P. 1
LAPORAN BMT MUAMMALAT MULIA KUDUS

LAPORAN BMT MUAMMALAT MULIA KUDUS

|Views: 1,849|Likes:
Published by Rif'an Chanafy
CONTOH LAPORAN PKL BMT
CONTOH LAPORAN PKL BMT

More info:

Published by: Rif'an Chanafy on Sep 14, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial
List Price: $0.99 Buy Now

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

07/22/2014

$0.99

USD

pdf

text

original

LAPORAN PRAKTEK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) DI BMT MUAMMALAT MULIA KUDUS ANGKATAN I

Oleh :

RIF’AN KHANAFI 210 126

PROGRAM STUDI EKONOMI SYARI’AH JURUSAN SYARI’AH SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI KUDUS 2013

1

PENGESAHAN
Laporan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) mahasiswa STAIN Kudus Jurusan Syari’ah Program Studi Ekonomi Tahun Akademik 2013/2014 yang dilaksanakan pada Angkatan I tahun 2013 telah dianggap memenuhi persyaratan sebagaimana dijelaskan dalam buku pedoman Praktek Pengalaman lapangan Prodi Ekonomi Syari’ah STAIN Kudus dan Diterima serta disahkan sebagai salah satu syarat kelulusan dalam mengikuti PPL.

Kudus, 3 Juli 2013 Pembimbing Lapangan Dosen Pembimbing

Siti Maryam, S.Pd.I NIK. 201006.02.003

Drs. H. Umar, Lc, M.Ag NIP. 195504211992031002

Mengetahui Ketua Jurusan Syari’ah

Shobirin, M.Ag. NIP. 197203092000031003

2

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah, atas puji dan syukur kehadirat allah SWT yang telah memberikan rahmat, taufiq dan hidayahnya sehingga pada kesempatan ini penulis dapat menyelesaikan laporan praktik pengalaman lapangan (PPL) ini dengan lancar. Sholawat serta salam tidak lupa saya panjatkan kepada junjungan nabi kita muhammad SAW. Semoga kita termasuk golongan umatnya dan mendapatkan syafaatnya di yaumul kiyamah. Amiin…… Penyusunan laporan praktik pengalaman lapangan (PPL) di buat guna memenuhi syarat untuk menyelesaikan mata kuliah praktik pengalaman lapangan (PPL) pada program studi ekonomi islam jurusan syari’ah di STAIN kudus. Meskipun tidak dapat saya pungkiri ternyata bahwa dalam penyusunan laporan PPL ini penulis masih banyak mengalami kendala dan kekurangan, itu sematamata karena dari keterbatasan penulis. Dalam penyusunan laporan PPL ini penulis sangat berterima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan bimbingan dan dukungan baik berupa moral, materiil maupun spiritual sehingga penyusunan laporan ini dapat terselesaikan. Untuk itu perkenankan penulis menyampaikan terima kasih kepada yang terhormat : 1. Bapak Shobirin, M.Ag. selaku Ketua Jurusan Syari’ah STAIN Kudus. 2. Bapak Drs. H. Umar, Lc, M.Ag selaku dosen pembimbing lapangan (DPL) lokasi di KJKS BMT Muamalat Mulia Kudus. 3. Ibu Siti Maryam S.Pd.I selaku pembimbing lapangan KJKS BMT BMT Muamalat Mulia Kudus. 4. Kepada seluruh pengurus/karyawan dan staff yang ada di BMT Muamalat Mulia Kudus yang telah memberikan informasi dan pengalaman 5. Bapak/Ibu dosen STAIN kudus yang telah memberikan informasi umum mengenai PPL sehingga penulis dapat melaksanakan dengan lancar. 6. Bapak dan ibuku yang tersayang dan tercinta yang telah memberikan do’a, bimbingan, kasih sayang serta dukungan baik berupa moril, maupun materiil sehingga penulis dapat melaksanakan PPL dan penulisan laporan 3

Teman-teman senasib dan seperjuangan PPL di KJKS BMT Muamalat Mulia Kudus yang telah membantu dan memberikan dukungan. 04 Juli 2013 Rif’an Khanafi NIM . namun penulis berharap semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi penulis khususnya dan pembaca serta bagi perekonomian syari’ah pada umumnya. Kudus. 210 126 4 .7. 8. Teriring do’a semoga Allah SWT membalas budi baik bapak ibu dan semuanya. Semua pihak yang telah memberikan bantuan kepada penulis dalam menyelasaikan laporan ini. Amiin…… Akhirnya penulis menyadari sepenuhnya bahwa penyusunan laporan PPL ini masih jauh dari kesempurnaan.

. Pengamatan tentang manajemen pemasaran ……………………….14 3.... Analisa tentang manajemen keuangan ………………………………..1 3.. Analisa tentang manajemen pemasaran ……………………….………………………...21 3..v BAB I : Pendahuluan 1.........DAFTAR ISI Halaman Judul…………………………………………………………………….......19 6..22 4.20 Bab IV : Analisis dan Pembahasan 1. Prosedur dan Mekanisme Operasional……………………………..........12 2..... Pengamatan tentang manajemen sumber daya manusia……………….. Pengamatan tentang manajemen keuangan ……………………………... Pengamatan tentang manajemen operasional/ produksi………………....... Analisa tentang manajemen strategi ………….............25 5 .... Alamat dan sejarah berdirinya….11 Bab III : Hasil Pengamatan 1.2 Bab II : Gambaran Umum Lokasi Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) 1.. Ruang Lingkup produk/jasa……………….…………………….. Ruang Lingkup……………………………………………………….. Analisa tentang manajemen sumber daya manusia…………………….. Pengamatan tentang manajemen strategi …………........ii Kata Pengantar……………………………………………………………………iii Daftar Isi…………………………………………………………………………...8 4. Nama instansi.. Struktur Organisasi/Filosofi Perusahaan………......20 2...3 2.........i Halaman Pengesahan……………………………………………………………..18 5...... Analisa tentang manajemen operasional/ produksi……………......………………………...23 5.....…..17 4.. Pengamatan tentang manajemen teknologi informasi………………….. Analisa tentang manajemen teknologi informasi………………………23 6........................ Tujuan dan Manfaat…………………………………………………….......4 3. Latar Belakang……………………………………………………………1 2.. Kesimpulan……………………………………………………………....23 Bab V : Penutup 1...

kini muncul Baitul Maal wa Tamwil (BMT) yang merupakan salah satu produk dari implementasi sistem ekonomi Islam terhadap masyarakat. Dan tentunya diharapkan menjadi bekal para mahasiswa/i untuk bekerja di dunia ekonomi Syariah suatu hari nanti. Berdasarkan ketentuan yang dimiliki oleh BMT khususnya BMT Muamalat Mulia inilah praktek pengalaman lapangan (PPL) bagi mahasiswa program studi ekonomi Islam (EPI) jurusan Syariah STAIN KUDUS dilakukan. infak. Baitul maal merupakan lembaga penerimaan zakat. yang kemudian dalam perkembangannya menjadi Baitul maal wa Tamwil yang disingkat menjadi BMT.2. Ruang Lingkup 6 ..26 4.26 Bab VI : Lampiran – Lampiran BAB I PENDAHULUAN A. Penutup…………………………………………………………………. shadaqah dan sekaligus menjalankannya sesuai dengan peraturan dan amanahnya.25 3. Daftar Pustaka…………………………………………………………. Saran……………………………………………………………………. Sedangkan Baitul Tamwil adalah lembaga keuangan yang berorientasi bisnis dengan mengembangkan usahausaha produktif dan investasi dalam meningkatkan kualitas kehidupan ekonomi masyarakat terutama masyarakat dengan usaha skala kecil. Penggunaan istilah BMT diambil dari kata-kata Baitul Maal wa Baitul Tamwil. Ada dua bagian dari BMT yang keduanya memiliki fungsi dan pengrtian yang berbeda. Dalam perkembangannya BMT juga diartikan sebagai Balai-usaha Mandiri Terpadu yang disingkat menjadi BMT. Latar Belakang Dalam sistem ekonomi Islam telah melahirkan banyak institusi-institusi yang berlandaskan Syariah. PPl dalam hal ini sangat diperlukan untuk dapat memahami bagaimana sistem kerja BMT khususnya yang ada di BMT Muamalat Mulia. Selain perbankan syariah yang sedang di agungagungkan akan mengalahkan dominasi kapitalisme. B.

Sisuka. jasa produk yang dihasilkan bukan dalam bentuk bunga melainkan sistem bagi hasil dan jual beli. 2. Manfaat a. Ijarah. Dalam sisi ekonomi. b. sehingga 7 . Produk simpanan pada BMT Muamalat Mulia yaitu berupa Sirela. BMT Muamalat Mulia Kudus sebagai sebuah lembaga keuangan. Sedangkan dalam produk pembiayaan yaitu berupa Mudhorobah. Murobahah.Ruang lingkup laporan PPL dilakukan pada KJKS BMT Muamalat Mulia Kudus. Dengan mengamati dan melaksanakan aktifitas dalam lembaga dimana mahasiswa melakukan pemagangan diharapkan mahasiswa dapat menarik benang merah antara teori yang di terima di bangku kuliah dengan praktik di lapangan dan memperoleh pengalaman dini sebelum masuk dalam dunia kerja sesungguhnya. BMT Muamalat Mulia Kudus merupakan lembaga keuangan yang seluruh proses simpan pinjam dikemas secara syariah berupa Baitul Maal wat Tamwil (BMT). C. Tujuan Praktik penglaman lapangan (PPL) bertujuan agar mahasiswa program studi ekonomi islam jurusan syari’ah STAIN kudus mendapatkan pengalaman praktis tentang aplikasi konsep-konsep syari’ah di berbagai bidang bisnis dan ekonomi guna mempersiapkan diri sebagai tenaga yang terampil dan professional serta dapat mengemban tugas yang berkaitan erat dengan prospek program studi ekonomi islam jurusan syariah kedepan. Tujuan Dan Manfaat Adapun tujuan dan manfaat kegiatan praktik pengalaman lapangan (PPL) ini adalah : 1. Sidik dan Siam. Di harapkan juga dengan pola pemagangan seperti ini mahasiswa dapat memperoleh pengalaman empirik yang penuh masa problem riil yang membutuhkan skill pengambil keputusan/ penyelesainya segera. Kedua menyalurkan dana kepada masyarakat atau pembiayaan (leanding). yaitu pertama menghimpun dana masyarakat atau simpanan (funding). Musyarakah. dalam melaksanakan kegiatannya menggunakan dua pola. Rahn dan Qardh.

Awal April 2010 dikirim 2 orang pengelola untuk belajar di sebuah BMT di wilayah kabupaten pati selama dua bulan. Untuk selanjutnya lebih dikenal dengan sebutan KJKS BMT muamalat Mulia yang beralamat di Jalan Mejobo No. Gambaran Umum BMT Muamalat Mulia Koperasi Jasa Keuangan Syariah BMT Muamalat Mulia merupakan koperasi dengan pola syari’ah di Kabupaten Kudus yang berlokasi tepatnya berada di Jalan Mejobo No. Jati Kudus. berkembang pesat seiring dengan berjalannya waktu. Dan atas kepercayaan dari calon anggota sangat membantu kelancaran perkembangan KJKS BMT Muamalat Mulia. yaitu membentuk sebuah lembaga keuangan yang berazazkan syari’ah alhamdulillah bisa terwujud. Prospek BMT Muamalat Mulia. Nama Instansi. 72 Megawon. Pada 28 Februari 2011 telah disahkan akta pendirian Koperasi Jasa Keuangan Syariah BMT Muamalat Mulia Nomor: 503 / 251 / BH / 10 / 2011. Dengan 3 orang karyawan dan modal awal 20 juta. 72 Megawon. hingga pada 1 Juni 2010 dibukalah kantor BMT Muamalat Mulia di sebalah barat pasar Djarum Megawon Kudus. mulai diputarlah roda usaha BMT Muamalat Mulia. Jati Kudus. Dan 8 . Bulan Mei 2010 mulai dilakukan persiapan-persiapan untuk pendirian. termasuk penggalangan modal awal. Dibentuk oleh beberapa alumni STAIN Kudus pada pertengahan tahun 2010 tepatnya pada tanggal 1 juni 2010.setelah mereka lulus dan bekerja dikemudian hari mahasiswa tidak merasa asing dengan pekerjaan. dengan pangsa utama daerah sekitar desa megawon. Alamat dan Sejarah Berdirinya a. BAB II GAMBARAN UMUM LOKASI PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) 1. Lembaga ini adalah sebuah realisasi dari impian dan gagasan oleh beberapa alumni STAIN Kudus dalam sebuah majlis.

Memberikan pelayanan secara amanah dan professional kepada masyarakat. Pemilihan struktur organisasi haruslah disesuaikan dengan kondisi kebutuhan maupun luasnya ruang lingkup dari kegiatan usaha yang dijalankan suatu perusahaan. c. Visi dan Misi BMT Muamalat Mulia • Visi Menjadi lembaga keuangan syariah yang mandiri dan berprestasi • Misi 1. d. 3. Berpartisipasi dalam meningkatkan ekonomi masyarakat. 2. sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan 1. Melayani dengan amanah dan professional kepada para anggota. Struktur Organisasi BMT Muamalat Mulia Agar tercapai manajemen yang teratur dan untuk mencapai tujuan yang diharapkan perlu adanya struktur organisasi yang tepat dan mampu menetapkan koordinasi yang teratur sesuai dengan urutan dan tanggung jawab. Meningkatkan kesejahteraan anggota dan karyawan. b. wewenang dan tanggung jawab antar masing-masing bagian yang terdapat dalam struktur organisasi tersebut.sampai pertengahan tahun 2013 ini jumlah anggota sudah ada ± 1000 anggota. Struktur organisasi suatu perusahaan adalah kerangka yang menunjukkan tugas. 2. 3. Sasaran Meningkatkan usaha dan pendapatan para anggota pada khususnya dan masyarakat kudus pada umumnya. Memotifasi anggota dan karyawan agar memperoleh penghasilan yang lebih layak. Memberikan modal kepada masyarakat kecil. Namun yang menjadi tujuan pemilihan bentuk atau struktur 9 . 2. Masing-masing perusahaan mempunyai perbedaan dalam menentukan struktur organisasi yang digunakan.

Pd.EI : Muh. Untuk spesifikasi pembagian tugas dalam BMT Muamalat Mulia adalah sebagai berikut: 1. Adapun struktur organisasi yang dimiliki oleh KJKS BMT Muamalat Mulia Kudus adalah sebagai berikut: Struktur Organisasi RAT ( Rapat Anggota Tahunan ) Badan Pengawas Dewan Pengawas Syari’ah Pengurus Teller Administrasi Pembiayaan Marketing Dalam struktur organisasi BMT Muamalat Mulia Kudus di atas. sehingga mengawasi langsung kinerja bagian-bagian tersebut.Sy : Siti Mariyam. S. Pengurus KJKS Muamalat Mulia Ketua Sekretaris Bendahara : Aulia Rahman.I 10 . Pengurus dalam struktur organisasi KJKS BMT Muamalat Mulia Kudus membawahi langsung tim pengelola yang mengusai dalam bidang bisnis keuangan syariah. S. administrasi pembiayaan dan marketing. yaitu teller. S. Hadi. kekuasaan tertinggi terletak pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) dengan dipantau oleh Dewan Pengawas dan Dewan Pengawas Syariah.organisasi yang akan diterapkan pada prinsipnya tidak lain adalah agar dapat menunjang kegiatan usaha dan suksesnya perusahaan secara keseluruhan.E.

Membantu terlaksanya pendidikan anggota yang dapat meningkatkan kualitas aqidah.EI : Siti Mariyam. yang dibentuk melakukan fungsi pengawasan kesyari’ahan. Hadi. syariah. “Melakukan pengawasan terhadap keseluruhan aspek organisasi dan usaha KJKS sehingga benar-benar memahami kinerja KJKS”. c. S. Badan Pengawas dan Pengurus Identitas jabatan pengurus dan pengawas bertanggung jawab langsung pada jalannya rapat anggota. d.Sy Secara kelembagaan. KJKS BMT Muamalat Mulia Kudus berbentuk atau berbadan hukum Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS). pengawas. dan pengelola yang mempunyai tugas dan wewenang sebagai berikut: 1. S.I : Siti Zumaroh Administrasi & Pembiayaan : Muh. Memastikan tata laksana manajemen dan pelayanan sesuai dengan syariah. dan akhlaq anggota. Oleh Karena itu badan ini bekerja sesuai dengan pedoman-pedoman yang ditetapkan oleh Majlis Ulama Indonesia. Pengelola KJKS Muamalat Mulia Ketua Teller Marketing : Aulia Rahman. 2. Terselenggaranya pembinaan anggota dapat mencerahkan dan membangun kesadaran bersama sehingga anggota siap dan konsisten bermuamalah secara islam melalui wadah KJKS. S. S. Tugas pokok Dewan Pengawas Syariah a.Sy : Fitriana Sari. 11 .Pd.E. S. Dewan Pengawas Syariah Identitas jabatan Dwan Pengawas Syariah sejajar dengan pengawas.Pengawas : Suginasih. Sehingga badan pengawas dan pengurus mempunyai tugas pokok. dalam hal ini Dewan Syariah Nasional.Sy 2. Memastikan produk dan jasa KJKS sesuai dengan syariah.E. b.E. Sebagai sebuah koperasi KJKS-BMT Muamalat Mulia Kudus terdiri dari pengurus.

yang berfungsi merencanakan dan melaksanakan seluruh transaksi yang sifatnya tunai. Menyusun dan menghasilkan rancangan anggaran KJKS dan rancangan jangka pendek. Tugas pokok administrasi dan pembiayaan penambahan. pengankatan serta mempromosikan 12 . b. Sehingga mengawasi langsung kinerja bagian-bagian tersebut. e. c. d. b. Mengusulkan karyawan. serta proyeksi (financial maupun non finansial) yang selanjutnya akan dibawa rapat anggota. Teller Unit kerjanya bagian operasional. Tugas pokok Teller a. f. Menandatangani dan menyetujui permohonan pembiayaan dengan batas wewenang yang ada pada lembaga. Pengurus Pengurus memahami langsung Teller. 4. d. menerima setoran dan penarikan tabungan. rencana jangka panjang. Tugas pokok pengurus a. Mengelola fisik kas dan terjaganya keamanan kas. Meningkatkan pendapatan dan menekan serta operasional lembaga. e. Menyetujui pembiayaan yang jumlahnya tidak melampaui batas wewenang lembaga. melakukan proses pembiayaan mulai dari realisasi hingga pelunasan. Menjabarkan kebijakan umum KJKS. Administrasi Pembiayaan dan Marketing.3. Administrasi dan Pembiayaan Unit kerjanya bagian pemasaran yang berfungsi mengelola administrasi data mitra usaha. Tersedianya laporan arus kas pada akhir bulan untuk keperluan evaluasi. Mengelola dan mengawasi pengeluaran dan pemasukan biaya-biaya harian dan tercapainya target yang telah ditetapkan secara keseluruhan. Terselesaikannya laporan harian kas. g. c.

000 dan selanjutnya minimal Rp. Tugas pokok marketing a. Melihat peluang yang ada dalam upaya pengembangan pasar c. Ruang Lingkup Produk/Jasa BMT Muamalat Mulia BMT Muamalat Mulia senantiasa mengembangkan produk-produk dan layanan yang diperlukan oleh anggota yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan terhadap anggota. 10. Tercapainya target pemasaran baik funding maupun financing b. mengarahkan. 1. 13 . SIRELA (Simpanan Sukarela) Manfaat Investasi: • • Setoran awal minimal Rp. Pengarsipan jaminan pembiayaan.a. e. Funding (Simpanan) a. Pembuatan laporan sesuai dengan periode laporan. Membuat surat teguran dan peringatan kepada mitra yang akan dan telah jatuh tempo. Jenis-jenis produk yang ditawarkan meliputi : produk simpanan dan investasi dan pembiayaan produk pembiayaan. serta mengevaluasi target financing dan funding serta memastikan strategi yang digunakan sudah tepat dalam upaya mencapai sasaran termasuk dalam menyelesaikan pembiayaan bermasalah. 5. Pengarsipan seluruh berkas pembiayaan c. f. Melakukan monitoring atas ketepatan alokasi dana serta ketepatan angsuran pembiayaan 3. d. Menyiapkan administrasi realisasi pembiayaan b. 1. Penerimaan angsuran dan pelunasan pembiayaan. Marketing Unit kerja bagian pemasaran yang berfungsi merencanakan.000 Bebas menyetor dan menarik dana setiap saat pada jam kas buka BMT Muamalat Mulia • Simpanan akan diinvestasikan dalam bidang dan sector sesuai syariah.

• Perhitungan bagi hasil dengan menggunakan saldo rata-rata. • Investasi SIDIK akan mendapat bagi hasil. • Insya’allah dana dikelola secara islami sesuai prinsip syariah. c. • Anda akan mendapat bonus dari BMT Muamalat Mulia sesuai saldo yang di investasikan. SISUKA (Simpanan Sukarela Berjangka) Manfaat Investasi: • Setoran investasi minimal Rp. • Bagi hasil ditentukan berdasarkan nisbah/pembagian keuntungan. Leanding (Pembiayaan) Pembiayaan adalah kegiatan penyediaan dana untuk investasi atau kerjasama permodalan anatara BMT dengan anggota.000 b. 2. 2. • Investasi SISUKA hanya dapat diambil pada saat jatuh tempo. d. 25. 6 bulan.000/hari • Investasi SIDIK dapat diambil sesuai dengan kesepakatan.000. Ada beberapa macam akad pembiayaan yang dapat diberikan KJKS BMT MUAMALAT MULIA kepada anggota antara lain: 14 . SIAM (Simpanan Amanah) 2. 10.000 • Jangka waktu terdiri dari 3 bulan. calon anggota yang mewajibkan penerima pembiayaan itu untuk melunasi pokkok pembiayaan yang diterima kepada pihak BMT sesuai akad disertai dengan pembayaran sejumlah bagi hasil dari pendapatan dari kegiatan kyang dibiayai atau pengguna dana pembiayaan tersebut. SIDIK (Simpanan Pendidikan) Manfaat Investasi: • Anda dapat merencanakan jangka waktu yang anda inginkan untuk kelancaran pendidikan putra-putri anda • Setoran minimal Rp.• Mendapat bagian keuntungan setiap bulan.000/bulan atau Rp. dan 1 tahun. • Penutupan rekening saldo minimal Rp.

c.a. Qard yaitu kegiatan transaksi dengan akad pinjaman dana non komesial dimana sisi peminjam mempunyai kewajiban untuk membayar kesepakatan. Murobahah yaitu tagihan atas transaksi permodalan dengan menyatakan harga perolehan dan keuntungan (margin) yang disepakati kedua belah pihak. atas transaksi tersebut mewajibkan sesuai jangka waktu tertentu disertai dengna pembayaran imbalan berupa margin keuntungan yang disepakati sesuai akad. f. b. e. tanpa diikuti dengan pemindahan kepemilikan barang itu sendiri. Musyarokah yaitu akad kerjasama permodalan usaha antara BMT dengan satu atau beberapa pihak sebagai pemilik modal dan melakukan usaha bersama dalam suatu kemitraan. Rahn Rukunnya: • Pihak yang menggadaikan (rahin) • Pihak yag menerima gadai (murtahin) • Objek yang digadaikan (mahrum) • Hutang pokok dana yang dipinjam kepada BMT yang meminjamkan tanpa imbalan bagi hasil dalam waktu tertentu sesuai 15 . d. Mudharobah yaitu akad kerjasama permodalan usaha dimana BMT sebagai pemilik modal (Shohibul Maal) meyetorkan modalnya kepada anggota sebagai pengusaha (Mudhorib) untuk melakukan kegiatan usaha sesuai dengan ketentuan pembagian keuntungan dibagi bersama sesuai kesepakatan (Nisbah) dan apabila rugi ditanggung pemeilik modal sepanjang bukan merupakan kelalaian penerima pembiayaan. dengan nisbah pembagian hasil sesuai kesepakatan para pihak sedang kerugiannya ditanggungb secara proporsional sesuai dengan kontribusi modal. Ijaroh yaitu akad pemindaha hak guna (manfaat) atas suatu barang dalam waktu tertentu dengan pambayran sewa (ujroh).

• Nasabah menyerahkan uang tunai kemudian teller menerima uang tunai tersebut dan mencantumkan jumlah uang yang diterima pada tabungan berjangka. 2) Penyetoran • Dilakukan dengan mencantumkan nama dan besarnya uang kemudian disetorkan kepada teller. • Jangka waktu simpanan berjangka minimal tiga bulan dan maksimal tidak terbatas. Simpanan (Funding) Adapun proses dan mekanisme simpanan (funding) yang dilakukan KJKS BMT Muamalat Mulia Kudus adalah sebagai berikut: 1) diri. 3) Pemberian Bagi Hasil Besarnya bagi hasil yang diterima nasabah dihitung sesuai pendapatan yang diperoleh pihak BMT Muamalat Mulia dengan saldo rata-rata dari anggota. • Mengajukan aplikasi permohonan pembukaan rekening tabungan berjangka dengan sistem mudharabah diisi sesuai dengan identitas diri pemohon. Pembukaan Rekening • Membawa foto copy KTP/ SIM atau sejenisnya sebagai identitas 16 . Prosedur dan Mekanisme Operasional BMT Muamalat Mulia a. • Teller kemudian menerima uang tunai dan mencantumkan jumlah uang yang diterima pada rekening tabungan berjangka pemilik masalah tersebut. 4) Penarikan Rekening Penarikan rekening dapat dilakukan di kantor BMT Muamalat Mulia Kudus. • Menandatangani Specimen pada buku-buku tabungan berjangka.• Ijab Qobul 4.

Mengisi formulir pengajuan pembiayaan b. yaitu sebagai pencatat laporan keuangan yang pada akhirnya dapat membantu mengetahui tentang bagaimana keadaan keuangan pada lembaga tersebut. Fotocopy jaminan f.b. Manajemen keuangan suatu aktivitas yang terkait dengan seluruh aktivitas yang berhubungan langsung dengan transaksi serta mengatur pelaksanaan laporan administrasi dan laporan perincian dibidang keuangan. Survey kelayakan oleh petugas. g. Pemberitahuan kepada pemohon telah disetujui atau tidak. Pengamatan Tentang Manajemen Keuangan Manajemen keuangan merupakan segala aktifitas perusahaan yang berhubungan dengan bagaimana memperoleh dana. c. Disamping hal tersebut manajemen keuangan mempunyai peranan yang utama dalam lembaga. karena 17 . KJKS BMT Muamalat Mulia Dalam laporan keuangan tidak bisa ditunjukan atau diperlihatkan secara detail. Fotocopy kartu keluarga e. Fotocopy KTP/sejenisnya surat calon peminjam. mengelola dana dan menyalurkan dana tersebut sesuai dengan tujuan perusahaan tersebut dapat tecapai. Dalam manajemen keuangan. BAB III HASIL PENGAMATAN PPL 1. Fotocopy KTP suami/istri peminjam d. Muamalat Mulia adalah sebagai berikut: 1) Pengajuan Pembiayaan Pembiayaan (Leanding) Adapun prosedur dan mekanisme leanding yang dilakukan KJKS BMT Adapun persyaratan-persyaratan dalam pengajuan pembiayaan adalah sebagai berikut: a.

Komponen Neraca Berdasarkan neraca KSU-BMT Muamalat Mulia Kudus selama 2 tahun (tahun 2011 sampai dengan tahun 2012) sebagaimana terlihat pada lampiran.12 Per 31 Des 2012 952.44 1.403.95 411.257. Bertanggung jawab atas kecocokan saldo dari perbandingan antara pembiayaan dengan laporan kas Dalam manajemen keuangan.361.145. Dalam pengamatan tentang menajemen keuangan bahwa pencatatan bukti transaksi dari simpanan atau tabungan. Bertanggung jawab dalam mengatur dan mengeluarkan uang yang disetujui oleh menejer operasional d. 3 4 Komponen Aktiva Lancar Aktiva Tetap Aktiva Lain-lain Total Aktiva Per 31 Des 2011 488.759.00 419. angsuran dan penarikan yang dilakukan setiap bertujuan agar dapat mengetahui perkembangan keuangan setiap harinya.912.641.34 18 . Membuat laporan keuangan yang diperlukan c.755. Bertanggung jawab atas kas opnam b.d 31 Desember 2012 No 1.057.848.630.565.046.67 9.itu rahasia dari BMT tersebut. di antaranya : a. angsuran maupun penarikan kemudian dicocokkan kembali dengan slip yang dijadikan bukti dari hasil transaksi yang nantinya akan diketahui jumlah kas masuk dan kas keluar perharinya yang ada pada BMT Muamalat Mulia.94 3.212.995.844. berdasarkan neraca tersebut dapat disusun komponen yang diperlukan yang disajikan dalam tabel berikut ini: Tabel Neraca KJKS-BMT Muamalat Mulia Kudus Per 31 Desember 2011 s. 2. Untuk keperluan analisis rasio keuangan secara umum. Tanggung jawab bagian keuangan secara garis besar.368. transaksi yang terjadi setiap hari di BMT Muamalat Mulia baik berupa simpanan.44 918. BMT Muamalat Mulia sendiri juga menggunakan sentralisasi yang terkait dengan kebijakan yang mencakup likuiditas dan terkait dengan profit (keuntungan) dan biaya-biaya.

33 27.98 Sumber: Neraca KJKS-BMT Muamalat Mulia Kudus yang diolah Laba.12 1. Bagi hasil Si Rela dengan nisbah min. difinisi pemasaran menurut William J. Jasa Ijarah dan Mudharabah diperoleh dari margin antara 2% .369.98 Total Pasiva 918.994. 2.00 296. Margin Mudharabah dan Musyarakah diperoleh dari nisbah 2% .524.2. Pendapatan terdiri dari: 1.43 111. 18 % c.34 Sumber: Neraca KJKS-BMT Muamalat Mulia Kudus yang diolah Tabel Laporan Laba/Rugi KJKS-BMT Muamalat Mulia Kudus Per 31 Desember 2011 s. Administrasi setiap realisasi pembiayan 2% .095.115. menentukan harga.21 190.5% 2.00 Ekuitas 76.101.5 6 7 8 Dana Syirkah Temporer 467.521.368. Stanton adalah “suatu sistem keseluruhan dari kegiatan-kegiatan usaha yang ditujukan untuk merencanakan.69 959.585. 3.000.54 217.176. dalam KJKS disebut SHU lembaga yang diperoleh dari pendapatan setelah dikurangi dengan total biaya-biaya operasional selama satu periode tertentu.326.352.226.702.2.257.349.100.5% Biaya Operasional terdiri dari: a.d 31 Desember 2012 No 1.779.700. mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan baik kepada pembeli yang ada maupun 19 . Bagi hasil Si Suka dengan nisbah: 56 : 44 untuk jangka waktu 3 Bulan 52 : 48 untuk jangka waktu 6 Bulan 60 : 40 untuk jangka waktu 1 Tahun b.36 Kewajiban 374.81 SHU 21.5% 3.912.2.778.454. Pengamatan Tentang Manajemen Pemasaran Pemasaran merupakan salah satu dari kegiatan-kegiatan pokok yang dilakukan oleh perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya.79 Total Biaya Operasional 84.176.18% dari SHU 2.403.339.145. Komponen Per 31 Des 2011 Per 31 Des 2012 Total Pendapatan 105.000.546. SDM 83.

Pengertian Promosi Promosi merupakan kegiatan Marketing Mix yang terakhir.” Menurut Kashmir (Pemasaran Bank 2004) secara umum pengertian pemasaran bank adalah ”suatu proses untuk menciptakan dan mempertukarkan produk atau jasa bank yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan nasabah dengan cara memberikan kepuasan.” a. Pertama promosi melalui iklan ( advertising ). 4) Melalui Koran atau majalah. Penggunaan promosi dengan iklan dapat dilakukan dengan berbagai media seperti. Tujuan promosi lewat iklan adalah berusaha untuk menarik. 1) Pemasangan Billboard ( papan nama ) dijalan-jalan strategis. Ketiga publisitas ( Publicity ). Dalam kegiatan ini setiap bank berusaha untuk mempromosikan seluruh produk dan jasa yang dimilikinya baik langsung maupun tidak langsung. radio atau media lainnya. b. Dalam praktiknya paling tidak ada empat mcam sarana promosi yang dapat digunakan oleh setiap Bank dalam mempromosikan baik produk maupun jasanya. 3) Pemasangan sepanduk di lokasi strategis. Promosi adalah kegiatan menawarkan suatu produk kepada konsumen dengan cara mempengaruhi konsumen. Dan keempat adalah melalui penjualan (Personal Selling ). Periklanan ( Advertising ) Iklan adalah sarana yang digunakan oleh bank guna menginformasikan segala sesuatu produk yang dihasilkan oleh Bank. dan mempengaruhi calon nasabahnya.pembeli potensial. Agar iklan efektif dan efisien maka diperlukan program pemasaran yang tepat: 1) Identifikasi pasar sasaran dan motif pembeli. brosur dan disebarkan disetiap cabang atau pusat 20 . 2) Percetakan perbelanjaan. 5) Melalui televisi. Kedua melalui promosi penjualan ( Sales Promotion ).

Pemberian insentif kepada nasabah yang memiliki simpanan dengan saldo tertentu. Pemberian cendera mata. antara lain : 1) Presentasi Publik. Tujuannya adalah untuk meningkatkan penjualan atau meningkatkan jumlah nasabah. 5) Memilih media yang akan disampaikan. maksudnya konsumen atau nasabah tidak wajib untuk memperhatikan dan merespon iklan sekarang. 2) Prevasines. kontes. yaitu berpeluang untuk mendramatisir produk melalui pemanfaatan suara. Promosi Penjualan ( Sales Promotion ) Disamping promosi lewat iklan. 4) Merancang pesan yang akan disampaikan. 6) Mengukur dampak dari iklan. warna. 3) Anggaran iklan yang ditetapkan. Pemberian bagi hasil ( Profit Sharing ) dan bonus. atau bentuk produk. Dengan media tersebut akan memberikan 3 manfaat25 : 1) Komunikasi Yaitu memberikan komunikasi yang dapat menarik perhatian nasabah untuk membeli. promosi lainnya dapat dilakukan dengan sales promotion. 2) Insentif. yaitu nasabah segera merealisasikan pembelian. yaitu memberikan dorongan dan semangat kepada nasabah untuk segera membeli produk yang ditawarkan. c. b. c. 3) Impresionality. artinya iklan menawarkan pesan yang sama kepada banyak orang. 3) Invitasi. hadiah serta keneng-kenangan lainnya kepada nasabah yang loyal. 21 . Bagi Bank promosi penjualan dapat dilakukan melalui : a. Promosi penjualan dapat dilakukan melalui pemberian diskon.2) Tentukan misi yang menyangkut sasaran penjualan dan tujuan periklanan. Keunggulan promosi melalui iklan. kupon atau sample produk.

2) Dapat memperoleh langsung bertatap muka dengan nasabah atau calon nasabah. merupakan kegiatan promosi untuk memancing nasabah melalui kegiatan seperti pameran. 1) Bank dapat langsung bertatap muka dengan nasabah atau calon nasabah. nasabah akan selalu mengingat bank tersebut dan diharapkan akan menarik nasabah. Dalam terdapat wilayah operasionalisasi yang sangat kompleks karena menyangkut operasional lembaga BMT Muamalat mulia terutama mengenai penentuan desain produk. mulai dari cleaning service. satpam. 22 . sehingga dapat langsung menjelaskan produk Bank kepada nasabah secara rinci 3. Dengan ikut kegiatan tersebut. bakti sosial serta kegiatan lainnya.4) Publisitas ( Publicity ). Tujuannya adalah agar nasabah mengenal bank lebih dekat. d. publisitas perlu diperbanyak lagi. Sponsosship kegiatan. Pengamatan Tentang Manajemen Operasional/ Produksi KJKS BMT Muamalat Mulia Kudus dalam manajemen operasionalnya memiliki manajer yang masing-masing bertugas manajemen operasional sesuai dengan job descriptionnya. sampai pejabat Bank . sehingga dapat langsung menjelaskan produk Bank kepada nasabah secara rinci. Penjualan Pribadi ( Personal Selling ) Di dalam pemasaran lembaga keuangan penjualan pribadi secara umum dilakukan oleh seluruh pegawai Bank. b. c. Kegiatan publisitas dapat meningkatkan pamor bank dimata para nasabahnya. Mengikuti kegiatan social. Mengikuti kegiatan amal. Oleh karena itu. Mengikuti pameran. d. Kegiatan publisitas dapat dilakukan melalui : a. yaitu. Personal Selling juga dilakukan melalui tenaga-tenaga sales untuk melakukan penjualan door to door. Penjualan secara personal selling akan memberikan beberapa keuntungan Bank.

recruitmen. b. strategi bisnis dan lingkungan bisnis yang dapat menjalankan progam-program yang telah di rencanakan. Hal inilah yang menyebabkan pengelolaan sumber daya manusia menjadi hal yang sangat penting bagi kelangsungan suatu lembaga. kompensasi. Dalam pelaksanaan sumber daya manusia dibagi kedalam tiga langkah pelaksanaan antara lain : a. dan pengunduran diri Perencanaan sumber daya manusia (SDM) adalah memprediksi atu memperkirakan banyaknya pengelolaan yang dibutuhkan untuk melakukan tugas-tugas atau pekerjaan yang ada. SDM di KJKS BMT Muamalat Mulia harus memiliki loyalitas yang tinggi. pension dini. yang meliputi aktifitas perencanaan SDM. pemecatan. 1. Semua calon karyawan harus mengikuti tes 23 . skorsing. meningkatkan potensi pengelola. memilki pengetahuan yang luas mengenai lingkunagn internal bisnis. Dalam pemenuhan tenaga kerja (rekrutmen karyawan) yang professional KJKS BMT Muamalat Mulia dalam pelaksanaaanya melalui waktu yang cukup panjang agar dapat memperoleh SDM yang memadai. dan Penempatan jabatan. Strategi mempertahankan pemeliharaan pengembangan pemotivasian yang meliputi : pelatihan dan pengembangan. Pengamatan Tentang Manajemen Sumber Daya Manusia Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu factor penentu bagi efektifitas organisasi. penilaian kerja dan promosi (jabatan) c. tes akuntansi.4. Seleksi. Ada 2 kepentingan dalam perencanaan SDM yaitu kepentingan dalam pengelolaan dan kepentingan lembaga. Prosedur Rekruitment Untuk itu agar BMT Muamalat Mulia bisa mendapatkan karyawan yang benar-benar sesuai dengan keinginan BMT Muamalat Mulia maka dilakukan proses rekrutmen dengan metode seleksi Psikotes. Strategi sebelum merekrut SDM. Strategi keutuhan hubungan kerja. tes komputer. meliputi aktivitas pemberian sanksi.

System informasi ini terdiri dari informasi tentang orang. Setiap hari karyawan diwajibkan mengisi Buku Daftar Hadir dan Presensi yang disertai dengan tanda tangan. 24 . dan aktivitas secara periodik mengadakan pelatihan untuk meningkatkan profesionalisme karyawan. koordinasi dan pengawasan. Pengamatan Tentang Manajemen Teknologi Informasi Sistem informasi merupakan seperangkat komponen yang saling berhubungan yang berfungsi mengumpulkan.00 sampai jam 16. 2. dari jam 08.00 WIB. dengan harapan BMT Muamalat Mulia nanti memperoleh karyawan yang memenuhi kriteria yang diharapkan. system informasi dapat membantu manajer dalam menganalisa masalah-masalah komplek dan menciptakan produk-produk baru. Masa Percobaan Setiap karyawan baru harus menjalani masa training selama 1 bulan. kontrak kerja 3 bulan. Sedangkan system informasi manajemen adalah system informasi yang mendukung monitoring. 5. pengawasan.tersebut. 3. Pelatihan dan Pengembangan Untuk mengetahui dan menjaga mutu para karyawan KJKS BMT Muamalat Mulia 4. Selain mendukung pembuatan keputusan. maka pihak BMT Muamalat Mulia akan menambah kontrak tersebut 3 bulan lagi menjadi 6 bulan dan maksimal 1 tahun. Peraturan Kerja Hari kerja para karyawan KJKS BMT Muamalat Mulia adalah 6 hari kerja. memproses. Tempat dan sesuatu dalam organisasi atau lingkungan yang melingkupinya. dan apabila memang kinerja yang diharapkan bagus. pembuatan keputusan. menyimpan dan mendistribusikan informasi untuk mendukung pembuatan keputusan dan pengawasan dalam organisasi. Karyawan masa percobaan setelah memenuhi persyaratan kerja yang ditetapkan oleh BMT maka dapat diangkat menjadi karyawan tetap dan mempunyai kewajiban serta hak-hak sebagaimana yang telah ditentukan dan diatur dalam perjanjian kerja.

Strategi pemasaran merupakan pernyataan (baik secara implisit maupun eksplisit) mengenai bagaimana suatu merek atau lini produk mencapai tujuannya (Bennett. 1988). Strategi adalah program untuk menentukan dan mencapai tujuan organisasi dan mengimplementasikan misinya (Stoner. Jadi. System informasi manajemen di KJKS BMT Muamalat Mulia pada saat sekarang menggunakan program system computerisasi dan itu cukup membantu karyawan di dalam membuat laporan dan juga bisa menyimpan data-data yang sangat penting. Freeman. Sementara itu. Analisis Tentang Manajemen Strategi Keuangan Tujuan manajemen keuangan adalah melaksanakan seluruh aktivitas yang berhubungan langsung dengan transaksi mengatur pelaksanakan laporan administrasi dan dibidang keuangan. (1995). strategi ini dibuat berdasrkan suatu tujuan. Beberapa perusahaan mungkin mempunyai tujuan yang sama. Jr. strategi pemasaran merupakan bagian integral dari strategi bisnis yang memberikan arah pada semua fungsi manajemen suatu organisasi. Jadi. 6. Pengamatan Tentang Manajemen Strategi Strategi dapat diartikan sebagai suatu rencana yang diutamakan untuk mencapai tujuan tersebut. penarikan itu akan dicocokkan kembali dengan slip yang dijadikan tanda bukti dan dari hasil transaksi yang nantinya akan diketahui jumlah kas masuk dan kas keluar per- 25 . tetapi strategi yang dipakai untuk mencapai tujuan tersebut dapat berbeda. manajemen keuangan di KJKS BMT Muamalat Mulia bahwa transaksi yang setiap hari terjadi di KJKS BMT Muamalat Mulia baik simpanan. BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN 1. angsuran. dan Gilbert. Tull dan Kahle (1990) mendefinisikan strategi pemasaran sebagai alat fundamental yang direncanakan untuk mencapai tujuan perusahaan dengan mengembangkan keunggulan bersaing yang berkesinambungan melalui pasar yang dimasuki dan program pemasaran yang digunakan untuk melayani pasar sasaran tersebut. Dalam analisa penulis.administrativ manajer tingkat menengah.

Melihat strategi yang dilakukan oleh KJKS BMT Muamalat Mulia dalam pengamatan sebelumnya dapat dianalisa bahwa konsep yang diterapkan oleh lembaga bisa dimasukan dalam marketing. Analisis Tentang Manajemen Pemasaran Dalam analisa manajamen pemasaran yang dilakukan para marketing disini menggunakan strategi "jemput bola" atau dalam manajemen pemasaran disebut stategi dirrect selling. Strategi ini dilakukan agar masyarakat atau anggota merasa puas dan lebih terlihat akrab dengan karyawan sehingga tercipta rasa kekeluargaan dan keakraban dengan anggota. Dan dalam menjalankan semua itu KJKS BMT Muamalat Mulia mampu menjalankan dengan baik dan dan terstruktur dengan baik dan sangat teliti. Strategi ini dapat dikatakan sangat efektif karena lembaga ini merupakan lembaga mikro yang bergantung pada dukungan masyarakat. yaitu karyawan mendatangi masyarakat untuk mengenalkan produk-produknya. KJKS BMT Muamalat Mulia sendiri juga menggunakan sentralisasi yang terkait dengan kebijakan persentra yang mencakup likuiditas dan terkait dengan profit (keuntungan) dan biaya-biaya. Dan selama penulis melakukan pengamatan keuangan dalam KJKS BMT Muamalat Mulia bahwa dapat dilihat dari grafik yang bersumber dari profil KJKS BMT Muamalat Mulia dalam keuangannya mengalami peningkatan atau kenaikan setiap tahunnya. setelah itu agunan diperhitungkan. Untuk mengatasi kredit macet maka yang dilakukan BMT adalah mulai dari pengajuan sudah diantisipasi lewat survey terhadap nasabah bagaimana karakternya.harinya yang ada pada KJKS BMT Muamalat Mulia. kemampuan membayarnya lancar atau tidak. 26 . Kalau dengan cara itu masih tidak bisa mengangsur maka cara yang dilakukan adalah memberi jangka waktu lebih sesuai kesanggupan anggota itu untuk membayar. Price (harga) Harga dalam hal ini adalah bagi hasil yang ditawarkan oleh lembaga sangat menarik. 2. Hal ini dapat dari konsep 4P : a.

Siam. Membuat bisnis plan untuk sumber usaha koperasi 27 . sudah terbukti antara ketua dengan pengurus dan antar karyawan dengan anggota yang bersikap baik dengan sistem komunikasi. Produknya antara lain : Si Rela. Analisis Tentang Manajemen Operasional/Produksi Manajemen operasional BMT Muamalat Mulia sudah baik. Dimana semua elemen yang ada di dalam bisa dapat menjalankan pekerjaan dengan professional termasuk juga terjun di lapangan. Operasionalisasi BMT Muamalat Mulia yang sudah terstuktur inilah yang menjadi beda dengan BMT lainnya. KJKS BMT Muamalat Mulia memiliki produk yang bisa dijangkau segala lapisan masyarakat. Berdasarkan matriks SWOT kondisi KJKS BMT Muamalat Mulia akan meningkatkan antara lain: 1. Melakukan pelatihan secara periodic terhadap pengelola 3.b. Ditambah lagi mekanisme kerja yang ada sebagaimana struktur organisasi BMT Muamalat Mulia maka masing-masing bagian menejerial memiliki mekanisme kerja yang berbedabeda. brosur. Berdasarkan hasil analisa dari penulis mengetahui bahwa KJKS BMT Muamalat Mulia mempunyai komunikasi yang cukup baik. d. Media promosi atau pemasaran yang digunakan oleh KJKS BMT Muamalat Mulia itu menggunakan media cetak. Place (lokasi) Strategi lokasi yang dilakuakan oleh BMT Muamalat Mulia cukup baik dengan lokasi kantor pusat yang ada di komplek pertokoan atau berada pada suasana dekat masyarakat. c. Sidik. Promotion (promosi). 3. Peningkatan standarisasi pelayanan 2. dan perorangan melalui marketing. Product (produk) Segala sesuatu yang ditawarkan untuk memuaskan dan keinginan anggota. Si Suka.

Jadi “Strategi Pemasaran Produk BMT” mengandung pengertian sebagai cara yang ditempuh dalam rangka menawarkan dan menjual kepada masyarakat produk-produk BMT sejalan dengan prinsip-prinsip syariah. pembuatan keputusan. dan aktivitas administrative manajer tingkat menengah. Analisis Tentang Manajemen Strategi Dalam menganalisis manajeman strategi disini penulis mengatakan bahwasanya menajemen strategi yang dilakukan BMT disini mengutamakan pelayanan anggota dengan keramahan dan kesopanan agar para anggota lebih akrab dengan para karyawan. Analisis Tentang Manajemen Teknologi Informasi Sistem informasi manajemen adalah sistem informasi yang mendukung monitoring. para karyawan KJKS BMT Muamalat Mulia berasal dari lulusan Sarjana. Dari segi kelulusan pendidikan.4. dan tidak boleh keluar kecuali tidak mengikuti prinsip-prinsip tersebut. Dalam bekerja para karyawan mempunyai rasa kekeluargaan dan kebersamaan yang tinggi antara karyawan yang satu dengan karyawan yang lainnya. 5. Sistem informasi itu direalisasikan supaya dalam mencari informasi dan menyimpanan data-data para nasabah bisa tersimpan dengan rapi dan menjadikan KJKS BMT Muamalat Mulia sebagai lembaga keuangan yang mempunyai sistem informasi yang lebih baik dan mempermudah data-data dengan baik. Berdasarkan analisa penulis bahwa sistem informasi manajemen di KJKS BMT Muamalat Mulia dalam menggunakan IT atau dikenal dengan Informasi Teknologi ini sudah cukup baik dan terstruktur dengan baik dan rinci serta kalau ada komplain bisa dilakukan lewat sistem IT/ komputerisasi. Hal itu dapat dilihat dari kemampuan karyawan yang bekerja sesuai dengan kemampuannya masing-masing. Analisis Tentang Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam analisa mengenai manajemen SDM yang ada pada BMT Muamalat Mulia disini sudah cukup baik. 6. Serta mempunyai etos kerja dan disiplin dalam bekerja. pengawasan. Cara pemasaran yang dilakukan KJKS BMT Muamalat Mulia yaitu: 28 .

professional dibidangnya dengan mewujudkan signifikasi transparansi dibidang manajemen. BMT membutuhkan promosi dan sosialisasi secara lebih optimal di masyarakat.1. 2. 29 . memanjangkan umur serta menjauhkan manusia dari dendam dan kebencian. selanjutnya perlu dikembangkan strategis pemasaran di bawah ini. Keikhlasan menerima kritik dan saran. Pengelola BMT harus mampu bertindak jujur. sepanjang tidak mengingkari prinsip-prinsip syariah yang sejak awal ditetapkan sebagai landasan utama usaha BMT. Kerjasama ini dimungkinkan sebagai upaya BMT semakin kukuh di masyarakat karena mengalirnya dukungan dan kerjasama dari berbagai pihak. jemput bola dapat pula dipahami sebagai upaya BMT mengembangkan tradisi silatutahmi yang menurut Rosulullah SAW dapat menambah rezeki. Keaktifan pengelola dalam memasarkan produk BMT merupakan komponen terpenting diantara komponen-komponen lainnya yang akan menentukan tingkat keberhasilan lembaga. amanah. Memperluas Jaringan Kerjasama Dengan memperluas jaringan kerjasama saling menguntungkan (simbiosis mutualisme) dengan berbagai pihak. Dari perspektif syariah. Salah satu cara efektif yang dapat di lakukan untuk mencapai target-target pemasaran produk BMT di awal operasionalnya adalah dengan melakukan pendekatan “ jemput bola “ pendekatan ini dilakukan dengan cara petugas langsung mendatangi calon nasabah petugas leluasa menjelaskan mengenai konsep keuangan syariah serta system dan prosedur operasional BMT. bijaksana dalam mengambil segala keputusan penting. serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada semua orang. Setelah keempat pendekatan umur serta menjauhkan manusia dari di atas dilalui. Jemput Bola Sebagai lembaga keuangan yang belum lama lahir.

KJKS BMT Muamalat Mulia memiliki stuktur organisasi yang sama dengan koperasi. KESIMPULAN Berdasarkan hasil pengamatan yang dilaksanakan dalam praktik pengalaman lapangan di KJKS BMT Muamalat Mulia. dan Pengelola. 2. maka dapat diambil beberapa kesimpulan antara lain: a. Pengurus. SARAN Dari kesimpulan diatas. Sebagai lembaga keuangan. b. dimana struktur organisasi terdiri dari Rapat Anggota. Hal ini bertujuan untuk memperoleh profesionalisme kinerja masing-masing unsur. Praktik Pengalaman Lapangan Prodi Ekonomi Islam adalah kegiatan intrakurikuler yang dilaksanakan oleh mahasiswa juruasan syari’ah Prodi Ekonomi Islam yang berbentuk latihan ketrampilan maupun tugas-tugas lain yang berupa kerja praktik dalam rangka meningkatkan kompetensi dan profesionalisasi yang bertujuan untuk terbentuknya praktisi Ekonomi Islam yang profesional dan handal dengan serta berpegang teguh pada nilai-nilai luhur keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Artinya pihak manajemen terjun langsung untuk mencari nasabah baik yang akan menabung maupun mengambil pembiayaan. maka penulis selaku peserta PPL di BMT Muamalat mulia mencoba untuk menyumbangkan pemikiran yang mudah-mudahan dapat meningkatkan dan perbaikan bagi panitia PPL maupun pelayanan dan profesionalisme kerja dari masing-masing personal yang ada di KJKS BMT Muamalat Mulia. tanggung jawab dan wewenang yang berbeda. KJKS BMT Muamalat Mulia menggunakan strategi jemput bola atau excellent service.BAB V KESIMPULAN 1. Dalam Manajemen Pemasaran. Masing-masing unsur dari struktur organisasi tersebut memilki tugas. Saran dari penulis antara lain sebagai berikut: 30 .

PT Salemba Empat. Measuring Custemer Satisfaction. Selain itu pihak manajemen harus memulai inovasi-inovasi baru untuk mengembangkan produk-produknya. b. 2004 Brosur KJKS BMT Muamalat Mulia Kudus 31 . Setiap karyawan harus tetap menjaga loyalitas KJKS BMT Muamalat Mulia. 2013 Rangkuti. Freddy. 2000 Lupiyoadi. kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan Rahmat. kesalahan dan ketidak sempurnaan laporan ini. kritik dan saran selalu kami harapkan sesuai dengan kesempurnaan laporan penulis kami selanjutnya. Hidayah serta Inayahnya. Jakarta. BMT Muamalat Mulia.a. Manajemen Pemasaran Jasa. Company. sehingga dapat memenuhi kebutuhan nasabah. maka pihak manajemen pemasaran harus menguasai segmen pasar. Masing-masing personal yang ada didalam KJKS BMT Muamalat Mulia agar tetap meningkatkan kinerja secara maksimal agar dapat mencapai pelaksanaan pelayanan terbaik bagi nasabah. Rambat. Kami menyadari bahwa penulisan laporan ini masih terdapat banyak kekurangan. Semoga laporan ini dapat memberikan manfaat baik bagi diri sendiri maupun bagi para pembaca. Gramedia Pustaka. Amin… DAFTAR PUSTAKA Profile. 3. c. PENUTUP Syukur Alhamdulillah. Untuk menarik minat nasabah dan mempertahankan nasabah. Jakarta. Sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan laporan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dengan baik dan lancar. Oeh karena itu.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->