HUBUNGAN - HUBUNGAN BISNIS 1. Keagenan . 2. Franchising (Waralaba). 3. Joint Venture. 4.

Bangun Guna Serah (BUILT OPERATE AND TRANSFER). 1. Keagenan . AGEN adalah : Perusahaan perdagangan nasional yang bertindak sebagai perantara untuk dan atas nama prinsipal , berdasarkan perjanjian untuk menunjuknya. Hubungan bisnis dengan nama keagenan dan dengan nama distributor adalah berbeda. Namun dalam praktek bisnis sehari - hari keduanya biasanya digabungkan. Bila seorang / badan bertindak sebagai AGEN berarti ia bertindak untuk dan atas nama PRINSIPAL PRINSIPAL adalah : Perorangan atau Badan usaha yang berbentuk badan hukum atau bukan badan hukum di luar negeri atau di dalam negeri yang menunjuk agen atau distributor untuk melakukan penjualan barang dan/atau jasa yang dimiliki/dikuasai. Untuk itu pihak asing yang biasa disebut dengan PRINSIPAL harus menunjuk agen-agenya atau perwakilannya di Indonesia untuk memasarkan produknya. Prinsipal akan bertanggung jawab terhadap tindakan-tindakan yang dilakukan oleh seorang Agen, sepanjang hal tersebut dilakukan dalam batas-batas wewenang yang diberikan kepadanya. Bila seorang Agen ternyata bertindak melampaui batas wewenangnya, maka agen itu sendiri yang bertanggung jawab atas tindakan-tindakannya tadi. melakukan pemasaran tanpa melakukan pemindahan hak atas fisik barang dan/atau jasa yang dimiliki/dikuasai oleh prinsipal yang

‘11

1

Aspek Hukum Dalam Ekonomi Udjiani Hartiningrum, SH. MH.

Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana

Contoh Agen : Agen rokok Djarum Super  agen ini terikat suatu kontrak dengan PT. Djarum,  ia menjual rokok bermerek Djarum Super semata-mata Djarum,  agen ini harus mengikuti aturan ataupun kebijakan dari PT. Djarum dan tidak menjual lain selain produk dari PT. Djarum. Agen Tunggal adalah : perusahaan perdagangan nasional yangmendapatkan hak tertentu. Contoh Agen Tunggal :  Agen Tunggal Pemegang Merek (disingkat ATPM) suatu merek dagang adalah perusahaan yang ditunjuk untuk memasarkan suatu produk atau merek tertentu di Indonesia oleh produsen (principle) yang umumnya berada di luar negeri., seperti ATPM TOYOTA, ATPM DAIHATSU dan ATPM ISUZU. Sub Agen adalah: perusahaan perdagangan nasional yang bertindak sebagai atas nama prinsipal berdasarkan penunjukan atau melakukan pemasaran. Distributor adalah : Perusahaan pedagangan nasional yang berdasarkan perjanjian yang melakukan bertindak untuk dan atas namanya pembelian, penyimpanan, penjualan sendiri serta perantara untuk dan perjanjian agen tunggal untuk eksklusif dari prinsipal berdasarkan perjanjian sebagai satu-satunya agen di Indonesia atau wilayah pemasaran untuk kepentingan PT

pemasaran barang dan/atau jasa yang dimiliki/dikuasai. Jadi, bila seorang /badan bertindak sebagai DISTRIBUTOR berarti ia bertindak untuk dan atas nama dirinya sendiri. Contoh Distributor Distributor perlengkapan bayi :  distributor dapat menjual barang-barang dari berbagai merek produk perlengkapan bayi, dan menjual produk tersebut semata-mata untuk kepentingan atau

‘11

2

Aspek Hukum Dalam Ekonomi Udjiani Hartiningrum, SH. MH.

Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana

Distributor Tunggal adalah : perusahaan perdagangan nasional yang mendapatkan hak berdasarkan perjanjian pemasaran tertentu. Melampirkan fotocopy KTP atau identitas lain yang masih berlaku. Mematuhi peraturan-peraturan tentang agen dan distributor yang telah ditentukan perusahaan. Contoh : Semen Holcim KONTRAK TERTULIS yang isinya ditentukan oleh para pihak sesuai dengan kepentingan para pihak tersebut. 4. 8. Permohonan pendaftaran agen. 2. Surat permohonan pendaftaran ditandatangani oleh Direktur atau penanggung jawab perusahaan. Membayar pembelian produk yang besarnya akan ditentukan oleh perusahaan. 5. asal saja tidak bertentangan dengan hukum dan kesusilaan sesuai Pasal 1388 KUHPerdata. Menandatangani Surat Perjanjian Kerjasama Tata Cara Pendaftaran : 1. Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana .keuntungannya sendiri. SH. 2. MH. SYARAT MENJADI DISTRIBUTOR. AGEN DAN SUB AGEN : 1. agen tunggal. Mengisi formulir permohonan menjadi agen atau distributor. oleh eksklusif dari prinsipal sebagai satu . Memiliki alamat dan nomor telepon yang jelas dan dapat dihubungi. disampaikan secara tertulis kepada Direktur Bina Usaha dan Pendaftaran Perusahaan Departemen Perdagangan.satunya distributor di Indonesia atau wilayah ‘11 3 Aspek Hukum Dalam Ekonomi Udjiani Hartiningrum. 7. distributor. 3. Warga Negara Indonesia yang berusia sekurang-kurangnya 18 tahun. Membayar uang lisensi (Hak Penjualan) kepada perusahaan yang besarnya akan ditentukan oleh perusahaan. dan memiliki kebijakan ataupun aturan sendiri dalam menjual produknya kepada pedagang eceran atau customer. distributor tunggal atau sub distributor barang dan/atau jasa produksi di luar negeri atau dalam negeri . 6.

distributor. Direktur Bina Usaha dan Pendaftaran menerbitkan STP. agen tunggal . atau distributor tunggal barang dan/atau jasa produksi luar negeri atau dalam negeri yang ditunjuk oleh prinsipal supplier : diberikan selama 2 (dua) tahun terhitung sejak tanggal diterbitkan STP. ‘11 4 Aspek Hukum Dalam Ekonomi Udjiani Hartiningrum. atau distributor tunggal yang menunjuk.distributor. agen tunggal sub agen. distributor. Masa berlaku STP sebagai agen. SH. atau distributor tunggal negeri yang ditunjuk oleh Perusahaan barang dan/atau jasa produksi luar negeri atau dalam prinsipal produsen : diberikan selama 2 (dua) tahun terhitung sejak tanggal diterbitkan STP. MH. distributor.3. Direktur Bina Usaha dan Pendaftaran Perusahaan wajib menyampaikan PENOLAKAN secara tertulis kepada perusahaan yang bersangkutan disertai alasan-alasannya. paling lambat 3 (tiga hari kerja terhitung sejak diterimanya surat permohonan. Setiap agen. Apabila surat permohonan dinilai belum lengkap dan benar. distributor tunggal atau sub distributor barang dan/ atau jasa yang STP-nya RUSAK WAJIB mengajukan PERMOHONAN PENGGANTIAN SECARA TERTULIS kepada Direktur Bina Usaha dan Pendaftaran Perusahaan dengan melampirkan STP asli yang rusak. agen tunggal. kecuali di dalam perjanjian atau konfirmasi ditentukan kurang dari 2 (dua) tahun. Setiap agen. kecuali dalam perjanjian atau konfirmasi ditentukan kurang dari 2 (dua) tahun atau ditentukan kurang dari itu oleh prinsipal produsen. agen tunggal sub agen. Masa berlaku STP sebagai agen. Masa berlaku STP sebagai sub agen atau sub distributor diberikan sesuai jangka waktu yang diperjanjikan dan paling lambat sama dengan masa berlaku STP dari agen. Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . distributor. agen tunggal. Paling lambat 5 (lima) hari kerja terhitung sejak diterimanya permohonan pendaftaran secara lengkap dan benar. distributor tunggal atau sub distributor barang dan / atau jasa yang STP-nya HILANG WAJIB mengajukan permohonan penggantian secara tertulis kepada Direktur Bina Usaha dan Pendaftaran Perusahaan dengan melampirkan Surat Keterangan Kehilangan dari Kepolisian.

Perjanjian yang telah dilegalisir oleh Notaris dengan memperlihatkan aslinya. 4. 3. Persyaratan Pendaftaran Agen/Distributor Barang dan/atau Jasa Produksi Dalam Negeri : 1. 2. khusus untuk distributor atau distributor tunggal. MH. copy SIUP. apabila perjanjian dilakukan oleh prinsipal supplier. 8. barang dan/atau jasa yang bagi agen atau agen tunggal. 6. 12. copy Angka Pengenal Impor Umum (API-U) yang masih berlaku. Copy pengesahan badan hukum dari Departemen Hukum dan HAM bagi PT. Copy SIUP. asli leaflet/brosur/katalog dari prinsipal untuk jenis diageni. copy Surat Izin Usaha Perusahaan Perwakilan Perdagangan Asing (SIUP3A). membuat surat pernyataan yang menyatakan bahwa tidak melakukan penguasaan dan penyimpanan barang yang Public dan surat Keterangan dari Perwakilan RI di negara Prinsipal. Copy Surat Izin Usaha Industri dari prinsipal produsen. 10.Persyaratan Pendaftaran Agen/Distributor Barang dan/atau Jasa Produksi di Luar Negeri : 1. ‘11 5 Aspek Hukum Dalam Ekonomi Udjiani Hartiningrum. copy Surat Izin Usaha Tetap/Surat Persetujuan BKPM apabila perjanjian dilakukan dengan Perusahaan PMA yang bergerak di bidang distributor wholesaler . membuat surat pernyataan yang menyatakan bahwa tidak melakukan penguasaan dan penyimpanan barang yang diageni. Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . 5. copy Tanda Daftar Perusahaan (TDP) yang masih berlaku . 6. perjanjian yang telah dilegalisir oleh Notary Atase Perdagangan RI atau Pejabat Kantor dengan memperlihatkan aslinya . 9. 7. Copy TDP yang masih berlaku. prinsipal supplier berkewajiban menunjukan kewenangan dari prinsipal produsen . 2. 5. Asli leaflet/brosur/katalog dari prinsipal untuk jenis barang/jasa yang diageni. Khusus bagi agen atau agen tunggal. khusus di ageni. 7. copy surat izin atau surat pendaftaran lainnya dariinstansi teknis yang masih berlaku. Copy Akta pendirian perusahaan dan/atau Akta perubahan yang telah mendapat pengesahan dari instansi berwenang. copy Akta Pendirian Perusahaan dan / atau Akta Perubahan yang telah mendapat pengesahan dari instansi berwenang. 3. 4. 11. copy pengesahan Badan Hukum dariDepartemen Hukum dan HAM bagi PT. SH. 8.

atau sub distributor barang dan/atau jasa yang TIDAK MELAKUKAN LAGI KEGIATAN USAHANYA / MENUTUP ‘11 6 Aspek Hukum Dalam Ekonomi Udjiani Hartiningrum.Perusahaan hanya memberikan reward khusus untuk DISTRIBUTOR. Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . distributor tunggal. sub agen . AGEN dan SUB AGEN yang berprestasi dalam bentuk barang atau uang yang besarnya atau bentuknya menjadi rahasia perusahaan Cakupan wilayah DISTRIBUTOR adalah kota/kabupaten di Indonesia yang tertulis di surat permohonan DISTRIBUTOR. Seorang DISTRIBUTOR. sub agen . Agen. MUTASI WILAYAH : Mutasi/perpindahan wilayah oleh DISTRIBUTOR. AGEN dan SUB AGEN. AGEN dan SUB AGEN wajib mengajukan permohonan tertulis kepada Perusahaan disertai fotocopy identitas dan sertifikat hak KEDISTRIBUTORAN. SH. Seorang Agen di ijinkan untuk merekomendasikan Sub Agen untuk ditunjuk oleh perusahaan. agen tunggal . Agen. agen tunggal. Cakupan wilayah SUB AGEN adalah kelurahan/desa dalam sebuah kecamatan dalam kota/kabupaten di Indonesia yang tertulis di surat permohonan DISTRIBUTOR. AGEN dan SUB AGEN hanya bisa dilakukan di wilayah yang belum ada DISTRIBUTOR. atau sub distributor barang dan / atau jasa WAJIB menyampaikan LAPORAN KEGIATAN PERUSAHAAN setiap 6 (enam) bulan sekali kepada Direktur Bina Usaha dan Pendaftaran Perusahaan . Cakupan wilayah AGEN adalah kecamatan dalam sebuah kota/kabupaten di Indonesia yang tertulis di surat permohonan DISTRIBUTOR. AGEN dan SUB AGEN. Agen dan Sub Agen yang direkomendasikan oleh Distributor ditempatkan di wilayah yang belum ada Agen dan Sub Agen. distributor. KEAGENAN atau SUB KEAGENAN. distributor tunggal. AGEN dan SUB AGEN. MH. Seorang Distributor di ijinkan untuk merekomendasikan Agen maupun Sub Agen untuk ditunjuk oleh Perusahaan. Sub Agen yang direkomendasikan oleh Agen ditempatkan di wilayah yang belum ada Sub Agen. distributor.

distributor tunggal. agen tunggal. PENANGGUNGJAWAB PERUSAHAAN harus melaporkan kepada Direktur Bina Usaha dan Pendaftaran Perusahaan. Agen. SH. distributor. WILAYAH PEMASARAN . JENIS BARANG . Kewajibannya antara lain : 1) agen. 2) apabila diperlukan . Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . Perusahaan menghentikan usaha yang diperjanjikan atau. atau sub distributor barang dan/atau jasa yang melakukan PERUBAHAN NAMA PRINSIPAL . MEREK. ALAMAT PERUSAHAAN. MH. 2) Perjanjian keagenan atau kedistributoran yang masih a. Pemutusan dan Penyelesaian Sengketa : 1) Perjanjian keagenan / kedistributoran yang masih berlaku. hanya dapat diputuskan : atas persetujuan dari kedua belah pihak sesuai kesepakatan dan ketentuan berlaku hanya dapat hukum yang berlaku. Perusahaan dibubarkan atau. STATUS PENUNJUKAN KEAGENAN/ DISTRIBUTOR . 2) prinsipal produsen yang memasok barang yang pemanfaatannya berkelanjutan dalam batas waktu paling sedikit 1 (satu) tahun perjanjian yang telah disepakati. diputuskan oleh salah satu pihak yang mengadakan perjanjian apabila : wajib menyediakan suku cadang atau pelayanan purna jual dan memenuhi jaminan atau garansi sesuai dengan ‘11 7 Aspek Hukum Dalam Ekonomi Udjiani Hartiningrum. Hak Keagenan & Distributor : 1) berhak mendapatkan pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan ketrampilan dan pelayanan purna jual dari prinsipal serta secara teratur mendapatkan informasi tentang perkembangan produk. distributor atau distributor tunggal dapat memperkerjakan tenaga ahli WNA dalam bidang teknis sesuai dengan ketentuan yang berlaku. agen . distributor atau distributor tunggal wajib melindungi kepentingan dan kerahasiaan prinsipal terhadap barang dan/atau jasa yang diageni sesuai yang disepakati dalam perjanjian.PERUSAHAANNYA mengembalikan STP asli HARUS MELAPORKAN penutupan kegiatan usahanya dan kepada Direktur Bina Usaha dan Pendaftaran Perusahaan . agen tunggal . b. sub agen . agen tunggal .

distributor atau distributor tunggal yang baru. agen tunggal. agen tunggal . agen tunggal. 3) Apabila pemutusan perjanjian sebagai agen tunggal atau distributor tunggal yang diikuti dengan penunjukan agen . MH. distributor tunggal yang lama sekurang. baru : maka prinsipal wajib terus memasok suku cadang distributor atau kepada agen. 5) Jika pemutusan perjanjian secara sepihak oleh prinsipal tidak diikuti dengan penunjukan agen. 6) Apabila dalam jangka waktu 3 (tiga) bulan sejak dilakukan pemutusan perjanjian sebagaimana point 3 dan 4 belum tercapai clean break (pemutusan hubungan sama sekali) : maka sambil menyelesaikan clean break dimaksud . agen tunggal.c. Perjanjian tidak diperpanjang. Apabila agen / distributor ingin mengalihkan haknya kepada pihak lain baik sebagian maupun seluruhnya. SH.distributor atau distributor tunggal yang baru oleh prinsipal sebelum berakhirnya masa berlaku STP : maka kepada agen. prinsipal dapat menunjuk agen . Dialihkan haknya atau pengalihan hakkeagenan/kedistributoran atau Bangkrut/pailit atau.kurangnya 2 (dua) tahun agen tunggal. 4) Apabila pemutusan perjanjian sebagai agen atau distributor yang diikuti dengan penunjukan agen tunggal atau distributor tunggal yang baru oleh prinsipal sebelum berakhirnya masa berlaku STP : maka kepada agen tunggal atau distributor tunggal baru dapat diberikan STP setelah tercapainya clean break (pemutusan hubungan sama sekali). ‘11 8 Aspek Hukum Dalam Ekonomi Udjiani Hartiningrum. tentu dibolehkan sesuai dengan isi pasal 1338 KUHPerdata mengenai hal kebebasan berkontrak. distributor atau distributor tunggal baru dapat diberikan STP setelah tercapainya clean break (pemutusan hubungan sama sekali). Bila para pihak ingin memutuskan perjanjian tetap harus diperhatikan ketentuan pasal 1266 KUHPerdata yang pada dasarnya menetapkan bahwa pembatasan suatu perjanjian hanya dapat dilakukan setelah adanya keputusan pengadilan. d.distributor atau distributor tunggal yang untuk menjaga kontinuitas pelayanan purna jual kepada pemakai peralatan tersebut. Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana .

Tidak dipusingkan dengan produksi barang Bisa menekan modal. ‘11 9 Aspek Hukum Dalam Ekonomi Udjiani Hartiningrum.dibanding harus produksi sendiri. Pelanggaran terhadap pasal 19 mengenai PELAPORAN. dikenakan sanksi administratif berupa : 1) peringatan tertulis paling banyak 3 (tiga) kali dengan Perusahaan . Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . ketentuan sebagaimana dimaksud Keuntungan Bisnis Keagenan : Bisa menekan biaya promosi karena promosi sudah dilakukan oleh produsen. SH. 2) pencabutan SIUP bagi perusahaan yang tidak di atas. Membantu dalam mendapatkan konsumen baru sehingga usaha semakin ramai. MH.SANKSI-SANKSI : Perusahaan yang melanggar ketentuan Pasal 2 ayat (1) mengenai PENDAFTARAN dikenakan sanksi administratif berupa : 1) peringatan tertulis paling banyak 3 (tiga) kali berturut-turut dengan tenggang waktu 2 (dua) minggu terhitung sejak tanggal pengiriman oleh Direktur Bina Usaha dan Pendaftaran Perusahaan. Meningkatkan imej usaha kita seakan sejajar dengan brand produsen. 4) pencabutan STP apabila setelah pemberhentian sementara berakhir . 2) pemberhentian sementara STP selama 6 (enam) bulan tenggang waktu 2 (dua) minggu terhitung sejak tanggal pengiriman oleh Direktur Bina Usaha dan Pendaftaran mengindahkan peringatan tersebut bagi perusahaan yang tidak mengindahkan peringatan sebagaimana dimaksud pada huruf a terhitung sejak penetapan pemberhentian sementara STP. perusahaan tetap tidak memenuhi ketentuan dalam Pasal 19. 3) STP yang telah diberhentikan sementara (huruf b) dapat diberlakukan kembali apabila perusahaan bersangkutan memenuhi Pasal 19 .

2) terbukti sudah memberikan keuntungan.2. Waralaba pada dasarnya adalah : izin khusus (licence) atas peminjaman hak kekayaan intelektual (HAKI) berupa merek dagang dan sistem bisnis yang dimiliki oleh suatu perusahaan/individu (pewaralaba atau franchisor) kepada terwaralaba (franchisee). dan /atau jasa yang ditawarkan yang Yang dimaksud dengan ciri Khas usaha adalah: ‘11 10 Aspek Hukum Dalam Ekonomi Udjiani Hartiningrum. 6) Hak Kekayaan Intelektual yang telah terdaftar. Waralaba harus memenuhi kriteria sebagai berikut : 1) memliki ciri khas usaha. 3) memiliki standar atas pelayanan dan barang dibuat secara tertulis. Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . MH.42 Tahun 2007 yang dimaksud dengan Waralaba : hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha dalam terhadap sistem bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang telah terbukti berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain berdasarkan perjanjian waralaba. SH. Dalam PP No. Franchise (Waralaba). Peminjaman ini diikat dan diatur oleh suatu perjanjian perjanjian waralaba atau lisensi. 4) mudah diajarkan dan diaplikasikan. 5) adanya dukungan yang berkesinambungan.

Veneta. . dll.berbentuk retail mini outlet : Indomaret.pengembangan kepada Penerima Waralaba secara berkesinambungan. Misalnya sistem cara distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari Pemberi Waralaba. dll. Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana .penelitian. SH.di bidang makanan : Wong Solo.suatu usaha yang memiliki keunggulan atau perbedaan yang tidak mudah ditiru dibandingkan dengan usaha lain sejenis.di bidang telematika/informasi & Communication Technology : Inke. I TutorNet. . . Pemberi Waralaba dan Penerima Waralaba mengutamakan : penggunaan barang dan/atau jasa hasil produksi dalam negeri sepanjang memenuhi standar mutu barang Pemberi Waralaba.pemasaran. dan membuat konsumen selalu mencari ciri khas dimaksud.pembinaan dalam bentuk pelatihan. . dll. . Alfamart.di bidang pendidikan : primagama. Pemberi Waralaba wajib memberikan : . Bakmi Japos. dan . X4 Print. Es Teller 77.bimbingan operasional manajemen. . dan/atau jasa yang ditetapkan secara tertulis oleh PEMBERI WARALABA WAJIB mendaftarkan prospektus penawaran Waralaba sebelum membuat perjanjian Waralaba dengan Penerima Waralaba. MH. yaitu seperti : . dll. ‘11 11 Aspek Hukum Dalam Ekonomi Udjiani Hartiningrum.

SH. b) Di dunia internasional Prospektus dapat dipersamakan dengan Franchise Offering Circular. MEMPERSIAPKAN PROSPEKTUS : a) Prospektus diartikan sebagai dokumen penjelasan dari si Pemberi Waralaba yang berisi fakta-fakta terkait dengan waralaba yang ditawarkan. b).Penerima Waralaba wajib mendaftarkan perjanjian Waralaba. foto kopi prospektus penawaran Waralaba. dan d). Menteri menerbitkan Surat Tanda Pendaftaran Waralaba apabila permohonan pendaftaran Waralaba telah memenuhi persyaratan . Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . c) Prospektus sekurang-kurangnya berisi : data identitas Pemberi Waralaba legalitas usaha Pemberi Waralaba sejarah kegiatan usahanya struktur organisasi Pemberi Waralaba data laporan keuangan 2 tahun terakhir jumlah tempat usaha ‘11 12 Aspek Hukum Dalam Ekonomi Udjiani Hartiningrum. Adapun persyaratan permohonan pendaftaran Waralaba adalah sebagai berikut: a). foto kopi KTP pemilik/pengurus perusahaan. foto kopi legalitas usaha. c). MH. Permohonan pendaftaran Waralaba diajukan kepada Menteri. foto kopi perjanjian Waralaba.

c) Kontrak waralaba secara perundang-undangan minimum mencakup : nama dan alamat para pihak jenis hak kekayaan intelektual kegiatan usaha hak dan kewajiban para pihak bantuan. dengan dilengkapi salinan legalitas Pemberi Waralaba. Surat Tanda Pendaftaran Waralaba berlaku untuk jangka waktu 5 (lima) tahun. Dalam hal perjanjian Waralaba belum berakhir Surat Tanda Pendaftaran Waralaba dapat diperpanjang untuk jangka waktu 5 (lima) tahun. perubahan pemilikan. dan hak ahli waris penyelesaian sengketa tata cara perpanjangan. yang menyatakan bahwa waralaba adalah harus dilaksanakan berdasarkan suatu perjanjian tertulis. pelatihan dan pemasaran yang diberikan Pemberi Waralaba wilayah usaha jangka waktu perjanjian tata cara pembayaran imbalan pemilikan. bimbingan operasional. ke Kementerian Perdagangan. Proses permohonan dan penerbitan Surat Tanda pendaftaran Waralaba tidak dikenakan biaya. Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . fasilitas. MH.- daftar Penerima Waralaba ringkasan hak dan kewajiban Pemberi Waralaba dan Penerima Waralaba d) Mendaftarkan salinan Prospektus. b) Kurang tersedianya peraturan hukum yang secara spesifik dan detil mengatur Waralaba membuat para pihak harus mengandalkan Kontrak sebagai sumber/dasar hukum yang akan mengatur hubungannya. MEMBUAT KONTRAK WARALABA : a) Merujuk pada ketentuan perundang-undangan di Indonesia. SH. pengakhiran dan pemutusan perjanjian. maka kedudukan Kontrak Waralaba dalam suatu transaksi waralaba adalah krusial dan fundamental. ‘11 13 Aspek Hukum Dalam Ekonomi Udjiani Hartiningrum.

yaitu berupa : 1) peringatan tertulis. Sanksi administratif berupa peringatan tertulis dikenakan kepada : ‘11 14 Aspek Hukum Dalam Ekonomi Udjiani Hartiningrum. dan/ atau 3) pencabutan Surat Tanda Pendaftran Waralaba. Bupati/Walikota sesuai kewenangan masing-masing dapat mengenakan sanksi administratif bagi Pemberi Waralaba dan Penerima yang melanggar ketentuan. 4) bantuan konsultasi melalui klinik bisnis. 2) rekomendasi untuk memanfaatkan sarana perpasaran. 2) denda. dan/atau 6) bantuan perkuatan permodalan. 5) penghargaan kepada Pemberi Waralaba lokal terbaik. SH. Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . MH. yakni antara lain berupa pemberian : 1) pendidikan dan pelatihan Waralaba.Pemerintah dan Pemerintah Daerah melakukan pembinaan Waralaba. Gubernur. SANKSI-SANKSI : Menteri. 3) rekomendasi untuk mengikuti pameran Waralaba baik di dalam dan di luar negeri. Menteri melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Waralaba.

MH. Denda dikenakan paling banyak Rp. ‘11 15 Aspek Hukum Dalam Ekonomi Udjiani Hartiningrum.100. organisasi tergantung penerapan Sistem/Metode Bisnis yang sama antara Pewaralaba dan Terwaralaba.  metode untuk mempersiapkan atau mengolah produk atau makanan. Pewaralaba (Franchisor) selaku pemilik dari Sistem Waralabanya Keberhasilan memberikan dari suatu lisensi kepada Terwaralaba Waralaba (Franchisee) dari untuk dapat menggunakan Merek Dagang/Jasa dan logo yang dimiliki oleh Pewaralaba. Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana .000. SH. Dalam setiap perjanjian Waralaba. Sistem Bisnis dalam Waralaba berupa :  pedoman yang mencakup standarisasi produk. atau  metode jasa. Sanksi administratif berupa pencabutan Surat Tanda Pendaftaran Waralaba.000 (seratus juta rupiah).Pemberi Waralaba dan Penerima Waralaba yang melanggar ketentuan ini dapat diberikan paling banyak 3 (tiga) kali dalam tenggang waktu 2 (dua) minggu terhitung sejak tanggal surat peringatan sebelumnya diterbitkan. dikenakan kepada : Pemberi Waralaba yang tidak melakukan pembinaan kepada Penerima Waralaba setelah diterbitkannya surat peringatan tertulis ketiga.dikenakan Kepada : Pemberi Waralaba yang tidak melakukan pendaftaran prospektus penawaran Waralaba atau Penerima Waralaba yang tidak melakukan pendaftaran perjanjian Waralaba setelah diterbitkannya surat peringatan. Sedangkan sanksi administrasi berupa denda.

 Biaya Royalti. Keuntungan Bagi Hasil : keuntungan pewaralaba ditentukan oleh pendapatan terwaralaba sehingga semakin besar pendapatan terwaralaba. yaitu : 1) royalti 2) bagi hasil. semakin besar keuntungan yang akan dibagikan kepada pewaralaba. standar rupa dari fasilitas bisnis. SH. Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . kontrol persediaan.  Biaya Jasa.  sistem akuntansi. Pada Sistem Royalti : pewaralaba mendapatkan bagian keuntungan sesuai dengan kesepakatan kontrak meskipun terwaralaba merugi . dalam bisnis waralaba pengembalian modal Di dapat setelah 3-5 tahun sejak pertama kali usaha dibuka. Biaya biasanya terdiri atas :  Biaya Awal. Dalam setiap format bisnis Waralaba. Ada 2 sistem Pembagian Keuntungan dalam waralaba. MH. dll.  Biaya lainnya juga dapat berupa biaya atas jasa yang diberikan kepada Terwaralaba (mis: biaya manajemen).  standar periklanan. dan kebijakan dagang. Seperti : ‘11 16 Aspek Hukum Dalam Ekonomi Udjiani Hartiningrum. Pewaralaba baik secara langsung atau tidak langsung menarik pembayaran dari Terwaralaba atas penggunaan merek dan atas partisipasi dalam sistem Waralaba yang dijalankan.  Biaya Lisensi dan atau Biaya Pemasaran bersama. Rata-rata.

dan untuk membentuk sistem yang baku.100 juta.Hum menyatakan bahwa joint venture adalah : kerja sama antara pemilik modal asing dengan berdasarkan perjanjian belaka. Joint Venture. SH. Langkah awal dalam mendirikan perusahaan joint venture tersebut ialah : pemilik modal nasional semata-mata ‘11 17 Aspek Hukum Dalam Ekonomi Udjiani Hartiningrum. 2) Menggunakan nama usaha yang terkenal . 2) Biaya awal cukup tinggi. Dari sisi kerugian. 5) Serta kekuatan dalam kegiatan promosi yang efisien. Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . M. umumnya pewaralaba akan mendapat keuntungan sekitar 1 (satu) persen apabila pendapatan perbulan sudah di atas Rp. 7) Program manajemen yang telah teruji. Usaha bersama tersebut dapat mencakup semua jenis kerja sama. MH. meski usaha milik sendiri. sejumlah hal bisa disebutkan di sini : 1) bila memilih bisnis waralaba. 3) Terwaralaba diwajibkan untuk menyumbang presentase penjualan kepada perusahaan induk. Kata joint Venture kalau diterjemahkan dapat berarti berusaha secara bersama-sama. Keuntungan bisnis waralaba adalah: 1) Proses belajar singkat . 6) Resiko gagal kecil.. kebijakan umumnya masih ditentukan oleh franchisor (penjual waralaba). 4) Jaminan suplai dan dukungan usaha lain. perlu proses yang birokratis.. 3) Mendapat bantuan memulai usaha .waralaba ritel. Menurut Amirizal. SH. 3.

Memperoleh pengalaman dan kiat-kiat mitra lokal dalam operasinya di dalam negeri.dengan mengadakan perjanjian joint venture antara pemilik modal asing dan pemilik modal nasional. maka joint venture akan memberikan suatu keuntungan. Antara orang dan/atau badan hukum RI dengan orang dan/atau badan hukum RI . Keuntungan-keuntungan bagi Investor asing antara lain : a. Bentuk joint venture dapat dibagi menjadi 2 (dua) kerja sama. Dalam kerja sama ini masing-masing pihak mempunyai posisi yang seimbang dalam perusahaan. 5) mitra lokal dapat meningkatkan kemampuan (ketrampilan) yang diberikan pihak asing. Kerja sama ini bertujuan untuk memadukan keunggulan sektor swasta seperti modal. Keuntungan Joint Venture : Apabila dilihat dari kepentingan modal domestik. Mendapat akses ke sumber-sumber lokal. 4) mitra lokal dapat menerima transfer teknologi asing. karyawan domestik dengan training yang kaya ‘11 18 Aspek Hukum Dalam Ekonomi Udjiani Hartiningrum. Kerja sama Joint venture merupakan : kerja sama pemerintah dan swasta dimana tanggungjawab dan kepemilikan ditanggung bersama dalam hal penyediaan pelayanan infrastruktur. yaitu : 1. 2. c. 3) mitra lokal dapat memanfaatkan dan menembus pasar di luar negeri yang dikuasai partner asing. b. kemampuan manejemen. karena : 1) mitra lokal mendapat bantuan pendanaan dengan memanfaatkan modal asing. SH. 2) mitra lokal dapat memanfaatkan kemampuan manajemen asing pengalaman. MH. Antara orang dan/atau badan hukum RI dengan orang dan/atau badan hukum asing/ lembaga internasional. Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . dengan keunggulan pemerintah yakni kewenangan dan Kepercayaan masyarakat. Dapat memperoleh akses ke pasar domestik yang dimiliki mitra lokal. teknologi.

dan yang bisa menimbulkan kerugian bagi mitra lokal. tidak dapat dikuasai sepenuhnya oleh pihak domestik. dan mengalihkan kepemilikan Bangunan tersebut kepada pemegang hak atas tanah setelah masa bangun guna serah berakhir. SH. Bangun Guna Serah (Built Operate and Transfer) adalah : suatu bentuk perjanjian kerjasama yang dilakukan antara Pemegang hak atas tanah dengan investor. Dapat memperoleh pengurangan risiko usaha dengan pembagian beban risiko. 3) Strategi pemasaran dari barang-barang produksi mungkin tidak sepenuhnya dapat dikuasai. Bangun Guna Serah (Build. karena tidak seluruhnya dapat disebarkan atau dipasarkan. Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . 4. 2) Training dan manajemen belum tentu diberikan dalam batas-batas kemampuan yang memadai untuk standar asing. walaupun masih ada yang dapat disembunyikan dan yang tertutup. yang menyatakan bahwa pemegang hak atas tanah memberikan hak kepada investor untuk mendirikan bangunan selama masa perjanjian bangun guna serah (BOT). 3) Kemungkinan transfer nilai harga dengan perusahan induk dalam dimensilebih besar dapat dilaksanakan. Kerugian – Kerugian dari Joint Venture : Bagi Pihak Domestik (dalam negeri) : 1) Manajemen kemampuan. walaupun melalui suatu perjanjian ‘11 19 Aspek Hukum Dalam Ekonomi Udjiani Hartiningrum. MH. melainkan harus dibagi dengan pihak asing yang lebih mempunyai Kerugian bagi Pihak Investor Asing : 1) Manajemen tersendiri. 2) Teknologi harus terbuka bagi mitra lokal.d. Operate and Transfer =BOT). tidak seluruhnya berada ditangannya. melainkan harus dibagi wewenangnya dengan pihak domestik.

MH. Dengan demikian lembaga ini membawa kepentingan yang sama-sama baik bagi kedua belah pihak.  pusat perbelanjaan. yaitu :  Di satu pihak si pemilik tanah tidak mempunyai modal untuk membangun di atas tanah tersebut.  hotel. Jangka waktu Bangun Guna Serah : paling lama 20 tahun (dua puluh tahun) sejak perjanjian ditanda tangani. Hubungan bisnis bangun guna serah ini akan membawa keuntungan bagi kedua pihak.  rumah toko (ruko). Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana . Penghasilan yang diterima atau diperoleh investor dari pengusahaan bangunan yang didirikan. dan/atau bangunan lainnya Penghasilan investor sehubungan dengan perjanjian bangun guna serah adalah : penghasilan yang diterima atau diperoleh investor dari pengusahaan bangunan yang didirikan.Bangunan yang didirikan oleh investor dapat berupa :  gedung perkantoran. antara lain : penggantian atau imbalan yang diterima atau diperoleh pemegang hak atas tanah apabila masa perjanjian bangun guna serah diperpendek dari masa yang telah ditentukan. SH. belah ‘11 20 Aspek Hukum Dalam Ekonomi Udjiani Hartiningrum. dan terutang PPh sebesar 5% (lima persen) dari jumlah bruto nilai tertinggi antara nilai pasar dengan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) bangunan yang telah diserahkan. namun tidak memiliki tanah untuk membangun. Bangunan yang diserahkan oleh investor kepada pemegang hak atas tanah setelah masa Perjanjian BOT berakhir merupakan penghasilan baik pemegang hak atas tanah.  Sedangkan si pemilik modal investor (investor) mempunyai dana.  apartemen.

MH. Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas Mercu Buana .‘11 21 Aspek Hukum Dalam Ekonomi Udjiani Hartiningrum. SH.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful