P. 1
Skripsi-Persepsi Mahasiswa Akuntansi Terhadap Kode Etik Akuntansi

Skripsi-Persepsi Mahasiswa Akuntansi Terhadap Kode Etik Akuntansi

|Views: 8,046|Likes:
Published by yoedhoe

More info:

Published by: yoedhoe on Jun 29, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/11/2014

pdf

text

original

Adapun penelitian terdahulu yang dilakukan adalah sebagai berikut :

1.

Endarti (2006) melakukan penelitian yang berjudul

Persepsi Akuntan Dan Mahasiswa Tentang Kode Etik Akuntan”.

Berdasarkan uji Mann-Whhitney U test yang telah dilakukan dalam

penelitiannya dapat disimpulkan bahwa : Ada perbedaan antara persepsi

mahasiswa dengan akuntan pendidik dan akuntan publik serta tidak ada

perbedaan antara persepsi akuntan publik dan akuntan pendidik.

2.

Indiana Farid Martadi dan Sri Suranta (2006) meneliti

tentang “Persepsi Akuntan Mahasiswa Akuntansi dan Karyawan Bagian

Akuntansi dipandang dari segi Gender terhadap Etika bisnis dan Etika

Profesi”. Dari penelitian tersebut diperoleh hasil bahwa tidak terdapat

perbedaan persepsi yang signifikan antara akuntan pria dan mahasiswa

akuntansi dengan akuntan wanita dan mahasiswa akuntansi terhadap

etika profesi. Terdapat perbedaan persepsi yang signifikan antara

karyawan bagian akuntansi pria dengan karyawan bagian akuntansi

wanita terhadap etika profesi.

3.

Rustiana dan Dian Indri (2002) melakukan penelitian

yang berjudul “Persepsi Kode etik akuntan Indonesis:Komparasi Novice

Accountant, Akuntan pendidik dan Akuntan Publik”. Penelitian ini

vii

7

dilakukan kepada Novice Accountant (mahasiswa), Akuntan pendidik

dan Akuntan publik dengan jumlah kuesioner yang dapat dianalisis lebih

lanjut hanya 42 kuesioner. Dari penelitian tersebut hasilnya

menyebutkan bahwa ada perbedaan persepsi tentang kode etik akuntan

diantara kelompok novice accountant, akuntan pendidik dan akuntan

publik serta persepsi tentang kode etik akuntan antara kelompok akuntan

publik lebih baik dibanding kelompok novice accountant.

Untuk lebih jelasnya, akan ditampilkan dalam tabel sebagai berikut :

Tabel 2.1
Hasil Penelitian Terdahulu

No.

NAMA, judul DAN TAHUN
Penelitian

operasional
variabel

hasil penelitian

1.

2.

3.

Endarti,
Persepsi Akuntan Dan
Mahasiswa tentang Kode
etik Akuntan
(2006)

Indiana Farid Martadi
dan Sri Suranta
,
Persepsi

Akuntan,
Mahasiswa akuntansi dan
Karyawan

bagian
akuntansi dipandang dari
segi Gender terhadap Etika
bisnis dan Etika Profesi

(2006)

Rustiana dan Dian Indri,

Persepsi Kode Etik
Akuntan Indonesia :
komparasi

Novice
Accountant, Akuntan
Pendidik Dan Akuntan

•Kode Etik
Akuntan
•Mahasiswa
akuntansi
•Akuntan
pendidik
•Akuntan
publik

•Akuntan
•Mahasiswa
akuntansi
•Karyawan
•Gender
•Etika Bisnis
•Etika
Profesional

•Kode Etik
Akuntan
Indonesia
•Novice
Account
•Akuntan

Dalam penelitian tersebut Ada
perbedaan persepsi antara
mahasiswa, akuntan pendidik
dan akuntan public tetapi
antara akuntan pendidik dan
akuntan publik tidak ada
perbedaan.

Dari penelitiannya Tidak
terdapat perbedaan persepsi
yang signifikan antara
akuntan pria, mahasiswa
akuntansi, dengan akuntan
wanita dan mahasiswi
akuntansi wanita terhadap
etika profesi.

Dari penelitiannya ada
perbedaan persepsi antara
Novice Accountant, Akuntan
pendidik dan Akuntan publik
tentang kode etik akuntan
serta persepsi Akuntan publik
lebih baik dibanding novice

viii

Publik

(2002)

pendidik
•Akuntan publikaccountant.

2.2Landasan Teori

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->