Hubungan Diplomatik

JUL 10 Posted by catatanpkn

HUBUNGAN DIPLOMATIK By : Khoirul Annas, S.Pd-SMK N 2 Kudus SK KD : Menganalisis Hubungan Internasional dan Organisasi Internasional : Menganalisis fungsi Perwakilan Diplomatik

Pengertian Diplomatik berasal dari bahasa latin diploma, atau bahasa inggris diplomacy yaitu piagam. Dalam arti luas diplomatik diartikan sebagai sarana-sarana yang sah dan legal yang digunakan suatu Negara dalam melaksanakan politik luar negerinya. Untuk menjalin hubungan diantara negara-negara itu, biasanya negara tersebut saling menempatkan perwakilannya (Keduataan atau Konsuler). Hubungan diplomatik sering dilakukan secara terbuka artinya hubungan antar bangsa yang rakyatnya diberi informasi tentang isi perjanjian antar Negara-negara peserta. Namun hubungan diplomatik juga dapat dilakukan secara tertutup artinya hubungan antar Negaranegara peserta saja. Tujuan hubungan diplomasi adalah untuk mengusahakan agar pihakpihak yang mengadakan hubungan dengan suatu Negara mendapatkan manfaat yang sebesarbesarnya untuk kedua belah pihak. Penempatan perwakilan di Negara lain dapat dilakukan dengan dua cara yaitu Perwakilan diplomatik dan Perwakilan konsuler. Penempatan perwakilan di Negara lain memperhatikan beberapa faktor, yaitu: 1. Penting tidaknya kedudukan Negara pengutus dan Negara penerima 2. Erat tidaknya hubungan antar Negara yang mengadakan hubungan 3. Besar kecilnya kepentingan Negara yang mengadakan hubungan Hubungan diplomatik yang dilakukan oleh suatu Negara tidak boleh merugikan Negara lain dan mengganggu keamanan internasional, maka perlu ada pengawasan dengan cara : 1. Mewajibkan semua anggota PBB untuk menyampaikan persetujuan yang telah dicapai kepada secretariat PBB 2. Menteri luar negeri dari berbagai Negara dapat bertemu pada sidang umum PBB setiap tahunnya 3. Setiap persetujuan yang dicapai, sebelum diresmikan harus disampaikan kepada parlemen masing-masing. Landasan hubungan diplomatik RI Dalam rangka menjalankan hubungan diplomatik, Negara Indonesia berlandaskan pada pasal 13 UUD 1945, yang menyebutkan bahwa: 1. Presiden mengangkat duta dan konsul. 2. Dalam hal mengangkat duta; Presiden memperhatikan pertimbangan DPR. 3. Presiden menerima penempatan duta negara lain dengan memperhatikan pertimbangan DPR.

Kekuasaan Presiden untuk mengangkat dan menerima duta dari negara lain merupakan kedudukannya sebagai Kepala Negara. Sedangkan prosedur maupun teknis pelaksanaannya, diatur oleh Menteri Luar Negeri. Perwakilan Diplomatik (politis) Perwakilan diplomatik yaitu perwakilan suatu Negara di Negara lain dalam bidang politik. Perwakilan di Negara lain dipimpin oleh duta besar yang sekaligus menjadi juru bicara perwakilan luar negeri atau dikenal dengan istilah Doyen. Tingkatan-tingkatan Perwakilan Diplomatikmenurut konvensi Wina tahun 1815 yaitu: 1. Duta besar berkuasa penuh (Ambassador), yaitu perwakilan tingkat tinggi dan mempunyai kekuasaan penuh serta luar biasa. Biasanya ditempatkan pada Negara yang banyak menjalin hubungan timbal balik dan diakrediter oleh kepala Negara. Duta besar (perwakilan dari Roma) sering disebut Nuntius. 2. Duta (Gerzant), yaitu perwakilan di bawah duta besar yang dalam menyelesaikan segala persoalan harus berkonsultasi dengan pemerintahnya (kekuasaannya terbatas). Duta (perwakilan dari Roma) disebut Inter Nuntius. 3. Menteri Residen, yaitu perwakilan yang hanya mengurusi urusan Negara, tidak mewakili pibadi kepala Negara. Menteri Residen tidak berhak mengadakan pertemuan dengan kepala Negara penerima. 4. Kuasa Usaha, yaitu perwakilan diplomatik tingkat rendah yang diakreditor oleh menteri luar negeri. Biasanya melaksanakan kepala perwakilan jika pejabat tersebut tidak ada di tempat. 5. Atase, yaitu pejabat pembantu dari duta besar berkuasa penuh. Atase terdiri dari atase pertahanan (bidang militer) dan atase teknis (bidang perdagangan, perindustrian, kebudayaan dan pendidikan). Fungsi yang dimiliki perwakilan diplomatik, yaitu: Representasi, yaitu mewakili negara pengirim di dlm negara penerima Proteksi, yaitu melindungi kepentingan negara pengirim dan warga negaranya di negara penerima di dalam batas-batas yang diijinkan oleh hukum internasional Negosiasi, yaitu mengadakan persetujuan dgn pemerintah negara penerima Observasi, yaitu memberikan keterangan tentang kondisi dan perkembangan negara penerima, sesuai dengan undang-undang dan melaporkan kepada pemerintah negara pengirim. Relasi, yaitu memelihara hubungan persahabatan kedua negara

1. 2. 3. 4.

5.

Kekebalan dan Keistimewaan Perwakilan Diplomatik Asas kekebalan dan keistimewaan diplomatik, disebut (”exteritoriallity” atau ”extra teritoriallity”). Para diplomatik hampir dalam segala hal harus diperlakukan sebagaimana mereka berada di luar wilayah negara penerima. Para diplomat beserta stafnya, tidak tunduk pada kekuasaan peradilan pidana dan sipil dari negara penerima. Menurut Konvensi Wina 1961, Perwakilan diplomatik diberikan Kekebalan dan keistimewaan, dgn maksud : 1. Menjamin pelaksanaan tugas negara perwakilan diplomatik sebagai wakil negara. 2. Menjamin pelaksana fungsi perwaki-lan diplomatik secara efisien. Hak kekebalan perwakilan diplomatik meliputi: 1. Kekebalan terhadap pribadi pejabat diplomatik (hak imunitas)

2. Kekebalan terhadap kantor perwakilan dan rumah kediaman (daerah ekstrateritorial). Bila ada penjahat atau pencari suaka masuk ke dalam kedutaan maka dapat diserahkan atas permintaan pemerintah kaena para diplomat tidak memiliki hak asylum, yaitu hak untuk memberi kesempatan kpd suatu negara dalam memberikan perlindungan kepada warga negara asing yang melarikan diri. 3. Korespondensi diplomatik, yaitu kekebalan terhadap surat-menyurat, arsip, dokumen termasuk kantor dplomatik dan sebagainya (kebal dari pemeriksaan isinya). Pemberian keistimewaan kepada perwakilan diplomatik, atas dasar ”timbal – balik” sebagaimana diatur di dalam Konvensi Wina 1961 dan 1963, yaitu mecakup : 1. Pembebasan dari kewajiban membayar pajak, antara lain pajak penghasilan, kekayaan, rumah tangga, kendaraan bermotor, radio, bumi dan bangunan, televisi dan sebagainya. 2. Pembebasan dari kewajiban pabean, antara lain bea masuk, bea keluar, bea cukai, terhadap barang-barang keperluan dinas, misi perwakilan, barang keperluan sendiri, keperluan rumah tangga dan sebagainya. Perwakilan Konsuler (non politis) Perwakilan konsuler yaitu perwakilan suatu Negara di Negara lain dalam bidang non politik. Dalam arti nonpolitis, hubungan satu Negara dengan Negara lain diwakili oleh Korp Konsuler yang terbagi dalam kepangkatan sebagai berikut: 1. Konsul Jenderal, membawahi beberapa konsul yang ditempatkan di ibu kota negara. 2. Konsul dan Wakil Konsul, konsul yaitu mengepalai suatu kekonsulan yang kadang-kadang diperbantukan kepada konsul jenderal. Kantornya bernama Konsulat. Wakil konsul diperbantukan kepada konsul atau konsul jenderal yang kadang diserahi pimpinan kantor konsuler. Kantornya bernama Vice Konsulat. 3. Agen Konsul, dengan tugas untuk mengurus hal-hal yang bersifat terbatas dan berhubungan dengan kekonsulan. Tugas perwakilan konsuler adalah mengurusi kepentingan Negara dan warga Negara di Negara lain menyangkut: 1. Bidang Ekonomi, yaitu menciptakan tata ekonomi dunia baru dengan menggalakkan ekspor komoditas nonmigas, promosi perdagangan, mengawasi pelayanan, pelaksanaan perjanjian perdagangan dan lain-lain. 2. Bidang Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan, seperti; tukar-menukar pelajar, mahasiswa, dan lain-lain. Bidang-bidang lain seperti :  Memberikan paspor dan dokumen perjalanan kepada warga pengirim dan visa atau dokumen kepada orang yang ingin mengunjungi negara pengirim;  Bertindak sebagai notaris dan pencatat sipil serta menyelenggarakan fungsi administratif lainnya;  Bertindak sebagai subjek hukum dalam praktek dan prosedur pengadilan atau badan lain di negara penerima. Persamaan dan Perbedaan Perwakilan Diplomatik dan Konsuler Persamaan antara perwakilan diplomatik dan konsuler adalah bahwa kedua-duanya merupakan utusan dari suatu negara tertentu. Sedangkan perbedaannya yaitu:

Perwakilan Diplomatik Tugasnya dalam bidang politik Hanya 1 perwakilan dan ditempatkan di Ibu Kota Negara 1 2 3 4 5 6 Surat tugas ditandatangani oleh Kepala Negara Dapat berhubungan langsung dengan pemerintah pusat Negara penerima Memiliki daerah Ekstrateritorial Dapat mempengaruhi perwakilan konsuler

Perwakilan Konsuler Tugasnya dalam bidang non politik Lebih dari 1, tergantung kebutuhan Surat tugas ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri Hanya dapat berhubungan dengan pemerintah setempat (daerah), jika ingin berhubungan dengan pemarintah pusat maka melalui perwakilan diplomatik Tidak Memiliki daerah Ekstrateritorial Harus tunduk pada perwakilan diplomatik

Kronologi / skema penempatan perwakilan di Negara lain 1. Kedua belah pihak sa-ling tukar informasi ten-tang akan dibukanya perwakilan oleh Deparlu masing-masing Negara. 2. Mendapat persetujuan (demende, agregation) dari negara yang menerima. 3. Diplomat yg akan di-tempatkan, menerima surat kepercayaan (lettre de creance) yang ditanda tangani kepala negara pengirim. 4. Surat kepecayaan dise-rahkan kepada kepala negara penerima (lettre de rapple) dlm suatu upacara dimana seorang diplomatik berpidato. Mulai berlaku dan berakhirnya Perwakilan di Negara lain Hal Diplomatik Saat menyerahkan kepercayaan (Konvensi Mulai berlakunya 1961) 1. Sudah habis masa jabatan 2. Ditarik (recalled) oleh pemerintah negaranya. 3. Tidak disenangi Negara penerima (dipersona non Grata) 4. Negara penerima dan pengirim perang (pasal 43 Konvensi Wina 1961) surat Wina Konsuler Pemberitahuan yang layak kepada Negara penerima (Konvensi Wina 1963) 1.Fungsi seorang pejabat konsuler telah berakhir 2.Penarikan dari Negara pengirim 3.Pemberitahuan bahwa ia bukan lagi sebagai anggota staf konsuler (pasal 23,24,25 konvernsi Wina 1963)

Berakhirnya

Demikian materi mengenai fungsi perwakilan diplomatik, sebagai tindak lanjut jawablah pertanyaan di bawah ini!

1. 2. 3. 4.

Apa yang dimaksud dengan perwakilan diplomatik Sebutkan tingkatan perwakilan diplomatik Sebutkan perbedaan perwakilan diplomatik dengan perwakilan konsuler Sebutkan fungsi perwakilan Diplomatik!

Kunci Jawaban:

1. Perwakilan diplomatik adalah pewakilan suatu negara di negara lain dalam politik. 2. Tingkatan dalam perwakilan diplomatik: a. Duta besar berkuasa penuh (ambasador) b. Duta (gerzant) c. Menteri Residen d. Kuasa usaha 3. Perbedaan perwakilan diplomatik dan perwakilan konsuler: Perwakilan Diplomatik a. b. c. Tugasnya dalam bidang politik Perwakilan Konsuler Tugasnya dalam bidang non politik

Hanya ada 1 perwakilan dan ditempatkan di Ibu Kota Negara Lebih dari 1 tergantung kebutuhan Surat tugas ditandatangani oleh Kepala Negara Surat tugas ditandatangani Menlu Berhubungan hanya dengan pejabat Dapat berhubungan langsung setempat, jika ingin berhubungan dengan pemeringah pusat tempat dengan pemerintah pusat harus diakreditasi melalui perwakilan diplomatik Memiliki daerah ekstrateritorial Tidak memiliki daerah dan hak asilum ekstrateritorial dan hak asilum Dapat mempengaruhi perwakilan konsuler Tunduk kepada perwakilan konsuler

d. e. f.

4. Fungsi perwakilan Diplomatik: a. Mewakili negara pengirim di negara penerima b. Mengadakan persetujuan/ perundingan dengan negara penerima c. Melindungi warga negara dan kepentingan negara di negara penerima d. Mengamati perkembangan negara penerima dan melaporkan ke negara pengirim e. Membina hubungan baik

1.

PENGERTIAN HUBUNGAN INTERNASIONAL

Menurut Rencana Strategi Pelaksanaan Politik Luar Negeri RI (RENSTRA), hubungan Internasional adalah hubungan antarbangsa dalam segala aspeknya yang dilakukan oleh suatu Negara untuk mencapai kepentingan nasional negaranya. Menurut Encyclopedia Americana, hubungan Internasional dilihat sebagai hubungan antarnegara dari Negara yang berbeda-beda, baik berupa hubungan politis, budaya, ekonomi, ataupun hankam. Menurut Mc. Clelland, hubungan Internasional sebagai studi tentang interaksi antar jenis-jenis kesatuan-kesatuan social tertentu, termasuk studi tentang keadaan-keadaan relevan yang mengelilingi interaksi. Hubungan Internasional adalah suatu proses yang pada taraf tertentu melintasi yuridiksi nasional. Karena itu hubungan Internasional selalu mencakup semua hubungan antarkelompok bangsa, antarbangsa dan Negara dalam masyarakat dunia Internasioanal dan kekuatan-kekuatan serta proses-proses yang menentukan cara hidup, bertindak dan berpikir manusia.

mempercepat pertumbuhan ekonomi 5. Kerjasama Internasional dinggap penting dalam rangka untuk Menumbuhkan saling pengertian antarbangsa Mempererat hubungan persahabatan dan persaudaraan antarbangsa Saling mencukupi kebutuhan masing-masing bangsa yang bekerja sama Memenuhi rasa keadilan dan kesejahteraan Membina dan menegakkan perdamaian serta ketertiban dunia Suatu Negara yang tidak mau mengadakan kerjasama Internasional dengan Negara lain akan terkucil dalam pergaulan dunia. e. membebaskan bangsa-bangsa di dunia dari kemiskinan dan kelaparan 2. PERLUNYA KERJA SAMA INTERNASIONAL Ikut melaksanakan ketertiban dunia yyang berdasrkan kemerdekaan. d. politik. Oleh karena itu. TUJUAN KERJASAMA INTERNASIONAL 1. 4. Secara kodrati manusia tidak dapat mencukupi kebutuhan hidupnya sendiri. kerjasama Internasional terjadi tidak hanya terbatas antara dua Negara atau antarnegara. Kerja sama Internasional juga terjadi antara Negara dengan pihak lain yang berada di luar wilayah teritorialnya. b. meningkatkan kestabilan dalam bidang ekonomi. membebaskan bangsa-bangsa dari keterbelakangan di bidang ekonomi 3. perdamaian abadi dan keadilan social merupakan tujuan Internasional Negara Indonesia seperti tercantum dalam Pembukaan UUD 1945. 2. sosial. perlu diusahakan adanya hubungan persahabatan dan kerjasama antar bangsa yang didasari sikap saling menghormati dan saling menguntungkan. c. budaya dan pertahanan keamanan 6. Perlunya hubungan kerja sama Internasional pada dasarnya bertujuan untuk: a. b. Pihak lain yang dapat mengadakan kerja sama Internasional disebut aktor non-negara. memelihara ketertiban dan perdamaian dunia . Demikian halnya suatu bangsa tidak akan memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri. Menciptakan saling pengertian antarbangsa dalam membina dan menegakkan perdamaian dunia. Pada dasarnya kerja sama Internasional terjadi karena keinginan antarbangsa untuk mengadakan kerjasama dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup antarbangsa dan Negara. Negara tersebut akan mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Memacu pertumbuhan ekonomi setiap Negara serta menciptakan keadilan dan kesejahteraan social bagi seluruh rakyatnya. Dari tujuan ini diharapkan akan terwujud kedamaian dan kesejahteraan hidup yang didambakan oleh setiap manusia di dunia. Akibatnya. 3. memajukan perdagangan 4.Dalam perkembangannya. maka manusia akan mengadakan kerjasama. di mana kedudukan pihak lain tersebut sederajat dengan Negara pada umumnya. PENTINGNYA HUBUNGAN INTERNASIONAL a.

b. PBB menjadi pusat penyelesaian-penyelesaian pertikaian Internasional. Azas Kebangsaan. AZAS-AZAS KERJASAMA INTERNASIONAL Dalam hubungan Internasional bagi Indonesia ada tiga azas yang harus ditaati dan dihormati (Pacta Sunt Servada) dijadikan pedoman yaitu: azas territorial. 5. bahasa. kekuasaan Negara atas warga negaranya. Begitu sebaliknya bila berada di Negara lain akan berlaku hukum di Negara tersebut. menurut aza ini berlaku kekuasaan Negara atas wilayahnya. Contohnya. azas kebangsaan dan azas kepentingan umum. meningkatkan dan memperat tali persahabatan antarbangsa di dunia. pelaku korupsi walaupun sudah berada di luar negeri tetap bias ditangkap dan diadili di Negara asalnya . - DASAR HUKUM KERJASAMA INTERNASIONAL c. Deklarasi ini diakui oleh PBB pada tanggal 10 Desember 1982 dan disahkan oleh pemerintah Indonesia sebagai hukum laut. b. Dasar pemikiran yang dijadikan pertimbangan kerjasama Internasional bagi bangsa Indonesia adalah: Pembukaan UUD 1945 alenia empat pada kalimat: ‘…. baik warga Negara asli maupun warga Negara asing. Artinya hukum Negara berlaku bagi semua orang dan semua barang yang berada di wilayahnya. Berdasrkan azas ini setiap warga Negara dimanapun berada tetap mendapat perlakuan hukum dari negaranya. PBB mengembangkan kerja sama Internasional dalam rangka memecahkan persoalanpersoalan ekonomi. dan agama. jenis kelamin. a. perdamaian abadi dan keadilan social…” Piagam PBB pada pasal 1 menyatakan sebagai berikut: PBB menciptakan perdamaian dan keamanan Internasional serta berusaha mencegah timbulnya bahaya yang mengancam perdamaian dan keamanan PBB mengembangkan persahabatan antarbangsa atas dasar persamaan dan hak menentukan nasib sendiri dalam rangka perdamaian dunia. menurut azas ini berdasrka atas kebangsaan atau kewarganegaraan. Perjanjian Internasional secara khusus terdapat dalam Hukum laut Internasional dimana Indonesia sejak 13 Desember 1957 memperjuangkan Deklarasi Juanda yang di dalamnya menyatakan Negara Kesatuan Republik Indonesia dibatasi oleh garis lurus dengan jarak 12 mil dari pangkal lurus yang ditarik dari titik terluar pulau-pulau terluar sebagai laut terluar. 6.ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. Perjanjian Internasional (Traktat atau Treaty) merupakan suatu persetujuan yang dibuat secara formal oleh dua Negara atau lebih mengenai penetapan atau ketentuan tentang hak dan kewajiban masing-masing pihak yang terlibat perjanjian. d. Berdasrkan ketentuan ini berlaku azas ekstrateritolialet artinya hukum Negara tetap berlaku bagi setiap warga Negara walaupun berada di Negara lain. a. social budaya. kemanusiaan serta menghormati hak azasi manusia tanpa membeda-bedakan suku. Contoh tindak criminal seperti penyelundupan barang terlarang. Azas Teritorial.7.

termasuk studi tentang keadaan relevan yang mengelilingi interaksi. tetapi yang keanggotaannya mencakup banyak kawasan atau internasional diantaranya OPEC. b. Negara-negara Non Blok. Clelland Hubungan internasional adalah studi tentang keadaan-keadaan relevan yang mengelilingi interaksi. SARANA-SARANA HUBUNGAN INTERNASIONAL Kerja sama Bilateral Kerjasama Bilateral adalah hubungan kerja sama dua Negara yang memiliki kepentingan sama dalam bidang poleksosbudhankam. Jadi hukum tidak terikat pada batas-batas suatu wilayah Negara. merupakan studi tentang interaksi antara jenis kesatuan-kesatuan sosial tertentu. Contohnya. PENGERTIAN. Azas Kepentingan Umum. bisa diartikan sebagai : negara. OKI. Warsito Sunaryo Hubungan internasional. A. Tygve Nathiessen Hubungan internasional merupakan bagian dari ilmu politik dan karena itu komponen-komponen hubungan internasional meliputi politik internasional. b. Kerjasama yang akan dibahas merupakan kerjasama yang tidak dalam satu kawasan (Regional). dan Konvensi Wina tahun 1963 tentang Konsuler (hubungan diluar bidang politik). 1. a.c. 51 tahun 1961 tentang Perwakilan Diplomatik RI. Charles A. Seperti seorang atau beberapa orang warga negaranya (TKI atau TKW) yang bermasalah di luar negeri dapat dibantu pnyelesaiannya oleh Negara Indonesia. a. Kerja sama Multilateral Kerjasama Multilateral merupakan suatu kerjasama yang diikuti oleh lebih dari dua Negara atau banyak Negara. 1. Sebenarnya kerjasama Regional juga merupakan kerjasama multilateral karena anggotanya lebih dari dua Negara. PENTINGNYA DAN SARANA-SARANA HUBUNGAN INTERNASIONAL BAGI SUATU NEGARA Pengertian Hubungan Internasional menurut buku Rencana Strategi Pelaksanaan Politik Luar Negeri RI (Renstra). APEC dan PBB. c. 1. NATO. hukum Intenasional akibat dari perjanjian internasional antar dua atau lebih Negara. Dalam rangka mengadakan hubungan kerjasama dua Negara bag Negara Indonesia haruslah bersifat Demokratis dan terbuka . Secara Internasional. CGI. bangsa maupun organisasi negara sepanjang hubungan bersifat internasional. disamping itu hubungan kerjasama juga harus dipublikasikan melalui media massa. Adapun yang dimaksud dengan kesatuan-kesatuan sosial tertentu. berdasrkan azas ini Negara tetap berhak melindungi dan mengatur kepentingan dalam kehidupan warga negaranya. hubungan suatu Negara dengan Negara lain telah diatur dalam Kovensi Wina pada tahun 1961 tentang Diplomatik (hubungan bidang politik). adalah hubungan antar bangsa dalam segala aspeknya yang dilakukan oleh suatu negara untuk mencapai kepentingan nasional pengertian menurut beberapa ahli. organisasi dan administrasi internasional dan hukum internasional . 7. MC. ini berarti bahwa bila Negara kita mengadakan hubungan kerjasama dengan Negara lain terlebih dahulu harus mendapat perdetujuan dari parlemen atau DPR. sedangkan pemerintah Indonesia telah mengeluarkan Keppres N0.

 Faktor eksternal : 1. Pedomanpedoman internasional. Hubungan kerjasama antar negara (internasional) di dunia diperlukan guna memenuhi kebutuhan hidup dan eksistensi keberadaan suatu negara dalam tata pergaulan internasional. Setiap negara sudah barang tentu memiliki kelebihan. Kerjasama antar bangsa di dunia didasari atas sikap saling menghormati dan saling menguntungkan. 2. 2. tanpa bantuan dan kerja sama dengan negara lain. Penting Hubungan Internasional bagi suatu Negara Arti penting hubungan internasional bagi suatu negara antara lain karena faktor-faktor sebagai berikut :  Faktor internal : Yaitu adanya kekhawatiran terancam kelangsungan hidupnya baik melalui kudeta maupun intervensi dari negara lain. Menciptakan saling pengertian antar bangsa dalam membina dan menegakkan perdamaian dunia. 3. Beberapa sarana penting dalam membangun hubungan internasional adalah sebagai berikut : 1. kekurangan dan kepentingan yang berbeda. Menciptakan keadilan dan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyatnya. politik internasional termasuk diplomasi. manakala terdapat pedoman-pedoman yang dijadikan sebagai landasan berpijak. hukum. pertahanan dan keamanan. di samping demi terciptanya perdamaian dan kesejahteraan hidup yang merupakan dambaan setiap manusia dan negara di dunia. 1. terutama dalam upaya memecahkan masalah-masalah ekonomi. Yaitu ketentuan hukum alam yang tidak dapat dipungkiri bahwa suatu negara tidak dapat berdiri sendiri. Kerjasama internasional antara lain bertujuan untuk :    Memacu pertumbuhan ekonomi setiap negara. Asas-Asas Hubungan Internasional . politik. 3. Ketergantungan tersebut. 1. harus dipatuhi oleh pihak-pihak yang mengadakan hubungan baik tertulis maupun yang tidak tertulis. seperti organisasi internasional. hukum internasional. Sarana-Sarana Hubungan Internasional bagi suatu Negara Suatu hubungan antar bangsa dan negara (internasional) akan dapat berlangsung dengan baik.Konsep hubungan internasional berhubungan erat dengan subjek-subjek internasional. sosial budaya. Mewujudkan tatanan dunia baru yang dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan dan perdamaian yang abadi bagi warga masyarakat dunia. Hal-hal inilah yang mendorong dilakukannya hubungan dan kerjasama internasional. Untuk membangun komunikasi lintas bangsa dan negara guna mewujudkan kerja sama yang produktif dalam memenuhi berbagai kebutuhan yang menyangkut kepentingan nasional negara masing-masing.

 Asas Kepentingan Umum Asas ini didasarkan pada wewenang negara untuk melindungi dan mengatur kepentingan dalam kehidupan bermasyarakat. Jadi. 1. Misalnya persoalan dwikewarganegaraan. Menurut asas ini. negara melaksanakan hukum bagi semua orang dan semua barang yang ada di wilayahnya. Faktor-faktor Penentu Dalam Hubungan Internasional Beberapa faktor yang ikut menentukan dalam proses hubungan internasional. Dewasa ini. Ada 3 (tiga) asas dalam hubungan internasional yang antara satu dengan lainnyan saling mempengaruhi :  Asas Teritorial Asas ini didasarkan pada kekuasaan negara atas daerahnya. Jadi. mereka relatif lebih longgar untuk tidak mengadakan hubungan internasional. Dalam hal ini. setiap warga negara di manapun ia berada. berlaku hukum asing (internasional) sepenuhnya. Artinya hukum dari negara tersebut tetap berlaku juga bagi warga negaranya. Berdasarkan faktor-faktor tersebut maka dapat difahami bagaimana suatu negara dalam mengadakan hubungan internasional. 2) Jumlah Penduduk. walaupun berada di negara asing. dan 4) Letak Geografis. Menurut asas ini. dapat dilihat pada bagan berikut ini. dengan semakin majunya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang cepat. wajib militer dan wajib pajak. Asas ini mempunyai kekuatan exteritorial. Apabila ketiga asas ini tidak diperhatikan. kerapkali masih terdapat masalah dan pertikaian-pertikaian yang perlu dipecahkan. hampir semua negara berkembang maupun negara maju telah mengadakan hubungan kerja sama dengan negara lain (hubungan internasional). Tujuannya adalah untuk kepentingan bersama dari mereka yang menyatukan diri di dalamnya. Walaupun demikian. . Sebagai ilustrasi. akan timbul kekacauan hukum dalam hubungan antar bangsa (internasional). mereka harus mengadakan hubungan internasional. Pertama : Jika suatu Negara telah memiliki 4 (empat) faktor kekuatan tersebut dengan baik.Menurut Hugo de Groot. hukum tidak terikat pada batasbatas wilayah suatu negara. bahwa dalam hubungan internasional asas persamaan derajat merupakan dasar yang menjadi kemauan bebas dan persetujuan dari beberapa atau semua negara. Kedua : Namun jika suatu negara yang memiliki 4 (empat) faktor kekuatan tersebut lemah. terhadap semua barang atau orang yang berada di luar wilayah tersebut. Dalam hubungan internasional. tetap menapat perlakuan hukum dari negaranya. baik secara bilateral maupun multilateral adalah sebagai berikut. negara dapat menyesuaikan diri dengan semua keadaan dan peristiwa yang bersangkut paut dengan kepentingan umum. 1) Kekuatan Nasional (National Power).  Asas Kebangsaan Asas ini didasarkan pada kekuasaan negara untuk warga negaranya. 3) Sumber Daya. antara satu negara dengan negara lain perlua ada hubungan yang teratur dan tertib dalam bentuk hukum internasional. Oleh sebab itu. batas-batas negara. dikenal beberapa asas yang didasarkan pada daerah dan ruang lingkup berlakunya ketentuan hukum bagi daerah dan warga negara masing-masing.

Pada umumnya. 2. dan keadilan sosial ”. B. maka terjadilah pengelompokan bentuk hubungan internasional yang sekarang ini. Bagi bangsa Indonesia hubungan kerjasama antar negara merupakan jalinan antar negara yang mengacu pada beberapa landasan hukum. Pasal 1 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menyatakan ketentuan-ketentuan tentang hal-hal berikut : 1) PBB menciptakan perdamaian dan keamanan internasional serta berusaha mencegah timbulnya bahaya yang mengancam perdamaian dan keamanan. dan C) saling membutuhkan. pihak-pihak tersebut terikat oleh kesepakatan. 3) PBB mengembangkan kerjasama internasional dalam rangka memecahkan persoalanpersoalan ekonomi. kemanusiaan.Ketiga kelompok negara tersebut di atas (A. serta menghormati hak-hak asasi manusia tanpa membeda-bedakan suku. Mengingat yang melatar belakangi terjadinya hubungan internasional antar negara itu berbeda-beda satu dengan yang lainnya. bahasa dan agama. Perjanjian internasional (traktat = treaty) adalah suatu persetujuan (agreement) yang dinyatakan secara formal antar dua negara atau lebih mengenai penetapan serta ketentuan tentang hak dan kewajiban masing-masing pihak. Sosial Budaya dan bahkan ada negara yang hanya menekankan di bidang Idiologi saja. jenis kelamin. yaitu : 1. perdamaian abadi. ada yang menekankan pada : bidang Pertahanan dan keamanan (Hankam). sosial budaya. maka terjadilah interaksi (hubungan) internasional. Pembukaan UUD 1945 alenia IV yang berbunyi “… ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. 2) PBB mengembangkan persahabatan antar bangsa atas dasar persamaan dan hak menentukan nasib sendiri dalam rangka perdamaian dunia. traktat ditaati oleh pihak-pihak yang . baik masa damai maupun pada masa perang. Adapun titik berat dalam hubungan internasional. 4) PBB menjadi pusat penyelesaian-penyelesaian masalah internasional. 1. bidang Ekonomi. Kemudian.

€ Konferensi Wina tahun 1969 Perjanjian internasional adalah perjanjian yang diadakan oleh dua negara atau lebih. Deklarasi ini diakui PBB pada tanggal 10 Desember 1982 dan disahkan oleh pemerintah Indonesia dengan Undang-Undang No. € G. Schwarzenberger Perjanjian internasional adalah suatu persetujuan antara subjek-subjek hukum internasional yang menimbulkan kewajiban-kewajiban yang mengikat dalam hukum internasional. juga negara-negara. Perjanjian internasional adalah perjanjian yang diadakan antar bangsa yang bertujuan untuk menciptakan akibat-akibat hukum tertentu. Secara khusus terdapat dalam Deklarasi hukum laut internasional. Pengertian Perjanjian Internasional Hubungan internasional yang merupakan hubungan antar negara. TAHAP-TAHAP PERJANJIAN INTERNASIONAL 1.berkepentingan karena adanya asas pacta sun servanda (persetujuan antar negara harus dihormati). maka pengertian perjanjian internasionalpun sangat beragam. Ini berarti dalam hubungan internasional telah melahirkan hak dan kewajiban antar subyek hukum (negara) yang saling berhubungan. € Prof Dr. Hal ini telah disepakati oleh Indonesia. setiap subjek pembuat perjanjian hendaknya secara moral dan hukum benar-benar bertanggungjawab terhadap apa yang telah dilakukannya. Berikut ini beberapa pengertian yan dikemukakan oleh para ahli. 1. Contoh: Konvensi Hukum Laut Internasional telah menetapkan landas kontinen sedalam 200 meter. 1. dan Muangthai pada tanggal 21 Desember 1971 untuk Common Point di Selat Malaka. LL. B. Dalam arti etis normatif. 17 Tahun 1985 tentang Hukum Laut. Malaysia. politik maupun ilmu-ilmu sosial lain. Perjanjian internasional dapat berbentuk bilateral maupun multirateral. 2. Seperti halnya dalam memberikan pengertian hukum. SH. Mochtar Kusumaatmadja. pada dasarnya adalah ”hubungan hukum”.M. Tegasnya. Subjek-subjek hukum dalam hal ini selain lembaga-lembaga internasional. Dan lazimnya hal demikian itu akan diawali dengan perjanjian pembukaan hubungan de facto tetap(konsuler) sampai pada akhirnya berupa de jure penuh (perwakilan diplomatik) yang bersifat bilateral. Indonesia sejak 13 Desember 1957 memperjuangkan Deklarasi Juanda yang di dalamnya menyatakan Negara Kesatuan Republik Indonesia dibatasi oleh garis lurus dengan jarak 12 mil dari garis pangkal lurus yang ditarik dari titik terluar pulau-pulau terluar sebagai laut teritorial. Meskipun kedalam 200 meter sulit dimonitor oleh setiap . yang bertujuan untuk mengadakan akibat-akibat hukum tertentu. € Oppenheimer-Lauterpacht Perjanjian internasional adalah suatu persetujuan antar negara yang menimbulkan hak dan kewajiban di antara pihak-pihak yang mengadakannya. perjanjian internasional mengatur perjanjian antarnegara saja selaku subjek hukum internasional.

e. IMF. € Pendapat Accademy of Sciences of USSR Suatu Perjanjian Internasional adalah suatu persetujuan yang dinyatakan secara formal antara dua atau lebih negara-negara mengenai pemantapan. IBRD. seperti Pakta Pertahanan dan Pakta Perdamaian. 1. perubahab atau pembatasan daripada hak-hak dan kewajiban mereka secara timbal balik. Perjanjian ini bersifat terbuka bagi pihak ketiga. c. c. seperti masalah karantina. Contoh: Kerjasama ASEAN dan Uni Eropa. b. Perjanjian antar negara yang dilakukan oleh banyak negara yang merupakan subjek hukum internasional. dan sebagainya. Segi ekonomi. seperti status kewarganegaraan (Indonesia – RRC). Segi hukum. Segi kesehatan. seperti laut teritorial. Segi batas wilayah. Contoh: Nato. seperti antara organisasi internasional Tahta Suci ( Vatican) dengan organisasi Uni Eropa.  Menurut Isinya a. dan SEATO. b. Perjanjian antar sesama subjek hukum internasional selain negara. yaitu perundingan dan penandatanganan (biasanya digunakan) kata persetujuan dan agreemaent). dan sebagainya. . dan sebagainya. penanggulangan wabah penyakit AIDS. Perjanjian internasional antar negara dan subjek hukum internasional lainnya. ekstradisi dan sebagainya. Perjanian bersifat penting yang dibuat melalui proses perundingan. Contoh: konfernsi Wina tahun 1958 tentang hubungan diplomatik. Perjanjian yang membentuk hukum (law making treaties).kapal yang lewat. Contoh: CGI. ANZUS. d. Penggolongan Perjanjian Internasional Klasifikasi perjanjian internasional dapat dibedakan atas:  Menurut Subjeknya a. namun masing-masing negara tersebut harus mau mematuhi batas-batas hak dan kewajibannya. seperti antara suatu organisasi internasional dan organisasi internasional lainnya. Perjanjian bersifat sederhana yang dibuat melalui dua tahap. 2. Segi politis. dan sebagainya. seperti bantuan ekonomi dan bantuan keuangan. penandatanganan dan ratifikasi b.  Menurut Fungsinya a. yaitu suatu perjanian yang melakukan ketentuan-ketentuan atau kaidah-kaidah hukum bagi masyarakat internasional secara keseluruhan (bersifat multilateral).  Menurut Proses/Tahapan Pembentukannya a. batas alam daratan. Konvensi Montego tentang Hukum laut internasional tahun1982.

Nama Traktat (Treaty) Uraian Yaitu. Konvensi (Convention) Yaitu persetujuan formal yang bersifat multilateral. Persetujuan (Agreement) Yaitu prjanjian yang berifat teknis atau admistratif Agrement tidak diratifikasi karena sifatnya tidak seresmi traktat atau konvensi. Mengatur masalah-masalah tambahan seperti penafsiran klausal-klausal tertentu. No 1. 3. 1. perjanjian paling formal yang merupakan persetujuan dari dua negara atau lebih. 5. Perikatan tidak seresmi traktat dan konvensi. atau catatan-catatan suatu permufakatan. Persetujuan ini harus dilegalisasi oleh wakil-wakil yang berkuasa penuh (plaenipotentiones). yaitu perjanjian yang menimbulkan hak dan kewajiban bagi negara-negara yang mengadakan perjanjian saja (perjanjian bilateral). Istilah-Istilah Lain Perjanjian Internasional Pemberian berbagai istilah perjanjian internasional (traktat) berdasarkan pada tingkat pentingnya suatu perjanjian internasional serta keharusan untuk mendapatkan suatu ratifikasi dari setiap kepala negara yang mengadakan perjanjian. . pemberantasan penyeludupan-penyelundupan dan sebagainya. Keterangan Perjanjian ini khusus mencakup bidang politik dan bidang ekonomi. Contoh: Perjanjian antara RI dan RRC mengenai dwikewarganegaraan tahun 1955. Proses Verbal Yaitu catatab-catatan atau ringkasanringkasan atau kesimpulan-kesimpulan konferensi diplomatik.b. 6. 2. Protokol (Protocol) Yaitu persetujuan yang tidak resmi dan pada umumnya tidak dibuat oleh kepala negara. dan tidak berurusan dengan kebijaksanaan tingkat tinggi (high policy). Proses verbal tidak diratifikasi. perjanjian batas wilayah. 4. Perikatan Yaitu istilah yang digunakan untuk (Arrangement) transaksi-transaksi yang bersifat sememtara. 3. Istilah lain dari perjanjian adalah berikut ini. Perjanjian yang bersifat khusus (treaty contract).

Piagam itu dapat digunakan sebagai alat tambahan untuk pelaksanaan suatu konvensi (seperti piagam kebebasan transit). Deklarasi sebagai traktat bila hal-hal yang kurang penting. serta masalah yang disetujui konferensi dan tidak memerlukan ratifikasi. 9. dan sistematis serta tidak memerlukan ratifikasi. militer dan negara serta dapat bersifat multilateral.7. dan dokumen tidak juan tidak resmi bila mengatur resmi. tetapi akhir. Misalnya. Biasanya. 10. 8. nama utusan Act) yang turut diundang. Ketentuan Umum (General Act). Piagam (Statute) Yaitu himpunan peraturan yang ditetapkan oleh persetujuan interna-sional baik mengenai pekerjaan maupun kesatuankesatuan tertentu seperti pengawasan internasional yang mencakup tentang minyak atau mengenai lapangan kerja lembaga-lembaga internaional. sampai berhasil diwujudkan perjumpaan yang lebih permanen. 11. menerangkan suatu judul dari batang tubuh ketentuan traktat. LBB (Liga BangsaBangsa) mengguna-kan ketentuan umum mengenai arbitrasi untuk menyelesaikan secara damai pertikaian . 12. Ketentuan Yaitu ringkasan hasil konvensi yang Penutup (Final menyebutkan negara peserta. Modus Vivendi Yaitu dokumen untuk mencatat persetujuan internasional yang bersifat sementara. Deklarasi (Declaration) Yaitu perjanjian internasional yang Deklarasi sebagai persetuberbentuk traktat. Yaitu traktat yang dapat bersifat resmi dan tidak resmi. timbul kewajiban yang pertukaran nota dilakukan oleh wakil-wakil menyangkut mereka. dan sebagai dokumen tidak resmi apabila merupakan lampiran pada traktat atau konvensi.Akibat pertukaran nota ini akhir ini banyak digunakan. terinci. Pertukaran Nota Yaitu metode yang tidak resmi.

yaitu perjanjian yang menimbulkan hak dan kewajiban bagi negara-negara yang mengadakan perjanjian saja (perjanjian . dan lain sebagainya. seperti antara organisasi internasional Takhta Suci dengan Organisasi Uni Eropa. 2) Perjanjian internasional antar negara dan subjek hukum internasional lainnya.internasional tahun 1928. dan ratifikasi. kita harus meninjau dari berbagai segi aspeknya dapat dibedakan seperti berikut. dan sebagainya. Contoh: IMF. Contoh: Kerjasama ASEAN dan Uni Eropa. 2) Perjanjian bersifat sederhana yang dibuatmelalui dua tahap. Penggolongan Perjanjian Internasional Untuk mengetahui penggolongan atau klasifikasi perjanjian internasional. dan diatur oleh hukum internasional. seperti antara suatu organisasi internasional dan organisasi internasional lainnya. Perjanjian ini bersifat terbuka bagi pihak ketiga. yang dimaksud dengan perjanjian internasional adalah suatu persetujuan yang dibuat antar negara dalam bentuk tertulis. Contoh: NATO. a) Menurut subjeknya 1) Perjanjian antar negara yang dilakukan oleh banyak negara merupakan subjek hukum internasional. b) Menurut isinya 1) Segi polotis. 2) Segi ekonomi. Chart BAB 4 HUBUNGAN INTERNASIONAL DAN ORGANISASI INTERNASIONAL D. Perjanjian Internasional 1. seperti bantuan ekonomi dan bantuan keuangan. yaitu perundingan dan penandatanganan (biasanya digunakan kata persetujuan atau agreement). seperti pakta pertahanan dan perdamaian. yaitu suatu perjanjian yang meletakkan ketentuan-ketentuan hukum bagi masyarakat internasional secara keseluruhan (bersifat multilateral). penandatanganan. penanggulangan wabah penyakit AIDS. Bank Dunia. c) Menurut proses atau tahap pembentukannya 1) Perjanjian bersifat penting yang dibuat melalui proses perundingan. Contoh: Konvensi Wina tahun 1958 tentang hubungan diplomatik. d) Menurut fungsinya 1) Perjanjian yang membentuk hukum (law making treaties). Pengertian Menurut Pasal 2 ayat (1) huruf a Konvensi Wina tahun 1969 tentang Perjanjian Internasional. dan sebagainya. apakah dalam instrumen tunggal atau dua atau lebih instrumen yang berkaitan dan apa pun nama yang diberikan kepadanya. seperti masalah karantina. dll 3) Segi batas wilayah. 13. 3) Perjanjian antar subjek hukum internasional selain negara. Seperti laut teritorial. 4) Segi kesehatan. 2. batas alam daratan. 2) Perjanjian yang bersifat khusus (treaty contract).

Perjanjian Multilateral Perjanjian itu sering disebut sebagai law making treatiskarena biasanya mengatur halhal yang menyangkut kepentingan umum dan bersifat terbuka. Namun demikian. Untuk perundingan yang bersifat multilateral.Pada tahap awal diadakan penjajakan atau pembicaraan pndahuluan oleh masing-masing pihak yang berkepentingan. Ada beberapa contoh yang dapat disampaikan sebagai gambaran konkret perjanjian bilateral. Jenis-Jenis Perjanjian Internasional a. Dalam melaksanakan negosiasi. 1) Perjanjian antara Indonesia dengan Thailand tentang garis batas Laut Andaman di sebelah utara Selat Malaka pada tahun 1971 2) Perjanjian ekstradisi antara Indonesia dan Malaysia pada tahun 1974 b. Proses Pembuatan Perjanjian Internasional Dalam Konvensi Wina tahun 1969 tentang Hukum Perjanjian Internasional disebabkan bahwa dalam pembuatan perjanjian baik bilateral maupun multilateral dapat dilakukan melalui tahap-tahap berikut. dan Landas Benua. 4. b) Penandatangan (Signature) Lazimnya penandatangan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) atau kepala pemerintahan. Untuk lebih jelasnya adabeberapa contoh tentang perjanjian multilateral seperti berikut. penandatanganan teks perjanjian sudah dianggap sah jika 2/3 suara persen yang hadir memberikan suara. Selain mereka. Perjanjian multilateral tidak saja mengatur kepentingan negara-negara yang mengadakannya. kecuali jika ditentukan lain. a) Perundingan (Negotiation) Perundingan merupakan perjanjian tahap pertama antar pihak atau negara tentang objek tertentu. 3. perjanjian bilateral bersifat „tertutup‟. perjanjian belum dapat diberlakukan oleh masingmasing negara sebelum diratifikasi oleh masing-masing negaranya. Artinya tertutup kemungkinan bagi negara lain untuk turut serta dalam perjanjian tersebut. dan lain-lain. c) Pengesahan (Ratification) Suatu negara mengikatkan diri pada suatu perjanjian dengan syarat apabila telah . kepala pemerintahan. Zona bersebelahan. Perjanjian Bilateral Perjanjian bilateral bersifat khusus (treaty contract) karena hanya mengatur hal-hal menyangkut kepentingan kedua negara saja. hal ini juga dapat dilakukan oleh kepala negara. 1) Konvensi Jenewa tahun 1949 tentang Perlindungan Korban Perang 2) Konvensi Wina tahun 1961 tentang Hubungan Diplomatik 3) Konvensi Hukum Laut Internasional tahun1982 tentang Laut Teritorial. Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE). suatu negara dapat diwakili oleh pejabat yang dapat menunjukkan Surat Kuasa Penuh (full powers).bilateral). Contoh: Perjanjian antara RI dan RRC mengenai dwi kewarganegaraan tahun 1955. menteri luar negeri tau duta besar. melainkan juga kepentingan negara lain yang tidak turut (bukan peserta) dalam perjanjian multilateral tersebut. Oleh karena itu.

a. Perjanjian penyusul (Successive Treaty). perjanjian mulai berlaku setelah persetujuan diikat dan dinyatakn oleh semua negara perunding. 1) Teori kebulatan suara (Unanimity Principle). b. Bermaksud untuk membatasi. . 9. terdapat dua teori yang cukup berkembang. yaitu sebagai berikut. Mulai berlaku sejak tanggal yang ditentukan atau menurut yang disetujui oleh negara perunding. Daya berlaku surut (Retroactivity). Penandatanganan atas perjanjian hanya dapat bersifat sementara dan masih harus dikuatkan dengan pengesaan atau penguatan. Mengenai persyaratan dalam perjanjian internasional. a. b. Perjanjian yang harus dipatuhi (Pact Sunt Servanda). b. 5. 3) Ratifikasi campuran (DPR dan pemerintah). Pelaksanaan Perjanjian Internasional Ketaatan perjanjian internasional dilakukan berdasarkan sebagai berikut.disahkan oleh badan yang berwenang di negaranya. 6. Wilayah penerapan (Teritorial Scope). 1) Ratifikasi oleh badan eksekutif. Ratifikasi perjanjian internasional dapat dibedakan sebagai berikut. b. Akan tetapi bila perjanjian itu bersifat multilateral (PBB) atau objeknya besar (Terusan Suez. a. a) Persetujuan Indonesia dengan Belanda mengenai penyerahan Irian Barat (Papua) b) Persetujuan garis batas landas kontinen antara indonesia dengan Singapura tentang selat Singapura (25 Mei 1973). meniadakan. 2) Teori pan Amerika (menekankan kedaulatan negara). atau mengubah akibat hukum dari ketentuan-ketentuan yang terdapat dalm perjanjian itu. dan lain-lain) mereka juga dapat trikat dengan kondisi sebgai berikut. Jika tidak ada ketentuan atau persetujuan. Kesadaran hukum nasional. Harus dinyatakan secara formal/resmi. Berikut ini beberapa contoh perjanjian internasional yang dapat ditemukan dari perjalanan sejarah bangsa dan negara Indonesia. a. Kedudukan Negara Bukan Peserta Negara bukan peserta pada hakikatnya tidak memiliki hak dan kewajiban untuk mematuhinya. 7. c. Berlakunya Perjanjian Internasional Perjanjian internasional berlaku pada saat peristiwa berikut ini. 2) Ratifikasi oleh badan legislatif. 8. Penerapan Perjanjian Internasional Penerapan perjanjian internasional dapat diberlakukan atas dasar sebagai berikut. Persyaratan Perjanjian Internasional Unsur-unsur yang penting dalam persyaratan adalah sebagai berikut.

a. Paksaan tersebut baik dengan ancaman maupun pengguanaan kekuatan. Landasan Politik Luar Negeri Indonesia Landasan politik luar negeri Indonesia meliputi landasan idiil pancasila.. Penduduk c. Latar Belakang Pada tanggal 2 September 1948. E. a. b. KEBIJAKAN POLITIK LUAR NEGERI INDONESIA 1. c. pemerintah segera mengumumkan pendirian politik luar negeri Indonesia di hadapan badan pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat yang antara lain berbunyi. Mochtar Kusumaatmadja. SH dalam buku pengantar hukum internasional mengatakan bahwa suatu perjanjian berakhir karena sebagai berikut. Masa berlakunya perjanjian internasional itu telah habis. Perjanjian secara sepihak diakhiri oleh salah satu peserta dan pengakhiran itu diterima oleh pihak lain. Negara tersebut dikehendaki oleh para peserta. ada faktor-faktor penting yang ikut menentukan perumusan politik luar negeri Indonesia. “. Landasan dan Pengerian Politik Luar Negeri Indonesia a. UU No. b. 37 Tahun 1999 tentang Hubungan Luar Negeri menyatakan bahwa yang dimaksud politik luar negeri adalah kebijakan. dan kebijakan menteri luar negeri berupa Peraturan Menteri. Pembatalan Perjanjian Internasional Berdasarkan Konvensi Wina tahun 1969. Kulitas diplomasi 2. landasan operasional (Ketetapan MPR RI No. Telah tercapai tujuan dari perjanjian internasional itu. kebijakan presiden yang berupa Keputusan Presiden. Selain itu. a. Posisi geografis b. a. Militer e. IV/MPR/1999 Tentang GBHN. b. Dr. Kekayaan alam d. dan langkah pemerintah Republik Indonesia yang diambil dalam melakukan hubungan dengan negara lain. Pengertian Politik Luar Negeri Menurut UU No. b. bangsa Indonesia dan negara kita hanya harus memilih antara pro-Rusia atau pro-Amerika? Apakah tak ada pendirian lain yang harus kita ambil dalm mengejar cita-cita kita”. 11. 10. 37 Tahun 1999 tentang Hubungan Luar Negeri. c. karena berbagai alasan suatu perjanjian internasional dapat batal antara lain sebagai berikut. Negara atau wakil kuasa penuh melanggar ketentuan hukum nasionalnya. Bertentangan dengan suatu kaidah dasar hukum internasional lainnya.. Adanya unsur paksaan terhadap wakil suatu negara peserta. sikap. tetapi mestikah kita. Perkembangan situasi internasional f. . Berakhirnya Perjanjian Internasional Prof. landasan konstitusional atau sruktural UUD 1945. Negara tersebut menyatakan diri terhadap perjanjian itu. yaitu sebagai berikut. Keterangan inilah yang kemudian menjadi dasar pertimbangan politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif.

dan perdamaian internasional itu tidak akan tercapai. 3. Pelaksanaan Politik Bebas Aktif Dalam rangka menciptakan perdamaian dunia yang abadi. serta subjek hukum internasional lainnya dalam rangka menghadapi masalah internasional guna mencapai tujuan nasional. c. dan sejahtera. Pelaksanaan dilkukan dengan keluwesan dalam pendekatan dan penanggapan sehingga pengaruhnya harus dilakukan untuk kepentingan nasional terutama kepentingan ekonomi rakyat. 1) Negara Indonesia menggunakan politik damai 2) Negara RI bersahabat dengan segala bangsa atas dasar salin menghaegai dengan tidak mencampuri soal susunan dan corak pemerintahan negara masing-masing. 2) Pembentukan satu masyarakat yang adil dan makmur material dan spiritual dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia. adil. terutam sekali dengan negara-negara Afrika dan Asia atas dasar bekerja sama membentuk satu dunia baru yang bersih dari imperialisme dan kolonialisme menuju perdamaian dunia yang sempurna. Pemulihan kembali kepercayaan negara-negara bangsa-bangsa lain terhadap maksud dan tujuan revolusi Indonesia dengan cara memperbanyak kawan dari pada lawan. 4. yaitu sebagai berikut. negara kita harus tetap melaksanakan politik luar negeri yang bebas dan aktif. a.organisasi internasional. b. Pedoman Perjuangan Pedoman perjuangan politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif berdasarkan faktorfaktor berikut. Pokok-Pokok dan Tujuan Politik Luar Negeri Indonesia a. 5. menjatuhkan kontradiksi dengan mencari keserasian yang sesuia dengan falsafah pancasila. Tujuan Politik Luar Negeri Indonesia 1) Pembentukan satu negara Republik Indonesia yang berbentuk negara kesatuan dan negara kebangsaan yang demokratis dengan wilayah kekuasaan dari Sabang sampai Merauke. a. Dasa-Sila Bandung yang mencerminkan sollidaritas negara-negara Asia sendiri dengan kerjasama regional. .2. artinya kita bebas menentukan sikap dan pandangan kita terhadap masalahmasalah internasional dan terlepas dari ikatan kekuatan-kekuatan raksasa dunia yang secara ideologis bertentangan (blok Timur dengan komunisnya dan blok Barat dengan liberalnya). khususnya Pasal 1. b. 5) Negara RI dalam lingkungan PBB berusaha menyokong perjuangan kemerdekaan bangsa-bangsa yang masih dijajah sebab tanpa kemerdekaan. dan 55. Bebas. 4) Membantu pelaksanaan keadilan sosial internasioanl dengan berpedoman pada Piagam PBB. 3) Memperkuat sendi-sendi hukum internasional dan organisasi internasional untuk menjamin perdamaian yang kekal. Pokok-pokok politik luar negeri bebas aktif. persaudaraan. 3) Pembentukan satu persahabatan yang baik antara Republik Indonesia dan semua negara di dunia.

Perwujudan politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif. B. Marbun. Budaya Politik Subjek ( Subject Political Culture ). 3.Budaya politik adalah pandangan politik yang mempengaruhi sikap. Masyarakat yang seperti ini orang orangnya sama sekali tidak menyadari atau mengabaikan adanya pemerintahan dan politik. Di dalam masyarakat yang seperti ini spesialisasi sangat kecil dan belum banyak berkembang. 4. artinya kita dalam politik luar negeri senantiasa aktif memperjuangkan terbinarnya perdamaian dunia. Budaya Politik Partisipan ( Participant Political Culture ). termasuk pola kecenderungan kecenderungan khusus serta pola pola kebiasaan yang terdapat pada kelompok kelompok dalam masyarakat.Menurut Mochtar Masoed budaya politik subjek ini lebih menunjuk pada orang orang yang secara pasif patuh pada pejabat pejabat pemerintah dan undang undang. tetapi mereka tidak melibatkan diri dalam politik atau memberikan suara dalam pemilihan. Pengertian Budaya Politik.Budaya politik adalah suatu konsep yang terdiri dari sikap. dan aktif ikut serta menciptakan keadilan sosial dunia. 1) Penyelenggaraan Konferensi Aia-Afrika pada tahun 1955 yang melahirkan semangat dan solidaritas negara-negara Asia-Afrika yang kemudian melahirkan Deklarasi Bandung. 2. 3. dan budaya politik ini lebih mengutamakan dimensi psikologis dari suatu siste politik yaitu sikap. Budaya politik ini ditandai dengan adanya kesadaran masyarakat yang turut aktif dalam kehidupan politik. 2.Budaya politik adalah sikap dan orientasi warga suatu negara terhadap kehidupan pemerintahan negara dan politiknya. orientasi. Aktif memperjuangkan kebebasan dan kemerdekaan. A.nilai nilai. dan pilihan politik seseorang. sikap. Aktif. Hal ini dikarenakan di dalam masyarakat tersebut banyak warganya yang buta huruf dan tinggal di tempet tempat yang terpencil. dapat kita lihat pada contoh berikut ini. sistem kepercayaan. 5. Budaya Politik Parokial ( Parochial Political Culture ). Tipe tipe Budaya Politik. Almond. simbol yang dimiliki individu dan yang dilaksanakan dalam masyarakat. Powel.A. .Budaya politik adalah merupakan salah satu komponen dalam sistem politik dan juga dapat dipandang sebagai suatu landasan sistem politik yang memberi jiwa atau warna sistem politik atau dengan kata lain memberikan arah pada peran peran politik yang dilakukan oleh struktur politik.berikut ini beberapa pengertian budaya politik : 1. sentimen dan evaluasi suatu masyarakat tentang sistem politik negeri mereka dan peran masing masing individu dalam sistem itu.Budaya politik partisipan ini adalah suatu bentuk budaya dimana anggota masyarakat cenderung diorientasikan secara eksplisit terhadap sistem sebagai keseluruhan dan terhadap struktur dan proses politik serta administratif.Budaya politik ini terbatas pada stu wilayah yang ruang lingkupnya kecil dan sempit dan biasanya terdapat dalam masyarakat yang tradisional dan sederhana. 2) Indonesia juga aktif dalam merintis dan mengembangkan organisasi di kawasan Asia Tenggara (ASEN).b. aktif memperjuangkan ketertiban dunia. Mochtar massoed. nilai nilai.Budaya politik memiliki beberapa tipe antara lain sebagai berikut : 1. keyakinan. ide ide.Budaya politik adalah keyakinan. BAB I BUDAYA POLITIK. Larry Diamond. dan keterampilan yang sedang berlaku bagi seluruh anggota masyarakat.Budaya politik adalah sikap orientasi warga negara terhadap sistem politik dan aneka ragam bagiannya dan sikap terhadap peranan warga negara di dalam sistem tersebut. G.

Pengertian sisialisasi politik banyak sekali tokoh yang memberikan definisinya. 4. Ramlan Surbakti. 2. 3. Mekanisme Sosialisasi Politik. nilai nilai. serta keyakinan politiknya kepada anaknya. berikut pengertian sosialisasi politik menurut beberapa tokoh : 1. Dalam rangka untuk mencapai hal tersebut maka dalam rangka sosialisasi politik tersebut maka dibutuhkan sarana sarana pendukung sosialisasi yang antara lain sebagai berikut : 1. Fungsi Sosialisasi Politik.A.Kelurga merupakan unit yang paling kecil dalam masyarakat dan disinilah seorang individu berhadapan langsung. Dennis Kavanagh. Almond.C.E.Di dalam fungsi sosialisasi politik bagi masyarakat dapat mentransmisikn kebudayaan politik suatu bangsa dari generasi tua kepada generasi muda dan juga sebagai sarana memelihara budaya politik dari bangsa itu sendiri. Dengan adanya hal ini maka suat saat mereka akan dihadapkan dengan suatu permasalahan yang keudian mereka musyawarahkan.Sosialisasi politik merupakan proses pembentukan sikap dan orientasi politik anggota masyarakat. Sekolah.Kelompok pergaulan dapat menjadi sarana sosialisasi politik karena dalam kelompok pergaulan seorang anak akan bertemu dengan orang lain yang masing masing memiliki kedudukan yang relatif sama dan memiliki ikatan yang erat pula. orang tua akan mendidik anaknya dengan menanamkan kaidah kaidah.Sosialisasi politik merupakan proses dimana sikap sikap politik dan pola pola tingkah laku politik diperoleh dan dibentuk dan juga merupakan sarana bagi suatu generasi untuk menyampaikan dasar dasar politik dan keyakinan keyakinan politik kepada generasi berikutnya.di dalam keluarga inilah terjadi pembentukan nilai nilai politik. Keluarga. Jadi didalam kelompok ini mereka dapat saling bertukar pendapat dan dapat mengikuti peristiwa peristiwa politik yang memungkinkan mereka tertarik pada politik. misalnya dari pelajaran kewarganegaraan. guru. dengan pengalaman ini maka anak dapat meningkatkan kompetensi politik bagi anak.Sekolah merupakan tempat pendidikan jadi tidak megherankan jika sekolah dapat memberikan pandangan pandangan kongkret tentang politik dan segala hal tentang politik karena sekolah memberikan pengetahuan kepada generasi muda tentang dunia politik. G. 2.5. Kenneth P. dari proses tersebut maka seorang anak akan dapat belajar menghargai pendapat oarang lain dan juga akan menyesuikan pendapatnya dengan pendapat oarang lain. Karena . Pengertian Sosialisasi Politik. dengan memberikan penekanan pada cara masyarakat meneruskan kebudayaan politiknya. Langton. Kelompok Pergaulan. D. Selain itu sekolah juga dapat membangun kesadaran kepada generasi muda mengenai arti penting hidup bernegara dan cinta terhadap tanah air. nilai nilai dan pandangan pandangan politik dari orang tua.oleh sebab itu tempat kerja juga merupakan tempat sosialisasi politik. Richard E. Dawson. dan sarana sarana sosialisasi yang lainnya kepada warga negara yang baru dan mereka yang menginjak dewasa 4.Sosialisasi politik adalah cara bagaimana masyarakat meneruskan kebudayaan politiknya. dengan adanya inforasi yang benar maka kelak akan tercipta suatu masyarakat yang anggota anggotanya mempunyai pegetahuan politik yang baik dan diharapkan dengan mempunyai pengetahuan tersebut mereka dapat ikut berperan aktif dalam kegiatan kegaiatan politik sehingga mereka tidak pasif terhadap kondisi politik negaranya.Organisasi formal maupun nonformal serta organisasi politik terbentuk atas dasar pekerjaan. 3. Bagi para anggota tepat kerja merupakan tempat yang berfungsi sebagai sarana penyuluhan politik.Sosialisasi politik merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan suatu proses dimana seseorang mempelajari dan menumbuhkan pandangannya tentang politik.Karena sosilisasi politik merupakan suatu cara dalam mengembangkan dan menginformasikan politik maka fungsi yang paling mendasar dari sosialisasi politik ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pebelajaran bagi masyarakat agar mereka paham dan mengetahui secara benar tentang apa yang ada dalam politik. Tempat Kerja. misalnya anak diajak dalam pengambilan suatu keputusan dalam rapat keluarga.Sosialisasi politik dipandang sebagai suatu pewarisan pengetahuan.

Sebagai nilai solidaritas dapat menumbuhkan sikap batin dan kehendak untuk menempatkan kebaikan bersama diatas kepentingan pribadi. Kerena setiap manusia meiliki hal tersebut yang kadang kala berbeda dengan yang kita miliki. dan kesetiaan pada aturan aturan.Kontak kontak politik langsung yang dimaksud adalah pengalam nyata terlibat dalam politik entah sebagai pejabat pemerintah. Selain itu media massa juga merupakan sarana yang ampuh untuk membentuk sikap sikap dan keyakinan politik dan melalui media ini suatu ideologi dapat ditanamkan kepada masyarakat dan kebijakan kebijakan politik negara dapat disampaikan kepada rakyt melalui media ini. Sedangkn inti dari budaya demokrasi ini adalah kerjasama. Kontak kontak Politik Langsung. melainkan berbeda satu sama lainnya. Demokrasi tidak berpendirian bahwa manusia itu semuanya sama. pandangan. kebiasaan untuk eberikan penalaran akan menumbuhkan kesadaran bahwa banyak alternatif sumber informasi dan ada banyak kemungkinan untuk mencapai tujuan.Budaya demokrasi adalah pola pola sikap dan orientasi politik yang bersumber dari nilai nilai dasar demokrasi dan yang sudah seharusnya dimiliki oleh setiap warga negara dari sistem politik demokrasi.pengurus partai ataupun yang lainnya entah bersifat positif atau negatif hal ini juga akan dapat merubah pemikiran dan keyakinan politik seseorang. disiplin. B. Persamaan. 4. toleransi. 3. dan kompromi. Toleransi. karena nilai demokrasi merupakan pedoman kebebasan untuk prilaku rakyat yang berdaulat. dsb. 5. Misalnya kaum buruh yang bergabung dengan serikat buruh dan berdemonstrasi dari pengalaman tersebut seorang buruh dapat mengerti tentang berpolitik.Media massa merupakan saran yang paling efektif karena media massa dapat memberikan banyak informasi bagi masyarakat luas termasuk politik baik tingkat nasional maupun tingkat internasional. Kejujuran diperlukan agar hubungan antar pihak berjalan dengan baik tidak menimbulkan benih benih konflik. 2. menuntut hal serupa pada orang lain.5. Selain itu toleransi dapat mendorong tumbuhnya sikap toleran terhadap keanekaragaman.Toleransi adalah sikap dimana kita sebagai manusia hendaknya toleran yang berarti bahwa kita harus menghargai pendapat. Solidaritas.Unsur unsur budaya demokrasi ada beberapa hal yang antara lain yaitu sebagai berikut : 1. Sebagai nilai persamaan dalam berprilaku sebagai rakyat yang berdaulat adalah kita sebagai manusia harus mampu menghargai harkat dan martabat sesama manusia.Kejujuran adalah keterbukaan untuk meyatakan kebenaran. tetapi didepan Allah tetap sama. Menghormati Penalaran. Sebagai nilai penalaran dapat mendorong . sikap ini diperlukan dalam memelihara pemerintahan demokratis.Solidaritas adalah kesediaan untuk memperhtikan kepentingan dan bekerja sama dengan orang lain dalam hal ini manusia sama sama memiliki kebebasan untuk mempertimbangkan kepentingan pihak lain.Tuhan menciptakan manusia sebagai pribadi yang unik. Unsur unsur Budaya Demokrasi. Menghormati Kejujuran. kelakuan. Kebebasan. menghargai keanekaragaman. Pengertian Budaya Demokrasi. Media Massa. kepercayaan. BAB II BUDAYA DEMOKRASI MENUJU MASYARAKAT MADANI A. namun dalam demokrasi berpandangan bahwa manusia yang berbeda beda itu pada hakekatnya sama sederajat. kebiasaan. kesederajatan. Sebagai nilai penghormatan kejujuran akan menubuhkan integritas diri. membela tindakan tertentu.Kebebasan bukan erupakan kelelusaan untuk melakukan segala hal tanpa batas tetapi kebebasan adalah keleluasaan untuk membuat pilihan atau melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi kepentingan bersama atas kehendak sendiri tanpa ada tekanan dari pihak manapun.6.Penalaran adalah penjelasan mengapa seseorang memiliki pandangan tertentu.secara tidak langsung para anggotanya dapat belajar bagaimana cara cara berorganisasi dengan bekal pengalaman ini maka para anggotanya tidak sungkan sungkan untuk bergabung dengan organisasi politik.6. saling percaya.

Masa kampanye yang terlalu panjang sehingga dalamØ masyarakat terjadi ketegangan.Kekurangan dalam pelaksanaan demokrasi parlementer antara lain yaitu : Rata rata kabinetØ berusia pendek ( terjadi krisis kabinet ) sehingga program jangka panjang tidak terlaksana.ØØ Pers bebas sehigga banyak variasi isi media massa. 1. tinggi terhadap negara dan keterkaitan dengan norma norma dan nilai nilai hukum yang diikuti oleh warga negara. presiden sering membuat suatu keputusan yangØ melebihi dari kewenangannya. nilai nilai tersebut seperti berikut : Menyelesaikan perselisihan secara damaiv dan melembaga.adalah lembaga diluar dari lembaga peerintahan tetapi kedudukannya sama dengan lembaga pemeritah.v Kekuasaan yudikatif dijalankan oleh badan pengadilan yang bebas. bahkan dalam bidang pers juga da pembatasan sehingga pers mengalami kemunduran. Pemerintah berhasilØ melaksanakan program di bidang pendidikan. presiden kadang kala mencampuri urusan kehakiman. Oleh sebab itu keadaban ini dijadikan pedoman dala berprilaku sebagai warga negara yang demokrasi dan santun. Badan pengadilan menikmatiØ kebebasan dalam menjalankn fungsinya. Pemerintah pusat mendapatØ tantangan dari daerah yang terwujud dalam beberapa pemberontakan. Membatasi penggunaan kekerasan sampai batas minimum. kemandirian. Pelampauan batas wewenang. pada masa pelaksanaan demokrsi ini Indonesia bentuk negaranya adalah kesatuan dengan bentuk pemerintahan republik. Minoritas cina mendapat perlindungan dariØ pemerintah.S. Demokrasi Parlementer pada masa RIS dan berlakunya UUDS 1950. keswasebadaan. Menjamin tegaknyav keadilan.Kedaban adalah tingginy tingkat kecerdasan lahir batin. Dalam pelaksanaan demokrasi terpimpin ini ternyata banyak penyelewengan. DPR dapatv memberi mosi tidak percaya jika kabinet dala kinerjnya kurang baik. Kebijakan perdana menteri cenderungØ menguntungkan kepentingan partainya sendiri. Masyarakat Madani.Ø Kabinet dan ABRI berhasilØ mengatasi pemberontakan. Penyelewengan itu tampak pada hal hal berikut ini : Pelanggaran prinsip kebebasan kekuasaanØ kehakiman.menurut A.D. Menjamin terselenggranya perubahan masyarakat secarav damai. Pembentukan lembaga negaraØ ekstrakonstitusional. Mayo. ekonomi dan megendalikan inflasi. Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia. Keadaban. Terjadinya hubungan yang tidak harmonis dalam tubuh ABRIØ sebagan condong kepada kabinet Wilopo dan sebagian lagi condong kepada presiden. Mentelenggarakan pergantian pemimpin secara teratur danv periodik. sedangkan kepala pemerintahan dipegang oleh perdana menteri. Nilai nilai tersebut keudian dijabarkan dalam kehidupan politik seperti nilai nilai yang diungkapkan oleh Henry B. Hikam masyarakat madani adalah masyarakat yang wilayah sosialnya terorganissi dan bercirikan antara lain kesukarelaan. Jika DPR mengajukan mosi tidak percaya lagi pada kabinetv yang baru maka DPR dibubarkan dan diadakan pemilu. Demokrasi Masa Orde Lama. Terjadi perdebatan antara Soekarno dengan tokoh masyumi masalahØ penggantin Pancasila. Secara teori demokrasi ini adalah demokrasi yang berdasarkan pada Pancasila dan UUD 1945.Kelebihan dalam pelaksanaan demokrasi parlementer. PengekanganØ hak hak asasi warga negara di bidang politik dala hal berserikat dan berkumpul.vv Mengakui dan menganggap wajar keanekaragaman. Sedikit sekali terjadi keteganga diantara umatØ beragama. Presiden hanya sebagai kepalav negara. Jikav kabinet bubar maka presiden akan menunjuk formatur kabinet untuk menyusun kabinet yang baru. DPR dapat berfungsi dengan baik. Jumlah sekolah bertambah banyak.v Kekuasaan eksekutif dijalankan oleh kabinet yang dipimpin oleh seorang perdana menteri dan bertanggung jawab pada DPR.C. Berdasar pada nilai nilai ini masyarakat pendukung demokrasi mengembangkan budaya politiknya.§Cara kerja sistem demokrasi parlementer ini adalah sebagai berikut : Kekuasaanv legislatif dijalankan oleh DPR yang dibentuk melalui pemilu multipartai.§Demokrasi terpimpin adalah demokrasi yang segala kebijakan pemerintah berada di tangan presiden. Demokrasi Terpimpin 5 Juli 1959-1966. . Prilaku yang beradabadalah prilaku yang mencerminkan perhormatan dan mempertimbangkan kehadiran pihak lain sebagaimana tercermin dalam sopan santun dalam bertindak.tumbuhnya ketebukaan pemikiran sosial dan politik. kewadayaan.7.

BAB III KETERBUKAN DAN KEADILAN A.§2. Hak pilih umum. Pemilu. Pemilu yang tidak demokratis aparatØ peerintahan dan keamanan berusaha melakukan kecurangan agar golkar menang pemilu. kekuasaan sering kali diselewengkan oleh si pemegang kekuasaan yaitu pemerintah. Demokrasi Masa Reformasi.Keterbukaan atau transparansi adalah sesuatu yang menunjuk pada pada suatu tindakan yang memungkinkan suatu persoalan menjadi jelas. Persamaan hak kapanye. Pengertian Keterbukaan.berikut ini ada delapan prinsip good governance yaitu adalah : 1.dan mekanisme dalam pemilu juga lebih baik lagiE. Fungsi Pemilu. Pemusatan kekuasaan di tangan presiden. hak pilih aktif dan pasif diberikan§ kepada warga negara dewasa tanpa diskriminasi. masing masing partai peserta§ pemilu memiliki hak yang sama dalam kampenye hal itu bisa dilihat semua parpol memperoleh jatah yang sama antara yang satu dengan yang lainnya. Pembentukan lembaga ekstrakonstitusional yang berfungsi mengamankanØ pihak pihak yang potensial menjadi oposisi penguasa. pertama. 4. Sebagai sarana memilih pejabat§ publik ( Pembentukan pemerintahan ). dan banyak negara demokratis yang ingin berusaha mewujudkan praktik penyelenggaraan pemerintahan yang terbuka seperti dalam prinsip good governance. 2. Kesetaraan. Kejujuran dalam§ penghitungan suara. walaupunØ secara formal kekusaan dibagi bagi tetapi dalam prekteknya kekuasaan tetap terpusat pada diri presiden. Keterbukaan adalah salah satu prinsip dari Good Governance. Tersedianya pilihan§ yang signifikan misalnya tentang jumlah calon yang sudah pasti lebih dari satu. Kebebasan§ dalam memberikan suara. 5. 9. jumlah partai plitikØ dibatasi menjadi 3 parpol. Berorientasi pada Konsensus. 8. kedua.Pengutamaan fungsi pimpinan. Kesetaraan bobot suara§ antara jumlah pemilih dengan jumlah kursi di parlemen. mudah dipahami dan tidak disangsikan lagi kebenarannya. dalam hal ini rakyat memperoleh jaminan kebebasan untuk memilih wakilnya tanpa ada paksaan dan ancaman. Visi Strategis. Sebagai sarana pendidikan politik bagi rakyat. ketiga. Demokrasi Masa Orde Baru. 2.Pada negara negara demokrasi sering kali menerapkan prinsip prinsip keterbukaan karena keterbukaan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam penyelenggaraan suatu negara hal itu disebabkan karena.Ø dalam hal ini presiden memegang peran tertinggi dalam pemerintahan yang kadang kala melebihi dari batas kewenangannya. keterbukaan adalah akses bebas bagi setiap . Keterbukaan. 6. Peduli pada Stakeholder.Demokrasi pada masa reformasi ini telah mengalami suatu perubahan yang mengarah lebih baik lagi daripada masa orde baru hal itu bisa dilihat dari siste pemerintahannya. Tegaknya Supremasi Hukum. 3. 7. Partisipasi Masyarakat.Kehidupan politik pada masa orde baru ini jika dibandingkan dengan orde lama ternyata lebih buruk lagi hal itu dapat dilihat dari beberapa hal seperti berikut ini : Pebatasan hak hak politik rakyat. dasar penyelenggaraan pemerintahan yaitu atas dasar dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat jadi rakyatlah yang mempunyai kedaulatan dan mereka tidak menginginkan dirugikan oleh pemerintah yang diserahi kekuasaan untuk menjalankan pemerintahan. Akuntabilitas. Ciri ciri Pemilu Demokratis.1. Kebebasan nominasi rakyat bebas menominasikan wakil rakyat yng§ akan dipilih dalam pemilu. Efektifitas dan Efisiensi. Sebagai sarana pertanggungjawaban§ pejabat publik. pemilunya. Penyelenggaraan pemilu secara berkala atau§ periodik. Berkaitan dengan pemerintahan keterbukaan atau transparansi berarti kesediaan pemerintah untuk senantiasa memberikan informasi faktual mengenai berbagai hal yang berkenaan dengan proses penyelenggaraan pemerintahan. 4.

Adanya peluang bagi publik dan pers untuk mendapatkanv atau mengakses berbagai dokumen pemerintah. Adanya konsultasi publik yang dilakukanv secara sistematik oleh pemerintah.Pemerintahan yang tidak terbuka kadang kala akan menjatuhkan pemerintahan itu sendiri. Keadilan Vindikatif. Franz Magnis Suseno. Para pejabat pemerintah lebih banyak menumpuk kekayaan sebesar besarnya tanpa peduli dengan moral dan etika. dimana yang diutamakan adalah objek tertentu yang merupakan ha dari seseorang tersebut. 4. 6. 1. D. C. 4. Bidang Politik. 1.legisltif. Aristoteles. dan kehidupan dari adanya tindakan sewenang wenang. 2. Ciri ciri Keterbukaan Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Negara. 3. Bidang Ekonomi. Keadilan Kreatif.Adalah keadilan yang memberikan kepada masing masing orang apa yang menjadi haknya. Keadilan Distributif. 2. Macam Macam Keadilan. Dampak Penyelenggaraan Pemerintahan yang tidak terbuka. dan yudikatif tidak berfungsi secara optimal bahkan kadang kala kebijakan kebijakan yang mereka keluarkan tidak berpihak pada kepentingan umum dan bahkan lebih menguntungkan kepentingan mereka dan kelopoknya. Pemerintahv menyediakan berbagai informasi faktual mengenai kebijakan kebijakan yang akan dan sudah dibuatnya. misalnya : 1. 3. Ulpianus. dimana yang menjadi subjek hak adalah individu sedngkan yanh menjadi subjek kewajiban adalah masyarakat.Keadilan adalah memberikansesuatu yang tetap kepada orang lain sesuai dengan haknya.Dalam bidang ini terjadi ketertinggalan profesinalitas aparat yang artinya kemampuan aparat tidak sesuai dengan tuntutan perubahan jaman.Lembaga lembaga politik seperti eksekutif. Bidang Sosial Budaya dan Agama. Jika tidak maka akan menyebabkan apa yang dinamakan dengan korupsi politik yang dapat membawa akibat krisis di berbagai bidang kehidupan.Berbagai kegiatan ekonomi terutama yang bersinggungan dengan birokrasi selalu diwarnai dengan kolusi sehingga akibatnya ekonomi menjadi berbelit belit dan menjadikan para investor enggan berinvestasi.Adalah keadilan yang diberikan kepada masing masing orang apa yang menjadi bagiannya.Keadilan adalah sikap yang didasrkan pada kehendak yang tetap untuk mengakui hak masing masing orang. 3. Keadilan Legal. 5.Adalah keadilan yang berdasarkan undang undang .Keadilan adalah keadaan antar manusia dimana semua diperlakukan sama sesuai dengan hak dan kewajibannya masing masing. 4.warga negara terhadap sumber informasi dalam hal ini warga negara berhak mengetahui apa saja yang dilakukan oleh pemerintah dalam rangka menyelenggarakan pemerintahanB. yang menjadi objek dari keadilan legal adalah tata masyarakat. sehingga tidak .Adalah keadilan yang memberikan perlindungan kepada pribadi pribadi yang ada dalam masyarakat yang berupa keamanan. E.Adalah keadilan yang meberikan kepada masing masing orang bagiannya yaitu berupa kebebasan untuk mencipta dengan kreativitas yang dimilikinya. Pieper. Keadilan Komutatif. Pengertian Keadilan.Adalah keadilan yang memberikan kepda masing masing orang hukuman atau denda yang sebanding dengan pelanggaran atau kejahatan yang dilakukannya.Kehidupan sosial budaya diwarnai dengan pendewaan materi dan budaya konsumtif. Terbukanya rapat rapatv pemerintah bagi publik dan pers. oleh sebab itu pemerintahan yang demokratis haruslah diselenggarakan secara terbuka. Bidang Pertahanan dan Keamanan.Keadilan merupakan tindakan memberikan sesuatu kepada masing masing orang sesuai dengan apa yang menjadi haknya. 2. Keadilan Protektif.

BAB IVHUBUNGAN INTERNASIONAL A. A. Dalam hal mengangkat duta dan konsul presidenv memperhatikan pertimbangan DPR. menteri residen merupakan perwakilan tingkat tinggi yang dapat mengadakan hubungan langsung dengan kepala negara asing tempat mereka bertugas atau ditempatkan. C. Melindungi kepentingan negara pengirim dan warga negaranya di negara penerima di dalam batas batas yang diijinkan oleh hukum internsional. perdamaian abadi dan keadilan sosial. konsep ini berhubungan erat dengan subjek subjek seperti organisasi internasional. Fungsi Perwakilan Diplomatik.Perwakilan Diplomatik ( Kedutaan Besar ) 1. ekonomi maupun hankam. dan multilateral melalui berbagai macam forum sesuai dengan kepentingan dan kemampuan nasional. Selain itu diplomat juga berfungsi sebagai perwakilan yuridis yang resmi dari pemerintah negaranya.D. Penegertian Hubungan Internasional. adalah hubungan antar bangsa dala segala aspeknya yang dilakukan oleh suatu negara untuk mencapai kepentingan nasional negara tersebut. Mengurus kepentingan negara serta warga negaranya di negara lain. Menyelenggarakan hubungan dengan negara lain atau hubungan kepala negara dengan pemerintah asing. Di dalam melaksanakan tugasnya diplomat dapat berfungsi sebagai lambang prestise nasional negaranya di luar negeri dan mewakili kepala negaranya di negara penerima. Di Indonesia sehubungan dengan usaha menjalin hubungan internasional ini didasarkan pada UUD 1945 pasal 13 yang di dalamnya berisi tentang : Presidenv mengangkat duta dan konsul.Di dalam menjalin hubungan internasional masing masing negara pada umumnya melalui suatu lembaga.B. Presiden menerima penempatan duta negarav lain dengan meperhatikan pertimbangan DPR.• Menciptakan pesahabatan yang baik antar negara dalam mewujudkan pelaksanaan tugas negara perwakilan diplomatik. regional. dan kebijakan suatu negara dalam berhubungan dengan negara lain ataupun dunia internaional. Mewakili negara pengirim di dalam negara penerima.• Mengabdi kepada kepentingan nasional dalam mewujudkan masyrakat adil dan makmur. D. pola prilaku. B.Hubungan internasional menurut buku Rencana Strategi Pelaksanaan Politik Luar Negeri RI ( RENSTRA ). Di dalam menjalin hubungan internasional ini sudah pasti masing masing negara selalu mendasarkan pada politik luar negarinya karena politik luar negeri adalah suatu strategi. dsb. maupun politik internasional. duta.mampu mendeteksi dini tentang gejolak sosial dan gangguan keamanan yang terjadi di dalam masyarakat. Bagi bangsa Indonesia hubungan internasional ini di dasarkan pada politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif dengan tujuan meningkatkan persahabatan dan kerjasama bilateral.Kepala kepala perwakilan diplomatik yang disebut sebagai duta besar. yaitu lembaga diplomatik.2.Perwakilan diplomatik ( Duta besar ) meilik tugas pokok yang antara lain sebagai berikut : A. Mengadakan perundingan masalah masalah yang dihadapi oleh kedua negara itu dan berusaha untuk menyelesaikannya. C. Mengadakan persetujuan dengan pemerintah negara penerima. Memberikan keterangan tentang kondisi dan perkembangan negara penerima sesuai dengan UU dan melaporkan kepada pemerintah negara pengirim. . paspor. B. Apabila dianggap perlu dapat bertindak sebagai tempat pencatatan sipil. Jadi fungsi diplomatik dala arti politis adalah sebagai berikut :• Mempertahankan kebebasan Indonesia terhadap imperialisme dalam segala bentuk dan manifestasinya dengan melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan. hukum internasional. budaya. diplomasi.Hubungan ini dalam Encyclopedia Americana dilihat sebagai hubungan antar negara atau individu dari negara yang berbeda baik berupa hubungan politis. Tugas pokok perwakilan diplomatik. Fungsi perwakilan diplomatik menurut konggres Wina 1961.

E. Kuasa usaha sementara yang melaksanakan pekerjaan dari kepala perwakilan ketika pejabat ini belum atau tidak ada ditempat. B.Kuasa usaha yang tidak diperbantukan kepada kepala negara dapat dibedakan atas : 1. 2. 3. Perangkat perwakilan diplomatik. Menteri residen. 5. Mereka ini pada dasarnya tidak berhak mengadakan pertemuan dengan kepala negara dimana mereka bertugas.Atase ini dijabat oleh seorang perwira militer yang diperbantukan depertemen luar negeri dan diperbantukan di kedutaan besar serta diberikan kedudukan sebagai seorang diplomat yang bertugas memberikan nasihat di bidang militer dan pertahanan keamanan kepada duta besar berkuasa penuh. Atase atase. B. Representasi mewakili negara yang bersangkutan. Atase pertahanan. dia hanya engurus urusan negara. 4. 2.Atase adalah pejabat pembantu dari duta besar berkuasa penuh. Oleh sebab itu perwakilan diplomatik mempunyai peran sebagai berikut : A. Tugas umum perwakilan diplomatik.Perwakilan diplomatik mempunyai tugas umum antara lain yaitu : 1. 4. Observasi ( Meneliti setiap kejadian ). 2. Menetukan tujuan dengan menggunakan semua daya upaya dan tenaga dalam mencapai tujuan tersebut.Perwakilan Nonpolitis.Menteri residen dianggap bukan sebagai wakil pribadi kepala negara. Proteksi ( Melindungi ) warga negaranya. Hubungan antar bangsa.C. Status pejabat diplomatik. Atase ini terbagi menjadi dua yaitu :1. Memelihara hubungan persahabatan antara kedua negara.Di dalam menjalankan tugas tugasnya perwakilan diplomatik mempunyai beberapa perangkat yang antara lain yaitu : A. Menggunakan sarana dan kesempatan yang ada dan sebaik baikya dalam menjalankan tugas diplomatiknya. 3. D. C. Atase teknis. oleh sebab itu diperlukan diplomasi yang baik.Duta besar merupakan duta yang berada di tingkatan tertinggi dan epunyai kekuasaan penuh dan luar biasa dan biasanya ditepatkan di negara negara yang banyak menjalin hubungan timbal balik. Relasi ( Membina hubungan baik ).Di dalam hubungan diplomatik terdapat unsur unsur antara lain yaitu : 1. Pertukaran misi diplomatik. Negosiasi ( Perundingan ). 5. Peranan perwakilan diplomatik. 5. 4. dalam menyelesaikan segala persoalan kedu negara dia diharuskan berkonsultasi dengan pemerintahnya. Kekebalan hukum/ hak ekstrteritorial. Duta besar berkuasa penuh ( Ambassador ).Adalah wakil diplomatik yang pangkatnya lebih rendah dari duta besar. Kuasa usaha tetap menjabat kepala dari suatu perwakilan.E. Unsur unsur hubungan diplomatik.2. 3. atase ini berkuasa penuh dalam menjalankan tugas tugas teknis sesuai dengan tugas pokok dari departemennya sendiri.Atase ini dijabat oleh seorang pegawai negeri yang tidak bersal dari depertemen luar negeri dan ditepatkan disalah satu kedutaan besar. Menyesuaikan kepentingan bangsa lain dengan kepentingan nasional sesuai dengan tenaga dan daya yang ada. Kuasa usaha ( Charge de Affair ). Duta ( Gerzant ). Menentukan apakah tujuan nasional sejalan atau berbeda dengan kepentingan negara lain.D.Dalam membina hubungan internasional diperlukan taktik dan prosedur tertentu untuk mencapai tujuan nasional suatu negara.Dalam arti nonpolitis hubungan diplomatik suatu negara diwakili oleh korps konsuler yang terbagi dalam kepangkatan sebagai berikut : .

lambang negara.Hak ekstrateritorial adalh hak kebebasan diplomat terhdap daerah perwakilannya termasuk halaman bangunan serta perlengkapannya seperti bendera. c) Bertindak sebagai subjek hukum dala praktek dan prosedur pengadilan atau badan lain di negara penerima. B. Wakil konsul diperbantukan kepada konsul atau konsul jenderal yang kadang diserahi pimpinan kantor konsuler.• Pebebasan pajak setempat. Agen konsul.v• Hak Immunitas.1.Melakukan pertukaran kebudyaan dan pelajar. Tujuan Organisasi Internasional. Semua anggota harus§ menyelesaikan persengketaan internasional dengan cara damai tanpa membahayakn perdamaian dan keamanan internasional.C. Agen konsul ini ditugaskan di kota kota yang termasuk kekonsulan. • Hak Ekstrateritorial. Konsul jenderal. Semua anggota harus mematuhi dengan ikhlas semua peraturan dan§ kewajiban kawajiban sesuai dengan piagam PBB. Konsul dan Wakil konsul. yaitu berupa hak :• Kekebalan surat menyurat resmi tanpa sensor beserta arsip arsipnya. b) Bertindak sebagai notaris dan pencatat sipil serta menyelenggarakan fungsi adinistratifnya. Bidang bidang lain seperti : a) Memberikan paspor dan dokumen perjalanan kepada warga pengirim dan visa atau dokumen kepada orang yang ingin mengunjungi negara pengirim.v Persamaan kedaulatan semua anggota§ anggotanya. Asas Organisasi PBB. promosi perdagangan. Peranan Organisasi Internasional. Konsul. B.dengan hk ini para diplomat mendapat hak istimewa atas keselamatan pribadi serta harta bendanya. mereka juga tidak tunduk kepada yuridiksi di dalam negara tempat mereka bertugas baik dalam perkara perdata maupun pidana. D. Bidang kebudayaan dan ilmu pengetahuan.1. Bidang ekonomi.Organisasi internasional ini dibentuk dalam rangka untuk meningkatkan hubungan kerjasama antar negara dalam rangka memajukan bangsa dan menciptakan perdamaian dunia.dalam hal ini polisi dan aparat keamanan tidak boleh msuk tanpa ada ijin pihak perwakilan yang bersangkutan. C.Konsul jenderal ebawahi beberapa konsul yang ditempatkan di ibukota negara tempat ia bertugas.Hak hak Perwakilan Diplomatik.Agen konsul diangkat oleh konsul jenderal dengan tugas untuk mengurus hal hal yang bersifat terbatas dan berhubungan dengan kekonsulan. BAB V ORGANISASI INTERNASIONAL A.PBB dibentuk atas dasar dari piagam Atlantik yang bertujuan untuk menjamin perdamaian dan keamanan internasional. dll.surat surat dan dokumen bebas sensor.vBagi para anggota konsuller hak ekstrateritorial biasanya hanya menyngkut diri sendiri dan staffnya. Penegertian Organisasi Internasional. Duta Besar. Perserikatan Bangsa Bangsa. pelaksanaan perjanjian perdagangan.• Pembebasan kewajiban hadir dalam sidang pengadilan yang berhubungan dengan dinasnya sendiri.Yaitu menciptakan tata ekonomi dunia baru dengan enggalakkan ekspor komoditas nonmigas. Organisasi Organisasi Internasional yang ada sekarang ini. 2. 3.Konsul mengepalai satu kekonsulan yang kadang kadang diperbantukan kepada konsul jenderal.Hak immunitas adalah hak yang menyangkut diri pribadi seorang diplomat serta gedung perwakilannya. mengawasi pelayanan. Dala hubungan internasional semua§ anggota harus menjauhi penggunaan ancaman dan .Organisasi internasional adalah suatu lembaga atau badan yang dalam rangka kerjanya atau ruang lingkup kerjanya mencakup dunia atau bersifat internasional jadi tidak terbatas pada suatu negara saja.Organisasi internasional mempunyai peran yang sangat besar bagi suatu bangsa dalam rangka menjembatani kerjasama dengan negara lain dan juga organisasi ini membantu dari negara negara anggota dalam memajukan negaranya serta membantu perjuangan memperoleh kemerdekaan bagi anggota yang masih terjajah.Tugas tugas yang berhubungan dengan kekonsulan antara lain mencakup bidang bidang sebagai berikut : A.

v Asas ASEAN. Memperluas hubngan dengan§ negara negara di luar PBB. dan pengembengan§ kebudayaan di kawsan Asia Tenggara. Dasar Pebentukanv MEE. Dasar Pembentukan OPEC.§ Dewan Keamanan (§ Security Council ). Dewan Ekonomi dan Sosial ( Economic And Social Council§ ). memperbaiki taraf hidup dan memperluas lapangan kerja.vNATO merupaka organisasi kerjasama bidang militer di kawasan eropa barat. Dasarv ASEAN.§ Sekretariate yang menjalankan tugas sehari hari yang dipimpin oleh seorang sekretaris jenderal.Berdirinya MEE adalah sebagai akibat perang dunia II di belahan Eropa yang menyebabkan negara negara Eropa mengalami kemiskinan dan perpecahan oleh sebab itu kemudian didirikan lembaga yang bergerak untuk memajukan dan membangun kembali negara negara Eropa secara bersama sama.§§ The Councils ( dewan menteri eropa ) Commissions ( badan pengurus harian§ MEE ). Mempertahankan harga minyak dan menentukan harga sehingga§ menguntungkan negara negara produsen. Menjalankan kerjasama secara aktif. NATO. Masyarakat Ekonomi Eropa.§2. Economic Commission Board ( dewan komisi ekonomi ) yang§ bertugas mengkaji dan mempersiapkan bahan bahan dan syarat syarat untuk konferensi terutama mengenai hal hal teknis bidang perminyakan. Majelis Umum ( General Assembly ). Struktur Organisasi MEE. OPEC. soaial.ASEAN adalah sebuah organisasi negara negara di kawasan Asia tenggara yang menganut asas keterbukaan bagi anggota anggotanya.v ASEAN§ Ministrial Meeting ( Sidang tahunan para menteri ). Tidak saling mencampuri urusan dalam negeri masing masing§ anggota. industri. Meningkatkan§ penggunaan pertanian. Memajukan perdagangan dan menjamin adanya persaingan bebas dan§ keseimbangan perdagangan antar negara anggota.v Memelihara perdamaian dan keamanan§ internasional. ASEAN. Struktur Organisasi OPEC.§ Tidak menggunakan§ amcaman dan kekuatan militer.v Mengintegrasikan eropa dengan cara§ memajukan perekonomian.§4. Dasar Pembentukan NATO. The Court of Justice ( mahkamah peradilan MEE ). Menghapuskan semua halangan§ yang menghambat laju perdagangan internasional. Mempercepat pertumbuhan ekonomi. organisasi ini dibentuk dalam rangka membendung pengaruh komunis USSR agar tidak meluas sampai kawasan eropa barat.3. Sekretaris Jenderal. Meningkatkan§ kerjasama aktif dalam segala bidang kecuali militer. perdagangan. Menyelesaikan persengketaan secara damai. Mengembangkan hubungan hubungan persaudaraan antar bangsa§ bangsa. Secara politik mengtur hubungan§ dengan perusahaan perusahaan minyak asing atau pemerintah negara negara konsumen. Menciptakan kerjasama dalam memecahkan masalah internasional. Saling menghormati terhadap kemerdekaan integritas teritorial dan§ identitas semua bangsa. Boards of Governors ( dewan§ gubernur ) yang bertugas menata pelaksanaan kegiatan organisasi dan keputusan konferensi. Struktur Organisasi ASEAN. Tujuan MEE. Memelihara kerjasama yang erat dan beramanfaat dengan organisasi§ regional maupun internasional. dan jasa untuk meningktkan taraf hidup. Dewan Perwalian ( Trussteship Council )§ Mahkamah Internsional (§ International Court Of Justice ).5.vOrganisasi ini didirikan agar masing masing negara anggota penghasil minyak dalam mengambil kebijakan dalam bidang perminyakan dan harga minyak dapat menguntungkan negara negara anggota atau produsen.v Assembly. Strukturv Organsasi PBB. Sekretariat nasional ASEAN pada setiap negara negara§ anggota. pada mulanya mereka membentuk ECSC dan EURATON. Meningkatkan perdamaian dan stabilitas§ regional dengan jalan menghormati keadilan dan tertib hukum. Mengakui hak setiap bangsa untuk penghidupan§ nasional yang bebas dari campur tangan dan intervensi serta urusan subversi dari luar. oleh sebab itu organisasi inilah yang nantinya dapat mencegah persaingan yang tidak sehat dari negara negara penghasil minyak. Tujuan Organisasi PBB. Standing Committee (§ badan yang bersidang diantara dua sidang menlu negara ASEAN untuk mengenai masalah masalah yang memerlukan keputusan para menteri ). Tujuanv OPEC.v Confference yang mempunyai§ kekuasaan tertinggi dalam menentukan kebijakan.§v Tujuan ASEAN.kekerasan terhadap negara lain.§§ Menjadikan PBB sebagai pusat usaha mewujudkan tujuan bersama. Tujuan . Komite komite§ tetap dan khusus.

Struktur Organisasi Ligav Arab. SH.Perjanjian internasional adalah perjanjian yang diadakan antar bangsa yang bertujuan untuk menciptakan akibat akibat hukum tertentu.vOrganisasi ini dibentuk dalam rangka menentang kekuatan militer inggris dan perancis di timur tengah dan zionis israel serta menuntut berdirinya negara palestina yang merdeka.9.§ Bdan badan subsider yng§ bergerak dalam bidang sosial. Konferensi kepala negara§ Sekretaris jenderal§ sebagai badan eksekutif.budy.v Menyelesaikan persengketaan secara§ damai. G.Perjanjian internasional adalah suatu persetujuan antar negara yang menimbulkan hak dan kewajiban dari pihak pihak yang mengadakan perjanjian. Tidak menggunakan ancaman militer dalam kalangan internasional.v Mengkoordinasikan berbagai kegiatan politik§ para negara angota sehingga terjamin kerjasama dan terpeliharanya kedaulatan setiap anggota. Komite komite khusus. budaya dan bidang bidang yang lainnya. 1. Struktur Organisasi NATO.8. 3.oleh sebab itu negara negara yang tidak tergabung dalam blok tersebut khawatir kalau persaingan tersebut pecah menjadi perang terbuka oleh sebab itu kemudian mereka memprakarsai terbantuknya GNB untuk mendesak kedua blok agar menghentikan persaingannya. Dr.v§ North Atlantic Council merupakan dewan tertinggi. . Gerakan Non-Blok.§§ Mengurangi ketegangan antara blok barat dan timur. APEC. Meningkatkan hubungan kerjasama di bidang ekonomi bagi§ kemajuan den kesejhteraan bersama.B. kolonialisme. Tujuan OKI.ek.pendidikan.kemandirian dan hak setiap negara islam. Millitary Comitee dipimpin oleh seorang§ panglima tertinggi. Tujuan Liga Arab. Membentuk§ suasana harmonis antar negara negara angota. International Secretary§ dikepalai oleh sekretaris jenderal. Mengatur usaha usaha melindungi§ tempt tempat suci dan membantu perjuangan rakyat Palestina.diskriminasi. Memperkuat kerjasama§ antar negara negara anggota dalam bidang sos. Mochtar Kusumaatmaja. Dasar Pebentukan GNB. rasialisme apartheid. Dasarv Pembentukan APEC. Menyokong§ segala kegiatan usaha perdamaian dunia.v Struktur Organisasi OKI. Organisasi Konferensi Islam.Pebentukan organisasi ini dikarenakan situasi kawasan asia-pasifik yang tidak menentu akibat perkembangan situasi politik dan ekonomi dunia karena pengaruh perag dingin. dan zionisme. Wadah negara negara yang sedang berkembang. BAB VIPERJANJIAN INTERNASIONAL A. Tujuan APEC. Prof. Pengertian Perjanjian Inernasional.§§ Membela negara anggota dengan pendirian bahwa ancaman pada satu anggota merupakan ancaman seluruh anggota NATO. Melarang menggunakan kekerasan senjata§ dalampenyelesaian sengketa negara anggota.Perjanjian internasional adalah suatu persetujuan antara subjek subjek hukum internasional yang menimbulkan kewajiban kewajiban yang mengikat dalam hukum internasional.7. ekonomi.6.v Mendukung perjungan dekolonialisasi dan§ memegang teguh perjuangan melawan imperialisme.dan kolonialisme dalam setiap bentuk. Tidk membenarkan§ meyelesaikan sengketa dengan kekerasan senjata.dan bidang bidang lainnya. Liga Arab. komunikasi dan§ kebudayaan dan sosial. Oppenheimer-Lauterpacht. Dasar Pembentukan Liga Arab. Schwarzenberger. Memupuk kerjasama di bidang ekonomi. Memperkuat perjuangan umat§ islam untuk melndungi martabat. Memperkuat kemampuan masing masing§ negara anggota untuk memperjuangkan kepentingan bersama termasuk dalam forum internasional. 2. Dasarv Pembentukan OKI.NATO.v Menjalin kerjasama§ ekonomi antar bangsa di kawasan asia-pasifik atas dasar saling menguntungkan. Tujuan GNB. Mengupyakan seoptimal mungkin untuk menghilangkan§ rasialisme.v§ Memajukan solidaritas islam negara negara anggota.Organisasi ini bermarkas besar di Kairo dengan seorang sekretaris jenderal yang dibantu oleh Council sebagai badan tertinggi.vGerakan non-blok dibentuk atas dasar kerena terjadi persaingan antara dua negera besar beserta bloknya yaitu blok barat dan blok timur setelah perang dunia II .Organisasi ini dibentuk dengan alasa atau dasar untuk mempererat solidaritas negara negara islam di dunia. Macam Macam Perjanjian Internasional.

§ Perundingan ( negotiation ). Menurut Hukum Positif Indonesia. Perjanjian di bidang ekonomi. Berlakunya Perjanjian Internasional.D.§ 2.§ Pengesahan naskah perjanjian (§ authentication of the text ). kecuali bila perjanjian tersebut dianggap berlaku sebelum dilaksanakan ratifikasi. 3.§ Perumusan§ naskah perjanjian.misal§ pakta pertahanan. Kesadaran hukum nasionalnya yang berarti bahwa negarav yang menyetujui ketentuan ketentuan perjanjian yang sesuai dengan hkum nasionalnya. Harus dinyatakan secara resmi dan formal. Penerimaan naskah perjanjian ( adoption of the text§ ). 2. Wilayah penerapan (v Teritorial Scope ) suatu perjanjian mengikat wilayah negara peserta kecuali bila ditentukan lain. Persyaratan Perjanjian Internasional. Hal Hal Penting Dalam Perjanjian Internasional. C. cara dan tanggal berlakunya. penandatanganan dan ratifikasi. meniadakan. Perjanjian harus di patuhi dengan dasar asasv Pacta Sunt Servada.§ Penandatanganan (§ signature ). Perjanjian menyusul ( Successive Treaty ). . maka perjanjian itu mulai berlaku bagi negara tersebut. Pelaksanaan Perjanjian Internasional. Unsur unsur§ Penting. Penafsiran ketentuan perjanjian. atau megubah akibt hukum dan ketentuan ketentuan yang terdapat dalam perjanjian tersebut. Bila persetujuan suatu negara untuk§ diikat oleh perjanjian timbul setelah perjanjian itu berlaku. Menurut Konggres Wina 1969. Teori persyaratan Perjanjian§ Internasional. 1. Penjajakan. Perjanjian di bidang politik.4. misal IMF. pada dasrnyav suatu perjanjian internasionaltidak boleh bertentangan dengan perjanjian serupayang mendahuluinya. misal batas negara.pernyataan persetujuan suatu negara untuk diikat oleh prjanjian. Menurut Subjeknya. Pengesahan ( ratification ). Masa berlaku sejak tanggal yang ditentukan atau§ menurut dari persetujuan dari peserta. 1.§Agar perjanjian memiliki daya guna yang baik maka masing masing negara peserta harus mempunyai penafisiran yang sama dengan negara peserta yang lain agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam penafsiran.v Bermaksudv membatasi. Perjanjian antar negara yang§ dilakukan oleh banyak negara yang merupakan subjek hukum internasional. Ketentun ketentun yang mengatur§ pengesahan teksnya. persyaratan. Proses Pembuatan Perjanjian Internasional. Perjanjian yang§ bersifat penting yang dibuat melelui proses perundingan.§ Perjanjian yang bersifat khusus yaitu perjanjian yang menimbulkan hak dan kewajiban bagi negara negara yang mengadakan perjanjian saja. Penerapan perjanjian. 3.§ Perjanjian antara negara dengan subjek hukum internasional yang lain misal organisasi internasional. Teori Kebulatan Suara yaitu perjanjian internasional itu sahv jika diterima oleh semua peserta dalam pembuatan perjanjian tersebut.§ Ketaatan terhadap perjanjian. maka perjanjian itu mulai berlaku saat teks perjnjian tersebut disahkan. Jika tidak ada ketentuan atau§ persetujuan perjanjian mulai berlaku segera setelah persetujuan diikat dan dinyatakan oleh semua negara perunding.Proses pembuatan perjanjian internasional menurut kongres Wina tahun 1969 terdiri dari tiga tahap yaitu : Perundingan ( negotiation ). Perjanjian antar subjek hukum internasional§ selain negara. Menurut Isinya.§ Daya berlaku surut ( Retroactivityv ).1. Teoriv Pan Amerika setiap perjanjian itu mengikat negara yang mengajukan dengan menerima segala persyaratan yang ada dalam perjanjian tersebut. Perjanjian di bidang kesehatan. Perjanjian yang bersifat sederhana yang dibuat melalui dua§ tahap yaitu perundingan dan penandatanganan. Menurut Fungsinya. misal§ penanggulangan AIDS. Menurut Proses Pembentukannya.§ Perjanjian§ di bidang hukum. Penandatanganan ( signature ).fungsi fungsi penyampinnya dan masalah masalah yang timbul. biasanya suatu perjanjian internasional dianggap mengikat jika perjanjian tersebut telah di ratifikasi oleh peserta.§ Perjanjian yang membentuk hukum yaitu perjanjian yang yang meletakkan ketentuan ketentuan hukum bagi masyarakat internasional secara keseluruhan. 2.

4. 9. 3.berikut ini pengertian hukum internasional menurut : . Telah tercapainya§ tujuan dari perjanjian itu. 15. Syarat syarat tentang pengakhiran§ perjanjian sesuai dengan ketentuan perjanjian telah dipenuhi. Adanya persetujuan dari peserta peserta untuk§ mengakhiri perjanjian tersebut. Negara peserta atau wakil kuasa penuh melanggar ketentuan§ ketentuan hukum nasionalnya.Adalah perjanjian yang bersifat khusus karena hanya mengatur hal hal yang menyangkut kepentingan dua negara. 6. 8.nama yang diundang dan masalah yang disetujui namun tidak di ratifikasi.E. Kedudukan Negara Bukan Peserta Perjanjian Internasional.bahkan istilah tentang hukum internasional telah ada sejak jaman Romawi. Charter. Adanya perjanjian baru antara peserta yang§ kemudian meniadakan perjanjian terdahulu. 4. Adanya unsur penipuan dri negara peserta tertentu terhadap negara§ peserta lain saat perjanjian tesebut dibuat.Perjanjian internasional yang berupa teraktat dan dokumen tidak resmi. 2. Adanya unsur kesalahan pada saat perjanjian§ dibuat. tetapi jika perjanjian tersebut bersifat multilateral maka negara yang tidak terlibat dapat menyatakan diri terikat dengan perjanjian tersebut.Pengertian hukum internasional banyak sekali tokoh yang mengungkapkan. Protokol ( Protocol ). Jenis Jenis Perjanjian Internasional.Persetujuan tentang anggaran dasar BAB VIISISTEM HUKUM DAN PERADILAN INTERNASIONAL A. Multilateral. 7.Perjanjian yang diadakan oleh lebih dari dua negara dan sering disebut sebagai Law Making Treaties karena mengatur hal hal yang menyangkut kepentingan umum.Metode tidak resmi yang biasanya dilakukan oleh wakil wakil militer yang mengakibatkan timbul kewajiban kewajiban yang menyangkut mereka.Kedudukan negara yang tidak ikut dalam perjanjian internasional tidak memilik hak dan kewajiban.Perjanjian yang bersifat teknis atau administratif 5.6.2. Masa berlaku perjanjian tersebut telah§ berakhir. Persetujuan ( Agreement ). Piagam ( Statute ). 5. Istilah Istilah Dalam Perjanjian Internasional. Adanya unsur paksaan§ terhadap seorang wakil negara lain . Modus Vivendi Dokumen yang mencatat persetujuan internasional yang bersifat sementara. F. Berakhirnya Perjanjian Internsional. Perikatan ( Arrangement ).1.Perjanjian paling formal dari dua negara atau lebih dan mencakup bidang politik dan ekonomi. Pembatalan Perjanjian Internasional. Salah satu pihak peserta perjanjian menghilang atau punahnya§ objek perjanjian tersebut. Terdapat penyalahgunaan atau§ kecurangan baik melalui kelicikan atau penyuapan. Traktat ( Treaty ). 12.Merupakan istilah untuk transaksi transaksi yang bersifat sementara. Ketentuan Penutup ( Final act )Ringkasan hasil konvensi yang menyebutkan negara peserta.Traktat yand dapat bersifat resmi dan tidak resmi 13. Bilateral. Proses Verbal Catatan catatan konferensi diplomatik atau suatu kemufakatan.Persetujuan formal yang bersifat multilateral dan tidak berurusan dengan kebijakan tingkat tinggi. Ketentuan Umum ( General act ).Istilah dalam perjanjian internasional untuk pendirian badan yang bersifat administratif.Himpunan peraturan yang telah ditetapkan oleh persetujuan internasional. Pengertian Hukum dan Peradilan Internasional. Covennt. 1. 10. Deklarasi ( Declaration ). Perjanjian§ secara sepihak diakhiri oleh salah satu peserta dan pengakhiran itu diterima oleh pihak lain. Pertukaran Nota. 11. Pakta ( pact )Istilah yang menunjuk suatu persetujuan yang lebih khusus dan membutuhkan ratifikasi.paksaan tersebut berupa ancaman atau penggunaan kekerasan. Konvensi ( convention ). 14.Persetujuan yang tidak resmi dan pada umumnya tidak dibuat oleh kepala negara. Bertentangn dengan suatu kidah hukum§ internaional.

B. Mochtar Kusumaatmaja SH.Di dalam hukum internaional mencakup beberapa macam antara lain yaitu hukum perdata internasional yaitu hukum yang mengatur hubungan hukum antara warga negara suatu negara dengan warga negara dari negara lain istilah ini sering dikenal dengan hukum antarbangsa. misalnya negara dengan negara atau negara dengan subjek hukum lainnya. 2.1. Jadi hukum tidak terikat pada batas batas wilayah negara. Persamaan hukum perdata internasionalv dengan hukum publik internasional. Peradilan internasional ini . Starke beliau mendefinisikan hukum internasional adalah sekumpulan hukum ( body of law ) yang sebagian besar terdiri dari asas asas dan karena itu biasanya ditaati dala hubungan antar negara. dan pendapat pendapat para ahli hukum terkemuka.aliran ini berpendapat bahwa kekuatan mengikat dala hukum internasional didasarkan pada hukum alam yang berasal dari tuhan.Asas ini berdasarkan pada kekuasaan negara untuk warga negaranya. pejanjian internasional. E. 2.Persamaannya adalah bahwa kedua hukum ini sama sama mengatur hubungan hubungan antar persoalan persoalan yang melintasi batas batas negara. Asas kepentingan umum.Berkaitan dengan peran hukum internasional yang paling essensial adalah bahwa hukum internasional adalah suatu sarana dalam mewujudkan perdamaian internasional atau dunia.di dalam sumber hukum dalam arti material ini terdapat dua aliran pemikiran yang berbeda dua aliran tersebut yaitu. Karena hukum internasional dapat digunkan untuk meyelesaikan suatu sengketa antar negara tanpa harus terjadi suatu peperangan. oleh karena itu hukum internasional dianggap libih tinggi kedudukannya dari pada hukum nasional. Asas asas dalam hukum internasional. 3. artinya bahwa hukum dari negara tersebut tetap berlaku bagi awrga negaranya meskipun berada di negara lain. Aliran Naturalis yaitu aliran yang bersandar pada hak asasi atau hak hak alamiah. C.Selain hukum perdata internasional masih ada satu lagi yaitu hukum publik internasional yaitu hukum yang mengatur negara yang satu dengan negara yang lainnya dalam hubungan internasional. Perbedaan hukum perdata internasional dengan hukumv publik internasional. Jadi tanpa hukum internasional maka perdamaian dunia tidak akan tercapai.Asas ini mendasarkan diri pada kekuasaan suatu negara atas wilayahnya. Sumber hukum dalam arti formal.Peradilan internasional merupakan lembaga peradilan di tingkat internasional yang dibawah kendali dari mahkamah internasional. Asas kebangsaan.Asas ini didasarkan pada wewenag negara utuk melindungi dan mengatur kepentingan dala kehidupan bermasyarakat. dalam hal ini negara dapat menyesuaikan diri dengan semua keadaan.G. Peranan Hukum Internasional.negara melakanakan hukum bagi semua orang dan barang yang ada di wilayahnya. yurisprudensi. D.Perbedaannya adalah dalam hukum perdata internasional peroalan berkaitan dengan hukum perdata. asas asas uu hukum. Prof. Aliran Positivisme aliran ini maendasarkan bahwa berlakunya hukum internasional berasal dari persetujuan bersama dari negara negara ditabah dengan asas Pacta Sunt Servda.istilah ini serig dikenal dengan istilah hukum antar negara. Peranan Peradilan Internasional. 2.Pemberlakuan hukum internasional dala rangka menjalin hubungan antar bangsa harus memperhatikan asas asas berikut ini : 1. Sumber Hukum Internasional. Jadi terhadap orag atau barang yang berada diluar wilayahnya maka berlaku hukum asing atau internasional. Asas teritorial. kebiasaan kebiasaan internasional.sedangkan hukum publik internasional persoalan berkaitan dengan hukum publik. contoh sumber hukum dala arti formal. Sumber hukum dalam arti material. J. Menurut asas ini setiap warga negara dimanapun dia berada tetap mendapat perlakuan hukum dari negaranya. Menurut dia hukum internasional adalah keseluruhan kaidah kaidah dan asas asas yang mengatur hubungan atau persoalan yang melintasi batas batas negara.Sumber hukum dalam arti material ini membahas tentang dasar berlakunya hukum suatu negara. Dr.Sumber hukum internasional dala arti formal adalah sumber hukum yang paling utama dan memiliki otoritas tertinggi dan otentik yang dapat digunakan oleh Mahkamah Internsional dalam memutuskan suatu sengketa internasional.1.

vMahkamah pidana internasional ini beranggotakan 18 hakim yang bertugas selama 9 tahun . Mahkamah Internasional ( The Interntional Court Of Justice )Mahkamah internasional ini merupakan lembaga kehakiman PBB yang berpusat di Den Haag. contoh para penjahat perang.Palang merah internasional ini merupakan organisasi internasional yang diperkuat dengan perjanjian iternsional oleh sebab itu organissi ini menjadi subjek hukum internasional. 4. Negara.2.komponen komponen tersebut antara lain yaitu :1. 6.berperan mengadili dan menyelesaikan semua perselisihan yang terjadi antar negara dengan jalan damai yang selaras dengan asas asas keadilan dan hukum internasional.Negara adalah subjek hukum internasional ini sejalan dengan lahirya hukum internasional itu sendiri yaitu hukum antar negara. Orang Perseorangan ( Individu ). 2. Fungsi utama Mahkamahv Internsional.Yuridiksi dari mahkamah pidana internasional ini adalah memutuskan perkara perkara terbatas terhadap pelaku kejahatan internasional yang antara lain perkara perkara kejahatan genosida.Organisasi internasional sudah pasti enjadi subjek hukum internasional karena pebentukan organisasi ini didasarkan pada suatu perjanjian. Panel Khusus dan Spesial Pidana Internasional ( The International Criminal Tribunals and Special courts )Panel khusus dan spesial pidana internasional ini adalah lembaga peradilan internasional yang berwenang mengadili para tersangka kejahatan internasional yang bersift tidak permanen ( Ad hoc ) yang berarti bahwa setelah selesai mengadili maka peradilan ini dibubarkan. Organisasi Internasional. kejahatan kemanusiaan. Subjek Hukum Internasional.dan sosial. Yuridiksi Mahkamah Pidanav Internasional. Pengertian Hubungan Internasional .Tahta suci ( Vatican ) merupakan peninggalan sejak jaman dahulu ketika paus bukan hanya kepala gereja Roma tetapi memiliki kekuasaan duniawi hal ini dibuktikan dengan adanya perwakilan diplomatik di berbagai negara.Yang dimaksud dengan yuridiksi adalah kewenangan yang dimiliki oleh mahkamah internasional yang bersumber pada hukum internasional untuk menegakkan hukum.IRC dll. Sistem Peradilan Internsional.v Yuridiksi Mahkamah Internasional. Palang Merah Internasional.politik. Belanda. hak menguasai sumber kekayaan alam di wilayah yang mereka kuasai. 5. dan kejahatan agresi. 3.Sistem peradilan internaional ini lebih tepatnya mengarah kepada komponen komponen yang ada dalam lembaga ini dalam rangka mewujudkan keadilan di dunia internasionl. contoh PBB.WHO. Komposisi Mahkamah Pidana Internasional. Pemberontak dan Pihak dalam Sengketa.Perseorangan dapat menjadi subjek hukum internasional karena seseorang tersebut dapat mengajukan atau diajukan kehadapan mahkamah internasional. G. yuridiksi ini meliputi memutuskan perkara perkara pertikaian dan memberikan opini opini yang bersifat nasehat. Mahkamah Pidana Internasional ( The International Criminal Court )Mahkamah pidana internasional ini bertujuan untuk menegakkan supremasi hukum internasional dan memastikan bahwa pelaku kejahatan berat internasional dipidana.v Komposisi Mahkamah Internasional. dan paling tidak mereka berkompeten dalam bidangnya. para hakim ini dipilih dari 2/3 suara majelis negara pihak. F.Fungsi utama mahkamah internasional adalah menyelesaikan kasus kasus persengketaan internasional yang subjeknya adalah negara secara damai yaitu melalui jalur hukum internasional dan dibawah pengawasan PBB. 1. 2 diantaranya merangkap ketua dan wakil ketua mahkamah internasional dengan masa jabatan 9 tahun. kejahatan perang. Tahta Suci. Ke 15 hakim tersebut direkrut dari warga negara anggota yang dinilai cakap di bidang hukum internaional.Menurut hukum perang peberontak dapat memperoleh kedudukan hak sebagai pihak yang bersengketa dan pemberontak dapat menjadi subjek hukum internasional karena mereka juga memiliki hak yang sama untuk menentukan nasibnya sendiri. hak bebas memilih sistem ekonomi.Komposisi mahkamah internasional yaitu terdiri dari 15 hakim.3.

Permusuhan d. C. Penjajahan: bangsa yang satu menghisap bangsa lain yang disebabkan oleh perkembangan kapitalisme. Antar kelompok (Lembaga social dan keagamaan dan perdagangan yang melakukan kontak secara insidental. Namun mereka tidak memiliki modal dan tekhnologi. dan untuk melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan. Persahabatan b. maka negara tadi bergantung kepada modal dan tekhnologi negara maju. untuk memajukan kesejahteraan social 3. periodik atau permanen). Tujuan Nasional Bangsa Indonesia adalah sebagaimana yang termaktub dalam Pembukaan UUD 1945. ekonomi. yaitu usaha menguasai negara lain atas bidang ekonomi. perdamaian abadi dan keadilan sosial. Wujud dari Hubungan Internasional : a. Kapitalisme membutuhkan bahan mentah bagi industri dalam negeri. social budaya dan hankam dalam rangka mencapai tujuan nasional bangsa itu. mencerdaskan kehidupan bangsa 4.Menurut RENSTRA ( Rrencana Strategi Pelaksanaan Politik Luar Negeri Indonesia ) adalah hubungan antar bangsa dalam segenap aspeknya yang dilakukan suatu Negara yang meliputi aspek politik. Individual ( turis mahasiswa pedagang yang mengadakan kontak-kontak pribadi sehingga timbul kepentingan timbal balik di antara mereka ). Pola Hubungan Internasional : a. b. kebudayaan. idiologi . b. oleh karena bahan mentah itu banyak diluar negeri maka timbul kehendak untuk menguasai wilayah bangsa lain untuk menghisap kekayaan bangsa lain itu. ahli hukum mengatakan bahwa hubungan internasional adalah hubungan antara bangsa. yaitu : 1. mengembangkan industri dan bersaing dengan negara maju di pasar global. Peperangan D. Persengketaan c. B. c. tekhnologi. Saling ketergantungan : hubungan ini terjadi antara negara-negara yang belum berkembang (negara-negara dunia ke tiga ) dengan negara maju. Negara baru merdeka atau negara berkembang ingin meningkatkan kesejahteraan rakyatnya mereka melakukan hubungan ekonomi . Hubungan antar Negara ( negara yang satu dengan negara lainmengadakan kerjasama dalam bidang ekonomi. melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia 2. Sifat Hubungan Internasional : a. dll ). Hubungan Internasional merupakan kegiatan interaksi manusia antar bangsa baik secara individual maupun kelompok. kebudayaan. Pola hubungan ini dekat dengan neokolonoalisme.

atau kemiliteran negara atau kawasan tertentu tapi dengan cara mengindahkan proforma kemerdekaan politis. terutama sumber daya manusianya. Dalam pelaksanaan kerjasama dan hubungan Internasional Presiden sebagai kepala negara dibantu oleh Menteri dan Departemen Luar Negeri serta dibantu oleh para Duta dan Konsul yang diangkat oleh Presiden dan dibantu oleh Duta dan Konsul Negara lain yang diterimanya. Pola hubungan ini sulit dilakukan terutama oleh negara-negara atau bangsa-bangsa yang serba ketinggalan dalam kualitas sumber dayanya. Terkait dengan hubungan sama derajat sila kedua Pancasila mengajarkan bahwa hubungan antar negara atau antar bangsa harus bertolak pada kodrat manusia. Dalam pergaulan itu bangsa indonesia tidak Intervensi atau tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain. 2. Pengankatan Duta dan Konsul serta penerimaan Duta dan Konsulk negara lain telah diatur dalam pasal 13 UUD 1945. Bangsa indonesia aktif membela bangsa yang terancam keberadaan dan kedaulatannya atas dasar persamaan derajat tidak termasuk intervensi. Arti Penting Hubungan dan kerjasama Internasional : Tidak satupun bangsa di dunia ini dapat membebaskan diri ketergantungan dengan bangsa dan negara lain. . Oleh karena itu nasionalisme bangsa indonesia tidak jatuh kepaham Chauvinisme dan kosmopolitisme. tapa memandang idiologi. Banga Indonesia bebas bergaul denagn bangsa manapun. E. Dalam pergaulan itu terjadi saling memberi dan menerima bantuan dan pertolongan yang tidak mengikat. Presiden memperhatikan pertimbangan DPR Ayat 3 Presiden menerima penempatan duta negara lain dengan memperhatikan pertimbangan DPR. 3. bentuk negara dan sistem pemerintahan dari negara lain itu. Aktif berarti : 1. Mengembangka penyelesaian masalah secara damai dan diplomasi. Sama derajat anatar bangsa : hubungan ini dilakukan dalam rangka kerjasama dalam rangka untuk mewujutkan kesejahteraan mereka. 2. yang berbunyi : Ayat 1 Presiden mengangkat duta dan konsul Ayat 2 Dalam hal mengangkat duta. Dalam Pancasila kodrat manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan YME yang merdeka dan sama derajatnya. Oleh karena itu hubungan antar bangsa harus diwarnai dengan penghormatan atas kodrat manusia sebagai makhluk yang sederajat. Menciptakan hidup berdampingan secara damai. Menurut Mochtar Kusumaatmaja hubungan dan kerjasama antar bangsa itu timbul karena adanya kebutuhan yang disebabkan oleh pembagian kekayaan alam dan perkembangan industri yang tidak merata di dunia. Chauvinisme adalah paham yang mengagung-agungkan bangsa sendiri dengan memandang renfah bangsa lain. Disamping itu hubungan antar bangsa penting disebabkan : 1. Itulah sebabnya bangsa indonesia memilih politik luar negeri Bebas Aktif. c. Bebas berarti : 1. Kosmopolitisme adalah pandangan yang melihat kosmos (seluruh Dunia ) sebagai polis (negeri sendiri ) sehingga cenderung melupakan nasionalisme yang sehat dan mengabaikan tugas terhadap bangsanya sendiri. Bangsa Indonesia aktif bekerjasama dengan bangsa lain untuk perdamaian dunia 2.

3. H. dan untuk kepentingan Negara yang membuat propaganda. G. Propaganda : lebih ditujukan kepada warga Negara lain dari pada pemerintahannya. d. prestise Negara pengirim b. Hukum tidak terbatas oleh wilayah suatu Negara. emosi demi kepentinagn masyarakat umum. setiap warga Negara dimanapun ia berada tetap mendapat perlakuan hokum dari negaranya. Namun yang lebih diutamakan bukanlah perang tetapi tindakan prevetif dalam hubungan internasional. Sebagai wakil yuridis yang sah dari Negara pengirim c. Maka dengan demikian demontrasi senjata. Asas Kebangsaan yaitu kekuasan Negara atas warga negaranya. 4.Sarana Hubungan Internasional : a. 3. Ekonomi : Sarana ekonomi umumnya digunakan secara luas dalam hubungan internasional baik dalam masa damai maupun masa perang. F. Pada masa tertentu semua negara harus terlibat dalam perdagangan internasional agar dapat memperoleh barang yang tak dapat diproduksi dalam negeri. latihan perang bersama kerasp dilaksanakan untuk menampilkan kekuatannya.Melindungi kepentingan negara dan warga negaranya di luar negeri. 2. Sebagai perwakilan diplomatic suatu Negara di Negara lain. c. Negara dapat menyesuaikan diri dengan semua peristiwa yang ada hubungannya dengan kepentingan umum. Diplomasi : seluruh kegiatan untuk melaksanakan politik luar negeri suatu Negara dalam hubungannya dengan Negara dan bangsa lain. Perwakilan Negara di Luar Negeri : .. : .Melaporkan (reporting) . Berpartisipasi dalam melaksanakan ketertiban dunia 5. Kekuatan militer dan perang (show of Force): Peralatan militer yang memadai dapat menambah keyakinan dan stabilitas untuk berdiplomasi. Asas Teritorial yaitu hak dari suatu Negara atas wilayahnya.Perwakilan (refresentation) . berhak menegakkan hokum terhadap barang dan semua orang yang berada di wilayahnya. Asas kepentingan umum Yaitu Negara dapat melindungi dan mengatur kepentingan dalam kehidupan masyarakat.Asas-asas dalam Hubungan Internasional : 1. Sebagai lambang. Asas ini memiliki kekuatan eksteritorial yaitu hokum Negara tersebut tetap berlaku bagi warga negaranya walaupun berada di Negara asing. Diplomasi tanpa dukunagan militer yang kuat dapat membuat suatu negara tidak memiliki rasa percaya diri sehingga tak mampu menghindari tekanan dan ancaman negara lain yang dapat menggangu kepentingan nasuonalnya.perunding (negotiation) . Menjamin kelangsungan hidup bangsa dan nrgara di tengah bangsa-bangsa lain. Membangun solidaritas dan saling menghormati antar bangsa. sehingga terjadi ekspor dan impor. b. Fungsi dasar Diplomat ada 3 yaitu : a. Propaganda : usaha sistimatis untuk mempengaruhi pikiran.

Atase-atase. Mengetahui keadan dan perkembangan di negara penerima dengan cara yang syah sesuai dengan Undang-undang dan melaporkannya kepada negara pengirim. Karena tidak disenangi (di persona non grata ) 4. Kedutaan Besar. biasanya ditempatkan pada negara yang tidak banyak hubungan timbal balik dan derajat kereratan hubungan lebih rendah dari pada negara yang mengirim duta besar. Duta (Gerzant) adalah setingkat lebih rendah dari duta besar. D. Kuasa Usaha (Charge D’affair). 3. 4. Duta Besar ( Ambassador) adalah tingkatan tertinggi dalam perwakilan diplomatik. Dalam beberapa hal seorang duta besar dapat memutuskan sesuatu yang menyangkut negaranya tanpa berkonsultasi dengan kepala negaranya terlebih dahulu. duta. Segala persoalan yang menyangkut ke dua negara. adalah tenaga ahli kedutaan. Perwakilan Diplomatik : adalah lembaga kenegaraan di luar negeri yang bertugas dalam membina hubungan politik dengan negara lain. seorang duta harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan pemerintah negaranya. dll. pendidikan dan kebudayaan. Memelihara persahabatan serta membina hubungan ekonomi.Tingkatan dan Kepangkatan Perwakilan Diplomatik : Tingkatan dan kepangkatan perwakilan diplomatik menurut menurut Kongres di Aachen tahun 1918 sbb : 1. Mengadakan perundinagn dan persetujuan dengan negara penerima.A. yang ditugaskan tetap pada suatu negara tertentu untuk saling memberikan hubungan rutin antar negara tersebut. 5. Ia ditarik oleh pemerintah negaranya 3. kuasa usaha tidak diperbantukan kepada kepala negara. 2. 2. ilmu pengetahuan antara negara pengirim dan penerima. 4. 5. Melindungi kepentingan negara dan warga negara pengirim sesuai hukum internasional. atase pendidikan dan kebudayaan.Wakil negara pengirim di negara penerima 2. Negara penerima perang dengan negara pengirim. Perutusan Tetap. Menteri Presiden (Minister President) adalah mereka yang tidak dianggab sebagai wakil kepala negara. Fungsi. E. Tugas ini dilakukan oleh perangkat diplomatik yang meliputi duta besar. Hak Kekebalan (immunitet) Korps Diplomatik : . atase perekonomian. tetapi kepada menteri luar negeri negara penerima. yang ditempatkan pada suatu organisasi internasional (PBB). Berhubungan dengan kepala negara negara penerima melalui menteri luar negeri negara penerima. Hak dan Kewajiban Perwakilan Diplomat menurut Konvensi Wina tahun 1961 : 1. kuasa usaha dan atase-atase. Sudah habis masa jabatan 2. Berakhirnya Fungsi Misi Perwakilan Diplomatik : 1. ada atase militer. 3. Dalam praktik internasional ada dua jenis perwakilan diplomatik : 1. Segala persoalan. B. tetapi hanya ditempatkan untuk mengurus urusan-urusan negaranya. C. Duta Besar memiliki kekuasaan penuh dan luar biasa dan ditempatkan pada negara yang punya hubungan erat dan banyak hubungan timbal balik.

iasanya ditempatkan di kota-kota yang termasuk kekonsulan. Orang yang masuk tanpa izin bisa dikeluarkan. H. 3. Perwakilan Konsuler : adalah lembaga kenegaraan di luar negeri yang bertugas dalam membina hubungan non politik dengan negara lain. diangkat oleh konsul jenderal atau oleh konsul untuk engurus hal tertentu yang berhubungan dengan daerah kekonsulan. yang memang harus diserahkan pada polisi setempat. Hak Kekebalan atau Kebebasan Korps Diplomatik. 1. Penarikan dari negara pengirim . Tingkatan kepangkatan perwakilan konsuler : a. G. 2. Fungsi seorang pejabat konsuler telah berakhir 2. Tugas pokok konsul kehormatan adalah menghubungkan perdagangan ke dua negara. Kecuali pelaku kejahatan. Gedung perwakilan negara asing tidak boleh digeledah atau dimasuki oleh petugas kehakiman. badan hukum sesuai dengan hukum internasional ( sesuai batas-batas yang di izinkan). Konsul Muda. daerah kedutaan termasuk halaman dan bangunannya dimana terpancang bendera dan lambang negara itu. melainkan mendapat honoraruium atas jasa-jasanya itu. hak kekebalan dalam daerah perwakilan seperti daerah kedutaan besar. bebas mendirikan tempat ibabad dilingkungan kedutaan. Bertindak sebagai notaris dan panitera sipil. b. tanpa seizin kepala perwakilan diplomatik yang bersangkutan. c. Mengeluarkan paspor dan Visa atau dokumen perjalanan kepada warga negara pengirim. ekonomi. Warga negara yang mencari perlindungan digedung perwakilan diplomatik tidak dapat ditanmgkap begitu saja melainkan harus melalui perundingan dengan kepala perwakilan setempat. Konsul . Arsip-arsip. b. konsul mengepalai suatu kekonsulan yang membawahi satu daerah kekonsulan kadang-kadang diperbantukan konsul Jenderal. Fungsi Perwakilan Knsuler menurut Konvensi Wina : 1. Mereka dibebaskan dari pajak dan bea cukai. kebudayaan dan iptek ke dua negara. membawahi beberapa konsul yang ditempatkan di ibu kota negara tempat ia bertugas. bebas pemeriksaan atas tas diplomatik. Berakhirnya misi perwakilan konsuler : 1. melakukan fungsi administratif yang tidak bertentangan dengan peraturang negara penerima. surat-surat ataupun telegram tidak boleh dibuka oleh polisi. Konsul Jenderal. Hak Ekstrateritorialitas. hakim tersebut. Melindungi kepentingan negara pengirim dan warga negaranya. Berdasarkan hukum internasional daerah itu dipandang sebagai daerah negara pengirim.a. 4. d gen Konsul. F. mengepalai kantor wakil konsulat yang ada didalam satu daerah kekonsulan. Ada konsuler yang bersifat tetap ada konsuler kehormatan. setiap anggota korps diplomatik harus tunduk kepada hukum dan peraturan kepolisian setempat namun tidak dapat dituntut dimuka pengadilan. Kadang diperbantukan kepada konsul jenderal atau Konsul. Memajukan hubungan perdagangan. Pejabat ini tidak mendapat gaji. polisi.

Mempunyai hak ekstrateritorial (tidak tunduk pada kekuasaan peradilan) B.a. Memelihara kepentingan negaranya dengan melaksanakan hubungan dengan pejabat tingkat daerah (setempat).Indonesia – Malaysia (ekstradisi). Tidak mempunyai hak ekstrateritorial (tunduk pada pelaksanaan kekuasaan peradilan). Objeknya d. Satu negara dapat mempunyai lebih dari satu perwakilan konsuler. negara) yang menurut hukum internasional menimbulkan hak dan kewajiban bagi para pihak yang membuat kesepakatan. Intrumen pembentuk perjanjiannya ad. Contoh multilateral adalah Konvensi Jenewa (perlindungan korban perang). Perjanjian multilateral adalah diadakan oleh banyak negara untuk mengatur kepentingan bersama negara-nebara peserta perjanjian tersebut. Pengertian perjanjian internasional a. Definisi lain Perjanjian Internasional adalah kesepakatan antara dua atau lebih subyek hukum internasional (lembaga internasional. lembaga-lembaga internasional dan negaranegara. perjanjian internasional adalah perjanjian yang diadakan anatara anggota masyarakat bangsa-bangsa yang bertujuan untuk mengakibatkan akibat hukum tertentu. yaitu perjanjian bilateral dan multilateral. Cara berlakunya e. Pemberitahuan bahwa ia bukan lagi sebagai anggota staf konsuler I. Dalam definisi ini subyek hukum internasional yang mengadakan perjanjian adalah anggota masyarakat bangsa-bangsa. . 2. Konvensi Wina (diplomatic). Perbedaan perwakilan diplomatiok dengan perwakilan konsuler: A. Contoh perjanjian bilateral : Indonesia – Cina (dwikewarganegaraan). Berhak mengadakan hubungan bersifat politik. Satu negara hanya memiliki satu perwakilan diplomatik di negara penerima. Bilateral adalah perjanjian antar dua negara unutk mengatur kepentingan kedua belah pihak. yaitu : a.3. Memelihara kepentingan negaranya dengan melakukan hubungan dengan pejabat tingkat pusat. 2. Korps Diplomatik : 1. b. J. PERJANJIAN INTERNASIONAL 1. Srtrukturnya c. 4. 2. Indonesia-Tailand (garis batas laut Andaman) dll. Jumlah pesertanya. 3. Macam Perjanjian Internasional : Perjanjian internasional dapat dibedakan berdasarkan beberapa kriteria. Korps Konsuler : 1. Jumlah pesertanya b. Berhak mengadakan hubungan yang bersifat non politik 3. Mochtar Kusumaatmaja. 4.

Menurut Hukum Positif Indonesia. dll ad. Tahap Pembuatan Perjanjian Internasional : Menurut Mochtar Kusumaatmaja ada dua macam cara pembentukan perjanjian internasional : a. ratifikasi atau pengesahan). Dari segi cara berlakunya. budaya. jika berlakunya perjanjian itu harus dilakukan perubahan undangundang di negara peserta terlebih dahulu. seperti Perjanjian perdagangan. b.executing. yaitu perjanjian bersifat self-executing (berlaku dengan sendirinya)yaitu perjanian itu langsung dapat berlaku setelah diratifikasi oleh negara peserta) dan non self. adalah pernyataan suatu negara yang disampaikan oleh wakil negara itu dan ditujukan kepada negara lain. seperti Indonesia-Malaysia. dll ad. Comvention. ZEE dan landas benua). Sedangkan perjanjian internasional lisan adalah setiap perjanjian internasional yang doekspresikan melalui instrumen-instrumen tidak tertulis. Perjanjian internasional yang dibentuk melalui 2 tahap yaitu ( perundingan dan penandatanganan) dipakai untuk perjanjian yang tidak begitu penting. hukum laut. Seperti konvensi Jenewa. Perjanjian internasional lisan ( international oral agreement). Constitution. 2. penerimaan dan penandatanganan). Perjanjian diam-diam (tacit consent atau tacit agreement). perjanjian yang dibuat tidak tegas. e. perjanjian internasional itu ada dua. Deklarasi Unilateral atau deklarasi sepihak ( unilateral declaration). Dari segi intrumennya. dari Negara atau subyek hokum internasional lainnya. Perjanjian internasional tertulis adalah perjanjian yang dituangkan dalam instrumen-instrumen pembentuk perjanjian yang tertulis dan formal. berjangka pendek. dengan perjanjian yang berisi soal-soal ekonomi. ad. Indonesia-Cina. 3. seperti : 1. Wina. 3. perundingan. seperti Treaty. penyelesaian cepat. Sedangakan ada perjanjian yang bersifat treaty contract adalah perjanjian yang menimbulkan hak dan kewajiban hanya bagi negara yang mengadakan perjanjian saja. Dari segi strukturnya yaitu ada perjanjian yang bersifat Law Making Treaties adalah perjanjian yang mengandung kaidah hukum yang berlaku bagi semua bangsa di dunia.Konvensi Hukum Laut Internasional (laut teritorial. Statute. Dari segi objeknya. penandatanganan. pada pasal 11 ayat 1 UUD 1945 dosebutkan bahwa Presiden dengan persetujuan DPR membuat perjanjian dengan Negara lain. cara ini dupakai apabila materi atau yang diperjanjikan itu dianggap sangat penting maka perlu persetujuan DPR. yaitutertulis dan lisan. yang diperjanjikan adalah hal-hal yang disepakati secara lisan. . dll ad. perjanjian internasional dibedakan antara perjanjian yang berisi soal-soal politik. artinya keberadaan perjanjian itu hanya dapat diketahui melalui penyimpulan suatu tingkah laku baik aktif atau tidak aktif. sepertithe London Agreement (keanggotaan Dewan Keamanan PBB). Protocol. Declaration. Dalam Undang-undang RI No. perumusan naskah. d. Covenant. zona bersebelahan. Perjanjian internasional yang dibentuk melalui 3 tahap yaitu (perundingan.b. Agreement. c. 24 tahun 2000 ditegaskan bahwa pembuatan perjanjian internasional dilakukan melalui tahap ( penjajakan. Arrangement. Charter.

Parlemen tapi jarang digunakan. Ratifikasi campuran antara DPR (legislatif) dengan Pemerintah (Eksekutif). 4. Traktat (treaty) perjanjian paling formal merupakan persetujuan dua negara atau lebih mencakup perjanjian bidang politik dan ekonomi. diwakili oleh kepla negara. JENIS PERJANJIAN INTERNASIONAL 1. Landas Benua (lebih 200 mil). Indonesia dengan Malaysia tentang Ektradisi 1974. . Tapi perjanjian belum dapat diberlakukan sebelum diratifikasi oleh masingmasing negara. Contohnya : Indonesia dengan RRC (1955) tentang Penyelesaian dwikewarganegaraan. biasanya dilakukan oleh menteri luar negeri atau kepala pemerintahan. Tidak diratifikasi karena sifatnya tidak seresmi atau seformal traktat atau konvensi. Zona Bersebelahan (24 mil). ISTILAH-ISTILAH DALAM PERJANJIAN INTERNASIONAL : 1. Zona Ekonomi Eksklusif (200 mil). Indonesia dengan Australia tentang Pertahanan dan Keamanan kedua negara 1995. 3. 2. 3. Perundingan (Negotiation). Ratifikasi oleh badan eksekutif. menteri luar negeri atau duta besar dengan menunjukkan Surat Kuasa Penuh (full powers) b. Penandatanganan (Signature). Multilateral yang disebut juga Law Making Treatis biasanya mengatur hal yang berkaitan dengan kepentingan umum dan bersifat terbuka dala arti tidak hanya mengatur kepentingan negara yang mengadakan perjanjian itu tetapi juga kepentingan negara lain yang tidak turut serta dalam perjanjian itu (bukan Peserta). Bilateral bersifat khusus (Treaty Contract) karena hanya mengatur kepentingan ke dua negara. c. Persetujuan (Agreement) perjanjian bersifat tekhnis atau administratif. Konvensi Hukum Laut Internasiobnal 1982 tentang laut teritorial (200 mil). Konvensi (Convention) persetujuan formal bersifat multilateral yang tidak berurusan dengan kebijaksanaan tingkat tinggi (haigh Plicy) dilegalisasi oleh wakil yang berkuasa penuh. Indonesia dengan Thailand tentang garis batas laut Andaman sebelah utara selat Malaka 1071. Ratifikasi oleh badan Legislatif atau DPR. biasanya dilakukan oleh raja absolut dan pemerintahan otoriter.Menurut Konvensi Wina 1969 tentang Hukum Perjanjian Internasional disebutkan tahap pembuatan perjanjian internasional dilakuakn melalui tahap: a. Contohnya :Konvensi Jenewa 1949 tentang perlindungan korban perang. Ratifikasi perjanjian internasional dapat dibedakan sbb: 1. oleh sebab itu perjanjian bilateral bersifat ‘tertutup’ dalam arti tertutup kemungkinan bagi negara lain untuk ikut serta dalam perjanjian tersebut. Protokol (Protocol) persetujuan tidak resmi umumnya tidak dibuat oleh kepala negara yang mengatur masalah-masalah tambahan seperti penafsiran klaususl-klausul tertentu ( Klausul = ketentuan tambahan sebuah perjanjian). Pengesahan (Ratification). Penandatanganan hanya bersifat sementara dan harus dikuatkan dengan pengesahan atau penguatan yang disebut ratifikasi. kepala pemerintahan. 2. Konvensi wina 1961 tentang Hubungan Diplomatik. perundingan tahap pertama tentang objek tertentu. 2.

Proses Verbal catatan atau ringkasan atau kesimpulan konferensi diplomatik. 2. ORGANISASI INTERNASIONAL A. Tidak diratifikasi. 7. Negara anggota memiliki kedaulatan sederajat. b. sampai perjumpaan permanen. 15. Inggris. 10. Prancis. Menjaga perdamaian dunia 2. 13. Misalny Pakta Warsawa (mengenai Pertahanan ). 8. terinci dan sistimatis serta tidak memerlukan ratifikasi. Perikatan ( Arrangement) adalah istilah yang digunakan untuk transaksi yang sifatnya sementara. Tujuan PBB: 1. Contoh Piagam Kebebasan Transit. Pakta (fact). menghentikan pengrusakan lingkungan dan penghormatan HAM. 11. Biasanya diulakukan oleh wakil-wakil militer dan negara dan bisa bersifat multilateral dan melahirkan kewajiban bagi yang mengadakannya. 6. Dan Sekjen PBB sekarang adalah Ban Kimon dari Korea Selatan. 4. Charter adalah istilah dalam perjanjian internasional untuk pendirian badan yang melakukan fungsi administratif. Negara-negara menyelesaikan perselisihan dengan cara damai 4. Misalnya Atlantic Charter. nama utusan. Mengembangkan persahabatan antar bangsa 3. Bahasa persidangan PBB adalah bahasa Arab. atau catatan suatu pemufakatan. Covenant yaitu anggaran dasar LBB (Liga Bangsa-Bangsa). PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) United Nations Berdiri pada tanggal 24 Oktober 1945 diprakarsai oleh 5 negara antara lain Amerika serikat. Ketenrtuan Umum (General Act) traktat yang bersifat resmi dan tidak resmi. menunjukkan suatu persetujuan yang lebih khusus dan membutuhkan ratifikasi. Pertukaran Nota yaitu metode tidak resmi namun banyak digunakan. Memvantu masyarakat dunia lebih sejahtera.5. penyakit menular. Piagam (Statute) yaitu himpunan peraturan yang ditetapkan leh persetujuan internasional baik mengenai pekerjaan atau kesatuan tertentu seperti pengawasan internasional yang mencakup tentang minyak.masalah yang disetujui konferensi dan tidak diratifikasi. Kelima Negara tersebut sekarang sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB yang memegang hak Veto yaitu hak untuk membatalkan atau memveto keputusan dewan keamanan PBB. . Prinsip-Prinsip PBB: 1. Rusia dan Spanyol. Negara anggota mematuhi piagam PBB 3. Magna Charter. Rusia. mandarin. Ketentuan Penutup (final Act) ringkasan hasil konvensi yang menyebutkan negara peserta. lapangan kerja. memberantas kemiskinan. Deklarasi (declaration) yaiut perjanjianinternasinal yang berbentuk traktat dan dokumen tidak resmi. Negara-negara menghindari penggunaan kekerasan atau ancaman kekerasan. Cina dan Prancis. a. 14. Inggris. 9. Menjadi pusat bangsa –bangsa dalam pencapaian tujuan PBB diatas. 12. Modus Vivendi dokumen untuk mencatat persetujuan internasional bersifat sementara. buta aksara. Tidak diratifikasi.

Negara yang terakhir yang mencapai kemerdekaannya pada Bulan November 1994 adalah Palau. Bersidang setiap tahun selama satu bulan. Rusia. Pada bulan Desember menjadi anggota PBB. Fungsi dewan ini adalah bertanggug jawab atas kegiatan social PBB. 2. Contoh Negara Togo dan Kamerun. Cina. . ILO (International Labour Organization) organisasi Perburuhan Internasional. FAO (Food and Agriculture Organization) organiasai Pangan dan Pertanian. Keputusannya tidak mengikat anggota PBB karena hanya bersifat rekomendasi namun berbobot karena merupakan hasil pandangan mayoritas Negara di dunia. Dewan Perwalian (Trusteeship Council) : Dewan ini bertugas menyelenggarakan pemerintahan dan melakukan pengawasan terhadap wilayah-wilayah yang masuk kategori trust territories (wilayah peerwalian). Sistem perwalian itu di selenggarakan dalam rangka : 1. ekonomi. sosbud penduduk setempat. masalah lingkungan dan Hak Asasi Manusia. Anggaotanya 15 negara yang terbagi menjadi 5 anggota tetap (Inggris. 4. UNESCO (United Nations educational Scintific and Cultural Organization) Organisasi Pendidikan. Fungsinya sebgai forum untuk membahas masalaha yang menjadi keprihatinan dunia. UNICEF (United Nations Shildren’s Fund) Dana Kanak-Kanak Perserikatan Bangsa-Bangsa yang memberikan bantuan untuk rencana-rencana kesejahteraan ibu dan anak di selurug Negara di dunia. Negara anggota membantu PBB c. Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan. Mendorong peenghormatan HAM dan saling ketergantungan sesame bangsa. Badan ini mengkoordinir badan-badan seperti WHO (World Health Organization) oeganisasi kesehatan Dunia. Amerika serikat) dan 10 negara anggota tidak tetap yang dipilih oleh Majelis Umum untuk masa jabatan 2 tahun. namun bias dibatalkan oleh 1 negara dari anggota Dewan tersebut. 3. kepulauan Solomon adalah bekas jajahan Jerman. Memajukan politik. Dewan ini merekomendasi kepada majelis umum yang berkaitan dengan pembanguna ekonomi. Majelis Umum (General Asembly) : Angotanya semua Negara anggota PBB. Wilayah perewalian adalah wilayah bekas jajahan yang ditempatkan dalam satu system perwalian sebagai satu cara agar Negara-negara anggota bertanggung jawab atas wilayah tersebut (biasanya Negara bekas penjajahnya) dan menngkatkan kemajuan wiulayah itu menuju kemerdekaannya. Dewan ini memiliki hak Veto yaitu hak untuk memblokir atau menolak keputusan Dewan walaupun ke 14 anggota dewan yang lain menyetujui keputusan yag bersangkutan. Kemudian Negara bekas jajahan Turki seperti Jordania dan Palestina. Dewan Keamanan PBB (Security Council) : Adalah badan PBB yang fungsinya memelihara atau mempertahankan perdamaian dan keamanan internasional. Dewan Ekonomi dan Sosial (Economic and Social Council) : Anggotanya terdiri dari 54 negara dan setiap tahun dipilih 18 anggota baru oleh Majelis Umum PBB untuk masa jabatan 3 tahun. 3. Bersidang setiap tahun. Badan /Alat Perlengkapan PBB: 1.5. Prancis. Memelihara keamanan dan perdamaian internasional 2.

Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan yang didirikan pada tanggal 4 November 1946 bermarkas di Paris. Badan Khusus PBB (Specialized Agencies) : 1. Dewan keamanan atas permohonan badan tersebut dan badan PBB lainnya. ILO (International Labour Organizatiaon) yaitu Organisai buruh internasional didirikan pada tanggal 11 April 1919 bermarkas di Jenewa. 6. Amerika Serikat. 3. Sekjen sekarang Ban Kimon dari Korea selatan. Italia. Semua Negara yang berada di bawah Statuta (wilayah Kerja) Mahkamah Internasional. 6. WHO (World Health Organization) yaitu organisasi kesehatan Dunia yang didirikan pada tanggal 7 April 1948 bermarkas di Jenewa . 5. Sekretariat (Secretariat) : Badan ini terdiri atas satu orang sekretaris Jenderal dan staf yang diperlukan. . FAO ( Food and agriculture Organization) yaitu organisasi bahan makanan dan pertanian PBB didirikan pada tanggal 16 Oktober 1945 bermarkas di Roma. stabilitas pertukaran uang. UNESCO (United Nations educational Scintific and Cultural Organization) . IMF (International Monetary Fund) yaitu dana moneter internasional didirikan pada tanggal 27 desember 1945 bermarkas diWashington. Sekretaris Jenderal diangkat oleh Majelis Umum atas usul Dewan Keamanan PBB. Perkara apa saja. Dewan Keamanan PBB. Negara lain yang bukan statute Mahkamah Internasioanl dengan syarat yang telah ditetapkan. Swiss. hutan. Bertujuan memajukan kerjasama moneter internasional dan perluasan perdagangan internasional. IBRD ( International Bank of Reconstruction and development) yaitu bang pembangunan dan perkembangan internasional yang didirikan pada tanggal 27 Desember 1945 bertyujuan membantu pembangunan dan perkembangan daerah-daerah milik anggota PBB untuk memudahkan penanaman modal untuk tujuan produktif. Mahkamah Internasional (International Court of Justice) : Adalah badan pengadilan internasional resmi dan tetap yang bertugas untuk memeriksa dan memutus perkara yang diajukan kepadanya. Mahkamah Internasional selain mengadili perkara dapat juga memberikan nasihat hokum kepadamajelis Umum. 5. Menjamin penanganan masalah-masalh soaial dan ekonomi. Prancis. Badan ini bertujuan member sumbangan kearah perdamaian dan keamanan dengan memajukan kerjasama antar bangsa-bangsa melalui pendidikan. 2. yaitu Organisasi Pendidikan. Bertujuan memelihara perdamaian abadi dengan memajukan keadilan ekonomi. pengetahuan. social dan memperbaiki syarat perburuhan dan tingkat kehidupannya. 2. Badan ini bertujuan meningkatkan perdamaian dan effisiensi produksi dan distribusi hasil makanan dan pertanian. bertujuan mencapai tingkat kesehatan yang tertinggi bagi semua rakyat di dunia.4. 3. Terdiri 15 hakim yang dipilih Majelis Umum berdasarkan kemampuan mereka dan bermarkas di Den Haag Belanda. 4. Pihak yang dapat mengajukan perkara ke Mahkamah internasional : 1. perbaiki hidup penduduk desa. Swiss.

yaitu forum dialog tentang isu-isu keamanan di wilayah Asia Pasifik. A. Salng memberi bantuan dalam bentuk saran latihan dan penelitian. 10. WTO (Word Trade Organization) Organisasi perdagangan Dunia. Mnyanmar. Federasi Rusia. Mngolia dan Uni Eropa. Amerika Serikat. tekhnik. 2. Konferensi Tingkat Tinggi ini merupakan lembaga pembuat keputusan tertinggi dalam ASEAN. laos. yaitu siding para menteri luar negeri ASEAN yang merumuskan garis kebijakan dan koordinasi kegiatan ASEAN. Memepercepat peetumbuhan ekonomi. B. Asustralia.(Bukan Badan PBB) B. Vietnam. Tujuan ASEAN : 1. Sidang ini 2 kali setahun. 8. India. Meningkatkan kerjasama dalam masalah yang menyangkut kepentingan beresama bidang ekonomi. Papua Nugini sebagai Peninjau dan 12 negara patner yaitu Kanada. ITO (International Trade Organization) yaitu organisasi perdagangan internasional dan peraetujuan mengenai bea dan cukai dan perdagangan. Bekerjasama dalam dalam penggunaan pertanian dan industry. Disamping itu ada Forum Regional ASEAN (FRA) sejak rahun 1994. Rajaratnam (Singapura) dan Narciso R. dan Kamboja. pengetahuan dan administrasi. soaial dan budaya dfi kawasan asia tenggara. . ASEAN Finance Meeting (AFMM) adalah siding para menteri keuangan ASEAN merumuska kebijakan ASEAN di bidang keuangan. 9. Jepang. soaial budaya. UPU (Universal Postal Union) yaitu persatuan pos sedunia. Meningkatkan perdamaian dan stabiloitas regional dan saling mengjhormati. RRC. Thanat Khoman (Muangthai). ITU (International Telecommunication union yaitu persatuan telekomunikasi internasional. 11. Selandia Baru Korea Selatan.membantu menetapkan system pembayaran multilateral terhadap transaksi yang sedangberjalan. Sekarang jumlah anggotanya 10 negara yaitu ditambah dengan Brunai Darussalam. ASEAN Miniterial Meeting (AMM). Tun Abdul Razak (Malaysia). Didahului dengan pertemuan para menteri ekonomi dan menteri luar negeri ASEAN. 7. 4. Membina kerjasama dengan organisasi dunia lainnya. Ramos (Filipina). ASEAN Economic Ministers (AEM) adalah siding para menteri ekonomi untuk meneruskan kebijakan yang telah dirumuskan. Korea Utara. 4. 6. Terdiri 23 negara yaitu 10 negara ASEAN. 3. 5. yaitu pertemuan para kepala pemerintahan se ASEAN. ASEAN (Association of South East Asian Nations) Atau Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara: ASEAN di bentuk berdasarkan deklarasi Bangkok tanggal 8 Agustus 1967 yang ditandatangani 5 tokoh ASEAN yaitu Adam Malik (Indonesia). perbaikan tarap hidup rakyat. 2. Struktur ASEAN : Menurut KTT ASEAN di BALI 1976 strukturnya sbb : 1. 3. ICAO (International Civil Aviation Organization) yaitu organisasi penerbangan sipil internasional. ASEAN Summit.

4 juta km : 2.163 km : 800. keshatan penerangan. 2. Mamfaat Kerja sama dan Perjanjian Internasional bagi Indonesia : A. b. Indonesia – India : Lands kontinen laut Andaman. Other ASEAN Ministerial Meeting (OAMM) yaitu siding para menteri non ekonomi merumuskan kebojakan selain ekonomi seperti pendidikan. perburuhan. 3. Dewan Keamanan PBB menghentikan Agresi Militer Belanda I atas usul India dan Australia.166. Indonesia – Australia : Laut arafuru dan utara irian jaya dengan papua nugini d. sosbud. Landas Kontinen tersebut maka luas wilayah Indonesia menjadi sekitar 8. Indonesia. Pengakuan kedaulatan RI oleh belanda melalui KMB tanggal 27 Desember 1949. 4. Laut territorial 3. Batas wilayah 12 mil laut territorial Negara pantai dan Negara kepulauan. Indonesia – Malaysia : lndas kontinen selat malaka daan lau natuna.Pemerintaha RI dikembalikan ke Yogyakarta. 2. e.000 km . ASEAN Standing Committee (ASC) komisi tetap ASEAN dipimpin oleh menteri luar negeri dari Negara yang mendapat giliran manjadi Ketua yaitu tuan rumah dari siding tahunan para menteri luar negeri ASEAN. 6.. Mamfaat Perjanjian Internasional : 1. teknologi. Indonesia.087 km : 3. b. daratan/Kepulauan 2. 7. ASEAN Secretariat yaitu sekretaris ASEAN yang berfungsi untuk memprakarsai. ilmu pengetahuan. Pengembalian Irian barat oleh PBB dari tangan belanda ke RI tahun 1962 5. B. Perundingan Indonesia Belanda melalui Jasa baik KTN (komisi Tiga Negara) untuk menghentikan pendudukan belanda di Indonesia. Diterimanya konsep Negara kepulauan (archipelagic state)Wawasan Nusantara.Singapura :garis batas laut territorial. pengakuan hak Negara tak berpantai utk ikut memamfaatkan sumber daya alam dan kekayaan lautan.Thailand : Landas kontinen selat malaka danm laut Andaman. batas 200 mil laut ZEE (Zona Ekonimi Eksklusif). c. c. PBB mengeluarkan resolusi untuk menghentikan Agresi Militer belanda IIyang berisi : Hentikan saling menyerang . yaitu : a.027.Berunding atas dasar Perjanjian Lingarjati dan renville . C. Berdasarkan pengakuan persegi : 1. Secara regional perjanjian batas laut dengan Negara tetangga sbb: a.5. member nasehat dan pertimbangan dan mengkoordinasikan dan melaksanakan jkegiatan-kegiatan ASEAN.Membebaskan segala tawanan . Penentuan Batas Wilayah laut RI melalui Konvensi Hukum Laut Inmternasional tahun 1982. Mamfaat keraja sama Internasional: 1.

yang memang harus diserahkan pada polisi setempat. Berakhirnya Fungsi Misi Perwakilan Diplomatik : 1.4. Memelihara persahabatan serta membina hubungan ekonomi.000 km C.500. konsul mengepalai suatu kekonsulan yang membawahi satu daerah kekonsulan kadang-kadang diperbantukan konsul Jenderal. bebas pemeriksaan atas tas diplomatik. surat-surat ataupun telegram tidak boleh dibuka oleh polisi. Tugas pokok konsul kehormatan adalah menghubungkan perdagangan ke dua negara. 5. Arsip-arsip. Mereka dibebaskan dari pajak dan bea cukai. polisi. b. F. b. Hak Ekstrateritorialitas. Konsul . daerah kedutaan termasuk halaman dan bangunannya dimana terpancang bendera dan lambang negara itu. Warga negara yang mencari perlindungan digedung perwakilan diplomatik tidak dapat ditanmgkap begitu saja melainkan harus melalui perundingan dengan kepala perwakilan setempat. Negara penerima perang dengan negara pengirim. bebas mendirikan tempat ibabad dilingkungan kedutaan. hak kekebalan dalam daerah perwakilan seperti daerah kedutaan besar. tanpa seizin kepala perwakilan diplomatik yang bersangkutan. 4. Mengadakan perundinagn dan persetujuan dengan negara penerima. Mengetahui keadan dan perkembangan di negara penerima dengan cara yang syah sesuai dengan Undang-undang dan melaporkannya kepada negara pengirim. hakim tersebut. ZEE : 2. Fungsi. Ada konsuler yang bersifat tetap ada konsuler kehormatan. melainkan mendapat honoraruium atas jasa-jasanya itu. D. membawahi beberapa konsul yang ditempatkan di ibu kota negara tempat ia bertugas. Pejabat ini tidak mendapat gaji.Wakil negara pengirim di negara penerima 2. 3. Orang yang masuk tanpa izin bisa dikeluarkan. Konsul Jenderal. Hak Kekebalan atau Kebebasan Korps Diplomatik. Melindungi kepentingan negara dan warga negara pengirim sesuai hukum internasional. E. Hak Kekebalan (immunitet) Korps Diplomatik : a. Karena tidak disenangi (di persona non grata ) 4. ilmu pengetahuan antara negara pengirim dan penerima. Sudah habis masa jabatan 2. setiap anggota korps diplomatik harus tunduk kepada hukum dan peraturan kepolisian setempat namun tidak dapat dituntut dimuka pengadilan. Ia ditarik oleh pemerintah negaranya 3. Kecuali pelaku kejahatan. Hak dan Kewajiban Perwakilan Diplomat menurut Konvensi Wina tahun 1961 : 1. Berdasarkan hukum internasional daerah itu dipandang sebagai daerah negara pengirim. . Perwakilan Konsuler : adalah lembaga kenegaraan di luar negeri yang bertugas dalam membina hubungan non politik dengan negara lain. pendidikan dan kebudayaan. 1. Tingkatan kepangkatan perwakilan konsuler : a. Gedung perwakilan negara asing tidak boleh digeledah atau dimasuki oleh petugas kehakiman.

PERJANJIAN INTERNASIONAL 1. 4. ekonomi. . 3. melakukan fungsi administratif yang tidak bertentangan dengan peraturang negara penerima. iasanya ditempatkan di kota-kota yang termasuk kekonsulan. 2. J. Bertindak sebagai notaris dan panitera sipil. Pemberitahuan bahwa ia bukan lagi sebagai anggota staf konsuler I. perjanjian internasional adalah perjanjian yang diadakan anatara anggota masyarakat bangsa-bangsa yang bertujuan untuk mengakibatkan akibat hukum tertentu. Korps Konsuler : 1. Mochtar Kusumaatmaja. Satu negara hanya memiliki satu perwakilan diplomatik di negara penerima. Memajukan hubungan perdagangan. Fungsi Perwakilan Knsuler menurut Konvensi Wina : 1. Mengeluarkan paspor dan Visa atau dokumen perjalanan kepada warga negara pengirim. Memelihara kepentingan negaranya dengan melakukan hubungan dengan pejabat tingkat pusat. kebudayaan dan iptek ke dua negara. Konsul Muda. Fungsi seorang pejabat konsuler telah berakhir 2. 2. 2. 3. Kadang diperbantukan kepada konsul jenderal atau Konsul.c. mengepalai kantor wakil konsulat yang ada didalam satu daerah kekonsulan. Berhak mengadakan hubungan yang bersifat non politik 3. Satu negara dapat mempunyai lebih dari satu perwakilan konsuler. Mempunyai hak ekstrateritorial (tidak tunduk pada kekuasaan peradilan) B. Korps Diplomatik : 1. badan hukum sesuai dengan hukum internasional ( sesuai batas-batas yang di izinkan). 4. lembaga-lembaga internasional dan negaranegara. Berakhirnya misi perwakilan konsuler : 1. H. Memelihara kepentingan negaranya dengan melaksanakan hubungan dengan pejabat tingkat daerah (setempat). Berhak mengadakan hubungan bersifat politik. Penarikan dari negara pengirim 3. Melindungi kepentingan negara pengirim dan warga negaranya. Perbedaan perwakilan diplomatiok dengan perwakilan konsuler: A. Tidak mempunyai hak ekstrateritorial (tunduk pada pelaksanaan kekuasaan peradilan). 4. G. diangkat oleh konsul jenderal atau oleh konsul untuk engurus hal tertentu yang berhubungan dengan daerah kekonsulan. Dalam definisi ini subyek hukum internasional yang mengadakan perjanjian adalah anggota masyarakat bangsa-bangsa. d gen Konsul. Pengertian perjanjian internasional a.

Contoh perjanjian bilateral : Indonesia – Cina (dwikewarganegaraan). Perjanjian multilateral adalah diadakan oleh banyak negara untuk mengatur kepentingan bersama negara-nebara peserta perjanjian tersebut. Jumlah pesertanya b. negara) yang menurut hukum internasional menimbulkan hak dan kewajiban bagi para pihak yang membuat kesepakatan. Intrumen pembentuk perjanjiannya ad. Charter. seperti Indonesia-Malaysia. Indonesia-Cina.Indonesia – Malaysia (ekstradisi). Dari segi intrumennya. Agreement. Objeknya d.a. seperti Treaty. Jumlah pesertanya. Contoh multilateral adalah Konvensi Jenewa (perlindungan korban perang).b. yaitu perjanjian bersifat self-executing (berlaku dengan sendirinya)yaitu perjanian itu langsung dapat berlaku setelah diratifikasi oleh negara peserta) dan non self. budaya. Bilateral adalah perjanjian antar dua negara unutk mengatur kepentingan kedua belah pihak. Arrangement. zona bersebelahan. yaitu : a. Seperti konvensi Jenewa. Perjanjian internasional tertulis adalah perjanjian yang dituangkan dalam instrumen-instrumen pembentuk perjanjian yang tertulis dan formal. Indonesia-Tailand (garis batas laut Andaman) dll. Konvensi Hukum Laut Internasional (laut teritorial.b. Konvensi Wina (diplomatic). Dari segi objeknya. Definisi lain Perjanjian Internasional adalah kesepakatan antara dua atau lebih subyek hukum internasional (lembaga internasional. Cara berlakunya e. Sedangakan ada perjanjian yang bersifat treaty contract adalah perjanjian yang menimbulkan hak dan kewajiban hanya bagi negara yang mengadakan perjanjian saja. perjanjian internasional itu ada dua. Declaration. Comvention. yang diperjanjikan adalah hal-hal yang disepakati secara lisan. Perjanjian internasional lisan ( international oral agreement). dll ad. 2. dll ad. Covenant. Sedangkan perjanjian internasional lisan adalah setiap perjanjian internasional yang doekspresikan melalui instrumen-instrumen tidak tertulis. sepertithe London Agreement (keanggotaan Dewan Keamanan PBB). Wina. ad. Constitution. c. jika berlakunya perjanjian itu harus dilakukan perubahan undangundang di negara peserta terlebih dahulu. Dari segi strukturnya yaitu ada perjanjian yang bersifat Law Making Treaties adalah perjanjian yang mengandung kaidah hukum yang berlaku bagi semua bangsa di dunia. seperti : 1. ZEE dan landas benua). e. Macam Perjanjian Internasional : Perjanjian internasional dapat dibedakan berdasarkan beberapa kriteria. Protocol. d.executing. perjanjian internasional dibedakan antara perjanjian yang berisi soal-soal politik. Dari segi cara berlakunya. dengan perjanjian yang berisi soal-soal ekonomi. yaitutertulis dan lisan. hukum laut. Srtrukturnya c. dll ad. yaitu perjanjian bilateral dan multilateral. Statute. .

Menurut Hukum Positif Indonesia. oleh sebab itu perjanjian bilateral bersifat ‘tertutup’ dalam arti tertutup kemungkinan bagi negara lain untuk ikut serta dalam perjanjian tersebut. Perjanjian diam-diam (tacit consent atau tacit agreement). Ratifikasi oleh badan eksekutif. c. Perjanjian internasional yang dibentuk melalui 2 tahap yaitu ( perundingan dan penandatanganan) dipakai untuk perjanjian yang tidak begitu penting. 2. 3. perundingan tahap pertama tentang objek tertentu. biasanya dilakukan oleh menteri luar negeri atau kepala pemerintahan. Dalam Undang-undang RI No. Indonesia dengan Thailand tentang garis batas laut Andaman sebelah utara selat Malaka 1071. Deklarasi Unilateral atau deklarasi sepihak ( unilateral declaration). perundingan. ratifikasi atau pengesahan). Indonesia dengan Australia tentang Pertahanan dan Keamanan kedua negara 1995. biasanya dilakukan oleh raja absolut dan pemerintahan otoriter. JENIS PERJANJIAN INTERNASIONAL 1. diwakili oleh kepla negara. penandatanganan. penerimaan dan penandatanganan). kepala pemerintahan. penyelesaian cepat. perumusan naskah. perjanjian yang dibuat tidak tegas. Perundingan (Negotiation). cara ini dupakai apabila materi atau yang diperjanjikan itu dianggap sangat penting maka perlu persetujuan DPR. Perjanjian internasional yang dibentuk melalui 3 tahap yaitu (perundingan. menteri luar negeri atau duta besar dengan menunjukkan Surat Kuasa Penuh (full powers) b.2. artinya keberadaan perjanjian itu hanya dapat diketahui melalui penyimpulan suatu tingkah laku baik aktif atau tidak aktif. Menurut Konvensi Wina 1969 tentang Hukum Perjanjian Internasional disebutkan tahap pembuatan perjanjian internasional dilakuakn melalui tahap: a. Penandatanganan hanya bersifat sementara dan harus dikuatkan dengan pengesahan atau penguatan yang disebut ratifikasi. berjangka pendek. pada pasal 11 ayat 1 UUD 1945 dosebutkan bahwa Presiden dengan persetujuan DPR membuat perjanjian dengan Negara lain. . Pengesahan (Ratification). Penandatanganan (Signature). Tapi perjanjian belum dapat diberlakukan sebelum diratifikasi oleh masingmasing negara. Bilateral bersifat khusus (Treaty Contract) karena hanya mengatur kepentingan ke dua negara. 3. Ratifikasi campuran antara DPR (legislatif) dengan Pemerintah (Eksekutif). seperti Perjanjian perdagangan. 24 tahun 2000 ditegaskan bahwa pembuatan perjanjian internasional dilakukan melalui tahap ( penjajakan. Tahap Pembuatan Perjanjian Internasional : Menurut Mochtar Kusumaatmaja ada dua macam cara pembentukan perjanjian internasional : a. Ratifikasi oleh badan Legislatif atau DPR. adalah pernyataan suatu negara yang disampaikan oleh wakil negara itu dan ditujukan kepada negara lain. Ratifikasi perjanjian internasional dapat dibedakan sbb: 1.Parlemen tapi jarang digunakan. dari Negara atau subyek hokum internasional lainnya. b. Indonesia dengan Malaysia tentang Ektradisi 1974. 3. Contohnya : Indonesia dengan RRC (1955) tentang Penyelesaian dwikewarganegaraan.

Zona Ekonomi Eksklusif (200 mil). Deklarasi (declaration) yaiut perjanjianinternasinal yang berbentuk traktat dan dokumen tidak resmi. 8. ISTILAH-ISTILAH DALAM PERJANJIAN INTERNASIONAL : 1. Misalny Pakta Warsawa (mengenai Pertahanan ). nama utusan. 9. sampai perjumpaan permanen. Piagam (Statute) yaitu himpunan peraturan yang ditetapkan leh persetujuan internasional baik mengenai pekerjaan atau kesatuan tertentu seperti pengawasan internasional yang mencakup tentang minyak. Ketentuan Penutup (final Act) ringkasan hasil konvensi yang menyebutkan negara peserta. 7. Zona Bersebelahan (24 mil). Persetujuan (Agreement) perjanjian bersifat tekhnis atau administratif. ORGANISASI INTERNASIONAL A. 5. Traktat (treaty) perjanjian paling formal merupakan persetujuan dua negara atau lebih mencakup perjanjian bidang politik dan ekonomi.2. menunjukkan suatu persetujuan yang lebih khusus dan membutuhkan ratifikasi. Magna Charter. Perikatan ( Arrangement) adalah istilah yang digunakan untuk transaksi yang sifatnya sementara. Konvensi (Convention) persetujuan formal bersifat multilateral yang tidak berurusan dengan kebijaksanaan tingkat tinggi (haigh Plicy) dilegalisasi oleh wakil yang berkuasa penuh. Konvensi Hukum Laut Internasiobnal 1982 tentang laut teritorial (200 mil). Protokol (Protocol) persetujuan tidak resmi umumnya tidak dibuat oleh kepala negara yang mengatur masalah-masalah tambahan seperti penafsiran klaususl-klausul tertentu ( Klausul = ketentuan tambahan sebuah perjanjian). 3.masalah yang disetujui konferensi dan tidak diratifikasi. Pertukaran Nota yaitu metode tidak resmi namun banyak digunakan. Contoh Piagam Kebebasan Transit. Tidak diratifikasi karena sifatnya tidak seresmi atau seformal traktat atau konvensi. 10. PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) United Nations . Multilateral yang disebut juga Law Making Treatis biasanya mengatur hal yang berkaitan dengan kepentingan umum dan bersifat terbuka dala arti tidak hanya mengatur kepentingan negara yang mengadakan perjanjian itu tetapi juga kepentingan negara lain yang tidak turut serta dalam perjanjian itu (bukan Peserta). Ketenrtuan Umum (General Act) traktat yang bersifat resmi dan tidak resmi. Modus Vivendi dokumen untuk mencatat persetujuan internasional bersifat sementara. 6. 2. atau catatan suatu pemufakatan. Charter adalah istilah dalam perjanjian internasional untuk pendirian badan yang melakukan fungsi administratif. Contohnya :Konvensi Jenewa 1949 tentang perlindungan korban perang. Misalnya Atlantic Charter. terinci dan sistimatis serta tidak memerlukan ratifikasi. Tidak diratifikasi. Tidak diratifikasi. Proses Verbal catatan atau ringkasan atau kesimpulan konferensi diplomatik. lapangan kerja. Pakta (fact). 15. 11. Biasanya diulakukan oleh wakil-wakil militer dan negara dan bisa bersifat multilateral dan melahirkan kewajiban bagi yang mengadakannya. 14. Covenant yaitu anggaran dasar LBB (Liga Bangsa-Bangsa). 12. 4. Konvensi wina 1961 tentang Hubungan Diplomatik. 13. Landas Benua (lebih 200 mil).

Negara-negara menghindari penggunaan kekerasan atau ancaman kekerasan. Bersidang setiap tahun. Dewan Ekonomi dan Sosial (Economic and Social Council) : Anggotanya terdiri dari 54 negara dan setiap tahun dipilih 18 anggota baru oleh Majelis Umum PBB untuk masa jabatan 3 tahun. memberantas kemiskinan. Majelis Umum (General Asembly) : Angotanya semua Negara anggota PBB. ILO (International Labour Organization) organisasi Perburuhan Internasional. Memvantu masyarakat dunia lebih sejahtera. Prancis. 3. Fungsi dewan ini adalah bertanggug jawab atas kegiatan social PBB. Negara anggota memiliki kedaulatan sederajat. Dewan ini memiliki hak Veto yaitu hak untuk memblokir atau menolak keputusan Dewan walaupun ke 14 anggota dewan yang lain menyetujui keputusan yag bersangkutan. Negara anggota membantu PBB c. Prinsip-Prinsip PBB: 1. a. 5. Inggris. Negara-negara menyelesaikan perselisihan dengan cara damai 4. Dewan ini merekomendasi kepada majelis umum yang berkaitan dengan pembanguna ekonomi. Cina. Anggaotanya 15 negara yang terbagi menjadi 5 anggota tetap (Inggris. Mengembangkan persahabatan antar bangsa 3. Rusia. Menjaga perdamaian dunia 2. Dan Sekjen PBB sekarang adalah Ban Kimon dari Korea Selatan.Berdiri pada tanggal 24 Oktober 1945 diprakarsai oleh 5 negara antara lain Amerika serikat. 2. menghentikan pengrusakan lingkungan dan penghormatan HAM. penyakit menular. Inggris. Badan ini mengkoordinir badan-badan seperti WHO (World Health Organization) oeganisasi kesehatan Dunia. Prancis. Fungsinya sebgai forum untuk membahas masalaha yang menjadi keprihatinan dunia. buta aksara. Tujuan PBB: 1. Keputusannya tidak mengikat anggota PBB karena hanya bersifat rekomendasi namun berbobot karena merupakan hasil pandangan mayoritas Negara di dunia. Bersidang setiap tahun selama satu bulan. Negara anggota mematuhi piagam PBB 3. Amerika serikat) dan 10 negara anggota tidak tetap yang dipilih oleh Majelis Umum untuk masa jabatan 2 tahun. FAO (Food and Agriculture . namun bias dibatalkan oleh 1 negara dari anggota Dewan tersebut. b. Badan /Alat Perlengkapan PBB: 1. 2. Dewan Keamanan PBB (Security Council) : Adalah badan PBB yang fungsinya memelihara atau mempertahankan perdamaian dan keamanan internasional. Kelima Negara tersebut sekarang sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB yang memegang hak Veto yaitu hak untuk membatalkan atau memveto keputusan dewan keamanan PBB. masalah lingkungan dan Hak Asasi Manusia. Menjadi pusat bangsa –bangsa dalam pencapaian tujuan PBB diatas. Rusia dan Spanyol. Bahasa persidangan PBB adalah bahasa Arab. 4. mandarin. Rusia. Cina dan Prancis.

Swiss. Dewan keamanan atas permohonan badan tersebut dan badan PBB lainnya. 3. UNESCO (United Nations educational Scintific and Cultural Organization) Organisasi Pendidikan. Perkara apa saja. 6. Pada bulan Desember menjadi anggota PBB. Contoh Negara Togo dan Kamerun. Negara lain yang bukan statute Mahkamah Internasioanl dengan syarat yang telah ditetapkan. 4. sosbud penduduk setempat. Memajukan politik. Dewan Keamanan PBB. Semua Negara yang berada di bawah Statuta (wilayah Kerja) Mahkamah Internasional. Mahkamah Internasional selain mengadili perkara dapat juga memberikan nasihat hokum kepadamajelis Umum. Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan. Mendorong peenghormatan HAM dan saling ketergantungan sesame bangsa. kepulauan Solomon adalah bekas jajahan Jerman. Badan Khusus PBB (Specialized Agencies) : 1. Pihak yang dapat mengajukan perkara ke Mahkamah internasional : 1. 2. Sekjen sekarang Ban Kimon dari Korea selatan. Terdiri 15 hakim yang dipilih Majelis Umum berdasarkan kemampuan mereka dan bermarkas di Den Haag Belanda. Mahkamah Internasional (International Court of Justice) : Adalah badan pengadilan internasional resmi dan tetap yang bertugas untuk memeriksa dan memutus perkara yang diajukan kepadanya. Menjamin penanganan masalah-masalh soaial dan ekonomi. Dewan Perwalian (Trusteeship Council) : Dewan ini bertugas menyelenggarakan pemerintahan dan melakukan pengawasan terhadap wilayah-wilayah yang masuk kategori trust territories (wilayah peerwalian). Sistem perwalian itu di selenggarakan dalam rangka : 1. 4. Memelihara keamanan dan perdamaian internasional 2.Organization) organiasai Pangan dan Pertanian. 5. Wilayah perewalian adalah wilayah bekas jajahan yang ditempatkan dalam satu system perwalian sebagai satu cara agar Negara-negara anggota bertanggung jawab atas wilayah tersebut (biasanya Negara bekas penjajahnya) dan menngkatkan kemajuan wiulayah itu menuju kemerdekaannya. Kemudian Negara bekas jajahan Turki seperti Jordania dan Palestina. Sekretaris Jenderal diangkat oleh Majelis Umum atas usul Dewan Keamanan PBB. ILO (International Labour Organizatiaon) yaitu Organisai buruh internasional didirikan pada tanggal 11 April 1919 bermarkas di Jenewa. ekonomi. UNICEF (United Nations Shildren’s Fund) Dana Kanak-Kanak Perserikatan Bangsa-Bangsa yang memberikan bantuan untuk rencana-rencana kesejahteraan ibu dan anak di selurug Negara di dunia. 3. Negara yang terakhir yang mencapai kemerdekaannya pada Bulan November 1994 adalah Palau. Sekretariat (Secretariat) : Badan ini terdiri atas satu orang sekretaris Jenderal dan staf yang diperlukan. Bertujuan memelihara perdamaian abadi .

Jepang. Sekarang jumlah anggotanya 10 negara yaitu ditambah dengan Brunai Darussalam. 5. 10. FAO ( Food and agriculture Organization) yaitu organisasi bahan makanan dan pertanian PBB didirikan pada tanggal 16 Oktober 1945 bermarkas di Roma. Disamping itu ada Forum Regional ASEAN (FRA) sejak rahun 1994. bertujuan mencapai tingkat kesehatan yang tertinggi bagi semua rakyat di dunia. 4. IMF (International Monetary Fund) yaitu dana moneter internasional didirikan pada tanggal 27 desember 1945 bermarkas diWashington. Italia. membantu menetapkan system pembayaran multilateral terhadap transaksi yang sedangberjalan. Badan ini bertujuan member sumbangan kearah perdamaian dan keamanan dengan memajukan kerjasama antar bangsa-bangsa melalui pendidikan. . yaitu forum dialog tentang isu-isu keamanan di wilayah Asia Pasifik. Tujuan ASEAN : 1. ICAO (International Civil Aviation Organization) yaitu organisasi penerbangan sipil internasional. 3.dengan memajukan keadilan ekonomi. India. ASEAN (Association of South East Asian Nations) Atau Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara: ASEAN di bentuk berdasarkan deklarasi Bangkok tanggal 8 Agustus 1967 yang ditandatangani 5 tokoh ASEAN yaitu Adam Malik (Indonesia). laos. Prancis. Papua Nugini sebagai Peninjau dan 12 negara patner yaitu Kanada. Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan yang didirikan pada tanggal 4 November 1946 bermarkas di Paris. Bertujuan memajukan kerjasama moneter internasional dan perluasan perdagangan internasional. ITO (International Trade Organization) yaitu organisasi perdagangan internasional dan peraetujuan mengenai bea dan cukai dan perdagangan. 2. IBRD ( International Bank of Reconstruction and development) yaitu bang pembangunan dan perkembangan internasional yang didirikan pada tanggal 27 Desember 1945 bertyujuan membantu pembangunan dan perkembangan daerah-daerah milik anggota PBB untuk memudahkan penanaman modal untuk tujuan produktif. Ramos (Filipina). Vietnam. Meningkatkan perdamaian dan stabiloitas regional dan saling mengjhormati. perbaiki hidup penduduk desa. social dan memperbaiki syarat perburuhan dan tingkat kehidupannya. Federasi Rusia. 7. Tun Abdul Razak (Malaysia). Amerika Serikat. WTO (Word Trade Organization) Organisasi perdagangan Dunia. Selandia Baru Korea Selatan. ITU (International Telecommunication union yaitu persatuan telekomunikasi internasional. Terdiri 23 negara yaitu 10 negara ASEAN. Memepercepat peetumbuhan ekonomi. hutan. soaial dan budaya dfi kawasan asia tenggara. dan Kamboja. Rajaratnam (Singapura) dan Narciso R. Korea Utara. 11. Mngolia dan Uni Eropa. yaitu Organisasi Pendidikan. pengetahuan. 8. UPU (Universal Postal Union) yaitu persatuan pos sedunia. Thanat Khoman (Muangthai). Mnyanmar. Swiss. stabilitas pertukaran uang. Badan ini bertujuan meningkatkan perdamaian dan effisiensi produksi dan distribusi hasil makanan dan pertanian. Amerika Serikat. UNESCO (United Nations educational Scintific and Cultural Organization) . RRC. A. WHO (World Health Organization) yaitu organisasi kesehatan Dunia yang didirikan pada tanggal 7 April 1948 bermarkas di Jenewa . Asustralia. 2. 9. 6.(Bukan Badan PBB) B.

perbaikan tarap hidup rakyat. PBB mengeluarkan resolusi untuk menghentikan Agresi Militer belanda IIyang berisi : Hentikan saling menyerang . 7. Mamfaat Kerja sama dan Perjanjian Internasional bagi Indonesia : A.Pemerintaha RI dikembalikan ke Yogyakarta. Salng memberi bantuan dalam bentuk saran latihan dan penelitian. yaitu pertemuan para kepala pemerintahan se ASEAN.Membebaskan segala tawanan . Mamfaat keraja sama Internasional: 1. Mamfaat Perjanjian Internasional : 1. 5. Dewan Keamanan PBB menghentikan Agresi Militer Belanda I atas usul India dan Australia. . ilmu pengetahuan. member nasehat dan pertimbangan dan mengkoordinasikan dan melaksanakan jkegiatan-kegiatan ASEAN. 4. soaial budaya. Meningkatkan kerjasama dalam masalah yang menyangkut kepentingan beresama bidang ekonomi. Membina kerjasama dengan organisasi dunia lainnya. Other ASEAN Ministerial Meeting (OAMM) yaitu siding para menteri non ekonomi merumuskan kebojakan selain ekonomi seperti pendidikan. Didahului dengan pertemuan para menteri ekonomi dan menteri luar negeri ASEAN. B. 2. Perundingan Indonesia Belanda melalui Jasa baik KTN (komisi Tiga Negara) untuk menghentikan pendudukan belanda di Indonesia. 6. 5. ASEAN Standing Committee (ASC) komisi tetap ASEAN dipimpin oleh menteri luar negeri dari Negara yang mendapat giliran manjadi Ketua yaitu tuan rumah dari siding tahunan para menteri luar negeri ASEAN. Diterimanya konsep Negara kepulauan (archipelagic state)Wawasan Nusantara. sosbud. yaitu siding para menteri luar negeri ASEAN yang merumuskan garis kebijakan dan koordinasi kegiatan ASEAN. perburuhan. Sidang ini 2 kali setahun. ASEAN Summit.Berunding atas dasar Perjanjian Lingarjati dan renville . teknologi. Pengembalian Irian barat oleh PBB dari tangan belanda ke RI tahun 1962 5. ASEAN Finance Meeting (AFMM) adalah siding para menteri keuangan ASEAN merumuska kebijakan ASEAN di bidang keuangan. 4. 3. Struktur ASEAN : Menurut KTT ASEAN di BALI 1976 strukturnya sbb : 1. Bekerjasama dalam dalam penggunaan pertanian dan industry. tekhnik. Konferensi Tingkat Tinggi ini merupakan lembaga pembuat keputusan tertinggi dalam ASEAN. 2. Pengakuan kedaulatan RI oleh belanda melalui KMB tanggal 27 Desember 1949. ASEAN Miniterial Meeting (AMM). ASEAN Secretariat yaitu sekretaris ASEAN yang berfungsi untuk memprakarsai.3. B. 4. ASEAN Economic Ministers (AEM) adalah siding para menteri ekonomi untuk meneruskan kebijakan yang telah dirumuskan. 6. pengetahuan dan administrasi. 3. keshatan penerangan.

027.166.500. b. ZEE tersebut maka luas wilayah Indonesia menjadi sekitar 8. Landas Kontinen 4. c. daratan/Kepulauan 2.2.000 km . b. Indonesia.163 km : 800. pengakuan hak Negara tak berpantai utk ikut memamfaatkan sumber daya alam dan kekayaan lautan.4 juta km : 2. Indonesia – Australia : Laut arafuru dan utara irian jaya dengan papua nugini d. Laut territorial 3.000 km : 2. C. c.. Indonesia – India : Lands kontinen laut Andaman. Berdasarkan pengakuan persegi : 1.Thailand : Landas kontinen selat malaka danm laut Andaman. batas 200 mil laut ZEE (Zona Ekonimi Eksklusif). e. yaitu : a. Indonesia – Malaysia : lndas kontinen selat malaka daan lau natuna. Penentuan Batas Wilayah laut RI melalui Konvensi Hukum Laut Inmternasional tahun 1982. Indonesia.087 km : 3.Singapura :garis batas laut territorial. Batas wilayah 12 mil laut territorial Negara pantai dan Negara kepulauan. Secara regional perjanjian batas laut dengan Negara tetangga sbb: a.