P. 1
Belajar Hubungan Antara Manusia, Filsafat Dan Pendidikan

Belajar Hubungan Antara Manusia, Filsafat Dan Pendidikan

|Views: 13|Likes:
Published by resnedi
education
education

More info:

Published by: resnedi on Sep 22, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/13/2014

pdf

text

original

belajar hubungan antara manusia, filsafat dan pendidikan

http://hubunganmanusiadanfilsafat.blogspot.com/

0

Lainnya

Blog Berikut»

Buat Blog

Masuk

belajar hubungan antara manusia, filsafat dan pendidikan
Senin, Januari 02, 2012 Siapa Aja sich

Hubungan Manusia Dan Filsafat Pendidikan
Site Counter

I.

Hubungan Manusia dan Filsafat
FREE Blogger Templates

Sejak kita menjadi manusia, maka seringkali disadari ataupun tidak kita mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang sangat mendasar seperti “Apakah Tujuan Hidup Kita ?”,”Apa perbedaan mendasar antara Manusia dengan Binatang ?”, “Apa makna kita hidup dalam dunia ini?” dan sebagainya. Pertanyaan-pertanyaan ini biasanya disebut dengan pertanyaanpertanyaan eksistensial. Untuk menjawab pertanyaan–pertanyaan tersebut ada beberapa cara yang dapat di tempuh apakah melalui dogma-dogma agama yang tertuang dalam teks-teks suci kegamaan, apakah melalui metode ilmiah atau biasa kita sebut dengan sains atau kita melakukan penalaran filsafatis. Bila kita mencari jawabannya melalui dogma-dogma agama maka jalan ini tidak akan membawa pada kepuasan intelektual dikarenakan Religions way of knowledge yang seringkali tidak menggunakan argumentasi yang kritis di samping dominannya klaim kebenaran (truth claim) apalagi bila kita dihadapkan dengan pluralitas paham keagamaan, bayangkan apabila setiap agama memberikan jawaban yang dogmatik, maka hal ini akan membawa kita kepada kebingungan. Sedangkan jika kita melalui jalan sains maka jawaban yang diperoleh adalah jawaban yang positivistik, alih-alih mengungkapkan sisi kemanusiaan kita yang dinamis malah yang terjadi adalah gambaran manusia yang operasionalistik mekanistik dan ini akan mereduksi kompleksitas dimensi keberadaan manusia. Untuk mengantisipasi kedua hal di atas maka kita dapat menggunakan penalaran filsafatis, filsafat dapat mengatasi cara berpikir dogmatik dari agama dan cara berpikir positivistik dari sains, dengan tidak menafikan fungsi dari agama dan sains, agama dan sains dapat dijadikan titik pangkal yang kemudian diperluas dan di elaborasi lanjut dengan pisau filsafat.Walaupun kita menggunakan pisau filsafat ini tidak berarti bahwa kita secara mutlak telah sampai kepada gambaran manusia apa adanya. Filsafat tidak bertendensi untuk mencari jawaban final tetapi untuk mencari kemungkinan pertanyaan-pertanyaan baru. Salah satu titik pangkal (initial point) dari semua pembahasan filsafat adalah pengakuannya akan realitas, tergantung pada aliran filsafat yang bersangkutan apakah realitas yang dimaksud di sini hanyalah realitas material atau juga termasuk realitas ide, abstrak atau yang immaterial. Tapi di sini kita tidak akan mempertajam membahas hal tersebut. Kita mungkin telah mengetahui apakah secara teoritif ataupun secara intuitif bahwa hal yang paling mendasar dari segala realitas apakah itu diri kita ataupun benda-benda yang ada disekitar kita atau realitas imajianal yang kita beri pengakuan padanya adalah keberadaan/wujud/eksisten. Keberadaan adalah fondasi atau prasyarat dari segala hal yang
Widget Animasi

Tampilan slide

Daftar Blog Saya Pengikut

with Google Friend Connect

Members (2)

Already a member? Sign in

terjadi dalam realitas. Kalau kita membawanya ke dalam bahasa yang agak religius, keberadaan adalah limpahan anugerah paling awal yang diterima oleh realitas ini sebelum

kalender

1 of 6

9/17/2013 3:30 PM

Itulah manusia tidak hanya eksisten.disamping itu jawabanjawaban yang telah dikemukakan oleh jenis dan aliran fisafat tertentu sepanjang Widget Animasi 2 of 6 9/17/2013 3:30 PM . Antara manusia dan dunia terjalin hubungan yang sangat mesra.pasir dan meja begitu pula dengan tumbuhan dan binatang atau hewan. karena “dunia” merupakan penanda yang sifatnya manusiawi terhadap petanda dunia riil yang berada diluar manusia.pertanyaan filosofis. Bahkan sebelum kita berpikir apa-apa yang sifatnya teoritik konseptual kesadaran akan keberadaan diri kita adalah sesuatu yang sifatnya primordial jadi sifatnya lebih intuitif dibanding hasil dari penalaran. merupakan ciri manusia menurut Martin Heidegger.masalah kependidikan tersebut yang merupakan pertanyaan. dan atas dasar itu bisa disusun secara sistematis teori. Arsip Blog ▼ 2012 (1) September 2013 S M T WT F S 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 . Kemungkinan-kemungkinan pemaknaan ini merupakan cermin bagi kemungkinan-kemungkinan cara mengada dari manusia.belajar hubungan antara manusia.. selalu ada distorsi makna. Dunia bagi manusia bukanlah dunia yang telanjang. karena dia ingin menandingi kesibukan Tuhan. kita sewot dengan kebradaan tumbuhan dan binatang disekitar kita.Menurut saya kesadaran akan keberadaan adalah kesadaran yang tertua atau paling purba. kita sewot dengan tatanan rumah kita. yang memerlukan Pendekatan filosofis pula dalam memecahkannya. Jawabannya adalah positif. Dunia membuat manusia menubuh.Kita merasa bukan sebagai manusia yang utuh apabila kita hanya makan. pertanyaan yang muncul adalah apakah ada perbedaan antara beradanya manusia dengan beradanya benda-benda dan makhluk lain selain manusia. Saya ada dulu sebelum saya membahas keberadaan dalam tulisan ini. sekaligus panggung untuk menampakkan daya ruhaninya. ada dalam realitas tapi manusia melampaui itu. manusia bereksistensi/ ada secara dinamis/ bersama dalam realitas. “ Kesibukan” membuat manusia selalu resah dan tidak tenang.teori pendidikan. Setelah kita mengetahui bahwa diri kita ada. “ Kesibukan”. Filsafat ada untuk membantu manusia memaknai dirinya dan dunianya. buang air dan istirahat. Analisa filsafat terhadap masalah. karena dunia merupakan rahim eksistensi manusia. Tanpa manusia kita tidak bisa membayangkan kata “dunia” sekalipun bisa lahir. dialah yang ingin meciptakan apa jadinya dirinya di masa depan. Kita sebagai manusia selalu merasa sewot dengan sekitar kita.blogspot. apalah artinya ketampanan apabila menusia yang dapat menyandang predikat tersebut belum menyandang keberadaan. Banyak diantara masalah. dia ingin mengarahkan kemenjadiannya. ada secara sederhana. Dunia bagi manusia bukanlah sesuatu yang ‘apa adanya” tetapi keberadaanya selalu di “ apakan” dan di “bagaimanakan”. tetapi dunia yang dibungkus dengan persepsipersepsi kemanusiaan. filsafat dan pendidikan http://hubunganmanusiadanfilsafat.. Apalah artinya keharuman bunga mawar jika bunga mawarnya tidak memiliki kebaradaan.Tanpa dunia manusia tidak akan ada . Filsafat akan terus menerus melahirkan pertanyaan-pertanyaan untuk mendeteksi kemungkinankemungkinan pemaknaan yang tiada batasnya. walaupun begitu penanda ini takkan bisa berhasil mewakili referensi objektifnya dengan transparan.Secara intuitif pula kita dapat membedakan diri kita sebagai manusia dengan benda-benda mati di sekitar kita semisal batu. Itulah sebabnya mengapa manusia dalam filsafat perennial disebut dengan teomorfis atau makhlukh penjelmaan Tuhan di muka bumi. kita membutuhkan sesuatu yang lain yaitu mengotak-atik secara kognitif dan pragmatis realitas disekitar kita.com/ realitas tersebut melakukan atau dikenai kejadian apapun..kita tidak akan memakan makanan kalau kita tidak yakin jika diri kita ada dan objek makanan kita ada pula. Filsafat dan Teori Pendidikan Buat Lencana Anda Tidak semua masalah kependidikan dapat dipecahkan dengan mengunakan metode ilmiah semata-mata. kita sewot dengan penampilan kita.- 3:30:04 PM jam que ▼ Januari (1) Hubungan Manusia Dan Filsafat Pendidikan Mengenai Saya Belajar Lihat profil lengkapku Lencana Facebook Yulia Aprianti II.Manusia menyadari selalu ada perubahan pada dirinya dan lingkungannya apakah itu cepat atau lambat dengan kata lain manusia bukan hanya ada tetapi mansia selalu mengalami proses menjadi (becoming) dan ingin campur tangan dengan proses kemenjadiannya itu. kita sewot dengan cita rasa makanan kita.masalah kependidikan tersebut.kita adalah makhlukh yang selalu ingin campur tangan terhadap alam ini.

adalah merupakan kenyataan bahwa setiap masyarakat hidup dengan pandangan filsafat hidupnya sendirisendiri yang berbeda antara satu dengan yang lainnya.belajar hubungan antara manusia. secara legih rinci dapapt diuraukan sebagai berikut : 1.blogspot. Di samping hubungan fungsional tersebut.artinya mengarahkan agar teori-teori dan pandangan filsafat pendidikan yang telah dikembangkan tersebut bisa diterapkan dalam praktek kependidikan sesuai dengan kenyataan dan kebutuhan hidup yang juga berkembang dalam masyarakat. sebagai berikut : a) Kegiatan merumuskan dasar-dasar. sebagi pandangan tertentu terhadap sesuatu obyek. konsep tentang sifat hakikat manusia. 3. juga terdapat hubungan yang bersifat suplementer. antara filsafat dan teori pendidikan. yang berdasarkan dan menurut pandangan dan aliran filsafat tertentu. juga mempunyai fungsi untuk memberikan petunjuk dan arah dalam pengembangan teori-teori pendidikan menjadi ilmu pendidikan atau paedagogik.metode ilmiah lainnya. disamping menggunakan metode. Berawal dari rasa Widget Animasi 3 of 6 9/17/2013 3:30 PM .teori pendidikan yang dikembangkannya. akan mewarnai pula pandangan ahli pendidikan tersebut dalam teori. teori.teori pendidikan yang di kembangkan atas dasar aliran filsafat tersebut. dan dengan sendirinya akan menyangkut kebutuhan-kebutuhan hidupnya. Aliran filsafat tertentu terhadap teori. realisme.teori pendidikannya. menunjukan pandanganpandangan tertentu. Hubungan filsafat manusia dan pendidikan Manusia disebut “ Homo Sapiens”.pandangan filsafat pendidikan yang dikembangkan oleh fillosof. yang tentunya juga akan memperkaya teori-teori pendidikan. Sementara itu dengan filsafat. metodologi pendidikan dan pengajaran. dan untuk selanjutnya menyimpulkan serta dapat disusun teori-teori pendidikan yang realistis dan selanjutnya akan berkembanglah ilmu pendidikan (paedagogik). misalnya filsafat idelisme. Dengan kata lain. juga berpungsi memberikan arah agar teori pendidikan yang telah dikembangkan oleh para ahlinya. sebagaimana dikemukakan oleh Ali Saifullah dalam bukunya “Antara Filsafat dan Pendidikan”. dalam arti analisa filsafat adalah merupakan salah satu cara Pendekatan yang digunakan oleh para ahli pendidikan dalam memecahkan problematika pendidikan dan menyusun teori. yang belum diketahuinya. Di sinilah letak fungsi filsafat dan filsafat pendidikan dalam memilih dan mengarahkan teori-teori pendidikan dan kalau perlu juga merevisi teori pendidikan tersebut. akan menghasilkan dan menimbulkan bentuk-bentuk dan gejala-gejalan kependidikan yang tertentu pula. Analisa filsafat berusaha untuk menganalisa dan memberikan arti terhadap data-data kependidikan tersebut. Artinya. termasuk juga filsafat pendidikan. Hal ini adalah data-data kependidikan yang ada dalam suatu masyarakat tertentu. Salah satu insting manusia adalah selalu cenderung ingin mengetahui segala sesuatu disekelilingnya. tentu berdasarkan dan bercorak serta diwarnai oleh pandangan dan airan filsafat yang dianutnya. Filsafat. Filsafat. Dengan demikian. tujuan dan pandangan hidup dari masyarakat. Filsafat. III. kepemimpinan pendidikan atau organisasi pendidikan.teori dan pandangan. mempunyai relevansi dengan kehidupan nyata. makhluk yang mempunyai kemampuan untuk berilmu pengetahuan. dan tujuan-tujuan pendidikan. Hubungan fungsional antara filsafat dan teori pendidikan tersebut. Di samping itu. Suatu praktek kependidikan yang didasarkan dan diarahkan oleh suatu filsafat pendidikan tertentu. materialisme dan sebaginya. 2. filsafat dan pendidikan http://hubunganmanusiadanfilsafat.com/ sejarah terhadap problematika pendidikan yang dihadapinya. terdapat hubungan fungsional antara filsafat dengan teori pendidikan. serta konsepsi hakikat dan segi-segi pendidikan serta isi moral pendidikannya. termasuk pola-pola akulturasi dan peranan pendidikan dalam pembangunan masyarakat dan Negara. b) Kegiatan merumuskan sistem atau teori pendidikan (science of education) yang meliputi politik pendidikan. yang sesuai dan relevan dengan kebutuhan.

Menurut pandangan pancasila. dan memberikan identitas (karakteristik) suatu sistem pendidikan. atau tujuaan nasional dan cita-cita luhur rakyat Indonesia yang tertulis pada UUD 1945 sebagai perwujudan jiwa dan nilai Pancasila. filsafat dan pendidikan http://hubunganmanusiadanfilsafat. Pendidik dan Peserta Didik Pendidik adalah individu yang mampu melaksanakan tinakan mendidik dalam satu situasi pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan. Kurikulum 4 of 6 9/17/2013 3:30 PM . Peserta didik adalah adalah anak yang sedang tumbuh dan berkembang. Pandangan Filsafat Tentang Pendidikan Filsafat pendidikan adalah nilai-nilai dan keyakinan-keyakinan filsafat yang menjiwai. didasari. dan mencerminkan identitas Pancasila. karena pendidikan memerlukan landasan kerja untuk member arah bagi programnya. hubungan bangsa dengan bangsa. Individu yang mampu adalah orang dewasa yang sehat jasmani ruhani. dan potensi yang berbeda-beda. dan sebagian lagi oleh tanggung jawab sosial dalam masyarakat.blogspot. Di Indonesia secara formal pendidikan mempunyai dasar yang kuat. dan juga tidak hanya mempunyai sifat-sifat yang baik. Tujuan pendidikan adalah membawa anak didik agar dapat mandiri dalam hidupnya di tengah-tengah masyarakat.com/ ingin tahu maka timbulah ilmu pengetahuan. Jadi. Widget Animasi 3.belajar hubungan antara manusia. Dan melalui pendidikan kemampuan tingkah laku manusia dapat didekati dan dianalisis secara murni. tetapi juga mempunyai keterbatasanketerbatasan. memberikan pedoman bahwa kehidupan manusia didasarkan atas keselarasan. hubungan manusia dengan alam. dasar dan tujuan pendidikan adalah suatu aktivitas untuk mengembangkan bidang pendidikan menuju terbinanya kepribadian yang tinggisesuai dengan dasar persiapan pendidikan. manusia mempunyai keinginan untuk mempertahankan hidup dan menjaga kehidupan lebih baik. ruh. Filsafat pendidikan adalah jiwa. yaitu Pancasila. Ini merupakan naluri yang paling kuat dalam diri manusia. Karena melalui pendidikan manusia dapat mempunyai kemampuan-kemampuan mengatur dan mengontrol serta menentukan dirinya sendiri. 2. dan kepribadian system kependidikan nasional. mampu berdiri sendiri dan mampu menanggung resiko dari segala perbuatannya. dan hubungan manusia dengan Tuhannya. Tampaklah bahwa manusia itu sangat membutuhkan pendidikan. maupun manusia dalam mengejar kemajuan lahiriah dan kebahagiaan rohaniah. antara lain : 1. Unsur-unsur yang dapat dijadikan tunggak untuk mengembangkan pendidikan lebih lanjut ada 4. Dalam hidupnya manusia digerakan sebagian oleh kebutuhan untuk mencapai sesuatu. Asas tersebut juga berfungsi sebagi peraturan yang akan digunakan sebagai pegangan hidup dan pegangan langkah pelaksanaan. mendasari. Manusia bukan hanya mempunyai kemampuan-kemampuan. Peserta didik memiliki pembawaan. baik dalam hidup manusia sebagai individu. dan karsa bangsa kita. dan tujuan nasional bangsa kita . dan keseimbangan. Dasar dan Tujuan Dasar pendidikan merupakan suatu asas untuk mengembangkan bidang pendidikan dan pembinaan kepribadian. keserasian. Karena itu pendidik harus mengetahui pembawaan masing-masing anak didiknya agar layanan pendidikan yang diberikan sesuai kedaan masing-masing. hubungan manusia dengan masyarakat. citra. baik fisik maupun mentalnya. IV. Melalui pendidikan pula perkembangan kepribadian manusia dapat diarahkan kepada yang lebih baik. Kesediaan dan kerelaan menerima tanggung jawab harus dimiliki setiap pendidik. namun juga mempunyai sifat-sifat yang kurang baik. Pancasila sebagai falsafah hidup manusia Indonesia. karenanya sistem pendidikan nasional wajarlah dijiwai.

Remaja Rosdakarya.blogspot. LESFI. Yogyakarta.blogspot. pendidikan dipandang mempunyai peranan yang besar dalam mencapai keberhasilan dalam perkembangan anak didik. Prof. M. Arifin. Ilmu Pendidikan Teoretis dan Praktis.html http://ktp09003. Remaja Rosdakarya Pidarta. dan teknik penilaian yang sesuai. M.com/2008/05/teori-filsafat-pendidikan. Jakarta.blogspot. Sistem Pendidikan Pelajar Pendidikan merupakan usaha sadar yang sengaja dan terencana untuk membantu perkembanganpotensi dan kemampuan anakagar bermanfaat bagi kepentingan hidupnya sebagai seorang individu. Jadi system pendidikan diperlukan untuk menjawab semua persoalan yang ada. 2003. http://denovoidea. Kurikulum tidak hanya menjabarkan serangkaian ilmu pengetahuan yang harus diajarkan oleh pendidik kepada anak didik. Ed. mengatur.com/2010/11/pandangan-filsafat-tentang-pendidikan. Filsafat Pendidikan Islam. Jujun. dan mengarahkan. Dengan demikian. dapat dipahami bahwa filsafat pendidikan merupakan tata pola pikir terhadap permasalahan di bidang pendidikan dan pengajaran yang senantiasa mempunyai hubungan dengan cabang-cabang ilmu pendidikan yang lain yang diperluakan oleh pendidik atau guru sebagai pengajar dalam bidang studi tertentu DAFTAR PUSTAKA Suriasumantri. Rineka Cipta. tetapi juga semua kegiatan yang bersifat kependidikan yang dipandang mempunyai pengaruh terhadap anak didik cdalam rangka mencapai tujuan pendidikan. Tujuan pendidikan dappenglaman bat memengaruhi strategi pemilihan teknik penyajian pendidikan yang diberikan untuk memberikan pengalaman belajar pada anak didik dalam mencapai tujuan pendidikan yang sudah dirumuskan. Antara tujuan dan program harus serasi.scribd.wordpress.belajar hubungan antara manusia. 2000. 1997. I. S.wordpress.com/2010/04/09/manusia-dan-alam-semesta-dalam-pandanganfilsafat-pendidikan-islam/ Achmad Charris Zubair. Cet. Made. 4.M. Dimensi Etik dan Asketik Ilmu Pengetahuan Manusia (Kajian Filsafat Ilmu). 2002. Jakarta: PT Bumi Aksara. Landasan Kependidikan Stimulus Ilmu Pendidikan bercorak Indonesia. filsafat dan pendidikan http://hubunganmanusiadanfilsafat. Pustaka Sinar Harapan Purwanto.com/2009/02/23/hubungan-filsafat-dan-pendidikan/ http://almuttaqin-uinbi2b. http://www.html Diposkan oleh Belajar di 9:38:00 PM Widget Animasi Tidak ada komentar: 5 of 6 9/17/2013 3:30 PM . Bandung. 1996. VI. Ngalim. H. PT.Cet.. khususnya di bidang kependidikan. PT. dan sebagai seorang warga negara / masyarakat. Dengan kata lain. Filsafat Ilmu Sebuah Pengantar Populer . Pengertian Sistem pendidikan adalah sistem yang dijadikan tolok ukur bagi tingkah laku manusia dalam masyarakat yang mengandung potensi mengendalikan.com/ Tujuan pendidikan yang ingin dicapai murupakan faktor yang menentukan kurikulum dan isi pendidikan yang diberikan. perkembangan masyarakat dalam lapangan pendidikan Oleh karena itu lembaga pendidikan perlu memberikan jawaban yang tepat sehingga kecenderungan sikapm dan berpikir masyarakat tidak terombang-ambing tanpa arah yang jelas.com/doc/14658445/Manusia-Filsafat-Dan-Pendidikan http://nurwahyudi. dengan memilih materi strategi kegiatan. Jakarta.

Diberdayakan oleh Blogger. Widget Animasi 6 of 6 9/17/2013 3:30 PM .belajar hubungan antara manusia.blogspot.com/ Rekomendasikan ini di Google Beranda Langganan: Entri (Atom) tema thema Que Template Travel. filsafat dan pendidikan http://hubunganmanusiadanfilsafat.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->