Hubungan pkn

Hubungan Diplomatik

JUL 10 Posted by catatanpkn

HUBUNGAN DIPLOMATIK By : Khoirul Annas, S.Pd-SMK N 2 Kudus SK KD : Menganalisis Hubungan Internasional dan Organisasi Internasional : Menganalisis fungsi Perwakilan Diplomatik

Pengertian Diplomatik berasal dari bahasa latin diploma, atau bahasa inggris diplomacy yaitu piagam. Dalam arti luas diplomatik diartikan sebagai sarana-sarana yang sah dan legal yang digunakan suatu Negara dalam melaksanakan politik luar negerinya. Untuk menjalin hubungan diantara negara-negara itu, biasanya negara tersebut saling menempatkan perwakilannya (Keduataan atau Konsuler). Hubungan diplomatik sering dilakukan secara terbuka artinya hubungan antar bangsa yang rakyatnya diberi informasi tentang isi perjanjian antar Negara-negara peserta. Namun hubungan diplomatik juga dapat dilakukan secara tertutup artinya hubungan antar Negaranegara peserta saja. Tujuan hubungan diplomasi adalah untuk mengusahakan agar pihakpihak yang mengadakan hubungan dengan suatu Negara mendapatkan manfaat yang sebesarbesarnya untuk kedua belah pihak. Penempatan perwakilan di Negara lain dapat dilakukan dengan dua cara yaitu Perwakilan diplomatik dan Perwakilan konsuler. Penempatan perwakilan di Negara lain memperhatikan beberapa faktor, yaitu: 1. Penting tidaknya kedudukan Negara pengutus dan Negara penerima 2. Erat tidaknya hubungan antar Negara yang mengadakan hubungan 3. Besar kecilnya kepentingan Negara yang mengadakan hubungan Hubungan diplomatik yang dilakukan oleh suatu Negara tidak boleh merugikan Negara lain dan mengganggu keamanan internasional, maka perlu ada pengawasan dengan cara : 1. Mewajibkan semua anggota PBB untuk menyampaikan persetujuan yang telah dicapai kepada secretariat PBB 2. Menteri luar negeri dari berbagai Negara dapat bertemu pada sidang umum PBB setiap tahunnya 3. Setiap persetujuan yang dicapai, sebelum diresmikan harus disampaikan kepada parlemen masing-masing. Landasan hubungan diplomatik RI Dalam rangka menjalankan hubungan diplomatik, Negara Indonesia berlandaskan pada pasal 13 UUD 1945, yang menyebutkan bahwa: 1. Presiden mengangkat duta dan konsul. 2. Dalam hal mengangkat duta; Presiden memperhatikan pertimbangan DPR. 3. Presiden menerima penempatan duta negara lain dengan memperhatikan pertimbangan DPR.

Kekuasaan Presiden untuk mengangkat dan menerima duta dari negara lain merupakan kedudukannya sebagai Kepala Negara. Sedangkan prosedur maupun teknis pelaksanaannya, diatur oleh Menteri Luar Negeri. Perwakilan Diplomatik (politis) Perwakilan diplomatik yaitu perwakilan suatu Negara di Negara lain dalam bidang politik. Perwakilan di Negara lain dipimpin oleh duta besar yang sekaligus menjadi juru bicara perwakilan luar negeri atau dikenal dengan istilah Doyen. Tingkatan-tingkatan Perwakilan Diplomatikmenurut konvensi Wina tahun 1815 yaitu: 1. Duta besar berkuasa penuh (Ambassador), yaitu perwakilan tingkat tinggi dan mempunyai kekuasaan penuh serta luar biasa. Biasanya ditempatkan pada Negara yang banyak menjalin hubungan timbal balik dan diakrediter oleh kepala Negara. Duta besar (perwakilan dari Roma) sering disebut Nuntius. 2. Duta (Gerzant), yaitu perwakilan di bawah duta besar yang dalam menyelesaikan segala persoalan harus berkonsultasi dengan pemerintahnya (kekuasaannya terbatas). Duta (perwakilan dari Roma) disebut Inter Nuntius. 3. Menteri Residen, yaitu perwakilan yang hanya mengurusi urusan Negara, tidak mewakili pibadi kepala Negara. Menteri Residen tidak berhak mengadakan pertemuan dengan kepala Negara penerima. 4. Kuasa Usaha, yaitu perwakilan diplomatik tingkat rendah yang diakreditor oleh menteri luar negeri. Biasanya melaksanakan kepala perwakilan jika pejabat tersebut tidak ada di tempat. 5. Atase, yaitu pejabat pembantu dari duta besar berkuasa penuh. Atase terdiri dari atase pertahanan (bidang militer) dan atase teknis (bidang perdagangan, perindustrian, kebudayaan dan pendidikan). Fungsi yang dimiliki perwakilan diplomatik, yaitu: Representasi, yaitu mewakili negara pengirim di dlm negara penerima Proteksi, yaitu melindungi kepentingan negara pengirim dan warga negaranya di negara penerima di dalam batas-batas yang diijinkan oleh hukum internasional Negosiasi, yaitu mengadakan persetujuan dgn pemerintah negara penerima Observasi, yaitu memberikan keterangan tentang kondisi dan perkembangan negara penerima, sesuai dengan undang-undang dan melaporkan kepada pemerintah negara pengirim. Relasi, yaitu memelihara hubungan persahabatan kedua negara

1. 2. 3. 4.

5.

Kekebalan dan Keistimewaan Perwakilan Diplomatik Asas kekebalan dan keistimewaan diplomatik, disebut (”exteritoriallity” atau ”extra teritoriallity”). Para diplomatik hampir dalam segala hal harus diperlakukan sebagaimana mereka berada di luar wilayah negara penerima. Para diplomat beserta stafnya, tidak tunduk pada kekuasaan peradilan pidana dan sipil dari negara penerima. Menurut Konvensi Wina 1961, Perwakilan diplomatik diberikan Kekebalan dan keistimewaan, dgn maksud : 1. Menjamin pelaksanaan tugas negara perwakilan diplomatik sebagai wakil negara. 2. Menjamin pelaksana fungsi perwaki-lan diplomatik secara efisien. Hak kekebalan perwakilan diplomatik meliputi: 1. Kekebalan terhadap pribadi pejabat diplomatik (hak imunitas)

2. Kekebalan terhadap kantor perwakilan dan rumah kediaman (daerah ekstrateritorial). Bila ada penjahat atau pencari suaka masuk ke dalam kedutaan maka dapat diserahkan atas permintaan pemerintah kaena para diplomat tidak memiliki hak asylum, yaitu hak untuk memberi kesempatan kpd suatu negara dalam memberikan perlindungan kepada warga negara asing yang melarikan diri. 3. Korespondensi diplomatik, yaitu kekebalan terhadap surat-menyurat, arsip, dokumen termasuk kantor dplomatik dan sebagainya (kebal dari pemeriksaan isinya). Pemberian keistimewaan kepada perwakilan diplomatik, atas dasar ”timbal – balik” sebagaimana diatur di dalam Konvensi Wina 1961 dan 1963, yaitu mecakup : 1. Pembebasan dari kewajiban membayar pajak, antara lain pajak penghasilan, kekayaan, rumah tangga, kendaraan bermotor, radio, bumi dan bangunan, televisi dan sebagainya. 2. Pembebasan dari kewajiban pabean, antara lain bea masuk, bea keluar, bea cukai, terhadap barang-barang keperluan dinas, misi perwakilan, barang keperluan sendiri, keperluan rumah tangga dan sebagainya. Perwakilan Konsuler (non politis) Perwakilan konsuler yaitu perwakilan suatu Negara di Negara lain dalam bidang non politik. Dalam arti nonpolitis, hubungan satu Negara dengan Negara lain diwakili oleh Korp Konsuler yang terbagi dalam kepangkatan sebagai berikut: 1. Konsul Jenderal, membawahi beberapa konsul yang ditempatkan di ibu kota negara. 2. Konsul dan Wakil Konsul, konsul yaitu mengepalai suatu kekonsulan yang kadang-kadang diperbantukan kepada konsul jenderal. Kantornya bernama Konsulat. Wakil konsul diperbantukan kepada konsul atau konsul jenderal yang kadang diserahi pimpinan kantor konsuler. Kantornya bernama Vice Konsulat. 3. Agen Konsul, dengan tugas untuk mengurus hal-hal yang bersifat terbatas dan berhubungan dengan kekonsulan. Tugas perwakilan konsuler adalah mengurusi kepentingan Negara dan warga Negara di Negara lain menyangkut: 1. Bidang Ekonomi, yaitu menciptakan tata ekonomi dunia baru dengan menggalakkan ekspor komoditas nonmigas, promosi perdagangan, mengawasi pelayanan, pelaksanaan perjanjian perdagangan dan lain-lain. 2. Bidang Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan, seperti; tukar-menukar pelajar, mahasiswa, dan lain-lain. Bidang-bidang lain seperti :  Memberikan paspor dan dokumen perjalanan kepada warga pengirim dan visa atau dokumen kepada orang yang ingin mengunjungi negara pengirim;  Bertindak sebagai notaris dan pencatat sipil serta menyelenggarakan fungsi administratif lainnya;  Bertindak sebagai subjek hukum dalam praktek dan prosedur pengadilan atau badan lain di negara penerima. Persamaan dan Perbedaan Perwakilan Diplomatik dan Konsuler Persamaan antara perwakilan diplomatik dan konsuler adalah bahwa kedua-duanya merupakan utusan dari suatu negara tertentu. Sedangkan perbedaannya yaitu:

Perwakilan Diplomatik Tugasnya dalam bidang politik Hanya 1 perwakilan dan ditempatkan di Ibu Kota Negara 1 2 3 4 5 6 Surat tugas ditandatangani oleh Kepala Negara Dapat berhubungan langsung dengan pemerintah pusat Negara penerima Memiliki daerah Ekstrateritorial Dapat mempengaruhi perwakilan konsuler

Perwakilan Konsuler Tugasnya dalam bidang non politik Lebih dari 1, tergantung kebutuhan Surat tugas ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri Hanya dapat berhubungan dengan pemerintah setempat (daerah), jika ingin berhubungan dengan pemarintah pusat maka melalui perwakilan diplomatik Tidak Memiliki daerah Ekstrateritorial Harus tunduk pada perwakilan diplomatik

Kronologi / skema penempatan perwakilan di Negara lain 1. Kedua belah pihak sa-ling tukar informasi ten-tang akan dibukanya perwakilan oleh Deparlu masing-masing Negara. 2. Mendapat persetujuan (demende, agregation) dari negara yang menerima. 3. Diplomat yg akan di-tempatkan, menerima surat kepercayaan (lettre de creance) yang ditanda tangani kepala negara pengirim. 4. Surat kepecayaan dise-rahkan kepada kepala negara penerima (lettre de rapple) dlm suatu upacara dimana seorang diplomatik berpidato. Mulai berlaku dan berakhirnya Perwakilan di Negara lain Hal Diplomatik Saat menyerahkan kepercayaan (Konvensi Mulai berlakunya 1961) 1. Sudah habis masa jabatan 2. Ditarik (recalled) oleh pemerintah negaranya. 3. Tidak disenangi Negara penerima (dipersona non Grata) 4. Negara penerima dan pengirim perang (pasal 43 Konvensi Wina 1961) surat Wina Konsuler Pemberitahuan yang layak kepada Negara penerima (Konvensi Wina 1963) 1.Fungsi seorang pejabat konsuler telah berakhir 2.Penarikan dari Negara pengirim 3.Pemberitahuan bahwa ia bukan lagi sebagai anggota staf konsuler (pasal 23,24,25 konvernsi Wina 1963)

Berakhirnya

Demikian materi mengenai fungsi perwakilan diplomatik, sebagai tindak lanjut jawablah pertanyaan di bawah ini!

1. 2. 3. 4.

Apa yang dimaksud dengan perwakilan diplomatik Sebutkan tingkatan perwakilan diplomatik Sebutkan perbedaan perwakilan diplomatik dengan perwakilan konsuler Sebutkan fungsi perwakilan Diplomatik!

Kunci Jawaban:

1. Perwakilan diplomatik adalah pewakilan suatu negara di negara lain dalam politik. 2. Tingkatan dalam perwakilan diplomatik: a. Duta besar berkuasa penuh (ambasador) b. Duta (gerzant) c. Menteri Residen d. Kuasa usaha 3. Perbedaan perwakilan diplomatik dan perwakilan konsuler: Perwakilan Diplomatik a. b. c. Tugasnya dalam bidang politik Perwakilan Konsuler Tugasnya dalam bidang non politik

Hanya ada 1 perwakilan dan ditempatkan di Ibu Kota Negara Lebih dari 1 tergantung kebutuhan Surat tugas ditandatangani oleh Kepala Negara Surat tugas ditandatangani Menlu Berhubungan hanya dengan pejabat Dapat berhubungan langsung setempat, jika ingin berhubungan dengan pemeringah pusat tempat dengan pemerintah pusat harus diakreditasi melalui perwakilan diplomatik Memiliki daerah ekstrateritorial Tidak memiliki daerah dan hak asilum ekstrateritorial dan hak asilum Dapat mempengaruhi perwakilan konsuler Tunduk kepada perwakilan konsuler

d. e. f.

4. Fungsi perwakilan Diplomatik: a. Mewakili negara pengirim di negara penerima b. Mengadakan persetujuan/ perundingan dengan negara penerima c. Melindungi warga negara dan kepentingan negara di negara penerima d. Mengamati perkembangan negara penerima dan melaporkan ke negara pengirim e. Membina hubungan baik

1.

PENGERTIAN HUBUNGAN INTERNASIONAL

Menurut Rencana Strategi Pelaksanaan Politik Luar Negeri RI (RENSTRA), hubungan Internasional adalah hubungan antarbangsa dalam segala aspeknya yang dilakukan oleh suatu Negara untuk mencapai kepentingan nasional negaranya. Menurut Encyclopedia Americana, hubungan Internasional dilihat sebagai hubungan antarnegara dari Negara yang berbeda-beda, baik berupa hubungan politis, budaya, ekonomi, ataupun hankam. Menurut Mc. Clelland, hubungan Internasional sebagai studi tentang interaksi antar jenis-jenis kesatuan-kesatuan social tertentu, termasuk studi tentang keadaan-keadaan relevan yang mengelilingi interaksi. Hubungan Internasional adalah suatu proses yang pada taraf tertentu melintasi yuridiksi nasional. Karena itu hubungan Internasional selalu mencakup semua hubungan antarkelompok bangsa, antarbangsa dan Negara dalam masyarakat dunia Internasioanal dan kekuatan-kekuatan serta proses-proses yang menentukan cara hidup, bertindak dan berpikir manusia.

2. Pada dasarnya kerja sama Internasional terjadi karena keinginan antarbangsa untuk mengadakan kerjasama dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup antarbangsa dan Negara. di mana kedudukan pihak lain tersebut sederajat dengan Negara pada umumnya. b. maka manusia akan mengadakan kerjasama. memelihara ketertiban dan perdamaian dunia . membebaskan bangsa-bangsa di dunia dari kemiskinan dan kelaparan 2. Perlunya hubungan kerja sama Internasional pada dasarnya bertujuan untuk: a. Kerja sama Internasional juga terjadi antara Negara dengan pihak lain yang berada di luar wilayah teritorialnya. Demikian halnya suatu bangsa tidak akan memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri. politik. Dari tujuan ini diharapkan akan terwujud kedamaian dan kesejahteraan hidup yang didambakan oleh setiap manusia di dunia. Memacu pertumbuhan ekonomi setiap Negara serta menciptakan keadilan dan kesejahteraan social bagi seluruh rakyatnya. mempercepat pertumbuhan ekonomi 5. PERLUNYA KERJA SAMA INTERNASIONAL Ikut melaksanakan ketertiban dunia yyang berdasrkan kemerdekaan. Pihak lain yang dapat mengadakan kerja sama Internasional disebut aktor non-negara. e. Kerjasama Internasional dinggap penting dalam rangka untuk Menumbuhkan saling pengertian antarbangsa Mempererat hubungan persahabatan dan persaudaraan antarbangsa Saling mencukupi kebutuhan masing-masing bangsa yang bekerja sama Memenuhi rasa keadilan dan kesejahteraan Membina dan menegakkan perdamaian serta ketertiban dunia Suatu Negara yang tidak mau mengadakan kerjasama Internasional dengan Negara lain akan terkucil dalam pergaulan dunia. meningkatkan kestabilan dalam bidang ekonomi. budaya dan pertahanan keamanan 6.Dalam perkembangannya. d. sosial. 4. Negara tersebut akan mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. perdamaian abadi dan keadilan social merupakan tujuan Internasional Negara Indonesia seperti tercantum dalam Pembukaan UUD 1945. Menciptakan saling pengertian antarbangsa dalam membina dan menegakkan perdamaian dunia. Secara kodrati manusia tidak dapat mencukupi kebutuhan hidupnya sendiri. TUJUAN KERJASAMA INTERNASIONAL 1. perlu diusahakan adanya hubungan persahabatan dan kerjasama antar bangsa yang didasari sikap saling menghormati dan saling menguntungkan. Oleh karena itu. Akibatnya. membebaskan bangsa-bangsa dari keterbelakangan di bidang ekonomi 3. b. kerjasama Internasional terjadi tidak hanya terbatas antara dua Negara atau antarnegara. memajukan perdagangan 4. 3. PENTINGNYA HUBUNGAN INTERNASIONAL a. c.

bahasa.ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. Dasar pemikiran yang dijadikan pertimbangan kerjasama Internasional bagi bangsa Indonesia adalah: Pembukaan UUD 1945 alenia empat pada kalimat: ‘…. Contoh tindak criminal seperti penyelundupan barang terlarang. 5.7. PBB menjadi pusat penyelesaian-penyelesaian pertikaian Internasional. azas kebangsaan dan azas kepentingan umum. b. menurut aza ini berlaku kekuasaan Negara atas wilayahnya. pelaku korupsi walaupun sudah berada di luar negeri tetap bias ditangkap dan diadili di Negara asalnya . Perjanjian Internasional secara khusus terdapat dalam Hukum laut Internasional dimana Indonesia sejak 13 Desember 1957 memperjuangkan Deklarasi Juanda yang di dalamnya menyatakan Negara Kesatuan Republik Indonesia dibatasi oleh garis lurus dengan jarak 12 mil dari pangkal lurus yang ditarik dari titik terluar pulau-pulau terluar sebagai laut terluar. b. kemanusiaan serta menghormati hak azasi manusia tanpa membeda-bedakan suku. d. PBB mengembangkan kerja sama Internasional dalam rangka memecahkan persoalanpersoalan ekonomi. Deklarasi ini diakui oleh PBB pada tanggal 10 Desember 1982 dan disahkan oleh pemerintah Indonesia sebagai hukum laut. kekuasaan Negara atas warga negaranya. menurut azas ini berdasrka atas kebangsaan atau kewarganegaraan. 6. social budaya. jenis kelamin. AZAS-AZAS KERJASAMA INTERNASIONAL Dalam hubungan Internasional bagi Indonesia ada tiga azas yang harus ditaati dan dihormati (Pacta Sunt Servada) dijadikan pedoman yaitu: azas territorial. Berdasrkan ketentuan ini berlaku azas ekstrateritolialet artinya hukum Negara tetap berlaku bagi setiap warga Negara walaupun berada di Negara lain. meningkatkan dan memperat tali persahabatan antarbangsa di dunia. Begitu sebaliknya bila berada di Negara lain akan berlaku hukum di Negara tersebut. - DASAR HUKUM KERJASAMA INTERNASIONAL c. Azas Teritorial. Perjanjian Internasional (Traktat atau Treaty) merupakan suatu persetujuan yang dibuat secara formal oleh dua Negara atau lebih mengenai penetapan atau ketentuan tentang hak dan kewajiban masing-masing pihak yang terlibat perjanjian. a. Contohnya. perdamaian abadi dan keadilan social…” Piagam PBB pada pasal 1 menyatakan sebagai berikut: PBB menciptakan perdamaian dan keamanan Internasional serta berusaha mencegah timbulnya bahaya yang mengancam perdamaian dan keamanan PBB mengembangkan persahabatan antarbangsa atas dasar persamaan dan hak menentukan nasib sendiri dalam rangka perdamaian dunia. Artinya hukum Negara berlaku bagi semua orang dan semua barang yang berada di wilayahnya. dan agama. Berdasrkan azas ini setiap warga Negara dimanapun berada tetap mendapat perlakuan hukum dari negaranya. Azas Kebangsaan. a. baik warga Negara asli maupun warga Negara asing.

PENGERTIAN. 7. tetapi yang keanggotaannya mencakup banyak kawasan atau internasional diantaranya OPEC. Seperti seorang atau beberapa orang warga negaranya (TKI atau TKW) yang bermasalah di luar negeri dapat dibantu pnyelesaiannya oleh Negara Indonesia. Sebenarnya kerjasama Regional juga merupakan kerjasama multilateral karena anggotanya lebih dari dua Negara. 1. Secara Internasional. dan Konvensi Wina tahun 1963 tentang Konsuler (hubungan diluar bidang politik). a. bangsa maupun organisasi negara sepanjang hubungan bersifat internasional. Tygve Nathiessen Hubungan internasional merupakan bagian dari ilmu politik dan karena itu komponen-komponen hubungan internasional meliputi politik internasional. Dalam rangka mengadakan hubungan kerjasama dua Negara bag Negara Indonesia haruslah bersifat Demokratis dan terbuka . NATO. c. Clelland Hubungan internasional adalah studi tentang keadaan-keadaan relevan yang mengelilingi interaksi. Jadi hukum tidak terikat pada batas-batas suatu wilayah Negara. A. 51 tahun 1961 tentang Perwakilan Diplomatik RI. Warsito Sunaryo Hubungan internasional. SARANA-SARANA HUBUNGAN INTERNASIONAL Kerja sama Bilateral Kerjasama Bilateral adalah hubungan kerja sama dua Negara yang memiliki kepentingan sama dalam bidang poleksosbudhankam. hubungan suatu Negara dengan Negara lain telah diatur dalam Kovensi Wina pada tahun 1961 tentang Diplomatik (hubungan bidang politik). Charles A. bisa diartikan sebagai : negara. berdasrkan azas ini Negara tetap berhak melindungi dan mengatur kepentingan dalam kehidupan warga negaranya. Adapun yang dimaksud dengan kesatuan-kesatuan sosial tertentu. disamping itu hubungan kerjasama juga harus dipublikasikan melalui media massa. organisasi dan administrasi internasional dan hukum internasional . APEC dan PBB. Azas Kepentingan Umum. adalah hubungan antar bangsa dalam segala aspeknya yang dilakukan oleh suatu negara untuk mencapai kepentingan nasional pengertian menurut beberapa ahli. a. Contohnya. hukum Intenasional akibat dari perjanjian internasional antar dua atau lebih Negara. b. sedangkan pemerintah Indonesia telah mengeluarkan Keppres N0. MC. Kerjasama yang akan dibahas merupakan kerjasama yang tidak dalam satu kawasan (Regional). termasuk studi tentang keadaan relevan yang mengelilingi interaksi. 1.c. Kerja sama Multilateral Kerjasama Multilateral merupakan suatu kerjasama yang diikuti oleh lebih dari dua Negara atau banyak Negara. 1. merupakan studi tentang interaksi antara jenis kesatuan-kesatuan sosial tertentu. b. OKI. PENTINGNYA DAN SARANA-SARANA HUBUNGAN INTERNASIONAL BAGI SUATU NEGARA Pengertian Hubungan Internasional menurut buku Rencana Strategi Pelaksanaan Politik Luar Negeri RI (Renstra). CGI. Negara-negara Non Blok. ini berarti bahwa bila Negara kita mengadakan hubungan kerjasama dengan Negara lain terlebih dahulu harus mendapat perdetujuan dari parlemen atau DPR.

harus dipatuhi oleh pihak-pihak yang mengadakan hubungan baik tertulis maupun yang tidak tertulis. 2. hukum. Asas-Asas Hubungan Internasional . politik internasional termasuk diplomasi. Penting Hubungan Internasional bagi suatu Negara Arti penting hubungan internasional bagi suatu negara antara lain karena faktor-faktor sebagai berikut :  Faktor internal : Yaitu adanya kekhawatiran terancam kelangsungan hidupnya baik melalui kudeta maupun intervensi dari negara lain. pertahanan dan keamanan. 3. Hal-hal inilah yang mendorong dilakukannya hubungan dan kerjasama internasional. 1. terutama dalam upaya memecahkan masalah-masalah ekonomi. Kerjasama antar bangsa di dunia didasari atas sikap saling menghormati dan saling menguntungkan. Pedomanpedoman internasional. Kerjasama internasional antara lain bertujuan untuk :    Memacu pertumbuhan ekonomi setiap negara. Menciptakan keadilan dan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyatnya. Beberapa sarana penting dalam membangun hubungan internasional adalah sebagai berikut : 1. Mewujudkan tatanan dunia baru yang dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan dan perdamaian yang abadi bagi warga masyarakat dunia. sosial budaya. politik. 1. Hubungan kerjasama antar negara (internasional) di dunia diperlukan guna memenuhi kebutuhan hidup dan eksistensi keberadaan suatu negara dalam tata pergaulan internasional. Untuk membangun komunikasi lintas bangsa dan negara guna mewujudkan kerja sama yang produktif dalam memenuhi berbagai kebutuhan yang menyangkut kepentingan nasional negara masing-masing. Setiap negara sudah barang tentu memiliki kelebihan.Konsep hubungan internasional berhubungan erat dengan subjek-subjek internasional.  Faktor eksternal : 1. 3. di samping demi terciptanya perdamaian dan kesejahteraan hidup yang merupakan dambaan setiap manusia dan negara di dunia. manakala terdapat pedoman-pedoman yang dijadikan sebagai landasan berpijak. kekurangan dan kepentingan yang berbeda. hukum internasional. Ketergantungan tersebut. 2. Menciptakan saling pengertian antar bangsa dalam membina dan menegakkan perdamaian dunia. Yaitu ketentuan hukum alam yang tidak dapat dipungkiri bahwa suatu negara tidak dapat berdiri sendiri. Sarana-Sarana Hubungan Internasional bagi suatu Negara Suatu hubungan antar bangsa dan negara (internasional) akan dapat berlangsung dengan baik. seperti organisasi internasional. tanpa bantuan dan kerja sama dengan negara lain.

Jadi. antara satu negara dengan negara lain perlua ada hubungan yang teratur dan tertib dalam bentuk hukum internasional. wajib militer dan wajib pajak. Jadi. Dalam hubungan internasional. kerapkali masih terdapat masalah dan pertikaian-pertikaian yang perlu dipecahkan. negara dapat menyesuaikan diri dengan semua keadaan dan peristiwa yang bersangkut paut dengan kepentingan umum. Dewasa ini. dikenal beberapa asas yang didasarkan pada daerah dan ruang lingkup berlakunya ketentuan hukum bagi daerah dan warga negara masing-masing.  Asas Kepentingan Umum Asas ini didasarkan pada wewenang negara untuk melindungi dan mengatur kepentingan dalam kehidupan bermasyarakat. tetap menapat perlakuan hukum dari negaranya. Faktor-faktor Penentu Dalam Hubungan Internasional Beberapa faktor yang ikut menentukan dalam proses hubungan internasional. Sebagai ilustrasi. baik secara bilateral maupun multilateral adalah sebagai berikut. Menurut asas ini. Misalnya persoalan dwikewarganegaraan. Walaupun demikian. Pertama : Jika suatu Negara telah memiliki 4 (empat) faktor kekuatan tersebut dengan baik. dan 4) Letak Geografis. hukum tidak terikat pada batasbatas wilayah suatu negara. Dalam hal ini. 2) Jumlah Penduduk. Tujuannya adalah untuk kepentingan bersama dari mereka yang menyatukan diri di dalamnya. Oleh sebab itu. 1. dapat dilihat pada bagan berikut ini. terhadap semua barang atau orang yang berada di luar wilayah tersebut. setiap warga negara di manapun ia berada. 3) Sumber Daya. Artinya hukum dari negara tersebut tetap berlaku juga bagi warga negaranya. walaupun berada di negara asing.Menurut Hugo de Groot. hampir semua negara berkembang maupun negara maju telah mengadakan hubungan kerja sama dengan negara lain (hubungan internasional). negara melaksanakan hukum bagi semua orang dan semua barang yang ada di wilayahnya. dengan semakin majunya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang cepat. mereka harus mengadakan hubungan internasional. Berdasarkan faktor-faktor tersebut maka dapat difahami bagaimana suatu negara dalam mengadakan hubungan internasional. Apabila ketiga asas ini tidak diperhatikan.  Asas Kebangsaan Asas ini didasarkan pada kekuasaan negara untuk warga negaranya. Menurut asas ini. mereka relatif lebih longgar untuk tidak mengadakan hubungan internasional. Ada 3 (tiga) asas dalam hubungan internasional yang antara satu dengan lainnyan saling mempengaruhi :  Asas Teritorial Asas ini didasarkan pada kekuasaan negara atas daerahnya. akan timbul kekacauan hukum dalam hubungan antar bangsa (internasional). bahwa dalam hubungan internasional asas persamaan derajat merupakan dasar yang menjadi kemauan bebas dan persetujuan dari beberapa atau semua negara. 1) Kekuatan Nasional (National Power). Kedua : Namun jika suatu negara yang memiliki 4 (empat) faktor kekuatan tersebut lemah. Asas ini mempunyai kekuatan exteritorial. batas-batas negara. berlaku hukum asing (internasional) sepenuhnya. .

baik masa damai maupun pada masa perang. maka terjadilah interaksi (hubungan) internasional. Pasal 1 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menyatakan ketentuan-ketentuan tentang hal-hal berikut : 1) PBB menciptakan perdamaian dan keamanan internasional serta berusaha mencegah timbulnya bahaya yang mengancam perdamaian dan keamanan.Ketiga kelompok negara tersebut di atas (A. 1. bidang Ekonomi. sosial budaya. pihak-pihak tersebut terikat oleh kesepakatan. B. 4) PBB menjadi pusat penyelesaian-penyelesaian masalah internasional. Mengingat yang melatar belakangi terjadinya hubungan internasional antar negara itu berbeda-beda satu dengan yang lainnya. perdamaian abadi. jenis kelamin. Adapun titik berat dalam hubungan internasional. Pada umumnya. Bagi bangsa Indonesia hubungan kerjasama antar negara merupakan jalinan antar negara yang mengacu pada beberapa landasan hukum. kemanusiaan. yaitu : 1. Pembukaan UUD 1945 alenia IV yang berbunyi “… ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. 3) PBB mengembangkan kerjasama internasional dalam rangka memecahkan persoalanpersoalan ekonomi. 2) PBB mengembangkan persahabatan antar bangsa atas dasar persamaan dan hak menentukan nasib sendiri dalam rangka perdamaian dunia. traktat ditaati oleh pihak-pihak yang . dan keadilan sosial ”. dan C) saling membutuhkan. Kemudian. Perjanjian internasional (traktat = treaty) adalah suatu persetujuan (agreement) yang dinyatakan secara formal antar dua negara atau lebih mengenai penetapan serta ketentuan tentang hak dan kewajiban masing-masing pihak. serta menghormati hak-hak asasi manusia tanpa membeda-bedakan suku. ada yang menekankan pada : bidang Pertahanan dan keamanan (Hankam). maka terjadilah pengelompokan bentuk hubungan internasional yang sekarang ini. 2. bahasa dan agama. Sosial Budaya dan bahkan ada negara yang hanya menekankan di bidang Idiologi saja.

TAHAP-TAHAP PERJANJIAN INTERNASIONAL 1. 1. Ini berarti dalam hubungan internasional telah melahirkan hak dan kewajiban antar subyek hukum (negara) yang saling berhubungan. Secara khusus terdapat dalam Deklarasi hukum laut internasional. pada dasarnya adalah ”hubungan hukum”. Meskipun kedalam 200 meter sulit dimonitor oleh setiap . Schwarzenberger Perjanjian internasional adalah suatu persetujuan antara subjek-subjek hukum internasional yang menimbulkan kewajiban-kewajiban yang mengikat dalam hukum internasional. Mochtar Kusumaatmadja. Subjek-subjek hukum dalam hal ini selain lembaga-lembaga internasional. Hal ini telah disepakati oleh Indonesia. Berikut ini beberapa pengertian yan dikemukakan oleh para ahli. 1. € Oppenheimer-Lauterpacht Perjanjian internasional adalah suatu persetujuan antar negara yang menimbulkan hak dan kewajiban di antara pihak-pihak yang mengadakannya. SH. setiap subjek pembuat perjanjian hendaknya secara moral dan hukum benar-benar bertanggungjawab terhadap apa yang telah dilakukannya. € Prof Dr. B.M. 17 Tahun 1985 tentang Hukum Laut. € G. € Konferensi Wina tahun 1969 Perjanjian internasional adalah perjanjian yang diadakan oleh dua negara atau lebih. yang bertujuan untuk mengadakan akibat-akibat hukum tertentu. Dan lazimnya hal demikian itu akan diawali dengan perjanjian pembukaan hubungan de facto tetap(konsuler) sampai pada akhirnya berupa de jure penuh (perwakilan diplomatik) yang bersifat bilateral. 2. Seperti halnya dalam memberikan pengertian hukum. politik maupun ilmu-ilmu sosial lain. dan Muangthai pada tanggal 21 Desember 1971 untuk Common Point di Selat Malaka. Perjanjian internasional adalah perjanjian yang diadakan antar bangsa yang bertujuan untuk menciptakan akibat-akibat hukum tertentu. maka pengertian perjanjian internasionalpun sangat beragam. perjanjian internasional mengatur perjanjian antarnegara saja selaku subjek hukum internasional. Contoh: Konvensi Hukum Laut Internasional telah menetapkan landas kontinen sedalam 200 meter.berkepentingan karena adanya asas pacta sun servanda (persetujuan antar negara harus dihormati). Indonesia sejak 13 Desember 1957 memperjuangkan Deklarasi Juanda yang di dalamnya menyatakan Negara Kesatuan Republik Indonesia dibatasi oleh garis lurus dengan jarak 12 mil dari garis pangkal lurus yang ditarik dari titik terluar pulau-pulau terluar sebagai laut teritorial. Pengertian Perjanjian Internasional Hubungan internasional yang merupakan hubungan antar negara. Perjanjian internasional dapat berbentuk bilateral maupun multirateral. Deklarasi ini diakui PBB pada tanggal 10 Desember 1982 dan disahkan oleh pemerintah Indonesia dengan Undang-Undang No. Tegasnya. juga negara-negara. Malaysia. Dalam arti etis normatif. LL.

b. dan sebagainya.kapal yang lewat. Segi kesehatan. € Pendapat Accademy of Sciences of USSR Suatu Perjanjian Internasional adalah suatu persetujuan yang dinyatakan secara formal antara dua atau lebih negara-negara mengenai pemantapan. Perjanjian yang membentuk hukum (law making treaties). Contoh: konfernsi Wina tahun 1958 tentang hubungan diplomatik. yaitu perundingan dan penandatanganan (biasanya digunakan) kata persetujuan dan agreemaent). . seperti status kewarganegaraan (Indonesia – RRC).  Menurut Fungsinya a. seperti antara organisasi internasional Tahta Suci ( Vatican) dengan organisasi Uni Eropa. batas alam daratan. Perjanian bersifat penting yang dibuat melalui proses perundingan. Contoh: CGI. Penggolongan Perjanjian Internasional Klasifikasi perjanjian internasional dapat dibedakan atas:  Menurut Subjeknya a. e. 2. Contoh: Nato. ekstradisi dan sebagainya. seperti bantuan ekonomi dan bantuan keuangan. ANZUS. 1. Segi ekonomi. IBRD.  Menurut Proses/Tahapan Pembentukannya a. Perjanjian antar sesama subjek hukum internasional selain negara. IMF. Perjanjian antar negara yang dilakukan oleh banyak negara yang merupakan subjek hukum internasional. Perjanjian ini bersifat terbuka bagi pihak ketiga. penanggulangan wabah penyakit AIDS. dan sebagainya. dan sebagainya. d. seperti antara suatu organisasi internasional dan organisasi internasional lainnya. Perjanjian internasional antar negara dan subjek hukum internasional lainnya. Contoh: Kerjasama ASEAN dan Uni Eropa. Segi batas wilayah.  Menurut Isinya a. perubahab atau pembatasan daripada hak-hak dan kewajiban mereka secara timbal balik. Segi politis. Perjanjian bersifat sederhana yang dibuat melalui dua tahap. namun masing-masing negara tersebut harus mau mematuhi batas-batas hak dan kewajibannya. c. dan SEATO. seperti Pakta Pertahanan dan Pakta Perdamaian. Konvensi Montego tentang Hukum laut internasional tahun1982. dan sebagainya. c. penandatanganan dan ratifikasi b. Segi hukum. b. seperti laut teritorial. yaitu suatu perjanian yang melakukan ketentuan-ketentuan atau kaidah-kaidah hukum bagi masyarakat internasional secara keseluruhan (bersifat multilateral). seperti masalah karantina.

Proses Verbal Yaitu catatab-catatan atau ringkasanringkasan atau kesimpulan-kesimpulan konferensi diplomatik. Mengatur masalah-masalah tambahan seperti penafsiran klausal-klausal tertentu. Perjanjian yang bersifat khusus (treaty contract). Persetujuan ini harus dilegalisasi oleh wakil-wakil yang berkuasa penuh (plaenipotentiones). Istilah lain dari perjanjian adalah berikut ini. No 1. Perikatan Yaitu istilah yang digunakan untuk (Arrangement) transaksi-transaksi yang bersifat sememtara. Persetujuan (Agreement) Yaitu prjanjian yang berifat teknis atau admistratif Agrement tidak diratifikasi karena sifatnya tidak seresmi traktat atau konvensi. Nama Traktat (Treaty) Uraian Yaitu. perjanjian paling formal yang merupakan persetujuan dari dua negara atau lebih. 1. Perikatan tidak seresmi traktat dan konvensi. dan tidak berurusan dengan kebijaksanaan tingkat tinggi (high policy). Istilah-Istilah Lain Perjanjian Internasional Pemberian berbagai istilah perjanjian internasional (traktat) berdasarkan pada tingkat pentingnya suatu perjanjian internasional serta keharusan untuk mendapatkan suatu ratifikasi dari setiap kepala negara yang mengadakan perjanjian. . atau catatan-catatan suatu permufakatan. Protokol (Protocol) Yaitu persetujuan yang tidak resmi dan pada umumnya tidak dibuat oleh kepala negara. perjanjian batas wilayah. 3.b. 2. 5. 6. Proses verbal tidak diratifikasi. Contoh: Perjanjian antara RI dan RRC mengenai dwikewarganegaraan tahun 1955. 4. 3. Keterangan Perjanjian ini khusus mencakup bidang politik dan bidang ekonomi. Konvensi (Convention) Yaitu persetujuan formal yang bersifat multilateral. yaitu perjanjian yang menimbulkan hak dan kewajiban bagi negara-negara yang mengadakan perjanjian saja (perjanjian bilateral). pemberantasan penyeludupan-penyelundupan dan sebagainya.

Piagam itu dapat digunakan sebagai alat tambahan untuk pelaksanaan suatu konvensi (seperti piagam kebebasan transit). sampai berhasil diwujudkan perjumpaan yang lebih permanen. tetapi akhir. dan sistematis serta tidak memerlukan ratifikasi. Misalnya. dan dokumen tidak juan tidak resmi bila mengatur resmi. Deklarasi (Declaration) Yaitu perjanjian internasional yang Deklarasi sebagai persetuberbentuk traktat. Ketentuan Umum (General Act). Deklarasi sebagai traktat bila hal-hal yang kurang penting. 11. Modus Vivendi Yaitu dokumen untuk mencatat persetujuan internasional yang bersifat sementara.Akibat pertukaran nota ini akhir ini banyak digunakan. terinci. 10. 12. dan sebagai dokumen tidak resmi apabila merupakan lampiran pada traktat atau konvensi. timbul kewajiban yang pertukaran nota dilakukan oleh wakil-wakil menyangkut mereka. LBB (Liga BangsaBangsa) mengguna-kan ketentuan umum mengenai arbitrasi untuk menyelesaikan secara damai pertikaian . Biasanya. 9. 8. Ketentuan Yaitu ringkasan hasil konvensi yang Penutup (Final menyebutkan negara peserta. Pertukaran Nota Yaitu metode yang tidak resmi. Yaitu traktat yang dapat bersifat resmi dan tidak resmi. nama utusan Act) yang turut diundang. Piagam (Statute) Yaitu himpunan peraturan yang ditetapkan oleh persetujuan interna-sional baik mengenai pekerjaan maupun kesatuankesatuan tertentu seperti pengawasan internasional yang mencakup tentang minyak atau mengenai lapangan kerja lembaga-lembaga internaional. serta masalah yang disetujui konferensi dan tidak memerlukan ratifikasi. menerangkan suatu judul dari batang tubuh ketentuan traktat.7. militer dan negara serta dapat bersifat multilateral.

apakah dalam instrumen tunggal atau dua atau lebih instrumen yang berkaitan dan apa pun nama yang diberikan kepadanya. yaitu perjanjian yang menimbulkan hak dan kewajiban bagi negara-negara yang mengadakan perjanjian saja (perjanjian . batas alam daratan. yaitu perundingan dan penandatanganan (biasanya digunakan kata persetujuan atau agreement). 3) Perjanjian antar subjek hukum internasional selain negara.internasional tahun 1928. 2. Pengertian Menurut Pasal 2 ayat (1) huruf a Konvensi Wina tahun 1969 tentang Perjanjian Internasional. seperti bantuan ekonomi dan bantuan keuangan. yang dimaksud dengan perjanjian internasional adalah suatu persetujuan yang dibuat antar negara dalam bentuk tertulis. seperti antara organisasi internasional Takhta Suci dengan Organisasi Uni Eropa. 13. Contoh: Kerjasama ASEAN dan Uni Eropa. dan sebagainya. Contoh: Konvensi Wina tahun 1958 tentang hubungan diplomatik. d) Menurut fungsinya 1) Perjanjian yang membentuk hukum (law making treaties). yaitu suatu perjanjian yang meletakkan ketentuan-ketentuan hukum bagi masyarakat internasional secara keseluruhan (bersifat multilateral). 4) Segi kesehatan. dan diatur oleh hukum internasional. b) Menurut isinya 1) Segi polotis. Penggolongan Perjanjian Internasional Untuk mengetahui penggolongan atau klasifikasi perjanjian internasional. Contoh: IMF. c) Menurut proses atau tahap pembentukannya 1) Perjanjian bersifat penting yang dibuat melalui proses perundingan. kita harus meninjau dari berbagai segi aspeknya dapat dibedakan seperti berikut. a) Menurut subjeknya 1) Perjanjian antar negara yang dilakukan oleh banyak negara merupakan subjek hukum internasional. Perjanjian ini bersifat terbuka bagi pihak ketiga. seperti masalah karantina. 2) Perjanjian bersifat sederhana yang dibuatmelalui dua tahap. Perjanjian Internasional 1. Bank Dunia. Seperti laut teritorial. penanggulangan wabah penyakit AIDS. 2) Segi ekonomi. dan sebagainya. dll 3) Segi batas wilayah. 2) Perjanjian internasional antar negara dan subjek hukum internasional lainnya. Chart BAB 4 HUBUNGAN INTERNASIONAL DAN ORGANISASI INTERNASIONAL D. 2) Perjanjian yang bersifat khusus (treaty contract). Contoh: NATO. penandatanganan. seperti antara suatu organisasi internasional dan organisasi internasional lainnya. seperti pakta pertahanan dan perdamaian. dan ratifikasi. dan lain sebagainya.

Untuk perundingan yang bersifat multilateral. Selain mereka. Namun demikian. suatu negara dapat diwakili oleh pejabat yang dapat menunjukkan Surat Kuasa Penuh (full powers). a) Perundingan (Negotiation) Perundingan merupakan perjanjian tahap pertama antar pihak atau negara tentang objek tertentu. kecuali jika ditentukan lain. Jenis-Jenis Perjanjian Internasional a. Oleh karena itu. penandatanganan teks perjanjian sudah dianggap sah jika 2/3 suara persen yang hadir memberikan suara. Perjanjian Bilateral Perjanjian bilateral bersifat khusus (treaty contract) karena hanya mengatur hal-hal menyangkut kepentingan kedua negara saja. 1) Konvensi Jenewa tahun 1949 tentang Perlindungan Korban Perang 2) Konvensi Wina tahun 1961 tentang Hubungan Diplomatik 3) Konvensi Hukum Laut Internasional tahun1982 tentang Laut Teritorial.Pada tahap awal diadakan penjajakan atau pembicaraan pndahuluan oleh masing-masing pihak yang berkepentingan.bilateral). perjanjian belum dapat diberlakukan oleh masingmasing negara sebelum diratifikasi oleh masing-masing negaranya. Contoh: Perjanjian antara RI dan RRC mengenai dwi kewarganegaraan tahun 1955. Perjanjian multilateral tidak saja mengatur kepentingan negara-negara yang mengadakannya. Dalam melaksanakan negosiasi. Zona bersebelahan. perjanjian bilateral bersifat „tertutup‟. 3. dan lain-lain. Untuk lebih jelasnya adabeberapa contoh tentang perjanjian multilateral seperti berikut. Artinya tertutup kemungkinan bagi negara lain untuk turut serta dalam perjanjian tersebut. dan Landas Benua. 4. melainkan juga kepentingan negara lain yang tidak turut (bukan peserta) dalam perjanjian multilateral tersebut. Perjanjian Multilateral Perjanjian itu sering disebut sebagai law making treatiskarena biasanya mengatur halhal yang menyangkut kepentingan umum dan bersifat terbuka. Ada beberapa contoh yang dapat disampaikan sebagai gambaran konkret perjanjian bilateral. Proses Pembuatan Perjanjian Internasional Dalam Konvensi Wina tahun 1969 tentang Hukum Perjanjian Internasional disebabkan bahwa dalam pembuatan perjanjian baik bilateral maupun multilateral dapat dilakukan melalui tahap-tahap berikut. Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE). 1) Perjanjian antara Indonesia dengan Thailand tentang garis batas Laut Andaman di sebelah utara Selat Malaka pada tahun 1971 2) Perjanjian ekstradisi antara Indonesia dan Malaysia pada tahun 1974 b. b) Penandatangan (Signature) Lazimnya penandatangan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) atau kepala pemerintahan. menteri luar negeri tau duta besar. c) Pengesahan (Ratification) Suatu negara mengikatkan diri pada suatu perjanjian dengan syarat apabila telah . hal ini juga dapat dilakukan oleh kepala negara. kepala pemerintahan.

Perjanjian penyusul (Successive Treaty). Harus dinyatakan secara formal/resmi. 5. Ratifikasi perjanjian internasional dapat dibedakan sebagai berikut. b. dan lain-lain) mereka juga dapat trikat dengan kondisi sebgai berikut. Berikut ini beberapa contoh perjanjian internasional yang dapat ditemukan dari perjalanan sejarah bangsa dan negara Indonesia. b. a. Penerapan Perjanjian Internasional Penerapan perjanjian internasional dapat diberlakukan atas dasar sebagai berikut. Perjanjian yang harus dipatuhi (Pact Sunt Servanda). Mulai berlaku sejak tanggal yang ditentukan atau menurut yang disetujui oleh negara perunding. Persyaratan Perjanjian Internasional Unsur-unsur yang penting dalam persyaratan adalah sebagai berikut. Mengenai persyaratan dalam perjanjian internasional. Kesadaran hukum nasional. Wilayah penerapan (Teritorial Scope). 6. yaitu sebagai berikut. a. terdapat dua teori yang cukup berkembang. 1) Teori kebulatan suara (Unanimity Principle). Penandatanganan atas perjanjian hanya dapat bersifat sementara dan masih harus dikuatkan dengan pengesaan atau penguatan. Jika tidak ada ketentuan atau persetujuan. Kedudukan Negara Bukan Peserta Negara bukan peserta pada hakikatnya tidak memiliki hak dan kewajiban untuk mematuhinya. b. . 9. Bermaksud untuk membatasi. meniadakan. Pelaksanaan Perjanjian Internasional Ketaatan perjanjian internasional dilakukan berdasarkan sebagai berikut. 8. perjanjian mulai berlaku setelah persetujuan diikat dan dinyatakn oleh semua negara perunding. 1) Ratifikasi oleh badan eksekutif. 3) Ratifikasi campuran (DPR dan pemerintah). Berlakunya Perjanjian Internasional Perjanjian internasional berlaku pada saat peristiwa berikut ini. Akan tetapi bila perjanjian itu bersifat multilateral (PBB) atau objeknya besar (Terusan Suez. c. a. 2) Teori pan Amerika (menekankan kedaulatan negara). atau mengubah akibat hukum dari ketentuan-ketentuan yang terdapat dalm perjanjian itu. 7. a. 2) Ratifikasi oleh badan legislatif.disahkan oleh badan yang berwenang di negaranya. Daya berlaku surut (Retroactivity). b. a) Persetujuan Indonesia dengan Belanda mengenai penyerahan Irian Barat (Papua) b) Persetujuan garis batas landas kontinen antara indonesia dengan Singapura tentang selat Singapura (25 Mei 1973).

Mochtar Kusumaatmadja. SH dalam buku pengantar hukum internasional mengatakan bahwa suatu perjanjian berakhir karena sebagai berikut. E. c. . Kekayaan alam d. Paksaan tersebut baik dengan ancaman maupun pengguanaan kekuatan. karena berbagai alasan suatu perjanjian internasional dapat batal antara lain sebagai berikut. 37 Tahun 1999 tentang Hubungan Luar Negeri. ada faktor-faktor penting yang ikut menentukan perumusan politik luar negeri Indonesia. landasan operasional (Ketetapan MPR RI No. a. a. b. UU No. Negara atau wakil kuasa penuh melanggar ketentuan hukum nasionalnya. Negara tersebut dikehendaki oleh para peserta. b. Masa berlakunya perjanjian internasional itu telah habis. pemerintah segera mengumumkan pendirian politik luar negeri Indonesia di hadapan badan pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat yang antara lain berbunyi. Keterangan inilah yang kemudian menjadi dasar pertimbangan politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif. Pengertian Politik Luar Negeri Menurut UU No. KEBIJAKAN POLITIK LUAR NEGERI INDONESIA 1. Latar Belakang Pada tanggal 2 September 1948. tetapi mestikah kita. b. IV/MPR/1999 Tentang GBHN.. Landasan dan Pengerian Politik Luar Negeri Indonesia a. landasan konstitusional atau sruktural UUD 1945. kebijakan presiden yang berupa Keputusan Presiden. Penduduk c. a. sikap. dan langkah pemerintah Republik Indonesia yang diambil dalam melakukan hubungan dengan negara lain. Negara tersebut menyatakan diri terhadap perjanjian itu. Dr. c. Bertentangan dengan suatu kaidah dasar hukum internasional lainnya. Perkembangan situasi internasional f.. Adanya unsur paksaan terhadap wakil suatu negara peserta. “. dan kebijakan menteri luar negeri berupa Peraturan Menteri.a. b. bangsa Indonesia dan negara kita hanya harus memilih antara pro-Rusia atau pro-Amerika? Apakah tak ada pendirian lain yang harus kita ambil dalm mengejar cita-cita kita”. Posisi geografis b. Berakhirnya Perjanjian Internasional Prof. Telah tercapai tujuan dari perjanjian internasional itu. Kulitas diplomasi 2. Selain itu. Militer e. Landasan Politik Luar Negeri Indonesia Landasan politik luar negeri Indonesia meliputi landasan idiil pancasila. Perjanjian secara sepihak diakhiri oleh salah satu peserta dan pengakhiran itu diterima oleh pihak lain. 11. 37 Tahun 1999 tentang Hubungan Luar Negeri menyatakan bahwa yang dimaksud politik luar negeri adalah kebijakan. Pembatalan Perjanjian Internasional Berdasarkan Konvensi Wina tahun 1969. yaitu sebagai berikut. 10.

Bebas. Pelaksanaan dilkukan dengan keluwesan dalam pendekatan dan penanggapan sehingga pengaruhnya harus dilakukan untuk kepentingan nasional terutama kepentingan ekonomi rakyat. Pemulihan kembali kepercayaan negara-negara bangsa-bangsa lain terhadap maksud dan tujuan revolusi Indonesia dengan cara memperbanyak kawan dari pada lawan. terutam sekali dengan negara-negara Afrika dan Asia atas dasar bekerja sama membentuk satu dunia baru yang bersih dari imperialisme dan kolonialisme menuju perdamaian dunia yang sempurna. 1) Negara Indonesia menggunakan politik damai 2) Negara RI bersahabat dengan segala bangsa atas dasar salin menghaegai dengan tidak mencampuri soal susunan dan corak pemerintahan negara masing-masing. khususnya Pasal 1. 3. 5. artinya kita bebas menentukan sikap dan pandangan kita terhadap masalahmasalah internasional dan terlepas dari ikatan kekuatan-kekuatan raksasa dunia yang secara ideologis bertentangan (blok Timur dengan komunisnya dan blok Barat dengan liberalnya). negara kita harus tetap melaksanakan politik luar negeri yang bebas dan aktif. 4. yaitu sebagai berikut. Pelaksanaan Politik Bebas Aktif Dalam rangka menciptakan perdamaian dunia yang abadi. 5) Negara RI dalam lingkungan PBB berusaha menyokong perjuangan kemerdekaan bangsa-bangsa yang masih dijajah sebab tanpa kemerdekaan. menjatuhkan kontradiksi dengan mencari keserasian yang sesuia dengan falsafah pancasila. Pedoman Perjuangan Pedoman perjuangan politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif berdasarkan faktorfaktor berikut. c. Tujuan Politik Luar Negeri Indonesia 1) Pembentukan satu negara Republik Indonesia yang berbentuk negara kesatuan dan negara kebangsaan yang demokratis dengan wilayah kekuasaan dari Sabang sampai Merauke. 4) Membantu pelaksanaan keadilan sosial internasioanl dengan berpedoman pada Piagam PBB.organisasi internasional. . 3) Pembentukan satu persahabatan yang baik antara Republik Indonesia dan semua negara di dunia. Pokok-Pokok dan Tujuan Politik Luar Negeri Indonesia a. 3) Memperkuat sendi-sendi hukum internasional dan organisasi internasional untuk menjamin perdamaian yang kekal. persaudaraan. dan 55. dan perdamaian internasional itu tidak akan tercapai. b. adil. 2) Pembentukan satu masyarakat yang adil dan makmur material dan spiritual dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia. a. Dasa-Sila Bandung yang mencerminkan sollidaritas negara-negara Asia sendiri dengan kerjasama regional.2. Pokok-pokok politik luar negeri bebas aktif. b. serta subjek hukum internasional lainnya dalam rangka menghadapi masalah internasional guna mencapai tujuan nasional. a. dan sejahtera.

nilai nilai. Almond. Hal ini dikarenakan di dalam masyarakat tersebut banyak warganya yang buta huruf dan tinggal di tempet tempat yang terpencil. aktif memperjuangkan ketertiban dunia. artinya kita dalam politik luar negeri senantiasa aktif memperjuangkan terbinarnya perdamaian dunia. Budaya Politik Subjek ( Subject Political Culture ). tetapi mereka tidak melibatkan diri dalam politik atau memberikan suara dalam pemilihan.A. 3.Budaya politik ini terbatas pada stu wilayah yang ruang lingkupnya kecil dan sempit dan biasanya terdapat dalam masyarakat yang tradisional dan sederhana. G. Budaya Politik Parokial ( Parochial Political Culture ). B.Budaya politik adalah merupakan salah satu komponen dalam sistem politik dan juga dapat dipandang sebagai suatu landasan sistem politik yang memberi jiwa atau warna sistem politik atau dengan kata lain memberikan arah pada peran peran politik yang dilakukan oleh struktur politik. Powel.Budaya politik adalah pandangan politik yang mempengaruhi sikap.Budaya politik adalah sikap orientasi warga negara terhadap sistem politik dan aneka ragam bagiannya dan sikap terhadap peranan warga negara di dalam sistem tersebut. simbol yang dimiliki individu dan yang dilaksanakan dalam masyarakat.berikut ini beberapa pengertian budaya politik : 1. Masyarakat yang seperti ini orang orangnya sama sekali tidak menyadari atau mengabaikan adanya pemerintahan dan politik. Budaya politik ini ditandai dengan adanya kesadaran masyarakat yang turut aktif dalam kehidupan politik. 3. Di dalam masyarakat yang seperti ini spesialisasi sangat kecil dan belum banyak berkembang. dan budaya politik ini lebih mengutamakan dimensi psikologis dari suatu siste politik yaitu sikap. dan pilihan politik seseorang. A. 4. Larry Diamond. Pengertian Budaya Politik. BAB I BUDAYA POLITIK. 2.b. Perwujudan politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif.Budaya politik adalah sikap dan orientasi warga suatu negara terhadap kehidupan pemerintahan negara dan politiknya.Budaya politik adalah keyakinan.Budaya politik memiliki beberapa tipe antara lain sebagai berikut : 1. 1) Penyelenggaraan Konferensi Aia-Afrika pada tahun 1955 yang melahirkan semangat dan solidaritas negara-negara Asia-Afrika yang kemudian melahirkan Deklarasi Bandung. keyakinan. Marbun. Aktif. sistem kepercayaan.Budaya politik partisipan ini adalah suatu bentuk budaya dimana anggota masyarakat cenderung diorientasikan secara eksplisit terhadap sistem sebagai keseluruhan dan terhadap struktur dan proses politik serta administratif. dapat kita lihat pada contoh berikut ini. Budaya Politik Partisipan ( Participant Political Culture ). ide ide. dan keterampilan yang sedang berlaku bagi seluruh anggota masyarakat.Menurut Mochtar Masoed budaya politik subjek ini lebih menunjuk pada orang orang yang secara pasif patuh pada pejabat pejabat pemerintah dan undang undang. Tipe tipe Budaya Politik. dan aktif ikut serta menciptakan keadilan sosial dunia. 2. sikap. Mochtar massoed. termasuk pola kecenderungan kecenderungan khusus serta pola pola kebiasaan yang terdapat pada kelompok kelompok dalam masyarakat. Aktif memperjuangkan kebebasan dan kemerdekaan.Budaya politik adalah suatu konsep yang terdiri dari sikap. sentimen dan evaluasi suatu masyarakat tentang sistem politik negeri mereka dan peran masing masing individu dalam sistem itu. orientasi. 2) Indonesia juga aktif dalam merintis dan mengembangkan organisasi di kawasan Asia Tenggara (ASEN). . 5.nilai nilai.

E. Almond. serta keyakinan politiknya kepada anaknya. orang tua akan mendidik anaknya dengan menanamkan kaidah kaidah.Organisasi formal maupun nonformal serta organisasi politik terbentuk atas dasar pekerjaan.Karena sosilisasi politik merupakan suatu cara dalam mengembangkan dan menginformasikan politik maka fungsi yang paling mendasar dari sosialisasi politik ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pebelajaran bagi masyarakat agar mereka paham dan mengetahui secara benar tentang apa yang ada dalam politik.oleh sebab itu tempat kerja juga merupakan tempat sosialisasi politik. 3. Mekanisme Sosialisasi Politik. 3. Pengertian Sosialisasi Politik.di dalam keluarga inilah terjadi pembentukan nilai nilai politik. Richard E.Sosialisasi politik merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan suatu proses dimana seseorang mempelajari dan menumbuhkan pandangannya tentang politik. 2. dan sarana sarana sosialisasi yang lainnya kepada warga negara yang baru dan mereka yang menginjak dewasa 4. Selain itu sekolah juga dapat membangun kesadaran kepada generasi muda mengenai arti penting hidup bernegara dan cinta terhadap tanah air. 2. Karena . G. Dalam rangka untuk mencapai hal tersebut maka dalam rangka sosialisasi politik tersebut maka dibutuhkan sarana sarana pendukung sosialisasi yang antara lain sebagai berikut : 1. Keluarga. guru. dengan adanya inforasi yang benar maka kelak akan tercipta suatu masyarakat yang anggota anggotanya mempunyai pegetahuan politik yang baik dan diharapkan dengan mempunyai pengetahuan tersebut mereka dapat ikut berperan aktif dalam kegiatan kegaiatan politik sehingga mereka tidak pasif terhadap kondisi politik negaranya. Tempat Kerja.Sosialisasi politik merupakan proses dimana sikap sikap politik dan pola pola tingkah laku politik diperoleh dan dibentuk dan juga merupakan sarana bagi suatu generasi untuk menyampaikan dasar dasar politik dan keyakinan keyakinan politik kepada generasi berikutnya. 4.5.Sekolah merupakan tempat pendidikan jadi tidak megherankan jika sekolah dapat memberikan pandangan pandangan kongkret tentang politik dan segala hal tentang politik karena sekolah memberikan pengetahuan kepada generasi muda tentang dunia politik. Dengan adanya hal ini maka suat saat mereka akan dihadapkan dengan suatu permasalahan yang keudian mereka musyawarahkan. D.Pengertian sisialisasi politik banyak sekali tokoh yang memberikan definisinya. Bagi para anggota tepat kerja merupakan tempat yang berfungsi sebagai sarana penyuluhan politik. dengan pengalaman ini maka anak dapat meningkatkan kompetensi politik bagi anak. misalnya anak diajak dalam pengambilan suatu keputusan dalam rapat keluarga. dari proses tersebut maka seorang anak akan dapat belajar menghargai pendapat oarang lain dan juga akan menyesuikan pendapatnya dengan pendapat oarang lain. Dawson. nilai nilai dan pandangan pandangan politik dari orang tua. Dennis Kavanagh. misalnya dari pelajaran kewarganegaraan. Kenneth P.Sosialisasi politik dipandang sebagai suatu pewarisan pengetahuan. Sekolah. Langton. berikut pengertian sosialisasi politik menurut beberapa tokoh : 1.Sosialisasi politik merupakan proses pembentukan sikap dan orientasi politik anggota masyarakat.Di dalam fungsi sosialisasi politik bagi masyarakat dapat mentransmisikn kebudayaan politik suatu bangsa dari generasi tua kepada generasi muda dan juga sebagai sarana memelihara budaya politik dari bangsa itu sendiri. Jadi didalam kelompok ini mereka dapat saling bertukar pendapat dan dapat mengikuti peristiwa peristiwa politik yang memungkinkan mereka tertarik pada politik.Sosialisasi politik adalah cara bagaimana masyarakat meneruskan kebudayaan politiknya.A.C. Kelompok Pergaulan.Kelurga merupakan unit yang paling kecil dalam masyarakat dan disinilah seorang individu berhadapan langsung. Ramlan Surbakti. nilai nilai.Kelompok pergaulan dapat menjadi sarana sosialisasi politik karena dalam kelompok pergaulan seorang anak akan bertemu dengan orang lain yang masing masing memiliki kedudukan yang relatif sama dan memiliki ikatan yang erat pula. Fungsi Sosialisasi Politik. dengan memberikan penekanan pada cara masyarakat meneruskan kebudayaan politiknya.

sikap ini diperlukan dalam memelihara pemerintahan demokratis. Persamaan.Kebebasan bukan erupakan kelelusaan untuk melakukan segala hal tanpa batas tetapi kebebasan adalah keleluasaan untuk membuat pilihan atau melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi kepentingan bersama atas kehendak sendiri tanpa ada tekanan dari pihak manapun. Solidaritas. Pengertian Budaya Demokrasi. dan kesetiaan pada aturan aturan. Sebagai nilai penghormatan kejujuran akan menubuhkan integritas diri. membela tindakan tertentu. toleransi.Toleransi adalah sikap dimana kita sebagai manusia hendaknya toleran yang berarti bahwa kita harus menghargai pendapat. namun dalam demokrasi berpandangan bahwa manusia yang berbeda beda itu pada hakekatnya sama sederajat. Selain itu toleransi dapat mendorong tumbuhnya sikap toleran terhadap keanekaragaman. pandangan. Sebagai nilai penalaran dapat mendorong . Menghormati Kejujuran. dan kompromi. menghargai keanekaragaman. saling percaya. Media Massa. Selain itu media massa juga merupakan sarana yang ampuh untuk membentuk sikap sikap dan keyakinan politik dan melalui media ini suatu ideologi dapat ditanamkan kepada masyarakat dan kebijakan kebijakan politik negara dapat disampaikan kepada rakyt melalui media ini. dsb.Kontak kontak politik langsung yang dimaksud adalah pengalam nyata terlibat dalam politik entah sebagai pejabat pemerintah. disiplin. 3. karena nilai demokrasi merupakan pedoman kebebasan untuk prilaku rakyat yang berdaulat.pengurus partai ataupun yang lainnya entah bersifat positif atau negatif hal ini juga akan dapat merubah pemikiran dan keyakinan politik seseorang. Sebagai nilai persamaan dalam berprilaku sebagai rakyat yang berdaulat adalah kita sebagai manusia harus mampu menghargai harkat dan martabat sesama manusia. kebiasaan.Unsur unsur budaya demokrasi ada beberapa hal yang antara lain yaitu sebagai berikut : 1. BAB II BUDAYA DEMOKRASI MENUJU MASYARAKAT MADANI A. 4. Misalnya kaum buruh yang bergabung dengan serikat buruh dan berdemonstrasi dari pengalaman tersebut seorang buruh dapat mengerti tentang berpolitik. Kebebasan. kepercayaan.6. melainkan berbeda satu sama lainnya.Kejujuran adalah keterbukaan untuk meyatakan kebenaran. Demokrasi tidak berpendirian bahwa manusia itu semuanya sama. Menghormati Penalaran. Kejujuran diperlukan agar hubungan antar pihak berjalan dengan baik tidak menimbulkan benih benih konflik. tetapi didepan Allah tetap sama. B. Sedangkn inti dari budaya demokrasi ini adalah kerjasama.Tuhan menciptakan manusia sebagai pribadi yang unik. Kontak kontak Politik Langsung. Kerena setiap manusia meiliki hal tersebut yang kadang kala berbeda dengan yang kita miliki.6. kebiasaan untuk eberikan penalaran akan menumbuhkan kesadaran bahwa banyak alternatif sumber informasi dan ada banyak kemungkinan untuk mencapai tujuan. menuntut hal serupa pada orang lain. Toleransi. kesederajatan.Media massa merupakan saran yang paling efektif karena media massa dapat memberikan banyak informasi bagi masyarakat luas termasuk politik baik tingkat nasional maupun tingkat internasional.5. 2. Sebagai nilai solidaritas dapat menumbuhkan sikap batin dan kehendak untuk menempatkan kebaikan bersama diatas kepentingan pribadi.secara tidak langsung para anggotanya dapat belajar bagaimana cara cara berorganisasi dengan bekal pengalaman ini maka para anggotanya tidak sungkan sungkan untuk bergabung dengan organisasi politik. kelakuan.Penalaran adalah penjelasan mengapa seseorang memiliki pandangan tertentu.Budaya demokrasi adalah pola pola sikap dan orientasi politik yang bersumber dari nilai nilai dasar demokrasi dan yang sudah seharusnya dimiliki oleh setiap warga negara dari sistem politik demokrasi. 5.Solidaritas adalah kesediaan untuk memperhtikan kepentingan dan bekerja sama dengan orang lain dalam hal ini manusia sama sama memiliki kebebasan untuk mempertimbangkan kepentingan pihak lain. Unsur unsur Budaya Demokrasi.

Kedaban adalah tingginy tingkat kecerdasan lahir batin. Terjadinya hubungan yang tidak harmonis dalam tubuh ABRIØ sebagan condong kepada kabinet Wilopo dan sebagian lagi condong kepada presiden. Demokrasi Masa Orde Lama. DPR dapat berfungsi dengan baik. Menjamin tegaknyav keadilan. Nilai nilai tersebut keudian dijabarkan dalam kehidupan politik seperti nilai nilai yang diungkapkan oleh Henry B. Sedikit sekali terjadi keteganga diantara umatØ beragama. Pemerintah pusat mendapatØ tantangan dari daerah yang terwujud dalam beberapa pemberontakan. Badan pengadilan menikmatiØ kebebasan dalam menjalankn fungsinya. pada masa pelaksanaan demokrsi ini Indonesia bentuk negaranya adalah kesatuan dengan bentuk pemerintahan republik. Prilaku yang beradabadalah prilaku yang mencerminkan perhormatan dan mempertimbangkan kehadiran pihak lain sebagaimana tercermin dalam sopan santun dalam bertindak.C. Mentelenggarakan pergantian pemimpin secara teratur danv periodik.adalah lembaga diluar dari lembaga peerintahan tetapi kedudukannya sama dengan lembaga pemeritah. Presiden hanya sebagai kepalav negara. Terjadi perdebatan antara Soekarno dengan tokoh masyumi masalahØ penggantin Pancasila. Secara teori demokrasi ini adalah demokrasi yang berdasarkan pada Pancasila dan UUD 1945. Demokrasi Parlementer pada masa RIS dan berlakunya UUDS 1950.Ø Kabinet dan ABRI berhasilØ mengatasi pemberontakan.§Demokrasi terpimpin adalah demokrasi yang segala kebijakan pemerintah berada di tangan presiden. presiden kadang kala mencampuri urusan kehakiman. Hikam masyarakat madani adalah masyarakat yang wilayah sosialnya terorganissi dan bercirikan antara lain kesukarelaan. Keadaban. Oleh sebab itu keadaban ini dijadikan pedoman dala berprilaku sebagai warga negara yang demokrasi dan santun. Mayo. keswasebadaan. Masyarakat Madani. .Kelebihan dalam pelaksanaan demokrasi parlementer.7. 1.Kekurangan dalam pelaksanaan demokrasi parlementer antara lain yaitu : Rata rata kabinetØ berusia pendek ( terjadi krisis kabinet ) sehingga program jangka panjang tidak terlaksana.menurut A. Demokrasi Terpimpin 5 Juli 1959-1966. Pembentukan lembaga negaraØ ekstrakonstitusional. Menjamin terselenggranya perubahan masyarakat secarav damai.D. Minoritas cina mendapat perlindungan dariØ pemerintah.S. Kebijakan perdana menteri cenderungØ menguntungkan kepentingan partainya sendiri. PengekanganØ hak hak asasi warga negara di bidang politik dala hal berserikat dan berkumpul. ekonomi dan megendalikan inflasi. Masa kampanye yang terlalu panjang sehingga dalamØ masyarakat terjadi ketegangan. Jumlah sekolah bertambah banyak. sedangkan kepala pemerintahan dipegang oleh perdana menteri.vv Mengakui dan menganggap wajar keanekaragaman. bahkan dalam bidang pers juga da pembatasan sehingga pers mengalami kemunduran. DPR dapatv memberi mosi tidak percaya jika kabinet dala kinerjnya kurang baik.v Kekuasaan eksekutif dijalankan oleh kabinet yang dipimpin oleh seorang perdana menteri dan bertanggung jawab pada DPR. tinggi terhadap negara dan keterkaitan dengan norma norma dan nilai nilai hukum yang diikuti oleh warga negara. Pelampauan batas wewenang.tumbuhnya ketebukaan pemikiran sosial dan politik. Dalam pelaksanaan demokrasi terpimpin ini ternyata banyak penyelewengan. presiden sering membuat suatu keputusan yangØ melebihi dari kewenangannya. Jikav kabinet bubar maka presiden akan menunjuk formatur kabinet untuk menyusun kabinet yang baru. Pemerintah berhasilØ melaksanakan program di bidang pendidikan. Penyelewengan itu tampak pada hal hal berikut ini : Pelanggaran prinsip kebebasan kekuasaanØ kehakiman. Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia. kemandirian.v Kekuasaan yudikatif dijalankan oleh badan pengadilan yang bebas. Berdasar pada nilai nilai ini masyarakat pendukung demokrasi mengembangkan budaya politiknya. Jika DPR mengajukan mosi tidak percaya lagi pada kabinetv yang baru maka DPR dibubarkan dan diadakan pemilu.§Cara kerja sistem demokrasi parlementer ini adalah sebagai berikut : Kekuasaanv legislatif dijalankan oleh DPR yang dibentuk melalui pemilu multipartai. Membatasi penggunaan kekerasan sampai batas minimum. kewadayaan. nilai nilai tersebut seperti berikut : Menyelesaikan perselisihan secara damaiv dan melembaga.ØØ Pers bebas sehigga banyak variasi isi media massa.

keterbukaan adalah akses bebas bagi setiap . Pemilu. 6. Persamaan hak kapanye. Tersedianya pilihan§ yang signifikan misalnya tentang jumlah calon yang sudah pasti lebih dari satu. Kesetaraan bobot suara§ antara jumlah pemilih dengan jumlah kursi di parlemen. BAB III KETERBUKAN DAN KEADILAN A. Pemusatan kekuasaan di tangan presiden. mudah dipahami dan tidak disangsikan lagi kebenarannya. Keterbukaan adalah salah satu prinsip dari Good Governance. dasar penyelenggaraan pemerintahan yaitu atas dasar dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat jadi rakyatlah yang mempunyai kedaulatan dan mereka tidak menginginkan dirugikan oleh pemerintah yang diserahi kekuasaan untuk menjalankan pemerintahan.Pengutamaan fungsi pimpinan. Keterbukaan. Penyelenggaraan pemilu secara berkala atau§ periodik. Fungsi Pemilu.Pada negara negara demokrasi sering kali menerapkan prinsip prinsip keterbukaan karena keterbukaan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam penyelenggaraan suatu negara hal itu disebabkan karena.§2. ketiga. Sebagai sarana pertanggungjawaban§ pejabat publik. 5. pemilunya. Berorientasi pada Konsensus. 8. walaupunØ secara formal kekusaan dibagi bagi tetapi dalam prekteknya kekuasaan tetap terpusat pada diri presiden. Berkaitan dengan pemerintahan keterbukaan atau transparansi berarti kesediaan pemerintah untuk senantiasa memberikan informasi faktual mengenai berbagai hal yang berkenaan dengan proses penyelenggaraan pemerintahan. masing masing partai peserta§ pemilu memiliki hak yang sama dalam kampenye hal itu bisa dilihat semua parpol memperoleh jatah yang sama antara yang satu dengan yang lainnya. pertama. kedua. Efektifitas dan Efisiensi. 7. dan banyak negara demokratis yang ingin berusaha mewujudkan praktik penyelenggaraan pemerintahan yang terbuka seperti dalam prinsip good governance. 4. Hak pilih umum. Demokrasi Masa Reformasi. kekuasaan sering kali diselewengkan oleh si pemegang kekuasaan yaitu pemerintah. Tegaknya Supremasi Hukum. Pengertian Keterbukaan.Ø dalam hal ini presiden memegang peran tertinggi dalam pemerintahan yang kadang kala melebihi dari batas kewenangannya.Keterbukaan atau transparansi adalah sesuatu yang menunjuk pada pada suatu tindakan yang memungkinkan suatu persoalan menjadi jelas. Kesetaraan. Sebagai sarana memilih pejabat§ publik ( Pembentukan pemerintahan ). jumlah partai plitikØ dibatasi menjadi 3 parpol.dan mekanisme dalam pemilu juga lebih baik lagiE. 4. hak pilih aktif dan pasif diberikan§ kepada warga negara dewasa tanpa diskriminasi. Demokrasi Masa Orde Baru. 9. 3. Kebebasan§ dalam memberikan suara. Kebebasan nominasi rakyat bebas menominasikan wakil rakyat yng§ akan dipilih dalam pemilu. Visi Strategis. 2. Pemilu yang tidak demokratis aparatØ peerintahan dan keamanan berusaha melakukan kecurangan agar golkar menang pemilu.Kehidupan politik pada masa orde baru ini jika dibandingkan dengan orde lama ternyata lebih buruk lagi hal itu dapat dilihat dari beberapa hal seperti berikut ini : Pebatasan hak hak politik rakyat. Ciri ciri Pemilu Demokratis.1. Partisipasi Masyarakat. Pembentukan lembaga ekstrakonstitusional yang berfungsi mengamankanØ pihak pihak yang potensial menjadi oposisi penguasa.Demokrasi pada masa reformasi ini telah mengalami suatu perubahan yang mengarah lebih baik lagi daripada masa orde baru hal itu bisa dilihat dari siste pemerintahannya. dalam hal ini rakyat memperoleh jaminan kebebasan untuk memilih wakilnya tanpa ada paksaan dan ancaman. 2.berikut ini ada delapan prinsip good governance yaitu adalah : 1. Kejujuran dalam§ penghitungan suara. Akuntabilitas. Sebagai sarana pendidikan politik bagi rakyat. Peduli pada Stakeholder.

4. 4. Keadilan Distributif. Keadilan Protektif. E. Dampak Penyelenggaraan Pemerintahan yang tidak terbuka. 1. Jika tidak maka akan menyebabkan apa yang dinamakan dengan korupsi politik yang dapat membawa akibat krisis di berbagai bidang kehidupan.Keadilan adalah keadaan antar manusia dimana semua diperlakukan sama sesuai dengan hak dan kewajibannya masing masing. Pieper. Franz Magnis Suseno. Bidang Politik. Pengertian Keadilan. oleh sebab itu pemerintahan yang demokratis haruslah diselenggarakan secara terbuka.Adalah keadilan yang memberikan kepada masing masing orang apa yang menjadi haknya.Adalah keadilan yang memberikan perlindungan kepada pribadi pribadi yang ada dalam masyarakat yang berupa keamanan. 2.legisltif. 2. 3. Keadilan Legal. D. misalnya : 1.Adalah keadilan yang diberikan kepada masing masing orang apa yang menjadi bagiannya.Lembaga lembaga politik seperti eksekutif. Ulpianus. 6. dan kehidupan dari adanya tindakan sewenang wenang. Bidang Ekonomi.Pemerintahan yang tidak terbuka kadang kala akan menjatuhkan pemerintahan itu sendiri. 2. 3. Ciri ciri Keterbukaan Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Negara. 5.Keadilan merupakan tindakan memberikan sesuatu kepada masing masing orang sesuai dengan apa yang menjadi haknya. dimana yang menjadi subjek hak adalah individu sedngkan yanh menjadi subjek kewajiban adalah masyarakat. Bidang Sosial Budaya dan Agama. Bidang Pertahanan dan Keamanan.Keadilan adalah sikap yang didasrkan pada kehendak yang tetap untuk mengakui hak masing masing orang. Pemerintahv menyediakan berbagai informasi faktual mengenai kebijakan kebijakan yang akan dan sudah dibuatnya.Dalam bidang ini terjadi ketertinggalan profesinalitas aparat yang artinya kemampuan aparat tidak sesuai dengan tuntutan perubahan jaman. Keadilan Komutatif.warga negara terhadap sumber informasi dalam hal ini warga negara berhak mengetahui apa saja yang dilakukan oleh pemerintah dalam rangka menyelenggarakan pemerintahanB. yang menjadi objek dari keadilan legal adalah tata masyarakat. dan yudikatif tidak berfungsi secara optimal bahkan kadang kala kebijakan kebijakan yang mereka keluarkan tidak berpihak pada kepentingan umum dan bahkan lebih menguntungkan kepentingan mereka dan kelopoknya. Para pejabat pemerintah lebih banyak menumpuk kekayaan sebesar besarnya tanpa peduli dengan moral dan etika. Adanya peluang bagi publik dan pers untuk mendapatkanv atau mengakses berbagai dokumen pemerintah. dimana yang diutamakan adalah objek tertentu yang merupakan ha dari seseorang tersebut. 1.Adalah keadilan yang meberikan kepada masing masing orang bagiannya yaitu berupa kebebasan untuk mencipta dengan kreativitas yang dimilikinya.Adalah keadilan yang berdasarkan undang undang . 4. 3.Berbagai kegiatan ekonomi terutama yang bersinggungan dengan birokrasi selalu diwarnai dengan kolusi sehingga akibatnya ekonomi menjadi berbelit belit dan menjadikan para investor enggan berinvestasi. sehingga tidak . Keadilan Vindikatif. Aristoteles. Terbukanya rapat rapatv pemerintah bagi publik dan pers.Kehidupan sosial budaya diwarnai dengan pendewaan materi dan budaya konsumtif. Keadilan Kreatif.Adalah keadilan yang memberikan kepda masing masing orang hukuman atau denda yang sebanding dengan pelanggaran atau kejahatan yang dilakukannya. C. Adanya konsultasi publik yang dilakukanv secara sistematik oleh pemerintah.Keadilan adalah memberikansesuatu yang tetap kepada orang lain sesuai dengan haknya. Macam Macam Keadilan.

perdamaian abadi dan keadilan sosial.Di dalam menjalin hubungan internasional masing masing negara pada umumnya melalui suatu lembaga. diplomasi. Di Indonesia sehubungan dengan usaha menjalin hubungan internasional ini didasarkan pada UUD 1945 pasal 13 yang di dalamnya berisi tentang : Presidenv mengangkat duta dan konsul. Apabila dianggap perlu dapat bertindak sebagai tempat pencatatan sipil. Di dalam melaksanakan tugasnya diplomat dapat berfungsi sebagai lambang prestise nasional negaranya di luar negeri dan mewakili kepala negaranya di negara penerima. Mengurus kepentingan negara serta warga negaranya di negara lain.2. paspor. Fungsi perwakilan diplomatik menurut konggres Wina 1961.• Menciptakan pesahabatan yang baik antar negara dalam mewujudkan pelaksanaan tugas negara perwakilan diplomatik.Perwakilan diplomatik ( Duta besar ) meilik tugas pokok yang antara lain sebagai berikut : A. Tugas pokok perwakilan diplomatik. Mengadakan persetujuan dengan pemerintah negara penerima.D. . Di dalam menjalin hubungan internasional ini sudah pasti masing masing negara selalu mendasarkan pada politik luar negarinya karena politik luar negeri adalah suatu strategi. Mengadakan perundingan masalah masalah yang dihadapi oleh kedua negara itu dan berusaha untuk menyelesaikannya. D. Menyelenggarakan hubungan dengan negara lain atau hubungan kepala negara dengan pemerintah asing. C. Penegertian Hubungan Internasional. budaya.Kepala kepala perwakilan diplomatik yang disebut sebagai duta besar. Melindungi kepentingan negara pengirim dan warga negaranya di negara penerima di dalam batas batas yang diijinkan oleh hukum internsional.Perwakilan Diplomatik ( Kedutaan Besar ) 1. Presiden menerima penempatan duta negarav lain dengan meperhatikan pertimbangan DPR. BAB IVHUBUNGAN INTERNASIONAL A. dan multilateral melalui berbagai macam forum sesuai dengan kepentingan dan kemampuan nasional. duta. ekonomi maupun hankam. adalah hubungan antar bangsa dala segala aspeknya yang dilakukan oleh suatu negara untuk mencapai kepentingan nasional negara tersebut. konsep ini berhubungan erat dengan subjek subjek seperti organisasi internasional. Mewakili negara pengirim di dalam negara penerima. B. maupun politik internasional. dsb.mampu mendeteksi dini tentang gejolak sosial dan gangguan keamanan yang terjadi di dalam masyarakat. yaitu lembaga diplomatik. Selain itu diplomat juga berfungsi sebagai perwakilan yuridis yang resmi dari pemerintah negaranya. Jadi fungsi diplomatik dala arti politis adalah sebagai berikut :• Mempertahankan kebebasan Indonesia terhadap imperialisme dalam segala bentuk dan manifestasinya dengan melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan. C. pola prilaku.Hubungan ini dalam Encyclopedia Americana dilihat sebagai hubungan antar negara atau individu dari negara yang berbeda baik berupa hubungan politis. hukum internasional. A.Hubungan internasional menurut buku Rencana Strategi Pelaksanaan Politik Luar Negeri RI ( RENSTRA ). menteri residen merupakan perwakilan tingkat tinggi yang dapat mengadakan hubungan langsung dengan kepala negara asing tempat mereka bertugas atau ditempatkan.B. regional. B. Bagi bangsa Indonesia hubungan internasional ini di dasarkan pada politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif dengan tujuan meningkatkan persahabatan dan kerjasama bilateral. dan kebijakan suatu negara dalam berhubungan dengan negara lain ataupun dunia internaional.• Mengabdi kepada kepentingan nasional dalam mewujudkan masyrakat adil dan makmur. Dalam hal mengangkat duta dan konsul presidenv memperhatikan pertimbangan DPR. Memberikan keterangan tentang kondisi dan perkembangan negara penerima sesuai dengan UU dan melaporkan kepada pemerintah negara pengirim. Fungsi Perwakilan Diplomatik.

Atase ini dijabat oleh seorang perwira militer yang diperbantukan depertemen luar negeri dan diperbantukan di kedutaan besar serta diberikan kedudukan sebagai seorang diplomat yang bertugas memberikan nasihat di bidang militer dan pertahanan keamanan kepada duta besar berkuasa penuh.E. Tugas umum perwakilan diplomatik.Atase ini dijabat oleh seorang pegawai negeri yang tidak bersal dari depertemen luar negeri dan ditepatkan disalah satu kedutaan besar. Oleh sebab itu perwakilan diplomatik mempunyai peran sebagai berikut : A. Atase atase. Menetukan tujuan dengan menggunakan semua daya upaya dan tenaga dalam mencapai tujuan tersebut. D. Negosiasi ( Perundingan ). Hubungan antar bangsa. Menggunakan sarana dan kesempatan yang ada dan sebaik baikya dalam menjalankan tugas diplomatiknya. Status pejabat diplomatik. Peranan perwakilan diplomatik. Kuasa usaha sementara yang melaksanakan pekerjaan dari kepala perwakilan ketika pejabat ini belum atau tidak ada ditempat. 5. Representasi mewakili negara yang bersangkutan. Kuasa usaha tetap menjabat kepala dari suatu perwakilan. 2. Proteksi ( Melindungi ) warga negaranya. Duta ( Gerzant ). 2.Kuasa usaha yang tidak diperbantukan kepada kepala negara dapat dibedakan atas : 1. 3.2.Duta besar merupakan duta yang berada di tingkatan tertinggi dan epunyai kekuasaan penuh dan luar biasa dan biasanya ditepatkan di negara negara yang banyak menjalin hubungan timbal balik. 3. 4.Menteri residen dianggap bukan sebagai wakil pribadi kepala negara. Menentukan apakah tujuan nasional sejalan atau berbeda dengan kepentingan negara lain. Duta besar berkuasa penuh ( Ambassador ).Di dalam hubungan diplomatik terdapat unsur unsur antara lain yaitu : 1. C. Perangkat perwakilan diplomatik. dia hanya engurus urusan negara. 3.E. Pertukaran misi diplomatik. Memelihara hubungan persahabatan antara kedua negara. Mereka ini pada dasarnya tidak berhak mengadakan pertemuan dengan kepala negara dimana mereka bertugas. 4. dalam menyelesaikan segala persoalan kedu negara dia diharuskan berkonsultasi dengan pemerintahnya. 5. Relasi ( Membina hubungan baik ). Menyesuaikan kepentingan bangsa lain dengan kepentingan nasional sesuai dengan tenaga dan daya yang ada. B.Atase adalah pejabat pembantu dari duta besar berkuasa penuh. Menteri residen.Perwakilan Nonpolitis. 2.Di dalam menjalankan tugas tugasnya perwakilan diplomatik mempunyai beberapa perangkat yang antara lain yaitu : A. Unsur unsur hubungan diplomatik. Atase pertahanan. Observasi ( Meneliti setiap kejadian ).Adalah wakil diplomatik yang pangkatnya lebih rendah dari duta besar. Atase ini terbagi menjadi dua yaitu :1.D.Dalam membina hubungan internasional diperlukan taktik dan prosedur tertentu untuk mencapai tujuan nasional suatu negara. atase ini berkuasa penuh dalam menjalankan tugas tugas teknis sesuai dengan tugas pokok dari departemennya sendiri. oleh sebab itu diperlukan diplomasi yang baik.Dalam arti nonpolitis hubungan diplomatik suatu negara diwakili oleh korps konsuler yang terbagi dalam kepangkatan sebagai berikut : . Kekebalan hukum/ hak ekstrteritorial. B.C. Atase teknis. 5. 4. Kuasa usaha ( Charge de Affair ).Perwakilan diplomatik mempunyai tugas umum antara lain yaitu : 1.

Hak ekstrateritorial adalh hak kebebasan diplomat terhdap daerah perwakilannya termasuk halaman bangunan serta perlengkapannya seperti bendera.Hak immunitas adalah hak yang menyangkut diri pribadi seorang diplomat serta gedung perwakilannya. Asas Organisasi PBB. C. Konsul. • Hak Ekstrateritorial.v Persamaan kedaulatan semua anggota§ anggotanya.• Pembebasan kewajiban hadir dalam sidang pengadilan yang berhubungan dengan dinasnya sendiri. pelaksanaan perjanjian perdagangan. yaitu berupa hak :• Kekebalan surat menyurat resmi tanpa sensor beserta arsip arsipnya. D. B. Tujuan Organisasi Internasional.dalam hal ini polisi dan aparat keamanan tidak boleh msuk tanpa ada ijin pihak perwakilan yang bersangkutan. BAB V ORGANISASI INTERNASIONAL A. Peranan Organisasi Internasional.Hak hak Perwakilan Diplomatik.1. mengawasi pelayanan.Melakukan pertukaran kebudyaan dan pelajar.Organisasi internasional ini dibentuk dalam rangka untuk meningkatkan hubungan kerjasama antar negara dalam rangka memajukan bangsa dan menciptakan perdamaian dunia.v• Hak Immunitas. Organisasi Organisasi Internasional yang ada sekarang ini. Agen konsul ini ditugaskan di kota kota yang termasuk kekonsulan. Penegertian Organisasi Internasional.Agen konsul diangkat oleh konsul jenderal dengan tugas untuk mengurus hal hal yang bersifat terbatas dan berhubungan dengan kekonsulan.C. dll.Organisasi internasional mempunyai peran yang sangat besar bagi suatu bangsa dalam rangka menjembatani kerjasama dengan negara lain dan juga organisasi ini membantu dari negara negara anggota dalam memajukan negaranya serta membantu perjuangan memperoleh kemerdekaan bagi anggota yang masih terjajah.Yaitu menciptakan tata ekonomi dunia baru dengan enggalakkan ekspor komoditas nonmigas.PBB dibentuk atas dasar dari piagam Atlantik yang bertujuan untuk menjamin perdamaian dan keamanan internasional. Konsul dan Wakil konsul. Duta Besar. promosi perdagangan.Konsul mengepalai satu kekonsulan yang kadang kadang diperbantukan kepada konsul jenderal.• Pebebasan pajak setempat. Semua anggota harus§ menyelesaikan persengketaan internasional dengan cara damai tanpa membahayakn perdamaian dan keamanan internasional. b) Bertindak sebagai notaris dan pencatat sipil serta menyelenggarakan fungsi adinistratifnya. B. 2.surat surat dan dokumen bebas sensor.1. c) Bertindak sebagai subjek hukum dala praktek dan prosedur pengadilan atau badan lain di negara penerima. Perserikatan Bangsa Bangsa. Agen konsul. Semua anggota harus mematuhi dengan ikhlas semua peraturan dan§ kewajiban kawajiban sesuai dengan piagam PBB.Tugas tugas yang berhubungan dengan kekonsulan antara lain mencakup bidang bidang sebagai berikut : A. Bidang ekonomi. Konsul jenderal. Wakil konsul diperbantukan kepada konsul atau konsul jenderal yang kadang diserahi pimpinan kantor konsuler. Dala hubungan internasional semua§ anggota harus menjauhi penggunaan ancaman dan .Organisasi internasional adalah suatu lembaga atau badan yang dalam rangka kerjanya atau ruang lingkup kerjanya mencakup dunia atau bersifat internasional jadi tidak terbatas pada suatu negara saja. mereka juga tidak tunduk kepada yuridiksi di dalam negara tempat mereka bertugas baik dalam perkara perdata maupun pidana. 3.Konsul jenderal ebawahi beberapa konsul yang ditempatkan di ibukota negara tempat ia bertugas.vBagi para anggota konsuller hak ekstrateritorial biasanya hanya menyngkut diri sendiri dan staffnya. Bidang bidang lain seperti : a) Memberikan paspor dan dokumen perjalanan kepada warga pengirim dan visa atau dokumen kepada orang yang ingin mengunjungi negara pengirim.lambang negara.dengan hk ini para diplomat mendapat hak istimewa atas keselamatan pribadi serta harta bendanya. Bidang kebudayaan dan ilmu pengetahuan.

ASEAN. Tujuan MEE. Mempertahankan harga minyak dan menentukan harga sehingga§ menguntungkan negara negara produsen. Memelihara kerjasama yang erat dan beramanfaat dengan organisasi§ regional maupun internasional. Boards of Governors ( dewan§ gubernur ) yang bertugas menata pelaksanaan kegiatan organisasi dan keputusan konferensi. Menjalankan kerjasama secara aktif. Menghapuskan semua halangan§ yang menghambat laju perdagangan internasional. Tujuan Organisasi PBB. Dasar Pembentukan NATO.vNATO merupaka organisasi kerjasama bidang militer di kawasan eropa barat.§ Dewan Keamanan (§ Security Council ). Memajukan perdagangan dan menjamin adanya persaingan bebas dan§ keseimbangan perdagangan antar negara anggota. industri. Mengakui hak setiap bangsa untuk penghidupan§ nasional yang bebas dari campur tangan dan intervensi serta urusan subversi dari luar.v Confference yang mempunyai§ kekuasaan tertinggi dalam menentukan kebijakan. Dewan Perwalian ( Trussteship Council )§ Mahkamah Internsional (§ International Court Of Justice ). oleh sebab itu organisasi inilah yang nantinya dapat mencegah persaingan yang tidak sehat dari negara negara penghasil minyak. Dasarv ASEAN. Tujuanv OPEC. Majelis Umum ( General Assembly ).kekerasan terhadap negara lain. Secara politik mengtur hubungan§ dengan perusahaan perusahaan minyak asing atau pemerintah negara negara konsumen. Dewan Ekonomi dan Sosial ( Economic And Social Council§ ). OPEC. Struktur Organisasi ASEAN. Menciptakan kerjasama dalam memecahkan masalah internasional. soaial. Meningkatkan perdamaian dan stabilitas§ regional dengan jalan menghormati keadilan dan tertib hukum.v ASEAN§ Ministrial Meeting ( Sidang tahunan para menteri ).§2.§ Tidak menggunakan§ amcaman dan kekuatan militer. dan pengembengan§ kebudayaan di kawsan Asia Tenggara. dan jasa untuk meningktkan taraf hidup. Menyelesaikan persengketaan secara damai.§ Sekretariate yang menjalankan tugas sehari hari yang dipimpin oleh seorang sekretaris jenderal. memperbaiki taraf hidup dan memperluas lapangan kerja.§§ The Councils ( dewan menteri eropa ) Commissions ( badan pengurus harian§ MEE ).5.3.v Mengintegrasikan eropa dengan cara§ memajukan perekonomian.vOrganisasi ini didirikan agar masing masing negara anggota penghasil minyak dalam mengambil kebijakan dalam bidang perminyakan dan harga minyak dapat menguntungkan negara negara anggota atau produsen. Sekretariat nasional ASEAN pada setiap negara negara§ anggota.v Memelihara perdamaian dan keamanan§ internasional. Strukturv Organsasi PBB. Mengembangkan hubungan hubungan persaudaraan antar bangsa§ bangsa.ASEAN adalah sebuah organisasi negara negara di kawasan Asia tenggara yang menganut asas keterbukaan bagi anggota anggotanya.v Assembly. Komite komite§ tetap dan khusus. organisasi ini dibentuk dalam rangka membendung pengaruh komunis USSR agar tidak meluas sampai kawasan eropa barat. NATO. Meningkatkan§ penggunaan pertanian. perdagangan. Memperluas hubngan dengan§ negara negara di luar PBB. Economic Commission Board ( dewan komisi ekonomi ) yang§ bertugas mengkaji dan mempersiapkan bahan bahan dan syarat syarat untuk konferensi terutama mengenai hal hal teknis bidang perminyakan.v Asas ASEAN. Struktur Organisasi MEE. Dasar Pembentukan OPEC. Mempercepat pertumbuhan ekonomi. The Court of Justice ( mahkamah peradilan MEE ). Struktur Organisasi OPEC. Meningkatkan§ kerjasama aktif dalam segala bidang kecuali militer. Sekretaris Jenderal.§v Tujuan ASEAN. pada mulanya mereka membentuk ECSC dan EURATON.§4.§§ Menjadikan PBB sebagai pusat usaha mewujudkan tujuan bersama. Tujuan .Berdirinya MEE adalah sebagai akibat perang dunia II di belahan Eropa yang menyebabkan negara negara Eropa mengalami kemiskinan dan perpecahan oleh sebab itu kemudian didirikan lembaga yang bergerak untuk memajukan dan membangun kembali negara negara Eropa secara bersama sama. Saling menghormati terhadap kemerdekaan integritas teritorial dan§ identitas semua bangsa. Standing Committee (§ badan yang bersidang diantara dua sidang menlu negara ASEAN untuk mengenai masalah masalah yang memerlukan keputusan para menteri ). Tidak saling mencampuri urusan dalam negeri masing masing§ anggota. Dasar Pebentukanv MEE. Masyarakat Ekonomi Eropa.

G.kemandirian dan hak setiap negara islam.v§ North Atlantic Council merupakan dewan tertinggi. 2. Mengupyakan seoptimal mungkin untuk menghilangkan§ rasialisme. Organisasi Konferensi Islam.vGerakan non-blok dibentuk atas dasar kerena terjadi persaingan antara dua negera besar beserta bloknya yaitu blok barat dan blok timur setelah perang dunia II . rasialisme apartheid.8.7. Dasarv Pembentukan APEC. komunikasi dan§ kebudayaan dan sosial. Struktur Organisasi NATO. Mengatur usaha usaha melindungi§ tempt tempat suci dan membantu perjuangan rakyat Palestina.v§ Memajukan solidaritas islam negara negara anggota.oleh sebab itu negara negara yang tidak tergabung dalam blok tersebut khawatir kalau persaingan tersebut pecah menjadi perang terbuka oleh sebab itu kemudian mereka memprakarsai terbantuknya GNB untuk mendesak kedua blok agar menghentikan persaingannya.6. Tujuan APEC.v Struktur Organisasi OKI.Perjanjian internasional adalah suatu persetujuan antar negara yang menimbulkan hak dan kewajiban dari pihak pihak yang mengadakan perjanjian. Liga Arab. ekonomi. Dasar Pebentukan GNB.9. SH.diskriminasi. Komite komite khusus. 1.Organisasi ini bermarkas besar di Kairo dengan seorang sekretaris jenderal yang dibantu oleh Council sebagai badan tertinggi.§§ Mengurangi ketegangan antara blok barat dan timur. kolonialisme. 3. Tujuan OKI. Tidak menggunakan ancaman militer dalam kalangan internasional. Dr. dan zionisme.v Menjalin kerjasama§ ekonomi antar bangsa di kawasan asia-pasifik atas dasar saling menguntungkan. Gerakan Non-Blok.budy.v Mengkoordinasikan berbagai kegiatan politik§ para negara angota sehingga terjamin kerjasama dan terpeliharanya kedaulatan setiap anggota. Dasarv Pembentukan OKI.§§ Membela negara anggota dengan pendirian bahwa ancaman pada satu anggota merupakan ancaman seluruh anggota NATO. Macam Macam Perjanjian Internasional. Millitary Comitee dipimpin oleh seorang§ panglima tertinggi. Oppenheimer-Lauterpacht. Tujuan GNB. Memupuk kerjasama di bidang ekonomi. Memperkuat perjuangan umat§ islam untuk melndungi martabat.Pebentukan organisasi ini dikarenakan situasi kawasan asia-pasifik yang tidak menentu akibat perkembangan situasi politik dan ekonomi dunia karena pengaruh perag dingin.v Menyelesaikan persengketaan secara§ damai. budaya dan bidang bidang yang lainnya. .vOrganisasi ini dibentuk dalam rangka menentang kekuatan militer inggris dan perancis di timur tengah dan zionis israel serta menuntut berdirinya negara palestina yang merdeka. Memperkuat kerjasama§ antar negara negara anggota dalam bidang sos. Melarang menggunakan kekerasan senjata§ dalampenyelesaian sengketa negara anggota. Struktur Organisasi Ligav Arab. Wadah negara negara yang sedang berkembang. International Secretary§ dikepalai oleh sekretaris jenderal.Perjanjian internasional adalah suatu persetujuan antara subjek subjek hukum internasional yang menimbulkan kewajiban kewajiban yang mengikat dalam hukum internasional. Konferensi kepala negara§ Sekretaris jenderal§ sebagai badan eksekutif. Schwarzenberger.pendidikan. Pengertian Perjanjian Inernasional. Membentuk§ suasana harmonis antar negara negara angota.dan kolonialisme dalam setiap bentuk. Tujuan Liga Arab. Dasar Pembentukan Liga Arab. Tidk membenarkan§ meyelesaikan sengketa dengan kekerasan senjata. Memperkuat kemampuan masing masing§ negara anggota untuk memperjuangkan kepentingan bersama termasuk dalam forum internasional.ek.§ Bdan badan subsider yng§ bergerak dalam bidang sosial. Prof. Meningkatkan hubungan kerjasama di bidang ekonomi bagi§ kemajuan den kesejhteraan bersama.Organisasi ini dibentuk dengan alasa atau dasar untuk mempererat solidaritas negara negara islam di dunia. Mochtar Kusumaatmaja.Perjanjian internasional adalah perjanjian yang diadakan antar bangsa yang bertujuan untuk menciptakan akibat akibat hukum tertentu.NATO.dan bidang bidang lainnya. APEC. Menyokong§ segala kegiatan usaha perdamaian dunia. BAB VIPERJANJIAN INTERNASIONAL A.B.v Mendukung perjungan dekolonialisasi dan§ memegang teguh perjuangan melawan imperialisme.

biasanya suatu perjanjian internasional dianggap mengikat jika perjanjian tersebut telah di ratifikasi oleh peserta. 2. Wilayah penerapan (v Teritorial Scope ) suatu perjanjian mengikat wilayah negara peserta kecuali bila ditentukan lain.§ Penandatanganan (§ signature ). Persyaratan Perjanjian Internasional.Proses pembuatan perjanjian internasional menurut kongres Wina tahun 1969 terdiri dari tiga tahap yaitu : Perundingan ( negotiation ). Penjajakan. meniadakan.1. Proses Pembuatan Perjanjian Internasional. misal IMF. .misal§ pakta pertahanan.§ 2.§ Perjanjian antara negara dengan subjek hukum internasional yang lain misal organisasi internasional. Harus dinyatakan secara resmi dan formal.D. Penerapan perjanjian. Penandatanganan ( signature ). cara dan tanggal berlakunya. Penerimaan naskah perjanjian ( adoption of the text§ ). Perjanjian di bidang kesehatan.§ Perjanjian yang membentuk hukum yaitu perjanjian yang yang meletakkan ketentuan ketentuan hukum bagi masyarakat internasional secara keseluruhan. pada dasrnyav suatu perjanjian internasionaltidak boleh bertentangan dengan perjanjian serupayang mendahuluinya. Hal Hal Penting Dalam Perjanjian Internasional. Berlakunya Perjanjian Internasional. Kesadaran hukum nasionalnya yang berarti bahwa negarav yang menyetujui ketentuan ketentuan perjanjian yang sesuai dengan hkum nasionalnya. 1.pernyataan persetujuan suatu negara untuk diikat oleh prjanjian.§ Perundingan ( negotiation ). 2.§Agar perjanjian memiliki daya guna yang baik maka masing masing negara peserta harus mempunyai penafisiran yang sama dengan negara peserta yang lain agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam penafsiran.4.§ Perjanjian§ di bidang hukum. Menurut Konggres Wina 1969. kecuali bila perjanjian tersebut dianggap berlaku sebelum dilaksanakan ratifikasi. maka perjanjian itu mulai berlaku saat teks perjnjian tersebut disahkan.v Bermaksudv membatasi. Menurut Proses Pembentukannya. Bila persetujuan suatu negara untuk§ diikat oleh perjanjian timbul setelah perjanjian itu berlaku. misal§ penanggulangan AIDS. penandatanganan dan ratifikasi. Teoriv Pan Amerika setiap perjanjian itu mengikat negara yang mengajukan dengan menerima segala persyaratan yang ada dalam perjanjian tersebut. C. 3.§ Ketaatan terhadap perjanjian.§ Perjanjian yang bersifat khusus yaitu perjanjian yang menimbulkan hak dan kewajiban bagi negara negara yang mengadakan perjanjian saja. 3. Menurut Fungsinya. 1.fungsi fungsi penyampinnya dan masalah masalah yang timbul. Unsur unsur§ Penting. Ketentun ketentun yang mengatur§ pengesahan teksnya. persyaratan. Perjanjian di bidang ekonomi. Pelaksanaan Perjanjian Internasional. Perjanjian di bidang politik. maka perjanjian itu mulai berlaku bagi negara tersebut.§ Perumusan§ naskah perjanjian. Menurut Subjeknya. Perjanjian yang bersifat sederhana yang dibuat melalui dua§ tahap yaitu perundingan dan penandatanganan. Menurut Hukum Positif Indonesia.§ Daya berlaku surut ( Retroactivityv ). Perjanjian harus di patuhi dengan dasar asasv Pacta Sunt Servada. Pengesahan ( ratification ). Menurut Isinya.§ Pengesahan naskah perjanjian (§ authentication of the text ). Teori persyaratan Perjanjian§ Internasional. misal batas negara. Teori Kebulatan Suara yaitu perjanjian internasional itu sahv jika diterima oleh semua peserta dalam pembuatan perjanjian tersebut. Penafsiran ketentuan perjanjian. Jika tidak ada ketentuan atau§ persetujuan perjanjian mulai berlaku segera setelah persetujuan diikat dan dinyatakan oleh semua negara perunding. Perjanjian antar subjek hukum internasional§ selain negara. atau megubah akibt hukum dan ketentuan ketentuan yang terdapat dalam perjanjian tersebut. Perjanjian antar negara yang§ dilakukan oleh banyak negara yang merupakan subjek hukum internasional. Perjanjian menyusul ( Successive Treaty ). Masa berlaku sejak tanggal yang ditentukan atau§ menurut dari persetujuan dari peserta. Perjanjian yang§ bersifat penting yang dibuat melelui proses perundingan.

Salah satu pihak peserta perjanjian menghilang atau punahnya§ objek perjanjian tersebut. Kedudukan Negara Bukan Peserta Perjanjian Internasional. 15. Protokol ( Protocol ). Ketentuan Umum ( General act ). Bilateral. Piagam ( Statute ). Proses Verbal Catatan catatan konferensi diplomatik atau suatu kemufakatan.Merupakan istilah untuk transaksi transaksi yang bersifat sementara.Himpunan peraturan yang telah ditetapkan oleh persetujuan internasional. Persetujuan ( Agreement ). Pembatalan Perjanjian Internasional. 4.Traktat yand dapat bersifat resmi dan tidak resmi 13. Adanya perjanjian baru antara peserta yang§ kemudian meniadakan perjanjian terdahulu.Kedudukan negara yang tidak ikut dalam perjanjian internasional tidak memilik hak dan kewajiban. Jenis Jenis Perjanjian Internasional. Telah tercapainya§ tujuan dari perjanjian itu. F. 7. Modus Vivendi Dokumen yang mencatat persetujuan internasional yang bersifat sementara. Adanya unsur paksaan§ terhadap seorang wakil negara lain .6.Persetujuan formal yang bersifat multilateral dan tidak berurusan dengan kebijakan tingkat tinggi. Multilateral.Persetujuan yang tidak resmi dan pada umumnya tidak dibuat oleh kepala negara. 6. 9. 2. Masa berlaku perjanjian tersebut telah§ berakhir. Pengertian Hukum dan Peradilan Internasional. Deklarasi ( Declaration ). Pakta ( pact )Istilah yang menunjuk suatu persetujuan yang lebih khusus dan membutuhkan ratifikasi. tetapi jika perjanjian tersebut bersifat multilateral maka negara yang tidak terlibat dapat menyatakan diri terikat dengan perjanjian tersebut. 11. Ketentuan Penutup ( Final act )Ringkasan hasil konvensi yang menyebutkan negara peserta.Perjanjian internasional yang berupa teraktat dan dokumen tidak resmi. Traktat ( Treaty ).Perjanjian yang diadakan oleh lebih dari dua negara dan sering disebut sebagai Law Making Treaties karena mengatur hal hal yang menyangkut kepentingan umum.berikut ini pengertian hukum internasional menurut : . 8.Perjanjian yang bersifat teknis atau administratif 5. Covennt.4. Negara peserta atau wakil kuasa penuh melanggar ketentuan§ ketentuan hukum nasionalnya. Istilah Istilah Dalam Perjanjian Internasional.bahkan istilah tentang hukum internasional telah ada sejak jaman Romawi. Adanya unsur kesalahan pada saat perjanjian§ dibuat. Adanya persetujuan dari peserta peserta untuk§ mengakhiri perjanjian tersebut. 14. Charter. Bertentangn dengan suatu kidah hukum§ internaional.Istilah dalam perjanjian internasional untuk pendirian badan yang bersifat administratif.1.2. Pertukaran Nota. 3. 1. Berakhirnya Perjanjian Internsional. Adanya unsur penipuan dri negara peserta tertentu terhadap negara§ peserta lain saat perjanjian tesebut dibuat.Metode tidak resmi yang biasanya dilakukan oleh wakil wakil militer yang mengakibatkan timbul kewajiban kewajiban yang menyangkut mereka. Syarat syarat tentang pengakhiran§ perjanjian sesuai dengan ketentuan perjanjian telah dipenuhi. 10.Adalah perjanjian yang bersifat khusus karena hanya mengatur hal hal yang menyangkut kepentingan dua negara. Perjanjian§ secara sepihak diakhiri oleh salah satu peserta dan pengakhiran itu diterima oleh pihak lain. 12. 5.Pengertian hukum internasional banyak sekali tokoh yang mengungkapkan.paksaan tersebut berupa ancaman atau penggunaan kekerasan. Perikatan ( Arrangement ).Perjanjian paling formal dari dua negara atau lebih dan mencakup bidang politik dan ekonomi. Konvensi ( convention ).Persetujuan tentang anggaran dasar BAB VIISISTEM HUKUM DAN PERADILAN INTERNASIONAL A. Terdapat penyalahgunaan atau§ kecurangan baik melalui kelicikan atau penyuapan.E.nama yang diundang dan masalah yang disetujui namun tidak di ratifikasi.

Aliran Naturalis yaitu aliran yang bersandar pada hak asasi atau hak hak alamiah.1. asas asas uu hukum. Asas asas dalam hukum internasional. 2. oleh karena itu hukum internasional dianggap libih tinggi kedudukannya dari pada hukum nasional. Sumber Hukum Internasional. contoh sumber hukum dala arti formal.Persamaannya adalah bahwa kedua hukum ini sama sama mengatur hubungan hubungan antar persoalan persoalan yang melintasi batas batas negara.Peradilan internasional merupakan lembaga peradilan di tingkat internasional yang dibawah kendali dari mahkamah internasional. 2. Peradilan internasional ini . Karena hukum internasional dapat digunkan untuk meyelesaikan suatu sengketa antar negara tanpa harus terjadi suatu peperangan. 2. kebiasaan kebiasaan internasional. Starke beliau mendefinisikan hukum internasional adalah sekumpulan hukum ( body of law ) yang sebagian besar terdiri dari asas asas dan karena itu biasanya ditaati dala hubungan antar negara. B. E.di dalam sumber hukum dalam arti material ini terdapat dua aliran pemikiran yang berbeda dua aliran tersebut yaitu.aliran ini berpendapat bahwa kekuatan mengikat dala hukum internasional didasarkan pada hukum alam yang berasal dari tuhan. Asas kebangsaan. J. Peranan Hukum Internasional. dalam hal ini negara dapat menyesuaikan diri dengan semua keadaan. dan pendapat pendapat para ahli hukum terkemuka. Aliran Positivisme aliran ini maendasarkan bahwa berlakunya hukum internasional berasal dari persetujuan bersama dari negara negara ditabah dengan asas Pacta Sunt Servda. D. Dr. Prof.Berkaitan dengan peran hukum internasional yang paling essensial adalah bahwa hukum internasional adalah suatu sarana dalam mewujudkan perdamaian internasional atau dunia. Asas kepentingan umum.Pemberlakuan hukum internasional dala rangka menjalin hubungan antar bangsa harus memperhatikan asas asas berikut ini : 1.1.Perbedaannya adalah dalam hukum perdata internasional peroalan berkaitan dengan hukum perdata. Jadi hukum tidak terikat pada batas batas wilayah negara. pejanjian internasional.Asas ini mendasarkan diri pada kekuasaan suatu negara atas wilayahnya.Sumber hukum internasional dala arti formal adalah sumber hukum yang paling utama dan memiliki otoritas tertinggi dan otentik yang dapat digunakan oleh Mahkamah Internsional dalam memutuskan suatu sengketa internasional.negara melakanakan hukum bagi semua orang dan barang yang ada di wilayahnya. Sumber hukum dalam arti material.sedangkan hukum publik internasional persoalan berkaitan dengan hukum publik. Peranan Peradilan Internasional. Perbedaan hukum perdata internasional dengan hukumv publik internasional. Jadi tanpa hukum internasional maka perdamaian dunia tidak akan tercapai.G. Persamaan hukum perdata internasionalv dengan hukum publik internasional. yurisprudensi.Asas ini berdasarkan pada kekuasaan negara untuk warga negaranya. artinya bahwa hukum dari negara tersebut tetap berlaku bagi awrga negaranya meskipun berada di negara lain. Sumber hukum dalam arti formal.Asas ini didasarkan pada wewenag negara utuk melindungi dan mengatur kepentingan dala kehidupan bermasyarakat. Asas teritorial. 3. C. Mochtar Kusumaatmaja SH.Selain hukum perdata internasional masih ada satu lagi yaitu hukum publik internasional yaitu hukum yang mengatur negara yang satu dengan negara yang lainnya dalam hubungan internasional. Menurut dia hukum internasional adalah keseluruhan kaidah kaidah dan asas asas yang mengatur hubungan atau persoalan yang melintasi batas batas negara.Di dalam hukum internaional mencakup beberapa macam antara lain yaitu hukum perdata internasional yaitu hukum yang mengatur hubungan hukum antara warga negara suatu negara dengan warga negara dari negara lain istilah ini sering dikenal dengan hukum antarbangsa.Sumber hukum dalam arti material ini membahas tentang dasar berlakunya hukum suatu negara. Jadi terhadap orag atau barang yang berada diluar wilayahnya maka berlaku hukum asing atau internasional.istilah ini serig dikenal dengan istilah hukum antar negara. misalnya negara dengan negara atau negara dengan subjek hukum lainnya. Menurut asas ini setiap warga negara dimanapun dia berada tetap mendapat perlakuan hukum dari negaranya.

Pengertian Hubungan Internasional . hak bebas memilih sistem ekonomi. yuridiksi ini meliputi memutuskan perkara perkara pertikaian dan memberikan opini opini yang bersifat nasehat.2.Negara adalah subjek hukum internasional ini sejalan dengan lahirya hukum internasional itu sendiri yaitu hukum antar negara.Yuridiksi dari mahkamah pidana internasional ini adalah memutuskan perkara perkara terbatas terhadap pelaku kejahatan internasional yang antara lain perkara perkara kejahatan genosida. dan paling tidak mereka berkompeten dalam bidangnya. 3.IRC dll.v Yuridiksi Mahkamah Internasional. Belanda. Organisasi Internasional. 2 diantaranya merangkap ketua dan wakil ketua mahkamah internasional dengan masa jabatan 9 tahun.Organisasi internasional sudah pasti enjadi subjek hukum internasional karena pebentukan organisasi ini didasarkan pada suatu perjanjian.vMahkamah pidana internasional ini beranggotakan 18 hakim yang bertugas selama 9 tahun . Mahkamah Pidana Internasional ( The International Criminal Court )Mahkamah pidana internasional ini bertujuan untuk menegakkan supremasi hukum internasional dan memastikan bahwa pelaku kejahatan berat internasional dipidana.komponen komponen tersebut antara lain yaitu :1. G.3. Yuridiksi Mahkamah Pidanav Internasional. hak menguasai sumber kekayaan alam di wilayah yang mereka kuasai. Komposisi Mahkamah Pidana Internasional.politik.Tahta suci ( Vatican ) merupakan peninggalan sejak jaman dahulu ketika paus bukan hanya kepala gereja Roma tetapi memiliki kekuasaan duniawi hal ini dibuktikan dengan adanya perwakilan diplomatik di berbagai negara. kejahatan perang. F. Panel Khusus dan Spesial Pidana Internasional ( The International Criminal Tribunals and Special courts )Panel khusus dan spesial pidana internasional ini adalah lembaga peradilan internasional yang berwenang mengadili para tersangka kejahatan internasional yang bersift tidak permanen ( Ad hoc ) yang berarti bahwa setelah selesai mengadili maka peradilan ini dibubarkan. contoh PBB.Komposisi mahkamah internasional yaitu terdiri dari 15 hakim. kejahatan kemanusiaan. Orang Perseorangan ( Individu ). Tahta Suci.v Komposisi Mahkamah Internasional. Ke 15 hakim tersebut direkrut dari warga negara anggota yang dinilai cakap di bidang hukum internaional. Palang Merah Internasional.berperan mengadili dan menyelesaikan semua perselisihan yang terjadi antar negara dengan jalan damai yang selaras dengan asas asas keadilan dan hukum internasional. 4. 5. 2. 6. para hakim ini dipilih dari 2/3 suara majelis negara pihak. Pemberontak dan Pihak dalam Sengketa. Mahkamah Internasional ( The Interntional Court Of Justice )Mahkamah internasional ini merupakan lembaga kehakiman PBB yang berpusat di Den Haag. Sistem Peradilan Internsional. Negara. Subjek Hukum Internasional. 1. contoh para penjahat perang.Perseorangan dapat menjadi subjek hukum internasional karena seseorang tersebut dapat mengajukan atau diajukan kehadapan mahkamah internasional. Fungsi utama Mahkamahv Internsional.dan sosial.Yang dimaksud dengan yuridiksi adalah kewenangan yang dimiliki oleh mahkamah internasional yang bersumber pada hukum internasional untuk menegakkan hukum.Palang merah internasional ini merupakan organisasi internasional yang diperkuat dengan perjanjian iternsional oleh sebab itu organissi ini menjadi subjek hukum internasional.Fungsi utama mahkamah internasional adalah menyelesaikan kasus kasus persengketaan internasional yang subjeknya adalah negara secara damai yaitu melalui jalur hukum internasional dan dibawah pengawasan PBB.WHO.Menurut hukum perang peberontak dapat memperoleh kedudukan hak sebagai pihak yang bersengketa dan pemberontak dapat menjadi subjek hukum internasional karena mereka juga memiliki hak yang sama untuk menentukan nasibnya sendiri. dan kejahatan agresi.Sistem peradilan internaional ini lebih tepatnya mengarah kepada komponen komponen yang ada dalam lembaga ini dalam rangka mewujudkan keadilan di dunia internasionl.

dll ). Namun mereka tidak memiliki modal dan tekhnologi. kebudayaan. ahli hukum mengatakan bahwa hubungan internasional adalah hubungan antara bangsa. c. Persahabatan b. Penjajahan: bangsa yang satu menghisap bangsa lain yang disebabkan oleh perkembangan kapitalisme. Persengketaan c. Pola Hubungan Internasional : a. idiologi . Tujuan Nasional Bangsa Indonesia adalah sebagaimana yang termaktub dalam Pembukaan UUD 1945. mengembangkan industri dan bersaing dengan negara maju di pasar global. yaitu : 1. untuk memajukan kesejahteraan social 3. B.Menurut RENSTRA ( Rrencana Strategi Pelaksanaan Politik Luar Negeri Indonesia ) adalah hubungan antar bangsa dalam segenap aspeknya yang dilakukan suatu Negara yang meliputi aspek politik. b. ekonomi. Negara baru merdeka atau negara berkembang ingin meningkatkan kesejahteraan rakyatnya mereka melakukan hubungan ekonomi . oleh karena bahan mentah itu banyak diluar negeri maka timbul kehendak untuk menguasai wilayah bangsa lain untuk menghisap kekayaan bangsa lain itu. Saling ketergantungan : hubungan ini terjadi antara negara-negara yang belum berkembang (negara-negara dunia ke tiga ) dengan negara maju. maka negara tadi bergantung kepada modal dan tekhnologi negara maju. tekhnologi. C. b. yaitu usaha menguasai negara lain atas bidang ekonomi. Permusuhan d. melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia 2. Wujud dari Hubungan Internasional : a. Pola hubungan ini dekat dengan neokolonoalisme. perdamaian abadi dan keadilan sosial. Kapitalisme membutuhkan bahan mentah bagi industri dalam negeri. kebudayaan. mencerdaskan kehidupan bangsa 4. Hubungan antar Negara ( negara yang satu dengan negara lainmengadakan kerjasama dalam bidang ekonomi. Antar kelompok (Lembaga social dan keagamaan dan perdagangan yang melakukan kontak secara insidental. social budaya dan hankam dalam rangka mencapai tujuan nasional bangsa itu. Hubungan Internasional merupakan kegiatan interaksi manusia antar bangsa baik secara individual maupun kelompok. dan untuk melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan. Peperangan D. Sifat Hubungan Internasional : a. Individual ( turis mahasiswa pedagang yang mengadakan kontak-kontak pribadi sehingga timbul kepentingan timbal balik di antara mereka ). periodik atau permanen).

Pola hubungan ini sulit dilakukan terutama oleh negara-negara atau bangsa-bangsa yang serba ketinggalan dalam kualitas sumber dayanya. 2. Dalam pelaksanaan kerjasama dan hubungan Internasional Presiden sebagai kepala negara dibantu oleh Menteri dan Departemen Luar Negeri serta dibantu oleh para Duta dan Konsul yang diangkat oleh Presiden dan dibantu oleh Duta dan Konsul Negara lain yang diterimanya.atau kemiliteran negara atau kawasan tertentu tapi dengan cara mengindahkan proforma kemerdekaan politis. Oleh karena itu hubungan antar bangsa harus diwarnai dengan penghormatan atas kodrat manusia sebagai makhluk yang sederajat. Bangsa Indonesia aktif bekerjasama dengan bangsa lain untuk perdamaian dunia 2. Arti Penting Hubungan dan kerjasama Internasional : Tidak satupun bangsa di dunia ini dapat membebaskan diri ketergantungan dengan bangsa dan negara lain. yang berbunyi : Ayat 1 Presiden mengangkat duta dan konsul Ayat 2 Dalam hal mengangkat duta. 2. Sama derajat anatar bangsa : hubungan ini dilakukan dalam rangka kerjasama dalam rangka untuk mewujutkan kesejahteraan mereka. terutama sumber daya manusianya. . tapa memandang idiologi. Oleh karena itu nasionalisme bangsa indonesia tidak jatuh kepaham Chauvinisme dan kosmopolitisme. Mengembangka penyelesaian masalah secara damai dan diplomasi. Disamping itu hubungan antar bangsa penting disebabkan : 1. Dalam Pancasila kodrat manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan YME yang merdeka dan sama derajatnya. c. Bebas berarti : 1. Bangsa indonesia aktif membela bangsa yang terancam keberadaan dan kedaulatannya atas dasar persamaan derajat tidak termasuk intervensi. bentuk negara dan sistem pemerintahan dari negara lain itu. Terkait dengan hubungan sama derajat sila kedua Pancasila mengajarkan bahwa hubungan antar negara atau antar bangsa harus bertolak pada kodrat manusia. Presiden memperhatikan pertimbangan DPR Ayat 3 Presiden menerima penempatan duta negara lain dengan memperhatikan pertimbangan DPR. Chauvinisme adalah paham yang mengagung-agungkan bangsa sendiri dengan memandang renfah bangsa lain. Pengankatan Duta dan Konsul serta penerimaan Duta dan Konsulk negara lain telah diatur dalam pasal 13 UUD 1945. 3. Banga Indonesia bebas bergaul denagn bangsa manapun. Dalam pergaulan itu bangsa indonesia tidak Intervensi atau tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain. Kosmopolitisme adalah pandangan yang melihat kosmos (seluruh Dunia ) sebagai polis (negeri sendiri ) sehingga cenderung melupakan nasionalisme yang sehat dan mengabaikan tugas terhadap bangsanya sendiri. Itulah sebabnya bangsa indonesia memilih politik luar negeri Bebas Aktif. Menurut Mochtar Kusumaatmaja hubungan dan kerjasama antar bangsa itu timbul karena adanya kebutuhan yang disebabkan oleh pembagian kekayaan alam dan perkembangan industri yang tidak merata di dunia. Menciptakan hidup berdampingan secara damai. E. Aktif berarti : 1. Dalam pergaulan itu terjadi saling memberi dan menerima bantuan dan pertolongan yang tidak mengikat.

Ekonomi : Sarana ekonomi umumnya digunakan secara luas dalam hubungan internasional baik dalam masa damai maupun masa perang. dan untuk kepentingan Negara yang membuat propaganda.Perwakilan (refresentation) . d.. F. Sebagai perwakilan diplomatic suatu Negara di Negara lain. latihan perang bersama kerasp dilaksanakan untuk menampilkan kekuatannya. Sebagai lambang. Berpartisipasi dalam melaksanakan ketertiban dunia 5. Fungsi dasar Diplomat ada 3 yaitu : a. Diplomasi tanpa dukunagan militer yang kuat dapat membuat suatu negara tidak memiliki rasa percaya diri sehingga tak mampu menghindari tekanan dan ancaman negara lain yang dapat menggangu kepentingan nasuonalnya. H.3. Diplomasi : seluruh kegiatan untuk melaksanakan politik luar negeri suatu Negara dalam hubungannya dengan Negara dan bangsa lain.Sarana Hubungan Internasional : a. G. Pada masa tertentu semua negara harus terlibat dalam perdagangan internasional agar dapat memperoleh barang yang tak dapat diproduksi dalam negeri. : . Propaganda : lebih ditujukan kepada warga Negara lain dari pada pemerintahannya. emosi demi kepentinagn masyarakat umum. setiap warga Negara dimanapun ia berada tetap mendapat perlakuan hokum dari negaranya. Negara dapat menyesuaikan diri dengan semua peristiwa yang ada hubungannya dengan kepentingan umum.perunding (negotiation) . prestise Negara pengirim b. Perwakilan Negara di Luar Negeri : . Namun yang lebih diutamakan bukanlah perang tetapi tindakan prevetif dalam hubungan internasional. b. Hukum tidak terbatas oleh wilayah suatu Negara. c. Asas ini memiliki kekuatan eksteritorial yaitu hokum Negara tersebut tetap berlaku bagi warga negaranya walaupun berada di Negara asing. Kekuatan militer dan perang (show of Force): Peralatan militer yang memadai dapat menambah keyakinan dan stabilitas untuk berdiplomasi. sehingga terjadi ekspor dan impor.Melindungi kepentingan negara dan warga negaranya di luar negeri.Asas-asas dalam Hubungan Internasional : 1. Asas kepentingan umum Yaitu Negara dapat melindungi dan mengatur kepentingan dalam kehidupan masyarakat. Propaganda : usaha sistimatis untuk mempengaruhi pikiran. berhak menegakkan hokum terhadap barang dan semua orang yang berada di wilayahnya.Melaporkan (reporting) . 4. Asas Teritorial yaitu hak dari suatu Negara atas wilayahnya. Asas Kebangsaan yaitu kekuasan Negara atas warga negaranya. Membangun solidaritas dan saling menghormati antar bangsa. 2. Maka dengan demikian demontrasi senjata. 3. Sebagai wakil yuridis yang sah dari Negara pengirim c. Menjamin kelangsungan hidup bangsa dan nrgara di tengah bangsa-bangsa lain.

5. Melindungi kepentingan negara dan warga negara pengirim sesuai hukum internasional. Tugas ini dilakukan oleh perangkat diplomatik yang meliputi duta besar. yang ditugaskan tetap pada suatu negara tertentu untuk saling memberikan hubungan rutin antar negara tersebut. tetapi hanya ditempatkan untuk mengurus urusan-urusan negaranya. Sudah habis masa jabatan 2. kuasa usaha dan atase-atase. 4. Fungsi. biasanya ditempatkan pada negara yang tidak banyak hubungan timbal balik dan derajat kereratan hubungan lebih rendah dari pada negara yang mengirim duta besar. Duta (Gerzant) adalah setingkat lebih rendah dari duta besar. yang ditempatkan pada suatu organisasi internasional (PBB). Ia ditarik oleh pemerintah negaranya 3. seorang duta harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan pemerintah negaranya.A. 5. kuasa usaha tidak diperbantukan kepada kepala negara. ilmu pengetahuan antara negara pengirim dan penerima. 4. dll. duta. adalah tenaga ahli kedutaan. Segala persoalan.Wakil negara pengirim di negara penerima 2. Hak Kekebalan (immunitet) Korps Diplomatik : . pendidikan dan kebudayaan. Menteri Presiden (Minister President) adalah mereka yang tidak dianggab sebagai wakil kepala negara. Mengetahui keadan dan perkembangan di negara penerima dengan cara yang syah sesuai dengan Undang-undang dan melaporkannya kepada negara pengirim. Duta Besar memiliki kekuasaan penuh dan luar biasa dan ditempatkan pada negara yang punya hubungan erat dan banyak hubungan timbal balik. Perwakilan Diplomatik : adalah lembaga kenegaraan di luar negeri yang bertugas dalam membina hubungan politik dengan negara lain. atase pendidikan dan kebudayaan. tetapi kepada menteri luar negeri negara penerima. 2. Kedutaan Besar. 3. Duta Besar ( Ambassador) adalah tingkatan tertinggi dalam perwakilan diplomatik. 3. 2. Berakhirnya Fungsi Misi Perwakilan Diplomatik : 1. atase perekonomian. Mengadakan perundinagn dan persetujuan dengan negara penerima. Kuasa Usaha (Charge D’affair). Memelihara persahabatan serta membina hubungan ekonomi. Atase-atase. Karena tidak disenangi (di persona non grata ) 4. D. Dalam praktik internasional ada dua jenis perwakilan diplomatik : 1. B. C. Berhubungan dengan kepala negara negara penerima melalui menteri luar negeri negara penerima. Hak dan Kewajiban Perwakilan Diplomat menurut Konvensi Wina tahun 1961 : 1.Tingkatan dan Kepangkatan Perwakilan Diplomatik : Tingkatan dan kepangkatan perwakilan diplomatik menurut menurut Kongres di Aachen tahun 1918 sbb : 1. Negara penerima perang dengan negara pengirim. Perutusan Tetap. Segala persoalan yang menyangkut ke dua negara. E. ada atase militer. Dalam beberapa hal seorang duta besar dapat memutuskan sesuatu yang menyangkut negaranya tanpa berkonsultasi dengan kepala negaranya terlebih dahulu.

Warga negara yang mencari perlindungan digedung perwakilan diplomatik tidak dapat ditanmgkap begitu saja melainkan harus melalui perundingan dengan kepala perwakilan setempat.a. Mereka dibebaskan dari pajak dan bea cukai. Fungsi Perwakilan Knsuler menurut Konvensi Wina : 1. Mengeluarkan paspor dan Visa atau dokumen perjalanan kepada warga negara pengirim. G. Memajukan hubungan perdagangan. Fungsi seorang pejabat konsuler telah berakhir 2. melainkan mendapat honoraruium atas jasa-jasanya itu. Penarikan dari negara pengirim . setiap anggota korps diplomatik harus tunduk kepada hukum dan peraturan kepolisian setempat namun tidak dapat dituntut dimuka pengadilan. Hak Kekebalan atau Kebebasan Korps Diplomatik. polisi. membawahi beberapa konsul yang ditempatkan di ibu kota negara tempat ia bertugas. hak kekebalan dalam daerah perwakilan seperti daerah kedutaan besar. melakukan fungsi administratif yang tidak bertentangan dengan peraturang negara penerima. Konsul Muda. yang memang harus diserahkan pada polisi setempat. Berdasarkan hukum internasional daerah itu dipandang sebagai daerah negara pengirim. b. Tugas pokok konsul kehormatan adalah menghubungkan perdagangan ke dua negara. 3. bebas pemeriksaan atas tas diplomatik. Bertindak sebagai notaris dan panitera sipil. Hak Ekstrateritorialitas. Kadang diperbantukan kepada konsul jenderal atau Konsul. Pejabat ini tidak mendapat gaji. tanpa seizin kepala perwakilan diplomatik yang bersangkutan. Perwakilan Konsuler : adalah lembaga kenegaraan di luar negeri yang bertugas dalam membina hubungan non politik dengan negara lain. b. Konsul Jenderal. Gedung perwakilan negara asing tidak boleh digeledah atau dimasuki oleh petugas kehakiman. Arsip-arsip. konsul mengepalai suatu kekonsulan yang membawahi satu daerah kekonsulan kadang-kadang diperbantukan konsul Jenderal. Ada konsuler yang bersifat tetap ada konsuler kehormatan. kebudayaan dan iptek ke dua negara. 4. ekonomi. surat-surat ataupun telegram tidak boleh dibuka oleh polisi. 1. mengepalai kantor wakil konsulat yang ada didalam satu daerah kekonsulan. hakim tersebut. H. Berakhirnya misi perwakilan konsuler : 1. iasanya ditempatkan di kota-kota yang termasuk kekonsulan. F. Konsul . d gen Konsul. diangkat oleh konsul jenderal atau oleh konsul untuk engurus hal tertentu yang berhubungan dengan daerah kekonsulan. 2. daerah kedutaan termasuk halaman dan bangunannya dimana terpancang bendera dan lambang negara itu. Tingkatan kepangkatan perwakilan konsuler : a. badan hukum sesuai dengan hukum internasional ( sesuai batas-batas yang di izinkan). bebas mendirikan tempat ibabad dilingkungan kedutaan. Kecuali pelaku kejahatan. c. Melindungi kepentingan negara pengirim dan warga negaranya. Orang yang masuk tanpa izin bisa dikeluarkan.

a. Jumlah pesertanya. Pengertian perjanjian internasional a. lembaga-lembaga internasional dan negaranegara. . Satu negara dapat mempunyai lebih dari satu perwakilan konsuler. Jumlah pesertanya b. Korps Konsuler : 1. Tidak mempunyai hak ekstrateritorial (tunduk pada pelaksanaan kekuasaan peradilan). Pemberitahuan bahwa ia bukan lagi sebagai anggota staf konsuler I. Mochtar Kusumaatmaja. 4. Cara berlakunya e. yaitu : a. yaitu perjanjian bilateral dan multilateral. Perbedaan perwakilan diplomatiok dengan perwakilan konsuler: A. 2. Macam Perjanjian Internasional : Perjanjian internasional dapat dibedakan berdasarkan beberapa kriteria. b. J. Berhak mengadakan hubungan yang bersifat non politik 3. Perjanjian multilateral adalah diadakan oleh banyak negara untuk mengatur kepentingan bersama negara-nebara peserta perjanjian tersebut. Intrumen pembentuk perjanjiannya ad. Konvensi Wina (diplomatic). Srtrukturnya c. 4. Korps Diplomatik : 1. Dalam definisi ini subyek hukum internasional yang mengadakan perjanjian adalah anggota masyarakat bangsa-bangsa. Indonesia-Tailand (garis batas laut Andaman) dll. perjanjian internasional adalah perjanjian yang diadakan anatara anggota masyarakat bangsa-bangsa yang bertujuan untuk mengakibatkan akibat hukum tertentu. 2. Berhak mengadakan hubungan bersifat politik. Bilateral adalah perjanjian antar dua negara unutk mengatur kepentingan kedua belah pihak. Satu negara hanya memiliki satu perwakilan diplomatik di negara penerima. negara) yang menurut hukum internasional menimbulkan hak dan kewajiban bagi para pihak yang membuat kesepakatan. Memelihara kepentingan negaranya dengan melaksanakan hubungan dengan pejabat tingkat daerah (setempat). Definisi lain Perjanjian Internasional adalah kesepakatan antara dua atau lebih subyek hukum internasional (lembaga internasional. 3. Mempunyai hak ekstrateritorial (tidak tunduk pada kekuasaan peradilan) B.Indonesia – Malaysia (ekstradisi). Memelihara kepentingan negaranya dengan melakukan hubungan dengan pejabat tingkat pusat. Contoh perjanjian bilateral : Indonesia – Cina (dwikewarganegaraan). PERJANJIAN INTERNASIONAL 1. 2. Contoh multilateral adalah Konvensi Jenewa (perlindungan korban perang).3. Objeknya d.

ratifikasi atau pengesahan). perjanjian yang dibuat tidak tegas. perjanjian internasional dibedakan antara perjanjian yang berisi soal-soal politik. 3. Sedangkan perjanjian internasional lisan adalah setiap perjanjian internasional yang doekspresikan melalui instrumen-instrumen tidak tertulis. ad. dengan perjanjian yang berisi soal-soal ekonomi. Declaration. Perjanjian internasional yang dibentuk melalui 3 tahap yaitu (perundingan. 3. Dari segi intrumennya. Menurut Hukum Positif Indonesia. yaitu perjanjian bersifat self-executing (berlaku dengan sendirinya)yaitu perjanian itu langsung dapat berlaku setelah diratifikasi oleh negara peserta) dan non self. Covenant. Protocol. Dari segi strukturnya yaitu ada perjanjian yang bersifat Law Making Treaties adalah perjanjian yang mengandung kaidah hukum yang berlaku bagi semua bangsa di dunia. Dari segi objeknya. Arrangement. hukum laut.executing. jika berlakunya perjanjian itu harus dilakukan perubahan undangundang di negara peserta terlebih dahulu. adalah pernyataan suatu negara yang disampaikan oleh wakil negara itu dan ditujukan kepada negara lain. dari Negara atau subyek hokum internasional lainnya. Charter. Perjanjian internasional yang dibentuk melalui 2 tahap yaitu ( perundingan dan penandatanganan) dipakai untuk perjanjian yang tidak begitu penting.Konvensi Hukum Laut Internasional (laut teritorial. Wina. budaya. Constitution. perjanjian internasional itu ada dua. sepertithe London Agreement (keanggotaan Dewan Keamanan PBB). Seperti konvensi Jenewa. yaitutertulis dan lisan. 2. yang diperjanjikan adalah hal-hal yang disepakati secara lisan. Perjanjian internasional lisan ( international oral agreement). Agreement. seperti Indonesia-Malaysia. berjangka pendek. dll ad. 24 tahun 2000 ditegaskan bahwa pembuatan perjanjian internasional dilakukan melalui tahap ( penjajakan. e. penerimaan dan penandatanganan).b. penandatanganan. Tahap Pembuatan Perjanjian Internasional : Menurut Mochtar Kusumaatmaja ada dua macam cara pembentukan perjanjian internasional : a. seperti : 1. perumusan naskah. Sedangakan ada perjanjian yang bersifat treaty contract adalah perjanjian yang menimbulkan hak dan kewajiban hanya bagi negara yang mengadakan perjanjian saja. Perjanjian diam-diam (tacit consent atau tacit agreement). Perjanjian internasional tertulis adalah perjanjian yang dituangkan dalam instrumen-instrumen pembentuk perjanjian yang tertulis dan formal. cara ini dupakai apabila materi atau yang diperjanjikan itu dianggap sangat penting maka perlu persetujuan DPR. Dari segi cara berlakunya. d. Indonesia-Cina. c. seperti Treaty. seperti Perjanjian perdagangan. pada pasal 11 ayat 1 UUD 1945 dosebutkan bahwa Presiden dengan persetujuan DPR membuat perjanjian dengan Negara lain. perundingan. b. artinya keberadaan perjanjian itu hanya dapat diketahui melalui penyimpulan suatu tingkah laku baik aktif atau tidak aktif. Comvention. ZEE dan landas benua). Dalam Undang-undang RI No. dll ad. penyelesaian cepat. Deklarasi Unilateral atau deklarasi sepihak ( unilateral declaration). zona bersebelahan. dll ad. Statute. .

diwakili oleh kepla negara. Protokol (Protocol) persetujuan tidak resmi umumnya tidak dibuat oleh kepala negara yang mengatur masalah-masalah tambahan seperti penafsiran klaususl-klausul tertentu ( Klausul = ketentuan tambahan sebuah perjanjian). Konvensi (Convention) persetujuan formal bersifat multilateral yang tidak berurusan dengan kebijaksanaan tingkat tinggi (haigh Plicy) dilegalisasi oleh wakil yang berkuasa penuh. 4. Penandatanganan hanya bersifat sementara dan harus dikuatkan dengan pengesahan atau penguatan yang disebut ratifikasi. 3. 3. Indonesia dengan Thailand tentang garis batas laut Andaman sebelah utara selat Malaka 1071. Indonesia dengan Malaysia tentang Ektradisi 1974. kepala pemerintahan. Ratifikasi campuran antara DPR (legislatif) dengan Pemerintah (Eksekutif). Indonesia dengan Australia tentang Pertahanan dan Keamanan kedua negara 1995. ISTILAH-ISTILAH DALAM PERJANJIAN INTERNASIONAL : 1. Zona Ekonomi Eksklusif (200 mil). c.Parlemen tapi jarang digunakan. JENIS PERJANJIAN INTERNASIONAL 1. Pengesahan (Ratification). Tapi perjanjian belum dapat diberlakukan sebelum diratifikasi oleh masingmasing negara. Penandatanganan (Signature). 2. Konvensi Hukum Laut Internasiobnal 1982 tentang laut teritorial (200 mil). Konvensi wina 1961 tentang Hubungan Diplomatik. perundingan tahap pertama tentang objek tertentu. 2.Menurut Konvensi Wina 1969 tentang Hukum Perjanjian Internasional disebutkan tahap pembuatan perjanjian internasional dilakuakn melalui tahap: a. Multilateral yang disebut juga Law Making Treatis biasanya mengatur hal yang berkaitan dengan kepentingan umum dan bersifat terbuka dala arti tidak hanya mengatur kepentingan negara yang mengadakan perjanjian itu tetapi juga kepentingan negara lain yang tidak turut serta dalam perjanjian itu (bukan Peserta). Tidak diratifikasi karena sifatnya tidak seresmi atau seformal traktat atau konvensi. Bilateral bersifat khusus (Treaty Contract) karena hanya mengatur kepentingan ke dua negara. Ratifikasi perjanjian internasional dapat dibedakan sbb: 1. Contohnya : Indonesia dengan RRC (1955) tentang Penyelesaian dwikewarganegaraan. Contohnya :Konvensi Jenewa 1949 tentang perlindungan korban perang. Zona Bersebelahan (24 mil). Landas Benua (lebih 200 mil). Ratifikasi oleh badan eksekutif. oleh sebab itu perjanjian bilateral bersifat ‘tertutup’ dalam arti tertutup kemungkinan bagi negara lain untuk ikut serta dalam perjanjian tersebut. Ratifikasi oleh badan Legislatif atau DPR. 2. menteri luar negeri atau duta besar dengan menunjukkan Surat Kuasa Penuh (full powers) b. . Perundingan (Negotiation). Persetujuan (Agreement) perjanjian bersifat tekhnis atau administratif. biasanya dilakukan oleh raja absolut dan pemerintahan otoriter. Traktat (treaty) perjanjian paling formal merupakan persetujuan dua negara atau lebih mencakup perjanjian bidang politik dan ekonomi. biasanya dilakukan oleh menteri luar negeri atau kepala pemerintahan.

Cina dan Prancis. 11. Negara-negara menyelesaikan perselisihan dengan cara damai 4. Prancis. nama utusan. Negara-negara menghindari penggunaan kekerasan atau ancaman kekerasan. Ketenrtuan Umum (General Act) traktat yang bersifat resmi dan tidak resmi. Menjaga perdamaian dunia 2. Dan Sekjen PBB sekarang adalah Ban Kimon dari Korea Selatan. Prinsip-Prinsip PBB: 1. Rusia. Pakta (fact).5. . penyakit menular. b. menunjukkan suatu persetujuan yang lebih khusus dan membutuhkan ratifikasi. Negara anggota memiliki kedaulatan sederajat. ORGANISASI INTERNASIONAL A. Magna Charter. 15. 13. Mengembangkan persahabatan antar bangsa 3. Inggris. Tujuan PBB: 1. Perikatan ( Arrangement) adalah istilah yang digunakan untuk transaksi yang sifatnya sementara. Proses Verbal catatan atau ringkasan atau kesimpulan konferensi diplomatik. Rusia dan Spanyol. a. 12. atau catatan suatu pemufakatan. Misalnya Atlantic Charter. 2. Misalny Pakta Warsawa (mengenai Pertahanan ). 14. Piagam (Statute) yaitu himpunan peraturan yang ditetapkan leh persetujuan internasional baik mengenai pekerjaan atau kesatuan tertentu seperti pengawasan internasional yang mencakup tentang minyak. Memvantu masyarakat dunia lebih sejahtera. 9. Ketentuan Penutup (final Act) ringkasan hasil konvensi yang menyebutkan negara peserta. sampai perjumpaan permanen. Contoh Piagam Kebebasan Transit. Covenant yaitu anggaran dasar LBB (Liga Bangsa-Bangsa). lapangan kerja. 6. Bahasa persidangan PBB adalah bahasa Arab. 7. Deklarasi (declaration) yaiut perjanjianinternasinal yang berbentuk traktat dan dokumen tidak resmi. Biasanya diulakukan oleh wakil-wakil militer dan negara dan bisa bersifat multilateral dan melahirkan kewajiban bagi yang mengadakannya.masalah yang disetujui konferensi dan tidak diratifikasi. terinci dan sistimatis serta tidak memerlukan ratifikasi. Menjadi pusat bangsa –bangsa dalam pencapaian tujuan PBB diatas. Tidak diratifikasi. memberantas kemiskinan. Inggris. menghentikan pengrusakan lingkungan dan penghormatan HAM. Pertukaran Nota yaitu metode tidak resmi namun banyak digunakan. 4. buta aksara. 10. Tidak diratifikasi. Negara anggota mematuhi piagam PBB 3. mandarin. PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) United Nations Berdiri pada tanggal 24 Oktober 1945 diprakarsai oleh 5 negara antara lain Amerika serikat. Modus Vivendi dokumen untuk mencatat persetujuan internasional bersifat sementara. Kelima Negara tersebut sekarang sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB yang memegang hak Veto yaitu hak untuk membatalkan atau memveto keputusan dewan keamanan PBB. Charter adalah istilah dalam perjanjian internasional untuk pendirian badan yang melakukan fungsi administratif. 8.

Negara anggota membantu PBB c. masalah lingkungan dan Hak Asasi Manusia. Bersidang setiap tahun. Dewan Keamanan PBB (Security Council) : Adalah badan PBB yang fungsinya memelihara atau mempertahankan perdamaian dan keamanan internasional. Sistem perwalian itu di selenggarakan dalam rangka : 1. Anggaotanya 15 negara yang terbagi menjadi 5 anggota tetap (Inggris. Fungsinya sebgai forum untuk membahas masalaha yang menjadi keprihatinan dunia. Majelis Umum (General Asembly) : Angotanya semua Negara anggota PBB. Pada bulan Desember menjadi anggota PBB. . FAO (Food and Agriculture Organization) organiasai Pangan dan Pertanian. Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan. Keputusannya tidak mengikat anggota PBB karena hanya bersifat rekomendasi namun berbobot karena merupakan hasil pandangan mayoritas Negara di dunia. sosbud penduduk setempat. Fungsi dewan ini adalah bertanggug jawab atas kegiatan social PBB. namun bias dibatalkan oleh 1 negara dari anggota Dewan tersebut. Memelihara keamanan dan perdamaian internasional 2. UNICEF (United Nations Shildren’s Fund) Dana Kanak-Kanak Perserikatan Bangsa-Bangsa yang memberikan bantuan untuk rencana-rencana kesejahteraan ibu dan anak di selurug Negara di dunia. Wilayah perewalian adalah wilayah bekas jajahan yang ditempatkan dalam satu system perwalian sebagai satu cara agar Negara-negara anggota bertanggung jawab atas wilayah tersebut (biasanya Negara bekas penjajahnya) dan menngkatkan kemajuan wiulayah itu menuju kemerdekaannya. Badan /Alat Perlengkapan PBB: 1. Mendorong peenghormatan HAM dan saling ketergantungan sesame bangsa. Contoh Negara Togo dan Kamerun. Badan ini mengkoordinir badan-badan seperti WHO (World Health Organization) oeganisasi kesehatan Dunia. Prancis. kepulauan Solomon adalah bekas jajahan Jerman. Negara yang terakhir yang mencapai kemerdekaannya pada Bulan November 1994 adalah Palau. Amerika serikat) dan 10 negara anggota tidak tetap yang dipilih oleh Majelis Umum untuk masa jabatan 2 tahun. Dewan Perwalian (Trusteeship Council) : Dewan ini bertugas menyelenggarakan pemerintahan dan melakukan pengawasan terhadap wilayah-wilayah yang masuk kategori trust territories (wilayah peerwalian). 3. Dewan ini memiliki hak Veto yaitu hak untuk memblokir atau menolak keputusan Dewan walaupun ke 14 anggota dewan yang lain menyetujui keputusan yag bersangkutan.5. Bersidang setiap tahun selama satu bulan. UNESCO (United Nations educational Scintific and Cultural Organization) Organisasi Pendidikan. Dewan ini merekomendasi kepada majelis umum yang berkaitan dengan pembanguna ekonomi. ILO (International Labour Organization) organisasi Perburuhan Internasional. Cina. Memajukan politik. Dewan Ekonomi dan Sosial (Economic and Social Council) : Anggotanya terdiri dari 54 negara dan setiap tahun dipilih 18 anggota baru oleh Majelis Umum PBB untuk masa jabatan 3 tahun. 4. Rusia. ekonomi. 3. 2. Kemudian Negara bekas jajahan Turki seperti Jordania dan Palestina.

hutan. IMF (International Monetary Fund) yaitu dana moneter internasional didirikan pada tanggal 27 desember 1945 bermarkas diWashington. perbaiki hidup penduduk desa. Badan ini bertujuan meningkatkan perdamaian dan effisiensi produksi dan distribusi hasil makanan dan pertanian. Badan ini bertujuan member sumbangan kearah perdamaian dan keamanan dengan memajukan kerjasama antar bangsa-bangsa melalui pendidikan. Sekretaris Jenderal diangkat oleh Majelis Umum atas usul Dewan Keamanan PBB.4. Perkara apa saja. stabilitas pertukaran uang. Pihak yang dapat mengajukan perkara ke Mahkamah internasional : 1. Negara lain yang bukan statute Mahkamah Internasioanl dengan syarat yang telah ditetapkan. Mahkamah Internasional selain mengadili perkara dapat juga memberikan nasihat hokum kepadamajelis Umum. Mahkamah Internasional (International Court of Justice) : Adalah badan pengadilan internasional resmi dan tetap yang bertugas untuk memeriksa dan memutus perkara yang diajukan kepadanya. 5. Sekjen sekarang Ban Kimon dari Korea selatan. Bertujuan memelihara perdamaian abadi dengan memajukan keadilan ekonomi. IBRD ( International Bank of Reconstruction and development) yaitu bang pembangunan dan perkembangan internasional yang didirikan pada tanggal 27 Desember 1945 bertyujuan membantu pembangunan dan perkembangan daerah-daerah milik anggota PBB untuk memudahkan penanaman modal untuk tujuan produktif. Amerika Serikat. 3. Prancis. Bertujuan memajukan kerjasama moneter internasional dan perluasan perdagangan internasional. 2. Sekretariat (Secretariat) : Badan ini terdiri atas satu orang sekretaris Jenderal dan staf yang diperlukan. Italia. 2. WHO (World Health Organization) yaitu organisasi kesehatan Dunia yang didirikan pada tanggal 7 April 1948 bermarkas di Jenewa . Swiss. Terdiri 15 hakim yang dipilih Majelis Umum berdasarkan kemampuan mereka dan bermarkas di Den Haag Belanda. Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan yang didirikan pada tanggal 4 November 1946 bermarkas di Paris. Semua Negara yang berada di bawah Statuta (wilayah Kerja) Mahkamah Internasional. ILO (International Labour Organizatiaon) yaitu Organisai buruh internasional didirikan pada tanggal 11 April 1919 bermarkas di Jenewa. Swiss. bertujuan mencapai tingkat kesehatan yang tertinggi bagi semua rakyat di dunia. 6. UNESCO (United Nations educational Scintific and Cultural Organization) . Menjamin penanganan masalah-masalh soaial dan ekonomi. 5. FAO ( Food and agriculture Organization) yaitu organisasi bahan makanan dan pertanian PBB didirikan pada tanggal 16 Oktober 1945 bermarkas di Roma. 4. 6. pengetahuan. Dewan keamanan atas permohonan badan tersebut dan badan PBB lainnya. . yaitu Organisasi Pendidikan. social dan memperbaiki syarat perburuhan dan tingkat kehidupannya. 3. Badan Khusus PBB (Specialized Agencies) : 1. Dewan Keamanan PBB.

(Bukan Badan PBB) B. Didahului dengan pertemuan para menteri ekonomi dan menteri luar negeri ASEAN. 10. Membina kerjasama dengan organisasi dunia lainnya. WTO (Word Trade Organization) Organisasi perdagangan Dunia. 7. yaitu pertemuan para kepala pemerintahan se ASEAN. Tun Abdul Razak (Malaysia). Sekarang jumlah anggotanya 10 negara yaitu ditambah dengan Brunai Darussalam. yaitu forum dialog tentang isu-isu keamanan di wilayah Asia Pasifik. 2. soaial budaya. RRC. 2. ASEAN (Association of South East Asian Nations) Atau Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara: ASEAN di bentuk berdasarkan deklarasi Bangkok tanggal 8 Agustus 1967 yang ditandatangani 5 tokoh ASEAN yaitu Adam Malik (Indonesia). Tujuan ASEAN : 1. soaial dan budaya dfi kawasan asia tenggara. Struktur ASEAN : Menurut KTT ASEAN di BALI 1976 strukturnya sbb : 1. 3. Mnyanmar. Konferensi Tingkat Tinggi ini merupakan lembaga pembuat keputusan tertinggi dalam ASEAN. ITU (International Telecommunication union yaitu persatuan telekomunikasi internasional. Thanat Khoman (Muangthai). . 6. Vietnam. ITO (International Trade Organization) yaitu organisasi perdagangan internasional dan peraetujuan mengenai bea dan cukai dan perdagangan. 3. Mngolia dan Uni Eropa. 5. Bekerjasama dalam dalam penggunaan pertanian dan industry. A. ASEAN Miniterial Meeting (AMM). B. dan Kamboja.membantu menetapkan system pembayaran multilateral terhadap transaksi yang sedangberjalan. Memepercepat peetumbuhan ekonomi. Rajaratnam (Singapura) dan Narciso R. Salng memberi bantuan dalam bentuk saran latihan dan penelitian. perbaikan tarap hidup rakyat. yaitu siding para menteri luar negeri ASEAN yang merumuskan garis kebijakan dan koordinasi kegiatan ASEAN. Sidang ini 2 kali setahun. laos. Federasi Rusia. 8. 4. tekhnik. ASEAN Summit. Selandia Baru Korea Selatan. Disamping itu ada Forum Regional ASEAN (FRA) sejak rahun 1994. Korea Utara. Meningkatkan perdamaian dan stabiloitas regional dan saling mengjhormati. 4. Jepang. Amerika Serikat. 9. Terdiri 23 negara yaitu 10 negara ASEAN. ASEAN Economic Ministers (AEM) adalah siding para menteri ekonomi untuk meneruskan kebijakan yang telah dirumuskan. pengetahuan dan administrasi. India. Papua Nugini sebagai Peninjau dan 12 negara patner yaitu Kanada. Meningkatkan kerjasama dalam masalah yang menyangkut kepentingan beresama bidang ekonomi. 11. UPU (Universal Postal Union) yaitu persatuan pos sedunia. ASEAN Finance Meeting (AFMM) adalah siding para menteri keuangan ASEAN merumuska kebijakan ASEAN di bidang keuangan. Asustralia. ICAO (International Civil Aviation Organization) yaitu organisasi penerbangan sipil internasional. Ramos (Filipina).

ilmu pengetahuan. Indonesia. Mamfaat Kerja sama dan Perjanjian Internasional bagi Indonesia : A. ASEAN Standing Committee (ASC) komisi tetap ASEAN dipimpin oleh menteri luar negeri dari Negara yang mendapat giliran manjadi Ketua yaitu tuan rumah dari siding tahunan para menteri luar negeri ASEAN.Membebaskan segala tawanan . b.4 juta km : 2.166. C. Mamfaat Perjanjian Internasional : 1. 4. Secara regional perjanjian batas laut dengan Negara tetangga sbb: a. Laut territorial 3. pengakuan hak Negara tak berpantai utk ikut memamfaatkan sumber daya alam dan kekayaan lautan. yaitu : a.Thailand : Landas kontinen selat malaka danm laut Andaman. Dewan Keamanan PBB menghentikan Agresi Militer Belanda I atas usul India dan Australia. Indonesia – India : Lands kontinen laut Andaman. Pengembalian Irian barat oleh PBB dari tangan belanda ke RI tahun 1962 5. Other ASEAN Ministerial Meeting (OAMM) yaitu siding para menteri non ekonomi merumuskan kebojakan selain ekonomi seperti pendidikan.000 km .Pemerintaha RI dikembalikan ke Yogyakarta.Singapura :garis batas laut territorial. batas 200 mil laut ZEE (Zona Ekonimi Eksklusif).087 km : 3. Indonesia – Australia : Laut arafuru dan utara irian jaya dengan papua nugini d. Mamfaat keraja sama Internasional: 1. 2. Batas wilayah 12 mil laut territorial Negara pantai dan Negara kepulauan. 6. e. ASEAN Secretariat yaitu sekretaris ASEAN yang berfungsi untuk memprakarsai. 3. c. c. daratan/Kepulauan 2. PBB mengeluarkan resolusi untuk menghentikan Agresi Militer belanda IIyang berisi : Hentikan saling menyerang . Landas Kontinen tersebut maka luas wilayah Indonesia menjadi sekitar 8.Berunding atas dasar Perjanjian Lingarjati dan renville . 2. teknologi. b. Indonesia – Malaysia : lndas kontinen selat malaka daan lau natuna. Pengakuan kedaulatan RI oleh belanda melalui KMB tanggal 27 Desember 1949. B. Perundingan Indonesia Belanda melalui Jasa baik KTN (komisi Tiga Negara) untuk menghentikan pendudukan belanda di Indonesia. member nasehat dan pertimbangan dan mengkoordinasikan dan melaksanakan jkegiatan-kegiatan ASEAN. keshatan penerangan.027. 7.5. sosbud.. Indonesia. Berdasarkan pengakuan persegi : 1. Diterimanya konsep Negara kepulauan (archipelagic state)Wawasan Nusantara. perburuhan.163 km : 800. Penentuan Batas Wilayah laut RI melalui Konvensi Hukum Laut Inmternasional tahun 1982.

E. Tingkatan kepangkatan perwakilan konsuler : a. ilmu pengetahuan antara negara pengirim dan penerima. surat-surat ataupun telegram tidak boleh dibuka oleh polisi. 1. Hak Kekebalan (immunitet) Korps Diplomatik : a. Hak Kekebalan atau Kebebasan Korps Diplomatik. b. Konsul Jenderal. b. Memelihara persahabatan serta membina hubungan ekonomi.4. bebas pemeriksaan atas tas diplomatik. bebas mendirikan tempat ibabad dilingkungan kedutaan. Karena tidak disenangi (di persona non grata ) 4. pendidikan dan kebudayaan. Konsul . F. polisi. Ia ditarik oleh pemerintah negaranya 3. yang memang harus diserahkan pada polisi setempat. konsul mengepalai suatu kekonsulan yang membawahi satu daerah kekonsulan kadang-kadang diperbantukan konsul Jenderal.Wakil negara pengirim di negara penerima 2. hakim tersebut. hak kekebalan dalam daerah perwakilan seperti daerah kedutaan besar. Hak dan Kewajiban Perwakilan Diplomat menurut Konvensi Wina tahun 1961 : 1. tanpa seizin kepala perwakilan diplomatik yang bersangkutan. Negara penerima perang dengan negara pengirim. Berdasarkan hukum internasional daerah itu dipandang sebagai daerah negara pengirim. melainkan mendapat honoraruium atas jasa-jasanya itu. D. 4. Fungsi. Warga negara yang mencari perlindungan digedung perwakilan diplomatik tidak dapat ditanmgkap begitu saja melainkan harus melalui perundingan dengan kepala perwakilan setempat. daerah kedutaan termasuk halaman dan bangunannya dimana terpancang bendera dan lambang negara itu. Hak Ekstrateritorialitas. Sudah habis masa jabatan 2. Arsip-arsip. Tugas pokok konsul kehormatan adalah menghubungkan perdagangan ke dua negara. Mengetahui keadan dan perkembangan di negara penerima dengan cara yang syah sesuai dengan Undang-undang dan melaporkannya kepada negara pengirim. 3. Perwakilan Konsuler : adalah lembaga kenegaraan di luar negeri yang bertugas dalam membina hubungan non politik dengan negara lain. Gedung perwakilan negara asing tidak boleh digeledah atau dimasuki oleh petugas kehakiman. ZEE : 2. Kecuali pelaku kejahatan.000 km C. setiap anggota korps diplomatik harus tunduk kepada hukum dan peraturan kepolisian setempat namun tidak dapat dituntut dimuka pengadilan. .500. Orang yang masuk tanpa izin bisa dikeluarkan. membawahi beberapa konsul yang ditempatkan di ibu kota negara tempat ia bertugas. Pejabat ini tidak mendapat gaji. Mengadakan perundinagn dan persetujuan dengan negara penerima. Ada konsuler yang bersifat tetap ada konsuler kehormatan. Melindungi kepentingan negara dan warga negara pengirim sesuai hukum internasional. Berakhirnya Fungsi Misi Perwakilan Diplomatik : 1. 5. Mereka dibebaskan dari pajak dan bea cukai.

Mochtar Kusumaatmaja. Bertindak sebagai notaris dan panitera sipil. Satu negara dapat mempunyai lebih dari satu perwakilan konsuler. Satu negara hanya memiliki satu perwakilan diplomatik di negara penerima. 3. Perbedaan perwakilan diplomatiok dengan perwakilan konsuler: A. G. 2. Kadang diperbantukan kepada konsul jenderal atau Konsul. Memelihara kepentingan negaranya dengan melaksanakan hubungan dengan pejabat tingkat daerah (setempat).c. Berhak mengadakan hubungan bersifat politik. d gen Konsul. diangkat oleh konsul jenderal atau oleh konsul untuk engurus hal tertentu yang berhubungan dengan daerah kekonsulan. ekonomi. Memajukan hubungan perdagangan. badan hukum sesuai dengan hukum internasional ( sesuai batas-batas yang di izinkan). kebudayaan dan iptek ke dua negara. Berakhirnya misi perwakilan konsuler : 1. Pemberitahuan bahwa ia bukan lagi sebagai anggota staf konsuler I. Konsul Muda. Mengeluarkan paspor dan Visa atau dokumen perjalanan kepada warga negara pengirim. PERJANJIAN INTERNASIONAL 1. Mempunyai hak ekstrateritorial (tidak tunduk pada kekuasaan peradilan) B. melakukan fungsi administratif yang tidak bertentangan dengan peraturang negara penerima. 4. Fungsi seorang pejabat konsuler telah berakhir 2. 4. H. J. iasanya ditempatkan di kota-kota yang termasuk kekonsulan. Fungsi Perwakilan Knsuler menurut Konvensi Wina : 1. Tidak mempunyai hak ekstrateritorial (tunduk pada pelaksanaan kekuasaan peradilan). 3. mengepalai kantor wakil konsulat yang ada didalam satu daerah kekonsulan. . 2. Dalam definisi ini subyek hukum internasional yang mengadakan perjanjian adalah anggota masyarakat bangsa-bangsa. lembaga-lembaga internasional dan negaranegara. 2. Pengertian perjanjian internasional a. Berhak mengadakan hubungan yang bersifat non politik 3. 4. perjanjian internasional adalah perjanjian yang diadakan anatara anggota masyarakat bangsa-bangsa yang bertujuan untuk mengakibatkan akibat hukum tertentu. Penarikan dari negara pengirim 3. Korps Konsuler : 1. Memelihara kepentingan negaranya dengan melakukan hubungan dengan pejabat tingkat pusat. Korps Diplomatik : 1. Melindungi kepentingan negara pengirim dan warga negaranya.

b. yaitu perjanjian bilateral dan multilateral. Declaration. seperti Indonesia-Malaysia. Dari segi objeknya. Intrumen pembentuk perjanjiannya ad. seperti Treaty. Jumlah pesertanya. Wina.executing. jika berlakunya perjanjian itu harus dilakukan perubahan undangundang di negara peserta terlebih dahulu. Contoh perjanjian bilateral : Indonesia – Cina (dwikewarganegaraan). Objeknya d. Dari segi strukturnya yaitu ada perjanjian yang bersifat Law Making Treaties adalah perjanjian yang mengandung kaidah hukum yang berlaku bagi semua bangsa di dunia. hukum laut. Agreement. Srtrukturnya c. 2. Bilateral adalah perjanjian antar dua negara unutk mengatur kepentingan kedua belah pihak. ZEE dan landas benua). budaya. perjanjian internasional itu ada dua. . Perjanjian internasional tertulis adalah perjanjian yang dituangkan dalam instrumen-instrumen pembentuk perjanjian yang tertulis dan formal. sepertithe London Agreement (keanggotaan Dewan Keamanan PBB). d. Arrangement. Dari segi intrumennya. Indonesia-Cina. Indonesia-Tailand (garis batas laut Andaman) dll. perjanjian internasional dibedakan antara perjanjian yang berisi soal-soal politik. Dari segi cara berlakunya. Konvensi Wina (diplomatic). Contoh multilateral adalah Konvensi Jenewa (perlindungan korban perang). c. Konvensi Hukum Laut Internasional (laut teritorial. seperti : 1. dll ad. dll ad. yang diperjanjikan adalah hal-hal yang disepakati secara lisan. dll ad. zona bersebelahan. negara) yang menurut hukum internasional menimbulkan hak dan kewajiban bagi para pihak yang membuat kesepakatan. Constitution. Covenant.b. yaitu : a. yaitutertulis dan lisan.Indonesia – Malaysia (ekstradisi). Sedangkan perjanjian internasional lisan adalah setiap perjanjian internasional yang doekspresikan melalui instrumen-instrumen tidak tertulis. Perjanjian internasional lisan ( international oral agreement). ad. Cara berlakunya e. Macam Perjanjian Internasional : Perjanjian internasional dapat dibedakan berdasarkan beberapa kriteria. Jumlah pesertanya b. Comvention. Statute. dengan perjanjian yang berisi soal-soal ekonomi. Charter. yaitu perjanjian bersifat self-executing (berlaku dengan sendirinya)yaitu perjanian itu langsung dapat berlaku setelah diratifikasi oleh negara peserta) dan non self. Protocol. Sedangakan ada perjanjian yang bersifat treaty contract adalah perjanjian yang menimbulkan hak dan kewajiban hanya bagi negara yang mengadakan perjanjian saja.a. Perjanjian multilateral adalah diadakan oleh banyak negara untuk mengatur kepentingan bersama negara-nebara peserta perjanjian tersebut. e. Seperti konvensi Jenewa. Definisi lain Perjanjian Internasional adalah kesepakatan antara dua atau lebih subyek hukum internasional (lembaga internasional.

3. Bilateral bersifat khusus (Treaty Contract) karena hanya mengatur kepentingan ke dua negara. c. penandatanganan. Penandatanganan hanya bersifat sementara dan harus dikuatkan dengan pengesahan atau penguatan yang disebut ratifikasi. 3. Tapi perjanjian belum dapat diberlakukan sebelum diratifikasi oleh masingmasing negara. b. . seperti Perjanjian perdagangan. menteri luar negeri atau duta besar dengan menunjukkan Surat Kuasa Penuh (full powers) b. Perundingan (Negotiation). biasanya dilakukan oleh raja absolut dan pemerintahan otoriter. oleh sebab itu perjanjian bilateral bersifat ‘tertutup’ dalam arti tertutup kemungkinan bagi negara lain untuk ikut serta dalam perjanjian tersebut. pada pasal 11 ayat 1 UUD 1945 dosebutkan bahwa Presiden dengan persetujuan DPR membuat perjanjian dengan Negara lain. biasanya dilakukan oleh menteri luar negeri atau kepala pemerintahan. Ratifikasi perjanjian internasional dapat dibedakan sbb: 1. Pengesahan (Ratification). perumusan naskah. Deklarasi Unilateral atau deklarasi sepihak ( unilateral declaration). 3. Tahap Pembuatan Perjanjian Internasional : Menurut Mochtar Kusumaatmaja ada dua macam cara pembentukan perjanjian internasional : a. Perjanjian internasional yang dibentuk melalui 2 tahap yaitu ( perundingan dan penandatanganan) dipakai untuk perjanjian yang tidak begitu penting. perundingan tahap pertama tentang objek tertentu. Menurut Konvensi Wina 1969 tentang Hukum Perjanjian Internasional disebutkan tahap pembuatan perjanjian internasional dilakuakn melalui tahap: a. Dalam Undang-undang RI No. kepala pemerintahan. Indonesia dengan Malaysia tentang Ektradisi 1974.Parlemen tapi jarang digunakan. adalah pernyataan suatu negara yang disampaikan oleh wakil negara itu dan ditujukan kepada negara lain. Ratifikasi campuran antara DPR (legislatif) dengan Pemerintah (Eksekutif). Perjanjian diam-diam (tacit consent atau tacit agreement). 24 tahun 2000 ditegaskan bahwa pembuatan perjanjian internasional dilakukan melalui tahap ( penjajakan. cara ini dupakai apabila materi atau yang diperjanjikan itu dianggap sangat penting maka perlu persetujuan DPR. 2. artinya keberadaan perjanjian itu hanya dapat diketahui melalui penyimpulan suatu tingkah laku baik aktif atau tidak aktif. Perjanjian internasional yang dibentuk melalui 3 tahap yaitu (perundingan. perundingan. Menurut Hukum Positif Indonesia. berjangka pendek. perjanjian yang dibuat tidak tegas. JENIS PERJANJIAN INTERNASIONAL 1. Indonesia dengan Australia tentang Pertahanan dan Keamanan kedua negara 1995. penerimaan dan penandatanganan). penyelesaian cepat. dari Negara atau subyek hokum internasional lainnya.2. diwakili oleh kepla negara. Contohnya : Indonesia dengan RRC (1955) tentang Penyelesaian dwikewarganegaraan. Indonesia dengan Thailand tentang garis batas laut Andaman sebelah utara selat Malaka 1071. Ratifikasi oleh badan eksekutif. Penandatanganan (Signature). Ratifikasi oleh badan Legislatif atau DPR. ratifikasi atau pengesahan).

Ketenrtuan Umum (General Act) traktat yang bersifat resmi dan tidak resmi. menunjukkan suatu persetujuan yang lebih khusus dan membutuhkan ratifikasi. 15. 3. Zona Ekonomi Eksklusif (200 mil). Konvensi wina 1961 tentang Hubungan Diplomatik. Pertukaran Nota yaitu metode tidak resmi namun banyak digunakan. Tidak diratifikasi karena sifatnya tidak seresmi atau seformal traktat atau konvensi. 4. lapangan kerja. 6. 8. sampai perjumpaan permanen. Ketentuan Penutup (final Act) ringkasan hasil konvensi yang menyebutkan negara peserta. 13. Piagam (Statute) yaitu himpunan peraturan yang ditetapkan leh persetujuan internasional baik mengenai pekerjaan atau kesatuan tertentu seperti pengawasan internasional yang mencakup tentang minyak. Covenant yaitu anggaran dasar LBB (Liga Bangsa-Bangsa). Biasanya diulakukan oleh wakil-wakil militer dan negara dan bisa bersifat multilateral dan melahirkan kewajiban bagi yang mengadakannya. Deklarasi (declaration) yaiut perjanjianinternasinal yang berbentuk traktat dan dokumen tidak resmi. Tidak diratifikasi. Pakta (fact). Modus Vivendi dokumen untuk mencatat persetujuan internasional bersifat sementara. Konvensi Hukum Laut Internasiobnal 1982 tentang laut teritorial (200 mil). 9. Charter adalah istilah dalam perjanjian internasional untuk pendirian badan yang melakukan fungsi administratif. 12. Proses Verbal catatan atau ringkasan atau kesimpulan konferensi diplomatik. 11. Persetujuan (Agreement) perjanjian bersifat tekhnis atau administratif. Zona Bersebelahan (24 mil).2. atau catatan suatu pemufakatan. ISTILAH-ISTILAH DALAM PERJANJIAN INTERNASIONAL : 1. Konvensi (Convention) persetujuan formal bersifat multilateral yang tidak berurusan dengan kebijaksanaan tingkat tinggi (haigh Plicy) dilegalisasi oleh wakil yang berkuasa penuh. 5. Magna Charter. ORGANISASI INTERNASIONAL A.masalah yang disetujui konferensi dan tidak diratifikasi. Contohnya :Konvensi Jenewa 1949 tentang perlindungan korban perang. Misalny Pakta Warsawa (mengenai Pertahanan ). Protokol (Protocol) persetujuan tidak resmi umumnya tidak dibuat oleh kepala negara yang mengatur masalah-masalah tambahan seperti penafsiran klaususl-klausul tertentu ( Klausul = ketentuan tambahan sebuah perjanjian). terinci dan sistimatis serta tidak memerlukan ratifikasi. Perikatan ( Arrangement) adalah istilah yang digunakan untuk transaksi yang sifatnya sementara. 7. PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) United Nations . Tidak diratifikasi. Misalnya Atlantic Charter. Traktat (treaty) perjanjian paling formal merupakan persetujuan dua negara atau lebih mencakup perjanjian bidang politik dan ekonomi. nama utusan. 10. 14. Multilateral yang disebut juga Law Making Treatis biasanya mengatur hal yang berkaitan dengan kepentingan umum dan bersifat terbuka dala arti tidak hanya mengatur kepentingan negara yang mengadakan perjanjian itu tetapi juga kepentingan negara lain yang tidak turut serta dalam perjanjian itu (bukan Peserta). Landas Benua (lebih 200 mil). Contoh Piagam Kebebasan Transit. 2.

memberantas kemiskinan. Tujuan PBB: 1. Prinsip-Prinsip PBB: 1. Kelima Negara tersebut sekarang sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB yang memegang hak Veto yaitu hak untuk membatalkan atau memveto keputusan dewan keamanan PBB. Mengembangkan persahabatan antar bangsa 3. a. Amerika serikat) dan 10 negara anggota tidak tetap yang dipilih oleh Majelis Umum untuk masa jabatan 2 tahun. ILO (International Labour Organization) organisasi Perburuhan Internasional. 3. Bahasa persidangan PBB adalah bahasa Arab. namun bias dibatalkan oleh 1 negara dari anggota Dewan tersebut. b. Memvantu masyarakat dunia lebih sejahtera. Negara-negara menyelesaikan perselisihan dengan cara damai 4. 2. Negara anggota memiliki kedaulatan sederajat. Menjaga perdamaian dunia 2. Inggris. Menjadi pusat bangsa –bangsa dalam pencapaian tujuan PBB diatas. Dewan ini memiliki hak Veto yaitu hak untuk memblokir atau menolak keputusan Dewan walaupun ke 14 anggota dewan yang lain menyetujui keputusan yag bersangkutan. Rusia. Keputusannya tidak mengikat anggota PBB karena hanya bersifat rekomendasi namun berbobot karena merupakan hasil pandangan mayoritas Negara di dunia. Bersidang setiap tahun selama satu bulan. 2. Dewan Keamanan PBB (Security Council) : Adalah badan PBB yang fungsinya memelihara atau mempertahankan perdamaian dan keamanan internasional. Prancis. Cina. Prancis. Dewan ini merekomendasi kepada majelis umum yang berkaitan dengan pembanguna ekonomi. Cina dan Prancis. mandarin. Dewan Ekonomi dan Sosial (Economic and Social Council) : Anggotanya terdiri dari 54 negara dan setiap tahun dipilih 18 anggota baru oleh Majelis Umum PBB untuk masa jabatan 3 tahun. Negara anggota mematuhi piagam PBB 3. Negara anggota membantu PBB c. Rusia dan Spanyol. 4. masalah lingkungan dan Hak Asasi Manusia. Anggaotanya 15 negara yang terbagi menjadi 5 anggota tetap (Inggris.Berdiri pada tanggal 24 Oktober 1945 diprakarsai oleh 5 negara antara lain Amerika serikat. 5. Fungsinya sebgai forum untuk membahas masalaha yang menjadi keprihatinan dunia. Negara-negara menghindari penggunaan kekerasan atau ancaman kekerasan. Bersidang setiap tahun. Badan ini mengkoordinir badan-badan seperti WHO (World Health Organization) oeganisasi kesehatan Dunia. Inggris. FAO (Food and Agriculture . penyakit menular. menghentikan pengrusakan lingkungan dan penghormatan HAM. Dan Sekjen PBB sekarang adalah Ban Kimon dari Korea Selatan. Rusia. buta aksara. Badan /Alat Perlengkapan PBB: 1. Majelis Umum (General Asembly) : Angotanya semua Negara anggota PBB. Fungsi dewan ini adalah bertanggug jawab atas kegiatan social PBB.

kepulauan Solomon adalah bekas jajahan Jerman. Semua Negara yang berada di bawah Statuta (wilayah Kerja) Mahkamah Internasional. sosbud penduduk setempat. 4. ekonomi. Menjamin penanganan masalah-masalh soaial dan ekonomi. Sekretaris Jenderal diangkat oleh Majelis Umum atas usul Dewan Keamanan PBB. 5. 3.Organization) organiasai Pangan dan Pertanian. Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan. Wilayah perewalian adalah wilayah bekas jajahan yang ditempatkan dalam satu system perwalian sebagai satu cara agar Negara-negara anggota bertanggung jawab atas wilayah tersebut (biasanya Negara bekas penjajahnya) dan menngkatkan kemajuan wiulayah itu menuju kemerdekaannya. Mahkamah Internasional selain mengadili perkara dapat juga memberikan nasihat hokum kepadamajelis Umum. Negara yang terakhir yang mencapai kemerdekaannya pada Bulan November 1994 adalah Palau. Negara lain yang bukan statute Mahkamah Internasioanl dengan syarat yang telah ditetapkan. Contoh Negara Togo dan Kamerun. Terdiri 15 hakim yang dipilih Majelis Umum berdasarkan kemampuan mereka dan bermarkas di Den Haag Belanda. Pihak yang dapat mengajukan perkara ke Mahkamah internasional : 1. Memelihara keamanan dan perdamaian internasional 2. Sekjen sekarang Ban Kimon dari Korea selatan. Sekretariat (Secretariat) : Badan ini terdiri atas satu orang sekretaris Jenderal dan staf yang diperlukan. Mendorong peenghormatan HAM dan saling ketergantungan sesame bangsa. Dewan keamanan atas permohonan badan tersebut dan badan PBB lainnya. Memajukan politik. Dewan Keamanan PBB. 6. UNESCO (United Nations educational Scintific and Cultural Organization) Organisasi Pendidikan. Perkara apa saja. ILO (International Labour Organizatiaon) yaitu Organisai buruh internasional didirikan pada tanggal 11 April 1919 bermarkas di Jenewa. 4. Kemudian Negara bekas jajahan Turki seperti Jordania dan Palestina. Mahkamah Internasional (International Court of Justice) : Adalah badan pengadilan internasional resmi dan tetap yang bertugas untuk memeriksa dan memutus perkara yang diajukan kepadanya. 2. Badan Khusus PBB (Specialized Agencies) : 1. Sistem perwalian itu di selenggarakan dalam rangka : 1. UNICEF (United Nations Shildren’s Fund) Dana Kanak-Kanak Perserikatan Bangsa-Bangsa yang memberikan bantuan untuk rencana-rencana kesejahteraan ibu dan anak di selurug Negara di dunia. 3. Bertujuan memelihara perdamaian abadi . Pada bulan Desember menjadi anggota PBB. Dewan Perwalian (Trusteeship Council) : Dewan ini bertugas menyelenggarakan pemerintahan dan melakukan pengawasan terhadap wilayah-wilayah yang masuk kategori trust territories (wilayah peerwalian). Swiss.

Terdiri 23 negara yaitu 10 negara ASEAN. Italia. WTO (Word Trade Organization) Organisasi perdagangan Dunia. hutan.(Bukan Badan PBB) B. soaial dan budaya dfi kawasan asia tenggara.dengan memajukan keadilan ekonomi. IMF (International Monetary Fund) yaitu dana moneter internasional didirikan pada tanggal 27 desember 1945 bermarkas diWashington. A. Thanat Khoman (Muangthai). membantu menetapkan system pembayaran multilateral terhadap transaksi yang sedangberjalan. Disamping itu ada Forum Regional ASEAN (FRA) sejak rahun 1994. Swiss. Selandia Baru Korea Selatan. Asustralia. UNESCO (United Nations educational Scintific and Cultural Organization) . ITO (International Trade Organization) yaitu organisasi perdagangan internasional dan peraetujuan mengenai bea dan cukai dan perdagangan. yaitu Organisasi Pendidikan. 2. Papua Nugini sebagai Peninjau dan 12 negara patner yaitu Kanada. Tun Abdul Razak (Malaysia). Prancis. bertujuan mencapai tingkat kesehatan yang tertinggi bagi semua rakyat di dunia. Amerika Serikat. Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan yang didirikan pada tanggal 4 November 1946 bermarkas di Paris. 8. Mnyanmar. RRC. perbaiki hidup penduduk desa. Rajaratnam (Singapura) dan Narciso R. stabilitas pertukaran uang. FAO ( Food and agriculture Organization) yaitu organisasi bahan makanan dan pertanian PBB didirikan pada tanggal 16 Oktober 1945 bermarkas di Roma. 5. pengetahuan. Amerika Serikat. India. 10. Meningkatkan perdamaian dan stabiloitas regional dan saling mengjhormati. laos. 9. Bertujuan memajukan kerjasama moneter internasional dan perluasan perdagangan internasional. Ramos (Filipina). Korea Utara. Badan ini bertujuan meningkatkan perdamaian dan effisiensi produksi dan distribusi hasil makanan dan pertanian. 3. 11. Jepang. ASEAN (Association of South East Asian Nations) Atau Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara: ASEAN di bentuk berdasarkan deklarasi Bangkok tanggal 8 Agustus 1967 yang ditandatangani 5 tokoh ASEAN yaitu Adam Malik (Indonesia). Tujuan ASEAN : 1. Memepercepat peetumbuhan ekonomi. 7. yaitu forum dialog tentang isu-isu keamanan di wilayah Asia Pasifik. 2. Federasi Rusia. Badan ini bertujuan member sumbangan kearah perdamaian dan keamanan dengan memajukan kerjasama antar bangsa-bangsa melalui pendidikan. WHO (World Health Organization) yaitu organisasi kesehatan Dunia yang didirikan pada tanggal 7 April 1948 bermarkas di Jenewa . 6. . Sekarang jumlah anggotanya 10 negara yaitu ditambah dengan Brunai Darussalam. UPU (Universal Postal Union) yaitu persatuan pos sedunia. Mngolia dan Uni Eropa. Vietnam. social dan memperbaiki syarat perburuhan dan tingkat kehidupannya. IBRD ( International Bank of Reconstruction and development) yaitu bang pembangunan dan perkembangan internasional yang didirikan pada tanggal 27 Desember 1945 bertyujuan membantu pembangunan dan perkembangan daerah-daerah milik anggota PBB untuk memudahkan penanaman modal untuk tujuan produktif. dan Kamboja. ICAO (International Civil Aviation Organization) yaitu organisasi penerbangan sipil internasional. ITU (International Telecommunication union yaitu persatuan telekomunikasi internasional. 4.

keshatan penerangan. 6. 3. ASEAN Secretariat yaitu sekretaris ASEAN yang berfungsi untuk memprakarsai. ASEAN Standing Committee (ASC) komisi tetap ASEAN dipimpin oleh menteri luar negeri dari Negara yang mendapat giliran manjadi Ketua yaitu tuan rumah dari siding tahunan para menteri luar negeri ASEAN. Diterimanya konsep Negara kepulauan (archipelagic state)Wawasan Nusantara. 5. ilmu pengetahuan. Perundingan Indonesia Belanda melalui Jasa baik KTN (komisi Tiga Negara) untuk menghentikan pendudukan belanda di Indonesia. perbaikan tarap hidup rakyat. perburuhan. member nasehat dan pertimbangan dan mengkoordinasikan dan melaksanakan jkegiatan-kegiatan ASEAN. Mamfaat Perjanjian Internasional : 1. ASEAN Finance Meeting (AFMM) adalah siding para menteri keuangan ASEAN merumuska kebijakan ASEAN di bidang keuangan.Berunding atas dasar Perjanjian Lingarjati dan renville . Bekerjasama dalam dalam penggunaan pertanian dan industry. Meningkatkan kerjasama dalam masalah yang menyangkut kepentingan beresama bidang ekonomi. Mamfaat keraja sama Internasional: 1. Pengakuan kedaulatan RI oleh belanda melalui KMB tanggal 27 Desember 1949. Mamfaat Kerja sama dan Perjanjian Internasional bagi Indonesia : A. 7. ASEAN Economic Ministers (AEM) adalah siding para menteri ekonomi untuk meneruskan kebijakan yang telah dirumuskan. PBB mengeluarkan resolusi untuk menghentikan Agresi Militer belanda IIyang berisi : Hentikan saling menyerang . ASEAN Miniterial Meeting (AMM). 4.Membebaskan segala tawanan . Sidang ini 2 kali setahun. B. Salng memberi bantuan dalam bentuk saran latihan dan penelitian. tekhnik.Pemerintaha RI dikembalikan ke Yogyakarta. 2. soaial budaya. Didahului dengan pertemuan para menteri ekonomi dan menteri luar negeri ASEAN. Konferensi Tingkat Tinggi ini merupakan lembaga pembuat keputusan tertinggi dalam ASEAN. ASEAN Summit. 2. Dewan Keamanan PBB menghentikan Agresi Militer Belanda I atas usul India dan Australia. Membina kerjasama dengan organisasi dunia lainnya. B. 5. 3. teknologi. Struktur ASEAN : Menurut KTT ASEAN di BALI 1976 strukturnya sbb : 1. pengetahuan dan administrasi. . Pengembalian Irian barat oleh PBB dari tangan belanda ke RI tahun 1962 5. yaitu siding para menteri luar negeri ASEAN yang merumuskan garis kebijakan dan koordinasi kegiatan ASEAN. Other ASEAN Ministerial Meeting (OAMM) yaitu siding para menteri non ekonomi merumuskan kebojakan selain ekonomi seperti pendidikan. sosbud. 4. 6. 4.3. yaitu pertemuan para kepala pemerintahan se ASEAN.

Landas Kontinen 4. Indonesia – India : Lands kontinen laut Andaman. c.087 km : 3. batas 200 mil laut ZEE (Zona Ekonimi Eksklusif). Indonesia. b.2. ZEE tersebut maka luas wilayah Indonesia menjadi sekitar 8..000 km .Thailand : Landas kontinen selat malaka danm laut Andaman. Indonesia – Malaysia : lndas kontinen selat malaka daan lau natuna. C. c.166. Laut territorial 3. Berdasarkan pengakuan persegi : 1.000 km : 2. Indonesia – Australia : Laut arafuru dan utara irian jaya dengan papua nugini d. Penentuan Batas Wilayah laut RI melalui Konvensi Hukum Laut Inmternasional tahun 1982.163 km : 800. yaitu : a. b. pengakuan hak Negara tak berpantai utk ikut memamfaatkan sumber daya alam dan kekayaan lautan.027. Batas wilayah 12 mil laut territorial Negara pantai dan Negara kepulauan. Secara regional perjanjian batas laut dengan Negara tetangga sbb: a.4 juta km : 2. daratan/Kepulauan 2. e.500. Indonesia.Singapura :garis batas laut territorial.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful