Hubungan Diplomatik

JUL 10 Posted by catatanpkn

HUBUNGAN DIPLOMATIK By : Khoirul Annas, S.Pd-SMK N 2 Kudus SK KD : Menganalisis Hubungan Internasional dan Organisasi Internasional : Menganalisis fungsi Perwakilan Diplomatik

Pengertian Diplomatik berasal dari bahasa latin diploma, atau bahasa inggris diplomacy yaitu piagam. Dalam arti luas diplomatik diartikan sebagai sarana-sarana yang sah dan legal yang digunakan suatu Negara dalam melaksanakan politik luar negerinya. Untuk menjalin hubungan diantara negara-negara itu, biasanya negara tersebut saling menempatkan perwakilannya (Keduataan atau Konsuler). Hubungan diplomatik sering dilakukan secara terbuka artinya hubungan antar bangsa yang rakyatnya diberi informasi tentang isi perjanjian antar Negara-negara peserta. Namun hubungan diplomatik juga dapat dilakukan secara tertutup artinya hubungan antar Negaranegara peserta saja. Tujuan hubungan diplomasi adalah untuk mengusahakan agar pihakpihak yang mengadakan hubungan dengan suatu Negara mendapatkan manfaat yang sebesarbesarnya untuk kedua belah pihak. Penempatan perwakilan di Negara lain dapat dilakukan dengan dua cara yaitu Perwakilan diplomatik dan Perwakilan konsuler. Penempatan perwakilan di Negara lain memperhatikan beberapa faktor, yaitu: 1. Penting tidaknya kedudukan Negara pengutus dan Negara penerima 2. Erat tidaknya hubungan antar Negara yang mengadakan hubungan 3. Besar kecilnya kepentingan Negara yang mengadakan hubungan Hubungan diplomatik yang dilakukan oleh suatu Negara tidak boleh merugikan Negara lain dan mengganggu keamanan internasional, maka perlu ada pengawasan dengan cara : 1. Mewajibkan semua anggota PBB untuk menyampaikan persetujuan yang telah dicapai kepada secretariat PBB 2. Menteri luar negeri dari berbagai Negara dapat bertemu pada sidang umum PBB setiap tahunnya 3. Setiap persetujuan yang dicapai, sebelum diresmikan harus disampaikan kepada parlemen masing-masing. Landasan hubungan diplomatik RI Dalam rangka menjalankan hubungan diplomatik, Negara Indonesia berlandaskan pada pasal 13 UUD 1945, yang menyebutkan bahwa: 1. Presiden mengangkat duta dan konsul. 2. Dalam hal mengangkat duta; Presiden memperhatikan pertimbangan DPR. 3. Presiden menerima penempatan duta negara lain dengan memperhatikan pertimbangan DPR.

Kekuasaan Presiden untuk mengangkat dan menerima duta dari negara lain merupakan kedudukannya sebagai Kepala Negara. Sedangkan prosedur maupun teknis pelaksanaannya, diatur oleh Menteri Luar Negeri. Perwakilan Diplomatik (politis) Perwakilan diplomatik yaitu perwakilan suatu Negara di Negara lain dalam bidang politik. Perwakilan di Negara lain dipimpin oleh duta besar yang sekaligus menjadi juru bicara perwakilan luar negeri atau dikenal dengan istilah Doyen. Tingkatan-tingkatan Perwakilan Diplomatikmenurut konvensi Wina tahun 1815 yaitu: 1. Duta besar berkuasa penuh (Ambassador), yaitu perwakilan tingkat tinggi dan mempunyai kekuasaan penuh serta luar biasa. Biasanya ditempatkan pada Negara yang banyak menjalin hubungan timbal balik dan diakrediter oleh kepala Negara. Duta besar (perwakilan dari Roma) sering disebut Nuntius. 2. Duta (Gerzant), yaitu perwakilan di bawah duta besar yang dalam menyelesaikan segala persoalan harus berkonsultasi dengan pemerintahnya (kekuasaannya terbatas). Duta (perwakilan dari Roma) disebut Inter Nuntius. 3. Menteri Residen, yaitu perwakilan yang hanya mengurusi urusan Negara, tidak mewakili pibadi kepala Negara. Menteri Residen tidak berhak mengadakan pertemuan dengan kepala Negara penerima. 4. Kuasa Usaha, yaitu perwakilan diplomatik tingkat rendah yang diakreditor oleh menteri luar negeri. Biasanya melaksanakan kepala perwakilan jika pejabat tersebut tidak ada di tempat. 5. Atase, yaitu pejabat pembantu dari duta besar berkuasa penuh. Atase terdiri dari atase pertahanan (bidang militer) dan atase teknis (bidang perdagangan, perindustrian, kebudayaan dan pendidikan). Fungsi yang dimiliki perwakilan diplomatik, yaitu: Representasi, yaitu mewakili negara pengirim di dlm negara penerima Proteksi, yaitu melindungi kepentingan negara pengirim dan warga negaranya di negara penerima di dalam batas-batas yang diijinkan oleh hukum internasional Negosiasi, yaitu mengadakan persetujuan dgn pemerintah negara penerima Observasi, yaitu memberikan keterangan tentang kondisi dan perkembangan negara penerima, sesuai dengan undang-undang dan melaporkan kepada pemerintah negara pengirim. Relasi, yaitu memelihara hubungan persahabatan kedua negara

1. 2. 3. 4.

5.

Kekebalan dan Keistimewaan Perwakilan Diplomatik Asas kekebalan dan keistimewaan diplomatik, disebut (”exteritoriallity” atau ”extra teritoriallity”). Para diplomatik hampir dalam segala hal harus diperlakukan sebagaimana mereka berada di luar wilayah negara penerima. Para diplomat beserta stafnya, tidak tunduk pada kekuasaan peradilan pidana dan sipil dari negara penerima. Menurut Konvensi Wina 1961, Perwakilan diplomatik diberikan Kekebalan dan keistimewaan, dgn maksud : 1. Menjamin pelaksanaan tugas negara perwakilan diplomatik sebagai wakil negara. 2. Menjamin pelaksana fungsi perwaki-lan diplomatik secara efisien. Hak kekebalan perwakilan diplomatik meliputi: 1. Kekebalan terhadap pribadi pejabat diplomatik (hak imunitas)

2. Kekebalan terhadap kantor perwakilan dan rumah kediaman (daerah ekstrateritorial). Bila ada penjahat atau pencari suaka masuk ke dalam kedutaan maka dapat diserahkan atas permintaan pemerintah kaena para diplomat tidak memiliki hak asylum, yaitu hak untuk memberi kesempatan kpd suatu negara dalam memberikan perlindungan kepada warga negara asing yang melarikan diri. 3. Korespondensi diplomatik, yaitu kekebalan terhadap surat-menyurat, arsip, dokumen termasuk kantor dplomatik dan sebagainya (kebal dari pemeriksaan isinya). Pemberian keistimewaan kepada perwakilan diplomatik, atas dasar ”timbal – balik” sebagaimana diatur di dalam Konvensi Wina 1961 dan 1963, yaitu mecakup : 1. Pembebasan dari kewajiban membayar pajak, antara lain pajak penghasilan, kekayaan, rumah tangga, kendaraan bermotor, radio, bumi dan bangunan, televisi dan sebagainya. 2. Pembebasan dari kewajiban pabean, antara lain bea masuk, bea keluar, bea cukai, terhadap barang-barang keperluan dinas, misi perwakilan, barang keperluan sendiri, keperluan rumah tangga dan sebagainya. Perwakilan Konsuler (non politis) Perwakilan konsuler yaitu perwakilan suatu Negara di Negara lain dalam bidang non politik. Dalam arti nonpolitis, hubungan satu Negara dengan Negara lain diwakili oleh Korp Konsuler yang terbagi dalam kepangkatan sebagai berikut: 1. Konsul Jenderal, membawahi beberapa konsul yang ditempatkan di ibu kota negara. 2. Konsul dan Wakil Konsul, konsul yaitu mengepalai suatu kekonsulan yang kadang-kadang diperbantukan kepada konsul jenderal. Kantornya bernama Konsulat. Wakil konsul diperbantukan kepada konsul atau konsul jenderal yang kadang diserahi pimpinan kantor konsuler. Kantornya bernama Vice Konsulat. 3. Agen Konsul, dengan tugas untuk mengurus hal-hal yang bersifat terbatas dan berhubungan dengan kekonsulan. Tugas perwakilan konsuler adalah mengurusi kepentingan Negara dan warga Negara di Negara lain menyangkut: 1. Bidang Ekonomi, yaitu menciptakan tata ekonomi dunia baru dengan menggalakkan ekspor komoditas nonmigas, promosi perdagangan, mengawasi pelayanan, pelaksanaan perjanjian perdagangan dan lain-lain. 2. Bidang Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan, seperti; tukar-menukar pelajar, mahasiswa, dan lain-lain. Bidang-bidang lain seperti :  Memberikan paspor dan dokumen perjalanan kepada warga pengirim dan visa atau dokumen kepada orang yang ingin mengunjungi negara pengirim;  Bertindak sebagai notaris dan pencatat sipil serta menyelenggarakan fungsi administratif lainnya;  Bertindak sebagai subjek hukum dalam praktek dan prosedur pengadilan atau badan lain di negara penerima. Persamaan dan Perbedaan Perwakilan Diplomatik dan Konsuler Persamaan antara perwakilan diplomatik dan konsuler adalah bahwa kedua-duanya merupakan utusan dari suatu negara tertentu. Sedangkan perbedaannya yaitu:

Perwakilan Diplomatik Tugasnya dalam bidang politik Hanya 1 perwakilan dan ditempatkan di Ibu Kota Negara 1 2 3 4 5 6 Surat tugas ditandatangani oleh Kepala Negara Dapat berhubungan langsung dengan pemerintah pusat Negara penerima Memiliki daerah Ekstrateritorial Dapat mempengaruhi perwakilan konsuler

Perwakilan Konsuler Tugasnya dalam bidang non politik Lebih dari 1, tergantung kebutuhan Surat tugas ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri Hanya dapat berhubungan dengan pemerintah setempat (daerah), jika ingin berhubungan dengan pemarintah pusat maka melalui perwakilan diplomatik Tidak Memiliki daerah Ekstrateritorial Harus tunduk pada perwakilan diplomatik

Kronologi / skema penempatan perwakilan di Negara lain 1. Kedua belah pihak sa-ling tukar informasi ten-tang akan dibukanya perwakilan oleh Deparlu masing-masing Negara. 2. Mendapat persetujuan (demende, agregation) dari negara yang menerima. 3. Diplomat yg akan di-tempatkan, menerima surat kepercayaan (lettre de creance) yang ditanda tangani kepala negara pengirim. 4. Surat kepecayaan dise-rahkan kepada kepala negara penerima (lettre de rapple) dlm suatu upacara dimana seorang diplomatik berpidato. Mulai berlaku dan berakhirnya Perwakilan di Negara lain Hal Diplomatik Saat menyerahkan kepercayaan (Konvensi Mulai berlakunya 1961) 1. Sudah habis masa jabatan 2. Ditarik (recalled) oleh pemerintah negaranya. 3. Tidak disenangi Negara penerima (dipersona non Grata) 4. Negara penerima dan pengirim perang (pasal 43 Konvensi Wina 1961) surat Wina Konsuler Pemberitahuan yang layak kepada Negara penerima (Konvensi Wina 1963) 1.Fungsi seorang pejabat konsuler telah berakhir 2.Penarikan dari Negara pengirim 3.Pemberitahuan bahwa ia bukan lagi sebagai anggota staf konsuler (pasal 23,24,25 konvernsi Wina 1963)

Berakhirnya

Demikian materi mengenai fungsi perwakilan diplomatik, sebagai tindak lanjut jawablah pertanyaan di bawah ini!

1. 2. 3. 4.

Apa yang dimaksud dengan perwakilan diplomatik Sebutkan tingkatan perwakilan diplomatik Sebutkan perbedaan perwakilan diplomatik dengan perwakilan konsuler Sebutkan fungsi perwakilan Diplomatik!

Kunci Jawaban:

1. Perwakilan diplomatik adalah pewakilan suatu negara di negara lain dalam politik. 2. Tingkatan dalam perwakilan diplomatik: a. Duta besar berkuasa penuh (ambasador) b. Duta (gerzant) c. Menteri Residen d. Kuasa usaha 3. Perbedaan perwakilan diplomatik dan perwakilan konsuler: Perwakilan Diplomatik a. b. c. Tugasnya dalam bidang politik Perwakilan Konsuler Tugasnya dalam bidang non politik

Hanya ada 1 perwakilan dan ditempatkan di Ibu Kota Negara Lebih dari 1 tergantung kebutuhan Surat tugas ditandatangani oleh Kepala Negara Surat tugas ditandatangani Menlu Berhubungan hanya dengan pejabat Dapat berhubungan langsung setempat, jika ingin berhubungan dengan pemeringah pusat tempat dengan pemerintah pusat harus diakreditasi melalui perwakilan diplomatik Memiliki daerah ekstrateritorial Tidak memiliki daerah dan hak asilum ekstrateritorial dan hak asilum Dapat mempengaruhi perwakilan konsuler Tunduk kepada perwakilan konsuler

d. e. f.

4. Fungsi perwakilan Diplomatik: a. Mewakili negara pengirim di negara penerima b. Mengadakan persetujuan/ perundingan dengan negara penerima c. Melindungi warga negara dan kepentingan negara di negara penerima d. Mengamati perkembangan negara penerima dan melaporkan ke negara pengirim e. Membina hubungan baik

1.

PENGERTIAN HUBUNGAN INTERNASIONAL

Menurut Rencana Strategi Pelaksanaan Politik Luar Negeri RI (RENSTRA), hubungan Internasional adalah hubungan antarbangsa dalam segala aspeknya yang dilakukan oleh suatu Negara untuk mencapai kepentingan nasional negaranya. Menurut Encyclopedia Americana, hubungan Internasional dilihat sebagai hubungan antarnegara dari Negara yang berbeda-beda, baik berupa hubungan politis, budaya, ekonomi, ataupun hankam. Menurut Mc. Clelland, hubungan Internasional sebagai studi tentang interaksi antar jenis-jenis kesatuan-kesatuan social tertentu, termasuk studi tentang keadaan-keadaan relevan yang mengelilingi interaksi. Hubungan Internasional adalah suatu proses yang pada taraf tertentu melintasi yuridiksi nasional. Karena itu hubungan Internasional selalu mencakup semua hubungan antarkelompok bangsa, antarbangsa dan Negara dalam masyarakat dunia Internasioanal dan kekuatan-kekuatan serta proses-proses yang menentukan cara hidup, bertindak dan berpikir manusia.

Kerjasama Internasional dinggap penting dalam rangka untuk Menumbuhkan saling pengertian antarbangsa Mempererat hubungan persahabatan dan persaudaraan antarbangsa Saling mencukupi kebutuhan masing-masing bangsa yang bekerja sama Memenuhi rasa keadilan dan kesejahteraan Membina dan menegakkan perdamaian serta ketertiban dunia Suatu Negara yang tidak mau mengadakan kerjasama Internasional dengan Negara lain akan terkucil dalam pergaulan dunia. Kerja sama Internasional juga terjadi antara Negara dengan pihak lain yang berada di luar wilayah teritorialnya. b. Memacu pertumbuhan ekonomi setiap Negara serta menciptakan keadilan dan kesejahteraan social bagi seluruh rakyatnya. Dari tujuan ini diharapkan akan terwujud kedamaian dan kesejahteraan hidup yang didambakan oleh setiap manusia di dunia. membebaskan bangsa-bangsa di dunia dari kemiskinan dan kelaparan 2. maka manusia akan mengadakan kerjasama. Menciptakan saling pengertian antarbangsa dalam membina dan menegakkan perdamaian dunia. perlu diusahakan adanya hubungan persahabatan dan kerjasama antar bangsa yang didasari sikap saling menghormati dan saling menguntungkan. Oleh karena itu. Pada dasarnya kerja sama Internasional terjadi karena keinginan antarbangsa untuk mengadakan kerjasama dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup antarbangsa dan Negara. Negara tersebut akan mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. 4. c. TUJUAN KERJASAMA INTERNASIONAL 1. meningkatkan kestabilan dalam bidang ekonomi. d. Pihak lain yang dapat mengadakan kerja sama Internasional disebut aktor non-negara. PERLUNYA KERJA SAMA INTERNASIONAL Ikut melaksanakan ketertiban dunia yyang berdasrkan kemerdekaan. sosial. Demikian halnya suatu bangsa tidak akan memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri. budaya dan pertahanan keamanan 6. e. PENTINGNYA HUBUNGAN INTERNASIONAL a. memajukan perdagangan 4. perdamaian abadi dan keadilan social merupakan tujuan Internasional Negara Indonesia seperti tercantum dalam Pembukaan UUD 1945. kerjasama Internasional terjadi tidak hanya terbatas antara dua Negara atau antarnegara. di mana kedudukan pihak lain tersebut sederajat dengan Negara pada umumnya.Dalam perkembangannya. b. Perlunya hubungan kerja sama Internasional pada dasarnya bertujuan untuk: a. mempercepat pertumbuhan ekonomi 5. Secara kodrati manusia tidak dapat mencukupi kebutuhan hidupnya sendiri. 3. politik. 2. memelihara ketertiban dan perdamaian dunia . membebaskan bangsa-bangsa dari keterbelakangan di bidang ekonomi 3. Akibatnya.

AZAS-AZAS KERJASAMA INTERNASIONAL Dalam hubungan Internasional bagi Indonesia ada tiga azas yang harus ditaati dan dihormati (Pacta Sunt Servada) dijadikan pedoman yaitu: azas territorial. Azas Kebangsaan. a. 6. Dasar pemikiran yang dijadikan pertimbangan kerjasama Internasional bagi bangsa Indonesia adalah: Pembukaan UUD 1945 alenia empat pada kalimat: ‘…. b. - DASAR HUKUM KERJASAMA INTERNASIONAL c. Contoh tindak criminal seperti penyelundupan barang terlarang. a. 5. Perjanjian Internasional (Traktat atau Treaty) merupakan suatu persetujuan yang dibuat secara formal oleh dua Negara atau lebih mengenai penetapan atau ketentuan tentang hak dan kewajiban masing-masing pihak yang terlibat perjanjian. pelaku korupsi walaupun sudah berada di luar negeri tetap bias ditangkap dan diadili di Negara asalnya . d. PBB menjadi pusat penyelesaian-penyelesaian pertikaian Internasional. dan agama. Contohnya. Artinya hukum Negara berlaku bagi semua orang dan semua barang yang berada di wilayahnya. menurut aza ini berlaku kekuasaan Negara atas wilayahnya. PBB mengembangkan kerja sama Internasional dalam rangka memecahkan persoalanpersoalan ekonomi. bahasa. Azas Teritorial. jenis kelamin. Berdasrkan ketentuan ini berlaku azas ekstrateritolialet artinya hukum Negara tetap berlaku bagi setiap warga Negara walaupun berada di Negara lain. kekuasaan Negara atas warga negaranya. b. menurut azas ini berdasrka atas kebangsaan atau kewarganegaraan. azas kebangsaan dan azas kepentingan umum. meningkatkan dan memperat tali persahabatan antarbangsa di dunia. perdamaian abadi dan keadilan social…” Piagam PBB pada pasal 1 menyatakan sebagai berikut: PBB menciptakan perdamaian dan keamanan Internasional serta berusaha mencegah timbulnya bahaya yang mengancam perdamaian dan keamanan PBB mengembangkan persahabatan antarbangsa atas dasar persamaan dan hak menentukan nasib sendiri dalam rangka perdamaian dunia.ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. Deklarasi ini diakui oleh PBB pada tanggal 10 Desember 1982 dan disahkan oleh pemerintah Indonesia sebagai hukum laut.7. baik warga Negara asli maupun warga Negara asing. Begitu sebaliknya bila berada di Negara lain akan berlaku hukum di Negara tersebut. Perjanjian Internasional secara khusus terdapat dalam Hukum laut Internasional dimana Indonesia sejak 13 Desember 1957 memperjuangkan Deklarasi Juanda yang di dalamnya menyatakan Negara Kesatuan Republik Indonesia dibatasi oleh garis lurus dengan jarak 12 mil dari pangkal lurus yang ditarik dari titik terluar pulau-pulau terluar sebagai laut terluar. kemanusiaan serta menghormati hak azasi manusia tanpa membeda-bedakan suku. Berdasrkan azas ini setiap warga Negara dimanapun berada tetap mendapat perlakuan hukum dari negaranya. social budaya.

hukum Intenasional akibat dari perjanjian internasional antar dua atau lebih Negara. Clelland Hubungan internasional adalah studi tentang keadaan-keadaan relevan yang mengelilingi interaksi. 51 tahun 1961 tentang Perwakilan Diplomatik RI. 1. termasuk studi tentang keadaan relevan yang mengelilingi interaksi. PENGERTIAN. c. organisasi dan administrasi internasional dan hukum internasional . ini berarti bahwa bila Negara kita mengadakan hubungan kerjasama dengan Negara lain terlebih dahulu harus mendapat perdetujuan dari parlemen atau DPR. tetapi yang keanggotaannya mencakup banyak kawasan atau internasional diantaranya OPEC. A. Kerjasama yang akan dibahas merupakan kerjasama yang tidak dalam satu kawasan (Regional). 7. b. APEC dan PBB. Kerja sama Multilateral Kerjasama Multilateral merupakan suatu kerjasama yang diikuti oleh lebih dari dua Negara atau banyak Negara. Contohnya. hubungan suatu Negara dengan Negara lain telah diatur dalam Kovensi Wina pada tahun 1961 tentang Diplomatik (hubungan bidang politik). 1. Secara Internasional. 1. Warsito Sunaryo Hubungan internasional. b. Tygve Nathiessen Hubungan internasional merupakan bagian dari ilmu politik dan karena itu komponen-komponen hubungan internasional meliputi politik internasional.c. Seperti seorang atau beberapa orang warga negaranya (TKI atau TKW) yang bermasalah di luar negeri dapat dibantu pnyelesaiannya oleh Negara Indonesia. a. Adapun yang dimaksud dengan kesatuan-kesatuan sosial tertentu. a. Negara-negara Non Blok. OKI. merupakan studi tentang interaksi antara jenis kesatuan-kesatuan sosial tertentu. sedangkan pemerintah Indonesia telah mengeluarkan Keppres N0. MC. Sebenarnya kerjasama Regional juga merupakan kerjasama multilateral karena anggotanya lebih dari dua Negara. bisa diartikan sebagai : negara. berdasrkan azas ini Negara tetap berhak melindungi dan mengatur kepentingan dalam kehidupan warga negaranya. Charles A. Jadi hukum tidak terikat pada batas-batas suatu wilayah Negara. CGI. SARANA-SARANA HUBUNGAN INTERNASIONAL Kerja sama Bilateral Kerjasama Bilateral adalah hubungan kerja sama dua Negara yang memiliki kepentingan sama dalam bidang poleksosbudhankam. bangsa maupun organisasi negara sepanjang hubungan bersifat internasional. dan Konvensi Wina tahun 1963 tentang Konsuler (hubungan diluar bidang politik). PENTINGNYA DAN SARANA-SARANA HUBUNGAN INTERNASIONAL BAGI SUATU NEGARA Pengertian Hubungan Internasional menurut buku Rencana Strategi Pelaksanaan Politik Luar Negeri RI (Renstra). disamping itu hubungan kerjasama juga harus dipublikasikan melalui media massa. Azas Kepentingan Umum. NATO. Dalam rangka mengadakan hubungan kerjasama dua Negara bag Negara Indonesia haruslah bersifat Demokratis dan terbuka . adalah hubungan antar bangsa dalam segala aspeknya yang dilakukan oleh suatu negara untuk mencapai kepentingan nasional pengertian menurut beberapa ahli.

manakala terdapat pedoman-pedoman yang dijadikan sebagai landasan berpijak. di samping demi terciptanya perdamaian dan kesejahteraan hidup yang merupakan dambaan setiap manusia dan negara di dunia. pertahanan dan keamanan. Mewujudkan tatanan dunia baru yang dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan dan perdamaian yang abadi bagi warga masyarakat dunia. Beberapa sarana penting dalam membangun hubungan internasional adalah sebagai berikut : 1. Menciptakan keadilan dan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyatnya. 1. politik internasional termasuk diplomasi. Ketergantungan tersebut. Penting Hubungan Internasional bagi suatu Negara Arti penting hubungan internasional bagi suatu negara antara lain karena faktor-faktor sebagai berikut :  Faktor internal : Yaitu adanya kekhawatiran terancam kelangsungan hidupnya baik melalui kudeta maupun intervensi dari negara lain. Hal-hal inilah yang mendorong dilakukannya hubungan dan kerjasama internasional. Kerjasama antar bangsa di dunia didasari atas sikap saling menghormati dan saling menguntungkan. 2. harus dipatuhi oleh pihak-pihak yang mengadakan hubungan baik tertulis maupun yang tidak tertulis. 2. Untuk membangun komunikasi lintas bangsa dan negara guna mewujudkan kerja sama yang produktif dalam memenuhi berbagai kebutuhan yang menyangkut kepentingan nasional negara masing-masing. Kerjasama internasional antara lain bertujuan untuk :    Memacu pertumbuhan ekonomi setiap negara. Yaitu ketentuan hukum alam yang tidak dapat dipungkiri bahwa suatu negara tidak dapat berdiri sendiri. Sarana-Sarana Hubungan Internasional bagi suatu Negara Suatu hubungan antar bangsa dan negara (internasional) akan dapat berlangsung dengan baik. tanpa bantuan dan kerja sama dengan negara lain. hukum. hukum internasional. Pedomanpedoman internasional. Asas-Asas Hubungan Internasional . politik. Menciptakan saling pengertian antar bangsa dalam membina dan menegakkan perdamaian dunia. Hubungan kerjasama antar negara (internasional) di dunia diperlukan guna memenuhi kebutuhan hidup dan eksistensi keberadaan suatu negara dalam tata pergaulan internasional. seperti organisasi internasional. 3. terutama dalam upaya memecahkan masalah-masalah ekonomi. kekurangan dan kepentingan yang berbeda.Konsep hubungan internasional berhubungan erat dengan subjek-subjek internasional. sosial budaya.  Faktor eksternal : 1. 3. Setiap negara sudah barang tentu memiliki kelebihan. 1.

tetap menapat perlakuan hukum dari negaranya. 1. Menurut asas ini. . batas-batas negara. Oleh sebab itu. mereka harus mengadakan hubungan internasional.Menurut Hugo de Groot. Artinya hukum dari negara tersebut tetap berlaku juga bagi warga negaranya.  Asas Kepentingan Umum Asas ini didasarkan pada wewenang negara untuk melindungi dan mengatur kepentingan dalam kehidupan bermasyarakat. negara melaksanakan hukum bagi semua orang dan semua barang yang ada di wilayahnya. kerapkali masih terdapat masalah dan pertikaian-pertikaian yang perlu dipecahkan. bahwa dalam hubungan internasional asas persamaan derajat merupakan dasar yang menjadi kemauan bebas dan persetujuan dari beberapa atau semua negara. Apabila ketiga asas ini tidak diperhatikan. mereka relatif lebih longgar untuk tidak mengadakan hubungan internasional. Jadi. walaupun berada di negara asing. Dalam hal ini. dengan semakin majunya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang cepat. Pertama : Jika suatu Negara telah memiliki 4 (empat) faktor kekuatan tersebut dengan baik. hukum tidak terikat pada batasbatas wilayah suatu negara. Menurut asas ini. akan timbul kekacauan hukum dalam hubungan antar bangsa (internasional). wajib militer dan wajib pajak. Misalnya persoalan dwikewarganegaraan. terhadap semua barang atau orang yang berada di luar wilayah tersebut. 2) Jumlah Penduduk. dikenal beberapa asas yang didasarkan pada daerah dan ruang lingkup berlakunya ketentuan hukum bagi daerah dan warga negara masing-masing. Walaupun demikian. negara dapat menyesuaikan diri dengan semua keadaan dan peristiwa yang bersangkut paut dengan kepentingan umum. berlaku hukum asing (internasional) sepenuhnya. Asas ini mempunyai kekuatan exteritorial. setiap warga negara di manapun ia berada. dan 4) Letak Geografis. dapat dilihat pada bagan berikut ini. Faktor-faktor Penentu Dalam Hubungan Internasional Beberapa faktor yang ikut menentukan dalam proses hubungan internasional. Kedua : Namun jika suatu negara yang memiliki 4 (empat) faktor kekuatan tersebut lemah.  Asas Kebangsaan Asas ini didasarkan pada kekuasaan negara untuk warga negaranya. Ada 3 (tiga) asas dalam hubungan internasional yang antara satu dengan lainnyan saling mempengaruhi :  Asas Teritorial Asas ini didasarkan pada kekuasaan negara atas daerahnya. Jadi. Sebagai ilustrasi. 1) Kekuatan Nasional (National Power). Dewasa ini. Dalam hubungan internasional. Berdasarkan faktor-faktor tersebut maka dapat difahami bagaimana suatu negara dalam mengadakan hubungan internasional. 3) Sumber Daya. Tujuannya adalah untuk kepentingan bersama dari mereka yang menyatukan diri di dalamnya. antara satu negara dengan negara lain perlua ada hubungan yang teratur dan tertib dalam bentuk hukum internasional. baik secara bilateral maupun multilateral adalah sebagai berikut. hampir semua negara berkembang maupun negara maju telah mengadakan hubungan kerja sama dengan negara lain (hubungan internasional).

1. sosial budaya. serta menghormati hak-hak asasi manusia tanpa membeda-bedakan suku. Perjanjian internasional (traktat = treaty) adalah suatu persetujuan (agreement) yang dinyatakan secara formal antar dua negara atau lebih mengenai penetapan serta ketentuan tentang hak dan kewajiban masing-masing pihak. bidang Ekonomi. maka terjadilah interaksi (hubungan) internasional. Mengingat yang melatar belakangi terjadinya hubungan internasional antar negara itu berbeda-beda satu dengan yang lainnya. B. Pembukaan UUD 1945 alenia IV yang berbunyi “… ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. 4) PBB menjadi pusat penyelesaian-penyelesaian masalah internasional. bahasa dan agama. maka terjadilah pengelompokan bentuk hubungan internasional yang sekarang ini. Pada umumnya. baik masa damai maupun pada masa perang. dan keadilan sosial ”. Kemudian. Adapun titik berat dalam hubungan internasional. kemanusiaan. 2. 3) PBB mengembangkan kerjasama internasional dalam rangka memecahkan persoalanpersoalan ekonomi. yaitu : 1. perdamaian abadi. pihak-pihak tersebut terikat oleh kesepakatan. Bagi bangsa Indonesia hubungan kerjasama antar negara merupakan jalinan antar negara yang mengacu pada beberapa landasan hukum. 2) PBB mengembangkan persahabatan antar bangsa atas dasar persamaan dan hak menentukan nasib sendiri dalam rangka perdamaian dunia. Sosial Budaya dan bahkan ada negara yang hanya menekankan di bidang Idiologi saja. jenis kelamin. ada yang menekankan pada : bidang Pertahanan dan keamanan (Hankam). traktat ditaati oleh pihak-pihak yang . Pasal 1 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menyatakan ketentuan-ketentuan tentang hal-hal berikut : 1) PBB menciptakan perdamaian dan keamanan internasional serta berusaha mencegah timbulnya bahaya yang mengancam perdamaian dan keamanan.Ketiga kelompok negara tersebut di atas (A. dan C) saling membutuhkan.

2. Indonesia sejak 13 Desember 1957 memperjuangkan Deklarasi Juanda yang di dalamnya menyatakan Negara Kesatuan Republik Indonesia dibatasi oleh garis lurus dengan jarak 12 mil dari garis pangkal lurus yang ditarik dari titik terluar pulau-pulau terluar sebagai laut teritorial. B. Perjanjian internasional adalah perjanjian yang diadakan antar bangsa yang bertujuan untuk menciptakan akibat-akibat hukum tertentu. Dan lazimnya hal demikian itu akan diawali dengan perjanjian pembukaan hubungan de facto tetap(konsuler) sampai pada akhirnya berupa de jure penuh (perwakilan diplomatik) yang bersifat bilateral. politik maupun ilmu-ilmu sosial lain. Deklarasi ini diakui PBB pada tanggal 10 Desember 1982 dan disahkan oleh pemerintah Indonesia dengan Undang-Undang No. Berikut ini beberapa pengertian yan dikemukakan oleh para ahli. Mochtar Kusumaatmadja. setiap subjek pembuat perjanjian hendaknya secara moral dan hukum benar-benar bertanggungjawab terhadap apa yang telah dilakukannya. SH.M. maka pengertian perjanjian internasionalpun sangat beragam. Meskipun kedalam 200 meter sulit dimonitor oleh setiap . Perjanjian internasional dapat berbentuk bilateral maupun multirateral. Contoh: Konvensi Hukum Laut Internasional telah menetapkan landas kontinen sedalam 200 meter. € Prof Dr. € Oppenheimer-Lauterpacht Perjanjian internasional adalah suatu persetujuan antar negara yang menimbulkan hak dan kewajiban di antara pihak-pihak yang mengadakannya. dan Muangthai pada tanggal 21 Desember 1971 untuk Common Point di Selat Malaka. juga negara-negara. yang bertujuan untuk mengadakan akibat-akibat hukum tertentu. Dalam arti etis normatif. Tegasnya. 17 Tahun 1985 tentang Hukum Laut. Subjek-subjek hukum dalam hal ini selain lembaga-lembaga internasional. 1.berkepentingan karena adanya asas pacta sun servanda (persetujuan antar negara harus dihormati). Secara khusus terdapat dalam Deklarasi hukum laut internasional. Pengertian Perjanjian Internasional Hubungan internasional yang merupakan hubungan antar negara. pada dasarnya adalah ”hubungan hukum”. TAHAP-TAHAP PERJANJIAN INTERNASIONAL 1. LL. Seperti halnya dalam memberikan pengertian hukum. Schwarzenberger Perjanjian internasional adalah suatu persetujuan antara subjek-subjek hukum internasional yang menimbulkan kewajiban-kewajiban yang mengikat dalam hukum internasional. perjanjian internasional mengatur perjanjian antarnegara saja selaku subjek hukum internasional. Malaysia. Ini berarti dalam hubungan internasional telah melahirkan hak dan kewajiban antar subyek hukum (negara) yang saling berhubungan. € Konferensi Wina tahun 1969 Perjanjian internasional adalah perjanjian yang diadakan oleh dua negara atau lebih. 1. € G. Hal ini telah disepakati oleh Indonesia.

Perjanjian antar negara yang dilakukan oleh banyak negara yang merupakan subjek hukum internasional. Contoh: Nato. batas alam daratan.  Menurut Proses/Tahapan Pembentukannya a. seperti bantuan ekonomi dan bantuan keuangan. c. Perjanjian antar sesama subjek hukum internasional selain negara. dan sebagainya. . seperti masalah karantina. ekstradisi dan sebagainya. d. dan sebagainya.  Menurut Fungsinya a. Perjanjian yang membentuk hukum (law making treaties). e. penanggulangan wabah penyakit AIDS. yaitu suatu perjanian yang melakukan ketentuan-ketentuan atau kaidah-kaidah hukum bagi masyarakat internasional secara keseluruhan (bersifat multilateral). dan SEATO. 1. penandatanganan dan ratifikasi b. Perjanjian ini bersifat terbuka bagi pihak ketiga. yaitu perundingan dan penandatanganan (biasanya digunakan) kata persetujuan dan agreemaent). Segi hukum. Perjanjian internasional antar negara dan subjek hukum internasional lainnya. seperti Pakta Pertahanan dan Pakta Perdamaian. seperti status kewarganegaraan (Indonesia – RRC). namun masing-masing negara tersebut harus mau mematuhi batas-batas hak dan kewajibannya. b. IBRD. Contoh: CGI. seperti laut teritorial. € Pendapat Accademy of Sciences of USSR Suatu Perjanjian Internasional adalah suatu persetujuan yang dinyatakan secara formal antara dua atau lebih negara-negara mengenai pemantapan. Segi politis. Contoh: Kerjasama ASEAN dan Uni Eropa. Perjanjian bersifat sederhana yang dibuat melalui dua tahap. seperti antara organisasi internasional Tahta Suci ( Vatican) dengan organisasi Uni Eropa. Perjanian bersifat penting yang dibuat melalui proses perundingan. ANZUS. Penggolongan Perjanjian Internasional Klasifikasi perjanjian internasional dapat dibedakan atas:  Menurut Subjeknya a. Segi ekonomi. seperti antara suatu organisasi internasional dan organisasi internasional lainnya. perubahab atau pembatasan daripada hak-hak dan kewajiban mereka secara timbal balik. Segi batas wilayah. Contoh: konfernsi Wina tahun 1958 tentang hubungan diplomatik.  Menurut Isinya a. b. 2. Segi kesehatan. IMF.kapal yang lewat. dan sebagainya. c. Konvensi Montego tentang Hukum laut internasional tahun1982. dan sebagainya.

Istilah-Istilah Lain Perjanjian Internasional Pemberian berbagai istilah perjanjian internasional (traktat) berdasarkan pada tingkat pentingnya suatu perjanjian internasional serta keharusan untuk mendapatkan suatu ratifikasi dari setiap kepala negara yang mengadakan perjanjian. 2. Nama Traktat (Treaty) Uraian Yaitu. Proses Verbal Yaitu catatab-catatan atau ringkasanringkasan atau kesimpulan-kesimpulan konferensi diplomatik. dan tidak berurusan dengan kebijaksanaan tingkat tinggi (high policy). perjanjian batas wilayah. 5. atau catatan-catatan suatu permufakatan. perjanjian paling formal yang merupakan persetujuan dari dua negara atau lebih. 3. yaitu perjanjian yang menimbulkan hak dan kewajiban bagi negara-negara yang mengadakan perjanjian saja (perjanjian bilateral). Proses verbal tidak diratifikasi. Perikatan tidak seresmi traktat dan konvensi. No 1. 6. 3. Contoh: Perjanjian antara RI dan RRC mengenai dwikewarganegaraan tahun 1955. . Protokol (Protocol) Yaitu persetujuan yang tidak resmi dan pada umumnya tidak dibuat oleh kepala negara. Istilah lain dari perjanjian adalah berikut ini. Keterangan Perjanjian ini khusus mencakup bidang politik dan bidang ekonomi. Persetujuan ini harus dilegalisasi oleh wakil-wakil yang berkuasa penuh (plaenipotentiones). pemberantasan penyeludupan-penyelundupan dan sebagainya. Perikatan Yaitu istilah yang digunakan untuk (Arrangement) transaksi-transaksi yang bersifat sememtara. 4. 1. Persetujuan (Agreement) Yaitu prjanjian yang berifat teknis atau admistratif Agrement tidak diratifikasi karena sifatnya tidak seresmi traktat atau konvensi. Mengatur masalah-masalah tambahan seperti penafsiran klausal-klausal tertentu. Konvensi (Convention) Yaitu persetujuan formal yang bersifat multilateral. Perjanjian yang bersifat khusus (treaty contract).b.

serta masalah yang disetujui konferensi dan tidak memerlukan ratifikasi. militer dan negara serta dapat bersifat multilateral. Deklarasi (Declaration) Yaitu perjanjian internasional yang Deklarasi sebagai persetuberbentuk traktat. Modus Vivendi Yaitu dokumen untuk mencatat persetujuan internasional yang bersifat sementara. 10. 8. menerangkan suatu judul dari batang tubuh ketentuan traktat. Ketentuan Yaitu ringkasan hasil konvensi yang Penutup (Final menyebutkan negara peserta. Ketentuan Umum (General Act). timbul kewajiban yang pertukaran nota dilakukan oleh wakil-wakil menyangkut mereka. LBB (Liga BangsaBangsa) mengguna-kan ketentuan umum mengenai arbitrasi untuk menyelesaikan secara damai pertikaian . 9. Yaitu traktat yang dapat bersifat resmi dan tidak resmi. Pertukaran Nota Yaitu metode yang tidak resmi.Akibat pertukaran nota ini akhir ini banyak digunakan. dan sebagai dokumen tidak resmi apabila merupakan lampiran pada traktat atau konvensi.7. 12. nama utusan Act) yang turut diundang. Piagam (Statute) Yaitu himpunan peraturan yang ditetapkan oleh persetujuan interna-sional baik mengenai pekerjaan maupun kesatuankesatuan tertentu seperti pengawasan internasional yang mencakup tentang minyak atau mengenai lapangan kerja lembaga-lembaga internaional. 11. Misalnya. dan dokumen tidak juan tidak resmi bila mengatur resmi. Piagam itu dapat digunakan sebagai alat tambahan untuk pelaksanaan suatu konvensi (seperti piagam kebebasan transit). Deklarasi sebagai traktat bila hal-hal yang kurang penting. Biasanya. sampai berhasil diwujudkan perjumpaan yang lebih permanen. tetapi akhir. dan sistematis serta tidak memerlukan ratifikasi. terinci.

Contoh: IMF. yang dimaksud dengan perjanjian internasional adalah suatu persetujuan yang dibuat antar negara dalam bentuk tertulis. 2) Perjanjian bersifat sederhana yang dibuatmelalui dua tahap. Pengertian Menurut Pasal 2 ayat (1) huruf a Konvensi Wina tahun 1969 tentang Perjanjian Internasional. 2) Perjanjian yang bersifat khusus (treaty contract). b) Menurut isinya 1) Segi polotis. yaitu perjanjian yang menimbulkan hak dan kewajiban bagi negara-negara yang mengadakan perjanjian saja (perjanjian . penandatanganan. a) Menurut subjeknya 1) Perjanjian antar negara yang dilakukan oleh banyak negara merupakan subjek hukum internasional. Bank Dunia. 3) Perjanjian antar subjek hukum internasional selain negara. dll 3) Segi batas wilayah. 4) Segi kesehatan. 2) Segi ekonomi. Perjanjian Internasional 1. Contoh: Kerjasama ASEAN dan Uni Eropa. c) Menurut proses atau tahap pembentukannya 1) Perjanjian bersifat penting yang dibuat melalui proses perundingan. seperti pakta pertahanan dan perdamaian. Contoh: Konvensi Wina tahun 1958 tentang hubungan diplomatik. batas alam daratan. dan ratifikasi. Chart BAB 4 HUBUNGAN INTERNASIONAL DAN ORGANISASI INTERNASIONAL D. dan diatur oleh hukum internasional. Penggolongan Perjanjian Internasional Untuk mengetahui penggolongan atau klasifikasi perjanjian internasional. seperti masalah karantina. dan sebagainya. yaitu suatu perjanjian yang meletakkan ketentuan-ketentuan hukum bagi masyarakat internasional secara keseluruhan (bersifat multilateral). seperti antara organisasi internasional Takhta Suci dengan Organisasi Uni Eropa. seperti bantuan ekonomi dan bantuan keuangan.internasional tahun 1928. penanggulangan wabah penyakit AIDS. Seperti laut teritorial. dan lain sebagainya. yaitu perundingan dan penandatanganan (biasanya digunakan kata persetujuan atau agreement). Contoh: NATO. Perjanjian ini bersifat terbuka bagi pihak ketiga. 2) Perjanjian internasional antar negara dan subjek hukum internasional lainnya. kita harus meninjau dari berbagai segi aspeknya dapat dibedakan seperti berikut. seperti antara suatu organisasi internasional dan organisasi internasional lainnya. dan sebagainya. 13. apakah dalam instrumen tunggal atau dua atau lebih instrumen yang berkaitan dan apa pun nama yang diberikan kepadanya. d) Menurut fungsinya 1) Perjanjian yang membentuk hukum (law making treaties). 2.

kecuali jika ditentukan lain. suatu negara dapat diwakili oleh pejabat yang dapat menunjukkan Surat Kuasa Penuh (full powers). Namun demikian. melainkan juga kepentingan negara lain yang tidak turut (bukan peserta) dalam perjanjian multilateral tersebut. c) Pengesahan (Ratification) Suatu negara mengikatkan diri pada suatu perjanjian dengan syarat apabila telah . hal ini juga dapat dilakukan oleh kepala negara. Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE). menteri luar negeri tau duta besar. 4. dan lain-lain. b) Penandatangan (Signature) Lazimnya penandatangan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) atau kepala pemerintahan. a) Perundingan (Negotiation) Perundingan merupakan perjanjian tahap pertama antar pihak atau negara tentang objek tertentu. perjanjian belum dapat diberlakukan oleh masingmasing negara sebelum diratifikasi oleh masing-masing negaranya. Jenis-Jenis Perjanjian Internasional a. kepala pemerintahan. 1) Konvensi Jenewa tahun 1949 tentang Perlindungan Korban Perang 2) Konvensi Wina tahun 1961 tentang Hubungan Diplomatik 3) Konvensi Hukum Laut Internasional tahun1982 tentang Laut Teritorial. Ada beberapa contoh yang dapat disampaikan sebagai gambaran konkret perjanjian bilateral. Selain mereka. penandatanganan teks perjanjian sudah dianggap sah jika 2/3 suara persen yang hadir memberikan suara.Pada tahap awal diadakan penjajakan atau pembicaraan pndahuluan oleh masing-masing pihak yang berkepentingan. Perjanjian Bilateral Perjanjian bilateral bersifat khusus (treaty contract) karena hanya mengatur hal-hal menyangkut kepentingan kedua negara saja. Zona bersebelahan. Dalam melaksanakan negosiasi. Untuk perundingan yang bersifat multilateral. Proses Pembuatan Perjanjian Internasional Dalam Konvensi Wina tahun 1969 tentang Hukum Perjanjian Internasional disebabkan bahwa dalam pembuatan perjanjian baik bilateral maupun multilateral dapat dilakukan melalui tahap-tahap berikut. 3. Perjanjian Multilateral Perjanjian itu sering disebut sebagai law making treatiskarena biasanya mengatur halhal yang menyangkut kepentingan umum dan bersifat terbuka. Untuk lebih jelasnya adabeberapa contoh tentang perjanjian multilateral seperti berikut. Artinya tertutup kemungkinan bagi negara lain untuk turut serta dalam perjanjian tersebut.bilateral). perjanjian bilateral bersifat „tertutup‟. Perjanjian multilateral tidak saja mengatur kepentingan negara-negara yang mengadakannya. 1) Perjanjian antara Indonesia dengan Thailand tentang garis batas Laut Andaman di sebelah utara Selat Malaka pada tahun 1971 2) Perjanjian ekstradisi antara Indonesia dan Malaysia pada tahun 1974 b. dan Landas Benua. Oleh karena itu. Contoh: Perjanjian antara RI dan RRC mengenai dwi kewarganegaraan tahun 1955.

3) Ratifikasi campuran (DPR dan pemerintah). Penandatanganan atas perjanjian hanya dapat bersifat sementara dan masih harus dikuatkan dengan pengesaan atau penguatan. atau mengubah akibat hukum dari ketentuan-ketentuan yang terdapat dalm perjanjian itu. 6. a. Perjanjian penyusul (Successive Treaty). Harus dinyatakan secara formal/resmi. Bermaksud untuk membatasi. Akan tetapi bila perjanjian itu bersifat multilateral (PBB) atau objeknya besar (Terusan Suez. Daya berlaku surut (Retroactivity). 9. a. yaitu sebagai berikut. 2) Ratifikasi oleh badan legislatif. Mengenai persyaratan dalam perjanjian internasional. b. . 1) Teori kebulatan suara (Unanimity Principle).disahkan oleh badan yang berwenang di negaranya. 5. 2) Teori pan Amerika (menekankan kedaulatan negara). Mulai berlaku sejak tanggal yang ditentukan atau menurut yang disetujui oleh negara perunding. Ratifikasi perjanjian internasional dapat dibedakan sebagai berikut. Pelaksanaan Perjanjian Internasional Ketaatan perjanjian internasional dilakukan berdasarkan sebagai berikut. Berlakunya Perjanjian Internasional Perjanjian internasional berlaku pada saat peristiwa berikut ini. Penerapan Perjanjian Internasional Penerapan perjanjian internasional dapat diberlakukan atas dasar sebagai berikut. Kedudukan Negara Bukan Peserta Negara bukan peserta pada hakikatnya tidak memiliki hak dan kewajiban untuk mematuhinya. c. 1) Ratifikasi oleh badan eksekutif. b. 8. dan lain-lain) mereka juga dapat trikat dengan kondisi sebgai berikut. terdapat dua teori yang cukup berkembang. b. perjanjian mulai berlaku setelah persetujuan diikat dan dinyatakn oleh semua negara perunding. Berikut ini beberapa contoh perjanjian internasional yang dapat ditemukan dari perjalanan sejarah bangsa dan negara Indonesia. Persyaratan Perjanjian Internasional Unsur-unsur yang penting dalam persyaratan adalah sebagai berikut. Kesadaran hukum nasional. Perjanjian yang harus dipatuhi (Pact Sunt Servanda). a) Persetujuan Indonesia dengan Belanda mengenai penyerahan Irian Barat (Papua) b) Persetujuan garis batas landas kontinen antara indonesia dengan Singapura tentang selat Singapura (25 Mei 1973). b. Wilayah penerapan (Teritorial Scope). 7. a. Jika tidak ada ketentuan atau persetujuan. a. meniadakan.

Pembatalan Perjanjian Internasional Berdasarkan Konvensi Wina tahun 1969. bangsa Indonesia dan negara kita hanya harus memilih antara pro-Rusia atau pro-Amerika? Apakah tak ada pendirian lain yang harus kita ambil dalm mengejar cita-cita kita”. KEBIJAKAN POLITIK LUAR NEGERI INDONESIA 1. Kekayaan alam d. 10. 37 Tahun 1999 tentang Hubungan Luar Negeri menyatakan bahwa yang dimaksud politik luar negeri adalah kebijakan..a. b. landasan konstitusional atau sruktural UUD 1945. pemerintah segera mengumumkan pendirian politik luar negeri Indonesia di hadapan badan pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat yang antara lain berbunyi. ada faktor-faktor penting yang ikut menentukan perumusan politik luar negeri Indonesia. Latar Belakang Pada tanggal 2 September 1948. IV/MPR/1999 Tentang GBHN. E. 11. tetapi mestikah kita. dan kebijakan menteri luar negeri berupa Peraturan Menteri. Posisi geografis b. Adanya unsur paksaan terhadap wakil suatu negara peserta. c. “. Masa berlakunya perjanjian internasional itu telah habis. Militer e. Selain itu. Telah tercapai tujuan dari perjanjian internasional itu. Kulitas diplomasi 2.. landasan operasional (Ketetapan MPR RI No. c. Penduduk c. b. a. yaitu sebagai berikut. Negara atau wakil kuasa penuh melanggar ketentuan hukum nasionalnya. b. karena berbagai alasan suatu perjanjian internasional dapat batal antara lain sebagai berikut. dan langkah pemerintah Republik Indonesia yang diambil dalam melakukan hubungan dengan negara lain. Dr. a. Perkembangan situasi internasional f. Paksaan tersebut baik dengan ancaman maupun pengguanaan kekuatan. Negara tersebut dikehendaki oleh para peserta. Keterangan inilah yang kemudian menjadi dasar pertimbangan politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif. Landasan Politik Luar Negeri Indonesia Landasan politik luar negeri Indonesia meliputi landasan idiil pancasila. Bertentangan dengan suatu kaidah dasar hukum internasional lainnya. Perjanjian secara sepihak diakhiri oleh salah satu peserta dan pengakhiran itu diterima oleh pihak lain. b. Mochtar Kusumaatmadja. sikap. UU No. a. SH dalam buku pengantar hukum internasional mengatakan bahwa suatu perjanjian berakhir karena sebagai berikut. Negara tersebut menyatakan diri terhadap perjanjian itu. Pengertian Politik Luar Negeri Menurut UU No. kebijakan presiden yang berupa Keputusan Presiden. . Berakhirnya Perjanjian Internasional Prof. Landasan dan Pengerian Politik Luar Negeri Indonesia a. 37 Tahun 1999 tentang Hubungan Luar Negeri.

serta subjek hukum internasional lainnya dalam rangka menghadapi masalah internasional guna mencapai tujuan nasional. adil. yaitu sebagai berikut. 4) Membantu pelaksanaan keadilan sosial internasioanl dengan berpedoman pada Piagam PBB. a. c.2. Bebas. 3. Pokok-Pokok dan Tujuan Politik Luar Negeri Indonesia a. b. khususnya Pasal 1. 4. dan sejahtera. 2) Pembentukan satu masyarakat yang adil dan makmur material dan spiritual dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia. .organisasi internasional. b. artinya kita bebas menentukan sikap dan pandangan kita terhadap masalahmasalah internasional dan terlepas dari ikatan kekuatan-kekuatan raksasa dunia yang secara ideologis bertentangan (blok Timur dengan komunisnya dan blok Barat dengan liberalnya). 1) Negara Indonesia menggunakan politik damai 2) Negara RI bersahabat dengan segala bangsa atas dasar salin menghaegai dengan tidak mencampuri soal susunan dan corak pemerintahan negara masing-masing. 5) Negara RI dalam lingkungan PBB berusaha menyokong perjuangan kemerdekaan bangsa-bangsa yang masih dijajah sebab tanpa kemerdekaan. a. 3) Memperkuat sendi-sendi hukum internasional dan organisasi internasional untuk menjamin perdamaian yang kekal. terutam sekali dengan negara-negara Afrika dan Asia atas dasar bekerja sama membentuk satu dunia baru yang bersih dari imperialisme dan kolonialisme menuju perdamaian dunia yang sempurna. Pelaksanaan dilkukan dengan keluwesan dalam pendekatan dan penanggapan sehingga pengaruhnya harus dilakukan untuk kepentingan nasional terutama kepentingan ekonomi rakyat. Tujuan Politik Luar Negeri Indonesia 1) Pembentukan satu negara Republik Indonesia yang berbentuk negara kesatuan dan negara kebangsaan yang demokratis dengan wilayah kekuasaan dari Sabang sampai Merauke. Pemulihan kembali kepercayaan negara-negara bangsa-bangsa lain terhadap maksud dan tujuan revolusi Indonesia dengan cara memperbanyak kawan dari pada lawan. negara kita harus tetap melaksanakan politik luar negeri yang bebas dan aktif. Pelaksanaan Politik Bebas Aktif Dalam rangka menciptakan perdamaian dunia yang abadi. Pokok-pokok politik luar negeri bebas aktif. dan 55. dan perdamaian internasional itu tidak akan tercapai. Dasa-Sila Bandung yang mencerminkan sollidaritas negara-negara Asia sendiri dengan kerjasama regional. 5. menjatuhkan kontradiksi dengan mencari keserasian yang sesuia dengan falsafah pancasila. 3) Pembentukan satu persahabatan yang baik antara Republik Indonesia dan semua negara di dunia. Pedoman Perjuangan Pedoman perjuangan politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif berdasarkan faktorfaktor berikut. persaudaraan.

1) Penyelenggaraan Konferensi Aia-Afrika pada tahun 1955 yang melahirkan semangat dan solidaritas negara-negara Asia-Afrika yang kemudian melahirkan Deklarasi Bandung. 2. termasuk pola kecenderungan kecenderungan khusus serta pola pola kebiasaan yang terdapat pada kelompok kelompok dalam masyarakat. Budaya Politik Parokial ( Parochial Political Culture ). ide ide.A. 4. Masyarakat yang seperti ini orang orangnya sama sekali tidak menyadari atau mengabaikan adanya pemerintahan dan politik. Pengertian Budaya Politik. dapat kita lihat pada contoh berikut ini. Budaya Politik Partisipan ( Participant Political Culture ). dan pilihan politik seseorang. 3. .Menurut Mochtar Masoed budaya politik subjek ini lebih menunjuk pada orang orang yang secara pasif patuh pada pejabat pejabat pemerintah dan undang undang. A. dan budaya politik ini lebih mengutamakan dimensi psikologis dari suatu siste politik yaitu sikap. BAB I BUDAYA POLITIK. aktif memperjuangkan ketertiban dunia. Aktif memperjuangkan kebebasan dan kemerdekaan.Budaya politik memiliki beberapa tipe antara lain sebagai berikut : 1. Hal ini dikarenakan di dalam masyarakat tersebut banyak warganya yang buta huruf dan tinggal di tempet tempat yang terpencil. keyakinan.Budaya politik adalah sikap orientasi warga negara terhadap sistem politik dan aneka ragam bagiannya dan sikap terhadap peranan warga negara di dalam sistem tersebut. Mochtar massoed.Budaya politik adalah keyakinan. 2.Budaya politik partisipan ini adalah suatu bentuk budaya dimana anggota masyarakat cenderung diorientasikan secara eksplisit terhadap sistem sebagai keseluruhan dan terhadap struktur dan proses politik serta administratif.b. Almond. Aktif. G. dan keterampilan yang sedang berlaku bagi seluruh anggota masyarakat. B. Budaya politik ini ditandai dengan adanya kesadaran masyarakat yang turut aktif dalam kehidupan politik. sistem kepercayaan. 3. simbol yang dimiliki individu dan yang dilaksanakan dalam masyarakat. Perwujudan politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif. artinya kita dalam politik luar negeri senantiasa aktif memperjuangkan terbinarnya perdamaian dunia. nilai nilai. Di dalam masyarakat yang seperti ini spesialisasi sangat kecil dan belum banyak berkembang. Budaya Politik Subjek ( Subject Political Culture ).Budaya politik adalah suatu konsep yang terdiri dari sikap. 2) Indonesia juga aktif dalam merintis dan mengembangkan organisasi di kawasan Asia Tenggara (ASEN). Tipe tipe Budaya Politik. Larry Diamond. dan aktif ikut serta menciptakan keadilan sosial dunia.nilai nilai. Powel. Marbun.Budaya politik adalah merupakan salah satu komponen dalam sistem politik dan juga dapat dipandang sebagai suatu landasan sistem politik yang memberi jiwa atau warna sistem politik atau dengan kata lain memberikan arah pada peran peran politik yang dilakukan oleh struktur politik.Budaya politik ini terbatas pada stu wilayah yang ruang lingkupnya kecil dan sempit dan biasanya terdapat dalam masyarakat yang tradisional dan sederhana. tetapi mereka tidak melibatkan diri dalam politik atau memberikan suara dalam pemilihan.Budaya politik adalah pandangan politik yang mempengaruhi sikap. sentimen dan evaluasi suatu masyarakat tentang sistem politik negeri mereka dan peran masing masing individu dalam sistem itu. orientasi. 5. sikap.Budaya politik adalah sikap dan orientasi warga suatu negara terhadap kehidupan pemerintahan negara dan politiknya.berikut ini beberapa pengertian budaya politik : 1.

Sosialisasi politik merupakan proses dimana sikap sikap politik dan pola pola tingkah laku politik diperoleh dan dibentuk dan juga merupakan sarana bagi suatu generasi untuk menyampaikan dasar dasar politik dan keyakinan keyakinan politik kepada generasi berikutnya. D. Tempat Kerja. misalnya anak diajak dalam pengambilan suatu keputusan dalam rapat keluarga. Jadi didalam kelompok ini mereka dapat saling bertukar pendapat dan dapat mengikuti peristiwa peristiwa politik yang memungkinkan mereka tertarik pada politik. Richard E. Mekanisme Sosialisasi Politik. orang tua akan mendidik anaknya dengan menanamkan kaidah kaidah. guru. dengan pengalaman ini maka anak dapat meningkatkan kompetensi politik bagi anak. berikut pengertian sosialisasi politik menurut beberapa tokoh : 1. Dawson. Almond.Sosialisasi politik adalah cara bagaimana masyarakat meneruskan kebudayaan politiknya.oleh sebab itu tempat kerja juga merupakan tempat sosialisasi politik.Sosialisasi politik merupakan proses pembentukan sikap dan orientasi politik anggota masyarakat.E. misalnya dari pelajaran kewarganegaraan. serta keyakinan politiknya kepada anaknya. nilai nilai.Pengertian sisialisasi politik banyak sekali tokoh yang memberikan definisinya.A.Organisasi formal maupun nonformal serta organisasi politik terbentuk atas dasar pekerjaan. Kenneth P.Sekolah merupakan tempat pendidikan jadi tidak megherankan jika sekolah dapat memberikan pandangan pandangan kongkret tentang politik dan segala hal tentang politik karena sekolah memberikan pengetahuan kepada generasi muda tentang dunia politik. dengan adanya inforasi yang benar maka kelak akan tercipta suatu masyarakat yang anggota anggotanya mempunyai pegetahuan politik yang baik dan diharapkan dengan mempunyai pengetahuan tersebut mereka dapat ikut berperan aktif dalam kegiatan kegaiatan politik sehingga mereka tidak pasif terhadap kondisi politik negaranya. Langton. dan sarana sarana sosialisasi yang lainnya kepada warga negara yang baru dan mereka yang menginjak dewasa 4.Kelompok pergaulan dapat menjadi sarana sosialisasi politik karena dalam kelompok pergaulan seorang anak akan bertemu dengan orang lain yang masing masing memiliki kedudukan yang relatif sama dan memiliki ikatan yang erat pula. Dengan adanya hal ini maka suat saat mereka akan dihadapkan dengan suatu permasalahan yang keudian mereka musyawarahkan.Kelurga merupakan unit yang paling kecil dalam masyarakat dan disinilah seorang individu berhadapan langsung. Selain itu sekolah juga dapat membangun kesadaran kepada generasi muda mengenai arti penting hidup bernegara dan cinta terhadap tanah air. Ramlan Surbakti. G. Fungsi Sosialisasi Politik. 2.Sosialisasi politik merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan suatu proses dimana seseorang mempelajari dan menumbuhkan pandangannya tentang politik. 3. 2.Karena sosilisasi politik merupakan suatu cara dalam mengembangkan dan menginformasikan politik maka fungsi yang paling mendasar dari sosialisasi politik ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pebelajaran bagi masyarakat agar mereka paham dan mengetahui secara benar tentang apa yang ada dalam politik. dari proses tersebut maka seorang anak akan dapat belajar menghargai pendapat oarang lain dan juga akan menyesuikan pendapatnya dengan pendapat oarang lain. Karena . nilai nilai dan pandangan pandangan politik dari orang tua. Kelompok Pergaulan. Bagi para anggota tepat kerja merupakan tempat yang berfungsi sebagai sarana penyuluhan politik.5.Sosialisasi politik dipandang sebagai suatu pewarisan pengetahuan. Dalam rangka untuk mencapai hal tersebut maka dalam rangka sosialisasi politik tersebut maka dibutuhkan sarana sarana pendukung sosialisasi yang antara lain sebagai berikut : 1. dengan memberikan penekanan pada cara masyarakat meneruskan kebudayaan politiknya. 4.di dalam keluarga inilah terjadi pembentukan nilai nilai politik.Di dalam fungsi sosialisasi politik bagi masyarakat dapat mentransmisikn kebudayaan politik suatu bangsa dari generasi tua kepada generasi muda dan juga sebagai sarana memelihara budaya politik dari bangsa itu sendiri. 3. Pengertian Sosialisasi Politik. Sekolah.C. Dennis Kavanagh. Keluarga.

4. membela tindakan tertentu. disiplin. Sedangkn inti dari budaya demokrasi ini adalah kerjasama.Kebebasan bukan erupakan kelelusaan untuk melakukan segala hal tanpa batas tetapi kebebasan adalah keleluasaan untuk membuat pilihan atau melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi kepentingan bersama atas kehendak sendiri tanpa ada tekanan dari pihak manapun. Persamaan. Kebebasan.pengurus partai ataupun yang lainnya entah bersifat positif atau negatif hal ini juga akan dapat merubah pemikiran dan keyakinan politik seseorang. Kejujuran diperlukan agar hubungan antar pihak berjalan dengan baik tidak menimbulkan benih benih konflik.6. toleransi. Sebagai nilai penalaran dapat mendorong . Misalnya kaum buruh yang bergabung dengan serikat buruh dan berdemonstrasi dari pengalaman tersebut seorang buruh dapat mengerti tentang berpolitik. Pengertian Budaya Demokrasi.Kontak kontak politik langsung yang dimaksud adalah pengalam nyata terlibat dalam politik entah sebagai pejabat pemerintah. Selain itu toleransi dapat mendorong tumbuhnya sikap toleran terhadap keanekaragaman. kelakuan.6. Sebagai nilai solidaritas dapat menumbuhkan sikap batin dan kehendak untuk menempatkan kebaikan bersama diatas kepentingan pribadi. Sebagai nilai penghormatan kejujuran akan menubuhkan integritas diri. dan kompromi. Kerena setiap manusia meiliki hal tersebut yang kadang kala berbeda dengan yang kita miliki. saling percaya. 2. 5. kesederajatan. B.5.Unsur unsur budaya demokrasi ada beberapa hal yang antara lain yaitu sebagai berikut : 1. kepercayaan.Media massa merupakan saran yang paling efektif karena media massa dapat memberikan banyak informasi bagi masyarakat luas termasuk politik baik tingkat nasional maupun tingkat internasional.Solidaritas adalah kesediaan untuk memperhtikan kepentingan dan bekerja sama dengan orang lain dalam hal ini manusia sama sama memiliki kebebasan untuk mempertimbangkan kepentingan pihak lain. dsb. Toleransi. Menghormati Penalaran. tetapi didepan Allah tetap sama. dan kesetiaan pada aturan aturan. Unsur unsur Budaya Demokrasi. pandangan. BAB II BUDAYA DEMOKRASI MENUJU MASYARAKAT MADANI A.secara tidak langsung para anggotanya dapat belajar bagaimana cara cara berorganisasi dengan bekal pengalaman ini maka para anggotanya tidak sungkan sungkan untuk bergabung dengan organisasi politik. 3. Solidaritas. menghargai keanekaragaman. menuntut hal serupa pada orang lain. Media Massa. namun dalam demokrasi berpandangan bahwa manusia yang berbeda beda itu pada hakekatnya sama sederajat. sikap ini diperlukan dalam memelihara pemerintahan demokratis.Penalaran adalah penjelasan mengapa seseorang memiliki pandangan tertentu. Sebagai nilai persamaan dalam berprilaku sebagai rakyat yang berdaulat adalah kita sebagai manusia harus mampu menghargai harkat dan martabat sesama manusia.Toleransi adalah sikap dimana kita sebagai manusia hendaknya toleran yang berarti bahwa kita harus menghargai pendapat. melainkan berbeda satu sama lainnya.Tuhan menciptakan manusia sebagai pribadi yang unik. Demokrasi tidak berpendirian bahwa manusia itu semuanya sama. kebiasaan. Selain itu media massa juga merupakan sarana yang ampuh untuk membentuk sikap sikap dan keyakinan politik dan melalui media ini suatu ideologi dapat ditanamkan kepada masyarakat dan kebijakan kebijakan politik negara dapat disampaikan kepada rakyt melalui media ini. Kontak kontak Politik Langsung. kebiasaan untuk eberikan penalaran akan menumbuhkan kesadaran bahwa banyak alternatif sumber informasi dan ada banyak kemungkinan untuk mencapai tujuan. Menghormati Kejujuran.Budaya demokrasi adalah pola pola sikap dan orientasi politik yang bersumber dari nilai nilai dasar demokrasi dan yang sudah seharusnya dimiliki oleh setiap warga negara dari sistem politik demokrasi. karena nilai demokrasi merupakan pedoman kebebasan untuk prilaku rakyat yang berdaulat.Kejujuran adalah keterbukaan untuk meyatakan kebenaran.

presiden kadang kala mencampuri urusan kehakiman. Pelampauan batas wewenang.v Kekuasaan eksekutif dijalankan oleh kabinet yang dipimpin oleh seorang perdana menteri dan bertanggung jawab pada DPR. 1.Kelebihan dalam pelaksanaan demokrasi parlementer. kewadayaan.vv Mengakui dan menganggap wajar keanekaragaman.D. Badan pengadilan menikmatiØ kebebasan dalam menjalankn fungsinya.Ø Kabinet dan ABRI berhasilØ mengatasi pemberontakan. Terjadi perdebatan antara Soekarno dengan tokoh masyumi masalahØ penggantin Pancasila.§Demokrasi terpimpin adalah demokrasi yang segala kebijakan pemerintah berada di tangan presiden. Prilaku yang beradabadalah prilaku yang mencerminkan perhormatan dan mempertimbangkan kehadiran pihak lain sebagaimana tercermin dalam sopan santun dalam bertindak. Penyelewengan itu tampak pada hal hal berikut ini : Pelanggaran prinsip kebebasan kekuasaanØ kehakiman.adalah lembaga diluar dari lembaga peerintahan tetapi kedudukannya sama dengan lembaga pemeritah. Terjadinya hubungan yang tidak harmonis dalam tubuh ABRIØ sebagan condong kepada kabinet Wilopo dan sebagian lagi condong kepada presiden. DPR dapat berfungsi dengan baik. Menjamin terselenggranya perubahan masyarakat secarav damai. ekonomi dan megendalikan inflasi. Presiden hanya sebagai kepalav negara.v Kekuasaan yudikatif dijalankan oleh badan pengadilan yang bebas.C.Kekurangan dalam pelaksanaan demokrasi parlementer antara lain yaitu : Rata rata kabinetØ berusia pendek ( terjadi krisis kabinet ) sehingga program jangka panjang tidak terlaksana. Jikav kabinet bubar maka presiden akan menunjuk formatur kabinet untuk menyusun kabinet yang baru.tumbuhnya ketebukaan pemikiran sosial dan politik. kemandirian. Demokrasi Masa Orde Lama. Demokrasi Parlementer pada masa RIS dan berlakunya UUDS 1950. Pembentukan lembaga negaraØ ekstrakonstitusional. Sedikit sekali terjadi keteganga diantara umatØ beragama. Minoritas cina mendapat perlindungan dariØ pemerintah.menurut A. Nilai nilai tersebut keudian dijabarkan dalam kehidupan politik seperti nilai nilai yang diungkapkan oleh Henry B.§Cara kerja sistem demokrasi parlementer ini adalah sebagai berikut : Kekuasaanv legislatif dijalankan oleh DPR yang dibentuk melalui pemilu multipartai. Membatasi penggunaan kekerasan sampai batas minimum. Demokrasi Terpimpin 5 Juli 1959-1966. presiden sering membuat suatu keputusan yangØ melebihi dari kewenangannya.S. Mentelenggarakan pergantian pemimpin secara teratur danv periodik. Jumlah sekolah bertambah banyak. Kebijakan perdana menteri cenderungØ menguntungkan kepentingan partainya sendiri. Masyarakat Madani.ØØ Pers bebas sehigga banyak variasi isi media massa. Dalam pelaksanaan demokrasi terpimpin ini ternyata banyak penyelewengan. Berdasar pada nilai nilai ini masyarakat pendukung demokrasi mengembangkan budaya politiknya. bahkan dalam bidang pers juga da pembatasan sehingga pers mengalami kemunduran. Pemerintah pusat mendapatØ tantangan dari daerah yang terwujud dalam beberapa pemberontakan. PengekanganØ hak hak asasi warga negara di bidang politik dala hal berserikat dan berkumpul. Oleh sebab itu keadaban ini dijadikan pedoman dala berprilaku sebagai warga negara yang demokrasi dan santun. sedangkan kepala pemerintahan dipegang oleh perdana menteri. Secara teori demokrasi ini adalah demokrasi yang berdasarkan pada Pancasila dan UUD 1945. tinggi terhadap negara dan keterkaitan dengan norma norma dan nilai nilai hukum yang diikuti oleh warga negara.7. DPR dapatv memberi mosi tidak percaya jika kabinet dala kinerjnya kurang baik. Menjamin tegaknyav keadilan. pada masa pelaksanaan demokrsi ini Indonesia bentuk negaranya adalah kesatuan dengan bentuk pemerintahan republik. nilai nilai tersebut seperti berikut : Menyelesaikan perselisihan secara damaiv dan melembaga. Jika DPR mengajukan mosi tidak percaya lagi pada kabinetv yang baru maka DPR dibubarkan dan diadakan pemilu. Keadaban. Masa kampanye yang terlalu panjang sehingga dalamØ masyarakat terjadi ketegangan. Mayo. Pemerintah berhasilØ melaksanakan program di bidang pendidikan.Kedaban adalah tingginy tingkat kecerdasan lahir batin. Hikam masyarakat madani adalah masyarakat yang wilayah sosialnya terorganissi dan bercirikan antara lain kesukarelaan. keswasebadaan. . Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia.

Pengutamaan fungsi pimpinan. Visi Strategis. 4. 8. Keterbukaan adalah salah satu prinsip dari Good Governance. Pemilu yang tidak demokratis aparatØ peerintahan dan keamanan berusaha melakukan kecurangan agar golkar menang pemilu. Akuntabilitas. Persamaan hak kapanye. Partisipasi Masyarakat. Pemilu. Pengertian Keterbukaan. Tersedianya pilihan§ yang signifikan misalnya tentang jumlah calon yang sudah pasti lebih dari satu. pertama.dan mekanisme dalam pemilu juga lebih baik lagiE. Berkaitan dengan pemerintahan keterbukaan atau transparansi berarti kesediaan pemerintah untuk senantiasa memberikan informasi faktual mengenai berbagai hal yang berkenaan dengan proses penyelenggaraan pemerintahan. dalam hal ini rakyat memperoleh jaminan kebebasan untuk memilih wakilnya tanpa ada paksaan dan ancaman. Kesetaraan. hak pilih aktif dan pasif diberikan§ kepada warga negara dewasa tanpa diskriminasi. Demokrasi Masa Reformasi. ketiga.Pada negara negara demokrasi sering kali menerapkan prinsip prinsip keterbukaan karena keterbukaan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam penyelenggaraan suatu negara hal itu disebabkan karena.Kehidupan politik pada masa orde baru ini jika dibandingkan dengan orde lama ternyata lebih buruk lagi hal itu dapat dilihat dari beberapa hal seperti berikut ini : Pebatasan hak hak politik rakyat. Kebebasan nominasi rakyat bebas menominasikan wakil rakyat yng§ akan dipilih dalam pemilu. 9. Pembentukan lembaga ekstrakonstitusional yang berfungsi mengamankanØ pihak pihak yang potensial menjadi oposisi penguasa. Sebagai sarana pendidikan politik bagi rakyat. 4. 2. Demokrasi Masa Orde Baru. dasar penyelenggaraan pemerintahan yaitu atas dasar dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat jadi rakyatlah yang mempunyai kedaulatan dan mereka tidak menginginkan dirugikan oleh pemerintah yang diserahi kekuasaan untuk menjalankan pemerintahan. 3.§2. Efektifitas dan Efisiensi. Pemusatan kekuasaan di tangan presiden. kedua. Kebebasan§ dalam memberikan suara.1.Demokrasi pada masa reformasi ini telah mengalami suatu perubahan yang mengarah lebih baik lagi daripada masa orde baru hal itu bisa dilihat dari siste pemerintahannya. 7. Peduli pada Stakeholder.Keterbukaan atau transparansi adalah sesuatu yang menunjuk pada pada suatu tindakan yang memungkinkan suatu persoalan menjadi jelas. Kejujuran dalam§ penghitungan suara. Penyelenggaraan pemilu secara berkala atau§ periodik. Tegaknya Supremasi Hukum. kekuasaan sering kali diselewengkan oleh si pemegang kekuasaan yaitu pemerintah. Kesetaraan bobot suara§ antara jumlah pemilih dengan jumlah kursi di parlemen. 2. Keterbukaan. Sebagai sarana pertanggungjawaban§ pejabat publik. Berorientasi pada Konsensus. Hak pilih umum. mudah dipahami dan tidak disangsikan lagi kebenarannya. BAB III KETERBUKAN DAN KEADILAN A. jumlah partai plitikØ dibatasi menjadi 3 parpol. keterbukaan adalah akses bebas bagi setiap . masing masing partai peserta§ pemilu memiliki hak yang sama dalam kampenye hal itu bisa dilihat semua parpol memperoleh jatah yang sama antara yang satu dengan yang lainnya. Ciri ciri Pemilu Demokratis. walaupunØ secara formal kekusaan dibagi bagi tetapi dalam prekteknya kekuasaan tetap terpusat pada diri presiden. pemilunya.berikut ini ada delapan prinsip good governance yaitu adalah : 1. dan banyak negara demokratis yang ingin berusaha mewujudkan praktik penyelenggaraan pemerintahan yang terbuka seperti dalam prinsip good governance.Ø dalam hal ini presiden memegang peran tertinggi dalam pemerintahan yang kadang kala melebihi dari batas kewenangannya. 5. Sebagai sarana memilih pejabat§ publik ( Pembentukan pemerintahan ). Fungsi Pemilu. 6.

dimana yang diutamakan adalah objek tertentu yang merupakan ha dari seseorang tersebut. D. 6. 1. Macam Macam Keadilan. Keadilan Distributif. dan kehidupan dari adanya tindakan sewenang wenang.Dalam bidang ini terjadi ketertinggalan profesinalitas aparat yang artinya kemampuan aparat tidak sesuai dengan tuntutan perubahan jaman.Adalah keadilan yang berdasarkan undang undang . Keadilan Legal. Para pejabat pemerintah lebih banyak menumpuk kekayaan sebesar besarnya tanpa peduli dengan moral dan etika.Lembaga lembaga politik seperti eksekutif.Keadilan merupakan tindakan memberikan sesuatu kepada masing masing orang sesuai dengan apa yang menjadi haknya. Ulpianus. Keadilan Komutatif.Keadilan adalah memberikansesuatu yang tetap kepada orang lain sesuai dengan haknya. Bidang Ekonomi. 5. Terbukanya rapat rapatv pemerintah bagi publik dan pers. Pemerintahv menyediakan berbagai informasi faktual mengenai kebijakan kebijakan yang akan dan sudah dibuatnya.Adalah keadilan yang memberikan kepda masing masing orang hukuman atau denda yang sebanding dengan pelanggaran atau kejahatan yang dilakukannya. Jika tidak maka akan menyebabkan apa yang dinamakan dengan korupsi politik yang dapat membawa akibat krisis di berbagai bidang kehidupan. sehingga tidak . dimana yang menjadi subjek hak adalah individu sedngkan yanh menjadi subjek kewajiban adalah masyarakat. 3. Ciri ciri Keterbukaan Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Negara.Berbagai kegiatan ekonomi terutama yang bersinggungan dengan birokrasi selalu diwarnai dengan kolusi sehingga akibatnya ekonomi menjadi berbelit belit dan menjadikan para investor enggan berinvestasi. yang menjadi objek dari keadilan legal adalah tata masyarakat. Dampak Penyelenggaraan Pemerintahan yang tidak terbuka. Aristoteles. 3.Adalah keadilan yang memberikan kepada masing masing orang apa yang menjadi haknya. C. 2. misalnya : 1. 4. 3.warga negara terhadap sumber informasi dalam hal ini warga negara berhak mengetahui apa saja yang dilakukan oleh pemerintah dalam rangka menyelenggarakan pemerintahanB. dan yudikatif tidak berfungsi secara optimal bahkan kadang kala kebijakan kebijakan yang mereka keluarkan tidak berpihak pada kepentingan umum dan bahkan lebih menguntungkan kepentingan mereka dan kelopoknya. Pengertian Keadilan.Keadilan adalah sikap yang didasrkan pada kehendak yang tetap untuk mengakui hak masing masing orang.Adalah keadilan yang diberikan kepada masing masing orang apa yang menjadi bagiannya. Franz Magnis Suseno. 4. Keadilan Vindikatif.legisltif. Pieper.Adalah keadilan yang meberikan kepada masing masing orang bagiannya yaitu berupa kebebasan untuk mencipta dengan kreativitas yang dimilikinya. Adanya peluang bagi publik dan pers untuk mendapatkanv atau mengakses berbagai dokumen pemerintah. Bidang Sosial Budaya dan Agama. 1. 2.Keadilan adalah keadaan antar manusia dimana semua diperlakukan sama sesuai dengan hak dan kewajibannya masing masing. oleh sebab itu pemerintahan yang demokratis haruslah diselenggarakan secara terbuka. 4.Pemerintahan yang tidak terbuka kadang kala akan menjatuhkan pemerintahan itu sendiri.Adalah keadilan yang memberikan perlindungan kepada pribadi pribadi yang ada dalam masyarakat yang berupa keamanan. Bidang Pertahanan dan Keamanan. Adanya konsultasi publik yang dilakukanv secara sistematik oleh pemerintah. Bidang Politik. E. 2.Kehidupan sosial budaya diwarnai dengan pendewaan materi dan budaya konsumtif. Keadilan Kreatif. Keadilan Protektif.

B. B. yaitu lembaga diplomatik. C. Dalam hal mengangkat duta dan konsul presidenv memperhatikan pertimbangan DPR.• Mengabdi kepada kepentingan nasional dalam mewujudkan masyrakat adil dan makmur.mampu mendeteksi dini tentang gejolak sosial dan gangguan keamanan yang terjadi di dalam masyarakat. Fungsi perwakilan diplomatik menurut konggres Wina 1961.Di dalam menjalin hubungan internasional masing masing negara pada umumnya melalui suatu lembaga. konsep ini berhubungan erat dengan subjek subjek seperti organisasi internasional. Apabila dianggap perlu dapat bertindak sebagai tempat pencatatan sipil. Mengurus kepentingan negara serta warga negaranya di negara lain. Tugas pokok perwakilan diplomatik. duta. Fungsi Perwakilan Diplomatik.B. pola prilaku. Di dalam melaksanakan tugasnya diplomat dapat berfungsi sebagai lambang prestise nasional negaranya di luar negeri dan mewakili kepala negaranya di negara penerima. Bagi bangsa Indonesia hubungan internasional ini di dasarkan pada politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif dengan tujuan meningkatkan persahabatan dan kerjasama bilateral. Menyelenggarakan hubungan dengan negara lain atau hubungan kepala negara dengan pemerintah asing. diplomasi. Selain itu diplomat juga berfungsi sebagai perwakilan yuridis yang resmi dari pemerintah negaranya. C. budaya. maupun politik internasional. adalah hubungan antar bangsa dala segala aspeknya yang dilakukan oleh suatu negara untuk mencapai kepentingan nasional negara tersebut. Mewakili negara pengirim di dalam negara penerima. BAB IVHUBUNGAN INTERNASIONAL A. Jadi fungsi diplomatik dala arti politis adalah sebagai berikut :• Mempertahankan kebebasan Indonesia terhadap imperialisme dalam segala bentuk dan manifestasinya dengan melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan.Hubungan ini dalam Encyclopedia Americana dilihat sebagai hubungan antar negara atau individu dari negara yang berbeda baik berupa hubungan politis. Melindungi kepentingan negara pengirim dan warga negaranya di negara penerima di dalam batas batas yang diijinkan oleh hukum internsional.Perwakilan Diplomatik ( Kedutaan Besar ) 1. Memberikan keterangan tentang kondisi dan perkembangan negara penerima sesuai dengan UU dan melaporkan kepada pemerintah negara pengirim.Kepala kepala perwakilan diplomatik yang disebut sebagai duta besar. Presiden menerima penempatan duta negarav lain dengan meperhatikan pertimbangan DPR. paspor. perdamaian abadi dan keadilan sosial. regional. ekonomi maupun hankam. Penegertian Hubungan Internasional. dan multilateral melalui berbagai macam forum sesuai dengan kepentingan dan kemampuan nasional. D.D. A.Hubungan internasional menurut buku Rencana Strategi Pelaksanaan Politik Luar Negeri RI ( RENSTRA ). Mengadakan perundingan masalah masalah yang dihadapi oleh kedua negara itu dan berusaha untuk menyelesaikannya. Di dalam menjalin hubungan internasional ini sudah pasti masing masing negara selalu mendasarkan pada politik luar negarinya karena politik luar negeri adalah suatu strategi. dsb.Perwakilan diplomatik ( Duta besar ) meilik tugas pokok yang antara lain sebagai berikut : A. Mengadakan persetujuan dengan pemerintah negara penerima. . Di Indonesia sehubungan dengan usaha menjalin hubungan internasional ini didasarkan pada UUD 1945 pasal 13 yang di dalamnya berisi tentang : Presidenv mengangkat duta dan konsul. dan kebijakan suatu negara dalam berhubungan dengan negara lain ataupun dunia internaional. hukum internasional.2. menteri residen merupakan perwakilan tingkat tinggi yang dapat mengadakan hubungan langsung dengan kepala negara asing tempat mereka bertugas atau ditempatkan.• Menciptakan pesahabatan yang baik antar negara dalam mewujudkan pelaksanaan tugas negara perwakilan diplomatik.

Negosiasi ( Perundingan ).Duta besar merupakan duta yang berada di tingkatan tertinggi dan epunyai kekuasaan penuh dan luar biasa dan biasanya ditepatkan di negara negara yang banyak menjalin hubungan timbal balik. 5.C. Duta ( Gerzant ). Kekebalan hukum/ hak ekstrteritorial.Dalam membina hubungan internasional diperlukan taktik dan prosedur tertentu untuk mencapai tujuan nasional suatu negara.E.Menteri residen dianggap bukan sebagai wakil pribadi kepala negara.Perwakilan diplomatik mempunyai tugas umum antara lain yaitu : 1. Unsur unsur hubungan diplomatik.Atase adalah pejabat pembantu dari duta besar berkuasa penuh. Perangkat perwakilan diplomatik. 3. dalam menyelesaikan segala persoalan kedu negara dia diharuskan berkonsultasi dengan pemerintahnya. Status pejabat diplomatik. dia hanya engurus urusan negara. Menteri residen. Kuasa usaha sementara yang melaksanakan pekerjaan dari kepala perwakilan ketika pejabat ini belum atau tidak ada ditempat. C. B. 4.Di dalam hubungan diplomatik terdapat unsur unsur antara lain yaitu : 1. Atase ini terbagi menjadi dua yaitu :1. 4. Kuasa usaha tetap menjabat kepala dari suatu perwakilan. Menetukan tujuan dengan menggunakan semua daya upaya dan tenaga dalam mencapai tujuan tersebut. 2. 5. 4. 3. Menentukan apakah tujuan nasional sejalan atau berbeda dengan kepentingan negara lain. Hubungan antar bangsa. Peranan perwakilan diplomatik. 2. 2.Dalam arti nonpolitis hubungan diplomatik suatu negara diwakili oleh korps konsuler yang terbagi dalam kepangkatan sebagai berikut : . Memelihara hubungan persahabatan antara kedua negara.Atase ini dijabat oleh seorang perwira militer yang diperbantukan depertemen luar negeri dan diperbantukan di kedutaan besar serta diberikan kedudukan sebagai seorang diplomat yang bertugas memberikan nasihat di bidang militer dan pertahanan keamanan kepada duta besar berkuasa penuh. atase ini berkuasa penuh dalam menjalankan tugas tugas teknis sesuai dengan tugas pokok dari departemennya sendiri.Kuasa usaha yang tidak diperbantukan kepada kepala negara dapat dibedakan atas : 1. Pertukaran misi diplomatik. Observasi ( Meneliti setiap kejadian ).Di dalam menjalankan tugas tugasnya perwakilan diplomatik mempunyai beberapa perangkat yang antara lain yaitu : A.Atase ini dijabat oleh seorang pegawai negeri yang tidak bersal dari depertemen luar negeri dan ditepatkan disalah satu kedutaan besar. Mereka ini pada dasarnya tidak berhak mengadakan pertemuan dengan kepala negara dimana mereka bertugas. Atase pertahanan.Perwakilan Nonpolitis. oleh sebab itu diperlukan diplomasi yang baik.D. Relasi ( Membina hubungan baik ).2. Oleh sebab itu perwakilan diplomatik mempunyai peran sebagai berikut : A. Proteksi ( Melindungi ) warga negaranya.E. 5. Atase atase. 3. Atase teknis.Adalah wakil diplomatik yang pangkatnya lebih rendah dari duta besar. B. Tugas umum perwakilan diplomatik. Menggunakan sarana dan kesempatan yang ada dan sebaik baikya dalam menjalankan tugas diplomatiknya. Kuasa usaha ( Charge de Affair ). Duta besar berkuasa penuh ( Ambassador ). Menyesuaikan kepentingan bangsa lain dengan kepentingan nasional sesuai dengan tenaga dan daya yang ada. Representasi mewakili negara yang bersangkutan. D.

Agen konsul diangkat oleh konsul jenderal dengan tugas untuk mengurus hal hal yang bersifat terbatas dan berhubungan dengan kekonsulan. Duta Besar. • Hak Ekstrateritorial.dalam hal ini polisi dan aparat keamanan tidak boleh msuk tanpa ada ijin pihak perwakilan yang bersangkutan.Organisasi internasional ini dibentuk dalam rangka untuk meningkatkan hubungan kerjasama antar negara dalam rangka memajukan bangsa dan menciptakan perdamaian dunia. Konsul dan Wakil konsul.Hak hak Perwakilan Diplomatik. 2. 3. B.Tugas tugas yang berhubungan dengan kekonsulan antara lain mencakup bidang bidang sebagai berikut : A.• Pebebasan pajak setempat.Yaitu menciptakan tata ekonomi dunia baru dengan enggalakkan ekspor komoditas nonmigas. Agen konsul. BAB V ORGANISASI INTERNASIONAL A. pelaksanaan perjanjian perdagangan. Semua anggota harus mematuhi dengan ikhlas semua peraturan dan§ kewajiban kawajiban sesuai dengan piagam PBB.surat surat dan dokumen bebas sensor. Asas Organisasi PBB. B. mereka juga tidak tunduk kepada yuridiksi di dalam negara tempat mereka bertugas baik dalam perkara perdata maupun pidana.PBB dibentuk atas dasar dari piagam Atlantik yang bertujuan untuk menjamin perdamaian dan keamanan internasional.Melakukan pertukaran kebudyaan dan pelajar. Bidang ekonomi. Konsul. Wakil konsul diperbantukan kepada konsul atau konsul jenderal yang kadang diserahi pimpinan kantor konsuler.Konsul mengepalai satu kekonsulan yang kadang kadang diperbantukan kepada konsul jenderal.• Pembebasan kewajiban hadir dalam sidang pengadilan yang berhubungan dengan dinasnya sendiri.Hak ekstrateritorial adalh hak kebebasan diplomat terhdap daerah perwakilannya termasuk halaman bangunan serta perlengkapannya seperti bendera.Hak immunitas adalah hak yang menyangkut diri pribadi seorang diplomat serta gedung perwakilannya. Konsul jenderal.v Persamaan kedaulatan semua anggota§ anggotanya.1. Bidang kebudayaan dan ilmu pengetahuan.lambang negara. mengawasi pelayanan.dengan hk ini para diplomat mendapat hak istimewa atas keselamatan pribadi serta harta bendanya.Organisasi internasional mempunyai peran yang sangat besar bagi suatu bangsa dalam rangka menjembatani kerjasama dengan negara lain dan juga organisasi ini membantu dari negara negara anggota dalam memajukan negaranya serta membantu perjuangan memperoleh kemerdekaan bagi anggota yang masih terjajah. Dala hubungan internasional semua§ anggota harus menjauhi penggunaan ancaman dan . yaitu berupa hak :• Kekebalan surat menyurat resmi tanpa sensor beserta arsip arsipnya.v• Hak Immunitas. Penegertian Organisasi Internasional. Peranan Organisasi Internasional. Tujuan Organisasi Internasional. D. Perserikatan Bangsa Bangsa.vBagi para anggota konsuller hak ekstrateritorial biasanya hanya menyngkut diri sendiri dan staffnya. Semua anggota harus§ menyelesaikan persengketaan internasional dengan cara damai tanpa membahayakn perdamaian dan keamanan internasional.Organisasi internasional adalah suatu lembaga atau badan yang dalam rangka kerjanya atau ruang lingkup kerjanya mencakup dunia atau bersifat internasional jadi tidak terbatas pada suatu negara saja. c) Bertindak sebagai subjek hukum dala praktek dan prosedur pengadilan atau badan lain di negara penerima.C. Agen konsul ini ditugaskan di kota kota yang termasuk kekonsulan. Bidang bidang lain seperti : a) Memberikan paspor dan dokumen perjalanan kepada warga pengirim dan visa atau dokumen kepada orang yang ingin mengunjungi negara pengirim. dll. b) Bertindak sebagai notaris dan pencatat sipil serta menyelenggarakan fungsi adinistratifnya. Organisasi Organisasi Internasional yang ada sekarang ini. C.1. promosi perdagangan.Konsul jenderal ebawahi beberapa konsul yang ditempatkan di ibukota negara tempat ia bertugas.

Sekretaris Jenderal.§v Tujuan ASEAN. Menjalankan kerjasama secara aktif. Majelis Umum ( General Assembly ).§ Dewan Keamanan (§ Security Council ). Secara politik mengtur hubungan§ dengan perusahaan perusahaan minyak asing atau pemerintah negara negara konsumen. Mengakui hak setiap bangsa untuk penghidupan§ nasional yang bebas dari campur tangan dan intervensi serta urusan subversi dari luar. Tujuan . dan pengembengan§ kebudayaan di kawsan Asia Tenggara. Mengembangkan hubungan hubungan persaudaraan antar bangsa§ bangsa. soaial.§§ Menjadikan PBB sebagai pusat usaha mewujudkan tujuan bersama. Standing Committee (§ badan yang bersidang diantara dua sidang menlu negara ASEAN untuk mengenai masalah masalah yang memerlukan keputusan para menteri ). Boards of Governors ( dewan§ gubernur ) yang bertugas menata pelaksanaan kegiatan organisasi dan keputusan konferensi. Komite komite§ tetap dan khusus. Meningkatkan§ penggunaan pertanian. Masyarakat Ekonomi Eropa. Struktur Organisasi MEE. oleh sebab itu organisasi inilah yang nantinya dapat mencegah persaingan yang tidak sehat dari negara negara penghasil minyak. Memperluas hubngan dengan§ negara negara di luar PBB. Dasar Pembentukan NATO. Saling menghormati terhadap kemerdekaan integritas teritorial dan§ identitas semua bangsa.§4. Dewan Perwalian ( Trussteship Council )§ Mahkamah Internsional (§ International Court Of Justice ).§ Tidak menggunakan§ amcaman dan kekuatan militer. The Court of Justice ( mahkamah peradilan MEE ). organisasi ini dibentuk dalam rangka membendung pengaruh komunis USSR agar tidak meluas sampai kawasan eropa barat. Menghapuskan semua halangan§ yang menghambat laju perdagangan internasional. ASEAN.vOrganisasi ini didirikan agar masing masing negara anggota penghasil minyak dalam mengambil kebijakan dalam bidang perminyakan dan harga minyak dapat menguntungkan negara negara anggota atau produsen. Dewan Ekonomi dan Sosial ( Economic And Social Council§ ). Meningkatkan§ kerjasama aktif dalam segala bidang kecuali militer. memperbaiki taraf hidup dan memperluas lapangan kerja. Struktur Organisasi ASEAN. Meningkatkan perdamaian dan stabilitas§ regional dengan jalan menghormati keadilan dan tertib hukum. Tujuan MEE. Sekretariat nasional ASEAN pada setiap negara negara§ anggota. OPEC.v Assembly. Mempertahankan harga minyak dan menentukan harga sehingga§ menguntungkan negara negara produsen.v Memelihara perdamaian dan keamanan§ internasional. Memelihara kerjasama yang erat dan beramanfaat dengan organisasi§ regional maupun internasional.v Asas ASEAN.§§ The Councils ( dewan menteri eropa ) Commissions ( badan pengurus harian§ MEE ). Dasar Pembentukan OPEC.5.3.v Mengintegrasikan eropa dengan cara§ memajukan perekonomian.Berdirinya MEE adalah sebagai akibat perang dunia II di belahan Eropa yang menyebabkan negara negara Eropa mengalami kemiskinan dan perpecahan oleh sebab itu kemudian didirikan lembaga yang bergerak untuk memajukan dan membangun kembali negara negara Eropa secara bersama sama. Tidak saling mencampuri urusan dalam negeri masing masing§ anggota. Menciptakan kerjasama dalam memecahkan masalah internasional. perdagangan. Tujuanv OPEC. Dasar Pebentukanv MEE. Struktur Organisasi OPEC. Mempercepat pertumbuhan ekonomi. Dasarv ASEAN. pada mulanya mereka membentuk ECSC dan EURATON.kekerasan terhadap negara lain.ASEAN adalah sebuah organisasi negara negara di kawasan Asia tenggara yang menganut asas keterbukaan bagi anggota anggotanya. Memajukan perdagangan dan menjamin adanya persaingan bebas dan§ keseimbangan perdagangan antar negara anggota. dan jasa untuk meningktkan taraf hidup. Menyelesaikan persengketaan secara damai. Strukturv Organsasi PBB.v ASEAN§ Ministrial Meeting ( Sidang tahunan para menteri ).vNATO merupaka organisasi kerjasama bidang militer di kawasan eropa barat.§2.v Confference yang mempunyai§ kekuasaan tertinggi dalam menentukan kebijakan. Economic Commission Board ( dewan komisi ekonomi ) yang§ bertugas mengkaji dan mempersiapkan bahan bahan dan syarat syarat untuk konferensi terutama mengenai hal hal teknis bidang perminyakan. Tujuan Organisasi PBB. industri. NATO.§ Sekretariate yang menjalankan tugas sehari hari yang dipimpin oleh seorang sekretaris jenderal.

Liga Arab.Organisasi ini dibentuk dengan alasa atau dasar untuk mempererat solidaritas negara negara islam di dunia. Membentuk§ suasana harmonis antar negara negara angota. Struktur Organisasi Ligav Arab. Gerakan Non-Blok.Perjanjian internasional adalah suatu persetujuan antar negara yang menimbulkan hak dan kewajiban dari pihak pihak yang mengadakan perjanjian. kolonialisme. Struktur Organisasi NATO.Pebentukan organisasi ini dikarenakan situasi kawasan asia-pasifik yang tidak menentu akibat perkembangan situasi politik dan ekonomi dunia karena pengaruh perag dingin.v Menyelesaikan persengketaan secara§ damai. Macam Macam Perjanjian Internasional. G. Memperkuat kerjasama§ antar negara negara anggota dalam bidang sos. komunikasi dan§ kebudayaan dan sosial. Oppenheimer-Lauterpacht. APEC.v Mengkoordinasikan berbagai kegiatan politik§ para negara angota sehingga terjamin kerjasama dan terpeliharanya kedaulatan setiap anggota. Pengertian Perjanjian Inernasional.dan bidang bidang lainnya. rasialisme apartheid.v Menjalin kerjasama§ ekonomi antar bangsa di kawasan asia-pasifik atas dasar saling menguntungkan. SH.§ Bdan badan subsider yng§ bergerak dalam bidang sosial. ekonomi. Wadah negara negara yang sedang berkembang. dan zionisme. Organisasi Konferensi Islam.kemandirian dan hak setiap negara islam.vGerakan non-blok dibentuk atas dasar kerena terjadi persaingan antara dua negera besar beserta bloknya yaitu blok barat dan blok timur setelah perang dunia II . Tujuan GNB. Dasarv Pembentukan OKI.Perjanjian internasional adalah perjanjian yang diadakan antar bangsa yang bertujuan untuk menciptakan akibat akibat hukum tertentu. Dasar Pebentukan GNB. Tidk membenarkan§ meyelesaikan sengketa dengan kekerasan senjata.v Mendukung perjungan dekolonialisasi dan§ memegang teguh perjuangan melawan imperialisme.7.dan kolonialisme dalam setiap bentuk. Dasar Pembentukan Liga Arab. Tujuan Liga Arab.oleh sebab itu negara negara yang tidak tergabung dalam blok tersebut khawatir kalau persaingan tersebut pecah menjadi perang terbuka oleh sebab itu kemudian mereka memprakarsai terbantuknya GNB untuk mendesak kedua blok agar menghentikan persaingannya.NATO.pendidikan. . Komite komite khusus. Menyokong§ segala kegiatan usaha perdamaian dunia. Tujuan APEC.6. Melarang menggunakan kekerasan senjata§ dalampenyelesaian sengketa negara anggota. International Secretary§ dikepalai oleh sekretaris jenderal.diskriminasi. Memupuk kerjasama di bidang ekonomi.ek.§§ Membela negara anggota dengan pendirian bahwa ancaman pada satu anggota merupakan ancaman seluruh anggota NATO.vOrganisasi ini dibentuk dalam rangka menentang kekuatan militer inggris dan perancis di timur tengah dan zionis israel serta menuntut berdirinya negara palestina yang merdeka. Mengupyakan seoptimal mungkin untuk menghilangkan§ rasialisme.v§ North Atlantic Council merupakan dewan tertinggi. Prof.budy.§§ Mengurangi ketegangan antara blok barat dan timur. Millitary Comitee dipimpin oleh seorang§ panglima tertinggi. 3.Perjanjian internasional adalah suatu persetujuan antara subjek subjek hukum internasional yang menimbulkan kewajiban kewajiban yang mengikat dalam hukum internasional. Meningkatkan hubungan kerjasama di bidang ekonomi bagi§ kemajuan den kesejhteraan bersama. 1. Memperkuat kemampuan masing masing§ negara anggota untuk memperjuangkan kepentingan bersama termasuk dalam forum internasional. BAB VIPERJANJIAN INTERNASIONAL A. 2. Schwarzenberger. Tidak menggunakan ancaman militer dalam kalangan internasional.Organisasi ini bermarkas besar di Kairo dengan seorang sekretaris jenderal yang dibantu oleh Council sebagai badan tertinggi. Dr. Memperkuat perjuangan umat§ islam untuk melndungi martabat.9. Konferensi kepala negara§ Sekretaris jenderal§ sebagai badan eksekutif. Mochtar Kusumaatmaja. budaya dan bidang bidang yang lainnya. Dasarv Pembentukan APEC.8.v§ Memajukan solidaritas islam negara negara anggota.v Struktur Organisasi OKI. Mengatur usaha usaha melindungi§ tempt tempat suci dan membantu perjuangan rakyat Palestina.B. Tujuan OKI.

maka perjanjian itu mulai berlaku saat teks perjnjian tersebut disahkan. Perjanjian di bidang ekonomi.§ Ketaatan terhadap perjanjian. Harus dinyatakan secara resmi dan formal.§ Penandatanganan (§ signature ). Persyaratan Perjanjian Internasional.1. Teori persyaratan Perjanjian§ Internasional. Perjanjian di bidang kesehatan. Pengesahan ( ratification ).misal§ pakta pertahanan. Pelaksanaan Perjanjian Internasional. Perjanjian yang§ bersifat penting yang dibuat melelui proses perundingan.§ Perumusan§ naskah perjanjian.§ Pengesahan naskah perjanjian (§ authentication of the text ). C. Menurut Proses Pembentukannya. biasanya suatu perjanjian internasional dianggap mengikat jika perjanjian tersebut telah di ratifikasi oleh peserta. 1. Menurut Isinya.§ Perundingan ( negotiation ).fungsi fungsi penyampinnya dan masalah masalah yang timbul. persyaratan. pada dasrnyav suatu perjanjian internasionaltidak boleh bertentangan dengan perjanjian serupayang mendahuluinya. Perjanjian menyusul ( Successive Treaty ). penandatanganan dan ratifikasi.v Bermaksudv membatasi. misal§ penanggulangan AIDS.4. Perjanjian di bidang politik. cara dan tanggal berlakunya.§Agar perjanjian memiliki daya guna yang baik maka masing masing negara peserta harus mempunyai penafisiran yang sama dengan negara peserta yang lain agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam penafsiran.Proses pembuatan perjanjian internasional menurut kongres Wina tahun 1969 terdiri dari tiga tahap yaitu : Perundingan ( negotiation ).§ Perjanjian yang membentuk hukum yaitu perjanjian yang yang meletakkan ketentuan ketentuan hukum bagi masyarakat internasional secara keseluruhan.§ Perjanjian antara negara dengan subjek hukum internasional yang lain misal organisasi internasional. atau megubah akibt hukum dan ketentuan ketentuan yang terdapat dalam perjanjian tersebut. misal batas negara. Hal Hal Penting Dalam Perjanjian Internasional. Menurut Hukum Positif Indonesia. Menurut Konggres Wina 1969. 2. Penerapan perjanjian. 2.§ Perjanjian§ di bidang hukum.§ 2. Masa berlaku sejak tanggal yang ditentukan atau§ menurut dari persetujuan dari peserta. Perjanjian harus di patuhi dengan dasar asasv Pacta Sunt Servada. Ketentun ketentun yang mengatur§ pengesahan teksnya. kecuali bila perjanjian tersebut dianggap berlaku sebelum dilaksanakan ratifikasi. Jika tidak ada ketentuan atau§ persetujuan perjanjian mulai berlaku segera setelah persetujuan diikat dan dinyatakan oleh semua negara perunding. Menurut Subjeknya. Bila persetujuan suatu negara untuk§ diikat oleh perjanjian timbul setelah perjanjian itu berlaku. 3. Teoriv Pan Amerika setiap perjanjian itu mengikat negara yang mengajukan dengan menerima segala persyaratan yang ada dalam perjanjian tersebut. misal IMF. Menurut Fungsinya. meniadakan.D. Berlakunya Perjanjian Internasional. Penjajakan. . Kesadaran hukum nasionalnya yang berarti bahwa negarav yang menyetujui ketentuan ketentuan perjanjian yang sesuai dengan hkum nasionalnya. Penafsiran ketentuan perjanjian. 1. maka perjanjian itu mulai berlaku bagi negara tersebut. Perjanjian antar negara yang§ dilakukan oleh banyak negara yang merupakan subjek hukum internasional. 3. Penerimaan naskah perjanjian ( adoption of the text§ ). Perjanjian yang bersifat sederhana yang dibuat melalui dua§ tahap yaitu perundingan dan penandatanganan. Unsur unsur§ Penting.pernyataan persetujuan suatu negara untuk diikat oleh prjanjian. Perjanjian antar subjek hukum internasional§ selain negara. Penandatanganan ( signature ). Proses Pembuatan Perjanjian Internasional.§ Daya berlaku surut ( Retroactivityv ). Teori Kebulatan Suara yaitu perjanjian internasional itu sahv jika diterima oleh semua peserta dalam pembuatan perjanjian tersebut. Wilayah penerapan (v Teritorial Scope ) suatu perjanjian mengikat wilayah negara peserta kecuali bila ditentukan lain.§ Perjanjian yang bersifat khusus yaitu perjanjian yang menimbulkan hak dan kewajiban bagi negara negara yang mengadakan perjanjian saja.

Adanya perjanjian baru antara peserta yang§ kemudian meniadakan perjanjian terdahulu.nama yang diundang dan masalah yang disetujui namun tidak di ratifikasi.Himpunan peraturan yang telah ditetapkan oleh persetujuan internasional. 4.6.Persetujuan formal yang bersifat multilateral dan tidak berurusan dengan kebijakan tingkat tinggi. Konvensi ( convention ).Perjanjian yang bersifat teknis atau administratif 5. Traktat ( Treaty ).Persetujuan yang tidak resmi dan pada umumnya tidak dibuat oleh kepala negara. F. 14. 10. Syarat syarat tentang pengakhiran§ perjanjian sesuai dengan ketentuan perjanjian telah dipenuhi. Jenis Jenis Perjanjian Internasional.berikut ini pengertian hukum internasional menurut : .2. Perjanjian§ secara sepihak diakhiri oleh salah satu peserta dan pengakhiran itu diterima oleh pihak lain.E. 11. 9. Proses Verbal Catatan catatan konferensi diplomatik atau suatu kemufakatan. Berakhirnya Perjanjian Internsional. Salah satu pihak peserta perjanjian menghilang atau punahnya§ objek perjanjian tersebut. Adanya persetujuan dari peserta peserta untuk§ mengakhiri perjanjian tersebut. Masa berlaku perjanjian tersebut telah§ berakhir. Perikatan ( Arrangement ). 3. Adanya unsur paksaan§ terhadap seorang wakil negara lain . 2. Modus Vivendi Dokumen yang mencatat persetujuan internasional yang bersifat sementara.Perjanjian internasional yang berupa teraktat dan dokumen tidak resmi. Piagam ( Statute ). 7. Pakta ( pact )Istilah yang menunjuk suatu persetujuan yang lebih khusus dan membutuhkan ratifikasi.Kedudukan negara yang tidak ikut dalam perjanjian internasional tidak memilik hak dan kewajiban. Bilateral. Bertentangn dengan suatu kidah hukum§ internaional. Deklarasi ( Declaration ).Adalah perjanjian yang bersifat khusus karena hanya mengatur hal hal yang menyangkut kepentingan dua negara. 6. Multilateral.4. Istilah Istilah Dalam Perjanjian Internasional. Pembatalan Perjanjian Internasional. Persetujuan ( Agreement ). Charter.Perjanjian yang diadakan oleh lebih dari dua negara dan sering disebut sebagai Law Making Treaties karena mengatur hal hal yang menyangkut kepentingan umum. Pertukaran Nota.Metode tidak resmi yang biasanya dilakukan oleh wakil wakil militer yang mengakibatkan timbul kewajiban kewajiban yang menyangkut mereka.Traktat yand dapat bersifat resmi dan tidak resmi 13.paksaan tersebut berupa ancaman atau penggunaan kekerasan. 15. tetapi jika perjanjian tersebut bersifat multilateral maka negara yang tidak terlibat dapat menyatakan diri terikat dengan perjanjian tersebut.Perjanjian paling formal dari dua negara atau lebih dan mencakup bidang politik dan ekonomi. 5. Telah tercapainya§ tujuan dari perjanjian itu.bahkan istilah tentang hukum internasional telah ada sejak jaman Romawi.Persetujuan tentang anggaran dasar BAB VIISISTEM HUKUM DAN PERADILAN INTERNASIONAL A. 1. Negara peserta atau wakil kuasa penuh melanggar ketentuan§ ketentuan hukum nasionalnya. Covennt. Adanya unsur penipuan dri negara peserta tertentu terhadap negara§ peserta lain saat perjanjian tesebut dibuat.1. 8. 12. Adanya unsur kesalahan pada saat perjanjian§ dibuat. Protokol ( Protocol ). Pengertian Hukum dan Peradilan Internasional. Ketentuan Umum ( General act ).Pengertian hukum internasional banyak sekali tokoh yang mengungkapkan. Kedudukan Negara Bukan Peserta Perjanjian Internasional.Merupakan istilah untuk transaksi transaksi yang bersifat sementara. Ketentuan Penutup ( Final act )Ringkasan hasil konvensi yang menyebutkan negara peserta.Istilah dalam perjanjian internasional untuk pendirian badan yang bersifat administratif. Terdapat penyalahgunaan atau§ kecurangan baik melalui kelicikan atau penyuapan.

Persamaan hukum perdata internasionalv dengan hukum publik internasional.Di dalam hukum internaional mencakup beberapa macam antara lain yaitu hukum perdata internasional yaitu hukum yang mengatur hubungan hukum antara warga negara suatu negara dengan warga negara dari negara lain istilah ini sering dikenal dengan hukum antarbangsa. Sumber hukum dalam arti formal. asas asas uu hukum. Dr.Sumber hukum dalam arti material ini membahas tentang dasar berlakunya hukum suatu negara.sedangkan hukum publik internasional persoalan berkaitan dengan hukum publik. oleh karena itu hukum internasional dianggap libih tinggi kedudukannya dari pada hukum nasional. Jadi terhadap orag atau barang yang berada diluar wilayahnya maka berlaku hukum asing atau internasional.G.Pemberlakuan hukum internasional dala rangka menjalin hubungan antar bangsa harus memperhatikan asas asas berikut ini : 1. Sumber Hukum Internasional.Perbedaannya adalah dalam hukum perdata internasional peroalan berkaitan dengan hukum perdata. Starke beliau mendefinisikan hukum internasional adalah sekumpulan hukum ( body of law ) yang sebagian besar terdiri dari asas asas dan karena itu biasanya ditaati dala hubungan antar negara. 2.Sumber hukum internasional dala arti formal adalah sumber hukum yang paling utama dan memiliki otoritas tertinggi dan otentik yang dapat digunakan oleh Mahkamah Internsional dalam memutuskan suatu sengketa internasional. Asas asas dalam hukum internasional. Asas kepentingan umum. Mochtar Kusumaatmaja SH.Asas ini didasarkan pada wewenag negara utuk melindungi dan mengatur kepentingan dala kehidupan bermasyarakat.Selain hukum perdata internasional masih ada satu lagi yaitu hukum publik internasional yaitu hukum yang mengatur negara yang satu dengan negara yang lainnya dalam hubungan internasional. Karena hukum internasional dapat digunkan untuk meyelesaikan suatu sengketa antar negara tanpa harus terjadi suatu peperangan.negara melakanakan hukum bagi semua orang dan barang yang ada di wilayahnya. Peranan Hukum Internasional. Aliran Naturalis yaitu aliran yang bersandar pada hak asasi atau hak hak alamiah. Asas teritorial. misalnya negara dengan negara atau negara dengan subjek hukum lainnya. contoh sumber hukum dala arti formal.istilah ini serig dikenal dengan istilah hukum antar negara.Berkaitan dengan peran hukum internasional yang paling essensial adalah bahwa hukum internasional adalah suatu sarana dalam mewujudkan perdamaian internasional atau dunia. dalam hal ini negara dapat menyesuaikan diri dengan semua keadaan.Persamaannya adalah bahwa kedua hukum ini sama sama mengatur hubungan hubungan antar persoalan persoalan yang melintasi batas batas negara.aliran ini berpendapat bahwa kekuatan mengikat dala hukum internasional didasarkan pada hukum alam yang berasal dari tuhan. Menurut asas ini setiap warga negara dimanapun dia berada tetap mendapat perlakuan hukum dari negaranya. Asas kebangsaan. pejanjian internasional. J. Peradilan internasional ini . kebiasaan kebiasaan internasional. Jadi tanpa hukum internasional maka perdamaian dunia tidak akan tercapai.1. C. E.Asas ini berdasarkan pada kekuasaan negara untuk warga negaranya. Prof.di dalam sumber hukum dalam arti material ini terdapat dua aliran pemikiran yang berbeda dua aliran tersebut yaitu.Peradilan internasional merupakan lembaga peradilan di tingkat internasional yang dibawah kendali dari mahkamah internasional. Aliran Positivisme aliran ini maendasarkan bahwa berlakunya hukum internasional berasal dari persetujuan bersama dari negara negara ditabah dengan asas Pacta Sunt Servda. artinya bahwa hukum dari negara tersebut tetap berlaku bagi awrga negaranya meskipun berada di negara lain. yurisprudensi. Menurut dia hukum internasional adalah keseluruhan kaidah kaidah dan asas asas yang mengatur hubungan atau persoalan yang melintasi batas batas negara. 3. 2. D. Sumber hukum dalam arti material.Asas ini mendasarkan diri pada kekuasaan suatu negara atas wilayahnya. Jadi hukum tidak terikat pada batas batas wilayah negara. dan pendapat pendapat para ahli hukum terkemuka. Peranan Peradilan Internasional.1. B. 2. Perbedaan hukum perdata internasional dengan hukumv publik internasional.

Orang Perseorangan ( Individu ).WHO. Palang Merah Internasional. 5. Sistem Peradilan Internsional. 2 diantaranya merangkap ketua dan wakil ketua mahkamah internasional dengan masa jabatan 9 tahun. contoh para penjahat perang.Fungsi utama mahkamah internasional adalah menyelesaikan kasus kasus persengketaan internasional yang subjeknya adalah negara secara damai yaitu melalui jalur hukum internasional dan dibawah pengawasan PBB. Subjek Hukum Internasional.v Yuridiksi Mahkamah Internasional. dan paling tidak mereka berkompeten dalam bidangnya. 6. Yuridiksi Mahkamah Pidanav Internasional. hak menguasai sumber kekayaan alam di wilayah yang mereka kuasai.berperan mengadili dan menyelesaikan semua perselisihan yang terjadi antar negara dengan jalan damai yang selaras dengan asas asas keadilan dan hukum internasional. Mahkamah Internasional ( The Interntional Court Of Justice )Mahkamah internasional ini merupakan lembaga kehakiman PBB yang berpusat di Den Haag. kejahatan kemanusiaan. Komposisi Mahkamah Pidana Internasional.Tahta suci ( Vatican ) merupakan peninggalan sejak jaman dahulu ketika paus bukan hanya kepala gereja Roma tetapi memiliki kekuasaan duniawi hal ini dibuktikan dengan adanya perwakilan diplomatik di berbagai negara. 4.Negara adalah subjek hukum internasional ini sejalan dengan lahirya hukum internasional itu sendiri yaitu hukum antar negara. Negara.IRC dll.politik. 3.Komposisi mahkamah internasional yaitu terdiri dari 15 hakim.Menurut hukum perang peberontak dapat memperoleh kedudukan hak sebagai pihak yang bersengketa dan pemberontak dapat menjadi subjek hukum internasional karena mereka juga memiliki hak yang sama untuk menentukan nasibnya sendiri. Fungsi utama Mahkamahv Internsional. Pemberontak dan Pihak dalam Sengketa. Ke 15 hakim tersebut direkrut dari warga negara anggota yang dinilai cakap di bidang hukum internaional. Mahkamah Pidana Internasional ( The International Criminal Court )Mahkamah pidana internasional ini bertujuan untuk menegakkan supremasi hukum internasional dan memastikan bahwa pelaku kejahatan berat internasional dipidana. contoh PBB.vMahkamah pidana internasional ini beranggotakan 18 hakim yang bertugas selama 9 tahun . Organisasi Internasional. kejahatan perang. Belanda.v Komposisi Mahkamah Internasional.Perseorangan dapat menjadi subjek hukum internasional karena seseorang tersebut dapat mengajukan atau diajukan kehadapan mahkamah internasional. hak bebas memilih sistem ekonomi. Panel Khusus dan Spesial Pidana Internasional ( The International Criminal Tribunals and Special courts )Panel khusus dan spesial pidana internasional ini adalah lembaga peradilan internasional yang berwenang mengadili para tersangka kejahatan internasional yang bersift tidak permanen ( Ad hoc ) yang berarti bahwa setelah selesai mengadili maka peradilan ini dibubarkan. yuridiksi ini meliputi memutuskan perkara perkara pertikaian dan memberikan opini opini yang bersifat nasehat.3. Pengertian Hubungan Internasional .komponen komponen tersebut antara lain yaitu :1.Yuridiksi dari mahkamah pidana internasional ini adalah memutuskan perkara perkara terbatas terhadap pelaku kejahatan internasional yang antara lain perkara perkara kejahatan genosida. 2. dan kejahatan agresi.dan sosial. F. 1. para hakim ini dipilih dari 2/3 suara majelis negara pihak.2. G.Yang dimaksud dengan yuridiksi adalah kewenangan yang dimiliki oleh mahkamah internasional yang bersumber pada hukum internasional untuk menegakkan hukum.Palang merah internasional ini merupakan organisasi internasional yang diperkuat dengan perjanjian iternsional oleh sebab itu organissi ini menjadi subjek hukum internasional.Organisasi internasional sudah pasti enjadi subjek hukum internasional karena pebentukan organisasi ini didasarkan pada suatu perjanjian.Sistem peradilan internaional ini lebih tepatnya mengarah kepada komponen komponen yang ada dalam lembaga ini dalam rangka mewujudkan keadilan di dunia internasionl. Tahta Suci.

kebudayaan. Negara baru merdeka atau negara berkembang ingin meningkatkan kesejahteraan rakyatnya mereka melakukan hubungan ekonomi . Permusuhan d. Persengketaan c. Wujud dari Hubungan Internasional : a. mengembangkan industri dan bersaing dengan negara maju di pasar global. Pola Hubungan Internasional : a. Individual ( turis mahasiswa pedagang yang mengadakan kontak-kontak pribadi sehingga timbul kepentingan timbal balik di antara mereka ). Tujuan Nasional Bangsa Indonesia adalah sebagaimana yang termaktub dalam Pembukaan UUD 1945. Peperangan D. oleh karena bahan mentah itu banyak diluar negeri maka timbul kehendak untuk menguasai wilayah bangsa lain untuk menghisap kekayaan bangsa lain itu. Hubungan Internasional merupakan kegiatan interaksi manusia antar bangsa baik secara individual maupun kelompok. mencerdaskan kehidupan bangsa 4. untuk memajukan kesejahteraan social 3. kebudayaan. yaitu : 1. Penjajahan: bangsa yang satu menghisap bangsa lain yang disebabkan oleh perkembangan kapitalisme. melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia 2. b.Menurut RENSTRA ( Rrencana Strategi Pelaksanaan Politik Luar Negeri Indonesia ) adalah hubungan antar bangsa dalam segenap aspeknya yang dilakukan suatu Negara yang meliputi aspek politik. maka negara tadi bergantung kepada modal dan tekhnologi negara maju. perdamaian abadi dan keadilan sosial. Kapitalisme membutuhkan bahan mentah bagi industri dalam negeri. Sifat Hubungan Internasional : a. B. Antar kelompok (Lembaga social dan keagamaan dan perdagangan yang melakukan kontak secara insidental. C. c. dan untuk melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan. ahli hukum mengatakan bahwa hubungan internasional adalah hubungan antara bangsa. Persahabatan b. idiologi . Pola hubungan ini dekat dengan neokolonoalisme. ekonomi. yaitu usaha menguasai negara lain atas bidang ekonomi. Namun mereka tidak memiliki modal dan tekhnologi. social budaya dan hankam dalam rangka mencapai tujuan nasional bangsa itu. Hubungan antar Negara ( negara yang satu dengan negara lainmengadakan kerjasama dalam bidang ekonomi. dll ). periodik atau permanen). Saling ketergantungan : hubungan ini terjadi antara negara-negara yang belum berkembang (negara-negara dunia ke tiga ) dengan negara maju. b. tekhnologi.

Disamping itu hubungan antar bangsa penting disebabkan : 1. yang berbunyi : Ayat 1 Presiden mengangkat duta dan konsul Ayat 2 Dalam hal mengangkat duta. Dalam pergaulan itu bangsa indonesia tidak Intervensi atau tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain. bentuk negara dan sistem pemerintahan dari negara lain itu. Bangsa Indonesia aktif bekerjasama dengan bangsa lain untuk perdamaian dunia 2.atau kemiliteran negara atau kawasan tertentu tapi dengan cara mengindahkan proforma kemerdekaan politis. Dalam pergaulan itu terjadi saling memberi dan menerima bantuan dan pertolongan yang tidak mengikat. . Aktif berarti : 1. Sama derajat anatar bangsa : hubungan ini dilakukan dalam rangka kerjasama dalam rangka untuk mewujutkan kesejahteraan mereka. 3. Itulah sebabnya bangsa indonesia memilih politik luar negeri Bebas Aktif. E. c. Pola hubungan ini sulit dilakukan terutama oleh negara-negara atau bangsa-bangsa yang serba ketinggalan dalam kualitas sumber dayanya. Kosmopolitisme adalah pandangan yang melihat kosmos (seluruh Dunia ) sebagai polis (negeri sendiri ) sehingga cenderung melupakan nasionalisme yang sehat dan mengabaikan tugas terhadap bangsanya sendiri. tapa memandang idiologi. Bangsa indonesia aktif membela bangsa yang terancam keberadaan dan kedaulatannya atas dasar persamaan derajat tidak termasuk intervensi. Bebas berarti : 1. 2. Dalam pelaksanaan kerjasama dan hubungan Internasional Presiden sebagai kepala negara dibantu oleh Menteri dan Departemen Luar Negeri serta dibantu oleh para Duta dan Konsul yang diangkat oleh Presiden dan dibantu oleh Duta dan Konsul Negara lain yang diterimanya. Menurut Mochtar Kusumaatmaja hubungan dan kerjasama antar bangsa itu timbul karena adanya kebutuhan yang disebabkan oleh pembagian kekayaan alam dan perkembangan industri yang tidak merata di dunia. Chauvinisme adalah paham yang mengagung-agungkan bangsa sendiri dengan memandang renfah bangsa lain. terutama sumber daya manusianya. Menciptakan hidup berdampingan secara damai. 2. Terkait dengan hubungan sama derajat sila kedua Pancasila mengajarkan bahwa hubungan antar negara atau antar bangsa harus bertolak pada kodrat manusia. Oleh karena itu hubungan antar bangsa harus diwarnai dengan penghormatan atas kodrat manusia sebagai makhluk yang sederajat. Arti Penting Hubungan dan kerjasama Internasional : Tidak satupun bangsa di dunia ini dapat membebaskan diri ketergantungan dengan bangsa dan negara lain. Dalam Pancasila kodrat manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan YME yang merdeka dan sama derajatnya. Banga Indonesia bebas bergaul denagn bangsa manapun. Pengankatan Duta dan Konsul serta penerimaan Duta dan Konsulk negara lain telah diatur dalam pasal 13 UUD 1945. Presiden memperhatikan pertimbangan DPR Ayat 3 Presiden menerima penempatan duta negara lain dengan memperhatikan pertimbangan DPR. Mengembangka penyelesaian masalah secara damai dan diplomasi. Oleh karena itu nasionalisme bangsa indonesia tidak jatuh kepaham Chauvinisme dan kosmopolitisme.

Sarana Hubungan Internasional : a. Kekuatan militer dan perang (show of Force): Peralatan militer yang memadai dapat menambah keyakinan dan stabilitas untuk berdiplomasi. Asas kepentingan umum Yaitu Negara dapat melindungi dan mengatur kepentingan dalam kehidupan masyarakat. prestise Negara pengirim b. Sebagai wakil yuridis yang sah dari Negara pengirim c. c..3. H. Ekonomi : Sarana ekonomi umumnya digunakan secara luas dalam hubungan internasional baik dalam masa damai maupun masa perang. Propaganda : lebih ditujukan kepada warga Negara lain dari pada pemerintahannya. dan untuk kepentingan Negara yang membuat propaganda. Namun yang lebih diutamakan bukanlah perang tetapi tindakan prevetif dalam hubungan internasional. latihan perang bersama kerasp dilaksanakan untuk menampilkan kekuatannya. emosi demi kepentinagn masyarakat umum. 2. G. Sebagai perwakilan diplomatic suatu Negara di Negara lain. Menjamin kelangsungan hidup bangsa dan nrgara di tengah bangsa-bangsa lain. Asas Kebangsaan yaitu kekuasan Negara atas warga negaranya. Asas Teritorial yaitu hak dari suatu Negara atas wilayahnya. F. 4. d. Fungsi dasar Diplomat ada 3 yaitu : a. Berpartisipasi dalam melaksanakan ketertiban dunia 5. Asas ini memiliki kekuatan eksteritorial yaitu hokum Negara tersebut tetap berlaku bagi warga negaranya walaupun berada di Negara asing.Asas-asas dalam Hubungan Internasional : 1. Hukum tidak terbatas oleh wilayah suatu Negara. Diplomasi tanpa dukunagan militer yang kuat dapat membuat suatu negara tidak memiliki rasa percaya diri sehingga tak mampu menghindari tekanan dan ancaman negara lain yang dapat menggangu kepentingan nasuonalnya.Perwakilan (refresentation) . Membangun solidaritas dan saling menghormati antar bangsa. Sebagai lambang. Perwakilan Negara di Luar Negeri : . : . Propaganda : usaha sistimatis untuk mempengaruhi pikiran.perunding (negotiation) . b. Negara dapat menyesuaikan diri dengan semua peristiwa yang ada hubungannya dengan kepentingan umum. setiap warga Negara dimanapun ia berada tetap mendapat perlakuan hokum dari negaranya. Diplomasi : seluruh kegiatan untuk melaksanakan politik luar negeri suatu Negara dalam hubungannya dengan Negara dan bangsa lain. 3. Pada masa tertentu semua negara harus terlibat dalam perdagangan internasional agar dapat memperoleh barang yang tak dapat diproduksi dalam negeri. berhak menegakkan hokum terhadap barang dan semua orang yang berada di wilayahnya.Melindungi kepentingan negara dan warga negaranya di luar negeri.Melaporkan (reporting) . Maka dengan demikian demontrasi senjata. sehingga terjadi ekspor dan impor.

Atase-atase. Karena tidak disenangi (di persona non grata ) 4. 3. Ia ditarik oleh pemerintah negaranya 3. seorang duta harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan pemerintah negaranya. ilmu pengetahuan antara negara pengirim dan penerima. Kedutaan Besar. Kuasa Usaha (Charge D’affair). dll. Memelihara persahabatan serta membina hubungan ekonomi.A. 2. Tugas ini dilakukan oleh perangkat diplomatik yang meliputi duta besar. pendidikan dan kebudayaan. Segala persoalan yang menyangkut ke dua negara. biasanya ditempatkan pada negara yang tidak banyak hubungan timbal balik dan derajat kereratan hubungan lebih rendah dari pada negara yang mengirim duta besar. Duta (Gerzant) adalah setingkat lebih rendah dari duta besar. Mengetahui keadan dan perkembangan di negara penerima dengan cara yang syah sesuai dengan Undang-undang dan melaporkannya kepada negara pengirim. ada atase militer. Dalam praktik internasional ada dua jenis perwakilan diplomatik : 1. Menteri Presiden (Minister President) adalah mereka yang tidak dianggab sebagai wakil kepala negara. Perutusan Tetap. Mengadakan perundinagn dan persetujuan dengan negara penerima. Duta Besar ( Ambassador) adalah tingkatan tertinggi dalam perwakilan diplomatik. 5. Sudah habis masa jabatan 2. yang ditugaskan tetap pada suatu negara tertentu untuk saling memberikan hubungan rutin antar negara tersebut. Perwakilan Diplomatik : adalah lembaga kenegaraan di luar negeri yang bertugas dalam membina hubungan politik dengan negara lain. atase pendidikan dan kebudayaan. Segala persoalan.Tingkatan dan Kepangkatan Perwakilan Diplomatik : Tingkatan dan kepangkatan perwakilan diplomatik menurut menurut Kongres di Aachen tahun 1918 sbb : 1. duta. kuasa usaha dan atase-atase. 4. Negara penerima perang dengan negara pengirim. Berhubungan dengan kepala negara negara penerima melalui menteri luar negeri negara penerima. Duta Besar memiliki kekuasaan penuh dan luar biasa dan ditempatkan pada negara yang punya hubungan erat dan banyak hubungan timbal balik. 2. B. kuasa usaha tidak diperbantukan kepada kepala negara. tetapi kepada menteri luar negeri negara penerima. D. atase perekonomian. Dalam beberapa hal seorang duta besar dapat memutuskan sesuatu yang menyangkut negaranya tanpa berkonsultasi dengan kepala negaranya terlebih dahulu. yang ditempatkan pada suatu organisasi internasional (PBB). E. 4. 5. Melindungi kepentingan negara dan warga negara pengirim sesuai hukum internasional. C. Hak dan Kewajiban Perwakilan Diplomat menurut Konvensi Wina tahun 1961 : 1. Berakhirnya Fungsi Misi Perwakilan Diplomatik : 1. Fungsi. 3. tetapi hanya ditempatkan untuk mengurus urusan-urusan negaranya. Hak Kekebalan (immunitet) Korps Diplomatik : .Wakil negara pengirim di negara penerima 2. adalah tenaga ahli kedutaan.

hakim tersebut. Tugas pokok konsul kehormatan adalah menghubungkan perdagangan ke dua negara. 1. polisi. c. Pejabat ini tidak mendapat gaji. setiap anggota korps diplomatik harus tunduk kepada hukum dan peraturan kepolisian setempat namun tidak dapat dituntut dimuka pengadilan. Melindungi kepentingan negara pengirim dan warga negaranya. G. Hak Kekebalan atau Kebebasan Korps Diplomatik. Hak Ekstrateritorialitas. 2. Konsul Jenderal. Warga negara yang mencari perlindungan digedung perwakilan diplomatik tidak dapat ditanmgkap begitu saja melainkan harus melalui perundingan dengan kepala perwakilan setempat. Konsul Muda. Fungsi Perwakilan Knsuler menurut Konvensi Wina : 1. melakukan fungsi administratif yang tidak bertentangan dengan peraturang negara penerima. b. Ada konsuler yang bersifat tetap ada konsuler kehormatan. iasanya ditempatkan di kota-kota yang termasuk kekonsulan. bebas mendirikan tempat ibabad dilingkungan kedutaan. kebudayaan dan iptek ke dua negara. F. Memajukan hubungan perdagangan. Konsul . melainkan mendapat honoraruium atas jasa-jasanya itu. Mereka dibebaskan dari pajak dan bea cukai. bebas pemeriksaan atas tas diplomatik. 3. tanpa seizin kepala perwakilan diplomatik yang bersangkutan. badan hukum sesuai dengan hukum internasional ( sesuai batas-batas yang di izinkan). 4. membawahi beberapa konsul yang ditempatkan di ibu kota negara tempat ia bertugas. Gedung perwakilan negara asing tidak boleh digeledah atau dimasuki oleh petugas kehakiman.a. surat-surat ataupun telegram tidak boleh dibuka oleh polisi. b. Arsip-arsip. Tingkatan kepangkatan perwakilan konsuler : a. yang memang harus diserahkan pada polisi setempat. konsul mengepalai suatu kekonsulan yang membawahi satu daerah kekonsulan kadang-kadang diperbantukan konsul Jenderal. diangkat oleh konsul jenderal atau oleh konsul untuk engurus hal tertentu yang berhubungan dengan daerah kekonsulan. Mengeluarkan paspor dan Visa atau dokumen perjalanan kepada warga negara pengirim. Kecuali pelaku kejahatan. Berdasarkan hukum internasional daerah itu dipandang sebagai daerah negara pengirim. Fungsi seorang pejabat konsuler telah berakhir 2. hak kekebalan dalam daerah perwakilan seperti daerah kedutaan besar. Bertindak sebagai notaris dan panitera sipil. Perwakilan Konsuler : adalah lembaga kenegaraan di luar negeri yang bertugas dalam membina hubungan non politik dengan negara lain. Berakhirnya misi perwakilan konsuler : 1. d gen Konsul. Orang yang masuk tanpa izin bisa dikeluarkan. ekonomi. mengepalai kantor wakil konsulat yang ada didalam satu daerah kekonsulan. daerah kedutaan termasuk halaman dan bangunannya dimana terpancang bendera dan lambang negara itu. H. Kadang diperbantukan kepada konsul jenderal atau Konsul. Penarikan dari negara pengirim .

2. 2. Memelihara kepentingan negaranya dengan melakukan hubungan dengan pejabat tingkat pusat.3. b. . Berhak mengadakan hubungan yang bersifat non politik 3. Objeknya d. Mochtar Kusumaatmaja. Pengertian perjanjian internasional a. Jumlah pesertanya. Korps Diplomatik : 1. Intrumen pembentuk perjanjiannya ad. Macam Perjanjian Internasional : Perjanjian internasional dapat dibedakan berdasarkan beberapa kriteria. negara) yang menurut hukum internasional menimbulkan hak dan kewajiban bagi para pihak yang membuat kesepakatan. J. perjanjian internasional adalah perjanjian yang diadakan anatara anggota masyarakat bangsa-bangsa yang bertujuan untuk mengakibatkan akibat hukum tertentu. Konvensi Wina (diplomatic). 3. Memelihara kepentingan negaranya dengan melaksanakan hubungan dengan pejabat tingkat daerah (setempat). Indonesia-Tailand (garis batas laut Andaman) dll. Contoh multilateral adalah Konvensi Jenewa (perlindungan korban perang). Perjanjian multilateral adalah diadakan oleh banyak negara untuk mengatur kepentingan bersama negara-nebara peserta perjanjian tersebut. Bilateral adalah perjanjian antar dua negara unutk mengatur kepentingan kedua belah pihak.Indonesia – Malaysia (ekstradisi). Korps Konsuler : 1. Satu negara dapat mempunyai lebih dari satu perwakilan konsuler. Jumlah pesertanya b. yaitu perjanjian bilateral dan multilateral. Mempunyai hak ekstrateritorial (tidak tunduk pada kekuasaan peradilan) B. Srtrukturnya c. 4. Pemberitahuan bahwa ia bukan lagi sebagai anggota staf konsuler I. Tidak mempunyai hak ekstrateritorial (tunduk pada pelaksanaan kekuasaan peradilan). yaitu : a. lembaga-lembaga internasional dan negaranegara. Berhak mengadakan hubungan bersifat politik. 4. PERJANJIAN INTERNASIONAL 1. Satu negara hanya memiliki satu perwakilan diplomatik di negara penerima. 2. Cara berlakunya e. Contoh perjanjian bilateral : Indonesia – Cina (dwikewarganegaraan). Dalam definisi ini subyek hukum internasional yang mengadakan perjanjian adalah anggota masyarakat bangsa-bangsa. Definisi lain Perjanjian Internasional adalah kesepakatan antara dua atau lebih subyek hukum internasional (lembaga internasional.a. Perbedaan perwakilan diplomatiok dengan perwakilan konsuler: A.

berjangka pendek. Constitution. penandatanganan. perjanjian yang dibuat tidak tegas. Perjanjian internasional tertulis adalah perjanjian yang dituangkan dalam instrumen-instrumen pembentuk perjanjian yang tertulis dan formal. perundingan. Declaration. Comvention. Protocol. e. Wina. perjanjian internasional dibedakan antara perjanjian yang berisi soal-soal politik.b. Dari segi cara berlakunya. b. c. d. artinya keberadaan perjanjian itu hanya dapat diketahui melalui penyimpulan suatu tingkah laku baik aktif atau tidak aktif. cara ini dupakai apabila materi atau yang diperjanjikan itu dianggap sangat penting maka perlu persetujuan DPR. seperti Indonesia-Malaysia. Covenant. sepertithe London Agreement (keanggotaan Dewan Keamanan PBB). penerimaan dan penandatanganan). Sedangkan perjanjian internasional lisan adalah setiap perjanjian internasional yang doekspresikan melalui instrumen-instrumen tidak tertulis. Charter. seperti Perjanjian perdagangan. Dalam Undang-undang RI No. ZEE dan landas benua). Perjanjian diam-diam (tacit consent atau tacit agreement).executing. seperti : 1. Menurut Hukum Positif Indonesia. penyelesaian cepat. dll ad. perumusan naskah. yang diperjanjikan adalah hal-hal yang disepakati secara lisan. Tahap Pembuatan Perjanjian Internasional : Menurut Mochtar Kusumaatmaja ada dua macam cara pembentukan perjanjian internasional : a. Indonesia-Cina. . dari Negara atau subyek hokum internasional lainnya. hukum laut. yaitutertulis dan lisan. 2. dengan perjanjian yang berisi soal-soal ekonomi. seperti Treaty. Sedangakan ada perjanjian yang bersifat treaty contract adalah perjanjian yang menimbulkan hak dan kewajiban hanya bagi negara yang mengadakan perjanjian saja. adalah pernyataan suatu negara yang disampaikan oleh wakil negara itu dan ditujukan kepada negara lain. dll ad. dll ad. Dari segi strukturnya yaitu ada perjanjian yang bersifat Law Making Treaties adalah perjanjian yang mengandung kaidah hukum yang berlaku bagi semua bangsa di dunia. jika berlakunya perjanjian itu harus dilakukan perubahan undangundang di negara peserta terlebih dahulu. 3. Statute. ratifikasi atau pengesahan). Seperti konvensi Jenewa. perjanjian internasional itu ada dua. Arrangement. Perjanjian internasional lisan ( international oral agreement). Agreement. Dari segi objeknya. Perjanjian internasional yang dibentuk melalui 2 tahap yaitu ( perundingan dan penandatanganan) dipakai untuk perjanjian yang tidak begitu penting. budaya. Perjanjian internasional yang dibentuk melalui 3 tahap yaitu (perundingan. 24 tahun 2000 ditegaskan bahwa pembuatan perjanjian internasional dilakukan melalui tahap ( penjajakan. 3. pada pasal 11 ayat 1 UUD 1945 dosebutkan bahwa Presiden dengan persetujuan DPR membuat perjanjian dengan Negara lain. ad. Dari segi intrumennya. zona bersebelahan.Konvensi Hukum Laut Internasional (laut teritorial. Deklarasi Unilateral atau deklarasi sepihak ( unilateral declaration). yaitu perjanjian bersifat self-executing (berlaku dengan sendirinya)yaitu perjanian itu langsung dapat berlaku setelah diratifikasi oleh negara peserta) dan non self.

Penandatanganan (Signature).Parlemen tapi jarang digunakan. Tapi perjanjian belum dapat diberlakukan sebelum diratifikasi oleh masingmasing negara. Tidak diratifikasi karena sifatnya tidak seresmi atau seformal traktat atau konvensi. Indonesia dengan Malaysia tentang Ektradisi 1974. 3. Landas Benua (lebih 200 mil). oleh sebab itu perjanjian bilateral bersifat ‘tertutup’ dalam arti tertutup kemungkinan bagi negara lain untuk ikut serta dalam perjanjian tersebut. Ratifikasi campuran antara DPR (legislatif) dengan Pemerintah (Eksekutif). Persetujuan (Agreement) perjanjian bersifat tekhnis atau administratif. kepala pemerintahan. Zona Bersebelahan (24 mil). Traktat (treaty) perjanjian paling formal merupakan persetujuan dua negara atau lebih mencakup perjanjian bidang politik dan ekonomi. biasanya dilakukan oleh menteri luar negeri atau kepala pemerintahan. . Perundingan (Negotiation). perundingan tahap pertama tentang objek tertentu. Zona Ekonomi Eksklusif (200 mil). 4. JENIS PERJANJIAN INTERNASIONAL 1. 2. 3. Konvensi Hukum Laut Internasiobnal 1982 tentang laut teritorial (200 mil).Menurut Konvensi Wina 1969 tentang Hukum Perjanjian Internasional disebutkan tahap pembuatan perjanjian internasional dilakuakn melalui tahap: a. Pengesahan (Ratification). Ratifikasi perjanjian internasional dapat dibedakan sbb: 1. biasanya dilakukan oleh raja absolut dan pemerintahan otoriter. ISTILAH-ISTILAH DALAM PERJANJIAN INTERNASIONAL : 1. Multilateral yang disebut juga Law Making Treatis biasanya mengatur hal yang berkaitan dengan kepentingan umum dan bersifat terbuka dala arti tidak hanya mengatur kepentingan negara yang mengadakan perjanjian itu tetapi juga kepentingan negara lain yang tidak turut serta dalam perjanjian itu (bukan Peserta). Ratifikasi oleh badan Legislatif atau DPR. Bilateral bersifat khusus (Treaty Contract) karena hanya mengatur kepentingan ke dua negara. Contohnya :Konvensi Jenewa 1949 tentang perlindungan korban perang. Konvensi wina 1961 tentang Hubungan Diplomatik. menteri luar negeri atau duta besar dengan menunjukkan Surat Kuasa Penuh (full powers) b. Indonesia dengan Thailand tentang garis batas laut Andaman sebelah utara selat Malaka 1071. Penandatanganan hanya bersifat sementara dan harus dikuatkan dengan pengesahan atau penguatan yang disebut ratifikasi. Konvensi (Convention) persetujuan formal bersifat multilateral yang tidak berurusan dengan kebijaksanaan tingkat tinggi (haigh Plicy) dilegalisasi oleh wakil yang berkuasa penuh. c. Contohnya : Indonesia dengan RRC (1955) tentang Penyelesaian dwikewarganegaraan. Protokol (Protocol) persetujuan tidak resmi umumnya tidak dibuat oleh kepala negara yang mengatur masalah-masalah tambahan seperti penafsiran klaususl-klausul tertentu ( Klausul = ketentuan tambahan sebuah perjanjian). 2. Indonesia dengan Australia tentang Pertahanan dan Keamanan kedua negara 1995. diwakili oleh kepla negara. 2. Ratifikasi oleh badan eksekutif.

Inggris. Magna Charter. buta aksara. Dan Sekjen PBB sekarang adalah Ban Kimon dari Korea Selatan. Rusia dan Spanyol. Misalny Pakta Warsawa (mengenai Pertahanan ). Biasanya diulakukan oleh wakil-wakil militer dan negara dan bisa bersifat multilateral dan melahirkan kewajiban bagi yang mengadakannya. Pertukaran Nota yaitu metode tidak resmi namun banyak digunakan. Bahasa persidangan PBB adalah bahasa Arab. Kelima Negara tersebut sekarang sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB yang memegang hak Veto yaitu hak untuk membatalkan atau memveto keputusan dewan keamanan PBB. 2. Prinsip-Prinsip PBB: 1. 11. Negara anggota memiliki kedaulatan sederajat. Piagam (Statute) yaitu himpunan peraturan yang ditetapkan leh persetujuan internasional baik mengenai pekerjaan atau kesatuan tertentu seperti pengawasan internasional yang mencakup tentang minyak. 9. b. Mengembangkan persahabatan antar bangsa 3. atau catatan suatu pemufakatan. 6. Negara anggota mematuhi piagam PBB 3. Charter adalah istilah dalam perjanjian internasional untuk pendirian badan yang melakukan fungsi administratif. 8. 14. menunjukkan suatu persetujuan yang lebih khusus dan membutuhkan ratifikasi. 12.masalah yang disetujui konferensi dan tidak diratifikasi. Perikatan ( Arrangement) adalah istilah yang digunakan untuk transaksi yang sifatnya sementara. Menjaga perdamaian dunia 2. PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) United Nations Berdiri pada tanggal 24 Oktober 1945 diprakarsai oleh 5 negara antara lain Amerika serikat.5. penyakit menular. nama utusan. a. Contoh Piagam Kebebasan Transit. Ketenrtuan Umum (General Act) traktat yang bersifat resmi dan tidak resmi. Tidak diratifikasi. Inggris. Ketentuan Penutup (final Act) ringkasan hasil konvensi yang menyebutkan negara peserta. Memvantu masyarakat dunia lebih sejahtera. 7. lapangan kerja. Prancis. ORGANISASI INTERNASIONAL A. mandarin. Negara-negara menghindari penggunaan kekerasan atau ancaman kekerasan. Cina dan Prancis. Misalnya Atlantic Charter. Tidak diratifikasi. 10. Proses Verbal catatan atau ringkasan atau kesimpulan konferensi diplomatik. Rusia. terinci dan sistimatis serta tidak memerlukan ratifikasi. Tujuan PBB: 1. 15. 4. Negara-negara menyelesaikan perselisihan dengan cara damai 4. memberantas kemiskinan. sampai perjumpaan permanen. menghentikan pengrusakan lingkungan dan penghormatan HAM. Pakta (fact). 13. Modus Vivendi dokumen untuk mencatat persetujuan internasional bersifat sementara. Deklarasi (declaration) yaiut perjanjianinternasinal yang berbentuk traktat dan dokumen tidak resmi. Menjadi pusat bangsa –bangsa dalam pencapaian tujuan PBB diatas. Covenant yaitu anggaran dasar LBB (Liga Bangsa-Bangsa). .

Memelihara keamanan dan perdamaian internasional 2. Badan ini mengkoordinir badan-badan seperti WHO (World Health Organization) oeganisasi kesehatan Dunia. 4. Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan. Majelis Umum (General Asembly) : Angotanya semua Negara anggota PBB. Anggaotanya 15 negara yang terbagi menjadi 5 anggota tetap (Inggris. Dewan Keamanan PBB (Security Council) : Adalah badan PBB yang fungsinya memelihara atau mempertahankan perdamaian dan keamanan internasional. Mendorong peenghormatan HAM dan saling ketergantungan sesame bangsa. . Sistem perwalian itu di selenggarakan dalam rangka : 1. Dewan Perwalian (Trusteeship Council) : Dewan ini bertugas menyelenggarakan pemerintahan dan melakukan pengawasan terhadap wilayah-wilayah yang masuk kategori trust territories (wilayah peerwalian). Prancis. namun bias dibatalkan oleh 1 negara dari anggota Dewan tersebut. Bersidang setiap tahun selama satu bulan. Fungsinya sebgai forum untuk membahas masalaha yang menjadi keprihatinan dunia. Memajukan politik. Cina. Kemudian Negara bekas jajahan Turki seperti Jordania dan Palestina. kepulauan Solomon adalah bekas jajahan Jerman. Keputusannya tidak mengikat anggota PBB karena hanya bersifat rekomendasi namun berbobot karena merupakan hasil pandangan mayoritas Negara di dunia. sosbud penduduk setempat. UNESCO (United Nations educational Scintific and Cultural Organization) Organisasi Pendidikan. Contoh Negara Togo dan Kamerun. Badan /Alat Perlengkapan PBB: 1. Fungsi dewan ini adalah bertanggug jawab atas kegiatan social PBB.5. 3. Amerika serikat) dan 10 negara anggota tidak tetap yang dipilih oleh Majelis Umum untuk masa jabatan 2 tahun. Dewan Ekonomi dan Sosial (Economic and Social Council) : Anggotanya terdiri dari 54 negara dan setiap tahun dipilih 18 anggota baru oleh Majelis Umum PBB untuk masa jabatan 3 tahun. Rusia. FAO (Food and Agriculture Organization) organiasai Pangan dan Pertanian. UNICEF (United Nations Shildren’s Fund) Dana Kanak-Kanak Perserikatan Bangsa-Bangsa yang memberikan bantuan untuk rencana-rencana kesejahteraan ibu dan anak di selurug Negara di dunia. Pada bulan Desember menjadi anggota PBB. Negara yang terakhir yang mencapai kemerdekaannya pada Bulan November 1994 adalah Palau. ekonomi. Wilayah perewalian adalah wilayah bekas jajahan yang ditempatkan dalam satu system perwalian sebagai satu cara agar Negara-negara anggota bertanggung jawab atas wilayah tersebut (biasanya Negara bekas penjajahnya) dan menngkatkan kemajuan wiulayah itu menuju kemerdekaannya. Dewan ini memiliki hak Veto yaitu hak untuk memblokir atau menolak keputusan Dewan walaupun ke 14 anggota dewan yang lain menyetujui keputusan yag bersangkutan. ILO (International Labour Organization) organisasi Perburuhan Internasional. Dewan ini merekomendasi kepada majelis umum yang berkaitan dengan pembanguna ekonomi. 3. 2. Negara anggota membantu PBB c. masalah lingkungan dan Hak Asasi Manusia. Bersidang setiap tahun.

Sekretariat (Secretariat) : Badan ini terdiri atas satu orang sekretaris Jenderal dan staf yang diperlukan. Perkara apa saja. Swiss. Menjamin penanganan masalah-masalh soaial dan ekonomi. 5. hutan. social dan memperbaiki syarat perburuhan dan tingkat kehidupannya. Badan Khusus PBB (Specialized Agencies) : 1. IMF (International Monetary Fund) yaitu dana moneter internasional didirikan pada tanggal 27 desember 1945 bermarkas diWashington. Mahkamah Internasional (International Court of Justice) : Adalah badan pengadilan internasional resmi dan tetap yang bertugas untuk memeriksa dan memutus perkara yang diajukan kepadanya. Mahkamah Internasional selain mengadili perkara dapat juga memberikan nasihat hokum kepadamajelis Umum. 6. Pihak yang dapat mengajukan perkara ke Mahkamah internasional : 1. WHO (World Health Organization) yaitu organisasi kesehatan Dunia yang didirikan pada tanggal 7 April 1948 bermarkas di Jenewa . . Badan ini bertujuan meningkatkan perdamaian dan effisiensi produksi dan distribusi hasil makanan dan pertanian. 3. stabilitas pertukaran uang. UNESCO (United Nations educational Scintific and Cultural Organization) . ILO (International Labour Organizatiaon) yaitu Organisai buruh internasional didirikan pada tanggal 11 April 1919 bermarkas di Jenewa. perbaiki hidup penduduk desa. 3. 6. Dewan Keamanan PBB. pengetahuan. IBRD ( International Bank of Reconstruction and development) yaitu bang pembangunan dan perkembangan internasional yang didirikan pada tanggal 27 Desember 1945 bertyujuan membantu pembangunan dan perkembangan daerah-daerah milik anggota PBB untuk memudahkan penanaman modal untuk tujuan produktif. Sekretaris Jenderal diangkat oleh Majelis Umum atas usul Dewan Keamanan PBB. Swiss. Bertujuan memajukan kerjasama moneter internasional dan perluasan perdagangan internasional. Semua Negara yang berada di bawah Statuta (wilayah Kerja) Mahkamah Internasional. bertujuan mencapai tingkat kesehatan yang tertinggi bagi semua rakyat di dunia. Terdiri 15 hakim yang dipilih Majelis Umum berdasarkan kemampuan mereka dan bermarkas di Den Haag Belanda. Badan ini bertujuan member sumbangan kearah perdamaian dan keamanan dengan memajukan kerjasama antar bangsa-bangsa melalui pendidikan. 2. FAO ( Food and agriculture Organization) yaitu organisasi bahan makanan dan pertanian PBB didirikan pada tanggal 16 Oktober 1945 bermarkas di Roma. yaitu Organisasi Pendidikan. Prancis. Amerika Serikat.4. Dewan keamanan atas permohonan badan tersebut dan badan PBB lainnya. Sekjen sekarang Ban Kimon dari Korea selatan. Bertujuan memelihara perdamaian abadi dengan memajukan keadilan ekonomi. 5. Negara lain yang bukan statute Mahkamah Internasioanl dengan syarat yang telah ditetapkan. 2. Italia. Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan yang didirikan pada tanggal 4 November 1946 bermarkas di Paris. 4.

ICAO (International Civil Aviation Organization) yaitu organisasi penerbangan sipil internasional. Tun Abdul Razak (Malaysia). Salng memberi bantuan dalam bentuk saran latihan dan penelitian. yaitu pertemuan para kepala pemerintahan se ASEAN. yaitu forum dialog tentang isu-isu keamanan di wilayah Asia Pasifik. Thanat Khoman (Muangthai). Mnyanmar. Federasi Rusia. Mngolia dan Uni Eropa. Tujuan ASEAN : 1. Membina kerjasama dengan organisasi dunia lainnya.membantu menetapkan system pembayaran multilateral terhadap transaksi yang sedangberjalan. yaitu siding para menteri luar negeri ASEAN yang merumuskan garis kebijakan dan koordinasi kegiatan ASEAN. ASEAN (Association of South East Asian Nations) Atau Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara: ASEAN di bentuk berdasarkan deklarasi Bangkok tanggal 8 Agustus 1967 yang ditandatangani 5 tokoh ASEAN yaitu Adam Malik (Indonesia). ASEAN Miniterial Meeting (AMM). Didahului dengan pertemuan para menteri ekonomi dan menteri luar negeri ASEAN. 3. soaial dan budaya dfi kawasan asia tenggara. dan Kamboja. Sidang ini 2 kali setahun. laos. Terdiri 23 negara yaitu 10 negara ASEAN. Konferensi Tingkat Tinggi ini merupakan lembaga pembuat keputusan tertinggi dalam ASEAN. 2. . ASEAN Economic Ministers (AEM) adalah siding para menteri ekonomi untuk meneruskan kebijakan yang telah dirumuskan. Rajaratnam (Singapura) dan Narciso R. 3. 6. India. Jepang. Bekerjasama dalam dalam penggunaan pertanian dan industry. 9. Vietnam. ITO (International Trade Organization) yaitu organisasi perdagangan internasional dan peraetujuan mengenai bea dan cukai dan perdagangan. RRC. pengetahuan dan administrasi. Meningkatkan kerjasama dalam masalah yang menyangkut kepentingan beresama bidang ekonomi. WTO (Word Trade Organization) Organisasi perdagangan Dunia. ASEAN Summit. 7. Struktur ASEAN : Menurut KTT ASEAN di BALI 1976 strukturnya sbb : 1. Ramos (Filipina). ITU (International Telecommunication union yaitu persatuan telekomunikasi internasional. 4. 2. 10.(Bukan Badan PBB) B. Korea Utara. soaial budaya. Sekarang jumlah anggotanya 10 negara yaitu ditambah dengan Brunai Darussalam. Disamping itu ada Forum Regional ASEAN (FRA) sejak rahun 1994. ASEAN Finance Meeting (AFMM) adalah siding para menteri keuangan ASEAN merumuska kebijakan ASEAN di bidang keuangan. tekhnik. A. Selandia Baru Korea Selatan. Papua Nugini sebagai Peninjau dan 12 negara patner yaitu Kanada. 5. 8. 4. Memepercepat peetumbuhan ekonomi. Asustralia. Meningkatkan perdamaian dan stabiloitas regional dan saling mengjhormati. Amerika Serikat. UPU (Universal Postal Union) yaitu persatuan pos sedunia. perbaikan tarap hidup rakyat. B. 11.

Mamfaat Perjanjian Internasional : 1. Secara regional perjanjian batas laut dengan Negara tetangga sbb: a. 4. C. ASEAN Secretariat yaitu sekretaris ASEAN yang berfungsi untuk memprakarsai.4 juta km : 2. 2. 2. 3. Indonesia – Australia : Laut arafuru dan utara irian jaya dengan papua nugini d. Diterimanya konsep Negara kepulauan (archipelagic state)Wawasan Nusantara. keshatan penerangan. Pengembalian Irian barat oleh PBB dari tangan belanda ke RI tahun 1962 5. e. Batas wilayah 12 mil laut territorial Negara pantai dan Negara kepulauan. sosbud. Other ASEAN Ministerial Meeting (OAMM) yaitu siding para menteri non ekonomi merumuskan kebojakan selain ekonomi seperti pendidikan. perburuhan. batas 200 mil laut ZEE (Zona Ekonimi Eksklusif). Berdasarkan pengakuan persegi : 1.. Indonesia. pengakuan hak Negara tak berpantai utk ikut memamfaatkan sumber daya alam dan kekayaan lautan.Pemerintaha RI dikembalikan ke Yogyakarta. teknologi. c.087 km : 3. ASEAN Standing Committee (ASC) komisi tetap ASEAN dipimpin oleh menteri luar negeri dari Negara yang mendapat giliran manjadi Ketua yaitu tuan rumah dari siding tahunan para menteri luar negeri ASEAN. Indonesia – India : Lands kontinen laut Andaman. Perundingan Indonesia Belanda melalui Jasa baik KTN (komisi Tiga Negara) untuk menghentikan pendudukan belanda di Indonesia. b. Penentuan Batas Wilayah laut RI melalui Konvensi Hukum Laut Inmternasional tahun 1982.163 km : 800. B. 7. PBB mengeluarkan resolusi untuk menghentikan Agresi Militer belanda IIyang berisi : Hentikan saling menyerang .027. Indonesia – Malaysia : lndas kontinen selat malaka daan lau natuna.Berunding atas dasar Perjanjian Lingarjati dan renville . Pengakuan kedaulatan RI oleh belanda melalui KMB tanggal 27 Desember 1949. yaitu : a. Indonesia. b.5.000 km .Thailand : Landas kontinen selat malaka danm laut Andaman.Membebaskan segala tawanan . member nasehat dan pertimbangan dan mengkoordinasikan dan melaksanakan jkegiatan-kegiatan ASEAN. Landas Kontinen tersebut maka luas wilayah Indonesia menjadi sekitar 8.166. Mamfaat Kerja sama dan Perjanjian Internasional bagi Indonesia : A. Mamfaat keraja sama Internasional: 1. daratan/Kepulauan 2. 6. Laut territorial 3.Singapura :garis batas laut territorial. ilmu pengetahuan. Dewan Keamanan PBB menghentikan Agresi Militer Belanda I atas usul India dan Australia. c.

. Kecuali pelaku kejahatan.4. 3. tanpa seizin kepala perwakilan diplomatik yang bersangkutan. membawahi beberapa konsul yang ditempatkan di ibu kota negara tempat ia bertugas. bebas pemeriksaan atas tas diplomatik. Fungsi. Berakhirnya Fungsi Misi Perwakilan Diplomatik : 1. 4. Mengadakan perundinagn dan persetujuan dengan negara penerima. Orang yang masuk tanpa izin bisa dikeluarkan. Arsip-arsip. E. hakim tersebut. konsul mengepalai suatu kekonsulan yang membawahi satu daerah kekonsulan kadang-kadang diperbantukan konsul Jenderal. Warga negara yang mencari perlindungan digedung perwakilan diplomatik tidak dapat ditanmgkap begitu saja melainkan harus melalui perundingan dengan kepala perwakilan setempat.000 km C. Hak dan Kewajiban Perwakilan Diplomat menurut Konvensi Wina tahun 1961 : 1. hak kekebalan dalam daerah perwakilan seperti daerah kedutaan besar.Wakil negara pengirim di negara penerima 2. Ia ditarik oleh pemerintah negaranya 3. Perwakilan Konsuler : adalah lembaga kenegaraan di luar negeri yang bertugas dalam membina hubungan non politik dengan negara lain. Negara penerima perang dengan negara pengirim. Hak Ekstrateritorialitas. yang memang harus diserahkan pada polisi setempat. polisi. Gedung perwakilan negara asing tidak boleh digeledah atau dimasuki oleh petugas kehakiman. Berdasarkan hukum internasional daerah itu dipandang sebagai daerah negara pengirim. setiap anggota korps diplomatik harus tunduk kepada hukum dan peraturan kepolisian setempat namun tidak dapat dituntut dimuka pengadilan. Ada konsuler yang bersifat tetap ada konsuler kehormatan. Konsul . Mereka dibebaskan dari pajak dan bea cukai. surat-surat ataupun telegram tidak boleh dibuka oleh polisi. Hak Kekebalan atau Kebebasan Korps Diplomatik. Pejabat ini tidak mendapat gaji. Memelihara persahabatan serta membina hubungan ekonomi. Tingkatan kepangkatan perwakilan konsuler : a. Hak Kekebalan (immunitet) Korps Diplomatik : a. 5. 1.500. pendidikan dan kebudayaan. daerah kedutaan termasuk halaman dan bangunannya dimana terpancang bendera dan lambang negara itu. Konsul Jenderal. b. D. Karena tidak disenangi (di persona non grata ) 4. Sudah habis masa jabatan 2. F. Mengetahui keadan dan perkembangan di negara penerima dengan cara yang syah sesuai dengan Undang-undang dan melaporkannya kepada negara pengirim. Tugas pokok konsul kehormatan adalah menghubungkan perdagangan ke dua negara. Melindungi kepentingan negara dan warga negara pengirim sesuai hukum internasional. bebas mendirikan tempat ibabad dilingkungan kedutaan. ilmu pengetahuan antara negara pengirim dan penerima. b. ZEE : 2. melainkan mendapat honoraruium atas jasa-jasanya itu.

badan hukum sesuai dengan hukum internasional ( sesuai batas-batas yang di izinkan). Memelihara kepentingan negaranya dengan melaksanakan hubungan dengan pejabat tingkat daerah (setempat). 2. 2. Penarikan dari negara pengirim 3. G. Mempunyai hak ekstrateritorial (tidak tunduk pada kekuasaan peradilan) B. Fungsi seorang pejabat konsuler telah berakhir 2. Fungsi Perwakilan Knsuler menurut Konvensi Wina : 1. Kadang diperbantukan kepada konsul jenderal atau Konsul. 2. 4. Pengertian perjanjian internasional a. 4. Satu negara hanya memiliki satu perwakilan diplomatik di negara penerima. Perbedaan perwakilan diplomatiok dengan perwakilan konsuler: A. kebudayaan dan iptek ke dua negara. Berhak mengadakan hubungan bersifat politik. iasanya ditempatkan di kota-kota yang termasuk kekonsulan. 4. 3.c. Mengeluarkan paspor dan Visa atau dokumen perjalanan kepada warga negara pengirim. Memelihara kepentingan negaranya dengan melakukan hubungan dengan pejabat tingkat pusat. J. Bertindak sebagai notaris dan panitera sipil. ekonomi. Tidak mempunyai hak ekstrateritorial (tunduk pada pelaksanaan kekuasaan peradilan). Konsul Muda. Satu negara dapat mempunyai lebih dari satu perwakilan konsuler. perjanjian internasional adalah perjanjian yang diadakan anatara anggota masyarakat bangsa-bangsa yang bertujuan untuk mengakibatkan akibat hukum tertentu. 3. H. Mochtar Kusumaatmaja. diangkat oleh konsul jenderal atau oleh konsul untuk engurus hal tertentu yang berhubungan dengan daerah kekonsulan. . Berakhirnya misi perwakilan konsuler : 1. Pemberitahuan bahwa ia bukan lagi sebagai anggota staf konsuler I. mengepalai kantor wakil konsulat yang ada didalam satu daerah kekonsulan. lembaga-lembaga internasional dan negaranegara. Korps Konsuler : 1. Memajukan hubungan perdagangan. Berhak mengadakan hubungan yang bersifat non politik 3. melakukan fungsi administratif yang tidak bertentangan dengan peraturang negara penerima. Korps Diplomatik : 1. Dalam definisi ini subyek hukum internasional yang mengadakan perjanjian adalah anggota masyarakat bangsa-bangsa. d gen Konsul. PERJANJIAN INTERNASIONAL 1. Melindungi kepentingan negara pengirim dan warga negaranya.

perjanjian internasional itu ada dua. negara) yang menurut hukum internasional menimbulkan hak dan kewajiban bagi para pihak yang membuat kesepakatan. Agreement. Contoh multilateral adalah Konvensi Jenewa (perlindungan korban perang). jika berlakunya perjanjian itu harus dilakukan perubahan undangundang di negara peserta terlebih dahulu. seperti Treaty. yaitu perjanjian bersifat self-executing (berlaku dengan sendirinya)yaitu perjanian itu langsung dapat berlaku setelah diratifikasi oleh negara peserta) dan non self. yaitutertulis dan lisan.Indonesia – Malaysia (ekstradisi). dll ad. . Cara berlakunya e. Jumlah pesertanya b. Charter. Sedangkan perjanjian internasional lisan adalah setiap perjanjian internasional yang doekspresikan melalui instrumen-instrumen tidak tertulis. Constitution. dengan perjanjian yang berisi soal-soal ekonomi. Wina. Comvention. Konvensi Hukum Laut Internasional (laut teritorial. c. 2. hukum laut. Perjanjian internasional lisan ( international oral agreement). d. yang diperjanjikan adalah hal-hal yang disepakati secara lisan. Bilateral adalah perjanjian antar dua negara unutk mengatur kepentingan kedua belah pihak. Dari segi strukturnya yaitu ada perjanjian yang bersifat Law Making Treaties adalah perjanjian yang mengandung kaidah hukum yang berlaku bagi semua bangsa di dunia. Covenant. Definisi lain Perjanjian Internasional adalah kesepakatan antara dua atau lebih subyek hukum internasional (lembaga internasional. Konvensi Wina (diplomatic). perjanjian internasional dibedakan antara perjanjian yang berisi soal-soal politik. Srtrukturnya c. Indonesia-Tailand (garis batas laut Andaman) dll. budaya. Seperti konvensi Jenewa. seperti Indonesia-Malaysia. zona bersebelahan. Perjanjian multilateral adalah diadakan oleh banyak negara untuk mengatur kepentingan bersama negara-nebara peserta perjanjian tersebut. Dari segi objeknya. Indonesia-Cina.b. Protocol. Statute.b. e. Dari segi intrumennya.a. sepertithe London Agreement (keanggotaan Dewan Keamanan PBB). Declaration. dll ad. Jumlah pesertanya. Arrangement. Sedangakan ada perjanjian yang bersifat treaty contract adalah perjanjian yang menimbulkan hak dan kewajiban hanya bagi negara yang mengadakan perjanjian saja. yaitu perjanjian bilateral dan multilateral. dll ad. yaitu : a. seperti : 1. Dari segi cara berlakunya.executing. Intrumen pembentuk perjanjiannya ad. Macam Perjanjian Internasional : Perjanjian internasional dapat dibedakan berdasarkan beberapa kriteria. Perjanjian internasional tertulis adalah perjanjian yang dituangkan dalam instrumen-instrumen pembentuk perjanjian yang tertulis dan formal. Contoh perjanjian bilateral : Indonesia – Cina (dwikewarganegaraan). ZEE dan landas benua). Objeknya d. ad.

Perundingan (Negotiation). Indonesia dengan Australia tentang Pertahanan dan Keamanan kedua negara 1995. 3. seperti Perjanjian perdagangan. . Ratifikasi oleh badan Legislatif atau DPR. artinya keberadaan perjanjian itu hanya dapat diketahui melalui penyimpulan suatu tingkah laku baik aktif atau tidak aktif. c. pada pasal 11 ayat 1 UUD 1945 dosebutkan bahwa Presiden dengan persetujuan DPR membuat perjanjian dengan Negara lain. JENIS PERJANJIAN INTERNASIONAL 1. oleh sebab itu perjanjian bilateral bersifat ‘tertutup’ dalam arti tertutup kemungkinan bagi negara lain untuk ikut serta dalam perjanjian tersebut. biasanya dilakukan oleh menteri luar negeri atau kepala pemerintahan.2. Menurut Konvensi Wina 1969 tentang Hukum Perjanjian Internasional disebutkan tahap pembuatan perjanjian internasional dilakuakn melalui tahap: a. Dalam Undang-undang RI No. cara ini dupakai apabila materi atau yang diperjanjikan itu dianggap sangat penting maka perlu persetujuan DPR. Ratifikasi campuran antara DPR (legislatif) dengan Pemerintah (Eksekutif). Tapi perjanjian belum dapat diberlakukan sebelum diratifikasi oleh masingmasing negara. diwakili oleh kepla negara. 24 tahun 2000 ditegaskan bahwa pembuatan perjanjian internasional dilakukan melalui tahap ( penjajakan. 3. penandatanganan. berjangka pendek. Penandatanganan hanya bersifat sementara dan harus dikuatkan dengan pengesahan atau penguatan yang disebut ratifikasi. Deklarasi Unilateral atau deklarasi sepihak ( unilateral declaration). Menurut Hukum Positif Indonesia.Parlemen tapi jarang digunakan. Tahap Pembuatan Perjanjian Internasional : Menurut Mochtar Kusumaatmaja ada dua macam cara pembentukan perjanjian internasional : a. Ratifikasi oleh badan eksekutif. perundingan. Bilateral bersifat khusus (Treaty Contract) karena hanya mengatur kepentingan ke dua negara. Pengesahan (Ratification). Penandatanganan (Signature). penyelesaian cepat. Ratifikasi perjanjian internasional dapat dibedakan sbb: 1. biasanya dilakukan oleh raja absolut dan pemerintahan otoriter. Perjanjian internasional yang dibentuk melalui 3 tahap yaitu (perundingan. Indonesia dengan Malaysia tentang Ektradisi 1974. b. perumusan naskah. menteri luar negeri atau duta besar dengan menunjukkan Surat Kuasa Penuh (full powers) b. Perjanjian internasional yang dibentuk melalui 2 tahap yaitu ( perundingan dan penandatanganan) dipakai untuk perjanjian yang tidak begitu penting. Perjanjian diam-diam (tacit consent atau tacit agreement). Contohnya : Indonesia dengan RRC (1955) tentang Penyelesaian dwikewarganegaraan. 2. perundingan tahap pertama tentang objek tertentu. kepala pemerintahan. Indonesia dengan Thailand tentang garis batas laut Andaman sebelah utara selat Malaka 1071. 3. dari Negara atau subyek hokum internasional lainnya. ratifikasi atau pengesahan). penerimaan dan penandatanganan). adalah pernyataan suatu negara yang disampaikan oleh wakil negara itu dan ditujukan kepada negara lain. perjanjian yang dibuat tidak tegas.

Tidak diratifikasi. 10. atau catatan suatu pemufakatan. 13. 11. 5. Misalny Pakta Warsawa (mengenai Pertahanan ). ORGANISASI INTERNASIONAL A. Landas Benua (lebih 200 mil). 3. Piagam (Statute) yaitu himpunan peraturan yang ditetapkan leh persetujuan internasional baik mengenai pekerjaan atau kesatuan tertentu seperti pengawasan internasional yang mencakup tentang minyak. Deklarasi (declaration) yaiut perjanjianinternasinal yang berbentuk traktat dan dokumen tidak resmi. Contohnya :Konvensi Jenewa 1949 tentang perlindungan korban perang. Pakta (fact). Charter adalah istilah dalam perjanjian internasional untuk pendirian badan yang melakukan fungsi administratif. nama utusan. Magna Charter. Perikatan ( Arrangement) adalah istilah yang digunakan untuk transaksi yang sifatnya sementara. Pertukaran Nota yaitu metode tidak resmi namun banyak digunakan. 9. 12. menunjukkan suatu persetujuan yang lebih khusus dan membutuhkan ratifikasi. Contoh Piagam Kebebasan Transit. Multilateral yang disebut juga Law Making Treatis biasanya mengatur hal yang berkaitan dengan kepentingan umum dan bersifat terbuka dala arti tidak hanya mengatur kepentingan negara yang mengadakan perjanjian itu tetapi juga kepentingan negara lain yang tidak turut serta dalam perjanjian itu (bukan Peserta). Konvensi Hukum Laut Internasiobnal 1982 tentang laut teritorial (200 mil). PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) United Nations . ISTILAH-ISTILAH DALAM PERJANJIAN INTERNASIONAL : 1. Traktat (treaty) perjanjian paling formal merupakan persetujuan dua negara atau lebih mencakup perjanjian bidang politik dan ekonomi. 6. terinci dan sistimatis serta tidak memerlukan ratifikasi. 2. Misalnya Atlantic Charter. Covenant yaitu anggaran dasar LBB (Liga Bangsa-Bangsa).masalah yang disetujui konferensi dan tidak diratifikasi. Konvensi wina 1961 tentang Hubungan Diplomatik. Modus Vivendi dokumen untuk mencatat persetujuan internasional bersifat sementara. Proses Verbal catatan atau ringkasan atau kesimpulan konferensi diplomatik. Tidak diratifikasi. Persetujuan (Agreement) perjanjian bersifat tekhnis atau administratif. Ketenrtuan Umum (General Act) traktat yang bersifat resmi dan tidak resmi. Protokol (Protocol) persetujuan tidak resmi umumnya tidak dibuat oleh kepala negara yang mengatur masalah-masalah tambahan seperti penafsiran klaususl-klausul tertentu ( Klausul = ketentuan tambahan sebuah perjanjian). 7. 15.2. Biasanya diulakukan oleh wakil-wakil militer dan negara dan bisa bersifat multilateral dan melahirkan kewajiban bagi yang mengadakannya. Ketentuan Penutup (final Act) ringkasan hasil konvensi yang menyebutkan negara peserta. Konvensi (Convention) persetujuan formal bersifat multilateral yang tidak berurusan dengan kebijaksanaan tingkat tinggi (haigh Plicy) dilegalisasi oleh wakil yang berkuasa penuh. 14. Zona Ekonomi Eksklusif (200 mil). 8. sampai perjumpaan permanen. lapangan kerja. 4. Tidak diratifikasi karena sifatnya tidak seresmi atau seformal traktat atau konvensi. Zona Bersebelahan (24 mil).

Negara anggota memiliki kedaulatan sederajat. Menjaga perdamaian dunia 2. Mengembangkan persahabatan antar bangsa 3. Cina dan Prancis. Tujuan PBB: 1. Negara anggota mematuhi piagam PBB 3. Rusia. Negara-negara menyelesaikan perselisihan dengan cara damai 4. Keputusannya tidak mengikat anggota PBB karena hanya bersifat rekomendasi namun berbobot karena merupakan hasil pandangan mayoritas Negara di dunia. b. Memvantu masyarakat dunia lebih sejahtera. 3. Bersidang setiap tahun selama satu bulan. memberantas kemiskinan. a. Inggris. Prinsip-Prinsip PBB: 1. Dewan ini merekomendasi kepada majelis umum yang berkaitan dengan pembanguna ekonomi. Fungsinya sebgai forum untuk membahas masalaha yang menjadi keprihatinan dunia. Bahasa persidangan PBB adalah bahasa Arab. Dewan Keamanan PBB (Security Council) : Adalah badan PBB yang fungsinya memelihara atau mempertahankan perdamaian dan keamanan internasional. namun bias dibatalkan oleh 1 negara dari anggota Dewan tersebut. Rusia dan Spanyol. Majelis Umum (General Asembly) : Angotanya semua Negara anggota PBB. Dan Sekjen PBB sekarang adalah Ban Kimon dari Korea Selatan. Prancis. Bersidang setiap tahun. Fungsi dewan ini adalah bertanggug jawab atas kegiatan social PBB. ILO (International Labour Organization) organisasi Perburuhan Internasional. Anggaotanya 15 negara yang terbagi menjadi 5 anggota tetap (Inggris. Negara anggota membantu PBB c. masalah lingkungan dan Hak Asasi Manusia. Rusia. penyakit menular. 5. Badan ini mengkoordinir badan-badan seperti WHO (World Health Organization) oeganisasi kesehatan Dunia. 2. Prancis. Kelima Negara tersebut sekarang sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB yang memegang hak Veto yaitu hak untuk membatalkan atau memveto keputusan dewan keamanan PBB. buta aksara. Inggris. 4. Amerika serikat) dan 10 negara anggota tidak tetap yang dipilih oleh Majelis Umum untuk masa jabatan 2 tahun. 2. Badan /Alat Perlengkapan PBB: 1. menghentikan pengrusakan lingkungan dan penghormatan HAM.Berdiri pada tanggal 24 Oktober 1945 diprakarsai oleh 5 negara antara lain Amerika serikat. FAO (Food and Agriculture . mandarin. Negara-negara menghindari penggunaan kekerasan atau ancaman kekerasan. Dewan Ekonomi dan Sosial (Economic and Social Council) : Anggotanya terdiri dari 54 negara dan setiap tahun dipilih 18 anggota baru oleh Majelis Umum PBB untuk masa jabatan 3 tahun. Dewan ini memiliki hak Veto yaitu hak untuk memblokir atau menolak keputusan Dewan walaupun ke 14 anggota dewan yang lain menyetujui keputusan yag bersangkutan. Cina. Menjadi pusat bangsa –bangsa dalam pencapaian tujuan PBB diatas.

Dewan Perwalian (Trusteeship Council) : Dewan ini bertugas menyelenggarakan pemerintahan dan melakukan pengawasan terhadap wilayah-wilayah yang masuk kategori trust territories (wilayah peerwalian). Sekretariat (Secretariat) : Badan ini terdiri atas satu orang sekretaris Jenderal dan staf yang diperlukan. Mendorong peenghormatan HAM dan saling ketergantungan sesame bangsa. Pada bulan Desember menjadi anggota PBB. Sekretaris Jenderal diangkat oleh Majelis Umum atas usul Dewan Keamanan PBB. UNICEF (United Nations Shildren’s Fund) Dana Kanak-Kanak Perserikatan Bangsa-Bangsa yang memberikan bantuan untuk rencana-rencana kesejahteraan ibu dan anak di selurug Negara di dunia. kepulauan Solomon adalah bekas jajahan Jerman. Mahkamah Internasional (International Court of Justice) : Adalah badan pengadilan internasional resmi dan tetap yang bertugas untuk memeriksa dan memutus perkara yang diajukan kepadanya. sosbud penduduk setempat. 3. Negara yang terakhir yang mencapai kemerdekaannya pada Bulan November 1994 adalah Palau. ILO (International Labour Organizatiaon) yaitu Organisai buruh internasional didirikan pada tanggal 11 April 1919 bermarkas di Jenewa. 4. Perkara apa saja. 2. Terdiri 15 hakim yang dipilih Majelis Umum berdasarkan kemampuan mereka dan bermarkas di Den Haag Belanda. Badan Khusus PBB (Specialized Agencies) : 1. Swiss. Negara lain yang bukan statute Mahkamah Internasioanl dengan syarat yang telah ditetapkan. Sekjen sekarang Ban Kimon dari Korea selatan. Wilayah perewalian adalah wilayah bekas jajahan yang ditempatkan dalam satu system perwalian sebagai satu cara agar Negara-negara anggota bertanggung jawab atas wilayah tersebut (biasanya Negara bekas penjajahnya) dan menngkatkan kemajuan wiulayah itu menuju kemerdekaannya. ekonomi. Pihak yang dapat mengajukan perkara ke Mahkamah internasional : 1.Organization) organiasai Pangan dan Pertanian. 4. UNESCO (United Nations educational Scintific and Cultural Organization) Organisasi Pendidikan. 3. Dewan Keamanan PBB. Menjamin penanganan masalah-masalh soaial dan ekonomi. Dewan keamanan atas permohonan badan tersebut dan badan PBB lainnya. Bertujuan memelihara perdamaian abadi . 5. Contoh Negara Togo dan Kamerun. 6. Memelihara keamanan dan perdamaian internasional 2. Mahkamah Internasional selain mengadili perkara dapat juga memberikan nasihat hokum kepadamajelis Umum. Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan. Sistem perwalian itu di selenggarakan dalam rangka : 1. Memajukan politik. Kemudian Negara bekas jajahan Turki seperti Jordania dan Palestina. Semua Negara yang berada di bawah Statuta (wilayah Kerja) Mahkamah Internasional.

ITU (International Telecommunication union yaitu persatuan telekomunikasi internasional. A. 3. dan Kamboja. Federasi Rusia. Badan ini bertujuan meningkatkan perdamaian dan effisiensi produksi dan distribusi hasil makanan dan pertanian. Selandia Baru Korea Selatan. Meningkatkan perdamaian dan stabiloitas regional dan saling mengjhormati. pengetahuan. perbaiki hidup penduduk desa. Tun Abdul Razak (Malaysia). 5. WHO (World Health Organization) yaitu organisasi kesehatan Dunia yang didirikan pada tanggal 7 April 1948 bermarkas di Jenewa . Amerika Serikat. . UPU (Universal Postal Union) yaitu persatuan pos sedunia. laos. Thanat Khoman (Muangthai). Korea Utara. 8. 6. Italia. stabilitas pertukaran uang. Bertujuan memajukan kerjasama moneter internasional dan perluasan perdagangan internasional. Mngolia dan Uni Eropa.(Bukan Badan PBB) B. yaitu forum dialog tentang isu-isu keamanan di wilayah Asia Pasifik. soaial dan budaya dfi kawasan asia tenggara. Rajaratnam (Singapura) dan Narciso R. RRC.dengan memajukan keadilan ekonomi. Jepang. yaitu Organisasi Pendidikan. 2. IMF (International Monetary Fund) yaitu dana moneter internasional didirikan pada tanggal 27 desember 1945 bermarkas diWashington. Swiss. WTO (Word Trade Organization) Organisasi perdagangan Dunia. 11. Tujuan ASEAN : 1. Asustralia. Vietnam. 2. Prancis. Mnyanmar. bertujuan mencapai tingkat kesehatan yang tertinggi bagi semua rakyat di dunia. ASEAN (Association of South East Asian Nations) Atau Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara: ASEAN di bentuk berdasarkan deklarasi Bangkok tanggal 8 Agustus 1967 yang ditandatangani 5 tokoh ASEAN yaitu Adam Malik (Indonesia). Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan yang didirikan pada tanggal 4 November 1946 bermarkas di Paris. Sekarang jumlah anggotanya 10 negara yaitu ditambah dengan Brunai Darussalam. Terdiri 23 negara yaitu 10 negara ASEAN. 4. hutan. UNESCO (United Nations educational Scintific and Cultural Organization) . Badan ini bertujuan member sumbangan kearah perdamaian dan keamanan dengan memajukan kerjasama antar bangsa-bangsa melalui pendidikan. ICAO (International Civil Aviation Organization) yaitu organisasi penerbangan sipil internasional. Disamping itu ada Forum Regional ASEAN (FRA) sejak rahun 1994. FAO ( Food and agriculture Organization) yaitu organisasi bahan makanan dan pertanian PBB didirikan pada tanggal 16 Oktober 1945 bermarkas di Roma. 7. Memepercepat peetumbuhan ekonomi. India. Amerika Serikat. IBRD ( International Bank of Reconstruction and development) yaitu bang pembangunan dan perkembangan internasional yang didirikan pada tanggal 27 Desember 1945 bertyujuan membantu pembangunan dan perkembangan daerah-daerah milik anggota PBB untuk memudahkan penanaman modal untuk tujuan produktif. Papua Nugini sebagai Peninjau dan 12 negara patner yaitu Kanada. Ramos (Filipina). 9. 10. ITO (International Trade Organization) yaitu organisasi perdagangan internasional dan peraetujuan mengenai bea dan cukai dan perdagangan. membantu menetapkan system pembayaran multilateral terhadap transaksi yang sedangberjalan. social dan memperbaiki syarat perburuhan dan tingkat kehidupannya.

2. perbaikan tarap hidup rakyat. perburuhan. 6. . pengetahuan dan administrasi. Didahului dengan pertemuan para menteri ekonomi dan menteri luar negeri ASEAN. Mamfaat Kerja sama dan Perjanjian Internasional bagi Indonesia : A.3. ASEAN Secretariat yaitu sekretaris ASEAN yang berfungsi untuk memprakarsai. ASEAN Economic Ministers (AEM) adalah siding para menteri ekonomi untuk meneruskan kebijakan yang telah dirumuskan. Mamfaat keraja sama Internasional: 1. 6. B. 4. Konferensi Tingkat Tinggi ini merupakan lembaga pembuat keputusan tertinggi dalam ASEAN. Bekerjasama dalam dalam penggunaan pertanian dan industry. yaitu siding para menteri luar negeri ASEAN yang merumuskan garis kebijakan dan koordinasi kegiatan ASEAN. soaial budaya. ASEAN Summit. teknologi. PBB mengeluarkan resolusi untuk menghentikan Agresi Militer belanda IIyang berisi : Hentikan saling menyerang . member nasehat dan pertimbangan dan mengkoordinasikan dan melaksanakan jkegiatan-kegiatan ASEAN. Dewan Keamanan PBB menghentikan Agresi Militer Belanda I atas usul India dan Australia. Mamfaat Perjanjian Internasional : 1. Other ASEAN Ministerial Meeting (OAMM) yaitu siding para menteri non ekonomi merumuskan kebojakan selain ekonomi seperti pendidikan. Sidang ini 2 kali setahun. yaitu pertemuan para kepala pemerintahan se ASEAN. 5. 2. Struktur ASEAN : Menurut KTT ASEAN di BALI 1976 strukturnya sbb : 1. sosbud. ilmu pengetahuan. Salng memberi bantuan dalam bentuk saran latihan dan penelitian. 5. 3. Perundingan Indonesia Belanda melalui Jasa baik KTN (komisi Tiga Negara) untuk menghentikan pendudukan belanda di Indonesia. 4. Pengembalian Irian barat oleh PBB dari tangan belanda ke RI tahun 1962 5. Meningkatkan kerjasama dalam masalah yang menyangkut kepentingan beresama bidang ekonomi. B. ASEAN Standing Committee (ASC) komisi tetap ASEAN dipimpin oleh menteri luar negeri dari Negara yang mendapat giliran manjadi Ketua yaitu tuan rumah dari siding tahunan para menteri luar negeri ASEAN.Pemerintaha RI dikembalikan ke Yogyakarta. ASEAN Miniterial Meeting (AMM). tekhnik. 7.Membebaskan segala tawanan . Membina kerjasama dengan organisasi dunia lainnya. 3. keshatan penerangan. 4.Berunding atas dasar Perjanjian Lingarjati dan renville . Pengakuan kedaulatan RI oleh belanda melalui KMB tanggal 27 Desember 1949. Diterimanya konsep Negara kepulauan (archipelagic state)Wawasan Nusantara. ASEAN Finance Meeting (AFMM) adalah siding para menteri keuangan ASEAN merumuska kebijakan ASEAN di bidang keuangan.

Indonesia – Malaysia : lndas kontinen selat malaka daan lau natuna.087 km : 3. yaitu : a.Thailand : Landas kontinen selat malaka danm laut Andaman. c. Penentuan Batas Wilayah laut RI melalui Konvensi Hukum Laut Inmternasional tahun 1982.027. Indonesia.. e. batas 200 mil laut ZEE (Zona Ekonimi Eksklusif).500. Secara regional perjanjian batas laut dengan Negara tetangga sbb: a. b.163 km : 800. c.166.4 juta km : 2. Batas wilayah 12 mil laut territorial Negara pantai dan Negara kepulauan. Indonesia – India : Lands kontinen laut Andaman.2.000 km . ZEE tersebut maka luas wilayah Indonesia menjadi sekitar 8. Landas Kontinen 4. pengakuan hak Negara tak berpantai utk ikut memamfaatkan sumber daya alam dan kekayaan lautan. Berdasarkan pengakuan persegi : 1.000 km : 2. daratan/Kepulauan 2. Indonesia – Australia : Laut arafuru dan utara irian jaya dengan papua nugini d. Laut territorial 3.Singapura :garis batas laut territorial. Indonesia. b. C.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful