BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Udara adalah campuran gas yang terdapat pada permukaan bumi.

Udara bumi yang kering mengandung 78% nitrogen, 21% oksigen, dan 1% uap air, karbondioksia, dan gas-gas lain. Udara akan berubah sesuai dengan ketinggianya. Pencemaran udara adalah kehadiran satu atau lebih substansi fisik, kimia, atau biologi di atmosfer dalam jumlah yang dapat membahayakan kesehatan manusia, hewan, dan tumbuhan, mengganggu estetika dan kenyamanan, atau merusak properti. Pencemaran udara dapat ditimbulkan oleh sumber-sumber alami maupun kegiatan manusia. Beberapa definisi gangguan fisik seperti polusi suara, panas, radiasi atau polusi cahaya dianggap sebagai polusi udara. Sifat alami udara mengakibatkan dampak pencemaran udara dapat bersifat langsung dan lokal, regional, maupun global. Perubahan lingkungan udara ini pada umumnya disebabkan karena adanya kebakaran hutan, akibat gunung berapi, industri, pembuangan sampah, aktifitas transportasi, serta kegiatan rumah tangga. Pencemaran udara biasanya berakibat pada gangguan pernafasan kronis. Salah satu unsur pencemar udara yang berdampak pada kesehatan adalah CO (Karbonmonoksida). CO merupakan polutan yang dapat mencemari lingkungan sekitar dengan mudah karena tidak perlu bereaksi dengan zat lain. CO dapat merusak tanaman, serta pada manusia dapat mengganggu fungsi faal dari organ tubuh seperti paruparu, pembuluh darah, serta iritasi pada mata dan kulit. Karbonmonoksida dihasilkan melalui proses pembakaran tidak sempurna oleh bensin dalam mobil, pembakaran di perindustrian, pembangkit listrik, pemanas rumah, pembakaran pertanian, dari asap rokok, dan sebagainya. Gas ini tidak berwarna dan tidak berbau, tetapi sangat berbahaya. Berdasarkan data di Indonesia pada tahun 2009 jumlah kendaraan bermotor mencapai 70 juta lebih, dimana sepeda motor mencapai 74%. Pada tahun 2008 jumlah kendaraan 65,27 juta, hal ini menunjukkan adanya peningkatan jumlah kendaraan bermotor sekitar 8,3%. (5) Kenaikan jumlah kendaraan

1

bermotor dari tahun 2005 sampai dengan tahun 2009 di Kota Semarang sebesar 2% per tahun, sedangkan kenaikan jumlah jaringan jalan relatif kecil atau hampir tidak ada. Bila konsentrasi CO di udara mencapai 2000 ppm dan waktu kontak lebih dari 24 jam maka akan mempengaruhi kemampuan fiksasi nitrogen oleh bakteri bebas yang ada pada lingkungan terutama yang terdapat pada akar tanaman. Dampak CO terhadap manusia secara umum dapat mengakibatkan reaksi antara CO dengan Haemoglobin darah (Hb), sehingga dapat menghambat fungsi dari Hb itu sendiri untuk mengikat oksigen. Pencemar udara dibedakan menjadi dua yaitu, pencemar primer dan pencemar sekunder. Pencemar primer adalah substansi pencemar yang ditimbulkan langsung dari sumber pencemaran udara. Karbon monoksida adalah sebuah contoh dari pencemar udara primer karena ia merupakan hasil dari pembakaran. Pencemar sekunder adalah substansi pencemar yang terbentuk dari reaksi pencemar-pencemar primer di atmosfer. Pembentukan ozon dalam smog fotokimia adalah sebuah contoh dari pencemaran udara sekunder.
Berdasarkan latar belakang diatas, maka kami tertarik untuk melakukan

sebuah penelitian lingkungan dengan judul “Pencememaran Udara” .

1.2 Rumusan Masalah Adapun yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : 1. 2. 3. 4. Faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya pencemaran udara? Bagaimana dampak pencemaran udara terhadap lingkungan fisik? Bagaimana dampak pencemaran udara terhadap lapangan sosial? Bagaimana cara penanggulangan pencemaran udara?

1.3 Tujuan Penulisan Adapun tujuan dari penyusunan karya tulis ilmiah ini adalah : 1. Untuk mengetahui faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya pencemaran udara.

2

2.

Untuk mengetahui bagaimana dampak pencemaran udara terhadap lingkungan fisik.

3.

Untuk mengetahui bagaimana dampak pencemaran udara terhadap lapangan sosial.

4.

Untuk menetahui bagaimana cara penanggulangan pencemaran udara.

1.4 Manfaat Penulisan Adapun manfaat dari penulisan karya tulis ilmiah ini adalah : 1. Penyusun (Tim Kerja) a. Kita dapat mengetahui/membedakan udara yang sudah tercemar dan yang belum tercemar b. Kita dapat mengetahui perasaan dari masyarakat tentang bagaimana rasanya tinggal/bermukim di daerah yang tercemar udaranya yang ternyata menurut meraka sangatlah kurang nyaman c. Kita mendapatkan referensi pembelajaran baru karena baru kali ini kita mekukan metode “On The Field” alias langsung Di Lapangan mencari informasi tentang pencemaran udara d. Kita mendapatkan tambahan ilmu tentang dunia jurnalistik karena dalam pelaksanaannya kita melakukan pencarian informasi melalui warga sekitar dengan cara Tanya jawab e. Kita dapat memanfaatkan proses pembelajaran ini, untuk bekal nanti jika akan ada lagi metode pembelajaran seperti ini di waktu yang akan datang nanti 2. Sekolah a. Media pembelajaran “On The Field” ini dapat dijadikan media pembelajaran baru selain media pembelajaran lewat LKS ataupun BSE b. Meningkatkan tanggapan positif terhadap SmaN 1 Pangkalan karena keaktifan siswa bukan hanya terjadi di sekolah saja melainkan terjadi di luar sekolah juga. 3. Masyarakat

3

masyarakat pun menjadi lebih siaga dan waspada. Masyarakat dapat mengetahui bahayanya pencemaran karena dalam pelaksanaannya kita berbagi ilmu tentang pencemaran c. 4 . Masyarakat dapat berkeluh resah pada tim kerja tentang pencemaran udara yang terjadi di lingkungan sekitarnya b. Masyarakat mendapatkan sedikit informasi tentang bahayanya pencemaran udara dari tim kerja.a.

Berada di tempat yang tidak tepat. Zat atau bahan yang dapat mengakibatkan pencemaran di sebut polutan. 3.BAB II KAJIAN PUSTAKA 2. zat energi. dan meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungannya agar tidak mencemari lingkungan. Contohnya. Berada pada waktu yang tidak tepat. Ilmu lingkungan biasanya membahas pencemaran yang disebabkan oleh aktivitas manusia.033% di udara berfaedah bagi tumbuhan. Pencemaran lingkungan tersebut tidak dapat dihindari. Sifat polutan adalah : 1. Merusak untuk sementara. 5 . pencermaran lingkungan pasti terjadi. Yang dapat dilakukan adalah mengurangi pencemaran. tetapi bila lebih tinggi dari 0. gas beracun).1 Pengertian Pencemaran Pengertian polusi atau pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya makluk hidup. Syarat-syarat suatu zat disebut polutan bila keberadaannya dapat menyebabkan kerugian terhadap makluk hidup. Karena kegiatan manusia. yang dapat dicegah dan dikendalikan. mengendalikan pencemaran.033% dapat memberikan efek merusak Suatu zat dapat disebut polutan apabila: 1. tetapi bila telah bereaksi dengan zat lingkungan tidak merusak lagi. 2. Jumlahnya melebihi jumlah normal. Pencemaran dapat timbul sebagai akibat kegiatan manusia ataupun disebabkan oleh alam (misal gunung meletus. karbon dioksida dengan kadar 0. dan atau komponen lain ke dalam lngkungan atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfingsi lagi sesuai dengan peruntukannya.

20. Jumlah air yang terdapat di udara bervariasi tergantung dari cuaca dan suhu. Komposisi udara bersih yaitu semua uap air telah dihilangkan dan relatif konstan. 2. Akibat perubahan aktifitas manusia.93% Ar. Kualitas udara yang dipergunakan untuk kehidupan tergantung dari lingkungannya. sedangkan gas-gas lainnya sangat kecil konsentrasinya. udara seringkali menurun kualitasnya.95% O2. sehingga sering tidak tertangkap oleh indera manusia kecuali apabila berbentuk cairan berupa uap air dan padatan berupa awan dan debu. Udara dalam istilah meteorologi disebut juga atmosfir yang berada di sekeliling bumi yang fungsinya sangat penting bagi kehidupan di dunia ini. Atmosfir merupakan campuran gas-gas yang tidak bereaksi satu dengan lainnya.032% CO2. Perubahan kimiawi.2 Pengertian Udara Udara merupakan campuran beberapa macam gas yang perbandingannya tidak tetap.1 di bawah ini: 6 . Komposisi udara kering yang bersih. dapat dilihat pada Tabel 2. Komponen yang konsentrasinya paling bervariasi adalah air yang berupa uap air. dan 0. yang lazim dikenal sebagai pencemaran udara. Atmosfir terdiri dari selapis campuran gas-gas. dapat berupa pengurangan maupun penambahan salah satu komponen kimia yang terkandung dalam udara. 0.2. Giddings (1973) mengemukakan bahwa atmosfir pada keadaan bersih dan kering akan didominasi oleh 4 gas penyusun atmosfir. Akan tetapi dalam jangka waktu yang lama. Contohnya Pb tidak merusak bila konsentrasinya rendah.09% N2. Komposisi campuran gas tersebut tidak selalu konstan dan selalu berubah dari waktu ke waktu. Perubahan kualitas ini dapat berupa perubahan sifat-sifat fisis maupun sifat-sifat kimiawi. Pb dapat terakumulasi dalam tubuh sampai tingkat yang merusak. Merusak dalam waktu lama. yaitu 78.

09 20.006 0.900 209.02 0. kimia.0 0.8 x 10-3 5.93 0. dan tumbuhan.2 1.1. Sifat alami udara mengakibatkan dampak pencemaran udara dapat bersifat langsung dan lokal. panas.0 x 10-6 2.08 0. mengganggu estetika dan kenyamanan. atau merusak properti.0 x 10-5 8.1 0.2 0.001 0.0 x 10-4 5.0002 0.032 1.95 0.500 9. Komposisi udara bersih 2.0002 Tabel 2.0 x 10-8 2.0006 0.0 x 10-5 1.0 x 10-8 Nitrogen (N2) Oksigen (O2) Argon (Ar) Karbon Dioksida (CO2) Neon (Ne) Helium (He) Metana Krypton H2 H2O CO Xe O3 NH3 NO2 NO SO2 H2S 780. maupun global. Pencemaran udara dapat ditimbulkan oleh sumber-sumber alami maupun kegiatan manusia.0 x 10-7 1. hewan.0 x 10-8 2.2 x 10-4 1. regional. atau biologi di atmosfer dalam jumlah yang dapat membahayakan kesehatan manusia. Beberapa definisi gangguan fisik seperti polusi suara.0 x 10-7 6.3 Pengertian Pencemaran Udara Pencemaran udara adalah kehadiran satu atau lebih substansi fisik.0 x 10-6 6.0 x 10-5 2. 7 .5 0. radiasi atau polusi cahaya dianggap sebagai polusi udara.5 x 10-4 1.Komponen Konsentrasi Dalam Volume (Ppm) (%) 78.5 1.300 320 18 5.

Benda-benda 8 . Terutama sekali aerosolaerosol yang butiran-butirannya sangat halus. dapat masuk paru-paru dan mengganggu pernafasan. asap tumbuhan atau rokok dan aerosol-aerosol radio aktif dapat menimbulkan masalah pencemaran udara yang gawat. Aerosol ini dapat terbentuk melalui : peristiwa kondensasi. benda-benda itu umumnya tidak membahayakan (kecuali tentu bagi mereka yang peka atau alergi terhadap benda-benda tadi). Butiran-butiran alami seperti misalnya kabut. bakteri. atau dari proses dispersi : material-material yang kasar dipecah menjadi butiran-butiran aerosol ini tidak mengendap melainkan melayang atau terapung-apung di udara dan oleh karena itu mudah sekali disebarkan angin. Di antara pencemaran-pencemaran udara tadi. massa molekuler bergabung membentuk butiran-butiran yang lebih besar (contoh : pembentukan awan dari butiran-butiran cair). dari segi kesehatan. biasanya tidak menyebabkan pencemaran udara. Oleh reaksi-reaksi yang terjadi antara kontaminan-kontaminan tadi di udara. Lain halnya dengan butiran-butiran yang dilepaskan oleh proses-proses buatan. spora tumbuhtumbuhan dari tepung sari umumnya rendah konsentrasinya di dalam udara. Dari sekian banyak zat-zat yang dilepaskan dengan cara ini ke dalam atmosfer telah diketahui lebih dari 100 yang merupakan kontaminan. senyawa-senyawa yang berada di dalam suspensi yang terdiri dari butiran-butiran padat atau cair adalah apa yang disebut aerosol. oleh sebab itu. asam serta basa-basa dan banyak senyawa lainnya. asap minyak. Bagian dari senyawa organik jauh lebih besar lagi dan meliputi banyak sekali senyawa hidrokarbon alifatik dan juga fenol. Benda-benda itu dapat menimbulkan kerusakan pada makhluk hidup. Benda-benda padat yang termasuk di dalamnya lebih dari 20 diantaranya adalah unsur-unsur logam. pabrik-pabrik dan pemanasan atau kegiatan masak-memasak di rumah merupakan sumber terbesar dari pada pencemaran udara yang disebabkan oleh kegiatan-kegiatan manusia. termasuk reaksi fotokimia. tepung kuarsa dan asbes.Hasil-hasil pembakaran dari kendaraan bermotor. misalnya semen. Aerosol-aerosol mampu menunjukkan gaya permukaan yang hebat. maka senyawa-senyawa baru akan menambah keragaman senyawa-senyawa pencemaran.

H2S. Aerosol-aerosol ini dapat mengubah pengaruh radiasi energi dari matahari. Pencemar primer adalah substansi pencemar yang ditimbulkan langsung dari sumber pencemaran udara. Karbon monoksida adalah sebuah contoh dari pencemar udara primer karena ia merupakan hasil dari pembakaran. Pencemar sekunder adalah substansi pencemar yang terbentuk dari reaksi pencemar-pencemar primer di atmosfer. sehingga dapat menyebabkan terjadinya pencemaran udara. SO2. Pencemar udara dibedakan menjadi dua yaitu. Salah satu contoh adalah siklus nitrogen dan siklus karbon. partikulat padat dan partikulat cair yang dapat mencemari udara secara alami ini disebut bahan pencemar udara alami.ini mampu mengumpulkan molekul-molekul gas. Kemudian oleh karena pengaruhnya sebagai inti kondensasi. benda-benda itu mampu juga mempengaruhi pembentukan embun atau kabut. Pembentukan ozon dalam smog fotokimia adalah sebuah contoh dari pencemaran udara sekunder. 2. sedangkan yang dihasilkan karena kegiatan manusia disebut bahan pencemar buatan. baik yang diperoleh secara alami dari gunung berapi. ledakan gunung berapi dan kebakaran hutan. 9 .4 Zat-zat Pencemar dan Pencemaran Udara Adanya gas-gas dan partikulat-partikulat tersebut. Untuk kepentingan kesejahteraan makhluk hidup di alam semesta ini telah terjadi sistem keseimbangan dinamik melalui berbagai macam siklus yang telah diatur oleh Tuhan Yang Maha Esa. pelapukan tumbuh-tumbuhan. maupun yang diperoleh dari kegiatan manusia ini akan mengganggu siklus yang ada di udara dan dengan sendirinya akan mengganggu sistem keseimbangan dinamik di udara. yang membantu reaksi kimia dari aerosol tadi dengan gas-gas sekitarnya. Gas-gas CO. pencemar primer dan pencemar sekunder.

third edition.Gambar 1 Siklus nitrogen Sumber: “Environmental Science”. 1984. Gambar 2 Siklus karbon 10 . terjadi secara alami. Jonathan Turk & Amos Turk Bahan pencemar yang dihasilkan oleh kegiatan manusia ini konsentrasinya relatif lebih tinggi dibandingkan dengan yang sudah ada di udara. sehingga dapat mengganggu sistem kesetimbangan dinamik di udara dan dengan demikian dapat mengganggu kesejahteraan manusia dan lingkungannya.

hal. 50 Sumber bahan pencemar udara ada lima macam yang merupakan penyebab utama (sekitar 90%) terjadinya pencemaran udara global di seluruh dunia yaitu: 1. sedangkan bahan pencemar berupa partikulat (padat maupun cair) merupakan bahan pencemar yang sangat berbahaya (sifat racunnya sekitar 107 kali dari sifat racunnya gas karbon monoksida). Gas-gas Nitrogen oksida. 2. Pembakaran tidak sempurna dari bahan bakar atau senyawa senyawa karbon lainnya: 2 C + O 2 ? 2 CO b. CH Gas belerang oksida. Penguraian gas karbon dioksida pada suhu tinggi: 2 CO2 ? 2 CO + O 2 d. 3. 4. tidak berbau. 2. NOx Gas hidrokarbon. tidak mempunyai rasa. CO Gas-gas nitrogen oksida. titik didih -192º C. 1. third edition. SOx Partikulat-partikulat (padat dan cair) Gas karbon monoksida merupakan bahan pencemar yang paling banyak terdapat di udara. Reaksi-reaksi yang menghasilkan gas karbon monoksida antara lain: a. Gas karbon monoksida.5% dari berat udara.Sumber: “Environmental Science”. 1983. NOx 11 . Gas karbon monoksida yang dihasilkan secara alami yang masuk ke atmosfer lebih sedikit bila dibandingkan dengan yang dihasilkan dari kegiatan manusia. Gas karbon monoksida (CO) Karbon monoksida adalah gas yang tidak berwarna. 5. Reaksi antara gas karbon dioksida dengan karbon dalam proses industri yang terjadi dalam tanur: CO2 + C ? 2 CO c. tidak larut dalam air dan beratnya 96.

tetapi gas nitrogen dioksida berwarna coklat kemerahan dan berbau tajam dan menyebabkan orang menjadi lemas. Gas-gas belerang oksida SOx Gas belerang dioksida SO2 tidak berwarna.Gas-gas Nitrogen oksida yang ada di udara adalah Nitrogen monoksida NO. dalam tanah dan dalam sedimen yang masuk ke dalam lapisan atmosfer : 2 (CH2O)n ? CO2 + CH4 4. dan berbau sangat tajam. Gas metana CH4 adalah senyawa hidrokarbon yang banyak dihasilkan dari penguraian senyawa organik oleh bakteri anaerob yang terjadi dalam air. Partikulat 12 . dan Nitrogen dioksida NO2 termasuk bahan pencemar udara. S + O2 ? SO2 2 SO2 + O 2 ? 2 SO3 5. Gas belerang dioksida SO2 terdapat di udara biasanya bercampur dengan gas belerang trioksida SO3 dan campuran ini diberi simbol sebagai SOx. Reaksi-reaksi yang menghasilkan gas NO dan NO2 antara lain: (1210 – 1765)ºC N + O2 ? 2 NO 2 NO + O2 ? 2 NO 3. Hidrokarbon CH Sumber terbesar senyawa hidrokarbon adalah tumbuhtumbuhan. tidak berbau. Gas belerang dioksida dihasilkan dari pembakaran senyawasenyawa yang mengandung unsur belerang. Gas Nitrogen monoksida tidak berwarna.

Dari paru-paru.6 Dampak Pencemaran Udara 1. 3. Udara terasa sesak dan pengap 2. Naiknya suhu udara 4.3 trilyun rupiah di tahun 2015. bronkitis.8 trilyun rupiah dan akan meningkat menjadi 4. berkurangnya hari kerja efektif. zat pencemar diserap oleh sistem peredaran darah dan menyebar ke seluruh tubuh. Hujan asam 13 . Dampak kesehatan yang paling umum dijumpai adalah ISNA (infeksi saluran napas atas).Yang dimaksud dengan partikulat adalah berupa butiran-butiran kecil zat padat dan tetes-tetes air. termasuk di antaranya. antara lain klorosis. 2. Dampak kesehatan Substansi pencemar yang terdapat di udara dapat masuk ke dalam tubuh melalui sistem pernapasan. dan gangguan pernapasan lainnya. Memperkirakan dampak pencemaran udara di Jakarta yang berkaitan dengan kematian prematur. perawatan rumah sakit. Dampak terhadap tanaman Tanaman yang tumbuh di daerah dengan tingkat pencemaran udara tinggi dapat terganggu pertumbuhannya dan rawan penyakit.5 Ciri-ciri Pencemaran Udara 1. sedangkan partikulat berukuran kecil dan gas dapat mencapai paru-paru. Partikulat yang terdeposisi di permukaan tanaman dapat menghambat proses fotosintesis. Iritasi mata karena debu 2. dan bintik hitam. Beberapa zat pencemar dikategorikan sebagai toksik dan karsinogenik. Banyaknya kandungan CO2 dan CO dalam udara 3. Partikulat-partikulat ini banyak terdapat dalam lapisan atmosfer dan merupakan bahan pencemar udara yang sangat berbahaya. nekrosis. 2. dan ISNA pada tahun 1998 senilai dengan 1. Jauhnya penetrasi zat pencemar ke dalam tubuh bergantung kepada jenis pencemar. asma. Partikulat berukuran besar dapat tertahan di saluran pernapasan bagian atas.

faktor yang dapat mempengaruhi pencemaran udara di atmosfer adalah: 1. Mempengaruhi kualitas air permukaan Merusak tanaman Melarutkan logam-logam berat yang terdapat dalam tanah sehingga memengaruhi kualitas air tanah dan air permukaan d. ozon. c. Akibatnya panas terperangkap dalam lapisan troposfer dan menimbulkan fenomena pemanasan global. d. CFC. Kelembaban Kelembaban udara relatif yang rendah (< 60%) di daerah tercemar SO2. 2.7 Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Pencemaran Udara Faktor. Pembentukan dan penguraian molekul-molekul ozon (O3) terjadi secara alami di stratosfer. Peningkatan suhu rata-rata bumi Pencairan es di kutub Perubahan iklim regional dan global Perubahan siklus hidup flora dan fauna 5.pH biasa air hujan adalah 5. b. Pencemar udara seperti SO2 dan NO2 bereaksi dengan air hujan membentuk asam dan menurunkan pH air hujan. sehingga terbentuk lubang-lubang pada lapisan ozon. Bersifat korosif sehingga merusak material dan bangunan 4. b. Emisi CFC yang mencapai stratosfer dan bersifat sangat stabil menyebabkan laju penguraian molekul-molekul ozon lebih cepat dari pembentukannya. metana. c.6 karena adanya CO2 di atmosfer. Pada kelembaban 14 . akan mengurangi efek korosif dari bahan kmia tersebut. dan N2O di lapisan troposfer yang menyerap radiasi panas matahari yang dipantulkan oleh permukaan bumi. Dampak dari hujan asam ini antara lain: a. Kerusakan lapisan ozon Lapisan ozon yang berada di stratosfer (ketinggian 20-35 km) merupakan pelindung alami bumi yang berfungsi memfilter radiasi ultraviolet B dari matahari. Dampak dari pemanasan global adalah: a. Efek rumah kaca Efek rumah kaca disebabkan oleh keberadaan CO2.

Suhu Suhu yang menurun pada permukaan bumi. g. akan meningkat pula kecepatan reaksi suatu bahan kimia. Penyakit yang tersembunyi yang dapat memperpendek umur. Pergerakan udara Pergerakan udara yang cepat dapat meningkatkan abrasi bahan bangunan. Keadaan tersebut dapat menyebabkan kerusakan bahan atau alat bangunan. Sakit. c. misalnya pada: aktivitas atlet. aktivitas belajar. Secara umum efek pencemaran udara terhadap individu atau masyarakat dapat berupa: a. sehingga akan meningkatkan efek korosif bahan pencemar di daerah yang udaranya tercemar. kemampuan sensorik. saraf. e. 15 . Iritasi sensorik. menghambat pertumbuhan dan perkembangan. dapat menyebabkan peningkatan kelembaban udara relatif. b. 4. Sinar matahari Sinar matahari dapat mempengaruhi bahan oksidan terutama O3 di atmosfer. Rasa tidak nyaman (bau). atau bahan yang terbuat dari karet. 5.relatif lebih atau sama dengan 80% di daerah tercemar SO2. Penimbunan bahan berbahaya dalam tubuh. Dampak Bahan Pencemar Udara Baik gas maupun partikel yang berada di atmosfer dapat menyebabkan kelainan pada tubuh manusia. akan terjadi peningkatan efek korosif SO2 tersebut. aktivitas motorik. 2. Mengganggu fungsi fisiologis dari: paru. 3. transpor oksigen oleh hemoglobin. Pada suhu yang meningkat. baik yang akut maupun kronis. f. Kemunduran penampilan. Jadi dapat dikatakan bahwa sinar matahari dapat meningkatkan rangsangan untuk merusak bahan. d.

Gunakan kendaraan yang ramah lingkungan seperti becak. terlebih dengan bersepeda Anda juga sehat karena aktivitas ini bagus untuk jantung. Ikutlah komunitas bersepeda. f. tanamilah dengan tumbuhan. Akan tetapi. satu untuk Anda dan satu lagi milik pasangan Anda. Hal ini berguna untuk menyejukkan dan mengurangi jumlah polusi udara di sekitar kita.2. 16 . sebaiknya selalu lakukan pengecekan supaya mesin kendaraan bagus dan mengurangi polusi udara dengan memastikan emisi pembuangan di kendaraan Anda baik. Gunakan transportasi umum. sepeda. b. d. Adapun beberapa usaha yang dapat dilakukan untuk menanggulangi pencemaran udara antara lain sebagai berikut : a.7 Cara Menanggulangi Pencemaran Udara Pencemaran udara sebenarnya dapat ditanggulangi. usaha untuk menanggulangi pencemaran udara ini harus didukung oleh kesadaran masyarakat akan pentingnya udara bagi kehidupan. Berapa pun luas area kosong di rumah atau di tempat kerja kita. Menanam dan merawat tumbuhan di sekitar lingkungan kita. mobil ataupun motor. Jika menggunakan mobil atau motor. Jika tidak perlu sekali. kenapa tidak menggunakan satu saja? Anda bisa mengantar jemput pasangan sambil berangkat dan pulang kantor bukan? c. Ini akan membantu mengurangi jumlah kendaraan yang membuang polusinya setiap hari ke angkasa. Anda bisa memelihara tanaman dalam pot dan meletakkannya atau bisa juga menggantungnya di teras atau beranda rumah. simpan kendaraan pribadi Anda di rumah dan gunakan transportasi umum yang ada. e. Jika Anda memiliki 2 mobil. dokar atau delman. Gunakan kendaraan bermotor Anda. Jika lahan kosong benar-benar tidak ada. Gunakan bahan bakar yang ramah lingkungan. Alat transportasi yang ramah lingkungan seperti sepeda akan sangat membantu untuk mengurangi polusi udara di kota. seefisian mungkin.

Lakukan gerakan menanam pohon dengan baik di lingkungan pinggir jalan yang berkoordinasi dengan dinas tata kota atau Anda bisa melakukan sebuah acara khusus untuk mewujudkan gerakan cinta kepada lingkungan dan stop polusi udara.g. 17 .

maka definisi dari metode yaitu cara kerja untuk dapat memahami objek yang menjadi sasaran ilmu yang bersangkutan. Penelitian ini bersifat observasi siswa mengamati langsung ke suatu daerah yang telah di tugaskan sekolah secara berkelompok untuk mengadakan penelitian tentang adanya pencemaran air. Studi Literatur dan Dokumentasi Melalui teknik studi literatur. baik pendapatnya sebagai dasar teori maupun sebagai pembanding dalam pemecahan masalah ini. Studi dokumentasi dilakukan dengan cara mencari data-data yang dapat menunjang penelitian. kami mendapatkan berbagai konsep yang relevan dengan penelitian yang dilakukan dengan cara mempelajari bukubuku yang berkaitan dengan masalah yang dibahas.2 Teknik dan Instrumen Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data adalah suatu teknik yang dipergunakan untuk menghimpun data yang diperlukan sesuai dengan masalah yang diteliti: 1. atau dokumentasidokumentasi yang kami peroleh langsung dari lokasi penelitian. bisa diperoleh dari internet. dalam kegiatan penelitian siswa mewancarai masyarakat setempat untuk mencari tahu langsung adanya pencemaran air di sekitar lingkungan daerah Tamansari dan Kutamaneuh Kecamatan Pangkalan Kabupaten Karawang. Sehubungan dengan upaya ilmiah.BAB III METODE PENELITIAN 3. dalam arti kata yang sesungguhnya adalah cara atau jalan. 3. Metode observasi merupakan metode yang dilakukan dengan cara meninjau langsung ke lokasi penelitian. 18 . Metode penelitian yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dan metode deskriptif. Metode ini dilakukan untuk memperoleh data sekunder seperti keadaan lokasi yaitu dengan cara mempelajari dokumentasi-dokumentasi dan literatur-literatur lain yang ada hubungannya dengan masalah yang diteliti. 2.1 Metode Metode (Yunani: Methodos).

Instrumen penelitian merupakan alat bantu yang digunakan dalam penelitian untuk mengumpulkan data-data yang diperlukan. Kamera 2. Bolpoin 6. Masker 19 . Recorder 4. hanya ada delapan alat dan bahan seerhana yang kami gunakan dalam melaksanakan penelitian. Handphone 3. Buku Catatan 5. Sesuai dengan masalah yang akan diteliti.3 Alat Dan Bahan Alat dan bahan penelitian yang kami gunakan terbialang tidak neko-neko. dampak dan cara penanggulangan pencemaran air di daerah Tamansari dan Kutamaneuh Kecamatan Pangkalan Kabupaten Karawang. data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah mengenai faktor. yaitu sebagai berikut : 1. sangat sederhana sekali. 3.

Pabrik kapur Di Pakapuran Dari hasil penelitian kami di Kp. Tegalwaru Kab.2 Pembahasan 1. 4. Pakapuran Ds. Tamansari Rt 03/Rw 05 Kec. membuat hampir 90% lingkungan sekitar kampung Pakapuran tercemar udaranya karena asap yang banyak keluar dari pabrik kapur tersebut. Tamansari membuktikan bahwa terdapat beberapa faktor yang menyebabkan udara di lingkungan tersebut bisa terbilang tercemar.BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4. Faktor Penyebab Pencemaran Udara a. Pangkalan Kab. Karawang Waktu : Tanggal 25 Februari 2013. dan berikut faktor-faktor penyebab tercemarnya udara di Kp. Palasari Ds. Tempat Penelitian Pertama TKP : Kp. Pakapuran tersebut : 1) Banyaknya pabrik kapur di lingkungan sekitar Banyaknya pabrik kapur di kampung Pakapuran. Karawang. Tempat Penelitian Kedua TKP : Kp. Pakapuran Ds. mengganggu kesehatan manusia dan mengganggu kendaraan bermotor akibat asap-asap pembakaran tersebut. Pakapuran Kampung pakapuran merupakan salah satu contoh pencemaran udara. karena adanya pembuatan kapur dan asapnya mengganggu lingkungan. 2) Pembakaran batu kapur menggunakan karet (Ban) 20 . Kp. Kutamaneuh Rt 09/Rw 03 Kec. Waktu : Tanggal 28 Januari 2013. Karenanya sekarang kampung Pakapuran sangat pengap dan sangat tidak nyaman udaranya untuk di hirup oleh masyarakat sekitar maupun masyarakat yang melewati jalan kampung Pakapuran tersebut. 1. 2.1 Hasil Penelitian 1.

Pabrik Batu Di Palasari Berikut faktor-faktor penyebab tercemarnya udara di Kp.Pembakaran batu kapur yang menggunakan bahan dasar karet ini sangat buruk bagi lingkungan dan juga masyarakat yang berada di lingkungan sekitar maupun masyarakat yang melewati jalan dari kampung Pakapuran tersebut. iritasi kulit. Palasari juga tercemar udaranya karena banyaknya kendaraan yang lewat dengan kondisi jalan yang rusak dan berdebu. 2) Debu yang beterbangan karena mesin pabrik Debu yang beterbangan ini menyebabkan pernapasan bisa terbilang sangat terganggu ke intensitasannya karena hampir 75% dalam ruang lingkup pabrik tersebut terkontaminasi oleh debu-debu yang berhamburan di sekitar pabrik tersebut. asma. sekitar 45% motor dan 10% mobil pribadi keluar masuk Kp. dan lain-lain b. bronchitis. Palasari. Sementara dalam radius 250m dari pabrik tersebut hampir 30% ruang lingkup tersebut telah terkontaminasi oleh debu-bedu yang sungguh merugikan dan tak menyehatkan bagi warga sekitar. 3) Banyaknya kendaraan yang lewat Selain pencemaran oleh pabrik. Kp. Karena adanya pabrik tersebut warga Palasari sangat dirugikan baik dalam kesehatan maupun perekonomian. warga Palasari terancam terkena banyak penyakit karena limbah pabrik tersebut seperti Bronhitis. Dalam hal kesehatan. Sementara dalam hal perekonomian limbah pabrik tersebut mengakibatkan lahan sawah yang ada di sekitar pabrik tersebut tidak berfungsi/tidak dapat di Tanami lagi yang membuat warga Palasari sangat di rugikan oleh pabrik tersebut. asma. Dampak buruk bagi maasyarakat sekitar adalah udara menjadi berbau sangat tidak sedap karena karet yang di bakar. Palasari setiap harinya yang mengakibatkan udara di kampung Palasari tercemar karena partikel debu yang berterbangan akibat 21 . Sekitar 45% mobil truk dan mobil diesel. menambah wabah penyakit pada masyarakat sekitar seperti Batuk-batuk. Palasari tersebut : 1) Limbah pabrik berupa polutan Limbah pabrik yang berupa udara yang tidak sehat/sudah tercampur dengan zat kimia berbahaya menjadikan pabrik ini sebagai faktor tercemarnya Kp. TBC dsb.

2. 22 . 3. Palasari. Dampak Pada Lingkungan Sosial Pencemaran udara tersebut bisa merugikan masyarakat setempat. Pakapuran. contohnya: Tempat tinggal. 2) Kp. Palasari tidak jauh beda dengan apa yang terjadi di Kp. Palasari Dampak lingkungan fisik yang ada di Kp.lewatnya kendaraan-kendaraan tersebut yang sedikit demi sedikit menambah bibit penyakit bagi warga Kp. Pakapuran. Pakapuran tidak lain dan tidak bukan adalah banyaknya asap berbau menyengat di lingkungan sekitar dari hasil pembakaran batu kapur dengan menggunakan bahan dasar pembakaran karet (Ban). misalnya seperti pada tempat tinggal dan kesehatan. bisa menjadi kotor dan pepohonan pun menjadi kotor sehingga debu tersebut akan menyebar lewat angin dan membahayakan kesehatan pada manusia seperti sesak napas/asma. Palasari ini asap Yang dikeluarkan bukan berupa asap kapur melainkan partikel-partikel debu yang beterbaran karena proses peleburan batu dengan mesin berbobot berat sehingga lingkungan sekitar pun tertutup oleh debu. menimbulkan jerawat pada kulit sensitif. akan tetapi lingkungan yang terbilang jalannya masih jelek pun terkena imbas yang sama yaitu lingkungan yang terlapisi oleh debu. Dampak Pada Lingkungan Fisik 1) Kp. dan lainnya. Dampak Terhadap Lingkungan Fisik a. batuk-batuk. Pakapuran Dampak lingkungan fisik yang paling meninjol di Kp. Sehingga setiap sudut pada lingkungan sekitar pun tertutupi oleh sisa pembakaran kapur yang berwarna hitam menyelimuti lingkungan di Kp. gatal-gatal. Selain di sebabkan karena pabrik Kp. hanya bedanya di Kp. Palasari juga terkena pencemaran udara karena jalan umum yang rusak dan berdebu tebal akibatnya bukan hanya lingkungan sekitar pabrik saja yang terkena imbas berupa lingkungan yang tertutupi oleh debu.

lho. Jadi dengan cara ini debu yang ada kemungkinan tidak akan bisa masuk ke dalam rumah warga lewat atap karena sebelum memasang genting mereka sebelumnya melapisi atap mereka dengan asbes terlebih dahulu baru setelahnya genting di pasang di atap mereka. Tanaman penghalang mampu menyerap debu. lidah mertua. Kp. 2) Menggunakan alat filtrasi di dalam rumah setiap warga Memasang filter dipergunakan dalam ruangan di maksudkan untuk menangkap polutan dari sumbernya dan polutan dari udara luar ruangan. sri rejeki.'' kata Iin. Kp. monstera. dan tanaman dolar (Ficus pumila). Alternatif yang bisa dipilih adalah pohon teh-tehan. Ada beberapa jenis tanaman yang ditandainya mampu menyerap gas beracun dengan berbagai kapasitas rendah hingga sedang. Pakapuran Melapisi atap genting rumah masyarakat dengan asbes Cara yang satu ini telah diterapkan oleh hampir seluruh warga masyarakat Kp. kembang anak nakal (Durant repens). puring. udara yang mengandung polutan dilewatkan melalui alat ini sehingga udara dalam ruangan sudah berkurang polutannya atau disebut bebas polutan. Cara Penanggulangan Pencemaran Udara Di Lokasi Penelitian a. Misalnya.4. Ia menggambarkan bentuk gelombang suara yang melingkar vertikal dan horisontal 'seperti bola' bakal terhambat jalannya oleh daun perdu yang relatif rapat. ''Perdu juga peredam suara. b. Pembersihan udara secara elektronik ini. Palasari 1) Menanami banyak tanaman yang menyerap debu Tanaman berdaun kecil-kecil dan lebat diduga memiliki daya isap CO2 lebih kuat dibanding yang lebar tetapi sedikit. 23 . Butiran halus kotoran akan menempel pada daun yang kemudian luruh saat diguyur hujan. dan pandan bali. Pakapuran yang digunakan dengan maksud untuk menangkal debu dari pabrik kapur yang ada di sekitar warga melalui atap rumah mereka.

maupun global. 5. serta pada manusia dapat mengganggu fungsi faal dari organ tubuh seperti paru-paru. Ilmu lingkungan biasanya membahas pencemaran yang disebabkan oleh aktivitas manusia. pembangkit listrik. pembuluh darah. panas. pencermaran lingkungan pasti terjadi.2 Saran setelah membaca makalah ini di harapkan para pembaca bisa mengerti dan sadar akan kesehatan lingkungannya masing-masing dan tidak mencemari lingkungan. . pemanas rumah. yang dapat dicegah dan dikendalikan. Beberapa definisi gangguan fisik seperti polusi suara. pembakaran pertanian. Pencemaran lingkungan tersebut tidak dapat dihindari. gas beracun). Gas ini tidak berwarna dan tidak berbau. Sifat alami udara mengakibatkan dampak pencemaran udara dapat bersifat langsung dan lokal.1 Kesimpulan Pencemaran udara dapat ditimbulkan oleh sumber-sumber alami maupun kegiatan manusia.BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5. pembakaran di perindustrian. Syaratsyarat suatu zat disebut polutan bila keberadaannya dapat menyebabkan kerugian terhadap makluk hidup. Karena kegiatan manusia. dan sebagainya. tetapi sangat berbahaya Pencemaran dapat timbul sebagai akibat kegiatan manusia ataupun disebabkan oleh alam (misal gunung meletus. Zat atau bahan yang dapat mengakibatkan pencemaran di sebut polutan. 24 . regional. dari asap rokok. serta iritasi pada mata dan kulit proses pembakaran tidak sempurna oleh bensin dalam mobil. radiasi atau polusi cahaya dianggap sebagai polusi udara.

wikipedia./polusi-udara-outdoor-kim 25 ../pencemaran-udara-dampak-dansoldavintugas.com/.DAFTAR PUSTAKA id...pptlifestyle..id/downloads/Udara.dedismk.com/./efek-dampakpencemaranrepository.blogspot..ac. PDFputracenter./pencemaran-udara_6858.com/.net/.go..blogspot.org/wiki/Pencemaran_udarawww.binus.depkes..id/content/S0104/S010457879.kompa siana..

2 2.1 2.1 1.2 1.6 2.4 2.2 Kesimpulan Saran 24 24 24 25 DAFTAR PUSTAKA ii 26 .1 5.7 2.3 2.1 Hasil Penelitian 20 20 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.8 Pengertian Pencemaran Pengertian Udara Pengertian Pencemaran Udara Zat-zat Pencemar dan Pencemaran Udara Ciri-ciri Pencemaran Udara Dampak Pencemaran Udara Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Pencemaran Udara Cara Menanggulangi Pencemaran Udara 5 5 6 7 9 13 13 14 15 BAB III METODE PENELITIAN 3.3 Metode Teknik dan Instrumen Pengumpulan Data Alat Dan Bahan 18 18 18 19 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 3.2 3.DAFTAR ISI KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN 1.5 2.3 1.4 Latar Belakang Rumusan Masalah Tujuan Penulisan Manfaat Penulisan i ii 1 1 2 2 3 BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.

Oleh kerena itu saya harapkan kepada para pembaca untuk memberikan masukan-masukan yang bersifat membangun untuk kesempurnaan makalah ini.KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala limpahan Rahmat. Inayah. Pangkalan. Makalah ini saya akui masih banyak kekurangan karena pengalaman yang saya miliki sangat kurang. Mei 2013 Penyusun i 27 . sehingga saya dapat memperbaiki bentuk maupun isi makalah ini sehingga kedepannya dapat lebih baik. petunjuk maupun pedoman bagi pembaca dalam administrasi pendidikan dalam profesi keguruan. Taufik dan Hinayahnya sehingga saya dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini dalam bentuk maupun isinya yang sangat sederhana. Semoga makalah ini dapat dipergunakan sebagai salah satu acuan. Harapan saya semoga makalah ini membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca.

PENELITIAN PENCEMARAN UDARA Laporan ini Diajukan untuk memenuhi salah satu Mata pelajaran Pendidikan Lingkungan Hidup Disusun oleh Kelas Ketua Anggota : XI.Bayu Ahmadi : Sumiyati Mela Laelatul K Memey Meiliasari Ika siti m Afni Rahma D Ira Sri rahmawati Nurhalimah Esih Sukaesih Namah Fitriani Nunung Pipih Sopiah Dani Robi Hidayat Arif Septiana Aris Nandar Muhamad Hidayatullah SMA NEGERI 1 PANGKALAN KARAWANG TAHUN 2013 28 .IPA’3 : M.

LAMPIRAN-LAMPIRAN 29 .

30 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful