CONTOH MAKALAH : Makalah Profesi Kependidikan di Indonesia Makalah Profesi Kependidikan di Indonesia adalah makalah yang membahas tentang

profesi kependidikan di indonesia atau lebih khususnya kita melihat ke rumusan masalahnya yaitu, Bagaimanakah pendidikan di indonesia?, Bagaimanakah professional guru?, Apa yang menjadi permasalahan guru di Indonesia. Untuk lebih jelasnya tentang pendidikan di indonesia, silahkan anda baca makalah di bawah ini, mudah mudahan makalah ini dapat membantu anda. BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kenyataan di lapangan mutu pendidik dan tenaga kependidikan masih memprihatinkan. Masyarakat banyak mengkritisi sebagian dari pendidik dan tenaga kependidikan, khususnya guru kurang mampu melaksanakan pembelajaran secara efektif, bermakna dan menyenangkan. Kondisi objektif di lapangan menunjukkan sebagian guru kurang memahami dan menguasai kurikulum, pelaksanaan evaluasi hasil belajar, pengembangan bahan ajar, serta keterampilan dalam menggunakan metode dan media pembelajaran. Secara nasional, sebagian besar guru SD,SMP,SMA,SMKdan SLB masih kurang sesuai dengan kualifikasi minimal yang ditetapkan. Program pendidikan dan pelatihan (Diklat) dalam jabatan (in-service training) untuk meningkatkan kualifikasi guru, program penyetaraan D2 untuk guru SD/MI dan D3 untuk guru SMT/MTs, serta diklat lainnya yang berskala luas masih memerlukan evaluasi untuk mengetahui sejauh mana relevansi dan pengaruhnya terhadap peningkatan mutu pendidikan di Indonesia tercinta ini. B. Tujuan Makalah ini bertujuan mengetahui : 1. Pendidikan di Indonesia 2. Profesional guru di Indonesia 3. Permasalahan kependidikan C. Rumusan Masalah  Bagaimanakah pendidikan di indonesia  Bagaimanakah professional guru  Apa yang menjadi permasalahan guru di Indonesia

Menurut Dra. belum lagi dikorupsi sana-sini. Kecilnya anggaran pendidikan. pelatihan. Batasan Masalah Makalah Ini Hanya Terbatas pada Dunia Pendidikan di Indonesia BAB II PEMBAHASAN Profesi Kependidikan di Indonesia A.D. 1996 profesi guru adalah orang yang Memiliki latar belakang pendidikan keguruan yang memadai. M. maupun pembinaan lanjut untukmeningkatkan kualitas kinerja guru (penataran. Adalah tidak masuk akal mengharapkan kualitas pengajaran yang bagus dari guru yang miskin .).M. Dalam melaksanakan tugas pengabdian pada masyarakat hendaknya didasari atas dorongan atau panggilan hati nurani. membimbing dan melatih (b) pekerja kemanusiaan dengan fungsi dapat merealisasikan seluruh kemampuan kemanusiaan yang dimiliki. dll). Di banyak negara untuk sekolah negeri dari SD-SMU gratis. dll. Ada beberapa peran yang dapat dilakukan guru sebagai tenaga pendidik. 1998 mengatakan profesi guru yaitu kemampuan yang tidak dimiliki oleh warga masyarakat pada umumnya yang tidak pernah mengikuti pendidikan keguruan. bu-kan semata-mata segi materinya belaka B. Ani M. antara lain: (a) sebagai pekerja profesional dengan fungsi mengajar. Sedangkan dalam arti sempit profesi berarti kegiatan yang dijalankan berdasarkan keahlian tertentu dan sekaligus dituntut daripadanya pelaksanaan norma-norma sosial dengan baik. Galbreath. baik kesejahteraan secara materiil (gaji. Pengertian Profesi Makagiansar. Sedangkan Sumargi profesi guru adalah profesi khusus _ luhur.Pd. honor. berpengaruh besar pada mahalnya biaya Pendidikan Dasar Menengah yang harus ditanggung oleh rakyat. Y. keahlian guru dalam melaksanakan tugas-tugas kependidikan diperoleh setelah menempuh pendidikan keguruan tertentu Nasanius. Mereka yang memilih profesi ini wajib menginsafi dan menyadari bahwa daya dorong dalam bekerja adalah keinginan untuk mengabdi kepada sesama serta menjalankan dan menjunjung tinggi kode etik yang telah diikrarkannya. 1999 Profesi guru adalah orang yang Bekerja atas panggilan hati nurani. Pendidikan di Indonesia Ada beberapa hal yang menjadi penyebab runtuhnya pendidikan di Indonesia:  Negara memang belum menjalankan amanat Undang-Undang Dasar negara kita secara konsekuen dan bertanggung jawab. J. Profesi dalam pengertian yang lebih luas yaitu kegiatan untuk memperoleh nafkah yang dilakukan dengan suatu keahlian tertentu. Di Indonesia? Dampaknya juga pada nasib guru. (c) sebagai petugas kemashalakatkatan dengan fungsi mengajar dan mendidik masyarakat untuk menjadi warga negara yang baik.Hasan. Sehingga guru akan merasa senang dalam melaksanakan tugas berat mencerdakan anak didik.

harta dan miskin pengetahuan atau ketrampilan. Harus diakui. minimal dia harus menguasai ilmu didaktik. Sebagai contoh: seorang ahli mesin tidak serta merta bisa jadi dosen tehnik mesin kalau dia tidak memiliki ilmu mengajar. Itu sebabnya. membuat guru-guru mapel UAN menjadi . Lalu secara ekonomis. Bahasa Inggris. mestinya untuk menjadi guru atau dosen seseorang harus memiliki lisensi sebagai guru/dosen. setelah beberapa saat mereka menjadi guru. Sebaliknya jangan salahkan guru yg terpaksa “ngobyek” untuk mencari tambahan biaya hidup.ketika ada peluang lain. Jadi nasiblah yang menghanyutkan mereka melamar menjadi guru. Matematika yg diuji dalam UAN. Bagaimana seseroang bisa memiliki kecintaan ini kalau dia menjadi guru karena terpaksa? Ketika saya menjabat Kepala Divisi Pendidikan di Yayasan tempat saya bekerja. Kalaupun diterima. metode mengajar dan psikologi. mereka keluar begitu saja.. dengan maraknya sistem les privat. dll. mungkin lebih baik keluar dari pada terpaksa jadi guru. Kebijakan ini merupakan kesalahan fatal yang dilakukan pemerintah. Lisensi ini hanya dimiliki oleh orang-orang yang sudah menempuh pendidikan keguruan. Kecintaan pada pekerjaan sebagai guru ini hanya dimiliki oleh orang-orang yang memang memilih jadi guru. Memang dia ahli dalam mesin&ekonomi. masih harus ditambah tugas mengajar dan wali kelas. tetapi juga akan menyebabkan bencana lainnya seperti: rendahnya tingkat keseriusan siswa mengikuti pelajaran lain yang tidak termasuk dalam mata pelajaran yg diuji dalam UAN. Adik saya menjadi Kepala Sekolah di sebuah SD Negeri di pedalaman Kalimantan Barat. ketika hanya bidang studi tertentu saja seperti Bahasa Indonesia. Dia adalah seorang pädagogie (pengajar/pendidik). bahwa faktor psikologis dan kecintaan seorang guru terhadap bidang pekerjaannya sebagai guru akan memberi pengaruh besar pada kualitas proses belajar mengajar dan pembinaan siswa di sekolah. Secara psikologis juga guru-guru mata pelajaran yg tidak termasuk dalam UAN bisa merasa rendah diri. Dan bagi saya itu oke. juga mungkin siswa tidak respek pada guru-guru tsb. Metode atau sistem ujian ini tidak hanya tidak mengukur kemampuan belajar siswa secara menyeluruh. Artinya tidak semua orang bisa menjadi guru atau dosen. Guru atau dosen adalah sebuah profesi akademis.  Lisensi keguruan.  Ketika menjadi guru bukan lagi pilihan hidup. Jadi masing-masing guru mengajar 2 kelas sekaligus. tetapi dia tidak memiliki keahlian dalam ilmu mengajar. yg sering menyita waktu karena dia harus sering bolak-balik ke Kabupaten yang berjarak 6 jam naik bus dari tempat mengajar. tidak sedikit pelamar dengan latar belakang pendidikan sarjana hukum. Di sekolah yang memiliki 6 kelas (kelas I-VI) hanya ada 3 orang guru. berapa prosen (%) guru/ dosen di sekolah/PT di Indonesia yang memiliki kompetensi (lisensi) keguruan? Mungkin ada teman yang bisa membantu?  Ketika tenaga guru tidak sebanding dengan jumlah murid/kelas.  Malapetaka penyebab hancurnya pendidikan di Indonesia juga dirancang oleh pemerintah sendiri. frustasi. dll. Saya tidak punya data. perbankan. Dalam situasi seperti ini juga adalah tidak realistis menuntut kualitas pendidikan. bukan bakat alami. jengkel. Dalam wawancara terungkap mereka melamar karena setelah sekian lama melamar pekerjaan ke sana-sini tidak pernah diterima. Demikian juga seorang sarjana ekonomi tidak serta merta bisa menjadi guru ekonomi. dari pengalaman. sehingga mengajar hanya asal-asalan (karena tidak punya beban atau karena kecewa?). Ketimpangan ini akan berpengaruh pada kualitas pengajaran yang ia berikan dan tentunya juga berpengaruh pada siswa. Bagi adik saya dengan tugas sebagai Kepala Sekolah. dan itu akan menurunkan semangat mengajar.

