Hubungan Diplomatik

JUL 10 Posted by catatanpkn

HUBUNGAN DIPLOMATIK By : Khoirul Annas, S.Pd-SMK N 2 Kudus SK KD : Menganalisis Hubungan Internasional dan Organisasi Internasional : Menganalisis fungsi Perwakilan Diplomatik

Pengertian Diplomatik berasal dari bahasa latin diploma, atau bahasa inggris diplomacy yaitu piagam. Dalam arti luas diplomatik diartikan sebagai sarana-sarana yang sah dan legal yang digunakan suatu Negara dalam melaksanakan politik luar negerinya. Untuk menjalin hubungan diantara negara-negara itu, biasanya negara tersebut saling menempatkan perwakilannya (Keduataan atau Konsuler). Hubungan diplomatik sering dilakukan secara terbuka artinya hubungan antar bangsa yang rakyatnya diberi informasi tentang isi perjanjian antar Negara-negara peserta. Namun hubungan diplomatik juga dapat dilakukan secara tertutup artinya hubungan antar Negaranegara peserta saja. Tujuan hubungan diplomasi adalah untuk mengusahakan agar pihakpihak yang mengadakan hubungan dengan suatu Negara mendapatkan manfaat yang sebesarbesarnya untuk kedua belah pihak. Penempatan perwakilan di Negara lain dapat dilakukan dengan dua cara yaitu Perwakilan diplomatik dan Perwakilan konsuler. Penempatan perwakilan di Negara lain memperhatikan beberapa faktor, yaitu: 1. Penting tidaknya kedudukan Negara pengutus dan Negara penerima 2. Erat tidaknya hubungan antar Negara yang mengadakan hubungan 3. Besar kecilnya kepentingan Negara yang mengadakan hubungan Hubungan diplomatik yang dilakukan oleh suatu Negara tidak boleh merugikan Negara lain dan mengganggu keamanan internasional, maka perlu ada pengawasan dengan cara : 1. Mewajibkan semua anggota PBB untuk menyampaikan persetujuan yang telah dicapai kepada secretariat PBB 2. Menteri luar negeri dari berbagai Negara dapat bertemu pada sidang umum PBB setiap tahunnya 3. Setiap persetujuan yang dicapai, sebelum diresmikan harus disampaikan kepada parlemen masing-masing. Landasan hubungan diplomatik RI Dalam rangka menjalankan hubungan diplomatik, Negara Indonesia berlandaskan pada pasal 13 UUD 1945, yang menyebutkan bahwa: 1. Presiden mengangkat duta dan konsul. 2. Dalam hal mengangkat duta; Presiden memperhatikan pertimbangan DPR. 3. Presiden menerima penempatan duta negara lain dengan memperhatikan pertimbangan DPR.

Kekuasaan Presiden untuk mengangkat dan menerima duta dari negara lain merupakan kedudukannya sebagai Kepala Negara. Sedangkan prosedur maupun teknis pelaksanaannya, diatur oleh Menteri Luar Negeri. Perwakilan Diplomatik (politis) Perwakilan diplomatik yaitu perwakilan suatu Negara di Negara lain dalam bidang politik. Perwakilan di Negara lain dipimpin oleh duta besar yang sekaligus menjadi juru bicara perwakilan luar negeri atau dikenal dengan istilah Doyen. Tingkatan-tingkatan Perwakilan Diplomatikmenurut konvensi Wina tahun 1815 yaitu: 1. Duta besar berkuasa penuh (Ambassador), yaitu perwakilan tingkat tinggi dan mempunyai kekuasaan penuh serta luar biasa. Biasanya ditempatkan pada Negara yang banyak menjalin hubungan timbal balik dan diakrediter oleh kepala Negara. Duta besar (perwakilan dari Roma) sering disebut Nuntius. 2. Duta (Gerzant), yaitu perwakilan di bawah duta besar yang dalam menyelesaikan segala persoalan harus berkonsultasi dengan pemerintahnya (kekuasaannya terbatas). Duta (perwakilan dari Roma) disebut Inter Nuntius. 3. Menteri Residen, yaitu perwakilan yang hanya mengurusi urusan Negara, tidak mewakili pibadi kepala Negara. Menteri Residen tidak berhak mengadakan pertemuan dengan kepala Negara penerima. 4. Kuasa Usaha, yaitu perwakilan diplomatik tingkat rendah yang diakreditor oleh menteri luar negeri. Biasanya melaksanakan kepala perwakilan jika pejabat tersebut tidak ada di tempat. 5. Atase, yaitu pejabat pembantu dari duta besar berkuasa penuh. Atase terdiri dari atase pertahanan (bidang militer) dan atase teknis (bidang perdagangan, perindustrian, kebudayaan dan pendidikan). Fungsi yang dimiliki perwakilan diplomatik, yaitu: Representasi, yaitu mewakili negara pengirim di dlm negara penerima Proteksi, yaitu melindungi kepentingan negara pengirim dan warga negaranya di negara penerima di dalam batas-batas yang diijinkan oleh hukum internasional Negosiasi, yaitu mengadakan persetujuan dgn pemerintah negara penerima Observasi, yaitu memberikan keterangan tentang kondisi dan perkembangan negara penerima, sesuai dengan undang-undang dan melaporkan kepada pemerintah negara pengirim. Relasi, yaitu memelihara hubungan persahabatan kedua negara

1. 2. 3. 4.

5.

Kekebalan dan Keistimewaan Perwakilan Diplomatik Asas kekebalan dan keistimewaan diplomatik, disebut (”exteritoriallity” atau ”extra teritoriallity”). Para diplomatik hampir dalam segala hal harus diperlakukan sebagaimana mereka berada di luar wilayah negara penerima. Para diplomat beserta stafnya, tidak tunduk pada kekuasaan peradilan pidana dan sipil dari negara penerima. Menurut Konvensi Wina 1961, Perwakilan diplomatik diberikan Kekebalan dan keistimewaan, dgn maksud : 1. Menjamin pelaksanaan tugas negara perwakilan diplomatik sebagai wakil negara. 2. Menjamin pelaksana fungsi perwaki-lan diplomatik secara efisien. Hak kekebalan perwakilan diplomatik meliputi: 1. Kekebalan terhadap pribadi pejabat diplomatik (hak imunitas)

2. Kekebalan terhadap kantor perwakilan dan rumah kediaman (daerah ekstrateritorial). Bila ada penjahat atau pencari suaka masuk ke dalam kedutaan maka dapat diserahkan atas permintaan pemerintah kaena para diplomat tidak memiliki hak asylum, yaitu hak untuk memberi kesempatan kpd suatu negara dalam memberikan perlindungan kepada warga negara asing yang melarikan diri. 3. Korespondensi diplomatik, yaitu kekebalan terhadap surat-menyurat, arsip, dokumen termasuk kantor dplomatik dan sebagainya (kebal dari pemeriksaan isinya). Pemberian keistimewaan kepada perwakilan diplomatik, atas dasar ”timbal – balik” sebagaimana diatur di dalam Konvensi Wina 1961 dan 1963, yaitu mecakup : 1. Pembebasan dari kewajiban membayar pajak, antara lain pajak penghasilan, kekayaan, rumah tangga, kendaraan bermotor, radio, bumi dan bangunan, televisi dan sebagainya. 2. Pembebasan dari kewajiban pabean, antara lain bea masuk, bea keluar, bea cukai, terhadap barang-barang keperluan dinas, misi perwakilan, barang keperluan sendiri, keperluan rumah tangga dan sebagainya. Perwakilan Konsuler (non politis) Perwakilan konsuler yaitu perwakilan suatu Negara di Negara lain dalam bidang non politik. Dalam arti nonpolitis, hubungan satu Negara dengan Negara lain diwakili oleh Korp Konsuler yang terbagi dalam kepangkatan sebagai berikut: 1. Konsul Jenderal, membawahi beberapa konsul yang ditempatkan di ibu kota negara. 2. Konsul dan Wakil Konsul, konsul yaitu mengepalai suatu kekonsulan yang kadang-kadang diperbantukan kepada konsul jenderal. Kantornya bernama Konsulat. Wakil konsul diperbantukan kepada konsul atau konsul jenderal yang kadang diserahi pimpinan kantor konsuler. Kantornya bernama Vice Konsulat. 3. Agen Konsul, dengan tugas untuk mengurus hal-hal yang bersifat terbatas dan berhubungan dengan kekonsulan. Tugas perwakilan konsuler adalah mengurusi kepentingan Negara dan warga Negara di Negara lain menyangkut: 1. Bidang Ekonomi, yaitu menciptakan tata ekonomi dunia baru dengan menggalakkan ekspor komoditas nonmigas, promosi perdagangan, mengawasi pelayanan, pelaksanaan perjanjian perdagangan dan lain-lain. 2. Bidang Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan, seperti; tukar-menukar pelajar, mahasiswa, dan lain-lain. Bidang-bidang lain seperti :  Memberikan paspor dan dokumen perjalanan kepada warga pengirim dan visa atau dokumen kepada orang yang ingin mengunjungi negara pengirim;  Bertindak sebagai notaris dan pencatat sipil serta menyelenggarakan fungsi administratif lainnya;  Bertindak sebagai subjek hukum dalam praktek dan prosedur pengadilan atau badan lain di negara penerima. Persamaan dan Perbedaan Perwakilan Diplomatik dan Konsuler Persamaan antara perwakilan diplomatik dan konsuler adalah bahwa kedua-duanya merupakan utusan dari suatu negara tertentu. Sedangkan perbedaannya yaitu:

Perwakilan Diplomatik Tugasnya dalam bidang politik Hanya 1 perwakilan dan ditempatkan di Ibu Kota Negara 1 2 3 4 5 6 Surat tugas ditandatangani oleh Kepala Negara Dapat berhubungan langsung dengan pemerintah pusat Negara penerima Memiliki daerah Ekstrateritorial Dapat mempengaruhi perwakilan konsuler

Perwakilan Konsuler Tugasnya dalam bidang non politik Lebih dari 1, tergantung kebutuhan Surat tugas ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri Hanya dapat berhubungan dengan pemerintah setempat (daerah), jika ingin berhubungan dengan pemarintah pusat maka melalui perwakilan diplomatik Tidak Memiliki daerah Ekstrateritorial Harus tunduk pada perwakilan diplomatik

Kronologi / skema penempatan perwakilan di Negara lain 1. Kedua belah pihak sa-ling tukar informasi ten-tang akan dibukanya perwakilan oleh Deparlu masing-masing Negara. 2. Mendapat persetujuan (demende, agregation) dari negara yang menerima. 3. Diplomat yg akan di-tempatkan, menerima surat kepercayaan (lettre de creance) yang ditanda tangani kepala negara pengirim. 4. Surat kepecayaan dise-rahkan kepada kepala negara penerima (lettre de rapple) dlm suatu upacara dimana seorang diplomatik berpidato. Mulai berlaku dan berakhirnya Perwakilan di Negara lain Hal Diplomatik Saat menyerahkan kepercayaan (Konvensi Mulai berlakunya 1961) 1. Sudah habis masa jabatan 2. Ditarik (recalled) oleh pemerintah negaranya. 3. Tidak disenangi Negara penerima (dipersona non Grata) 4. Negara penerima dan pengirim perang (pasal 43 Konvensi Wina 1961) surat Wina Konsuler Pemberitahuan yang layak kepada Negara penerima (Konvensi Wina 1963) 1.Fungsi seorang pejabat konsuler telah berakhir 2.Penarikan dari Negara pengirim 3.Pemberitahuan bahwa ia bukan lagi sebagai anggota staf konsuler (pasal 23,24,25 konvernsi Wina 1963)

Berakhirnya

Demikian materi mengenai fungsi perwakilan diplomatik, sebagai tindak lanjut jawablah pertanyaan di bawah ini!

1. 2. 3. 4.

Apa yang dimaksud dengan perwakilan diplomatik Sebutkan tingkatan perwakilan diplomatik Sebutkan perbedaan perwakilan diplomatik dengan perwakilan konsuler Sebutkan fungsi perwakilan Diplomatik!

Kunci Jawaban:

1. Perwakilan diplomatik adalah pewakilan suatu negara di negara lain dalam politik. 2. Tingkatan dalam perwakilan diplomatik: a. Duta besar berkuasa penuh (ambasador) b. Duta (gerzant) c. Menteri Residen d. Kuasa usaha 3. Perbedaan perwakilan diplomatik dan perwakilan konsuler: Perwakilan Diplomatik a. b. c. Tugasnya dalam bidang politik Perwakilan Konsuler Tugasnya dalam bidang non politik

Hanya ada 1 perwakilan dan ditempatkan di Ibu Kota Negara Lebih dari 1 tergantung kebutuhan Surat tugas ditandatangani oleh Kepala Negara Surat tugas ditandatangani Menlu Berhubungan hanya dengan pejabat Dapat berhubungan langsung setempat, jika ingin berhubungan dengan pemeringah pusat tempat dengan pemerintah pusat harus diakreditasi melalui perwakilan diplomatik Memiliki daerah ekstrateritorial Tidak memiliki daerah dan hak asilum ekstrateritorial dan hak asilum Dapat mempengaruhi perwakilan konsuler Tunduk kepada perwakilan konsuler

d. e. f.

4. Fungsi perwakilan Diplomatik: a. Mewakili negara pengirim di negara penerima b. Mengadakan persetujuan/ perundingan dengan negara penerima c. Melindungi warga negara dan kepentingan negara di negara penerima d. Mengamati perkembangan negara penerima dan melaporkan ke negara pengirim e. Membina hubungan baik

1.

PENGERTIAN HUBUNGAN INTERNASIONAL

Menurut Rencana Strategi Pelaksanaan Politik Luar Negeri RI (RENSTRA), hubungan Internasional adalah hubungan antarbangsa dalam segala aspeknya yang dilakukan oleh suatu Negara untuk mencapai kepentingan nasional negaranya. Menurut Encyclopedia Americana, hubungan Internasional dilihat sebagai hubungan antarnegara dari Negara yang berbeda-beda, baik berupa hubungan politis, budaya, ekonomi, ataupun hankam. Menurut Mc. Clelland, hubungan Internasional sebagai studi tentang interaksi antar jenis-jenis kesatuan-kesatuan social tertentu, termasuk studi tentang keadaan-keadaan relevan yang mengelilingi interaksi. Hubungan Internasional adalah suatu proses yang pada taraf tertentu melintasi yuridiksi nasional. Karena itu hubungan Internasional selalu mencakup semua hubungan antarkelompok bangsa, antarbangsa dan Negara dalam masyarakat dunia Internasioanal dan kekuatan-kekuatan serta proses-proses yang menentukan cara hidup, bertindak dan berpikir manusia.

Menciptakan saling pengertian antarbangsa dalam membina dan menegakkan perdamaian dunia. Kerja sama Internasional juga terjadi antara Negara dengan pihak lain yang berada di luar wilayah teritorialnya. kerjasama Internasional terjadi tidak hanya terbatas antara dua Negara atau antarnegara. d. sosial. e. memelihara ketertiban dan perdamaian dunia . membebaskan bangsa-bangsa di dunia dari kemiskinan dan kelaparan 2. maka manusia akan mengadakan kerjasama. Kerjasama Internasional dinggap penting dalam rangka untuk Menumbuhkan saling pengertian antarbangsa Mempererat hubungan persahabatan dan persaudaraan antarbangsa Saling mencukupi kebutuhan masing-masing bangsa yang bekerja sama Memenuhi rasa keadilan dan kesejahteraan Membina dan menegakkan perdamaian serta ketertiban dunia Suatu Negara yang tidak mau mengadakan kerjasama Internasional dengan Negara lain akan terkucil dalam pergaulan dunia. Dari tujuan ini diharapkan akan terwujud kedamaian dan kesejahteraan hidup yang didambakan oleh setiap manusia di dunia. Pada dasarnya kerja sama Internasional terjadi karena keinginan antarbangsa untuk mengadakan kerjasama dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup antarbangsa dan Negara. Akibatnya. budaya dan pertahanan keamanan 6. 3. Secara kodrati manusia tidak dapat mencukupi kebutuhan hidupnya sendiri.Dalam perkembangannya. Memacu pertumbuhan ekonomi setiap Negara serta menciptakan keadilan dan kesejahteraan social bagi seluruh rakyatnya. perdamaian abadi dan keadilan social merupakan tujuan Internasional Negara Indonesia seperti tercantum dalam Pembukaan UUD 1945. Oleh karena itu. 2. politik. PERLUNYA KERJA SAMA INTERNASIONAL Ikut melaksanakan ketertiban dunia yyang berdasrkan kemerdekaan. b. membebaskan bangsa-bangsa dari keterbelakangan di bidang ekonomi 3. meningkatkan kestabilan dalam bidang ekonomi. b. Pihak lain yang dapat mengadakan kerja sama Internasional disebut aktor non-negara. perlu diusahakan adanya hubungan persahabatan dan kerjasama antar bangsa yang didasari sikap saling menghormati dan saling menguntungkan. di mana kedudukan pihak lain tersebut sederajat dengan Negara pada umumnya. memajukan perdagangan 4. c. Demikian halnya suatu bangsa tidak akan memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri. Perlunya hubungan kerja sama Internasional pada dasarnya bertujuan untuk: a. PENTINGNYA HUBUNGAN INTERNASIONAL a. mempercepat pertumbuhan ekonomi 5. 4. Negara tersebut akan mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. TUJUAN KERJASAMA INTERNASIONAL 1.

Berdasrkan azas ini setiap warga Negara dimanapun berada tetap mendapat perlakuan hukum dari negaranya. d. a. b. kemanusiaan serta menghormati hak azasi manusia tanpa membeda-bedakan suku. bahasa. baik warga Negara asli maupun warga Negara asing. Azas Kebangsaan. PBB menjadi pusat penyelesaian-penyelesaian pertikaian Internasional. Artinya hukum Negara berlaku bagi semua orang dan semua barang yang berada di wilayahnya. 5. 6. Azas Teritorial. Contohnya. azas kebangsaan dan azas kepentingan umum. b.ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. kekuasaan Negara atas warga negaranya. pelaku korupsi walaupun sudah berada di luar negeri tetap bias ditangkap dan diadili di Negara asalnya . Dasar pemikiran yang dijadikan pertimbangan kerjasama Internasional bagi bangsa Indonesia adalah: Pembukaan UUD 1945 alenia empat pada kalimat: ‘…. menurut aza ini berlaku kekuasaan Negara atas wilayahnya. jenis kelamin. Begitu sebaliknya bila berada di Negara lain akan berlaku hukum di Negara tersebut. a. Contoh tindak criminal seperti penyelundupan barang terlarang.7. meningkatkan dan memperat tali persahabatan antarbangsa di dunia. Perjanjian Internasional secara khusus terdapat dalam Hukum laut Internasional dimana Indonesia sejak 13 Desember 1957 memperjuangkan Deklarasi Juanda yang di dalamnya menyatakan Negara Kesatuan Republik Indonesia dibatasi oleh garis lurus dengan jarak 12 mil dari pangkal lurus yang ditarik dari titik terluar pulau-pulau terluar sebagai laut terluar. perdamaian abadi dan keadilan social…” Piagam PBB pada pasal 1 menyatakan sebagai berikut: PBB menciptakan perdamaian dan keamanan Internasional serta berusaha mencegah timbulnya bahaya yang mengancam perdamaian dan keamanan PBB mengembangkan persahabatan antarbangsa atas dasar persamaan dan hak menentukan nasib sendiri dalam rangka perdamaian dunia. AZAS-AZAS KERJASAMA INTERNASIONAL Dalam hubungan Internasional bagi Indonesia ada tiga azas yang harus ditaati dan dihormati (Pacta Sunt Servada) dijadikan pedoman yaitu: azas territorial. Deklarasi ini diakui oleh PBB pada tanggal 10 Desember 1982 dan disahkan oleh pemerintah Indonesia sebagai hukum laut. PBB mengembangkan kerja sama Internasional dalam rangka memecahkan persoalanpersoalan ekonomi. - DASAR HUKUM KERJASAMA INTERNASIONAL c. Perjanjian Internasional (Traktat atau Treaty) merupakan suatu persetujuan yang dibuat secara formal oleh dua Negara atau lebih mengenai penetapan atau ketentuan tentang hak dan kewajiban masing-masing pihak yang terlibat perjanjian. social budaya. Berdasrkan ketentuan ini berlaku azas ekstrateritolialet artinya hukum Negara tetap berlaku bagi setiap warga Negara walaupun berada di Negara lain. menurut azas ini berdasrka atas kebangsaan atau kewarganegaraan. dan agama.

bangsa maupun organisasi negara sepanjang hubungan bersifat internasional. Clelland Hubungan internasional adalah studi tentang keadaan-keadaan relevan yang mengelilingi interaksi. MC. adalah hubungan antar bangsa dalam segala aspeknya yang dilakukan oleh suatu negara untuk mencapai kepentingan nasional pengertian menurut beberapa ahli. Tygve Nathiessen Hubungan internasional merupakan bagian dari ilmu politik dan karena itu komponen-komponen hubungan internasional meliputi politik internasional. dan Konvensi Wina tahun 1963 tentang Konsuler (hubungan diluar bidang politik). CGI. b. APEC dan PBB.c. Kerjasama yang akan dibahas merupakan kerjasama yang tidak dalam satu kawasan (Regional). Negara-negara Non Blok. Charles A. merupakan studi tentang interaksi antara jenis kesatuan-kesatuan sosial tertentu. sedangkan pemerintah Indonesia telah mengeluarkan Keppres N0. PENGERTIAN. Dalam rangka mengadakan hubungan kerjasama dua Negara bag Negara Indonesia haruslah bersifat Demokratis dan terbuka . a. hubungan suatu Negara dengan Negara lain telah diatur dalam Kovensi Wina pada tahun 1961 tentang Diplomatik (hubungan bidang politik). termasuk studi tentang keadaan relevan yang mengelilingi interaksi. organisasi dan administrasi internasional dan hukum internasional . Kerja sama Multilateral Kerjasama Multilateral merupakan suatu kerjasama yang diikuti oleh lebih dari dua Negara atau banyak Negara. Sebenarnya kerjasama Regional juga merupakan kerjasama multilateral karena anggotanya lebih dari dua Negara. 1. Warsito Sunaryo Hubungan internasional. PENTINGNYA DAN SARANA-SARANA HUBUNGAN INTERNASIONAL BAGI SUATU NEGARA Pengertian Hubungan Internasional menurut buku Rencana Strategi Pelaksanaan Politik Luar Negeri RI (Renstra). hukum Intenasional akibat dari perjanjian internasional antar dua atau lebih Negara. 1. b. tetapi yang keanggotaannya mencakup banyak kawasan atau internasional diantaranya OPEC. Seperti seorang atau beberapa orang warga negaranya (TKI atau TKW) yang bermasalah di luar negeri dapat dibantu pnyelesaiannya oleh Negara Indonesia. Secara Internasional. SARANA-SARANA HUBUNGAN INTERNASIONAL Kerja sama Bilateral Kerjasama Bilateral adalah hubungan kerja sama dua Negara yang memiliki kepentingan sama dalam bidang poleksosbudhankam. NATO. Contohnya. Azas Kepentingan Umum. 1. Jadi hukum tidak terikat pada batas-batas suatu wilayah Negara. disamping itu hubungan kerjasama juga harus dipublikasikan melalui media massa. ini berarti bahwa bila Negara kita mengadakan hubungan kerjasama dengan Negara lain terlebih dahulu harus mendapat perdetujuan dari parlemen atau DPR. Adapun yang dimaksud dengan kesatuan-kesatuan sosial tertentu. berdasrkan azas ini Negara tetap berhak melindungi dan mengatur kepentingan dalam kehidupan warga negaranya. A. 51 tahun 1961 tentang Perwakilan Diplomatik RI. 7. c. OKI. bisa diartikan sebagai : negara. a.

sosial budaya. Beberapa sarana penting dalam membangun hubungan internasional adalah sebagai berikut : 1. di samping demi terciptanya perdamaian dan kesejahteraan hidup yang merupakan dambaan setiap manusia dan negara di dunia. Ketergantungan tersebut. harus dipatuhi oleh pihak-pihak yang mengadakan hubungan baik tertulis maupun yang tidak tertulis. Untuk membangun komunikasi lintas bangsa dan negara guna mewujudkan kerja sama yang produktif dalam memenuhi berbagai kebutuhan yang menyangkut kepentingan nasional negara masing-masing. hukum internasional. tanpa bantuan dan kerja sama dengan negara lain. 2. 3. pertahanan dan keamanan.  Faktor eksternal : 1. Menciptakan keadilan dan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyatnya. 2. Hal-hal inilah yang mendorong dilakukannya hubungan dan kerjasama internasional.Konsep hubungan internasional berhubungan erat dengan subjek-subjek internasional. 1. terutama dalam upaya memecahkan masalah-masalah ekonomi. Setiap negara sudah barang tentu memiliki kelebihan. seperti organisasi internasional. Sarana-Sarana Hubungan Internasional bagi suatu Negara Suatu hubungan antar bangsa dan negara (internasional) akan dapat berlangsung dengan baik. 3. Yaitu ketentuan hukum alam yang tidak dapat dipungkiri bahwa suatu negara tidak dapat berdiri sendiri. Asas-Asas Hubungan Internasional . politik. hukum. Kerjasama internasional antara lain bertujuan untuk :    Memacu pertumbuhan ekonomi setiap negara. 1. Hubungan kerjasama antar negara (internasional) di dunia diperlukan guna memenuhi kebutuhan hidup dan eksistensi keberadaan suatu negara dalam tata pergaulan internasional. politik internasional termasuk diplomasi. Penting Hubungan Internasional bagi suatu Negara Arti penting hubungan internasional bagi suatu negara antara lain karena faktor-faktor sebagai berikut :  Faktor internal : Yaitu adanya kekhawatiran terancam kelangsungan hidupnya baik melalui kudeta maupun intervensi dari negara lain. Mewujudkan tatanan dunia baru yang dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan dan perdamaian yang abadi bagi warga masyarakat dunia. Menciptakan saling pengertian antar bangsa dalam membina dan menegakkan perdamaian dunia. manakala terdapat pedoman-pedoman yang dijadikan sebagai landasan berpijak. Kerjasama antar bangsa di dunia didasari atas sikap saling menghormati dan saling menguntungkan. kekurangan dan kepentingan yang berbeda. Pedomanpedoman internasional.

Misalnya persoalan dwikewarganegaraan. tetap menapat perlakuan hukum dari negaranya. dapat dilihat pada bagan berikut ini. Menurut asas ini. Sebagai ilustrasi. batas-batas negara. wajib militer dan wajib pajak. terhadap semua barang atau orang yang berada di luar wilayah tersebut. baik secara bilateral maupun multilateral adalah sebagai berikut. Ada 3 (tiga) asas dalam hubungan internasional yang antara satu dengan lainnyan saling mempengaruhi :  Asas Teritorial Asas ini didasarkan pada kekuasaan negara atas daerahnya. dikenal beberapa asas yang didasarkan pada daerah dan ruang lingkup berlakunya ketentuan hukum bagi daerah dan warga negara masing-masing. . 1) Kekuatan Nasional (National Power). akan timbul kekacauan hukum dalam hubungan antar bangsa (internasional).  Asas Kebangsaan Asas ini didasarkan pada kekuasaan negara untuk warga negaranya. setiap warga negara di manapun ia berada. Faktor-faktor Penentu Dalam Hubungan Internasional Beberapa faktor yang ikut menentukan dalam proses hubungan internasional. Pertama : Jika suatu Negara telah memiliki 4 (empat) faktor kekuatan tersebut dengan baik. Dewasa ini. dan 4) Letak Geografis. Walaupun demikian. Dalam hubungan internasional. Asas ini mempunyai kekuatan exteritorial. Jadi. Oleh sebab itu. hukum tidak terikat pada batasbatas wilayah suatu negara. Kedua : Namun jika suatu negara yang memiliki 4 (empat) faktor kekuatan tersebut lemah. 3) Sumber Daya. Dalam hal ini. Artinya hukum dari negara tersebut tetap berlaku juga bagi warga negaranya. Jadi. berlaku hukum asing (internasional) sepenuhnya.  Asas Kepentingan Umum Asas ini didasarkan pada wewenang negara untuk melindungi dan mengatur kepentingan dalam kehidupan bermasyarakat. negara melaksanakan hukum bagi semua orang dan semua barang yang ada di wilayahnya. Menurut asas ini. dengan semakin majunya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang cepat.Menurut Hugo de Groot. mereka harus mengadakan hubungan internasional. Berdasarkan faktor-faktor tersebut maka dapat difahami bagaimana suatu negara dalam mengadakan hubungan internasional. walaupun berada di negara asing. 1. Tujuannya adalah untuk kepentingan bersama dari mereka yang menyatukan diri di dalamnya. Apabila ketiga asas ini tidak diperhatikan. negara dapat menyesuaikan diri dengan semua keadaan dan peristiwa yang bersangkut paut dengan kepentingan umum. 2) Jumlah Penduduk. mereka relatif lebih longgar untuk tidak mengadakan hubungan internasional. kerapkali masih terdapat masalah dan pertikaian-pertikaian yang perlu dipecahkan. bahwa dalam hubungan internasional asas persamaan derajat merupakan dasar yang menjadi kemauan bebas dan persetujuan dari beberapa atau semua negara. hampir semua negara berkembang maupun negara maju telah mengadakan hubungan kerja sama dengan negara lain (hubungan internasional). antara satu negara dengan negara lain perlua ada hubungan yang teratur dan tertib dalam bentuk hukum internasional.

ada yang menekankan pada : bidang Pertahanan dan keamanan (Hankam). baik masa damai maupun pada masa perang. dan keadilan sosial ”. maka terjadilah pengelompokan bentuk hubungan internasional yang sekarang ini. dan C) saling membutuhkan. perdamaian abadi. 4) PBB menjadi pusat penyelesaian-penyelesaian masalah internasional. 2) PBB mengembangkan persahabatan antar bangsa atas dasar persamaan dan hak menentukan nasib sendiri dalam rangka perdamaian dunia. jenis kelamin. Pada umumnya. 2. B. Adapun titik berat dalam hubungan internasional. pihak-pihak tersebut terikat oleh kesepakatan. Mengingat yang melatar belakangi terjadinya hubungan internasional antar negara itu berbeda-beda satu dengan yang lainnya. Bagi bangsa Indonesia hubungan kerjasama antar negara merupakan jalinan antar negara yang mengacu pada beberapa landasan hukum. bahasa dan agama. sosial budaya.Ketiga kelompok negara tersebut di atas (A. serta menghormati hak-hak asasi manusia tanpa membeda-bedakan suku. Pembukaan UUD 1945 alenia IV yang berbunyi “… ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. kemanusiaan. maka terjadilah interaksi (hubungan) internasional. bidang Ekonomi. 3) PBB mengembangkan kerjasama internasional dalam rangka memecahkan persoalanpersoalan ekonomi. traktat ditaati oleh pihak-pihak yang . 1. Perjanjian internasional (traktat = treaty) adalah suatu persetujuan (agreement) yang dinyatakan secara formal antar dua negara atau lebih mengenai penetapan serta ketentuan tentang hak dan kewajiban masing-masing pihak. Sosial Budaya dan bahkan ada negara yang hanya menekankan di bidang Idiologi saja. yaitu : 1. Pasal 1 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menyatakan ketentuan-ketentuan tentang hal-hal berikut : 1) PBB menciptakan perdamaian dan keamanan internasional serta berusaha mencegah timbulnya bahaya yang mengancam perdamaian dan keamanan. Kemudian.

Deklarasi ini diakui PBB pada tanggal 10 Desember 1982 dan disahkan oleh pemerintah Indonesia dengan Undang-Undang No. € Konferensi Wina tahun 1969 Perjanjian internasional adalah perjanjian yang diadakan oleh dua negara atau lebih. B. € Oppenheimer-Lauterpacht Perjanjian internasional adalah suatu persetujuan antar negara yang menimbulkan hak dan kewajiban di antara pihak-pihak yang mengadakannya. Perjanjian internasional adalah perjanjian yang diadakan antar bangsa yang bertujuan untuk menciptakan akibat-akibat hukum tertentu. 1. maka pengertian perjanjian internasionalpun sangat beragam. Perjanjian internasional dapat berbentuk bilateral maupun multirateral. politik maupun ilmu-ilmu sosial lain. SH.berkepentingan karena adanya asas pacta sun servanda (persetujuan antar negara harus dihormati). Hal ini telah disepakati oleh Indonesia. 17 Tahun 1985 tentang Hukum Laut. Ini berarti dalam hubungan internasional telah melahirkan hak dan kewajiban antar subyek hukum (negara) yang saling berhubungan. Schwarzenberger Perjanjian internasional adalah suatu persetujuan antara subjek-subjek hukum internasional yang menimbulkan kewajiban-kewajiban yang mengikat dalam hukum internasional. Indonesia sejak 13 Desember 1957 memperjuangkan Deklarasi Juanda yang di dalamnya menyatakan Negara Kesatuan Republik Indonesia dibatasi oleh garis lurus dengan jarak 12 mil dari garis pangkal lurus yang ditarik dari titik terluar pulau-pulau terluar sebagai laut teritorial. LL. 2. pada dasarnya adalah ”hubungan hukum”. dan Muangthai pada tanggal 21 Desember 1971 untuk Common Point di Selat Malaka. Meskipun kedalam 200 meter sulit dimonitor oleh setiap . Dan lazimnya hal demikian itu akan diawali dengan perjanjian pembukaan hubungan de facto tetap(konsuler) sampai pada akhirnya berupa de jure penuh (perwakilan diplomatik) yang bersifat bilateral. Pengertian Perjanjian Internasional Hubungan internasional yang merupakan hubungan antar negara. Seperti halnya dalam memberikan pengertian hukum. Berikut ini beberapa pengertian yan dikemukakan oleh para ahli. yang bertujuan untuk mengadakan akibat-akibat hukum tertentu. Contoh: Konvensi Hukum Laut Internasional telah menetapkan landas kontinen sedalam 200 meter. 1. perjanjian internasional mengatur perjanjian antarnegara saja selaku subjek hukum internasional. Dalam arti etis normatif. € Prof Dr. Mochtar Kusumaatmadja. TAHAP-TAHAP PERJANJIAN INTERNASIONAL 1. juga negara-negara. Subjek-subjek hukum dalam hal ini selain lembaga-lembaga internasional. Secara khusus terdapat dalam Deklarasi hukum laut internasional. setiap subjek pembuat perjanjian hendaknya secara moral dan hukum benar-benar bertanggungjawab terhadap apa yang telah dilakukannya.M. € G. Malaysia. Tegasnya.

seperti antara suatu organisasi internasional dan organisasi internasional lainnya. Perjanjian ini bersifat terbuka bagi pihak ketiga. Perjanian bersifat penting yang dibuat melalui proses perundingan. e. penanggulangan wabah penyakit AIDS. dan sebagainya. b. Segi kesehatan. ANZUS.  Menurut Proses/Tahapan Pembentukannya a. IBRD. Perjanjian yang membentuk hukum (law making treaties). Segi hukum.kapal yang lewat. 2. Perjanjian antar negara yang dilakukan oleh banyak negara yang merupakan subjek hukum internasional. IMF. d. yaitu perundingan dan penandatanganan (biasanya digunakan) kata persetujuan dan agreemaent). Contoh: CGI. seperti bantuan ekonomi dan bantuan keuangan. seperti antara organisasi internasional Tahta Suci ( Vatican) dengan organisasi Uni Eropa. dan sebagainya. Segi politis. perubahab atau pembatasan daripada hak-hak dan kewajiban mereka secara timbal balik. dan sebagainya. namun masing-masing negara tersebut harus mau mematuhi batas-batas hak dan kewajibannya. seperti Pakta Pertahanan dan Pakta Perdamaian. Perjanjian internasional antar negara dan subjek hukum internasional lainnya. Contoh: Nato. c. . € Pendapat Accademy of Sciences of USSR Suatu Perjanjian Internasional adalah suatu persetujuan yang dinyatakan secara formal antara dua atau lebih negara-negara mengenai pemantapan. Konvensi Montego tentang Hukum laut internasional tahun1982. yaitu suatu perjanian yang melakukan ketentuan-ketentuan atau kaidah-kaidah hukum bagi masyarakat internasional secara keseluruhan (bersifat multilateral). 1. batas alam daratan. Segi batas wilayah. seperti laut teritorial.  Menurut Isinya a. Perjanjian bersifat sederhana yang dibuat melalui dua tahap. seperti masalah karantina.  Menurut Fungsinya a. Contoh: Kerjasama ASEAN dan Uni Eropa. b. Penggolongan Perjanjian Internasional Klasifikasi perjanjian internasional dapat dibedakan atas:  Menurut Subjeknya a. Perjanjian antar sesama subjek hukum internasional selain negara. dan SEATO. Segi ekonomi. ekstradisi dan sebagainya. dan sebagainya. penandatanganan dan ratifikasi b. c. seperti status kewarganegaraan (Indonesia – RRC). Contoh: konfernsi Wina tahun 1958 tentang hubungan diplomatik.

Proses Verbal Yaitu catatab-catatan atau ringkasanringkasan atau kesimpulan-kesimpulan konferensi diplomatik. Mengatur masalah-masalah tambahan seperti penafsiran klausal-klausal tertentu. 1. . pemberantasan penyeludupan-penyelundupan dan sebagainya. Konvensi (Convention) Yaitu persetujuan formal yang bersifat multilateral. Perikatan tidak seresmi traktat dan konvensi. Persetujuan ini harus dilegalisasi oleh wakil-wakil yang berkuasa penuh (plaenipotentiones). No 1. Proses verbal tidak diratifikasi. perjanjian paling formal yang merupakan persetujuan dari dua negara atau lebih. Perikatan Yaitu istilah yang digunakan untuk (Arrangement) transaksi-transaksi yang bersifat sememtara. 4. Persetujuan (Agreement) Yaitu prjanjian yang berifat teknis atau admistratif Agrement tidak diratifikasi karena sifatnya tidak seresmi traktat atau konvensi. Protokol (Protocol) Yaitu persetujuan yang tidak resmi dan pada umumnya tidak dibuat oleh kepala negara. Istilah lain dari perjanjian adalah berikut ini. Perjanjian yang bersifat khusus (treaty contract). yaitu perjanjian yang menimbulkan hak dan kewajiban bagi negara-negara yang mengadakan perjanjian saja (perjanjian bilateral). Nama Traktat (Treaty) Uraian Yaitu. Istilah-Istilah Lain Perjanjian Internasional Pemberian berbagai istilah perjanjian internasional (traktat) berdasarkan pada tingkat pentingnya suatu perjanjian internasional serta keharusan untuk mendapatkan suatu ratifikasi dari setiap kepala negara yang mengadakan perjanjian. 2. 5. 3. atau catatan-catatan suatu permufakatan. perjanjian batas wilayah. Keterangan Perjanjian ini khusus mencakup bidang politik dan bidang ekonomi. 6.b. 3. Contoh: Perjanjian antara RI dan RRC mengenai dwikewarganegaraan tahun 1955. dan tidak berurusan dengan kebijaksanaan tingkat tinggi (high policy).

terinci. Piagam (Statute) Yaitu himpunan peraturan yang ditetapkan oleh persetujuan interna-sional baik mengenai pekerjaan maupun kesatuankesatuan tertentu seperti pengawasan internasional yang mencakup tentang minyak atau mengenai lapangan kerja lembaga-lembaga internaional. LBB (Liga BangsaBangsa) mengguna-kan ketentuan umum mengenai arbitrasi untuk menyelesaikan secara damai pertikaian . militer dan negara serta dapat bersifat multilateral. timbul kewajiban yang pertukaran nota dilakukan oleh wakil-wakil menyangkut mereka. 11. Deklarasi sebagai traktat bila hal-hal yang kurang penting. Ketentuan Yaitu ringkasan hasil konvensi yang Penutup (Final menyebutkan negara peserta. Misalnya.7. 12. Deklarasi (Declaration) Yaitu perjanjian internasional yang Deklarasi sebagai persetuberbentuk traktat. Ketentuan Umum (General Act). 10. nama utusan Act) yang turut diundang. tetapi akhir. serta masalah yang disetujui konferensi dan tidak memerlukan ratifikasi. 8. menerangkan suatu judul dari batang tubuh ketentuan traktat.Akibat pertukaran nota ini akhir ini banyak digunakan. dan sebagai dokumen tidak resmi apabila merupakan lampiran pada traktat atau konvensi. 9. Biasanya. Pertukaran Nota Yaitu metode yang tidak resmi. Yaitu traktat yang dapat bersifat resmi dan tidak resmi. Piagam itu dapat digunakan sebagai alat tambahan untuk pelaksanaan suatu konvensi (seperti piagam kebebasan transit). dan sistematis serta tidak memerlukan ratifikasi. Modus Vivendi Yaitu dokumen untuk mencatat persetujuan internasional yang bersifat sementara. dan dokumen tidak juan tidak resmi bila mengatur resmi. sampai berhasil diwujudkan perjumpaan yang lebih permanen.

kita harus meninjau dari berbagai segi aspeknya dapat dibedakan seperti berikut. Chart BAB 4 HUBUNGAN INTERNASIONAL DAN ORGANISASI INTERNASIONAL D. penanggulangan wabah penyakit AIDS. 2) Segi ekonomi. Perjanjian ini bersifat terbuka bagi pihak ketiga. apakah dalam instrumen tunggal atau dua atau lebih instrumen yang berkaitan dan apa pun nama yang diberikan kepadanya. 2) Perjanjian yang bersifat khusus (treaty contract). dan ratifikasi. yaitu perjanjian yang menimbulkan hak dan kewajiban bagi negara-negara yang mengadakan perjanjian saja (perjanjian . penandatanganan. yaitu suatu perjanjian yang meletakkan ketentuan-ketentuan hukum bagi masyarakat internasional secara keseluruhan (bersifat multilateral). Contoh: IMF. seperti antara suatu organisasi internasional dan organisasi internasional lainnya. 3) Perjanjian antar subjek hukum internasional selain negara. Seperti laut teritorial. dan sebagainya. dll 3) Segi batas wilayah. Perjanjian Internasional 1. 13. Contoh: Konvensi Wina tahun 1958 tentang hubungan diplomatik. yang dimaksud dengan perjanjian internasional adalah suatu persetujuan yang dibuat antar negara dalam bentuk tertulis. 2. c) Menurut proses atau tahap pembentukannya 1) Perjanjian bersifat penting yang dibuat melalui proses perundingan. 4) Segi kesehatan. Pengertian Menurut Pasal 2 ayat (1) huruf a Konvensi Wina tahun 1969 tentang Perjanjian Internasional. seperti bantuan ekonomi dan bantuan keuangan. a) Menurut subjeknya 1) Perjanjian antar negara yang dilakukan oleh banyak negara merupakan subjek hukum internasional. Penggolongan Perjanjian Internasional Untuk mengetahui penggolongan atau klasifikasi perjanjian internasional. 2) Perjanjian internasional antar negara dan subjek hukum internasional lainnya. Contoh: Kerjasama ASEAN dan Uni Eropa. Bank Dunia. batas alam daratan. yaitu perundingan dan penandatanganan (biasanya digunakan kata persetujuan atau agreement). seperti antara organisasi internasional Takhta Suci dengan Organisasi Uni Eropa. 2) Perjanjian bersifat sederhana yang dibuatmelalui dua tahap. b) Menurut isinya 1) Segi polotis. dan diatur oleh hukum internasional. d) Menurut fungsinya 1) Perjanjian yang membentuk hukum (law making treaties). Contoh: NATO. seperti pakta pertahanan dan perdamaian. dan sebagainya.internasional tahun 1928. seperti masalah karantina. dan lain sebagainya.

kecuali jika ditentukan lain. Zona bersebelahan. Perjanjian Bilateral Perjanjian bilateral bersifat khusus (treaty contract) karena hanya mengatur hal-hal menyangkut kepentingan kedua negara saja. Perjanjian multilateral tidak saja mengatur kepentingan negara-negara yang mengadakannya. Proses Pembuatan Perjanjian Internasional Dalam Konvensi Wina tahun 1969 tentang Hukum Perjanjian Internasional disebabkan bahwa dalam pembuatan perjanjian baik bilateral maupun multilateral dapat dilakukan melalui tahap-tahap berikut.bilateral). Jenis-Jenis Perjanjian Internasional a. menteri luar negeri tau duta besar. Untuk lebih jelasnya adabeberapa contoh tentang perjanjian multilateral seperti berikut. perjanjian belum dapat diberlakukan oleh masingmasing negara sebelum diratifikasi oleh masing-masing negaranya. c) Pengesahan (Ratification) Suatu negara mengikatkan diri pada suatu perjanjian dengan syarat apabila telah . Selain mereka. 1) Konvensi Jenewa tahun 1949 tentang Perlindungan Korban Perang 2) Konvensi Wina tahun 1961 tentang Hubungan Diplomatik 3) Konvensi Hukum Laut Internasional tahun1982 tentang Laut Teritorial. penandatanganan teks perjanjian sudah dianggap sah jika 2/3 suara persen yang hadir memberikan suara. Untuk perundingan yang bersifat multilateral. Perjanjian Multilateral Perjanjian itu sering disebut sebagai law making treatiskarena biasanya mengatur halhal yang menyangkut kepentingan umum dan bersifat terbuka. hal ini juga dapat dilakukan oleh kepala negara. Oleh karena itu. perjanjian bilateral bersifat „tertutup‟. suatu negara dapat diwakili oleh pejabat yang dapat menunjukkan Surat Kuasa Penuh (full powers). dan Landas Benua. 4. Namun demikian. a) Perundingan (Negotiation) Perundingan merupakan perjanjian tahap pertama antar pihak atau negara tentang objek tertentu. Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE).Pada tahap awal diadakan penjajakan atau pembicaraan pndahuluan oleh masing-masing pihak yang berkepentingan. kepala pemerintahan. Ada beberapa contoh yang dapat disampaikan sebagai gambaran konkret perjanjian bilateral. b) Penandatangan (Signature) Lazimnya penandatangan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) atau kepala pemerintahan. 3. dan lain-lain. melainkan juga kepentingan negara lain yang tidak turut (bukan peserta) dalam perjanjian multilateral tersebut. Artinya tertutup kemungkinan bagi negara lain untuk turut serta dalam perjanjian tersebut. Contoh: Perjanjian antara RI dan RRC mengenai dwi kewarganegaraan tahun 1955. 1) Perjanjian antara Indonesia dengan Thailand tentang garis batas Laut Andaman di sebelah utara Selat Malaka pada tahun 1971 2) Perjanjian ekstradisi antara Indonesia dan Malaysia pada tahun 1974 b. Dalam melaksanakan negosiasi.

1) Ratifikasi oleh badan eksekutif. 8. . Wilayah penerapan (Teritorial Scope). Ratifikasi perjanjian internasional dapat dibedakan sebagai berikut. Mulai berlaku sejak tanggal yang ditentukan atau menurut yang disetujui oleh negara perunding. c. dan lain-lain) mereka juga dapat trikat dengan kondisi sebgai berikut. Perjanjian penyusul (Successive Treaty). 1) Teori kebulatan suara (Unanimity Principle). Daya berlaku surut (Retroactivity).disahkan oleh badan yang berwenang di negaranya. Mengenai persyaratan dalam perjanjian internasional. b. a) Persetujuan Indonesia dengan Belanda mengenai penyerahan Irian Barat (Papua) b) Persetujuan garis batas landas kontinen antara indonesia dengan Singapura tentang selat Singapura (25 Mei 1973). 6. Bermaksud untuk membatasi. Harus dinyatakan secara formal/resmi. b. meniadakan. terdapat dua teori yang cukup berkembang. 3) Ratifikasi campuran (DPR dan pemerintah). Akan tetapi bila perjanjian itu bersifat multilateral (PBB) atau objeknya besar (Terusan Suez. 2) Teori pan Amerika (menekankan kedaulatan negara). Persyaratan Perjanjian Internasional Unsur-unsur yang penting dalam persyaratan adalah sebagai berikut. b. Penerapan Perjanjian Internasional Penerapan perjanjian internasional dapat diberlakukan atas dasar sebagai berikut. Kesadaran hukum nasional. 7. atau mengubah akibat hukum dari ketentuan-ketentuan yang terdapat dalm perjanjian itu. Jika tidak ada ketentuan atau persetujuan. 2) Ratifikasi oleh badan legislatif. Penandatanganan atas perjanjian hanya dapat bersifat sementara dan masih harus dikuatkan dengan pengesaan atau penguatan. 5. a. a. yaitu sebagai berikut. perjanjian mulai berlaku setelah persetujuan diikat dan dinyatakn oleh semua negara perunding. Berlakunya Perjanjian Internasional Perjanjian internasional berlaku pada saat peristiwa berikut ini. 9. b. a. Kedudukan Negara Bukan Peserta Negara bukan peserta pada hakikatnya tidak memiliki hak dan kewajiban untuk mematuhinya. a. Perjanjian yang harus dipatuhi (Pact Sunt Servanda). Berikut ini beberapa contoh perjanjian internasional yang dapat ditemukan dari perjalanan sejarah bangsa dan negara Indonesia. Pelaksanaan Perjanjian Internasional Ketaatan perjanjian internasional dilakukan berdasarkan sebagai berikut.

a. b. Landasan dan Pengerian Politik Luar Negeri Indonesia a. Keterangan inilah yang kemudian menjadi dasar pertimbangan politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif. tetapi mestikah kita. Pengertian Politik Luar Negeri Menurut UU No. landasan konstitusional atau sruktural UUD 1945. Kekayaan alam d. bangsa Indonesia dan negara kita hanya harus memilih antara pro-Rusia atau pro-Amerika? Apakah tak ada pendirian lain yang harus kita ambil dalm mengejar cita-cita kita”. Perjanjian secara sepihak diakhiri oleh salah satu peserta dan pengakhiran itu diterima oleh pihak lain. UU No. 37 Tahun 1999 tentang Hubungan Luar Negeri menyatakan bahwa yang dimaksud politik luar negeri adalah kebijakan. Dr. 11. Kulitas diplomasi 2. Negara tersebut menyatakan diri terhadap perjanjian itu. Mochtar Kusumaatmadja. Masa berlakunya perjanjian internasional itu telah habis.a. “. b. yaitu sebagai berikut. a. Negara tersebut dikehendaki oleh para peserta. Negara atau wakil kuasa penuh melanggar ketentuan hukum nasionalnya. Bertentangan dengan suatu kaidah dasar hukum internasional lainnya. Landasan Politik Luar Negeri Indonesia Landasan politik luar negeri Indonesia meliputi landasan idiil pancasila. Latar Belakang Pada tanggal 2 September 1948. Paksaan tersebut baik dengan ancaman maupun pengguanaan kekuatan. dan kebijakan menteri luar negeri berupa Peraturan Menteri. E.. ada faktor-faktor penting yang ikut menentukan perumusan politik luar negeri Indonesia. Perkembangan situasi internasional f. landasan operasional (Ketetapan MPR RI No. Pembatalan Perjanjian Internasional Berdasarkan Konvensi Wina tahun 1969. Telah tercapai tujuan dari perjanjian internasional itu. IV/MPR/1999 Tentang GBHN. sikap. 10. Posisi geografis b.. b. . karena berbagai alasan suatu perjanjian internasional dapat batal antara lain sebagai berikut. b. a. 37 Tahun 1999 tentang Hubungan Luar Negeri. pemerintah segera mengumumkan pendirian politik luar negeri Indonesia di hadapan badan pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat yang antara lain berbunyi. Adanya unsur paksaan terhadap wakil suatu negara peserta. c. Selain itu. Penduduk c. KEBIJAKAN POLITIK LUAR NEGERI INDONESIA 1. SH dalam buku pengantar hukum internasional mengatakan bahwa suatu perjanjian berakhir karena sebagai berikut. dan langkah pemerintah Republik Indonesia yang diambil dalam melakukan hubungan dengan negara lain. kebijakan presiden yang berupa Keputusan Presiden. Berakhirnya Perjanjian Internasional Prof. Militer e. c.

dan sejahtera. Dasa-Sila Bandung yang mencerminkan sollidaritas negara-negara Asia sendiri dengan kerjasama regional. 2) Pembentukan satu masyarakat yang adil dan makmur material dan spiritual dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia. 4. Pedoman Perjuangan Pedoman perjuangan politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif berdasarkan faktorfaktor berikut. 4) Membantu pelaksanaan keadilan sosial internasioanl dengan berpedoman pada Piagam PBB. c. artinya kita bebas menentukan sikap dan pandangan kita terhadap masalahmasalah internasional dan terlepas dari ikatan kekuatan-kekuatan raksasa dunia yang secara ideologis bertentangan (blok Timur dengan komunisnya dan blok Barat dengan liberalnya). 5. . b. 5) Negara RI dalam lingkungan PBB berusaha menyokong perjuangan kemerdekaan bangsa-bangsa yang masih dijajah sebab tanpa kemerdekaan. adil.organisasi internasional. Pelaksanaan dilkukan dengan keluwesan dalam pendekatan dan penanggapan sehingga pengaruhnya harus dilakukan untuk kepentingan nasional terutama kepentingan ekonomi rakyat. 3) Pembentukan satu persahabatan yang baik antara Republik Indonesia dan semua negara di dunia. yaitu sebagai berikut. Pokok-pokok politik luar negeri bebas aktif. dan perdamaian internasional itu tidak akan tercapai. 3) Memperkuat sendi-sendi hukum internasional dan organisasi internasional untuk menjamin perdamaian yang kekal. 1) Negara Indonesia menggunakan politik damai 2) Negara RI bersahabat dengan segala bangsa atas dasar salin menghaegai dengan tidak mencampuri soal susunan dan corak pemerintahan negara masing-masing. Tujuan Politik Luar Negeri Indonesia 1) Pembentukan satu negara Republik Indonesia yang berbentuk negara kesatuan dan negara kebangsaan yang demokratis dengan wilayah kekuasaan dari Sabang sampai Merauke. Bebas. Pelaksanaan Politik Bebas Aktif Dalam rangka menciptakan perdamaian dunia yang abadi. 3. Pokok-Pokok dan Tujuan Politik Luar Negeri Indonesia a. dan 55. negara kita harus tetap melaksanakan politik luar negeri yang bebas dan aktif. a. terutam sekali dengan negara-negara Afrika dan Asia atas dasar bekerja sama membentuk satu dunia baru yang bersih dari imperialisme dan kolonialisme menuju perdamaian dunia yang sempurna. serta subjek hukum internasional lainnya dalam rangka menghadapi masalah internasional guna mencapai tujuan nasional. a. khususnya Pasal 1.2. b. menjatuhkan kontradiksi dengan mencari keserasian yang sesuia dengan falsafah pancasila. Pemulihan kembali kepercayaan negara-negara bangsa-bangsa lain terhadap maksud dan tujuan revolusi Indonesia dengan cara memperbanyak kawan dari pada lawan. persaudaraan.

nilai nilai.Budaya politik ini terbatas pada stu wilayah yang ruang lingkupnya kecil dan sempit dan biasanya terdapat dalam masyarakat yang tradisional dan sederhana. Tipe tipe Budaya Politik. nilai nilai. Larry Diamond. 3. 2.Budaya politik adalah merupakan salah satu komponen dalam sistem politik dan juga dapat dipandang sebagai suatu landasan sistem politik yang memberi jiwa atau warna sistem politik atau dengan kata lain memberikan arah pada peran peran politik yang dilakukan oleh struktur politik.Budaya politik adalah suatu konsep yang terdiri dari sikap. G. dan keterampilan yang sedang berlaku bagi seluruh anggota masyarakat. Pengertian Budaya Politik. Budaya politik ini ditandai dengan adanya kesadaran masyarakat yang turut aktif dalam kehidupan politik.Budaya politik adalah sikap orientasi warga negara terhadap sistem politik dan aneka ragam bagiannya dan sikap terhadap peranan warga negara di dalam sistem tersebut. Budaya Politik Parokial ( Parochial Political Culture ). dapat kita lihat pada contoh berikut ini. Mochtar massoed. Aktif. 1) Penyelenggaraan Konferensi Aia-Afrika pada tahun 1955 yang melahirkan semangat dan solidaritas negara-negara Asia-Afrika yang kemudian melahirkan Deklarasi Bandung. Masyarakat yang seperti ini orang orangnya sama sekali tidak menyadari atau mengabaikan adanya pemerintahan dan politik. Aktif memperjuangkan kebebasan dan kemerdekaan. BAB I BUDAYA POLITIK.berikut ini beberapa pengertian budaya politik : 1. Powel. Marbun.Menurut Mochtar Masoed budaya politik subjek ini lebih menunjuk pada orang orang yang secara pasif patuh pada pejabat pejabat pemerintah dan undang undang. Perwujudan politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif.Budaya politik memiliki beberapa tipe antara lain sebagai berikut : 1. orientasi. aktif memperjuangkan ketertiban dunia. Budaya Politik Subjek ( Subject Political Culture ). 5. 3. Hal ini dikarenakan di dalam masyarakat tersebut banyak warganya yang buta huruf dan tinggal di tempet tempat yang terpencil. 2. dan budaya politik ini lebih mengutamakan dimensi psikologis dari suatu siste politik yaitu sikap. 4. termasuk pola kecenderungan kecenderungan khusus serta pola pola kebiasaan yang terdapat pada kelompok kelompok dalam masyarakat. Almond. tetapi mereka tidak melibatkan diri dalam politik atau memberikan suara dalam pemilihan.Budaya politik adalah pandangan politik yang mempengaruhi sikap. dan pilihan politik seseorang. keyakinan. Budaya Politik Partisipan ( Participant Political Culture ). sistem kepercayaan. A. artinya kita dalam politik luar negeri senantiasa aktif memperjuangkan terbinarnya perdamaian dunia. sikap.A. 2) Indonesia juga aktif dalam merintis dan mengembangkan organisasi di kawasan Asia Tenggara (ASEN).Budaya politik adalah keyakinan. simbol yang dimiliki individu dan yang dilaksanakan dalam masyarakat.b. . dan aktif ikut serta menciptakan keadilan sosial dunia. sentimen dan evaluasi suatu masyarakat tentang sistem politik negeri mereka dan peran masing masing individu dalam sistem itu.Budaya politik adalah sikap dan orientasi warga suatu negara terhadap kehidupan pemerintahan negara dan politiknya. Di dalam masyarakat yang seperti ini spesialisasi sangat kecil dan belum banyak berkembang. ide ide.Budaya politik partisipan ini adalah suatu bentuk budaya dimana anggota masyarakat cenderung diorientasikan secara eksplisit terhadap sistem sebagai keseluruhan dan terhadap struktur dan proses politik serta administratif. B.

nilai nilai dan pandangan pandangan politik dari orang tua.Sosialisasi politik merupakan proses pembentukan sikap dan orientasi politik anggota masyarakat.5. 2. dan sarana sarana sosialisasi yang lainnya kepada warga negara yang baru dan mereka yang menginjak dewasa 4.Karena sosilisasi politik merupakan suatu cara dalam mengembangkan dan menginformasikan politik maka fungsi yang paling mendasar dari sosialisasi politik ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pebelajaran bagi masyarakat agar mereka paham dan mengetahui secara benar tentang apa yang ada dalam politik.E. Langton. 2. Fungsi Sosialisasi Politik.Sekolah merupakan tempat pendidikan jadi tidak megherankan jika sekolah dapat memberikan pandangan pandangan kongkret tentang politik dan segala hal tentang politik karena sekolah memberikan pengetahuan kepada generasi muda tentang dunia politik. dengan adanya inforasi yang benar maka kelak akan tercipta suatu masyarakat yang anggota anggotanya mempunyai pegetahuan politik yang baik dan diharapkan dengan mempunyai pengetahuan tersebut mereka dapat ikut berperan aktif dalam kegiatan kegaiatan politik sehingga mereka tidak pasif terhadap kondisi politik negaranya. Kelompok Pergaulan. D. Karena . dengan memberikan penekanan pada cara masyarakat meneruskan kebudayaan politiknya. Dengan adanya hal ini maka suat saat mereka akan dihadapkan dengan suatu permasalahan yang keudian mereka musyawarahkan.Sosialisasi politik adalah cara bagaimana masyarakat meneruskan kebudayaan politiknya.Kelompok pergaulan dapat menjadi sarana sosialisasi politik karena dalam kelompok pergaulan seorang anak akan bertemu dengan orang lain yang masing masing memiliki kedudukan yang relatif sama dan memiliki ikatan yang erat pula. G.di dalam keluarga inilah terjadi pembentukan nilai nilai politik.Sosialisasi politik dipandang sebagai suatu pewarisan pengetahuan. Bagi para anggota tepat kerja merupakan tempat yang berfungsi sebagai sarana penyuluhan politik. misalnya anak diajak dalam pengambilan suatu keputusan dalam rapat keluarga.oleh sebab itu tempat kerja juga merupakan tempat sosialisasi politik.Pengertian sisialisasi politik banyak sekali tokoh yang memberikan definisinya. Dalam rangka untuk mencapai hal tersebut maka dalam rangka sosialisasi politik tersebut maka dibutuhkan sarana sarana pendukung sosialisasi yang antara lain sebagai berikut : 1. Pengertian Sosialisasi Politik. berikut pengertian sosialisasi politik menurut beberapa tokoh : 1. misalnya dari pelajaran kewarganegaraan. nilai nilai. Richard E. Dennis Kavanagh. Dawson. Keluarga. 3. Jadi didalam kelompok ini mereka dapat saling bertukar pendapat dan dapat mengikuti peristiwa peristiwa politik yang memungkinkan mereka tertarik pada politik. Kenneth P. Tempat Kerja.Kelurga merupakan unit yang paling kecil dalam masyarakat dan disinilah seorang individu berhadapan langsung. Ramlan Surbakti. serta keyakinan politiknya kepada anaknya.A. guru. 3.Sosialisasi politik merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan suatu proses dimana seseorang mempelajari dan menumbuhkan pandangannya tentang politik.Di dalam fungsi sosialisasi politik bagi masyarakat dapat mentransmisikn kebudayaan politik suatu bangsa dari generasi tua kepada generasi muda dan juga sebagai sarana memelihara budaya politik dari bangsa itu sendiri. dengan pengalaman ini maka anak dapat meningkatkan kompetensi politik bagi anak.Sosialisasi politik merupakan proses dimana sikap sikap politik dan pola pola tingkah laku politik diperoleh dan dibentuk dan juga merupakan sarana bagi suatu generasi untuk menyampaikan dasar dasar politik dan keyakinan keyakinan politik kepada generasi berikutnya. Mekanisme Sosialisasi Politik.Organisasi formal maupun nonformal serta organisasi politik terbentuk atas dasar pekerjaan. 4. Selain itu sekolah juga dapat membangun kesadaran kepada generasi muda mengenai arti penting hidup bernegara dan cinta terhadap tanah air. Sekolah. Almond. dari proses tersebut maka seorang anak akan dapat belajar menghargai pendapat oarang lain dan juga akan menyesuikan pendapatnya dengan pendapat oarang lain. orang tua akan mendidik anaknya dengan menanamkan kaidah kaidah.C.

kebiasaan untuk eberikan penalaran akan menumbuhkan kesadaran bahwa banyak alternatif sumber informasi dan ada banyak kemungkinan untuk mencapai tujuan. Sedangkn inti dari budaya demokrasi ini adalah kerjasama.Kontak kontak politik langsung yang dimaksud adalah pengalam nyata terlibat dalam politik entah sebagai pejabat pemerintah. kesederajatan. melainkan berbeda satu sama lainnya.Budaya demokrasi adalah pola pola sikap dan orientasi politik yang bersumber dari nilai nilai dasar demokrasi dan yang sudah seharusnya dimiliki oleh setiap warga negara dari sistem politik demokrasi. Kejujuran diperlukan agar hubungan antar pihak berjalan dengan baik tidak menimbulkan benih benih konflik. menghargai keanekaragaman.Unsur unsur budaya demokrasi ada beberapa hal yang antara lain yaitu sebagai berikut : 1. Sebagai nilai persamaan dalam berprilaku sebagai rakyat yang berdaulat adalah kita sebagai manusia harus mampu menghargai harkat dan martabat sesama manusia. B. Kontak kontak Politik Langsung.Penalaran adalah penjelasan mengapa seseorang memiliki pandangan tertentu. karena nilai demokrasi merupakan pedoman kebebasan untuk prilaku rakyat yang berdaulat. 2. Unsur unsur Budaya Demokrasi. 5. Sebagai nilai penghormatan kejujuran akan menubuhkan integritas diri. dan kompromi. membela tindakan tertentu.Toleransi adalah sikap dimana kita sebagai manusia hendaknya toleran yang berarti bahwa kita harus menghargai pendapat.Solidaritas adalah kesediaan untuk memperhtikan kepentingan dan bekerja sama dengan orang lain dalam hal ini manusia sama sama memiliki kebebasan untuk mempertimbangkan kepentingan pihak lain. Pengertian Budaya Demokrasi. menuntut hal serupa pada orang lain. toleransi. Misalnya kaum buruh yang bergabung dengan serikat buruh dan berdemonstrasi dari pengalaman tersebut seorang buruh dapat mengerti tentang berpolitik. kepercayaan.Media massa merupakan saran yang paling efektif karena media massa dapat memberikan banyak informasi bagi masyarakat luas termasuk politik baik tingkat nasional maupun tingkat internasional. namun dalam demokrasi berpandangan bahwa manusia yang berbeda beda itu pada hakekatnya sama sederajat. kebiasaan. 4. dan kesetiaan pada aturan aturan. sikap ini diperlukan dalam memelihara pemerintahan demokratis.Kebebasan bukan erupakan kelelusaan untuk melakukan segala hal tanpa batas tetapi kebebasan adalah keleluasaan untuk membuat pilihan atau melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi kepentingan bersama atas kehendak sendiri tanpa ada tekanan dari pihak manapun. Toleransi. disiplin.6. tetapi didepan Allah tetap sama. Selain itu toleransi dapat mendorong tumbuhnya sikap toleran terhadap keanekaragaman. dsb.5. Sebagai nilai penalaran dapat mendorong .secara tidak langsung para anggotanya dapat belajar bagaimana cara cara berorganisasi dengan bekal pengalaman ini maka para anggotanya tidak sungkan sungkan untuk bergabung dengan organisasi politik.Tuhan menciptakan manusia sebagai pribadi yang unik. pandangan. Demokrasi tidak berpendirian bahwa manusia itu semuanya sama. saling percaya. Solidaritas.6. Selain itu media massa juga merupakan sarana yang ampuh untuk membentuk sikap sikap dan keyakinan politik dan melalui media ini suatu ideologi dapat ditanamkan kepada masyarakat dan kebijakan kebijakan politik negara dapat disampaikan kepada rakyt melalui media ini. 3.pengurus partai ataupun yang lainnya entah bersifat positif atau negatif hal ini juga akan dapat merubah pemikiran dan keyakinan politik seseorang. Kebebasan. Menghormati Kejujuran. kelakuan. BAB II BUDAYA DEMOKRASI MENUJU MASYARAKAT MADANI A. Sebagai nilai solidaritas dapat menumbuhkan sikap batin dan kehendak untuk menempatkan kebaikan bersama diatas kepentingan pribadi. Menghormati Penalaran. Persamaan. Media Massa.Kejujuran adalah keterbukaan untuk meyatakan kebenaran. Kerena setiap manusia meiliki hal tersebut yang kadang kala berbeda dengan yang kita miliki.

DPR dapatv memberi mosi tidak percaya jika kabinet dala kinerjnya kurang baik. Jumlah sekolah bertambah banyak. Demokrasi Masa Orde Lama.Kedaban adalah tingginy tingkat kecerdasan lahir batin. Menjamin tegaknyav keadilan.§Demokrasi terpimpin adalah demokrasi yang segala kebijakan pemerintah berada di tangan presiden. Pemerintah pusat mendapatØ tantangan dari daerah yang terwujud dalam beberapa pemberontakan.D. Badan pengadilan menikmatiØ kebebasan dalam menjalankn fungsinya. tinggi terhadap negara dan keterkaitan dengan norma norma dan nilai nilai hukum yang diikuti oleh warga negara.v Kekuasaan eksekutif dijalankan oleh kabinet yang dipimpin oleh seorang perdana menteri dan bertanggung jawab pada DPR. pada masa pelaksanaan demokrsi ini Indonesia bentuk negaranya adalah kesatuan dengan bentuk pemerintahan republik. Nilai nilai tersebut keudian dijabarkan dalam kehidupan politik seperti nilai nilai yang diungkapkan oleh Henry B. Mayo. Membatasi penggunaan kekerasan sampai batas minimum.tumbuhnya ketebukaan pemikiran sosial dan politik.v Kekuasaan yudikatif dijalankan oleh badan pengadilan yang bebas.ØØ Pers bebas sehigga banyak variasi isi media massa. Berdasar pada nilai nilai ini masyarakat pendukung demokrasi mengembangkan budaya politiknya.C.7. Prilaku yang beradabadalah prilaku yang mencerminkan perhormatan dan mempertimbangkan kehadiran pihak lain sebagaimana tercermin dalam sopan santun dalam bertindak. Jikav kabinet bubar maka presiden akan menunjuk formatur kabinet untuk menyusun kabinet yang baru. Minoritas cina mendapat perlindungan dariØ pemerintah.§Cara kerja sistem demokrasi parlementer ini adalah sebagai berikut : Kekuasaanv legislatif dijalankan oleh DPR yang dibentuk melalui pemilu multipartai. Keadaban. Pelampauan batas wewenang. Kebijakan perdana menteri cenderungØ menguntungkan kepentingan partainya sendiri.S. Sedikit sekali terjadi keteganga diantara umatØ beragama. keswasebadaan. PengekanganØ hak hak asasi warga negara di bidang politik dala hal berserikat dan berkumpul.Ø Kabinet dan ABRI berhasilØ mengatasi pemberontakan. ekonomi dan megendalikan inflasi. nilai nilai tersebut seperti berikut : Menyelesaikan perselisihan secara damaiv dan melembaga. Terjadi perdebatan antara Soekarno dengan tokoh masyumi masalahØ penggantin Pancasila. Hikam masyarakat madani adalah masyarakat yang wilayah sosialnya terorganissi dan bercirikan antara lain kesukarelaan.adalah lembaga diluar dari lembaga peerintahan tetapi kedudukannya sama dengan lembaga pemeritah. Secara teori demokrasi ini adalah demokrasi yang berdasarkan pada Pancasila dan UUD 1945. Pemerintah berhasilØ melaksanakan program di bidang pendidikan. kewadayaan. kemandirian. Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia. Oleh sebab itu keadaban ini dijadikan pedoman dala berprilaku sebagai warga negara yang demokrasi dan santun. presiden kadang kala mencampuri urusan kehakiman. Pembentukan lembaga negaraØ ekstrakonstitusional. Dalam pelaksanaan demokrasi terpimpin ini ternyata banyak penyelewengan. Jika DPR mengajukan mosi tidak percaya lagi pada kabinetv yang baru maka DPR dibubarkan dan diadakan pemilu.Kekurangan dalam pelaksanaan demokrasi parlementer antara lain yaitu : Rata rata kabinetØ berusia pendek ( terjadi krisis kabinet ) sehingga program jangka panjang tidak terlaksana. bahkan dalam bidang pers juga da pembatasan sehingga pers mengalami kemunduran. presiden sering membuat suatu keputusan yangØ melebihi dari kewenangannya. Masyarakat Madani.vv Mengakui dan menganggap wajar keanekaragaman. Demokrasi Terpimpin 5 Juli 1959-1966.Kelebihan dalam pelaksanaan demokrasi parlementer. . Demokrasi Parlementer pada masa RIS dan berlakunya UUDS 1950. DPR dapat berfungsi dengan baik. Presiden hanya sebagai kepalav negara.menurut A. sedangkan kepala pemerintahan dipegang oleh perdana menteri. Masa kampanye yang terlalu panjang sehingga dalamØ masyarakat terjadi ketegangan. 1. Terjadinya hubungan yang tidak harmonis dalam tubuh ABRIØ sebagan condong kepada kabinet Wilopo dan sebagian lagi condong kepada presiden. Mentelenggarakan pergantian pemimpin secara teratur danv periodik. Penyelewengan itu tampak pada hal hal berikut ini : Pelanggaran prinsip kebebasan kekuasaanØ kehakiman. Menjamin terselenggranya perubahan masyarakat secarav damai.

7.Kehidupan politik pada masa orde baru ini jika dibandingkan dengan orde lama ternyata lebih buruk lagi hal itu dapat dilihat dari beberapa hal seperti berikut ini : Pebatasan hak hak politik rakyat. Kesetaraan bobot suara§ antara jumlah pemilih dengan jumlah kursi di parlemen.§2. 2. dasar penyelenggaraan pemerintahan yaitu atas dasar dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat jadi rakyatlah yang mempunyai kedaulatan dan mereka tidak menginginkan dirugikan oleh pemerintah yang diserahi kekuasaan untuk menjalankan pemerintahan. 6. Pembentukan lembaga ekstrakonstitusional yang berfungsi mengamankanØ pihak pihak yang potensial menjadi oposisi penguasa. dan banyak negara demokratis yang ingin berusaha mewujudkan praktik penyelenggaraan pemerintahan yang terbuka seperti dalam prinsip good governance. Pemilu yang tidak demokratis aparatØ peerintahan dan keamanan berusaha melakukan kecurangan agar golkar menang pemilu. mudah dipahami dan tidak disangsikan lagi kebenarannya. Sebagai sarana pendidikan politik bagi rakyat. walaupunØ secara formal kekusaan dibagi bagi tetapi dalam prekteknya kekuasaan tetap terpusat pada diri presiden. Keterbukaan. Partisipasi Masyarakat. 2. 8. Berorientasi pada Konsensus. ketiga. Persamaan hak kapanye. Kebebasan§ dalam memberikan suara. keterbukaan adalah akses bebas bagi setiap . Pengertian Keterbukaan.berikut ini ada delapan prinsip good governance yaitu adalah : 1. pemilunya. Fungsi Pemilu. Sebagai sarana pertanggungjawaban§ pejabat publik. hak pilih aktif dan pasif diberikan§ kepada warga negara dewasa tanpa diskriminasi. Keterbukaan adalah salah satu prinsip dari Good Governance.Ø dalam hal ini presiden memegang peran tertinggi dalam pemerintahan yang kadang kala melebihi dari batas kewenangannya. dalam hal ini rakyat memperoleh jaminan kebebasan untuk memilih wakilnya tanpa ada paksaan dan ancaman. Efektifitas dan Efisiensi. Demokrasi Masa Reformasi. Tersedianya pilihan§ yang signifikan misalnya tentang jumlah calon yang sudah pasti lebih dari satu. 3. 4. Peduli pada Stakeholder. kedua. Penyelenggaraan pemilu secara berkala atau§ periodik. Akuntabilitas. BAB III KETERBUKAN DAN KEADILAN A. Kejujuran dalam§ penghitungan suara. kekuasaan sering kali diselewengkan oleh si pemegang kekuasaan yaitu pemerintah. Sebagai sarana memilih pejabat§ publik ( Pembentukan pemerintahan ). Tegaknya Supremasi Hukum. Kebebasan nominasi rakyat bebas menominasikan wakil rakyat yng§ akan dipilih dalam pemilu. Demokrasi Masa Orde Baru.dan mekanisme dalam pemilu juga lebih baik lagiE. masing masing partai peserta§ pemilu memiliki hak yang sama dalam kampenye hal itu bisa dilihat semua parpol memperoleh jatah yang sama antara yang satu dengan yang lainnya. Visi Strategis. 5.1. 4.Pada negara negara demokrasi sering kali menerapkan prinsip prinsip keterbukaan karena keterbukaan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam penyelenggaraan suatu negara hal itu disebabkan karena.Keterbukaan atau transparansi adalah sesuatu yang menunjuk pada pada suatu tindakan yang memungkinkan suatu persoalan menjadi jelas. Hak pilih umum. pertama. 9. Berkaitan dengan pemerintahan keterbukaan atau transparansi berarti kesediaan pemerintah untuk senantiasa memberikan informasi faktual mengenai berbagai hal yang berkenaan dengan proses penyelenggaraan pemerintahan. jumlah partai plitikØ dibatasi menjadi 3 parpol. Ciri ciri Pemilu Demokratis. Pemilu.Demokrasi pada masa reformasi ini telah mengalami suatu perubahan yang mengarah lebih baik lagi daripada masa orde baru hal itu bisa dilihat dari siste pemerintahannya.Pengutamaan fungsi pimpinan. Kesetaraan. Pemusatan kekuasaan di tangan presiden.

3. sehingga tidak . Pengertian Keadilan.Keadilan adalah keadaan antar manusia dimana semua diperlakukan sama sesuai dengan hak dan kewajibannya masing masing. Adanya konsultasi publik yang dilakukanv secara sistematik oleh pemerintah.Dalam bidang ini terjadi ketertinggalan profesinalitas aparat yang artinya kemampuan aparat tidak sesuai dengan tuntutan perubahan jaman. dimana yang diutamakan adalah objek tertentu yang merupakan ha dari seseorang tersebut. 1. oleh sebab itu pemerintahan yang demokratis haruslah diselenggarakan secara terbuka. Macam Macam Keadilan. D.Adalah keadilan yang memberikan kepada masing masing orang apa yang menjadi haknya. C.Keadilan adalah memberikansesuatu yang tetap kepada orang lain sesuai dengan haknya.Adalah keadilan yang diberikan kepada masing masing orang apa yang menjadi bagiannya. 3.Kehidupan sosial budaya diwarnai dengan pendewaan materi dan budaya konsumtif. dan kehidupan dari adanya tindakan sewenang wenang. 2. misalnya : 1. Bidang Ekonomi. Ulpianus.Adalah keadilan yang memberikan kepda masing masing orang hukuman atau denda yang sebanding dengan pelanggaran atau kejahatan yang dilakukannya. Pieper.warga negara terhadap sumber informasi dalam hal ini warga negara berhak mengetahui apa saja yang dilakukan oleh pemerintah dalam rangka menyelenggarakan pemerintahanB. Bidang Pertahanan dan Keamanan.Keadilan adalah sikap yang didasrkan pada kehendak yang tetap untuk mengakui hak masing masing orang. Aristoteles. 2. E. Jika tidak maka akan menyebabkan apa yang dinamakan dengan korupsi politik yang dapat membawa akibat krisis di berbagai bidang kehidupan.Adalah keadilan yang memberikan perlindungan kepada pribadi pribadi yang ada dalam masyarakat yang berupa keamanan. 3. Pemerintahv menyediakan berbagai informasi faktual mengenai kebijakan kebijakan yang akan dan sudah dibuatnya.Keadilan merupakan tindakan memberikan sesuatu kepada masing masing orang sesuai dengan apa yang menjadi haknya. Keadilan Komutatif. Adanya peluang bagi publik dan pers untuk mendapatkanv atau mengakses berbagai dokumen pemerintah. 5.Lembaga lembaga politik seperti eksekutif. Franz Magnis Suseno. Para pejabat pemerintah lebih banyak menumpuk kekayaan sebesar besarnya tanpa peduli dengan moral dan etika. Terbukanya rapat rapatv pemerintah bagi publik dan pers. Keadilan Protektif. dan yudikatif tidak berfungsi secara optimal bahkan kadang kala kebijakan kebijakan yang mereka keluarkan tidak berpihak pada kepentingan umum dan bahkan lebih menguntungkan kepentingan mereka dan kelopoknya.Berbagai kegiatan ekonomi terutama yang bersinggungan dengan birokrasi selalu diwarnai dengan kolusi sehingga akibatnya ekonomi menjadi berbelit belit dan menjadikan para investor enggan berinvestasi. Bidang Politik. 4.Adalah keadilan yang meberikan kepada masing masing orang bagiannya yaitu berupa kebebasan untuk mencipta dengan kreativitas yang dimilikinya. 6.legisltif. 4. 4.Pemerintahan yang tidak terbuka kadang kala akan menjatuhkan pemerintahan itu sendiri. Keadilan Distributif.Adalah keadilan yang berdasarkan undang undang . Keadilan Kreatif. dimana yang menjadi subjek hak adalah individu sedngkan yanh menjadi subjek kewajiban adalah masyarakat. yang menjadi objek dari keadilan legal adalah tata masyarakat. Dampak Penyelenggaraan Pemerintahan yang tidak terbuka. 2. Keadilan Vindikatif. Keadilan Legal. Ciri ciri Keterbukaan Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Negara. Bidang Sosial Budaya dan Agama. 1.

menteri residen merupakan perwakilan tingkat tinggi yang dapat mengadakan hubungan langsung dengan kepala negara asing tempat mereka bertugas atau ditempatkan.Perwakilan Diplomatik ( Kedutaan Besar ) 1. B. BAB IVHUBUNGAN INTERNASIONAL A.Hubungan ini dalam Encyclopedia Americana dilihat sebagai hubungan antar negara atau individu dari negara yang berbeda baik berupa hubungan politis.mampu mendeteksi dini tentang gejolak sosial dan gangguan keamanan yang terjadi di dalam masyarakat. pola prilaku.Di dalam menjalin hubungan internasional masing masing negara pada umumnya melalui suatu lembaga. Apabila dianggap perlu dapat bertindak sebagai tempat pencatatan sipil.2.• Menciptakan pesahabatan yang baik antar negara dalam mewujudkan pelaksanaan tugas negara perwakilan diplomatik. D.D. ekonomi maupun hankam. maupun politik internasional. Dalam hal mengangkat duta dan konsul presidenv memperhatikan pertimbangan DPR. hukum internasional.• Mengabdi kepada kepentingan nasional dalam mewujudkan masyrakat adil dan makmur. Melindungi kepentingan negara pengirim dan warga negaranya di negara penerima di dalam batas batas yang diijinkan oleh hukum internsional. Fungsi perwakilan diplomatik menurut konggres Wina 1961. adalah hubungan antar bangsa dala segala aspeknya yang dilakukan oleh suatu negara untuk mencapai kepentingan nasional negara tersebut. Di Indonesia sehubungan dengan usaha menjalin hubungan internasional ini didasarkan pada UUD 1945 pasal 13 yang di dalamnya berisi tentang : Presidenv mengangkat duta dan konsul. Fungsi Perwakilan Diplomatik.Kepala kepala perwakilan diplomatik yang disebut sebagai duta besar. perdamaian abadi dan keadilan sosial. konsep ini berhubungan erat dengan subjek subjek seperti organisasi internasional. Tugas pokok perwakilan diplomatik. dan multilateral melalui berbagai macam forum sesuai dengan kepentingan dan kemampuan nasional. dan kebijakan suatu negara dalam berhubungan dengan negara lain ataupun dunia internaional. Mewakili negara pengirim di dalam negara penerima.Hubungan internasional menurut buku Rencana Strategi Pelaksanaan Politik Luar Negeri RI ( RENSTRA ). Jadi fungsi diplomatik dala arti politis adalah sebagai berikut :• Mempertahankan kebebasan Indonesia terhadap imperialisme dalam segala bentuk dan manifestasinya dengan melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan. yaitu lembaga diplomatik. Di dalam menjalin hubungan internasional ini sudah pasti masing masing negara selalu mendasarkan pada politik luar negarinya karena politik luar negeri adalah suatu strategi. budaya. Penegertian Hubungan Internasional. A. Memberikan keterangan tentang kondisi dan perkembangan negara penerima sesuai dengan UU dan melaporkan kepada pemerintah negara pengirim.B. Selain itu diplomat juga berfungsi sebagai perwakilan yuridis yang resmi dari pemerintah negaranya. Presiden menerima penempatan duta negarav lain dengan meperhatikan pertimbangan DPR. regional. diplomasi. Mengadakan perundingan masalah masalah yang dihadapi oleh kedua negara itu dan berusaha untuk menyelesaikannya. . duta. C. Menyelenggarakan hubungan dengan negara lain atau hubungan kepala negara dengan pemerintah asing. Di dalam melaksanakan tugasnya diplomat dapat berfungsi sebagai lambang prestise nasional negaranya di luar negeri dan mewakili kepala negaranya di negara penerima. C. Mengurus kepentingan negara serta warga negaranya di negara lain. B. Mengadakan persetujuan dengan pemerintah negara penerima. paspor. dsb.Perwakilan diplomatik ( Duta besar ) meilik tugas pokok yang antara lain sebagai berikut : A. Bagi bangsa Indonesia hubungan internasional ini di dasarkan pada politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif dengan tujuan meningkatkan persahabatan dan kerjasama bilateral.

Kekebalan hukum/ hak ekstrteritorial. Tugas umum perwakilan diplomatik.C. Menyesuaikan kepentingan bangsa lain dengan kepentingan nasional sesuai dengan tenaga dan daya yang ada. 4. Kuasa usaha tetap menjabat kepala dari suatu perwakilan.E.Atase ini dijabat oleh seorang perwira militer yang diperbantukan depertemen luar negeri dan diperbantukan di kedutaan besar serta diberikan kedudukan sebagai seorang diplomat yang bertugas memberikan nasihat di bidang militer dan pertahanan keamanan kepada duta besar berkuasa penuh. Pertukaran misi diplomatik. Memelihara hubungan persahabatan antara kedua negara. 2. oleh sebab itu diperlukan diplomasi yang baik. 4. Duta ( Gerzant ).Dalam arti nonpolitis hubungan diplomatik suatu negara diwakili oleh korps konsuler yang terbagi dalam kepangkatan sebagai berikut : .Dalam membina hubungan internasional diperlukan taktik dan prosedur tertentu untuk mencapai tujuan nasional suatu negara.Duta besar merupakan duta yang berada di tingkatan tertinggi dan epunyai kekuasaan penuh dan luar biasa dan biasanya ditepatkan di negara negara yang banyak menjalin hubungan timbal balik. B.D. 5.Di dalam menjalankan tugas tugasnya perwakilan diplomatik mempunyai beberapa perangkat yang antara lain yaitu : A. Status pejabat diplomatik. 2.Menteri residen dianggap bukan sebagai wakil pribadi kepala negara. 3. Duta besar berkuasa penuh ( Ambassador ). Menentukan apakah tujuan nasional sejalan atau berbeda dengan kepentingan negara lain. Mereka ini pada dasarnya tidak berhak mengadakan pertemuan dengan kepala negara dimana mereka bertugas.Atase adalah pejabat pembantu dari duta besar berkuasa penuh. Hubungan antar bangsa. Relasi ( Membina hubungan baik ).E. Kuasa usaha ( Charge de Affair ). 3. B. Negosiasi ( Perundingan ). Unsur unsur hubungan diplomatik. Perangkat perwakilan diplomatik. dia hanya engurus urusan negara. Proteksi ( Melindungi ) warga negaranya.Adalah wakil diplomatik yang pangkatnya lebih rendah dari duta besar. 4.Perwakilan Nonpolitis. Atase ini terbagi menjadi dua yaitu :1. D. Atase pertahanan. Peranan perwakilan diplomatik. dalam menyelesaikan segala persoalan kedu negara dia diharuskan berkonsultasi dengan pemerintahnya. Menetukan tujuan dengan menggunakan semua daya upaya dan tenaga dalam mencapai tujuan tersebut. 5.Kuasa usaha yang tidak diperbantukan kepada kepala negara dapat dibedakan atas : 1.Atase ini dijabat oleh seorang pegawai negeri yang tidak bersal dari depertemen luar negeri dan ditepatkan disalah satu kedutaan besar. Representasi mewakili negara yang bersangkutan. Oleh sebab itu perwakilan diplomatik mempunyai peran sebagai berikut : A. Menteri residen. Atase teknis. 3. Atase atase.Di dalam hubungan diplomatik terdapat unsur unsur antara lain yaitu : 1. 2. atase ini berkuasa penuh dalam menjalankan tugas tugas teknis sesuai dengan tugas pokok dari departemennya sendiri. Menggunakan sarana dan kesempatan yang ada dan sebaik baikya dalam menjalankan tugas diplomatiknya.Perwakilan diplomatik mempunyai tugas umum antara lain yaitu : 1. C.2. 5. Observasi ( Meneliti setiap kejadian ). Kuasa usaha sementara yang melaksanakan pekerjaan dari kepala perwakilan ketika pejabat ini belum atau tidak ada ditempat.

lambang negara.dalam hal ini polisi dan aparat keamanan tidak boleh msuk tanpa ada ijin pihak perwakilan yang bersangkutan. Konsul. Semua anggota harus mematuhi dengan ikhlas semua peraturan dan§ kewajiban kawajiban sesuai dengan piagam PBB. Dala hubungan internasional semua§ anggota harus menjauhi penggunaan ancaman dan .Hak ekstrateritorial adalh hak kebebasan diplomat terhdap daerah perwakilannya termasuk halaman bangunan serta perlengkapannya seperti bendera. BAB V ORGANISASI INTERNASIONAL A. Bidang bidang lain seperti : a) Memberikan paspor dan dokumen perjalanan kepada warga pengirim dan visa atau dokumen kepada orang yang ingin mengunjungi negara pengirim. 2.• Pembebasan kewajiban hadir dalam sidang pengadilan yang berhubungan dengan dinasnya sendiri. Agen konsul ini ditugaskan di kota kota yang termasuk kekonsulan. Wakil konsul diperbantukan kepada konsul atau konsul jenderal yang kadang diserahi pimpinan kantor konsuler.Melakukan pertukaran kebudyaan dan pelajar.C. • Hak Ekstrateritorial. B. Agen konsul.v• Hak Immunitas. B.Hak hak Perwakilan Diplomatik.surat surat dan dokumen bebas sensor.Konsul jenderal ebawahi beberapa konsul yang ditempatkan di ibukota negara tempat ia bertugas. Konsul jenderal. Bidang kebudayaan dan ilmu pengetahuan. Semua anggota harus§ menyelesaikan persengketaan internasional dengan cara damai tanpa membahayakn perdamaian dan keamanan internasional. b) Bertindak sebagai notaris dan pencatat sipil serta menyelenggarakan fungsi adinistratifnya. Peranan Organisasi Internasional.dengan hk ini para diplomat mendapat hak istimewa atas keselamatan pribadi serta harta bendanya.Hak immunitas adalah hak yang menyangkut diri pribadi seorang diplomat serta gedung perwakilannya.vBagi para anggota konsuller hak ekstrateritorial biasanya hanya menyngkut diri sendiri dan staffnya. mengawasi pelayanan. Organisasi Organisasi Internasional yang ada sekarang ini. C. dll. D.Konsul mengepalai satu kekonsulan yang kadang kadang diperbantukan kepada konsul jenderal.v Persamaan kedaulatan semua anggota§ anggotanya. mereka juga tidak tunduk kepada yuridiksi di dalam negara tempat mereka bertugas baik dalam perkara perdata maupun pidana.Organisasi internasional mempunyai peran yang sangat besar bagi suatu bangsa dalam rangka menjembatani kerjasama dengan negara lain dan juga organisasi ini membantu dari negara negara anggota dalam memajukan negaranya serta membantu perjuangan memperoleh kemerdekaan bagi anggota yang masih terjajah. pelaksanaan perjanjian perdagangan. 3. Duta Besar.1. yaitu berupa hak :• Kekebalan surat menyurat resmi tanpa sensor beserta arsip arsipnya.Organisasi internasional ini dibentuk dalam rangka untuk meningkatkan hubungan kerjasama antar negara dalam rangka memajukan bangsa dan menciptakan perdamaian dunia.PBB dibentuk atas dasar dari piagam Atlantik yang bertujuan untuk menjamin perdamaian dan keamanan internasional.• Pebebasan pajak setempat.1. Asas Organisasi PBB. Penegertian Organisasi Internasional.Tugas tugas yang berhubungan dengan kekonsulan antara lain mencakup bidang bidang sebagai berikut : A. promosi perdagangan. Konsul dan Wakil konsul. Bidang ekonomi.Organisasi internasional adalah suatu lembaga atau badan yang dalam rangka kerjanya atau ruang lingkup kerjanya mencakup dunia atau bersifat internasional jadi tidak terbatas pada suatu negara saja.Agen konsul diangkat oleh konsul jenderal dengan tugas untuk mengurus hal hal yang bersifat terbatas dan berhubungan dengan kekonsulan. c) Bertindak sebagai subjek hukum dala praktek dan prosedur pengadilan atau badan lain di negara penerima. Perserikatan Bangsa Bangsa. Tujuan Organisasi Internasional.Yaitu menciptakan tata ekonomi dunia baru dengan enggalakkan ekspor komoditas nonmigas.

vNATO merupaka organisasi kerjasama bidang militer di kawasan eropa barat. Struktur Organisasi OPEC. Meningkatkan§ penggunaan pertanian.3. Mengembangkan hubungan hubungan persaudaraan antar bangsa§ bangsa. OPEC.ASEAN adalah sebuah organisasi negara negara di kawasan Asia tenggara yang menganut asas keterbukaan bagi anggota anggotanya. Masyarakat Ekonomi Eropa. Meningkatkan perdamaian dan stabilitas§ regional dengan jalan menghormati keadilan dan tertib hukum. Dasar Pembentukan NATO. NATO. Memajukan perdagangan dan menjamin adanya persaingan bebas dan§ keseimbangan perdagangan antar negara anggota. Tujuan MEE. pada mulanya mereka membentuk ECSC dan EURATON.kekerasan terhadap negara lain. The Court of Justice ( mahkamah peradilan MEE ).§ Sekretariate yang menjalankan tugas sehari hari yang dipimpin oleh seorang sekretaris jenderal. dan jasa untuk meningktkan taraf hidup. soaial. Majelis Umum ( General Assembly ). Tujuanv OPEC. Struktur Organisasi MEE. Mempercepat pertumbuhan ekonomi. dan pengembengan§ kebudayaan di kawsan Asia Tenggara. Dasar Pembentukan OPEC. Tidak saling mencampuri urusan dalam negeri masing masing§ anggota.v Memelihara perdamaian dan keamanan§ internasional. perdagangan. ASEAN.§2. Dasar Pebentukanv MEE. Dewan Perwalian ( Trussteship Council )§ Mahkamah Internsional (§ International Court Of Justice ). Komite komite§ tetap dan khusus. Menjalankan kerjasama secara aktif.Berdirinya MEE adalah sebagai akibat perang dunia II di belahan Eropa yang menyebabkan negara negara Eropa mengalami kemiskinan dan perpecahan oleh sebab itu kemudian didirikan lembaga yang bergerak untuk memajukan dan membangun kembali negara negara Eropa secara bersama sama. Tujuan .v Assembly. Dasarv ASEAN. Menyelesaikan persengketaan secara damai. Dewan Ekonomi dan Sosial ( Economic And Social Council§ ). Saling menghormati terhadap kemerdekaan integritas teritorial dan§ identitas semua bangsa. industri. oleh sebab itu organisasi inilah yang nantinya dapat mencegah persaingan yang tidak sehat dari negara negara penghasil minyak. Struktur Organisasi ASEAN.§ Tidak menggunakan§ amcaman dan kekuatan militer. Tujuan Organisasi PBB. Boards of Governors ( dewan§ gubernur ) yang bertugas menata pelaksanaan kegiatan organisasi dan keputusan konferensi. organisasi ini dibentuk dalam rangka membendung pengaruh komunis USSR agar tidak meluas sampai kawasan eropa barat.§§ The Councils ( dewan menteri eropa ) Commissions ( badan pengurus harian§ MEE ). Secara politik mengtur hubungan§ dengan perusahaan perusahaan minyak asing atau pemerintah negara negara konsumen. Menghapuskan semua halangan§ yang menghambat laju perdagangan internasional. Mempertahankan harga minyak dan menentukan harga sehingga§ menguntungkan negara negara produsen. Mengakui hak setiap bangsa untuk penghidupan§ nasional yang bebas dari campur tangan dan intervensi serta urusan subversi dari luar. Meningkatkan§ kerjasama aktif dalam segala bidang kecuali militer.v Confference yang mempunyai§ kekuasaan tertinggi dalam menentukan kebijakan.v ASEAN§ Ministrial Meeting ( Sidang tahunan para menteri ). Strukturv Organsasi PBB.§§ Menjadikan PBB sebagai pusat usaha mewujudkan tujuan bersama. Memperluas hubngan dengan§ negara negara di luar PBB. Standing Committee (§ badan yang bersidang diantara dua sidang menlu negara ASEAN untuk mengenai masalah masalah yang memerlukan keputusan para menteri ).vOrganisasi ini didirikan agar masing masing negara anggota penghasil minyak dalam mengambil kebijakan dalam bidang perminyakan dan harga minyak dapat menguntungkan negara negara anggota atau produsen. Sekretariat nasional ASEAN pada setiap negara negara§ anggota. Menciptakan kerjasama dalam memecahkan masalah internasional.v Mengintegrasikan eropa dengan cara§ memajukan perekonomian.§v Tujuan ASEAN. Economic Commission Board ( dewan komisi ekonomi ) yang§ bertugas mengkaji dan mempersiapkan bahan bahan dan syarat syarat untuk konferensi terutama mengenai hal hal teknis bidang perminyakan.§4. memperbaiki taraf hidup dan memperluas lapangan kerja. Memelihara kerjasama yang erat dan beramanfaat dengan organisasi§ regional maupun internasional.§ Dewan Keamanan (§ Security Council ).5. Sekretaris Jenderal.v Asas ASEAN.

BAB VIPERJANJIAN INTERNASIONAL A. International Secretary§ dikepalai oleh sekretaris jenderal.8. SH. Memperkuat kerjasama§ antar negara negara anggota dalam bidang sos. Dasarv Pembentukan APEC. budaya dan bidang bidang yang lainnya. Tujuan APEC.vOrganisasi ini dibentuk dalam rangka menentang kekuatan militer inggris dan perancis di timur tengah dan zionis israel serta menuntut berdirinya negara palestina yang merdeka. Tidak menggunakan ancaman militer dalam kalangan internasional.v Struktur Organisasi OKI. Struktur Organisasi NATO.v Mengkoordinasikan berbagai kegiatan politik§ para negara angota sehingga terjamin kerjasama dan terpeliharanya kedaulatan setiap anggota. Meningkatkan hubungan kerjasama di bidang ekonomi bagi§ kemajuan den kesejhteraan bersama.§§ Membela negara anggota dengan pendirian bahwa ancaman pada satu anggota merupakan ancaman seluruh anggota NATO. Dasar Pebentukan GNB. 3. Mengupyakan seoptimal mungkin untuk menghilangkan§ rasialisme.pendidikan. Tujuan Liga Arab.Perjanjian internasional adalah suatu persetujuan antar negara yang menimbulkan hak dan kewajiban dari pihak pihak yang mengadakan perjanjian. Memperkuat kemampuan masing masing§ negara anggota untuk memperjuangkan kepentingan bersama termasuk dalam forum internasional. Mochtar Kusumaatmaja. Schwarzenberger. Tujuan GNB.Pebentukan organisasi ini dikarenakan situasi kawasan asia-pasifik yang tidak menentu akibat perkembangan situasi politik dan ekonomi dunia karena pengaruh perag dingin. Liga Arab.§ Bdan badan subsider yng§ bergerak dalam bidang sosial.Perjanjian internasional adalah suatu persetujuan antara subjek subjek hukum internasional yang menimbulkan kewajiban kewajiban yang mengikat dalam hukum internasional. Organisasi Konferensi Islam. Mengatur usaha usaha melindungi§ tempt tempat suci dan membantu perjuangan rakyat Palestina.budy. Konferensi kepala negara§ Sekretaris jenderal§ sebagai badan eksekutif. Tidk membenarkan§ meyelesaikan sengketa dengan kekerasan senjata.Perjanjian internasional adalah perjanjian yang diadakan antar bangsa yang bertujuan untuk menciptakan akibat akibat hukum tertentu.ek. G.9. rasialisme apartheid.NATO. Memperkuat perjuangan umat§ islam untuk melndungi martabat. ekonomi.§§ Mengurangi ketegangan antara blok barat dan timur.6. Wadah negara negara yang sedang berkembang.v Mendukung perjungan dekolonialisasi dan§ memegang teguh perjuangan melawan imperialisme. Membentuk§ suasana harmonis antar negara negara angota.v Menjalin kerjasama§ ekonomi antar bangsa di kawasan asia-pasifik atas dasar saling menguntungkan. Oppenheimer-Lauterpacht. Tujuan OKI. Melarang menggunakan kekerasan senjata§ dalampenyelesaian sengketa negara anggota.Organisasi ini bermarkas besar di Kairo dengan seorang sekretaris jenderal yang dibantu oleh Council sebagai badan tertinggi.vGerakan non-blok dibentuk atas dasar kerena terjadi persaingan antara dua negera besar beserta bloknya yaitu blok barat dan blok timur setelah perang dunia II . Struktur Organisasi Ligav Arab. Dasarv Pembentukan OKI.v§ North Atlantic Council merupakan dewan tertinggi.v Menyelesaikan persengketaan secara§ damai. Dasar Pembentukan Liga Arab. komunikasi dan§ kebudayaan dan sosial. 1.diskriminasi. Dr.B. Memupuk kerjasama di bidang ekonomi. APEC.kemandirian dan hak setiap negara islam. Gerakan Non-Blok. kolonialisme.dan kolonialisme dalam setiap bentuk.oleh sebab itu negara negara yang tidak tergabung dalam blok tersebut khawatir kalau persaingan tersebut pecah menjadi perang terbuka oleh sebab itu kemudian mereka memprakarsai terbantuknya GNB untuk mendesak kedua blok agar menghentikan persaingannya. Pengertian Perjanjian Inernasional. . Komite komite khusus. Millitary Comitee dipimpin oleh seorang§ panglima tertinggi.Organisasi ini dibentuk dengan alasa atau dasar untuk mempererat solidaritas negara negara islam di dunia.7.dan bidang bidang lainnya.v§ Memajukan solidaritas islam negara negara anggota. Prof. 2. Macam Macam Perjanjian Internasional. dan zionisme. Menyokong§ segala kegiatan usaha perdamaian dunia.

Penafsiran ketentuan perjanjian. Teoriv Pan Amerika setiap perjanjian itu mengikat negara yang mengajukan dengan menerima segala persyaratan yang ada dalam perjanjian tersebut.Proses pembuatan perjanjian internasional menurut kongres Wina tahun 1969 terdiri dari tiga tahap yaitu : Perundingan ( negotiation ).§ Pengesahan naskah perjanjian (§ authentication of the text ).§ Perundingan ( negotiation ). . Teori persyaratan Perjanjian§ Internasional. Harus dinyatakan secara resmi dan formal. misal batas negara. persyaratan. biasanya suatu perjanjian internasional dianggap mengikat jika perjanjian tersebut telah di ratifikasi oleh peserta. cara dan tanggal berlakunya. Penerapan perjanjian. misal§ penanggulangan AIDS. Perjanjian di bidang kesehatan.§ Penandatanganan (§ signature ).§ Perjanjian yang membentuk hukum yaitu perjanjian yang yang meletakkan ketentuan ketentuan hukum bagi masyarakat internasional secara keseluruhan. Menurut Proses Pembentukannya. Perjanjian di bidang politik. 3. C. Pelaksanaan Perjanjian Internasional.§Agar perjanjian memiliki daya guna yang baik maka masing masing negara peserta harus mempunyai penafisiran yang sama dengan negara peserta yang lain agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam penafsiran.fungsi fungsi penyampinnya dan masalah masalah yang timbul.D. Ketentun ketentun yang mengatur§ pengesahan teksnya. Teori Kebulatan Suara yaitu perjanjian internasional itu sahv jika diterima oleh semua peserta dalam pembuatan perjanjian tersebut. Unsur unsur§ Penting. Penandatanganan ( signature ). kecuali bila perjanjian tersebut dianggap berlaku sebelum dilaksanakan ratifikasi. Perjanjian yang§ bersifat penting yang dibuat melelui proses perundingan.§ 2. maka perjanjian itu mulai berlaku bagi negara tersebut. 2. 1. Perjanjian harus di patuhi dengan dasar asasv Pacta Sunt Servada.4. Masa berlaku sejak tanggal yang ditentukan atau§ menurut dari persetujuan dari peserta. Penerimaan naskah perjanjian ( adoption of the text§ ).1. Proses Pembuatan Perjanjian Internasional.§ Perumusan§ naskah perjanjian. Perjanjian antar negara yang§ dilakukan oleh banyak negara yang merupakan subjek hukum internasional.v Bermaksudv membatasi. Persyaratan Perjanjian Internasional.misal§ pakta pertahanan. 2.§ Ketaatan terhadap perjanjian. Menurut Hukum Positif Indonesia. Perjanjian di bidang ekonomi. 3. Wilayah penerapan (v Teritorial Scope ) suatu perjanjian mengikat wilayah negara peserta kecuali bila ditentukan lain.§ Perjanjian yang bersifat khusus yaitu perjanjian yang menimbulkan hak dan kewajiban bagi negara negara yang mengadakan perjanjian saja. Hal Hal Penting Dalam Perjanjian Internasional.§ Daya berlaku surut ( Retroactivityv ). 1. Berlakunya Perjanjian Internasional. meniadakan. atau megubah akibt hukum dan ketentuan ketentuan yang terdapat dalam perjanjian tersebut. Menurut Konggres Wina 1969. Menurut Isinya. penandatanganan dan ratifikasi. Penjajakan. misal IMF.§ Perjanjian§ di bidang hukum. Menurut Fungsinya. maka perjanjian itu mulai berlaku saat teks perjnjian tersebut disahkan.§ Perjanjian antara negara dengan subjek hukum internasional yang lain misal organisasi internasional. pada dasrnyav suatu perjanjian internasionaltidak boleh bertentangan dengan perjanjian serupayang mendahuluinya. Perjanjian antar subjek hukum internasional§ selain negara. Perjanjian menyusul ( Successive Treaty ). Perjanjian yang bersifat sederhana yang dibuat melalui dua§ tahap yaitu perundingan dan penandatanganan. Bila persetujuan suatu negara untuk§ diikat oleh perjanjian timbul setelah perjanjian itu berlaku. Jika tidak ada ketentuan atau§ persetujuan perjanjian mulai berlaku segera setelah persetujuan diikat dan dinyatakan oleh semua negara perunding.pernyataan persetujuan suatu negara untuk diikat oleh prjanjian. Pengesahan ( ratification ). Menurut Subjeknya. Kesadaran hukum nasionalnya yang berarti bahwa negarav yang menyetujui ketentuan ketentuan perjanjian yang sesuai dengan hkum nasionalnya.

Kedudukan negara yang tidak ikut dalam perjanjian internasional tidak memilik hak dan kewajiban. 7. Persetujuan ( Agreement ).paksaan tersebut berupa ancaman atau penggunaan kekerasan. 4. Terdapat penyalahgunaan atau§ kecurangan baik melalui kelicikan atau penyuapan. Deklarasi ( Declaration ). 12. 6.Persetujuan yang tidak resmi dan pada umumnya tidak dibuat oleh kepala negara.Traktat yand dapat bersifat resmi dan tidak resmi 13.berikut ini pengertian hukum internasional menurut : . Covennt.Persetujuan formal yang bersifat multilateral dan tidak berurusan dengan kebijakan tingkat tinggi. Adanya perjanjian baru antara peserta yang§ kemudian meniadakan perjanjian terdahulu. 2.E. Traktat ( Treaty ).Pengertian hukum internasional banyak sekali tokoh yang mengungkapkan. Negara peserta atau wakil kuasa penuh melanggar ketentuan§ ketentuan hukum nasionalnya.Perjanjian yang diadakan oleh lebih dari dua negara dan sering disebut sebagai Law Making Treaties karena mengatur hal hal yang menyangkut kepentingan umum. Pengertian Hukum dan Peradilan Internasional.Perjanjian internasional yang berupa teraktat dan dokumen tidak resmi.Perjanjian yang bersifat teknis atau administratif 5.Himpunan peraturan yang telah ditetapkan oleh persetujuan internasional. Charter. Pertukaran Nota. Salah satu pihak peserta perjanjian menghilang atau punahnya§ objek perjanjian tersebut. 3. 15. 11. Kedudukan Negara Bukan Peserta Perjanjian Internasional. Adanya unsur paksaan§ terhadap seorang wakil negara lain .4. Bertentangn dengan suatu kidah hukum§ internaional. Multilateral. Modus Vivendi Dokumen yang mencatat persetujuan internasional yang bersifat sementara. Jenis Jenis Perjanjian Internasional. Perjanjian§ secara sepihak diakhiri oleh salah satu peserta dan pengakhiran itu diterima oleh pihak lain.nama yang diundang dan masalah yang disetujui namun tidak di ratifikasi. Piagam ( Statute ). Istilah Istilah Dalam Perjanjian Internasional. Syarat syarat tentang pengakhiran§ perjanjian sesuai dengan ketentuan perjanjian telah dipenuhi. 14. 10. Adanya unsur kesalahan pada saat perjanjian§ dibuat. Ketentuan Umum ( General act ). Berakhirnya Perjanjian Internsional. 8. Adanya unsur penipuan dri negara peserta tertentu terhadap negara§ peserta lain saat perjanjian tesebut dibuat. Pakta ( pact )Istilah yang menunjuk suatu persetujuan yang lebih khusus dan membutuhkan ratifikasi. F. Ketentuan Penutup ( Final act )Ringkasan hasil konvensi yang menyebutkan negara peserta. Proses Verbal Catatan catatan konferensi diplomatik atau suatu kemufakatan.bahkan istilah tentang hukum internasional telah ada sejak jaman Romawi.Istilah dalam perjanjian internasional untuk pendirian badan yang bersifat administratif.Merupakan istilah untuk transaksi transaksi yang bersifat sementara. 1.1. Masa berlaku perjanjian tersebut telah§ berakhir. Pembatalan Perjanjian Internasional. Konvensi ( convention ).2. 9. Telah tercapainya§ tujuan dari perjanjian itu. 5.Perjanjian paling formal dari dua negara atau lebih dan mencakup bidang politik dan ekonomi. Adanya persetujuan dari peserta peserta untuk§ mengakhiri perjanjian tersebut.6. Bilateral. tetapi jika perjanjian tersebut bersifat multilateral maka negara yang tidak terlibat dapat menyatakan diri terikat dengan perjanjian tersebut.Persetujuan tentang anggaran dasar BAB VIISISTEM HUKUM DAN PERADILAN INTERNASIONAL A.Metode tidak resmi yang biasanya dilakukan oleh wakil wakil militer yang mengakibatkan timbul kewajiban kewajiban yang menyangkut mereka. Protokol ( Protocol ).Adalah perjanjian yang bersifat khusus karena hanya mengatur hal hal yang menyangkut kepentingan dua negara. Perikatan ( Arrangement ).

Asas kebangsaan. Asas kepentingan umum. Prof.aliran ini berpendapat bahwa kekuatan mengikat dala hukum internasional didasarkan pada hukum alam yang berasal dari tuhan.Perbedaannya adalah dalam hukum perdata internasional peroalan berkaitan dengan hukum perdata. Jadi hukum tidak terikat pada batas batas wilayah negara. asas asas uu hukum. Dr. Peradilan internasional ini . Karena hukum internasional dapat digunkan untuk meyelesaikan suatu sengketa antar negara tanpa harus terjadi suatu peperangan.Asas ini didasarkan pada wewenag negara utuk melindungi dan mengatur kepentingan dala kehidupan bermasyarakat. Persamaan hukum perdata internasionalv dengan hukum publik internasional. dalam hal ini negara dapat menyesuaikan diri dengan semua keadaan. yurisprudensi. 2.Peradilan internasional merupakan lembaga peradilan di tingkat internasional yang dibawah kendali dari mahkamah internasional. C.istilah ini serig dikenal dengan istilah hukum antar negara. oleh karena itu hukum internasional dianggap libih tinggi kedudukannya dari pada hukum nasional. misalnya negara dengan negara atau negara dengan subjek hukum lainnya. 2. J.sedangkan hukum publik internasional persoalan berkaitan dengan hukum publik.Persamaannya adalah bahwa kedua hukum ini sama sama mengatur hubungan hubungan antar persoalan persoalan yang melintasi batas batas negara. kebiasaan kebiasaan internasional.G. B.Pemberlakuan hukum internasional dala rangka menjalin hubungan antar bangsa harus memperhatikan asas asas berikut ini : 1. Menurut asas ini setiap warga negara dimanapun dia berada tetap mendapat perlakuan hukum dari negaranya. Aliran Naturalis yaitu aliran yang bersandar pada hak asasi atau hak hak alamiah. Peranan Hukum Internasional.Selain hukum perdata internasional masih ada satu lagi yaitu hukum publik internasional yaitu hukum yang mengatur negara yang satu dengan negara yang lainnya dalam hubungan internasional. Starke beliau mendefinisikan hukum internasional adalah sekumpulan hukum ( body of law ) yang sebagian besar terdiri dari asas asas dan karena itu biasanya ditaati dala hubungan antar negara.Berkaitan dengan peran hukum internasional yang paling essensial adalah bahwa hukum internasional adalah suatu sarana dalam mewujudkan perdamaian internasional atau dunia. 3.Asas ini berdasarkan pada kekuasaan negara untuk warga negaranya. Sumber hukum dalam arti material. Asas teritorial. contoh sumber hukum dala arti formal.negara melakanakan hukum bagi semua orang dan barang yang ada di wilayahnya. Sumber hukum dalam arti formal. artinya bahwa hukum dari negara tersebut tetap berlaku bagi awrga negaranya meskipun berada di negara lain.1. Mochtar Kusumaatmaja SH. pejanjian internasional. Asas asas dalam hukum internasional. Perbedaan hukum perdata internasional dengan hukumv publik internasional. 2. Aliran Positivisme aliran ini maendasarkan bahwa berlakunya hukum internasional berasal dari persetujuan bersama dari negara negara ditabah dengan asas Pacta Sunt Servda.1.Sumber hukum dalam arti material ini membahas tentang dasar berlakunya hukum suatu negara. Menurut dia hukum internasional adalah keseluruhan kaidah kaidah dan asas asas yang mengatur hubungan atau persoalan yang melintasi batas batas negara. E.di dalam sumber hukum dalam arti material ini terdapat dua aliran pemikiran yang berbeda dua aliran tersebut yaitu.Asas ini mendasarkan diri pada kekuasaan suatu negara atas wilayahnya. Sumber Hukum Internasional. Peranan Peradilan Internasional. dan pendapat pendapat para ahli hukum terkemuka. Jadi terhadap orag atau barang yang berada diluar wilayahnya maka berlaku hukum asing atau internasional. D. Jadi tanpa hukum internasional maka perdamaian dunia tidak akan tercapai.Di dalam hukum internaional mencakup beberapa macam antara lain yaitu hukum perdata internasional yaitu hukum yang mengatur hubungan hukum antara warga negara suatu negara dengan warga negara dari negara lain istilah ini sering dikenal dengan hukum antarbangsa.Sumber hukum internasional dala arti formal adalah sumber hukum yang paling utama dan memiliki otoritas tertinggi dan otentik yang dapat digunakan oleh Mahkamah Internsional dalam memutuskan suatu sengketa internasional.

Sistem peradilan internaional ini lebih tepatnya mengarah kepada komponen komponen yang ada dalam lembaga ini dalam rangka mewujudkan keadilan di dunia internasionl. 5.Yuridiksi dari mahkamah pidana internasional ini adalah memutuskan perkara perkara terbatas terhadap pelaku kejahatan internasional yang antara lain perkara perkara kejahatan genosida. Pemberontak dan Pihak dalam Sengketa. 6.3. Pengertian Hubungan Internasional .dan sosial. Panel Khusus dan Spesial Pidana Internasional ( The International Criminal Tribunals and Special courts )Panel khusus dan spesial pidana internasional ini adalah lembaga peradilan internasional yang berwenang mengadili para tersangka kejahatan internasional yang bersift tidak permanen ( Ad hoc ) yang berarti bahwa setelah selesai mengadili maka peradilan ini dibubarkan.berperan mengadili dan menyelesaikan semua perselisihan yang terjadi antar negara dengan jalan damai yang selaras dengan asas asas keadilan dan hukum internasional.2. Tahta Suci. para hakim ini dipilih dari 2/3 suara majelis negara pihak.WHO.vMahkamah pidana internasional ini beranggotakan 18 hakim yang bertugas selama 9 tahun .Negara adalah subjek hukum internasional ini sejalan dengan lahirya hukum internasional itu sendiri yaitu hukum antar negara. Ke 15 hakim tersebut direkrut dari warga negara anggota yang dinilai cakap di bidang hukum internaional. dan kejahatan agresi.Perseorangan dapat menjadi subjek hukum internasional karena seseorang tersebut dapat mengajukan atau diajukan kehadapan mahkamah internasional.v Komposisi Mahkamah Internasional.IRC dll. Palang Merah Internasional. 2 diantaranya merangkap ketua dan wakil ketua mahkamah internasional dengan masa jabatan 9 tahun. Belanda.Tahta suci ( Vatican ) merupakan peninggalan sejak jaman dahulu ketika paus bukan hanya kepala gereja Roma tetapi memiliki kekuasaan duniawi hal ini dibuktikan dengan adanya perwakilan diplomatik di berbagai negara.v Yuridiksi Mahkamah Internasional. contoh PBB. 2. contoh para penjahat perang. yuridiksi ini meliputi memutuskan perkara perkara pertikaian dan memberikan opini opini yang bersifat nasehat.politik. Fungsi utama Mahkamahv Internsional. dan paling tidak mereka berkompeten dalam bidangnya. Subjek Hukum Internasional. 1. F. 4.Yang dimaksud dengan yuridiksi adalah kewenangan yang dimiliki oleh mahkamah internasional yang bersumber pada hukum internasional untuk menegakkan hukum. kejahatan perang. Yuridiksi Mahkamah Pidanav Internasional. Orang Perseorangan ( Individu ). Negara. hak bebas memilih sistem ekonomi. hak menguasai sumber kekayaan alam di wilayah yang mereka kuasai. 3.Organisasi internasional sudah pasti enjadi subjek hukum internasional karena pebentukan organisasi ini didasarkan pada suatu perjanjian. G.komponen komponen tersebut antara lain yaitu :1.Komposisi mahkamah internasional yaitu terdiri dari 15 hakim. Komposisi Mahkamah Pidana Internasional.Menurut hukum perang peberontak dapat memperoleh kedudukan hak sebagai pihak yang bersengketa dan pemberontak dapat menjadi subjek hukum internasional karena mereka juga memiliki hak yang sama untuk menentukan nasibnya sendiri. Mahkamah Internasional ( The Interntional Court Of Justice )Mahkamah internasional ini merupakan lembaga kehakiman PBB yang berpusat di Den Haag. Mahkamah Pidana Internasional ( The International Criminal Court )Mahkamah pidana internasional ini bertujuan untuk menegakkan supremasi hukum internasional dan memastikan bahwa pelaku kejahatan berat internasional dipidana.Fungsi utama mahkamah internasional adalah menyelesaikan kasus kasus persengketaan internasional yang subjeknya adalah negara secara damai yaitu melalui jalur hukum internasional dan dibawah pengawasan PBB.Palang merah internasional ini merupakan organisasi internasional yang diperkuat dengan perjanjian iternsional oleh sebab itu organissi ini menjadi subjek hukum internasional. Sistem Peradilan Internsional. kejahatan kemanusiaan. Organisasi Internasional.

Kapitalisme membutuhkan bahan mentah bagi industri dalam negeri. Negara baru merdeka atau negara berkembang ingin meningkatkan kesejahteraan rakyatnya mereka melakukan hubungan ekonomi . Antar kelompok (Lembaga social dan keagamaan dan perdagangan yang melakukan kontak secara insidental. untuk memajukan kesejahteraan social 3. Pola hubungan ini dekat dengan neokolonoalisme. Namun mereka tidak memiliki modal dan tekhnologi. kebudayaan. B. kebudayaan. oleh karena bahan mentah itu banyak diluar negeri maka timbul kehendak untuk menguasai wilayah bangsa lain untuk menghisap kekayaan bangsa lain itu. b. Persahabatan b. social budaya dan hankam dalam rangka mencapai tujuan nasional bangsa itu.Menurut RENSTRA ( Rrencana Strategi Pelaksanaan Politik Luar Negeri Indonesia ) adalah hubungan antar bangsa dalam segenap aspeknya yang dilakukan suatu Negara yang meliputi aspek politik. perdamaian abadi dan keadilan sosial. Hubungan antar Negara ( negara yang satu dengan negara lainmengadakan kerjasama dalam bidang ekonomi. Wujud dari Hubungan Internasional : a. ahli hukum mengatakan bahwa hubungan internasional adalah hubungan antara bangsa. melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia 2. tekhnologi. Peperangan D. maka negara tadi bergantung kepada modal dan tekhnologi negara maju. dan untuk melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan. C. Persengketaan c. mengembangkan industri dan bersaing dengan negara maju di pasar global. Permusuhan d. Saling ketergantungan : hubungan ini terjadi antara negara-negara yang belum berkembang (negara-negara dunia ke tiga ) dengan negara maju. Pola Hubungan Internasional : a. Individual ( turis mahasiswa pedagang yang mengadakan kontak-kontak pribadi sehingga timbul kepentingan timbal balik di antara mereka ). mencerdaskan kehidupan bangsa 4. dll ). Hubungan Internasional merupakan kegiatan interaksi manusia antar bangsa baik secara individual maupun kelompok. periodik atau permanen). Penjajahan: bangsa yang satu menghisap bangsa lain yang disebabkan oleh perkembangan kapitalisme. c. yaitu : 1. Tujuan Nasional Bangsa Indonesia adalah sebagaimana yang termaktub dalam Pembukaan UUD 1945. b. Sifat Hubungan Internasional : a. ekonomi. yaitu usaha menguasai negara lain atas bidang ekonomi. idiologi .

Presiden memperhatikan pertimbangan DPR Ayat 3 Presiden menerima penempatan duta negara lain dengan memperhatikan pertimbangan DPR. terutama sumber daya manusianya. Sama derajat anatar bangsa : hubungan ini dilakukan dalam rangka kerjasama dalam rangka untuk mewujutkan kesejahteraan mereka. Bebas berarti : 1. . Bangsa indonesia aktif membela bangsa yang terancam keberadaan dan kedaulatannya atas dasar persamaan derajat tidak termasuk intervensi. c. Oleh karena itu nasionalisme bangsa indonesia tidak jatuh kepaham Chauvinisme dan kosmopolitisme. Pengankatan Duta dan Konsul serta penerimaan Duta dan Konsulk negara lain telah diatur dalam pasal 13 UUD 1945. bentuk negara dan sistem pemerintahan dari negara lain itu. Kosmopolitisme adalah pandangan yang melihat kosmos (seluruh Dunia ) sebagai polis (negeri sendiri ) sehingga cenderung melupakan nasionalisme yang sehat dan mengabaikan tugas terhadap bangsanya sendiri. Dalam Pancasila kodrat manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan YME yang merdeka dan sama derajatnya.atau kemiliteran negara atau kawasan tertentu tapi dengan cara mengindahkan proforma kemerdekaan politis. Dalam pergaulan itu terjadi saling memberi dan menerima bantuan dan pertolongan yang tidak mengikat. Menciptakan hidup berdampingan secara damai. Dalam pergaulan itu bangsa indonesia tidak Intervensi atau tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain. Itulah sebabnya bangsa indonesia memilih politik luar negeri Bebas Aktif. Oleh karena itu hubungan antar bangsa harus diwarnai dengan penghormatan atas kodrat manusia sebagai makhluk yang sederajat. tapa memandang idiologi. E. Banga Indonesia bebas bergaul denagn bangsa manapun. Disamping itu hubungan antar bangsa penting disebabkan : 1. Mengembangka penyelesaian masalah secara damai dan diplomasi. Menurut Mochtar Kusumaatmaja hubungan dan kerjasama antar bangsa itu timbul karena adanya kebutuhan yang disebabkan oleh pembagian kekayaan alam dan perkembangan industri yang tidak merata di dunia. Terkait dengan hubungan sama derajat sila kedua Pancasila mengajarkan bahwa hubungan antar negara atau antar bangsa harus bertolak pada kodrat manusia. Dalam pelaksanaan kerjasama dan hubungan Internasional Presiden sebagai kepala negara dibantu oleh Menteri dan Departemen Luar Negeri serta dibantu oleh para Duta dan Konsul yang diangkat oleh Presiden dan dibantu oleh Duta dan Konsul Negara lain yang diterimanya. Bangsa Indonesia aktif bekerjasama dengan bangsa lain untuk perdamaian dunia 2. yang berbunyi : Ayat 1 Presiden mengangkat duta dan konsul Ayat 2 Dalam hal mengangkat duta. Chauvinisme adalah paham yang mengagung-agungkan bangsa sendiri dengan memandang renfah bangsa lain. Pola hubungan ini sulit dilakukan terutama oleh negara-negara atau bangsa-bangsa yang serba ketinggalan dalam kualitas sumber dayanya. Arti Penting Hubungan dan kerjasama Internasional : Tidak satupun bangsa di dunia ini dapat membebaskan diri ketergantungan dengan bangsa dan negara lain. 2. 2. Aktif berarti : 1. 3.

Melaporkan (reporting) . Sebagai lambang. Membangun solidaritas dan saling menghormati antar bangsa. d. 3. F. Asas kepentingan umum Yaitu Negara dapat melindungi dan mengatur kepentingan dalam kehidupan masyarakat. berhak menegakkan hokum terhadap barang dan semua orang yang berada di wilayahnya. latihan perang bersama kerasp dilaksanakan untuk menampilkan kekuatannya. Fungsi dasar Diplomat ada 3 yaitu : a. dan untuk kepentingan Negara yang membuat propaganda.Perwakilan (refresentation) . Berpartisipasi dalam melaksanakan ketertiban dunia 5. : . 4. Ekonomi : Sarana ekonomi umumnya digunakan secara luas dalam hubungan internasional baik dalam masa damai maupun masa perang.Asas-asas dalam Hubungan Internasional : 1. Sebagai wakil yuridis yang sah dari Negara pengirim c. G. b. Sebagai perwakilan diplomatic suatu Negara di Negara lain. Maka dengan demikian demontrasi senjata.3. Kekuatan militer dan perang (show of Force): Peralatan militer yang memadai dapat menambah keyakinan dan stabilitas untuk berdiplomasi. Propaganda : usaha sistimatis untuk mempengaruhi pikiran. Perwakilan Negara di Luar Negeri : .Sarana Hubungan Internasional : a. Menjamin kelangsungan hidup bangsa dan nrgara di tengah bangsa-bangsa lain. Negara dapat menyesuaikan diri dengan semua peristiwa yang ada hubungannya dengan kepentingan umum. emosi demi kepentinagn masyarakat umum.Melindungi kepentingan negara dan warga negaranya di luar negeri. Asas ini memiliki kekuatan eksteritorial yaitu hokum Negara tersebut tetap berlaku bagi warga negaranya walaupun berada di Negara asing. Asas Kebangsaan yaitu kekuasan Negara atas warga negaranya. H. 2. Pada masa tertentu semua negara harus terlibat dalam perdagangan internasional agar dapat memperoleh barang yang tak dapat diproduksi dalam negeri. Diplomasi tanpa dukunagan militer yang kuat dapat membuat suatu negara tidak memiliki rasa percaya diri sehingga tak mampu menghindari tekanan dan ancaman negara lain yang dapat menggangu kepentingan nasuonalnya. Asas Teritorial yaitu hak dari suatu Negara atas wilayahnya. Namun yang lebih diutamakan bukanlah perang tetapi tindakan prevetif dalam hubungan internasional. c.perunding (negotiation) . prestise Negara pengirim b. sehingga terjadi ekspor dan impor. setiap warga Negara dimanapun ia berada tetap mendapat perlakuan hokum dari negaranya. Propaganda : lebih ditujukan kepada warga Negara lain dari pada pemerintahannya.. Hukum tidak terbatas oleh wilayah suatu Negara. Diplomasi : seluruh kegiatan untuk melaksanakan politik luar negeri suatu Negara dalam hubungannya dengan Negara dan bangsa lain.

Menteri Presiden (Minister President) adalah mereka yang tidak dianggab sebagai wakil kepala negara. Duta Besar memiliki kekuasaan penuh dan luar biasa dan ditempatkan pada negara yang punya hubungan erat dan banyak hubungan timbal balik. 2. duta. Duta Besar ( Ambassador) adalah tingkatan tertinggi dalam perwakilan diplomatik. tetapi kepada menteri luar negeri negara penerima. Duta (Gerzant) adalah setingkat lebih rendah dari duta besar. ada atase militer. kuasa usaha dan atase-atase. Sudah habis masa jabatan 2. 3. Karena tidak disenangi (di persona non grata ) 4. tetapi hanya ditempatkan untuk mengurus urusan-urusan negaranya. dll. E. ilmu pengetahuan antara negara pengirim dan penerima. biasanya ditempatkan pada negara yang tidak banyak hubungan timbal balik dan derajat kereratan hubungan lebih rendah dari pada negara yang mengirim duta besar.Wakil negara pengirim di negara penerima 2. 5. 3. Melindungi kepentingan negara dan warga negara pengirim sesuai hukum internasional. adalah tenaga ahli kedutaan. Hak Kekebalan (immunitet) Korps Diplomatik : .A. Dalam praktik internasional ada dua jenis perwakilan diplomatik : 1. seorang duta harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan pemerintah negaranya. Mengadakan perundinagn dan persetujuan dengan negara penerima. 4. kuasa usaha tidak diperbantukan kepada kepala negara. yang ditugaskan tetap pada suatu negara tertentu untuk saling memberikan hubungan rutin antar negara tersebut. atase perekonomian. Mengetahui keadan dan perkembangan di negara penerima dengan cara yang syah sesuai dengan Undang-undang dan melaporkannya kepada negara pengirim. Segala persoalan yang menyangkut ke dua negara. Tugas ini dilakukan oleh perangkat diplomatik yang meliputi duta besar. Atase-atase. Perutusan Tetap. Ia ditarik oleh pemerintah negaranya 3. C. pendidikan dan kebudayaan.Tingkatan dan Kepangkatan Perwakilan Diplomatik : Tingkatan dan kepangkatan perwakilan diplomatik menurut menurut Kongres di Aachen tahun 1918 sbb : 1. Kuasa Usaha (Charge D’affair). 5. Negara penerima perang dengan negara pengirim. Berhubungan dengan kepala negara negara penerima melalui menteri luar negeri negara penerima. Fungsi. 4. D. Memelihara persahabatan serta membina hubungan ekonomi. Segala persoalan. Kedutaan Besar. Dalam beberapa hal seorang duta besar dapat memutuskan sesuatu yang menyangkut negaranya tanpa berkonsultasi dengan kepala negaranya terlebih dahulu. yang ditempatkan pada suatu organisasi internasional (PBB). Hak dan Kewajiban Perwakilan Diplomat menurut Konvensi Wina tahun 1961 : 1. 2. B. Perwakilan Diplomatik : adalah lembaga kenegaraan di luar negeri yang bertugas dalam membina hubungan politik dengan negara lain. Berakhirnya Fungsi Misi Perwakilan Diplomatik : 1. atase pendidikan dan kebudayaan.

bebas mendirikan tempat ibabad dilingkungan kedutaan. melakukan fungsi administratif yang tidak bertentangan dengan peraturang negara penerima. Hak Kekebalan atau Kebebasan Korps Diplomatik. F. b. d gen Konsul.a. kebudayaan dan iptek ke dua negara. iasanya ditempatkan di kota-kota yang termasuk kekonsulan. diangkat oleh konsul jenderal atau oleh konsul untuk engurus hal tertentu yang berhubungan dengan daerah kekonsulan. yang memang harus diserahkan pada polisi setempat. c. melainkan mendapat honoraruium atas jasa-jasanya itu. 1. Gedung perwakilan negara asing tidak boleh digeledah atau dimasuki oleh petugas kehakiman. G. Kadang diperbantukan kepada konsul jenderal atau Konsul. hak kekebalan dalam daerah perwakilan seperti daerah kedutaan besar. Arsip-arsip. Memajukan hubungan perdagangan. Melindungi kepentingan negara pengirim dan warga negaranya. Hak Ekstrateritorialitas. Fungsi seorang pejabat konsuler telah berakhir 2. Tingkatan kepangkatan perwakilan konsuler : a. Berakhirnya misi perwakilan konsuler : 1. Kecuali pelaku kejahatan. badan hukum sesuai dengan hukum internasional ( sesuai batas-batas yang di izinkan). daerah kedutaan termasuk halaman dan bangunannya dimana terpancang bendera dan lambang negara itu. Perwakilan Konsuler : adalah lembaga kenegaraan di luar negeri yang bertugas dalam membina hubungan non politik dengan negara lain. 4. tanpa seizin kepala perwakilan diplomatik yang bersangkutan. Mengeluarkan paspor dan Visa atau dokumen perjalanan kepada warga negara pengirim. Warga negara yang mencari perlindungan digedung perwakilan diplomatik tidak dapat ditanmgkap begitu saja melainkan harus melalui perundingan dengan kepala perwakilan setempat. mengepalai kantor wakil konsulat yang ada didalam satu daerah kekonsulan. 3. Konsul . Orang yang masuk tanpa izin bisa dikeluarkan. Tugas pokok konsul kehormatan adalah menghubungkan perdagangan ke dua negara. 2. surat-surat ataupun telegram tidak boleh dibuka oleh polisi. Pejabat ini tidak mendapat gaji. bebas pemeriksaan atas tas diplomatik. setiap anggota korps diplomatik harus tunduk kepada hukum dan peraturan kepolisian setempat namun tidak dapat dituntut dimuka pengadilan. ekonomi. Berdasarkan hukum internasional daerah itu dipandang sebagai daerah negara pengirim. H. Fungsi Perwakilan Knsuler menurut Konvensi Wina : 1. Mereka dibebaskan dari pajak dan bea cukai. konsul mengepalai suatu kekonsulan yang membawahi satu daerah kekonsulan kadang-kadang diperbantukan konsul Jenderal. hakim tersebut. polisi. membawahi beberapa konsul yang ditempatkan di ibu kota negara tempat ia bertugas. Konsul Jenderal. Ada konsuler yang bersifat tetap ada konsuler kehormatan. b. Bertindak sebagai notaris dan panitera sipil. Penarikan dari negara pengirim . Konsul Muda.

Indonesia – Malaysia (ekstradisi). PERJANJIAN INTERNASIONAL 1.a. 2. Definisi lain Perjanjian Internasional adalah kesepakatan antara dua atau lebih subyek hukum internasional (lembaga internasional. Mochtar Kusumaatmaja. Perjanjian multilateral adalah diadakan oleh banyak negara untuk mengatur kepentingan bersama negara-nebara peserta perjanjian tersebut. Bilateral adalah perjanjian antar dua negara unutk mengatur kepentingan kedua belah pihak. Contoh perjanjian bilateral : Indonesia – Cina (dwikewarganegaraan). Mempunyai hak ekstrateritorial (tidak tunduk pada kekuasaan peradilan) B. 4. Korps Diplomatik : 1. lembaga-lembaga internasional dan negaranegara. Perbedaan perwakilan diplomatiok dengan perwakilan konsuler: A. Memelihara kepentingan negaranya dengan melakukan hubungan dengan pejabat tingkat pusat. Korps Konsuler : 1. Intrumen pembentuk perjanjiannya ad.3. Jumlah pesertanya. Dalam definisi ini subyek hukum internasional yang mengadakan perjanjian adalah anggota masyarakat bangsa-bangsa. 2. J. . Cara berlakunya e. Srtrukturnya c. 3. Satu negara dapat mempunyai lebih dari satu perwakilan konsuler. Satu negara hanya memiliki satu perwakilan diplomatik di negara penerima. 4. Memelihara kepentingan negaranya dengan melaksanakan hubungan dengan pejabat tingkat daerah (setempat). Objeknya d. Konvensi Wina (diplomatic). negara) yang menurut hukum internasional menimbulkan hak dan kewajiban bagi para pihak yang membuat kesepakatan. b. Pemberitahuan bahwa ia bukan lagi sebagai anggota staf konsuler I. perjanjian internasional adalah perjanjian yang diadakan anatara anggota masyarakat bangsa-bangsa yang bertujuan untuk mengakibatkan akibat hukum tertentu. 2. Tidak mempunyai hak ekstrateritorial (tunduk pada pelaksanaan kekuasaan peradilan). Pengertian perjanjian internasional a. yaitu perjanjian bilateral dan multilateral. Macam Perjanjian Internasional : Perjanjian internasional dapat dibedakan berdasarkan beberapa kriteria. Contoh multilateral adalah Konvensi Jenewa (perlindungan korban perang). Berhak mengadakan hubungan yang bersifat non politik 3. Jumlah pesertanya b. yaitu : a. Indonesia-Tailand (garis batas laut Andaman) dll. Berhak mengadakan hubungan bersifat politik.

Declaration. ad. 3. cara ini dupakai apabila materi atau yang diperjanjikan itu dianggap sangat penting maka perlu persetujuan DPR. Dari segi cara berlakunya. Protocol. Comvention. Perjanjian internasional lisan ( international oral agreement). perjanjian internasional dibedakan antara perjanjian yang berisi soal-soal politik. c. ratifikasi atau pengesahan).b. e. Perjanjian internasional yang dibentuk melalui 2 tahap yaitu ( perundingan dan penandatanganan) dipakai untuk perjanjian yang tidak begitu penting. seperti Treaty. sepertithe London Agreement (keanggotaan Dewan Keamanan PBB). 2. Indonesia-Cina. Arrangement. perundingan. Statute. Dari segi intrumennya. perjanjian internasional itu ada dua. dll ad. Wina. Constitution. yaitu perjanjian bersifat self-executing (berlaku dengan sendirinya)yaitu perjanian itu langsung dapat berlaku setelah diratifikasi oleh negara peserta) dan non self. dengan perjanjian yang berisi soal-soal ekonomi.Konvensi Hukum Laut Internasional (laut teritorial. Dalam Undang-undang RI No. Charter. Dari segi objeknya. Sedangkan perjanjian internasional lisan adalah setiap perjanjian internasional yang doekspresikan melalui instrumen-instrumen tidak tertulis. . Agreement. yaitutertulis dan lisan. berjangka pendek. Tahap Pembuatan Perjanjian Internasional : Menurut Mochtar Kusumaatmaja ada dua macam cara pembentukan perjanjian internasional : a. adalah pernyataan suatu negara yang disampaikan oleh wakil negara itu dan ditujukan kepada negara lain. penyelesaian cepat. penandatanganan. Dari segi strukturnya yaitu ada perjanjian yang bersifat Law Making Treaties adalah perjanjian yang mengandung kaidah hukum yang berlaku bagi semua bangsa di dunia. zona bersebelahan. ZEE dan landas benua). d. 3. b. budaya. dll ad. seperti : 1. perumusan naskah. Sedangakan ada perjanjian yang bersifat treaty contract adalah perjanjian yang menimbulkan hak dan kewajiban hanya bagi negara yang mengadakan perjanjian saja. seperti Perjanjian perdagangan. perjanjian yang dibuat tidak tegas. dari Negara atau subyek hokum internasional lainnya. Menurut Hukum Positif Indonesia. Perjanjian internasional yang dibentuk melalui 3 tahap yaitu (perundingan. dll ad. Perjanjian internasional tertulis adalah perjanjian yang dituangkan dalam instrumen-instrumen pembentuk perjanjian yang tertulis dan formal. 24 tahun 2000 ditegaskan bahwa pembuatan perjanjian internasional dilakukan melalui tahap ( penjajakan. Covenant. jika berlakunya perjanjian itu harus dilakukan perubahan undangundang di negara peserta terlebih dahulu. seperti Indonesia-Malaysia.executing. pada pasal 11 ayat 1 UUD 1945 dosebutkan bahwa Presiden dengan persetujuan DPR membuat perjanjian dengan Negara lain. penerimaan dan penandatanganan). hukum laut. artinya keberadaan perjanjian itu hanya dapat diketahui melalui penyimpulan suatu tingkah laku baik aktif atau tidak aktif. Perjanjian diam-diam (tacit consent atau tacit agreement). Deklarasi Unilateral atau deklarasi sepihak ( unilateral declaration). yang diperjanjikan adalah hal-hal yang disepakati secara lisan. Seperti konvensi Jenewa.

Indonesia dengan Thailand tentang garis batas laut Andaman sebelah utara selat Malaka 1071. Konvensi (Convention) persetujuan formal bersifat multilateral yang tidak berurusan dengan kebijaksanaan tingkat tinggi (haigh Plicy) dilegalisasi oleh wakil yang berkuasa penuh. 2. Penandatanganan (Signature). 3. Konvensi wina 1961 tentang Hubungan Diplomatik. Traktat (treaty) perjanjian paling formal merupakan persetujuan dua negara atau lebih mencakup perjanjian bidang politik dan ekonomi. Tidak diratifikasi karena sifatnya tidak seresmi atau seformal traktat atau konvensi. ISTILAH-ISTILAH DALAM PERJANJIAN INTERNASIONAL : 1. Contohnya :Konvensi Jenewa 1949 tentang perlindungan korban perang. Tapi perjanjian belum dapat diberlakukan sebelum diratifikasi oleh masingmasing negara. Konvensi Hukum Laut Internasiobnal 1982 tentang laut teritorial (200 mil). oleh sebab itu perjanjian bilateral bersifat ‘tertutup’ dalam arti tertutup kemungkinan bagi negara lain untuk ikut serta dalam perjanjian tersebut. Indonesia dengan Australia tentang Pertahanan dan Keamanan kedua negara 1995. 2. c. Protokol (Protocol) persetujuan tidak resmi umumnya tidak dibuat oleh kepala negara yang mengatur masalah-masalah tambahan seperti penafsiran klaususl-klausul tertentu ( Klausul = ketentuan tambahan sebuah perjanjian). Zona Ekonomi Eksklusif (200 mil). 4. biasanya dilakukan oleh menteri luar negeri atau kepala pemerintahan. Multilateral yang disebut juga Law Making Treatis biasanya mengatur hal yang berkaitan dengan kepentingan umum dan bersifat terbuka dala arti tidak hanya mengatur kepentingan negara yang mengadakan perjanjian itu tetapi juga kepentingan negara lain yang tidak turut serta dalam perjanjian itu (bukan Peserta). kepala pemerintahan. perundingan tahap pertama tentang objek tertentu.Menurut Konvensi Wina 1969 tentang Hukum Perjanjian Internasional disebutkan tahap pembuatan perjanjian internasional dilakuakn melalui tahap: a. Bilateral bersifat khusus (Treaty Contract) karena hanya mengatur kepentingan ke dua negara. Penandatanganan hanya bersifat sementara dan harus dikuatkan dengan pengesahan atau penguatan yang disebut ratifikasi. Ratifikasi perjanjian internasional dapat dibedakan sbb: 1. Pengesahan (Ratification). Ratifikasi oleh badan eksekutif. Zona Bersebelahan (24 mil). Landas Benua (lebih 200 mil). diwakili oleh kepla negara. JENIS PERJANJIAN INTERNASIONAL 1. . 3. Ratifikasi oleh badan Legislatif atau DPR. Perundingan (Negotiation). biasanya dilakukan oleh raja absolut dan pemerintahan otoriter. Ratifikasi campuran antara DPR (legislatif) dengan Pemerintah (Eksekutif). Contohnya : Indonesia dengan RRC (1955) tentang Penyelesaian dwikewarganegaraan. menteri luar negeri atau duta besar dengan menunjukkan Surat Kuasa Penuh (full powers) b. 2.Parlemen tapi jarang digunakan. Indonesia dengan Malaysia tentang Ektradisi 1974. Persetujuan (Agreement) perjanjian bersifat tekhnis atau administratif.

Prancis. 12. Deklarasi (declaration) yaiut perjanjianinternasinal yang berbentuk traktat dan dokumen tidak resmi. 6. Negara anggota mematuhi piagam PBB 3. mandarin. b. memberantas kemiskinan. Dan Sekjen PBB sekarang adalah Ban Kimon dari Korea Selatan. penyakit menular. Ketentuan Penutup (final Act) ringkasan hasil konvensi yang menyebutkan negara peserta. Piagam (Statute) yaitu himpunan peraturan yang ditetapkan leh persetujuan internasional baik mengenai pekerjaan atau kesatuan tertentu seperti pengawasan internasional yang mencakup tentang minyak. atau catatan suatu pemufakatan. Modus Vivendi dokumen untuk mencatat persetujuan internasional bersifat sementara. Cina dan Prancis. 2. Memvantu masyarakat dunia lebih sejahtera. Tidak diratifikasi. 9. Inggris. Covenant yaitu anggaran dasar LBB (Liga Bangsa-Bangsa). 11. Magna Charter. nama utusan. sampai perjumpaan permanen. Tidak diratifikasi. PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) United Nations Berdiri pada tanggal 24 Oktober 1945 diprakarsai oleh 5 negara antara lain Amerika serikat. 15. Menjaga perdamaian dunia 2. Perikatan ( Arrangement) adalah istilah yang digunakan untuk transaksi yang sifatnya sementara.5. Inggris. 4. buta aksara. terinci dan sistimatis serta tidak memerlukan ratifikasi. 7. Pakta (fact). Mengembangkan persahabatan antar bangsa 3. Ketenrtuan Umum (General Act) traktat yang bersifat resmi dan tidak resmi. 13. Kelima Negara tersebut sekarang sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB yang memegang hak Veto yaitu hak untuk membatalkan atau memveto keputusan dewan keamanan PBB. Negara anggota memiliki kedaulatan sederajat. Tujuan PBB: 1. Misalny Pakta Warsawa (mengenai Pertahanan ). 8. lapangan kerja. Pertukaran Nota yaitu metode tidak resmi namun banyak digunakan. 10. Negara-negara menyelesaikan perselisihan dengan cara damai 4. Charter adalah istilah dalam perjanjian internasional untuk pendirian badan yang melakukan fungsi administratif. Contoh Piagam Kebebasan Transit. Biasanya diulakukan oleh wakil-wakil militer dan negara dan bisa bersifat multilateral dan melahirkan kewajiban bagi yang mengadakannya. Rusia. Misalnya Atlantic Charter. Menjadi pusat bangsa –bangsa dalam pencapaian tujuan PBB diatas. Bahasa persidangan PBB adalah bahasa Arab. Rusia dan Spanyol. 14. menghentikan pengrusakan lingkungan dan penghormatan HAM. Negara-negara menghindari penggunaan kekerasan atau ancaman kekerasan. Prinsip-Prinsip PBB: 1. . ORGANISASI INTERNASIONAL A. Proses Verbal catatan atau ringkasan atau kesimpulan konferensi diplomatik. a.masalah yang disetujui konferensi dan tidak diratifikasi. menunjukkan suatu persetujuan yang lebih khusus dan membutuhkan ratifikasi.

Negara anggota membantu PBB c. kepulauan Solomon adalah bekas jajahan Jerman. ekonomi. FAO (Food and Agriculture Organization) organiasai Pangan dan Pertanian. Dewan ini memiliki hak Veto yaitu hak untuk memblokir atau menolak keputusan Dewan walaupun ke 14 anggota dewan yang lain menyetujui keputusan yag bersangkutan. Dewan Perwalian (Trusteeship Council) : Dewan ini bertugas menyelenggarakan pemerintahan dan melakukan pengawasan terhadap wilayah-wilayah yang masuk kategori trust territories (wilayah peerwalian). Amerika serikat) dan 10 negara anggota tidak tetap yang dipilih oleh Majelis Umum untuk masa jabatan 2 tahun. UNICEF (United Nations Shildren’s Fund) Dana Kanak-Kanak Perserikatan Bangsa-Bangsa yang memberikan bantuan untuk rencana-rencana kesejahteraan ibu dan anak di selurug Negara di dunia. Badan /Alat Perlengkapan PBB: 1. Kemudian Negara bekas jajahan Turki seperti Jordania dan Palestina. 3. Anggaotanya 15 negara yang terbagi menjadi 5 anggota tetap (Inggris. Pada bulan Desember menjadi anggota PBB. Dewan Keamanan PBB (Security Council) : Adalah badan PBB yang fungsinya memelihara atau mempertahankan perdamaian dan keamanan internasional. Rusia. 3. Memelihara keamanan dan perdamaian internasional 2. Dewan ini merekomendasi kepada majelis umum yang berkaitan dengan pembanguna ekonomi. Fungsinya sebgai forum untuk membahas masalaha yang menjadi keprihatinan dunia. Bersidang setiap tahun. masalah lingkungan dan Hak Asasi Manusia. namun bias dibatalkan oleh 1 negara dari anggota Dewan tersebut. UNESCO (United Nations educational Scintific and Cultural Organization) Organisasi Pendidikan. Contoh Negara Togo dan Kamerun. Sistem perwalian itu di selenggarakan dalam rangka : 1. . Mendorong peenghormatan HAM dan saling ketergantungan sesame bangsa. Badan ini mengkoordinir badan-badan seperti WHO (World Health Organization) oeganisasi kesehatan Dunia. Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan. ILO (International Labour Organization) organisasi Perburuhan Internasional.5. Prancis. sosbud penduduk setempat. Memajukan politik. Fungsi dewan ini adalah bertanggug jawab atas kegiatan social PBB. Majelis Umum (General Asembly) : Angotanya semua Negara anggota PBB. Dewan Ekonomi dan Sosial (Economic and Social Council) : Anggotanya terdiri dari 54 negara dan setiap tahun dipilih 18 anggota baru oleh Majelis Umum PBB untuk masa jabatan 3 tahun. Cina. 2. Keputusannya tidak mengikat anggota PBB karena hanya bersifat rekomendasi namun berbobot karena merupakan hasil pandangan mayoritas Negara di dunia. Negara yang terakhir yang mencapai kemerdekaannya pada Bulan November 1994 adalah Palau. 4. Wilayah perewalian adalah wilayah bekas jajahan yang ditempatkan dalam satu system perwalian sebagai satu cara agar Negara-negara anggota bertanggung jawab atas wilayah tersebut (biasanya Negara bekas penjajahnya) dan menngkatkan kemajuan wiulayah itu menuju kemerdekaannya. Bersidang setiap tahun selama satu bulan.

4. Bertujuan memelihara perdamaian abadi dengan memajukan keadilan ekonomi. Mahkamah Internasional selain mengadili perkara dapat juga memberikan nasihat hokum kepadamajelis Umum. Italia. 6. Swiss. Dewan Keamanan PBB. 3. Swiss. IBRD ( International Bank of Reconstruction and development) yaitu bang pembangunan dan perkembangan internasional yang didirikan pada tanggal 27 Desember 1945 bertyujuan membantu pembangunan dan perkembangan daerah-daerah milik anggota PBB untuk memudahkan penanaman modal untuk tujuan produktif. pengetahuan. WHO (World Health Organization) yaitu organisasi kesehatan Dunia yang didirikan pada tanggal 7 April 1948 bermarkas di Jenewa . Badan Khusus PBB (Specialized Agencies) : 1. Negara lain yang bukan statute Mahkamah Internasioanl dengan syarat yang telah ditetapkan. 2. Badan ini bertujuan meningkatkan perdamaian dan effisiensi produksi dan distribusi hasil makanan dan pertanian. Sekjen sekarang Ban Kimon dari Korea selatan. Bertujuan memajukan kerjasama moneter internasional dan perluasan perdagangan internasional. stabilitas pertukaran uang. UNESCO (United Nations educational Scintific and Cultural Organization) . Amerika Serikat. hutan. Sekretariat (Secretariat) : Badan ini terdiri atas satu orang sekretaris Jenderal dan staf yang diperlukan. yaitu Organisasi Pendidikan. ILO (International Labour Organizatiaon) yaitu Organisai buruh internasional didirikan pada tanggal 11 April 1919 bermarkas di Jenewa. bertujuan mencapai tingkat kesehatan yang tertinggi bagi semua rakyat di dunia. 5. Sekretaris Jenderal diangkat oleh Majelis Umum atas usul Dewan Keamanan PBB. Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan yang didirikan pada tanggal 4 November 1946 bermarkas di Paris. perbaiki hidup penduduk desa. Prancis. social dan memperbaiki syarat perburuhan dan tingkat kehidupannya. Pihak yang dapat mengajukan perkara ke Mahkamah internasional : 1. Dewan keamanan atas permohonan badan tersebut dan badan PBB lainnya. Perkara apa saja. IMF (International Monetary Fund) yaitu dana moneter internasional didirikan pada tanggal 27 desember 1945 bermarkas diWashington. Semua Negara yang berada di bawah Statuta (wilayah Kerja) Mahkamah Internasional. 6. Terdiri 15 hakim yang dipilih Majelis Umum berdasarkan kemampuan mereka dan bermarkas di Den Haag Belanda. Mahkamah Internasional (International Court of Justice) : Adalah badan pengadilan internasional resmi dan tetap yang bertugas untuk memeriksa dan memutus perkara yang diajukan kepadanya. Badan ini bertujuan member sumbangan kearah perdamaian dan keamanan dengan memajukan kerjasama antar bangsa-bangsa melalui pendidikan. 5. 2. . 3.4. FAO ( Food and agriculture Organization) yaitu organisasi bahan makanan dan pertanian PBB didirikan pada tanggal 16 Oktober 1945 bermarkas di Roma. Menjamin penanganan masalah-masalh soaial dan ekonomi.

Struktur ASEAN : Menurut KTT ASEAN di BALI 1976 strukturnya sbb : 1. Meningkatkan perdamaian dan stabiloitas regional dan saling mengjhormati. Sidang ini 2 kali setahun. Amerika Serikat. Tujuan ASEAN : 1. India. Papua Nugini sebagai Peninjau dan 12 negara patner yaitu Kanada. Memepercepat peetumbuhan ekonomi. 2. Disamping itu ada Forum Regional ASEAN (FRA) sejak rahun 1994. ITO (International Trade Organization) yaitu organisasi perdagangan internasional dan peraetujuan mengenai bea dan cukai dan perdagangan. 5. Mnyanmar. Membina kerjasama dengan organisasi dunia lainnya. 10. RRC. tekhnik. 4. laos. Terdiri 23 negara yaitu 10 negara ASEAN. Konferensi Tingkat Tinggi ini merupakan lembaga pembuat keputusan tertinggi dalam ASEAN. Selandia Baru Korea Selatan. soaial dan budaya dfi kawasan asia tenggara. Korea Utara. 11. 3. dan Kamboja. yaitu pertemuan para kepala pemerintahan se ASEAN. Jepang. 6. ASEAN (Association of South East Asian Nations) Atau Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara: ASEAN di bentuk berdasarkan deklarasi Bangkok tanggal 8 Agustus 1967 yang ditandatangani 5 tokoh ASEAN yaitu Adam Malik (Indonesia). perbaikan tarap hidup rakyat. 9. Asustralia. pengetahuan dan administrasi. ASEAN Economic Ministers (AEM) adalah siding para menteri ekonomi untuk meneruskan kebijakan yang telah dirumuskan. Rajaratnam (Singapura) dan Narciso R. B. Mngolia dan Uni Eropa. ASEAN Summit. A. UPU (Universal Postal Union) yaitu persatuan pos sedunia. Salng memberi bantuan dalam bentuk saran latihan dan penelitian. WTO (Word Trade Organization) Organisasi perdagangan Dunia. 7.(Bukan Badan PBB) B. 4. Federasi Rusia. ITU (International Telecommunication union yaitu persatuan telekomunikasi internasional. yaitu forum dialog tentang isu-isu keamanan di wilayah Asia Pasifik. soaial budaya. Ramos (Filipina). . Bekerjasama dalam dalam penggunaan pertanian dan industry. ASEAN Finance Meeting (AFMM) adalah siding para menteri keuangan ASEAN merumuska kebijakan ASEAN di bidang keuangan. Tun Abdul Razak (Malaysia). 8. ASEAN Miniterial Meeting (AMM). ICAO (International Civil Aviation Organization) yaitu organisasi penerbangan sipil internasional. Vietnam. Meningkatkan kerjasama dalam masalah yang menyangkut kepentingan beresama bidang ekonomi. Thanat Khoman (Muangthai). yaitu siding para menteri luar negeri ASEAN yang merumuskan garis kebijakan dan koordinasi kegiatan ASEAN. 3.membantu menetapkan system pembayaran multilateral terhadap transaksi yang sedangberjalan. 2. Sekarang jumlah anggotanya 10 negara yaitu ditambah dengan Brunai Darussalam. Didahului dengan pertemuan para menteri ekonomi dan menteri luar negeri ASEAN.

ASEAN Standing Committee (ASC) komisi tetap ASEAN dipimpin oleh menteri luar negeri dari Negara yang mendapat giliran manjadi Ketua yaitu tuan rumah dari siding tahunan para menteri luar negeri ASEAN. c. Pengakuan kedaulatan RI oleh belanda melalui KMB tanggal 27 Desember 1949. batas 200 mil laut ZEE (Zona Ekonimi Eksklusif). Mamfaat Perjanjian Internasional : 1.000 km . Dewan Keamanan PBB menghentikan Agresi Militer Belanda I atas usul India dan Australia. Laut territorial 3.Thailand : Landas kontinen selat malaka danm laut Andaman.Membebaskan segala tawanan . Indonesia – India : Lands kontinen laut Andaman. Indonesia – Malaysia : lndas kontinen selat malaka daan lau natuna. Pengembalian Irian barat oleh PBB dari tangan belanda ke RI tahun 1962 5. Indonesia.163 km : 800. Perundingan Indonesia Belanda melalui Jasa baik KTN (komisi Tiga Negara) untuk menghentikan pendudukan belanda di Indonesia. b. 6. 3. Batas wilayah 12 mil laut territorial Negara pantai dan Negara kepulauan. daratan/Kepulauan 2. ilmu pengetahuan. yaitu : a. Diterimanya konsep Negara kepulauan (archipelagic state)Wawasan Nusantara. perburuhan. Berdasarkan pengakuan persegi : 1. ASEAN Secretariat yaitu sekretaris ASEAN yang berfungsi untuk memprakarsai. 4.087 km : 3. 2.4 juta km : 2. Mamfaat keraja sama Internasional: 1. PBB mengeluarkan resolusi untuk menghentikan Agresi Militer belanda IIyang berisi : Hentikan saling menyerang .027. teknologi. C. Indonesia. B.5. 7.166. e..Berunding atas dasar Perjanjian Lingarjati dan renville . Secara regional perjanjian batas laut dengan Negara tetangga sbb: a. keshatan penerangan. Landas Kontinen tersebut maka luas wilayah Indonesia menjadi sekitar 8. pengakuan hak Negara tak berpantai utk ikut memamfaatkan sumber daya alam dan kekayaan lautan.Singapura :garis batas laut territorial. b.Pemerintaha RI dikembalikan ke Yogyakarta. c. 2. Other ASEAN Ministerial Meeting (OAMM) yaitu siding para menteri non ekonomi merumuskan kebojakan selain ekonomi seperti pendidikan. sosbud. Mamfaat Kerja sama dan Perjanjian Internasional bagi Indonesia : A. Penentuan Batas Wilayah laut RI melalui Konvensi Hukum Laut Inmternasional tahun 1982. Indonesia – Australia : Laut arafuru dan utara irian jaya dengan papua nugini d. member nasehat dan pertimbangan dan mengkoordinasikan dan melaksanakan jkegiatan-kegiatan ASEAN.

melainkan mendapat honoraruium atas jasa-jasanya itu. Berdasarkan hukum internasional daerah itu dipandang sebagai daerah negara pengirim.4. 3. Tugas pokok konsul kehormatan adalah menghubungkan perdagangan ke dua negara. Arsip-arsip.500. hak kekebalan dalam daerah perwakilan seperti daerah kedutaan besar. Warga negara yang mencari perlindungan digedung perwakilan diplomatik tidak dapat ditanmgkap begitu saja melainkan harus melalui perundingan dengan kepala perwakilan setempat. Sudah habis masa jabatan 2. hakim tersebut. D. Orang yang masuk tanpa izin bisa dikeluarkan. bebas pemeriksaan atas tas diplomatik.Wakil negara pengirim di negara penerima 2. ZEE : 2. Tingkatan kepangkatan perwakilan konsuler : a. Kecuali pelaku kejahatan. Hak dan Kewajiban Perwakilan Diplomat menurut Konvensi Wina tahun 1961 : 1. Melindungi kepentingan negara dan warga negara pengirim sesuai hukum internasional. setiap anggota korps diplomatik harus tunduk kepada hukum dan peraturan kepolisian setempat namun tidak dapat dituntut dimuka pengadilan. surat-surat ataupun telegram tidak boleh dibuka oleh polisi. Perwakilan Konsuler : adalah lembaga kenegaraan di luar negeri yang bertugas dalam membina hubungan non politik dengan negara lain. Hak Ekstrateritorialitas. yang memang harus diserahkan pada polisi setempat. pendidikan dan kebudayaan. 4. Ada konsuler yang bersifat tetap ada konsuler kehormatan. bebas mendirikan tempat ibabad dilingkungan kedutaan. Berakhirnya Fungsi Misi Perwakilan Diplomatik : 1. Negara penerima perang dengan negara pengirim. konsul mengepalai suatu kekonsulan yang membawahi satu daerah kekonsulan kadang-kadang diperbantukan konsul Jenderal. Ia ditarik oleh pemerintah negaranya 3. Karena tidak disenangi (di persona non grata ) 4. b. 5. tanpa seizin kepala perwakilan diplomatik yang bersangkutan. Memelihara persahabatan serta membina hubungan ekonomi. Fungsi. Hak Kekebalan (immunitet) Korps Diplomatik : a. Konsul . Mengadakan perundinagn dan persetujuan dengan negara penerima. b. ilmu pengetahuan antara negara pengirim dan penerima. E.000 km C. membawahi beberapa konsul yang ditempatkan di ibu kota negara tempat ia bertugas. 1. Mengetahui keadan dan perkembangan di negara penerima dengan cara yang syah sesuai dengan Undang-undang dan melaporkannya kepada negara pengirim. . polisi. daerah kedutaan termasuk halaman dan bangunannya dimana terpancang bendera dan lambang negara itu. Hak Kekebalan atau Kebebasan Korps Diplomatik. Pejabat ini tidak mendapat gaji. Mereka dibebaskan dari pajak dan bea cukai. Konsul Jenderal. F. Gedung perwakilan negara asing tidak boleh digeledah atau dimasuki oleh petugas kehakiman.

J. Perbedaan perwakilan diplomatiok dengan perwakilan konsuler: A. kebudayaan dan iptek ke dua negara. G. Fungsi Perwakilan Knsuler menurut Konvensi Wina : 1. Memelihara kepentingan negaranya dengan melaksanakan hubungan dengan pejabat tingkat daerah (setempat). Pengertian perjanjian internasional a. 3. Memajukan hubungan perdagangan. badan hukum sesuai dengan hukum internasional ( sesuai batas-batas yang di izinkan). 3. Dalam definisi ini subyek hukum internasional yang mengadakan perjanjian adalah anggota masyarakat bangsa-bangsa. Satu negara hanya memiliki satu perwakilan diplomatik di negara penerima. diangkat oleh konsul jenderal atau oleh konsul untuk engurus hal tertentu yang berhubungan dengan daerah kekonsulan. Berhak mengadakan hubungan yang bersifat non politik 3. H. iasanya ditempatkan di kota-kota yang termasuk kekonsulan. Konsul Muda. Berhak mengadakan hubungan bersifat politik. perjanjian internasional adalah perjanjian yang diadakan anatara anggota masyarakat bangsa-bangsa yang bertujuan untuk mengakibatkan akibat hukum tertentu. Korps Diplomatik : 1. . 2. melakukan fungsi administratif yang tidak bertentangan dengan peraturang negara penerima. d gen Konsul. Satu negara dapat mempunyai lebih dari satu perwakilan konsuler. ekonomi. Berakhirnya misi perwakilan konsuler : 1. Mengeluarkan paspor dan Visa atau dokumen perjalanan kepada warga negara pengirim. 4. 2. 2. Mochtar Kusumaatmaja. 4. PERJANJIAN INTERNASIONAL 1. lembaga-lembaga internasional dan negaranegara. 4. Korps Konsuler : 1. mengepalai kantor wakil konsulat yang ada didalam satu daerah kekonsulan. Fungsi seorang pejabat konsuler telah berakhir 2.c. Kadang diperbantukan kepada konsul jenderal atau Konsul. Mempunyai hak ekstrateritorial (tidak tunduk pada kekuasaan peradilan) B. Bertindak sebagai notaris dan panitera sipil. Memelihara kepentingan negaranya dengan melakukan hubungan dengan pejabat tingkat pusat. Melindungi kepentingan negara pengirim dan warga negaranya. Pemberitahuan bahwa ia bukan lagi sebagai anggota staf konsuler I. Penarikan dari negara pengirim 3. Tidak mempunyai hak ekstrateritorial (tunduk pada pelaksanaan kekuasaan peradilan).

Konvensi Hukum Laut Internasional (laut teritorial. zona bersebelahan. seperti Indonesia-Malaysia. dll ad. Intrumen pembentuk perjanjiannya ad. Declaration. ad. ZEE dan landas benua). Jumlah pesertanya.b. Dari segi intrumennya. Perjanjian internasional tertulis adalah perjanjian yang dituangkan dalam instrumen-instrumen pembentuk perjanjian yang tertulis dan formal. yaitu perjanjian bersifat self-executing (berlaku dengan sendirinya)yaitu perjanian itu langsung dapat berlaku setelah diratifikasi oleh negara peserta) dan non self. Definisi lain Perjanjian Internasional adalah kesepakatan antara dua atau lebih subyek hukum internasional (lembaga internasional. Macam Perjanjian Internasional : Perjanjian internasional dapat dibedakan berdasarkan beberapa kriteria. dll ad. yaitu : a. dll ad. Charter. Perjanjian multilateral adalah diadakan oleh banyak negara untuk mengatur kepentingan bersama negara-nebara peserta perjanjian tersebut. sepertithe London Agreement (keanggotaan Dewan Keamanan PBB). Sedangakan ada perjanjian yang bersifat treaty contract adalah perjanjian yang menimbulkan hak dan kewajiban hanya bagi negara yang mengadakan perjanjian saja. 2. Konvensi Wina (diplomatic). Dari segi strukturnya yaitu ada perjanjian yang bersifat Law Making Treaties adalah perjanjian yang mengandung kaidah hukum yang berlaku bagi semua bangsa di dunia. negara) yang menurut hukum internasional menimbulkan hak dan kewajiban bagi para pihak yang membuat kesepakatan. Agreement.Indonesia – Malaysia (ekstradisi). Dari segi objeknya. perjanjian internasional dibedakan antara perjanjian yang berisi soal-soal politik. Statute. c. Contoh perjanjian bilateral : Indonesia – Cina (dwikewarganegaraan). Constitution. perjanjian internasional itu ada dua. Arrangement.b. yaitutertulis dan lisan. Srtrukturnya c.executing. Indonesia-Tailand (garis batas laut Andaman) dll. Seperti konvensi Jenewa. seperti : 1. Wina. jika berlakunya perjanjian itu harus dilakukan perubahan undangundang di negara peserta terlebih dahulu. dengan perjanjian yang berisi soal-soal ekonomi. Objeknya d. Indonesia-Cina. hukum laut. Protocol. Covenant. seperti Treaty. . yang diperjanjikan adalah hal-hal yang disepakati secara lisan. yaitu perjanjian bilateral dan multilateral. Contoh multilateral adalah Konvensi Jenewa (perlindungan korban perang). Perjanjian internasional lisan ( international oral agreement). d. Dari segi cara berlakunya. Cara berlakunya e.a. Sedangkan perjanjian internasional lisan adalah setiap perjanjian internasional yang doekspresikan melalui instrumen-instrumen tidak tertulis. e. Comvention. Jumlah pesertanya b. budaya. Bilateral adalah perjanjian antar dua negara unutk mengatur kepentingan kedua belah pihak.

Tapi perjanjian belum dapat diberlakukan sebelum diratifikasi oleh masingmasing negara. Ratifikasi oleh badan Legislatif atau DPR. Indonesia dengan Malaysia tentang Ektradisi 1974. penyelesaian cepat. Contohnya : Indonesia dengan RRC (1955) tentang Penyelesaian dwikewarganegaraan. perundingan tahap pertama tentang objek tertentu. b. penandatanganan. cara ini dupakai apabila materi atau yang diperjanjikan itu dianggap sangat penting maka perlu persetujuan DPR. 3. c. Ratifikasi oleh badan eksekutif. artinya keberadaan perjanjian itu hanya dapat diketahui melalui penyimpulan suatu tingkah laku baik aktif atau tidak aktif. Indonesia dengan Australia tentang Pertahanan dan Keamanan kedua negara 1995. biasanya dilakukan oleh menteri luar negeri atau kepala pemerintahan.Parlemen tapi jarang digunakan. adalah pernyataan suatu negara yang disampaikan oleh wakil negara itu dan ditujukan kepada negara lain. perumusan naskah. 24 tahun 2000 ditegaskan bahwa pembuatan perjanjian internasional dilakukan melalui tahap ( penjajakan. seperti Perjanjian perdagangan. kepala pemerintahan. berjangka pendek. Dalam Undang-undang RI No. pada pasal 11 ayat 1 UUD 1945 dosebutkan bahwa Presiden dengan persetujuan DPR membuat perjanjian dengan Negara lain. Pengesahan (Ratification). menteri luar negeri atau duta besar dengan menunjukkan Surat Kuasa Penuh (full powers) b. JENIS PERJANJIAN INTERNASIONAL 1. . Indonesia dengan Thailand tentang garis batas laut Andaman sebelah utara selat Malaka 1071. Tahap Pembuatan Perjanjian Internasional : Menurut Mochtar Kusumaatmaja ada dua macam cara pembentukan perjanjian internasional : a. ratifikasi atau pengesahan). Menurut Konvensi Wina 1969 tentang Hukum Perjanjian Internasional disebutkan tahap pembuatan perjanjian internasional dilakuakn melalui tahap: a. Penandatanganan (Signature). 3. Bilateral bersifat khusus (Treaty Contract) karena hanya mengatur kepentingan ke dua negara. diwakili oleh kepla negara. Perjanjian internasional yang dibentuk melalui 3 tahap yaitu (perundingan. 3. Ratifikasi campuran antara DPR (legislatif) dengan Pemerintah (Eksekutif). penerimaan dan penandatanganan). Menurut Hukum Positif Indonesia. Perjanjian internasional yang dibentuk melalui 2 tahap yaitu ( perundingan dan penandatanganan) dipakai untuk perjanjian yang tidak begitu penting. perundingan. perjanjian yang dibuat tidak tegas. Perjanjian diam-diam (tacit consent atau tacit agreement). Ratifikasi perjanjian internasional dapat dibedakan sbb: 1. Perundingan (Negotiation). biasanya dilakukan oleh raja absolut dan pemerintahan otoriter. oleh sebab itu perjanjian bilateral bersifat ‘tertutup’ dalam arti tertutup kemungkinan bagi negara lain untuk ikut serta dalam perjanjian tersebut. 2.2. dari Negara atau subyek hokum internasional lainnya. Penandatanganan hanya bersifat sementara dan harus dikuatkan dengan pengesahan atau penguatan yang disebut ratifikasi. Deklarasi Unilateral atau deklarasi sepihak ( unilateral declaration).

Tidak diratifikasi. Proses Verbal catatan atau ringkasan atau kesimpulan konferensi diplomatik. Protokol (Protocol) persetujuan tidak resmi umumnya tidak dibuat oleh kepala negara yang mengatur masalah-masalah tambahan seperti penafsiran klaususl-klausul tertentu ( Klausul = ketentuan tambahan sebuah perjanjian). Contohnya :Konvensi Jenewa 1949 tentang perlindungan korban perang. Pertukaran Nota yaitu metode tidak resmi namun banyak digunakan. PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) United Nations . nama utusan. 2. Magna Charter. 8. Ketentuan Penutup (final Act) ringkasan hasil konvensi yang menyebutkan negara peserta. 4. Charter adalah istilah dalam perjanjian internasional untuk pendirian badan yang melakukan fungsi administratif. sampai perjumpaan permanen. Biasanya diulakukan oleh wakil-wakil militer dan negara dan bisa bersifat multilateral dan melahirkan kewajiban bagi yang mengadakannya. atau catatan suatu pemufakatan. Persetujuan (Agreement) perjanjian bersifat tekhnis atau administratif. lapangan kerja. 3. 9. Misalnya Atlantic Charter. 13. Konvensi (Convention) persetujuan formal bersifat multilateral yang tidak berurusan dengan kebijaksanaan tingkat tinggi (haigh Plicy) dilegalisasi oleh wakil yang berkuasa penuh. 10. 11. Tidak diratifikasi. Zona Bersebelahan (24 mil). Multilateral yang disebut juga Law Making Treatis biasanya mengatur hal yang berkaitan dengan kepentingan umum dan bersifat terbuka dala arti tidak hanya mengatur kepentingan negara yang mengadakan perjanjian itu tetapi juga kepentingan negara lain yang tidak turut serta dalam perjanjian itu (bukan Peserta). ISTILAH-ISTILAH DALAM PERJANJIAN INTERNASIONAL : 1. Zona Ekonomi Eksklusif (200 mil). Misalny Pakta Warsawa (mengenai Pertahanan ). Konvensi wina 1961 tentang Hubungan Diplomatik. 12. 14. Perikatan ( Arrangement) adalah istilah yang digunakan untuk transaksi yang sifatnya sementara. Tidak diratifikasi karena sifatnya tidak seresmi atau seformal traktat atau konvensi. Piagam (Statute) yaitu himpunan peraturan yang ditetapkan leh persetujuan internasional baik mengenai pekerjaan atau kesatuan tertentu seperti pengawasan internasional yang mencakup tentang minyak. Konvensi Hukum Laut Internasiobnal 1982 tentang laut teritorial (200 mil). Pakta (fact). ORGANISASI INTERNASIONAL A. Modus Vivendi dokumen untuk mencatat persetujuan internasional bersifat sementara. 6.masalah yang disetujui konferensi dan tidak diratifikasi. Deklarasi (declaration) yaiut perjanjianinternasinal yang berbentuk traktat dan dokumen tidak resmi. Landas Benua (lebih 200 mil). 7. 15. terinci dan sistimatis serta tidak memerlukan ratifikasi. menunjukkan suatu persetujuan yang lebih khusus dan membutuhkan ratifikasi. Ketenrtuan Umum (General Act) traktat yang bersifat resmi dan tidak resmi. 5. Traktat (treaty) perjanjian paling formal merupakan persetujuan dua negara atau lebih mencakup perjanjian bidang politik dan ekonomi. Contoh Piagam Kebebasan Transit. Covenant yaitu anggaran dasar LBB (Liga Bangsa-Bangsa).2.

Menjadi pusat bangsa –bangsa dalam pencapaian tujuan PBB diatas. Mengembangkan persahabatan antar bangsa 3. Anggaotanya 15 negara yang terbagi menjadi 5 anggota tetap (Inggris. Cina. 3. Negara anggota membantu PBB c. Fungsi dewan ini adalah bertanggug jawab atas kegiatan social PBB. Menjaga perdamaian dunia 2. Prancis. 2. Inggris. buta aksara. Negara-negara menghindari penggunaan kekerasan atau ancaman kekerasan. Inggris.Berdiri pada tanggal 24 Oktober 1945 diprakarsai oleh 5 negara antara lain Amerika serikat. Prancis. namun bias dibatalkan oleh 1 negara dari anggota Dewan tersebut. Rusia. Bersidang setiap tahun. Keputusannya tidak mengikat anggota PBB karena hanya bersifat rekomendasi namun berbobot karena merupakan hasil pandangan mayoritas Negara di dunia. Dewan ini memiliki hak Veto yaitu hak untuk memblokir atau menolak keputusan Dewan walaupun ke 14 anggota dewan yang lain menyetujui keputusan yag bersangkutan. Majelis Umum (General Asembly) : Angotanya semua Negara anggota PBB. Bahasa persidangan PBB adalah bahasa Arab. b. FAO (Food and Agriculture . Negara anggota mematuhi piagam PBB 3. Rusia dan Spanyol. a. Dewan Keamanan PBB (Security Council) : Adalah badan PBB yang fungsinya memelihara atau mempertahankan perdamaian dan keamanan internasional. memberantas kemiskinan. Dewan ini merekomendasi kepada majelis umum yang berkaitan dengan pembanguna ekonomi. Dewan Ekonomi dan Sosial (Economic and Social Council) : Anggotanya terdiri dari 54 negara dan setiap tahun dipilih 18 anggota baru oleh Majelis Umum PBB untuk masa jabatan 3 tahun. Memvantu masyarakat dunia lebih sejahtera. Badan ini mengkoordinir badan-badan seperti WHO (World Health Organization) oeganisasi kesehatan Dunia. Amerika serikat) dan 10 negara anggota tidak tetap yang dipilih oleh Majelis Umum untuk masa jabatan 2 tahun. Cina dan Prancis. 4. penyakit menular. menghentikan pengrusakan lingkungan dan penghormatan HAM. Kelima Negara tersebut sekarang sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB yang memegang hak Veto yaitu hak untuk membatalkan atau memveto keputusan dewan keamanan PBB. Rusia. Badan /Alat Perlengkapan PBB: 1. 5. ILO (International Labour Organization) organisasi Perburuhan Internasional. Tujuan PBB: 1. mandarin. Negara-negara menyelesaikan perselisihan dengan cara damai 4. Dan Sekjen PBB sekarang adalah Ban Kimon dari Korea Selatan. Prinsip-Prinsip PBB: 1. 2. Bersidang setiap tahun selama satu bulan. Fungsinya sebgai forum untuk membahas masalaha yang menjadi keprihatinan dunia. Negara anggota memiliki kedaulatan sederajat. masalah lingkungan dan Hak Asasi Manusia.

Dewan Perwalian (Trusteeship Council) : Dewan ini bertugas menyelenggarakan pemerintahan dan melakukan pengawasan terhadap wilayah-wilayah yang masuk kategori trust territories (wilayah peerwalian).Organization) organiasai Pangan dan Pertanian. Negara yang terakhir yang mencapai kemerdekaannya pada Bulan November 1994 adalah Palau. Negara lain yang bukan statute Mahkamah Internasioanl dengan syarat yang telah ditetapkan. Dewan Keamanan PBB. Terdiri 15 hakim yang dipilih Majelis Umum berdasarkan kemampuan mereka dan bermarkas di Den Haag Belanda. Sekjen sekarang Ban Kimon dari Korea selatan. sosbud penduduk setempat. Sekretariat (Secretariat) : Badan ini terdiri atas satu orang sekretaris Jenderal dan staf yang diperlukan. Perkara apa saja. 5. ekonomi. Bertujuan memelihara perdamaian abadi . Dewan keamanan atas permohonan badan tersebut dan badan PBB lainnya. 3. Mahkamah Internasional (International Court of Justice) : Adalah badan pengadilan internasional resmi dan tetap yang bertugas untuk memeriksa dan memutus perkara yang diajukan kepadanya. Sistem perwalian itu di selenggarakan dalam rangka : 1. UNICEF (United Nations Shildren’s Fund) Dana Kanak-Kanak Perserikatan Bangsa-Bangsa yang memberikan bantuan untuk rencana-rencana kesejahteraan ibu dan anak di selurug Negara di dunia. 4. Pada bulan Desember menjadi anggota PBB. Kemudian Negara bekas jajahan Turki seperti Jordania dan Palestina. 2. Swiss. Sekretaris Jenderal diangkat oleh Majelis Umum atas usul Dewan Keamanan PBB. 3. Memajukan politik. Mendorong peenghormatan HAM dan saling ketergantungan sesame bangsa. 4. Wilayah perewalian adalah wilayah bekas jajahan yang ditempatkan dalam satu system perwalian sebagai satu cara agar Negara-negara anggota bertanggung jawab atas wilayah tersebut (biasanya Negara bekas penjajahnya) dan menngkatkan kemajuan wiulayah itu menuju kemerdekaannya. UNESCO (United Nations educational Scintific and Cultural Organization) Organisasi Pendidikan. ILO (International Labour Organizatiaon) yaitu Organisai buruh internasional didirikan pada tanggal 11 April 1919 bermarkas di Jenewa. Contoh Negara Togo dan Kamerun. Memelihara keamanan dan perdamaian internasional 2. Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan. Badan Khusus PBB (Specialized Agencies) : 1. Pihak yang dapat mengajukan perkara ke Mahkamah internasional : 1. 6. kepulauan Solomon adalah bekas jajahan Jerman. Mahkamah Internasional selain mengadili perkara dapat juga memberikan nasihat hokum kepadamajelis Umum. Menjamin penanganan masalah-masalh soaial dan ekonomi. Semua Negara yang berada di bawah Statuta (wilayah Kerja) Mahkamah Internasional.

6. Swiss.(Bukan Badan PBB) B. Tun Abdul Razak (Malaysia). A. FAO ( Food and agriculture Organization) yaitu organisasi bahan makanan dan pertanian PBB didirikan pada tanggal 16 Oktober 1945 bermarkas di Roma. perbaiki hidup penduduk desa. ITU (International Telecommunication union yaitu persatuan telekomunikasi internasional. Memepercepat peetumbuhan ekonomi. UNESCO (United Nations educational Scintific and Cultural Organization) . Mngolia dan Uni Eropa.dengan memajukan keadilan ekonomi. Terdiri 23 negara yaitu 10 negara ASEAN. Tujuan ASEAN : 1. Bertujuan memajukan kerjasama moneter internasional dan perluasan perdagangan internasional. dan Kamboja. membantu menetapkan system pembayaran multilateral terhadap transaksi yang sedangberjalan. 3. Badan ini bertujuan meningkatkan perdamaian dan effisiensi produksi dan distribusi hasil makanan dan pertanian. WHO (World Health Organization) yaitu organisasi kesehatan Dunia yang didirikan pada tanggal 7 April 1948 bermarkas di Jenewa . Meningkatkan perdamaian dan stabiloitas regional dan saling mengjhormati. Ramos (Filipina). Asustralia. pengetahuan. yaitu Organisasi Pendidikan. Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan yang didirikan pada tanggal 4 November 1946 bermarkas di Paris. 11. ICAO (International Civil Aviation Organization) yaitu organisasi penerbangan sipil internasional. Thanat Khoman (Muangthai). 9. social dan memperbaiki syarat perburuhan dan tingkat kehidupannya. 8. 4. Italia. 5. ITO (International Trade Organization) yaitu organisasi perdagangan internasional dan peraetujuan mengenai bea dan cukai dan perdagangan. Papua Nugini sebagai Peninjau dan 12 negara patner yaitu Kanada. Badan ini bertujuan member sumbangan kearah perdamaian dan keamanan dengan memajukan kerjasama antar bangsa-bangsa melalui pendidikan. hutan. RRC. Amerika Serikat. Selandia Baru Korea Selatan. Jepang. IBRD ( International Bank of Reconstruction and development) yaitu bang pembangunan dan perkembangan internasional yang didirikan pada tanggal 27 Desember 1945 bertyujuan membantu pembangunan dan perkembangan daerah-daerah milik anggota PBB untuk memudahkan penanaman modal untuk tujuan produktif. India. Korea Utara. WTO (Word Trade Organization) Organisasi perdagangan Dunia. UPU (Universal Postal Union) yaitu persatuan pos sedunia. stabilitas pertukaran uang. Disamping itu ada Forum Regional ASEAN (FRA) sejak rahun 1994. IMF (International Monetary Fund) yaitu dana moneter internasional didirikan pada tanggal 27 desember 1945 bermarkas diWashington. laos. Rajaratnam (Singapura) dan Narciso R. Vietnam. . 10. 2. Prancis. yaitu forum dialog tentang isu-isu keamanan di wilayah Asia Pasifik. Mnyanmar. Federasi Rusia. 2. ASEAN (Association of South East Asian Nations) Atau Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara: ASEAN di bentuk berdasarkan deklarasi Bangkok tanggal 8 Agustus 1967 yang ditandatangani 5 tokoh ASEAN yaitu Adam Malik (Indonesia). bertujuan mencapai tingkat kesehatan yang tertinggi bagi semua rakyat di dunia. soaial dan budaya dfi kawasan asia tenggara. Sekarang jumlah anggotanya 10 negara yaitu ditambah dengan Brunai Darussalam. Amerika Serikat. 7.

Meningkatkan kerjasama dalam masalah yang menyangkut kepentingan beresama bidang ekonomi. Pengakuan kedaulatan RI oleh belanda melalui KMB tanggal 27 Desember 1949. 4. Membina kerjasama dengan organisasi dunia lainnya. ASEAN Secretariat yaitu sekretaris ASEAN yang berfungsi untuk memprakarsai.3. perburuhan. yaitu siding para menteri luar negeri ASEAN yang merumuskan garis kebijakan dan koordinasi kegiatan ASEAN. 2.Berunding atas dasar Perjanjian Lingarjati dan renville . 4. Perundingan Indonesia Belanda melalui Jasa baik KTN (komisi Tiga Negara) untuk menghentikan pendudukan belanda di Indonesia. Didahului dengan pertemuan para menteri ekonomi dan menteri luar negeri ASEAN. Struktur ASEAN : Menurut KTT ASEAN di BALI 1976 strukturnya sbb : 1. sosbud. perbaikan tarap hidup rakyat. PBB mengeluarkan resolusi untuk menghentikan Agresi Militer belanda IIyang berisi : Hentikan saling menyerang . yaitu pertemuan para kepala pemerintahan se ASEAN. . Mamfaat Perjanjian Internasional : 1. ASEAN Standing Committee (ASC) komisi tetap ASEAN dipimpin oleh menteri luar negeri dari Negara yang mendapat giliran manjadi Ketua yaitu tuan rumah dari siding tahunan para menteri luar negeri ASEAN. Sidang ini 2 kali setahun. Bekerjasama dalam dalam penggunaan pertanian dan industry. keshatan penerangan. Dewan Keamanan PBB menghentikan Agresi Militer Belanda I atas usul India dan Australia. pengetahuan dan administrasi. ilmu pengetahuan. 3. 7. Other ASEAN Ministerial Meeting (OAMM) yaitu siding para menteri non ekonomi merumuskan kebojakan selain ekonomi seperti pendidikan. B. 6. member nasehat dan pertimbangan dan mengkoordinasikan dan melaksanakan jkegiatan-kegiatan ASEAN. 4. B. Mamfaat keraja sama Internasional: 1. ASEAN Miniterial Meeting (AMM). Pengembalian Irian barat oleh PBB dari tangan belanda ke RI tahun 1962 5. soaial budaya. Diterimanya konsep Negara kepulauan (archipelagic state)Wawasan Nusantara. 2. ASEAN Economic Ministers (AEM) adalah siding para menteri ekonomi untuk meneruskan kebijakan yang telah dirumuskan. ASEAN Finance Meeting (AFMM) adalah siding para menteri keuangan ASEAN merumuska kebijakan ASEAN di bidang keuangan. Salng memberi bantuan dalam bentuk saran latihan dan penelitian. 3. 5. Konferensi Tingkat Tinggi ini merupakan lembaga pembuat keputusan tertinggi dalam ASEAN. 5. teknologi.Pemerintaha RI dikembalikan ke Yogyakarta. Mamfaat Kerja sama dan Perjanjian Internasional bagi Indonesia : A. 6. ASEAN Summit.Membebaskan segala tawanan . tekhnik.

b. Berdasarkan pengakuan persegi : 1. Laut territorial 3. pengakuan hak Negara tak berpantai utk ikut memamfaatkan sumber daya alam dan kekayaan lautan.027. Indonesia – Malaysia : lndas kontinen selat malaka daan lau natuna. Batas wilayah 12 mil laut territorial Negara pantai dan Negara kepulauan. c.500.000 km .. Indonesia – Australia : Laut arafuru dan utara irian jaya dengan papua nugini d. Indonesia. batas 200 mil laut ZEE (Zona Ekonimi Eksklusif).087 km : 3.4 juta km : 2. Penentuan Batas Wilayah laut RI melalui Konvensi Hukum Laut Inmternasional tahun 1982. ZEE tersebut maka luas wilayah Indonesia menjadi sekitar 8.163 km : 800.000 km : 2. e. C.2. c. Indonesia. b.Singapura :garis batas laut territorial.166. Landas Kontinen 4. yaitu : a. Indonesia – India : Lands kontinen laut Andaman. Secara regional perjanjian batas laut dengan Negara tetangga sbb: a.Thailand : Landas kontinen selat malaka danm laut Andaman. daratan/Kepulauan 2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful