P. 1
Kehilangan Gigi

Kehilangan Gigi

|Views: 22|Likes:
Published by Yan Lewis Pawis
kehilangan gigi
kehilangan gigi

More info:

Published by: Yan Lewis Pawis on Sep 18, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/13/2014

pdf

text

original

Konsekuensi Gigi yang hilang Residual ridge dari gigi yang hilang tidak lagi berguna ketika gigi

hilang. Karena itu tinggi dan lebar ridge dapat berkurang, namun hal ini sangat bervariasi antara individu dan secara general kehilang ridge di mandibula lebih besar daripada di maksila serta lebih jelas di posterior daripada di anterior. Seringkali gigi yang hilang dapat dikhawatirkan penampilannya daripada fungsinya oleh pasien. Hal ini disebabkan oleh tekanan sosial. Padahal hilangnya gigi dan berkurangnya ukuran residual ridge dapat mengubah fitur wajah, terganggunya support bibir dan atau berkurangnya tinggi wajah. Dampak Kehilangan Gigi Kehilangan gigi sebagian maupun seluruhnya dapat menimbulkan dampak, seperti dampak fungsional, sistemik dan emosional. 1 Fungsional Kesehatan mulut yang rendah berdampak pada kehilangan gigi yang dapat menyebabkan masalah pada pengunyahan dan pola makan sehingga mengganggu status nutrisi. Individu yang kehilangan gigi sebagian atau seluruhnya hanya dapat memakan makanan yang lembut sehingga nutrisi bagi tubuh menjadi terbatas. Hasil penelitian Osterberg dkk (1996) menemukan bahwa kemampuan mengunyah pada pasien yang kehilangan seluruh gigi hanya 1/6 dari pasien yang memiliki gigi asli. Kekuatan gigit pada pemakai GTP hanya sekitar 20% jika dibandingkan dengan subjek yang masih bergigi. Hal ini dapat menjelaskan mengapa orang yang kehilangan gigi – geliginya mengeluhkan kesukaran dalam mengunyah makanan yang keras. 2 Sistemik Dampak sistemik yang timbul akibat kehilangan gigi berupa penyakit sistemik seperti defisiensi nutrisi, osteoporosis dan penyakit kardiovaskular (artherosclerosis). Penyebabnya adalah status gigi yang buruk dan perubahan pola konsumsi. Kurangnya konsumsi kalsium dan vitamin D yang berasal dari buah – buahan dan sayur – sayuran akibat kehilangan gigi dapat meningkatkan resiko terjadinya osteoporosis.Selain itu, penyakit kardiovaskular dapat disebabkan bersatunya agen infeksius dalam bentuk atheroma dan faktor predisposisi genetik terhadap penyakit periodontal dan penyakit kardiovaskular. Penyebaran bakteri dari penyakit periodontal akan masuk ke sirkulasi pembuluh darah sehingga dapat menyebabkan resiko sistemik. 3 Emosional Dampak emosional adalah perasaan atau reaksi yang ditunjukkan pasien sehubungan dengan status kehilangan seluruh gigi yang dialaminya.Kehilangan gigi dapat merubah bentuk wajah, tinggi muka dan vertikal dimensi serta rahang yang prognasi sehingga menimbulkan reaksi seperti merasa sedih dan depresi, kehilangan kepercayaan diri, merasa tua, perubahan tingkah laku, merasa tidak siap untuk menerima kehilangan gigi dan tidak ingin orang lain melihat penampilannya saat tidak memakai gigitiruan serta mengubah tingkah laku dalam bersosialisasi. Fiske dkk (1998) menyatakan bahwa hilangnya gigi dan pemakaian gigi tiruan berdampak pada psikososial seseorang.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->