Kondisi itulah yang harus dihadapi. Medan belajar adalah medan yang menyenangkan. Namun. Padahal keduanya jelas berbeda. Sikap yang harus senantiasa dipupuk adalah kesediaan untuk mengenal diri dan kehendak untuk memurnikan keguruannya. Oleh karena itu. dll. mengajar adalah profesi hati. yaitu pemurnian hati atau motivasi untuk menjadi guru.. Profesional Guru profesional adalah guru yang mengenal tentang dirinya. Maka apabila ada kegagalan peserta didik. Guru dituntut untuk mencari tahu terus-menerus bagaimana seharusnya peserta didik itu belajar. Seorang guru yang tidak bersedia belajar tak mungkin kerasan dan bangga jadi guru. Guru terpanggil untuk bersedia belajar bagaimana mendampingi atau mengajar dengan baik dan menyenangkan. Tetapi tidak baik bagi guru-guru lain. guru terpanggil untuk menemukan penyebab kegagalan dan mencari jalan keluar bersama dengan peserta didik. Bisa menimbulkan iri hati. Itu bagus bagi guru tsb. dan ditentukan melalui uji kompetensi dan sertifikasi. peserta didik terpanggil untuk menemukan cara belajar yang tepat. baik guru maupun peserta didik terpanggil untuk belajar. itu sekaligus pula jangan sampai untuk mematahkan semangat rekan guru yang masih ingin menghidupi keguruannya. Dari 18 pasal yang ada. bukan menjadi ajang untuk menyangkal atau malahan untuk menyalahkan pihak-pihak tertentu (yang tidak ada manfaatnya sama sekali). sedangkan Pasal 8 sampai 18 baru rumusan . Guru-guru tsb mendapat banyak murid les dan ini berarti penambahan pendapatan yg lumayan. Karena menjadi guru menyangkut perkara hati. memberikan penekanan pada peran budi semata. dan akhirnya menggangu keharmonisan antar guru di sekolah. Kerasan dan kebanggaan atas keguruannya adalah langkah untuk menjadi guru yang profesional. Kode Etik Guru Salah satu masalah mendasar dari draf kode etik guru yang disusun dengan mendapat masukan para ahli pendidikan ini adalah adanya campur aduk antara perumusan konsepsi filosofis tentang guru dan pedoman praktis bagi seorang guru untuk bertindak. Memang harus disadari bahwa kondisi guru seperti yang tercermin pada temuan di atas harus menjadi keprihatinan bersama.mata seperti yang lazim terjadi pada saat ini akan merintangi kemajuan pendidikan. Jadi perkara belajar adalah perkara hati dan budi. Oleh karena itu. bukan mendiamkannya atau malahan menyalahkannya.primadona. C. yang harus terlibat dalam medan belajar adalah hati atau lebih daripada budi. Pasal 1 sampai 7 lebih merumuskan konsepsi filosofis seorang guru. Mau belajar dengan meluangkan waktu untuk menjadi guru. Karena sekolah merupakan medan belajar. bukan menyiksa apalagi mengancam. Yaitu bahwa dirinya adalah pribadi yang dipanggil untuk mendampingi peserta didik untuk/dalam belajar. Menjadi guru bukan sebuah proses yang yang hanya dapat dilalui. Proses mendampingi peserta didik adalah proses belajar. C. diselesaikan. Hati harus banyak berperan atau lebih daripada budi. pengolahan hati harus mendapatkan perhatian yang cukup. Dari itu semua yang paling berkepentingan adalah pribadi guru sendiri.

Guru memiliki dan melaksanakan kewjujuran professional 3. yang paling dominan justru faktor eksternal (ekonomi dan politik). Mereka tidak memiliki kompetensi teknologi dan informatika karena infrastrukturnya tidak mendukung. guru memelihara hubungan profesi semangat kekeluargaan dan kesetiakawanana nasional 8. Apakah seorang guru yang di mata muridnya amat ideal (kemampuan mengajarnya baik. realistis. bila proses perekrutan guru CPNS (calon pegawai negeri sipil) tahun 2004 masih diwarnai suap antara Rp 20 juta hingga Rp 75 juta? Menurut hemat penulis. Kode etik guru indonesia 1.operasional kode etik guru. Guru memelihara hubungan baik dengan orang tua murid dan masyarakat sekitarnya untuk membina peran serta dan tanggung jawab bersama terhadap pendidikan 6. padahal guru bersangkutan menjalankan fungsi mengajar dan mendidik secara baik. Guru secara pribadi dan secara bersama-sama mengembangkan dan meningkatkan mutu da martabat profesinya 7. Bagaimana Dewan Kehormatan Guru dapat menilai seseorang guru melanggar kode etik bila rumusan kode etik sendiri tidak jelas. Guru berusaha memperoleh informasi tentang peserta didik sebagai bahan melakukan bimbingan dan pembinaan 4. jika mau membuat program 100 hari yang monumental. Atau apakah seorang guru di pelosok Maluku bisa dikenai sanksi administratif Dewan Kehormatan Guru karena tidak memiliki kompetensi teknologi dan informatika sebagaimana diatur Pasal 7 Ayat (5) mengenai nilai-nilai dasar kompetensi guru. Guru secara bersama-sama memelihara dan meningkatkan mutu organiosasi PGRI sebagai sarana perjuangan dan pengabdian 9. Kerumitan akan terjadi bila draf kode etik itu disahkan Menteri Pendidikan Nasional dan RUU Guru yang mengacu kode etik guru pun lolos. menghargai murid. Guru berbakti membimbing peserta didik untuk membentuk manusia indonesia seutuhnya berjiwa Pancasila 2. Guru melaksanaakn segala kebijakan pemerintah dalam bidang pendidikan BAB III KESIMPULAN A. dan jelas . Apakah yakin martabat guru akan naik setelah diproklamasikan sebagai profesi. Kesimpulan Namun sebenarnya persoalan guru tidak berasal dari internal guru saja. Tetapi secara keseluruhan dari Pasal 1 sampai 18 disebut Kode Etik Guru Indonesia. Guru menciptakan suasana sekolah sebaik-baiknya yang menunjang berhasilnya proses belajar mengajar 5. salah satu butir nilai dasar profesi guru adalah disiplin beribadah sebagai cermin insan beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. dan perilakunya dapat diteladani) dapat dikenai sanksi administratif atau diajukan ke Dewan Kehormatan Guru karena guru bersangkutan tidak disiplin beribadah? Sebab.

1991.blogspot. S. K. kita berbicara tentang perlunya perilaku yang profesional. menyerahkan seleksi guru kepada lembaga rekrutmen swasta yang independen dan kredibel serta tersentral. dan Loucks-Horsley. apakah itu di rumah sakit. Suara Guru No. memang adalah tanggung jawab negara. Orang tua murid bisa diminta partisipasi. Mengangkat Citra dan Martabat Guru. bukan karena menyuap B.com/PTRFWEB/journal1040. 2001. terutama untuk guru di sekolah negeri (mestinya juga dalam skala tertentu untuk sekolah swasta). Mencari Strategi Pengembangan Pendidikan Nasional Menjelang Abad 21. barulah guru bisa lebih profesional dan bermartabat. Sumargi. Caranya. 1998. 7/1998.html Supriadi. Makalah Dipresentasikan.R. http://aadesanjaya.indikatornya adalah mencegah penerimaan guru CPNS dengan menggunakan uang suap.M. di pasar. Journal PAT. C. Surya. Teacher in England and Wales. Jakarta: Depdikbud. dan pengertian itu dilengkapi . Suara Guru No. DAFTAR PUSTAKA Pantiwati. Profesi Guru Antara Harapan dan Kenyataan. The Science Teacher. 3-4/1996. Professionalisme in Practice: the PAT Journal.html.E. H. Bila proses perekrutan guru CPNS sudah bersih dari KKN. Latar Belakang Setiap kali kita mengharapkan sesuatu pekerjaan dilakukan dengan baik. Barulah akan tercipta guru yang profesional karena ekonomi salah satu penyebab terpuruknya profesionalisme guru di Indonesia. Organisasi dan Profesi. Saran Kesejahteraan guru dalam hal ekonomi dan pengetahuan. 1998. Y. di penjara.com/2010/07/profesi-kependidikan-diindonesia. 1996. Peningkatan Profesionalisme Guru Menghadapi Pendidikan Abad ke21n (I). atau di panti pijat. (Online) (http://members. Di dalam arti kata itu terkandung makna bahwa perilaku itu didasarkan atas pengertian yang benar mengenai hal yang harus dilaksanakan. April/Mei 2001. http://makalahfrofesikependidikan. September 1998. Jakarta: Grasindo. karena menjadi guru berkat kemampuannya. Upaya Peningkatan Profesionalisme Guru Melalui Program Sertifikasi Guru Bidang Studi(untuk Guru MI dan MTs). Stiles. D. diakses 7 Juni 2001) Semiawan. tetapi porsinya harus tetap kecil. Professional Development Strategies : Proffessional Learning Experiences Help Teachers Meet the Standards. Malang: PSSJ PPS Universitas Malang. 1998. 2001.blogspot. aol.com/2011/01/makalah-profesi-kependidikan-di. bukan tanggung jawab orang tua murid.html Makalah Profesi Dunia Pendidikan A.

.M. walaupun kita belum terbiasa mendengar apa arti suami profesional. bu-kan semata-mata segi materinya belaka. Ani M. Kalau pengertian ini kita terapkan di dalam kehidupan secara luas.Pd. Mereka yang memilih profesi ini wajib menginsafi dan menyadari bahwa daya dorong dalam bekerja adalah keinginan untuk mengabdi kepada sesama serta menjalankan dan menjunjung tinggi kode etik yang telah diikrarkannya. Profesi dalam pengertian yang lebih luas yaitu kegiatan untuk memperoleh nafkah yang dilakukan dengan suatu keahlian tertentu.dengan kemahiran yang tinggi. Batasan Masalah Makalah Ini Hanya Terbatas Profesionalisme Dunia Pendidikan BAB II ANALISIS PROFESIONALISME DUNIA PENDIDIKAN A. apabila dia tergolong petinju amatir. maka di semua segi kehidupan diperlukan profesionalisme. Tindakan yang lahir dari gabungan kedua sifat itu. Atau pelacur profesional. Sedangkan dalam arti sempit profesi berarti kegiatan yang dijalankan berdasarkan keahlian tertentu dan sekaligus dituntut daripadanya pelaksanaan norma-norma sosial dengan baik.Hasan. Sedangkan Sumargi profesi guru adalah profesi khusus _ luhur. misalnya. Pengertian Profesi Menurut Dra. Rupa-rupanya aspek kemahiran yang tinggi itulah yang dimaksud apabila kita berbicara tentang pencopet profesional. mencerminkan lebih kurang tingkat profesionalisme yang diharapkan dimiliki seseorang. Tujuan Makalah ini bertujuan mengetahui  Profesionalisme Dunia Pendidikan  profesional guru di indonesia C. Bagaimana dengan petinju profesional? Apakah. Rumusan Masalah  Bagaimanakah profesional itu yang sebenarnya  Bagaimanakah professional itu di dan  Professional kah guru di indonesia D. ia tidak dapat atau tidak boleh bertinju secara profesional? Ba-gaimana dengan guru yang profesional? Apa beda guru profesional di Amerika dengan guru di Indonesia? Bagaimana profesionalisme guru di zaman Orde Baru dibandingkan dengan guru Orde Reformasi? B.

dan melaksanakan berbagai kebijakan birokrasi pusat dan daerah. dan berbagai profesi lain. peran guru sangatlah vital dalam proses pendidikan. memang ya. sampaisampai presiden berkata. apakah sudah bisa dikatakan bahwa guru merupakan sebuah profesi? Dilihat dari pekerjaannya yang memerlukan dedikasi tinggi. pada umumnya. Galbreath. Guru merupakan salah satu subjek bersama anak didik untuk melakukan transfer ilmu pengetahuan (transfer of knowledge) dan juga transfer nilai (transfer of value). antara lain: (a) sebagai pekerja profesional dengan fungsi mengajar. 1999 frofesi gurtu adalah orang yang Bekerja atas panggilan hati nurani. bagaimana mungkin guru bisa menjalankan profesinya dengan baik jika dalam kondisi tidak sejahtera. "Tolong dengarkan saya memberikan sambutan!" Peristiwa ini sungguh memprihatinkan. Hal kedua yang menarik dari peristiwa pada pencanangan guru sebagai profesi adalah kegaduhan para guru saat mendengarkan Presiden SBY menyampaikan sambutan. Sehingga guru akan merasa senang dalam melaksanakan tugas berat mencerdakan anak didik. keahlian guru dalam melaksanakan tugas-tugas kependidikan diperoleh setelah menempuh pendidikan keguruan tertentu. Y. Kegaduhan berulang saat SBY menyatakan bahwa kesejahteraan para guru akan ditingkatkan dengan cara pemerintah bekerja sama dengan pemerintah daerah. Dari . pengacara. Guru. tapi muridnya senantiasa gaduh. tak ubahnya seorang guru yang mengajar di kelas. 1996 profesi guru adalah orang yang Memiliki latar belakang pendidikan keguruan yang memadai. tidaklah kondusif untuk mengantarkan guru untuk profesional. mereka sekadar para tukang yang melaksanakan kurikulum. masih bersifat okupasional. Pencanangan pekerjaan guru sebagai profesi kita catat sebagai sebuah upaya pemerintah yang sungguh-sungguh untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Dari sisi kebijakan dalam soal pendidikan. Pendeknya. Pengakuan ini menyejajarkan profesi guru seperti dokter. Peristiwa ini mencerminkan betapa beratnya pekerjaan yang harus dilakukan untuk meningkatkan guru dari sekadar okupasional menjadi sebuah profesi. Bagaimana mungkin mereka bisa melaksanakan pekerjaannya dengan baik jika para guru tidak mendapatkan penghargaan yang memadai dari pekerjaannya. jika pemerintah kemudian tidak menindaklanjuti dengan berbagai kebijakan yang mengarah kepada proses penyejahteraan guru.Makagiansar. Dalam melaksanakan tugas pengabdian pada masyarakat hendaknya didasari atas dorongan atau panggilan hati nurani. membimbing dan melatih (b) pekerja kemanusiaan dengan fungsi dapat merealisasikan seluruh kemampuan kemanusiaan yang dimiliki. Ada beberapa peran yang dapat dilakukan guru sebagai tenaga pendidik. Namun sistem pendidikan di Indonesia tampaknya belumlah kondusif untuk menyebut bahwa guru merupakan profesi. Apakah dengan pengakuan ini dengan sendirinya kesejahteraan segera meningkat? Tentu saja tidak serta-merta demikian. M. Nasanius. J. Pencanangan guru sebagai sebuah profesi dapat dikatakan merupakan upaya pengakuan pemerintah atas jasa dan kerja keras mereka. (c) sebagai petugas kemashalakatkatan dengan fungsi mengajar dan mendidik masyarakat untuk menjadi warga negara yang baik. Pertanyaan berikutnya adalah. Lebih sempit lagi. 1998 mengatakan profesi guru yaitu kemampuan yang tidak dimiliki oleh warga masyarakat pada umumnya yang tidak pernah mengikuti pendidikan keguruan. tanpa mendapatkan kesempatan yang memadai mengembangkan keilmuannya di bidang pendidikan. tanpa mampu mengembangkan profesinya sebagai pendidik. Mereka sehari-harinya disibukkan dengan perencanaan pengajaran di kelas. Bagaimanapun.

B. Kode etik dokter. 1999). Tetapi kata orang. Guru juga begitu: banyak rambu-rambu yang diperkenalkan di dalam kode etik organisasi profesional.nyakit atau penderitaan seorang pasien. dan sekarang juga guru. pengacara.padanya. artinya hanya mereka yang memang khusus telah bersekolah untuk menjadi guru. bagaimana mungkin mereka mampu menertibkan murid-muridnya di kelas? Saat disebut "pemerintah daerah" berkaitan dengan "kesejahteraan". Apakah mereka itu berhak menyandang predikat guru profesional ? Kalau begitu. Di kalangan kelompok-kelompok atau organisasi profesional. yakni tidak mengambil langganan . kalau guru sebenarnya sudah tergolong kaum the have nots. seperti juga seorang polisi. tidak membenarkan anggotaanggotanya menceritakan kian kemari pe. memang guru harus diperjuangkan untuk profesional. Ini mengundang tanda tanya besar. Jadi realitas ini tidak sesuai dengan yang seharusnya berlaku. petugas penegak hukum. misalnya. Seorang hakim tidak dibenarkan menerima suap dalam keadaan bagaimanapun. Guru diharapkan melaksanakan tugas kependidikan yang tidak semua orang dapat melakukannya. mereka pun kembali gaduh. Jika gurunya saja demikian. Bahkan. berbekalkan keahlian yang tinggi dan berdasarkan rasa keterpanggilan . yang dapat menjadi guru profesio-nal. sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. sesekali ada juga orang yang tidak merupakan lulusan sekolah guru. ke-cuali di dalam hal tertentu yang dikehendaki oleh hukum. PROFESIONAL Profesional adalah suatu paham yang mencitakan dilakukannya kegiatan-kegiatan kerja tertentu dalam masyarakat. tetapi lingkungan dan kondisi kerja sama sekali tidak mendukung? Ataukah kita menggunakan istilah guru profesional hanya dengan harapan agar guru masih mau bekerja mati-matian.segi kultur mendidik.untuk dengan semangat pengabdian selalu siap memberikan pertolongan kepada sesama yang tengah dirundung kesulitan di tengah gelapnya kehidupan (Wignjosoebroto. apakah sebaiknya kita tidak usah persyaratkan perlunya seseorang terlebih dahulu bersekolah guru sebelum dapat menjadi guru yang profesional? Bagaimana pula keadaannya apabila tuntutan untuk menjadi guru profesional adalah begitu kuat. seringkali kita mengenal sebuah sifat lagi yang ditambahkan di dalam persyaratan profesi: kode etik. di luar dan di dalam habitatnya sebagai guru. termasuk menyimpan rahasia jabat-an. dokter. itu menunjukkan para guru pun tidak mampu tertib mendengarkan presiden yang dipilih langsung oleh rakyat. tetapi tanpa segala-galanya! _ di dalam kondisi yang setengah mati buruknya? Sunggguh tidak berperikemanusiaan untuk menuntut profesionalisme dari guru. apakah bisa guruguru kita profesional. Tetapi sejauh mana ketentuan ini berlaku umum? Apakah sekolah guru menjamin lulusannya pasti adalah guru yang profesional? Banyak juga lulusan sekolah guru yang memberi kesan seolah-olah mereka tidak pernah melalui pendidikan guru. pelacuran pun mempunyai kode etik atau rahasia jabatan. ada apa dengan "pemda" dan para guru? Apakah guru tidak percaya lagi terhadap pemda yang akan dijadikan pilar untuk menyejahterakan mereka? Berbagai hal di atas menimbulkan pertanyaan. yang kemudian ternyata dapat menjadi guru. Tapi apa pun yang terjadi.serta ikrar (fateri/profiteri) untuk menerima panggilan tersebut . yang intinya adalah untuk memastikan agar setiap anggotanya menjunjung tinggi tugas yang diberikan ke.

sebab kode etik ini merupakan landasan moral dan pedoman tingkah laku yang dijunjung tinggi oleh setiap anggotanya. Jadi profesionalisme yang bagaimana yang kita perlukan? C. Kode etik bagi suatu oeganisasai sangat penting dan mendasar. Isi kode etik guru indonesia  Guru berbakti membimbing peserta didik untuk membentuk manusia indonesia seutuhnya berjiwa Pancasila  Guru memiliki dan melaksanakan kewjujuran professional  Guru berusaha memperoleh informasi tentang peserta didik sebagai bahan melakukan bimbingan dan pembinaan  Guru menciptakan suasana sekolah sebaik-baiknya yang menunjang berhasilnya proses belajar mengajar  Guru memelihara hubungan baik dengan orang tua murid dan masyarakat sekitarnya untuk membina peran serta dan tanggung jawab bersama terhadap pendidikan  Guru secara pribadi dan secara bersama-sama mengembangkan dan meningkatkan mutu da martabat profesinya  Guru memelihara hubungan profesi semangat kekeluargaan dan kesetiakawanana nasional  Guru secara bersama-sama memelihara dan meningkatkan mutu organiosasi PGRI sebagai sarana perjuangan dan pengabdian  Guru melaksanaakn segala kebijakan pemerintah dalam bidang pendidikan BAB III KESIMPULAN . Kode Etik Guru Melaksanakan Kode Etik Guru. Kode etik bergungsi untuk mendidamisit setiap anggotanya guna meningkatkan diri. dan tidak membongkar identitas pelanggannya. seperti yang dinyatakan dalam Konvensi Nasional Pendidikan I tahun 1988. dan meningkatkan layanan profesionalismenya deni kemaslakatan oranglain. dapat menentukan dan mengambil keputusan sendiri dan dapat mempertanggungjawabkan keputusan yang dipilihlnya. Memiliki otonomi dan rasa tanggung jawab. Otonomi dalam artian dapat mengatur diri sendiri.yang sudah menjadi `milik' pelacur lain. sebagai jabatan profesional guru dituntut untuk memiliki kode etik. Kemandirian seorang guru dicirikan dengan dimilikinya kemampuan untuk membuat pihlihan nilai. berarti guru harus memiliki sikap mandiri dalam melaksanakan tugasnya. bahwa profesi adalah pekerjaan yang mempunyai kode etik yaitu norma-norma tertentu sebagai pegangan atau pedoman yang diakui serta dihargai oleh masayarakat.

Suara Guru No.com/2010/07/profesionalisme-duniapendidikan. Profesi Guru Antara Harapan dan Kenyataan.R.html Supriadi. Dan dengan itu akan lebih mudah kita memahami wujud profesionalisme yang dikehendaki. Bukan karena itu. Tetapi profesionalisasi juga berkaitan dengan living realisties yang berpengaruh terhadap keberhasilan kita mendidik tenaga-tenaga profesional. Peningkatan Profesionalisme Guru Menghadapi Pendidikan Abad ke21n (I).com/2011/01/makalah-profesi-dunia-pendidikan. kita kemudian dapat meng. dan berbagai unsur di da-lam ecosystem pendidikan yang harusnya diperhitungkan di dalam mencapai tujuan. B. C. masih banyak guru yang berhati guru dan berjiwa guru. Mencari Strategi Pengembangan Pendidikan Nasional Menjelang Abad XXI. Watak birokrasi misalnya. 1996. Tetapi dunia sekeliling guru tidak memahami potensi itu. 1991. Organisasi & Profesi. http://aadesanjaya. Apakah mungkin karena itu. sumber daya manusia. Masih banyak guru yang berpotensi profesional.blogspot. Dunia sekeliling guru masih terlalu banyak berwatak anti profesionalisme. http://makalahfrofesikependidikan.html . 1998.M. Saran Profesionalisasi berkaitan dengan apa yang kita percayai sebagai tujuan yang semestinya kita capai. DAFTAR PUSTAKA Semiawan. Sumargi.identifikasi berbagai indikator keberhasilan. Mengangkat Citra dan Martabat Guru. H. Suara Guru No. Surya.A.blogspot. Jakarta: Depdikbud. Kesimpulan Tidak dapat dinaifkan bahwa memang tidak mudah merumuskan dan menggambarkan profil seorang guru profesional. Jakarta: Grasindo. maka kita tidak dapat menemukan guru yang memenuhi syarat profesionalisme? Tidak. Dengan serangkaian tujuan yang jelas. sarana. Masih banyak guru yang hidup dan ma-tinya diberikan kepada tugasnya mendidik anak bangsa. 7/1998. masih terlalu kental sebagai watak yang tidak menghormati _ karena tidak memahami _ hakikat profesionalisme. 1998. 3-4/1996. iklim politik. D.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful