P. 1
JAJANAN TIDAK SEHAT

JAJANAN TIDAK SEHAT

|Views: 28|Likes:
Published by Melania RJ
JAJANAN TIDAK SEHAT
JAJANAN TIDAK SEHAT

More info:

Published by: Melania RJ on Sep 21, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/31/2014

pdf

text

original

JAJANAN TIDAK SEHAT: Waspadalah Para Ortu, Anak SD Paling Suka

BISNIS.COM, JAKARTA -- Mayoritas siswa Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) di Indonesia gemar jajan meskipun jajanannya tidak sehat. Oleh karena itu, kantin yang sehat dan higienis pun diperlukan untuk memenuhi kebutuhan gizi dan memelihara ketahanan anak. Temuan itu dipaparkan oleh Roy A. Sparringa, Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dalam Seminar Kantin Higienis Sunlight, Kamis (20/6). Roy memaparkan 69% Penganan Jajan Anak Sekolah (PJAS) didapatkan di kantin, sedangkan 28% didapatkan di sekitar sekolah. PJAS harus memenuhi tiga kriteria, yaitu aman, bermutu, dan bergizi. BPOM menjalankan aksi nasional PJAS demi mencapai tiga kriteria PJAS. Sayangnya aksi tersebut belum banyak diketahui oleh guru SD. Sementara itu, seorang guru SDN Karet 06 Jakarta, Fitnawati, mengaku belum pernah mendengar aksi nasional PJAS. Dia pun masih menemui keberadaan PJAS tidak sehat di sekolahnya. "Dalam kompleks sekolah saya terdapat tiga sekolah. Tidak ada pengelolaan kantin, mungkin yang dikelola hanya tukang jajanannya saja bukan bentuk makanannya. Karena yang saya tahu masih ada makanan yang tidak layak dikonsumsi anak tapi masih tetap ada", kata Fitnawati. Ubah Perilaku Program aksi nasional PJAS bukanlah pembangunan fisik semata, perubahan perilaku juga diperlukan untuk menjamin ketersediaan PJAS yang sehat dan higienis. Menurut pakar kesehatan Dr Nurrahmiati kontaminasi bakteri pada makanan bukan hanya disebabkan oleh bahan baku saja tetapi juga peralatan makan dan perilaku penjual makanan. "Seharusnya mencuci peralatan itu dibawah air yang mengalir. Memang boros, tapi kalau kita sakit akan lebih boros lagi," kata Nurrahmiati. Nurrahmiati juga mengatakan bahwa sebaiknya spons tidak ditinggalkan dalam keadaan basah saat selesai mencuci piring. Bak pencucian piring untuk mencuci peralatan kotor dan bahan makanan pun sebaiknya dipisahkan untuk mencegah kontaminasi silang. (Antara)(Foto:kemenkes) Editor : Bambang Supriyanto

mengatakan bahwa bahan jajanan anak sekolah. "Idealnya. dan hanya satu persen yang mengaku tidak pernah jajan. tidak memenuhi syarat. bermutu dan memenuhi kriteria keamanan pangan dan kandungan gizi. Padahal kualitas pangan jajanan yang rendah dapat memperburuk status gizi anak sekolah akibat asupan gizi terganggu. "Kalau tidak. Sparringa di Jakarta.Hati-hati banyak jajanan SD tak higienis Kamis. dan keracunan yang disebabkan oleh berbagai jenis virus dan bakteri. harus aman. Hasil monitoring BPOM menunjukkan 48 persen siswa SD mengaku sering jajan. minat anak untuk jajan begitu tinggi. salah satunya disebabkan kurangnya higienitas kantin. Sayangnya." kata Roy. higienis dan terjaga sanitasinya. disentri. dapat menimbulkan berbagai penyakit seperti diare. Nurrahmiati. terutama SD. Editor: Jafar M Sidik . jajanan anak sekolah haruslah aman dari cemaran merugikan. terutama SD. thypus. sekitar 40 hingga 44 persen jajanan anak sekolah." kata Nurrahmiati. sementara 51 persen lain mengaku kadang-kadang saja.Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebutkan banyak pangan jajanan anak Sekolah Dasar yang tidak higienis. "Berdasarkan hasil pengawasan. 20 Juni 2013 15:33 WIB | 1321 Views Pewarta: Ida Nurcahyani Jakarta (ANTARA News) . Pakar kesehatan masyarakat yang aktif bekerja pada Kementerian Kesehatan. Kamis." kata Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya BPOM Roy A.

Menurut dia. Untuk mendukung kantin sehat. Jajanan sehat bukan hanya bergantung pada kandungan jajajan. harus dibedakan tempat mencuci peralatan dengan pencucian bahan pangan karena itu bisa menyebabkan munculnya persilangan bakteri yang justru bisa menjadi sumber penyakit bagi anak. ISPA. dan keracunan. kebersihan individu dalam mengolah makanan. murid yang tidak dibekali makanan dari rumah bisa membeli bermacam-macam makanan yang disediakan. Ketidakhigienisan itu bisa dilihat dari kebersihan peralatan masak dan makan yang dipakai. apakah kita pernah berpikir makanan yang dijual itu higienis? Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam laporan hasil pengawasan terhadap Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) selama 2006-2010 menunjukkan. Bermutu. Sunlight mengkampanyekan "Kantin Higienis". pakar kesehatan yang bekerja di Kementerian Kesehatan dalam bincang kesehatan Kantin Higienis Sunlight di Jakarta. Di sana. jajanan yang dibeli dari kantin yang tidak higienis bisa menimbulkan sejumlah penyakit. thypus. Tapi. Salah satunya disebabkan oleh tidak higienisnya kantin atau tempat jajan di sekolah.COM . Kantin harus sehat dan higienis agar tidak menimbulkan penyakit pada anak.Kantin sekolah selama ini menjadi tempat yang paling diburu para murid untuk jajan. FIMELLE. ketersediaan jajanan yang bebas dari mikroba. keamanan terhadap penyediaan air. tapi juga tingkat higienitas kantin. dan Bergizi. "Kantin sekolah harus bersih dan higienis karena berperan penting dalam menyediakan makanan dan minuman yang aman dan sehat untuk ana-anak. Harus bisa dipastikan makanan yang dikonsumsi juga bebas dari mikroba yang dapat menyebabkan penyakit. diare. dan perlindungan makanan dari kontaminasi. . Nurrahmiati menambahkan. seiring dengan Program Aksi Nasional Gerakan menuju Jajanan Anak Sekolah yang Aman. mulai dari sakit perut. keamanan dan kebersihan makanan yang diproduksi. Kamis (20/6) Selain itu. pengelolaan air limbah. disentri. sekitar 40-44 persen jajanan anak sekolah belum memenuhi syarat layak.Membangun Kantin Sehat dan Higienis untuk Anak Indonesia Sekitar 40-44 persen jajanan anak sekolah belum memenuhi syarat layak. kebersihan peralatan masak dan makan ini sangat penting." jelas Nurrahmiati.

82% dari 1." imbuh Roy Sparingga. orang tua. Roadshow Kampanye Pangan Jajanan Anak Sekolah ini merupakan bagian dari aksi nasional yang .” kata Supriyanto dalam Roadshow Kampanye Pangan Jajanan Anak Sekolah di SD Karang Pawulang. Supriyanto mengatakan. roadshow ke tujuh kota besar di Indonesia. Karena berjualan di sekolah. masyaraka. (Dian) Bahaya!…Banyak Jajanan Anak Sekolah Gunakan Pengawet dan Pewarna Pakaian Jumat. biasanya makanan yang dijual harganya murah. karena itu orang tua sebaiknya membekali anaknya dengan makanan bukan uang jajan. orang tua lebih baik memberikan bekal makanan kepada mereka. pedagang cenderung memilih bahan baku yang murah. Kamis (14/3). 15 Maret 2013 | 11:21 [BANDUNG] Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan Bandung. Penyakit gagal ginjal merupakan salah satu penyakit yang disebabkan adanya penumpukan bahan kimia berbahaya di dalam tubuh. Daripada memberi uang untuk jajan di sekolah. hingga kompetisi kantin sehat. Kampanye yang dimulai sejak Mei ini sudah dilakukan dengan menggelar berbagai acara. “Itu berbahaya buat kesehatan anak -anak pada jangka panjang. penelitian lembaganya di Jawa Barat (Jabar) tahun 2012 menunjukkan 17. Kampanye ini bagus dan sejalan dengan visi pemerintah.650 sampel pangan jajanan anak sekolah mempergunakan pengawet dan pewarna pakaian. Pewarna kain itu lebih murah daripada pewarna untuk makanan. Penjual makanan tidak mungkin berdagang di sekolah apabila tidak ada yang membelinya. baso.” Supriyanto menjelaskan. sementara pemanis buatan ditemukan pada minuman berwarna. Bandung. mulai dari sekolah." jelas Senior Brand Manager Sunlight Risyantie Wulansari."Ini adalah wujud edukasi kepada berbagai pihak mengenai langkah-langkah yang sebaiknya dilakukan untuk menciptakan kantin sekolah yang sehat. “Anak -anak juga bisa terkena kanker hati kalau memakan jajanan yang mengandung bahan berbahaya.” imbuh Supriyanto. Salah satu cara mencegahnya adalah dengan merubah perilaku orang tua pada anak-anak. Supriyanto Utomo menyatakan. dan mie basah. “Untuk menjual dengan harga murah. "Butuh dukungan dari semua pihak. Sementara. mulai dari seminar. penggunaan formalin ditemukan dalam makanan jenis tahu. Menurut Supriyanto. dan pemangku kepentingan lainnya dalam mewujudkan lingkungan kanti yang berkualitas dan penyediaan pangan yang aman. setiap makanan yang tidak habis dijual harus bisa dijual kembali. karena lebih terjamin kebersihan dan kesehatannya. zat pewarna tekstil biasa ditemukan pada jajanan berupa kerupuk. Makanan yang mengandung bahan berbahaya itu bisa berdampak buruk buat kesehatan dalam jangka panjang. Selain itu. penggunaan bahan berbahaya pada jajanan anak tidak lepas dari permintaan pasar. “Makanya mereka memakai pengawet seperti formalin agar tidak merugi. deputi bidang pengawasan keamanan pangan dan bahan berbahaya BPOM.” ujar dia. termasuk bagaimana menjaga kehigienisan dan kualitas makanan bagi anak sekolah.

yaitu siswa guru dan kepala sekolah. KOMPAS. Jika pada tahun 2008-2010.561 SD yang kita intervensi (soal kampanye pangan jajanan anak sekolah). Kepala SD Karang Pawulang. Siswandi menambahkan. sejak dicanangkan sudah ada peningkatan persentase keamanan jajanan anak sekolah. sekolah merupakan lembaga yang paling cocok sebagai sarana sosialisasi dan edukasi karena interaksi di sekolah sangat tinggi dan sasarannya sangat lengkap.Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) masih menemukan adanya jajanan anak di sekolah yang mengandung bahan-bahan tidak aman untuk kesehatan. dan zat pewarna. “Kami juga berharap orang tua bisa memberikan bekal kepada anak -anaknya. Karena ini harus kami awasi bersama. disela-sela acara sosialisasi dan promosi Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK). Menurut Supriyanto.dicanangkan oleh Wakil Presiden Boediono di Jakarta pada bulan Januari 2011 lalu. pada tahun 2011 meningkat jadi 65% dan tahun 2012 mencapai 76%. formalin." katanya.” kata Supriyanto. [153] 40 Persen Jajanan Sekolah Mengandung Bahan Berbahaya Penulis : Bramirus Mikail | Rabu.com . akan ada sekolah-sekolah yang kami jadikan mitra. Siswadi mengimbau supaya sekolah-sekolah membentengi diri dengan membuat kantin sekolah sehingga anak-anak tidak jajan sembarangan. di SMA Negeri 8 Bekasi. BPOM akan kembali melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah terkait edukasi mengenai pangan berbahaya. Demikian disampaikan oleh Hendri Siswadi. lanjut Siswadi. “Sudah ada 8. (23/5/2012). Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat BPOM.” ujarnya. formalin dan zat pewarna. Meski sudah ada beberapa pedagang yang diberikan informasi agar tidak menggunakan bahan berbahaya dalam makanannya. Tahun ini. pihaknya terkadang mengalami kesulitan mengontrol para pedagang makanan yang berjualan di luar sekolah." ungkapnya. informasi soal jajanan yang sehat ini juga kami berikan ke satpam di sekolah. Untuk menjamin makanan yang dikonsumsi aman. "Nantinya. . Rabu. "Kita tahu ada beberapa sekolah yang menjual makanan yang mengadung boraks. Hayati mengatakan. Tercatat bahwa hampir 40 persen pangan jajanan anak sekolah di seluruh Indonesia mengandung bahan berbahaya seperti boraks. 23 Mei 2012 | 16:08 WIB BEKASI. tetap saja ada pedagang baru yang berjualan di sekitar sekolah. tingkat keamanan jajanan anak sekolah yang memenuhi syarat secara nasional rata-ratanya hanya 56-60% saja. Tapi untuk pengawasan. Tapi dengan gencarnya BPOM melakukan sosialisasi dan pengawasan penurunannya sudah cukup signifikan.

" katanya. Mahada. dan dalam jangka panjang bisa mengakibatkan kanker kandung kermih. seperti Auramin. dan formalin.Ia menjelaskan fokus pengawasan jajanan anak sekolah akan lebih diutamakan pada tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah-sekolah negeri yang terletak dipinggir-pinggir kota. Demak.Kandungan rodamin B yang merupakan zat pewarna berbahaya untuk makanan. . masih ditemukan pada makanan yang dijual untuk anak-anak sekolah dasar di Kota Tegal. KOMPAS. dan rodamin B berbahaya bagi konsumen. muntah. Jawa Tengah. seperti kandungan boraks. karena bisa mengakibatkan mual. Kabupaten Tegal. Kandungan Rodamin B ditemukan pada makanan mi kering yang ditaburi bumbu berwarna merah. Wonosobo. Balai POM juga mengajari siswa cara memilih makanan yang mengandung pewarna dan pengawet berbahaya. 15 Desember 2011 | 19:12 WIB TEGAL. terhadap sejumlah makanan yang dijual di kantin sekolah maupun pedagang di sekitar sekolah. cilok.com . seperti Semarang. Aryanti. "Parameter lain. harus diuji di laboratorium. petugas Balai Besar POM Semarang juga memeriksa beberapa sampel makanan lain. kuning metanil. dan nughet. Balai POM juga menemukan kandungan formalin pada mi basah yang dijual pada salah satu sekolah dasar. dan Rembang. salah seorang petugas penguji sampel makanan dari Balai POM Semarang. yang dijual di sekitar SD Tegalsari 01. kuning metanil. seperti tahu gejrot. makanan yang mengandung pewarna berbahaya. serta SD Tegalsari 01 Kota Tegal. agar-agar curah. Alasannya anak SD cenderung lebih mudah tertarik dengan makanan yang berwarna-warni dan terlihat cerah yang keamanannya kurang terjamin. Masih Ditemukan Pewarna Berbahaya pada Jajanan Anak Penulis : Siwi Nurbiajanti | Kamis. Kepala Bidang Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen Balai Besar POM Semarang. Selain di Kota Tegal. tetapi juga di kota/kabupaten lain. Wonogiri. dan SD Mangkukusuman IX. mengatakan . Batang. Sampel makanan yang diperoleh dari pedagang langsung diuji. Pemeriksaan antara lain dilakukan di kompleks SD Mangkukusuman I. Kamis (15/12/2011). dalam pemeriksaan jajanan anak yang dilakukan di Semarang beberapa hari lalu. atau terkenal dengan sebutan dengan mi biting. Karanganyar. Dalam pemeriksaan itu. SD Mangkukusuman VIII. mengatakan. Pemalang. untuk tiga jenis pengujian. Temuan diperoleh dari hasil pemeriksaan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (POM) Semarang bersama Dinas Kesehatan Kota Tegal. SD Mangkukusuman V. pemeriksaan jajanan anak sekolah tidak hanya dilaksanakan di Kota Tegal. yaitu rodamin B. Temanggung.

langsung dibina. . "Ia juga tidak diperbolehkan menjual sisa makanan yang masih ada. Kepala Bidang Pencegahan. karena bisa mengakibatkan gangguan syaraf pusat dan ginjal. Menurut dia." kata Agus. makanan yang akan dijual harus diperiksa keamanannya terlebih dahulu. Agus Dwi Sulistyantono. Kepada pihak sekolah kami juga meminta agar memantau pedagang. Dinas Kesehatan Kota Tegal. sehingga tidak membahayakan siswa. dan Penyehatan Lingkungan. mengatakan. Penanggulangan Penyakit. sehingga sisa makanan ya ng ada tidak dijual kembali. pedagang yang kedapatan menjual makanan yang mengandung pewarna dan pengawet berbahaya. Pemerintah Kota Tegal berencana membuat kantin sehat di sekolah-sekolah pada 2012. Dalam kantin sehat.Begitu pula makanan yang mengandung formalin dan boraks juga berbahaya.

Pada pasal 12. Mutu. dan Gizi pangan.com – Pada dasarnya. 07 May 2012 .Bahan Kimia Berbahaya Pada Makanan author : K.11:51 am More Sharing ServicesShare|Share on facebookShare on twitter Dok. ayat (1). Intisari/ktw Beberapa contoh pangan yang menggunakan bahan kimia berbahaya. peraturan tersebut berbunyi. “Setiap orang yang memproduksi pangan dengan menggunakan bahan tambahan pangan untuk diedarkan wajib menggunakan bahan tambahan pangan yang diizinkan. 28 tahun 2004 tentang Keamanan. penggunaan bahan tambahan pangan (BTP) sudah diatur dalam Peratuarn Pemerintah no. Intisari-Online.” . Tatik Wardayati Monday.

tentu saja harus memperhatikan takaran yang seharusnya digunakan. menggunakan bahan kimia yang tidak diperuntukkan bagi bahan pangan. dan tidak mudah putus pada mie basah. lebih mengkilat. kadang-kadang yang digunakan para produsen melebihi takaran. kita kenali ragam bahan kimia berbahaya yang sering dipakai pada makanan dan minuman. Boraks atau asam boraks biasanya digunakan untuk bahan pembuat deterjen. Kenyataannya. Contoh pangan yang mengandung formalin adalah mie basah. lontong. Cirinya: tekstur sangat renyah dan terasa getir. yang sebenarnya bahan-bahan ini dilarang digunakan untuk makanan dan minuman. tekstur sangat kenyal. ikan segar. Makanan lain yang mengandung boraks yaitu kerupuk rambak dari tepung dan kerupuk gendar.Para produsen makanan sebenarnya bisa saja menggunakan bahan tambahan pangan yang alami. dan methanyl yellow . tidak lengket. bau menyengat khas formalin. Ciri-cirinya: tidak lengket. cilok. Sementara ikan asin. bisa membahayakan kesehatan kita. Formalin biasanya digunakan sebagai bahan perekat untuk kayu lapis dan disinfektan untuk peralatan rumah sakit serta untuk pengawet mayat. Misalnya saja. Jika larut dalam air akan menjadi hidroksida dan asam borat (H3BO3). Ciricirinya. dan daging segar berformalin. Boraks merupakan senyawa kimia dengan nama natrium tetraborat (NaB4O710H20). bila dikonsumsi dalam jangka panjang. tidak dihinggapi lalat serta memiliki bau menyenyat khas formalin.  Pewarna tekstil. rupanya mereka tidak percaya diri. Pangan yang mengandung boraks antara lain mie basah. bisa digunakan untuk 1 kilogram bahan pangan. Nah.  Formalin Formalin adalah larutan yang tidak berwarna dan baunya sangat menusuk. mengurangi kesadarahan air dan antiseptik. Salah satu bentuk turunan boraks yang sering disalahgunakan untuk pangan adalah bleng. rhodamin B. Boleh-boleh saja menggunakan BTP tersebut. bahan kimia yang sebenarnya tidak diperuntukkan untuk makanan dan minuman inilah. Formalin dilarang digunakan untuk pengawet pangan. Bertahan lebih dari 1 (satu) hari pada suhu ruang/suhu kamar. Bahkan. dan otak-otak. Bertahan lebih dari 1 (satu) hari pada suhu ruang/suhu kamar. tidak mudah hancur. Pangan lain berformalin yaitu tahu. Yuk. 1 g natrium benzoat yang berperan sebagai pengawet. Namun. bakso. dengan ciri-ciri bau menyengat khas formalin.  Boraks Boraks adalah senyawa berbentuk kristal putih tidak berbau dan stabil pada suhu dan tekanan normal.

supermarket. Sementara methanyl yellow atau kuning metanil adalah zat warna sintetis berwarna kuning kecokelatan dan berbentuk padat atau serbuk yang digunakan untuk pewarna tekstil (kain) dan cat. .. tidak jarang makanan tersebut menggunakan bahan pewarna sehingga dapat membahayakan kesehatan. Karena. kerupuk. memang jenis makanan yang dijajakan para pedagang di sekolah biasanya selalu terlihat menarik. (harapanrakyat.com). Hendra. Segera laporkan ke Badan POM RI untuk dapat ditindaklanjuti. Hal itu mungkin saja dilakukan supaya anak-anak tertarik untuk membelinya. serta banyak memberikan titik-titik warna tidak homogen/pewarnaan tidak merata. atau tempat jajanan. gulali dengan warna kuning mencolok (methanyl yellow) atau merah mencolok (Rhodamin B) dan berpendar. jangan ragu untuk mencatat apa yang Anda temukan tersebut. Salah seorang guru di SD Negeri 1 Pataruman.Pihak sekolah atau guru harus memantau jajanan yang biasa dikonsumsi para siswa di sekolah.Rhodamin B adalah pewarna sintetis berbentuk serbuk kristal merah keunguan dan dalam larutan akan berwarna merah terang berpendar. Rhodamin B biasa digunakan untuk industri tekstil dan kertas. Jajanan Pewarna Buatan Hantui Anak Sekolah Oleh: Entang Saeful Rachman14/04/2011 Banjar. lalu menemukan panganan yang dicurigai menggunakan bahan kimia berbahaya. Contoh pangan yang mengandung pewarna tekstil ini misalnya sirop. mengatakan. Suatu saat ketika Anda pergi ke pasar.

†• tuturnya. hijau dan putih. TK dan PAUD. karena ratarata jenis makanannya goreng an.†• katanya. kalau rasanya tetap sama manis. Seperti menanyakan nama makanannya apa. dia merasa yakin kalau pewarna yang digunakannya aman. kata Hendra. Dikatakan Yayat. Dengan cara seperti itu. ada yang kuning. Sementara itu. dan rasanya enak atau enggak. Satu bijinya saya jual seratus rupiah. selain makanan tersebut dibuat dengan berbagai warna. Selain memantau dan menanyakan kepada anak-anak mengenai nama makanan dan rasanya. Selasa (12/4). yang saya tahu selama ini jajanan di sekolah kami tidak banyak menggunakan pewarna.†œTerkadang kami juga menanyakan pada anak-anak jika ada jenis jajanan baru yang terlihat agak aneh.†• tandasnya. belum pernah ada pembeli komplain akibat mengkonsumsi makanan tersebut. mengaku. pedagang makanan jenis agar-agar yang sering mangkal di beberapa SD. Namun. dan dapat memastikan bahwa makanan tersebut aman untuk dikonsumsi oleh anak-anak. †œNamun. selama dirinya menjadi pedagang agar-agar. †œPewarna yang digunakan tentu saja pewarna khusus untuk makanan. maka secara tidak langsung guru telah mengawasi jajanan di sekolah. dagangannya itu memang sangat diminati anak-anak. terkadang guru juga menanyakan langsung pada pedagangnya. Dengan demikian. mereka harus pandai memilih serta membedakan mana makanan yang menggunakan bahan pewarna dengan yang tidak. (Eva) . biasanya anak-anak belinya lima ratus rupiah sampai seribu rupiah. Lantaran. atau bahkan tidak bisa mengikuti pelajaran. lanjut dia. bila mengkonsumsi makanan dengan menggunakan bahan pewarna buatan. mungkin hanya dari saus saja. Artinya. Yayat. merah. sudah dipastikan dapat menyebabkan sakit perut dan tentu saja anak-anak akan terganggu konsentrasi belajarnya. †œYa biasanya menanyakan bahannya dari apa dan bumbunya apa saja.†• ujarnya. Lantaran. guru-guru juga sering menghimbau kepada anak didiknya supaya jangan jajan sembarangan. ukurannya pun sengaja dicetak kecil-kecil.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->