Hubungan Diplomatik

JUL 10 Posted by catatanpkn

HUBUNGAN DIPLOMATIK By : Khoirul Annas, S.Pd-SMK N 2 Kudus SK KD : Menganalisis Hubungan Internasional dan Organisasi Internasional : Menganalisis fungsi Perwakilan Diplomatik

Pengertian Diplomatik berasal dari bahasa latin diploma, atau bahasa inggris diplomacy yaitu piagam. Dalam arti luas diplomatik diartikan sebagai sarana-sarana yang sah dan legal yang digunakan suatu Negara dalam melaksanakan politik luar negerinya. Untuk menjalin hubungan diantara negara-negara itu, biasanya negara tersebut saling menempatkan perwakilannya (Keduataan atau Konsuler). Hubungan diplomatik sering dilakukan secara terbuka artinya hubungan antar bangsa yang rakyatnya diberi informasi tentang isi perjanjian antar Negara-negara peserta. Namun hubungan diplomatik juga dapat dilakukan secara tertutup artinya hubungan antar Negaranegara peserta saja. Tujuan hubungan diplomasi adalah untuk mengusahakan agar pihakpihak yang mengadakan hubungan dengan suatu Negara mendapatkan manfaat yang sebesarbesarnya untuk kedua belah pihak. Penempatan perwakilan di Negara lain dapat dilakukan dengan dua cara yaitu Perwakilan diplomatik dan Perwakilan konsuler. Penempatan perwakilan di Negara lain memperhatikan beberapa faktor, yaitu: 1. Penting tidaknya kedudukan Negara pengutus dan Negara penerima 2. Erat tidaknya hubungan antar Negara yang mengadakan hubungan 3. Besar kecilnya kepentingan Negara yang mengadakan hubungan Hubungan diplomatik yang dilakukan oleh suatu Negara tidak boleh merugikan Negara lain dan mengganggu keamanan internasional, maka perlu ada pengawasan dengan cara : 1. Mewajibkan semua anggota PBB untuk menyampaikan persetujuan yang telah dicapai kepada secretariat PBB 2. Menteri luar negeri dari berbagai Negara dapat bertemu pada sidang umum PBB setiap tahunnya 3. Setiap persetujuan yang dicapai, sebelum diresmikan harus disampaikan kepada parlemen masing-masing. Landasan hubungan diplomatik RI Dalam rangka menjalankan hubungan diplomatik, Negara Indonesia berlandaskan pada pasal 13 UUD 1945, yang menyebutkan bahwa: 1. Presiden mengangkat duta dan konsul. 2. Dalam hal mengangkat duta; Presiden memperhatikan pertimbangan DPR. 3. Presiden menerima penempatan duta negara lain dengan memperhatikan pertimbangan DPR.

Kekuasaan Presiden untuk mengangkat dan menerima duta dari negara lain merupakan kedudukannya sebagai Kepala Negara. Sedangkan prosedur maupun teknis pelaksanaannya, diatur oleh Menteri Luar Negeri. Perwakilan Diplomatik (politis) Perwakilan diplomatik yaitu perwakilan suatu Negara di Negara lain dalam bidang politik. Perwakilan di Negara lain dipimpin oleh duta besar yang sekaligus menjadi juru bicara perwakilan luar negeri atau dikenal dengan istilah Doyen. Tingkatan-tingkatan Perwakilan Diplomatikmenurut konvensi Wina tahun 1815 yaitu: 1. Duta besar berkuasa penuh (Ambassador), yaitu perwakilan tingkat tinggi dan mempunyai kekuasaan penuh serta luar biasa. Biasanya ditempatkan pada Negara yang banyak menjalin hubungan timbal balik dan diakrediter oleh kepala Negara. Duta besar (perwakilan dari Roma) sering disebut Nuntius. 2. Duta (Gerzant), yaitu perwakilan di bawah duta besar yang dalam menyelesaikan segala persoalan harus berkonsultasi dengan pemerintahnya (kekuasaannya terbatas). Duta (perwakilan dari Roma) disebut Inter Nuntius. 3. Menteri Residen, yaitu perwakilan yang hanya mengurusi urusan Negara, tidak mewakili pibadi kepala Negara. Menteri Residen tidak berhak mengadakan pertemuan dengan kepala Negara penerima. 4. Kuasa Usaha, yaitu perwakilan diplomatik tingkat rendah yang diakreditor oleh menteri luar negeri. Biasanya melaksanakan kepala perwakilan jika pejabat tersebut tidak ada di tempat. 5. Atase, yaitu pejabat pembantu dari duta besar berkuasa penuh. Atase terdiri dari atase pertahanan (bidang militer) dan atase teknis (bidang perdagangan, perindustrian, kebudayaan dan pendidikan). Fungsi yang dimiliki perwakilan diplomatik, yaitu: Representasi, yaitu mewakili negara pengirim di dlm negara penerima Proteksi, yaitu melindungi kepentingan negara pengirim dan warga negaranya di negara penerima di dalam batas-batas yang diijinkan oleh hukum internasional Negosiasi, yaitu mengadakan persetujuan dgn pemerintah negara penerima Observasi, yaitu memberikan keterangan tentang kondisi dan perkembangan negara penerima, sesuai dengan undang-undang dan melaporkan kepada pemerintah negara pengirim. Relasi, yaitu memelihara hubungan persahabatan kedua negara

1. 2. 3. 4.

5.

Kekebalan dan Keistimewaan Perwakilan Diplomatik Asas kekebalan dan keistimewaan diplomatik, disebut (”exteritoriallity” atau ”extra teritoriallity”). Para diplomatik hampir dalam segala hal harus diperlakukan sebagaimana mereka berada di luar wilayah negara penerima. Para diplomat beserta stafnya, tidak tunduk pada kekuasaan peradilan pidana dan sipil dari negara penerima. Menurut Konvensi Wina 1961, Perwakilan diplomatik diberikan Kekebalan dan keistimewaan, dgn maksud : 1. Menjamin pelaksanaan tugas negara perwakilan diplomatik sebagai wakil negara. 2. Menjamin pelaksana fungsi perwaki-lan diplomatik secara efisien. Hak kekebalan perwakilan diplomatik meliputi: 1. Kekebalan terhadap pribadi pejabat diplomatik (hak imunitas)

2. Kekebalan terhadap kantor perwakilan dan rumah kediaman (daerah ekstrateritorial). Bila ada penjahat atau pencari suaka masuk ke dalam kedutaan maka dapat diserahkan atas permintaan pemerintah kaena para diplomat tidak memiliki hak asylum, yaitu hak untuk memberi kesempatan kpd suatu negara dalam memberikan perlindungan kepada warga negara asing yang melarikan diri. 3. Korespondensi diplomatik, yaitu kekebalan terhadap surat-menyurat, arsip, dokumen termasuk kantor dplomatik dan sebagainya (kebal dari pemeriksaan isinya). Pemberian keistimewaan kepada perwakilan diplomatik, atas dasar ”timbal – balik” sebagaimana diatur di dalam Konvensi Wina 1961 dan 1963, yaitu mecakup : 1. Pembebasan dari kewajiban membayar pajak, antara lain pajak penghasilan, kekayaan, rumah tangga, kendaraan bermotor, radio, bumi dan bangunan, televisi dan sebagainya. 2. Pembebasan dari kewajiban pabean, antara lain bea masuk, bea keluar, bea cukai, terhadap barang-barang keperluan dinas, misi perwakilan, barang keperluan sendiri, keperluan rumah tangga dan sebagainya. Perwakilan Konsuler (non politis) Perwakilan konsuler yaitu perwakilan suatu Negara di Negara lain dalam bidang non politik. Dalam arti nonpolitis, hubungan satu Negara dengan Negara lain diwakili oleh Korp Konsuler yang terbagi dalam kepangkatan sebagai berikut: 1. Konsul Jenderal, membawahi beberapa konsul yang ditempatkan di ibu kota negara. 2. Konsul dan Wakil Konsul, konsul yaitu mengepalai suatu kekonsulan yang kadang-kadang diperbantukan kepada konsul jenderal. Kantornya bernama Konsulat. Wakil konsul diperbantukan kepada konsul atau konsul jenderal yang kadang diserahi pimpinan kantor konsuler. Kantornya bernama Vice Konsulat. 3. Agen Konsul, dengan tugas untuk mengurus hal-hal yang bersifat terbatas dan berhubungan dengan kekonsulan. Tugas perwakilan konsuler adalah mengurusi kepentingan Negara dan warga Negara di Negara lain menyangkut: 1. Bidang Ekonomi, yaitu menciptakan tata ekonomi dunia baru dengan menggalakkan ekspor komoditas nonmigas, promosi perdagangan, mengawasi pelayanan, pelaksanaan perjanjian perdagangan dan lain-lain. 2. Bidang Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan, seperti; tukar-menukar pelajar, mahasiswa, dan lain-lain. Bidang-bidang lain seperti :  Memberikan paspor dan dokumen perjalanan kepada warga pengirim dan visa atau dokumen kepada orang yang ingin mengunjungi negara pengirim;  Bertindak sebagai notaris dan pencatat sipil serta menyelenggarakan fungsi administratif lainnya;  Bertindak sebagai subjek hukum dalam praktek dan prosedur pengadilan atau badan lain di negara penerima. Persamaan dan Perbedaan Perwakilan Diplomatik dan Konsuler Persamaan antara perwakilan diplomatik dan konsuler adalah bahwa kedua-duanya merupakan utusan dari suatu negara tertentu. Sedangkan perbedaannya yaitu:

Perwakilan Diplomatik Tugasnya dalam bidang politik Hanya 1 perwakilan dan ditempatkan di Ibu Kota Negara 1 2 3 4 5 6 Surat tugas ditandatangani oleh Kepala Negara Dapat berhubungan langsung dengan pemerintah pusat Negara penerima Memiliki daerah Ekstrateritorial Dapat mempengaruhi perwakilan konsuler

Perwakilan Konsuler Tugasnya dalam bidang non politik Lebih dari 1, tergantung kebutuhan Surat tugas ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri Hanya dapat berhubungan dengan pemerintah setempat (daerah), jika ingin berhubungan dengan pemarintah pusat maka melalui perwakilan diplomatik Tidak Memiliki daerah Ekstrateritorial Harus tunduk pada perwakilan diplomatik

Kronologi / skema penempatan perwakilan di Negara lain 1. Kedua belah pihak sa-ling tukar informasi ten-tang akan dibukanya perwakilan oleh Deparlu masing-masing Negara. 2. Mendapat persetujuan (demende, agregation) dari negara yang menerima. 3. Diplomat yg akan di-tempatkan, menerima surat kepercayaan (lettre de creance) yang ditanda tangani kepala negara pengirim. 4. Surat kepecayaan dise-rahkan kepada kepala negara penerima (lettre de rapple) dlm suatu upacara dimana seorang diplomatik berpidato. Mulai berlaku dan berakhirnya Perwakilan di Negara lain Hal Diplomatik Saat menyerahkan kepercayaan (Konvensi Mulai berlakunya 1961) 1. Sudah habis masa jabatan 2. Ditarik (recalled) oleh pemerintah negaranya. 3. Tidak disenangi Negara penerima (dipersona non Grata) 4. Negara penerima dan pengirim perang (pasal 43 Konvensi Wina 1961) surat Wina Konsuler Pemberitahuan yang layak kepada Negara penerima (Konvensi Wina 1963) 1.Fungsi seorang pejabat konsuler telah berakhir 2.Penarikan dari Negara pengirim 3.Pemberitahuan bahwa ia bukan lagi sebagai anggota staf konsuler (pasal 23,24,25 konvernsi Wina 1963)

Berakhirnya

Demikian materi mengenai fungsi perwakilan diplomatik, sebagai tindak lanjut jawablah pertanyaan di bawah ini!

1. 2. 3. 4.

Apa yang dimaksud dengan perwakilan diplomatik Sebutkan tingkatan perwakilan diplomatik Sebutkan perbedaan perwakilan diplomatik dengan perwakilan konsuler Sebutkan fungsi perwakilan Diplomatik!

Kunci Jawaban:

1. Perwakilan diplomatik adalah pewakilan suatu negara di negara lain dalam politik. 2. Tingkatan dalam perwakilan diplomatik: a. Duta besar berkuasa penuh (ambasador) b. Duta (gerzant) c. Menteri Residen d. Kuasa usaha 3. Perbedaan perwakilan diplomatik dan perwakilan konsuler: Perwakilan Diplomatik a. b. c. Tugasnya dalam bidang politik Perwakilan Konsuler Tugasnya dalam bidang non politik

Hanya ada 1 perwakilan dan ditempatkan di Ibu Kota Negara Lebih dari 1 tergantung kebutuhan Surat tugas ditandatangani oleh Kepala Negara Surat tugas ditandatangani Menlu Berhubungan hanya dengan pejabat Dapat berhubungan langsung setempat, jika ingin berhubungan dengan pemeringah pusat tempat dengan pemerintah pusat harus diakreditasi melalui perwakilan diplomatik Memiliki daerah ekstrateritorial Tidak memiliki daerah dan hak asilum ekstrateritorial dan hak asilum Dapat mempengaruhi perwakilan konsuler Tunduk kepada perwakilan konsuler

d. e. f.

4. Fungsi perwakilan Diplomatik: a. Mewakili negara pengirim di negara penerima b. Mengadakan persetujuan/ perundingan dengan negara penerima c. Melindungi warga negara dan kepentingan negara di negara penerima d. Mengamati perkembangan negara penerima dan melaporkan ke negara pengirim e. Membina hubungan baik

1.

PENGERTIAN HUBUNGAN INTERNASIONAL

Menurut Rencana Strategi Pelaksanaan Politik Luar Negeri RI (RENSTRA), hubungan Internasional adalah hubungan antarbangsa dalam segala aspeknya yang dilakukan oleh suatu Negara untuk mencapai kepentingan nasional negaranya. Menurut Encyclopedia Americana, hubungan Internasional dilihat sebagai hubungan antarnegara dari Negara yang berbeda-beda, baik berupa hubungan politis, budaya, ekonomi, ataupun hankam. Menurut Mc. Clelland, hubungan Internasional sebagai studi tentang interaksi antar jenis-jenis kesatuan-kesatuan social tertentu, termasuk studi tentang keadaan-keadaan relevan yang mengelilingi interaksi. Hubungan Internasional adalah suatu proses yang pada taraf tertentu melintasi yuridiksi nasional. Karena itu hubungan Internasional selalu mencakup semua hubungan antarkelompok bangsa, antarbangsa dan Negara dalam masyarakat dunia Internasioanal dan kekuatan-kekuatan serta proses-proses yang menentukan cara hidup, bertindak dan berpikir manusia.

perlu diusahakan adanya hubungan persahabatan dan kerjasama antar bangsa yang didasari sikap saling menghormati dan saling menguntungkan. Perlunya hubungan kerja sama Internasional pada dasarnya bertujuan untuk: a. Akibatnya. Pihak lain yang dapat mengadakan kerja sama Internasional disebut aktor non-negara. kerjasama Internasional terjadi tidak hanya terbatas antara dua Negara atau antarnegara. Oleh karena itu.Dalam perkembangannya. b. PERLUNYA KERJA SAMA INTERNASIONAL Ikut melaksanakan ketertiban dunia yyang berdasrkan kemerdekaan. di mana kedudukan pihak lain tersebut sederajat dengan Negara pada umumnya. Kerjasama Internasional dinggap penting dalam rangka untuk Menumbuhkan saling pengertian antarbangsa Mempererat hubungan persahabatan dan persaudaraan antarbangsa Saling mencukupi kebutuhan masing-masing bangsa yang bekerja sama Memenuhi rasa keadilan dan kesejahteraan Membina dan menegakkan perdamaian serta ketertiban dunia Suatu Negara yang tidak mau mengadakan kerjasama Internasional dengan Negara lain akan terkucil dalam pergaulan dunia. Negara tersebut akan mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. e. politik. maka manusia akan mengadakan kerjasama. Dari tujuan ini diharapkan akan terwujud kedamaian dan kesejahteraan hidup yang didambakan oleh setiap manusia di dunia. b. sosial. 3. mempercepat pertumbuhan ekonomi 5. Pada dasarnya kerja sama Internasional terjadi karena keinginan antarbangsa untuk mengadakan kerjasama dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup antarbangsa dan Negara. membebaskan bangsa-bangsa dari keterbelakangan di bidang ekonomi 3. budaya dan pertahanan keamanan 6. memajukan perdagangan 4. meningkatkan kestabilan dalam bidang ekonomi. Menciptakan saling pengertian antarbangsa dalam membina dan menegakkan perdamaian dunia. membebaskan bangsa-bangsa di dunia dari kemiskinan dan kelaparan 2. d. Memacu pertumbuhan ekonomi setiap Negara serta menciptakan keadilan dan kesejahteraan social bagi seluruh rakyatnya. Demikian halnya suatu bangsa tidak akan memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri. c. perdamaian abadi dan keadilan social merupakan tujuan Internasional Negara Indonesia seperti tercantum dalam Pembukaan UUD 1945. 4. Kerja sama Internasional juga terjadi antara Negara dengan pihak lain yang berada di luar wilayah teritorialnya. Secara kodrati manusia tidak dapat mencukupi kebutuhan hidupnya sendiri. PENTINGNYA HUBUNGAN INTERNASIONAL a. 2. TUJUAN KERJASAMA INTERNASIONAL 1. memelihara ketertiban dan perdamaian dunia .

a. b.ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. perdamaian abadi dan keadilan social…” Piagam PBB pada pasal 1 menyatakan sebagai berikut: PBB menciptakan perdamaian dan keamanan Internasional serta berusaha mencegah timbulnya bahaya yang mengancam perdamaian dan keamanan PBB mengembangkan persahabatan antarbangsa atas dasar persamaan dan hak menentukan nasib sendiri dalam rangka perdamaian dunia.7. menurut azas ini berdasrka atas kebangsaan atau kewarganegaraan. bahasa. 5. b. PBB mengembangkan kerja sama Internasional dalam rangka memecahkan persoalanpersoalan ekonomi. Deklarasi ini diakui oleh PBB pada tanggal 10 Desember 1982 dan disahkan oleh pemerintah Indonesia sebagai hukum laut. Berdasrkan ketentuan ini berlaku azas ekstrateritolialet artinya hukum Negara tetap berlaku bagi setiap warga Negara walaupun berada di Negara lain. dan agama. Contoh tindak criminal seperti penyelundupan barang terlarang. Begitu sebaliknya bila berada di Negara lain akan berlaku hukum di Negara tersebut. baik warga Negara asli maupun warga Negara asing. jenis kelamin. Azas Kebangsaan. PBB menjadi pusat penyelesaian-penyelesaian pertikaian Internasional. - DASAR HUKUM KERJASAMA INTERNASIONAL c. Contohnya. azas kebangsaan dan azas kepentingan umum. Berdasrkan azas ini setiap warga Negara dimanapun berada tetap mendapat perlakuan hukum dari negaranya. Perjanjian Internasional secara khusus terdapat dalam Hukum laut Internasional dimana Indonesia sejak 13 Desember 1957 memperjuangkan Deklarasi Juanda yang di dalamnya menyatakan Negara Kesatuan Republik Indonesia dibatasi oleh garis lurus dengan jarak 12 mil dari pangkal lurus yang ditarik dari titik terluar pulau-pulau terluar sebagai laut terluar. d. Dasar pemikiran yang dijadikan pertimbangan kerjasama Internasional bagi bangsa Indonesia adalah: Pembukaan UUD 1945 alenia empat pada kalimat: ‘…. kekuasaan Negara atas warga negaranya. meningkatkan dan memperat tali persahabatan antarbangsa di dunia. pelaku korupsi walaupun sudah berada di luar negeri tetap bias ditangkap dan diadili di Negara asalnya . Artinya hukum Negara berlaku bagi semua orang dan semua barang yang berada di wilayahnya. 6. kemanusiaan serta menghormati hak azasi manusia tanpa membeda-bedakan suku. Perjanjian Internasional (Traktat atau Treaty) merupakan suatu persetujuan yang dibuat secara formal oleh dua Negara atau lebih mengenai penetapan atau ketentuan tentang hak dan kewajiban masing-masing pihak yang terlibat perjanjian. AZAS-AZAS KERJASAMA INTERNASIONAL Dalam hubungan Internasional bagi Indonesia ada tiga azas yang harus ditaati dan dihormati (Pacta Sunt Servada) dijadikan pedoman yaitu: azas territorial. menurut aza ini berlaku kekuasaan Negara atas wilayahnya. a. social budaya. Azas Teritorial.

Kerja sama Multilateral Kerjasama Multilateral merupakan suatu kerjasama yang diikuti oleh lebih dari dua Negara atau banyak Negara. Sebenarnya kerjasama Regional juga merupakan kerjasama multilateral karena anggotanya lebih dari dua Negara. hubungan suatu Negara dengan Negara lain telah diatur dalam Kovensi Wina pada tahun 1961 tentang Diplomatik (hubungan bidang politik). Kerjasama yang akan dibahas merupakan kerjasama yang tidak dalam satu kawasan (Regional). Seperti seorang atau beberapa orang warga negaranya (TKI atau TKW) yang bermasalah di luar negeri dapat dibantu pnyelesaiannya oleh Negara Indonesia. 51 tahun 1961 tentang Perwakilan Diplomatik RI. PENTINGNYA DAN SARANA-SARANA HUBUNGAN INTERNASIONAL BAGI SUATU NEGARA Pengertian Hubungan Internasional menurut buku Rencana Strategi Pelaksanaan Politik Luar Negeri RI (Renstra). MC. termasuk studi tentang keadaan relevan yang mengelilingi interaksi. A. CGI. Adapun yang dimaksud dengan kesatuan-kesatuan sosial tertentu. a. Clelland Hubungan internasional adalah studi tentang keadaan-keadaan relevan yang mengelilingi interaksi. ini berarti bahwa bila Negara kita mengadakan hubungan kerjasama dengan Negara lain terlebih dahulu harus mendapat perdetujuan dari parlemen atau DPR. Negara-negara Non Blok. bangsa maupun organisasi negara sepanjang hubungan bersifat internasional. Azas Kepentingan Umum. Jadi hukum tidak terikat pada batas-batas suatu wilayah Negara. 1. c. Secara Internasional. organisasi dan administrasi internasional dan hukum internasional . 1. Warsito Sunaryo Hubungan internasional. Charles A. SARANA-SARANA HUBUNGAN INTERNASIONAL Kerja sama Bilateral Kerjasama Bilateral adalah hubungan kerja sama dua Negara yang memiliki kepentingan sama dalam bidang poleksosbudhankam. merupakan studi tentang interaksi antara jenis kesatuan-kesatuan sosial tertentu. dan Konvensi Wina tahun 1963 tentang Konsuler (hubungan diluar bidang politik). PENGERTIAN. Dalam rangka mengadakan hubungan kerjasama dua Negara bag Negara Indonesia haruslah bersifat Demokratis dan terbuka . disamping itu hubungan kerjasama juga harus dipublikasikan melalui media massa. adalah hubungan antar bangsa dalam segala aspeknya yang dilakukan oleh suatu negara untuk mencapai kepentingan nasional pengertian menurut beberapa ahli.c. OKI. b. hukum Intenasional akibat dari perjanjian internasional antar dua atau lebih Negara. Tygve Nathiessen Hubungan internasional merupakan bagian dari ilmu politik dan karena itu komponen-komponen hubungan internasional meliputi politik internasional. 7. APEC dan PBB. berdasrkan azas ini Negara tetap berhak melindungi dan mengatur kepentingan dalam kehidupan warga negaranya. a. Contohnya. sedangkan pemerintah Indonesia telah mengeluarkan Keppres N0. 1. bisa diartikan sebagai : negara. NATO. b. tetapi yang keanggotaannya mencakup banyak kawasan atau internasional diantaranya OPEC.

Beberapa sarana penting dalam membangun hubungan internasional adalah sebagai berikut : 1. hukum. Kerjasama antar bangsa di dunia didasari atas sikap saling menghormati dan saling menguntungkan. Asas-Asas Hubungan Internasional .  Faktor eksternal : 1. kekurangan dan kepentingan yang berbeda. Kerjasama internasional antara lain bertujuan untuk :    Memacu pertumbuhan ekonomi setiap negara. di samping demi terciptanya perdamaian dan kesejahteraan hidup yang merupakan dambaan setiap manusia dan negara di dunia.Konsep hubungan internasional berhubungan erat dengan subjek-subjek internasional. Menciptakan saling pengertian antar bangsa dalam membina dan menegakkan perdamaian dunia. tanpa bantuan dan kerja sama dengan negara lain. Penting Hubungan Internasional bagi suatu Negara Arti penting hubungan internasional bagi suatu negara antara lain karena faktor-faktor sebagai berikut :  Faktor internal : Yaitu adanya kekhawatiran terancam kelangsungan hidupnya baik melalui kudeta maupun intervensi dari negara lain. Setiap negara sudah barang tentu memiliki kelebihan. politik internasional termasuk diplomasi. politik. Ketergantungan tersebut. Yaitu ketentuan hukum alam yang tidak dapat dipungkiri bahwa suatu negara tidak dapat berdiri sendiri. Sarana-Sarana Hubungan Internasional bagi suatu Negara Suatu hubungan antar bangsa dan negara (internasional) akan dapat berlangsung dengan baik. Pedomanpedoman internasional. manakala terdapat pedoman-pedoman yang dijadikan sebagai landasan berpijak. Menciptakan keadilan dan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyatnya. 2. Mewujudkan tatanan dunia baru yang dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan dan perdamaian yang abadi bagi warga masyarakat dunia. pertahanan dan keamanan. seperti organisasi internasional. 1. harus dipatuhi oleh pihak-pihak yang mengadakan hubungan baik tertulis maupun yang tidak tertulis. Hubungan kerjasama antar negara (internasional) di dunia diperlukan guna memenuhi kebutuhan hidup dan eksistensi keberadaan suatu negara dalam tata pergaulan internasional. 3. terutama dalam upaya memecahkan masalah-masalah ekonomi. 3. 2. hukum internasional. Untuk membangun komunikasi lintas bangsa dan negara guna mewujudkan kerja sama yang produktif dalam memenuhi berbagai kebutuhan yang menyangkut kepentingan nasional negara masing-masing. Hal-hal inilah yang mendorong dilakukannya hubungan dan kerjasama internasional. 1. sosial budaya.

Tujuannya adalah untuk kepentingan bersama dari mereka yang menyatukan diri di dalamnya. . berlaku hukum asing (internasional) sepenuhnya. Menurut asas ini. Artinya hukum dari negara tersebut tetap berlaku juga bagi warga negaranya. Oleh sebab itu. batas-batas negara. hampir semua negara berkembang maupun negara maju telah mengadakan hubungan kerja sama dengan negara lain (hubungan internasional). walaupun berada di negara asing.  Asas Kepentingan Umum Asas ini didasarkan pada wewenang negara untuk melindungi dan mengatur kepentingan dalam kehidupan bermasyarakat. Sebagai ilustrasi. dikenal beberapa asas yang didasarkan pada daerah dan ruang lingkup berlakunya ketentuan hukum bagi daerah dan warga negara masing-masing. Pertama : Jika suatu Negara telah memiliki 4 (empat) faktor kekuatan tersebut dengan baik. hukum tidak terikat pada batasbatas wilayah suatu negara. Asas ini mempunyai kekuatan exteritorial. Dalam hubungan internasional. mereka relatif lebih longgar untuk tidak mengadakan hubungan internasional. negara melaksanakan hukum bagi semua orang dan semua barang yang ada di wilayahnya. Kedua : Namun jika suatu negara yang memiliki 4 (empat) faktor kekuatan tersebut lemah.Menurut Hugo de Groot. terhadap semua barang atau orang yang berada di luar wilayah tersebut. Menurut asas ini. Faktor-faktor Penentu Dalam Hubungan Internasional Beberapa faktor yang ikut menentukan dalam proses hubungan internasional. antara satu negara dengan negara lain perlua ada hubungan yang teratur dan tertib dalam bentuk hukum internasional. Walaupun demikian. tetap menapat perlakuan hukum dari negaranya. Dalam hal ini. Ada 3 (tiga) asas dalam hubungan internasional yang antara satu dengan lainnyan saling mempengaruhi :  Asas Teritorial Asas ini didasarkan pada kekuasaan negara atas daerahnya. Berdasarkan faktor-faktor tersebut maka dapat difahami bagaimana suatu negara dalam mengadakan hubungan internasional. dapat dilihat pada bagan berikut ini. Jadi. setiap warga negara di manapun ia berada. wajib militer dan wajib pajak. Jadi. 3) Sumber Daya.  Asas Kebangsaan Asas ini didasarkan pada kekuasaan negara untuk warga negaranya. negara dapat menyesuaikan diri dengan semua keadaan dan peristiwa yang bersangkut paut dengan kepentingan umum. Dewasa ini. Apabila ketiga asas ini tidak diperhatikan. akan timbul kekacauan hukum dalam hubungan antar bangsa (internasional). dan 4) Letak Geografis. baik secara bilateral maupun multilateral adalah sebagai berikut. 1. Misalnya persoalan dwikewarganegaraan. 1) Kekuatan Nasional (National Power). bahwa dalam hubungan internasional asas persamaan derajat merupakan dasar yang menjadi kemauan bebas dan persetujuan dari beberapa atau semua negara. kerapkali masih terdapat masalah dan pertikaian-pertikaian yang perlu dipecahkan. 2) Jumlah Penduduk. dengan semakin majunya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang cepat. mereka harus mengadakan hubungan internasional.

1. Kemudian. Mengingat yang melatar belakangi terjadinya hubungan internasional antar negara itu berbeda-beda satu dengan yang lainnya. dan keadilan sosial ”. B. baik masa damai maupun pada masa perang. bahasa dan agama. maka terjadilah interaksi (hubungan) internasional. Pembukaan UUD 1945 alenia IV yang berbunyi “… ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. dan C) saling membutuhkan. traktat ditaati oleh pihak-pihak yang . jenis kelamin. Pasal 1 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menyatakan ketentuan-ketentuan tentang hal-hal berikut : 1) PBB menciptakan perdamaian dan keamanan internasional serta berusaha mencegah timbulnya bahaya yang mengancam perdamaian dan keamanan. Pada umumnya. ada yang menekankan pada : bidang Pertahanan dan keamanan (Hankam). serta menghormati hak-hak asasi manusia tanpa membeda-bedakan suku. perdamaian abadi. 2. 4) PBB menjadi pusat penyelesaian-penyelesaian masalah internasional. Perjanjian internasional (traktat = treaty) adalah suatu persetujuan (agreement) yang dinyatakan secara formal antar dua negara atau lebih mengenai penetapan serta ketentuan tentang hak dan kewajiban masing-masing pihak. 2) PBB mengembangkan persahabatan antar bangsa atas dasar persamaan dan hak menentukan nasib sendiri dalam rangka perdamaian dunia. yaitu : 1. bidang Ekonomi. maka terjadilah pengelompokan bentuk hubungan internasional yang sekarang ini. Adapun titik berat dalam hubungan internasional. 3) PBB mengembangkan kerjasama internasional dalam rangka memecahkan persoalanpersoalan ekonomi. Sosial Budaya dan bahkan ada negara yang hanya menekankan di bidang Idiologi saja. sosial budaya.Ketiga kelompok negara tersebut di atas (A. Bagi bangsa Indonesia hubungan kerjasama antar negara merupakan jalinan antar negara yang mengacu pada beberapa landasan hukum. kemanusiaan. pihak-pihak tersebut terikat oleh kesepakatan.

Deklarasi ini diakui PBB pada tanggal 10 Desember 1982 dan disahkan oleh pemerintah Indonesia dengan Undang-Undang No. 1. Berikut ini beberapa pengertian yan dikemukakan oleh para ahli. Meskipun kedalam 200 meter sulit dimonitor oleh setiap . Perjanjian internasional adalah perjanjian yang diadakan antar bangsa yang bertujuan untuk menciptakan akibat-akibat hukum tertentu. Perjanjian internasional dapat berbentuk bilateral maupun multirateral. Malaysia. Ini berarti dalam hubungan internasional telah melahirkan hak dan kewajiban antar subyek hukum (negara) yang saling berhubungan. Tegasnya. 17 Tahun 1985 tentang Hukum Laut. B. TAHAP-TAHAP PERJANJIAN INTERNASIONAL 1. Pengertian Perjanjian Internasional Hubungan internasional yang merupakan hubungan antar negara. yang bertujuan untuk mengadakan akibat-akibat hukum tertentu. politik maupun ilmu-ilmu sosial lain. juga negara-negara. € G. Contoh: Konvensi Hukum Laut Internasional telah menetapkan landas kontinen sedalam 200 meter. € Oppenheimer-Lauterpacht Perjanjian internasional adalah suatu persetujuan antar negara yang menimbulkan hak dan kewajiban di antara pihak-pihak yang mengadakannya. 1. Secara khusus terdapat dalam Deklarasi hukum laut internasional. Seperti halnya dalam memberikan pengertian hukum. maka pengertian perjanjian internasionalpun sangat beragam. perjanjian internasional mengatur perjanjian antarnegara saja selaku subjek hukum internasional.berkepentingan karena adanya asas pacta sun servanda (persetujuan antar negara harus dihormati). 2. SH. Indonesia sejak 13 Desember 1957 memperjuangkan Deklarasi Juanda yang di dalamnya menyatakan Negara Kesatuan Republik Indonesia dibatasi oleh garis lurus dengan jarak 12 mil dari garis pangkal lurus yang ditarik dari titik terluar pulau-pulau terluar sebagai laut teritorial. Dan lazimnya hal demikian itu akan diawali dengan perjanjian pembukaan hubungan de facto tetap(konsuler) sampai pada akhirnya berupa de jure penuh (perwakilan diplomatik) yang bersifat bilateral.M. € Konferensi Wina tahun 1969 Perjanjian internasional adalah perjanjian yang diadakan oleh dua negara atau lebih. Dalam arti etis normatif. € Prof Dr. Subjek-subjek hukum dalam hal ini selain lembaga-lembaga internasional. Hal ini telah disepakati oleh Indonesia. Mochtar Kusumaatmadja. pada dasarnya adalah ”hubungan hukum”. LL. setiap subjek pembuat perjanjian hendaknya secara moral dan hukum benar-benar bertanggungjawab terhadap apa yang telah dilakukannya. dan Muangthai pada tanggal 21 Desember 1971 untuk Common Point di Selat Malaka. Schwarzenberger Perjanjian internasional adalah suatu persetujuan antara subjek-subjek hukum internasional yang menimbulkan kewajiban-kewajiban yang mengikat dalam hukum internasional.

Perjanian bersifat penting yang dibuat melalui proses perundingan. 1. dan sebagainya. c. yaitu suatu perjanian yang melakukan ketentuan-ketentuan atau kaidah-kaidah hukum bagi masyarakat internasional secara keseluruhan (bersifat multilateral). Segi ekonomi. € Pendapat Accademy of Sciences of USSR Suatu Perjanjian Internasional adalah suatu persetujuan yang dinyatakan secara formal antara dua atau lebih negara-negara mengenai pemantapan. Segi politis. Perjanjian yang membentuk hukum (law making treaties). d. dan sebagainya. dan sebagainya. batas alam daratan. Konvensi Montego tentang Hukum laut internasional tahun1982. seperti laut teritorial. Contoh: Nato. Perjanjian bersifat sederhana yang dibuat melalui dua tahap. ekstradisi dan sebagainya. Segi hukum. b. seperti bantuan ekonomi dan bantuan keuangan. seperti status kewarganegaraan (Indonesia – RRC). IMF. seperti masalah karantina.  Menurut Fungsinya a. dan SEATO. c. . Segi batas wilayah. Contoh: CGI. Perjanjian antar negara yang dilakukan oleh banyak negara yang merupakan subjek hukum internasional. e. Perjanjian ini bersifat terbuka bagi pihak ketiga. Segi kesehatan. ANZUS.  Menurut Proses/Tahapan Pembentukannya a. Contoh: konfernsi Wina tahun 1958 tentang hubungan diplomatik.  Menurut Isinya a. Penggolongan Perjanjian Internasional Klasifikasi perjanjian internasional dapat dibedakan atas:  Menurut Subjeknya a. IBRD. seperti Pakta Pertahanan dan Pakta Perdamaian. Perjanjian internasional antar negara dan subjek hukum internasional lainnya. penanggulangan wabah penyakit AIDS. dan sebagainya. penandatanganan dan ratifikasi b.kapal yang lewat. Perjanjian antar sesama subjek hukum internasional selain negara. namun masing-masing negara tersebut harus mau mematuhi batas-batas hak dan kewajibannya. seperti antara suatu organisasi internasional dan organisasi internasional lainnya. perubahab atau pembatasan daripada hak-hak dan kewajiban mereka secara timbal balik. seperti antara organisasi internasional Tahta Suci ( Vatican) dengan organisasi Uni Eropa. yaitu perundingan dan penandatanganan (biasanya digunakan) kata persetujuan dan agreemaent). Contoh: Kerjasama ASEAN dan Uni Eropa. b. 2.

3. . Konvensi (Convention) Yaitu persetujuan formal yang bersifat multilateral. Persetujuan (Agreement) Yaitu prjanjian yang berifat teknis atau admistratif Agrement tidak diratifikasi karena sifatnya tidak seresmi traktat atau konvensi. Perjanjian yang bersifat khusus (treaty contract). Nama Traktat (Treaty) Uraian Yaitu. atau catatan-catatan suatu permufakatan. yaitu perjanjian yang menimbulkan hak dan kewajiban bagi negara-negara yang mengadakan perjanjian saja (perjanjian bilateral). Protokol (Protocol) Yaitu persetujuan yang tidak resmi dan pada umumnya tidak dibuat oleh kepala negara. Istilah-Istilah Lain Perjanjian Internasional Pemberian berbagai istilah perjanjian internasional (traktat) berdasarkan pada tingkat pentingnya suatu perjanjian internasional serta keharusan untuk mendapatkan suatu ratifikasi dari setiap kepala negara yang mengadakan perjanjian. Persetujuan ini harus dilegalisasi oleh wakil-wakil yang berkuasa penuh (plaenipotentiones). perjanjian paling formal yang merupakan persetujuan dari dua negara atau lebih. 6. perjanjian batas wilayah. Perikatan tidak seresmi traktat dan konvensi. 1. Mengatur masalah-masalah tambahan seperti penafsiran klausal-klausal tertentu. 4. dan tidak berurusan dengan kebijaksanaan tingkat tinggi (high policy). Perikatan Yaitu istilah yang digunakan untuk (Arrangement) transaksi-transaksi yang bersifat sememtara. Istilah lain dari perjanjian adalah berikut ini.b. Proses verbal tidak diratifikasi. Proses Verbal Yaitu catatab-catatan atau ringkasanringkasan atau kesimpulan-kesimpulan konferensi diplomatik. 2. Contoh: Perjanjian antara RI dan RRC mengenai dwikewarganegaraan tahun 1955. pemberantasan penyeludupan-penyelundupan dan sebagainya. 3. 5. No 1. Keterangan Perjanjian ini khusus mencakup bidang politik dan bidang ekonomi.

11. Ketentuan Yaitu ringkasan hasil konvensi yang Penutup (Final menyebutkan negara peserta. Deklarasi (Declaration) Yaitu perjanjian internasional yang Deklarasi sebagai persetuberbentuk traktat. 8. sampai berhasil diwujudkan perjumpaan yang lebih permanen. militer dan negara serta dapat bersifat multilateral. Piagam itu dapat digunakan sebagai alat tambahan untuk pelaksanaan suatu konvensi (seperti piagam kebebasan transit). tetapi akhir. nama utusan Act) yang turut diundang. LBB (Liga BangsaBangsa) mengguna-kan ketentuan umum mengenai arbitrasi untuk menyelesaikan secara damai pertikaian . 10. dan sistematis serta tidak memerlukan ratifikasi.Akibat pertukaran nota ini akhir ini banyak digunakan. 12. Ketentuan Umum (General Act). Misalnya. Pertukaran Nota Yaitu metode yang tidak resmi. Modus Vivendi Yaitu dokumen untuk mencatat persetujuan internasional yang bersifat sementara. dan dokumen tidak juan tidak resmi bila mengatur resmi.7. serta masalah yang disetujui konferensi dan tidak memerlukan ratifikasi. menerangkan suatu judul dari batang tubuh ketentuan traktat. terinci. dan sebagai dokumen tidak resmi apabila merupakan lampiran pada traktat atau konvensi. Yaitu traktat yang dapat bersifat resmi dan tidak resmi. timbul kewajiban yang pertukaran nota dilakukan oleh wakil-wakil menyangkut mereka. 9. Deklarasi sebagai traktat bila hal-hal yang kurang penting. Biasanya. Piagam (Statute) Yaitu himpunan peraturan yang ditetapkan oleh persetujuan interna-sional baik mengenai pekerjaan maupun kesatuankesatuan tertentu seperti pengawasan internasional yang mencakup tentang minyak atau mengenai lapangan kerja lembaga-lembaga internaional.

seperti antara organisasi internasional Takhta Suci dengan Organisasi Uni Eropa. dan sebagainya. penanggulangan wabah penyakit AIDS. seperti antara suatu organisasi internasional dan organisasi internasional lainnya. penandatanganan. seperti masalah karantina. yaitu suatu perjanjian yang meletakkan ketentuan-ketentuan hukum bagi masyarakat internasional secara keseluruhan (bersifat multilateral). Penggolongan Perjanjian Internasional Untuk mengetahui penggolongan atau klasifikasi perjanjian internasional. Perjanjian ini bersifat terbuka bagi pihak ketiga. 4) Segi kesehatan. Contoh: NATO. 3) Perjanjian antar subjek hukum internasional selain negara. batas alam daratan. seperti bantuan ekonomi dan bantuan keuangan. d) Menurut fungsinya 1) Perjanjian yang membentuk hukum (law making treaties). 2. Chart BAB 4 HUBUNGAN INTERNASIONAL DAN ORGANISASI INTERNASIONAL D. 2) Perjanjian internasional antar negara dan subjek hukum internasional lainnya. 2) Perjanjian bersifat sederhana yang dibuatmelalui dua tahap. Seperti laut teritorial. dll 3) Segi batas wilayah. a) Menurut subjeknya 1) Perjanjian antar negara yang dilakukan oleh banyak negara merupakan subjek hukum internasional. 13. yaitu perjanjian yang menimbulkan hak dan kewajiban bagi negara-negara yang mengadakan perjanjian saja (perjanjian . seperti pakta pertahanan dan perdamaian. Contoh: IMF. b) Menurut isinya 1) Segi polotis. dan ratifikasi. Bank Dunia. yaitu perundingan dan penandatanganan (biasanya digunakan kata persetujuan atau agreement). yang dimaksud dengan perjanjian internasional adalah suatu persetujuan yang dibuat antar negara dalam bentuk tertulis. dan diatur oleh hukum internasional. dan sebagainya. dan lain sebagainya. 2) Perjanjian yang bersifat khusus (treaty contract). Contoh: Konvensi Wina tahun 1958 tentang hubungan diplomatik. c) Menurut proses atau tahap pembentukannya 1) Perjanjian bersifat penting yang dibuat melalui proses perundingan. Perjanjian Internasional 1. Contoh: Kerjasama ASEAN dan Uni Eropa. 2) Segi ekonomi.internasional tahun 1928. apakah dalam instrumen tunggal atau dua atau lebih instrumen yang berkaitan dan apa pun nama yang diberikan kepadanya. kita harus meninjau dari berbagai segi aspeknya dapat dibedakan seperti berikut. Pengertian Menurut Pasal 2 ayat (1) huruf a Konvensi Wina tahun 1969 tentang Perjanjian Internasional.

Proses Pembuatan Perjanjian Internasional Dalam Konvensi Wina tahun 1969 tentang Hukum Perjanjian Internasional disebabkan bahwa dalam pembuatan perjanjian baik bilateral maupun multilateral dapat dilakukan melalui tahap-tahap berikut. Namun demikian. penandatanganan teks perjanjian sudah dianggap sah jika 2/3 suara persen yang hadir memberikan suara. suatu negara dapat diwakili oleh pejabat yang dapat menunjukkan Surat Kuasa Penuh (full powers). Selain mereka. kepala pemerintahan. Ada beberapa contoh yang dapat disampaikan sebagai gambaran konkret perjanjian bilateral. Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE). Artinya tertutup kemungkinan bagi negara lain untuk turut serta dalam perjanjian tersebut. Perjanjian Bilateral Perjanjian bilateral bersifat khusus (treaty contract) karena hanya mengatur hal-hal menyangkut kepentingan kedua negara saja. dan Landas Benua. Perjanjian multilateral tidak saja mengatur kepentingan negara-negara yang mengadakannya. hal ini juga dapat dilakukan oleh kepala negara. perjanjian belum dapat diberlakukan oleh masingmasing negara sebelum diratifikasi oleh masing-masing negaranya. Untuk lebih jelasnya adabeberapa contoh tentang perjanjian multilateral seperti berikut. dan lain-lain. 4. Perjanjian Multilateral Perjanjian itu sering disebut sebagai law making treatiskarena biasanya mengatur halhal yang menyangkut kepentingan umum dan bersifat terbuka. 3. perjanjian bilateral bersifat „tertutup‟. melainkan juga kepentingan negara lain yang tidak turut (bukan peserta) dalam perjanjian multilateral tersebut. 1) Konvensi Jenewa tahun 1949 tentang Perlindungan Korban Perang 2) Konvensi Wina tahun 1961 tentang Hubungan Diplomatik 3) Konvensi Hukum Laut Internasional tahun1982 tentang Laut Teritorial. c) Pengesahan (Ratification) Suatu negara mengikatkan diri pada suatu perjanjian dengan syarat apabila telah . Jenis-Jenis Perjanjian Internasional a. Contoh: Perjanjian antara RI dan RRC mengenai dwi kewarganegaraan tahun 1955. Untuk perundingan yang bersifat multilateral.bilateral). 1) Perjanjian antara Indonesia dengan Thailand tentang garis batas Laut Andaman di sebelah utara Selat Malaka pada tahun 1971 2) Perjanjian ekstradisi antara Indonesia dan Malaysia pada tahun 1974 b. b) Penandatangan (Signature) Lazimnya penandatangan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) atau kepala pemerintahan. kecuali jika ditentukan lain. Oleh karena itu. Zona bersebelahan. menteri luar negeri tau duta besar. Dalam melaksanakan negosiasi. a) Perundingan (Negotiation) Perundingan merupakan perjanjian tahap pertama antar pihak atau negara tentang objek tertentu.Pada tahap awal diadakan penjajakan atau pembicaraan pndahuluan oleh masing-masing pihak yang berkepentingan.

a. Daya berlaku surut (Retroactivity). yaitu sebagai berikut. terdapat dua teori yang cukup berkembang. 8. Mulai berlaku sejak tanggal yang ditentukan atau menurut yang disetujui oleh negara perunding. Berikut ini beberapa contoh perjanjian internasional yang dapat ditemukan dari perjalanan sejarah bangsa dan negara Indonesia. Penerapan Perjanjian Internasional Penerapan perjanjian internasional dapat diberlakukan atas dasar sebagai berikut. Ratifikasi perjanjian internasional dapat dibedakan sebagai berikut. a. . 7. 1) Teori kebulatan suara (Unanimity Principle). Harus dinyatakan secara formal/resmi. 9. Kedudukan Negara Bukan Peserta Negara bukan peserta pada hakikatnya tidak memiliki hak dan kewajiban untuk mematuhinya. 6. 1) Ratifikasi oleh badan eksekutif. atau mengubah akibat hukum dari ketentuan-ketentuan yang terdapat dalm perjanjian itu. 3) Ratifikasi campuran (DPR dan pemerintah). Penandatanganan atas perjanjian hanya dapat bersifat sementara dan masih harus dikuatkan dengan pengesaan atau penguatan. b. Berlakunya Perjanjian Internasional Perjanjian internasional berlaku pada saat peristiwa berikut ini. Wilayah penerapan (Teritorial Scope). b. Kesadaran hukum nasional. perjanjian mulai berlaku setelah persetujuan diikat dan dinyatakn oleh semua negara perunding. dan lain-lain) mereka juga dapat trikat dengan kondisi sebgai berikut. 2) Ratifikasi oleh badan legislatif. meniadakan. b. Perjanjian yang harus dipatuhi (Pact Sunt Servanda). Akan tetapi bila perjanjian itu bersifat multilateral (PBB) atau objeknya besar (Terusan Suez. b. Persyaratan Perjanjian Internasional Unsur-unsur yang penting dalam persyaratan adalah sebagai berikut. Jika tidak ada ketentuan atau persetujuan. Perjanjian penyusul (Successive Treaty). 2) Teori pan Amerika (menekankan kedaulatan negara). 5. Mengenai persyaratan dalam perjanjian internasional. a. Bermaksud untuk membatasi. a.disahkan oleh badan yang berwenang di negaranya. c. a) Persetujuan Indonesia dengan Belanda mengenai penyerahan Irian Barat (Papua) b) Persetujuan garis batas landas kontinen antara indonesia dengan Singapura tentang selat Singapura (25 Mei 1973). Pelaksanaan Perjanjian Internasional Ketaatan perjanjian internasional dilakukan berdasarkan sebagai berikut.

IV/MPR/1999 Tentang GBHN. Latar Belakang Pada tanggal 2 September 1948. landasan konstitusional atau sruktural UUD 1945. Perkembangan situasi internasional f. Selain itu. Adanya unsur paksaan terhadap wakil suatu negara peserta. . ada faktor-faktor penting yang ikut menentukan perumusan politik luar negeri Indonesia. Landasan Politik Luar Negeri Indonesia Landasan politik luar negeri Indonesia meliputi landasan idiil pancasila. a. tetapi mestikah kita. “. E. Dr. 10. Perjanjian secara sepihak diakhiri oleh salah satu peserta dan pengakhiran itu diterima oleh pihak lain. Pengertian Politik Luar Negeri Menurut UU No. b. 37 Tahun 1999 tentang Hubungan Luar Negeri menyatakan bahwa yang dimaksud politik luar negeri adalah kebijakan. dan langkah pemerintah Republik Indonesia yang diambil dalam melakukan hubungan dengan negara lain. Keterangan inilah yang kemudian menjadi dasar pertimbangan politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif. Paksaan tersebut baik dengan ancaman maupun pengguanaan kekuatan. Mochtar Kusumaatmadja. Penduduk c. SH dalam buku pengantar hukum internasional mengatakan bahwa suatu perjanjian berakhir karena sebagai berikut. Posisi geografis b. KEBIJAKAN POLITIK LUAR NEGERI INDONESIA 1. c. UU No. Militer e.. Landasan dan Pengerian Politik Luar Negeri Indonesia a. b. Negara tersebut menyatakan diri terhadap perjanjian itu. dan kebijakan menteri luar negeri berupa Peraturan Menteri. a.a. Masa berlakunya perjanjian internasional itu telah habis. Negara atau wakil kuasa penuh melanggar ketentuan hukum nasionalnya. b. Kekayaan alam d. Berakhirnya Perjanjian Internasional Prof. a. sikap. 37 Tahun 1999 tentang Hubungan Luar Negeri. b. bangsa Indonesia dan negara kita hanya harus memilih antara pro-Rusia atau pro-Amerika? Apakah tak ada pendirian lain yang harus kita ambil dalm mengejar cita-cita kita”. c. yaitu sebagai berikut. Pembatalan Perjanjian Internasional Berdasarkan Konvensi Wina tahun 1969. Kulitas diplomasi 2. Telah tercapai tujuan dari perjanjian internasional itu. pemerintah segera mengumumkan pendirian politik luar negeri Indonesia di hadapan badan pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat yang antara lain berbunyi. kebijakan presiden yang berupa Keputusan Presiden. landasan operasional (Ketetapan MPR RI No. Negara tersebut dikehendaki oleh para peserta. karena berbagai alasan suatu perjanjian internasional dapat batal antara lain sebagai berikut. 11.. Bertentangan dengan suatu kaidah dasar hukum internasional lainnya.

5. menjatuhkan kontradiksi dengan mencari keserasian yang sesuia dengan falsafah pancasila. 4) Membantu pelaksanaan keadilan sosial internasioanl dengan berpedoman pada Piagam PBB. Pelaksanaan dilkukan dengan keluwesan dalam pendekatan dan penanggapan sehingga pengaruhnya harus dilakukan untuk kepentingan nasional terutama kepentingan ekonomi rakyat. persaudaraan. Pemulihan kembali kepercayaan negara-negara bangsa-bangsa lain terhadap maksud dan tujuan revolusi Indonesia dengan cara memperbanyak kawan dari pada lawan. Pedoman Perjuangan Pedoman perjuangan politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif berdasarkan faktorfaktor berikut. b. terutam sekali dengan negara-negara Afrika dan Asia atas dasar bekerja sama membentuk satu dunia baru yang bersih dari imperialisme dan kolonialisme menuju perdamaian dunia yang sempurna. serta subjek hukum internasional lainnya dalam rangka menghadapi masalah internasional guna mencapai tujuan nasional. c. Pokok-pokok politik luar negeri bebas aktif. 3) Pembentukan satu persahabatan yang baik antara Republik Indonesia dan semua negara di dunia. 2) Pembentukan satu masyarakat yang adil dan makmur material dan spiritual dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia. 3) Memperkuat sendi-sendi hukum internasional dan organisasi internasional untuk menjamin perdamaian yang kekal. adil. . 1) Negara Indonesia menggunakan politik damai 2) Negara RI bersahabat dengan segala bangsa atas dasar salin menghaegai dengan tidak mencampuri soal susunan dan corak pemerintahan negara masing-masing. dan sejahtera. negara kita harus tetap melaksanakan politik luar negeri yang bebas dan aktif. a. Dasa-Sila Bandung yang mencerminkan sollidaritas negara-negara Asia sendiri dengan kerjasama regional. khususnya Pasal 1. b. yaitu sebagai berikut. 3. Pokok-Pokok dan Tujuan Politik Luar Negeri Indonesia a. Bebas. Pelaksanaan Politik Bebas Aktif Dalam rangka menciptakan perdamaian dunia yang abadi. artinya kita bebas menentukan sikap dan pandangan kita terhadap masalahmasalah internasional dan terlepas dari ikatan kekuatan-kekuatan raksasa dunia yang secara ideologis bertentangan (blok Timur dengan komunisnya dan blok Barat dengan liberalnya). 5) Negara RI dalam lingkungan PBB berusaha menyokong perjuangan kemerdekaan bangsa-bangsa yang masih dijajah sebab tanpa kemerdekaan. Tujuan Politik Luar Negeri Indonesia 1) Pembentukan satu negara Republik Indonesia yang berbentuk negara kesatuan dan negara kebangsaan yang demokratis dengan wilayah kekuasaan dari Sabang sampai Merauke.2.organisasi internasional. dan perdamaian internasional itu tidak akan tercapai. a. dan 55. 4.

Budaya politik adalah merupakan salah satu komponen dalam sistem politik dan juga dapat dipandang sebagai suatu landasan sistem politik yang memberi jiwa atau warna sistem politik atau dengan kata lain memberikan arah pada peran peran politik yang dilakukan oleh struktur politik.A. orientasi. simbol yang dimiliki individu dan yang dilaksanakan dalam masyarakat. B. 2. G. dapat kita lihat pada contoh berikut ini. Mochtar massoed.Budaya politik memiliki beberapa tipe antara lain sebagai berikut : 1. Marbun. Di dalam masyarakat yang seperti ini spesialisasi sangat kecil dan belum banyak berkembang. Masyarakat yang seperti ini orang orangnya sama sekali tidak menyadari atau mengabaikan adanya pemerintahan dan politik. Aktif.Budaya politik adalah sikap orientasi warga negara terhadap sistem politik dan aneka ragam bagiannya dan sikap terhadap peranan warga negara di dalam sistem tersebut. keyakinan. Hal ini dikarenakan di dalam masyarakat tersebut banyak warganya yang buta huruf dan tinggal di tempet tempat yang terpencil. 3. aktif memperjuangkan ketertiban dunia. sistem kepercayaan.berikut ini beberapa pengertian budaya politik : 1.Budaya politik ini terbatas pada stu wilayah yang ruang lingkupnya kecil dan sempit dan biasanya terdapat dalam masyarakat yang tradisional dan sederhana. Aktif memperjuangkan kebebasan dan kemerdekaan. Almond. 3.nilai nilai. sikap. Pengertian Budaya Politik. ide ide.Menurut Mochtar Masoed budaya politik subjek ini lebih menunjuk pada orang orang yang secara pasif patuh pada pejabat pejabat pemerintah dan undang undang. A. dan budaya politik ini lebih mengutamakan dimensi psikologis dari suatu siste politik yaitu sikap.Budaya politik adalah sikap dan orientasi warga suatu negara terhadap kehidupan pemerintahan negara dan politiknya. 2) Indonesia juga aktif dalam merintis dan mengembangkan organisasi di kawasan Asia Tenggara (ASEN). Budaya Politik Partisipan ( Participant Political Culture ). tetapi mereka tidak melibatkan diri dalam politik atau memberikan suara dalam pemilihan. .Budaya politik partisipan ini adalah suatu bentuk budaya dimana anggota masyarakat cenderung diorientasikan secara eksplisit terhadap sistem sebagai keseluruhan dan terhadap struktur dan proses politik serta administratif.Budaya politik adalah keyakinan. Larry Diamond.b. nilai nilai. 4. Powel. dan pilihan politik seseorang. 1) Penyelenggaraan Konferensi Aia-Afrika pada tahun 1955 yang melahirkan semangat dan solidaritas negara-negara Asia-Afrika yang kemudian melahirkan Deklarasi Bandung. 5.Budaya politik adalah suatu konsep yang terdiri dari sikap. sentimen dan evaluasi suatu masyarakat tentang sistem politik negeri mereka dan peran masing masing individu dalam sistem itu. artinya kita dalam politik luar negeri senantiasa aktif memperjuangkan terbinarnya perdamaian dunia. termasuk pola kecenderungan kecenderungan khusus serta pola pola kebiasaan yang terdapat pada kelompok kelompok dalam masyarakat.Budaya politik adalah pandangan politik yang mempengaruhi sikap. Budaya politik ini ditandai dengan adanya kesadaran masyarakat yang turut aktif dalam kehidupan politik. dan keterampilan yang sedang berlaku bagi seluruh anggota masyarakat. BAB I BUDAYA POLITIK. dan aktif ikut serta menciptakan keadilan sosial dunia. Budaya Politik Parokial ( Parochial Political Culture ). 2. Perwujudan politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif. Budaya Politik Subjek ( Subject Political Culture ). Tipe tipe Budaya Politik.

Fungsi Sosialisasi Politik. 3.A. 2. guru.Kelurga merupakan unit yang paling kecil dalam masyarakat dan disinilah seorang individu berhadapan langsung.di dalam keluarga inilah terjadi pembentukan nilai nilai politik. 4. Selain itu sekolah juga dapat membangun kesadaran kepada generasi muda mengenai arti penting hidup bernegara dan cinta terhadap tanah air.Sosialisasi politik merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan suatu proses dimana seseorang mempelajari dan menumbuhkan pandangannya tentang politik.Kelompok pergaulan dapat menjadi sarana sosialisasi politik karena dalam kelompok pergaulan seorang anak akan bertemu dengan orang lain yang masing masing memiliki kedudukan yang relatif sama dan memiliki ikatan yang erat pula. Karena . misalnya dari pelajaran kewarganegaraan.oleh sebab itu tempat kerja juga merupakan tempat sosialisasi politik. Almond. Dennis Kavanagh. G. Dawson. berikut pengertian sosialisasi politik menurut beberapa tokoh : 1. Jadi didalam kelompok ini mereka dapat saling bertukar pendapat dan dapat mengikuti peristiwa peristiwa politik yang memungkinkan mereka tertarik pada politik.C. Tempat Kerja. nilai nilai dan pandangan pandangan politik dari orang tua.Sosialisasi politik merupakan proses dimana sikap sikap politik dan pola pola tingkah laku politik diperoleh dan dibentuk dan juga merupakan sarana bagi suatu generasi untuk menyampaikan dasar dasar politik dan keyakinan keyakinan politik kepada generasi berikutnya. Pengertian Sosialisasi Politik.Sosialisasi politik adalah cara bagaimana masyarakat meneruskan kebudayaan politiknya. misalnya anak diajak dalam pengambilan suatu keputusan dalam rapat keluarga. Bagi para anggota tepat kerja merupakan tempat yang berfungsi sebagai sarana penyuluhan politik. Kenneth P. nilai nilai. serta keyakinan politiknya kepada anaknya.E.Sosialisasi politik dipandang sebagai suatu pewarisan pengetahuan.5. dari proses tersebut maka seorang anak akan dapat belajar menghargai pendapat oarang lain dan juga akan menyesuikan pendapatnya dengan pendapat oarang lain. D. Mekanisme Sosialisasi Politik. Langton. orang tua akan mendidik anaknya dengan menanamkan kaidah kaidah. Ramlan Surbakti.Organisasi formal maupun nonformal serta organisasi politik terbentuk atas dasar pekerjaan. 2. Sekolah. Dengan adanya hal ini maka suat saat mereka akan dihadapkan dengan suatu permasalahan yang keudian mereka musyawarahkan. 3. Dalam rangka untuk mencapai hal tersebut maka dalam rangka sosialisasi politik tersebut maka dibutuhkan sarana sarana pendukung sosialisasi yang antara lain sebagai berikut : 1. Richard E.Pengertian sisialisasi politik banyak sekali tokoh yang memberikan definisinya. Keluarga.Karena sosilisasi politik merupakan suatu cara dalam mengembangkan dan menginformasikan politik maka fungsi yang paling mendasar dari sosialisasi politik ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pebelajaran bagi masyarakat agar mereka paham dan mengetahui secara benar tentang apa yang ada dalam politik. dengan memberikan penekanan pada cara masyarakat meneruskan kebudayaan politiknya. dengan adanya inforasi yang benar maka kelak akan tercipta suatu masyarakat yang anggota anggotanya mempunyai pegetahuan politik yang baik dan diharapkan dengan mempunyai pengetahuan tersebut mereka dapat ikut berperan aktif dalam kegiatan kegaiatan politik sehingga mereka tidak pasif terhadap kondisi politik negaranya.Di dalam fungsi sosialisasi politik bagi masyarakat dapat mentransmisikn kebudayaan politik suatu bangsa dari generasi tua kepada generasi muda dan juga sebagai sarana memelihara budaya politik dari bangsa itu sendiri. dan sarana sarana sosialisasi yang lainnya kepada warga negara yang baru dan mereka yang menginjak dewasa 4. Kelompok Pergaulan.Sosialisasi politik merupakan proses pembentukan sikap dan orientasi politik anggota masyarakat. dengan pengalaman ini maka anak dapat meningkatkan kompetensi politik bagi anak.Sekolah merupakan tempat pendidikan jadi tidak megherankan jika sekolah dapat memberikan pandangan pandangan kongkret tentang politik dan segala hal tentang politik karena sekolah memberikan pengetahuan kepada generasi muda tentang dunia politik.

Kontak kontak politik langsung yang dimaksud adalah pengalam nyata terlibat dalam politik entah sebagai pejabat pemerintah. Media Massa. Misalnya kaum buruh yang bergabung dengan serikat buruh dan berdemonstrasi dari pengalaman tersebut seorang buruh dapat mengerti tentang berpolitik. melainkan berbeda satu sama lainnya. kelakuan. Sebagai nilai persamaan dalam berprilaku sebagai rakyat yang berdaulat adalah kita sebagai manusia harus mampu menghargai harkat dan martabat sesama manusia.6. dan kesetiaan pada aturan aturan. kebiasaan. Sebagai nilai penalaran dapat mendorong . dan kompromi.Solidaritas adalah kesediaan untuk memperhtikan kepentingan dan bekerja sama dengan orang lain dalam hal ini manusia sama sama memiliki kebebasan untuk mempertimbangkan kepentingan pihak lain. kesederajatan. Unsur unsur Budaya Demokrasi. Kerena setiap manusia meiliki hal tersebut yang kadang kala berbeda dengan yang kita miliki. 5. membela tindakan tertentu. disiplin. toleransi. Kebebasan. Kejujuran diperlukan agar hubungan antar pihak berjalan dengan baik tidak menimbulkan benih benih konflik.Media massa merupakan saran yang paling efektif karena media massa dapat memberikan banyak informasi bagi masyarakat luas termasuk politik baik tingkat nasional maupun tingkat internasional. 4.Kejujuran adalah keterbukaan untuk meyatakan kebenaran. tetapi didepan Allah tetap sama.Kebebasan bukan erupakan kelelusaan untuk melakukan segala hal tanpa batas tetapi kebebasan adalah keleluasaan untuk membuat pilihan atau melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi kepentingan bersama atas kehendak sendiri tanpa ada tekanan dari pihak manapun. Pengertian Budaya Demokrasi.Budaya demokrasi adalah pola pola sikap dan orientasi politik yang bersumber dari nilai nilai dasar demokrasi dan yang sudah seharusnya dimiliki oleh setiap warga negara dari sistem politik demokrasi. menuntut hal serupa pada orang lain. namun dalam demokrasi berpandangan bahwa manusia yang berbeda beda itu pada hakekatnya sama sederajat. pandangan.Penalaran adalah penjelasan mengapa seseorang memiliki pandangan tertentu. sikap ini diperlukan dalam memelihara pemerintahan demokratis. dsb. Menghormati Penalaran.Toleransi adalah sikap dimana kita sebagai manusia hendaknya toleran yang berarti bahwa kita harus menghargai pendapat.Tuhan menciptakan manusia sebagai pribadi yang unik. Selain itu toleransi dapat mendorong tumbuhnya sikap toleran terhadap keanekaragaman. Demokrasi tidak berpendirian bahwa manusia itu semuanya sama.5. kepercayaan.6. Kontak kontak Politik Langsung. Toleransi. Sedangkn inti dari budaya demokrasi ini adalah kerjasama.pengurus partai ataupun yang lainnya entah bersifat positif atau negatif hal ini juga akan dapat merubah pemikiran dan keyakinan politik seseorang. kebiasaan untuk eberikan penalaran akan menumbuhkan kesadaran bahwa banyak alternatif sumber informasi dan ada banyak kemungkinan untuk mencapai tujuan. Solidaritas. Selain itu media massa juga merupakan sarana yang ampuh untuk membentuk sikap sikap dan keyakinan politik dan melalui media ini suatu ideologi dapat ditanamkan kepada masyarakat dan kebijakan kebijakan politik negara dapat disampaikan kepada rakyt melalui media ini. 3. menghargai keanekaragaman.Unsur unsur budaya demokrasi ada beberapa hal yang antara lain yaitu sebagai berikut : 1. Persamaan. Sebagai nilai solidaritas dapat menumbuhkan sikap batin dan kehendak untuk menempatkan kebaikan bersama diatas kepentingan pribadi. Sebagai nilai penghormatan kejujuran akan menubuhkan integritas diri. 2. BAB II BUDAYA DEMOKRASI MENUJU MASYARAKAT MADANI A. B. Menghormati Kejujuran. karena nilai demokrasi merupakan pedoman kebebasan untuk prilaku rakyat yang berdaulat.secara tidak langsung para anggotanya dapat belajar bagaimana cara cara berorganisasi dengan bekal pengalaman ini maka para anggotanya tidak sungkan sungkan untuk bergabung dengan organisasi politik. saling percaya.

Hikam masyarakat madani adalah masyarakat yang wilayah sosialnya terorganissi dan bercirikan antara lain kesukarelaan. Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia. Sedikit sekali terjadi keteganga diantara umatØ beragama. Minoritas cina mendapat perlindungan dariØ pemerintah. DPR dapatv memberi mosi tidak percaya jika kabinet dala kinerjnya kurang baik. Mayo. Jumlah sekolah bertambah banyak.v Kekuasaan eksekutif dijalankan oleh kabinet yang dipimpin oleh seorang perdana menteri dan bertanggung jawab pada DPR. Penyelewengan itu tampak pada hal hal berikut ini : Pelanggaran prinsip kebebasan kekuasaanØ kehakiman. Membatasi penggunaan kekerasan sampai batas minimum. Dalam pelaksanaan demokrasi terpimpin ini ternyata banyak penyelewengan. Pemerintah berhasilØ melaksanakan program di bidang pendidikan.S. tinggi terhadap negara dan keterkaitan dengan norma norma dan nilai nilai hukum yang diikuti oleh warga negara. Demokrasi Terpimpin 5 Juli 1959-1966. Mentelenggarakan pergantian pemimpin secara teratur danv periodik. Masyarakat Madani.menurut A. nilai nilai tersebut seperti berikut : Menyelesaikan perselisihan secara damaiv dan melembaga.Kelebihan dalam pelaksanaan demokrasi parlementer. Pembentukan lembaga negaraØ ekstrakonstitusional. Jika DPR mengajukan mosi tidak percaya lagi pada kabinetv yang baru maka DPR dibubarkan dan diadakan pemilu. pada masa pelaksanaan demokrsi ini Indonesia bentuk negaranya adalah kesatuan dengan bentuk pemerintahan republik. 1. Prilaku yang beradabadalah prilaku yang mencerminkan perhormatan dan mempertimbangkan kehadiran pihak lain sebagaimana tercermin dalam sopan santun dalam bertindak. PengekanganØ hak hak asasi warga negara di bidang politik dala hal berserikat dan berkumpul. Demokrasi Parlementer pada masa RIS dan berlakunya UUDS 1950. Menjamin terselenggranya perubahan masyarakat secarav damai.D. Masa kampanye yang terlalu panjang sehingga dalamØ masyarakat terjadi ketegangan.§Demokrasi terpimpin adalah demokrasi yang segala kebijakan pemerintah berada di tangan presiden. sedangkan kepala pemerintahan dipegang oleh perdana menteri. Pemerintah pusat mendapatØ tantangan dari daerah yang terwujud dalam beberapa pemberontakan.v Kekuasaan yudikatif dijalankan oleh badan pengadilan yang bebas. presiden sering membuat suatu keputusan yangØ melebihi dari kewenangannya.Kekurangan dalam pelaksanaan demokrasi parlementer antara lain yaitu : Rata rata kabinetØ berusia pendek ( terjadi krisis kabinet ) sehingga program jangka panjang tidak terlaksana.7.ØØ Pers bebas sehigga banyak variasi isi media massa. . Berdasar pada nilai nilai ini masyarakat pendukung demokrasi mengembangkan budaya politiknya. Terjadinya hubungan yang tidak harmonis dalam tubuh ABRIØ sebagan condong kepada kabinet Wilopo dan sebagian lagi condong kepada presiden.adalah lembaga diluar dari lembaga peerintahan tetapi kedudukannya sama dengan lembaga pemeritah.Kedaban adalah tingginy tingkat kecerdasan lahir batin. keswasebadaan. Badan pengadilan menikmatiØ kebebasan dalam menjalankn fungsinya. Pelampauan batas wewenang. Secara teori demokrasi ini adalah demokrasi yang berdasarkan pada Pancasila dan UUD 1945. ekonomi dan megendalikan inflasi.vv Mengakui dan menganggap wajar keanekaragaman.C. Presiden hanya sebagai kepalav negara. bahkan dalam bidang pers juga da pembatasan sehingga pers mengalami kemunduran.Ø Kabinet dan ABRI berhasilØ mengatasi pemberontakan.tumbuhnya ketebukaan pemikiran sosial dan politik. Keadaban. Kebijakan perdana menteri cenderungØ menguntungkan kepentingan partainya sendiri. Oleh sebab itu keadaban ini dijadikan pedoman dala berprilaku sebagai warga negara yang demokrasi dan santun. Demokrasi Masa Orde Lama. kewadayaan. DPR dapat berfungsi dengan baik. presiden kadang kala mencampuri urusan kehakiman.§Cara kerja sistem demokrasi parlementer ini adalah sebagai berikut : Kekuasaanv legislatif dijalankan oleh DPR yang dibentuk melalui pemilu multipartai. Jikav kabinet bubar maka presiden akan menunjuk formatur kabinet untuk menyusun kabinet yang baru. Nilai nilai tersebut keudian dijabarkan dalam kehidupan politik seperti nilai nilai yang diungkapkan oleh Henry B. Menjamin tegaknyav keadilan. kemandirian. Terjadi perdebatan antara Soekarno dengan tokoh masyumi masalahØ penggantin Pancasila.

Demokrasi Masa Reformasi.1. masing masing partai peserta§ pemilu memiliki hak yang sama dalam kampenye hal itu bisa dilihat semua parpol memperoleh jatah yang sama antara yang satu dengan yang lainnya.Keterbukaan atau transparansi adalah sesuatu yang menunjuk pada pada suatu tindakan yang memungkinkan suatu persoalan menjadi jelas.dan mekanisme dalam pemilu juga lebih baik lagiE. Tersedianya pilihan§ yang signifikan misalnya tentang jumlah calon yang sudah pasti lebih dari satu. kedua.berikut ini ada delapan prinsip good governance yaitu adalah : 1. kekuasaan sering kali diselewengkan oleh si pemegang kekuasaan yaitu pemerintah. Sebagai sarana pendidikan politik bagi rakyat. Pemusatan kekuasaan di tangan presiden. 4. Sebagai sarana pertanggungjawaban§ pejabat publik. 8.Kehidupan politik pada masa orde baru ini jika dibandingkan dengan orde lama ternyata lebih buruk lagi hal itu dapat dilihat dari beberapa hal seperti berikut ini : Pebatasan hak hak politik rakyat. 2. Pengertian Keterbukaan. Pembentukan lembaga ekstrakonstitusional yang berfungsi mengamankanØ pihak pihak yang potensial menjadi oposisi penguasa. walaupunØ secara formal kekusaan dibagi bagi tetapi dalam prekteknya kekuasaan tetap terpusat pada diri presiden. Kebebasan§ dalam memberikan suara. Penyelenggaraan pemilu secara berkala atau§ periodik. Berkaitan dengan pemerintahan keterbukaan atau transparansi berarti kesediaan pemerintah untuk senantiasa memberikan informasi faktual mengenai berbagai hal yang berkenaan dengan proses penyelenggaraan pemerintahan. 4. 9. Keterbukaan. Demokrasi Masa Orde Baru. ketiga. jumlah partai plitikØ dibatasi menjadi 3 parpol.Pengutamaan fungsi pimpinan. Hak pilih umum. Pemilu. 2. keterbukaan adalah akses bebas bagi setiap . mudah dipahami dan tidak disangsikan lagi kebenarannya. 7. Berorientasi pada Konsensus. 5. Persamaan hak kapanye. Visi Strategis. hak pilih aktif dan pasif diberikan§ kepada warga negara dewasa tanpa diskriminasi. BAB III KETERBUKAN DAN KEADILAN A. Efektifitas dan Efisiensi.Demokrasi pada masa reformasi ini telah mengalami suatu perubahan yang mengarah lebih baik lagi daripada masa orde baru hal itu bisa dilihat dari siste pemerintahannya. Kebebasan nominasi rakyat bebas menominasikan wakil rakyat yng§ akan dipilih dalam pemilu. Fungsi Pemilu. Keterbukaan adalah salah satu prinsip dari Good Governance. Peduli pada Stakeholder. Sebagai sarana memilih pejabat§ publik ( Pembentukan pemerintahan ). dalam hal ini rakyat memperoleh jaminan kebebasan untuk memilih wakilnya tanpa ada paksaan dan ancaman.Pada negara negara demokrasi sering kali menerapkan prinsip prinsip keterbukaan karena keterbukaan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam penyelenggaraan suatu negara hal itu disebabkan karena.§2.Ø dalam hal ini presiden memegang peran tertinggi dalam pemerintahan yang kadang kala melebihi dari batas kewenangannya. Kesetaraan. Pemilu yang tidak demokratis aparatØ peerintahan dan keamanan berusaha melakukan kecurangan agar golkar menang pemilu. Akuntabilitas. pemilunya. Ciri ciri Pemilu Demokratis. pertama. Kesetaraan bobot suara§ antara jumlah pemilih dengan jumlah kursi di parlemen. dan banyak negara demokratis yang ingin berusaha mewujudkan praktik penyelenggaraan pemerintahan yang terbuka seperti dalam prinsip good governance. Partisipasi Masyarakat. Tegaknya Supremasi Hukum. 3. dasar penyelenggaraan pemerintahan yaitu atas dasar dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat jadi rakyatlah yang mempunyai kedaulatan dan mereka tidak menginginkan dirugikan oleh pemerintah yang diserahi kekuasaan untuk menjalankan pemerintahan. 6. Kejujuran dalam§ penghitungan suara.

Keadilan Vindikatif. Pemerintahv menyediakan berbagai informasi faktual mengenai kebijakan kebijakan yang akan dan sudah dibuatnya. 3. 2. Bidang Sosial Budaya dan Agama. Adanya konsultasi publik yang dilakukanv secara sistematik oleh pemerintah.Keadilan merupakan tindakan memberikan sesuatu kepada masing masing orang sesuai dengan apa yang menjadi haknya. C. 2.Adalah keadilan yang memberikan kepada masing masing orang apa yang menjadi haknya. Terbukanya rapat rapatv pemerintah bagi publik dan pers.Berbagai kegiatan ekonomi terutama yang bersinggungan dengan birokrasi selalu diwarnai dengan kolusi sehingga akibatnya ekonomi menjadi berbelit belit dan menjadikan para investor enggan berinvestasi. Bidang Ekonomi. Macam Macam Keadilan. Keadilan Distributif. D.Lembaga lembaga politik seperti eksekutif. Keadilan Komutatif. 4. 2. Ciri ciri Keterbukaan Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Negara. 6. dimana yang diutamakan adalah objek tertentu yang merupakan ha dari seseorang tersebut.warga negara terhadap sumber informasi dalam hal ini warga negara berhak mengetahui apa saja yang dilakukan oleh pemerintah dalam rangka menyelenggarakan pemerintahanB.Adalah keadilan yang diberikan kepada masing masing orang apa yang menjadi bagiannya.Adalah keadilan yang memberikan perlindungan kepada pribadi pribadi yang ada dalam masyarakat yang berupa keamanan.Adalah keadilan yang meberikan kepada masing masing orang bagiannya yaitu berupa kebebasan untuk mencipta dengan kreativitas yang dimilikinya. 5. 4. Bidang Pertahanan dan Keamanan. 4. Keadilan Kreatif.Keadilan adalah memberikansesuatu yang tetap kepada orang lain sesuai dengan haknya. 1. dimana yang menjadi subjek hak adalah individu sedngkan yanh menjadi subjek kewajiban adalah masyarakat. dan kehidupan dari adanya tindakan sewenang wenang. Ulpianus. Pieper. 3. Keadilan Protektif. Adanya peluang bagi publik dan pers untuk mendapatkanv atau mengakses berbagai dokumen pemerintah. Para pejabat pemerintah lebih banyak menumpuk kekayaan sebesar besarnya tanpa peduli dengan moral dan etika.Dalam bidang ini terjadi ketertinggalan profesinalitas aparat yang artinya kemampuan aparat tidak sesuai dengan tuntutan perubahan jaman.Adalah keadilan yang memberikan kepda masing masing orang hukuman atau denda yang sebanding dengan pelanggaran atau kejahatan yang dilakukannya. Pengertian Keadilan.legisltif.Keadilan adalah keadaan antar manusia dimana semua diperlakukan sama sesuai dengan hak dan kewajibannya masing masing.Adalah keadilan yang berdasarkan undang undang . oleh sebab itu pemerintahan yang demokratis haruslah diselenggarakan secara terbuka. E.Pemerintahan yang tidak terbuka kadang kala akan menjatuhkan pemerintahan itu sendiri. Dampak Penyelenggaraan Pemerintahan yang tidak terbuka. Franz Magnis Suseno. Bidang Politik. Keadilan Legal. misalnya : 1. yang menjadi objek dari keadilan legal adalah tata masyarakat. Jika tidak maka akan menyebabkan apa yang dinamakan dengan korupsi politik yang dapat membawa akibat krisis di berbagai bidang kehidupan. 3. Aristoteles.Keadilan adalah sikap yang didasrkan pada kehendak yang tetap untuk mengakui hak masing masing orang. 1. dan yudikatif tidak berfungsi secara optimal bahkan kadang kala kebijakan kebijakan yang mereka keluarkan tidak berpihak pada kepentingan umum dan bahkan lebih menguntungkan kepentingan mereka dan kelopoknya.Kehidupan sosial budaya diwarnai dengan pendewaan materi dan budaya konsumtif. sehingga tidak .

Di dalam melaksanakan tugasnya diplomat dapat berfungsi sebagai lambang prestise nasional negaranya di luar negeri dan mewakili kepala negaranya di negara penerima. Fungsi perwakilan diplomatik menurut konggres Wina 1961. hukum internasional. diplomasi. C. Apabila dianggap perlu dapat bertindak sebagai tempat pencatatan sipil. duta. . Mengurus kepentingan negara serta warga negaranya di negara lain. A. maupun politik internasional. ekonomi maupun hankam. Mewakili negara pengirim di dalam negara penerima.Hubungan internasional menurut buku Rencana Strategi Pelaksanaan Politik Luar Negeri RI ( RENSTRA ). regional. yaitu lembaga diplomatik. Dalam hal mengangkat duta dan konsul presidenv memperhatikan pertimbangan DPR. dsb. perdamaian abadi dan keadilan sosial. Di Indonesia sehubungan dengan usaha menjalin hubungan internasional ini didasarkan pada UUD 1945 pasal 13 yang di dalamnya berisi tentang : Presidenv mengangkat duta dan konsul. Memberikan keterangan tentang kondisi dan perkembangan negara penerima sesuai dengan UU dan melaporkan kepada pemerintah negara pengirim. Penegertian Hubungan Internasional. Fungsi Perwakilan Diplomatik. dan kebijakan suatu negara dalam berhubungan dengan negara lain ataupun dunia internaional. dan multilateral melalui berbagai macam forum sesuai dengan kepentingan dan kemampuan nasional. menteri residen merupakan perwakilan tingkat tinggi yang dapat mengadakan hubungan langsung dengan kepala negara asing tempat mereka bertugas atau ditempatkan.B. D.D. konsep ini berhubungan erat dengan subjek subjek seperti organisasi internasional.mampu mendeteksi dini tentang gejolak sosial dan gangguan keamanan yang terjadi di dalam masyarakat. paspor. adalah hubungan antar bangsa dala segala aspeknya yang dilakukan oleh suatu negara untuk mencapai kepentingan nasional negara tersebut.• Menciptakan pesahabatan yang baik antar negara dalam mewujudkan pelaksanaan tugas negara perwakilan diplomatik. pola prilaku. Jadi fungsi diplomatik dala arti politis adalah sebagai berikut :• Mempertahankan kebebasan Indonesia terhadap imperialisme dalam segala bentuk dan manifestasinya dengan melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan. B. Mengadakan perundingan masalah masalah yang dihadapi oleh kedua negara itu dan berusaha untuk menyelesaikannya.Perwakilan Diplomatik ( Kedutaan Besar ) 1. Selain itu diplomat juga berfungsi sebagai perwakilan yuridis yang resmi dari pemerintah negaranya.Kepala kepala perwakilan diplomatik yang disebut sebagai duta besar. B.Di dalam menjalin hubungan internasional masing masing negara pada umumnya melalui suatu lembaga. Tugas pokok perwakilan diplomatik. C. Presiden menerima penempatan duta negarav lain dengan meperhatikan pertimbangan DPR.• Mengabdi kepada kepentingan nasional dalam mewujudkan masyrakat adil dan makmur.Perwakilan diplomatik ( Duta besar ) meilik tugas pokok yang antara lain sebagai berikut : A.2. Di dalam menjalin hubungan internasional ini sudah pasti masing masing negara selalu mendasarkan pada politik luar negarinya karena politik luar negeri adalah suatu strategi. Melindungi kepentingan negara pengirim dan warga negaranya di negara penerima di dalam batas batas yang diijinkan oleh hukum internsional. budaya.Hubungan ini dalam Encyclopedia Americana dilihat sebagai hubungan antar negara atau individu dari negara yang berbeda baik berupa hubungan politis. Mengadakan persetujuan dengan pemerintah negara penerima. BAB IVHUBUNGAN INTERNASIONAL A. Menyelenggarakan hubungan dengan negara lain atau hubungan kepala negara dengan pemerintah asing. Bagi bangsa Indonesia hubungan internasional ini di dasarkan pada politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif dengan tujuan meningkatkan persahabatan dan kerjasama bilateral.

Mereka ini pada dasarnya tidak berhak mengadakan pertemuan dengan kepala negara dimana mereka bertugas.Atase adalah pejabat pembantu dari duta besar berkuasa penuh.Duta besar merupakan duta yang berada di tingkatan tertinggi dan epunyai kekuasaan penuh dan luar biasa dan biasanya ditepatkan di negara negara yang banyak menjalin hubungan timbal balik. dalam menyelesaikan segala persoalan kedu negara dia diharuskan berkonsultasi dengan pemerintahnya. 5. D. 3.Adalah wakil diplomatik yang pangkatnya lebih rendah dari duta besar. C. 2.C.D.Kuasa usaha yang tidak diperbantukan kepada kepala negara dapat dibedakan atas : 1. Tugas umum perwakilan diplomatik.Menteri residen dianggap bukan sebagai wakil pribadi kepala negara. 3. Duta ( Gerzant ). Menetukan tujuan dengan menggunakan semua daya upaya dan tenaga dalam mencapai tujuan tersebut.Perwakilan diplomatik mempunyai tugas umum antara lain yaitu : 1. Oleh sebab itu perwakilan diplomatik mempunyai peran sebagai berikut : A. Duta besar berkuasa penuh ( Ambassador ). Memelihara hubungan persahabatan antara kedua negara. 5. Perangkat perwakilan diplomatik. 3.E.2. Negosiasi ( Perundingan ).Atase ini dijabat oleh seorang perwira militer yang diperbantukan depertemen luar negeri dan diperbantukan di kedutaan besar serta diberikan kedudukan sebagai seorang diplomat yang bertugas memberikan nasihat di bidang militer dan pertahanan keamanan kepada duta besar berkuasa penuh. Hubungan antar bangsa.Atase ini dijabat oleh seorang pegawai negeri yang tidak bersal dari depertemen luar negeri dan ditepatkan disalah satu kedutaan besar. Kuasa usaha tetap menjabat kepala dari suatu perwakilan.E. 2. Representasi mewakili negara yang bersangkutan. Atase pertahanan.Di dalam menjalankan tugas tugasnya perwakilan diplomatik mempunyai beberapa perangkat yang antara lain yaitu : A. Kuasa usaha sementara yang melaksanakan pekerjaan dari kepala perwakilan ketika pejabat ini belum atau tidak ada ditempat. Status pejabat diplomatik. Proteksi ( Melindungi ) warga negaranya. 4. Peranan perwakilan diplomatik. Menteri residen.Dalam membina hubungan internasional diperlukan taktik dan prosedur tertentu untuk mencapai tujuan nasional suatu negara. B. Relasi ( Membina hubungan baik ). Atase atase. Atase ini terbagi menjadi dua yaitu :1. 4. Observasi ( Meneliti setiap kejadian ). Kekebalan hukum/ hak ekstrteritorial. Menentukan apakah tujuan nasional sejalan atau berbeda dengan kepentingan negara lain. Unsur unsur hubungan diplomatik. oleh sebab itu diperlukan diplomasi yang baik. B. 2.Perwakilan Nonpolitis. dia hanya engurus urusan negara.Dalam arti nonpolitis hubungan diplomatik suatu negara diwakili oleh korps konsuler yang terbagi dalam kepangkatan sebagai berikut : . Kuasa usaha ( Charge de Affair ). Atase teknis. 5. Menyesuaikan kepentingan bangsa lain dengan kepentingan nasional sesuai dengan tenaga dan daya yang ada. Pertukaran misi diplomatik. Menggunakan sarana dan kesempatan yang ada dan sebaik baikya dalam menjalankan tugas diplomatiknya. 4. atase ini berkuasa penuh dalam menjalankan tugas tugas teknis sesuai dengan tugas pokok dari departemennya sendiri.Di dalam hubungan diplomatik terdapat unsur unsur antara lain yaitu : 1.

B. Peranan Organisasi Internasional.Tugas tugas yang berhubungan dengan kekonsulan antara lain mencakup bidang bidang sebagai berikut : A. Agen konsul. Perserikatan Bangsa Bangsa.dalam hal ini polisi dan aparat keamanan tidak boleh msuk tanpa ada ijin pihak perwakilan yang bersangkutan.vBagi para anggota konsuller hak ekstrateritorial biasanya hanya menyngkut diri sendiri dan staffnya. Konsul. D.Organisasi internasional adalah suatu lembaga atau badan yang dalam rangka kerjanya atau ruang lingkup kerjanya mencakup dunia atau bersifat internasional jadi tidak terbatas pada suatu negara saja. pelaksanaan perjanjian perdagangan. Penegertian Organisasi Internasional. 2. Tujuan Organisasi Internasional. mereka juga tidak tunduk kepada yuridiksi di dalam negara tempat mereka bertugas baik dalam perkara perdata maupun pidana.Hak ekstrateritorial adalh hak kebebasan diplomat terhdap daerah perwakilannya termasuk halaman bangunan serta perlengkapannya seperti bendera. Konsul dan Wakil konsul. BAB V ORGANISASI INTERNASIONAL A. Semua anggota harus§ menyelesaikan persengketaan internasional dengan cara damai tanpa membahayakn perdamaian dan keamanan internasional. Bidang kebudayaan dan ilmu pengetahuan. B.PBB dibentuk atas dasar dari piagam Atlantik yang bertujuan untuk menjamin perdamaian dan keamanan internasional.• Pebebasan pajak setempat.surat surat dan dokumen bebas sensor. mengawasi pelayanan. Wakil konsul diperbantukan kepada konsul atau konsul jenderal yang kadang diserahi pimpinan kantor konsuler. Duta Besar.v• Hak Immunitas. • Hak Ekstrateritorial.Organisasi internasional mempunyai peran yang sangat besar bagi suatu bangsa dalam rangka menjembatani kerjasama dengan negara lain dan juga organisasi ini membantu dari negara negara anggota dalam memajukan negaranya serta membantu perjuangan memperoleh kemerdekaan bagi anggota yang masih terjajah. Semua anggota harus mematuhi dengan ikhlas semua peraturan dan§ kewajiban kawajiban sesuai dengan piagam PBB.v Persamaan kedaulatan semua anggota§ anggotanya.Agen konsul diangkat oleh konsul jenderal dengan tugas untuk mengurus hal hal yang bersifat terbatas dan berhubungan dengan kekonsulan. Konsul jenderal. c) Bertindak sebagai subjek hukum dala praktek dan prosedur pengadilan atau badan lain di negara penerima. dll.Konsul jenderal ebawahi beberapa konsul yang ditempatkan di ibukota negara tempat ia bertugas. promosi perdagangan.Yaitu menciptakan tata ekonomi dunia baru dengan enggalakkan ekspor komoditas nonmigas. Organisasi Organisasi Internasional yang ada sekarang ini.C.Melakukan pertukaran kebudyaan dan pelajar. Bidang ekonomi.lambang negara.1. Asas Organisasi PBB. C.Hak hak Perwakilan Diplomatik.1.Organisasi internasional ini dibentuk dalam rangka untuk meningkatkan hubungan kerjasama antar negara dalam rangka memajukan bangsa dan menciptakan perdamaian dunia. yaitu berupa hak :• Kekebalan surat menyurat resmi tanpa sensor beserta arsip arsipnya. 3.Hak immunitas adalah hak yang menyangkut diri pribadi seorang diplomat serta gedung perwakilannya. Agen konsul ini ditugaskan di kota kota yang termasuk kekonsulan. Dala hubungan internasional semua§ anggota harus menjauhi penggunaan ancaman dan .Konsul mengepalai satu kekonsulan yang kadang kadang diperbantukan kepada konsul jenderal.dengan hk ini para diplomat mendapat hak istimewa atas keselamatan pribadi serta harta bendanya. b) Bertindak sebagai notaris dan pencatat sipil serta menyelenggarakan fungsi adinistratifnya. Bidang bidang lain seperti : a) Memberikan paspor dan dokumen perjalanan kepada warga pengirim dan visa atau dokumen kepada orang yang ingin mengunjungi negara pengirim.• Pembebasan kewajiban hadir dalam sidang pengadilan yang berhubungan dengan dinasnya sendiri.

Menciptakan kerjasama dalam memecahkan masalah internasional. Sekretariat nasional ASEAN pada setiap negara negara§ anggota.v Confference yang mempunyai§ kekuasaan tertinggi dalam menentukan kebijakan.v Asas ASEAN. Economic Commission Board ( dewan komisi ekonomi ) yang§ bertugas mengkaji dan mempersiapkan bahan bahan dan syarat syarat untuk konferensi terutama mengenai hal hal teknis bidang perminyakan. Mengembangkan hubungan hubungan persaudaraan antar bangsa§ bangsa. Standing Committee (§ badan yang bersidang diantara dua sidang menlu negara ASEAN untuk mengenai masalah masalah yang memerlukan keputusan para menteri ).Berdirinya MEE adalah sebagai akibat perang dunia II di belahan Eropa yang menyebabkan negara negara Eropa mengalami kemiskinan dan perpecahan oleh sebab itu kemudian didirikan lembaga yang bergerak untuk memajukan dan membangun kembali negara negara Eropa secara bersama sama.3. dan jasa untuk meningktkan taraf hidup. Mempertahankan harga minyak dan menentukan harga sehingga§ menguntungkan negara negara produsen. Sekretaris Jenderal. Strukturv Organsasi PBB. Struktur Organisasi OPEC. Boards of Governors ( dewan§ gubernur ) yang bertugas menata pelaksanaan kegiatan organisasi dan keputusan konferensi.ASEAN adalah sebuah organisasi negara negara di kawasan Asia tenggara yang menganut asas keterbukaan bagi anggota anggotanya. organisasi ini dibentuk dalam rangka membendung pengaruh komunis USSR agar tidak meluas sampai kawasan eropa barat.vOrganisasi ini didirikan agar masing masing negara anggota penghasil minyak dalam mengambil kebijakan dalam bidang perminyakan dan harga minyak dapat menguntungkan negara negara anggota atau produsen. Memajukan perdagangan dan menjamin adanya persaingan bebas dan§ keseimbangan perdagangan antar negara anggota. Mempercepat pertumbuhan ekonomi. industri. The Court of Justice ( mahkamah peradilan MEE ). Meningkatkan§ kerjasama aktif dalam segala bidang kecuali militer. Dasarv ASEAN. NATO. dan pengembengan§ kebudayaan di kawsan Asia Tenggara.§§ The Councils ( dewan menteri eropa ) Commissions ( badan pengurus harian§ MEE ).§ Tidak menggunakan§ amcaman dan kekuatan militer. Memelihara kerjasama yang erat dan beramanfaat dengan organisasi§ regional maupun internasional. Struktur Organisasi MEE. pada mulanya mereka membentuk ECSC dan EURATON.v ASEAN§ Ministrial Meeting ( Sidang tahunan para menteri ). Secara politik mengtur hubungan§ dengan perusahaan perusahaan minyak asing atau pemerintah negara negara konsumen.§2. oleh sebab itu organisasi inilah yang nantinya dapat mencegah persaingan yang tidak sehat dari negara negara penghasil minyak. Menyelesaikan persengketaan secara damai.v Assembly. Majelis Umum ( General Assembly ). Meningkatkan§ penggunaan pertanian.§ Dewan Keamanan (§ Security Council ). Tujuanv OPEC. Struktur Organisasi ASEAN. Saling menghormati terhadap kemerdekaan integritas teritorial dan§ identitas semua bangsa. Meningkatkan perdamaian dan stabilitas§ regional dengan jalan menghormati keadilan dan tertib hukum. ASEAN.kekerasan terhadap negara lain. Dasar Pembentukan OPEC. Tujuan MEE. Menjalankan kerjasama secara aktif. Dewan Perwalian ( Trussteship Council )§ Mahkamah Internsional (§ International Court Of Justice ). Dasar Pebentukanv MEE. Dewan Ekonomi dan Sosial ( Economic And Social Council§ ).§v Tujuan ASEAN. perdagangan.§4. Masyarakat Ekonomi Eropa. soaial. Tidak saling mencampuri urusan dalam negeri masing masing§ anggota.v Memelihara perdamaian dan keamanan§ internasional. Dasar Pembentukan NATO.§§ Menjadikan PBB sebagai pusat usaha mewujudkan tujuan bersama. memperbaiki taraf hidup dan memperluas lapangan kerja. Komite komite§ tetap dan khusus.§ Sekretariate yang menjalankan tugas sehari hari yang dipimpin oleh seorang sekretaris jenderal. Mengakui hak setiap bangsa untuk penghidupan§ nasional yang bebas dari campur tangan dan intervensi serta urusan subversi dari luar. Tujuan . OPEC.vNATO merupaka organisasi kerjasama bidang militer di kawasan eropa barat. Tujuan Organisasi PBB. Memperluas hubngan dengan§ negara negara di luar PBB.v Mengintegrasikan eropa dengan cara§ memajukan perekonomian.5. Menghapuskan semua halangan§ yang menghambat laju perdagangan internasional.

3. Menyokong§ segala kegiatan usaha perdamaian dunia.Organisasi ini bermarkas besar di Kairo dengan seorang sekretaris jenderal yang dibantu oleh Council sebagai badan tertinggi.NATO. rasialisme apartheid. Tujuan GNB.dan kolonialisme dalam setiap bentuk.6. Struktur Organisasi Ligav Arab. dan zionisme.v Menyelesaikan persengketaan secara§ damai. Tidak menggunakan ancaman militer dalam kalangan internasional. Schwarzenberger.Perjanjian internasional adalah perjanjian yang diadakan antar bangsa yang bertujuan untuk menciptakan akibat akibat hukum tertentu. APEC. budaya dan bidang bidang yang lainnya. Tidk membenarkan§ meyelesaikan sengketa dengan kekerasan senjata. Membentuk§ suasana harmonis antar negara negara angota. Struktur Organisasi NATO.ek. Mochtar Kusumaatmaja. Melarang menggunakan kekerasan senjata§ dalampenyelesaian sengketa negara anggota.v Mengkoordinasikan berbagai kegiatan politik§ para negara angota sehingga terjamin kerjasama dan terpeliharanya kedaulatan setiap anggota. Meningkatkan hubungan kerjasama di bidang ekonomi bagi§ kemajuan den kesejhteraan bersama. Pengertian Perjanjian Inernasional. Memperkuat kerjasama§ antar negara negara anggota dalam bidang sos. Memperkuat perjuangan umat§ islam untuk melndungi martabat. Dasarv Pembentukan APEC.oleh sebab itu negara negara yang tidak tergabung dalam blok tersebut khawatir kalau persaingan tersebut pecah menjadi perang terbuka oleh sebab itu kemudian mereka memprakarsai terbantuknya GNB untuk mendesak kedua blok agar menghentikan persaingannya. International Secretary§ dikepalai oleh sekretaris jenderal. G. SH. Gerakan Non-Blok.kemandirian dan hak setiap negara islam.budy. Tujuan OKI.Perjanjian internasional adalah suatu persetujuan antar negara yang menimbulkan hak dan kewajiban dari pihak pihak yang mengadakan perjanjian. Dasarv Pembentukan OKI. Dr. Komite komite khusus.dan bidang bidang lainnya. Oppenheimer-Lauterpacht.v Mendukung perjungan dekolonialisasi dan§ memegang teguh perjuangan melawan imperialisme. . Millitary Comitee dipimpin oleh seorang§ panglima tertinggi. Memperkuat kemampuan masing masing§ negara anggota untuk memperjuangkan kepentingan bersama termasuk dalam forum internasional.Perjanjian internasional adalah suatu persetujuan antara subjek subjek hukum internasional yang menimbulkan kewajiban kewajiban yang mengikat dalam hukum internasional. komunikasi dan§ kebudayaan dan sosial. Mengupyakan seoptimal mungkin untuk menghilangkan§ rasialisme.§ Bdan badan subsider yng§ bergerak dalam bidang sosial. Liga Arab.diskriminasi.Organisasi ini dibentuk dengan alasa atau dasar untuk mempererat solidaritas negara negara islam di dunia.B. Dasar Pembentukan Liga Arab.v Struktur Organisasi OKI.§§ Mengurangi ketegangan antara blok barat dan timur. BAB VIPERJANJIAN INTERNASIONAL A. Memupuk kerjasama di bidang ekonomi. Mengatur usaha usaha melindungi§ tempt tempat suci dan membantu perjuangan rakyat Palestina. Wadah negara negara yang sedang berkembang. 1. Tujuan Liga Arab.pendidikan.8. Konferensi kepala negara§ Sekretaris jenderal§ sebagai badan eksekutif. Dasar Pebentukan GNB.Pebentukan organisasi ini dikarenakan situasi kawasan asia-pasifik yang tidak menentu akibat perkembangan situasi politik dan ekonomi dunia karena pengaruh perag dingin. Prof.7. kolonialisme.v§ North Atlantic Council merupakan dewan tertinggi. ekonomi.vOrganisasi ini dibentuk dalam rangka menentang kekuatan militer inggris dan perancis di timur tengah dan zionis israel serta menuntut berdirinya negara palestina yang merdeka. Macam Macam Perjanjian Internasional.v§ Memajukan solidaritas islam negara negara anggota. 2.vGerakan non-blok dibentuk atas dasar kerena terjadi persaingan antara dua negera besar beserta bloknya yaitu blok barat dan blok timur setelah perang dunia II .v Menjalin kerjasama§ ekonomi antar bangsa di kawasan asia-pasifik atas dasar saling menguntungkan. Tujuan APEC. Organisasi Konferensi Islam.§§ Membela negara anggota dengan pendirian bahwa ancaman pada satu anggota merupakan ancaman seluruh anggota NATO.9.

Menurut Subjeknya.4. Teori Kebulatan Suara yaitu perjanjian internasional itu sahv jika diterima oleh semua peserta dalam pembuatan perjanjian tersebut.Proses pembuatan perjanjian internasional menurut kongres Wina tahun 1969 terdiri dari tiga tahap yaitu : Perundingan ( negotiation ). 2. C. Proses Pembuatan Perjanjian Internasional.§ Perjanjian yang membentuk hukum yaitu perjanjian yang yang meletakkan ketentuan ketentuan hukum bagi masyarakat internasional secara keseluruhan. misal§ penanggulangan AIDS. Menurut Proses Pembentukannya. kecuali bila perjanjian tersebut dianggap berlaku sebelum dilaksanakan ratifikasi.§ Penandatanganan (§ signature ). penandatanganan dan ratifikasi. maka perjanjian itu mulai berlaku saat teks perjnjian tersebut disahkan. Penandatanganan ( signature ). Hal Hal Penting Dalam Perjanjian Internasional. meniadakan. Ketentun ketentun yang mengatur§ pengesahan teksnya.§ Ketaatan terhadap perjanjian. 1. 3. Penafsiran ketentuan perjanjian.D. Persyaratan Perjanjian Internasional. Teori persyaratan Perjanjian§ Internasional. Penjajakan. Pengesahan ( ratification ).§ Daya berlaku surut ( Retroactivityv ).1. Perjanjian antar subjek hukum internasional§ selain negara. biasanya suatu perjanjian internasional dianggap mengikat jika perjanjian tersebut telah di ratifikasi oleh peserta.fungsi fungsi penyampinnya dan masalah masalah yang timbul. Perjanjian di bidang politik. misal IMF.misal§ pakta pertahanan. Perjanjian yang§ bersifat penting yang dibuat melelui proses perundingan. Kesadaran hukum nasionalnya yang berarti bahwa negarav yang menyetujui ketentuan ketentuan perjanjian yang sesuai dengan hkum nasionalnya. cara dan tanggal berlakunya. pada dasrnyav suatu perjanjian internasionaltidak boleh bertentangan dengan perjanjian serupayang mendahuluinya. Bila persetujuan suatu negara untuk§ diikat oleh perjanjian timbul setelah perjanjian itu berlaku. Menurut Hukum Positif Indonesia. Perjanjian menyusul ( Successive Treaty ). persyaratan. 2.§ Perjanjian§ di bidang hukum. Pelaksanaan Perjanjian Internasional. Harus dinyatakan secara resmi dan formal. Jika tidak ada ketentuan atau§ persetujuan perjanjian mulai berlaku segera setelah persetujuan diikat dan dinyatakan oleh semua negara perunding.§ 2. Unsur unsur§ Penting. Wilayah penerapan (v Teritorial Scope ) suatu perjanjian mengikat wilayah negara peserta kecuali bila ditentukan lain. Perjanjian yang bersifat sederhana yang dibuat melalui dua§ tahap yaitu perundingan dan penandatanganan. maka perjanjian itu mulai berlaku bagi negara tersebut.§ Perjanjian antara negara dengan subjek hukum internasional yang lain misal organisasi internasional. misal batas negara.§ Pengesahan naskah perjanjian (§ authentication of the text ). Masa berlaku sejak tanggal yang ditentukan atau§ menurut dari persetujuan dari peserta. Perjanjian antar negara yang§ dilakukan oleh banyak negara yang merupakan subjek hukum internasional. atau megubah akibt hukum dan ketentuan ketentuan yang terdapat dalam perjanjian tersebut. Penerimaan naskah perjanjian ( adoption of the text§ ).v Bermaksudv membatasi.§ Perjanjian yang bersifat khusus yaitu perjanjian yang menimbulkan hak dan kewajiban bagi negara negara yang mengadakan perjanjian saja. Berlakunya Perjanjian Internasional. Teoriv Pan Amerika setiap perjanjian itu mengikat negara yang mengajukan dengan menerima segala persyaratan yang ada dalam perjanjian tersebut. Perjanjian harus di patuhi dengan dasar asasv Pacta Sunt Servada. Perjanjian di bidang kesehatan.§ Perumusan§ naskah perjanjian. Perjanjian di bidang ekonomi. Menurut Fungsinya. 1. Menurut Konggres Wina 1969.pernyataan persetujuan suatu negara untuk diikat oleh prjanjian. 3. Penerapan perjanjian. Menurut Isinya. .§ Perundingan ( negotiation ).§Agar perjanjian memiliki daya guna yang baik maka masing masing negara peserta harus mempunyai penafisiran yang sama dengan negara peserta yang lain agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam penafsiran.

6. Bilateral.Kedudukan negara yang tidak ikut dalam perjanjian internasional tidak memilik hak dan kewajiban. 11. Berakhirnya Perjanjian Internsional.6. 7. Modus Vivendi Dokumen yang mencatat persetujuan internasional yang bersifat sementara.E. 10. Negara peserta atau wakil kuasa penuh melanggar ketentuan§ ketentuan hukum nasionalnya.Persetujuan yang tidak resmi dan pada umumnya tidak dibuat oleh kepala negara.Himpunan peraturan yang telah ditetapkan oleh persetujuan internasional. Adanya unsur penipuan dri negara peserta tertentu terhadap negara§ peserta lain saat perjanjian tesebut dibuat.Perjanjian yang bersifat teknis atau administratif 5. Pakta ( pact )Istilah yang menunjuk suatu persetujuan yang lebih khusus dan membutuhkan ratifikasi.Metode tidak resmi yang biasanya dilakukan oleh wakil wakil militer yang mengakibatkan timbul kewajiban kewajiban yang menyangkut mereka. Multilateral. Perikatan ( Arrangement ). Bertentangn dengan suatu kidah hukum§ internaional.1. Traktat ( Treaty ).Perjanjian paling formal dari dua negara atau lebih dan mencakup bidang politik dan ekonomi. Telah tercapainya§ tujuan dari perjanjian itu.Traktat yand dapat bersifat resmi dan tidak resmi 13. 2. Istilah Istilah Dalam Perjanjian Internasional. Protokol ( Protocol ). Perjanjian§ secara sepihak diakhiri oleh salah satu peserta dan pengakhiran itu diterima oleh pihak lain. Piagam ( Statute ). 15. 12. Syarat syarat tentang pengakhiran§ perjanjian sesuai dengan ketentuan perjanjian telah dipenuhi. Ketentuan Umum ( General act ).nama yang diundang dan masalah yang disetujui namun tidak di ratifikasi. Deklarasi ( Declaration ). Adanya persetujuan dari peserta peserta untuk§ mengakhiri perjanjian tersebut. 9. Adanya perjanjian baru antara peserta yang§ kemudian meniadakan perjanjian terdahulu.Istilah dalam perjanjian internasional untuk pendirian badan yang bersifat administratif. Pembatalan Perjanjian Internasional. 1. F. Masa berlaku perjanjian tersebut telah§ berakhir.Persetujuan formal yang bersifat multilateral dan tidak berurusan dengan kebijakan tingkat tinggi. Covennt.Perjanjian internasional yang berupa teraktat dan dokumen tidak resmi. tetapi jika perjanjian tersebut bersifat multilateral maka negara yang tidak terlibat dapat menyatakan diri terikat dengan perjanjian tersebut. 3.berikut ini pengertian hukum internasional menurut : . Salah satu pihak peserta perjanjian menghilang atau punahnya§ objek perjanjian tersebut. 4. Pengertian Hukum dan Peradilan Internasional.Merupakan istilah untuk transaksi transaksi yang bersifat sementara.Persetujuan tentang anggaran dasar BAB VIISISTEM HUKUM DAN PERADILAN INTERNASIONAL A. 8. Proses Verbal Catatan catatan konferensi diplomatik atau suatu kemufakatan. Terdapat penyalahgunaan atau§ kecurangan baik melalui kelicikan atau penyuapan. Adanya unsur paksaan§ terhadap seorang wakil negara lain . Kedudukan Negara Bukan Peserta Perjanjian Internasional. Jenis Jenis Perjanjian Internasional.Pengertian hukum internasional banyak sekali tokoh yang mengungkapkan. Charter. Konvensi ( convention ). Adanya unsur kesalahan pada saat perjanjian§ dibuat.2.4. 5.bahkan istilah tentang hukum internasional telah ada sejak jaman Romawi.Perjanjian yang diadakan oleh lebih dari dua negara dan sering disebut sebagai Law Making Treaties karena mengatur hal hal yang menyangkut kepentingan umum. 14. Ketentuan Penutup ( Final act )Ringkasan hasil konvensi yang menyebutkan negara peserta. Persetujuan ( Agreement ).Adalah perjanjian yang bersifat khusus karena hanya mengatur hal hal yang menyangkut kepentingan dua negara.paksaan tersebut berupa ancaman atau penggunaan kekerasan. Pertukaran Nota.

Asas kepentingan umum. Aliran Naturalis yaitu aliran yang bersandar pada hak asasi atau hak hak alamiah.Berkaitan dengan peran hukum internasional yang paling essensial adalah bahwa hukum internasional adalah suatu sarana dalam mewujudkan perdamaian internasional atau dunia. contoh sumber hukum dala arti formal. Perbedaan hukum perdata internasional dengan hukumv publik internasional.Persamaannya adalah bahwa kedua hukum ini sama sama mengatur hubungan hubungan antar persoalan persoalan yang melintasi batas batas negara. Menurut dia hukum internasional adalah keseluruhan kaidah kaidah dan asas asas yang mengatur hubungan atau persoalan yang melintasi batas batas negara. Sumber hukum dalam arti formal. Mochtar Kusumaatmaja SH. Sumber Hukum Internasional.Pemberlakuan hukum internasional dala rangka menjalin hubungan antar bangsa harus memperhatikan asas asas berikut ini : 1.Perbedaannya adalah dalam hukum perdata internasional peroalan berkaitan dengan hukum perdata. Persamaan hukum perdata internasionalv dengan hukum publik internasional. E. Aliran Positivisme aliran ini maendasarkan bahwa berlakunya hukum internasional berasal dari persetujuan bersama dari negara negara ditabah dengan asas Pacta Sunt Servda. Jadi terhadap orag atau barang yang berada diluar wilayahnya maka berlaku hukum asing atau internasional. dalam hal ini negara dapat menyesuaikan diri dengan semua keadaan.Sumber hukum internasional dala arti formal adalah sumber hukum yang paling utama dan memiliki otoritas tertinggi dan otentik yang dapat digunakan oleh Mahkamah Internsional dalam memutuskan suatu sengketa internasional. Asas asas dalam hukum internasional.Asas ini berdasarkan pada kekuasaan negara untuk warga negaranya. Prof. Karena hukum internasional dapat digunkan untuk meyelesaikan suatu sengketa antar negara tanpa harus terjadi suatu peperangan.Peradilan internasional merupakan lembaga peradilan di tingkat internasional yang dibawah kendali dari mahkamah internasional.G. C. artinya bahwa hukum dari negara tersebut tetap berlaku bagi awrga negaranya meskipun berada di negara lain.1. asas asas uu hukum. Asas teritorial. Asas kebangsaan.Di dalam hukum internaional mencakup beberapa macam antara lain yaitu hukum perdata internasional yaitu hukum yang mengatur hubungan hukum antara warga negara suatu negara dengan warga negara dari negara lain istilah ini sering dikenal dengan hukum antarbangsa. Peradilan internasional ini . Dr.Asas ini mendasarkan diri pada kekuasaan suatu negara atas wilayahnya. Sumber hukum dalam arti material. misalnya negara dengan negara atau negara dengan subjek hukum lainnya. 2. yurisprudensi. D. dan pendapat pendapat para ahli hukum terkemuka. J. Peranan Peradilan Internasional.istilah ini serig dikenal dengan istilah hukum antar negara.di dalam sumber hukum dalam arti material ini terdapat dua aliran pemikiran yang berbeda dua aliran tersebut yaitu. Peranan Hukum Internasional. 3. Menurut asas ini setiap warga negara dimanapun dia berada tetap mendapat perlakuan hukum dari negaranya. Jadi hukum tidak terikat pada batas batas wilayah negara. Starke beliau mendefinisikan hukum internasional adalah sekumpulan hukum ( body of law ) yang sebagian besar terdiri dari asas asas dan karena itu biasanya ditaati dala hubungan antar negara. B.Sumber hukum dalam arti material ini membahas tentang dasar berlakunya hukum suatu negara.aliran ini berpendapat bahwa kekuatan mengikat dala hukum internasional didasarkan pada hukum alam yang berasal dari tuhan. pejanjian internasional.1.sedangkan hukum publik internasional persoalan berkaitan dengan hukum publik. 2. Jadi tanpa hukum internasional maka perdamaian dunia tidak akan tercapai.Asas ini didasarkan pada wewenag negara utuk melindungi dan mengatur kepentingan dala kehidupan bermasyarakat.Selain hukum perdata internasional masih ada satu lagi yaitu hukum publik internasional yaitu hukum yang mengatur negara yang satu dengan negara yang lainnya dalam hubungan internasional.negara melakanakan hukum bagi semua orang dan barang yang ada di wilayahnya. kebiasaan kebiasaan internasional. oleh karena itu hukum internasional dianggap libih tinggi kedudukannya dari pada hukum nasional. 2.

politik. G. 2. 5. Belanda.Palang merah internasional ini merupakan organisasi internasional yang diperkuat dengan perjanjian iternsional oleh sebab itu organissi ini menjadi subjek hukum internasional.Yang dimaksud dengan yuridiksi adalah kewenangan yang dimiliki oleh mahkamah internasional yang bersumber pada hukum internasional untuk menegakkan hukum.v Komposisi Mahkamah Internasional. Fungsi utama Mahkamahv Internsional.Yuridiksi dari mahkamah pidana internasional ini adalah memutuskan perkara perkara terbatas terhadap pelaku kejahatan internasional yang antara lain perkara perkara kejahatan genosida. Pemberontak dan Pihak dalam Sengketa. para hakim ini dipilih dari 2/3 suara majelis negara pihak.komponen komponen tersebut antara lain yaitu :1. kejahatan perang. Mahkamah Pidana Internasional ( The International Criminal Court )Mahkamah pidana internasional ini bertujuan untuk menegakkan supremasi hukum internasional dan memastikan bahwa pelaku kejahatan berat internasional dipidana. Organisasi Internasional. Komposisi Mahkamah Pidana Internasional. contoh para penjahat perang. dan paling tidak mereka berkompeten dalam bidangnya. contoh PBB.dan sosial. Palang Merah Internasional.IRC dll.Organisasi internasional sudah pasti enjadi subjek hukum internasional karena pebentukan organisasi ini didasarkan pada suatu perjanjian. yuridiksi ini meliputi memutuskan perkara perkara pertikaian dan memberikan opini opini yang bersifat nasehat.Negara adalah subjek hukum internasional ini sejalan dengan lahirya hukum internasional itu sendiri yaitu hukum antar negara. Mahkamah Internasional ( The Interntional Court Of Justice )Mahkamah internasional ini merupakan lembaga kehakiman PBB yang berpusat di Den Haag. kejahatan kemanusiaan. Sistem Peradilan Internsional. 3. Tahta Suci.berperan mengadili dan menyelesaikan semua perselisihan yang terjadi antar negara dengan jalan damai yang selaras dengan asas asas keadilan dan hukum internasional.2. Ke 15 hakim tersebut direkrut dari warga negara anggota yang dinilai cakap di bidang hukum internaional.Tahta suci ( Vatican ) merupakan peninggalan sejak jaman dahulu ketika paus bukan hanya kepala gereja Roma tetapi memiliki kekuasaan duniawi hal ini dibuktikan dengan adanya perwakilan diplomatik di berbagai negara. 2 diantaranya merangkap ketua dan wakil ketua mahkamah internasional dengan masa jabatan 9 tahun.3. F. Pengertian Hubungan Internasional . 6. Yuridiksi Mahkamah Pidanav Internasional.v Yuridiksi Mahkamah Internasional.Sistem peradilan internaional ini lebih tepatnya mengarah kepada komponen komponen yang ada dalam lembaga ini dalam rangka mewujudkan keadilan di dunia internasionl. Orang Perseorangan ( Individu ). hak menguasai sumber kekayaan alam di wilayah yang mereka kuasai.WHO.Komposisi mahkamah internasional yaitu terdiri dari 15 hakim. hak bebas memilih sistem ekonomi.Menurut hukum perang peberontak dapat memperoleh kedudukan hak sebagai pihak yang bersengketa dan pemberontak dapat menjadi subjek hukum internasional karena mereka juga memiliki hak yang sama untuk menentukan nasibnya sendiri. Subjek Hukum Internasional.vMahkamah pidana internasional ini beranggotakan 18 hakim yang bertugas selama 9 tahun .Fungsi utama mahkamah internasional adalah menyelesaikan kasus kasus persengketaan internasional yang subjeknya adalah negara secara damai yaitu melalui jalur hukum internasional dan dibawah pengawasan PBB. 1. dan kejahatan agresi. 4. Negara.Perseorangan dapat menjadi subjek hukum internasional karena seseorang tersebut dapat mengajukan atau diajukan kehadapan mahkamah internasional. Panel Khusus dan Spesial Pidana Internasional ( The International Criminal Tribunals and Special courts )Panel khusus dan spesial pidana internasional ini adalah lembaga peradilan internasional yang berwenang mengadili para tersangka kejahatan internasional yang bersift tidak permanen ( Ad hoc ) yang berarti bahwa setelah selesai mengadili maka peradilan ini dibubarkan.

Pola hubungan ini dekat dengan neokolonoalisme. Sifat Hubungan Internasional : a. Persengketaan c. Negara baru merdeka atau negara berkembang ingin meningkatkan kesejahteraan rakyatnya mereka melakukan hubungan ekonomi . Hubungan antar Negara ( negara yang satu dengan negara lainmengadakan kerjasama dalam bidang ekonomi. Kapitalisme membutuhkan bahan mentah bagi industri dalam negeri. social budaya dan hankam dalam rangka mencapai tujuan nasional bangsa itu. dan untuk melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan. dll ). b. untuk memajukan kesejahteraan social 3. Peperangan D. perdamaian abadi dan keadilan sosial. Persahabatan b. Penjajahan: bangsa yang satu menghisap bangsa lain yang disebabkan oleh perkembangan kapitalisme. yaitu : 1.Menurut RENSTRA ( Rrencana Strategi Pelaksanaan Politik Luar Negeri Indonesia ) adalah hubungan antar bangsa dalam segenap aspeknya yang dilakukan suatu Negara yang meliputi aspek politik. kebudayaan. oleh karena bahan mentah itu banyak diluar negeri maka timbul kehendak untuk menguasai wilayah bangsa lain untuk menghisap kekayaan bangsa lain itu. Saling ketergantungan : hubungan ini terjadi antara negara-negara yang belum berkembang (negara-negara dunia ke tiga ) dengan negara maju. Individual ( turis mahasiswa pedagang yang mengadakan kontak-kontak pribadi sehingga timbul kepentingan timbal balik di antara mereka ). tekhnologi. ahli hukum mengatakan bahwa hubungan internasional adalah hubungan antara bangsa. Antar kelompok (Lembaga social dan keagamaan dan perdagangan yang melakukan kontak secara insidental. maka negara tadi bergantung kepada modal dan tekhnologi negara maju. periodik atau permanen). mencerdaskan kehidupan bangsa 4. c. Tujuan Nasional Bangsa Indonesia adalah sebagaimana yang termaktub dalam Pembukaan UUD 1945. yaitu usaha menguasai negara lain atas bidang ekonomi. idiologi . Wujud dari Hubungan Internasional : a. ekonomi. Pola Hubungan Internasional : a. mengembangkan industri dan bersaing dengan negara maju di pasar global. melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia 2. Namun mereka tidak memiliki modal dan tekhnologi. C. b. Permusuhan d. B. kebudayaan. Hubungan Internasional merupakan kegiatan interaksi manusia antar bangsa baik secara individual maupun kelompok.

Itulah sebabnya bangsa indonesia memilih politik luar negeri Bebas Aktif. Menciptakan hidup berdampingan secara damai.atau kemiliteran negara atau kawasan tertentu tapi dengan cara mengindahkan proforma kemerdekaan politis. E. yang berbunyi : Ayat 1 Presiden mengangkat duta dan konsul Ayat 2 Dalam hal mengangkat duta. Dalam Pancasila kodrat manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan YME yang merdeka dan sama derajatnya. 2. Pola hubungan ini sulit dilakukan terutama oleh negara-negara atau bangsa-bangsa yang serba ketinggalan dalam kualitas sumber dayanya. Bebas berarti : 1. Bangsa Indonesia aktif bekerjasama dengan bangsa lain untuk perdamaian dunia 2. Banga Indonesia bebas bergaul denagn bangsa manapun. Disamping itu hubungan antar bangsa penting disebabkan : 1. Dalam pelaksanaan kerjasama dan hubungan Internasional Presiden sebagai kepala negara dibantu oleh Menteri dan Departemen Luar Negeri serta dibantu oleh para Duta dan Konsul yang diangkat oleh Presiden dan dibantu oleh Duta dan Konsul Negara lain yang diterimanya. bentuk negara dan sistem pemerintahan dari negara lain itu. 3. Sama derajat anatar bangsa : hubungan ini dilakukan dalam rangka kerjasama dalam rangka untuk mewujutkan kesejahteraan mereka. 2. Kosmopolitisme adalah pandangan yang melihat kosmos (seluruh Dunia ) sebagai polis (negeri sendiri ) sehingga cenderung melupakan nasionalisme yang sehat dan mengabaikan tugas terhadap bangsanya sendiri. Mengembangka penyelesaian masalah secara damai dan diplomasi. Aktif berarti : 1. terutama sumber daya manusianya. Chauvinisme adalah paham yang mengagung-agungkan bangsa sendiri dengan memandang renfah bangsa lain. tapa memandang idiologi. Dalam pergaulan itu bangsa indonesia tidak Intervensi atau tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain. Presiden memperhatikan pertimbangan DPR Ayat 3 Presiden menerima penempatan duta negara lain dengan memperhatikan pertimbangan DPR. c. Terkait dengan hubungan sama derajat sila kedua Pancasila mengajarkan bahwa hubungan antar negara atau antar bangsa harus bertolak pada kodrat manusia. Pengankatan Duta dan Konsul serta penerimaan Duta dan Konsulk negara lain telah diatur dalam pasal 13 UUD 1945. Oleh karena itu hubungan antar bangsa harus diwarnai dengan penghormatan atas kodrat manusia sebagai makhluk yang sederajat. Bangsa indonesia aktif membela bangsa yang terancam keberadaan dan kedaulatannya atas dasar persamaan derajat tidak termasuk intervensi. Dalam pergaulan itu terjadi saling memberi dan menerima bantuan dan pertolongan yang tidak mengikat. Menurut Mochtar Kusumaatmaja hubungan dan kerjasama antar bangsa itu timbul karena adanya kebutuhan yang disebabkan oleh pembagian kekayaan alam dan perkembangan industri yang tidak merata di dunia. Oleh karena itu nasionalisme bangsa indonesia tidak jatuh kepaham Chauvinisme dan kosmopolitisme. . Arti Penting Hubungan dan kerjasama Internasional : Tidak satupun bangsa di dunia ini dapat membebaskan diri ketergantungan dengan bangsa dan negara lain.

3. Sebagai perwakilan diplomatic suatu Negara di Negara lain. Diplomasi : seluruh kegiatan untuk melaksanakan politik luar negeri suatu Negara dalam hubungannya dengan Negara dan bangsa lain. Membangun solidaritas dan saling menghormati antar bangsa. Negara dapat menyesuaikan diri dengan semua peristiwa yang ada hubungannya dengan kepentingan umum. Ekonomi : Sarana ekonomi umumnya digunakan secara luas dalam hubungan internasional baik dalam masa damai maupun masa perang. 3. Pada masa tertentu semua negara harus terlibat dalam perdagangan internasional agar dapat memperoleh barang yang tak dapat diproduksi dalam negeri. Asas kepentingan umum Yaitu Negara dapat melindungi dan mengatur kepentingan dalam kehidupan masyarakat. Diplomasi tanpa dukunagan militer yang kuat dapat membuat suatu negara tidak memiliki rasa percaya diri sehingga tak mampu menghindari tekanan dan ancaman negara lain yang dapat menggangu kepentingan nasuonalnya. b. : . G. Propaganda : lebih ditujukan kepada warga Negara lain dari pada pemerintahannya. d.Melindungi kepentingan negara dan warga negaranya di luar negeri. H. Asas Teritorial yaitu hak dari suatu Negara atas wilayahnya. Sebagai wakil yuridis yang sah dari Negara pengirim c. prestise Negara pengirim b. 2. Hukum tidak terbatas oleh wilayah suatu Negara. Namun yang lebih diutamakan bukanlah perang tetapi tindakan prevetif dalam hubungan internasional.Melaporkan (reporting) .Perwakilan (refresentation) . berhak menegakkan hokum terhadap barang dan semua orang yang berada di wilayahnya.Sarana Hubungan Internasional : a. Propaganda : usaha sistimatis untuk mempengaruhi pikiran. emosi demi kepentinagn masyarakat umum. Asas Kebangsaan yaitu kekuasan Negara atas warga negaranya. F. Kekuatan militer dan perang (show of Force): Peralatan militer yang memadai dapat menambah keyakinan dan stabilitas untuk berdiplomasi. latihan perang bersama kerasp dilaksanakan untuk menampilkan kekuatannya. Perwakilan Negara di Luar Negeri : . 4. c.Asas-asas dalam Hubungan Internasional : 1. dan untuk kepentingan Negara yang membuat propaganda.perunding (negotiation) . Maka dengan demikian demontrasi senjata. Asas ini memiliki kekuatan eksteritorial yaitu hokum Negara tersebut tetap berlaku bagi warga negaranya walaupun berada di Negara asing. Menjamin kelangsungan hidup bangsa dan nrgara di tengah bangsa-bangsa lain. Fungsi dasar Diplomat ada 3 yaitu : a. Berpartisipasi dalam melaksanakan ketertiban dunia 5. sehingga terjadi ekspor dan impor. setiap warga Negara dimanapun ia berada tetap mendapat perlakuan hokum dari negaranya. Sebagai lambang..

Berakhirnya Fungsi Misi Perwakilan Diplomatik : 1. Negara penerima perang dengan negara pengirim. Menteri Presiden (Minister President) adalah mereka yang tidak dianggab sebagai wakil kepala negara. Memelihara persahabatan serta membina hubungan ekonomi. Kedutaan Besar. dll. Tugas ini dilakukan oleh perangkat diplomatik yang meliputi duta besar. E. Dalam beberapa hal seorang duta besar dapat memutuskan sesuatu yang menyangkut negaranya tanpa berkonsultasi dengan kepala negaranya terlebih dahulu. pendidikan dan kebudayaan. Duta Besar ( Ambassador) adalah tingkatan tertinggi dalam perwakilan diplomatik. Sudah habis masa jabatan 2. atase perekonomian. 4. Hak dan Kewajiban Perwakilan Diplomat menurut Konvensi Wina tahun 1961 : 1. D. Perwakilan Diplomatik : adalah lembaga kenegaraan di luar negeri yang bertugas dalam membina hubungan politik dengan negara lain. Hak Kekebalan (immunitet) Korps Diplomatik : . seorang duta harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan pemerintah negaranya. Berhubungan dengan kepala negara negara penerima melalui menteri luar negeri negara penerima. ada atase militer. kuasa usaha dan atase-atase. Ia ditarik oleh pemerintah negaranya 3. tetapi kepada menteri luar negeri negara penerima.Tingkatan dan Kepangkatan Perwakilan Diplomatik : Tingkatan dan kepangkatan perwakilan diplomatik menurut menurut Kongres di Aachen tahun 1918 sbb : 1. 3. Perutusan Tetap. Mengadakan perundinagn dan persetujuan dengan negara penerima. B. Mengetahui keadan dan perkembangan di negara penerima dengan cara yang syah sesuai dengan Undang-undang dan melaporkannya kepada negara pengirim. 5. Segala persoalan yang menyangkut ke dua negara. Kuasa Usaha (Charge D’affair). atase pendidikan dan kebudayaan. yang ditempatkan pada suatu organisasi internasional (PBB). Atase-atase. Karena tidak disenangi (di persona non grata ) 4.A. Duta (Gerzant) adalah setingkat lebih rendah dari duta besar. ilmu pengetahuan antara negara pengirim dan penerima. 4. duta. Fungsi. Segala persoalan. adalah tenaga ahli kedutaan. Dalam praktik internasional ada dua jenis perwakilan diplomatik : 1.Wakil negara pengirim di negara penerima 2. 5. C. 2. 3. kuasa usaha tidak diperbantukan kepada kepala negara. biasanya ditempatkan pada negara yang tidak banyak hubungan timbal balik dan derajat kereratan hubungan lebih rendah dari pada negara yang mengirim duta besar. yang ditugaskan tetap pada suatu negara tertentu untuk saling memberikan hubungan rutin antar negara tersebut. 2. Melindungi kepentingan negara dan warga negara pengirim sesuai hukum internasional. tetapi hanya ditempatkan untuk mengurus urusan-urusan negaranya. Duta Besar memiliki kekuasaan penuh dan luar biasa dan ditempatkan pada negara yang punya hubungan erat dan banyak hubungan timbal balik.

G. Orang yang masuk tanpa izin bisa dikeluarkan. melakukan fungsi administratif yang tidak bertentangan dengan peraturang negara penerima. Fungsi Perwakilan Knsuler menurut Konvensi Wina : 1. bebas pemeriksaan atas tas diplomatik. yang memang harus diserahkan pada polisi setempat. daerah kedutaan termasuk halaman dan bangunannya dimana terpancang bendera dan lambang negara itu. Tugas pokok konsul kehormatan adalah menghubungkan perdagangan ke dua negara. Memajukan hubungan perdagangan. membawahi beberapa konsul yang ditempatkan di ibu kota negara tempat ia bertugas. hakim tersebut. Berdasarkan hukum internasional daerah itu dipandang sebagai daerah negara pengirim. Hak Ekstrateritorialitas. Fungsi seorang pejabat konsuler telah berakhir 2. bebas mendirikan tempat ibabad dilingkungan kedutaan. 4. Berakhirnya misi perwakilan konsuler : 1. melainkan mendapat honoraruium atas jasa-jasanya itu. Penarikan dari negara pengirim . b. Mereka dibebaskan dari pajak dan bea cukai. iasanya ditempatkan di kota-kota yang termasuk kekonsulan. Perwakilan Konsuler : adalah lembaga kenegaraan di luar negeri yang bertugas dalam membina hubungan non politik dengan negara lain. Konsul . polisi. diangkat oleh konsul jenderal atau oleh konsul untuk engurus hal tertentu yang berhubungan dengan daerah kekonsulan. b. Melindungi kepentingan negara pengirim dan warga negaranya. c. Arsip-arsip. Pejabat ini tidak mendapat gaji. Hak Kekebalan atau Kebebasan Korps Diplomatik. tanpa seizin kepala perwakilan diplomatik yang bersangkutan. Konsul Jenderal. Tingkatan kepangkatan perwakilan konsuler : a. Mengeluarkan paspor dan Visa atau dokumen perjalanan kepada warga negara pengirim. Ada konsuler yang bersifat tetap ada konsuler kehormatan. ekonomi. hak kekebalan dalam daerah perwakilan seperti daerah kedutaan besar.a. mengepalai kantor wakil konsulat yang ada didalam satu daerah kekonsulan. Konsul Muda. setiap anggota korps diplomatik harus tunduk kepada hukum dan peraturan kepolisian setempat namun tidak dapat dituntut dimuka pengadilan. konsul mengepalai suatu kekonsulan yang membawahi satu daerah kekonsulan kadang-kadang diperbantukan konsul Jenderal. Kecuali pelaku kejahatan. 2. surat-surat ataupun telegram tidak boleh dibuka oleh polisi. 3. d gen Konsul. H. Warga negara yang mencari perlindungan digedung perwakilan diplomatik tidak dapat ditanmgkap begitu saja melainkan harus melalui perundingan dengan kepala perwakilan setempat. Kadang diperbantukan kepada konsul jenderal atau Konsul. 1. F. kebudayaan dan iptek ke dua negara. Bertindak sebagai notaris dan panitera sipil. badan hukum sesuai dengan hukum internasional ( sesuai batas-batas yang di izinkan). Gedung perwakilan negara asing tidak boleh digeledah atau dimasuki oleh petugas kehakiman.

Definisi lain Perjanjian Internasional adalah kesepakatan antara dua atau lebih subyek hukum internasional (lembaga internasional. Korps Konsuler : 1. Satu negara hanya memiliki satu perwakilan diplomatik di negara penerima. J. Konvensi Wina (diplomatic). Perbedaan perwakilan diplomatiok dengan perwakilan konsuler: A. Memelihara kepentingan negaranya dengan melaksanakan hubungan dengan pejabat tingkat daerah (setempat). Mempunyai hak ekstrateritorial (tidak tunduk pada kekuasaan peradilan) B. 3. Berhak mengadakan hubungan yang bersifat non politik 3. Indonesia-Tailand (garis batas laut Andaman) dll. Berhak mengadakan hubungan bersifat politik. 4. Mochtar Kusumaatmaja. Dalam definisi ini subyek hukum internasional yang mengadakan perjanjian adalah anggota masyarakat bangsa-bangsa. Perjanjian multilateral adalah diadakan oleh banyak negara untuk mengatur kepentingan bersama negara-nebara peserta perjanjian tersebut. Jumlah pesertanya. Contoh multilateral adalah Konvensi Jenewa (perlindungan korban perang). perjanjian internasional adalah perjanjian yang diadakan anatara anggota masyarakat bangsa-bangsa yang bertujuan untuk mengakibatkan akibat hukum tertentu.a. 2. . PERJANJIAN INTERNASIONAL 1. Macam Perjanjian Internasional : Perjanjian internasional dapat dibedakan berdasarkan beberapa kriteria. Tidak mempunyai hak ekstrateritorial (tunduk pada pelaksanaan kekuasaan peradilan). Cara berlakunya e.3. Satu negara dapat mempunyai lebih dari satu perwakilan konsuler. 2. Jumlah pesertanya b. 4. yaitu perjanjian bilateral dan multilateral. Pengertian perjanjian internasional a. Pemberitahuan bahwa ia bukan lagi sebagai anggota staf konsuler I. lembaga-lembaga internasional dan negaranegara. Objeknya d. Memelihara kepentingan negaranya dengan melakukan hubungan dengan pejabat tingkat pusat. negara) yang menurut hukum internasional menimbulkan hak dan kewajiban bagi para pihak yang membuat kesepakatan. b. Intrumen pembentuk perjanjiannya ad. yaitu : a. Korps Diplomatik : 1. Srtrukturnya c. Bilateral adalah perjanjian antar dua negara unutk mengatur kepentingan kedua belah pihak. 2. Contoh perjanjian bilateral : Indonesia – Cina (dwikewarganegaraan).Indonesia – Malaysia (ekstradisi).

24 tahun 2000 ditegaskan bahwa pembuatan perjanjian internasional dilakukan melalui tahap ( penjajakan. perjanjian yang dibuat tidak tegas. ZEE dan landas benua). Tahap Pembuatan Perjanjian Internasional : Menurut Mochtar Kusumaatmaja ada dua macam cara pembentukan perjanjian internasional : a. Arrangement. jika berlakunya perjanjian itu harus dilakukan perubahan undangundang di negara peserta terlebih dahulu. budaya. seperti : 1. perjanjian internasional itu ada dua. Sedangkan perjanjian internasional lisan adalah setiap perjanjian internasional yang doekspresikan melalui instrumen-instrumen tidak tertulis. seperti Treaty. perundingan. 3. berjangka pendek. c. Dari segi cara berlakunya. seperti Indonesia-Malaysia. Declaration. dll ad. Wina. Dari segi intrumennya. Perjanjian internasional lisan ( international oral agreement). penyelesaian cepat. b. penandatanganan. Dari segi strukturnya yaitu ada perjanjian yang bersifat Law Making Treaties adalah perjanjian yang mengandung kaidah hukum yang berlaku bagi semua bangsa di dunia. Constitution. Comvention. Dalam Undang-undang RI No. Perjanjian diam-diam (tacit consent atau tacit agreement). Perjanjian internasional yang dibentuk melalui 2 tahap yaitu ( perundingan dan penandatanganan) dipakai untuk perjanjian yang tidak begitu penting. e. zona bersebelahan. Deklarasi Unilateral atau deklarasi sepihak ( unilateral declaration). Protocol. 3. ratifikasi atau pengesahan). cara ini dupakai apabila materi atau yang diperjanjikan itu dianggap sangat penting maka perlu persetujuan DPR. penerimaan dan penandatanganan).b. Sedangakan ada perjanjian yang bersifat treaty contract adalah perjanjian yang menimbulkan hak dan kewajiban hanya bagi negara yang mengadakan perjanjian saja. Seperti konvensi Jenewa.Konvensi Hukum Laut Internasional (laut teritorial. dari Negara atau subyek hokum internasional lainnya. dll ad. Dari segi objeknya. ad.executing. Covenant. yaitu perjanjian bersifat self-executing (berlaku dengan sendirinya)yaitu perjanian itu langsung dapat berlaku setelah diratifikasi oleh negara peserta) dan non self. yaitutertulis dan lisan. Indonesia-Cina. perumusan naskah. Perjanjian internasional tertulis adalah perjanjian yang dituangkan dalam instrumen-instrumen pembentuk perjanjian yang tertulis dan formal. Agreement. . Menurut Hukum Positif Indonesia. 2. Perjanjian internasional yang dibentuk melalui 3 tahap yaitu (perundingan. pada pasal 11 ayat 1 UUD 1945 dosebutkan bahwa Presiden dengan persetujuan DPR membuat perjanjian dengan Negara lain. artinya keberadaan perjanjian itu hanya dapat diketahui melalui penyimpulan suatu tingkah laku baik aktif atau tidak aktif. yang diperjanjikan adalah hal-hal yang disepakati secara lisan. adalah pernyataan suatu negara yang disampaikan oleh wakil negara itu dan ditujukan kepada negara lain. seperti Perjanjian perdagangan. Charter. sepertithe London Agreement (keanggotaan Dewan Keamanan PBB). d. Statute. hukum laut. perjanjian internasional dibedakan antara perjanjian yang berisi soal-soal politik. dengan perjanjian yang berisi soal-soal ekonomi. dll ad.

Ratifikasi oleh badan Legislatif atau DPR. c.Parlemen tapi jarang digunakan. biasanya dilakukan oleh raja absolut dan pemerintahan otoriter. Traktat (treaty) perjanjian paling formal merupakan persetujuan dua negara atau lebih mencakup perjanjian bidang politik dan ekonomi. JENIS PERJANJIAN INTERNASIONAL 1. Ratifikasi campuran antara DPR (legislatif) dengan Pemerintah (Eksekutif). 3. Indonesia dengan Thailand tentang garis batas laut Andaman sebelah utara selat Malaka 1071. Landas Benua (lebih 200 mil). 3. Konvensi Hukum Laut Internasiobnal 1982 tentang laut teritorial (200 mil). Ratifikasi oleh badan eksekutif. Tapi perjanjian belum dapat diberlakukan sebelum diratifikasi oleh masingmasing negara. Tidak diratifikasi karena sifatnya tidak seresmi atau seformal traktat atau konvensi. menteri luar negeri atau duta besar dengan menunjukkan Surat Kuasa Penuh (full powers) b. . Multilateral yang disebut juga Law Making Treatis biasanya mengatur hal yang berkaitan dengan kepentingan umum dan bersifat terbuka dala arti tidak hanya mengatur kepentingan negara yang mengadakan perjanjian itu tetapi juga kepentingan negara lain yang tidak turut serta dalam perjanjian itu (bukan Peserta). Indonesia dengan Australia tentang Pertahanan dan Keamanan kedua negara 1995. Penandatanganan (Signature). Contohnya : Indonesia dengan RRC (1955) tentang Penyelesaian dwikewarganegaraan. Zona Bersebelahan (24 mil). biasanya dilakukan oleh menteri luar negeri atau kepala pemerintahan. Protokol (Protocol) persetujuan tidak resmi umumnya tidak dibuat oleh kepala negara yang mengatur masalah-masalah tambahan seperti penafsiran klaususl-klausul tertentu ( Klausul = ketentuan tambahan sebuah perjanjian). diwakili oleh kepla negara. Pengesahan (Ratification). 2. 4. kepala pemerintahan. 2. Penandatanganan hanya bersifat sementara dan harus dikuatkan dengan pengesahan atau penguatan yang disebut ratifikasi. Indonesia dengan Malaysia tentang Ektradisi 1974. Persetujuan (Agreement) perjanjian bersifat tekhnis atau administratif. Zona Ekonomi Eksklusif (200 mil). Bilateral bersifat khusus (Treaty Contract) karena hanya mengatur kepentingan ke dua negara. Perundingan (Negotiation).Menurut Konvensi Wina 1969 tentang Hukum Perjanjian Internasional disebutkan tahap pembuatan perjanjian internasional dilakuakn melalui tahap: a. oleh sebab itu perjanjian bilateral bersifat ‘tertutup’ dalam arti tertutup kemungkinan bagi negara lain untuk ikut serta dalam perjanjian tersebut. Konvensi wina 1961 tentang Hubungan Diplomatik. Ratifikasi perjanjian internasional dapat dibedakan sbb: 1. perundingan tahap pertama tentang objek tertentu. Contohnya :Konvensi Jenewa 1949 tentang perlindungan korban perang. Konvensi (Convention) persetujuan formal bersifat multilateral yang tidak berurusan dengan kebijaksanaan tingkat tinggi (haigh Plicy) dilegalisasi oleh wakil yang berkuasa penuh. 2. ISTILAH-ISTILAH DALAM PERJANJIAN INTERNASIONAL : 1.

14. Negara anggota mematuhi piagam PBB 3. Mengembangkan persahabatan antar bangsa 3. b. 6. 10. sampai perjumpaan permanen. memberantas kemiskinan. Negara-negara menyelesaikan perselisihan dengan cara damai 4. PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) United Nations Berdiri pada tanggal 24 Oktober 1945 diprakarsai oleh 5 negara antara lain Amerika serikat. ORGANISASI INTERNASIONAL A. Misalnya Atlantic Charter. Charter adalah istilah dalam perjanjian internasional untuk pendirian badan yang melakukan fungsi administratif. Magna Charter. Pakta (fact). Kelima Negara tersebut sekarang sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB yang memegang hak Veto yaitu hak untuk membatalkan atau memveto keputusan dewan keamanan PBB. menghentikan pengrusakan lingkungan dan penghormatan HAM. Cina dan Prancis. Tidak diratifikasi. Bahasa persidangan PBB adalah bahasa Arab. mandarin. 9. terinci dan sistimatis serta tidak memerlukan ratifikasi. Negara-negara menghindari penggunaan kekerasan atau ancaman kekerasan. Modus Vivendi dokumen untuk mencatat persetujuan internasional bersifat sementara. menunjukkan suatu persetujuan yang lebih khusus dan membutuhkan ratifikasi. Misalny Pakta Warsawa (mengenai Pertahanan ). Ketenrtuan Umum (General Act) traktat yang bersifat resmi dan tidak resmi. Dan Sekjen PBB sekarang adalah Ban Kimon dari Korea Selatan. Inggris. Tujuan PBB: 1. Pertukaran Nota yaitu metode tidak resmi namun banyak digunakan. Biasanya diulakukan oleh wakil-wakil militer dan negara dan bisa bersifat multilateral dan melahirkan kewajiban bagi yang mengadakannya. Rusia dan Spanyol. Proses Verbal catatan atau ringkasan atau kesimpulan konferensi diplomatik. Prinsip-Prinsip PBB: 1. Menjaga perdamaian dunia 2. . 11. Menjadi pusat bangsa –bangsa dalam pencapaian tujuan PBB diatas. nama utusan. 4. 13.masalah yang disetujui konferensi dan tidak diratifikasi. Deklarasi (declaration) yaiut perjanjianinternasinal yang berbentuk traktat dan dokumen tidak resmi. Memvantu masyarakat dunia lebih sejahtera. Contoh Piagam Kebebasan Transit. 8. a. penyakit menular. Tidak diratifikasi. Rusia.5. 2. Negara anggota memiliki kedaulatan sederajat. 15. Perikatan ( Arrangement) adalah istilah yang digunakan untuk transaksi yang sifatnya sementara. buta aksara. 7. Piagam (Statute) yaitu himpunan peraturan yang ditetapkan leh persetujuan internasional baik mengenai pekerjaan atau kesatuan tertentu seperti pengawasan internasional yang mencakup tentang minyak. Covenant yaitu anggaran dasar LBB (Liga Bangsa-Bangsa). Prancis. atau catatan suatu pemufakatan. Inggris. Ketentuan Penutup (final Act) ringkasan hasil konvensi yang menyebutkan negara peserta. 12. lapangan kerja.

Dewan Keamanan PBB (Security Council) : Adalah badan PBB yang fungsinya memelihara atau mempertahankan perdamaian dan keamanan internasional. kepulauan Solomon adalah bekas jajahan Jerman. Memajukan politik. UNESCO (United Nations educational Scintific and Cultural Organization) Organisasi Pendidikan. ILO (International Labour Organization) organisasi Perburuhan Internasional. Majelis Umum (General Asembly) : Angotanya semua Negara anggota PBB. ekonomi. Badan ini mengkoordinir badan-badan seperti WHO (World Health Organization) oeganisasi kesehatan Dunia. Mendorong peenghormatan HAM dan saling ketergantungan sesame bangsa. Bersidang setiap tahun selama satu bulan. Prancis. Dewan Perwalian (Trusteeship Council) : Dewan ini bertugas menyelenggarakan pemerintahan dan melakukan pengawasan terhadap wilayah-wilayah yang masuk kategori trust territories (wilayah peerwalian). FAO (Food and Agriculture Organization) organiasai Pangan dan Pertanian. masalah lingkungan dan Hak Asasi Manusia. . Bersidang setiap tahun. Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan. Wilayah perewalian adalah wilayah bekas jajahan yang ditempatkan dalam satu system perwalian sebagai satu cara agar Negara-negara anggota bertanggung jawab atas wilayah tersebut (biasanya Negara bekas penjajahnya) dan menngkatkan kemajuan wiulayah itu menuju kemerdekaannya. Dewan ini memiliki hak Veto yaitu hak untuk memblokir atau menolak keputusan Dewan walaupun ke 14 anggota dewan yang lain menyetujui keputusan yag bersangkutan. namun bias dibatalkan oleh 1 negara dari anggota Dewan tersebut. Anggaotanya 15 negara yang terbagi menjadi 5 anggota tetap (Inggris. sosbud penduduk setempat. Cina. Fungsinya sebgai forum untuk membahas masalaha yang menjadi keprihatinan dunia. Keputusannya tidak mengikat anggota PBB karena hanya bersifat rekomendasi namun berbobot karena merupakan hasil pandangan mayoritas Negara di dunia. Negara yang terakhir yang mencapai kemerdekaannya pada Bulan November 1994 adalah Palau. 2. 3. Memelihara keamanan dan perdamaian internasional 2. Dewan Ekonomi dan Sosial (Economic and Social Council) : Anggotanya terdiri dari 54 negara dan setiap tahun dipilih 18 anggota baru oleh Majelis Umum PBB untuk masa jabatan 3 tahun. Rusia. 3. Negara anggota membantu PBB c. Dewan ini merekomendasi kepada majelis umum yang berkaitan dengan pembanguna ekonomi. Amerika serikat) dan 10 negara anggota tidak tetap yang dipilih oleh Majelis Umum untuk masa jabatan 2 tahun. Pada bulan Desember menjadi anggota PBB. UNICEF (United Nations Shildren’s Fund) Dana Kanak-Kanak Perserikatan Bangsa-Bangsa yang memberikan bantuan untuk rencana-rencana kesejahteraan ibu dan anak di selurug Negara di dunia.5. Kemudian Negara bekas jajahan Turki seperti Jordania dan Palestina. Badan /Alat Perlengkapan PBB: 1. 4. Contoh Negara Togo dan Kamerun. Sistem perwalian itu di selenggarakan dalam rangka : 1. Fungsi dewan ini adalah bertanggug jawab atas kegiatan social PBB.

pengetahuan.4. IMF (International Monetary Fund) yaitu dana moneter internasional didirikan pada tanggal 27 desember 1945 bermarkas diWashington. hutan. IBRD ( International Bank of Reconstruction and development) yaitu bang pembangunan dan perkembangan internasional yang didirikan pada tanggal 27 Desember 1945 bertyujuan membantu pembangunan dan perkembangan daerah-daerah milik anggota PBB untuk memudahkan penanaman modal untuk tujuan produktif. Menjamin penanganan masalah-masalh soaial dan ekonomi. bertujuan mencapai tingkat kesehatan yang tertinggi bagi semua rakyat di dunia. Prancis. UNESCO (United Nations educational Scintific and Cultural Organization) . yaitu Organisasi Pendidikan. 6. 3. Negara lain yang bukan statute Mahkamah Internasioanl dengan syarat yang telah ditetapkan. Terdiri 15 hakim yang dipilih Majelis Umum berdasarkan kemampuan mereka dan bermarkas di Den Haag Belanda. Perkara apa saja. 4. Swiss. Sekjen sekarang Ban Kimon dari Korea selatan. Semua Negara yang berada di bawah Statuta (wilayah Kerja) Mahkamah Internasional. 2. 5. Amerika Serikat. Dewan Keamanan PBB. Sekretaris Jenderal diangkat oleh Majelis Umum atas usul Dewan Keamanan PBB. 6. 3. Swiss. Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan yang didirikan pada tanggal 4 November 1946 bermarkas di Paris. 5. Badan ini bertujuan meningkatkan perdamaian dan effisiensi produksi dan distribusi hasil makanan dan pertanian. perbaiki hidup penduduk desa. Mahkamah Internasional selain mengadili perkara dapat juga memberikan nasihat hokum kepadamajelis Umum. Sekretariat (Secretariat) : Badan ini terdiri atas satu orang sekretaris Jenderal dan staf yang diperlukan. 2. ILO (International Labour Organizatiaon) yaitu Organisai buruh internasional didirikan pada tanggal 11 April 1919 bermarkas di Jenewa. FAO ( Food and agriculture Organization) yaitu organisasi bahan makanan dan pertanian PBB didirikan pada tanggal 16 Oktober 1945 bermarkas di Roma. Badan ini bertujuan member sumbangan kearah perdamaian dan keamanan dengan memajukan kerjasama antar bangsa-bangsa melalui pendidikan. Bertujuan memelihara perdamaian abadi dengan memajukan keadilan ekonomi. . stabilitas pertukaran uang. Badan Khusus PBB (Specialized Agencies) : 1. Dewan keamanan atas permohonan badan tersebut dan badan PBB lainnya. social dan memperbaiki syarat perburuhan dan tingkat kehidupannya. Bertujuan memajukan kerjasama moneter internasional dan perluasan perdagangan internasional. Italia. WHO (World Health Organization) yaitu organisasi kesehatan Dunia yang didirikan pada tanggal 7 April 1948 bermarkas di Jenewa . Mahkamah Internasional (International Court of Justice) : Adalah badan pengadilan internasional resmi dan tetap yang bertugas untuk memeriksa dan memutus perkara yang diajukan kepadanya. Pihak yang dapat mengajukan perkara ke Mahkamah internasional : 1.

Membina kerjasama dengan organisasi dunia lainnya. Sidang ini 2 kali setahun. Struktur ASEAN : Menurut KTT ASEAN di BALI 1976 strukturnya sbb : 1. 7. UPU (Universal Postal Union) yaitu persatuan pos sedunia. Korea Utara. soaial budaya. pengetahuan dan administrasi. Mnyanmar. Asustralia. ICAO (International Civil Aviation Organization) yaitu organisasi penerbangan sipil internasional. Meningkatkan kerjasama dalam masalah yang menyangkut kepentingan beresama bidang ekonomi. ASEAN Economic Ministers (AEM) adalah siding para menteri ekonomi untuk meneruskan kebijakan yang telah dirumuskan. laos. ASEAN (Association of South East Asian Nations) Atau Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara: ASEAN di bentuk berdasarkan deklarasi Bangkok tanggal 8 Agustus 1967 yang ditandatangani 5 tokoh ASEAN yaitu Adam Malik (Indonesia). Federasi Rusia. Terdiri 23 negara yaitu 10 negara ASEAN. B. Amerika Serikat. 4. Tun Abdul Razak (Malaysia). Jepang. ITO (International Trade Organization) yaitu organisasi perdagangan internasional dan peraetujuan mengenai bea dan cukai dan perdagangan. WTO (Word Trade Organization) Organisasi perdagangan Dunia. Disamping itu ada Forum Regional ASEAN (FRA) sejak rahun 1994. 8. yaitu pertemuan para kepala pemerintahan se ASEAN. Didahului dengan pertemuan para menteri ekonomi dan menteri luar negeri ASEAN. . Vietnam. tekhnik. Bekerjasama dalam dalam penggunaan pertanian dan industry. soaial dan budaya dfi kawasan asia tenggara. 5.(Bukan Badan PBB) B. ASEAN Summit. Mngolia dan Uni Eropa. Memepercepat peetumbuhan ekonomi. 2. Sekarang jumlah anggotanya 10 negara yaitu ditambah dengan Brunai Darussalam. 3. perbaikan tarap hidup rakyat. yaitu forum dialog tentang isu-isu keamanan di wilayah Asia Pasifik. dan Kamboja. 3. RRC. ITU (International Telecommunication union yaitu persatuan telekomunikasi internasional.membantu menetapkan system pembayaran multilateral terhadap transaksi yang sedangberjalan. Thanat Khoman (Muangthai). ASEAN Miniterial Meeting (AMM). Ramos (Filipina). yaitu siding para menteri luar negeri ASEAN yang merumuskan garis kebijakan dan koordinasi kegiatan ASEAN. Papua Nugini sebagai Peninjau dan 12 negara patner yaitu Kanada. India. 6. Rajaratnam (Singapura) dan Narciso R. 9. 4. Tujuan ASEAN : 1. Meningkatkan perdamaian dan stabiloitas regional dan saling mengjhormati. ASEAN Finance Meeting (AFMM) adalah siding para menteri keuangan ASEAN merumuska kebijakan ASEAN di bidang keuangan. Konferensi Tingkat Tinggi ini merupakan lembaga pembuat keputusan tertinggi dalam ASEAN. Salng memberi bantuan dalam bentuk saran latihan dan penelitian. A. Selandia Baru Korea Selatan. 2. 11. 10.

Mamfaat keraja sama Internasional: 1. Indonesia. Penentuan Batas Wilayah laut RI melalui Konvensi Hukum Laut Inmternasional tahun 1982. member nasehat dan pertimbangan dan mengkoordinasikan dan melaksanakan jkegiatan-kegiatan ASEAN. ASEAN Standing Committee (ASC) komisi tetap ASEAN dipimpin oleh menteri luar negeri dari Negara yang mendapat giliran manjadi Ketua yaitu tuan rumah dari siding tahunan para menteri luar negeri ASEAN. Perundingan Indonesia Belanda melalui Jasa baik KTN (komisi Tiga Negara) untuk menghentikan pendudukan belanda di Indonesia. Indonesia – India : Lands kontinen laut Andaman. Landas Kontinen tersebut maka luas wilayah Indonesia menjadi sekitar 8. Indonesia. c. Pengembalian Irian barat oleh PBB dari tangan belanda ke RI tahun 1962 5. 6. keshatan penerangan. 2.Pemerintaha RI dikembalikan ke Yogyakarta. Batas wilayah 12 mil laut territorial Negara pantai dan Negara kepulauan.027. 7. yaitu : a. Other ASEAN Ministerial Meeting (OAMM) yaitu siding para menteri non ekonomi merumuskan kebojakan selain ekonomi seperti pendidikan. ilmu pengetahuan. Dewan Keamanan PBB menghentikan Agresi Militer Belanda I atas usul India dan Australia. Mamfaat Kerja sama dan Perjanjian Internasional bagi Indonesia : A. e. batas 200 mil laut ZEE (Zona Ekonimi Eksklusif).Thailand : Landas kontinen selat malaka danm laut Andaman. teknologi.5. 2. Berdasarkan pengakuan persegi : 1. Pengakuan kedaulatan RI oleh belanda melalui KMB tanggal 27 Desember 1949. perburuhan. b. c. Secara regional perjanjian batas laut dengan Negara tetangga sbb: a. PBB mengeluarkan resolusi untuk menghentikan Agresi Militer belanda IIyang berisi : Hentikan saling menyerang . B.Berunding atas dasar Perjanjian Lingarjati dan renville . 4.4 juta km : 2. C. b.087 km : 3. daratan/Kepulauan 2. Mamfaat Perjanjian Internasional : 1. Indonesia – Australia : Laut arafuru dan utara irian jaya dengan papua nugini d.. Diterimanya konsep Negara kepulauan (archipelagic state)Wawasan Nusantara.166. pengakuan hak Negara tak berpantai utk ikut memamfaatkan sumber daya alam dan kekayaan lautan. 3.000 km . sosbud. ASEAN Secretariat yaitu sekretaris ASEAN yang berfungsi untuk memprakarsai.163 km : 800.Singapura :garis batas laut territorial.Membebaskan segala tawanan . Laut territorial 3. Indonesia – Malaysia : lndas kontinen selat malaka daan lau natuna.

polisi. Perwakilan Konsuler : adalah lembaga kenegaraan di luar negeri yang bertugas dalam membina hubungan non politik dengan negara lain. Fungsi.500.000 km C. Karena tidak disenangi (di persona non grata ) 4.4. Hak dan Kewajiban Perwakilan Diplomat menurut Konvensi Wina tahun 1961 : 1. surat-surat ataupun telegram tidak boleh dibuka oleh polisi. Hak Ekstrateritorialitas.Wakil negara pengirim di negara penerima 2. Tugas pokok konsul kehormatan adalah menghubungkan perdagangan ke dua negara. 5. D. pendidikan dan kebudayaan. Memelihara persahabatan serta membina hubungan ekonomi. daerah kedutaan termasuk halaman dan bangunannya dimana terpancang bendera dan lambang negara itu. Negara penerima perang dengan negara pengirim. membawahi beberapa konsul yang ditempatkan di ibu kota negara tempat ia bertugas. E. F. Hak Kekebalan (immunitet) Korps Diplomatik : a. . Sudah habis masa jabatan 2. Hak Kekebalan atau Kebebasan Korps Diplomatik. 3. Tingkatan kepangkatan perwakilan konsuler : a. Konsul Jenderal. Ia ditarik oleh pemerintah negaranya 3. ZEE : 2. Kecuali pelaku kejahatan. Melindungi kepentingan negara dan warga negara pengirim sesuai hukum internasional. Gedung perwakilan negara asing tidak boleh digeledah atau dimasuki oleh petugas kehakiman. b. bebas pemeriksaan atas tas diplomatik. Mereka dibebaskan dari pajak dan bea cukai. setiap anggota korps diplomatik harus tunduk kepada hukum dan peraturan kepolisian setempat namun tidak dapat dituntut dimuka pengadilan. Mengetahui keadan dan perkembangan di negara penerima dengan cara yang syah sesuai dengan Undang-undang dan melaporkannya kepada negara pengirim. Warga negara yang mencari perlindungan digedung perwakilan diplomatik tidak dapat ditanmgkap begitu saja melainkan harus melalui perundingan dengan kepala perwakilan setempat. 4. Berdasarkan hukum internasional daerah itu dipandang sebagai daerah negara pengirim. ilmu pengetahuan antara negara pengirim dan penerima. Berakhirnya Fungsi Misi Perwakilan Diplomatik : 1. Mengadakan perundinagn dan persetujuan dengan negara penerima. yang memang harus diserahkan pada polisi setempat. 1. bebas mendirikan tempat ibabad dilingkungan kedutaan. hakim tersebut. Orang yang masuk tanpa izin bisa dikeluarkan. Konsul . Arsip-arsip. b. tanpa seizin kepala perwakilan diplomatik yang bersangkutan. konsul mengepalai suatu kekonsulan yang membawahi satu daerah kekonsulan kadang-kadang diperbantukan konsul Jenderal. Ada konsuler yang bersifat tetap ada konsuler kehormatan. Pejabat ini tidak mendapat gaji. melainkan mendapat honoraruium atas jasa-jasanya itu. hak kekebalan dalam daerah perwakilan seperti daerah kedutaan besar.

perjanjian internasional adalah perjanjian yang diadakan anatara anggota masyarakat bangsa-bangsa yang bertujuan untuk mengakibatkan akibat hukum tertentu. G. Memelihara kepentingan negaranya dengan melakukan hubungan dengan pejabat tingkat pusat. Mochtar Kusumaatmaja. ekonomi. Mengeluarkan paspor dan Visa atau dokumen perjalanan kepada warga negara pengirim. Dalam definisi ini subyek hukum internasional yang mengadakan perjanjian adalah anggota masyarakat bangsa-bangsa. 3. Tidak mempunyai hak ekstrateritorial (tunduk pada pelaksanaan kekuasaan peradilan). Memelihara kepentingan negaranya dengan melaksanakan hubungan dengan pejabat tingkat daerah (setempat). melakukan fungsi administratif yang tidak bertentangan dengan peraturang negara penerima. 4. PERJANJIAN INTERNASIONAL 1. Mempunyai hak ekstrateritorial (tidak tunduk pada kekuasaan peradilan) B.c. Fungsi seorang pejabat konsuler telah berakhir 2. badan hukum sesuai dengan hukum internasional ( sesuai batas-batas yang di izinkan). Konsul Muda. iasanya ditempatkan di kota-kota yang termasuk kekonsulan. Bertindak sebagai notaris dan panitera sipil. diangkat oleh konsul jenderal atau oleh konsul untuk engurus hal tertentu yang berhubungan dengan daerah kekonsulan. Penarikan dari negara pengirim 3. 2. Korps Diplomatik : 1. . 2. Melindungi kepentingan negara pengirim dan warga negaranya. d gen Konsul. Satu negara hanya memiliki satu perwakilan diplomatik di negara penerima. Berhak mengadakan hubungan bersifat politik. Berakhirnya misi perwakilan konsuler : 1. Satu negara dapat mempunyai lebih dari satu perwakilan konsuler. lembaga-lembaga internasional dan negaranegara. Korps Konsuler : 1. 2. Pemberitahuan bahwa ia bukan lagi sebagai anggota staf konsuler I. Berhak mengadakan hubungan yang bersifat non politik 3. J. Perbedaan perwakilan diplomatiok dengan perwakilan konsuler: A. Memajukan hubungan perdagangan. mengepalai kantor wakil konsulat yang ada didalam satu daerah kekonsulan. Fungsi Perwakilan Knsuler menurut Konvensi Wina : 1. Pengertian perjanjian internasional a. Kadang diperbantukan kepada konsul jenderal atau Konsul. kebudayaan dan iptek ke dua negara. H. 3. 4. 4.

perjanjian internasional itu ada dua. Intrumen pembentuk perjanjiannya ad. Contoh multilateral adalah Konvensi Jenewa (perlindungan korban perang). ZEE dan landas benua). Declaration. Statute.Indonesia – Malaysia (ekstradisi). yaitutertulis dan lisan. yaitu perjanjian bilateral dan multilateral. c. Perjanjian internasional lisan ( international oral agreement). seperti Treaty. 2. Arrangement. Srtrukturnya c. Charter. yaitu perjanjian bersifat self-executing (berlaku dengan sendirinya)yaitu perjanian itu langsung dapat berlaku setelah diratifikasi oleh negara peserta) dan non self. zona bersebelahan. sepertithe London Agreement (keanggotaan Dewan Keamanan PBB). yaitu : a. Sedangakan ada perjanjian yang bersifat treaty contract adalah perjanjian yang menimbulkan hak dan kewajiban hanya bagi negara yang mengadakan perjanjian saja. dengan perjanjian yang berisi soal-soal ekonomi. e. Dari segi strukturnya yaitu ada perjanjian yang bersifat Law Making Treaties adalah perjanjian yang mengandung kaidah hukum yang berlaku bagi semua bangsa di dunia. budaya. Perjanjian multilateral adalah diadakan oleh banyak negara untuk mengatur kepentingan bersama negara-nebara peserta perjanjian tersebut. Jumlah pesertanya. Protocol. Indonesia-Tailand (garis batas laut Andaman) dll. Dari segi objeknya. Objeknya d. Konvensi Hukum Laut Internasional (laut teritorial. seperti Indonesia-Malaysia. d. Seperti konvensi Jenewa. Indonesia-Cina. Macam Perjanjian Internasional : Perjanjian internasional dapat dibedakan berdasarkan beberapa kriteria. Sedangkan perjanjian internasional lisan adalah setiap perjanjian internasional yang doekspresikan melalui instrumen-instrumen tidak tertulis. ad. Agreement. Dari segi intrumennya. dll ad. Perjanjian internasional tertulis adalah perjanjian yang dituangkan dalam instrumen-instrumen pembentuk perjanjian yang tertulis dan formal. seperti : 1. perjanjian internasional dibedakan antara perjanjian yang berisi soal-soal politik. Dari segi cara berlakunya.b. Constitution. jika berlakunya perjanjian itu harus dilakukan perubahan undangundang di negara peserta terlebih dahulu. Definisi lain Perjanjian Internasional adalah kesepakatan antara dua atau lebih subyek hukum internasional (lembaga internasional. dll ad. Bilateral adalah perjanjian antar dua negara unutk mengatur kepentingan kedua belah pihak. negara) yang menurut hukum internasional menimbulkan hak dan kewajiban bagi para pihak yang membuat kesepakatan. Konvensi Wina (diplomatic).b. Wina.executing. dll ad. hukum laut. Covenant. Cara berlakunya e. Jumlah pesertanya b.a. Contoh perjanjian bilateral : Indonesia – Cina (dwikewarganegaraan). . yang diperjanjikan adalah hal-hal yang disepakati secara lisan. Comvention.

berjangka pendek. Perjanjian diam-diam (tacit consent atau tacit agreement). perjanjian yang dibuat tidak tegas. Indonesia dengan Malaysia tentang Ektradisi 1974. perundingan. Menurut Konvensi Wina 1969 tentang Hukum Perjanjian Internasional disebutkan tahap pembuatan perjanjian internasional dilakuakn melalui tahap: a. Ratifikasi perjanjian internasional dapat dibedakan sbb: 1. penyelesaian cepat. Indonesia dengan Thailand tentang garis batas laut Andaman sebelah utara selat Malaka 1071. penerimaan dan penandatanganan). Perundingan (Negotiation). Perjanjian internasional yang dibentuk melalui 3 tahap yaitu (perundingan. Deklarasi Unilateral atau deklarasi sepihak ( unilateral declaration). Perjanjian internasional yang dibentuk melalui 2 tahap yaitu ( perundingan dan penandatanganan) dipakai untuk perjanjian yang tidak begitu penting. adalah pernyataan suatu negara yang disampaikan oleh wakil negara itu dan ditujukan kepada negara lain. JENIS PERJANJIAN INTERNASIONAL 1. Pengesahan (Ratification). seperti Perjanjian perdagangan. 24 tahun 2000 ditegaskan bahwa pembuatan perjanjian internasional dilakukan melalui tahap ( penjajakan. biasanya dilakukan oleh menteri luar negeri atau kepala pemerintahan.Parlemen tapi jarang digunakan. menteri luar negeri atau duta besar dengan menunjukkan Surat Kuasa Penuh (full powers) b. Penandatanganan hanya bersifat sementara dan harus dikuatkan dengan pengesahan atau penguatan yang disebut ratifikasi. Tapi perjanjian belum dapat diberlakukan sebelum diratifikasi oleh masingmasing negara.2. Menurut Hukum Positif Indonesia. oleh sebab itu perjanjian bilateral bersifat ‘tertutup’ dalam arti tertutup kemungkinan bagi negara lain untuk ikut serta dalam perjanjian tersebut. dari Negara atau subyek hokum internasional lainnya. 3. 2. b. Ratifikasi oleh badan Legislatif atau DPR. Tahap Pembuatan Perjanjian Internasional : Menurut Mochtar Kusumaatmaja ada dua macam cara pembentukan perjanjian internasional : a. ratifikasi atau pengesahan). biasanya dilakukan oleh raja absolut dan pemerintahan otoriter. Ratifikasi campuran antara DPR (legislatif) dengan Pemerintah (Eksekutif). c. perumusan naskah. diwakili oleh kepla negara. penandatanganan. Bilateral bersifat khusus (Treaty Contract) karena hanya mengatur kepentingan ke dua negara. Ratifikasi oleh badan eksekutif. kepala pemerintahan. pada pasal 11 ayat 1 UUD 1945 dosebutkan bahwa Presiden dengan persetujuan DPR membuat perjanjian dengan Negara lain. Contohnya : Indonesia dengan RRC (1955) tentang Penyelesaian dwikewarganegaraan. Penandatanganan (Signature). . artinya keberadaan perjanjian itu hanya dapat diketahui melalui penyimpulan suatu tingkah laku baik aktif atau tidak aktif. cara ini dupakai apabila materi atau yang diperjanjikan itu dianggap sangat penting maka perlu persetujuan DPR. perundingan tahap pertama tentang objek tertentu. 3. Dalam Undang-undang RI No. Indonesia dengan Australia tentang Pertahanan dan Keamanan kedua negara 1995. 3.

4. Landas Benua (lebih 200 mil). Ketentuan Penutup (final Act) ringkasan hasil konvensi yang menyebutkan negara peserta. 8. Charter adalah istilah dalam perjanjian internasional untuk pendirian badan yang melakukan fungsi administratif. Contohnya :Konvensi Jenewa 1949 tentang perlindungan korban perang. Deklarasi (declaration) yaiut perjanjianinternasinal yang berbentuk traktat dan dokumen tidak resmi. Tidak diratifikasi. Traktat (treaty) perjanjian paling formal merupakan persetujuan dua negara atau lebih mencakup perjanjian bidang politik dan ekonomi. 14. Protokol (Protocol) persetujuan tidak resmi umumnya tidak dibuat oleh kepala negara yang mengatur masalah-masalah tambahan seperti penafsiran klaususl-klausul tertentu ( Klausul = ketentuan tambahan sebuah perjanjian). 6. 13. 5. Tidak diratifikasi karena sifatnya tidak seresmi atau seformal traktat atau konvensi. Covenant yaitu anggaran dasar LBB (Liga Bangsa-Bangsa). 3. sampai perjumpaan permanen. Tidak diratifikasi. Konvensi wina 1961 tentang Hubungan Diplomatik. 10.masalah yang disetujui konferensi dan tidak diratifikasi. Perikatan ( Arrangement) adalah istilah yang digunakan untuk transaksi yang sifatnya sementara. ISTILAH-ISTILAH DALAM PERJANJIAN INTERNASIONAL : 1. Zona Bersebelahan (24 mil). 9. terinci dan sistimatis serta tidak memerlukan ratifikasi. PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) United Nations .2. 7. Zona Ekonomi Eksklusif (200 mil). Misalnya Atlantic Charter. 12. Modus Vivendi dokumen untuk mencatat persetujuan internasional bersifat sementara. Biasanya diulakukan oleh wakil-wakil militer dan negara dan bisa bersifat multilateral dan melahirkan kewajiban bagi yang mengadakannya. 15. Konvensi (Convention) persetujuan formal bersifat multilateral yang tidak berurusan dengan kebijaksanaan tingkat tinggi (haigh Plicy) dilegalisasi oleh wakil yang berkuasa penuh. ORGANISASI INTERNASIONAL A. 2. lapangan kerja. atau catatan suatu pemufakatan. menunjukkan suatu persetujuan yang lebih khusus dan membutuhkan ratifikasi. Contoh Piagam Kebebasan Transit. Proses Verbal catatan atau ringkasan atau kesimpulan konferensi diplomatik. Piagam (Statute) yaitu himpunan peraturan yang ditetapkan leh persetujuan internasional baik mengenai pekerjaan atau kesatuan tertentu seperti pengawasan internasional yang mencakup tentang minyak. nama utusan. Misalny Pakta Warsawa (mengenai Pertahanan ). Pakta (fact). Multilateral yang disebut juga Law Making Treatis biasanya mengatur hal yang berkaitan dengan kepentingan umum dan bersifat terbuka dala arti tidak hanya mengatur kepentingan negara yang mengadakan perjanjian itu tetapi juga kepentingan negara lain yang tidak turut serta dalam perjanjian itu (bukan Peserta). Konvensi Hukum Laut Internasiobnal 1982 tentang laut teritorial (200 mil). Magna Charter. Ketenrtuan Umum (General Act) traktat yang bersifat resmi dan tidak resmi. Persetujuan (Agreement) perjanjian bersifat tekhnis atau administratif. Pertukaran Nota yaitu metode tidak resmi namun banyak digunakan. 11.

3. penyakit menular. Badan ini mengkoordinir badan-badan seperti WHO (World Health Organization) oeganisasi kesehatan Dunia. Rusia dan Spanyol. Bersidang setiap tahun. Menjaga perdamaian dunia 2. Rusia. Keputusannya tidak mengikat anggota PBB karena hanya bersifat rekomendasi namun berbobot karena merupakan hasil pandangan mayoritas Negara di dunia. Prinsip-Prinsip PBB: 1. masalah lingkungan dan Hak Asasi Manusia. Inggris. Mengembangkan persahabatan antar bangsa 3. Cina dan Prancis.Berdiri pada tanggal 24 Oktober 1945 diprakarsai oleh 5 negara antara lain Amerika serikat. 2. Badan /Alat Perlengkapan PBB: 1. Fungsinya sebgai forum untuk membahas masalaha yang menjadi keprihatinan dunia. 2. 4. Bersidang setiap tahun selama satu bulan. Inggris. Prancis. FAO (Food and Agriculture . Dewan Ekonomi dan Sosial (Economic and Social Council) : Anggotanya terdiri dari 54 negara dan setiap tahun dipilih 18 anggota baru oleh Majelis Umum PBB untuk masa jabatan 3 tahun. Majelis Umum (General Asembly) : Angotanya semua Negara anggota PBB. Tujuan PBB: 1. Anggaotanya 15 negara yang terbagi menjadi 5 anggota tetap (Inggris. Kelima Negara tersebut sekarang sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB yang memegang hak Veto yaitu hak untuk membatalkan atau memveto keputusan dewan keamanan PBB. memberantas kemiskinan. 5. Prancis. mandarin. Negara-negara menghindari penggunaan kekerasan atau ancaman kekerasan. Amerika serikat) dan 10 negara anggota tidak tetap yang dipilih oleh Majelis Umum untuk masa jabatan 2 tahun. Negara anggota memiliki kedaulatan sederajat. Cina. menghentikan pengrusakan lingkungan dan penghormatan HAM. Dewan Keamanan PBB (Security Council) : Adalah badan PBB yang fungsinya memelihara atau mempertahankan perdamaian dan keamanan internasional. Rusia. Negara-negara menyelesaikan perselisihan dengan cara damai 4. Bahasa persidangan PBB adalah bahasa Arab. Dewan ini memiliki hak Veto yaitu hak untuk memblokir atau menolak keputusan Dewan walaupun ke 14 anggota dewan yang lain menyetujui keputusan yag bersangkutan. Negara anggota mematuhi piagam PBB 3. a. Menjadi pusat bangsa –bangsa dalam pencapaian tujuan PBB diatas. Negara anggota membantu PBB c. b. Memvantu masyarakat dunia lebih sejahtera. buta aksara. Fungsi dewan ini adalah bertanggug jawab atas kegiatan social PBB. Dewan ini merekomendasi kepada majelis umum yang berkaitan dengan pembanguna ekonomi. ILO (International Labour Organization) organisasi Perburuhan Internasional. Dan Sekjen PBB sekarang adalah Ban Kimon dari Korea Selatan. namun bias dibatalkan oleh 1 negara dari anggota Dewan tersebut.

4. sosbud penduduk setempat. 2. UNESCO (United Nations educational Scintific and Cultural Organization) Organisasi Pendidikan. Dewan Perwalian (Trusteeship Council) : Dewan ini bertugas menyelenggarakan pemerintahan dan melakukan pengawasan terhadap wilayah-wilayah yang masuk kategori trust territories (wilayah peerwalian). 6. Badan Khusus PBB (Specialized Agencies) : 1. Memelihara keamanan dan perdamaian internasional 2. Mendorong peenghormatan HAM dan saling ketergantungan sesame bangsa. Menjamin penanganan masalah-masalh soaial dan ekonomi. Contoh Negara Togo dan Kamerun. Mahkamah Internasional selain mengadili perkara dapat juga memberikan nasihat hokum kepadamajelis Umum. Pihak yang dapat mengajukan perkara ke Mahkamah internasional : 1. ILO (International Labour Organizatiaon) yaitu Organisai buruh internasional didirikan pada tanggal 11 April 1919 bermarkas di Jenewa. Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan. Mahkamah Internasional (International Court of Justice) : Adalah badan pengadilan internasional resmi dan tetap yang bertugas untuk memeriksa dan memutus perkara yang diajukan kepadanya. Negara lain yang bukan statute Mahkamah Internasioanl dengan syarat yang telah ditetapkan. Dewan Keamanan PBB. Wilayah perewalian adalah wilayah bekas jajahan yang ditempatkan dalam satu system perwalian sebagai satu cara agar Negara-negara anggota bertanggung jawab atas wilayah tersebut (biasanya Negara bekas penjajahnya) dan menngkatkan kemajuan wiulayah itu menuju kemerdekaannya. Sekretariat (Secretariat) : Badan ini terdiri atas satu orang sekretaris Jenderal dan staf yang diperlukan. Semua Negara yang berada di bawah Statuta (wilayah Kerja) Mahkamah Internasional. 4. Swiss. Negara yang terakhir yang mencapai kemerdekaannya pada Bulan November 1994 adalah Palau. Dewan keamanan atas permohonan badan tersebut dan badan PBB lainnya. Sekretaris Jenderal diangkat oleh Majelis Umum atas usul Dewan Keamanan PBB. ekonomi. Pada bulan Desember menjadi anggota PBB. Kemudian Negara bekas jajahan Turki seperti Jordania dan Palestina. 3. kepulauan Solomon adalah bekas jajahan Jerman.Organization) organiasai Pangan dan Pertanian. Terdiri 15 hakim yang dipilih Majelis Umum berdasarkan kemampuan mereka dan bermarkas di Den Haag Belanda. Perkara apa saja. Memajukan politik. 5. Sekjen sekarang Ban Kimon dari Korea selatan. 3. Bertujuan memelihara perdamaian abadi . UNICEF (United Nations Shildren’s Fund) Dana Kanak-Kanak Perserikatan Bangsa-Bangsa yang memberikan bantuan untuk rencana-rencana kesejahteraan ibu dan anak di selurug Negara di dunia. Sistem perwalian itu di selenggarakan dalam rangka : 1.

Papua Nugini sebagai Peninjau dan 12 negara patner yaitu Kanada. 7. Sekarang jumlah anggotanya 10 negara yaitu ditambah dengan Brunai Darussalam. Thanat Khoman (Muangthai). perbaiki hidup penduduk desa. Mngolia dan Uni Eropa. A. IMF (International Monetary Fund) yaitu dana moneter internasional didirikan pada tanggal 27 desember 1945 bermarkas diWashington. Vietnam. . membantu menetapkan system pembayaran multilateral terhadap transaksi yang sedangberjalan. ITU (International Telecommunication union yaitu persatuan telekomunikasi internasional. Italia. Selandia Baru Korea Selatan. Terdiri 23 negara yaitu 10 negara ASEAN. Badan ini bertujuan member sumbangan kearah perdamaian dan keamanan dengan memajukan kerjasama antar bangsa-bangsa melalui pendidikan. 6. India. social dan memperbaiki syarat perburuhan dan tingkat kehidupannya. 8. Badan ini bertujuan meningkatkan perdamaian dan effisiensi produksi dan distribusi hasil makanan dan pertanian. dan Kamboja. hutan. 9.dengan memajukan keadilan ekonomi. Amerika Serikat. 10. ASEAN (Association of South East Asian Nations) Atau Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara: ASEAN di bentuk berdasarkan deklarasi Bangkok tanggal 8 Agustus 1967 yang ditandatangani 5 tokoh ASEAN yaitu Adam Malik (Indonesia). Ramos (Filipina). UPU (Universal Postal Union) yaitu persatuan pos sedunia. pengetahuan. yaitu Organisasi Pendidikan. RRC. bertujuan mencapai tingkat kesehatan yang tertinggi bagi semua rakyat di dunia. Jepang. 2. ITO (International Trade Organization) yaitu organisasi perdagangan internasional dan peraetujuan mengenai bea dan cukai dan perdagangan. Asustralia. Mnyanmar. 5. 11.(Bukan Badan PBB) B. WTO (Word Trade Organization) Organisasi perdagangan Dunia. Tujuan ASEAN : 1. Korea Utara. Tun Abdul Razak (Malaysia). UNESCO (United Nations educational Scintific and Cultural Organization) . Memepercepat peetumbuhan ekonomi. Rajaratnam (Singapura) dan Narciso R. Disamping itu ada Forum Regional ASEAN (FRA) sejak rahun 1994. yaitu forum dialog tentang isu-isu keamanan di wilayah Asia Pasifik. Prancis. Amerika Serikat. Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan yang didirikan pada tanggal 4 November 1946 bermarkas di Paris. FAO ( Food and agriculture Organization) yaitu organisasi bahan makanan dan pertanian PBB didirikan pada tanggal 16 Oktober 1945 bermarkas di Roma. IBRD ( International Bank of Reconstruction and development) yaitu bang pembangunan dan perkembangan internasional yang didirikan pada tanggal 27 Desember 1945 bertyujuan membantu pembangunan dan perkembangan daerah-daerah milik anggota PBB untuk memudahkan penanaman modal untuk tujuan produktif. 4. Federasi Rusia. Swiss. ICAO (International Civil Aviation Organization) yaitu organisasi penerbangan sipil internasional. 2. WHO (World Health Organization) yaitu organisasi kesehatan Dunia yang didirikan pada tanggal 7 April 1948 bermarkas di Jenewa . Bertujuan memajukan kerjasama moneter internasional dan perluasan perdagangan internasional. 3. stabilitas pertukaran uang. soaial dan budaya dfi kawasan asia tenggara. laos. Meningkatkan perdamaian dan stabiloitas regional dan saling mengjhormati.

keshatan penerangan. ASEAN Miniterial Meeting (AMM). 5. 2.Pemerintaha RI dikembalikan ke Yogyakarta. 6. Meningkatkan kerjasama dalam masalah yang menyangkut kepentingan beresama bidang ekonomi. Perundingan Indonesia Belanda melalui Jasa baik KTN (komisi Tiga Negara) untuk menghentikan pendudukan belanda di Indonesia. 6. Mamfaat Perjanjian Internasional : 1. Diterimanya konsep Negara kepulauan (archipelagic state)Wawasan Nusantara. perburuhan. 4.3. 2. member nasehat dan pertimbangan dan mengkoordinasikan dan melaksanakan jkegiatan-kegiatan ASEAN. ASEAN Economic Ministers (AEM) adalah siding para menteri ekonomi untuk meneruskan kebijakan yang telah dirumuskan. ASEAN Summit. sosbud. soaial budaya. Konferensi Tingkat Tinggi ini merupakan lembaga pembuat keputusan tertinggi dalam ASEAN. Bekerjasama dalam dalam penggunaan pertanian dan industry. teknologi. 7. Mamfaat Kerja sama dan Perjanjian Internasional bagi Indonesia : A. Didahului dengan pertemuan para menteri ekonomi dan menteri luar negeri ASEAN. Mamfaat keraja sama Internasional: 1. B. ASEAN Secretariat yaitu sekretaris ASEAN yang berfungsi untuk memprakarsai. ASEAN Finance Meeting (AFMM) adalah siding para menteri keuangan ASEAN merumuska kebijakan ASEAN di bidang keuangan. 5. ASEAN Standing Committee (ASC) komisi tetap ASEAN dipimpin oleh menteri luar negeri dari Negara yang mendapat giliran manjadi Ketua yaitu tuan rumah dari siding tahunan para menteri luar negeri ASEAN. Salng memberi bantuan dalam bentuk saran latihan dan penelitian. PBB mengeluarkan resolusi untuk menghentikan Agresi Militer belanda IIyang berisi : Hentikan saling menyerang . pengetahuan dan administrasi. yaitu siding para menteri luar negeri ASEAN yang merumuskan garis kebijakan dan koordinasi kegiatan ASEAN. 4. Other ASEAN Ministerial Meeting (OAMM) yaitu siding para menteri non ekonomi merumuskan kebojakan selain ekonomi seperti pendidikan. Membina kerjasama dengan organisasi dunia lainnya.Membebaskan segala tawanan . yaitu pertemuan para kepala pemerintahan se ASEAN. B.Berunding atas dasar Perjanjian Lingarjati dan renville . 3. 3. Pengembalian Irian barat oleh PBB dari tangan belanda ke RI tahun 1962 5. perbaikan tarap hidup rakyat. tekhnik. Sidang ini 2 kali setahun. Struktur ASEAN : Menurut KTT ASEAN di BALI 1976 strukturnya sbb : 1. ilmu pengetahuan. Dewan Keamanan PBB menghentikan Agresi Militer Belanda I atas usul India dan Australia. 4. Pengakuan kedaulatan RI oleh belanda melalui KMB tanggal 27 Desember 1949. .

Indonesia – Australia : Laut arafuru dan utara irian jaya dengan papua nugini d. Landas Kontinen 4.4 juta km : 2.163 km : 800.000 km .087 km : 3.500. b. pengakuan hak Negara tak berpantai utk ikut memamfaatkan sumber daya alam dan kekayaan lautan. daratan/Kepulauan 2.000 km : 2. ZEE tersebut maka luas wilayah Indonesia menjadi sekitar 8. Penentuan Batas Wilayah laut RI melalui Konvensi Hukum Laut Inmternasional tahun 1982. c.Singapura :garis batas laut territorial. Berdasarkan pengakuan persegi : 1. Indonesia. Indonesia – Malaysia : lndas kontinen selat malaka daan lau natuna.027.Thailand : Landas kontinen selat malaka danm laut Andaman. Indonesia.166. Batas wilayah 12 mil laut territorial Negara pantai dan Negara kepulauan. e. b. Secara regional perjanjian batas laut dengan Negara tetangga sbb: a. c.2. Indonesia – India : Lands kontinen laut Andaman. C.. batas 200 mil laut ZEE (Zona Ekonimi Eksklusif). yaitu : a. Laut territorial 3.