SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP

)
Pokok bahasan Sub Pokok Bahasan : Peran Keluarga dalammengurangi nyeri post operasi : Teknik non farmakologi: Teknik relaksasi untukmengurangi nyeri Sasaran (Cendana 1, 2, 3, dan 4) Target Waktu Hari/tanggal Tempat : Keluarga penunggu pasien bedah : 45 menit : Jumat, 6 September 2013 : Ruang IRNA I : Keluarga keluarga anda yang sakit di bangsal bedah

I.

Latar Belakang Nyeri merupakan suatu pengalaman sensori dan emosional yang tidak menyenangkan akibat dari kerusakan jaringan yang aktual atau potensial. Nyeri bersifat subjektif, dimana setiap orang mempunyai ukuran yang berbeda dalam merasakan nyerinya. Nyeri bisa disebabkan karena proses suatu penyakit maupun dari prosedur pengobatan. Salah satu prosedur pengobatan yang sering mengakibatkan nyeri yaitu operasi. Keluhan utama keluarga anda yang sakit dengan post operasi yang paling sering muncul adalah nyeri. Perasaan nyeri tersebut, seringkali sangat mengganggu dan membuat rasa tidak nyaman bagi pasien maupun keluarga. Nyeri bisa diatasi dengan tindakan farmakologi maupun non-farmakologi. Tindakan farmakologi lebih difokuskan dengan pemeberian obat analgesik oleh tenaga kesehatan seperti dokter dan perawat (kolaborasi). Untuk tindakan nonfarmakologi, bisa dilakukan oleh siapa pun, baik tenaga kesehatan maupun nonkesehatan seperti keluarga keluarga anda yang sakit. Keluarga merupakan orang yang terdekat dengan pasien. Dalam hal ini,peran keluarga sangat dibutuhkan untuk membuat seorang pasien merasa nyaman (nyeri berkurang). Salah satu peran keluarga yang bisa dilakukan untuk membantu pasien mengurangi rasa nyerinya yaitu dengan mengajarkan teknik relaksasi. Adapun teknik

Materi (terlampir) III.relaksasi yang bisa diajarkan bisabermacam-macam tergantung dari usia dan keadaan pasien. Umum Setelah mengikuti krgiatan penyuluhan keluarga pasien diharapkan mengetahui perannya dalam mengurangi nyeri post operasi b. kami tertarik untuk mengangkat tema penyuluhan tentang peran keluarga dalam mengatasi nyeri post operasi. No 1 Power Point Leaflet Kegiatan Penyuluhan Kegiatan Pendahuluan :  Menyampaikan salam Respon keluarga anda yang sakit/keluarga Membalas salam Waktu . Khusus: Setelah mengikuti proses penyuluhan keluarga keluarga anda yang sakit diharapkan mampu menjelaskan: 1. atau dengan stimulasi kutan (kulit). padakesempatan ini. Cara melakukan teknik guided imagery 5. Cara melakukan teknik distraksi 4. Cara melakukan stimulasi kutan II. Pengertian nyeri secara sederhana dengan benar 2. Cara melakukan teknik relaksasi nafas dalam 3. Metode Ceramah Diskusi dan praktek bersama Tanya jawab IV. teknik distraksi. guided imagery. Media V. Oleh karena itu. Tujuan instruksional a. Teknik relaksasi yang bisa diajarkan antara lain yaitu teknik relaksasi nafas dalam.

Memberikan salam penutup - 30 menit 3. Cara teknik relaksasi nafas dalam d. - Mendengarkan Memberikan respon Mendengarkan dan memperhatikan Ikut mempraktekkan 5 menit Penjelasan Materi : a. Heny S. 2008. Kep. Tanya jawab b. Cara Distraksi e. Menanyakan hal yang 10 menit belum jelas Aktif bersama dalam menyimpulkan Membalas salam VII. Cara Stimulasi Kutan Penutup : a. Evaluasi Evaluasi proses : Peserta hadir tepat waktu sesuai dengan undangan Peserta aktif bertanya dan menjawab mengenai cara melakukan teknik relaksasi Acara berjalan tanpa gangguan DAFTAR PUSTAKA Susaeni.3: COMFORT. Cara Guided Imagery f.. Cara non-farmakologi dalam mengurangi nyeri c. Menjelaskan tujuan  Apersepsi 2. et al. Pengertian nyeri post operasi secara sederhana dengan benar b. Menyimpulkan hasil penyuluhan c. Laboratorium Keterampilan Keperawatan Block 1. Yogyakarta: Fakultas Kedokteran UGM .

.

Nyeri adalah pengalaman sensori dan emosional yang tidak menyenangkan yang berhubungan dengan kerusakan jaringan atau potensial menyebabkan kerusakan jaringan (Perry & Potter. memperbaiki kemampuan memecahan masalah 3.Mengingat keluarga merupakan orang terdekat dengan pasien dan bisa 24 jam menemani pasien. Pengertian Nyeri 1. 2002) 2. Efek positif dari teknik relaksasi bagi keluarga anda yang sakit yangmengalami nyeri yaitu: 1. Mengurangi keletihan 4. ancaman dan fantasi luka (Kozier dan Erb.Dengan melakukan teknik relaksasi. Mengurangi efek stress berulang karena nyeri 5. Nyeri adalah sensasi ketidaknyamanan yang dimanisfestasikan sebagai penderitaan yang diakibatkan oleh persepsi jiwa yang nyata. Teknik Relaksasi Teknik relaksasi dapat mengurangi ketegangan otot dan kecemasan. 1983) 3. Nyeri adalah pengalaman sensori dan emosional yang tidak menyenangkan akibat dari kerusakan jaringan yang aktual dan potensial (Brunner & Suddarth.MATERI PENYULUHAN A. memperbaiki kualitas tidur 2. anda dapat membantu keluarga anda yang sakit mengenali nyerinya dan membantu keluarga anda yang sakit mengekspresikan kebutuhannya untuk mengurangi distress yang disebabkan oleh nyerinya. C. Pengalihan rasanyeri atau distraksi . Salah satu cara yang bisa dilakukan yaitu dengan mengajarkan atau menuntun anggota keluarganya pasca operasi untuk melakukan teknik relaksasi. Peran Keluarga dalam mengurangi nyeri post operasi Keluarga mempunyai peran yang sangat penting dalam mengurangi nyeri pasien setelah operasi. 2005) B.

6. Distraksi dapat mengurangi nyeri akan tetapi lebih baik digunakan sebelum nyeri muncul atau segera setalah nyeri muncul. yaitu dengan mengarahkan atau memberikan pancingan-pancingan agar anggota keluarganya yang nyeri bisa membayangkan sesuatu yang menyenangkan. e. individu harus dialihkan pada situasi atau aktivitas yang menyenagkan dan menarik. Anjurkan keluarga anda yang sakit untuk menempati posisi senyaman mungkin b. taktil. Peran keluarga disini sangat dominan. Keluarga meminta keluarga anda yang sakit untuk memejamkan mata c. dibandingnakn dengan nyeri akut seperti nyeri pada pasien post operasi. Distraksi dapat digunakan dengan baik pada anak-anak. Teknik Distraksi Distraksi yaitu teknik mengalihkan perhatian dari nyerinya. dengan suara lembut. Belum diketahui dengan jelas mengapa distraksi dapat meningkatkan toleransi terhadap nyeri. Imagery dapat dilakukan dengan hal-hal yang mudah yaitu dengan membayangkan hal-hal yang menyenagkan. saat itu keluarga tidak perlu bicara lagi. 2. auditory. Keluarga meminta keluarga anda yang sakit untuk mendengarkan kata-katanya d. dan keluarga anda yang sakit terlihat tenang dan berfokus pada bayangan. dll. Teknik ini lebih efektif digunakan untuk nyeri kronis seperti nyeri pada penderita kanker. seperti mengalihkan perhatian nyerinya dengan permainan yang menarik. kinestetik. Meningkatkan kemampuan mentoleransi nyeri D. .Guided imagery merupakan suatu teknik membayangkan sesuatu atau hal-hal yang menyenangkan untuk mengurangi nyeri. Agar distraksi bisa berjalan dengan efektif. Ketika keluarga anda yang sakit merasa lebih relax. Macam-macam Teknik Relaksasi 1. Distraksi dapat berupa visual. permainan. Teknik Guided Imagery Keluarga keluarga anda yang sakit bisa membantu keluarga anda yang sakit dengan melakukan guided imagery. Keluarga meminta keluarga anda yang sakit untuk memikirkan hal-hal yang menyenangkan atau pengalaman yang membantu pengunaan semua indera. Cara melakukan Teknik Guided Imagery: a.

Laukan gerakan meluncur dari pergelangan tangan ke atas sampai dengan pangkal lengan.usahakan agar dia d. pindah tangan untuk mendukung leher dan remas samping leher yang lain. usap permukaan tangannya. e. massage setiap jari secara terpisah. Atur posisi anggota keluarga Anda yang akan di massage senyaman mungkin c. Massage setiap jari ke arah keluar. Message atau pijat merupakan salah satu bentuk stimulasi kutan. Massage bagian tubuh paling sedikit 10 menit:  Tangan: Buat kontak pertama dengan satu tangan. Ulang dengan tangan yang lain. trisep. remas otot padasatu samping leher. kemudian remas-remas otot bisep. Tentukan daerah yang akan di massage:    Tangan : tempatkan lengan pada bantal jika keluarga anda yang sakit duduk atau posisi terlentang Lengan: tempatkan lengan padabantal jika keluarga anda yang sakit duduk/ posisi terlentang Leher : posisi tengkurap keadaan anggota keluarga yang sakit. Luncurkan dengan lembut tangan Anda ke tangan anggota keluarga anda yang sakit dari ujung jari sampai pergelangan tangan. kemudian dengan kedua tangan. . saat menyanggah telapak tangannya gunakan ibu jari dengan telapak tangan keluar.3.  Leher :Dukung leher dengan tangan dan massage leher atas dengan usapan meluncur. Cara melakukan teknik stimulasi kutan: Massage: a. dan deltoid. secara perlahan buka tangannya . gunakan gerakan seperti gerakan membuka botol dari dasar sampai ujung jari. Perhatikan memperhatikan anggota tubuh yang akan di massage. Menyiapkan alat seperti minyak/ lotion b. Gunakan lotion di tangan dan gosok-gosokkan dengan kedua tangan hingga hangat f.  Lengan: remas-remas tangan dari pergelangan tangan menuju ke atas. Teknik Stimulasi Kutan Stimulasi kutan adalah teknik dengan menstimulasi permukaan kulit untuk mengurangi nyeri.

Teknik Relaksasi nafas dalam .4.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful