P. 1
CONTOH MAKALAH KEPENDIDIKAN

CONTOH MAKALAH KEPENDIDIKAN

|Views: 437|Likes:
Published by Susi Nur Khamidah

More info:

Published by: Susi Nur Khamidah on Sep 21, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/05/2015

pdf

text

original

CONTOH MAKALAH : Makalah Profesi Kependidikan di Indonesia Makalah Profesi Kependidikan di Indonesia adalah makalah yang membahas tentang

profesi kependidikan di indonesia atau lebih khususnya kita melihat ke rumusan masalahnya yaitu, Bagaimanakah pendidikan di indonesia?, Bagaimanakah professional guru?, Apa yang menjadi permasalahan guru di Indonesia. Untuk lebih jelasnya tentang pendidikan di indonesia, silahkan anda baca makalah di bawah ini, mudah mudahan makalah ini dapat membantu anda. BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kenyataan di lapangan mutu pendidik dan tenaga kependidikan masih memprihatinkan. Masyarakat banyak mengkritisi sebagian dari pendidik dan tenaga kependidikan, khususnya guru kurang mampu melaksanakan pembelajaran secara efektif, bermakna dan menyenangkan. Kondisi objektif di lapangan menunjukkan sebagian guru kurang memahami dan menguasai kurikulum, pelaksanaan evaluasi hasil belajar, pengembangan bahan ajar, serta keterampilan dalam menggunakan metode dan media pembelajaran. Secara nasional, sebagian besar guru SD,SMP,SMA,SMKdan SLB masih kurang sesuai dengan kualifikasi minimal yang ditetapkan. Program pendidikan dan pelatihan (Diklat) dalam jabatan (in-service training) untuk meningkatkan kualifikasi guru, program penyetaraan D2 untuk guru SD/MI dan D3 untuk guru SMT/MTs, serta diklat lainnya yang berskala luas masih memerlukan evaluasi untuk mengetahui sejauh mana relevansi dan pengaruhnya terhadap peningkatan mutu pendidikan di Indonesia tercinta ini. B. Tujuan Makalah ini bertujuan mengetahui : 1. Pendidikan di Indonesia 2. Profesional guru di Indonesia 3. Permasalahan kependidikan C. Rumusan Masalah  Bagaimanakah pendidikan di indonesia  Bagaimanakah professional guru  Apa yang menjadi permasalahan guru di Indonesia

antara lain: (a) sebagai pekerja profesional dengan fungsi mengajar. dll). bu-kan semata-mata segi materinya belaka B. Kecilnya anggaran pendidikan. Sehingga guru akan merasa senang dalam melaksanakan tugas berat mencerdakan anak didik.). Adalah tidak masuk akal mengharapkan kualitas pengajaran yang bagus dari guru yang miskin . Y. Sedangkan Sumargi profesi guru adalah profesi khusus _ luhur. Sedangkan dalam arti sempit profesi berarti kegiatan yang dijalankan berdasarkan keahlian tertentu dan sekaligus dituntut daripadanya pelaksanaan norma-norma sosial dengan baik. pelatihan. honor. Dalam melaksanakan tugas pengabdian pada masyarakat hendaknya didasari atas dorongan atau panggilan hati nurani.Hasan. keahlian guru dalam melaksanakan tugas-tugas kependidikan diperoleh setelah menempuh pendidikan keguruan tertentu Nasanius. Ani M. Batasan Masalah Makalah Ini Hanya Terbatas pada Dunia Pendidikan di Indonesia BAB II PEMBAHASAN Profesi Kependidikan di Indonesia A. belum lagi dikorupsi sana-sini. Mereka yang memilih profesi ini wajib menginsafi dan menyadari bahwa daya dorong dalam bekerja adalah keinginan untuk mengabdi kepada sesama serta menjalankan dan menjunjung tinggi kode etik yang telah diikrarkannya. Di banyak negara untuk sekolah negeri dari SD-SMU gratis. Di Indonesia? Dampaknya juga pada nasib guru. Menurut Dra. M. dll. Pendidikan di Indonesia Ada beberapa hal yang menjadi penyebab runtuhnya pendidikan di Indonesia:  Negara memang belum menjalankan amanat Undang-Undang Dasar negara kita secara konsekuen dan bertanggung jawab. 1999 Profesi guru adalah orang yang Bekerja atas panggilan hati nurani. Pengertian Profesi Makagiansar. Ada beberapa peran yang dapat dilakukan guru sebagai tenaga pendidik.Pd. 1996 profesi guru adalah orang yang Memiliki latar belakang pendidikan keguruan yang memadai. (c) sebagai petugas kemashalakatkatan dengan fungsi mengajar dan mendidik masyarakat untuk menjadi warga negara yang baik. J. berpengaruh besar pada mahalnya biaya Pendidikan Dasar Menengah yang harus ditanggung oleh rakyat. maupun pembinaan lanjut untukmeningkatkan kualitas kinerja guru (penataran. 1998 mengatakan profesi guru yaitu kemampuan yang tidak dimiliki oleh warga masyarakat pada umumnya yang tidak pernah mengikuti pendidikan keguruan. membimbing dan melatih (b) pekerja kemanusiaan dengan fungsi dapat merealisasikan seluruh kemampuan kemanusiaan yang dimiliki.M. Profesi dalam pengertian yang lebih luas yaitu kegiatan untuk memperoleh nafkah yang dilakukan dengan suatu keahlian tertentu. baik kesejahteraan secara materiil (gaji.D. Galbreath.

dll. Memang dia ahli dalam mesin&ekonomi. masih harus ditambah tugas mengajar dan wali kelas. tetapi dia tidak memiliki keahlian dalam ilmu mengajar. Jadi masing-masing guru mengajar 2 kelas sekaligus. Metode atau sistem ujian ini tidak hanya tidak mengukur kemampuan belajar siswa secara menyeluruh. mestinya untuk menjadi guru atau dosen seseorang harus memiliki lisensi sebagai guru/dosen. Saya tidak punya data. Adik saya menjadi Kepala Sekolah di sebuah SD Negeri di pedalaman Kalimantan Barat. Dia adalah seorang pädagogie (pengajar/pendidik). Kebijakan ini merupakan kesalahan fatal yang dilakukan pemerintah. Itu sebabnya. setelah beberapa saat mereka menjadi guru. frustasi. Bagi adik saya dengan tugas sebagai Kepala Sekolah. Guru atau dosen adalah sebuah profesi akademis. Sebagai contoh: seorang ahli mesin tidak serta merta bisa jadi dosen tehnik mesin kalau dia tidak memiliki ilmu mengajar. Demikian juga seorang sarjana ekonomi tidak serta merta bisa menjadi guru ekonomi. tidak sedikit pelamar dengan latar belakang pendidikan sarjana hukum. bukan bakat alami. mereka keluar begitu saja.ketika ada peluang lain. Lisensi ini hanya dimiliki oleh orang-orang yang sudah menempuh pendidikan keguruan. dari pengalaman. Jadi nasiblah yang menghanyutkan mereka melamar menjadi guru. bahwa faktor psikologis dan kecintaan seorang guru terhadap bidang pekerjaannya sebagai guru akan memberi pengaruh besar pada kualitas proses belajar mengajar dan pembinaan siswa di sekolah. Harus diakui. Dalam situasi seperti ini juga adalah tidak realistis menuntut kualitas pendidikan. Bahasa Inggris. mungkin lebih baik keluar dari pada terpaksa jadi guru.  Lisensi keguruan. Secara psikologis juga guru-guru mata pelajaran yg tidak termasuk dalam UAN bisa merasa rendah diri.. membuat guru-guru mapel UAN menjadi . juga mungkin siswa tidak respek pada guru-guru tsb. Kecintaan pada pekerjaan sebagai guru ini hanya dimiliki oleh orang-orang yang memang memilih jadi guru. Matematika yg diuji dalam UAN.  Malapetaka penyebab hancurnya pendidikan di Indonesia juga dirancang oleh pemerintah sendiri. sehingga mengajar hanya asal-asalan (karena tidak punya beban atau karena kecewa?). dengan maraknya sistem les privat. Lalu secara ekonomis. dan itu akan menurunkan semangat mengajar. metode mengajar dan psikologi. Dan bagi saya itu oke.  Ketika menjadi guru bukan lagi pilihan hidup. ketika hanya bidang studi tertentu saja seperti Bahasa Indonesia. Di sekolah yang memiliki 6 kelas (kelas I-VI) hanya ada 3 orang guru. perbankan. Bagaimana seseroang bisa memiliki kecintaan ini kalau dia menjadi guru karena terpaksa? Ketika saya menjabat Kepala Divisi Pendidikan di Yayasan tempat saya bekerja. minimal dia harus menguasai ilmu didaktik. berapa prosen (%) guru/ dosen di sekolah/PT di Indonesia yang memiliki kompetensi (lisensi) keguruan? Mungkin ada teman yang bisa membantu?  Ketika tenaga guru tidak sebanding dengan jumlah murid/kelas. Sebaliknya jangan salahkan guru yg terpaksa “ngobyek” untuk mencari tambahan biaya hidup. Dalam wawancara terungkap mereka melamar karena setelah sekian lama melamar pekerjaan ke sana-sini tidak pernah diterima. dll. Ketimpangan ini akan berpengaruh pada kualitas pengajaran yang ia berikan dan tentunya juga berpengaruh pada siswa. Artinya tidak semua orang bisa menjadi guru atau dosen.harta dan miskin pengetahuan atau ketrampilan. tetapi juga akan menyebabkan bencana lainnya seperti: rendahnya tingkat keseriusan siswa mengikuti pelajaran lain yang tidak termasuk dalam mata pelajaran yg diuji dalam UAN. jengkel. yg sering menyita waktu karena dia harus sering bolak-balik ke Kabupaten yang berjarak 6 jam naik bus dari tempat mengajar. Kalaupun diterima.

Dari 18 pasal yang ada. itu sekaligus pula jangan sampai untuk mematahkan semangat rekan guru yang masih ingin menghidupi keguruannya. Kondisi itulah yang harus dihadapi. pengolahan hati harus mendapatkan perhatian yang cukup. Menjadi guru bukan sebuah proses yang yang hanya dapat dilalui. Kerasan dan kebanggaan atas keguruannya adalah langkah untuk menjadi guru yang profesional. Namun. bukan mendiamkannya atau malahan menyalahkannya. sedangkan Pasal 8 sampai 18 baru rumusan . Memang harus disadari bahwa kondisi guru seperti yang tercermin pada temuan di atas harus menjadi keprihatinan bersama. Mau belajar dengan meluangkan waktu untuk menjadi guru. Yaitu bahwa dirinya adalah pribadi yang dipanggil untuk mendampingi peserta didik untuk/dalam belajar. dan akhirnya menggangu keharmonisan antar guru di sekolah. Oleh karena itu. C. Profesional Guru profesional adalah guru yang mengenal tentang dirinya. Karena sekolah merupakan medan belajar. baik guru maupun peserta didik terpanggil untuk belajar. Jadi perkara belajar adalah perkara hati dan budi. Dari itu semua yang paling berkepentingan adalah pribadi guru sendiri. guru terpanggil untuk menemukan penyebab kegagalan dan mencari jalan keluar bersama dengan peserta didik. Itu bagus bagi guru tsb. yang harus terlibat dalam medan belajar adalah hati atau lebih daripada budi. dan ditentukan melalui uji kompetensi dan sertifikasi. Proses mendampingi peserta didik adalah proses belajar. Seorang guru yang tidak bersedia belajar tak mungkin kerasan dan bangga jadi guru. yaitu pemurnian hati atau motivasi untuk menjadi guru. Maka apabila ada kegagalan peserta didik.primadona. Medan belajar adalah medan yang menyenangkan.mata seperti yang lazim terjadi pada saat ini akan merintangi kemajuan pendidikan.. bukan menjadi ajang untuk menyangkal atau malahan untuk menyalahkan pihak-pihak tertentu (yang tidak ada manfaatnya sama sekali). diselesaikan. bukan menyiksa apalagi mengancam. Tetapi tidak baik bagi guru-guru lain. Oleh karena itu. dll. peserta didik terpanggil untuk menemukan cara belajar yang tepat. Guru-guru tsb mendapat banyak murid les dan ini berarti penambahan pendapatan yg lumayan. mengajar adalah profesi hati. Hati harus banyak berperan atau lebih daripada budi. Guru dituntut untuk mencari tahu terus-menerus bagaimana seharusnya peserta didik itu belajar. Guru terpanggil untuk bersedia belajar bagaimana mendampingi atau mengajar dengan baik dan menyenangkan. C. Kode Etik Guru Salah satu masalah mendasar dari draf kode etik guru yang disusun dengan mendapat masukan para ahli pendidikan ini adalah adanya campur aduk antara perumusan konsepsi filosofis tentang guru dan pedoman praktis bagi seorang guru untuk bertindak. Karena menjadi guru menyangkut perkara hati. Bisa menimbulkan iri hati. Pasal 1 sampai 7 lebih merumuskan konsepsi filosofis seorang guru. Sikap yang harus senantiasa dipupuk adalah kesediaan untuk mengenal diri dan kehendak untuk memurnikan keguruannya. Padahal keduanya jelas berbeda. memberikan penekanan pada peran budi semata.

Guru memelihara hubungan baik dengan orang tua murid dan masyarakat sekitarnya untuk membina peran serta dan tanggung jawab bersama terhadap pendidikan 6. Kode etik guru indonesia 1. Guru secara pribadi dan secara bersama-sama mengembangkan dan meningkatkan mutu da martabat profesinya 7. Guru secara bersama-sama memelihara dan meningkatkan mutu organiosasi PGRI sebagai sarana perjuangan dan pengabdian 9. Guru melaksanaakn segala kebijakan pemerintah dalam bidang pendidikan BAB III KESIMPULAN A. Bagaimana Dewan Kehormatan Guru dapat menilai seseorang guru melanggar kode etik bila rumusan kode etik sendiri tidak jelas. realistis. Guru berbakti membimbing peserta didik untuk membentuk manusia indonesia seutuhnya berjiwa Pancasila 2. Kerumitan akan terjadi bila draf kode etik itu disahkan Menteri Pendidikan Nasional dan RUU Guru yang mengacu kode etik guru pun lolos. Guru berusaha memperoleh informasi tentang peserta didik sebagai bahan melakukan bimbingan dan pembinaan 4. Apakah seorang guru yang di mata muridnya amat ideal (kemampuan mengajarnya baik. dan perilakunya dapat diteladani) dapat dikenai sanksi administratif atau diajukan ke Dewan Kehormatan Guru karena guru bersangkutan tidak disiplin beribadah? Sebab. Mereka tidak memiliki kompetensi teknologi dan informatika karena infrastrukturnya tidak mendukung. Apakah yakin martabat guru akan naik setelah diproklamasikan sebagai profesi. bila proses perekrutan guru CPNS (calon pegawai negeri sipil) tahun 2004 masih diwarnai suap antara Rp 20 juta hingga Rp 75 juta? Menurut hemat penulis.operasional kode etik guru. yang paling dominan justru faktor eksternal (ekonomi dan politik). Tetapi secara keseluruhan dari Pasal 1 sampai 18 disebut Kode Etik Guru Indonesia. Guru menciptakan suasana sekolah sebaik-baiknya yang menunjang berhasilnya proses belajar mengajar 5. guru memelihara hubungan profesi semangat kekeluargaan dan kesetiakawanana nasional 8. Atau apakah seorang guru di pelosok Maluku bisa dikenai sanksi administratif Dewan Kehormatan Guru karena tidak memiliki kompetensi teknologi dan informatika sebagaimana diatur Pasal 7 Ayat (5) mengenai nilai-nilai dasar kompetensi guru. Guru memiliki dan melaksanakan kewjujuran professional 3. Kesimpulan Namun sebenarnya persoalan guru tidak berasal dari internal guru saja. jika mau membuat program 100 hari yang monumental. dan jelas . menghargai murid. salah satu butir nilai dasar profesi guru adalah disiplin beribadah sebagai cermin insan beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. padahal guru bersangkutan menjalankan fungsi mengajar dan mendidik secara baik.

memang adalah tanggung jawab negara. Orang tua murid bisa diminta partisipasi. aol.com/2010/07/profesi-kependidikan-diindonesia. http://makalahfrofesikependidikan. Malang: PSSJ PPS Universitas Malang. Di dalam arti kata itu terkandung makna bahwa perilaku itu didasarkan atas pengertian yang benar mengenai hal yang harus dilaksanakan.E. Profesi Guru Antara Harapan dan Kenyataan. Bila proses perekrutan guru CPNS sudah bersih dari KKN. kita berbicara tentang perlunya perilaku yang profesional. bukan karena menyuap B. Sumargi. barulah guru bisa lebih profesional dan bermartabat. Barulah akan tercipta guru yang profesional karena ekonomi salah satu penyebab terpuruknya profesionalisme guru di Indonesia. 1998. Makalah Dipresentasikan. 7/1998. Y. Jakarta: Depdikbud.html.blogspot. DAFTAR PUSTAKA Pantiwati. K. Mengangkat Citra dan Martabat Guru. Professional Development Strategies : Proffessional Learning Experiences Help Teachers Meet the Standards. Stiles. 2001. Surya. 3-4/1996. S.html Supriadi. 1996. September 1998. Jakarta: Grasindo. 1991. Suara Guru No.M. Upaya Peningkatan Profesionalisme Guru Melalui Program Sertifikasi Guru Bidang Studi(untuk Guru MI dan MTs). Professionalisme in Practice: the PAT Journal. Peningkatan Profesionalisme Guru Menghadapi Pendidikan Abad ke21n (I). tetapi porsinya harus tetap kecil. D. di pasar. dan pengertian itu dilengkapi . Journal PAT. Caranya. Mencari Strategi Pengembangan Pendidikan Nasional Menjelang Abad 21. H. menyerahkan seleksi guru kepada lembaga rekrutmen swasta yang independen dan kredibel serta tersentral. (Online) (http://members.blogspot. dan Loucks-Horsley. http://aadesanjaya. 2001. April/Mei 2001.html Makalah Profesi Dunia Pendidikan A. bukan tanggung jawab orang tua murid.com/PTRFWEB/journal1040. C. The Science Teacher. Organisasi dan Profesi. atau di panti pijat.indikatornya adalah mencegah penerimaan guru CPNS dengan menggunakan uang suap.com/2011/01/makalah-profesi-kependidikan-di. terutama untuk guru di sekolah negeri (mestinya juga dalam skala tertentu untuk sekolah swasta). Latar Belakang Setiap kali kita mengharapkan sesuatu pekerjaan dilakukan dengan baik. Teacher in England and Wales. 1998. Suara Guru No. karena menjadi guru berkat kemampuannya. diakses 7 Juni 2001) Semiawan. 1998.R. Saran Kesejahteraan guru dalam hal ekonomi dan pengetahuan. apakah itu di rumah sakit. di penjara.

Tindakan yang lahir dari gabungan kedua sifat itu. mencerminkan lebih kurang tingkat profesionalisme yang diharapkan dimiliki seseorang. Pengertian Profesi Menurut Dra. Mereka yang memilih profesi ini wajib menginsafi dan menyadari bahwa daya dorong dalam bekerja adalah keinginan untuk mengabdi kepada sesama serta menjalankan dan menjunjung tinggi kode etik yang telah diikrarkannya. . Bagaimana dengan petinju profesional? Apakah. misalnya.dengan kemahiran yang tinggi.M.Hasan. Profesi dalam pengertian yang lebih luas yaitu kegiatan untuk memperoleh nafkah yang dilakukan dengan suatu keahlian tertentu. Ani M. apabila dia tergolong petinju amatir. Atau pelacur profesional. Sedangkan dalam arti sempit profesi berarti kegiatan yang dijalankan berdasarkan keahlian tertentu dan sekaligus dituntut daripadanya pelaksanaan norma-norma sosial dengan baik. bu-kan semata-mata segi materinya belaka. Rumusan Masalah  Bagaimanakah profesional itu yang sebenarnya  Bagaimanakah professional itu di dan  Professional kah guru di indonesia D. ia tidak dapat atau tidak boleh bertinju secara profesional? Ba-gaimana dengan guru yang profesional? Apa beda guru profesional di Amerika dengan guru di Indonesia? Bagaimana profesionalisme guru di zaman Orde Baru dibandingkan dengan guru Orde Reformasi? B.Pd. Rupa-rupanya aspek kemahiran yang tinggi itulah yang dimaksud apabila kita berbicara tentang pencopet profesional. Batasan Masalah Makalah Ini Hanya Terbatas Profesionalisme Dunia Pendidikan BAB II ANALISIS PROFESIONALISME DUNIA PENDIDIKAN A. Tujuan Makalah ini bertujuan mengetahui  Profesionalisme Dunia Pendidikan  profesional guru di indonesia C. walaupun kita belum terbiasa mendengar apa arti suami profesional. Sedangkan Sumargi profesi guru adalah profesi khusus _ luhur. maka di semua segi kehidupan diperlukan profesionalisme. Kalau pengertian ini kita terapkan di dalam kehidupan secara luas.

1998 mengatakan profesi guru yaitu kemampuan yang tidak dimiliki oleh warga masyarakat pada umumnya yang tidak pernah mengikuti pendidikan keguruan. memang ya. (c) sebagai petugas kemashalakatkatan dengan fungsi mengajar dan mendidik masyarakat untuk menjadi warga negara yang baik. Nasanius. jika pemerintah kemudian tidak menindaklanjuti dengan berbagai kebijakan yang mengarah kepada proses penyejahteraan guru. Pendeknya. Peristiwa ini mencerminkan betapa beratnya pekerjaan yang harus dilakukan untuk meningkatkan guru dari sekadar okupasional menjadi sebuah profesi. tak ubahnya seorang guru yang mengajar di kelas. mereka sekadar para tukang yang melaksanakan kurikulum. Bagaimana mungkin mereka bisa melaksanakan pekerjaannya dengan baik jika para guru tidak mendapatkan penghargaan yang memadai dari pekerjaannya. dan melaksanakan berbagai kebijakan birokrasi pusat dan daerah. Ada beberapa peran yang dapat dilakukan guru sebagai tenaga pendidik. Guru. Namun sistem pendidikan di Indonesia tampaknya belumlah kondusif untuk menyebut bahwa guru merupakan profesi. 1999 frofesi gurtu adalah orang yang Bekerja atas panggilan hati nurani. bagaimana mungkin guru bisa menjalankan profesinya dengan baik jika dalam kondisi tidak sejahtera.Makagiansar. pengacara. masih bersifat okupasional. peran guru sangatlah vital dalam proses pendidikan. membimbing dan melatih (b) pekerja kemanusiaan dengan fungsi dapat merealisasikan seluruh kemampuan kemanusiaan yang dimiliki. sampaisampai presiden berkata. Hal kedua yang menarik dari peristiwa pada pencanangan guru sebagai profesi adalah kegaduhan para guru saat mendengarkan Presiden SBY menyampaikan sambutan. 1996 profesi guru adalah orang yang Memiliki latar belakang pendidikan keguruan yang memadai. Pertanyaan berikutnya adalah. Sehingga guru akan merasa senang dalam melaksanakan tugas berat mencerdakan anak didik. keahlian guru dalam melaksanakan tugas-tugas kependidikan diperoleh setelah menempuh pendidikan keguruan tertentu. Galbreath. Y. "Tolong dengarkan saya memberikan sambutan!" Peristiwa ini sungguh memprihatinkan. Kegaduhan berulang saat SBY menyatakan bahwa kesejahteraan para guru akan ditingkatkan dengan cara pemerintah bekerja sama dengan pemerintah daerah. tanpa mampu mengembangkan profesinya sebagai pendidik. Bagaimanapun. Dari . M. J. Dari sisi kebijakan dalam soal pendidikan. tanpa mendapatkan kesempatan yang memadai mengembangkan keilmuannya di bidang pendidikan. dan berbagai profesi lain. antara lain: (a) sebagai pekerja profesional dengan fungsi mengajar. Pengakuan ini menyejajarkan profesi guru seperti dokter. Pencanangan guru sebagai sebuah profesi dapat dikatakan merupakan upaya pengakuan pemerintah atas jasa dan kerja keras mereka. apakah sudah bisa dikatakan bahwa guru merupakan sebuah profesi? Dilihat dari pekerjaannya yang memerlukan dedikasi tinggi. Lebih sempit lagi. tidaklah kondusif untuk mengantarkan guru untuk profesional. Dalam melaksanakan tugas pengabdian pada masyarakat hendaknya didasari atas dorongan atau panggilan hati nurani. pada umumnya. Guru merupakan salah satu subjek bersama anak didik untuk melakukan transfer ilmu pengetahuan (transfer of knowledge) dan juga transfer nilai (transfer of value). Pencanangan pekerjaan guru sebagai profesi kita catat sebagai sebuah upaya pemerintah yang sungguh-sungguh untuk meningkatkan kualitas pendidikan. tapi muridnya senantiasa gaduh. Apakah dengan pengakuan ini dengan sendirinya kesejahteraan segera meningkat? Tentu saja tidak serta-merta demikian. Mereka sehari-harinya disibukkan dengan perencanaan pengajaran di kelas.

itu menunjukkan para guru pun tidak mampu tertib mendengarkan presiden yang dipilih langsung oleh rakyat. tidak membenarkan anggotaanggotanya menceritakan kian kemari pe. petugas penegak hukum. ke-cuali di dalam hal tertentu yang dikehendaki oleh hukum. Kode etik dokter. artinya hanya mereka yang memang khusus telah bersekolah untuk menjadi guru. Jika gurunya saja demikian. Tetapi sejauh mana ketentuan ini berlaku umum? Apakah sekolah guru menjamin lulusannya pasti adalah guru yang profesional? Banyak juga lulusan sekolah guru yang memberi kesan seolah-olah mereka tidak pernah melalui pendidikan guru. Guru juga begitu: banyak rambu-rambu yang diperkenalkan di dalam kode etik organisasi profesional. tetapi tanpa segala-galanya! _ di dalam kondisi yang setengah mati buruknya? Sunggguh tidak berperikemanusiaan untuk menuntut profesionalisme dari guru. dokter. berbekalkan keahlian yang tinggi dan berdasarkan rasa keterpanggilan .segi kultur mendidik. Tetapi kata orang. yang dapat menjadi guru profesio-nal. termasuk menyimpan rahasia jabat-an. sebagai pahlawan tanpa tanda jasa.untuk dengan semangat pengabdian selalu siap memberikan pertolongan kepada sesama yang tengah dirundung kesulitan di tengah gelapnya kehidupan (Wignjosoebroto. pengacara. Ini mengundang tanda tanya besar.padanya. Apakah mereka itu berhak menyandang predikat guru profesional ? Kalau begitu. di luar dan di dalam habitatnya sebagai guru. seringkali kita mengenal sebuah sifat lagi yang ditambahkan di dalam persyaratan profesi: kode etik. yang kemudian ternyata dapat menjadi guru. yakni tidak mengambil langganan . bagaimana mungkin mereka mampu menertibkan murid-muridnya di kelas? Saat disebut "pemerintah daerah" berkaitan dengan "kesejahteraan". mereka pun kembali gaduh. kalau guru sebenarnya sudah tergolong kaum the have nots.serta ikrar (fateri/profiteri) untuk menerima panggilan tersebut . Tapi apa pun yang terjadi. B. misalnya. Seorang hakim tidak dibenarkan menerima suap dalam keadaan bagaimanapun. ada apa dengan "pemda" dan para guru? Apakah guru tidak percaya lagi terhadap pemda yang akan dijadikan pilar untuk menyejahterakan mereka? Berbagai hal di atas menimbulkan pertanyaan. PROFESIONAL Profesional adalah suatu paham yang mencitakan dilakukannya kegiatan-kegiatan kerja tertentu dalam masyarakat. Guru diharapkan melaksanakan tugas kependidikan yang tidak semua orang dapat melakukannya. Jadi realitas ini tidak sesuai dengan yang seharusnya berlaku. Bahkan. memang guru harus diperjuangkan untuk profesional. apakah sebaiknya kita tidak usah persyaratkan perlunya seseorang terlebih dahulu bersekolah guru sebelum dapat menjadi guru yang profesional? Bagaimana pula keadaannya apabila tuntutan untuk menjadi guru profesional adalah begitu kuat. seperti juga seorang polisi. dan sekarang juga guru. Di kalangan kelompok-kelompok atau organisasi profesional. 1999). tetapi lingkungan dan kondisi kerja sama sekali tidak mendukung? Ataukah kita menggunakan istilah guru profesional hanya dengan harapan agar guru masih mau bekerja mati-matian. sesekali ada juga orang yang tidak merupakan lulusan sekolah guru. apakah bisa guruguru kita profesional.nyakit atau penderitaan seorang pasien. pelacuran pun mempunyai kode etik atau rahasia jabatan. yang intinya adalah untuk memastikan agar setiap anggotanya menjunjung tinggi tugas yang diberikan ke.

Jadi profesionalisme yang bagaimana yang kita perlukan? C. dan tidak membongkar identitas pelanggannya. Kode etik bagi suatu oeganisasai sangat penting dan mendasar. dapat menentukan dan mengambil keputusan sendiri dan dapat mempertanggungjawabkan keputusan yang dipilihlnya. Kode Etik Guru Melaksanakan Kode Etik Guru. sebab kode etik ini merupakan landasan moral dan pedoman tingkah laku yang dijunjung tinggi oleh setiap anggotanya. Kode etik bergungsi untuk mendidamisit setiap anggotanya guna meningkatkan diri. seperti yang dinyatakan dalam Konvensi Nasional Pendidikan I tahun 1988. bahwa profesi adalah pekerjaan yang mempunyai kode etik yaitu norma-norma tertentu sebagai pegangan atau pedoman yang diakui serta dihargai oleh masayarakat. Otonomi dalam artian dapat mengatur diri sendiri. sebagai jabatan profesional guru dituntut untuk memiliki kode etik. berarti guru harus memiliki sikap mandiri dalam melaksanakan tugasnya. Isi kode etik guru indonesia  Guru berbakti membimbing peserta didik untuk membentuk manusia indonesia seutuhnya berjiwa Pancasila  Guru memiliki dan melaksanakan kewjujuran professional  Guru berusaha memperoleh informasi tentang peserta didik sebagai bahan melakukan bimbingan dan pembinaan  Guru menciptakan suasana sekolah sebaik-baiknya yang menunjang berhasilnya proses belajar mengajar  Guru memelihara hubungan baik dengan orang tua murid dan masyarakat sekitarnya untuk membina peran serta dan tanggung jawab bersama terhadap pendidikan  Guru secara pribadi dan secara bersama-sama mengembangkan dan meningkatkan mutu da martabat profesinya  Guru memelihara hubungan profesi semangat kekeluargaan dan kesetiakawanana nasional  Guru secara bersama-sama memelihara dan meningkatkan mutu organiosasi PGRI sebagai sarana perjuangan dan pengabdian  Guru melaksanaakn segala kebijakan pemerintah dalam bidang pendidikan BAB III KESIMPULAN . Kemandirian seorang guru dicirikan dengan dimilikinya kemampuan untuk membuat pihlihan nilai. dan meningkatkan layanan profesionalismenya deni kemaslakatan oranglain.yang sudah menjadi `milik' pelacur lain. Memiliki otonomi dan rasa tanggung jawab.

DAFTAR PUSTAKA Semiawan. Tetapi profesionalisasi juga berkaitan dengan living realisties yang berpengaruh terhadap keberhasilan kita mendidik tenaga-tenaga profesional. sarana. Sumargi. maka kita tidak dapat menemukan guru yang memenuhi syarat profesionalisme? Tidak. Watak birokrasi misalnya. http://aadesanjaya. Mencari Strategi Pengembangan Pendidikan Nasional Menjelang Abad XXI. Organisasi & Profesi. 1991. iklim politik. Surya.M. Profesi Guru Antara Harapan dan Kenyataan. Tetapi dunia sekeliling guru tidak memahami potensi itu. sumber daya manusia. 1998. C. dan berbagai unsur di da-lam ecosystem pendidikan yang harusnya diperhitungkan di dalam mencapai tujuan. D.identifikasi berbagai indikator keberhasilan. Bukan karena itu. Mengangkat Citra dan Martabat Guru. http://makalahfrofesikependidikan.blogspot. Masih banyak guru yang berpotensi profesional. Suara Guru No. Apakah mungkin karena itu. Saran Profesionalisasi berkaitan dengan apa yang kita percayai sebagai tujuan yang semestinya kita capai.com/2010/07/profesionalisme-duniapendidikan.html Supriadi. H. Dunia sekeliling guru masih terlalu banyak berwatak anti profesionalisme. 7/1998.A. Kesimpulan Tidak dapat dinaifkan bahwa memang tidak mudah merumuskan dan menggambarkan profil seorang guru profesional. Peningkatan Profesionalisme Guru Menghadapi Pendidikan Abad ke21n (I). 1996. Jakarta: Grasindo. Dengan serangkaian tujuan yang jelas. Dan dengan itu akan lebih mudah kita memahami wujud profesionalisme yang dikehendaki.html .com/2011/01/makalah-profesi-dunia-pendidikan. B. 1998.R. kita kemudian dapat meng.blogspot. 3-4/1996. masih banyak guru yang berhati guru dan berjiwa guru. masih terlalu kental sebagai watak yang tidak menghormati _ karena tidak memahami _ hakikat profesionalisme. Jakarta: Depdikbud. Suara Guru No. Masih banyak guru yang hidup dan ma-tinya diberikan kepada tugasnya mendidik anak bangsa.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->