Hubungan Diplomatik

JUL 10 Posted by catatanpkn

HUBUNGAN DIPLOMATIK By : Khoirul Annas, S.Pd-SMK N 2 Kudus SK KD : Menganalisis Hubungan Internasional dan Organisasi Internasional : Menganalisis fungsi Perwakilan Diplomatik

Pengertian Diplomatik berasal dari bahasa latin diploma, atau bahasa inggris diplomacy yaitu piagam. Dalam arti luas diplomatik diartikan sebagai sarana-sarana yang sah dan legal yang digunakan suatu Negara dalam melaksanakan politik luar negerinya. Untuk menjalin hubungan diantara negara-negara itu, biasanya negara tersebut saling menempatkan perwakilannya (Keduataan atau Konsuler). Hubungan diplomatik sering dilakukan secara terbuka artinya hubungan antar bangsa yang rakyatnya diberi informasi tentang isi perjanjian antar Negara-negara peserta. Namun hubungan diplomatik juga dapat dilakukan secara tertutup artinya hubungan antar Negaranegara peserta saja. Tujuan hubungan diplomasi adalah untuk mengusahakan agar pihakpihak yang mengadakan hubungan dengan suatu Negara mendapatkan manfaat yang sebesarbesarnya untuk kedua belah pihak. Penempatan perwakilan di Negara lain dapat dilakukan dengan dua cara yaitu Perwakilan diplomatik dan Perwakilan konsuler. Penempatan perwakilan di Negara lain memperhatikan beberapa faktor, yaitu: 1. Penting tidaknya kedudukan Negara pengutus dan Negara penerima 2. Erat tidaknya hubungan antar Negara yang mengadakan hubungan 3. Besar kecilnya kepentingan Negara yang mengadakan hubungan Hubungan diplomatik yang dilakukan oleh suatu Negara tidak boleh merugikan Negara lain dan mengganggu keamanan internasional, maka perlu ada pengawasan dengan cara : 1. Mewajibkan semua anggota PBB untuk menyampaikan persetujuan yang telah dicapai kepada secretariat PBB 2. Menteri luar negeri dari berbagai Negara dapat bertemu pada sidang umum PBB setiap tahunnya 3. Setiap persetujuan yang dicapai, sebelum diresmikan harus disampaikan kepada parlemen masing-masing. Landasan hubungan diplomatik RI Dalam rangka menjalankan hubungan diplomatik, Negara Indonesia berlandaskan pada pasal 13 UUD 1945, yang menyebutkan bahwa: 1. Presiden mengangkat duta dan konsul. 2. Dalam hal mengangkat duta; Presiden memperhatikan pertimbangan DPR. 3. Presiden menerima penempatan duta negara lain dengan memperhatikan pertimbangan DPR.

Kekuasaan Presiden untuk mengangkat dan menerima duta dari negara lain merupakan kedudukannya sebagai Kepala Negara. Sedangkan prosedur maupun teknis pelaksanaannya, diatur oleh Menteri Luar Negeri. Perwakilan Diplomatik (politis) Perwakilan diplomatik yaitu perwakilan suatu Negara di Negara lain dalam bidang politik. Perwakilan di Negara lain dipimpin oleh duta besar yang sekaligus menjadi juru bicara perwakilan luar negeri atau dikenal dengan istilah Doyen. Tingkatan-tingkatan Perwakilan Diplomatikmenurut konvensi Wina tahun 1815 yaitu: 1. Duta besar berkuasa penuh (Ambassador), yaitu perwakilan tingkat tinggi dan mempunyai kekuasaan penuh serta luar biasa. Biasanya ditempatkan pada Negara yang banyak menjalin hubungan timbal balik dan diakrediter oleh kepala Negara. Duta besar (perwakilan dari Roma) sering disebut Nuntius. 2. Duta (Gerzant), yaitu perwakilan di bawah duta besar yang dalam menyelesaikan segala persoalan harus berkonsultasi dengan pemerintahnya (kekuasaannya terbatas). Duta (perwakilan dari Roma) disebut Inter Nuntius. 3. Menteri Residen, yaitu perwakilan yang hanya mengurusi urusan Negara, tidak mewakili pibadi kepala Negara. Menteri Residen tidak berhak mengadakan pertemuan dengan kepala Negara penerima. 4. Kuasa Usaha, yaitu perwakilan diplomatik tingkat rendah yang diakreditor oleh menteri luar negeri. Biasanya melaksanakan kepala perwakilan jika pejabat tersebut tidak ada di tempat. 5. Atase, yaitu pejabat pembantu dari duta besar berkuasa penuh. Atase terdiri dari atase pertahanan (bidang militer) dan atase teknis (bidang perdagangan, perindustrian, kebudayaan dan pendidikan). Fungsi yang dimiliki perwakilan diplomatik, yaitu: Representasi, yaitu mewakili negara pengirim di dlm negara penerima Proteksi, yaitu melindungi kepentingan negara pengirim dan warga negaranya di negara penerima di dalam batas-batas yang diijinkan oleh hukum internasional Negosiasi, yaitu mengadakan persetujuan dgn pemerintah negara penerima Observasi, yaitu memberikan keterangan tentang kondisi dan perkembangan negara penerima, sesuai dengan undang-undang dan melaporkan kepada pemerintah negara pengirim. Relasi, yaitu memelihara hubungan persahabatan kedua negara

1. 2. 3. 4.

5.

Kekebalan dan Keistimewaan Perwakilan Diplomatik Asas kekebalan dan keistimewaan diplomatik, disebut (”exteritoriallity” atau ”extra teritoriallity”). Para diplomatik hampir dalam segala hal harus diperlakukan sebagaimana mereka berada di luar wilayah negara penerima. Para diplomat beserta stafnya, tidak tunduk pada kekuasaan peradilan pidana dan sipil dari negara penerima. Menurut Konvensi Wina 1961, Perwakilan diplomatik diberikan Kekebalan dan keistimewaan, dgn maksud : 1. Menjamin pelaksanaan tugas negara perwakilan diplomatik sebagai wakil negara. 2. Menjamin pelaksana fungsi perwaki-lan diplomatik secara efisien. Hak kekebalan perwakilan diplomatik meliputi: 1. Kekebalan terhadap pribadi pejabat diplomatik (hak imunitas)

2. Kekebalan terhadap kantor perwakilan dan rumah kediaman (daerah ekstrateritorial). Bila ada penjahat atau pencari suaka masuk ke dalam kedutaan maka dapat diserahkan atas permintaan pemerintah kaena para diplomat tidak memiliki hak asylum, yaitu hak untuk memberi kesempatan kpd suatu negara dalam memberikan perlindungan kepada warga negara asing yang melarikan diri. 3. Korespondensi diplomatik, yaitu kekebalan terhadap surat-menyurat, arsip, dokumen termasuk kantor dplomatik dan sebagainya (kebal dari pemeriksaan isinya). Pemberian keistimewaan kepada perwakilan diplomatik, atas dasar ”timbal – balik” sebagaimana diatur di dalam Konvensi Wina 1961 dan 1963, yaitu mecakup : 1. Pembebasan dari kewajiban membayar pajak, antara lain pajak penghasilan, kekayaan, rumah tangga, kendaraan bermotor, radio, bumi dan bangunan, televisi dan sebagainya. 2. Pembebasan dari kewajiban pabean, antara lain bea masuk, bea keluar, bea cukai, terhadap barang-barang keperluan dinas, misi perwakilan, barang keperluan sendiri, keperluan rumah tangga dan sebagainya. Perwakilan Konsuler (non politis) Perwakilan konsuler yaitu perwakilan suatu Negara di Negara lain dalam bidang non politik. Dalam arti nonpolitis, hubungan satu Negara dengan Negara lain diwakili oleh Korp Konsuler yang terbagi dalam kepangkatan sebagai berikut: 1. Konsul Jenderal, membawahi beberapa konsul yang ditempatkan di ibu kota negara. 2. Konsul dan Wakil Konsul, konsul yaitu mengepalai suatu kekonsulan yang kadang-kadang diperbantukan kepada konsul jenderal. Kantornya bernama Konsulat. Wakil konsul diperbantukan kepada konsul atau konsul jenderal yang kadang diserahi pimpinan kantor konsuler. Kantornya bernama Vice Konsulat. 3. Agen Konsul, dengan tugas untuk mengurus hal-hal yang bersifat terbatas dan berhubungan dengan kekonsulan. Tugas perwakilan konsuler adalah mengurusi kepentingan Negara dan warga Negara di Negara lain menyangkut: 1. Bidang Ekonomi, yaitu menciptakan tata ekonomi dunia baru dengan menggalakkan ekspor komoditas nonmigas, promosi perdagangan, mengawasi pelayanan, pelaksanaan perjanjian perdagangan dan lain-lain. 2. Bidang Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan, seperti; tukar-menukar pelajar, mahasiswa, dan lain-lain. Bidang-bidang lain seperti :  Memberikan paspor dan dokumen perjalanan kepada warga pengirim dan visa atau dokumen kepada orang yang ingin mengunjungi negara pengirim;  Bertindak sebagai notaris dan pencatat sipil serta menyelenggarakan fungsi administratif lainnya;  Bertindak sebagai subjek hukum dalam praktek dan prosedur pengadilan atau badan lain di negara penerima. Persamaan dan Perbedaan Perwakilan Diplomatik dan Konsuler Persamaan antara perwakilan diplomatik dan konsuler adalah bahwa kedua-duanya merupakan utusan dari suatu negara tertentu. Sedangkan perbedaannya yaitu:

Perwakilan Diplomatik Tugasnya dalam bidang politik Hanya 1 perwakilan dan ditempatkan di Ibu Kota Negara 1 2 3 4 5 6 Surat tugas ditandatangani oleh Kepala Negara Dapat berhubungan langsung dengan pemerintah pusat Negara penerima Memiliki daerah Ekstrateritorial Dapat mempengaruhi perwakilan konsuler

Perwakilan Konsuler Tugasnya dalam bidang non politik Lebih dari 1, tergantung kebutuhan Surat tugas ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri Hanya dapat berhubungan dengan pemerintah setempat (daerah), jika ingin berhubungan dengan pemarintah pusat maka melalui perwakilan diplomatik Tidak Memiliki daerah Ekstrateritorial Harus tunduk pada perwakilan diplomatik

Kronologi / skema penempatan perwakilan di Negara lain 1. Kedua belah pihak sa-ling tukar informasi ten-tang akan dibukanya perwakilan oleh Deparlu masing-masing Negara. 2. Mendapat persetujuan (demende, agregation) dari negara yang menerima. 3. Diplomat yg akan di-tempatkan, menerima surat kepercayaan (lettre de creance) yang ditanda tangani kepala negara pengirim. 4. Surat kepecayaan dise-rahkan kepada kepala negara penerima (lettre de rapple) dlm suatu upacara dimana seorang diplomatik berpidato. Mulai berlaku dan berakhirnya Perwakilan di Negara lain Hal Diplomatik Saat menyerahkan kepercayaan (Konvensi Mulai berlakunya 1961) 1. Sudah habis masa jabatan 2. Ditarik (recalled) oleh pemerintah negaranya. 3. Tidak disenangi Negara penerima (dipersona non Grata) 4. Negara penerima dan pengirim perang (pasal 43 Konvensi Wina 1961) surat Wina Konsuler Pemberitahuan yang layak kepada Negara penerima (Konvensi Wina 1963) 1.Fungsi seorang pejabat konsuler telah berakhir 2.Penarikan dari Negara pengirim 3.Pemberitahuan bahwa ia bukan lagi sebagai anggota staf konsuler (pasal 23,24,25 konvernsi Wina 1963)

Berakhirnya

Demikian materi mengenai fungsi perwakilan diplomatik, sebagai tindak lanjut jawablah pertanyaan di bawah ini!

1. 2. 3. 4.

Apa yang dimaksud dengan perwakilan diplomatik Sebutkan tingkatan perwakilan diplomatik Sebutkan perbedaan perwakilan diplomatik dengan perwakilan konsuler Sebutkan fungsi perwakilan Diplomatik!

Kunci Jawaban:

1. Perwakilan diplomatik adalah pewakilan suatu negara di negara lain dalam politik. 2. Tingkatan dalam perwakilan diplomatik: a. Duta besar berkuasa penuh (ambasador) b. Duta (gerzant) c. Menteri Residen d. Kuasa usaha 3. Perbedaan perwakilan diplomatik dan perwakilan konsuler: Perwakilan Diplomatik a. b. c. Tugasnya dalam bidang politik Perwakilan Konsuler Tugasnya dalam bidang non politik

Hanya ada 1 perwakilan dan ditempatkan di Ibu Kota Negara Lebih dari 1 tergantung kebutuhan Surat tugas ditandatangani oleh Kepala Negara Surat tugas ditandatangani Menlu Berhubungan hanya dengan pejabat Dapat berhubungan langsung setempat, jika ingin berhubungan dengan pemeringah pusat tempat dengan pemerintah pusat harus diakreditasi melalui perwakilan diplomatik Memiliki daerah ekstrateritorial Tidak memiliki daerah dan hak asilum ekstrateritorial dan hak asilum Dapat mempengaruhi perwakilan konsuler Tunduk kepada perwakilan konsuler

d. e. f.

4. Fungsi perwakilan Diplomatik: a. Mewakili negara pengirim di negara penerima b. Mengadakan persetujuan/ perundingan dengan negara penerima c. Melindungi warga negara dan kepentingan negara di negara penerima d. Mengamati perkembangan negara penerima dan melaporkan ke negara pengirim e. Membina hubungan baik

1.

PENGERTIAN HUBUNGAN INTERNASIONAL

Menurut Rencana Strategi Pelaksanaan Politik Luar Negeri RI (RENSTRA), hubungan Internasional adalah hubungan antarbangsa dalam segala aspeknya yang dilakukan oleh suatu Negara untuk mencapai kepentingan nasional negaranya. Menurut Encyclopedia Americana, hubungan Internasional dilihat sebagai hubungan antarnegara dari Negara yang berbeda-beda, baik berupa hubungan politis, budaya, ekonomi, ataupun hankam. Menurut Mc. Clelland, hubungan Internasional sebagai studi tentang interaksi antar jenis-jenis kesatuan-kesatuan social tertentu, termasuk studi tentang keadaan-keadaan relevan yang mengelilingi interaksi. Hubungan Internasional adalah suatu proses yang pada taraf tertentu melintasi yuridiksi nasional. Karena itu hubungan Internasional selalu mencakup semua hubungan antarkelompok bangsa, antarbangsa dan Negara dalam masyarakat dunia Internasioanal dan kekuatan-kekuatan serta proses-proses yang menentukan cara hidup, bertindak dan berpikir manusia.

membebaskan bangsa-bangsa dari keterbelakangan di bidang ekonomi 3. Dari tujuan ini diharapkan akan terwujud kedamaian dan kesejahteraan hidup yang didambakan oleh setiap manusia di dunia. meningkatkan kestabilan dalam bidang ekonomi. Kerjasama Internasional dinggap penting dalam rangka untuk Menumbuhkan saling pengertian antarbangsa Mempererat hubungan persahabatan dan persaudaraan antarbangsa Saling mencukupi kebutuhan masing-masing bangsa yang bekerja sama Memenuhi rasa keadilan dan kesejahteraan Membina dan menegakkan perdamaian serta ketertiban dunia Suatu Negara yang tidak mau mengadakan kerjasama Internasional dengan Negara lain akan terkucil dalam pergaulan dunia.Dalam perkembangannya. c. kerjasama Internasional terjadi tidak hanya terbatas antara dua Negara atau antarnegara. politik. Pihak lain yang dapat mengadakan kerja sama Internasional disebut aktor non-negara. Akibatnya. Menciptakan saling pengertian antarbangsa dalam membina dan menegakkan perdamaian dunia. sosial. Oleh karena itu. d. perlu diusahakan adanya hubungan persahabatan dan kerjasama antar bangsa yang didasari sikap saling menghormati dan saling menguntungkan. Memacu pertumbuhan ekonomi setiap Negara serta menciptakan keadilan dan kesejahteraan social bagi seluruh rakyatnya. memelihara ketertiban dan perdamaian dunia . PERLUNYA KERJA SAMA INTERNASIONAL Ikut melaksanakan ketertiban dunia yyang berdasrkan kemerdekaan. Demikian halnya suatu bangsa tidak akan memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri. b. 3. Kerja sama Internasional juga terjadi antara Negara dengan pihak lain yang berada di luar wilayah teritorialnya. Negara tersebut akan mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. perdamaian abadi dan keadilan social merupakan tujuan Internasional Negara Indonesia seperti tercantum dalam Pembukaan UUD 1945. di mana kedudukan pihak lain tersebut sederajat dengan Negara pada umumnya. e. Secara kodrati manusia tidak dapat mencukupi kebutuhan hidupnya sendiri. Perlunya hubungan kerja sama Internasional pada dasarnya bertujuan untuk: a. maka manusia akan mengadakan kerjasama. PENTINGNYA HUBUNGAN INTERNASIONAL a. TUJUAN KERJASAMA INTERNASIONAL 1. membebaskan bangsa-bangsa di dunia dari kemiskinan dan kelaparan 2. memajukan perdagangan 4. b. 4. 2. Pada dasarnya kerja sama Internasional terjadi karena keinginan antarbangsa untuk mengadakan kerjasama dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup antarbangsa dan Negara. mempercepat pertumbuhan ekonomi 5. budaya dan pertahanan keamanan 6.

menurut azas ini berdasrka atas kebangsaan atau kewarganegaraan. social budaya.ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. Perjanjian Internasional secara khusus terdapat dalam Hukum laut Internasional dimana Indonesia sejak 13 Desember 1957 memperjuangkan Deklarasi Juanda yang di dalamnya menyatakan Negara Kesatuan Republik Indonesia dibatasi oleh garis lurus dengan jarak 12 mil dari pangkal lurus yang ditarik dari titik terluar pulau-pulau terluar sebagai laut terluar. Dasar pemikiran yang dijadikan pertimbangan kerjasama Internasional bagi bangsa Indonesia adalah: Pembukaan UUD 1945 alenia empat pada kalimat: ‘…. AZAS-AZAS KERJASAMA INTERNASIONAL Dalam hubungan Internasional bagi Indonesia ada tiga azas yang harus ditaati dan dihormati (Pacta Sunt Servada) dijadikan pedoman yaitu: azas territorial. kemanusiaan serta menghormati hak azasi manusia tanpa membeda-bedakan suku. bahasa. b. Perjanjian Internasional (Traktat atau Treaty) merupakan suatu persetujuan yang dibuat secara formal oleh dua Negara atau lebih mengenai penetapan atau ketentuan tentang hak dan kewajiban masing-masing pihak yang terlibat perjanjian. PBB menjadi pusat penyelesaian-penyelesaian pertikaian Internasional. Begitu sebaliknya bila berada di Negara lain akan berlaku hukum di Negara tersebut. PBB mengembangkan kerja sama Internasional dalam rangka memecahkan persoalanpersoalan ekonomi. 6. a. jenis kelamin. Azas Teritorial. 5. perdamaian abadi dan keadilan social…” Piagam PBB pada pasal 1 menyatakan sebagai berikut: PBB menciptakan perdamaian dan keamanan Internasional serta berusaha mencegah timbulnya bahaya yang mengancam perdamaian dan keamanan PBB mengembangkan persahabatan antarbangsa atas dasar persamaan dan hak menentukan nasib sendiri dalam rangka perdamaian dunia. Artinya hukum Negara berlaku bagi semua orang dan semua barang yang berada di wilayahnya. meningkatkan dan memperat tali persahabatan antarbangsa di dunia. baik warga Negara asli maupun warga Negara asing. menurut aza ini berlaku kekuasaan Negara atas wilayahnya. Berdasrkan ketentuan ini berlaku azas ekstrateritolialet artinya hukum Negara tetap berlaku bagi setiap warga Negara walaupun berada di Negara lain. azas kebangsaan dan azas kepentingan umum. a. Deklarasi ini diakui oleh PBB pada tanggal 10 Desember 1982 dan disahkan oleh pemerintah Indonesia sebagai hukum laut. Contohnya.7. b. kekuasaan Negara atas warga negaranya. dan agama. pelaku korupsi walaupun sudah berada di luar negeri tetap bias ditangkap dan diadili di Negara asalnya . Azas Kebangsaan. - DASAR HUKUM KERJASAMA INTERNASIONAL c. d. Berdasrkan azas ini setiap warga Negara dimanapun berada tetap mendapat perlakuan hukum dari negaranya. Contoh tindak criminal seperti penyelundupan barang terlarang.

bangsa maupun organisasi negara sepanjang hubungan bersifat internasional. 1. Secara Internasional. sedangkan pemerintah Indonesia telah mengeluarkan Keppres N0. 1. Charles A. 7. Contohnya. Negara-negara Non Blok. Warsito Sunaryo Hubungan internasional. NATO. Azas Kepentingan Umum. 1. a. A. adalah hubungan antar bangsa dalam segala aspeknya yang dilakukan oleh suatu negara untuk mencapai kepentingan nasional pengertian menurut beberapa ahli. Jadi hukum tidak terikat pada batas-batas suatu wilayah Negara. bisa diartikan sebagai : negara. CGI.c. merupakan studi tentang interaksi antara jenis kesatuan-kesatuan sosial tertentu. APEC dan PBB. 51 tahun 1961 tentang Perwakilan Diplomatik RI. Sebenarnya kerjasama Regional juga merupakan kerjasama multilateral karena anggotanya lebih dari dua Negara. PENTINGNYA DAN SARANA-SARANA HUBUNGAN INTERNASIONAL BAGI SUATU NEGARA Pengertian Hubungan Internasional menurut buku Rencana Strategi Pelaksanaan Politik Luar Negeri RI (Renstra). Adapun yang dimaksud dengan kesatuan-kesatuan sosial tertentu. hukum Intenasional akibat dari perjanjian internasional antar dua atau lebih Negara. hubungan suatu Negara dengan Negara lain telah diatur dalam Kovensi Wina pada tahun 1961 tentang Diplomatik (hubungan bidang politik). Dalam rangka mengadakan hubungan kerjasama dua Negara bag Negara Indonesia haruslah bersifat Demokratis dan terbuka . berdasrkan azas ini Negara tetap berhak melindungi dan mengatur kepentingan dalam kehidupan warga negaranya. MC. Kerja sama Multilateral Kerjasama Multilateral merupakan suatu kerjasama yang diikuti oleh lebih dari dua Negara atau banyak Negara. b. a. SARANA-SARANA HUBUNGAN INTERNASIONAL Kerja sama Bilateral Kerjasama Bilateral adalah hubungan kerja sama dua Negara yang memiliki kepentingan sama dalam bidang poleksosbudhankam. dan Konvensi Wina tahun 1963 tentang Konsuler (hubungan diluar bidang politik). organisasi dan administrasi internasional dan hukum internasional . Seperti seorang atau beberapa orang warga negaranya (TKI atau TKW) yang bermasalah di luar negeri dapat dibantu pnyelesaiannya oleh Negara Indonesia. termasuk studi tentang keadaan relevan yang mengelilingi interaksi. tetapi yang keanggotaannya mencakup banyak kawasan atau internasional diantaranya OPEC. disamping itu hubungan kerjasama juga harus dipublikasikan melalui media massa. ini berarti bahwa bila Negara kita mengadakan hubungan kerjasama dengan Negara lain terlebih dahulu harus mendapat perdetujuan dari parlemen atau DPR. c. Tygve Nathiessen Hubungan internasional merupakan bagian dari ilmu politik dan karena itu komponen-komponen hubungan internasional meliputi politik internasional. Clelland Hubungan internasional adalah studi tentang keadaan-keadaan relevan yang mengelilingi interaksi. OKI. Kerjasama yang akan dibahas merupakan kerjasama yang tidak dalam satu kawasan (Regional). b. PENGERTIAN.

Kerjasama antar bangsa di dunia didasari atas sikap saling menghormati dan saling menguntungkan. politik. seperti organisasi internasional. Mewujudkan tatanan dunia baru yang dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan dan perdamaian yang abadi bagi warga masyarakat dunia. pertahanan dan keamanan. manakala terdapat pedoman-pedoman yang dijadikan sebagai landasan berpijak. terutama dalam upaya memecahkan masalah-masalah ekonomi. hukum. 2. 3. sosial budaya. tanpa bantuan dan kerja sama dengan negara lain. Pedomanpedoman internasional. Beberapa sarana penting dalam membangun hubungan internasional adalah sebagai berikut : 1. Ketergantungan tersebut. politik internasional termasuk diplomasi. Sarana-Sarana Hubungan Internasional bagi suatu Negara Suatu hubungan antar bangsa dan negara (internasional) akan dapat berlangsung dengan baik. harus dipatuhi oleh pihak-pihak yang mengadakan hubungan baik tertulis maupun yang tidak tertulis. Untuk membangun komunikasi lintas bangsa dan negara guna mewujudkan kerja sama yang produktif dalam memenuhi berbagai kebutuhan yang menyangkut kepentingan nasional negara masing-masing. kekurangan dan kepentingan yang berbeda.Konsep hubungan internasional berhubungan erat dengan subjek-subjek internasional. di samping demi terciptanya perdamaian dan kesejahteraan hidup yang merupakan dambaan setiap manusia dan negara di dunia. Hubungan kerjasama antar negara (internasional) di dunia diperlukan guna memenuhi kebutuhan hidup dan eksistensi keberadaan suatu negara dalam tata pergaulan internasional. Menciptakan saling pengertian antar bangsa dalam membina dan menegakkan perdamaian dunia. Menciptakan keadilan dan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyatnya. Penting Hubungan Internasional bagi suatu Negara Arti penting hubungan internasional bagi suatu negara antara lain karena faktor-faktor sebagai berikut :  Faktor internal : Yaitu adanya kekhawatiran terancam kelangsungan hidupnya baik melalui kudeta maupun intervensi dari negara lain. 3. Asas-Asas Hubungan Internasional . 2. 1. 1. Setiap negara sudah barang tentu memiliki kelebihan. Kerjasama internasional antara lain bertujuan untuk :    Memacu pertumbuhan ekonomi setiap negara. Hal-hal inilah yang mendorong dilakukannya hubungan dan kerjasama internasional. Yaitu ketentuan hukum alam yang tidak dapat dipungkiri bahwa suatu negara tidak dapat berdiri sendiri.  Faktor eksternal : 1. hukum internasional.

baik secara bilateral maupun multilateral adalah sebagai berikut. Asas ini mempunyai kekuatan exteritorial. Artinya hukum dari negara tersebut tetap berlaku juga bagi warga negaranya. hampir semua negara berkembang maupun negara maju telah mengadakan hubungan kerja sama dengan negara lain (hubungan internasional). Berdasarkan faktor-faktor tersebut maka dapat difahami bagaimana suatu negara dalam mengadakan hubungan internasional. Ada 3 (tiga) asas dalam hubungan internasional yang antara satu dengan lainnyan saling mempengaruhi :  Asas Teritorial Asas ini didasarkan pada kekuasaan negara atas daerahnya. Dewasa ini.  Asas Kebangsaan Asas ini didasarkan pada kekuasaan negara untuk warga negaranya. Apabila ketiga asas ini tidak diperhatikan. batas-batas negara. Walaupun demikian. 2) Jumlah Penduduk. dapat dilihat pada bagan berikut ini. negara dapat menyesuaikan diri dengan semua keadaan dan peristiwa yang bersangkut paut dengan kepentingan umum.  Asas Kepentingan Umum Asas ini didasarkan pada wewenang negara untuk melindungi dan mengatur kepentingan dalam kehidupan bermasyarakat. Oleh sebab itu. Pertama : Jika suatu Negara telah memiliki 4 (empat) faktor kekuatan tersebut dengan baik. setiap warga negara di manapun ia berada. negara melaksanakan hukum bagi semua orang dan semua barang yang ada di wilayahnya. 1) Kekuatan Nasional (National Power). dikenal beberapa asas yang didasarkan pada daerah dan ruang lingkup berlakunya ketentuan hukum bagi daerah dan warga negara masing-masing. berlaku hukum asing (internasional) sepenuhnya. Misalnya persoalan dwikewarganegaraan. akan timbul kekacauan hukum dalam hubungan antar bangsa (internasional). Faktor-faktor Penentu Dalam Hubungan Internasional Beberapa faktor yang ikut menentukan dalam proses hubungan internasional. 1. terhadap semua barang atau orang yang berada di luar wilayah tersebut. hukum tidak terikat pada batasbatas wilayah suatu negara. kerapkali masih terdapat masalah dan pertikaian-pertikaian yang perlu dipecahkan. Menurut asas ini. dengan semakin majunya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang cepat. Jadi. Menurut asas ini. tetap menapat perlakuan hukum dari negaranya. mereka relatif lebih longgar untuk tidak mengadakan hubungan internasional. Kedua : Namun jika suatu negara yang memiliki 4 (empat) faktor kekuatan tersebut lemah. . Tujuannya adalah untuk kepentingan bersama dari mereka yang menyatukan diri di dalamnya.Menurut Hugo de Groot. wajib militer dan wajib pajak. bahwa dalam hubungan internasional asas persamaan derajat merupakan dasar yang menjadi kemauan bebas dan persetujuan dari beberapa atau semua negara. antara satu negara dengan negara lain perlua ada hubungan yang teratur dan tertib dalam bentuk hukum internasional. dan 4) Letak Geografis. Jadi. Dalam hubungan internasional. 3) Sumber Daya. mereka harus mengadakan hubungan internasional. walaupun berada di negara asing. Dalam hal ini. Sebagai ilustrasi.

2. 1. jenis kelamin. bahasa dan agama. kemanusiaan. B. traktat ditaati oleh pihak-pihak yang . yaitu : 1. Pasal 1 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menyatakan ketentuan-ketentuan tentang hal-hal berikut : 1) PBB menciptakan perdamaian dan keamanan internasional serta berusaha mencegah timbulnya bahaya yang mengancam perdamaian dan keamanan. 4) PBB menjadi pusat penyelesaian-penyelesaian masalah internasional. bidang Ekonomi. dan C) saling membutuhkan. Pada umumnya. 3) PBB mengembangkan kerjasama internasional dalam rangka memecahkan persoalanpersoalan ekonomi. sosial budaya.Ketiga kelompok negara tersebut di atas (A. Pembukaan UUD 1945 alenia IV yang berbunyi “… ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. maka terjadilah interaksi (hubungan) internasional. Perjanjian internasional (traktat = treaty) adalah suatu persetujuan (agreement) yang dinyatakan secara formal antar dua negara atau lebih mengenai penetapan serta ketentuan tentang hak dan kewajiban masing-masing pihak. Kemudian. Sosial Budaya dan bahkan ada negara yang hanya menekankan di bidang Idiologi saja. Bagi bangsa Indonesia hubungan kerjasama antar negara merupakan jalinan antar negara yang mengacu pada beberapa landasan hukum. ada yang menekankan pada : bidang Pertahanan dan keamanan (Hankam). perdamaian abadi. Mengingat yang melatar belakangi terjadinya hubungan internasional antar negara itu berbeda-beda satu dengan yang lainnya. baik masa damai maupun pada masa perang. Adapun titik berat dalam hubungan internasional. pihak-pihak tersebut terikat oleh kesepakatan. maka terjadilah pengelompokan bentuk hubungan internasional yang sekarang ini. dan keadilan sosial ”. 2) PBB mengembangkan persahabatan antar bangsa atas dasar persamaan dan hak menentukan nasib sendiri dalam rangka perdamaian dunia. serta menghormati hak-hak asasi manusia tanpa membeda-bedakan suku.

Pengertian Perjanjian Internasional Hubungan internasional yang merupakan hubungan antar negara. LL. maka pengertian perjanjian internasionalpun sangat beragam. SH. TAHAP-TAHAP PERJANJIAN INTERNASIONAL 1. Hal ini telah disepakati oleh Indonesia. Contoh: Konvensi Hukum Laut Internasional telah menetapkan landas kontinen sedalam 200 meter. Dan lazimnya hal demikian itu akan diawali dengan perjanjian pembukaan hubungan de facto tetap(konsuler) sampai pada akhirnya berupa de jure penuh (perwakilan diplomatik) yang bersifat bilateral. Ini berarti dalam hubungan internasional telah melahirkan hak dan kewajiban antar subyek hukum (negara) yang saling berhubungan. 1. Malaysia. 2. Secara khusus terdapat dalam Deklarasi hukum laut internasional. € Prof Dr. 1. Tegasnya. B. Meskipun kedalam 200 meter sulit dimonitor oleh setiap . Dalam arti etis normatif. pada dasarnya adalah ”hubungan hukum”. Mochtar Kusumaatmadja. Perjanjian internasional adalah perjanjian yang diadakan antar bangsa yang bertujuan untuk menciptakan akibat-akibat hukum tertentu.M. setiap subjek pembuat perjanjian hendaknya secara moral dan hukum benar-benar bertanggungjawab terhadap apa yang telah dilakukannya. juga negara-negara. € Oppenheimer-Lauterpacht Perjanjian internasional adalah suatu persetujuan antar negara yang menimbulkan hak dan kewajiban di antara pihak-pihak yang mengadakannya. Seperti halnya dalam memberikan pengertian hukum. € Konferensi Wina tahun 1969 Perjanjian internasional adalah perjanjian yang diadakan oleh dua negara atau lebih. perjanjian internasional mengatur perjanjian antarnegara saja selaku subjek hukum internasional.berkepentingan karena adanya asas pacta sun servanda (persetujuan antar negara harus dihormati). politik maupun ilmu-ilmu sosial lain. Perjanjian internasional dapat berbentuk bilateral maupun multirateral. € G. Berikut ini beberapa pengertian yan dikemukakan oleh para ahli. 17 Tahun 1985 tentang Hukum Laut. dan Muangthai pada tanggal 21 Desember 1971 untuk Common Point di Selat Malaka. Subjek-subjek hukum dalam hal ini selain lembaga-lembaga internasional. Indonesia sejak 13 Desember 1957 memperjuangkan Deklarasi Juanda yang di dalamnya menyatakan Negara Kesatuan Republik Indonesia dibatasi oleh garis lurus dengan jarak 12 mil dari garis pangkal lurus yang ditarik dari titik terluar pulau-pulau terluar sebagai laut teritorial. Deklarasi ini diakui PBB pada tanggal 10 Desember 1982 dan disahkan oleh pemerintah Indonesia dengan Undang-Undang No. Schwarzenberger Perjanjian internasional adalah suatu persetujuan antara subjek-subjek hukum internasional yang menimbulkan kewajiban-kewajiban yang mengikat dalam hukum internasional. yang bertujuan untuk mengadakan akibat-akibat hukum tertentu.

Perjanjian antar sesama subjek hukum internasional selain negara. IBRD. dan sebagainya. Perjanjian antar negara yang dilakukan oleh banyak negara yang merupakan subjek hukum internasional. 2. dan sebagainya. yaitu perundingan dan penandatanganan (biasanya digunakan) kata persetujuan dan agreemaent). ANZUS. seperti status kewarganegaraan (Indonesia – RRC). IMF. Perjanjian internasional antar negara dan subjek hukum internasional lainnya. Perjanjian yang membentuk hukum (law making treaties). Segi ekonomi. Perjanjian ini bersifat terbuka bagi pihak ketiga. seperti bantuan ekonomi dan bantuan keuangan. € Pendapat Accademy of Sciences of USSR Suatu Perjanjian Internasional adalah suatu persetujuan yang dinyatakan secara formal antara dua atau lebih negara-negara mengenai pemantapan. seperti laut teritorial. penandatanganan dan ratifikasi b. seperti antara organisasi internasional Tahta Suci ( Vatican) dengan organisasi Uni Eropa. Perjanjian bersifat sederhana yang dibuat melalui dua tahap.  Menurut Isinya a. e. Segi politis. Contoh: Nato. c. seperti masalah karantina. 1. Perjanian bersifat penting yang dibuat melalui proses perundingan. dan sebagainya. perubahab atau pembatasan daripada hak-hak dan kewajiban mereka secara timbal balik. b. . dan SEATO. c. Konvensi Montego tentang Hukum laut internasional tahun1982.kapal yang lewat. b.  Menurut Fungsinya a. ekstradisi dan sebagainya. seperti Pakta Pertahanan dan Pakta Perdamaian. penanggulangan wabah penyakit AIDS.  Menurut Proses/Tahapan Pembentukannya a. namun masing-masing negara tersebut harus mau mematuhi batas-batas hak dan kewajibannya. Contoh: Kerjasama ASEAN dan Uni Eropa. Segi batas wilayah. Penggolongan Perjanjian Internasional Klasifikasi perjanjian internasional dapat dibedakan atas:  Menurut Subjeknya a. Segi hukum. batas alam daratan. Contoh: CGI. yaitu suatu perjanian yang melakukan ketentuan-ketentuan atau kaidah-kaidah hukum bagi masyarakat internasional secara keseluruhan (bersifat multilateral). Contoh: konfernsi Wina tahun 1958 tentang hubungan diplomatik. Segi kesehatan. d. seperti antara suatu organisasi internasional dan organisasi internasional lainnya. dan sebagainya.

4. Perikatan Yaitu istilah yang digunakan untuk (Arrangement) transaksi-transaksi yang bersifat sememtara. 3. Perikatan tidak seresmi traktat dan konvensi. . yaitu perjanjian yang menimbulkan hak dan kewajiban bagi negara-negara yang mengadakan perjanjian saja (perjanjian bilateral). Proses Verbal Yaitu catatab-catatan atau ringkasanringkasan atau kesimpulan-kesimpulan konferensi diplomatik.b. 3. 5. Keterangan Perjanjian ini khusus mencakup bidang politik dan bidang ekonomi. pemberantasan penyeludupan-penyelundupan dan sebagainya. Perjanjian yang bersifat khusus (treaty contract). 2. Istilah lain dari perjanjian adalah berikut ini. Proses verbal tidak diratifikasi. Konvensi (Convention) Yaitu persetujuan formal yang bersifat multilateral. perjanjian paling formal yang merupakan persetujuan dari dua negara atau lebih. No 1. perjanjian batas wilayah. 6. Protokol (Protocol) Yaitu persetujuan yang tidak resmi dan pada umumnya tidak dibuat oleh kepala negara. Nama Traktat (Treaty) Uraian Yaitu. Contoh: Perjanjian antara RI dan RRC mengenai dwikewarganegaraan tahun 1955. Persetujuan ini harus dilegalisasi oleh wakil-wakil yang berkuasa penuh (plaenipotentiones). Mengatur masalah-masalah tambahan seperti penafsiran klausal-klausal tertentu. dan tidak berurusan dengan kebijaksanaan tingkat tinggi (high policy). 1. Persetujuan (Agreement) Yaitu prjanjian yang berifat teknis atau admistratif Agrement tidak diratifikasi karena sifatnya tidak seresmi traktat atau konvensi. Istilah-Istilah Lain Perjanjian Internasional Pemberian berbagai istilah perjanjian internasional (traktat) berdasarkan pada tingkat pentingnya suatu perjanjian internasional serta keharusan untuk mendapatkan suatu ratifikasi dari setiap kepala negara yang mengadakan perjanjian. atau catatan-catatan suatu permufakatan.

12. 10. Ketentuan Umum (General Act). timbul kewajiban yang pertukaran nota dilakukan oleh wakil-wakil menyangkut mereka. nama utusan Act) yang turut diundang. dan dokumen tidak juan tidak resmi bila mengatur resmi. Deklarasi (Declaration) Yaitu perjanjian internasional yang Deklarasi sebagai persetuberbentuk traktat. serta masalah yang disetujui konferensi dan tidak memerlukan ratifikasi. Piagam (Statute) Yaitu himpunan peraturan yang ditetapkan oleh persetujuan interna-sional baik mengenai pekerjaan maupun kesatuankesatuan tertentu seperti pengawasan internasional yang mencakup tentang minyak atau mengenai lapangan kerja lembaga-lembaga internaional. Yaitu traktat yang dapat bersifat resmi dan tidak resmi. Modus Vivendi Yaitu dokumen untuk mencatat persetujuan internasional yang bersifat sementara.Akibat pertukaran nota ini akhir ini banyak digunakan. tetapi akhir. Deklarasi sebagai traktat bila hal-hal yang kurang penting. 11. terinci. LBB (Liga BangsaBangsa) mengguna-kan ketentuan umum mengenai arbitrasi untuk menyelesaikan secara damai pertikaian . Piagam itu dapat digunakan sebagai alat tambahan untuk pelaksanaan suatu konvensi (seperti piagam kebebasan transit). Misalnya. Biasanya. menerangkan suatu judul dari batang tubuh ketentuan traktat. sampai berhasil diwujudkan perjumpaan yang lebih permanen. 8. Ketentuan Yaitu ringkasan hasil konvensi yang Penutup (Final menyebutkan negara peserta. militer dan negara serta dapat bersifat multilateral. dan sistematis serta tidak memerlukan ratifikasi. dan sebagai dokumen tidak resmi apabila merupakan lampiran pada traktat atau konvensi. 9.7. Pertukaran Nota Yaitu metode yang tidak resmi.

penanggulangan wabah penyakit AIDS. 4) Segi kesehatan. b) Menurut isinya 1) Segi polotis. Contoh: Konvensi Wina tahun 1958 tentang hubungan diplomatik. 2) Perjanjian yang bersifat khusus (treaty contract). a) Menurut subjeknya 1) Perjanjian antar negara yang dilakukan oleh banyak negara merupakan subjek hukum internasional. seperti masalah karantina. dan diatur oleh hukum internasional. dll 3) Segi batas wilayah. 2) Segi ekonomi. batas alam daratan. 2. seperti antara suatu organisasi internasional dan organisasi internasional lainnya. yaitu perundingan dan penandatanganan (biasanya digunakan kata persetujuan atau agreement). 13.internasional tahun 1928. 3) Perjanjian antar subjek hukum internasional selain negara. seperti antara organisasi internasional Takhta Suci dengan Organisasi Uni Eropa. Perjanjian Internasional 1. Perjanjian ini bersifat terbuka bagi pihak ketiga. Pengertian Menurut Pasal 2 ayat (1) huruf a Konvensi Wina tahun 1969 tentang Perjanjian Internasional. 2) Perjanjian bersifat sederhana yang dibuatmelalui dua tahap. 2) Perjanjian internasional antar negara dan subjek hukum internasional lainnya. dan sebagainya. dan lain sebagainya. Bank Dunia. seperti bantuan ekonomi dan bantuan keuangan. yaitu perjanjian yang menimbulkan hak dan kewajiban bagi negara-negara yang mengadakan perjanjian saja (perjanjian . Penggolongan Perjanjian Internasional Untuk mengetahui penggolongan atau klasifikasi perjanjian internasional. kita harus meninjau dari berbagai segi aspeknya dapat dibedakan seperti berikut. Contoh: Kerjasama ASEAN dan Uni Eropa. yaitu suatu perjanjian yang meletakkan ketentuan-ketentuan hukum bagi masyarakat internasional secara keseluruhan (bersifat multilateral). Seperti laut teritorial. c) Menurut proses atau tahap pembentukannya 1) Perjanjian bersifat penting yang dibuat melalui proses perundingan. Chart BAB 4 HUBUNGAN INTERNASIONAL DAN ORGANISASI INTERNASIONAL D. seperti pakta pertahanan dan perdamaian. yang dimaksud dengan perjanjian internasional adalah suatu persetujuan yang dibuat antar negara dalam bentuk tertulis. d) Menurut fungsinya 1) Perjanjian yang membentuk hukum (law making treaties). dan sebagainya. penandatanganan. Contoh: NATO. dan ratifikasi. apakah dalam instrumen tunggal atau dua atau lebih instrumen yang berkaitan dan apa pun nama yang diberikan kepadanya. Contoh: IMF.

melainkan juga kepentingan negara lain yang tidak turut (bukan peserta) dalam perjanjian multilateral tersebut. Ada beberapa contoh yang dapat disampaikan sebagai gambaran konkret perjanjian bilateral. Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE). Oleh karena itu. Namun demikian. 3.Pada tahap awal diadakan penjajakan atau pembicaraan pndahuluan oleh masing-masing pihak yang berkepentingan. dan lain-lain. dan Landas Benua. Dalam melaksanakan negosiasi. kepala pemerintahan. kecuali jika ditentukan lain. menteri luar negeri tau duta besar. Contoh: Perjanjian antara RI dan RRC mengenai dwi kewarganegaraan tahun 1955. Selain mereka. Jenis-Jenis Perjanjian Internasional a. suatu negara dapat diwakili oleh pejabat yang dapat menunjukkan Surat Kuasa Penuh (full powers). 1) Perjanjian antara Indonesia dengan Thailand tentang garis batas Laut Andaman di sebelah utara Selat Malaka pada tahun 1971 2) Perjanjian ekstradisi antara Indonesia dan Malaysia pada tahun 1974 b. c) Pengesahan (Ratification) Suatu negara mengikatkan diri pada suatu perjanjian dengan syarat apabila telah . Perjanjian Bilateral Perjanjian bilateral bersifat khusus (treaty contract) karena hanya mengatur hal-hal menyangkut kepentingan kedua negara saja. Artinya tertutup kemungkinan bagi negara lain untuk turut serta dalam perjanjian tersebut. penandatanganan teks perjanjian sudah dianggap sah jika 2/3 suara persen yang hadir memberikan suara. b) Penandatangan (Signature) Lazimnya penandatangan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) atau kepala pemerintahan. perjanjian belum dapat diberlakukan oleh masingmasing negara sebelum diratifikasi oleh masing-masing negaranya. Untuk lebih jelasnya adabeberapa contoh tentang perjanjian multilateral seperti berikut. a) Perundingan (Negotiation) Perundingan merupakan perjanjian tahap pertama antar pihak atau negara tentang objek tertentu. perjanjian bilateral bersifat „tertutup‟. 1) Konvensi Jenewa tahun 1949 tentang Perlindungan Korban Perang 2) Konvensi Wina tahun 1961 tentang Hubungan Diplomatik 3) Konvensi Hukum Laut Internasional tahun1982 tentang Laut Teritorial.bilateral). Untuk perundingan yang bersifat multilateral. Perjanjian Multilateral Perjanjian itu sering disebut sebagai law making treatiskarena biasanya mengatur halhal yang menyangkut kepentingan umum dan bersifat terbuka. Zona bersebelahan. 4. Perjanjian multilateral tidak saja mengatur kepentingan negara-negara yang mengadakannya. Proses Pembuatan Perjanjian Internasional Dalam Konvensi Wina tahun 1969 tentang Hukum Perjanjian Internasional disebabkan bahwa dalam pembuatan perjanjian baik bilateral maupun multilateral dapat dilakukan melalui tahap-tahap berikut. hal ini juga dapat dilakukan oleh kepala negara.

Penandatanganan atas perjanjian hanya dapat bersifat sementara dan masih harus dikuatkan dengan pengesaan atau penguatan. 1) Teori kebulatan suara (Unanimity Principle). 1) Ratifikasi oleh badan eksekutif. a. Berikut ini beberapa contoh perjanjian internasional yang dapat ditemukan dari perjalanan sejarah bangsa dan negara Indonesia. perjanjian mulai berlaku setelah persetujuan diikat dan dinyatakn oleh semua negara perunding. 6. b. meniadakan. terdapat dua teori yang cukup berkembang. Mengenai persyaratan dalam perjanjian internasional. 2) Ratifikasi oleh badan legislatif. Bermaksud untuk membatasi. Persyaratan Perjanjian Internasional Unsur-unsur yang penting dalam persyaratan adalah sebagai berikut. a. Akan tetapi bila perjanjian itu bersifat multilateral (PBB) atau objeknya besar (Terusan Suez. Kedudukan Negara Bukan Peserta Negara bukan peserta pada hakikatnya tidak memiliki hak dan kewajiban untuk mematuhinya. 8. Daya berlaku surut (Retroactivity). b. Harus dinyatakan secara formal/resmi. Perjanjian penyusul (Successive Treaty). Pelaksanaan Perjanjian Internasional Ketaatan perjanjian internasional dilakukan berdasarkan sebagai berikut. 7. Kesadaran hukum nasional. 3) Ratifikasi campuran (DPR dan pemerintah). Penerapan Perjanjian Internasional Penerapan perjanjian internasional dapat diberlakukan atas dasar sebagai berikut. . b. Jika tidak ada ketentuan atau persetujuan. yaitu sebagai berikut. Ratifikasi perjanjian internasional dapat dibedakan sebagai berikut. 5. Berlakunya Perjanjian Internasional Perjanjian internasional berlaku pada saat peristiwa berikut ini. Wilayah penerapan (Teritorial Scope). c. a. a) Persetujuan Indonesia dengan Belanda mengenai penyerahan Irian Barat (Papua) b) Persetujuan garis batas landas kontinen antara indonesia dengan Singapura tentang selat Singapura (25 Mei 1973). b.disahkan oleh badan yang berwenang di negaranya. 2) Teori pan Amerika (menekankan kedaulatan negara). Mulai berlaku sejak tanggal yang ditentukan atau menurut yang disetujui oleh negara perunding. 9. atau mengubah akibat hukum dari ketentuan-ketentuan yang terdapat dalm perjanjian itu. dan lain-lain) mereka juga dapat trikat dengan kondisi sebgai berikut. a. Perjanjian yang harus dipatuhi (Pact Sunt Servanda).

dan kebijakan menteri luar negeri berupa Peraturan Menteri. Berakhirnya Perjanjian Internasional Prof. Landasan dan Pengerian Politik Luar Negeri Indonesia a. b.. landasan konstitusional atau sruktural UUD 1945. Perjanjian secara sepihak diakhiri oleh salah satu peserta dan pengakhiran itu diterima oleh pihak lain. Kulitas diplomasi 2. Negara atau wakil kuasa penuh melanggar ketentuan hukum nasionalnya. Militer e. c. Dr. Landasan Politik Luar Negeri Indonesia Landasan politik luar negeri Indonesia meliputi landasan idiil pancasila. bangsa Indonesia dan negara kita hanya harus memilih antara pro-Rusia atau pro-Amerika? Apakah tak ada pendirian lain yang harus kita ambil dalm mengejar cita-cita kita”. karena berbagai alasan suatu perjanjian internasional dapat batal antara lain sebagai berikut. yaitu sebagai berikut. tetapi mestikah kita. Bertentangan dengan suatu kaidah dasar hukum internasional lainnya. 11. b. Telah tercapai tujuan dari perjanjian internasional itu. sikap. . KEBIJAKAN POLITIK LUAR NEGERI INDONESIA 1. 37 Tahun 1999 tentang Hubungan Luar Negeri. Penduduk c. Posisi geografis b. a. “. Pengertian Politik Luar Negeri Menurut UU No. Kekayaan alam d. Negara tersebut dikehendaki oleh para peserta. Masa berlakunya perjanjian internasional itu telah habis. kebijakan presiden yang berupa Keputusan Presiden. a. 37 Tahun 1999 tentang Hubungan Luar Negeri menyatakan bahwa yang dimaksud politik luar negeri adalah kebijakan. dan langkah pemerintah Republik Indonesia yang diambil dalam melakukan hubungan dengan negara lain. 10. Paksaan tersebut baik dengan ancaman maupun pengguanaan kekuatan. Pembatalan Perjanjian Internasional Berdasarkan Konvensi Wina tahun 1969. landasan operasional (Ketetapan MPR RI No. E. Selain itu. b. Perkembangan situasi internasional f. ada faktor-faktor penting yang ikut menentukan perumusan politik luar negeri Indonesia. IV/MPR/1999 Tentang GBHN. b.. Mochtar Kusumaatmadja. pemerintah segera mengumumkan pendirian politik luar negeri Indonesia di hadapan badan pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat yang antara lain berbunyi. Negara tersebut menyatakan diri terhadap perjanjian itu. a. UU No. Keterangan inilah yang kemudian menjadi dasar pertimbangan politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif. c. SH dalam buku pengantar hukum internasional mengatakan bahwa suatu perjanjian berakhir karena sebagai berikut. Adanya unsur paksaan terhadap wakil suatu negara peserta. Latar Belakang Pada tanggal 2 September 1948.a.

Pokok-pokok politik luar negeri bebas aktif. dan 55. khususnya Pasal 1. 3) Pembentukan satu persahabatan yang baik antara Republik Indonesia dan semua negara di dunia. yaitu sebagai berikut. Tujuan Politik Luar Negeri Indonesia 1) Pembentukan satu negara Republik Indonesia yang berbentuk negara kesatuan dan negara kebangsaan yang demokratis dengan wilayah kekuasaan dari Sabang sampai Merauke. b. a. Bebas. 1) Negara Indonesia menggunakan politik damai 2) Negara RI bersahabat dengan segala bangsa atas dasar salin menghaegai dengan tidak mencampuri soal susunan dan corak pemerintahan negara masing-masing. 3) Memperkuat sendi-sendi hukum internasional dan organisasi internasional untuk menjamin perdamaian yang kekal. serta subjek hukum internasional lainnya dalam rangka menghadapi masalah internasional guna mencapai tujuan nasional. adil. persaudaraan.organisasi internasional. . 5. b. Pedoman Perjuangan Pedoman perjuangan politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif berdasarkan faktorfaktor berikut. terutam sekali dengan negara-negara Afrika dan Asia atas dasar bekerja sama membentuk satu dunia baru yang bersih dari imperialisme dan kolonialisme menuju perdamaian dunia yang sempurna. Pemulihan kembali kepercayaan negara-negara bangsa-bangsa lain terhadap maksud dan tujuan revolusi Indonesia dengan cara memperbanyak kawan dari pada lawan. Dasa-Sila Bandung yang mencerminkan sollidaritas negara-negara Asia sendiri dengan kerjasama regional. dan perdamaian internasional itu tidak akan tercapai. 4. c. Pelaksanaan Politik Bebas Aktif Dalam rangka menciptakan perdamaian dunia yang abadi. menjatuhkan kontradiksi dengan mencari keserasian yang sesuia dengan falsafah pancasila. negara kita harus tetap melaksanakan politik luar negeri yang bebas dan aktif.2. Pelaksanaan dilkukan dengan keluwesan dalam pendekatan dan penanggapan sehingga pengaruhnya harus dilakukan untuk kepentingan nasional terutama kepentingan ekonomi rakyat. artinya kita bebas menentukan sikap dan pandangan kita terhadap masalahmasalah internasional dan terlepas dari ikatan kekuatan-kekuatan raksasa dunia yang secara ideologis bertentangan (blok Timur dengan komunisnya dan blok Barat dengan liberalnya). 5) Negara RI dalam lingkungan PBB berusaha menyokong perjuangan kemerdekaan bangsa-bangsa yang masih dijajah sebab tanpa kemerdekaan. Pokok-Pokok dan Tujuan Politik Luar Negeri Indonesia a. 4) Membantu pelaksanaan keadilan sosial internasioanl dengan berpedoman pada Piagam PBB. 3. dan sejahtera. 2) Pembentukan satu masyarakat yang adil dan makmur material dan spiritual dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia. a.

. 2) Indonesia juga aktif dalam merintis dan mengembangkan organisasi di kawasan Asia Tenggara (ASEN). Budaya Politik Partisipan ( Participant Political Culture ). simbol yang dimiliki individu dan yang dilaksanakan dalam masyarakat. dan budaya politik ini lebih mengutamakan dimensi psikologis dari suatu siste politik yaitu sikap. dan aktif ikut serta menciptakan keadilan sosial dunia. aktif memperjuangkan ketertiban dunia. dapat kita lihat pada contoh berikut ini. Di dalam masyarakat yang seperti ini spesialisasi sangat kecil dan belum banyak berkembang. sistem kepercayaan. Budaya Politik Subjek ( Subject Political Culture ). Aktif.Budaya politik memiliki beberapa tipe antara lain sebagai berikut : 1. Budaya politik ini ditandai dengan adanya kesadaran masyarakat yang turut aktif dalam kehidupan politik.Budaya politik adalah sikap dan orientasi warga suatu negara terhadap kehidupan pemerintahan negara dan politiknya.Budaya politik adalah pandangan politik yang mempengaruhi sikap.Menurut Mochtar Masoed budaya politik subjek ini lebih menunjuk pada orang orang yang secara pasif patuh pada pejabat pejabat pemerintah dan undang undang. Tipe tipe Budaya Politik.berikut ini beberapa pengertian budaya politik : 1. artinya kita dalam politik luar negeri senantiasa aktif memperjuangkan terbinarnya perdamaian dunia. Almond. Budaya Politik Parokial ( Parochial Political Culture ). Masyarakat yang seperti ini orang orangnya sama sekali tidak menyadari atau mengabaikan adanya pemerintahan dan politik.Budaya politik adalah suatu konsep yang terdiri dari sikap. dan keterampilan yang sedang berlaku bagi seluruh anggota masyarakat. sentimen dan evaluasi suatu masyarakat tentang sistem politik negeri mereka dan peran masing masing individu dalam sistem itu. 3.Budaya politik partisipan ini adalah suatu bentuk budaya dimana anggota masyarakat cenderung diorientasikan secara eksplisit terhadap sistem sebagai keseluruhan dan terhadap struktur dan proses politik serta administratif. BAB I BUDAYA POLITIK. 3.Budaya politik adalah sikap orientasi warga negara terhadap sistem politik dan aneka ragam bagiannya dan sikap terhadap peranan warga negara di dalam sistem tersebut. tetapi mereka tidak melibatkan diri dalam politik atau memberikan suara dalam pemilihan.Budaya politik adalah keyakinan.Budaya politik ini terbatas pada stu wilayah yang ruang lingkupnya kecil dan sempit dan biasanya terdapat dalam masyarakat yang tradisional dan sederhana. sikap. G. dan pilihan politik seseorang. Mochtar massoed. nilai nilai. keyakinan. 5. 2. Pengertian Budaya Politik. orientasi. Marbun. Aktif memperjuangkan kebebasan dan kemerdekaan.Budaya politik adalah merupakan salah satu komponen dalam sistem politik dan juga dapat dipandang sebagai suatu landasan sistem politik yang memberi jiwa atau warna sistem politik atau dengan kata lain memberikan arah pada peran peran politik yang dilakukan oleh struktur politik. 2. A. Perwujudan politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif.A. Larry Diamond. Hal ini dikarenakan di dalam masyarakat tersebut banyak warganya yang buta huruf dan tinggal di tempet tempat yang terpencil. B. termasuk pola kecenderungan kecenderungan khusus serta pola pola kebiasaan yang terdapat pada kelompok kelompok dalam masyarakat.nilai nilai.b. 1) Penyelenggaraan Konferensi Aia-Afrika pada tahun 1955 yang melahirkan semangat dan solidaritas negara-negara Asia-Afrika yang kemudian melahirkan Deklarasi Bandung. Powel. 4. ide ide.

Richard E. Kelompok Pergaulan. Dengan adanya hal ini maka suat saat mereka akan dihadapkan dengan suatu permasalahan yang keudian mereka musyawarahkan. orang tua akan mendidik anaknya dengan menanamkan kaidah kaidah.Di dalam fungsi sosialisasi politik bagi masyarakat dapat mentransmisikn kebudayaan politik suatu bangsa dari generasi tua kepada generasi muda dan juga sebagai sarana memelihara budaya politik dari bangsa itu sendiri. nilai nilai.5. 3.Sosialisasi politik adalah cara bagaimana masyarakat meneruskan kebudayaan politiknya. 3.Karena sosilisasi politik merupakan suatu cara dalam mengembangkan dan menginformasikan politik maka fungsi yang paling mendasar dari sosialisasi politik ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pebelajaran bagi masyarakat agar mereka paham dan mengetahui secara benar tentang apa yang ada dalam politik. dengan pengalaman ini maka anak dapat meningkatkan kompetensi politik bagi anak.Sekolah merupakan tempat pendidikan jadi tidak megherankan jika sekolah dapat memberikan pandangan pandangan kongkret tentang politik dan segala hal tentang politik karena sekolah memberikan pengetahuan kepada generasi muda tentang dunia politik.Kelompok pergaulan dapat menjadi sarana sosialisasi politik karena dalam kelompok pergaulan seorang anak akan bertemu dengan orang lain yang masing masing memiliki kedudukan yang relatif sama dan memiliki ikatan yang erat pula. dengan memberikan penekanan pada cara masyarakat meneruskan kebudayaan politiknya.di dalam keluarga inilah terjadi pembentukan nilai nilai politik. guru. Fungsi Sosialisasi Politik. Mekanisme Sosialisasi Politik.Sosialisasi politik merupakan proses pembentukan sikap dan orientasi politik anggota masyarakat. Ramlan Surbakti. D. 2. Dennis Kavanagh. dengan adanya inforasi yang benar maka kelak akan tercipta suatu masyarakat yang anggota anggotanya mempunyai pegetahuan politik yang baik dan diharapkan dengan mempunyai pengetahuan tersebut mereka dapat ikut berperan aktif dalam kegiatan kegaiatan politik sehingga mereka tidak pasif terhadap kondisi politik negaranya.C. Kenneth P. dan sarana sarana sosialisasi yang lainnya kepada warga negara yang baru dan mereka yang menginjak dewasa 4. G.Sosialisasi politik dipandang sebagai suatu pewarisan pengetahuan. nilai nilai dan pandangan pandangan politik dari orang tua.E. 4. Bagi para anggota tepat kerja merupakan tempat yang berfungsi sebagai sarana penyuluhan politik. Jadi didalam kelompok ini mereka dapat saling bertukar pendapat dan dapat mengikuti peristiwa peristiwa politik yang memungkinkan mereka tertarik pada politik. Dalam rangka untuk mencapai hal tersebut maka dalam rangka sosialisasi politik tersebut maka dibutuhkan sarana sarana pendukung sosialisasi yang antara lain sebagai berikut : 1. Langton.Sosialisasi politik merupakan proses dimana sikap sikap politik dan pola pola tingkah laku politik diperoleh dan dibentuk dan juga merupakan sarana bagi suatu generasi untuk menyampaikan dasar dasar politik dan keyakinan keyakinan politik kepada generasi berikutnya. berikut pengertian sosialisasi politik menurut beberapa tokoh : 1. dari proses tersebut maka seorang anak akan dapat belajar menghargai pendapat oarang lain dan juga akan menyesuikan pendapatnya dengan pendapat oarang lain. Sekolah. Karena . Selain itu sekolah juga dapat membangun kesadaran kepada generasi muda mengenai arti penting hidup bernegara dan cinta terhadap tanah air. 2.Sosialisasi politik merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan suatu proses dimana seseorang mempelajari dan menumbuhkan pandangannya tentang politik. misalnya dari pelajaran kewarganegaraan.Kelurga merupakan unit yang paling kecil dalam masyarakat dan disinilah seorang individu berhadapan langsung.oleh sebab itu tempat kerja juga merupakan tempat sosialisasi politik.Pengertian sisialisasi politik banyak sekali tokoh yang memberikan definisinya. Pengertian Sosialisasi Politik. Tempat Kerja. Keluarga.Organisasi formal maupun nonformal serta organisasi politik terbentuk atas dasar pekerjaan. Dawson. misalnya anak diajak dalam pengambilan suatu keputusan dalam rapat keluarga.A. Almond. serta keyakinan politiknya kepada anaknya.

sikap ini diperlukan dalam memelihara pemerintahan demokratis. membela tindakan tertentu.secara tidak langsung para anggotanya dapat belajar bagaimana cara cara berorganisasi dengan bekal pengalaman ini maka para anggotanya tidak sungkan sungkan untuk bergabung dengan organisasi politik. Demokrasi tidak berpendirian bahwa manusia itu semuanya sama. pandangan.Kejujuran adalah keterbukaan untuk meyatakan kebenaran. melainkan berbeda satu sama lainnya. BAB II BUDAYA DEMOKRASI MENUJU MASYARAKAT MADANI A. B. menghargai keanekaragaman. Sebagai nilai penalaran dapat mendorong .Toleransi adalah sikap dimana kita sebagai manusia hendaknya toleran yang berarti bahwa kita harus menghargai pendapat. Kerena setiap manusia meiliki hal tersebut yang kadang kala berbeda dengan yang kita miliki.Budaya demokrasi adalah pola pola sikap dan orientasi politik yang bersumber dari nilai nilai dasar demokrasi dan yang sudah seharusnya dimiliki oleh setiap warga negara dari sistem politik demokrasi. Pengertian Budaya Demokrasi. Solidaritas. Sebagai nilai solidaritas dapat menumbuhkan sikap batin dan kehendak untuk menempatkan kebaikan bersama diatas kepentingan pribadi. Misalnya kaum buruh yang bergabung dengan serikat buruh dan berdemonstrasi dari pengalaman tersebut seorang buruh dapat mengerti tentang berpolitik. kebiasaan.Unsur unsur budaya demokrasi ada beberapa hal yang antara lain yaitu sebagai berikut : 1. Menghormati Penalaran.pengurus partai ataupun yang lainnya entah bersifat positif atau negatif hal ini juga akan dapat merubah pemikiran dan keyakinan politik seseorang.Kebebasan bukan erupakan kelelusaan untuk melakukan segala hal tanpa batas tetapi kebebasan adalah keleluasaan untuk membuat pilihan atau melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi kepentingan bersama atas kehendak sendiri tanpa ada tekanan dari pihak manapun. kelakuan. disiplin.Penalaran adalah penjelasan mengapa seseorang memiliki pandangan tertentu. 4. menuntut hal serupa pada orang lain. namun dalam demokrasi berpandangan bahwa manusia yang berbeda beda itu pada hakekatnya sama sederajat. Kontak kontak Politik Langsung. Kejujuran diperlukan agar hubungan antar pihak berjalan dengan baik tidak menimbulkan benih benih konflik. 2. Selain itu media massa juga merupakan sarana yang ampuh untuk membentuk sikap sikap dan keyakinan politik dan melalui media ini suatu ideologi dapat ditanamkan kepada masyarakat dan kebijakan kebijakan politik negara dapat disampaikan kepada rakyt melalui media ini.Kontak kontak politik langsung yang dimaksud adalah pengalam nyata terlibat dalam politik entah sebagai pejabat pemerintah.Media massa merupakan saran yang paling efektif karena media massa dapat memberikan banyak informasi bagi masyarakat luas termasuk politik baik tingkat nasional maupun tingkat internasional. 3. kepercayaan.6. Media Massa. 5. Sebagai nilai persamaan dalam berprilaku sebagai rakyat yang berdaulat adalah kita sebagai manusia harus mampu menghargai harkat dan martabat sesama manusia. saling percaya. Menghormati Kejujuran. Selain itu toleransi dapat mendorong tumbuhnya sikap toleran terhadap keanekaragaman.5. dan kompromi.6. dsb. kesederajatan. karena nilai demokrasi merupakan pedoman kebebasan untuk prilaku rakyat yang berdaulat. Toleransi. toleransi. kebiasaan untuk eberikan penalaran akan menumbuhkan kesadaran bahwa banyak alternatif sumber informasi dan ada banyak kemungkinan untuk mencapai tujuan. Kebebasan. Persamaan. Sedangkn inti dari budaya demokrasi ini adalah kerjasama.Tuhan menciptakan manusia sebagai pribadi yang unik. tetapi didepan Allah tetap sama. dan kesetiaan pada aturan aturan. Unsur unsur Budaya Demokrasi. Sebagai nilai penghormatan kejujuran akan menubuhkan integritas diri.Solidaritas adalah kesediaan untuk memperhtikan kepentingan dan bekerja sama dengan orang lain dalam hal ini manusia sama sama memiliki kebebasan untuk mempertimbangkan kepentingan pihak lain.

ekonomi dan megendalikan inflasi. Pelampauan batas wewenang.v Kekuasaan yudikatif dijalankan oleh badan pengadilan yang bebas.Kedaban adalah tingginy tingkat kecerdasan lahir batin.Ø Kabinet dan ABRI berhasilØ mengatasi pemberontakan. Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia. Menjamin terselenggranya perubahan masyarakat secarav damai. Prilaku yang beradabadalah prilaku yang mencerminkan perhormatan dan mempertimbangkan kehadiran pihak lain sebagaimana tercermin dalam sopan santun dalam bertindak. Dalam pelaksanaan demokrasi terpimpin ini ternyata banyak penyelewengan. 1. Terjadinya hubungan yang tidak harmonis dalam tubuh ABRIØ sebagan condong kepada kabinet Wilopo dan sebagian lagi condong kepada presiden. Mentelenggarakan pergantian pemimpin secara teratur danv periodik. Oleh sebab itu keadaban ini dijadikan pedoman dala berprilaku sebagai warga negara yang demokrasi dan santun. kemandirian. Berdasar pada nilai nilai ini masyarakat pendukung demokrasi mengembangkan budaya politiknya. Jika DPR mengajukan mosi tidak percaya lagi pada kabinetv yang baru maka DPR dibubarkan dan diadakan pemilu. Jikav kabinet bubar maka presiden akan menunjuk formatur kabinet untuk menyusun kabinet yang baru. Mayo. Penyelewengan itu tampak pada hal hal berikut ini : Pelanggaran prinsip kebebasan kekuasaanØ kehakiman. DPR dapatv memberi mosi tidak percaya jika kabinet dala kinerjnya kurang baik. Secara teori demokrasi ini adalah demokrasi yang berdasarkan pada Pancasila dan UUD 1945. Presiden hanya sebagai kepalav negara. tinggi terhadap negara dan keterkaitan dengan norma norma dan nilai nilai hukum yang diikuti oleh warga negara. Demokrasi Parlementer pada masa RIS dan berlakunya UUDS 1950.7. PengekanganØ hak hak asasi warga negara di bidang politik dala hal berserikat dan berkumpul.§Demokrasi terpimpin adalah demokrasi yang segala kebijakan pemerintah berada di tangan presiden. Keadaban.v Kekuasaan eksekutif dijalankan oleh kabinet yang dipimpin oleh seorang perdana menteri dan bertanggung jawab pada DPR.tumbuhnya ketebukaan pemikiran sosial dan politik. Masa kampanye yang terlalu panjang sehingga dalamØ masyarakat terjadi ketegangan. Terjadi perdebatan antara Soekarno dengan tokoh masyumi masalahØ penggantin Pancasila. Badan pengadilan menikmatiØ kebebasan dalam menjalankn fungsinya.§Cara kerja sistem demokrasi parlementer ini adalah sebagai berikut : Kekuasaanv legislatif dijalankan oleh DPR yang dibentuk melalui pemilu multipartai. Membatasi penggunaan kekerasan sampai batas minimum. .vv Mengakui dan menganggap wajar keanekaragaman. sedangkan kepala pemerintahan dipegang oleh perdana menteri.S. Nilai nilai tersebut keudian dijabarkan dalam kehidupan politik seperti nilai nilai yang diungkapkan oleh Henry B. keswasebadaan.menurut A. pada masa pelaksanaan demokrsi ini Indonesia bentuk negaranya adalah kesatuan dengan bentuk pemerintahan republik. Kebijakan perdana menteri cenderungØ menguntungkan kepentingan partainya sendiri. Menjamin tegaknyav keadilan. Jumlah sekolah bertambah banyak.C.ØØ Pers bebas sehigga banyak variasi isi media massa.adalah lembaga diluar dari lembaga peerintahan tetapi kedudukannya sama dengan lembaga pemeritah. Sedikit sekali terjadi keteganga diantara umatØ beragama. nilai nilai tersebut seperti berikut : Menyelesaikan perselisihan secara damaiv dan melembaga. DPR dapat berfungsi dengan baik. kewadayaan. Hikam masyarakat madani adalah masyarakat yang wilayah sosialnya terorganissi dan bercirikan antara lain kesukarelaan. Pemerintah berhasilØ melaksanakan program di bidang pendidikan.D. Pembentukan lembaga negaraØ ekstrakonstitusional.Kelebihan dalam pelaksanaan demokrasi parlementer. presiden sering membuat suatu keputusan yangØ melebihi dari kewenangannya. bahkan dalam bidang pers juga da pembatasan sehingga pers mengalami kemunduran. Demokrasi Masa Orde Lama.Kekurangan dalam pelaksanaan demokrasi parlementer antara lain yaitu : Rata rata kabinetØ berusia pendek ( terjadi krisis kabinet ) sehingga program jangka panjang tidak terlaksana. Demokrasi Terpimpin 5 Juli 1959-1966. presiden kadang kala mencampuri urusan kehakiman. Minoritas cina mendapat perlindungan dariØ pemerintah. Masyarakat Madani. Pemerintah pusat mendapatØ tantangan dari daerah yang terwujud dalam beberapa pemberontakan.

Keterbukaan adalah salah satu prinsip dari Good Governance. 2. Kesetaraan. kedua. keterbukaan adalah akses bebas bagi setiap . Persamaan hak kapanye. 3. BAB III KETERBUKAN DAN KEADILAN A. pemilunya. Sebagai sarana pendidikan politik bagi rakyat.Pengutamaan fungsi pimpinan. 2. 8. 4. 6. 5. Demokrasi Masa Reformasi. mudah dipahami dan tidak disangsikan lagi kebenarannya. 7. Demokrasi Masa Orde Baru. Berkaitan dengan pemerintahan keterbukaan atau transparansi berarti kesediaan pemerintah untuk senantiasa memberikan informasi faktual mengenai berbagai hal yang berkenaan dengan proses penyelenggaraan pemerintahan. Tegaknya Supremasi Hukum. dasar penyelenggaraan pemerintahan yaitu atas dasar dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat jadi rakyatlah yang mempunyai kedaulatan dan mereka tidak menginginkan dirugikan oleh pemerintah yang diserahi kekuasaan untuk menjalankan pemerintahan.Pada negara negara demokrasi sering kali menerapkan prinsip prinsip keterbukaan karena keterbukaan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam penyelenggaraan suatu negara hal itu disebabkan karena. masing masing partai peserta§ pemilu memiliki hak yang sama dalam kampenye hal itu bisa dilihat semua parpol memperoleh jatah yang sama antara yang satu dengan yang lainnya. Keterbukaan. pertama. dalam hal ini rakyat memperoleh jaminan kebebasan untuk memilih wakilnya tanpa ada paksaan dan ancaman. Pemilu.1.Demokrasi pada masa reformasi ini telah mengalami suatu perubahan yang mengarah lebih baik lagi daripada masa orde baru hal itu bisa dilihat dari siste pemerintahannya. dan banyak negara demokratis yang ingin berusaha mewujudkan praktik penyelenggaraan pemerintahan yang terbuka seperti dalam prinsip good governance. Visi Strategis.Ø dalam hal ini presiden memegang peran tertinggi dalam pemerintahan yang kadang kala melebihi dari batas kewenangannya. Kebebasan§ dalam memberikan suara.berikut ini ada delapan prinsip good governance yaitu adalah : 1. Peduli pada Stakeholder.Keterbukaan atau transparansi adalah sesuatu yang menunjuk pada pada suatu tindakan yang memungkinkan suatu persoalan menjadi jelas. Partisipasi Masyarakat. hak pilih aktif dan pasif diberikan§ kepada warga negara dewasa tanpa diskriminasi. Sebagai sarana pertanggungjawaban§ pejabat publik. 4. Pemilu yang tidak demokratis aparatØ peerintahan dan keamanan berusaha melakukan kecurangan agar golkar menang pemilu.§2. Pembentukan lembaga ekstrakonstitusional yang berfungsi mengamankanØ pihak pihak yang potensial menjadi oposisi penguasa.dan mekanisme dalam pemilu juga lebih baik lagiE. Fungsi Pemilu. Tersedianya pilihan§ yang signifikan misalnya tentang jumlah calon yang sudah pasti lebih dari satu. Ciri ciri Pemilu Demokratis. Kesetaraan bobot suara§ antara jumlah pemilih dengan jumlah kursi di parlemen. Kejujuran dalam§ penghitungan suara.Kehidupan politik pada masa orde baru ini jika dibandingkan dengan orde lama ternyata lebih buruk lagi hal itu dapat dilihat dari beberapa hal seperti berikut ini : Pebatasan hak hak politik rakyat. Pengertian Keterbukaan. Efektifitas dan Efisiensi. kekuasaan sering kali diselewengkan oleh si pemegang kekuasaan yaitu pemerintah. walaupunØ secara formal kekusaan dibagi bagi tetapi dalam prekteknya kekuasaan tetap terpusat pada diri presiden. Pemusatan kekuasaan di tangan presiden. Akuntabilitas. Kebebasan nominasi rakyat bebas menominasikan wakil rakyat yng§ akan dipilih dalam pemilu. Hak pilih umum. ketiga. 9. jumlah partai plitikØ dibatasi menjadi 3 parpol. Sebagai sarana memilih pejabat§ publik ( Pembentukan pemerintahan ). Penyelenggaraan pemilu secara berkala atau§ periodik. Berorientasi pada Konsensus.

4. Adanya konsultasi publik yang dilakukanv secara sistematik oleh pemerintah. D.warga negara terhadap sumber informasi dalam hal ini warga negara berhak mengetahui apa saja yang dilakukan oleh pemerintah dalam rangka menyelenggarakan pemerintahanB. 1. oleh sebab itu pemerintahan yang demokratis haruslah diselenggarakan secara terbuka. 2. dan yudikatif tidak berfungsi secara optimal bahkan kadang kala kebijakan kebijakan yang mereka keluarkan tidak berpihak pada kepentingan umum dan bahkan lebih menguntungkan kepentingan mereka dan kelopoknya.Kehidupan sosial budaya diwarnai dengan pendewaan materi dan budaya konsumtif. Pengertian Keadilan. Keadilan Legal.Keadilan adalah sikap yang didasrkan pada kehendak yang tetap untuk mengakui hak masing masing orang. E.Adalah keadilan yang berdasarkan undang undang .Keadilan adalah keadaan antar manusia dimana semua diperlakukan sama sesuai dengan hak dan kewajibannya masing masing. 2. dimana yang diutamakan adalah objek tertentu yang merupakan ha dari seseorang tersebut.Pemerintahan yang tidak terbuka kadang kala akan menjatuhkan pemerintahan itu sendiri.Dalam bidang ini terjadi ketertinggalan profesinalitas aparat yang artinya kemampuan aparat tidak sesuai dengan tuntutan perubahan jaman.Keadilan merupakan tindakan memberikan sesuatu kepada masing masing orang sesuai dengan apa yang menjadi haknya. Para pejabat pemerintah lebih banyak menumpuk kekayaan sebesar besarnya tanpa peduli dengan moral dan etika.Lembaga lembaga politik seperti eksekutif. Pemerintahv menyediakan berbagai informasi faktual mengenai kebijakan kebijakan yang akan dan sudah dibuatnya.Adalah keadilan yang memberikan kepda masing masing orang hukuman atau denda yang sebanding dengan pelanggaran atau kejahatan yang dilakukannya. Dampak Penyelenggaraan Pemerintahan yang tidak terbuka.Adalah keadilan yang memberikan kepada masing masing orang apa yang menjadi haknya. 3. Terbukanya rapat rapatv pemerintah bagi publik dan pers. Keadilan Protektif. Bidang Ekonomi.Adalah keadilan yang meberikan kepada masing masing orang bagiannya yaitu berupa kebebasan untuk mencipta dengan kreativitas yang dimilikinya. yang menjadi objek dari keadilan legal adalah tata masyarakat. sehingga tidak . C. 1. misalnya : 1. 4. 5. Adanya peluang bagi publik dan pers untuk mendapatkanv atau mengakses berbagai dokumen pemerintah. Ulpianus. 4. Jika tidak maka akan menyebabkan apa yang dinamakan dengan korupsi politik yang dapat membawa akibat krisis di berbagai bidang kehidupan. 3. Keadilan Distributif. dan kehidupan dari adanya tindakan sewenang wenang. Keadilan Vindikatif. Keadilan Komutatif. Macam Macam Keadilan. Keadilan Kreatif. Pieper.legisltif.Adalah keadilan yang memberikan perlindungan kepada pribadi pribadi yang ada dalam masyarakat yang berupa keamanan. 2.Berbagai kegiatan ekonomi terutama yang bersinggungan dengan birokrasi selalu diwarnai dengan kolusi sehingga akibatnya ekonomi menjadi berbelit belit dan menjadikan para investor enggan berinvestasi. dimana yang menjadi subjek hak adalah individu sedngkan yanh menjadi subjek kewajiban adalah masyarakat. Bidang Politik. Bidang Sosial Budaya dan Agama.Keadilan adalah memberikansesuatu yang tetap kepada orang lain sesuai dengan haknya. 3. Bidang Pertahanan dan Keamanan. Aristoteles. Franz Magnis Suseno. Ciri ciri Keterbukaan Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Negara. 6.Adalah keadilan yang diberikan kepada masing masing orang apa yang menjadi bagiannya.

Tugas pokok perwakilan diplomatik. Dalam hal mengangkat duta dan konsul presidenv memperhatikan pertimbangan DPR. menteri residen merupakan perwakilan tingkat tinggi yang dapat mengadakan hubungan langsung dengan kepala negara asing tempat mereka bertugas atau ditempatkan. dsb. Memberikan keterangan tentang kondisi dan perkembangan negara penerima sesuai dengan UU dan melaporkan kepada pemerintah negara pengirim. ekonomi maupun hankam. Fungsi perwakilan diplomatik menurut konggres Wina 1961. paspor.• Menciptakan pesahabatan yang baik antar negara dalam mewujudkan pelaksanaan tugas negara perwakilan diplomatik.D. D.Kepala kepala perwakilan diplomatik yang disebut sebagai duta besar. adalah hubungan antar bangsa dala segala aspeknya yang dilakukan oleh suatu negara untuk mencapai kepentingan nasional negara tersebut.• Mengabdi kepada kepentingan nasional dalam mewujudkan masyrakat adil dan makmur. B.mampu mendeteksi dini tentang gejolak sosial dan gangguan keamanan yang terjadi di dalam masyarakat. A. B.Perwakilan diplomatik ( Duta besar ) meilik tugas pokok yang antara lain sebagai berikut : A.Di dalam menjalin hubungan internasional masing masing negara pada umumnya melalui suatu lembaga. budaya. Mengadakan perundingan masalah masalah yang dihadapi oleh kedua negara itu dan berusaha untuk menyelesaikannya. C. Presiden menerima penempatan duta negarav lain dengan meperhatikan pertimbangan DPR.2. Di dalam menjalin hubungan internasional ini sudah pasti masing masing negara selalu mendasarkan pada politik luar negarinya karena politik luar negeri adalah suatu strategi. pola prilaku.Hubungan ini dalam Encyclopedia Americana dilihat sebagai hubungan antar negara atau individu dari negara yang berbeda baik berupa hubungan politis. Apabila dianggap perlu dapat bertindak sebagai tempat pencatatan sipil. Penegertian Hubungan Internasional. dan kebijakan suatu negara dalam berhubungan dengan negara lain ataupun dunia internaional. . Di Indonesia sehubungan dengan usaha menjalin hubungan internasional ini didasarkan pada UUD 1945 pasal 13 yang di dalamnya berisi tentang : Presidenv mengangkat duta dan konsul. Menyelenggarakan hubungan dengan negara lain atau hubungan kepala negara dengan pemerintah asing. Melindungi kepentingan negara pengirim dan warga negaranya di negara penerima di dalam batas batas yang diijinkan oleh hukum internsional. Fungsi Perwakilan Diplomatik. perdamaian abadi dan keadilan sosial. yaitu lembaga diplomatik. duta. diplomasi. konsep ini berhubungan erat dengan subjek subjek seperti organisasi internasional. Selain itu diplomat juga berfungsi sebagai perwakilan yuridis yang resmi dari pemerintah negaranya. regional. Bagi bangsa Indonesia hubungan internasional ini di dasarkan pada politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif dengan tujuan meningkatkan persahabatan dan kerjasama bilateral.Hubungan internasional menurut buku Rencana Strategi Pelaksanaan Politik Luar Negeri RI ( RENSTRA ). Mengadakan persetujuan dengan pemerintah negara penerima. Jadi fungsi diplomatik dala arti politis adalah sebagai berikut :• Mempertahankan kebebasan Indonesia terhadap imperialisme dalam segala bentuk dan manifestasinya dengan melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan. dan multilateral melalui berbagai macam forum sesuai dengan kepentingan dan kemampuan nasional. Mengurus kepentingan negara serta warga negaranya di negara lain. C. maupun politik internasional. Di dalam melaksanakan tugasnya diplomat dapat berfungsi sebagai lambang prestise nasional negaranya di luar negeri dan mewakili kepala negaranya di negara penerima.Perwakilan Diplomatik ( Kedutaan Besar ) 1. BAB IVHUBUNGAN INTERNASIONAL A.B. Mewakili negara pengirim di dalam negara penerima. hukum internasional.

dalam menyelesaikan segala persoalan kedu negara dia diharuskan berkonsultasi dengan pemerintahnya. Proteksi ( Melindungi ) warga negaranya.Dalam arti nonpolitis hubungan diplomatik suatu negara diwakili oleh korps konsuler yang terbagi dalam kepangkatan sebagai berikut : .Atase adalah pejabat pembantu dari duta besar berkuasa penuh.Dalam membina hubungan internasional diperlukan taktik dan prosedur tertentu untuk mencapai tujuan nasional suatu negara.E. 2. Menyesuaikan kepentingan bangsa lain dengan kepentingan nasional sesuai dengan tenaga dan daya yang ada. Kekebalan hukum/ hak ekstrteritorial. Mereka ini pada dasarnya tidak berhak mengadakan pertemuan dengan kepala negara dimana mereka bertugas. Duta ( Gerzant ).C. Kuasa usaha tetap menjabat kepala dari suatu perwakilan. Menetukan tujuan dengan menggunakan semua daya upaya dan tenaga dalam mencapai tujuan tersebut.Perwakilan Nonpolitis. 3.D. Kuasa usaha ( Charge de Affair ). 5. D. Kuasa usaha sementara yang melaksanakan pekerjaan dari kepala perwakilan ketika pejabat ini belum atau tidak ada ditempat. Atase atase. Atase ini terbagi menjadi dua yaitu :1. Duta besar berkuasa penuh ( Ambassador ). Menteri residen. Menggunakan sarana dan kesempatan yang ada dan sebaik baikya dalam menjalankan tugas diplomatiknya. Perangkat perwakilan diplomatik. Peranan perwakilan diplomatik. Menentukan apakah tujuan nasional sejalan atau berbeda dengan kepentingan negara lain. Relasi ( Membina hubungan baik ).Di dalam hubungan diplomatik terdapat unsur unsur antara lain yaitu : 1. Observasi ( Meneliti setiap kejadian ). atase ini berkuasa penuh dalam menjalankan tugas tugas teknis sesuai dengan tugas pokok dari departemennya sendiri. dia hanya engurus urusan negara.E.Menteri residen dianggap bukan sebagai wakil pribadi kepala negara. 5. Status pejabat diplomatik.Kuasa usaha yang tidak diperbantukan kepada kepala negara dapat dibedakan atas : 1.Atase ini dijabat oleh seorang perwira militer yang diperbantukan depertemen luar negeri dan diperbantukan di kedutaan besar serta diberikan kedudukan sebagai seorang diplomat yang bertugas memberikan nasihat di bidang militer dan pertahanan keamanan kepada duta besar berkuasa penuh. Representasi mewakili negara yang bersangkutan. B.Perwakilan diplomatik mempunyai tugas umum antara lain yaitu : 1. 4. Pertukaran misi diplomatik. Hubungan antar bangsa. Tugas umum perwakilan diplomatik. Memelihara hubungan persahabatan antara kedua negara. C.Di dalam menjalankan tugas tugasnya perwakilan diplomatik mempunyai beberapa perangkat yang antara lain yaitu : A. 2.2. oleh sebab itu diperlukan diplomasi yang baik. Atase pertahanan. Oleh sebab itu perwakilan diplomatik mempunyai peran sebagai berikut : A.Adalah wakil diplomatik yang pangkatnya lebih rendah dari duta besar. 4.Atase ini dijabat oleh seorang pegawai negeri yang tidak bersal dari depertemen luar negeri dan ditepatkan disalah satu kedutaan besar. Atase teknis. Negosiasi ( Perundingan ). B. 3. Unsur unsur hubungan diplomatik. 5. 2. 3. 4.Duta besar merupakan duta yang berada di tingkatan tertinggi dan epunyai kekuasaan penuh dan luar biasa dan biasanya ditepatkan di negara negara yang banyak menjalin hubungan timbal balik.

Konsul.Tugas tugas yang berhubungan dengan kekonsulan antara lain mencakup bidang bidang sebagai berikut : A.vBagi para anggota konsuller hak ekstrateritorial biasanya hanya menyngkut diri sendiri dan staffnya. Tujuan Organisasi Internasional. b) Bertindak sebagai notaris dan pencatat sipil serta menyelenggarakan fungsi adinistratifnya. 3. Konsul jenderal.dengan hk ini para diplomat mendapat hak istimewa atas keselamatan pribadi serta harta bendanya. • Hak Ekstrateritorial.Hak ekstrateritorial adalh hak kebebasan diplomat terhdap daerah perwakilannya termasuk halaman bangunan serta perlengkapannya seperti bendera.Organisasi internasional adalah suatu lembaga atau badan yang dalam rangka kerjanya atau ruang lingkup kerjanya mencakup dunia atau bersifat internasional jadi tidak terbatas pada suatu negara saja.Konsul jenderal ebawahi beberapa konsul yang ditempatkan di ibukota negara tempat ia bertugas. Konsul dan Wakil konsul.Hak immunitas adalah hak yang menyangkut diri pribadi seorang diplomat serta gedung perwakilannya.Yaitu menciptakan tata ekonomi dunia baru dengan enggalakkan ekspor komoditas nonmigas. promosi perdagangan.PBB dibentuk atas dasar dari piagam Atlantik yang bertujuan untuk menjamin perdamaian dan keamanan internasional.Hak hak Perwakilan Diplomatik. Dala hubungan internasional semua§ anggota harus menjauhi penggunaan ancaman dan . Semua anggota harus mematuhi dengan ikhlas semua peraturan dan§ kewajiban kawajiban sesuai dengan piagam PBB. mereka juga tidak tunduk kepada yuridiksi di dalam negara tempat mereka bertugas baik dalam perkara perdata maupun pidana. Agen konsul. Agen konsul ini ditugaskan di kota kota yang termasuk kekonsulan. Bidang bidang lain seperti : a) Memberikan paspor dan dokumen perjalanan kepada warga pengirim dan visa atau dokumen kepada orang yang ingin mengunjungi negara pengirim.dalam hal ini polisi dan aparat keamanan tidak boleh msuk tanpa ada ijin pihak perwakilan yang bersangkutan. C. Wakil konsul diperbantukan kepada konsul atau konsul jenderal yang kadang diserahi pimpinan kantor konsuler. 2. B. B. c) Bertindak sebagai subjek hukum dala praktek dan prosedur pengadilan atau badan lain di negara penerima. Asas Organisasi PBB. Perserikatan Bangsa Bangsa. Penegertian Organisasi Internasional. D. yaitu berupa hak :• Kekebalan surat menyurat resmi tanpa sensor beserta arsip arsipnya. pelaksanaan perjanjian perdagangan.C.Organisasi internasional mempunyai peran yang sangat besar bagi suatu bangsa dalam rangka menjembatani kerjasama dengan negara lain dan juga organisasi ini membantu dari negara negara anggota dalam memajukan negaranya serta membantu perjuangan memperoleh kemerdekaan bagi anggota yang masih terjajah.v Persamaan kedaulatan semua anggota§ anggotanya. Semua anggota harus§ menyelesaikan persengketaan internasional dengan cara damai tanpa membahayakn perdamaian dan keamanan internasional. Bidang kebudayaan dan ilmu pengetahuan. BAB V ORGANISASI INTERNASIONAL A.Organisasi internasional ini dibentuk dalam rangka untuk meningkatkan hubungan kerjasama antar negara dalam rangka memajukan bangsa dan menciptakan perdamaian dunia.Konsul mengepalai satu kekonsulan yang kadang kadang diperbantukan kepada konsul jenderal. dll. Duta Besar. Peranan Organisasi Internasional. Bidang ekonomi. Organisasi Organisasi Internasional yang ada sekarang ini.• Pebebasan pajak setempat.1.surat surat dan dokumen bebas sensor.v• Hak Immunitas.Agen konsul diangkat oleh konsul jenderal dengan tugas untuk mengurus hal hal yang bersifat terbatas dan berhubungan dengan kekonsulan.Melakukan pertukaran kebudyaan dan pelajar.• Pembebasan kewajiban hadir dalam sidang pengadilan yang berhubungan dengan dinasnya sendiri. mengawasi pelayanan.lambang negara.1.

Masyarakat Ekonomi Eropa.Berdirinya MEE adalah sebagai akibat perang dunia II di belahan Eropa yang menyebabkan negara negara Eropa mengalami kemiskinan dan perpecahan oleh sebab itu kemudian didirikan lembaga yang bergerak untuk memajukan dan membangun kembali negara negara Eropa secara bersama sama.§v Tujuan ASEAN. Menyelesaikan persengketaan secara damai. perdagangan. Dasar Pebentukanv MEE. dan jasa untuk meningktkan taraf hidup. Standing Committee (§ badan yang bersidang diantara dua sidang menlu negara ASEAN untuk mengenai masalah masalah yang memerlukan keputusan para menteri ).v Confference yang mempunyai§ kekuasaan tertinggi dalam menentukan kebijakan. dan pengembengan§ kebudayaan di kawsan Asia Tenggara. Struktur Organisasi MEE. Boards of Governors ( dewan§ gubernur ) yang bertugas menata pelaksanaan kegiatan organisasi dan keputusan konferensi. Dasarv ASEAN. Dasar Pembentukan OPEC. Majelis Umum ( General Assembly ). Dewan Ekonomi dan Sosial ( Economic And Social Council§ ).kekerasan terhadap negara lain.3. Memajukan perdagangan dan menjamin adanya persaingan bebas dan§ keseimbangan perdagangan antar negara anggota.§2.§4. Strukturv Organsasi PBB. Tujuan MEE.§§ Menjadikan PBB sebagai pusat usaha mewujudkan tujuan bersama.v Memelihara perdamaian dan keamanan§ internasional. Struktur Organisasi OPEC.v Mengintegrasikan eropa dengan cara§ memajukan perekonomian. OPEC. Mengakui hak setiap bangsa untuk penghidupan§ nasional yang bebas dari campur tangan dan intervensi serta urusan subversi dari luar.ASEAN adalah sebuah organisasi negara negara di kawasan Asia tenggara yang menganut asas keterbukaan bagi anggota anggotanya. Meningkatkan perdamaian dan stabilitas§ regional dengan jalan menghormati keadilan dan tertib hukum. Tidak saling mencampuri urusan dalam negeri masing masing§ anggota.vOrganisasi ini didirikan agar masing masing negara anggota penghasil minyak dalam mengambil kebijakan dalam bidang perminyakan dan harga minyak dapat menguntungkan negara negara anggota atau produsen. Economic Commission Board ( dewan komisi ekonomi ) yang§ bertugas mengkaji dan mempersiapkan bahan bahan dan syarat syarat untuk konferensi terutama mengenai hal hal teknis bidang perminyakan.v Assembly. industri.vNATO merupaka organisasi kerjasama bidang militer di kawasan eropa barat. Tujuan . Sekretariat nasional ASEAN pada setiap negara negara§ anggota. Saling menghormati terhadap kemerdekaan integritas teritorial dan§ identitas semua bangsa. organisasi ini dibentuk dalam rangka membendung pengaruh komunis USSR agar tidak meluas sampai kawasan eropa barat. Mempercepat pertumbuhan ekonomi. Dewan Perwalian ( Trussteship Council )§ Mahkamah Internsional (§ International Court Of Justice ). Secara politik mengtur hubungan§ dengan perusahaan perusahaan minyak asing atau pemerintah negara negara konsumen. Menciptakan kerjasama dalam memecahkan masalah internasional.§§ The Councils ( dewan menteri eropa ) Commissions ( badan pengurus harian§ MEE ).§ Dewan Keamanan (§ Security Council ). Tujuan Organisasi PBB. memperbaiki taraf hidup dan memperluas lapangan kerja. Mempertahankan harga minyak dan menentukan harga sehingga§ menguntungkan negara negara produsen. Dasar Pembentukan NATO. Komite komite§ tetap dan khusus. The Court of Justice ( mahkamah peradilan MEE ). Menghapuskan semua halangan§ yang menghambat laju perdagangan internasional.§ Tidak menggunakan§ amcaman dan kekuatan militer.v Asas ASEAN. Meningkatkan§ penggunaan pertanian. Sekretaris Jenderal. NATO. Struktur Organisasi ASEAN.5. ASEAN. soaial. Tujuanv OPEC. Memelihara kerjasama yang erat dan beramanfaat dengan organisasi§ regional maupun internasional. Memperluas hubngan dengan§ negara negara di luar PBB. Mengembangkan hubungan hubungan persaudaraan antar bangsa§ bangsa.§ Sekretariate yang menjalankan tugas sehari hari yang dipimpin oleh seorang sekretaris jenderal. Meningkatkan§ kerjasama aktif dalam segala bidang kecuali militer. pada mulanya mereka membentuk ECSC dan EURATON.v ASEAN§ Ministrial Meeting ( Sidang tahunan para menteri ). Menjalankan kerjasama secara aktif. oleh sebab itu organisasi inilah yang nantinya dapat mencegah persaingan yang tidak sehat dari negara negara penghasil minyak.

Memperkuat perjuangan umat§ islam untuk melndungi martabat. Liga Arab. dan zionisme.vOrganisasi ini dibentuk dalam rangka menentang kekuatan militer inggris dan perancis di timur tengah dan zionis israel serta menuntut berdirinya negara palestina yang merdeka. Memperkuat kerjasama§ antar negara negara anggota dalam bidang sos.Organisasi ini dibentuk dengan alasa atau dasar untuk mempererat solidaritas negara negara islam di dunia.v Mengkoordinasikan berbagai kegiatan politik§ para negara angota sehingga terjamin kerjasama dan terpeliharanya kedaulatan setiap anggota.Organisasi ini bermarkas besar di Kairo dengan seorang sekretaris jenderal yang dibantu oleh Council sebagai badan tertinggi.§ Bdan badan subsider yng§ bergerak dalam bidang sosial. Gerakan Non-Blok.7. 3. Struktur Organisasi NATO. Melarang menggunakan kekerasan senjata§ dalampenyelesaian sengketa negara anggota.B. Dasarv Pembentukan APEC. .Perjanjian internasional adalah perjanjian yang diadakan antar bangsa yang bertujuan untuk menciptakan akibat akibat hukum tertentu.9.Perjanjian internasional adalah suatu persetujuan antara subjek subjek hukum internasional yang menimbulkan kewajiban kewajiban yang mengikat dalam hukum internasional. Mengatur usaha usaha melindungi§ tempt tempat suci dan membantu perjuangan rakyat Palestina. BAB VIPERJANJIAN INTERNASIONAL A. Mochtar Kusumaatmaja.v Menyelesaikan persengketaan secara§ damai. 2. budaya dan bidang bidang yang lainnya.6.diskriminasi. Tidak menggunakan ancaman militer dalam kalangan internasional.vGerakan non-blok dibentuk atas dasar kerena terjadi persaingan antara dua negera besar beserta bloknya yaitu blok barat dan blok timur setelah perang dunia II . APEC. Wadah negara negara yang sedang berkembang.NATO.dan kolonialisme dalam setiap bentuk. Oppenheimer-Lauterpacht. Millitary Comitee dipimpin oleh seorang§ panglima tertinggi. kolonialisme.budy. Tujuan OKI. Mengupyakan seoptimal mungkin untuk menghilangkan§ rasialisme.Perjanjian internasional adalah suatu persetujuan antar negara yang menimbulkan hak dan kewajiban dari pihak pihak yang mengadakan perjanjian.v Struktur Organisasi OKI. Prof.v Mendukung perjungan dekolonialisasi dan§ memegang teguh perjuangan melawan imperialisme. Tujuan Liga Arab. Schwarzenberger. Dasarv Pembentukan OKI. rasialisme apartheid. Dr. Tujuan GNB. Memperkuat kemampuan masing masing§ negara anggota untuk memperjuangkan kepentingan bersama termasuk dalam forum internasional.§§ Membela negara anggota dengan pendirian bahwa ancaman pada satu anggota merupakan ancaman seluruh anggota NATO.v§ North Atlantic Council merupakan dewan tertinggi. Memupuk kerjasama di bidang ekonomi.kemandirian dan hak setiap negara islam.v§ Memajukan solidaritas islam negara negara anggota. G. Tujuan APEC.oleh sebab itu negara negara yang tidak tergabung dalam blok tersebut khawatir kalau persaingan tersebut pecah menjadi perang terbuka oleh sebab itu kemudian mereka memprakarsai terbantuknya GNB untuk mendesak kedua blok agar menghentikan persaingannya. Membentuk§ suasana harmonis antar negara negara angota.Pebentukan organisasi ini dikarenakan situasi kawasan asia-pasifik yang tidak menentu akibat perkembangan situasi politik dan ekonomi dunia karena pengaruh perag dingin. Struktur Organisasi Ligav Arab. Tidk membenarkan§ meyelesaikan sengketa dengan kekerasan senjata. komunikasi dan§ kebudayaan dan sosial.v Menjalin kerjasama§ ekonomi antar bangsa di kawasan asia-pasifik atas dasar saling menguntungkan.8. Dasar Pembentukan Liga Arab.dan bidang bidang lainnya. Pengertian Perjanjian Inernasional. 1. International Secretary§ dikepalai oleh sekretaris jenderal. SH. Dasar Pebentukan GNB. Meningkatkan hubungan kerjasama di bidang ekonomi bagi§ kemajuan den kesejhteraan bersama.§§ Mengurangi ketegangan antara blok barat dan timur. Komite komite khusus. ekonomi. Organisasi Konferensi Islam.pendidikan. Menyokong§ segala kegiatan usaha perdamaian dunia. Konferensi kepala negara§ Sekretaris jenderal§ sebagai badan eksekutif. Macam Macam Perjanjian Internasional.ek.

misal IMF. Teori persyaratan Perjanjian§ Internasional. 1.v Bermaksudv membatasi. Perjanjian harus di patuhi dengan dasar asasv Pacta Sunt Servada. Menurut Fungsinya.§ Ketaatan terhadap perjanjian. Ketentun ketentun yang mengatur§ pengesahan teksnya. Penafsiran ketentuan perjanjian.§ Penandatanganan (§ signature ).§ Pengesahan naskah perjanjian (§ authentication of the text ).pernyataan persetujuan suatu negara untuk diikat oleh prjanjian. Unsur unsur§ Penting. meniadakan. Bila persetujuan suatu negara untuk§ diikat oleh perjanjian timbul setelah perjanjian itu berlaku. misal batas negara. Penerimaan naskah perjanjian ( adoption of the text§ ). Pengesahan ( ratification ).§ Perundingan ( negotiation ). 1. kecuali bila perjanjian tersebut dianggap berlaku sebelum dilaksanakan ratifikasi. Perjanjian di bidang ekonomi. Menurut Hukum Positif Indonesia. Penerapan perjanjian. Wilayah penerapan (v Teritorial Scope ) suatu perjanjian mengikat wilayah negara peserta kecuali bila ditentukan lain. Perjanjian antar negara yang§ dilakukan oleh banyak negara yang merupakan subjek hukum internasional. misal§ penanggulangan AIDS. maka perjanjian itu mulai berlaku bagi negara tersebut. Perjanjian antar subjek hukum internasional§ selain negara.§ Perjanjian yang bersifat khusus yaitu perjanjian yang menimbulkan hak dan kewajiban bagi negara negara yang mengadakan perjanjian saja.misal§ pakta pertahanan. persyaratan. Perjanjian di bidang politik. 2. Berlakunya Perjanjian Internasional.§ 2. 3. Teoriv Pan Amerika setiap perjanjian itu mengikat negara yang mengajukan dengan menerima segala persyaratan yang ada dalam perjanjian tersebut.§Agar perjanjian memiliki daya guna yang baik maka masing masing negara peserta harus mempunyai penafisiran yang sama dengan negara peserta yang lain agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam penafsiran. maka perjanjian itu mulai berlaku saat teks perjnjian tersebut disahkan. Perjanjian yang§ bersifat penting yang dibuat melelui proses perundingan.D. C. 2. Perjanjian di bidang kesehatan. Menurut Konggres Wina 1969.§ Perumusan§ naskah perjanjian. Masa berlaku sejak tanggal yang ditentukan atau§ menurut dari persetujuan dari peserta.Proses pembuatan perjanjian internasional menurut kongres Wina tahun 1969 terdiri dari tiga tahap yaitu : Perundingan ( negotiation ).§ Perjanjian antara negara dengan subjek hukum internasional yang lain misal organisasi internasional. Pelaksanaan Perjanjian Internasional. 3.1. . Perjanjian menyusul ( Successive Treaty ). pada dasrnyav suatu perjanjian internasionaltidak boleh bertentangan dengan perjanjian serupayang mendahuluinya. Penjajakan. Penandatanganan ( signature ). Perjanjian yang bersifat sederhana yang dibuat melalui dua§ tahap yaitu perundingan dan penandatanganan.§ Perjanjian yang membentuk hukum yaitu perjanjian yang yang meletakkan ketentuan ketentuan hukum bagi masyarakat internasional secara keseluruhan. Teori Kebulatan Suara yaitu perjanjian internasional itu sahv jika diterima oleh semua peserta dalam pembuatan perjanjian tersebut.4. penandatanganan dan ratifikasi. Harus dinyatakan secara resmi dan formal. Menurut Subjeknya. Proses Pembuatan Perjanjian Internasional. cara dan tanggal berlakunya.fungsi fungsi penyampinnya dan masalah masalah yang timbul. Hal Hal Penting Dalam Perjanjian Internasional.§ Daya berlaku surut ( Retroactivityv ). Menurut Proses Pembentukannya. Kesadaran hukum nasionalnya yang berarti bahwa negarav yang menyetujui ketentuan ketentuan perjanjian yang sesuai dengan hkum nasionalnya. Jika tidak ada ketentuan atau§ persetujuan perjanjian mulai berlaku segera setelah persetujuan diikat dan dinyatakan oleh semua negara perunding. biasanya suatu perjanjian internasional dianggap mengikat jika perjanjian tersebut telah di ratifikasi oleh peserta.§ Perjanjian§ di bidang hukum. Persyaratan Perjanjian Internasional. atau megubah akibt hukum dan ketentuan ketentuan yang terdapat dalam perjanjian tersebut. Menurut Isinya.

7.Adalah perjanjian yang bersifat khusus karena hanya mengatur hal hal yang menyangkut kepentingan dua negara.Persetujuan yang tidak resmi dan pada umumnya tidak dibuat oleh kepala negara.Pengertian hukum internasional banyak sekali tokoh yang mengungkapkan. Pertukaran Nota. 12. Pakta ( pact )Istilah yang menunjuk suatu persetujuan yang lebih khusus dan membutuhkan ratifikasi. 15. 11.2. Pengertian Hukum dan Peradilan Internasional.Merupakan istilah untuk transaksi transaksi yang bersifat sementara. 10. Modus Vivendi Dokumen yang mencatat persetujuan internasional yang bersifat sementara.berikut ini pengertian hukum internasional menurut : . 2. Adanya persetujuan dari peserta peserta untuk§ mengakhiri perjanjian tersebut. Proses Verbal Catatan catatan konferensi diplomatik atau suatu kemufakatan.Perjanjian paling formal dari dua negara atau lebih dan mencakup bidang politik dan ekonomi. Adanya unsur kesalahan pada saat perjanjian§ dibuat.E. Ketentuan Penutup ( Final act )Ringkasan hasil konvensi yang menyebutkan negara peserta. 3.1. Adanya perjanjian baru antara peserta yang§ kemudian meniadakan perjanjian terdahulu.Persetujuan tentang anggaran dasar BAB VIISISTEM HUKUM DAN PERADILAN INTERNASIONAL A.6.nama yang diundang dan masalah yang disetujui namun tidak di ratifikasi. Adanya unsur paksaan§ terhadap seorang wakil negara lain . Deklarasi ( Declaration ). Istilah Istilah Dalam Perjanjian Internasional. Piagam ( Statute ). Bilateral. Salah satu pihak peserta perjanjian menghilang atau punahnya§ objek perjanjian tersebut.4. tetapi jika perjanjian tersebut bersifat multilateral maka negara yang tidak terlibat dapat menyatakan diri terikat dengan perjanjian tersebut. Pembatalan Perjanjian Internasional. Covennt. Terdapat penyalahgunaan atau§ kecurangan baik melalui kelicikan atau penyuapan. Perjanjian§ secara sepihak diakhiri oleh salah satu peserta dan pengakhiran itu diterima oleh pihak lain.Perjanjian yang bersifat teknis atau administratif 5. 6. 8.Himpunan peraturan yang telah ditetapkan oleh persetujuan internasional. Konvensi ( convention ). 1.Kedudukan negara yang tidak ikut dalam perjanjian internasional tidak memilik hak dan kewajiban.Metode tidak resmi yang biasanya dilakukan oleh wakil wakil militer yang mengakibatkan timbul kewajiban kewajiban yang menyangkut mereka. 14. Multilateral.paksaan tersebut berupa ancaman atau penggunaan kekerasan. Syarat syarat tentang pengakhiran§ perjanjian sesuai dengan ketentuan perjanjian telah dipenuhi. Bertentangn dengan suatu kidah hukum§ internaional. Ketentuan Umum ( General act ). Protokol ( Protocol ).Persetujuan formal yang bersifat multilateral dan tidak berurusan dengan kebijakan tingkat tinggi. Telah tercapainya§ tujuan dari perjanjian itu. Perikatan ( Arrangement ). Berakhirnya Perjanjian Internsional. Charter. 4.Perjanjian internasional yang berupa teraktat dan dokumen tidak resmi. Persetujuan ( Agreement ). F. Negara peserta atau wakil kuasa penuh melanggar ketentuan§ ketentuan hukum nasionalnya. Traktat ( Treaty ). Jenis Jenis Perjanjian Internasional.Perjanjian yang diadakan oleh lebih dari dua negara dan sering disebut sebagai Law Making Treaties karena mengatur hal hal yang menyangkut kepentingan umum.Traktat yand dapat bersifat resmi dan tidak resmi 13.bahkan istilah tentang hukum internasional telah ada sejak jaman Romawi. Adanya unsur penipuan dri negara peserta tertentu terhadap negara§ peserta lain saat perjanjian tesebut dibuat. 5.Istilah dalam perjanjian internasional untuk pendirian badan yang bersifat administratif. 9. Kedudukan Negara Bukan Peserta Perjanjian Internasional. Masa berlaku perjanjian tersebut telah§ berakhir.

Dr. Sumber Hukum Internasional.Perbedaannya adalah dalam hukum perdata internasional peroalan berkaitan dengan hukum perdata. Peradilan internasional ini .1. 2. Menurut asas ini setiap warga negara dimanapun dia berada tetap mendapat perlakuan hukum dari negaranya. contoh sumber hukum dala arti formal. Menurut dia hukum internasional adalah keseluruhan kaidah kaidah dan asas asas yang mengatur hubungan atau persoalan yang melintasi batas batas negara. C. Jadi terhadap orag atau barang yang berada diluar wilayahnya maka berlaku hukum asing atau internasional.1.negara melakanakan hukum bagi semua orang dan barang yang ada di wilayahnya. Prof. Jadi tanpa hukum internasional maka perdamaian dunia tidak akan tercapai. Peranan Hukum Internasional.Asas ini didasarkan pada wewenag negara utuk melindungi dan mengatur kepentingan dala kehidupan bermasyarakat.Selain hukum perdata internasional masih ada satu lagi yaitu hukum publik internasional yaitu hukum yang mengatur negara yang satu dengan negara yang lainnya dalam hubungan internasional. Aliran Positivisme aliran ini maendasarkan bahwa berlakunya hukum internasional berasal dari persetujuan bersama dari negara negara ditabah dengan asas Pacta Sunt Servda. E.Persamaannya adalah bahwa kedua hukum ini sama sama mengatur hubungan hubungan antar persoalan persoalan yang melintasi batas batas negara. D.Berkaitan dengan peran hukum internasional yang paling essensial adalah bahwa hukum internasional adalah suatu sarana dalam mewujudkan perdamaian internasional atau dunia.Asas ini berdasarkan pada kekuasaan negara untuk warga negaranya.Sumber hukum dalam arti material ini membahas tentang dasar berlakunya hukum suatu negara. pejanjian internasional. dan pendapat pendapat para ahli hukum terkemuka. Persamaan hukum perdata internasionalv dengan hukum publik internasional. Karena hukum internasional dapat digunkan untuk meyelesaikan suatu sengketa antar negara tanpa harus terjadi suatu peperangan. Asas teritorial. 2. Mochtar Kusumaatmaja SH. Sumber hukum dalam arti formal.di dalam sumber hukum dalam arti material ini terdapat dua aliran pemikiran yang berbeda dua aliran tersebut yaitu.Di dalam hukum internaional mencakup beberapa macam antara lain yaitu hukum perdata internasional yaitu hukum yang mengatur hubungan hukum antara warga negara suatu negara dengan warga negara dari negara lain istilah ini sering dikenal dengan hukum antarbangsa.Asas ini mendasarkan diri pada kekuasaan suatu negara atas wilayahnya. Sumber hukum dalam arti material. 2. Jadi hukum tidak terikat pada batas batas wilayah negara. B.G. artinya bahwa hukum dari negara tersebut tetap berlaku bagi awrga negaranya meskipun berada di negara lain.istilah ini serig dikenal dengan istilah hukum antar negara. dalam hal ini negara dapat menyesuaikan diri dengan semua keadaan. Asas kebangsaan. J.Peradilan internasional merupakan lembaga peradilan di tingkat internasional yang dibawah kendali dari mahkamah internasional. yurisprudensi. misalnya negara dengan negara atau negara dengan subjek hukum lainnya. Peranan Peradilan Internasional.Sumber hukum internasional dala arti formal adalah sumber hukum yang paling utama dan memiliki otoritas tertinggi dan otentik yang dapat digunakan oleh Mahkamah Internsional dalam memutuskan suatu sengketa internasional. oleh karena itu hukum internasional dianggap libih tinggi kedudukannya dari pada hukum nasional.Pemberlakuan hukum internasional dala rangka menjalin hubungan antar bangsa harus memperhatikan asas asas berikut ini : 1. kebiasaan kebiasaan internasional. Aliran Naturalis yaitu aliran yang bersandar pada hak asasi atau hak hak alamiah. 3. Asas kepentingan umum.sedangkan hukum publik internasional persoalan berkaitan dengan hukum publik. asas asas uu hukum. Asas asas dalam hukum internasional.aliran ini berpendapat bahwa kekuatan mengikat dala hukum internasional didasarkan pada hukum alam yang berasal dari tuhan. Perbedaan hukum perdata internasional dengan hukumv publik internasional. Starke beliau mendefinisikan hukum internasional adalah sekumpulan hukum ( body of law ) yang sebagian besar terdiri dari asas asas dan karena itu biasanya ditaati dala hubungan antar negara.

Yang dimaksud dengan yuridiksi adalah kewenangan yang dimiliki oleh mahkamah internasional yang bersumber pada hukum internasional untuk menegakkan hukum.Komposisi mahkamah internasional yaitu terdiri dari 15 hakim. 2 diantaranya merangkap ketua dan wakil ketua mahkamah internasional dengan masa jabatan 9 tahun.Organisasi internasional sudah pasti enjadi subjek hukum internasional karena pebentukan organisasi ini didasarkan pada suatu perjanjian. Organisasi Internasional.WHO. Panel Khusus dan Spesial Pidana Internasional ( The International Criminal Tribunals and Special courts )Panel khusus dan spesial pidana internasional ini adalah lembaga peradilan internasional yang berwenang mengadili para tersangka kejahatan internasional yang bersift tidak permanen ( Ad hoc ) yang berarti bahwa setelah selesai mengadili maka peradilan ini dibubarkan. 6. G. Komposisi Mahkamah Pidana Internasional.IRC dll. Negara. Palang Merah Internasional. Yuridiksi Mahkamah Pidanav Internasional. 1.Tahta suci ( Vatican ) merupakan peninggalan sejak jaman dahulu ketika paus bukan hanya kepala gereja Roma tetapi memiliki kekuasaan duniawi hal ini dibuktikan dengan adanya perwakilan diplomatik di berbagai negara. hak bebas memilih sistem ekonomi. Pemberontak dan Pihak dalam Sengketa. Tahta Suci.Menurut hukum perang peberontak dapat memperoleh kedudukan hak sebagai pihak yang bersengketa dan pemberontak dapat menjadi subjek hukum internasional karena mereka juga memiliki hak yang sama untuk menentukan nasibnya sendiri. dan kejahatan agresi. Subjek Hukum Internasional. 2. 5. Ke 15 hakim tersebut direkrut dari warga negara anggota yang dinilai cakap di bidang hukum internaional. para hakim ini dipilih dari 2/3 suara majelis negara pihak. dan paling tidak mereka berkompeten dalam bidangnya.dan sosial. hak menguasai sumber kekayaan alam di wilayah yang mereka kuasai.3.Perseorangan dapat menjadi subjek hukum internasional karena seseorang tersebut dapat mengajukan atau diajukan kehadapan mahkamah internasional. Sistem Peradilan Internsional. kejahatan kemanusiaan. contoh PBB.Fungsi utama mahkamah internasional adalah menyelesaikan kasus kasus persengketaan internasional yang subjeknya adalah negara secara damai yaitu melalui jalur hukum internasional dan dibawah pengawasan PBB.berperan mengadili dan menyelesaikan semua perselisihan yang terjadi antar negara dengan jalan damai yang selaras dengan asas asas keadilan dan hukum internasional. Mahkamah Internasional ( The Interntional Court Of Justice )Mahkamah internasional ini merupakan lembaga kehakiman PBB yang berpusat di Den Haag.v Yuridiksi Mahkamah Internasional.Sistem peradilan internaional ini lebih tepatnya mengarah kepada komponen komponen yang ada dalam lembaga ini dalam rangka mewujudkan keadilan di dunia internasionl. F.v Komposisi Mahkamah Internasional. yuridiksi ini meliputi memutuskan perkara perkara pertikaian dan memberikan opini opini yang bersifat nasehat. Belanda.vMahkamah pidana internasional ini beranggotakan 18 hakim yang bertugas selama 9 tahun . 3. 4. Mahkamah Pidana Internasional ( The International Criminal Court )Mahkamah pidana internasional ini bertujuan untuk menegakkan supremasi hukum internasional dan memastikan bahwa pelaku kejahatan berat internasional dipidana.Palang merah internasional ini merupakan organisasi internasional yang diperkuat dengan perjanjian iternsional oleh sebab itu organissi ini menjadi subjek hukum internasional. contoh para penjahat perang. kejahatan perang. Orang Perseorangan ( Individu ).Negara adalah subjek hukum internasional ini sejalan dengan lahirya hukum internasional itu sendiri yaitu hukum antar negara.politik. Pengertian Hubungan Internasional . Fungsi utama Mahkamahv Internsional.2.Yuridiksi dari mahkamah pidana internasional ini adalah memutuskan perkara perkara terbatas terhadap pelaku kejahatan internasional yang antara lain perkara perkara kejahatan genosida.komponen komponen tersebut antara lain yaitu :1.

periodik atau permanen). C. Antar kelompok (Lembaga social dan keagamaan dan perdagangan yang melakukan kontak secara insidental. Pola Hubungan Internasional : a. Persengketaan c. untuk memajukan kesejahteraan social 3. maka negara tadi bergantung kepada modal dan tekhnologi negara maju. perdamaian abadi dan keadilan sosial. dan untuk melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan. c. Pola hubungan ini dekat dengan neokolonoalisme. social budaya dan hankam dalam rangka mencapai tujuan nasional bangsa itu. b. tekhnologi. idiologi . Individual ( turis mahasiswa pedagang yang mengadakan kontak-kontak pribadi sehingga timbul kepentingan timbal balik di antara mereka ). Hubungan Internasional merupakan kegiatan interaksi manusia antar bangsa baik secara individual maupun kelompok. Peperangan D. Wujud dari Hubungan Internasional : a. mengembangkan industri dan bersaing dengan negara maju di pasar global. Penjajahan: bangsa yang satu menghisap bangsa lain yang disebabkan oleh perkembangan kapitalisme. oleh karena bahan mentah itu banyak diluar negeri maka timbul kehendak untuk menguasai wilayah bangsa lain untuk menghisap kekayaan bangsa lain itu. yaitu : 1. Saling ketergantungan : hubungan ini terjadi antara negara-negara yang belum berkembang (negara-negara dunia ke tiga ) dengan negara maju. Negara baru merdeka atau negara berkembang ingin meningkatkan kesejahteraan rakyatnya mereka melakukan hubungan ekonomi . Kapitalisme membutuhkan bahan mentah bagi industri dalam negeri. ekonomi. melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia 2. mencerdaskan kehidupan bangsa 4. Tujuan Nasional Bangsa Indonesia adalah sebagaimana yang termaktub dalam Pembukaan UUD 1945. kebudayaan. b. Hubungan antar Negara ( negara yang satu dengan negara lainmengadakan kerjasama dalam bidang ekonomi. B. ahli hukum mengatakan bahwa hubungan internasional adalah hubungan antara bangsa. Namun mereka tidak memiliki modal dan tekhnologi. Permusuhan d. dll ).Menurut RENSTRA ( Rrencana Strategi Pelaksanaan Politik Luar Negeri Indonesia ) adalah hubungan antar bangsa dalam segenap aspeknya yang dilakukan suatu Negara yang meliputi aspek politik. yaitu usaha menguasai negara lain atas bidang ekonomi. Persahabatan b. kebudayaan. Sifat Hubungan Internasional : a.

2. Terkait dengan hubungan sama derajat sila kedua Pancasila mengajarkan bahwa hubungan antar negara atau antar bangsa harus bertolak pada kodrat manusia. Dalam pergaulan itu terjadi saling memberi dan menerima bantuan dan pertolongan yang tidak mengikat. Disamping itu hubungan antar bangsa penting disebabkan : 1. . terutama sumber daya manusianya. c. Kosmopolitisme adalah pandangan yang melihat kosmos (seluruh Dunia ) sebagai polis (negeri sendiri ) sehingga cenderung melupakan nasionalisme yang sehat dan mengabaikan tugas terhadap bangsanya sendiri. Oleh karena itu hubungan antar bangsa harus diwarnai dengan penghormatan atas kodrat manusia sebagai makhluk yang sederajat. Bangsa Indonesia aktif bekerjasama dengan bangsa lain untuk perdamaian dunia 2. Pengankatan Duta dan Konsul serta penerimaan Duta dan Konsulk negara lain telah diatur dalam pasal 13 UUD 1945. Oleh karena itu nasionalisme bangsa indonesia tidak jatuh kepaham Chauvinisme dan kosmopolitisme. Aktif berarti : 1. Mengembangka penyelesaian masalah secara damai dan diplomasi. Arti Penting Hubungan dan kerjasama Internasional : Tidak satupun bangsa di dunia ini dapat membebaskan diri ketergantungan dengan bangsa dan negara lain. tapa memandang idiologi. Menciptakan hidup berdampingan secara damai. Dalam Pancasila kodrat manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan YME yang merdeka dan sama derajatnya. Dalam pelaksanaan kerjasama dan hubungan Internasional Presiden sebagai kepala negara dibantu oleh Menteri dan Departemen Luar Negeri serta dibantu oleh para Duta dan Konsul yang diangkat oleh Presiden dan dibantu oleh Duta dan Konsul Negara lain yang diterimanya. Menurut Mochtar Kusumaatmaja hubungan dan kerjasama antar bangsa itu timbul karena adanya kebutuhan yang disebabkan oleh pembagian kekayaan alam dan perkembangan industri yang tidak merata di dunia. Banga Indonesia bebas bergaul denagn bangsa manapun. Pola hubungan ini sulit dilakukan terutama oleh negara-negara atau bangsa-bangsa yang serba ketinggalan dalam kualitas sumber dayanya. bentuk negara dan sistem pemerintahan dari negara lain itu.atau kemiliteran negara atau kawasan tertentu tapi dengan cara mengindahkan proforma kemerdekaan politis. Itulah sebabnya bangsa indonesia memilih politik luar negeri Bebas Aktif. Presiden memperhatikan pertimbangan DPR Ayat 3 Presiden menerima penempatan duta negara lain dengan memperhatikan pertimbangan DPR. Bebas berarti : 1. Bangsa indonesia aktif membela bangsa yang terancam keberadaan dan kedaulatannya atas dasar persamaan derajat tidak termasuk intervensi. Dalam pergaulan itu bangsa indonesia tidak Intervensi atau tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain. 3. 2. E. Chauvinisme adalah paham yang mengagung-agungkan bangsa sendiri dengan memandang renfah bangsa lain. Sama derajat anatar bangsa : hubungan ini dilakukan dalam rangka kerjasama dalam rangka untuk mewujutkan kesejahteraan mereka. yang berbunyi : Ayat 1 Presiden mengangkat duta dan konsul Ayat 2 Dalam hal mengangkat duta.

. Diplomasi tanpa dukunagan militer yang kuat dapat membuat suatu negara tidak memiliki rasa percaya diri sehingga tak mampu menghindari tekanan dan ancaman negara lain yang dapat menggangu kepentingan nasuonalnya. Asas ini memiliki kekuatan eksteritorial yaitu hokum Negara tersebut tetap berlaku bagi warga negaranya walaupun berada di Negara asing. Kekuatan militer dan perang (show of Force): Peralatan militer yang memadai dapat menambah keyakinan dan stabilitas untuk berdiplomasi. setiap warga Negara dimanapun ia berada tetap mendapat perlakuan hokum dari negaranya. Membangun solidaritas dan saling menghormati antar bangsa. Propaganda : lebih ditujukan kepada warga Negara lain dari pada pemerintahannya. G.Melindungi kepentingan negara dan warga negaranya di luar negeri. dan untuk kepentingan Negara yang membuat propaganda. 3. Asas kepentingan umum Yaitu Negara dapat melindungi dan mengatur kepentingan dalam kehidupan masyarakat. Pada masa tertentu semua negara harus terlibat dalam perdagangan internasional agar dapat memperoleh barang yang tak dapat diproduksi dalam negeri.Asas-asas dalam Hubungan Internasional : 1. sehingga terjadi ekspor dan impor. Asas Kebangsaan yaitu kekuasan Negara atas warga negaranya. b. Perwakilan Negara di Luar Negeri : . F. Sebagai perwakilan diplomatic suatu Negara di Negara lain.Melaporkan (reporting) . Asas Teritorial yaitu hak dari suatu Negara atas wilayahnya. Sebagai lambang.Perwakilan (refresentation) . Ekonomi : Sarana ekonomi umumnya digunakan secara luas dalam hubungan internasional baik dalam masa damai maupun masa perang. Sebagai wakil yuridis yang sah dari Negara pengirim c. prestise Negara pengirim b. 2. Maka dengan demikian demontrasi senjata.3. emosi demi kepentinagn masyarakat umum. Hukum tidak terbatas oleh wilayah suatu Negara. H.perunding (negotiation) . Propaganda : usaha sistimatis untuk mempengaruhi pikiran. latihan perang bersama kerasp dilaksanakan untuk menampilkan kekuatannya. : . d. Diplomasi : seluruh kegiatan untuk melaksanakan politik luar negeri suatu Negara dalam hubungannya dengan Negara dan bangsa lain. berhak menegakkan hokum terhadap barang dan semua orang yang berada di wilayahnya. Menjamin kelangsungan hidup bangsa dan nrgara di tengah bangsa-bangsa lain. 4. Berpartisipasi dalam melaksanakan ketertiban dunia 5.Sarana Hubungan Internasional : a. Namun yang lebih diutamakan bukanlah perang tetapi tindakan prevetif dalam hubungan internasional. Negara dapat menyesuaikan diri dengan semua peristiwa yang ada hubungannya dengan kepentingan umum. c. Fungsi dasar Diplomat ada 3 yaitu : a.

Hak dan Kewajiban Perwakilan Diplomat menurut Konvensi Wina tahun 1961 : 1. Mengadakan perundinagn dan persetujuan dengan negara penerima. ada atase militer. Negara penerima perang dengan negara pengirim. tetapi hanya ditempatkan untuk mengurus urusan-urusan negaranya. yang ditempatkan pada suatu organisasi internasional (PBB).Tingkatan dan Kepangkatan Perwakilan Diplomatik : Tingkatan dan kepangkatan perwakilan diplomatik menurut menurut Kongres di Aachen tahun 1918 sbb : 1. 4. 3. 2. Segala persoalan yang menyangkut ke dua negara. Dalam beberapa hal seorang duta besar dapat memutuskan sesuatu yang menyangkut negaranya tanpa berkonsultasi dengan kepala negaranya terlebih dahulu. pendidikan dan kebudayaan. seorang duta harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan pemerintah negaranya. E. Tugas ini dilakukan oleh perangkat diplomatik yang meliputi duta besar. Kuasa Usaha (Charge D’affair). B. tetapi kepada menteri luar negeri negara penerima. yang ditugaskan tetap pada suatu negara tertentu untuk saling memberikan hubungan rutin antar negara tersebut. Segala persoalan. Hak Kekebalan (immunitet) Korps Diplomatik : . Mengetahui keadan dan perkembangan di negara penerima dengan cara yang syah sesuai dengan Undang-undang dan melaporkannya kepada negara pengirim. Sudah habis masa jabatan 2. Berakhirnya Fungsi Misi Perwakilan Diplomatik : 1. Atase-atase. Memelihara persahabatan serta membina hubungan ekonomi.A. dll. 4. Melindungi kepentingan negara dan warga negara pengirim sesuai hukum internasional. C. Duta Besar ( Ambassador) adalah tingkatan tertinggi dalam perwakilan diplomatik. 5. atase pendidikan dan kebudayaan. Karena tidak disenangi (di persona non grata ) 4. adalah tenaga ahli kedutaan. 5. Perutusan Tetap.Wakil negara pengirim di negara penerima 2. Berhubungan dengan kepala negara negara penerima melalui menteri luar negeri negara penerima. 2. Fungsi. Dalam praktik internasional ada dua jenis perwakilan diplomatik : 1. kuasa usaha tidak diperbantukan kepada kepala negara. Duta (Gerzant) adalah setingkat lebih rendah dari duta besar. Perwakilan Diplomatik : adalah lembaga kenegaraan di luar negeri yang bertugas dalam membina hubungan politik dengan negara lain. Kedutaan Besar. D. Ia ditarik oleh pemerintah negaranya 3. ilmu pengetahuan antara negara pengirim dan penerima. biasanya ditempatkan pada negara yang tidak banyak hubungan timbal balik dan derajat kereratan hubungan lebih rendah dari pada negara yang mengirim duta besar. kuasa usaha dan atase-atase. duta. Duta Besar memiliki kekuasaan penuh dan luar biasa dan ditempatkan pada negara yang punya hubungan erat dan banyak hubungan timbal balik. atase perekonomian. Menteri Presiden (Minister President) adalah mereka yang tidak dianggab sebagai wakil kepala negara. 3.

d gen Konsul. Tingkatan kepangkatan perwakilan konsuler : a. membawahi beberapa konsul yang ditempatkan di ibu kota negara tempat ia bertugas. Berdasarkan hukum internasional daerah itu dipandang sebagai daerah negara pengirim. Hak Kekebalan atau Kebebasan Korps Diplomatik. 1. Gedung perwakilan negara asing tidak boleh digeledah atau dimasuki oleh petugas kehakiman. Warga negara yang mencari perlindungan digedung perwakilan diplomatik tidak dapat ditanmgkap begitu saja melainkan harus melalui perundingan dengan kepala perwakilan setempat. Ada konsuler yang bersifat tetap ada konsuler kehormatan. Kecuali pelaku kejahatan. surat-surat ataupun telegram tidak boleh dibuka oleh polisi. 4. b. Mereka dibebaskan dari pajak dan bea cukai. konsul mengepalai suatu kekonsulan yang membawahi satu daerah kekonsulan kadang-kadang diperbantukan konsul Jenderal. c. setiap anggota korps diplomatik harus tunduk kepada hukum dan peraturan kepolisian setempat namun tidak dapat dituntut dimuka pengadilan. Pejabat ini tidak mendapat gaji. Memajukan hubungan perdagangan. 2. hakim tersebut. Orang yang masuk tanpa izin bisa dikeluarkan. Konsul . Hak Ekstrateritorialitas. Berakhirnya misi perwakilan konsuler : 1. yang memang harus diserahkan pada polisi setempat. Fungsi Perwakilan Knsuler menurut Konvensi Wina : 1. Arsip-arsip. kebudayaan dan iptek ke dua negara. melakukan fungsi administratif yang tidak bertentangan dengan peraturang negara penerima. Melindungi kepentingan negara pengirim dan warga negaranya. b. Bertindak sebagai notaris dan panitera sipil. mengepalai kantor wakil konsulat yang ada didalam satu daerah kekonsulan. Konsul Muda. bebas mendirikan tempat ibabad dilingkungan kedutaan. iasanya ditempatkan di kota-kota yang termasuk kekonsulan. Kadang diperbantukan kepada konsul jenderal atau Konsul. F. Fungsi seorang pejabat konsuler telah berakhir 2.a. G. H. bebas pemeriksaan atas tas diplomatik. 3. hak kekebalan dalam daerah perwakilan seperti daerah kedutaan besar. Perwakilan Konsuler : adalah lembaga kenegaraan di luar negeri yang bertugas dalam membina hubungan non politik dengan negara lain. Penarikan dari negara pengirim . tanpa seizin kepala perwakilan diplomatik yang bersangkutan. Konsul Jenderal. daerah kedutaan termasuk halaman dan bangunannya dimana terpancang bendera dan lambang negara itu. diangkat oleh konsul jenderal atau oleh konsul untuk engurus hal tertentu yang berhubungan dengan daerah kekonsulan. Tugas pokok konsul kehormatan adalah menghubungkan perdagangan ke dua negara. badan hukum sesuai dengan hukum internasional ( sesuai batas-batas yang di izinkan). ekonomi. melainkan mendapat honoraruium atas jasa-jasanya itu. Mengeluarkan paspor dan Visa atau dokumen perjalanan kepada warga negara pengirim. polisi.

Pengertian perjanjian internasional a. Intrumen pembentuk perjanjiannya ad. Perjanjian multilateral adalah diadakan oleh banyak negara untuk mengatur kepentingan bersama negara-nebara peserta perjanjian tersebut. Satu negara dapat mempunyai lebih dari satu perwakilan konsuler. Satu negara hanya memiliki satu perwakilan diplomatik di negara penerima. Korps Konsuler : 1.3. 4. Jumlah pesertanya b. Macam Perjanjian Internasional : Perjanjian internasional dapat dibedakan berdasarkan beberapa kriteria. Korps Diplomatik : 1. perjanjian internasional adalah perjanjian yang diadakan anatara anggota masyarakat bangsa-bangsa yang bertujuan untuk mengakibatkan akibat hukum tertentu. Memelihara kepentingan negaranya dengan melakukan hubungan dengan pejabat tingkat pusat. Bilateral adalah perjanjian antar dua negara unutk mengatur kepentingan kedua belah pihak. Mochtar Kusumaatmaja. yaitu : a.a. 2. Srtrukturnya c. 2. Mempunyai hak ekstrateritorial (tidak tunduk pada kekuasaan peradilan) B. Definisi lain Perjanjian Internasional adalah kesepakatan antara dua atau lebih subyek hukum internasional (lembaga internasional. Perbedaan perwakilan diplomatiok dengan perwakilan konsuler: A.Indonesia – Malaysia (ekstradisi). Konvensi Wina (diplomatic). b. 3. Contoh multilateral adalah Konvensi Jenewa (perlindungan korban perang). Dalam definisi ini subyek hukum internasional yang mengadakan perjanjian adalah anggota masyarakat bangsa-bangsa. Pemberitahuan bahwa ia bukan lagi sebagai anggota staf konsuler I. negara) yang menurut hukum internasional menimbulkan hak dan kewajiban bagi para pihak yang membuat kesepakatan. Objeknya d. Indonesia-Tailand (garis batas laut Andaman) dll. Berhak mengadakan hubungan bersifat politik. Tidak mempunyai hak ekstrateritorial (tunduk pada pelaksanaan kekuasaan peradilan). Berhak mengadakan hubungan yang bersifat non politik 3. . Jumlah pesertanya. Cara berlakunya e. lembaga-lembaga internasional dan negaranegara. 2. yaitu perjanjian bilateral dan multilateral. Memelihara kepentingan negaranya dengan melaksanakan hubungan dengan pejabat tingkat daerah (setempat). J. Contoh perjanjian bilateral : Indonesia – Cina (dwikewarganegaraan). 4. PERJANJIAN INTERNASIONAL 1.

perundingan. budaya. Constitution. Agreement. seperti Indonesia-Malaysia. dll ad. e. Arrangement. Dari segi cara berlakunya. Sedangkan perjanjian internasional lisan adalah setiap perjanjian internasional yang doekspresikan melalui instrumen-instrumen tidak tertulis. c. b. yang diperjanjikan adalah hal-hal yang disepakati secara lisan. Sedangakan ada perjanjian yang bersifat treaty contract adalah perjanjian yang menimbulkan hak dan kewajiban hanya bagi negara yang mengadakan perjanjian saja. cara ini dupakai apabila materi atau yang diperjanjikan itu dianggap sangat penting maka perlu persetujuan DPR. . dari Negara atau subyek hokum internasional lainnya. Declaration. ratifikasi atau pengesahan).Konvensi Hukum Laut Internasional (laut teritorial.b. hukum laut. 3.executing. 2. Menurut Hukum Positif Indonesia. Seperti konvensi Jenewa. penyelesaian cepat. seperti Perjanjian perdagangan. yaitu perjanjian bersifat self-executing (berlaku dengan sendirinya)yaitu perjanian itu langsung dapat berlaku setelah diratifikasi oleh negara peserta) dan non self. berjangka pendek. Charter. perumusan naskah. Dari segi objeknya. penerimaan dan penandatanganan). seperti Treaty. perjanjian internasional dibedakan antara perjanjian yang berisi soal-soal politik. Perjanjian internasional tertulis adalah perjanjian yang dituangkan dalam instrumen-instrumen pembentuk perjanjian yang tertulis dan formal. Covenant. Perjanjian internasional lisan ( international oral agreement). sepertithe London Agreement (keanggotaan Dewan Keamanan PBB). Statute. yaitutertulis dan lisan. perjanjian yang dibuat tidak tegas. penandatanganan. Perjanjian internasional yang dibentuk melalui 2 tahap yaitu ( perundingan dan penandatanganan) dipakai untuk perjanjian yang tidak begitu penting. zona bersebelahan. pada pasal 11 ayat 1 UUD 1945 dosebutkan bahwa Presiden dengan persetujuan DPR membuat perjanjian dengan Negara lain. 24 tahun 2000 ditegaskan bahwa pembuatan perjanjian internasional dilakukan melalui tahap ( penjajakan. artinya keberadaan perjanjian itu hanya dapat diketahui melalui penyimpulan suatu tingkah laku baik aktif atau tidak aktif. ZEE dan landas benua). ad. Dari segi intrumennya. Tahap Pembuatan Perjanjian Internasional : Menurut Mochtar Kusumaatmaja ada dua macam cara pembentukan perjanjian internasional : a. Dalam Undang-undang RI No. seperti : 1. 3. Perjanjian diam-diam (tacit consent atau tacit agreement). d. Indonesia-Cina. Protocol. dengan perjanjian yang berisi soal-soal ekonomi. Dari segi strukturnya yaitu ada perjanjian yang bersifat Law Making Treaties adalah perjanjian yang mengandung kaidah hukum yang berlaku bagi semua bangsa di dunia. Comvention. Perjanjian internasional yang dibentuk melalui 3 tahap yaitu (perundingan. adalah pernyataan suatu negara yang disampaikan oleh wakil negara itu dan ditujukan kepada negara lain. dll ad. jika berlakunya perjanjian itu harus dilakukan perubahan undangundang di negara peserta terlebih dahulu. perjanjian internasional itu ada dua. Wina. dll ad. Deklarasi Unilateral atau deklarasi sepihak ( unilateral declaration).

Zona Bersebelahan (24 mil). Landas Benua (lebih 200 mil). c. 2. Ratifikasi perjanjian internasional dapat dibedakan sbb: 1. Tidak diratifikasi karena sifatnya tidak seresmi atau seformal traktat atau konvensi. kepala pemerintahan. Multilateral yang disebut juga Law Making Treatis biasanya mengatur hal yang berkaitan dengan kepentingan umum dan bersifat terbuka dala arti tidak hanya mengatur kepentingan negara yang mengadakan perjanjian itu tetapi juga kepentingan negara lain yang tidak turut serta dalam perjanjian itu (bukan Peserta). Tapi perjanjian belum dapat diberlakukan sebelum diratifikasi oleh masingmasing negara. menteri luar negeri atau duta besar dengan menunjukkan Surat Kuasa Penuh (full powers) b. oleh sebab itu perjanjian bilateral bersifat ‘tertutup’ dalam arti tertutup kemungkinan bagi negara lain untuk ikut serta dalam perjanjian tersebut. Ratifikasi oleh badan Legislatif atau DPR. Penandatanganan hanya bersifat sementara dan harus dikuatkan dengan pengesahan atau penguatan yang disebut ratifikasi. biasanya dilakukan oleh raja absolut dan pemerintahan otoriter. Zona Ekonomi Eksklusif (200 mil). Protokol (Protocol) persetujuan tidak resmi umumnya tidak dibuat oleh kepala negara yang mengatur masalah-masalah tambahan seperti penafsiran klaususl-klausul tertentu ( Klausul = ketentuan tambahan sebuah perjanjian). Indonesia dengan Australia tentang Pertahanan dan Keamanan kedua negara 1995. Pengesahan (Ratification). Ratifikasi oleh badan eksekutif. 3. Konvensi (Convention) persetujuan formal bersifat multilateral yang tidak berurusan dengan kebijaksanaan tingkat tinggi (haigh Plicy) dilegalisasi oleh wakil yang berkuasa penuh. JENIS PERJANJIAN INTERNASIONAL 1. Contohnya :Konvensi Jenewa 1949 tentang perlindungan korban perang. Bilateral bersifat khusus (Treaty Contract) karena hanya mengatur kepentingan ke dua negara. Penandatanganan (Signature). perundingan tahap pertama tentang objek tertentu. diwakili oleh kepla negara. 2. Konvensi wina 1961 tentang Hubungan Diplomatik. Persetujuan (Agreement) perjanjian bersifat tekhnis atau administratif. Traktat (treaty) perjanjian paling formal merupakan persetujuan dua negara atau lebih mencakup perjanjian bidang politik dan ekonomi. . 4. ISTILAH-ISTILAH DALAM PERJANJIAN INTERNASIONAL : 1. 2. Contohnya : Indonesia dengan RRC (1955) tentang Penyelesaian dwikewarganegaraan. Indonesia dengan Thailand tentang garis batas laut Andaman sebelah utara selat Malaka 1071. Ratifikasi campuran antara DPR (legislatif) dengan Pemerintah (Eksekutif).Parlemen tapi jarang digunakan. Indonesia dengan Malaysia tentang Ektradisi 1974. 3. Konvensi Hukum Laut Internasiobnal 1982 tentang laut teritorial (200 mil).Menurut Konvensi Wina 1969 tentang Hukum Perjanjian Internasional disebutkan tahap pembuatan perjanjian internasional dilakuakn melalui tahap: a. biasanya dilakukan oleh menteri luar negeri atau kepala pemerintahan. Perundingan (Negotiation).

Proses Verbal catatan atau ringkasan atau kesimpulan konferensi diplomatik. Biasanya diulakukan oleh wakil-wakil militer dan negara dan bisa bersifat multilateral dan melahirkan kewajiban bagi yang mengadakannya. 6. terinci dan sistimatis serta tidak memerlukan ratifikasi. Modus Vivendi dokumen untuk mencatat persetujuan internasional bersifat sementara. nama utusan. Menjadi pusat bangsa –bangsa dalam pencapaian tujuan PBB diatas. Memvantu masyarakat dunia lebih sejahtera. buta aksara. 15. Charter adalah istilah dalam perjanjian internasional untuk pendirian badan yang melakukan fungsi administratif. Mengembangkan persahabatan antar bangsa 3. 4. 13. menghentikan pengrusakan lingkungan dan penghormatan HAM. Deklarasi (declaration) yaiut perjanjianinternasinal yang berbentuk traktat dan dokumen tidak resmi. PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) United Nations Berdiri pada tanggal 24 Oktober 1945 diprakarsai oleh 5 negara antara lain Amerika serikat. Misalnya Atlantic Charter. b. Pakta (fact). Menjaga perdamaian dunia 2. Pertukaran Nota yaitu metode tidak resmi namun banyak digunakan. sampai perjumpaan permanen. Piagam (Statute) yaitu himpunan peraturan yang ditetapkan leh persetujuan internasional baik mengenai pekerjaan atau kesatuan tertentu seperti pengawasan internasional yang mencakup tentang minyak. 14. Dan Sekjen PBB sekarang adalah Ban Kimon dari Korea Selatan. Cina dan Prancis. penyakit menular. Misalny Pakta Warsawa (mengenai Pertahanan ). lapangan kerja. a. Negara-negara menyelesaikan perselisihan dengan cara damai 4. 8.5. memberantas kemiskinan. Perikatan ( Arrangement) adalah istilah yang digunakan untuk transaksi yang sifatnya sementara. menunjukkan suatu persetujuan yang lebih khusus dan membutuhkan ratifikasi. Tidak diratifikasi. 2. . Negara-negara menghindari penggunaan kekerasan atau ancaman kekerasan. 9. Prancis. Magna Charter. atau catatan suatu pemufakatan. mandarin. Tujuan PBB: 1. 7. Kelima Negara tersebut sekarang sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB yang memegang hak Veto yaitu hak untuk membatalkan atau memveto keputusan dewan keamanan PBB. Rusia. Negara anggota memiliki kedaulatan sederajat. Prinsip-Prinsip PBB: 1. 11. Bahasa persidangan PBB adalah bahasa Arab. Ketenrtuan Umum (General Act) traktat yang bersifat resmi dan tidak resmi. Covenant yaitu anggaran dasar LBB (Liga Bangsa-Bangsa). Contoh Piagam Kebebasan Transit. Ketentuan Penutup (final Act) ringkasan hasil konvensi yang menyebutkan negara peserta. Inggris. ORGANISASI INTERNASIONAL A. Negara anggota mematuhi piagam PBB 3. 12. Rusia dan Spanyol. Inggris.masalah yang disetujui konferensi dan tidak diratifikasi. 10. Tidak diratifikasi.

Dewan Keamanan PBB (Security Council) : Adalah badan PBB yang fungsinya memelihara atau mempertahankan perdamaian dan keamanan internasional. Dewan ini merekomendasi kepada majelis umum yang berkaitan dengan pembanguna ekonomi. Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan. kepulauan Solomon adalah bekas jajahan Jerman. Amerika serikat) dan 10 negara anggota tidak tetap yang dipilih oleh Majelis Umum untuk masa jabatan 2 tahun. ekonomi. UNICEF (United Nations Shildren’s Fund) Dana Kanak-Kanak Perserikatan Bangsa-Bangsa yang memberikan bantuan untuk rencana-rencana kesejahteraan ibu dan anak di selurug Negara di dunia. 3. Mendorong peenghormatan HAM dan saling ketergantungan sesame bangsa. Fungsinya sebgai forum untuk membahas masalaha yang menjadi keprihatinan dunia. 2. 3. Kemudian Negara bekas jajahan Turki seperti Jordania dan Palestina. FAO (Food and Agriculture Organization) organiasai Pangan dan Pertanian. Rusia. sosbud penduduk setempat. Dewan Ekonomi dan Sosial (Economic and Social Council) : Anggotanya terdiri dari 54 negara dan setiap tahun dipilih 18 anggota baru oleh Majelis Umum PBB untuk masa jabatan 3 tahun. Fungsi dewan ini adalah bertanggug jawab atas kegiatan social PBB. Anggaotanya 15 negara yang terbagi menjadi 5 anggota tetap (Inggris. Wilayah perewalian adalah wilayah bekas jajahan yang ditempatkan dalam satu system perwalian sebagai satu cara agar Negara-negara anggota bertanggung jawab atas wilayah tersebut (biasanya Negara bekas penjajahnya) dan menngkatkan kemajuan wiulayah itu menuju kemerdekaannya. Majelis Umum (General Asembly) : Angotanya semua Negara anggota PBB. namun bias dibatalkan oleh 1 negara dari anggota Dewan tersebut. Pada bulan Desember menjadi anggota PBB. Negara anggota membantu PBB c. 4. Negara yang terakhir yang mencapai kemerdekaannya pada Bulan November 1994 adalah Palau. Memelihara keamanan dan perdamaian internasional 2. Sistem perwalian itu di selenggarakan dalam rangka : 1. ILO (International Labour Organization) organisasi Perburuhan Internasional.5. . Keputusannya tidak mengikat anggota PBB karena hanya bersifat rekomendasi namun berbobot karena merupakan hasil pandangan mayoritas Negara di dunia. Badan /Alat Perlengkapan PBB: 1. masalah lingkungan dan Hak Asasi Manusia. Memajukan politik. Prancis. Cina. Contoh Negara Togo dan Kamerun. Dewan Perwalian (Trusteeship Council) : Dewan ini bertugas menyelenggarakan pemerintahan dan melakukan pengawasan terhadap wilayah-wilayah yang masuk kategori trust territories (wilayah peerwalian). UNESCO (United Nations educational Scintific and Cultural Organization) Organisasi Pendidikan. Bersidang setiap tahun selama satu bulan. Badan ini mengkoordinir badan-badan seperti WHO (World Health Organization) oeganisasi kesehatan Dunia. Dewan ini memiliki hak Veto yaitu hak untuk memblokir atau menolak keputusan Dewan walaupun ke 14 anggota dewan yang lain menyetujui keputusan yag bersangkutan. Bersidang setiap tahun.

Negara lain yang bukan statute Mahkamah Internasioanl dengan syarat yang telah ditetapkan. Badan ini bertujuan meningkatkan perdamaian dan effisiensi produksi dan distribusi hasil makanan dan pertanian. Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan yang didirikan pada tanggal 4 November 1946 bermarkas di Paris. 5. 5. Dewan keamanan atas permohonan badan tersebut dan badan PBB lainnya. 2. 3. Perkara apa saja. ILO (International Labour Organizatiaon) yaitu Organisai buruh internasional didirikan pada tanggal 11 April 1919 bermarkas di Jenewa. UNESCO (United Nations educational Scintific and Cultural Organization) . Bertujuan memajukan kerjasama moneter internasional dan perluasan perdagangan internasional. yaitu Organisasi Pendidikan. Badan Khusus PBB (Specialized Agencies) : 1. . 3. IMF (International Monetary Fund) yaitu dana moneter internasional didirikan pada tanggal 27 desember 1945 bermarkas diWashington. IBRD ( International Bank of Reconstruction and development) yaitu bang pembangunan dan perkembangan internasional yang didirikan pada tanggal 27 Desember 1945 bertyujuan membantu pembangunan dan perkembangan daerah-daerah milik anggota PBB untuk memudahkan penanaman modal untuk tujuan produktif. pengetahuan. Terdiri 15 hakim yang dipilih Majelis Umum berdasarkan kemampuan mereka dan bermarkas di Den Haag Belanda. Sekjen sekarang Ban Kimon dari Korea selatan. Italia. Dewan Keamanan PBB. Menjamin penanganan masalah-masalh soaial dan ekonomi. perbaiki hidup penduduk desa. Mahkamah Internasional selain mengadili perkara dapat juga memberikan nasihat hokum kepadamajelis Umum. Swiss. Semua Negara yang berada di bawah Statuta (wilayah Kerja) Mahkamah Internasional. 6. Swiss. Prancis. Pihak yang dapat mengajukan perkara ke Mahkamah internasional : 1. stabilitas pertukaran uang.4. Mahkamah Internasional (International Court of Justice) : Adalah badan pengadilan internasional resmi dan tetap yang bertugas untuk memeriksa dan memutus perkara yang diajukan kepadanya. WHO (World Health Organization) yaitu organisasi kesehatan Dunia yang didirikan pada tanggal 7 April 1948 bermarkas di Jenewa . Amerika Serikat. Sekretaris Jenderal diangkat oleh Majelis Umum atas usul Dewan Keamanan PBB. 2. Sekretariat (Secretariat) : Badan ini terdiri atas satu orang sekretaris Jenderal dan staf yang diperlukan. Badan ini bertujuan member sumbangan kearah perdamaian dan keamanan dengan memajukan kerjasama antar bangsa-bangsa melalui pendidikan. social dan memperbaiki syarat perburuhan dan tingkat kehidupannya. bertujuan mencapai tingkat kesehatan yang tertinggi bagi semua rakyat di dunia. Bertujuan memelihara perdamaian abadi dengan memajukan keadilan ekonomi. hutan. 6. FAO ( Food and agriculture Organization) yaitu organisasi bahan makanan dan pertanian PBB didirikan pada tanggal 16 Oktober 1945 bermarkas di Roma. 4.

perbaikan tarap hidup rakyat. 5. UPU (Universal Postal Union) yaitu persatuan pos sedunia. 9. ASEAN (Association of South East Asian Nations) Atau Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara: ASEAN di bentuk berdasarkan deklarasi Bangkok tanggal 8 Agustus 1967 yang ditandatangani 5 tokoh ASEAN yaitu Adam Malik (Indonesia). Mnyanmar. Sidang ini 2 kali setahun. dan Kamboja. 2. Konferensi Tingkat Tinggi ini merupakan lembaga pembuat keputusan tertinggi dalam ASEAN. India.membantu menetapkan system pembayaran multilateral terhadap transaksi yang sedangberjalan. Terdiri 23 negara yaitu 10 negara ASEAN. Asustralia. Jepang. Federasi Rusia. yaitu pertemuan para kepala pemerintahan se ASEAN. A. Korea Utara. ITO (International Trade Organization) yaitu organisasi perdagangan internasional dan peraetujuan mengenai bea dan cukai dan perdagangan.(Bukan Badan PBB) B. Didahului dengan pertemuan para menteri ekonomi dan menteri luar negeri ASEAN. 4. ITU (International Telecommunication union yaitu persatuan telekomunikasi internasional. Bekerjasama dalam dalam penggunaan pertanian dan industry. 3. 4. Vietnam. . Amerika Serikat. soaial budaya. 11. Meningkatkan kerjasama dalam masalah yang menyangkut kepentingan beresama bidang ekonomi. pengetahuan dan administrasi. WTO (Word Trade Organization) Organisasi perdagangan Dunia. ASEAN Miniterial Meeting (AMM). B. 6. yaitu siding para menteri luar negeri ASEAN yang merumuskan garis kebijakan dan koordinasi kegiatan ASEAN. Memepercepat peetumbuhan ekonomi. ASEAN Summit. Tun Abdul Razak (Malaysia). ICAO (International Civil Aviation Organization) yaitu organisasi penerbangan sipil internasional. Papua Nugini sebagai Peninjau dan 12 negara patner yaitu Kanada. laos. yaitu forum dialog tentang isu-isu keamanan di wilayah Asia Pasifik. soaial dan budaya dfi kawasan asia tenggara. Struktur ASEAN : Menurut KTT ASEAN di BALI 1976 strukturnya sbb : 1. Tujuan ASEAN : 1. 8. Rajaratnam (Singapura) dan Narciso R. tekhnik. Selandia Baru Korea Selatan. Sekarang jumlah anggotanya 10 negara yaitu ditambah dengan Brunai Darussalam. 3. RRC. Disamping itu ada Forum Regional ASEAN (FRA) sejak rahun 1994. 10. ASEAN Economic Ministers (AEM) adalah siding para menteri ekonomi untuk meneruskan kebijakan yang telah dirumuskan. 7. Ramos (Filipina). Membina kerjasama dengan organisasi dunia lainnya. Salng memberi bantuan dalam bentuk saran latihan dan penelitian. Thanat Khoman (Muangthai). 2. Meningkatkan perdamaian dan stabiloitas regional dan saling mengjhormati. Mngolia dan Uni Eropa. ASEAN Finance Meeting (AFMM) adalah siding para menteri keuangan ASEAN merumuska kebijakan ASEAN di bidang keuangan.

ASEAN Standing Committee (ASC) komisi tetap ASEAN dipimpin oleh menteri luar negeri dari Negara yang mendapat giliran manjadi Ketua yaitu tuan rumah dari siding tahunan para menteri luar negeri ASEAN. daratan/Kepulauan 2. Pengakuan kedaulatan RI oleh belanda melalui KMB tanggal 27 Desember 1949. Indonesia – Australia : Laut arafuru dan utara irian jaya dengan papua nugini d. 7. C. 6. keshatan penerangan.166. Mamfaat Kerja sama dan Perjanjian Internasional bagi Indonesia : A. 2. b. Pengembalian Irian barat oleh PBB dari tangan belanda ke RI tahun 1962 5.163 km : 800. Indonesia. Indonesia – India : Lands kontinen laut Andaman. yaitu : a. Penentuan Batas Wilayah laut RI melalui Konvensi Hukum Laut Inmternasional tahun 1982.000 km . c. Mamfaat keraja sama Internasional: 1. 4.Berunding atas dasar Perjanjian Lingarjati dan renville . ilmu pengetahuan.087 km : 3. c.Thailand : Landas kontinen selat malaka danm laut Andaman. e. 2. ASEAN Secretariat yaitu sekretaris ASEAN yang berfungsi untuk memprakarsai. batas 200 mil laut ZEE (Zona Ekonimi Eksklusif). Diterimanya konsep Negara kepulauan (archipelagic state)Wawasan Nusantara. perburuhan.Pemerintaha RI dikembalikan ke Yogyakarta.4 juta km : 2.Membebaskan segala tawanan . Other ASEAN Ministerial Meeting (OAMM) yaitu siding para menteri non ekonomi merumuskan kebojakan selain ekonomi seperti pendidikan. Secara regional perjanjian batas laut dengan Negara tetangga sbb: a.027. Batas wilayah 12 mil laut territorial Negara pantai dan Negara kepulauan. Berdasarkan pengakuan persegi : 1. 3. PBB mengeluarkan resolusi untuk menghentikan Agresi Militer belanda IIyang berisi : Hentikan saling menyerang . member nasehat dan pertimbangan dan mengkoordinasikan dan melaksanakan jkegiatan-kegiatan ASEAN.. b. Laut territorial 3.5. sosbud. Mamfaat Perjanjian Internasional : 1. pengakuan hak Negara tak berpantai utk ikut memamfaatkan sumber daya alam dan kekayaan lautan. Landas Kontinen tersebut maka luas wilayah Indonesia menjadi sekitar 8. Perundingan Indonesia Belanda melalui Jasa baik KTN (komisi Tiga Negara) untuk menghentikan pendudukan belanda di Indonesia. Indonesia.Singapura :garis batas laut territorial. Dewan Keamanan PBB menghentikan Agresi Militer Belanda I atas usul India dan Australia. Indonesia – Malaysia : lndas kontinen selat malaka daan lau natuna. B. teknologi.

yang memang harus diserahkan pada polisi setempat. Arsip-arsip. membawahi beberapa konsul yang ditempatkan di ibu kota negara tempat ia bertugas. Mengetahui keadan dan perkembangan di negara penerima dengan cara yang syah sesuai dengan Undang-undang dan melaporkannya kepada negara pengirim. surat-surat ataupun telegram tidak boleh dibuka oleh polisi. 4. hak kekebalan dalam daerah perwakilan seperti daerah kedutaan besar. Perwakilan Konsuler : adalah lembaga kenegaraan di luar negeri yang bertugas dalam membina hubungan non politik dengan negara lain. b. Memelihara persahabatan serta membina hubungan ekonomi. Fungsi. Berdasarkan hukum internasional daerah itu dipandang sebagai daerah negara pengirim. Tugas pokok konsul kehormatan adalah menghubungkan perdagangan ke dua negara. Hak Ekstrateritorialitas. polisi. Hak Kekebalan atau Kebebasan Korps Diplomatik. bebas mendirikan tempat ibabad dilingkungan kedutaan. hakim tersebut. Warga negara yang mencari perlindungan digedung perwakilan diplomatik tidak dapat ditanmgkap begitu saja melainkan harus melalui perundingan dengan kepala perwakilan setempat. Hak dan Kewajiban Perwakilan Diplomat menurut Konvensi Wina tahun 1961 : 1. 1. . 3. Orang yang masuk tanpa izin bisa dikeluarkan. daerah kedutaan termasuk halaman dan bangunannya dimana terpancang bendera dan lambang negara itu. Negara penerima perang dengan negara pengirim. bebas pemeriksaan atas tas diplomatik. Hak Kekebalan (immunitet) Korps Diplomatik : a. Berakhirnya Fungsi Misi Perwakilan Diplomatik : 1. Tingkatan kepangkatan perwakilan konsuler : a.500. konsul mengepalai suatu kekonsulan yang membawahi satu daerah kekonsulan kadang-kadang diperbantukan konsul Jenderal. Sudah habis masa jabatan 2. Gedung perwakilan negara asing tidak boleh digeledah atau dimasuki oleh petugas kehakiman. ilmu pengetahuan antara negara pengirim dan penerima. F. D. Kecuali pelaku kejahatan. Melindungi kepentingan negara dan warga negara pengirim sesuai hukum internasional.4. Karena tidak disenangi (di persona non grata ) 4. melainkan mendapat honoraruium atas jasa-jasanya itu.000 km C. Konsul . ZEE : 2. Mengadakan perundinagn dan persetujuan dengan negara penerima.Wakil negara pengirim di negara penerima 2. tanpa seizin kepala perwakilan diplomatik yang bersangkutan. Ia ditarik oleh pemerintah negaranya 3. Mereka dibebaskan dari pajak dan bea cukai. b. Pejabat ini tidak mendapat gaji. E. pendidikan dan kebudayaan. setiap anggota korps diplomatik harus tunduk kepada hukum dan peraturan kepolisian setempat namun tidak dapat dituntut dimuka pengadilan. Ada konsuler yang bersifat tetap ada konsuler kehormatan. 5. Konsul Jenderal.

d gen Konsul. Berhak mengadakan hubungan bersifat politik. Satu negara dapat mempunyai lebih dari satu perwakilan konsuler. Mengeluarkan paspor dan Visa atau dokumen perjalanan kepada warga negara pengirim. Konsul Muda. 2. Berhak mengadakan hubungan yang bersifat non politik 3. Tidak mempunyai hak ekstrateritorial (tunduk pada pelaksanaan kekuasaan peradilan). lembaga-lembaga internasional dan negaranegara. 4. Fungsi seorang pejabat konsuler telah berakhir 2. perjanjian internasional adalah perjanjian yang diadakan anatara anggota masyarakat bangsa-bangsa yang bertujuan untuk mengakibatkan akibat hukum tertentu. melakukan fungsi administratif yang tidak bertentangan dengan peraturang negara penerima. H. Pengertian perjanjian internasional a. Bertindak sebagai notaris dan panitera sipil. badan hukum sesuai dengan hukum internasional ( sesuai batas-batas yang di izinkan). Korps Konsuler : 1. 4. ekonomi. Perbedaan perwakilan diplomatiok dengan perwakilan konsuler: A. J. Fungsi Perwakilan Knsuler menurut Konvensi Wina : 1. Berakhirnya misi perwakilan konsuler : 1. Pemberitahuan bahwa ia bukan lagi sebagai anggota staf konsuler I. kebudayaan dan iptek ke dua negara.c. Penarikan dari negara pengirim 3. G. Kadang diperbantukan kepada konsul jenderal atau Konsul. Melindungi kepentingan negara pengirim dan warga negaranya. Memajukan hubungan perdagangan. 3. 2. PERJANJIAN INTERNASIONAL 1. diangkat oleh konsul jenderal atau oleh konsul untuk engurus hal tertentu yang berhubungan dengan daerah kekonsulan. Memelihara kepentingan negaranya dengan melaksanakan hubungan dengan pejabat tingkat daerah (setempat). 2. 3. Mochtar Kusumaatmaja. mengepalai kantor wakil konsulat yang ada didalam satu daerah kekonsulan. 4. Satu negara hanya memiliki satu perwakilan diplomatik di negara penerima. Korps Diplomatik : 1. Memelihara kepentingan negaranya dengan melakukan hubungan dengan pejabat tingkat pusat. . iasanya ditempatkan di kota-kota yang termasuk kekonsulan. Dalam definisi ini subyek hukum internasional yang mengadakan perjanjian adalah anggota masyarakat bangsa-bangsa. Mempunyai hak ekstrateritorial (tidak tunduk pada kekuasaan peradilan) B.

yaitutertulis dan lisan. Bilateral adalah perjanjian antar dua negara unutk mengatur kepentingan kedua belah pihak. Contoh multilateral adalah Konvensi Jenewa (perlindungan korban perang). Jumlah pesertanya. dll ad. seperti Indonesia-Malaysia. Sedangakan ada perjanjian yang bersifat treaty contract adalah perjanjian yang menimbulkan hak dan kewajiban hanya bagi negara yang mengadakan perjanjian saja. Macam Perjanjian Internasional : Perjanjian internasional dapat dibedakan berdasarkan beberapa kriteria. Dari segi strukturnya yaitu ada perjanjian yang bersifat Law Making Treaties adalah perjanjian yang mengandung kaidah hukum yang berlaku bagi semua bangsa di dunia. Dari segi objeknya. Comvention. Arrangement. Sedangkan perjanjian internasional lisan adalah setiap perjanjian internasional yang doekspresikan melalui instrumen-instrumen tidak tertulis. Jumlah pesertanya b. seperti Treaty. ZEE dan landas benua). Protocol. Covenant. Seperti konvensi Jenewa. yaitu perjanjian bersifat self-executing (berlaku dengan sendirinya)yaitu perjanian itu langsung dapat berlaku setelah diratifikasi oleh negara peserta) dan non self. yaitu : a. Srtrukturnya c. Dari segi cara berlakunya.a. Perjanjian internasional tertulis adalah perjanjian yang dituangkan dalam instrumen-instrumen pembentuk perjanjian yang tertulis dan formal. dll ad. ad. Objeknya d. Statute. Agreement.b. Declaration.executing. Konvensi Wina (diplomatic). c. yaitu perjanjian bilateral dan multilateral. Indonesia-Tailand (garis batas laut Andaman) dll. perjanjian internasional itu ada dua. 2. perjanjian internasional dibedakan antara perjanjian yang berisi soal-soal politik. hukum laut. sepertithe London Agreement (keanggotaan Dewan Keamanan PBB). Constitution. Perjanjian multilateral adalah diadakan oleh banyak negara untuk mengatur kepentingan bersama negara-nebara peserta perjanjian tersebut. Indonesia-Cina. Contoh perjanjian bilateral : Indonesia – Cina (dwikewarganegaraan). Perjanjian internasional lisan ( international oral agreement). jika berlakunya perjanjian itu harus dilakukan perubahan undangundang di negara peserta terlebih dahulu. dengan perjanjian yang berisi soal-soal ekonomi. . Intrumen pembentuk perjanjiannya ad. e. yang diperjanjikan adalah hal-hal yang disepakati secara lisan. Charter. dll ad. zona bersebelahan. Dari segi intrumennya. budaya. Cara berlakunya e. seperti : 1. Konvensi Hukum Laut Internasional (laut teritorial. d. Wina. negara) yang menurut hukum internasional menimbulkan hak dan kewajiban bagi para pihak yang membuat kesepakatan. Definisi lain Perjanjian Internasional adalah kesepakatan antara dua atau lebih subyek hukum internasional (lembaga internasional.Indonesia – Malaysia (ekstradisi).b.

pada pasal 11 ayat 1 UUD 1945 dosebutkan bahwa Presiden dengan persetujuan DPR membuat perjanjian dengan Negara lain. 3. Perjanjian internasional yang dibentuk melalui 2 tahap yaitu ( perundingan dan penandatanganan) dipakai untuk perjanjian yang tidak begitu penting. berjangka pendek. Menurut Konvensi Wina 1969 tentang Hukum Perjanjian Internasional disebutkan tahap pembuatan perjanjian internasional dilakuakn melalui tahap: a. adalah pernyataan suatu negara yang disampaikan oleh wakil negara itu dan ditujukan kepada negara lain. Contohnya : Indonesia dengan RRC (1955) tentang Penyelesaian dwikewarganegaraan. Dalam Undang-undang RI No. Perjanjian internasional yang dibentuk melalui 3 tahap yaitu (perundingan. . 24 tahun 2000 ditegaskan bahwa pembuatan perjanjian internasional dilakukan melalui tahap ( penjajakan. Menurut Hukum Positif Indonesia. c. Pengesahan (Ratification). biasanya dilakukan oleh menteri luar negeri atau kepala pemerintahan. Perundingan (Negotiation). perumusan naskah. b. Penandatanganan (Signature). 3. Deklarasi Unilateral atau deklarasi sepihak ( unilateral declaration). diwakili oleh kepla negara. Indonesia dengan Malaysia tentang Ektradisi 1974. seperti Perjanjian perdagangan. dari Negara atau subyek hokum internasional lainnya. penyelesaian cepat. Ratifikasi oleh badan Legislatif atau DPR. penandatanganan. 2. perjanjian yang dibuat tidak tegas. cara ini dupakai apabila materi atau yang diperjanjikan itu dianggap sangat penting maka perlu persetujuan DPR. biasanya dilakukan oleh raja absolut dan pemerintahan otoriter. Indonesia dengan Australia tentang Pertahanan dan Keamanan kedua negara 1995. Tahap Pembuatan Perjanjian Internasional : Menurut Mochtar Kusumaatmaja ada dua macam cara pembentukan perjanjian internasional : a. artinya keberadaan perjanjian itu hanya dapat diketahui melalui penyimpulan suatu tingkah laku baik aktif atau tidak aktif. perundingan tahap pertama tentang objek tertentu.Parlemen tapi jarang digunakan. Ratifikasi campuran antara DPR (legislatif) dengan Pemerintah (Eksekutif). perundingan. Perjanjian diam-diam (tacit consent atau tacit agreement). Tapi perjanjian belum dapat diberlakukan sebelum diratifikasi oleh masingmasing negara. menteri luar negeri atau duta besar dengan menunjukkan Surat Kuasa Penuh (full powers) b. penerimaan dan penandatanganan). Indonesia dengan Thailand tentang garis batas laut Andaman sebelah utara selat Malaka 1071. JENIS PERJANJIAN INTERNASIONAL 1. Ratifikasi oleh badan eksekutif. ratifikasi atau pengesahan). Bilateral bersifat khusus (Treaty Contract) karena hanya mengatur kepentingan ke dua negara. oleh sebab itu perjanjian bilateral bersifat ‘tertutup’ dalam arti tertutup kemungkinan bagi negara lain untuk ikut serta dalam perjanjian tersebut. Penandatanganan hanya bersifat sementara dan harus dikuatkan dengan pengesahan atau penguatan yang disebut ratifikasi. Ratifikasi perjanjian internasional dapat dibedakan sbb: 1.2. kepala pemerintahan. 3.

Zona Ekonomi Eksklusif (200 mil). Multilateral yang disebut juga Law Making Treatis biasanya mengatur hal yang berkaitan dengan kepentingan umum dan bersifat terbuka dala arti tidak hanya mengatur kepentingan negara yang mengadakan perjanjian itu tetapi juga kepentingan negara lain yang tidak turut serta dalam perjanjian itu (bukan Peserta). Misalny Pakta Warsawa (mengenai Pertahanan ). Contohnya :Konvensi Jenewa 1949 tentang perlindungan korban perang. Biasanya diulakukan oleh wakil-wakil militer dan negara dan bisa bersifat multilateral dan melahirkan kewajiban bagi yang mengadakannya. Pakta (fact). Covenant yaitu anggaran dasar LBB (Liga Bangsa-Bangsa). Charter adalah istilah dalam perjanjian internasional untuk pendirian badan yang melakukan fungsi administratif. 3.masalah yang disetujui konferensi dan tidak diratifikasi. 7. Landas Benua (lebih 200 mil). terinci dan sistimatis serta tidak memerlukan ratifikasi. Tidak diratifikasi karena sifatnya tidak seresmi atau seformal traktat atau konvensi. Proses Verbal catatan atau ringkasan atau kesimpulan konferensi diplomatik.2. 5. 6. 10. 14. 12. ISTILAH-ISTILAH DALAM PERJANJIAN INTERNASIONAL : 1. Modus Vivendi dokumen untuk mencatat persetujuan internasional bersifat sementara. 11. Perikatan ( Arrangement) adalah istilah yang digunakan untuk transaksi yang sifatnya sementara. Konvensi wina 1961 tentang Hubungan Diplomatik. Magna Charter. Ketentuan Penutup (final Act) ringkasan hasil konvensi yang menyebutkan negara peserta. lapangan kerja. Persetujuan (Agreement) perjanjian bersifat tekhnis atau administratif. Tidak diratifikasi. 15. Zona Bersebelahan (24 mil). 9. Konvensi (Convention) persetujuan formal bersifat multilateral yang tidak berurusan dengan kebijaksanaan tingkat tinggi (haigh Plicy) dilegalisasi oleh wakil yang berkuasa penuh. ORGANISASI INTERNASIONAL A. 8. sampai perjumpaan permanen. Protokol (Protocol) persetujuan tidak resmi umumnya tidak dibuat oleh kepala negara yang mengatur masalah-masalah tambahan seperti penafsiran klaususl-klausul tertentu ( Klausul = ketentuan tambahan sebuah perjanjian). 13. 4. Ketenrtuan Umum (General Act) traktat yang bersifat resmi dan tidak resmi. Piagam (Statute) yaitu himpunan peraturan yang ditetapkan leh persetujuan internasional baik mengenai pekerjaan atau kesatuan tertentu seperti pengawasan internasional yang mencakup tentang minyak. Konvensi Hukum Laut Internasiobnal 1982 tentang laut teritorial (200 mil). Misalnya Atlantic Charter. Tidak diratifikasi. Deklarasi (declaration) yaiut perjanjianinternasinal yang berbentuk traktat dan dokumen tidak resmi. Contoh Piagam Kebebasan Transit. Pertukaran Nota yaitu metode tidak resmi namun banyak digunakan. nama utusan. PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) United Nations . atau catatan suatu pemufakatan. menunjukkan suatu persetujuan yang lebih khusus dan membutuhkan ratifikasi. Traktat (treaty) perjanjian paling formal merupakan persetujuan dua negara atau lebih mencakup perjanjian bidang politik dan ekonomi. 2.

Anggaotanya 15 negara yang terbagi menjadi 5 anggota tetap (Inggris. Menjaga perdamaian dunia 2. 2. Badan ini mengkoordinir badan-badan seperti WHO (World Health Organization) oeganisasi kesehatan Dunia. 3. Bersidang setiap tahun. menghentikan pengrusakan lingkungan dan penghormatan HAM. Memvantu masyarakat dunia lebih sejahtera. Dewan Keamanan PBB (Security Council) : Adalah badan PBB yang fungsinya memelihara atau mempertahankan perdamaian dan keamanan internasional. mandarin. Dewan ini memiliki hak Veto yaitu hak untuk memblokir atau menolak keputusan Dewan walaupun ke 14 anggota dewan yang lain menyetujui keputusan yag bersangkutan. Inggris. Prancis. Menjadi pusat bangsa –bangsa dalam pencapaian tujuan PBB diatas. Negara anggota memiliki kedaulatan sederajat. Dewan Ekonomi dan Sosial (Economic and Social Council) : Anggotanya terdiri dari 54 negara dan setiap tahun dipilih 18 anggota baru oleh Majelis Umum PBB untuk masa jabatan 3 tahun. a.Berdiri pada tanggal 24 Oktober 1945 diprakarsai oleh 5 negara antara lain Amerika serikat. masalah lingkungan dan Hak Asasi Manusia. Bahasa persidangan PBB adalah bahasa Arab. FAO (Food and Agriculture . Dan Sekjen PBB sekarang adalah Ban Kimon dari Korea Selatan. memberantas kemiskinan. Bersidang setiap tahun selama satu bulan. penyakit menular. Fungsinya sebgai forum untuk membahas masalaha yang menjadi keprihatinan dunia. Mengembangkan persahabatan antar bangsa 3. 4. Rusia dan Spanyol. Negara anggota membantu PBB c. Majelis Umum (General Asembly) : Angotanya semua Negara anggota PBB. Keputusannya tidak mengikat anggota PBB karena hanya bersifat rekomendasi namun berbobot karena merupakan hasil pandangan mayoritas Negara di dunia. Inggris. Dewan ini merekomendasi kepada majelis umum yang berkaitan dengan pembanguna ekonomi. Cina. 2. Negara-negara menyelesaikan perselisihan dengan cara damai 4. Tujuan PBB: 1. ILO (International Labour Organization) organisasi Perburuhan Internasional. Amerika serikat) dan 10 negara anggota tidak tetap yang dipilih oleh Majelis Umum untuk masa jabatan 2 tahun. 5. Kelima Negara tersebut sekarang sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB yang memegang hak Veto yaitu hak untuk membatalkan atau memveto keputusan dewan keamanan PBB. Rusia. namun bias dibatalkan oleh 1 negara dari anggota Dewan tersebut. buta aksara. b. Cina dan Prancis. Prancis. Prinsip-Prinsip PBB: 1. Badan /Alat Perlengkapan PBB: 1. Fungsi dewan ini adalah bertanggug jawab atas kegiatan social PBB. Negara-negara menghindari penggunaan kekerasan atau ancaman kekerasan. Negara anggota mematuhi piagam PBB 3. Rusia.

Bertujuan memelihara perdamaian abadi . Dewan Perwalian (Trusteeship Council) : Dewan ini bertugas menyelenggarakan pemerintahan dan melakukan pengawasan terhadap wilayah-wilayah yang masuk kategori trust territories (wilayah peerwalian). Wilayah perewalian adalah wilayah bekas jajahan yang ditempatkan dalam satu system perwalian sebagai satu cara agar Negara-negara anggota bertanggung jawab atas wilayah tersebut (biasanya Negara bekas penjajahnya) dan menngkatkan kemajuan wiulayah itu menuju kemerdekaannya. 6. Pada bulan Desember menjadi anggota PBB. Pihak yang dapat mengajukan perkara ke Mahkamah internasional : 1. Badan Khusus PBB (Specialized Agencies) : 1. Menjamin penanganan masalah-masalh soaial dan ekonomi. sosbud penduduk setempat. ILO (International Labour Organizatiaon) yaitu Organisai buruh internasional didirikan pada tanggal 11 April 1919 bermarkas di Jenewa. Semua Negara yang berada di bawah Statuta (wilayah Kerja) Mahkamah Internasional. UNICEF (United Nations Shildren’s Fund) Dana Kanak-Kanak Perserikatan Bangsa-Bangsa yang memberikan bantuan untuk rencana-rencana kesejahteraan ibu dan anak di selurug Negara di dunia. Negara lain yang bukan statute Mahkamah Internasioanl dengan syarat yang telah ditetapkan. Dewan Keamanan PBB. Terdiri 15 hakim yang dipilih Majelis Umum berdasarkan kemampuan mereka dan bermarkas di Den Haag Belanda. 4.Organization) organiasai Pangan dan Pertanian. Kemudian Negara bekas jajahan Turki seperti Jordania dan Palestina. Sistem perwalian itu di selenggarakan dalam rangka : 1. Sekretaris Jenderal diangkat oleh Majelis Umum atas usul Dewan Keamanan PBB. kepulauan Solomon adalah bekas jajahan Jerman. ekonomi. Sekjen sekarang Ban Kimon dari Korea selatan. Mendorong peenghormatan HAM dan saling ketergantungan sesame bangsa. 2. Mahkamah Internasional (International Court of Justice) : Adalah badan pengadilan internasional resmi dan tetap yang bertugas untuk memeriksa dan memutus perkara yang diajukan kepadanya. Perkara apa saja. Swiss. 5. UNESCO (United Nations educational Scintific and Cultural Organization) Organisasi Pendidikan. Sekretariat (Secretariat) : Badan ini terdiri atas satu orang sekretaris Jenderal dan staf yang diperlukan. Negara yang terakhir yang mencapai kemerdekaannya pada Bulan November 1994 adalah Palau. 3. Memajukan politik. Dewan keamanan atas permohonan badan tersebut dan badan PBB lainnya. 4. Mahkamah Internasional selain mengadili perkara dapat juga memberikan nasihat hokum kepadamajelis Umum. Contoh Negara Togo dan Kamerun. Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan. Memelihara keamanan dan perdamaian internasional 2. 3.

4. Mnyanmar. 11. Vietnam. laos. 2. 10.(Bukan Badan PBB) B. Terdiri 23 negara yaitu 10 negara ASEAN. stabilitas pertukaran uang. bertujuan mencapai tingkat kesehatan yang tertinggi bagi semua rakyat di dunia. 5. perbaiki hidup penduduk desa. RRC. 6. Badan ini bertujuan meningkatkan perdamaian dan effisiensi produksi dan distribusi hasil makanan dan pertanian. Bertujuan memajukan kerjasama moneter internasional dan perluasan perdagangan internasional. IBRD ( International Bank of Reconstruction and development) yaitu bang pembangunan dan perkembangan internasional yang didirikan pada tanggal 27 Desember 1945 bertyujuan membantu pembangunan dan perkembangan daerah-daerah milik anggota PBB untuk memudahkan penanaman modal untuk tujuan produktif. Sekarang jumlah anggotanya 10 negara yaitu ditambah dengan Brunai Darussalam. Thanat Khoman (Muangthai). WHO (World Health Organization) yaitu organisasi kesehatan Dunia yang didirikan pada tanggal 7 April 1948 bermarkas di Jenewa . membantu menetapkan system pembayaran multilateral terhadap transaksi yang sedangberjalan. Memepercepat peetumbuhan ekonomi. Disamping itu ada Forum Regional ASEAN (FRA) sejak rahun 1994. Mngolia dan Uni Eropa. 2. ITU (International Telecommunication union yaitu persatuan telekomunikasi internasional. UPU (Universal Postal Union) yaitu persatuan pos sedunia. ASEAN (Association of South East Asian Nations) Atau Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara: ASEAN di bentuk berdasarkan deklarasi Bangkok tanggal 8 Agustus 1967 yang ditandatangani 5 tokoh ASEAN yaitu Adam Malik (Indonesia). social dan memperbaiki syarat perburuhan dan tingkat kehidupannya. Papua Nugini sebagai Peninjau dan 12 negara patner yaitu Kanada. yaitu forum dialog tentang isu-isu keamanan di wilayah Asia Pasifik. IMF (International Monetary Fund) yaitu dana moneter internasional didirikan pada tanggal 27 desember 1945 bermarkas diWashington. yaitu Organisasi Pendidikan. pengetahuan. Rajaratnam (Singapura) dan Narciso R. Italia. Korea Utara. Federasi Rusia. Asustralia. Tujuan ASEAN : 1. A. UNESCO (United Nations educational Scintific and Cultural Organization) . Swiss. Meningkatkan perdamaian dan stabiloitas regional dan saling mengjhormati. India. soaial dan budaya dfi kawasan asia tenggara. 7. Badan ini bertujuan member sumbangan kearah perdamaian dan keamanan dengan memajukan kerjasama antar bangsa-bangsa melalui pendidikan. FAO ( Food and agriculture Organization) yaitu organisasi bahan makanan dan pertanian PBB didirikan pada tanggal 16 Oktober 1945 bermarkas di Roma. Tun Abdul Razak (Malaysia). dan Kamboja. Amerika Serikat. 9. Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan yang didirikan pada tanggal 4 November 1946 bermarkas di Paris. . Ramos (Filipina). WTO (Word Trade Organization) Organisasi perdagangan Dunia. ITO (International Trade Organization) yaitu organisasi perdagangan internasional dan peraetujuan mengenai bea dan cukai dan perdagangan. 8. Jepang. ICAO (International Civil Aviation Organization) yaitu organisasi penerbangan sipil internasional.dengan memajukan keadilan ekonomi. Amerika Serikat. hutan. 3. Prancis. Selandia Baru Korea Selatan.

5. 4. ASEAN Standing Committee (ASC) komisi tetap ASEAN dipimpin oleh menteri luar negeri dari Negara yang mendapat giliran manjadi Ketua yaitu tuan rumah dari siding tahunan para menteri luar negeri ASEAN. 5. Pengakuan kedaulatan RI oleh belanda melalui KMB tanggal 27 Desember 1949. teknologi. keshatan penerangan. Dewan Keamanan PBB menghentikan Agresi Militer Belanda I atas usul India dan Australia. B. Struktur ASEAN : Menurut KTT ASEAN di BALI 1976 strukturnya sbb : 1. Sidang ini 2 kali setahun. ASEAN Finance Meeting (AFMM) adalah siding para menteri keuangan ASEAN merumuska kebijakan ASEAN di bidang keuangan. PBB mengeluarkan resolusi untuk menghentikan Agresi Militer belanda IIyang berisi : Hentikan saling menyerang .3. yaitu pertemuan para kepala pemerintahan se ASEAN.Berunding atas dasar Perjanjian Lingarjati dan renville . yaitu siding para menteri luar negeri ASEAN yang merumuskan garis kebijakan dan koordinasi kegiatan ASEAN. 6. Mamfaat keraja sama Internasional: 1. 3. 6. Perundingan Indonesia Belanda melalui Jasa baik KTN (komisi Tiga Negara) untuk menghentikan pendudukan belanda di Indonesia. member nasehat dan pertimbangan dan mengkoordinasikan dan melaksanakan jkegiatan-kegiatan ASEAN. Bekerjasama dalam dalam penggunaan pertanian dan industry. perbaikan tarap hidup rakyat. Mamfaat Kerja sama dan Perjanjian Internasional bagi Indonesia : A. ASEAN Summit. Diterimanya konsep Negara kepulauan (archipelagic state)Wawasan Nusantara. Membina kerjasama dengan organisasi dunia lainnya. soaial budaya. Salng memberi bantuan dalam bentuk saran latihan dan penelitian. pengetahuan dan administrasi. ASEAN Economic Ministers (AEM) adalah siding para menteri ekonomi untuk meneruskan kebijakan yang telah dirumuskan. Konferensi Tingkat Tinggi ini merupakan lembaga pembuat keputusan tertinggi dalam ASEAN. tekhnik. . ilmu pengetahuan. 7. Mamfaat Perjanjian Internasional : 1. Pengembalian Irian barat oleh PBB dari tangan belanda ke RI tahun 1962 5. Meningkatkan kerjasama dalam masalah yang menyangkut kepentingan beresama bidang ekonomi. B.Membebaskan segala tawanan . 2. 4. sosbud. ASEAN Miniterial Meeting (AMM). 4. Other ASEAN Ministerial Meeting (OAMM) yaitu siding para menteri non ekonomi merumuskan kebojakan selain ekonomi seperti pendidikan. 3. 2.Pemerintaha RI dikembalikan ke Yogyakarta. perburuhan. ASEAN Secretariat yaitu sekretaris ASEAN yang berfungsi untuk memprakarsai. Didahului dengan pertemuan para menteri ekonomi dan menteri luar negeri ASEAN.

Batas wilayah 12 mil laut territorial Negara pantai dan Negara kepulauan.Singapura :garis batas laut territorial. b. e. Indonesia – India : Lands kontinen laut Andaman. c. C. Penentuan Batas Wilayah laut RI melalui Konvensi Hukum Laut Inmternasional tahun 1982.4 juta km : 2. ZEE tersebut maka luas wilayah Indonesia menjadi sekitar 8. Indonesia. Indonesia – Malaysia : lndas kontinen selat malaka daan lau natuna.000 km . b. daratan/Kepulauan 2. Indonesia – Australia : Laut arafuru dan utara irian jaya dengan papua nugini d. Indonesia.166. c..087 km : 3. Secara regional perjanjian batas laut dengan Negara tetangga sbb: a.2.027.000 km : 2. Berdasarkan pengakuan persegi : 1. Landas Kontinen 4.Thailand : Landas kontinen selat malaka danm laut Andaman. yaitu : a. batas 200 mil laut ZEE (Zona Ekonimi Eksklusif).500. pengakuan hak Negara tak berpantai utk ikut memamfaatkan sumber daya alam dan kekayaan lautan.163 km : 800. Laut territorial 3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful