BAB I PENDAHULUAN

1.1

Latar Belakang Masalah Dewasa ini permintaan kredit melalui Bank sudah berkembang dengan

sangat pesat. Kredit bukan hanya digunakan bagi masyarakat golongan menengah ke bawah saja melainkan oleh semua lapisan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Salah satu jenis kredit yang cukup banyak peminatnya saat ini adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR). KUR adalah jenis kredit yang diberikan oleh pemerintah bagi pelaku Usaha, Mikro, Kecil, Menengah dan Koperasi (UMKMK). BNI (Bank Negara Indonesia) adalah salah satu Bank yang dipercaya oleh pemerintah untuk memberikan fasilitas KUR kepada masyarakat. Semakin tingginya minat masyarakat untuk mendapatkan KUR, membuat pihak Bank kesulitan dalam menentukan siapa yang layak menerima KUR atau tidak. Selain itu, proses penentuan siapa yang layak menerima KUR masih dilakukan secara manual, sehingga kurang efisien dalam pelaksanaannya. Oleh karena itu, penulis berinisiatif untuk merancang suatu sistem yang dapat membantu pihak Bank dalam menentukan siapa yang layak menerima KUR, sehingga dapat lebih efisien dalam pelaksanaannya.

1

Salah satu pendekatan dalam SPK adalah dengan metode Fuzzy Multiple Attribute Decision Making (FMADM) dengan Metode Weighted Product (WP).2 Dalam penentuan KUR .3 Batasan Masalah Pada Tugas Akhir ini pembahasan masalah yang ada akan dibatasi pada hal-hal dibawah ini : . pencarian nilai bobot atribut menggunakan penilaian secara subyektif. Jaminan. Metode WP merupakan perkalian untuk menghubungkan rating atribut. Dalam penentuan nilai kepentingan atau bobot pada aplikasi SPK sebagai alat bantu.2 Rumusan Masalah Sesuai dengan permasalah yang ada. Proses tersebut sama halnya dengan proses normalisasi. kriteria yang diperlukan calon pemohon adalah Status Kredit. Produktivitas Usaha. Kelengkapan Legalitas Usaha. dimana rating setiap atribut harus dipangkatkan dengan bobot atribut yang bersangkutan. maka rumusan masalah yang diajukan adalah “Merancang suatu sistem yang dapat membantu pihak Bank dalam mengambil keputusan untuk menentukan siapa yang layak menerima KUR berdasarkan urutan nilai prioritas global yang tertinggi ” 1. Dimana Calon pemohon diharapkan sudah memiliki usaha yang sedang berjalan dan produktivitas usaha di dapat dari 3 bulan terakhir atau setahun terakhir dari usaha calon pemohon KUR. 1. dan Pengalaman Usaha.

Sistem Pendukung Keputusan ini hanya sebagai alat bantu bagi pihak Bank dalam menentukan siapa yang layak menerima KUR atau tidak. Metode yang digunakan dalam perancangan sistem ini adalah Logika Fuzzy Multiple Attribute Decision Making dengan Metode Weighted Product (WP) 4. Namun keputusan akhir tetap berada di pihak Bank.4. Output dari SPK ini adalah urutan prioritas global calon nasabah yang layak menerima KUR mulai dari yang tertinggi sampai terendah.4. berdasarkan kriteria yang ditentukan oleh pihak Bank. 1.2 Manfaat Manfaat dalam pembuatan aplikasi ini adalah membantu dalam dalam mengambil keputusan untuk menentukan siapa yang layak menerima KUR.4 1.3 1. 3.1 Tujuan dan Manfaat Tujuan Dengan menarik semua yang dijelaskan pada latar belakang dan rumusan masalah diatas maka tujuan dari penelitian ini adalah dapat membuat suatu aplikasi yang berbasiskan desktop yang dapat membantu dalam mengambil keputusan untuk menentukan siapa yang layak menerima KUR. Kelengkapan Legalitas Usaha. 1. Jaminan. Produktivitas Usaha. Pengalaman Usaha. . 2. Kriteria yang digunakan sebagai dasar penilaian diperoleh dari SKC BNI Malang yaitu Status Kredit.

1 Tabel Waktu Dan Kegiatan Penelitian No 1 2 3 4 5 6 7 2.5 Metodologi Adapun metodologi penelitian yang digunakan penulis untuk mengumpulkan data 1. Sistem Operasi Windows 7 Borland Delphi 7 MySQL Microsoft Office Pengumpulan Data dan informasi .4 1. Jenis Kegiatan Perencanaan Pengumpulan Data Analisa Desain Coding Pengujian Pembuatan Laporan Bahan dan alat penelitian. Tabel 1. Maret Waktu Kegiatan April Mei Juni Adapun bahan dan alat yang digunakan dalam pembuatan program yaitu : Klasifikasi perangkat keras yang digunakan adalah : Intel Core i3 RAM 4 GB Hard Disk 500 GB Sedangkan perangkat lunak yang digunakan adalah : 3. Tempat dan waktu penelitian.

5. 4. Prosedur Penelitian Berikut ini adalah prosedur penelitian untuk desain sistem penunjang keputusan : . Maka penulis akan membuat sebuah aplikasi yang dapat menentukan siapa yang dapat menerima Kredit Usaha Rakyat dengan menggunakan Logika FMADM dengan metode WP (Weighted Product).5 Pengumpulan data di dapat dari Kantor BNI SKC Malang. Analisa Data Dalam penentuan pemilihan siapa yang berhak mendapat Kredit biasanya membutuhkan waktu yang cukup lama .

6 Gambar 1.6 Sistematika Penulisan Agar pemahaman akan permasalahan sampai pada desain sistem pengambilan keputusan pemberian kredit usaha rakyat dalam tugas akhir ini .1 Gambar prosedur penelitian untuk desain penunjang keputusan 1.

Manfaat Penelitian. BAB IV IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN Menjelaskan tentang kebutuhan software dan hardware yang digunakan. pembahasan dan beserta segmen program. BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN Membahas langkah-langkah yang harus dilakukan dalam mendesain suatu sistem pengambilan keputusan yang meliputi desain blok diagram. teori-teori tersebut diambil dari literatur yang sesuai dengan permasalahan yang dihadapi sebagai sarana pendukung dari tugas akhir. Latar Belakang. BAB II LANDASAN TEORI Menjelaskan mengenai teori-teori yang mendukung dan digunakan sebagai dasar dalam memecahkan masalah. Batasan Masalah. BAB V PENUTUP Berisi kesimpulan dan saran dari Tugas Akhir yang telah disusun . Metodologi Penelitian dan Sistematika Penulisan Laporan. data flow diagram.7 terarah. Rumusan Masalah. context diagram. ujuk kerja sistem. Tujuan Penelitian. maka sistematika penulisan laporannya dapat digambarkan sebagai berikut : BAB I PENDAHULUAN Berisi tentang Judul Usulan Penelitian. analisa pemecahan masalah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful