osilasi pada sistem pegas-massa

Massa ekuivalen ini dapat dihitung dengan menggunakan hukum kekekalan energi mekanik. Konstanta pegas adalah k. Hal ini benar karena kita diminta untuk mencari periode osilasi untuk amplitudo yang cukup kecil. Walaupun demikian. pada umumnya massa pegas selalu cukup kecil dibandingkan dengan massa balok yang dilekatkan. kita hitung dulu energi potensial pegas.Posted: 1st March 2010 by Evan Hardyanto in fisika 0 Sebuah balok bermassa M diikatkan pada sebuah pegas yang juga bermassa M. 3. Carilah periode gerak osilasi sistem dengan menganggap amplitudo osilasinya kecil! Penjelasan Umumnya. hampir semua pegas akan memenuhi hukum Hooke. 2. Pertama. Selain itu. juga dianggap memenuhi hukum Hooke dengan konstanta pegas k. Permukaan bidang licin seperti dikemukakan dalam soal. Periode osilasi untuk sistem ini adalah Dalam keadaan sesungguhnya. Selain itu hukum Hooke hanya dapat berlaku untuk amplitudo yang sangat kecil. Untuk menyelesaikan soal ini. kita tidak pernah bisa menemukan sebuah pegas ideal seperti di atas karena : semua pegas pasti memiliki massa. Tidak terjadi gelombang pada pegas. massa pegas tidak dapat diabaikan karena memiliki nilai yang sama dengan massa balok. Andaikan bahwa periode sistem ini sama dengan periode sistem pegas-massa yang ideal. Oleh karena itu kita harus mengganti nilai massa pada persamaan sistem pegas-massa ideal dengan massa yang ekuivalen untuk sistem kita yang massa pegasnya tidak bisa diabaikan. yaitu sebuah massa yang diikatkan di ujung sebuah pegas yang tak bermassa dan terletak di atas bidang yang licin tanpa gesekan. Tetapi dalam soal ini. sistem yang kita pelajari adalah sistem massa-pegas yang ideal. kita tetap harus membuat sejumlah asumsi : 1. sistem ideal ini tetap merupakan model yang sangat bermanfaat karena untuk amplitudo getaran yang cukup kecil. . Pegas memenuhi hukum Hooke. Balok ditempatkan pada sebuah permukaan yang licin tanpa gesekan (lihat gambar). Pegas pada sistem ini selain tak bermassa. dengan m adalah massa ekuivalen.

maka energi potensial elastis pegas adalah Energi potensial balok adalah nol. panjang pegas berubah dari L menjadi L + x. Selanjutnya. Energi kinetik balok adalah Bagaimana dengan energi kinetik pegas? Tentu saja pegas juga memiliki energi kinetik. Setelah pegas teregang dengan pertambahan panjang sebesar x. seperti pada gambar di bawah ini. Pada keadaan ini. kita asumsikan bahwa regangan pada pegas bersifat konstan terhadap keseluruhan panjang pegas. kita hitung energi kinetik balok dan pegas. dan x adalah pertambahan panjang pegas. Kecepatan titik A ini tentu saja sebesar Sekarang. Untuk mencari energi kinetik pegas. Pandang pegas sebelum diregangkan seperti pada gambar berikut. Misalkan titik A adalah sebuah titik sebarang pada pegas yang letaknya sejauh p dari sebuah titik tetap yang dijadikan acuan (titik dimana ujung pegas diikatkan secara tetap). Massa segmen pegas ini adalah . dan menentukan energi kinetik untuk pegas inilah yang menjadi bagian yang paling menantang dalam soal ini. Ini berarti bahwa pertambahan panjang sebarang segmen pegas sebanding dengan panjang mula-mula segmen pegas tersebut. maka posisi dari titik A ke ujung titik tetap juga akan berubah dari p menjadi p + p(x/L). bayangkan sebuah segmen pegas sepanjang dp di sekitar titik A.Misalkan L adalah panjang awal pegas.

. Jadi periode osilasi sistem kita adalah Secara fisis.Sehingga energi kinetik keseluruhan pegas ini adalah Atau Oleh karena itu energi mekanik total sistem adalah Atau Dari persamaan di atas dapat disimpulkan bahwa massa ekuivalen sistem kita adalah (4/3)M. Dengan demikian periode osilasi sistem ini adalah atau dengan T0 adalah periode sistem pegaskali periode osilasi sistem yang ideal. manakah yang lebih lama periodenya sistem pegas-massa ideal atau sistem pegas-massa dalam soal di atas? LANDASAN TEORI  Benda dikatakan bergerak atau bergetar harmonis jika benda tersebut berayun melalui titik kesetimbangan dan kembali lagi keposisi awal.Gerak Harmonik Sederhana adalah gerak bolak balik benda melalui titik keseimbangan tertentu dengan beberapa getaran benda dalam setiap sekon selalu konstan. massa ideal.

Hertz adalah nama seorang fisikawan. Besaran fisika yang terdapat pada gerak harmonis sederhana adalah: Periode ( T ). . Frekuensi getaran adalah jumlah getaran yang dilakukan oleh sistem dalam satu detik. Besar gaya tersebut berbanding lurus dengan perkalian kedua massa tersebut dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua massa titik tersebut. Pada ayunan sederhana. Benda yang bergerak harmonis sederhana pada ayunan sederhana memiliki periode atau waktu yang dibutuhkan benda untuk melakukan satu getaran secara lengkap. satuannya 1/detik atau s-1 atau Hz    Gravitasi adalah gaya tarik-menarik yang terjadi antara semua partikel yang mempunyai massa di alam semesta. terdapat juga amplitudo. Sebagai contoh. Hubungan antara Periode dan Frekuensi Getaran. diberi simbol f. dan benda angkasa lainnya. termasuk satelit buatan manusia. namun hukum gravitasi universal Newton yang lebih sederhana merupakan hampiran yang cukup akurat dalam kebanyakan kasus.Lintasan: 1-2-3-2-1      Gerak harmonis sederhana yang banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari adalah getaran benda pada pegas dan getaran pada ayunan sederhana. dan benda-benda yang ada di bumi. Satuan frekuensi adalah 1/sekon atau s-1 atau disebut juga Hertz. Gaya gravitasi ini juga menarik benda-benda yang ada di luar angkasa. seperti bulan. diperoleh hubungan : Keterangan : T = periode. Amplitudo. Fisika modern mendeskripsikan gravitasi menggunakan Teori Relativitas Umum dari Einstein. Beberapa teori yang belum dapat dibuktikan menyebutkan bahwa gaya gravitasi timbul karena adanya partikel gravitron dalam setiap atom. Hukum gravitasi universal Newton dirumuskan sebagai berikut: Setiap massa menarik massa titik lainnya dengan gaya segaris dengan garis yang menghubungkan kedua titik. Dari definisi periode dan frekuensi getaran di atas. selain periode dan frekuensi. meteor. satuannya detik atau sekon f = frekuensi getaran. Amplitudo adalah perpindahan maksimum dari titik kesetimbangan. termasuk makhluk hidup. bumi yang memiliki massa yang sangat besar menghasilkan gaya gravitasi yang sangat besar untuk menarik benda-benda di sekitarnya. Benda melakukan getaran secara lengkap apabila benda mulai bergerak dari titik di mana benda tersebut dilepaskan dan kembali lagi ke titik tersebut.

 Dalam sistem Internasional. W adalah gaya berat benda tersebut. Berat suatu benda adalah hasil kali massa benda tersebut denganpercepatan gravitasi bumi. m adalah massa dan g adalah percepatan gravitasi.67 × 10−11 N m2 kg−2. m1 dan m2 dalam kilograms (kg). r dalam meter (m). F diukur dalam newton (N). Dari persamaan ini dapat diturunkan persamaan untuk menghitung Berat. Percepatan gravitasi ini berbeda-beda dari satu tempat ke tempat lain . Persamaan tersebut dapat dituliskan sebagai berikut: W = mg. dsn konstanta G kira-kira sama dengan 6.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful