TUGAS Kelas Sore Peminatan Epidemiologi

TRADISI DAN BUDAYA MASYARAKAT PESISIR

OLEH : KUSUMA CUTWARDANI J1A2 12 088

FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS HALUOLEO 2013

tutur kata yang digunakan cenderung kasar. Di beberapa tempat sering dijumpai adanya budaya pengaturan lahan laut atau sering disebut Hak ulayat laut. GAMBARAN TRADISI DAN BUDAYA MASYARAKAT PESISIR Masyarakat Pesisir meyakini bahwa lautan yang dimiliki oleh mereka berdasarkan pembagian kawasan laut yang disahkan oleh Raja Desa itu merupakan suatu sumberdaya alam yang dijadikan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan lebihnya dijual untuk keuntungannya. Perkembangan selanjutnya memberikan karakteristik dalam aktifitasnya mengelola SDA. 2 . Tidaklah jarang ditemukan bahwa masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil belum tentu memilih laut sebagai lahan mata pencarian utama. demikian juga tipe keseniannya. Aturan-aturan semacam ini merupakan satu kearifan local yang perlu dihargai sesuai dengan UUD 1945 Pasal 18B ayat 2 yang disebutkan bahwa Negara mengakui dan menghormati kesatuan-kesatuan masyarakat hukum adat beserta hak-hak tradisionalnya sepanjang hidup dan sesuai dengan perkembangan masyarakat dan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia. Adat istiadat suku yang bermukim di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil sangatlah beragam pula. spontan. yang diatur dengan Undang-Undang.TRADISI DAN BUDAYA MASYARAKAT PESISIR A. Warga masyarakat yang proses sosialnya berada di wilayah pesisir dapat digolongkan sebagai masyarakat yang peradabannya “kasar”. Hal ini ditandai oleh sikap-sikapnya yang lugas. Demikian pula. perkembanagan sosial budaya ini secara langsung dan tidak langsung dipengaruhi oleh factor alam. sedangkan dari segi keagamaannya. Kehidupan sosial budaya masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil di Indonesia sangatlah beragam. pada menunjukan pola dan karakter yang berbeda dari kawasan perairan satu ke kawasan lain memiliki pola yang berbeda.

Kabupaten Demak termasuk lingkup kebudayaan Pesisiran. Masyarakat pesisir memerlukan bentuk kegiatan nyata yang dapat membangun ekonomi mereka tanpa menghilangkan kultur dan karakteristik dari masyarakat pesisir tersebut. sistem upacara. Kebudayaan pesisiran. Dalam pembagian wilayah kebudayaan Jawa. Penduduk di sepanjang pesisir utara pulau Jawa. Pada masyarakat pesisir. sehingga kehidupan sosial-budayanya diselimuti oleh nilai-nilai. Dalam pengertian. 1999:xi). merupakan wilayah kebudayaan yang pendukungnya adalah msyarakat yang proses sosialisasinya berada dan tinggal di sepanjang daerah pantai utara pulau Jawa. Kebudayaan masyarakat pesisir dapat diartikan sebagai keseluruhan pengetahuan atau sistem kognisi yang ada dan berkembang pada masyarakat pesisir. Maka diperlukan bentuk kegiatan yang berbasis 3 . demikian juga tipe keseniannya. sedangkan dari segi keagamaannya sinkretis. termasuk Kabupaten Demak umumnya beragama Islam puritan. kebudayaan adalah suatu model pengetahuan yang dijadikan pedoman atau pegangan oleh manusia untuk bersikap atau bertindak dan beradaptasi dalam menghadapi lingkungannya untuk dapat melangsungkan kehidupannya (lihat Suparlan 1983:67). dari Cirebon sampai Gresik. Berbeda dengan kebudayaan masyarakat Negarigung.cenderung Islam puritan. sementara kebudayaan yang bercorak Hinduistik yang lebih dulu ada digeser sedemikian rupa. sehingga corak keislamannya lebih menonjol (lihat Suparlan. agama Islam diletakkan sebagai landasan idialnya. yaitu campuran antara Islam dan Hindu-Buddha (Koentjaraningrat 1984:25-29). tutur kata yang digunakan halus. yang isinya adalah perangkat-perangkat model pengetahuan yang secara selektif dapat digunakan untuk memahami dan menginterpretasi lingkungan yang dihadapi untuk mendorong dan menciptakan kelakuan-kelakuan yang diperlukan. Karakteristik masyarakatnya terwujud antara lain dalam sistem kepercayaan. dan sistem nilai.

Jenis dan penggunaannya pun terasa sangat jelas dan memiliki nilai yang besar dikalangan masyarakat.22 tahun 1999 tentang desentralisasi dan otonomi daerah yang memberikan wewenang kepada daerah untuk mengurus sendiri segala urusan daerahnya. Tradisi sedekah laut juga merupakan sebuah bentuk rasa syukur yang hampir dimiliki banyak masyarakat pesisir di Nusantara. Berdasarkan Undang-Undang no. tarian. Kerajinan tangan. Tradisi sedekah laut dihelat sebagai wujud syukur kepada Tuhan atas limpahan kekayaan laut yang dapat menghidupi para nelayan. 4 . ketua masyarakat atau kepala suku dapat bekerjasama dengan penduduk untuk mengurus pesisir dan lautnya sesuai dengan adat mereka. Penghargaan dan penghormatan terhadap nilai-nilai budaya tentu harus menjadi sesuatu yang mendasar demi tercapainya kelestarian budaya masyarakat karena betapapun modernnya suatu masyarakat rasanya sangat sulit untuk mencapai sebuah keharmonisan tanpa adanya nilai-nilai budaya yang menjadi pedoman hidup disamping Al-Qur’an dan Al-Hadits serta pertaturan-peraturan yang ditetapkan oleh masyarakat dan pemerintah. Melestarikan berbagai kesenian daerah bukan berarti bahwa mereka tidak mau mengikuti perkembangan zaman yang serba modern ini tetapi hanya ingin agar budaya warisan dari leluhur mereka tidak punah ditelah waktu dan keadaan yang serba modern seperti sekarang ini. Begitu juga dengan wilayah pesisir.masyarakat. Penghargaan terhadap nilai budaya di lingkungan kehidupan masyarakat Kaledupa terlihat dari masih banyaknya padepokan-padepokan yang mempelajari silat tradisional khas daerah serta taman belajar tarian yang mempelajari berbagai jenis tarian dan kesenian tradisional daerah yang bersangkutan. Di Karimunjawa tradisi sedekah laut dikenal dengan nama Pesta Lomba dan dilaksanakan pada hari ketujuh setelah Idul Fitri. silat tradisional dan masih banyak lainnya telah menjadi bukti betapa masyarakat pesisir ini seperti masyarakat kaledupa memiliki beragam budaya yang tak kalah dengan daerah lain.

5 . Tradisi masyarakat pesisir sangat kental dengan aktivitas bahari.Tradisi masyarakat pesisir didaerah pantai utara jawa yaitu Indramayu. atau dalam bahasa Indonesia berarti mendayung yang merupakan salah satu bentuk kearifan lokal dan adaptasi masyarakat pesisir wilayah yang dikelilingi laut tersebut dalam menyambung rantai kehidupan mereka. telik sandi. jangkungan. Sebelum dilepaskan ke laut. genjring. buahbuahan. menangkap ikan dengan cara yang tradisional selain untuk melestarikan budaya pendahulu juga dianggap sebagai cara yang tepat untuk tetap bisa bersahabat dengan alam sekitar yang telah menjadi tempat menggantungkan hidup mereka. ataupun seni kontemporer (drumband). jauh sebelum teknologi mesin modern menempel di perahu-perahu mereka. dan lain sebagainya. kembang tujuh rupa. ancak diarak terlebih dahulu mengelilingi tempat-tempat yang telah ditentukan sambil diiringi dengan berbagai suguhan seni tradisional. Panggayo (Bahasa yang digunakan masyarakat pesisir Maluku). Kedekatan mereka dengan alam sekitar telah terbukti dengan tetap lestarinya fauna dan flora yang tersebar luar disepanjang pantai dan lautan tempat mereka menghabiskan waktu untuk mencari penghidupan. yang berupa anjungan berbentuk replika perahu yang berisi kepala kerbau. Bagi masyarakat daerah pesisir. seperti tarling. Sesajen yang diberikan. disebut ancak. barongsai. jauh sebelum itu mereka ber-panggayo dari satu tempat ke tempat lainnya. sekaligus merupakan ritual tolak bala (keselamatan).dan Cirebon juga terdapat upacara nadran yaitu mempersembahkan sesajen (yang merupakan ritual dalam agama Hindu untuk menghormati roh leluhurnya) kepada penguasa laut agar diberi limpahan hasil laut. makanan khas.

Pengalaman kehamilan khususnya adalah sumber dari simbol tentang kesuburan. pertumbuhan bayi dalam kandungan. Salah satu kendala utama penerimaan program-program kesehatan adalah kendala budaya pada masyarakat yang semula hanya mengenal sistem medis tradisional.B. Kehamilan. masih tingginya prevalensi penyakit menular dan penyakit infeksi lainnya. Kepedulian tersebut terwujud dalam bentuk adanya pantangan makanan dan perilaku yang menunjukkan kepedulian keluarga terhadap keselamatan si ibu dan bayinya dari hal-hal yang mereka anggap berbahaya bagi kehamilan persalinan. memiliki dan mengembangkan sistim medisnya sendiri sebagai bagian dari kebudayaan mereka secara turun-temurun. antara lain belum memadainya penyediaan air bersih. Masyarakat dalam kesatuan suku-suku dengan identitas kebudayaannya masing-masing. belum tercapainya sanitasi lingkungan yang baik. dan nifas merupakan peristiwa yang istimewa dalam keluarga sehingga kepedulian keluarga dan masyarakat cukup tinggi. Namun hal yang perlu diperhatikan pula sebagai tantangan pembangunan kesehatan adalah respon perilaku masyarakat dalam menerima perubahan. Persepsi tentang kehamilan yang dimiliki oleh masyarakat sangat menentukan perilaku masyarakat terhadap kehamilan. dan kesehatan ibu dan anak. POTENSI MASALAH KESEHATAN AKIBAT KEBUDAYAAN DAN TRADISI MASYARAKAT PESISIR Banyak faktor yang telah dinyatakan sebagai tantangan dalam pembangunan kesehatan. persalinan. seperti lingkungan dan fasilitas yang masih kurang menunjang. Persepsi tentang kehamilan ini terbentuk berdasarkan kepercayaan-kepercayaan dan simbol-simbol yang dimiliki oleh masyarakat. masih tingginya angka kelahiran dan kematian bayi. 6 dan .

golongan nabati dan gabungan dari keduanya (golongan nabati dan hewani). Mereka mengungkapkan sejumlah bahan makanan yang termasuk dalam pantangan seperti. bayi akan menyulitkan persalinan dengan maju mundur pada saat proses kelahiran. daging. terdapat pula pantangan mengkonsumsi buah-buahan tertentu. Kemudian untuk daerah pesisir wilayah Abeli Kota Kendari juga memiliki tradisi atau kepercayaan terhadap pantangan terhadap beberapa jenis makanan tertentu. makanan yang dipantang oleh ibu hamil selama masa kehamilan terdiri atas golongan hewani. Selain bahan makanan yang berasal dari hasil laut. kepiting. ikan yang tidak memiliki lidah. Kepercayaan berpantang makan ini didasarkan atas hubungan asosiatif antara bahan makanan tersebut menurut bentuk atau sifatnya dengan akibat buruk yang akan ditimbulkan bagi ibu dan bayi yang akan dilahirkan. Makanan yang dipantang ibu hamil dari golongan hewani adalah cumicumi. ikan pari.Bagi mereka yang masih memegang kepercayaan terhadap tradisi leluhur mengakui adanya praktek melakukan pantangan makan.ikan asin yang menurut mereka dapat meningkatkan tekanan darah. Jeruk nipis disebutkan dapat menyebabkan kesulitan dalam persalinan. kepiting dan udang yang baru ganti kulit. ikan yang memiliki banyak duri (terundungan) dan telur bebek. gurita. Buah seperti jeruk nipis. 7 . juga pantangan makan cumi-cumi yang ditakutkan dapat menyebabkan plasenta atau tembuni lengket seperti yang terjadi di daerah pesisir Tanjung Limau. nanas muda dan durian dianggap dapat menyebabkan keguguran. Ibu hamil berpantang makan cumi-cumi sebab cumi-cumi berjalan maju mundur diasosiasikan dengan proses melahirkan yang sulit di pintu lahir. nanas muda dan durian merupakan pantangan.

pisang kembar dipantang diasosiasikan anak juga akan kembar jika lahir. daun kelor dilarang karena mengandung getah yang pedis yang akan menyebabkan rasa sakit dalam proses kelahiran dikenal dengan sebutan “getah kelor”. Tebu dilarang karena akan menyebabkan rasa sakit karena ibu akan mengeluarkan banyak air mendahului proses kelahiran diasosiasikan dengan tebu yang juga mengandung banyak air. daun kelor. daging dipantang karena dikhawatirkan ibu akan kesulitan melahirkan jika bayinya terlalu sehat. Terong dilarang karena juga dapat mengakibatkan gatal-gatal pada ibu dan bayinya. Tetapi bila tidak 8 . rebung dilarang karena dikhawatirkan akan menyebabkan anak memiliki banyak bulu/rambut jika lahir. Makanan yang dipantang oleh ibu hamil dari golongan nabati adalah rebung. terong dan tebu. begitu juga dengan ikan pari dipantang karena memiliki tulang lembut dipercayai akan menyebabkan bayi juga bertulang lembut. ikan yang bemiliki banyak duri (terundungan) dilarang karena akan menyebabkan perasaan ibu hamil tidak enak dan menimbulkan rasa panas selama kehamilan. Gurita dilarang sebab bersifat lembek diasosiasikan dengan bayi yang juga akan lemah fisiknya seperti gurita.Kepiting dilarang karena dikhawatirkan anak akan nakal dan suka menggigit jika besar. telur bebek dipantang karena akan menyulitkan persalinan. juga karena daun kelor yang berakar diasosiasikan dengan ari-ari bayi yang juga akan berakar. Kepiting dan udang yang baru ganti kulit dilarang sebab bertekstur lembek tidak bertulang diasosiasikan dengan anak yang juga akan lemah tak bertulang jika lahir. ikan laut segar lebih dianjurkan kepada ibu hamil. Dilihat semua jenis pantangan makanan yang dikonsumsi ternyata sebenarnya merupakan makanan yang menjadi sumber gizi yang berguna selama masa kehamilan baik untuk perkembangan bayi maupun bagi kesehatan ibu seperti ikan.

Dalam porsi yang sama justru mengandung 1. Hal itu bisa menjadikan anak yang akan dilahirkan mempunyai kemampuan menyerap kosa kata dan menangkap visual lebih baik dan kemampuan motorik yang lebih baik. Karena ternyata perkembangan otak bayi sangat ditentukan pada saat dia di dalam kandungan. Setara dengan setengah porsi nasi merah. STP. peneliti dari Nutrifood Research Centre.77 kali lebih banyak banyak yang diserap ke dalam darah. Serat dibutuhkan oleh tubuh sebagai pelancar pencernaan dan bisa mencegah timbulnya berbagai penyakit 9 .babycenter. Manfaat ikan laut tidak hanya itu saja. 4 kali kandungan mineral calcium dari susu. 7 kali kandungan vitamin C pada jeruk. ikan kering ataupun ikan yang diawetkan juga bermanfaat dan berkhasiat bagi ibu hamil dan janin yang dikandungnya. Dimana diketahui ibu hamil banyak membutuhkan zat besi selama hamil untuk menghindari kejadian anemia Rebung Menurut Amelinda Angela. Mitos ibu hamil yang tidak boleh makan ketiping atau seafood tidaklah benar. Kandungan vitamin A daun kelor setara 4 kali kandungan vitamin A pada wortel.com membenarkan bahwa ibu hamil butuh mengkonsumsi makanan laut karena mengandung protein dan omega-3 yang baik untuk pertumbuhan janin.2 gram serat. Pantangan untuk tidak memakan kelor juga merugikan ibu hamil.ada. Sebab daun kelor merupakan salah satu sayuran yang kaya kandungan gizi. Ahli penyakit dan nutrisi Charles Santerre dalam www. Kelor mengandung zat besi sebanyak 28. 3 kali lebih banyak dari kacang almond dan 1.2 mg/100 gram daun kering. Seafood kaya akan protein dan omega-3 yang bagus untuk pertumbuhan dan perkembangan otak selama dalam kandungan. Hal itu terjadi pada saat trisemester kedua masa kehamilan ibu. dan 9 kali kandungan protein dari yoghurt. ikan laut yang kaya akan protein itu juga bermanfaat mencegah kebutaan. dalam satu cangkir irisan rebung hanya mengandung 14 kalori dan sepertiga lemak. 25 kali lebih banyak dibanding bayam.

vitamin P dan asam nikotinat. termasuk magnesium. karbohidrat. Terong ungu mengandung : air. karotin. kalsium. Mangan merupakan mineral penting yang berperan dalam pembangunan tulang bayi yang normal. protein. fosfor. Air rebusan akar terong juga dipercaya sebagai tonik bagi wanita setelah proses persalinan. Selain dari pantangan dari segi makanan yang dapat merugikan. vitamin B1. hipertensi. mangan dan vitamin B6. Terong juga mengandung asam folat yang sangat dibutuhkan oleh wanita hamil dan janin yang dikandungnya. Molases memiliki beberapa gizi tersembunyi. Dukun beranak disini adalah orang-orang yang mempunyai keterampilan pengobatan secara turun temurun terutama yang mempunyai keterampilan menolong persalinan. Vitamin B6 berperan sebagai cadangan natrium-fosfor yang menentukan seberapa banyak air yang ada dalam tubuh Anda. lemak. Seperti penyumbatan pembuluh darah.kardiovaskular. Tetes tebu atau yang dikenal dengan molases memiliki rasa yang manis yang lengket. C. Dukun beranak sebagian besar berjenis kelamin perempuan. Dan kalium adalah mineral lain yang terlibat dalam retensi air. selama kehamilan juga bukan hanya bidan yang berhubungan dengan ibu hamil dan keluarganya tetapi juga peran dukun masih besar dan diinginkan oleh masyarakat. serat kasar. dan biasa dipanggil "sanro" sesuai bahasa Bugis yang merupakan bahasa seharihari masyarakat Desa Tanjung Limau Dukun beranak biasa dipanggil datang ke rumah si ibu hamil untuk melakukan pemijatan agar posisi bayi dalam kandungan tidak sungsang sehingga 10 . B2. serta kolesterol berlebih. Mendapatkan cukup vitamin B6 dan potasium dapat membantu mengecilkan bengkak kaki dan pergelangan kaki yang sering terjadi pada kebanyakan orang hamil. besi. penyakit jantung koroner. kalori. Asam folat berperan dalam mencegah kerusakan otak bayi di dalam kandungan.

Namun. adat pantang tersebut tidak semuanya benar. untuk meningkatkan kemandirian dan peran serta masyarakat dalam pembangunan kesehatan diperlukan program penyuluhan dan 11 . adat pantang yang biasanya datang dari orang tua dan mertua dari si ibu tujuannya baik.si ibu dapat melahirkan secara normal. Pelayanan promotif. Hal seperti ini dalam dunia medis tidak dibenarkan sebab memutar posisi bayi dapat menyebabkan lilitan tali pusat sehingga tali pusat putus sebab posisi bayi dalam kandungan dan letak plasenta serta panjang tali pusat tidak diketahui secara pasti. Pemijatan juga dilakukan bila si ibu mengalami cidera fisik yang dapat mempengaruhi posisi bayi dalam kandungan. Memang. Ibu hamil harus menyesuaikan diri dengan perubahan fisiologis dan psikologis yang dihadapinya selama masa kehamilan. Banyaknya pantangan yang harus dipatuhi oleh ibu hamil kadang kala membuat si ibu merasa stres. Masa kehamilan merupakan masa yang rentan stres karena banyaknya stressor yang dihadapi oleh ibu hamil. apalagi ditambah dengan adat pantang yang banyak. C. Ruang geraknya terasa dibatasi. tidak pula semuanya salah. demi keselamatan ibu dan anak yang dikandungnya. misalnya terjatuh saat hamil. PENDEKATAN UNTUK MENGATASI MASALAH KESEHATAN AKIBAT KEBUDAYAAN DAN TRADISI MASYARAKAT PESISIR Peran tenaga kesehatan masyarakat dalam pembangunan kesehatan Tenaga kesehatan masyarakat (Kesmas) merupakan bagian dari sumber daya manusia yang sangat penting perannya dalam pembangunan kesehatan dalam Sistem Kesehatan Nasional (SKN). Perubahan-perubahan tersebut sudah cukup membuat seorang ibu merasa stres jika tidak mampu beradaptasi dengan baik. Pembangunan kesehatan dengan paradigma sehat merupakan upaya meningkatkan kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan melalui kesadaran yang lebih tinggi pada pentingnya pelayanan kesehatan yang bersifat promotif dan preventif.

pendidikan masyarakat yang berjenjang dan berkesinambungan sehingga dicapai tingkatan kemandirian masyarkat dalam pembangunan kesehatan. 1997. UNICEF. Peran Tenaga Kesehatan Masyarakat Dalam Merubah Perilaku Masyarakat Menuju Hidup Bersih Dan Sehat. Program preventif ini merupakan salah satu lahan bagi tenaga kesmas dalam pembangunan kesehatan. Bersih. Program promosi perilaku hidup bersih dan sehat yang biasa dikenal PHBS/Promosi Higiene merupakan pendekatan terencana untuk mencegah penyakit menular yang lain melaui pengadopsian perubahan perilaku oleh masyarakat luas. untuk menjamin terselenggaranya pelayanan ini diperlukan parar tenaga kesmas yang memahami epidemiologi penyakit. Program ini dimulai dengan apa yang diketahui. Sehat dan Sejahtera). Pelayanan preventif. cara-cara dan metode pencegahan serta pengendalian penyakit. Tenaga kesmas juga dapat berperan dibidang kuratif dan rehabilitatif kalau yang bersangkutan mau dan mampu belajar dan meningkatkan kemampuannya dibidang tersebut. 12 . Oleh karena itu untuk mengubah perilaku yang berkaitan dengan budaya dan tradisi masyarakat Pesisir yang sifatnya dapat menimbulkan masalah kesehatan maka seperti yang telah dijelaskan membutuhkan pelayanan baik dari segi promotif maupun preventif. Dalam program promotif membutuhkan tenaga-tenaga kesmas yang handal terutama yang mempunyai spesialisasi dalam penyuluhan dan pendidikan. Intervensi dapat dilakukan salah satunya melalui program PHBS. WHO. Sesungguhnya tujuan dari Kesmas adalah bersifat menyeluruh dimana diharapkan untuk dapat meningkatkan derajat kesehatan. Keterlibatan kesmas dibidang preventif di bidang pengendalian memerlukan penguasaan teknik-teknik lingkungan dan pemberantasan penyakit. diinginkan dan dilakukan masyarakat setempat dan mengembangkan program berdasarkan informasi tersebut (Curtis V dkk.

Program ini dimulai dari apa yang diketahui. lingkungan biologi dan lingkungan sosial-budaya masyarakat sehingga tercipta lingkungan yang berwawasan kesehatan dan perubahan perilaku hidup bersih dan sehat. dan dilakukan masyarakat. Lingkungan fisik seperti sanitasi dan hygiene perorangan. namun harus lebih komprehensif dan luas. keluarga dan masyarakat. mencakup perubahan lingkungan fisik. Lingkungan sosial-budaya seperti pengetahuan. diinginkan. Tenaga kesehatan masyarakat diharapkan mampu mengambil bagian dalam promosi PHBS sehingga dapat melakukan perubahan perilaku masyarakat untuk hidup berdasarkan PHBS. fasilitas mandi. Dalam mewujudkan PHBS secara terencana. tersedianya air bersih. Lingkungan biologi adalah flora dan fauna. Tenaga kesehatan masyarakat telah mempunyai bekal yang cukup untuk dikembangkan dan pada waktunya disumbangkan kepada masyarakat dimana mereka bekerja. Perencanaan suatu program promosi untuk masyarakat dilakukan berdasarkan jawaban atau pertanyaan diatas atau bekerjasama dengan pihak yang terlibat. lingkungan perumahan.Sasaran PHBS tidak hanya terbatas tentang hygiene. cuci dan kakus (MCK) dan pembuangan sampah serta limbah. tepat berdasarkan situasi daerah maka diperlukan pemahaman dan tahapan sebagai berikut : Memperkenalkan kepada masyarakat gagasan dan teknik perilaku Program promosi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). sikap perilaku dan budaya setempat yang berhubungan dengan PHBS. edukasi dan menyampaikan informasi secara tepat dan benar yang sekarang disebut dengan promosi kesehatan. Program promosi PHBS harus dilakukan secara profesional oleh individu dan kelompok yang mempunyai kemampuan dan komitmen terhadap kesehatan masyarakat serta memahami tentang lingkungan dan mampu melaksanakan komunikasi. untuk itu 13 .

Merancang program komunikasi.diperlukan pesan-pesan sederhana. selanjutnya dikomunikasikan dengan dukungan seperti audio visual (video. positif. leaflet). 1. positif. Merancang paket komunikasi. cetak (poster. pada tahap ini telah dapat menentukan perubahan perilaku dan menempatkan pesan dengan tepat dengan memadukan semua informasi yang telah dikumpulkan. oral (radio). Sehingga dapat ditentukan cara pendekatan baru terhadap perbaikan pola hidup. Mencari tahu apa yang dirasakan oleh kelompok sasaran mengenai perilaku tersebut melalui diskusi terfokus. Mengidentifikasikan perubahan perilaku masyarakat. langkah-langkah untuk memotifasi orang untuk mengadopsi perilaku PHBS termasuk . 3. dalam tahap ini akan dilakukan identifikasi perilaku beresiko melalui pengamatan terstruktur. Memilih beberapa perubahan perilaku yang diharapkan dapat diterapkan. 4. 14 . leaflet. wawancara dan melalui uji coba perilaku. visual (flip charts). 5. menarik yang dirancang untuk dikomunikasikan lewat sarana lokal seperti poster. menarik berdasarkan apa yang disukai kelompok sasaran. Menciptakan sebuah pesan sederhana. 2. Membuat pesan yang tepat sehingga sasaran mau melakukan perubahan perilaku. film). Perubahan terhadap lingkungan memerlukan intervensi dari tenaga kesehatan terutama Tenaga Kesehatan Masyarakat yang mempunyai kompetensi sehingga terciptanya lingkungan yang kondusif dalam Program Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang diharapkan dapat memberikan penyuluhan kepada masyarakat untuk meningkatkan derajat kesehatan menuju masyarakat sejahtera. Memotivasi perubahan perilaku masyarakat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful