1

BAB I PENDAHULUAN

I.1 Latar Belakang Patologi merupakan ilmu yang mempelajari penyakit yang meliputi pengetahuan dan pemahaman dari perubahan fungsi, struktur pada penyakit dan subjek yang selalu mengalami perubahan, penyempurnaan dan perluasan dalam memahami pengetahuan tentang penyakit. Patologi bertujuan utama untuk mengidentifikasi sebab suatu penyakit. Patologi klinik mempelajari peyakit baik mendiagnosa maupun evaluasi pengobatannya melalui pemeriksaan berbagai cairan tubuh seperti: darah. Darah adalah cairan yang terdapat pada semua makhluk hidup(kecuali tumbuhan) tingkat tinggi yang berfungsi mengirimkan zat-zat dan oksigen yang dibutuhkan oleh jaringan tubuh, mengangkut bahan-bahan kimia hasil metabolisme. Proses metabolisme, selain menghasilkan zat-zat yang berguna juga menghasilkan sampah (zat sisa) yang harus dikeluarkan dari tubuh. Bahanbahan yang diperlukan tubuh seperti makanan,oksigen, hasil metabolisme dan sisanya diangkut dan diedarkan didalama tubuh melalui sistem peredaran darah. Hasil pencernaan makanan dan oksigen diangkut dan diedarkan oleh darah keseluruh jaringan tubuh, sementara sisa-sisa metabolisme diangkut oleh darah dari seluruh jaringan tubuh menuju organ-organ pembuangan.

2

Setiap individu dilahirkan di dunia dengan membawa hereditas tertentu yang diperoleh melalui warisan dari pihak orang tuanya yang menyangkut karakteristik fisik dan psikis atau sifat-sifat mental. Lingkungan (environment) merupakan faktor penting di samping hereditas yang menentukan perkembangan individu yang meliputi fisik, psikis, social dan relegius yang dapat mengakibatkan gangguan pertumbuhan. I.2 Rumusan Masalah dan Tujuan I.2.1 Rumusan Masalah Adapun rumusahan masalah yang akan dibahas dalam makalah ini yakni sebagai berikut : 1. Apa yang dimaksud dengan darah? 2. Bagaimana mekanisme pembekuan darah? 3. Bagaimana tentang sistem peredaran darah pada manusia? 4. Jelaskan tentang gangguan pada sistem peredaran darah manusia? 5. Apa yang dimaksud dengan Pertumbuhan? 6. Jelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan

perkembangan? 7. Apa yang dapat menyebabkan gangguan hormon pertumbuhan? 8. Apa sajakah yang terdapat pada gangguan pertumbuhan? I.2.2 Tujuan Adapun tujuan dalam makalah ini adalah seperti bawah ini: 1. Mahasiswa dapat mengetahui dan memahami definisi darah

3

2. Mahasiswa dapat mengetahui dan memahami mekanisme pembekuan darah 3. Mahasiswa dapat mengetahui dan memahami sistem peredaran darah pada manusia 4. Mahasiswa dapat mengetahui dan memahami gangguan pada sistem peredaran darah manusia 5. Mahasiswa dapat mengetahui dan memahami definisi Pertumbuhan 6. Mahasiswa dapat mengetahui dan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan 7. Mahasiswa dapat memgetahui dan memahami yang dapat menyebabkan gangguan hormon pertumbuhan 8. Mahasiswa dapat mengetahui dan memahami gangguan pertumbuhan

sedangkan sel-sel darah dan trombosit sekitar 45%. .1. Istilah medis yang berkaitan dengan darah diawali dengan kata hemo. mengangkut bahanbahan kimia hasil metabolisme.2005). Darah adalah jaringan terspesialisasi yang mencakup cairan kekuningan atau plasma darah yang didalam nya terkandung sel-sel darah.1 Dasar Teori II.yang berasal dari bahasa Yunani haima yang berarti darah. dan juga sebagai pertahanan tubuh terhadap virus atau bakteri. Solomonet al. Adapun fungsi darah yaitu : 1. Sel dan keping darah lebih berat dibandingkan plasma sehingga dapat di pisahkan melalui prosedur yang di sebut sentrifugasi (Marieb 2004. sel darah putih (leukosit ) dan keping darah (trombosit).4 BAB II ISI II.1 Darah Darah adalah cairan yang terdapat pada semua makhluk hidup(kecuali tumbuhan) tingkat tinggi yang berfungsi mengirimkan zatzat dan oksigen yang dibutuhkan oleh jaringan tubuh. Mengedarkan sari makanan ke seluruh tubuh yang dilakukan oleh plasma darah.atau hemato. Komposisi plasma dalam darah sekitar 55%. Sel-sel darah terdiri dari sel darah merah (eritrosit).

terutama Nacl. Selain itu juga garam anorganik.2 Komponen Darah Darah manusia tersusun atas beberapa komponen. Membunuh kuman yang masuk ke dalam tubuh yang dilakukan oleh sel darah putih. karbon dioksida dikeluarkan melalui paru-paru. hampir 90% berupa cairan . Mengangkut oksigen ke seluruh tubuh yang dilakukan oleh sel-sel darah merah. 7. 4.1. 6. dan senyawa organik lainnya.5 2. II. Plasma Pada manusia. Menjaga kestabilan suhu tubuh. 3. plasma darah mengandung sekitar 92 % air. Mengangkut sisa oksidasi dari sel tubuh untuk dikeluarkan dari tubuh yang dilakukan oleh plasma darah. Menutup luka yang dilakuakn oleh keping-keping darah. 5. Adapun komponen darah adalah : a. Plasma darah (cairan) yang terdiri atas : Air. 8 % protein. urea dikeluarkan melalui ginjal. Plasma darah berguna dalam pengaturan tekanan osmosis darah sehingga dengan sendirinya jumlahnya dalam tubuh akan diatur. Mengedarkan hormon yang dikeluarkan oleh kelenjar buntu (endokrin) yang dilakukan oleh plasma darah.

kretinin. Ada tiga macam sel-sel darah yaitu : 1. Kemampuan mengikat oksigen dan karbon dioksida oleh sel darah merah adalah karena adanya hemoglobin. fosfat. Garam mineral : NaCl.dkk. bilirubin. fibrinogen (4%) berperan dalam pembekuan darah. (Istamar syamsuri. KCl. dll. Warna eritrosit tergantung pada hemoglobin. eritrosit cekung dibagian tengahnya (bikonkaf) dan tidak berinti. globulin (43%) berperan dalam pembuatan antibody. glukosa. CO2 dan N2. vitamin. Sel-sel darah tidak terbelah. Hormon dan enzim. Sel-sel darah Sel-sel darah adalah sel-sel yang hidup.6 - Protein : albumin (53%) berperan dalam menjaga tekanan osmosis darah. Hemoglobin adalah suatu protein yang memiliki daya ikat kuat terhadap O2 dan CO2. sulfat. asam amino. Sel darah merah (eritrosit) berfungsi sebagai mengangkut atau mengedarkan oksigen dan karbon dioksida.5cm. bikarbonat. Nutrien : lemak.2006 ). Zat sisa : urea. - Gas berupa O2. . melainkan langsung di ganti oleh sel-sel baru dari sum-sum tulang belakang. asam urat. dll. b. Eritrosit (Sel darah merah) Eritrosit berbentuk pipih dengan garis tengah 7.

dan basofil memiliki granula-granula sehingga sering disebut granulosit. eritrosit bertahan selama rata-rata 120 hari.1 Sel Darah Merah Proses Pembentukan eritrosit disebut eritropoiesis. Sel yang dapat membentuk eritrosit adalah hemositoblas (sel batang mieloid) yang mampu berkembang menjadi berbagai sel dara. Neotrofil. Dalam keadaan normal. . limfosit dan sel plasma.2 juta permililieter kubik darah. tergantung jenis kelamin. Jumlah Eritrosit bervariasi. dan pada wanita normal 4. membran sel rapuh dan pecah. Eritrosit tua dimusnahkan diorgan limpa (lien) dan hati. eosinofil. usia dan ketinggian tempat tinggal seseorang. Sedangkan limfosit dan monosit di sebut agranulasit ( tidak bergranula ). 2.1-5.8 juta permililiter kubik darah. Leukosit ( sel darah Putih) Terdapat enam jenis leukosit dalam darah yaitu neutrofil. eosinofil. Konsentrasi eritrosit pada lakilaki normal adalah : 5. basofil monosit.3-5.7 Gambar 2. Saat sel menua.

Masa hidup leukosit berbeda-beda.3 % monosit. tetapi diduga selama beberapa minggu atau bulan. dibuat dalam sumsum tulang (megakariosit).800-10. terdiri dari 62% neutrofil. Fungsinya untuk pembekuan darah. pada waktu menyentuh permukaan luka akan pecah dan terbentuk trombokinase.2 Sel Darah Putih 3.000-400. keping darah mengalir bersama darah luka. Sel darah pembeku (trombosit) Bentuk keping darah pembeku tidak tetap. dan 30 % limfosit.4 % basofil. Gambar 2.000/mm3.800 leukosit permililiter kubik darah. dengan bantuan ion kalsium akan mengubah protrombin (dalam plasma darah) menjadi . Jika seseorang luka. 5. monosit sulit dinilai karena selalu mengembara. limsofit umumnya bertahun selama 100300 hari.3% eosinofil. 0.8 Bahan-bahan yang di perlukan untuk membentuk leukosit adalah uitamin dan asam amino seperti hal nya sel-sel lainnya. granulosit sekitar 12 jam. 2. Orang dewasa memiliki sekitar 4. jumlahnya kira-kira 200.

Trombin yang terbentuk akan mengubah fibrinogen menjadi fibrin (benang-benang halus) yang akan menutup luka sehingga perdarahan berhenti. Terdapat dua jenis agranulosit. Sel darah putih (leukosit) berfungsi dalam pertahanan dan kekebalan tubuh. yaitu 14–19 μm. Granulosit Granulosit merupakan leukosit yang memiliki granula pada sitoplasmanya. granulosit dibedakan menjadi tiga. basofil. Monosit berukuran lebih besar daripada limfosit. yaitu limfosit dan monosit. leukosit dibagi menjadi leukosit tidak bergranula (agranulosit) dan leukosit bergranula (granulosit). Leukosit akan mempertahankan tubuh dari serangan penyakit. Fungsi tersebut didukung oleh kemampuan leukosit untuk bergerak amoeboid (seperti Amoeba) dan sifat fagositosis (memangsa atau memakan). Limfosit berfungsi dalam membentuk antibodi. . Agranulosit Agranulosit merupakan leukosit yang tidak memiliki granula pada sitoplasmanya. Monosit memiliki inti berbentuk menyerupai ginjal.9 trombin. Limfosit berukuran antara 8–14 μm. eosinofil. Berdasarkan ada atau tidaknya granula di dalam sitoplasmanya. yaitu neutrofil. Berdasarkan sifat-sifat granul yang dimilikinya. Limfosit adalah leukosit yang tidak dapat bergerak dan memiliki satu inti sel.

3 Mekanisme Pembekuan Darah Pembekuan darah terjadi dalam tiga tahap yaitu : 1. Faktor penggumpalan darah : - Dari trombosit bercampur dengan faktor penggumpalan darah dari plasma darah.1.karl landsteiner seorang ahli imunologi dan patologi berkebangsaan Autria ( 1868-1943 ). Aglutinin adalah substansi yang menyebabkan aglutinansi sel misalnya anti bodi. Trombosit akan membentuk sumbat yang memberi perlindungan darurat sehingga terjadi kehilangan darah. Jaringan luka papar ke darah. trombosit akan menempel ke kologen jaringan dan mengeluarkan zat-zat yang membuat trombosit saling berdekatan dan menempel.10 II. 2. 3.1. dan Julius Donath adalah penemu perbedaan antigean dan antibodi dalam sel darah manusia. Dr. - Tronbin akan mengkatalisis perubahan nibrinogan menjadi benangbenang fibrin. .4 Penggolongan Darah Penggolongan darah terbagi atas : Aglutinogen adalah antigen-antigen dalam eritrosit yang membuat sel peka terhadap penggumpalan darah ( aglutinasi ). Pembentukan benang-benang fibrin. II.

5 Transfusi darah Pada Transfusi darah orang yang menerima darah disebut resipien pada pemberi darah disebut donor. dan jika hanya terdapat aglutinogen B darah di golongkan B.11  Sistem Penggolongan Darah 1.1. Sel darah yang diberikan kepada resipien adalah senyawa protein.6 Jantung Jantung manusia letaknya dalam rongga dada dan diatas diafragma. dan O. Golongan darah sistem A B O Dalam sistem ini darah digolongkan dalam 4 macam yaitu : A. AB. II. II. miokardium (otot .1. dan jika terdapat aglutinogen A dan B darah digolongkan AB. Golongan darah sistem Rhesus didasarkan atas ada dan tidaknya anglutinogen Rhesus (Rh ) yang disebut juga faktor Rhesus. Apabila pada sel darah merah seorang tidak terdapat aglutinogen A atau pun B maka darah di golongkan O. Orang yang kekurangan darah akut Orang yang mengidap penyakit kronis. 2. Golongan darah sistem Rhesus. Pada umumnya Transfusi dilakukan pada orang dalam kondisi : Orang mengalami kecelakaan Tubuh terbakar. B. Jantung terdiri atas : prikardium (pembungkus jantung). jika hanya terdapat aglutinogen A darah di golongkan A.

. terdapat pada klep jantung agar darah tetap searah. Ventrikel (bilik) memiliki dinding yang lebih tebal dibanding atrium (serambi). Koronariasis merupakan penyumbatan pada nadi tajuk/arteri koronaria pada jantung.12 jantung) dan endokardium (pembatas ruang jantung). Hal ini berkaitan dengan fungsinya yaitu bagian sebelah kiri untuk memompa darah bersih ke seluruh tubuh. sedangkan foramen ovale merupakan lubang jantung pada fetus. Terdapat arteri umbilikus yang menghubungkan aliran darah pada fetus yang menyerap oksigen dan sari makanan. Antara serambi kiri dan bilik kiri terdapat valvula bikuspidalis dan antara serambi kanan dan bilik kanan terdapat valvula trikuspidalis. Diastole merupakan darah yang dihisap masuk jantung. bagian sebelah kiri juga lebih tebal dari yang sebelah kanan. Jantung manusia terbagi menjadi 4 ruang yaitu 2 serambi (atrium) dan 2 bilik (ventrikel). Jadi pada orang yang tertera pada tensimeter dikatakan misalnya 120/100 mmHg merupakan tekanan sistole 120 per menit dan tekanan diastole 100 per menit. Valvula semilunaris bentuknya seperti bulan sabit. sedangkan sistole merupakan darah yang dipompa keluar jantung.

dkk:2006).7 Pembuluh Darah Pada abad ke 17 seorang ahli fisiologi dari inggris. Pada saat duduk. Tetapi pada saat berdiri denyut nadi mencapai 83 permenit. Berhasil menemukan pembuluh darah kapiller. dan aktifitas seorang.13  Detak Jantung Detak jantung setiap orang berbeda-beda tergantung pada usia. dari hasil percobaannya dan berbagai percobaan ahli lain ditemukanlah pembuluh balik (vena). ya’ni William Harvey (1578 – 1657). denyut nadi nya lebi cepat dibandingkan orang dewasa. II.3 Struktur Pembuluh Darah Tiga puluh tahun kemudian seorang ahli anatomi italia Marcello Malpighi. berat badan.1. Pada anak-anak. kesehatan. Gambar 2. Orang terkejut denyut nadinya menjadi lebih cepat (Istamar Syamsuri. Pembuluh Nadi (Arteri ) Pembuluh nadi/Arteri merupakan pembuluh darah yang keluar dari jantung yang membawa darah keseluruh bagian dan alat tubuh . denyut nadi seseorang 72 permenit. jenis kelamin.

14 umumnya mengandung banyak oksigen. Aorta (nadi besar). arteri ini mempunyai cabang-cabang ke seluruh tubuh yang disebut arteriola. Terdiri dari : 1. berfungsi mengalirkan darah dari bilik kanan ke paru-paru. dan memiliki sebuah kutup (Valvula semilunris) yang berada terdapat diluar jantung. Pembuluh nadi paru-paru adalah pembuluh yang dilewati darah dari bilik kanan menuju paru-paru (pulmo). banyak mengandung CO2. elastis. Arteri pulmonalis. Aorta adalah pembuluh yang dilewati darah dari bilik kiri jantung menuju keseluruh tubuh. Pembuluh darah yang paling besar disebut aorta dan arteri pulmonaris mempunyai garis tengah 1-3 cm. berfungsi mengalirkan darah dari bilik kiri menuju seluruh tubuh. Pembuluh nadi besar (aorta). Pada saat jantung berkontraksi (sisto) darah akan keluar dari bilik menuju pembuluh nadi. Fungsi arteri adalah untuk mengalirkan darah keluar dari jantung. Pembuluh ini tebal. Ada dua pembuluh nadi yang dilewati darah yaitu : 1. banyak mengandung oksigen. 2. 2. Pembuluh nadi paru-paru (arteri palmonalis). Arteri mempunyai dinding yang kuat dan tebal tetapi sifatnya elastis dan terdiri dari 3 lapisan yaitu: .

15 a. Venavena yang ukuran nya besar diantaranya vena kava dan vena pulmonaris. Pembuluh Balik ( Vena ) Pembuluh balik adalah pembuluh yang membawa darah kembali ke jantung. TUNIK EKSTERNA/ADVENTISIA yaitu lapisan yang paling luar sekali terdiri dari jaringan ikat gembur yang berguna menguat kan dinding arteri. darah dari tubuh dan paru-paru akan masuk ke jantung melalalui vena. . c. yaitu vena kava superior dan vena kava inferior. yang umumnya mengandung karbondioksida. Vena diselubungi oleh otot rangka dan memiliki sebuah katup yaitu Valvula Semilunaris. Ada dua macam vena kava. Katup-katup pada vena kebanyakan terdiri dari dua kelompok yang gunanya untuk mencegah agar darah tidak kembali lagi. Pembuluh balik yang masuk ke jantung adalah sebagai berikut : 1. Vena Kava Vena kava bercabang-cabang menjadi pembulu yang lebih kecil yaitu vena. Pada saat jantung berelaksasi (Diastol). TUNIKA MEDIA yaitu lapisan tengah yang terdiri dari jaringan otot yang sifat nya elastis dan temask otot polos. b. TUNIKA INTERMA/INTERNA yaitu lapisan yang paling dalam sekali berhubungan dengan darah dan terdiri dari jaringan endotel. vena ini juga mempunyai cabang yang lebih kecil yang disebut venolus yang selanjutnya menjadi kapiler.

1. Melalui arteri darah yang kaya akan oksigen menuju ke sistem-sistem organ. leher. Sistem Peredaran Darah Besar (Sistemik) Peredaran darah besar dimulai dari darah keluar dari jantung melalui aorta menuju ke seluruh tubuh (organ bagian atas dan organ bagian bawah). . 2.7 Sistem Peredaran Darah Manusia Sistem peredaran darah manusia ada dua yaitu system peredaran darah besar dan system peredaran darah kecil. II. maka disebut sebagai sistem peredaran sistemik.1. - Vena kava inferior Vena ini membawa darah yang mengandung CO2 dari bagian tubuh lainnya dan anggota badan bawah tubuh keserambi kanan jantung.16 - Vena kava superior Vena ini membawa darah yang mengandung CO2 dari bagian atas tubuh ( kepala. Vena Pulmonalis Vena ini membawa darah yang mengandung O2 dari paru-paru keserambi kiri jantung. keserambi kanan jantung. Pembuluh kapiler menghubungkan ujung pembuluh nadi terkecil (arteriola) dan ujung pembuluh vena terkecil (venula). Pembuluh kapiler Pembuluh kapiler merupakan pembuluh darah yang sangat halus dan langsung berhubungan dengan sel-sel jaringan tubuh.

Vena pulmonalis merupakan keunikan yang kedua dalam system peredaran darah manusia. Sistem Peredaran Darah Kecil (Pulmonal) Peredaran darah kecil dimulai dari dari darah kotor yang dibawa arteri pulmonalis dari serambi kanan menuju ke paru-paru.17 Dari sistem organ vena membawa darah kotor menuju ke jantung. sementara vena yang berasal dari sistem organ di bawah jantung dibawa oleh vena cava posterior. O2 yang masuk akan diikat oleh darah (dalam bentuk HbO) terjadi di dalam alveolus. Darah kotor dari bilik kanan akan dialirkan ke serambi kanan. Arteri pulmonalis merupakan satu keunikan dalam sistem peredaran darah manusia karena merupakan satu-satunya arteri yang membawa darah kotor (darah yang mengandung CO2). karena merupakan satu-satunya vena yang membawa darah bersih. Gas O2 masuk melalui sistem respirasi dan CO2 akan dibuang ke luar tubuh. 2. Urutan perjalanan peredaran darah besar : bilik kiri – aorta – pembuluh nadi – pembuluh kapiler – vena cava superior dan vena cava inferior – serambi kanan. Selanjutnya darah bersih ini akan keluar dari paru-paru melalui vena pulmonalis menuju ke jantung (bagian bilik kiri). Vena yang berasal dari sistem organ di atas jantung akan masuk ke bilik kanan melalui vena cava inferior. Dalam paruparu tepatnya pada alveolus terjadi pertukaran gas antara O2 dan CO2. selanjutnya akan dipompa ke paru-paru melalui arteri pulmonalis. .

II. Pembuluh Limfe (Pembuluh Getah Bening) Pembuluh limfe kanan. Leukimia (kanker darah) merupakan penyakit di mana pertambahan sel darah putih secara tidak terkendali (abnormal) sekitar 500. Hemofili ini merupakan penyakit menurun.8 Gangguan Pada Sistem Peredaran Darah Manusia Berikut beberapa gangguan pada sistem peredaran darah manusia : 1. bermuara dalam vena di bawah tulang selangka kiri. Hal ini akan sangat merugikan si penderita karena . paru-paru. Anemia. 3. dari kepala. 3.18 Urutan perjalanan peredaran darah kecil : bilik kanan jantung – arteri pulmonalis – paru-paru – vena pulmonalis – serambi kiri jantung. Peredaran limfe adalah terbuka.1. Pembuluh limfe adalah bermuaranya pembuluh lemak (pembuluh kil). 2. Pembuluh limfe dada. merupakan suatu penyakit yang mengakibatkan darah tidak membeku secara genetis. jantung dan lengan sebelah kanan. dari bagian lain.000/mm3 darah. atau dapat juga karena berkurangnya kadar Hb dalam darah. Hemofili. merupakan alat penyaring kuman. dada. bermuara di pembuluh balik yang letaknya di bawah tulang selangka kanan. merupakan penyakit kekurangan darah yang dapat terjadi karena infeksi kuman misalnya apabila terkena cacing tambang. leher. karena di kelenjar limfe diproduksi sejenis sel darah putih yang disebut limfosit untuk imunitas.

sehingga akan berakibat pusing dan apabila mengalami jatuh dapat . Apabila tidak diobati kadangkadang pada waktu duduk darah akan keluar sendiri dan membasahi celana. Tetapi tidak menutup kemungkinan terjadi pada pria pekerja berat misalnya kuli bangunan atau kuli pasar yang biasa mengangkat beban berat dan kaki sebagai tumpuannya. dan apabila sudah parah maka spinkter dalam akan keluar karena telah banyak pembuluh darah yang pecah. Tekanan darah penderita hipertensi ini melebihi 200 mm Hg. 7. merupakan penyakit di mana terjadi penyempitan nadi tajuk jantung (jantung koroner). panas dan keluar darah menetes. 4. Koronariasis. Kemungkinan besar disebabkan oleh beban si ibu selama hamil dan masih aktif bekerja. Haemoroid (ambein).19 sifat sel darah putih adalah memakan kuman penyakit. Varises merupakan penyakit pelebaran pembuluh darah. apalagi sering menggunakan sepatu berhak tinggi. biasanya di tangan/kaki. Biasanya dialami oleh orang yang sering duduk dalam posisi yang sama dan dalam waktu yang lama. 6. Gejala awal mula-mula apabila Buang Air Besar (BAB) terasa sakit. merupakan penyakit di mana terjadi tekanan darah tinggi. karena tidak ada kuman penyakit maka akan memakan sel darah merah yang ada. Apabila sampai hal ini terjadi maka harus segera dioperasi. Penyakit ini biasanya dialami para wanita setelah melahirkan. Hipertensi. 5. merupakan penyakit yang hamper sama dengan varises. tetapi terjadi di bagian dubur.

1 Definisi Pertumbuhan Istilah tumbuh kembang terdiri atas dua peristiwa yang sifatnya berbeda tetapi saling berkaitan dan sulit untuk dipisahkan. . dan keseimbangan metabolik (retensi kalsium dan nitrogen dalam tubuh). Pingsan. Hipotensi merupakan kebalikan dari hipertensi yaitu orang yang memiliki darah kurang dari 100 mm Hg atau sering disebut dengan penyakit tekanan darah rendah. Pertumbuhan bersifat kuantitatif sehingga dapat diukur dengan satuan berat (gram.20 mengakibatkan terjadinya pecahnya pembuluh darah atau penyumbatan pembuluh darah (stroke). kemampuan struktur fungsi yang Perkembangan menyangkut adanya proses diferensiasi sel-sel. jaringan. Biasanya penderita akan cepat merasa lelah dan kadang-kadang sering kesemutan di anggota gerak misalnya pada kaki dan tangan. Pertumbuhan (growth) berkaitan dengan masalah perubahan ukuran. 10. besar. 9. satuan panjang (cm.2 Gangguan Pertumbuhan II. m). yaitu hilangnya kesadaran karena berkurangnya suplai oksigen yang dibawa oleh darah. II.2. umur tulang. yaitu pertumbuhan dan perkembangan. Perkembangan dan (development) tubuh adalah lebih pertambahan kompleks. organ maupun individu. 8. jumlah atau dimensi pada tingkat sel. Thalasemia. kilogram). yaitu penyakit kelainan darah turunan yang ditandai oleh adanya sel darah merah yang abnormal.

2. Masa embrio adalah masa sejak konsepsi sampai umur kehamilan 8 minggu. 1998. yaitu masa janin. motorik. hilangnya ciri-ciri lama. sedangkan masa fetus adalah sejak umur 9 minggu sampai kelahiran. dan masa pubertas. 2003). perubahan proporsi. Perkembangan merupakan hasil interaksi kematangan susunan saraf pusat dengan organ yang dipengaruhinya. dan sistem organ yang berkembang sedemikian rupa sehingga masing-masing dapat memenuhi fungsinya (Soetjiningsih. dan bahasa. Pertumbuhan mempunyai ciri-ciri khusus. Perkembangan fase awal meliputi beberapa aspek kemampuan fungsional. emosi.21 organ. II. Tanuwijaya. masa bayi 0 – 1 tahun. . yaitu kognitif. yaitu masa embrio dan masa fetus. Proses perkembangan terjadi secara simultan dengan pertumbuhan. sehingga setiap pertumbuhan disertai dengan perubahan fungsi. yaitu perubahan ukuran. serta munculnya ciri-ciri baru. Perkembangan pada fase awal ini akan menentukan perkembangan fase selanjutnya. Keunikan pertumbuhan adalah mempunyai kecepatan yang berbedabeda di setiap kelompok umur dan masing-masing organ juga mempunyai pola pertumbuhan yang berbeda.2 Tahap Pertumbuhan dan Perkembangan Masa pranatal adalah masa kehidupan janin di dalam kandungan. Kekurangan pada salah satu aspek perkembangan dapat mempengaruhi aspek lainnya. Masa ini dibagi menjadi dua periode. sosial. Terdapat 3 periode pertumbuhan cepat.

kemudian setelah melewati masa pubertas . sedangkan laki-laki berusia 8 .2 Faktor-faktor yang mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan Banyak faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak.22 Masa postnatal atau masa setelah lahir terdiri dari lima periode. kelainan genetik. Anak perempuan memasuki masa adolensensi atau masa remaja lebih awal dibanding anak laki-laki. Masa prasekolah adalah masa anak berusia 2 – 6 tahun. Faktor internal terdiri dari perbedaan ras/etnik atau bangsa. perempuan berusia 6 – 10 tahun.2. Pertumbuhan dan perkembangan merupakan hasil interaksi dua faktor tersebut. misalnya ras Eropa mempunyai ukuran tungkai yang lebih panjang daripada ras Mongol. Sampai dengan masa ini. keluarga. Secara garis besar faktor-faktor tersebut dapat dibagi menjadi 2 golongan.12 tahun. namun ketika masuk dalam masa selanjutnya yaitu masa sekolah atau masa pubertas. yaitu faktor dalam (internal) dan faktor luar (eksternal/lingkungan). Anak yang terlahir dari suatu ras tertentu. dan kelainan kromosom.28 hari dilanjutkan masa bayi yaitu sampai usia 2 tahun. Pada masa pubertas wanita umumnya tumbuh lebih cepat daripada laki-laki. umur. Periode pertama adalah masa neonatal dimana bayi berusia 0 . Wanita lebih cepat dewasa dibanding laki-laki. yaitu pada usia 10 tahun dan berakhir lebih cepat pada usia 18 tahun. Anak laki-laki memulai masa pubertasa pada usia 12 tahun dan berakhir pada usia 20 tahun. jenis kelamin. II. anak laki-laki dan perempuan belum terdapat perbedaan.

misalnya dengan penyediaan alat mainan. Hasil penelitian tentang pertumbuhan anak Indonesia (Sunawang. sosialisasi anak. dan sosial ekonomi. stimulasi. Contoh faktor lingkungan yang banyak mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak adalah gizi. seperti yang terlihat pada anak yang menderita Sindroma Down. Adanya suatu kelainan genetik dan kromosom dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. faktor eksternal/lingkungan juga mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. 2002) menunjukkan bahwa kegagalan pertumbuhan paling gawat terjadi pada usia 6-18 bulan. anak tergantung pada zat gizi yang terdapat dalam darah ibu.23 sebalinya laki-laki akan tumbuh lebih cepat. pola makan bayi yang salah. Selain faktor internal. Sebelum lahir. Rangsangan/stimulasi khususnya dalam keluarga. Gizi merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap proses tumbuh kembang anak. Penyebab gagal tumbuh tersebut adalah keadaan gizi ibu selama hamil. dan penyakit infeksi. keterlibatan ibu dan anggota keluarga lain akan mempengaruhi anak dlam mencapai perkembangan yang optimal. Faktor lain yang tidak dapat dilepaskan dari pertumbuhan dan perkembangan anak adalah faktor sosial . Setelah lahir. psikologis. Perkembangan anak juga dipengaruhi oleh stimulasi dan psikologis. Seorang anak yang keberadaannya tidak dikehendaki oleh orang tua atau yang selalu merasa tertekan akan mengalami hambatan di dalam pertumbuhan dan perkembangan. anak tergantung pada tersedianya bahan makanan dan kemampuan saluran cerna.

Salah satunya ialah hormon pertumbuhan yang mempengaruhi sel hati dan beberapa protein kecil lain untuk membentuk sebuah protein yang disebut somatomedin. gigantisme (jika berlebihan GH) Somatotropin adalah hormon polipeptida yang berasal dari protein berupa 191 rantai asam amino yang disintesis. karena efek somatomedin miripdengan efek insulin terhadap pertumbuhan sehingga disebut juga dengan factor pertumbuhan yang mirip insulin (IGF). menurunkan penyerapan glukosan oleh otot. II. Jika terjadi gangguan pada GH maka akan terjadi dwarfisme (jika kekurangan GH). serta kurangnya pengetahuan. Somatotropin disingkat GH untuk hewan dan rhGH untuk manusia karena faktor DNA rekombinan. Hormon ini bepengaruh secara langsung terhadap seluruh atau hampir seluruh jaringan tubuh.meningkatkan sintesis protein serta metabolisme mineral . 2003).24 ekonomi. Ada beberapa IGF yang telah dikenal tetapi yang paling penting adalah IGF 1 dan IGF 2 dan akan berperan pada pertumbuhan tulang. (Tanuwijaya. Somatotropin berperan dalam mengendalikan . Kemiskinan selalu berkaitan dengan kekurangan makanan. kesehatan lingkungan yang jelek.2.3 Gangguan Hormon Pertumbuhan Hormon pertumbuhan (Growth Hormon/GH) merupakan hormone yang dikeluarkan oleh hifopisis anterior.Selain yang sudah disebutkan ada beberapa fungsi hormone pertumbuhan yaituMeningkatkan penguraian lemak. disimpan dan dilepaskan oleh sel somatotroph di dalam sayap anterior kelenjar pituari.

Hormon ini dikeluarkan oleh hipofisis. kondisi yang disebut akromegali pada orang dewasa. Orang yang kekurangan hormon ini akan mengalami kekerdilan. GH mempengaruhi energi. Perangsang utama dari sekresi hormon pertumbuhan disebut pertumbuhan hormon-pelepas hormon. kekuatan otot. dan juga psikologis menjadi. mengontrol pelepasan hormon pertumbuhan oleh kelenjar pituitari. individu mungkin memiliki terlalu banyak GH. Pada orang dewasa. Seseorang yang kelebihan hormon ini akan mengalami pertumbuhan luar biasa yang disebut gigantisme. misalnya. Dalam beberapa kasus. dan distribusi lemak tubuh seluruh tubuh. otot dan organ serta memengaruhi kecepatan pertumbuhan tubuh dengan memberikan stimulasi kepada hati untuk mensekresi hormon somatomedin. GH perjalanan ke tulang.sebuah hormon perkembangan yang memberikan stimulasi lebih lanjut terhadap sel untuk berkembangbiak. dan jaringan lain di mana ia memiliki banyak efek. Hal ini juga penting untuk pengembangan otot dan tulang. suatu struktur kecil yang terletak di dasar otak tepat di atas hipofisis. Pada anak-anak. Memiliki terlalu banyak atau terlalu sedikit GH dapat menyebabkan masalah kesehatan. kesehatan tulang. . atau tinggi. Hipotalamus. otot.25 pertumbuhan tulang. GH merangsang pertumbuhan linier. Setelah di dalam darah.

sel atau organ lebih besar dari keadaan normal. namun juga banyak terjadi pada hewan. ada banyak jenis jenis gangguan pertumbuhan baik itu dilihat dari penyebab atau dari bentuk jaringan atau organ yang mengalami gangguan pertumbuhan. Perubahan tipe sel normal menjadi tipe sel yang lain dalam jaringan atau organ. dari faktor faktor penyebab gangguan pertumbuhan diatas ada beberapa dampak yang ditimbulkan terhadap organ atau jaringan seperti: sel atau jaringan lebih kecil dari keadaan normal.4 Gangguan Pertumbuhan kasus gangguan pertumbuhan tidak hanya terjadi pada manusia.26 II. berikut ini jenis jenis gangguan pertumbuhan : 1. Ukuran sel dalam jaringan atau organ. Agenesis adalah gangguan pertumbuhan dimana suatu jaringan atau organ tidak .2. ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya gangguan pertumbuhan yaitu: Jumlah sel dalam jaringan atau organ. gangguan pertumbuhan ini bisa terjadi ditingkat sel yang merupakan penyusun terkecil tubuh atau bahkan di tingkat organ dimana gangguan pertumbuhan ini dapat terjadi baik sebelum kelahiran atau sesudah kelahiran. perubahan tipe tipe sel yang lain. Kombinasi dari kedua faktor diatas.

. contohnya bursa fabricius pada unggas. penyebabnya adalah akibat kelainan pertumbuhan pada masa embrional. 4. Atrofi adalah gangguan pertumbuhan dimana keadaan jaringan atau organ mengecil setelah jaringan atau organ tersebut telah mencapai ukuran normal. Atresia merupakan gangguan pertumbuhan dimana tidak adanya atau tidak terbentuknya lubang alami pada tubuh sejak lahir. ada dua faktor penyebab gangguan pertumbuhan ini yaitu berkurangnya jumlah sel (atrofi numerik) dan akibat kurang besarnya komponen sel sel (atrofi kuantitatif). 3. 2. semakin dewasa unggas tersebut bursa fabricius semakin kecil.27 ada pada suatu individu sejak lahir. hal ini disebabkan akibat kelainan pertumbuhan saat masa embrional. 2. Aplasia merupakan gangguan pertumbuhan dimana organ atau jaringan yang telah terbentuk sejak lahir tidak mengalami perkembangan sama sekali. berdasarkan penyebabnya ada beberapa tipe atrofi yaitu : 1. Atrofil malnutrisi Jaringan atau organ mengalami pengecilan (atrofi) karena kekurangan gizi yang berlangsung lama. Atrofi fisiologis Atrofi ini diakibatkan oleh proses metabolisme normal yang umumnya berkaitan dengan umur.

atrofi fibrosa adalah atrofi yang mana sel sel yang hilang digantikan oleh fibrosit 4. 5. Atrofi keracunan Mengecilnya jaringan atau organ akibat zat racun tertentu yang mengganggu pertumbuhannya. atrofi biasa dimana tidak ada materi apapun yang menyertai atrofi. zat racun biasanya menyebabkan nekrosis sel sel sehingga terjadi pengurangan jumlah sel sel pada organ tersebut. yaitu: 1.28 3. umumnya atrofi ini terjadi pada anggota gerak. 4. contohnya jaringan yang tertekan oleh tumor. atrofi dibagi menjadi 5. atrofi pigmen adalah atrofi yang disertai dengan pengendapan pigmen . 2. 6. Atrofi tekanan Keadaan suatu jaringan atau organ yang mengecil akibat tekanan mekanik secara terus menerus dan berlangsung lama. dilihat dari keadaan yang menyertai atrofi. Atrofi humoral Mengecilnya suatu jaringan atau organ akibat kekurangan hormon tertentu. Atrofi salah guna Yaitu penurunan ukuran jaringan atau organ karena jarang digunakan atau tidak melakukan aktivitas. atrofi lemak merupakan keadaan atrofil yang mana sel sel yang hilang sebagai penyebab atrofi digantikan oleh lemak 3.

3. Hiperplasia Peningkatan ukuran jaringan atau organ akibat peningkatan abnormal jumlah sel penyusunnya penyebab hiperplasia antara lain: iritasi yang berulang dalam jangka waktu lama gangguan endokrin gangguan nutrisi penyakit infeksius . hipertrofi dibagi atas 3 bentuk yaitu : 1. Hipertrofi karena kompensasi hipertrofi ini nampak pada hewan yang alat geraknya lebih sering digunakan karena alat gerak lainnya dalam keadaan sakit. Hipertrofi akibat peningkatan aktivitas jaringan atau organ yang mengalami peningkatan dalam aktivitas fungsionalnya. contohnya otot anggota gerak olahragawan. 5. Hipertrofi fisiologis Umumnya terjadi pada uterus hewan bunting. 2. Hipertrofi Peningkatan ukuran jaringan atau organ akibat ukuran sel sel penyusunnya meningkat.29 5. Sesuai dengan penyebab terjadinya. hal ini diakibatkan karena berat dan tekanan dari janin sehingga otot otot abdomen dan sekitarnya menebal 6. atrofi mucoid adalah atrofi dari lemak yang berbentuk mucin jaringan ikat.

. Diplasia Displasia merupakan gangguan pertumbuhan tulang terutama dekat persen dian akibatnyaproses penyembuhan menyimpang. tujuan dari metaplasia umumnya untuk fungsi proteksi terhadap rangsangan yang kronis. 10. Hipoplasia Kegagalan suatu jaringan atau organ mencapai ukuran normalnya. Penyebab terjadinya metaplasia yaitu: Iritasi yang berulang ulang dan berlangsung lama Gangguan endokrin Defisiensi vitamin A 9.30 7. Metaplasia Perubahan tie sel atau jaringan menjadi tipe sel atau jaringan yang lain. Beberapa penyebab hipoplasia yaitu: Kongenital (bawaan sejak dalam kandungan) Suplai darah yang kurang cukup Gangguan inervasi saraf Malnutrisi 8. Anaplasia Anaplasia adalah gangguan pertumbuhan sel-sel dimana lebih banyak sel-sel primitifdan tidak dapat berdiferesiasi sebagaimana pada embrional sel-sel secara normal.

jaringan maupun organ dari tubuh hewan. Contoh Anomali: duktus arteriosus persisten dan duktus thyro-glossal. Teori penurunan respon jaringan terhadap hormon. defisiensi vitamin A. Ada bebrapa teori yang mempengaruhi aging adalah: 1. Anomali Perkembangan dan Malformasi. Aging ‘Aging’ adalah mekanisme perubahan struktural dan fungsional sel/jaring an yangdipengaruhi oleh faktor umur (age). 12. Anomali perkembangan sebetulnya berasal dari sebelum lahir. Teori seluler: terprogram secara genetik 2. diduga karena infeksi prenatal. dapat menyebabkan tulang tidak tumbuh dan kaki menjadi pendek (deformitas). Neoplasia Neoplasia merupakan gangguan pertumbuhan tingkat sel. Teori imun: penurunan imunitas 3.Pada tingkat sel ditandai dengan gambaran mitosis yang tinggi disertai suplai darah yang intensif. efek toksik intrauterin: akibat induk makan zat toksik.31 11. dan genetik (gen mutant). . 13. Malformasi atau penyimpangan bentuk: adalah bentuk deformitas misalnya pada kerusakan epifise os femur karena osteomyelitis kronis.

System peredaran darah terbagi atas 2 yakni peredaran darah besar.1 Kesimpulan Berdasarkan rumusan masalah dapat disimpulkan bahwa : 1. 5.32 BAB III PENUTUP III. yaitu pertumbuhan dan perkembangan. varises dll. . Istilah tumbuh kembang terdiri atas dua peristiwa yang sifatnya berbeda tetapi saling berkaitan dan sulit untuk dipisahkan. yaitu faktor dalam (internal) dan faktor luar (eksternal/lingkungan). 6. Darah manusia adalah cairan jaringan tubuh. 7. Fungsi utamanya adalah mengangkut oksigen yang diperlukan oleh sel-sel di seluruh tubuh. Gangguan pada sistem peredaran darah pada manusia antara lain : hemofili. leukimia. 3. faktor-faktor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan dibagi menjadi 2 golongan. anemia. trombosi yang dibentuk. 4. dan Pembentukan benang-benang fibrin. 2. Hormon ini bepengaruh secara langsung terhadap seluruh atau hampir seluruh jaringan tubuh. peredaran darah kecil. Hormon pertumbuhan (Growth Hormon/GH) merupakan hormone yang dikeluarkan oleh hifopisis anterior. Pembekuan darah terjadi dalam 3 tahap yaitu : Jaringan luka papar ke darah.

2 Saran Disarankan untuk pembaca makalah ini tetap membaca literatureliteratur lainnya untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang peredaran darah dan gangguan pertumbuhan. Gangguan Emosi dan Perilaku.33 8. Gangguan perkembangan bahasa. Gangguan perkembangan motorik. Gangguang-gangguan pertumbuhan pada anak diantaranya adalah Gangguan Pertumbuhan Fisik. III. .