepala pemerintahan.bilateral). melainkan juga kepentingan negara lain yang tidak turut (bukan peserta) dalam perjanjian multilateral tersebut. suatu negara dapat diwakili oleh pejabat yang dapat menunjukkan Surat Kuasa Penuh (full powers). Perjanjian multilateral tidak saja mengatur kepentingan negara-negara yang mengadakannya. Untuk lebih jelasnya adabeberapa contoh tentang perjanjian multilateral seperti berikut. 3. Namun demikian. Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE). kecuali jika ditentukan lain. Untuk perundingan yang bersifat multilateral. Oleh karena itu. 4. 1) Konvensi Jenewa tahun 1949 tentang Perlindungan Korban Perang 2) Konvensi Wina tahun 1961 tentang Hubungan Diplomatik 3) Konvensi Hukum Laut Internasional tahun1982 tentang Laut Teritorial. Ada beberapa contoh yang dapat disampaikan sebagai gambaran konkret perjanjian bilateral. menteri luar negeri tau duta besar. perjanjian belum dapat diberlakukan oleh masingmasing negara sebelum diratifikasi oleh masing-masing negaranya. Perjanjian Bilateral Perjanjian bilateral bersifat khusus (treaty contract) karena hanya mengatur hal-hal menyangkut kepentingan kedua negara saja. Jenis-Jenis Perjanjian Internasional a. Artinya tertutup kemungkinan bagi negara lain untuk turut serta dalam perjanjian tersebut.

meniadakan. Kesadaran hukum nasional. b. Ratifikasi perjanjian internasional dapat dibedakan sebagai berikut. b. Mengenai persyaratan dalam perjanjian internasional. a. Jika tidak ada ketentuan atau persetujuan. Harus dinyatakan secara formal/resmi. 5. a. 9. . 1) Ratifikasi oleh badan eksekutif. Kedudukan Negara Bukan Peserta Negara bukan peserta pada hakikatnya tidak memiliki hak dan kewajiban untuk mematuhinya. 7.disahkan oleh badan yang berwenang di negaranya. atau mengubah akibat hukum dari ketentuan-ketentuan yang terdapat dalm perjanjian itu. Pelaksanaan Perjanjian Internasional Ketaatan perjanjian internasional dilakukan berdasarkan sebagai berikut. Berlakunya Perjanjian Internasional Perjanjian internasional berlaku pada saat peristiwa berikut ini. Bermaksud untuk membatasi. Perjanjian yang harus dipatuhi (Pact Sunt Servanda). 1) Teori kebulatan suara (Unanimity Principle). terdapat dua teori yang cukup berkembang. Penerapan Perjanjian Internasional Penerapan perjanjian internasional dapat diberlakukan atas dasar sebagai berikut. Perjanjian penyusul (Successive Treaty). Akan tetapi bila perjanjian itu bersifat multilateral (PBB) atau objeknya besar (Terusan Suez. 8. 2) Ratifikasi oleh badan legislatif. Wilayah penerapan (Teritorial Scope). a. dan lain-lain) mereka juga dapat trikat dengan kondisi sebgai berikut. perjanjian mulai berlaku setelah persetujuan diikat dan dinyatakn oleh semua negara perunding. a. yaitu sebagai berikut. Penandatanganan atas perjanjian hanya dapat bersifat sementara dan masih harus dikuatkan dengan pengesaan atau penguatan. 2) Teori pan Amerika (menekankan kedaulatan negara). Berikut ini beberapa contoh perjanjian internasional yang dapat ditemukan dari perjalanan sejarah bangsa dan negara Indonesia. c. Mulai berlaku sejak tanggal yang ditentukan atau menurut yang disetujui oleh negara perunding. 6. b. b. a) Persetujuan Indonesia dengan Belanda mengenai penyerahan Irian Barat (Papua) b) Persetujuan garis batas landas kontinen antara indonesia dengan Singapura tentang selat Singapura (25 Mei 1973). Daya berlaku surut (Retroactivity). Persyaratan Perjanjian Internasional Unsur-unsur yang penting dalam persyaratan adalah sebagai berikut. 3) Ratifikasi campuran (DPR dan pemerintah).

Latar Belakang Pada tanggal 2 September 1948. Berakhirnya Perjanjian Internasional Prof. Pengertian Politik Luar Negeri Menurut UU No. tetapi mestikah kita.a. pemerintah segera mengumumkan pendirian politik luar negeri Indonesia di hadapan badan pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat yang antara lain berbunyi. kebijakan presiden yang berupa Keputusan Presiden. E. c. KEBIJAKAN POLITIK LUAR NEGERI INDONESIA 1. a. “. Adanya unsur paksaan terhadap wakil suatu negara peserta. sikap. Negara tersebut menyatakan diri terhadap perjanjian itu. Penduduk c. karena berbagai alasan suatu perjanjian internasional dapat batal antara lain sebagai berikut. b. a. Posisi geografis b. Kulitas diplomasi 2. Negara atau wakil kuasa penuh melanggar ketentuan hukum nasionalnya. Paksaan tersebut baik dengan ancaman maupun pengguanaan kekuatan. 10.. . SH dalam buku pengantar hukum internasional mengatakan bahwa suatu perjanjian berakhir karena sebagai berikut. Landasan dan Pengerian Politik Luar Negeri Indonesia a. Pembatalan Perjanjian Internasional Berdasarkan Konvensi Wina tahun 1969. Perkembangan situasi internasional f. Negara tersebut dikehendaki oleh para peserta. b. Masa berlakunya perjanjian internasional itu telah habis. Landasan Politik Luar Negeri Indonesia Landasan politik luar negeri Indonesia meliputi landasan idiil pancasila. Perjanjian secara sepihak diakhiri oleh salah satu peserta dan pengakhiran itu diterima oleh pihak lain. b. UU No. Militer e. Keterangan inilah yang kemudian menjadi dasar pertimbangan politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif. dan kebijakan menteri luar negeri berupa Peraturan Menteri. bangsa Indonesia dan negara kita hanya harus memilih antara pro-Rusia atau pro-Amerika? Apakah tak ada pendirian lain yang harus kita ambil dalm mengejar cita-cita kita”. Dr. IV/MPR/1999 Tentang GBHN. ada faktor-faktor penting yang ikut menentukan perumusan politik luar negeri Indonesia.. b. 37 Tahun 1999 tentang Hubungan Luar Negeri. Selain itu. Kekayaan alam d. yaitu sebagai berikut. landasan konstitusional atau sruktural UUD 1945. dan langkah pemerintah Republik Indonesia yang diambil dalam melakukan hubungan dengan negara lain. 37 Tahun 1999 tentang Hubungan Luar Negeri menyatakan bahwa yang dimaksud politik luar negeri adalah kebijakan. a. 11. Mochtar Kusumaatmadja. c. landasan operasional (Ketetapan MPR RI No. Bertentangan dengan suatu kaidah dasar hukum internasional lainnya. Telah tercapai tujuan dari perjanjian internasional itu.

a. dan sejahtera. . Pokok-pokok politik luar negeri bebas aktif. yaitu sebagai berikut. dan 55. dan perdamaian internasional itu tidak akan tercapai.2. menjatuhkan kontradiksi dengan mencari keserasian yang sesuia dengan falsafah pancasila. artinya kita bebas menentukan sikap dan pandangan kita terhadap masalahmasalah internasional dan terlepas dari ikatan kekuatan-kekuatan raksasa dunia yang secara ideologis bertentangan (blok Timur dengan komunisnya dan blok Barat dengan liberalnya). 3) Memperkuat sendi-sendi hukum internasional dan organisasi internasional untuk menjamin perdamaian yang kekal. Pelaksanaan dilkukan dengan keluwesan dalam pendekatan dan penanggapan sehingga pengaruhnya harus dilakukan untuk kepentingan nasional terutama kepentingan ekonomi rakyat. Pokok-Pokok dan Tujuan Politik Luar Negeri Indonesia a.organisasi internasional. Tujuan Politik Luar Negeri Indonesia 1) Pembentukan satu negara Republik Indonesia yang berbentuk negara kesatuan dan negara kebangsaan yang demokratis dengan wilayah kekuasaan dari Sabang sampai Merauke. Dasa-Sila Bandung yang mencerminkan sollidaritas negara-negara Asia sendiri dengan kerjasama regional. 3) Pembentukan satu persahabatan yang baik antara Republik Indonesia dan semua negara di dunia. 4) Membantu pelaksanaan keadilan sosial internasioanl dengan berpedoman pada Piagam PBB. terutam sekali dengan negara-negara Afrika dan Asia atas dasar bekerja sama membentuk satu dunia baru yang bersih dari imperialisme dan kolonialisme menuju perdamaian dunia yang sempurna. c. Pedoman Perjuangan Pedoman perjuangan politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif berdasarkan faktorfaktor berikut. 5. 1) Negara Indonesia menggunakan politik damai 2) Negara RI bersahabat dengan segala bangsa atas dasar salin menghaegai dengan tidak mencampuri soal susunan dan corak pemerintahan negara masing-masing. b. 4. persaudaraan. khususnya Pasal 1. negara kita harus tetap melaksanakan politik luar negeri yang bebas dan aktif. 5) Negara RI dalam lingkungan PBB berusaha menyokong perjuangan kemerdekaan bangsa-bangsa yang masih dijajah sebab tanpa kemerdekaan. 3. b. Pemulihan kembali kepercayaan negara-negara bangsa-bangsa lain terhadap maksud dan tujuan revolusi Indonesia dengan cara memperbanyak kawan dari pada lawan. Pelaksanaan Politik Bebas Aktif Dalam rangka menciptakan perdamaian dunia yang abadi. adil. Bebas. a. 2) Pembentukan satu masyarakat yang adil dan makmur material dan spiritual dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia. serta subjek hukum internasional lainnya dalam rangka menghadapi masalah internasional guna mencapai tujuan nasional.

Aktif memperjuangkan kebebasan dan kemerdekaan. 3. Di dalam masyarakat yang seperti ini spesialisasi sangat kecil dan belum banyak berkembang.nilai nilai. . dan budaya politik ini lebih mengutamakan dimensi psikologis dari suatu siste politik yaitu sikap. 2.Budaya politik memiliki beberapa tipe antara lain sebagai berikut : 1. dan keterampilan yang sedang berlaku bagi seluruh anggota masyarakat. Budaya Politik Parokial ( Parochial Political Culture ).Menurut Mochtar Masoed budaya politik subjek ini lebih menunjuk pada orang orang yang secara pasif patuh pada pejabat pejabat pemerintah dan undang undang. Hal ini dikarenakan di dalam masyarakat tersebut banyak warganya yang buta huruf dan tinggal di tempet tempat yang terpencil. orientasi.Budaya politik adalah keyakinan.Budaya politik adalah pandangan politik yang mempengaruhi sikap. termasuk pola kecenderungan kecenderungan khusus serta pola pola kebiasaan yang terdapat pada kelompok kelompok dalam masyarakat. B.Budaya politik ini terbatas pada stu wilayah yang ruang lingkupnya kecil dan sempit dan biasanya terdapat dalam masyarakat yang tradisional dan sederhana. 4. Mochtar massoed.b. ide ide. tetapi mereka tidak melibatkan diri dalam politik atau memberikan suara dalam pemilihan. G. Budaya politik ini ditandai dengan adanya kesadaran masyarakat yang turut aktif dalam kehidupan politik. Budaya Politik Partisipan ( Participant Political Culture ). A. simbol yang dimiliki individu dan yang dilaksanakan dalam masyarakat. dan aktif ikut serta menciptakan keadilan sosial dunia. 2) Indonesia juga aktif dalam merintis dan mengembangkan organisasi di kawasan Asia Tenggara (ASEN). Perwujudan politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif. dapat kita lihat pada contoh berikut ini.Budaya politik adalah sikap orientasi warga negara terhadap sistem politik dan aneka ragam bagiannya dan sikap terhadap peranan warga negara di dalam sistem tersebut. Tipe tipe Budaya Politik. Masyarakat yang seperti ini orang orangnya sama sekali tidak menyadari atau mengabaikan adanya pemerintahan dan politik. Larry Diamond. aktif memperjuangkan ketertiban dunia. sikap. artinya kita dalam politik luar negeri senantiasa aktif memperjuangkan terbinarnya perdamaian dunia. keyakinan. BAB I BUDAYA POLITIK. Budaya Politik Subjek ( Subject Political Culture ).Budaya politik adalah sikap dan orientasi warga suatu negara terhadap kehidupan pemerintahan negara dan politiknya.Budaya politik adalah suatu konsep yang terdiri dari sikap.Budaya politik partisipan ini adalah suatu bentuk budaya dimana anggota masyarakat cenderung diorientasikan secara eksplisit terhadap sistem sebagai keseluruhan dan terhadap struktur dan proses politik serta administratif. Pengertian Budaya Politik.A. sentimen dan evaluasi suatu masyarakat tentang sistem politik negeri mereka dan peran masing masing individu dalam sistem itu. Aktif. 2.Budaya politik adalah merupakan salah satu komponen dalam sistem politik dan juga dapat dipandang sebagai suatu landasan sistem politik yang memberi jiwa atau warna sistem politik atau dengan kata lain memberikan arah pada peran peran politik yang dilakukan oleh struktur politik. 5. sistem kepercayaan.berikut ini beberapa pengertian budaya politik : 1. 1) Penyelenggaraan Konferensi Aia-Afrika pada tahun 1955 yang melahirkan semangat dan solidaritas negara-negara Asia-Afrika yang kemudian melahirkan Deklarasi Bandung. 3. Powel. Almond. nilai nilai. dan pilihan politik seseorang. Marbun.

dengan pengalaman ini maka anak dapat meningkatkan kompetensi politik bagi anak. Bagi para anggota tepat kerja merupakan tempat yang berfungsi sebagai sarana penyuluhan politik. 3.C. Ramlan Surbakti. Mekanisme Sosialisasi Politik. G.Sekolah merupakan tempat pendidikan jadi tidak megherankan jika sekolah dapat memberikan pandangan pandangan kongkret tentang politik dan segala hal tentang politik karena sekolah memberikan pengetahuan kepada generasi muda tentang dunia politik.A. Dengan adanya hal ini maka suat saat mereka akan dihadapkan dengan suatu permasalahan yang keudian mereka musyawarahkan.Karena sosilisasi politik merupakan suatu cara dalam mengembangkan dan menginformasikan politik maka fungsi yang paling mendasar dari sosialisasi politik ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pebelajaran bagi masyarakat agar mereka paham dan mengetahui secara benar tentang apa yang ada dalam politik. Karena . Selain itu sekolah juga dapat membangun kesadaran kepada generasi muda mengenai arti penting hidup bernegara dan cinta terhadap tanah air. nilai nilai dan pandangan pandangan politik dari orang tua. Pengertian Sosialisasi Politik. dari proses tersebut maka seorang anak akan dapat belajar menghargai pendapat oarang lain dan juga akan menyesuikan pendapatnya dengan pendapat oarang lain. misalnya anak diajak dalam pengambilan suatu keputusan dalam rapat keluarga.Sosialisasi politik merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan suatu proses dimana seseorang mempelajari dan menumbuhkan pandangannya tentang politik.Kelurga merupakan unit yang paling kecil dalam masyarakat dan disinilah seorang individu berhadapan langsung.Pengertian sisialisasi politik banyak sekali tokoh yang memberikan definisinya.Di dalam fungsi sosialisasi politik bagi masyarakat dapat mentransmisikn kebudayaan politik suatu bangsa dari generasi tua kepada generasi muda dan juga sebagai sarana memelihara budaya politik dari bangsa itu sendiri. Richard E. Kenneth P. guru. serta keyakinan politiknya kepada anaknya.5. Sekolah.Organisasi formal maupun nonformal serta organisasi politik terbentuk atas dasar pekerjaan. Tempat Kerja. nilai nilai. 3. misalnya dari pelajaran kewarganegaraan. dengan memberikan penekanan pada cara masyarakat meneruskan kebudayaan politiknya. Dennis Kavanagh. dengan adanya inforasi yang benar maka kelak akan tercipta suatu masyarakat yang anggota anggotanya mempunyai pegetahuan politik yang baik dan diharapkan dengan mempunyai pengetahuan tersebut mereka dapat ikut berperan aktif dalam kegiatan kegaiatan politik sehingga mereka tidak pasif terhadap kondisi politik negaranya. Jadi didalam kelompok ini mereka dapat saling bertukar pendapat dan dapat mengikuti peristiwa peristiwa politik yang memungkinkan mereka tertarik pada politik. orang tua akan mendidik anaknya dengan menanamkan kaidah kaidah.Sosialisasi politik merupakan proses pembentukan sikap dan orientasi politik anggota masyarakat.Sosialisasi politik merupakan proses dimana sikap sikap politik dan pola pola tingkah laku politik diperoleh dan dibentuk dan juga merupakan sarana bagi suatu generasi untuk menyampaikan dasar dasar politik dan keyakinan keyakinan politik kepada generasi berikutnya.Sosialisasi politik dipandang sebagai suatu pewarisan pengetahuan.E. dan sarana sarana sosialisasi yang lainnya kepada warga negara yang baru dan mereka yang menginjak dewasa 4. Dalam rangka untuk mencapai hal tersebut maka dalam rangka sosialisasi politik tersebut maka dibutuhkan sarana sarana pendukung sosialisasi yang antara lain sebagai berikut : 1.Sosialisasi politik adalah cara bagaimana masyarakat meneruskan kebudayaan politiknya. berikut pengertian sosialisasi politik menurut beberapa tokoh : 1. D.di dalam keluarga inilah terjadi pembentukan nilai nilai politik. Almond.Kelompok pergaulan dapat menjadi sarana sosialisasi politik karena dalam kelompok pergaulan seorang anak akan bertemu dengan orang lain yang masing masing memiliki kedudukan yang relatif sama dan memiliki ikatan yang erat pula. 4. Keluarga. Fungsi Sosialisasi Politik. Kelompok Pergaulan. Langton. 2. 2.oleh sebab itu tempat kerja juga merupakan tempat sosialisasi politik. Dawson.

Tuhan menciptakan manusia sebagai pribadi yang unik. melainkan berbeda satu sama lainnya. dan kompromi.pengurus partai ataupun yang lainnya entah bersifat positif atau negatif hal ini juga akan dapat merubah pemikiran dan keyakinan politik seseorang. Sebagai nilai penghormatan kejujuran akan menubuhkan integritas diri.6. 3.Solidaritas adalah kesediaan untuk memperhtikan kepentingan dan bekerja sama dengan orang lain dalam hal ini manusia sama sama memiliki kebebasan untuk mempertimbangkan kepentingan pihak lain. Selain itu toleransi dapat mendorong tumbuhnya sikap toleran terhadap keanekaragaman. Sedangkn inti dari budaya demokrasi ini adalah kerjasama. Pengertian Budaya Demokrasi. Sebagai nilai solidaritas dapat menumbuhkan sikap batin dan kehendak untuk menempatkan kebaikan bersama diatas kepentingan pribadi. dan kesetiaan pada aturan aturan.Toleransi adalah sikap dimana kita sebagai manusia hendaknya toleran yang berarti bahwa kita harus menghargai pendapat. 4. Menghormati Penalaran. sikap ini diperlukan dalam memelihara pemerintahan demokratis. menuntut hal serupa pada orang lain. kebiasaan.Penalaran adalah penjelasan mengapa seseorang memiliki pandangan tertentu. Kejujuran diperlukan agar hubungan antar pihak berjalan dengan baik tidak menimbulkan benih benih konflik.Kontak kontak politik langsung yang dimaksud adalah pengalam nyata terlibat dalam politik entah sebagai pejabat pemerintah. menghargai keanekaragaman. karena nilai demokrasi merupakan pedoman kebebasan untuk prilaku rakyat yang berdaulat.secara tidak langsung para anggotanya dapat belajar bagaimana cara cara berorganisasi dengan bekal pengalaman ini maka para anggotanya tidak sungkan sungkan untuk bergabung dengan organisasi politik. Solidaritas. Misalnya kaum buruh yang bergabung dengan serikat buruh dan berdemonstrasi dari pengalaman tersebut seorang buruh dapat mengerti tentang berpolitik.Unsur unsur budaya demokrasi ada beberapa hal yang antara lain yaitu sebagai berikut : 1. 5. Kebebasan.Kejujuran adalah keterbukaan untuk meyatakan kebenaran. pandangan. Kerena setiap manusia meiliki hal tersebut yang kadang kala berbeda dengan yang kita miliki. kelakuan.Media massa merupakan saran yang paling efektif karena media massa dapat memberikan banyak informasi bagi masyarakat luas termasuk politik baik tingkat nasional maupun tingkat internasional. dsb. Selain itu media massa juga merupakan sarana yang ampuh untuk membentuk sikap sikap dan keyakinan politik dan melalui media ini suatu ideologi dapat ditanamkan kepada masyarakat dan kebijakan kebijakan politik negara dapat disampaikan kepada rakyt melalui media ini. kepercayaan. Sebagai nilai penalaran dapat mendorong . B. disiplin. Sebagai nilai persamaan dalam berprilaku sebagai rakyat yang berdaulat adalah kita sebagai manusia harus mampu menghargai harkat dan martabat sesama manusia. kebiasaan untuk eberikan penalaran akan menumbuhkan kesadaran bahwa banyak alternatif sumber informasi dan ada banyak kemungkinan untuk mencapai tujuan. Menghormati Kejujuran. BAB II BUDAYA DEMOKRASI MENUJU MASYARAKAT MADANI A. Demokrasi tidak berpendirian bahwa manusia itu semuanya sama. kesederajatan.6. Kontak kontak Politik Langsung. Unsur unsur Budaya Demokrasi.Budaya demokrasi adalah pola pola sikap dan orientasi politik yang bersumber dari nilai nilai dasar demokrasi dan yang sudah seharusnya dimiliki oleh setiap warga negara dari sistem politik demokrasi. Media Massa. saling percaya.5. membela tindakan tertentu. tetapi didepan Allah tetap sama.Kebebasan bukan erupakan kelelusaan untuk melakukan segala hal tanpa batas tetapi kebebasan adalah keleluasaan untuk membuat pilihan atau melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi kepentingan bersama atas kehendak sendiri tanpa ada tekanan dari pihak manapun. namun dalam demokrasi berpandangan bahwa manusia yang berbeda beda itu pada hakekatnya sama sederajat. toleransi. 2. Persamaan. Toleransi.

Mentelenggarakan pergantian pemimpin secara teratur danv periodik. Presiden hanya sebagai kepalav negara. Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia.v Kekuasaan eksekutif dijalankan oleh kabinet yang dipimpin oleh seorang perdana menteri dan bertanggung jawab pada DPR.ØØ Pers bebas sehigga banyak variasi isi media massa. Prilaku yang beradabadalah prilaku yang mencerminkan perhormatan dan mempertimbangkan kehadiran pihak lain sebagaimana tercermin dalam sopan santun dalam bertindak. Pelampauan batas wewenang. pada masa pelaksanaan demokrsi ini Indonesia bentuk negaranya adalah kesatuan dengan bentuk pemerintahan republik. Masyarakat Madani.Kelebihan dalam pelaksanaan demokrasi parlementer. 1. Dalam pelaksanaan demokrasi terpimpin ini ternyata banyak penyelewengan. Menjamin tegaknyav keadilan. . kemandirian. PengekanganØ hak hak asasi warga negara di bidang politik dala hal berserikat dan berkumpul. Penyelewengan itu tampak pada hal hal berikut ini : Pelanggaran prinsip kebebasan kekuasaanØ kehakiman.v Kekuasaan yudikatif dijalankan oleh badan pengadilan yang bebas. Pemerintah berhasilØ melaksanakan program di bidang pendidikan. ekonomi dan megendalikan inflasi. Jumlah sekolah bertambah banyak. Hikam masyarakat madani adalah masyarakat yang wilayah sosialnya terorganissi dan bercirikan antara lain kesukarelaan. Pemerintah pusat mendapatØ tantangan dari daerah yang terwujud dalam beberapa pemberontakan. tinggi terhadap negara dan keterkaitan dengan norma norma dan nilai nilai hukum yang diikuti oleh warga negara.vv Mengakui dan menganggap wajar keanekaragaman. presiden sering membuat suatu keputusan yangØ melebihi dari kewenangannya.D. Keadaban. sedangkan kepala pemerintahan dipegang oleh perdana menteri. Badan pengadilan menikmatiØ kebebasan dalam menjalankn fungsinya. nilai nilai tersebut seperti berikut : Menyelesaikan perselisihan secara damaiv dan melembaga. Jikav kabinet bubar maka presiden akan menunjuk formatur kabinet untuk menyusun kabinet yang baru. Terjadinya hubungan yang tidak harmonis dalam tubuh ABRIØ sebagan condong kepada kabinet Wilopo dan sebagian lagi condong kepada presiden. Jika DPR mengajukan mosi tidak percaya lagi pada kabinetv yang baru maka DPR dibubarkan dan diadakan pemilu. keswasebadaan. Mayo.Kedaban adalah tingginy tingkat kecerdasan lahir batin. Pembentukan lembaga negaraØ ekstrakonstitusional.C. DPR dapat berfungsi dengan baik. Nilai nilai tersebut keudian dijabarkan dalam kehidupan politik seperti nilai nilai yang diungkapkan oleh Henry B. Berdasar pada nilai nilai ini masyarakat pendukung demokrasi mengembangkan budaya politiknya.Ø Kabinet dan ABRI berhasilØ mengatasi pemberontakan.S.Kekurangan dalam pelaksanaan demokrasi parlementer antara lain yaitu : Rata rata kabinetØ berusia pendek ( terjadi krisis kabinet ) sehingga program jangka panjang tidak terlaksana. Secara teori demokrasi ini adalah demokrasi yang berdasarkan pada Pancasila dan UUD 1945.§Demokrasi terpimpin adalah demokrasi yang segala kebijakan pemerintah berada di tangan presiden. Membatasi penggunaan kekerasan sampai batas minimum. Oleh sebab itu keadaban ini dijadikan pedoman dala berprilaku sebagai warga negara yang demokrasi dan santun. Menjamin terselenggranya perubahan masyarakat secarav damai. Terjadi perdebatan antara Soekarno dengan tokoh masyumi masalahØ penggantin Pancasila. Masa kampanye yang terlalu panjang sehingga dalamØ masyarakat terjadi ketegangan. Kebijakan perdana menteri cenderungØ menguntungkan kepentingan partainya sendiri.adalah lembaga diluar dari lembaga peerintahan tetapi kedudukannya sama dengan lembaga pemeritah. Demokrasi Terpimpin 5 Juli 1959-1966.7.tumbuhnya ketebukaan pemikiran sosial dan politik.§Cara kerja sistem demokrasi parlementer ini adalah sebagai berikut : Kekuasaanv legislatif dijalankan oleh DPR yang dibentuk melalui pemilu multipartai.menurut A. Demokrasi Parlementer pada masa RIS dan berlakunya UUDS 1950. DPR dapatv memberi mosi tidak percaya jika kabinet dala kinerjnya kurang baik. kewadayaan. presiden kadang kala mencampuri urusan kehakiman. Minoritas cina mendapat perlindungan dariØ pemerintah. Sedikit sekali terjadi keteganga diantara umatØ beragama. Demokrasi Masa Orde Lama. bahkan dalam bidang pers juga da pembatasan sehingga pers mengalami kemunduran.

4. jumlah partai plitikØ dibatasi menjadi 3 parpol. Keterbukaan. Kesetaraan bobot suara§ antara jumlah pemilih dengan jumlah kursi di parlemen. 4. hak pilih aktif dan pasif diberikan§ kepada warga negara dewasa tanpa diskriminasi. 2.Ø dalam hal ini presiden memegang peran tertinggi dalam pemerintahan yang kadang kala melebihi dari batas kewenangannya.§2. Keterbukaan adalah salah satu prinsip dari Good Governance. Penyelenggaraan pemilu secara berkala atau§ periodik. 5. Efektifitas dan Efisiensi. Peduli pada Stakeholder. dalam hal ini rakyat memperoleh jaminan kebebasan untuk memilih wakilnya tanpa ada paksaan dan ancaman. Demokrasi Masa Reformasi. Pengertian Keterbukaan. BAB III KETERBUKAN DAN KEADILAN A. 8.Kehidupan politik pada masa orde baru ini jika dibandingkan dengan orde lama ternyata lebih buruk lagi hal itu dapat dilihat dari beberapa hal seperti berikut ini : Pebatasan hak hak politik rakyat. Demokrasi Masa Orde Baru. Berorientasi pada Konsensus. dasar penyelenggaraan pemerintahan yaitu atas dasar dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat jadi rakyatlah yang mempunyai kedaulatan dan mereka tidak menginginkan dirugikan oleh pemerintah yang diserahi kekuasaan untuk menjalankan pemerintahan. Berkaitan dengan pemerintahan keterbukaan atau transparansi berarti kesediaan pemerintah untuk senantiasa memberikan informasi faktual mengenai berbagai hal yang berkenaan dengan proses penyelenggaraan pemerintahan. Sebagai sarana memilih pejabat§ publik ( Pembentukan pemerintahan ). Pemusatan kekuasaan di tangan presiden. kekuasaan sering kali diselewengkan oleh si pemegang kekuasaan yaitu pemerintah. kedua. Tegaknya Supremasi Hukum. Sebagai sarana pendidikan politik bagi rakyat. pemilunya. 2.Keterbukaan atau transparansi adalah sesuatu yang menunjuk pada pada suatu tindakan yang memungkinkan suatu persoalan menjadi jelas. Pemilu yang tidak demokratis aparatØ peerintahan dan keamanan berusaha melakukan kecurangan agar golkar menang pemilu. masing masing partai peserta§ pemilu memiliki hak yang sama dalam kampenye hal itu bisa dilihat semua parpol memperoleh jatah yang sama antara yang satu dengan yang lainnya. Sebagai sarana pertanggungjawaban§ pejabat publik. Kebebasan nominasi rakyat bebas menominasikan wakil rakyat yng§ akan dipilih dalam pemilu. Akuntabilitas. Kebebasan§ dalam memberikan suara.Pengutamaan fungsi pimpinan. Pemilu.1. pertama. 9. Pembentukan lembaga ekstrakonstitusional yang berfungsi mengamankanØ pihak pihak yang potensial menjadi oposisi penguasa. keterbukaan adalah akses bebas bagi setiap . mudah dipahami dan tidak disangsikan lagi kebenarannya. Hak pilih umum. Fungsi Pemilu. dan banyak negara demokratis yang ingin berusaha mewujudkan praktik penyelenggaraan pemerintahan yang terbuka seperti dalam prinsip good governance. walaupunØ secara formal kekusaan dibagi bagi tetapi dalam prekteknya kekuasaan tetap terpusat pada diri presiden. 7. Persamaan hak kapanye. Tersedianya pilihan§ yang signifikan misalnya tentang jumlah calon yang sudah pasti lebih dari satu. ketiga. Partisipasi Masyarakat. 3.Pada negara negara demokrasi sering kali menerapkan prinsip prinsip keterbukaan karena keterbukaan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam penyelenggaraan suatu negara hal itu disebabkan karena.dan mekanisme dalam pemilu juga lebih baik lagiE. Kesetaraan. Ciri ciri Pemilu Demokratis.Demokrasi pada masa reformasi ini telah mengalami suatu perubahan yang mengarah lebih baik lagi daripada masa orde baru hal itu bisa dilihat dari siste pemerintahannya. 6. Visi Strategis.berikut ini ada delapan prinsip good governance yaitu adalah : 1. Kejujuran dalam§ penghitungan suara.

Ciri ciri Keterbukaan Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Negara. 4. Pieper. dan kehidupan dari adanya tindakan sewenang wenang.Keadilan adalah memberikansesuatu yang tetap kepada orang lain sesuai dengan haknya.Kehidupan sosial budaya diwarnai dengan pendewaan materi dan budaya konsumtif. 3. Adanya peluang bagi publik dan pers untuk mendapatkanv atau mengakses berbagai dokumen pemerintah. 2. misalnya : 1. oleh sebab itu pemerintahan yang demokratis haruslah diselenggarakan secara terbuka. Bidang Sosial Budaya dan Agama.Keadilan adalah sikap yang didasrkan pada kehendak yang tetap untuk mengakui hak masing masing orang. Ulpianus.Pemerintahan yang tidak terbuka kadang kala akan menjatuhkan pemerintahan itu sendiri.Keadilan adalah keadaan antar manusia dimana semua diperlakukan sama sesuai dengan hak dan kewajibannya masing masing. 3. Keadilan Komutatif.Adalah keadilan yang memberikan perlindungan kepada pribadi pribadi yang ada dalam masyarakat yang berupa keamanan. Franz Magnis Suseno.legisltif. Adanya konsultasi publik yang dilakukanv secara sistematik oleh pemerintah.Adalah keadilan yang memberikan kepada masing masing orang apa yang menjadi haknya. 2. dan yudikatif tidak berfungsi secara optimal bahkan kadang kala kebijakan kebijakan yang mereka keluarkan tidak berpihak pada kepentingan umum dan bahkan lebih menguntungkan kepentingan mereka dan kelopoknya. 5.Lembaga lembaga politik seperti eksekutif.Keadilan merupakan tindakan memberikan sesuatu kepada masing masing orang sesuai dengan apa yang menjadi haknya. 2. sehingga tidak . E. dimana yang menjadi subjek hak adalah individu sedngkan yanh menjadi subjek kewajiban adalah masyarakat. Macam Macam Keadilan. Keadilan Distributif. Bidang Politik. 1. Jika tidak maka akan menyebabkan apa yang dinamakan dengan korupsi politik yang dapat membawa akibat krisis di berbagai bidang kehidupan. Keadilan Legal.Adalah keadilan yang memberikan kepda masing masing orang hukuman atau denda yang sebanding dengan pelanggaran atau kejahatan yang dilakukannya.Berbagai kegiatan ekonomi terutama yang bersinggungan dengan birokrasi selalu diwarnai dengan kolusi sehingga akibatnya ekonomi menjadi berbelit belit dan menjadikan para investor enggan berinvestasi. Keadilan Kreatif. Pemerintahv menyediakan berbagai informasi faktual mengenai kebijakan kebijakan yang akan dan sudah dibuatnya. dimana yang diutamakan adalah objek tertentu yang merupakan ha dari seseorang tersebut. Aristoteles.Adalah keadilan yang berdasarkan undang undang . 4. yang menjadi objek dari keadilan legal adalah tata masyarakat. 1. Terbukanya rapat rapatv pemerintah bagi publik dan pers. 3.Adalah keadilan yang diberikan kepada masing masing orang apa yang menjadi bagiannya. Keadilan Vindikatif.warga negara terhadap sumber informasi dalam hal ini warga negara berhak mengetahui apa saja yang dilakukan oleh pemerintah dalam rangka menyelenggarakan pemerintahanB. Dampak Penyelenggaraan Pemerintahan yang tidak terbuka. Pengertian Keadilan. Keadilan Protektif. Para pejabat pemerintah lebih banyak menumpuk kekayaan sebesar besarnya tanpa peduli dengan moral dan etika. 4. 6. D.Adalah keadilan yang meberikan kepada masing masing orang bagiannya yaitu berupa kebebasan untuk mencipta dengan kreativitas yang dimilikinya. Bidang Pertahanan dan Keamanan.Dalam bidang ini terjadi ketertinggalan profesinalitas aparat yang artinya kemampuan aparat tidak sesuai dengan tuntutan perubahan jaman. C. Bidang Ekonomi.

Di Indonesia sehubungan dengan usaha menjalin hubungan internasional ini didasarkan pada UUD 1945 pasal 13 yang di dalamnya berisi tentang : Presidenv mengangkat duta dan konsul. Penegertian Hubungan Internasional.Perwakilan diplomatik ( Duta besar ) meilik tugas pokok yang antara lain sebagai berikut : A. duta. Jadi fungsi diplomatik dala arti politis adalah sebagai berikut :• Mempertahankan kebebasan Indonesia terhadap imperialisme dalam segala bentuk dan manifestasinya dengan melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan.• Menciptakan pesahabatan yang baik antar negara dalam mewujudkan pelaksanaan tugas negara perwakilan diplomatik. Dalam hal mengangkat duta dan konsul presidenv memperhatikan pertimbangan DPR. D.D. B. BAB IVHUBUNGAN INTERNASIONAL A. Memberikan keterangan tentang kondisi dan perkembangan negara penerima sesuai dengan UU dan melaporkan kepada pemerintah negara pengirim.B.Hubungan internasional menurut buku Rencana Strategi Pelaksanaan Politik Luar Negeri RI ( RENSTRA ). Bagi bangsa Indonesia hubungan internasional ini di dasarkan pada politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif dengan tujuan meningkatkan persahabatan dan kerjasama bilateral.Perwakilan Diplomatik ( Kedutaan Besar ) 1. pola prilaku. Fungsi perwakilan diplomatik menurut konggres Wina 1961. yaitu lembaga diplomatik. Tugas pokok perwakilan diplomatik. dan multilateral melalui berbagai macam forum sesuai dengan kepentingan dan kemampuan nasional. diplomasi. Mengurus kepentingan negara serta warga negaranya di negara lain. menteri residen merupakan perwakilan tingkat tinggi yang dapat mengadakan hubungan langsung dengan kepala negara asing tempat mereka bertugas atau ditempatkan. paspor. regional. adalah hubungan antar bangsa dala segala aspeknya yang dilakukan oleh suatu negara untuk mencapai kepentingan nasional negara tersebut. A. budaya.2. Mewakili negara pengirim di dalam negara penerima.Hubungan ini dalam Encyclopedia Americana dilihat sebagai hubungan antar negara atau individu dari negara yang berbeda baik berupa hubungan politis. dsb. Presiden menerima penempatan duta negarav lain dengan meperhatikan pertimbangan DPR.mampu mendeteksi dini tentang gejolak sosial dan gangguan keamanan yang terjadi di dalam masyarakat. maupun politik internasional.Kepala kepala perwakilan diplomatik yang disebut sebagai duta besar. konsep ini berhubungan erat dengan subjek subjek seperti organisasi internasional. Menyelenggarakan hubungan dengan negara lain atau hubungan kepala negara dengan pemerintah asing. C. Mengadakan persetujuan dengan pemerintah negara penerima. ekonomi maupun hankam. Fungsi Perwakilan Diplomatik. Di dalam melaksanakan tugasnya diplomat dapat berfungsi sebagai lambang prestise nasional negaranya di luar negeri dan mewakili kepala negaranya di negara penerima. hukum internasional. Mengadakan perundingan masalah masalah yang dihadapi oleh kedua negara itu dan berusaha untuk menyelesaikannya. Melindungi kepentingan negara pengirim dan warga negaranya di negara penerima di dalam batas batas yang diijinkan oleh hukum internsional. C. Apabila dianggap perlu dapat bertindak sebagai tempat pencatatan sipil. Selain itu diplomat juga berfungsi sebagai perwakilan yuridis yang resmi dari pemerintah negaranya. .• Mengabdi kepada kepentingan nasional dalam mewujudkan masyrakat adil dan makmur.Di dalam menjalin hubungan internasional masing masing negara pada umumnya melalui suatu lembaga. B. perdamaian abadi dan keadilan sosial. Di dalam menjalin hubungan internasional ini sudah pasti masing masing negara selalu mendasarkan pada politik luar negarinya karena politik luar negeri adalah suatu strategi. dan kebijakan suatu negara dalam berhubungan dengan negara lain ataupun dunia internaional.

5.Di dalam menjalankan tugas tugasnya perwakilan diplomatik mempunyai beberapa perangkat yang antara lain yaitu : A.C. Peranan perwakilan diplomatik. 3. Duta ( Gerzant ). D.Perwakilan Nonpolitis.Atase ini dijabat oleh seorang pegawai negeri yang tidak bersal dari depertemen luar negeri dan ditepatkan disalah satu kedutaan besar. Atase atase. Duta besar berkuasa penuh ( Ambassador ). Menggunakan sarana dan kesempatan yang ada dan sebaik baikya dalam menjalankan tugas diplomatiknya. 3.Atase ini dijabat oleh seorang perwira militer yang diperbantukan depertemen luar negeri dan diperbantukan di kedutaan besar serta diberikan kedudukan sebagai seorang diplomat yang bertugas memberikan nasihat di bidang militer dan pertahanan keamanan kepada duta besar berkuasa penuh. Kuasa usaha sementara yang melaksanakan pekerjaan dari kepala perwakilan ketika pejabat ini belum atau tidak ada ditempat. Hubungan antar bangsa. 4. Menetukan tujuan dengan menggunakan semua daya upaya dan tenaga dalam mencapai tujuan tersebut. Kekebalan hukum/ hak ekstrteritorial. dalam menyelesaikan segala persoalan kedu negara dia diharuskan berkonsultasi dengan pemerintahnya. 2. Menentukan apakah tujuan nasional sejalan atau berbeda dengan kepentingan negara lain. 2. 5.Kuasa usaha yang tidak diperbantukan kepada kepala negara dapat dibedakan atas : 1. oleh sebab itu diperlukan diplomasi yang baik. Mereka ini pada dasarnya tidak berhak mengadakan pertemuan dengan kepala negara dimana mereka bertugas.Menteri residen dianggap bukan sebagai wakil pribadi kepala negara. Atase teknis.2. C. atase ini berkuasa penuh dalam menjalankan tugas tugas teknis sesuai dengan tugas pokok dari departemennya sendiri. Menteri residen. Representasi mewakili negara yang bersangkutan. dia hanya engurus urusan negara. 2. 3.E. 5. Proteksi ( Melindungi ) warga negaranya. Negosiasi ( Perundingan ).Adalah wakil diplomatik yang pangkatnya lebih rendah dari duta besar. Oleh sebab itu perwakilan diplomatik mempunyai peran sebagai berikut : A. Relasi ( Membina hubungan baik ). Perangkat perwakilan diplomatik. Atase ini terbagi menjadi dua yaitu :1. B. Unsur unsur hubungan diplomatik.Dalam membina hubungan internasional diperlukan taktik dan prosedur tertentu untuk mencapai tujuan nasional suatu negara. Observasi ( Meneliti setiap kejadian ). 4.Di dalam hubungan diplomatik terdapat unsur unsur antara lain yaitu : 1.E. Kuasa usaha tetap menjabat kepala dari suatu perwakilan. Tugas umum perwakilan diplomatik. 4. Pertukaran misi diplomatik.D. B. Memelihara hubungan persahabatan antara kedua negara. Status pejabat diplomatik.Perwakilan diplomatik mempunyai tugas umum antara lain yaitu : 1. Atase pertahanan. Kuasa usaha ( Charge de Affair ).Dalam arti nonpolitis hubungan diplomatik suatu negara diwakili oleh korps konsuler yang terbagi dalam kepangkatan sebagai berikut : . Menyesuaikan kepentingan bangsa lain dengan kepentingan nasional sesuai dengan tenaga dan daya yang ada.Duta besar merupakan duta yang berada di tingkatan tertinggi dan epunyai kekuasaan penuh dan luar biasa dan biasanya ditepatkan di negara negara yang banyak menjalin hubungan timbal balik.Atase adalah pejabat pembantu dari duta besar berkuasa penuh.

• Hak Ekstrateritorial. Konsul jenderal. Agen konsul.• Pebebasan pajak setempat.Organisasi internasional ini dibentuk dalam rangka untuk meningkatkan hubungan kerjasama antar negara dalam rangka memajukan bangsa dan menciptakan perdamaian dunia.Konsul jenderal ebawahi beberapa konsul yang ditempatkan di ibukota negara tempat ia bertugas. promosi perdagangan.dalam hal ini polisi dan aparat keamanan tidak boleh msuk tanpa ada ijin pihak perwakilan yang bersangkutan. Duta Besar.surat surat dan dokumen bebas sensor. Tujuan Organisasi Internasional. mereka juga tidak tunduk kepada yuridiksi di dalam negara tempat mereka bertugas baik dalam perkara perdata maupun pidana.v• Hak Immunitas.dengan hk ini para diplomat mendapat hak istimewa atas keselamatan pribadi serta harta bendanya. Konsul. b) Bertindak sebagai notaris dan pencatat sipil serta menyelenggarakan fungsi adinistratifnya. Penegertian Organisasi Internasional. Agen konsul ini ditugaskan di kota kota yang termasuk kekonsulan.Hak ekstrateritorial adalh hak kebebasan diplomat terhdap daerah perwakilannya termasuk halaman bangunan serta perlengkapannya seperti bendera. BAB V ORGANISASI INTERNASIONAL A.1. Perserikatan Bangsa Bangsa.Agen konsul diangkat oleh konsul jenderal dengan tugas untuk mengurus hal hal yang bersifat terbatas dan berhubungan dengan kekonsulan. C. c) Bertindak sebagai subjek hukum dala praktek dan prosedur pengadilan atau badan lain di negara penerima. pelaksanaan perjanjian perdagangan.v Persamaan kedaulatan semua anggota§ anggotanya. D. 2.Melakukan pertukaran kebudyaan dan pelajar.Konsul mengepalai satu kekonsulan yang kadang kadang diperbantukan kepada konsul jenderal. Peranan Organisasi Internasional.Organisasi internasional adalah suatu lembaga atau badan yang dalam rangka kerjanya atau ruang lingkup kerjanya mencakup dunia atau bersifat internasional jadi tidak terbatas pada suatu negara saja.Tugas tugas yang berhubungan dengan kekonsulan antara lain mencakup bidang bidang sebagai berikut : A. Dala hubungan internasional semua§ anggota harus menjauhi penggunaan ancaman dan .PBB dibentuk atas dasar dari piagam Atlantik yang bertujuan untuk menjamin perdamaian dan keamanan internasional. Konsul dan Wakil konsul.Organisasi internasional mempunyai peran yang sangat besar bagi suatu bangsa dalam rangka menjembatani kerjasama dengan negara lain dan juga organisasi ini membantu dari negara negara anggota dalam memajukan negaranya serta membantu perjuangan memperoleh kemerdekaan bagi anggota yang masih terjajah.1. dll.• Pembebasan kewajiban hadir dalam sidang pengadilan yang berhubungan dengan dinasnya sendiri. Semua anggota harus mematuhi dengan ikhlas semua peraturan dan§ kewajiban kawajiban sesuai dengan piagam PBB. Bidang ekonomi. Semua anggota harus§ menyelesaikan persengketaan internasional dengan cara damai tanpa membahayakn perdamaian dan keamanan internasional.Hak immunitas adalah hak yang menyangkut diri pribadi seorang diplomat serta gedung perwakilannya.Yaitu menciptakan tata ekonomi dunia baru dengan enggalakkan ekspor komoditas nonmigas.Hak hak Perwakilan Diplomatik. 3. B. mengawasi pelayanan.vBagi para anggota konsuller hak ekstrateritorial biasanya hanya menyngkut diri sendiri dan staffnya. Organisasi Organisasi Internasional yang ada sekarang ini. Wakil konsul diperbantukan kepada konsul atau konsul jenderal yang kadang diserahi pimpinan kantor konsuler. Bidang bidang lain seperti : a) Memberikan paspor dan dokumen perjalanan kepada warga pengirim dan visa atau dokumen kepada orang yang ingin mengunjungi negara pengirim.lambang negara. B. yaitu berupa hak :• Kekebalan surat menyurat resmi tanpa sensor beserta arsip arsipnya. Bidang kebudayaan dan ilmu pengetahuan.C. Asas Organisasi PBB.

Secara politik mengtur hubungan§ dengan perusahaan perusahaan minyak asing atau pemerintah negara negara konsumen.v ASEAN§ Ministrial Meeting ( Sidang tahunan para menteri ). Strukturv Organsasi PBB.§ Sekretariate yang menjalankan tugas sehari hari yang dipimpin oleh seorang sekretaris jenderal. Menghapuskan semua halangan§ yang menghambat laju perdagangan internasional. organisasi ini dibentuk dalam rangka membendung pengaruh komunis USSR agar tidak meluas sampai kawasan eropa barat. Menyelesaikan persengketaan secara damai.v Mengintegrasikan eropa dengan cara§ memajukan perekonomian. memperbaiki taraf hidup dan memperluas lapangan kerja.5. Tujuan . Tujuan Organisasi PBB. perdagangan.Berdirinya MEE adalah sebagai akibat perang dunia II di belahan Eropa yang menyebabkan negara negara Eropa mengalami kemiskinan dan perpecahan oleh sebab itu kemudian didirikan lembaga yang bergerak untuk memajukan dan membangun kembali negara negara Eropa secara bersama sama.vOrganisasi ini didirikan agar masing masing negara anggota penghasil minyak dalam mengambil kebijakan dalam bidang perminyakan dan harga minyak dapat menguntungkan negara negara anggota atau produsen. Struktur Organisasi ASEAN. Dewan Perwalian ( Trussteship Council )§ Mahkamah Internsional (§ International Court Of Justice ). Dasar Pembentukan NATO. Meningkatkan§ kerjasama aktif dalam segala bidang kecuali militer. Majelis Umum ( General Assembly ).§ Tidak menggunakan§ amcaman dan kekuatan militer.§2. Tidak saling mencampuri urusan dalam negeri masing masing§ anggota. ASEAN. Dewan Ekonomi dan Sosial ( Economic And Social Council§ ).3. Memelihara kerjasama yang erat dan beramanfaat dengan organisasi§ regional maupun internasional. Struktur Organisasi OPEC. pada mulanya mereka membentuk ECSC dan EURATON.§§ The Councils ( dewan menteri eropa ) Commissions ( badan pengurus harian§ MEE ).§4. Masyarakat Ekonomi Eropa. oleh sebab itu organisasi inilah yang nantinya dapat mencegah persaingan yang tidak sehat dari negara negara penghasil minyak. OPEC. Dasarv ASEAN. dan pengembengan§ kebudayaan di kawsan Asia Tenggara. Memperluas hubngan dengan§ negara negara di luar PBB. dan jasa untuk meningktkan taraf hidup. The Court of Justice ( mahkamah peradilan MEE ).§ Dewan Keamanan (§ Security Council ). Saling menghormati terhadap kemerdekaan integritas teritorial dan§ identitas semua bangsa. Sekretaris Jenderal. NATO. Standing Committee (§ badan yang bersidang diantara dua sidang menlu negara ASEAN untuk mengenai masalah masalah yang memerlukan keputusan para menteri ). Meningkatkan§ penggunaan pertanian.§v Tujuan ASEAN.v Confference yang mempunyai§ kekuasaan tertinggi dalam menentukan kebijakan. Tujuan MEE. soaial. Dasar Pembentukan OPEC.vNATO merupaka organisasi kerjasama bidang militer di kawasan eropa barat. Boards of Governors ( dewan§ gubernur ) yang bertugas menata pelaksanaan kegiatan organisasi dan keputusan konferensi.kekerasan terhadap negara lain. Tujuanv OPEC.v Assembly. Mempercepat pertumbuhan ekonomi.ASEAN adalah sebuah organisasi negara negara di kawasan Asia tenggara yang menganut asas keterbukaan bagi anggota anggotanya. Meningkatkan perdamaian dan stabilitas§ regional dengan jalan menghormati keadilan dan tertib hukum.§§ Menjadikan PBB sebagai pusat usaha mewujudkan tujuan bersama.v Asas ASEAN. Menjalankan kerjasama secara aktif. Komite komite§ tetap dan khusus. industri. Mengakui hak setiap bangsa untuk penghidupan§ nasional yang bebas dari campur tangan dan intervensi serta urusan subversi dari luar. Menciptakan kerjasama dalam memecahkan masalah internasional. Mempertahankan harga minyak dan menentukan harga sehingga§ menguntungkan negara negara produsen. Memajukan perdagangan dan menjamin adanya persaingan bebas dan§ keseimbangan perdagangan antar negara anggota. Economic Commission Board ( dewan komisi ekonomi ) yang§ bertugas mengkaji dan mempersiapkan bahan bahan dan syarat syarat untuk konferensi terutama mengenai hal hal teknis bidang perminyakan.v Memelihara perdamaian dan keamanan§ internasional. Struktur Organisasi MEE. Sekretariat nasional ASEAN pada setiap negara negara§ anggota. Mengembangkan hubungan hubungan persaudaraan antar bangsa§ bangsa. Dasar Pebentukanv MEE.

Macam Macam Perjanjian Internasional. Melarang menggunakan kekerasan senjata§ dalampenyelesaian sengketa negara anggota. Schwarzenberger.dan kolonialisme dalam setiap bentuk.6. APEC. Wadah negara negara yang sedang berkembang.budy.v Menyelesaikan persengketaan secara§ damai. dan zionisme. 3. Pengertian Perjanjian Inernasional. 1. kolonialisme.Organisasi ini bermarkas besar di Kairo dengan seorang sekretaris jenderal yang dibantu oleh Council sebagai badan tertinggi. ekonomi.Perjanjian internasional adalah suatu persetujuan antara subjek subjek hukum internasional yang menimbulkan kewajiban kewajiban yang mengikat dalam hukum internasional.9. Memupuk kerjasama di bidang ekonomi. 2.§§ Mengurangi ketegangan antara blok barat dan timur. Struktur Organisasi Ligav Arab.Perjanjian internasional adalah perjanjian yang diadakan antar bangsa yang bertujuan untuk menciptakan akibat akibat hukum tertentu.§ Bdan badan subsider yng§ bergerak dalam bidang sosial.Perjanjian internasional adalah suatu persetujuan antar negara yang menimbulkan hak dan kewajiban dari pihak pihak yang mengadakan perjanjian.v§ North Atlantic Council merupakan dewan tertinggi. Mochtar Kusumaatmaja. International Secretary§ dikepalai oleh sekretaris jenderal. budaya dan bidang bidang yang lainnya. Memperkuat kerjasama§ antar negara negara anggota dalam bidang sos.kemandirian dan hak setiap negara islam. Tidak menggunakan ancaman militer dalam kalangan internasional. Menyokong§ segala kegiatan usaha perdamaian dunia. Oppenheimer-Lauterpacht. Konferensi kepala negara§ Sekretaris jenderal§ sebagai badan eksekutif. Meningkatkan hubungan kerjasama di bidang ekonomi bagi§ kemajuan den kesejhteraan bersama. Struktur Organisasi NATO. BAB VIPERJANJIAN INTERNASIONAL A.v Mengkoordinasikan berbagai kegiatan politik§ para negara angota sehingga terjamin kerjasama dan terpeliharanya kedaulatan setiap anggota. Tujuan APEC. Dasar Pebentukan GNB. Membentuk§ suasana harmonis antar negara negara angota.vOrganisasi ini dibentuk dalam rangka menentang kekuatan militer inggris dan perancis di timur tengah dan zionis israel serta menuntut berdirinya negara palestina yang merdeka.v Menjalin kerjasama§ ekonomi antar bangsa di kawasan asia-pasifik atas dasar saling menguntungkan.Pebentukan organisasi ini dikarenakan situasi kawasan asia-pasifik yang tidak menentu akibat perkembangan situasi politik dan ekonomi dunia karena pengaruh perag dingin. Dasarv Pembentukan OKI. Tidk membenarkan§ meyelesaikan sengketa dengan kekerasan senjata.Organisasi ini dibentuk dengan alasa atau dasar untuk mempererat solidaritas negara negara islam di dunia.ek. Tujuan GNB.B.v§ Memajukan solidaritas islam negara negara anggota. komunikasi dan§ kebudayaan dan sosial.v Mendukung perjungan dekolonialisasi dan§ memegang teguh perjuangan melawan imperialisme. G. Tujuan OKI. Mengupyakan seoptimal mungkin untuk menghilangkan§ rasialisme.dan bidang bidang lainnya. Memperkuat kemampuan masing masing§ negara anggota untuk memperjuangkan kepentingan bersama termasuk dalam forum internasional. Dr. Dasar Pembentukan Liga Arab.v Struktur Organisasi OKI.pendidikan. Prof.§§ Membela negara anggota dengan pendirian bahwa ancaman pada satu anggota merupakan ancaman seluruh anggota NATO.vGerakan non-blok dibentuk atas dasar kerena terjadi persaingan antara dua negera besar beserta bloknya yaitu blok barat dan blok timur setelah perang dunia II . Millitary Comitee dipimpin oleh seorang§ panglima tertinggi.diskriminasi. Organisasi Konferensi Islam. Gerakan Non-Blok.7. rasialisme apartheid. Mengatur usaha usaha melindungi§ tempt tempat suci dan membantu perjuangan rakyat Palestina.NATO. Tujuan Liga Arab.oleh sebab itu negara negara yang tidak tergabung dalam blok tersebut khawatir kalau persaingan tersebut pecah menjadi perang terbuka oleh sebab itu kemudian mereka memprakarsai terbantuknya GNB untuk mendesak kedua blok agar menghentikan persaingannya.8. Dasarv Pembentukan APEC. Komite komite khusus. SH. . Liga Arab. Memperkuat perjuangan umat§ islam untuk melndungi martabat.

§ Perundingan ( negotiation ).fungsi fungsi penyampinnya dan masalah masalah yang timbul.§ Perjanjian yang bersifat khusus yaitu perjanjian yang menimbulkan hak dan kewajiban bagi negara negara yang mengadakan perjanjian saja. . Kesadaran hukum nasionalnya yang berarti bahwa negarav yang menyetujui ketentuan ketentuan perjanjian yang sesuai dengan hkum nasionalnya. Unsur unsur§ Penting. Pelaksanaan Perjanjian Internasional. Persyaratan Perjanjian Internasional.D.§ Perjanjian antara negara dengan subjek hukum internasional yang lain misal organisasi internasional. Teoriv Pan Amerika setiap perjanjian itu mengikat negara yang mengajukan dengan menerima segala persyaratan yang ada dalam perjanjian tersebut. Wilayah penerapan (v Teritorial Scope ) suatu perjanjian mengikat wilayah negara peserta kecuali bila ditentukan lain.4. maka perjanjian itu mulai berlaku saat teks perjnjian tersebut disahkan. misal batas negara. 1. Teori Kebulatan Suara yaitu perjanjian internasional itu sahv jika diterima oleh semua peserta dalam pembuatan perjanjian tersebut. Penjajakan.pernyataan persetujuan suatu negara untuk diikat oleh prjanjian.§ Perjanjian yang membentuk hukum yaitu perjanjian yang yang meletakkan ketentuan ketentuan hukum bagi masyarakat internasional secara keseluruhan. meniadakan.§ Pengesahan naskah perjanjian (§ authentication of the text ).Proses pembuatan perjanjian internasional menurut kongres Wina tahun 1969 terdiri dari tiga tahap yaitu : Perundingan ( negotiation ). Perjanjian antar subjek hukum internasional§ selain negara.1. Perjanjian di bidang kesehatan. Jika tidak ada ketentuan atau§ persetujuan perjanjian mulai berlaku segera setelah persetujuan diikat dan dinyatakan oleh semua negara perunding. persyaratan. 2. Perjanjian yang§ bersifat penting yang dibuat melelui proses perundingan.misal§ pakta pertahanan. Penerimaan naskah perjanjian ( adoption of the text§ ). penandatanganan dan ratifikasi. Bila persetujuan suatu negara untuk§ diikat oleh perjanjian timbul setelah perjanjian itu berlaku. Teori persyaratan Perjanjian§ Internasional. Perjanjian menyusul ( Successive Treaty ). Hal Hal Penting Dalam Perjanjian Internasional. Menurut Isinya. Perjanjian di bidang ekonomi.§ Daya berlaku surut ( Retroactivityv ). Berlakunya Perjanjian Internasional. Proses Pembuatan Perjanjian Internasional. Ketentun ketentun yang mengatur§ pengesahan teksnya. cara dan tanggal berlakunya. misal IMF. Menurut Hukum Positif Indonesia. Penerapan perjanjian. Masa berlaku sejak tanggal yang ditentukan atau§ menurut dari persetujuan dari peserta. Menurut Fungsinya. 3. Penandatanganan ( signature ). pada dasrnyav suatu perjanjian internasionaltidak boleh bertentangan dengan perjanjian serupayang mendahuluinya. Pengesahan ( ratification ).§ Perumusan§ naskah perjanjian. Menurut Konggres Wina 1969. Menurut Subjeknya. Perjanjian yang bersifat sederhana yang dibuat melalui dua§ tahap yaitu perundingan dan penandatanganan.v Bermaksudv membatasi. 2. Menurut Proses Pembentukannya. Penafsiran ketentuan perjanjian. misal§ penanggulangan AIDS. Perjanjian harus di patuhi dengan dasar asasv Pacta Sunt Servada. Perjanjian antar negara yang§ dilakukan oleh banyak negara yang merupakan subjek hukum internasional. kecuali bila perjanjian tersebut dianggap berlaku sebelum dilaksanakan ratifikasi. C. Perjanjian di bidang politik.§Agar perjanjian memiliki daya guna yang baik maka masing masing negara peserta harus mempunyai penafisiran yang sama dengan negara peserta yang lain agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam penafsiran.§ 2. 3. biasanya suatu perjanjian internasional dianggap mengikat jika perjanjian tersebut telah di ratifikasi oleh peserta. Harus dinyatakan secara resmi dan formal. atau megubah akibt hukum dan ketentuan ketentuan yang terdapat dalam perjanjian tersebut.§ Perjanjian§ di bidang hukum.§ Ketaatan terhadap perjanjian. 1. maka perjanjian itu mulai berlaku bagi negara tersebut.§ Penandatanganan (§ signature ).

Pengertian hukum internasional banyak sekali tokoh yang mengungkapkan.Merupakan istilah untuk transaksi transaksi yang bersifat sementara.Perjanjian paling formal dari dua negara atau lebih dan mencakup bidang politik dan ekonomi. Adanya unsur kesalahan pada saat perjanjian§ dibuat. Bilateral. 4. Protokol ( Protocol ). 6. 12. Pengertian Hukum dan Peradilan Internasional. F.Perjanjian yang bersifat teknis atau administratif 5. Jenis Jenis Perjanjian Internasional.Persetujuan tentang anggaran dasar BAB VIISISTEM HUKUM DAN PERADILAN INTERNASIONAL A. Masa berlaku perjanjian tersebut telah§ berakhir. 15.Istilah dalam perjanjian internasional untuk pendirian badan yang bersifat administratif. Negara peserta atau wakil kuasa penuh melanggar ketentuan§ ketentuan hukum nasionalnya.Adalah perjanjian yang bersifat khusus karena hanya mengatur hal hal yang menyangkut kepentingan dua negara. Piagam ( Statute ).berikut ini pengertian hukum internasional menurut : .Perjanjian yang diadakan oleh lebih dari dua negara dan sering disebut sebagai Law Making Treaties karena mengatur hal hal yang menyangkut kepentingan umum.nama yang diundang dan masalah yang disetujui namun tidak di ratifikasi. 14. 10. 5. Bertentangn dengan suatu kidah hukum§ internaional. Adanya persetujuan dari peserta peserta untuk§ mengakhiri perjanjian tersebut. 11.Metode tidak resmi yang biasanya dilakukan oleh wakil wakil militer yang mengakibatkan timbul kewajiban kewajiban yang menyangkut mereka. 9.paksaan tersebut berupa ancaman atau penggunaan kekerasan.2. Adanya perjanjian baru antara peserta yang§ kemudian meniadakan perjanjian terdahulu. Pakta ( pact )Istilah yang menunjuk suatu persetujuan yang lebih khusus dan membutuhkan ratifikasi.E. Terdapat penyalahgunaan atau§ kecurangan baik melalui kelicikan atau penyuapan. Ketentuan Umum ( General act ). Adanya unsur paksaan§ terhadap seorang wakil negara lain . Ketentuan Penutup ( Final act )Ringkasan hasil konvensi yang menyebutkan negara peserta. Salah satu pihak peserta perjanjian menghilang atau punahnya§ objek perjanjian tersebut. Konvensi ( convention ). Persetujuan ( Agreement ). Istilah Istilah Dalam Perjanjian Internasional.Perjanjian internasional yang berupa teraktat dan dokumen tidak resmi. Kedudukan Negara Bukan Peserta Perjanjian Internasional. Syarat syarat tentang pengakhiran§ perjanjian sesuai dengan ketentuan perjanjian telah dipenuhi. Berakhirnya Perjanjian Internsional. 8. Multilateral. Perjanjian§ secara sepihak diakhiri oleh salah satu peserta dan pengakhiran itu diterima oleh pihak lain.Persetujuan formal yang bersifat multilateral dan tidak berurusan dengan kebijakan tingkat tinggi. Pertukaran Nota. Perikatan ( Arrangement ).Persetujuan yang tidak resmi dan pada umumnya tidak dibuat oleh kepala negara. Telah tercapainya§ tujuan dari perjanjian itu.Traktat yand dapat bersifat resmi dan tidak resmi 13.4.6. Deklarasi ( Declaration ). 2. 1. Charter. Covennt. Modus Vivendi Dokumen yang mencatat persetujuan internasional yang bersifat sementara.Himpunan peraturan yang telah ditetapkan oleh persetujuan internasional. Traktat ( Treaty ). Pembatalan Perjanjian Internasional. 7.Kedudukan negara yang tidak ikut dalam perjanjian internasional tidak memilik hak dan kewajiban. Adanya unsur penipuan dri negara peserta tertentu terhadap negara§ peserta lain saat perjanjian tesebut dibuat.1.bahkan istilah tentang hukum internasional telah ada sejak jaman Romawi. Proses Verbal Catatan catatan konferensi diplomatik atau suatu kemufakatan. tetapi jika perjanjian tersebut bersifat multilateral maka negara yang tidak terlibat dapat menyatakan diri terikat dengan perjanjian tersebut. 3.

2. C. Peranan Peradilan Internasional. Prof. Perbedaan hukum perdata internasional dengan hukumv publik internasional.sedangkan hukum publik internasional persoalan berkaitan dengan hukum publik.Berkaitan dengan peran hukum internasional yang paling essensial adalah bahwa hukum internasional adalah suatu sarana dalam mewujudkan perdamaian internasional atau dunia. contoh sumber hukum dala arti formal. Asas kebangsaan. B.Di dalam hukum internaional mencakup beberapa macam antara lain yaitu hukum perdata internasional yaitu hukum yang mengatur hubungan hukum antara warga negara suatu negara dengan warga negara dari negara lain istilah ini sering dikenal dengan hukum antarbangsa. Persamaan hukum perdata internasionalv dengan hukum publik internasional. 2.aliran ini berpendapat bahwa kekuatan mengikat dala hukum internasional didasarkan pada hukum alam yang berasal dari tuhan. Sumber hukum dalam arti material. Menurut asas ini setiap warga negara dimanapun dia berada tetap mendapat perlakuan hukum dari negaranya. D. Sumber hukum dalam arti formal. Peradilan internasional ini .Sumber hukum dalam arti material ini membahas tentang dasar berlakunya hukum suatu negara.Persamaannya adalah bahwa kedua hukum ini sama sama mengatur hubungan hubungan antar persoalan persoalan yang melintasi batas batas negara. Jadi terhadap orag atau barang yang berada diluar wilayahnya maka berlaku hukum asing atau internasional.Perbedaannya adalah dalam hukum perdata internasional peroalan berkaitan dengan hukum perdata.Sumber hukum internasional dala arti formal adalah sumber hukum yang paling utama dan memiliki otoritas tertinggi dan otentik yang dapat digunakan oleh Mahkamah Internsional dalam memutuskan suatu sengketa internasional. E. artinya bahwa hukum dari negara tersebut tetap berlaku bagi awrga negaranya meskipun berada di negara lain. Jadi hukum tidak terikat pada batas batas wilayah negara. dan pendapat pendapat para ahli hukum terkemuka. yurisprudensi. 3.istilah ini serig dikenal dengan istilah hukum antar negara. 2.Asas ini berdasarkan pada kekuasaan negara untuk warga negaranya. Aliran Positivisme aliran ini maendasarkan bahwa berlakunya hukum internasional berasal dari persetujuan bersama dari negara negara ditabah dengan asas Pacta Sunt Servda. J. Asas teritorial. Aliran Naturalis yaitu aliran yang bersandar pada hak asasi atau hak hak alamiah.1. Asas kepentingan umum.Asas ini didasarkan pada wewenag negara utuk melindungi dan mengatur kepentingan dala kehidupan bermasyarakat.Selain hukum perdata internasional masih ada satu lagi yaitu hukum publik internasional yaitu hukum yang mengatur negara yang satu dengan negara yang lainnya dalam hubungan internasional.Peradilan internasional merupakan lembaga peradilan di tingkat internasional yang dibawah kendali dari mahkamah internasional. pejanjian internasional.1. dalam hal ini negara dapat menyesuaikan diri dengan semua keadaan. oleh karena itu hukum internasional dianggap libih tinggi kedudukannya dari pada hukum nasional.G.Asas ini mendasarkan diri pada kekuasaan suatu negara atas wilayahnya. Karena hukum internasional dapat digunkan untuk meyelesaikan suatu sengketa antar negara tanpa harus terjadi suatu peperangan. Sumber Hukum Internasional.Pemberlakuan hukum internasional dala rangka menjalin hubungan antar bangsa harus memperhatikan asas asas berikut ini : 1. Starke beliau mendefinisikan hukum internasional adalah sekumpulan hukum ( body of law ) yang sebagian besar terdiri dari asas asas dan karena itu biasanya ditaati dala hubungan antar negara.negara melakanakan hukum bagi semua orang dan barang yang ada di wilayahnya. Menurut dia hukum internasional adalah keseluruhan kaidah kaidah dan asas asas yang mengatur hubungan atau persoalan yang melintasi batas batas negara. Asas asas dalam hukum internasional. Jadi tanpa hukum internasional maka perdamaian dunia tidak akan tercapai. Mochtar Kusumaatmaja SH. kebiasaan kebiasaan internasional. asas asas uu hukum. Dr. Peranan Hukum Internasional. misalnya negara dengan negara atau negara dengan subjek hukum lainnya.di dalam sumber hukum dalam arti material ini terdapat dua aliran pemikiran yang berbeda dua aliran tersebut yaitu.

Yuridiksi Mahkamah Pidanav Internasional. 2. Belanda. Tahta Suci.v Yuridiksi Mahkamah Internasional. 4. 6. para hakim ini dipilih dari 2/3 suara majelis negara pihak. Panel Khusus dan Spesial Pidana Internasional ( The International Criminal Tribunals and Special courts )Panel khusus dan spesial pidana internasional ini adalah lembaga peradilan internasional yang berwenang mengadili para tersangka kejahatan internasional yang bersift tidak permanen ( Ad hoc ) yang berarti bahwa setelah selesai mengadili maka peradilan ini dibubarkan.Sistem peradilan internaional ini lebih tepatnya mengarah kepada komponen komponen yang ada dalam lembaga ini dalam rangka mewujudkan keadilan di dunia internasionl.2. Organisasi Internasional.Perseorangan dapat menjadi subjek hukum internasional karena seseorang tersebut dapat mengajukan atau diajukan kehadapan mahkamah internasional.Menurut hukum perang peberontak dapat memperoleh kedudukan hak sebagai pihak yang bersengketa dan pemberontak dapat menjadi subjek hukum internasional karena mereka juga memiliki hak yang sama untuk menentukan nasibnya sendiri. Orang Perseorangan ( Individu ). contoh para penjahat perang. kejahatan kemanusiaan. Negara. kejahatan perang. dan kejahatan agresi.Yuridiksi dari mahkamah pidana internasional ini adalah memutuskan perkara perkara terbatas terhadap pelaku kejahatan internasional yang antara lain perkara perkara kejahatan genosida. Pemberontak dan Pihak dalam Sengketa. hak menguasai sumber kekayaan alam di wilayah yang mereka kuasai. Komposisi Mahkamah Pidana Internasional.Yang dimaksud dengan yuridiksi adalah kewenangan yang dimiliki oleh mahkamah internasional yang bersumber pada hukum internasional untuk menegakkan hukum.Palang merah internasional ini merupakan organisasi internasional yang diperkuat dengan perjanjian iternsional oleh sebab itu organissi ini menjadi subjek hukum internasional. contoh PBB. Sistem Peradilan Internsional.Negara adalah subjek hukum internasional ini sejalan dengan lahirya hukum internasional itu sendiri yaitu hukum antar negara.v Komposisi Mahkamah Internasional. yuridiksi ini meliputi memutuskan perkara perkara pertikaian dan memberikan opini opini yang bersifat nasehat.komponen komponen tersebut antara lain yaitu :1. Ke 15 hakim tersebut direkrut dari warga negara anggota yang dinilai cakap di bidang hukum internaional. G. Pengertian Hubungan Internasional .vMahkamah pidana internasional ini beranggotakan 18 hakim yang bertugas selama 9 tahun .WHO.3. Palang Merah Internasional. 2 diantaranya merangkap ketua dan wakil ketua mahkamah internasional dengan masa jabatan 9 tahun.politik. Mahkamah Internasional ( The Interntional Court Of Justice )Mahkamah internasional ini merupakan lembaga kehakiman PBB yang berpusat di Den Haag.Tahta suci ( Vatican ) merupakan peninggalan sejak jaman dahulu ketika paus bukan hanya kepala gereja Roma tetapi memiliki kekuasaan duniawi hal ini dibuktikan dengan adanya perwakilan diplomatik di berbagai negara. Mahkamah Pidana Internasional ( The International Criminal Court )Mahkamah pidana internasional ini bertujuan untuk menegakkan supremasi hukum internasional dan memastikan bahwa pelaku kejahatan berat internasional dipidana. 5. dan paling tidak mereka berkompeten dalam bidangnya. 3.Komposisi mahkamah internasional yaitu terdiri dari 15 hakim.Fungsi utama mahkamah internasional adalah menyelesaikan kasus kasus persengketaan internasional yang subjeknya adalah negara secara damai yaitu melalui jalur hukum internasional dan dibawah pengawasan PBB. F. Fungsi utama Mahkamahv Internsional. Subjek Hukum Internasional.berperan mengadili dan menyelesaikan semua perselisihan yang terjadi antar negara dengan jalan damai yang selaras dengan asas asas keadilan dan hukum internasional.dan sosial. 1.Organisasi internasional sudah pasti enjadi subjek hukum internasional karena pebentukan organisasi ini didasarkan pada suatu perjanjian. hak bebas memilih sistem ekonomi.IRC dll.

idiologi . Individual ( turis mahasiswa pedagang yang mengadakan kontak-kontak pribadi sehingga timbul kepentingan timbal balik di antara mereka ). oleh karena bahan mentah itu banyak diluar negeri maka timbul kehendak untuk menguasai wilayah bangsa lain untuk menghisap kekayaan bangsa lain itu. Penjajahan: bangsa yang satu menghisap bangsa lain yang disebabkan oleh perkembangan kapitalisme. B. Antar kelompok (Lembaga social dan keagamaan dan perdagangan yang melakukan kontak secara insidental. Hubungan antar Negara ( negara yang satu dengan negara lainmengadakan kerjasama dalam bidang ekonomi. kebudayaan. mencerdaskan kehidupan bangsa 4. untuk memajukan kesejahteraan social 3. social budaya dan hankam dalam rangka mencapai tujuan nasional bangsa itu. Kapitalisme membutuhkan bahan mentah bagi industri dalam negeri. b. Permusuhan d. b. Pola hubungan ini dekat dengan neokolonoalisme. maka negara tadi bergantung kepada modal dan tekhnologi negara maju. yaitu : 1. kebudayaan. Persengketaan c. perdamaian abadi dan keadilan sosial. dll ). Hubungan Internasional merupakan kegiatan interaksi manusia antar bangsa baik secara individual maupun kelompok. dan untuk melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan. Namun mereka tidak memiliki modal dan tekhnologi. C. melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia 2. Persahabatan b. Pola Hubungan Internasional : a.Menurut RENSTRA ( Rrencana Strategi Pelaksanaan Politik Luar Negeri Indonesia ) adalah hubungan antar bangsa dalam segenap aspeknya yang dilakukan suatu Negara yang meliputi aspek politik. Saling ketergantungan : hubungan ini terjadi antara negara-negara yang belum berkembang (negara-negara dunia ke tiga ) dengan negara maju. ekonomi. c. Tujuan Nasional Bangsa Indonesia adalah sebagaimana yang termaktub dalam Pembukaan UUD 1945. mengembangkan industri dan bersaing dengan negara maju di pasar global. ahli hukum mengatakan bahwa hubungan internasional adalah hubungan antara bangsa. tekhnologi. Wujud dari Hubungan Internasional : a. Negara baru merdeka atau negara berkembang ingin meningkatkan kesejahteraan rakyatnya mereka melakukan hubungan ekonomi . periodik atau permanen). yaitu usaha menguasai negara lain atas bidang ekonomi. Peperangan D. Sifat Hubungan Internasional : a.

Presiden memperhatikan pertimbangan DPR Ayat 3 Presiden menerima penempatan duta negara lain dengan memperhatikan pertimbangan DPR. Sama derajat anatar bangsa : hubungan ini dilakukan dalam rangka kerjasama dalam rangka untuk mewujutkan kesejahteraan mereka.atau kemiliteran negara atau kawasan tertentu tapi dengan cara mengindahkan proforma kemerdekaan politis. Banga Indonesia bebas bergaul denagn bangsa manapun. 2. Oleh karena itu nasionalisme bangsa indonesia tidak jatuh kepaham Chauvinisme dan kosmopolitisme. Bebas berarti : 1. Itulah sebabnya bangsa indonesia memilih politik luar negeri Bebas Aktif. Dalam Pancasila kodrat manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan YME yang merdeka dan sama derajatnya. 2. Pola hubungan ini sulit dilakukan terutama oleh negara-negara atau bangsa-bangsa yang serba ketinggalan dalam kualitas sumber dayanya. Bangsa Indonesia aktif bekerjasama dengan bangsa lain untuk perdamaian dunia 2. . Dalam pergaulan itu bangsa indonesia tidak Intervensi atau tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain. Menciptakan hidup berdampingan secara damai. Chauvinisme adalah paham yang mengagung-agungkan bangsa sendiri dengan memandang renfah bangsa lain. Menurut Mochtar Kusumaatmaja hubungan dan kerjasama antar bangsa itu timbul karena adanya kebutuhan yang disebabkan oleh pembagian kekayaan alam dan perkembangan industri yang tidak merata di dunia. Disamping itu hubungan antar bangsa penting disebabkan : 1. Dalam pergaulan itu terjadi saling memberi dan menerima bantuan dan pertolongan yang tidak mengikat. 3. Dalam pelaksanaan kerjasama dan hubungan Internasional Presiden sebagai kepala negara dibantu oleh Menteri dan Departemen Luar Negeri serta dibantu oleh para Duta dan Konsul yang diangkat oleh Presiden dan dibantu oleh Duta dan Konsul Negara lain yang diterimanya. bentuk negara dan sistem pemerintahan dari negara lain itu. E. Kosmopolitisme adalah pandangan yang melihat kosmos (seluruh Dunia ) sebagai polis (negeri sendiri ) sehingga cenderung melupakan nasionalisme yang sehat dan mengabaikan tugas terhadap bangsanya sendiri. Terkait dengan hubungan sama derajat sila kedua Pancasila mengajarkan bahwa hubungan antar negara atau antar bangsa harus bertolak pada kodrat manusia. tapa memandang idiologi. terutama sumber daya manusianya. Pengankatan Duta dan Konsul serta penerimaan Duta dan Konsulk negara lain telah diatur dalam pasal 13 UUD 1945. Mengembangka penyelesaian masalah secara damai dan diplomasi. Aktif berarti : 1. c. Oleh karena itu hubungan antar bangsa harus diwarnai dengan penghormatan atas kodrat manusia sebagai makhluk yang sederajat. yang berbunyi : Ayat 1 Presiden mengangkat duta dan konsul Ayat 2 Dalam hal mengangkat duta. Arti Penting Hubungan dan kerjasama Internasional : Tidak satupun bangsa di dunia ini dapat membebaskan diri ketergantungan dengan bangsa dan negara lain. Bangsa indonesia aktif membela bangsa yang terancam keberadaan dan kedaulatannya atas dasar persamaan derajat tidak termasuk intervensi.

latihan perang bersama kerasp dilaksanakan untuk menampilkan kekuatannya. F. emosi demi kepentinagn masyarakat umum.Sarana Hubungan Internasional : a. berhak menegakkan hokum terhadap barang dan semua orang yang berada di wilayahnya. Maka dengan demikian demontrasi senjata. prestise Negara pengirim b. Ekonomi : Sarana ekonomi umumnya digunakan secara luas dalam hubungan internasional baik dalam masa damai maupun masa perang. b. 2. Hukum tidak terbatas oleh wilayah suatu Negara. Negara dapat menyesuaikan diri dengan semua peristiwa yang ada hubungannya dengan kepentingan umum. Diplomasi : seluruh kegiatan untuk melaksanakan politik luar negeri suatu Negara dalam hubungannya dengan Negara dan bangsa lain. Asas kepentingan umum Yaitu Negara dapat melindungi dan mengatur kepentingan dalam kehidupan masyarakat. G. Diplomasi tanpa dukunagan militer yang kuat dapat membuat suatu negara tidak memiliki rasa percaya diri sehingga tak mampu menghindari tekanan dan ancaman negara lain yang dapat menggangu kepentingan nasuonalnya. 4.perunding (negotiation) . dan untuk kepentingan Negara yang membuat propaganda. Namun yang lebih diutamakan bukanlah perang tetapi tindakan prevetif dalam hubungan internasional. H.Asas-asas dalam Hubungan Internasional : 1. Sebagai lambang. Menjamin kelangsungan hidup bangsa dan nrgara di tengah bangsa-bangsa lain. 3.Perwakilan (refresentation) . Perwakilan Negara di Luar Negeri : . Asas Kebangsaan yaitu kekuasan Negara atas warga negaranya.Melindungi kepentingan negara dan warga negaranya di luar negeri. Propaganda : usaha sistimatis untuk mempengaruhi pikiran.Melaporkan (reporting) .. d. Membangun solidaritas dan saling menghormati antar bangsa. Asas ini memiliki kekuatan eksteritorial yaitu hokum Negara tersebut tetap berlaku bagi warga negaranya walaupun berada di Negara asing. Fungsi dasar Diplomat ada 3 yaitu : a. Pada masa tertentu semua negara harus terlibat dalam perdagangan internasional agar dapat memperoleh barang yang tak dapat diproduksi dalam negeri. c. Sebagai wakil yuridis yang sah dari Negara pengirim c. Propaganda : lebih ditujukan kepada warga Negara lain dari pada pemerintahannya.3. Sebagai perwakilan diplomatic suatu Negara di Negara lain. sehingga terjadi ekspor dan impor. Kekuatan militer dan perang (show of Force): Peralatan militer yang memadai dapat menambah keyakinan dan stabilitas untuk berdiplomasi. setiap warga Negara dimanapun ia berada tetap mendapat perlakuan hokum dari negaranya. : . Berpartisipasi dalam melaksanakan ketertiban dunia 5. Asas Teritorial yaitu hak dari suatu Negara atas wilayahnya.

ada atase militer. 2. D. seorang duta harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan pemerintah negaranya. adalah tenaga ahli kedutaan. C. Duta (Gerzant) adalah setingkat lebih rendah dari duta besar.Wakil negara pengirim di negara penerima 2. 5. ilmu pengetahuan antara negara pengirim dan penerima. 3. Melindungi kepentingan negara dan warga negara pengirim sesuai hukum internasional. Menteri Presiden (Minister President) adalah mereka yang tidak dianggab sebagai wakil kepala negara. yang ditempatkan pada suatu organisasi internasional (PBB). Perwakilan Diplomatik : adalah lembaga kenegaraan di luar negeri yang bertugas dalam membina hubungan politik dengan negara lain. Negara penerima perang dengan negara pengirim. 4. Segala persoalan.A. Fungsi. Mengadakan perundinagn dan persetujuan dengan negara penerima. Berakhirnya Fungsi Misi Perwakilan Diplomatik : 1. Memelihara persahabatan serta membina hubungan ekonomi. Dalam praktik internasional ada dua jenis perwakilan diplomatik : 1. Segala persoalan yang menyangkut ke dua negara. Karena tidak disenangi (di persona non grata ) 4. atase perekonomian. duta. dll. Tugas ini dilakukan oleh perangkat diplomatik yang meliputi duta besar.Tingkatan dan Kepangkatan Perwakilan Diplomatik : Tingkatan dan kepangkatan perwakilan diplomatik menurut menurut Kongres di Aachen tahun 1918 sbb : 1. biasanya ditempatkan pada negara yang tidak banyak hubungan timbal balik dan derajat kereratan hubungan lebih rendah dari pada negara yang mengirim duta besar. atase pendidikan dan kebudayaan. Kuasa Usaha (Charge D’affair). tetapi kepada menteri luar negeri negara penerima. Dalam beberapa hal seorang duta besar dapat memutuskan sesuatu yang menyangkut negaranya tanpa berkonsultasi dengan kepala negaranya terlebih dahulu. tetapi hanya ditempatkan untuk mengurus urusan-urusan negaranya. yang ditugaskan tetap pada suatu negara tertentu untuk saling memberikan hubungan rutin antar negara tersebut. kuasa usaha dan atase-atase. Sudah habis masa jabatan 2. Hak Kekebalan (immunitet) Korps Diplomatik : . E. 5. B. 3. Ia ditarik oleh pemerintah negaranya 3. Duta Besar ( Ambassador) adalah tingkatan tertinggi dalam perwakilan diplomatik. Berhubungan dengan kepala negara negara penerima melalui menteri luar negeri negara penerima. 2. Kedutaan Besar. 4. Hak dan Kewajiban Perwakilan Diplomat menurut Konvensi Wina tahun 1961 : 1. pendidikan dan kebudayaan. Duta Besar memiliki kekuasaan penuh dan luar biasa dan ditempatkan pada negara yang punya hubungan erat dan banyak hubungan timbal balik. Mengetahui keadan dan perkembangan di negara penerima dengan cara yang syah sesuai dengan Undang-undang dan melaporkannya kepada negara pengirim. Perutusan Tetap. kuasa usaha tidak diperbantukan kepada kepala negara. Atase-atase.

diangkat oleh konsul jenderal atau oleh konsul untuk engurus hal tertentu yang berhubungan dengan daerah kekonsulan. b. F. Orang yang masuk tanpa izin bisa dikeluarkan. melakukan fungsi administratif yang tidak bertentangan dengan peraturang negara penerima.a. c. Arsip-arsip. tanpa seizin kepala perwakilan diplomatik yang bersangkutan. Gedung perwakilan negara asing tidak boleh digeledah atau dimasuki oleh petugas kehakiman. Mengeluarkan paspor dan Visa atau dokumen perjalanan kepada warga negara pengirim. setiap anggota korps diplomatik harus tunduk kepada hukum dan peraturan kepolisian setempat namun tidak dapat dituntut dimuka pengadilan. iasanya ditempatkan di kota-kota yang termasuk kekonsulan. Berakhirnya misi perwakilan konsuler : 1. Warga negara yang mencari perlindungan digedung perwakilan diplomatik tidak dapat ditanmgkap begitu saja melainkan harus melalui perundingan dengan kepala perwakilan setempat. bebas mendirikan tempat ibabad dilingkungan kedutaan. Kadang diperbantukan kepada konsul jenderal atau Konsul. konsul mengepalai suatu kekonsulan yang membawahi satu daerah kekonsulan kadang-kadang diperbantukan konsul Jenderal. Melindungi kepentingan negara pengirim dan warga negaranya. Berdasarkan hukum internasional daerah itu dipandang sebagai daerah negara pengirim. Fungsi seorang pejabat konsuler telah berakhir 2. d gen Konsul. 3. Memajukan hubungan perdagangan. Konsul Muda. 4. Tingkatan kepangkatan perwakilan konsuler : a. Hak Ekstrateritorialitas. surat-surat ataupun telegram tidak boleh dibuka oleh polisi. Bertindak sebagai notaris dan panitera sipil. daerah kedutaan termasuk halaman dan bangunannya dimana terpancang bendera dan lambang negara itu. Mereka dibebaskan dari pajak dan bea cukai. membawahi beberapa konsul yang ditempatkan di ibu kota negara tempat ia bertugas. Hak Kekebalan atau Kebebasan Korps Diplomatik. hakim tersebut. Tugas pokok konsul kehormatan adalah menghubungkan perdagangan ke dua negara. hak kekebalan dalam daerah perwakilan seperti daerah kedutaan besar. badan hukum sesuai dengan hukum internasional ( sesuai batas-batas yang di izinkan). b. Konsul Jenderal. Penarikan dari negara pengirim . Ada konsuler yang bersifat tetap ada konsuler kehormatan. Kecuali pelaku kejahatan. G. 2. Konsul . mengepalai kantor wakil konsulat yang ada didalam satu daerah kekonsulan. H. melainkan mendapat honoraruium atas jasa-jasanya itu. polisi. ekonomi. yang memang harus diserahkan pada polisi setempat. bebas pemeriksaan atas tas diplomatik. Perwakilan Konsuler : adalah lembaga kenegaraan di luar negeri yang bertugas dalam membina hubungan non politik dengan negara lain. kebudayaan dan iptek ke dua negara. 1. Fungsi Perwakilan Knsuler menurut Konvensi Wina : 1. Pejabat ini tidak mendapat gaji.

2. Korps Diplomatik : 1. Dalam definisi ini subyek hukum internasional yang mengadakan perjanjian adalah anggota masyarakat bangsa-bangsa. 4. Perbedaan perwakilan diplomatiok dengan perwakilan konsuler: A. yaitu : a. Tidak mempunyai hak ekstrateritorial (tunduk pada pelaksanaan kekuasaan peradilan). lembaga-lembaga internasional dan negaranegara. yaitu perjanjian bilateral dan multilateral. Perjanjian multilateral adalah diadakan oleh banyak negara untuk mengatur kepentingan bersama negara-nebara peserta perjanjian tersebut. Satu negara dapat mempunyai lebih dari satu perwakilan konsuler. Srtrukturnya c. Bilateral adalah perjanjian antar dua negara unutk mengatur kepentingan kedua belah pihak. Indonesia-Tailand (garis batas laut Andaman) dll. Berhak mengadakan hubungan bersifat politik. Intrumen pembentuk perjanjiannya ad. b. Memelihara kepentingan negaranya dengan melaksanakan hubungan dengan pejabat tingkat daerah (setempat). negara) yang menurut hukum internasional menimbulkan hak dan kewajiban bagi para pihak yang membuat kesepakatan. Korps Konsuler : 1.3. J. 4. Jumlah pesertanya b. Macam Perjanjian Internasional : Perjanjian internasional dapat dibedakan berdasarkan beberapa kriteria.a. Contoh multilateral adalah Konvensi Jenewa (perlindungan korban perang). Jumlah pesertanya. Cara berlakunya e. . Definisi lain Perjanjian Internasional adalah kesepakatan antara dua atau lebih subyek hukum internasional (lembaga internasional. 2. Memelihara kepentingan negaranya dengan melakukan hubungan dengan pejabat tingkat pusat. Mempunyai hak ekstrateritorial (tidak tunduk pada kekuasaan peradilan) B. Contoh perjanjian bilateral : Indonesia – Cina (dwikewarganegaraan). Pemberitahuan bahwa ia bukan lagi sebagai anggota staf konsuler I. Objeknya d. PERJANJIAN INTERNASIONAL 1. Konvensi Wina (diplomatic). 2. Pengertian perjanjian internasional a. Mochtar Kusumaatmaja. 3. Berhak mengadakan hubungan yang bersifat non politik 3. perjanjian internasional adalah perjanjian yang diadakan anatara anggota masyarakat bangsa-bangsa yang bertujuan untuk mengakibatkan akibat hukum tertentu. Satu negara hanya memiliki satu perwakilan diplomatik di negara penerima.Indonesia – Malaysia (ekstradisi).

2. artinya keberadaan perjanjian itu hanya dapat diketahui melalui penyimpulan suatu tingkah laku baik aktif atau tidak aktif. Seperti konvensi Jenewa. seperti : 1. Covenant. seperti Treaty. Perjanjian diam-diam (tacit consent atau tacit agreement). adalah pernyataan suatu negara yang disampaikan oleh wakil negara itu dan ditujukan kepada negara lain. Dari segi objeknya. Deklarasi Unilateral atau deklarasi sepihak ( unilateral declaration). Perjanjian internasional lisan ( international oral agreement). berjangka pendek. budaya. Perjanjian internasional yang dibentuk melalui 2 tahap yaitu ( perundingan dan penandatanganan) dipakai untuk perjanjian yang tidak begitu penting. perjanjian internasional dibedakan antara perjanjian yang berisi soal-soal politik. seperti Perjanjian perdagangan. dll ad. 3. Agreement. perumusan naskah. perjanjian internasional itu ada dua. penyelesaian cepat. Wina.Konvensi Hukum Laut Internasional (laut teritorial. Perjanjian internasional tertulis adalah perjanjian yang dituangkan dalam instrumen-instrumen pembentuk perjanjian yang tertulis dan formal. Comvention. Protocol. jika berlakunya perjanjian itu harus dilakukan perubahan undangundang di negara peserta terlebih dahulu. hukum laut.b. ratifikasi atau pengesahan). Perjanjian internasional yang dibentuk melalui 3 tahap yaitu (perundingan. ZEE dan landas benua). Declaration. dll ad. ad. cara ini dupakai apabila materi atau yang diperjanjikan itu dianggap sangat penting maka perlu persetujuan DPR. Sedangakan ada perjanjian yang bersifat treaty contract adalah perjanjian yang menimbulkan hak dan kewajiban hanya bagi negara yang mengadakan perjanjian saja. . penerimaan dan penandatanganan). Arrangement. perundingan. pada pasal 11 ayat 1 UUD 1945 dosebutkan bahwa Presiden dengan persetujuan DPR membuat perjanjian dengan Negara lain. Indonesia-Cina. 3. dengan perjanjian yang berisi soal-soal ekonomi. perjanjian yang dibuat tidak tegas. Dalam Undang-undang RI No. b. Dari segi intrumennya. penandatanganan. Statute. Sedangkan perjanjian internasional lisan adalah setiap perjanjian internasional yang doekspresikan melalui instrumen-instrumen tidak tertulis. Constitution. c. Tahap Pembuatan Perjanjian Internasional : Menurut Mochtar Kusumaatmaja ada dua macam cara pembentukan perjanjian internasional : a. sepertithe London Agreement (keanggotaan Dewan Keamanan PBB).executing. yaitutertulis dan lisan. dari Negara atau subyek hokum internasional lainnya. dll ad. Menurut Hukum Positif Indonesia. yaitu perjanjian bersifat self-executing (berlaku dengan sendirinya)yaitu perjanian itu langsung dapat berlaku setelah diratifikasi oleh negara peserta) dan non self. d. Dari segi strukturnya yaitu ada perjanjian yang bersifat Law Making Treaties adalah perjanjian yang mengandung kaidah hukum yang berlaku bagi semua bangsa di dunia. seperti Indonesia-Malaysia. e. 24 tahun 2000 ditegaskan bahwa pembuatan perjanjian internasional dilakukan melalui tahap ( penjajakan. zona bersebelahan. yang diperjanjikan adalah hal-hal yang disepakati secara lisan. Charter. Dari segi cara berlakunya.

biasanya dilakukan oleh menteri luar negeri atau kepala pemerintahan. Multilateral yang disebut juga Law Making Treatis biasanya mengatur hal yang berkaitan dengan kepentingan umum dan bersifat terbuka dala arti tidak hanya mengatur kepentingan negara yang mengadakan perjanjian itu tetapi juga kepentingan negara lain yang tidak turut serta dalam perjanjian itu (bukan Peserta).Menurut Konvensi Wina 1969 tentang Hukum Perjanjian Internasional disebutkan tahap pembuatan perjanjian internasional dilakuakn melalui tahap: a. Tapi perjanjian belum dapat diberlakukan sebelum diratifikasi oleh masingmasing negara. oleh sebab itu perjanjian bilateral bersifat ‘tertutup’ dalam arti tertutup kemungkinan bagi negara lain untuk ikut serta dalam perjanjian tersebut. 3. menteri luar negeri atau duta besar dengan menunjukkan Surat Kuasa Penuh (full powers) b. Ratifikasi oleh badan Legislatif atau DPR. Penandatanganan hanya bersifat sementara dan harus dikuatkan dengan pengesahan atau penguatan yang disebut ratifikasi. Tidak diratifikasi karena sifatnya tidak seresmi atau seformal traktat atau konvensi. 3. Zona Bersebelahan (24 mil). Persetujuan (Agreement) perjanjian bersifat tekhnis atau administratif. Konvensi wina 1961 tentang Hubungan Diplomatik. Konvensi (Convention) persetujuan formal bersifat multilateral yang tidak berurusan dengan kebijaksanaan tingkat tinggi (haigh Plicy) dilegalisasi oleh wakil yang berkuasa penuh. Protokol (Protocol) persetujuan tidak resmi umumnya tidak dibuat oleh kepala negara yang mengatur masalah-masalah tambahan seperti penafsiran klaususl-klausul tertentu ( Klausul = ketentuan tambahan sebuah perjanjian). 2. Perundingan (Negotiation). 2. Contohnya : Indonesia dengan RRC (1955) tentang Penyelesaian dwikewarganegaraan. Ratifikasi campuran antara DPR (legislatif) dengan Pemerintah (Eksekutif). Contohnya :Konvensi Jenewa 1949 tentang perlindungan korban perang. Pengesahan (Ratification). 4. 2. diwakili oleh kepla negara. c. Traktat (treaty) perjanjian paling formal merupakan persetujuan dua negara atau lebih mencakup perjanjian bidang politik dan ekonomi. Indonesia dengan Thailand tentang garis batas laut Andaman sebelah utara selat Malaka 1071. Landas Benua (lebih 200 mil). biasanya dilakukan oleh raja absolut dan pemerintahan otoriter.Parlemen tapi jarang digunakan. Bilateral bersifat khusus (Treaty Contract) karena hanya mengatur kepentingan ke dua negara. JENIS PERJANJIAN INTERNASIONAL 1. ISTILAH-ISTILAH DALAM PERJANJIAN INTERNASIONAL : 1. Konvensi Hukum Laut Internasiobnal 1982 tentang laut teritorial (200 mil). . Penandatanganan (Signature). Indonesia dengan Malaysia tentang Ektradisi 1974. Ratifikasi oleh badan eksekutif. perundingan tahap pertama tentang objek tertentu. Ratifikasi perjanjian internasional dapat dibedakan sbb: 1. Indonesia dengan Australia tentang Pertahanan dan Keamanan kedua negara 1995. Zona Ekonomi Eksklusif (200 mil). kepala pemerintahan.

Pertukaran Nota yaitu metode tidak resmi namun banyak digunakan. Magna Charter. Perikatan ( Arrangement) adalah istilah yang digunakan untuk transaksi yang sifatnya sementara. sampai perjumpaan permanen. a. Misalnya Atlantic Charter. Negara-negara menyelesaikan perselisihan dengan cara damai 4. Ketentuan Penutup (final Act) ringkasan hasil konvensi yang menyebutkan negara peserta. Inggris. ORGANISASI INTERNASIONAL A. Bahasa persidangan PBB adalah bahasa Arab. Pakta (fact). 2. 6. Inggris. terinci dan sistimatis serta tidak memerlukan ratifikasi. Rusia dan Spanyol. PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) United Nations Berdiri pada tanggal 24 Oktober 1945 diprakarsai oleh 5 negara antara lain Amerika serikat. Tujuan PBB: 1. 12. buta aksara. 10. Menjadi pusat bangsa –bangsa dalam pencapaian tujuan PBB diatas. Deklarasi (declaration) yaiut perjanjianinternasinal yang berbentuk traktat dan dokumen tidak resmi. Misalny Pakta Warsawa (mengenai Pertahanan ). nama utusan. mandarin. penyakit menular. 15. 4. Negara anggota memiliki kedaulatan sederajat. menunjukkan suatu persetujuan yang lebih khusus dan membutuhkan ratifikasi. 11. Charter adalah istilah dalam perjanjian internasional untuk pendirian badan yang melakukan fungsi administratif.masalah yang disetujui konferensi dan tidak diratifikasi. Memvantu masyarakat dunia lebih sejahtera. atau catatan suatu pemufakatan. Prancis. 14. Proses Verbal catatan atau ringkasan atau kesimpulan konferensi diplomatik. Contoh Piagam Kebebasan Transit. memberantas kemiskinan. menghentikan pengrusakan lingkungan dan penghormatan HAM. Biasanya diulakukan oleh wakil-wakil militer dan negara dan bisa bersifat multilateral dan melahirkan kewajiban bagi yang mengadakannya. Tidak diratifikasi. 13. 9. lapangan kerja. Ketenrtuan Umum (General Act) traktat yang bersifat resmi dan tidak resmi. Tidak diratifikasi. Covenant yaitu anggaran dasar LBB (Liga Bangsa-Bangsa). Prinsip-Prinsip PBB: 1. Menjaga perdamaian dunia 2. Rusia.5. Negara anggota mematuhi piagam PBB 3. . Dan Sekjen PBB sekarang adalah Ban Kimon dari Korea Selatan. Cina dan Prancis. Piagam (Statute) yaitu himpunan peraturan yang ditetapkan leh persetujuan internasional baik mengenai pekerjaan atau kesatuan tertentu seperti pengawasan internasional yang mencakup tentang minyak. Kelima Negara tersebut sekarang sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB yang memegang hak Veto yaitu hak untuk membatalkan atau memveto keputusan dewan keamanan PBB. b. 7. Mengembangkan persahabatan antar bangsa 3. 8. Modus Vivendi dokumen untuk mencatat persetujuan internasional bersifat sementara. Negara-negara menghindari penggunaan kekerasan atau ancaman kekerasan.

Sistem perwalian itu di selenggarakan dalam rangka : 1. Dewan ini merekomendasi kepada majelis umum yang berkaitan dengan pembanguna ekonomi. ekonomi. Fungsinya sebgai forum untuk membahas masalaha yang menjadi keprihatinan dunia. Memelihara keamanan dan perdamaian internasional 2. Negara anggota membantu PBB c. UNESCO (United Nations educational Scintific and Cultural Organization) Organisasi Pendidikan. Bersidang setiap tahun selama satu bulan. Mendorong peenghormatan HAM dan saling ketergantungan sesame bangsa. 4. Prancis. Wilayah perewalian adalah wilayah bekas jajahan yang ditempatkan dalam satu system perwalian sebagai satu cara agar Negara-negara anggota bertanggung jawab atas wilayah tersebut (biasanya Negara bekas penjajahnya) dan menngkatkan kemajuan wiulayah itu menuju kemerdekaannya. Cina. Anggaotanya 15 negara yang terbagi menjadi 5 anggota tetap (Inggris. Rusia. Amerika serikat) dan 10 negara anggota tidak tetap yang dipilih oleh Majelis Umum untuk masa jabatan 2 tahun.5. masalah lingkungan dan Hak Asasi Manusia. Fungsi dewan ini adalah bertanggug jawab atas kegiatan social PBB. Badan ini mengkoordinir badan-badan seperti WHO (World Health Organization) oeganisasi kesehatan Dunia. Memajukan politik. Contoh Negara Togo dan Kamerun. 3. Negara yang terakhir yang mencapai kemerdekaannya pada Bulan November 1994 adalah Palau. FAO (Food and Agriculture Organization) organiasai Pangan dan Pertanian. ILO (International Labour Organization) organisasi Perburuhan Internasional. Dewan Keamanan PBB (Security Council) : Adalah badan PBB yang fungsinya memelihara atau mempertahankan perdamaian dan keamanan internasional. Dewan Ekonomi dan Sosial (Economic and Social Council) : Anggotanya terdiri dari 54 negara dan setiap tahun dipilih 18 anggota baru oleh Majelis Umum PBB untuk masa jabatan 3 tahun. Keputusannya tidak mengikat anggota PBB karena hanya bersifat rekomendasi namun berbobot karena merupakan hasil pandangan mayoritas Negara di dunia. Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan. sosbud penduduk setempat. kepulauan Solomon adalah bekas jajahan Jerman. Pada bulan Desember menjadi anggota PBB. Kemudian Negara bekas jajahan Turki seperti Jordania dan Palestina. 2. UNICEF (United Nations Shildren’s Fund) Dana Kanak-Kanak Perserikatan Bangsa-Bangsa yang memberikan bantuan untuk rencana-rencana kesejahteraan ibu dan anak di selurug Negara di dunia. . Dewan Perwalian (Trusteeship Council) : Dewan ini bertugas menyelenggarakan pemerintahan dan melakukan pengawasan terhadap wilayah-wilayah yang masuk kategori trust territories (wilayah peerwalian). 3. Dewan ini memiliki hak Veto yaitu hak untuk memblokir atau menolak keputusan Dewan walaupun ke 14 anggota dewan yang lain menyetujui keputusan yag bersangkutan. Badan /Alat Perlengkapan PBB: 1. namun bias dibatalkan oleh 1 negara dari anggota Dewan tersebut. Bersidang setiap tahun. Majelis Umum (General Asembly) : Angotanya semua Negara anggota PBB.

stabilitas pertukaran uang. Badan ini bertujuan meningkatkan perdamaian dan effisiensi produksi dan distribusi hasil makanan dan pertanian. Mahkamah Internasional selain mengadili perkara dapat juga memberikan nasihat hokum kepadamajelis Umum. Bertujuan memelihara perdamaian abadi dengan memajukan keadilan ekonomi. 3. perbaiki hidup penduduk desa. UNESCO (United Nations educational Scintific and Cultural Organization) . Bertujuan memajukan kerjasama moneter internasional dan perluasan perdagangan internasional. 6. Badan ini bertujuan member sumbangan kearah perdamaian dan keamanan dengan memajukan kerjasama antar bangsa-bangsa melalui pendidikan. IMF (International Monetary Fund) yaitu dana moneter internasional didirikan pada tanggal 27 desember 1945 bermarkas diWashington. Pihak yang dapat mengajukan perkara ke Mahkamah internasional : 1. WHO (World Health Organization) yaitu organisasi kesehatan Dunia yang didirikan pada tanggal 7 April 1948 bermarkas di Jenewa . hutan. 5. Amerika Serikat. FAO ( Food and agriculture Organization) yaitu organisasi bahan makanan dan pertanian PBB didirikan pada tanggal 16 Oktober 1945 bermarkas di Roma. Sekretariat (Secretariat) : Badan ini terdiri atas satu orang sekretaris Jenderal dan staf yang diperlukan. ILO (International Labour Organizatiaon) yaitu Organisai buruh internasional didirikan pada tanggal 11 April 1919 bermarkas di Jenewa. bertujuan mencapai tingkat kesehatan yang tertinggi bagi semua rakyat di dunia. Semua Negara yang berada di bawah Statuta (wilayah Kerja) Mahkamah Internasional. 6. Badan Khusus PBB (Specialized Agencies) : 1. social dan memperbaiki syarat perburuhan dan tingkat kehidupannya. 3. 5. Italia. Negara lain yang bukan statute Mahkamah Internasioanl dengan syarat yang telah ditetapkan. . Swiss. Sekretaris Jenderal diangkat oleh Majelis Umum atas usul Dewan Keamanan PBB. Prancis.4. 2. Perkara apa saja. 2. yaitu Organisasi Pendidikan. IBRD ( International Bank of Reconstruction and development) yaitu bang pembangunan dan perkembangan internasional yang didirikan pada tanggal 27 Desember 1945 bertyujuan membantu pembangunan dan perkembangan daerah-daerah milik anggota PBB untuk memudahkan penanaman modal untuk tujuan produktif. 4. Sekjen sekarang Ban Kimon dari Korea selatan. Terdiri 15 hakim yang dipilih Majelis Umum berdasarkan kemampuan mereka dan bermarkas di Den Haag Belanda. pengetahuan. Menjamin penanganan masalah-masalh soaial dan ekonomi. Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan yang didirikan pada tanggal 4 November 1946 bermarkas di Paris. Dewan keamanan atas permohonan badan tersebut dan badan PBB lainnya. Swiss. Mahkamah Internasional (International Court of Justice) : Adalah badan pengadilan internasional resmi dan tetap yang bertugas untuk memeriksa dan memutus perkara yang diajukan kepadanya. Dewan Keamanan PBB.

9. Tun Abdul Razak (Malaysia). Vietnam. B. 4. Memepercepat peetumbuhan ekonomi. Didahului dengan pertemuan para menteri ekonomi dan menteri luar negeri ASEAN. laos.membantu menetapkan system pembayaran multilateral terhadap transaksi yang sedangberjalan. Disamping itu ada Forum Regional ASEAN (FRA) sejak rahun 1994. Meningkatkan perdamaian dan stabiloitas regional dan saling mengjhormati. Mngolia dan Uni Eropa. ASEAN Miniterial Meeting (AMM). Membina kerjasama dengan organisasi dunia lainnya. 8. Terdiri 23 negara yaitu 10 negara ASEAN. tekhnik. Ramos (Filipina). Mnyanmar. Amerika Serikat. ITO (International Trade Organization) yaitu organisasi perdagangan internasional dan peraetujuan mengenai bea dan cukai dan perdagangan. UPU (Universal Postal Union) yaitu persatuan pos sedunia. Jepang. 10. WTO (Word Trade Organization) Organisasi perdagangan Dunia. ASEAN Finance Meeting (AFMM) adalah siding para menteri keuangan ASEAN merumuska kebijakan ASEAN di bidang keuangan. yaitu siding para menteri luar negeri ASEAN yang merumuskan garis kebijakan dan koordinasi kegiatan ASEAN. India. yaitu forum dialog tentang isu-isu keamanan di wilayah Asia Pasifik. 4. Sidang ini 2 kali setahun. . Federasi Rusia. Sekarang jumlah anggotanya 10 negara yaitu ditambah dengan Brunai Darussalam. ASEAN (Association of South East Asian Nations) Atau Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara: ASEAN di bentuk berdasarkan deklarasi Bangkok tanggal 8 Agustus 1967 yang ditandatangani 5 tokoh ASEAN yaitu Adam Malik (Indonesia). Rajaratnam (Singapura) dan Narciso R. ITU (International Telecommunication union yaitu persatuan telekomunikasi internasional. Bekerjasama dalam dalam penggunaan pertanian dan industry. Thanat Khoman (Muangthai). pengetahuan dan administrasi. soaial dan budaya dfi kawasan asia tenggara. RRC. Selandia Baru Korea Selatan. ASEAN Economic Ministers (AEM) adalah siding para menteri ekonomi untuk meneruskan kebijakan yang telah dirumuskan. 3. Korea Utara. Asustralia. dan Kamboja. 11. 3. 7. ASEAN Summit. Salng memberi bantuan dalam bentuk saran latihan dan penelitian. Papua Nugini sebagai Peninjau dan 12 negara patner yaitu Kanada. Tujuan ASEAN : 1. Konferensi Tingkat Tinggi ini merupakan lembaga pembuat keputusan tertinggi dalam ASEAN. ICAO (International Civil Aviation Organization) yaitu organisasi penerbangan sipil internasional. 6. soaial budaya.(Bukan Badan PBB) B. A. 2. 2. yaitu pertemuan para kepala pemerintahan se ASEAN. Struktur ASEAN : Menurut KTT ASEAN di BALI 1976 strukturnya sbb : 1. Meningkatkan kerjasama dalam masalah yang menyangkut kepentingan beresama bidang ekonomi. 5. perbaikan tarap hidup rakyat.

Singapura :garis batas laut territorial. Other ASEAN Ministerial Meeting (OAMM) yaitu siding para menteri non ekonomi merumuskan kebojakan selain ekonomi seperti pendidikan. Diterimanya konsep Negara kepulauan (archipelagic state)Wawasan Nusantara.4 juta km : 2. Indonesia – India : Lands kontinen laut Andaman. Mamfaat Kerja sama dan Perjanjian Internasional bagi Indonesia : A. C.Membebaskan segala tawanan . yaitu : a. Batas wilayah 12 mil laut territorial Negara pantai dan Negara kepulauan. Laut territorial 3. ilmu pengetahuan. B. ASEAN Standing Committee (ASC) komisi tetap ASEAN dipimpin oleh menteri luar negeri dari Negara yang mendapat giliran manjadi Ketua yaitu tuan rumah dari siding tahunan para menteri luar negeri ASEAN. Indonesia. keshatan penerangan. pengakuan hak Negara tak berpantai utk ikut memamfaatkan sumber daya alam dan kekayaan lautan.163 km : 800. 2. 6. 7.. c. perburuhan. Perundingan Indonesia Belanda melalui Jasa baik KTN (komisi Tiga Negara) untuk menghentikan pendudukan belanda di Indonesia. e. Pengembalian Irian barat oleh PBB dari tangan belanda ke RI tahun 1962 5.166. Secara regional perjanjian batas laut dengan Negara tetangga sbb: a.Pemerintaha RI dikembalikan ke Yogyakarta. b.5.087 km : 3. c.Thailand : Landas kontinen selat malaka danm laut Andaman. member nasehat dan pertimbangan dan mengkoordinasikan dan melaksanakan jkegiatan-kegiatan ASEAN. Penentuan Batas Wilayah laut RI melalui Konvensi Hukum Laut Inmternasional tahun 1982. daratan/Kepulauan 2. Mamfaat keraja sama Internasional: 1. 4. b.027. sosbud. Indonesia – Australia : Laut arafuru dan utara irian jaya dengan papua nugini d.Berunding atas dasar Perjanjian Lingarjati dan renville . ASEAN Secretariat yaitu sekretaris ASEAN yang berfungsi untuk memprakarsai. batas 200 mil laut ZEE (Zona Ekonimi Eksklusif). teknologi. 3. Berdasarkan pengakuan persegi : 1. Dewan Keamanan PBB menghentikan Agresi Militer Belanda I atas usul India dan Australia. PBB mengeluarkan resolusi untuk menghentikan Agresi Militer belanda IIyang berisi : Hentikan saling menyerang . Indonesia – Malaysia : lndas kontinen selat malaka daan lau natuna. Indonesia. Landas Kontinen tersebut maka luas wilayah Indonesia menjadi sekitar 8.000 km . 2. Pengakuan kedaulatan RI oleh belanda melalui KMB tanggal 27 Desember 1949. Mamfaat Perjanjian Internasional : 1.

1. Kecuali pelaku kejahatan. setiap anggota korps diplomatik harus tunduk kepada hukum dan peraturan kepolisian setempat namun tidak dapat dituntut dimuka pengadilan. Mengetahui keadan dan perkembangan di negara penerima dengan cara yang syah sesuai dengan Undang-undang dan melaporkannya kepada negara pengirim. Mereka dibebaskan dari pajak dan bea cukai. Memelihara persahabatan serta membina hubungan ekonomi. 4. ZEE : 2. Berakhirnya Fungsi Misi Perwakilan Diplomatik : 1. 5. hakim tersebut. D. Konsul Jenderal. Sudah habis masa jabatan 2. Ada konsuler yang bersifat tetap ada konsuler kehormatan. bebas pemeriksaan atas tas diplomatik. Ia ditarik oleh pemerintah negaranya 3. . tanpa seizin kepala perwakilan diplomatik yang bersangkutan. Perwakilan Konsuler : adalah lembaga kenegaraan di luar negeri yang bertugas dalam membina hubungan non politik dengan negara lain.000 km C. Melindungi kepentingan negara dan warga negara pengirim sesuai hukum internasional. Orang yang masuk tanpa izin bisa dikeluarkan. Tugas pokok konsul kehormatan adalah menghubungkan perdagangan ke dua negara. membawahi beberapa konsul yang ditempatkan di ibu kota negara tempat ia bertugas. Hak Kekebalan atau Kebebasan Korps Diplomatik. polisi. b. hak kekebalan dalam daerah perwakilan seperti daerah kedutaan besar. Arsip-arsip. ilmu pengetahuan antara negara pengirim dan penerima. 3. Berdasarkan hukum internasional daerah itu dipandang sebagai daerah negara pengirim. bebas mendirikan tempat ibabad dilingkungan kedutaan. Hak Kekebalan (immunitet) Korps Diplomatik : a. Tingkatan kepangkatan perwakilan konsuler : a. Hak dan Kewajiban Perwakilan Diplomat menurut Konvensi Wina tahun 1961 : 1. konsul mengepalai suatu kekonsulan yang membawahi satu daerah kekonsulan kadang-kadang diperbantukan konsul Jenderal.Wakil negara pengirim di negara penerima 2. Karena tidak disenangi (di persona non grata ) 4. Negara penerima perang dengan negara pengirim. Gedung perwakilan negara asing tidak boleh digeledah atau dimasuki oleh petugas kehakiman. pendidikan dan kebudayaan. Konsul . Warga negara yang mencari perlindungan digedung perwakilan diplomatik tidak dapat ditanmgkap begitu saja melainkan harus melalui perundingan dengan kepala perwakilan setempat. Fungsi. b.500. E. Mengadakan perundinagn dan persetujuan dengan negara penerima. yang memang harus diserahkan pada polisi setempat. Pejabat ini tidak mendapat gaji. daerah kedutaan termasuk halaman dan bangunannya dimana terpancang bendera dan lambang negara itu.4. melainkan mendapat honoraruium atas jasa-jasanya itu. Hak Ekstrateritorialitas. surat-surat ataupun telegram tidak boleh dibuka oleh polisi. F.

G. 3. 4. Satu negara dapat mempunyai lebih dari satu perwakilan konsuler. Fungsi seorang pejabat konsuler telah berakhir 2. Pengertian perjanjian internasional a. J. iasanya ditempatkan di kota-kota yang termasuk kekonsulan. Mengeluarkan paspor dan Visa atau dokumen perjalanan kepada warga negara pengirim. mengepalai kantor wakil konsulat yang ada didalam satu daerah kekonsulan. badan hukum sesuai dengan hukum internasional ( sesuai batas-batas yang di izinkan). Melindungi kepentingan negara pengirim dan warga negaranya. Bertindak sebagai notaris dan panitera sipil. Berhak mengadakan hubungan yang bersifat non politik 3. Fungsi Perwakilan Knsuler menurut Konvensi Wina : 1.c. 4. Memelihara kepentingan negaranya dengan melaksanakan hubungan dengan pejabat tingkat daerah (setempat). PERJANJIAN INTERNASIONAL 1. diangkat oleh konsul jenderal atau oleh konsul untuk engurus hal tertentu yang berhubungan dengan daerah kekonsulan. Korps Diplomatik : 1. 4. Konsul Muda. Berhak mengadakan hubungan bersifat politik. . Dalam definisi ini subyek hukum internasional yang mengadakan perjanjian adalah anggota masyarakat bangsa-bangsa. Perbedaan perwakilan diplomatiok dengan perwakilan konsuler: A. Korps Konsuler : 1. Penarikan dari negara pengirim 3. ekonomi. Mochtar Kusumaatmaja. Satu negara hanya memiliki satu perwakilan diplomatik di negara penerima. Pemberitahuan bahwa ia bukan lagi sebagai anggota staf konsuler I. kebudayaan dan iptek ke dua negara. H. Kadang diperbantukan kepada konsul jenderal atau Konsul. Memelihara kepentingan negaranya dengan melakukan hubungan dengan pejabat tingkat pusat. Tidak mempunyai hak ekstrateritorial (tunduk pada pelaksanaan kekuasaan peradilan). d gen Konsul. perjanjian internasional adalah perjanjian yang diadakan anatara anggota masyarakat bangsa-bangsa yang bertujuan untuk mengakibatkan akibat hukum tertentu. 2. 2. Memajukan hubungan perdagangan. Mempunyai hak ekstrateritorial (tidak tunduk pada kekuasaan peradilan) B. 3. melakukan fungsi administratif yang tidak bertentangan dengan peraturang negara penerima. 2. lembaga-lembaga internasional dan negaranegara. Berakhirnya misi perwakilan konsuler : 1.

yaitu : a.a. dengan perjanjian yang berisi soal-soal ekonomi.b. Konvensi Wina (diplomatic). Jumlah pesertanya b. budaya. Charter. Declaration. ZEE dan landas benua). . Sedangakan ada perjanjian yang bersifat treaty contract adalah perjanjian yang menimbulkan hak dan kewajiban hanya bagi negara yang mengadakan perjanjian saja. Cara berlakunya e. Dari segi objeknya. ad. yang diperjanjikan adalah hal-hal yang disepakati secara lisan. Agreement. yaitu perjanjian bilateral dan multilateral. Statute. Macam Perjanjian Internasional : Perjanjian internasional dapat dibedakan berdasarkan beberapa kriteria. sepertithe London Agreement (keanggotaan Dewan Keamanan PBB). 2. Indonesia-Cina. Jumlah pesertanya. dll ad. Covenant. Konvensi Hukum Laut Internasional (laut teritorial. Bilateral adalah perjanjian antar dua negara unutk mengatur kepentingan kedua belah pihak. Objeknya d. Sedangkan perjanjian internasional lisan adalah setiap perjanjian internasional yang doekspresikan melalui instrumen-instrumen tidak tertulis. yaitu perjanjian bersifat self-executing (berlaku dengan sendirinya)yaitu perjanian itu langsung dapat berlaku setelah diratifikasi oleh negara peserta) dan non self. Seperti konvensi Jenewa. Dari segi strukturnya yaitu ada perjanjian yang bersifat Law Making Treaties adalah perjanjian yang mengandung kaidah hukum yang berlaku bagi semua bangsa di dunia. Dari segi cara berlakunya. Indonesia-Tailand (garis batas laut Andaman) dll.b. d. Dari segi intrumennya. Perjanjian multilateral adalah diadakan oleh banyak negara untuk mengatur kepentingan bersama negara-nebara peserta perjanjian tersebut. e. Constitution. zona bersebelahan. hukum laut. Definisi lain Perjanjian Internasional adalah kesepakatan antara dua atau lebih subyek hukum internasional (lembaga internasional. Perjanjian internasional tertulis adalah perjanjian yang dituangkan dalam instrumen-instrumen pembentuk perjanjian yang tertulis dan formal. seperti : 1. Contoh perjanjian bilateral : Indonesia – Cina (dwikewarganegaraan). Comvention. Srtrukturnya c. perjanjian internasional itu ada dua. seperti Treaty. c.executing. perjanjian internasional dibedakan antara perjanjian yang berisi soal-soal politik. Arrangement.Indonesia – Malaysia (ekstradisi). dll ad. negara) yang menurut hukum internasional menimbulkan hak dan kewajiban bagi para pihak yang membuat kesepakatan. yaitutertulis dan lisan. Contoh multilateral adalah Konvensi Jenewa (perlindungan korban perang). seperti Indonesia-Malaysia. jika berlakunya perjanjian itu harus dilakukan perubahan undangundang di negara peserta terlebih dahulu. dll ad. Perjanjian internasional lisan ( international oral agreement). Intrumen pembentuk perjanjiannya ad. Protocol. Wina.

Bilateral bersifat khusus (Treaty Contract) karena hanya mengatur kepentingan ke dua negara. Menurut Hukum Positif Indonesia. penerimaan dan penandatanganan). 24 tahun 2000 ditegaskan bahwa pembuatan perjanjian internasional dilakukan melalui tahap ( penjajakan. Penandatanganan hanya bersifat sementara dan harus dikuatkan dengan pengesahan atau penguatan yang disebut ratifikasi. penyelesaian cepat. perundingan. menteri luar negeri atau duta besar dengan menunjukkan Surat Kuasa Penuh (full powers) b. Deklarasi Unilateral atau deklarasi sepihak ( unilateral declaration). pada pasal 11 ayat 1 UUD 1945 dosebutkan bahwa Presiden dengan persetujuan DPR membuat perjanjian dengan Negara lain. biasanya dilakukan oleh raja absolut dan pemerintahan otoriter. berjangka pendek. Ratifikasi campuran antara DPR (legislatif) dengan Pemerintah (Eksekutif). b. 3. 3. Perjanjian internasional yang dibentuk melalui 2 tahap yaitu ( perundingan dan penandatanganan) dipakai untuk perjanjian yang tidak begitu penting.Parlemen tapi jarang digunakan. Dalam Undang-undang RI No. artinya keberadaan perjanjian itu hanya dapat diketahui melalui penyimpulan suatu tingkah laku baik aktif atau tidak aktif. Tahap Pembuatan Perjanjian Internasional : Menurut Mochtar Kusumaatmaja ada dua macam cara pembentukan perjanjian internasional : a. seperti Perjanjian perdagangan. adalah pernyataan suatu negara yang disampaikan oleh wakil negara itu dan ditujukan kepada negara lain. Perundingan (Negotiation).2. Ratifikasi oleh badan Legislatif atau DPR. ratifikasi atau pengesahan). JENIS PERJANJIAN INTERNASIONAL 1. Perjanjian diam-diam (tacit consent atau tacit agreement). Indonesia dengan Australia tentang Pertahanan dan Keamanan kedua negara 1995. perjanjian yang dibuat tidak tegas. oleh sebab itu perjanjian bilateral bersifat ‘tertutup’ dalam arti tertutup kemungkinan bagi negara lain untuk ikut serta dalam perjanjian tersebut. perumusan naskah. kepala pemerintahan. Penandatanganan (Signature). . Ratifikasi perjanjian internasional dapat dibedakan sbb: 1. diwakili oleh kepla negara. Indonesia dengan Thailand tentang garis batas laut Andaman sebelah utara selat Malaka 1071. Perjanjian internasional yang dibentuk melalui 3 tahap yaitu (perundingan. 2. Tapi perjanjian belum dapat diberlakukan sebelum diratifikasi oleh masingmasing negara. cara ini dupakai apabila materi atau yang diperjanjikan itu dianggap sangat penting maka perlu persetujuan DPR. Ratifikasi oleh badan eksekutif. Pengesahan (Ratification). Indonesia dengan Malaysia tentang Ektradisi 1974. Contohnya : Indonesia dengan RRC (1955) tentang Penyelesaian dwikewarganegaraan. biasanya dilakukan oleh menteri luar negeri atau kepala pemerintahan. penandatanganan. dari Negara atau subyek hokum internasional lainnya. c. Menurut Konvensi Wina 1969 tentang Hukum Perjanjian Internasional disebutkan tahap pembuatan perjanjian internasional dilakuakn melalui tahap: a. perundingan tahap pertama tentang objek tertentu. 3.

PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) United Nations . Konvensi (Convention) persetujuan formal bersifat multilateral yang tidak berurusan dengan kebijaksanaan tingkat tinggi (haigh Plicy) dilegalisasi oleh wakil yang berkuasa penuh. Traktat (treaty) perjanjian paling formal merupakan persetujuan dua negara atau lebih mencakup perjanjian bidang politik dan ekonomi. Covenant yaitu anggaran dasar LBB (Liga Bangsa-Bangsa). Konvensi wina 1961 tentang Hubungan Diplomatik. atau catatan suatu pemufakatan. Modus Vivendi dokumen untuk mencatat persetujuan internasional bersifat sementara. Piagam (Statute) yaitu himpunan peraturan yang ditetapkan leh persetujuan internasional baik mengenai pekerjaan atau kesatuan tertentu seperti pengawasan internasional yang mencakup tentang minyak.masalah yang disetujui konferensi dan tidak diratifikasi. lapangan kerja. Zona Ekonomi Eksklusif (200 mil). Charter adalah istilah dalam perjanjian internasional untuk pendirian badan yang melakukan fungsi administratif. Ketentuan Penutup (final Act) ringkasan hasil konvensi yang menyebutkan negara peserta. Perikatan ( Arrangement) adalah istilah yang digunakan untuk transaksi yang sifatnya sementara. 9. terinci dan sistimatis serta tidak memerlukan ratifikasi.2. menunjukkan suatu persetujuan yang lebih khusus dan membutuhkan ratifikasi. Contoh Piagam Kebebasan Transit. 2. ORGANISASI INTERNASIONAL A. Tidak diratifikasi. Multilateral yang disebut juga Law Making Treatis biasanya mengatur hal yang berkaitan dengan kepentingan umum dan bersifat terbuka dala arti tidak hanya mengatur kepentingan negara yang mengadakan perjanjian itu tetapi juga kepentingan negara lain yang tidak turut serta dalam perjanjian itu (bukan Peserta). Pertukaran Nota yaitu metode tidak resmi namun banyak digunakan. Deklarasi (declaration) yaiut perjanjianinternasinal yang berbentuk traktat dan dokumen tidak resmi. 6. Konvensi Hukum Laut Internasiobnal 1982 tentang laut teritorial (200 mil). 12. Magna Charter. Pakta (fact). Ketenrtuan Umum (General Act) traktat yang bersifat resmi dan tidak resmi. sampai perjumpaan permanen. Zona Bersebelahan (24 mil). Landas Benua (lebih 200 mil). Tidak diratifikasi. 5. 15. 3. 14. nama utusan. 4. Proses Verbal catatan atau ringkasan atau kesimpulan konferensi diplomatik. 13. Contohnya :Konvensi Jenewa 1949 tentang perlindungan korban perang. 10. Tidak diratifikasi karena sifatnya tidak seresmi atau seformal traktat atau konvensi. ISTILAH-ISTILAH DALAM PERJANJIAN INTERNASIONAL : 1. Biasanya diulakukan oleh wakil-wakil militer dan negara dan bisa bersifat multilateral dan melahirkan kewajiban bagi yang mengadakannya. Persetujuan (Agreement) perjanjian bersifat tekhnis atau administratif. 11. Protokol (Protocol) persetujuan tidak resmi umumnya tidak dibuat oleh kepala negara yang mengatur masalah-masalah tambahan seperti penafsiran klaususl-klausul tertentu ( Klausul = ketentuan tambahan sebuah perjanjian). 7. 8. Misalnya Atlantic Charter. Misalny Pakta Warsawa (mengenai Pertahanan ).

Bahasa persidangan PBB adalah bahasa Arab. Memvantu masyarakat dunia lebih sejahtera. 2. Fungsi dewan ini adalah bertanggug jawab atas kegiatan social PBB. Rusia. Cina. a. Anggaotanya 15 negara yang terbagi menjadi 5 anggota tetap (Inggris. Kelima Negara tersebut sekarang sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB yang memegang hak Veto yaitu hak untuk membatalkan atau memveto keputusan dewan keamanan PBB. Menjadi pusat bangsa –bangsa dalam pencapaian tujuan PBB diatas. b. Rusia. Badan ini mengkoordinir badan-badan seperti WHO (World Health Organization) oeganisasi kesehatan Dunia. Tujuan PBB: 1. mandarin. Prancis. Menjaga perdamaian dunia 2. buta aksara. ILO (International Labour Organization) organisasi Perburuhan Internasional. penyakit menular. Negara anggota memiliki kedaulatan sederajat. Bersidang setiap tahun. Dan Sekjen PBB sekarang adalah Ban Kimon dari Korea Selatan. Inggris. Prinsip-Prinsip PBB: 1. Dewan Keamanan PBB (Security Council) : Adalah badan PBB yang fungsinya memelihara atau mempertahankan perdamaian dan keamanan internasional. menghentikan pengrusakan lingkungan dan penghormatan HAM. Negara anggota membantu PBB c. Bersidang setiap tahun selama satu bulan. masalah lingkungan dan Hak Asasi Manusia. FAO (Food and Agriculture . 4. Negara-negara menyelesaikan perselisihan dengan cara damai 4. Inggris.Berdiri pada tanggal 24 Oktober 1945 diprakarsai oleh 5 negara antara lain Amerika serikat. Badan /Alat Perlengkapan PBB: 1. 5. Cina dan Prancis. Majelis Umum (General Asembly) : Angotanya semua Negara anggota PBB. Negara anggota mematuhi piagam PBB 3. Rusia dan Spanyol. Mengembangkan persahabatan antar bangsa 3. 3. 2. Fungsinya sebgai forum untuk membahas masalaha yang menjadi keprihatinan dunia. Amerika serikat) dan 10 negara anggota tidak tetap yang dipilih oleh Majelis Umum untuk masa jabatan 2 tahun. namun bias dibatalkan oleh 1 negara dari anggota Dewan tersebut. Keputusannya tidak mengikat anggota PBB karena hanya bersifat rekomendasi namun berbobot karena merupakan hasil pandangan mayoritas Negara di dunia. memberantas kemiskinan. Prancis. Dewan ini memiliki hak Veto yaitu hak untuk memblokir atau menolak keputusan Dewan walaupun ke 14 anggota dewan yang lain menyetujui keputusan yag bersangkutan. Dewan ini merekomendasi kepada majelis umum yang berkaitan dengan pembanguna ekonomi. Dewan Ekonomi dan Sosial (Economic and Social Council) : Anggotanya terdiri dari 54 negara dan setiap tahun dipilih 18 anggota baru oleh Majelis Umum PBB untuk masa jabatan 3 tahun. Negara-negara menghindari penggunaan kekerasan atau ancaman kekerasan.

Badan Khusus PBB (Specialized Agencies) : 1. Kemudian Negara bekas jajahan Turki seperti Jordania dan Palestina. Pada bulan Desember menjadi anggota PBB. Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan. UNESCO (United Nations educational Scintific and Cultural Organization) Organisasi Pendidikan. Memelihara keamanan dan perdamaian internasional 2. 2. Contoh Negara Togo dan Kamerun. Wilayah perewalian adalah wilayah bekas jajahan yang ditempatkan dalam satu system perwalian sebagai satu cara agar Negara-negara anggota bertanggung jawab atas wilayah tersebut (biasanya Negara bekas penjajahnya) dan menngkatkan kemajuan wiulayah itu menuju kemerdekaannya. Dewan Perwalian (Trusteeship Council) : Dewan ini bertugas menyelenggarakan pemerintahan dan melakukan pengawasan terhadap wilayah-wilayah yang masuk kategori trust territories (wilayah peerwalian). Dewan keamanan atas permohonan badan tersebut dan badan PBB lainnya. Negara lain yang bukan statute Mahkamah Internasioanl dengan syarat yang telah ditetapkan. Mahkamah Internasional (International Court of Justice) : Adalah badan pengadilan internasional resmi dan tetap yang bertugas untuk memeriksa dan memutus perkara yang diajukan kepadanya. 3. Swiss. Sekretaris Jenderal diangkat oleh Majelis Umum atas usul Dewan Keamanan PBB.Organization) organiasai Pangan dan Pertanian. Mendorong peenghormatan HAM dan saling ketergantungan sesame bangsa. Menjamin penanganan masalah-masalh soaial dan ekonomi. 5. 4. Terdiri 15 hakim yang dipilih Majelis Umum berdasarkan kemampuan mereka dan bermarkas di Den Haag Belanda. Mahkamah Internasional selain mengadili perkara dapat juga memberikan nasihat hokum kepadamajelis Umum. sosbud penduduk setempat. Perkara apa saja. 3. Semua Negara yang berada di bawah Statuta (wilayah Kerja) Mahkamah Internasional. Dewan Keamanan PBB. Memajukan politik. kepulauan Solomon adalah bekas jajahan Jerman. 6. 4. UNICEF (United Nations Shildren’s Fund) Dana Kanak-Kanak Perserikatan Bangsa-Bangsa yang memberikan bantuan untuk rencana-rencana kesejahteraan ibu dan anak di selurug Negara di dunia. Negara yang terakhir yang mencapai kemerdekaannya pada Bulan November 1994 adalah Palau. ILO (International Labour Organizatiaon) yaitu Organisai buruh internasional didirikan pada tanggal 11 April 1919 bermarkas di Jenewa. Sekretariat (Secretariat) : Badan ini terdiri atas satu orang sekretaris Jenderal dan staf yang diperlukan. Bertujuan memelihara perdamaian abadi . Sistem perwalian itu di selenggarakan dalam rangka : 1. Pihak yang dapat mengajukan perkara ke Mahkamah internasional : 1. ekonomi. Sekjen sekarang Ban Kimon dari Korea selatan.

Badan ini bertujuan member sumbangan kearah perdamaian dan keamanan dengan memajukan kerjasama antar bangsa-bangsa melalui pendidikan. Mnyanmar. social dan memperbaiki syarat perburuhan dan tingkat kehidupannya. Papua Nugini sebagai Peninjau dan 12 negara patner yaitu Kanada. Federasi Rusia. 10. IBRD ( International Bank of Reconstruction and development) yaitu bang pembangunan dan perkembangan internasional yang didirikan pada tanggal 27 Desember 1945 bertyujuan membantu pembangunan dan perkembangan daerah-daerah milik anggota PBB untuk memudahkan penanaman modal untuk tujuan produktif. Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan yang didirikan pada tanggal 4 November 1946 bermarkas di Paris. . Thanat Khoman (Muangthai). ITO (International Trade Organization) yaitu organisasi perdagangan internasional dan peraetujuan mengenai bea dan cukai dan perdagangan. A. Mngolia dan Uni Eropa. 8. stabilitas pertukaran uang. yaitu forum dialog tentang isu-isu keamanan di wilayah Asia Pasifik. hutan. ASEAN (Association of South East Asian Nations) Atau Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara: ASEAN di bentuk berdasarkan deklarasi Bangkok tanggal 8 Agustus 1967 yang ditandatangani 5 tokoh ASEAN yaitu Adam Malik (Indonesia). Jepang. 2. FAO ( Food and agriculture Organization) yaitu organisasi bahan makanan dan pertanian PBB didirikan pada tanggal 16 Oktober 1945 bermarkas di Roma.dengan memajukan keadilan ekonomi. Vietnam. India. IMF (International Monetary Fund) yaitu dana moneter internasional didirikan pada tanggal 27 desember 1945 bermarkas diWashington. perbaiki hidup penduduk desa. Rajaratnam (Singapura) dan Narciso R. 5. 2. Terdiri 23 negara yaitu 10 negara ASEAN. Disamping itu ada Forum Regional ASEAN (FRA) sejak rahun 1994. Tun Abdul Razak (Malaysia). RRC. Swiss. Amerika Serikat. Meningkatkan perdamaian dan stabiloitas regional dan saling mengjhormati. 9. bertujuan mencapai tingkat kesehatan yang tertinggi bagi semua rakyat di dunia. Tujuan ASEAN : 1. Selandia Baru Korea Selatan. 6.(Bukan Badan PBB) B. Memepercepat peetumbuhan ekonomi. Badan ini bertujuan meningkatkan perdamaian dan effisiensi produksi dan distribusi hasil makanan dan pertanian. Prancis. dan Kamboja. 11. laos. ICAO (International Civil Aviation Organization) yaitu organisasi penerbangan sipil internasional. 4. 3. Ramos (Filipina). pengetahuan. WHO (World Health Organization) yaitu organisasi kesehatan Dunia yang didirikan pada tanggal 7 April 1948 bermarkas di Jenewa . Asustralia. UPU (Universal Postal Union) yaitu persatuan pos sedunia. soaial dan budaya dfi kawasan asia tenggara. Italia. Amerika Serikat. WTO (Word Trade Organization) Organisasi perdagangan Dunia. ITU (International Telecommunication union yaitu persatuan telekomunikasi internasional. Korea Utara. membantu menetapkan system pembayaran multilateral terhadap transaksi yang sedangberjalan. 7. Bertujuan memajukan kerjasama moneter internasional dan perluasan perdagangan internasional. UNESCO (United Nations educational Scintific and Cultural Organization) . yaitu Organisasi Pendidikan. Sekarang jumlah anggotanya 10 negara yaitu ditambah dengan Brunai Darussalam.

Pengakuan kedaulatan RI oleh belanda melalui KMB tanggal 27 Desember 1949. ASEAN Standing Committee (ASC) komisi tetap ASEAN dipimpin oleh menteri luar negeri dari Negara yang mendapat giliran manjadi Ketua yaitu tuan rumah dari siding tahunan para menteri luar negeri ASEAN. keshatan penerangan. Konferensi Tingkat Tinggi ini merupakan lembaga pembuat keputusan tertinggi dalam ASEAN. ASEAN Finance Meeting (AFMM) adalah siding para menteri keuangan ASEAN merumuska kebijakan ASEAN di bidang keuangan. 2. 5. Bekerjasama dalam dalam penggunaan pertanian dan industry. yaitu siding para menteri luar negeri ASEAN yang merumuskan garis kebijakan dan koordinasi kegiatan ASEAN. Mamfaat keraja sama Internasional: 1. soaial budaya. 5.Berunding atas dasar Perjanjian Lingarjati dan renville . Meningkatkan kerjasama dalam masalah yang menyangkut kepentingan beresama bidang ekonomi. 6. ASEAN Summit.3. Mamfaat Kerja sama dan Perjanjian Internasional bagi Indonesia : A. 7. Pengembalian Irian barat oleh PBB dari tangan belanda ke RI tahun 1962 5. teknologi. Didahului dengan pertemuan para menteri ekonomi dan menteri luar negeri ASEAN. Membina kerjasama dengan organisasi dunia lainnya. yaitu pertemuan para kepala pemerintahan se ASEAN. ASEAN Miniterial Meeting (AMM). pengetahuan dan administrasi. 3. ASEAN Economic Ministers (AEM) adalah siding para menteri ekonomi untuk meneruskan kebijakan yang telah dirumuskan. perbaikan tarap hidup rakyat. Sidang ini 2 kali setahun. Other ASEAN Ministerial Meeting (OAMM) yaitu siding para menteri non ekonomi merumuskan kebojakan selain ekonomi seperti pendidikan. Mamfaat Perjanjian Internasional : 1. tekhnik. perburuhan. 4. 4. 6. Perundingan Indonesia Belanda melalui Jasa baik KTN (komisi Tiga Negara) untuk menghentikan pendudukan belanda di Indonesia. sosbud. member nasehat dan pertimbangan dan mengkoordinasikan dan melaksanakan jkegiatan-kegiatan ASEAN. 4. Dewan Keamanan PBB menghentikan Agresi Militer Belanda I atas usul India dan Australia. B. 2. PBB mengeluarkan resolusi untuk menghentikan Agresi Militer belanda IIyang berisi : Hentikan saling menyerang . ASEAN Secretariat yaitu sekretaris ASEAN yang berfungsi untuk memprakarsai. Struktur ASEAN : Menurut KTT ASEAN di BALI 1976 strukturnya sbb : 1.Pemerintaha RI dikembalikan ke Yogyakarta. B. .Membebaskan segala tawanan . 3. Diterimanya konsep Negara kepulauan (archipelagic state)Wawasan Nusantara. Salng memberi bantuan dalam bentuk saran latihan dan penelitian. ilmu pengetahuan.

Berdasarkan pengakuan persegi : 1. c. b. Landas Kontinen 4.000 km . c. Indonesia – Malaysia : lndas kontinen selat malaka daan lau natuna..Singapura :garis batas laut territorial. Batas wilayah 12 mil laut territorial Negara pantai dan Negara kepulauan. Indonesia.Thailand : Landas kontinen selat malaka danm laut Andaman.2.500. pengakuan hak Negara tak berpantai utk ikut memamfaatkan sumber daya alam dan kekayaan lautan. Indonesia – India : Lands kontinen laut Andaman. Laut territorial 3. daratan/Kepulauan 2. Indonesia – Australia : Laut arafuru dan utara irian jaya dengan papua nugini d.087 km : 3. Secara regional perjanjian batas laut dengan Negara tetangga sbb: a. ZEE tersebut maka luas wilayah Indonesia menjadi sekitar 8.163 km : 800.027. C. e.4 juta km : 2. b.166. batas 200 mil laut ZEE (Zona Ekonimi Eksklusif). yaitu : a. Indonesia.000 km : 2. Penentuan Batas Wilayah laut RI melalui Konvensi Hukum Laut Inmternasional tahun 1982.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->