belajar hubungan antara manusia, filsafat dan pendidikan

http://hubunganmanusiadanfilsafat.blogspot.com/

0

Lainnya

Blog Berikut»

Buat Blog

Masuk

belajar hubungan antara manusia, filsafat dan pendidikan
Senin, Januari 02, 2012 Siapa Aja sich

Hubungan Manusia Dan Filsafat Pendidikan
Site Counter

I.

Hubungan Manusia dan Filsafat
FREE Blogger Templates

Sejak kita menjadi manusia, maka seringkali disadari ataupun tidak kita mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang sangat mendasar seperti “Apakah Tujuan Hidup Kita ?”,”Apa perbedaan mendasar antara Manusia dengan Binatang ?”, “Apa makna kita hidup dalam dunia ini?” dan sebagainya. Pertanyaan-pertanyaan ini biasanya disebut dengan pertanyaanpertanyaan eksistensial. Untuk menjawab pertanyaan–pertanyaan tersebut ada beberapa cara yang dapat di tempuh apakah melalui dogma-dogma agama yang tertuang dalam teks-teks suci kegamaan, apakah melalui metode ilmiah atau biasa kita sebut dengan sains atau kita melakukan penalaran filsafatis. Bila kita mencari jawabannya melalui dogma-dogma agama maka jalan ini tidak akan membawa pada kepuasan intelektual dikarenakan Religions way of knowledge yang seringkali tidak menggunakan argumentasi yang kritis di samping dominannya klaim kebenaran (truth claim) apalagi bila kita dihadapkan dengan pluralitas paham keagamaan, bayangkan apabila setiap agama memberikan jawaban yang dogmatik, maka hal ini akan membawa kita kepada kebingungan. Sedangkan jika kita melalui jalan sains maka jawaban yang diperoleh adalah jawaban yang positivistik, alih-alih mengungkapkan sisi kemanusiaan kita yang dinamis malah yang terjadi adalah gambaran manusia yang operasionalistik mekanistik dan ini akan mereduksi kompleksitas dimensi keberadaan manusia. Untuk mengantisipasi kedua hal di atas maka kita dapat menggunakan penalaran filsafatis, filsafat dapat mengatasi cara berpikir dogmatik dari agama dan cara berpikir positivistik dari sains, dengan tidak menafikan fungsi dari agama dan sains, agama dan sains dapat dijadikan titik pangkal yang kemudian diperluas dan di elaborasi lanjut dengan pisau filsafat.Walaupun kita menggunakan pisau filsafat ini tidak berarti bahwa kita secara mutlak telah sampai kepada gambaran manusia apa adanya. Filsafat tidak bertendensi untuk mencari jawaban final tetapi untuk mencari kemungkinan pertanyaan-pertanyaan baru. Salah satu titik pangkal (initial point) dari semua pembahasan filsafat adalah pengakuannya akan realitas, tergantung pada aliran filsafat yang bersangkutan apakah realitas yang dimaksud di sini hanyalah realitas material atau juga termasuk realitas ide, abstrak atau yang immaterial. Tapi di sini kita tidak akan mempertajam membahas hal tersebut. Kita mungkin telah mengetahui apakah secara teoritif ataupun secara intuitif bahwa hal yang paling mendasar dari segala realitas apakah itu diri kita ataupun benda-benda yang ada disekitar kita atau realitas imajianal yang kita beri pengakuan padanya adalah keberadaan/wujud/eksisten. Keberadaan adalah fondasi atau prasyarat dari segala hal yang
Widget Animasi

Tampilan slide

Daftar Blog Saya Pengikut

with Google Friend Connect

Members (2)

Already a member? Sign in

terjadi dalam realitas. Kalau kita membawanya ke dalam bahasa yang agak religius, keberadaan adalah limpahan anugerah paling awal yang diterima oleh realitas ini sebelum

kalender

1 of 6

9/17/2013 3:30 PM

kita sewot dengan kebradaan tumbuhan dan binatang disekitar kita. Antara manusia dan dunia terjalin hubungan yang sangat mesra. Dunia bagi manusia bukanlah sesuatu yang ‘apa adanya” tetapi keberadaanya selalu di “ apakan” dan di “bagaimanakan”. dialah yang ingin meciptakan apa jadinya dirinya di masa depan. Kemungkinan-kemungkinan pemaknaan ini merupakan cermin bagi kemungkinan-kemungkinan cara mengada dari manusia.com/ realitas tersebut melakukan atau dikenai kejadian apapun. yang memerlukan Pendekatan filosofis pula dalam memecahkannya. pertanyaan yang muncul adalah apakah ada perbedaan antara beradanya manusia dengan beradanya benda-benda dan makhluk lain selain manusia. Kita sebagai manusia selalu merasa sewot dengan sekitar kita. karena dunia merupakan rahim eksistensi manusia. Setelah kita mengetahui bahwa diri kita ada. ada secara sederhana.. merupakan ciri manusia menurut Martin Heidegger. Arsip Blog ▼ 2012 (1) September 2013 S M T WT F S 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 . dan atas dasar itu bisa disusun secara sistematis teori. Filsafat ada untuk membantu manusia memaknai dirinya dan dunianya. filsafat dan pendidikan http://hubunganmanusiadanfilsafat. “ Kesibukan”. apalah artinya ketampanan apabila menusia yang dapat menyandang predikat tersebut belum menyandang keberadaan. Analisa filsafat terhadap masalah. buang air dan istirahat.Tanpa dunia manusia tidak akan ada .blogspot. selalu ada distorsi makna. Banyak diantara masalah.. kita sewot dengan tatanan rumah kita. karena “dunia” merupakan penanda yang sifatnya manusiawi terhadap petanda dunia riil yang berada diluar manusia. “ Kesibukan” membuat manusia selalu resah dan tidak tenang. Jawabannya adalah positif.Secara intuitif pula kita dapat membedakan diri kita sebagai manusia dengan benda-benda mati di sekitar kita semisal batu. ada dalam realitas tapi manusia melampaui itu. Dunia membuat manusia menubuh.pasir dan meja begitu pula dengan tumbuhan dan binatang atau hewan. manusia bereksistensi/ ada secara dinamis/ bersama dalam realitas.masalah kependidikan tersebut yang merupakan pertanyaan. karena dia ingin menandingi kesibukan Tuhan.Itulah manusia tidak hanya eksisten.masalah kependidikan tersebut. kita sewot dengan penampilan kita. Tanpa manusia kita tidak bisa membayangkan kata “dunia” sekalipun bisa lahir. Apalah artinya keharuman bunga mawar jika bunga mawarnya tidak memiliki kebaradaan. dia ingin mengarahkan kemenjadiannya.. Bahkan sebelum kita berpikir apa-apa yang sifatnya teoritik konseptual kesadaran akan keberadaan diri kita adalah sesuatu yang sifatnya primordial jadi sifatnya lebih intuitif dibanding hasil dari penalaran.kita adalah makhlukh yang selalu ingin campur tangan terhadap alam ini.teori pendidikan.kita tidak akan memakan makanan kalau kita tidak yakin jika diri kita ada dan objek makanan kita ada pula. kita membutuhkan sesuatu yang lain yaitu mengotak-atik secara kognitif dan pragmatis realitas disekitar kita.pertanyaan filosofis. Saya ada dulu sebelum saya membahas keberadaan dalam tulisan ini. tetapi dunia yang dibungkus dengan persepsipersepsi kemanusiaan. kita sewot dengan cita rasa makanan kita. walaupun begitu penanda ini takkan bisa berhasil mewakili referensi objektifnya dengan transparan.Menurut saya kesadaran akan keberadaan adalah kesadaran yang tertua atau paling purba. Filsafat dan Teori Pendidikan Buat Lencana Anda Tidak semua masalah kependidikan dapat dipecahkan dengan mengunakan metode ilmiah semata-mata.Kita merasa bukan sebagai manusia yang utuh apabila kita hanya makan.belajar hubungan antara manusia.Manusia menyadari selalu ada perubahan pada dirinya dan lingkungannya apakah itu cepat atau lambat dengan kata lain manusia bukan hanya ada tetapi mansia selalu mengalami proses menjadi (becoming) dan ingin campur tangan dengan proses kemenjadiannya itu.disamping itu jawabanjawaban yang telah dikemukakan oleh jenis dan aliran fisafat tertentu sepanjang Widget Animasi 2 of 6 9/17/2013 3:30 PM . sekaligus panggung untuk menampakkan daya ruhaninya. Itulah sebabnya mengapa manusia dalam filsafat perennial disebut dengan teomorfis atau makhlukh penjelmaan Tuhan di muka bumi.- 3:30:04 PM jam que ▼ Januari (1) Hubungan Manusia Dan Filsafat Pendidikan Mengenai Saya Belajar Lihat profil lengkapku Lencana Facebook Yulia Aprianti II. Filsafat akan terus menerus melahirkan pertanyaan-pertanyaan untuk mendeteksi kemungkinankemungkinan pemaknaan yang tiada batasnya. Dunia bagi manusia bukanlah dunia yang telanjang.

materialisme dan sebaginya. sebagai berikut : a) Kegiatan merumuskan dasar-dasar. realisme. III. Aliran filsafat tertentu terhadap teori. Di samping itu. juga terdapat hubungan yang bersifat suplementer. terdapat hubungan fungsional antara filsafat dengan teori pendidikan. secara legih rinci dapapt diuraukan sebagai berikut : 1.artinya mengarahkan agar teori-teori dan pandangan filsafat pendidikan yang telah dikembangkan tersebut bisa diterapkan dalam praktek kependidikan sesuai dengan kenyataan dan kebutuhan hidup yang juga berkembang dalam masyarakat. Filsafat. dalam arti analisa filsafat adalah merupakan salah satu cara Pendekatan yang digunakan oleh para ahli pendidikan dalam memecahkan problematika pendidikan dan menyusun teori. misalnya filsafat idelisme. yang sesuai dan relevan dengan kebutuhan. b) Kegiatan merumuskan sistem atau teori pendidikan (science of education) yang meliputi politik pendidikan. juga mempunyai fungsi untuk memberikan petunjuk dan arah dalam pengembangan teori-teori pendidikan menjadi ilmu pendidikan atau paedagogik. Salah satu insting manusia adalah selalu cenderung ingin mengetahui segala sesuatu disekelilingnya. dan tujuan-tujuan pendidikan. termasuk pola-pola akulturasi dan peranan pendidikan dalam pembangunan masyarakat dan Negara. Analisa filsafat berusaha untuk menganalisa dan memberikan arti terhadap data-data kependidikan tersebut. Hubungan filsafat manusia dan pendidikan Manusia disebut “ Homo Sapiens”. termasuk juga filsafat pendidikan. juga berpungsi memberikan arah agar teori pendidikan yang telah dikembangkan oleh para ahlinya.teori dan pandangan. tentu berdasarkan dan bercorak serta diwarnai oleh pandangan dan airan filsafat yang dianutnya. akan menghasilkan dan menimbulkan bentuk-bentuk dan gejala-gejalan kependidikan yang tertentu pula. disamping menggunakan metode. yang belum diketahuinya. antara filsafat dan teori pendidikan. kepemimpinan pendidikan atau organisasi pendidikan. Filsafat. menunjukan pandanganpandangan tertentu. makhluk yang mempunyai kemampuan untuk berilmu pengetahuan. Di sinilah letak fungsi filsafat dan filsafat pendidikan dalam memilih dan mengarahkan teori-teori pendidikan dan kalau perlu juga merevisi teori pendidikan tersebut.blogspot.com/ sejarah terhadap problematika pendidikan yang dihadapinya. sebagaimana dikemukakan oleh Ali Saifullah dalam bukunya “Antara Filsafat dan Pendidikan”. 3. teori.metode ilmiah lainnya. sebagi pandangan tertentu terhadap sesuatu obyek. Hal ini adalah data-data kependidikan yang ada dalam suatu masyarakat tertentu. dan untuk selanjutnya menyimpulkan serta dapat disusun teori-teori pendidikan yang realistis dan selanjutnya akan berkembanglah ilmu pendidikan (paedagogik). serta konsepsi hakikat dan segi-segi pendidikan serta isi moral pendidikannya. Di samping hubungan fungsional tersebut. metodologi pendidikan dan pengajaran. filsafat dan pendidikan http://hubunganmanusiadanfilsafat. mempunyai relevansi dengan kehidupan nyata. Filsafat.teori pendidikan yang di kembangkan atas dasar aliran filsafat tersebut. 2.teori pendidikan yang dikembangkannya. konsep tentang sifat hakikat manusia.teori pendidikannya. yang tentunya juga akan memperkaya teori-teori pendidikan. Berawal dari rasa Widget Animasi 3 of 6 9/17/2013 3:30 PM . dan dengan sendirinya akan menyangkut kebutuhan-kebutuhan hidupnya.pandangan filsafat pendidikan yang dikembangkan oleh fillosof. Dengan kata lain.belajar hubungan antara manusia. adalah merupakan kenyataan bahwa setiap masyarakat hidup dengan pandangan filsafat hidupnya sendirisendiri yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. tujuan dan pandangan hidup dari masyarakat. Artinya. yang berdasarkan dan menurut pandangan dan aliran filsafat tertentu. Sementara itu dengan filsafat. akan mewarnai pula pandangan ahli pendidikan tersebut dalam teori. Hubungan fungsional antara filsafat dan teori pendidikan tersebut. Suatu praktek kependidikan yang didasarkan dan diarahkan oleh suatu filsafat pendidikan tertentu. Dengan demikian.

Menurut pandangan pancasila. Di Indonesia secara formal pendidikan mempunyai dasar yang kuat. mampu berdiri sendiri dan mampu menanggung resiko dari segala perbuatannya. Dan melalui pendidikan kemampuan tingkah laku manusia dapat didekati dan dianalisis secara murni. 2. Karena itu pendidik harus mengetahui pembawaan masing-masing anak didiknya agar layanan pendidikan yang diberikan sesuai kedaan masing-masing. hubungan manusia dengan masyarakat. dan sebagian lagi oleh tanggung jawab sosial dalam masyarakat. Peserta didik memiliki pembawaan. Pendidik dan Peserta Didik Pendidik adalah individu yang mampu melaksanakan tinakan mendidik dalam satu situasi pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan. Karena melalui pendidikan manusia dapat mempunyai kemampuan-kemampuan mengatur dan mengontrol serta menentukan dirinya sendiri. karena pendidikan memerlukan landasan kerja untuk member arah bagi programnya. Dalam hidupnya manusia digerakan sebagian oleh kebutuhan untuk mencapai sesuatu.belajar hubungan antara manusia.blogspot. dan keseimbangan. karenanya sistem pendidikan nasional wajarlah dijiwai. dan memberikan identitas (karakteristik) suatu sistem pendidikan. ruh. IV. namun juga mempunyai sifat-sifat yang kurang baik. Kurikulum 4 of 6 9/17/2013 3:30 PM . baik dalam hidup manusia sebagai individu. dan hubungan manusia dengan Tuhannya. Jadi. dan potensi yang berbeda-beda. dan tujuan nasional bangsa kita . memberikan pedoman bahwa kehidupan manusia didasarkan atas keselarasan. Widget Animasi 3. keserasian. dasar dan tujuan pendidikan adalah suatu aktivitas untuk mengembangkan bidang pendidikan menuju terbinanya kepribadian yang tinggisesuai dengan dasar persiapan pendidikan. manusia mempunyai keinginan untuk mempertahankan hidup dan menjaga kehidupan lebih baik. Dasar dan Tujuan Dasar pendidikan merupakan suatu asas untuk mengembangkan bidang pendidikan dan pembinaan kepribadian.com/ ingin tahu maka timbulah ilmu pengetahuan. maupun manusia dalam mengejar kemajuan lahiriah dan kebahagiaan rohaniah. Asas tersebut juga berfungsi sebagi peraturan yang akan digunakan sebagai pegangan hidup dan pegangan langkah pelaksanaan. baik fisik maupun mentalnya. Melalui pendidikan pula perkembangan kepribadian manusia dapat diarahkan kepada yang lebih baik. Tampaklah bahwa manusia itu sangat membutuhkan pendidikan. Tujuan pendidikan adalah membawa anak didik agar dapat mandiri dalam hidupnya di tengah-tengah masyarakat. hubungan bangsa dengan bangsa. Pancasila sebagai falsafah hidup manusia Indonesia. antara lain : 1. dan karsa bangsa kita. hubungan manusia dengan alam. dan juga tidak hanya mempunyai sifat-sifat yang baik. citra. Filsafat pendidikan adalah jiwa. Manusia bukan hanya mempunyai kemampuan-kemampuan. dan kepribadian system kependidikan nasional. Unsur-unsur yang dapat dijadikan tunggak untuk mengembangkan pendidikan lebih lanjut ada 4. tetapi juga mempunyai keterbatasanketerbatasan. yaitu Pancasila. filsafat dan pendidikan http://hubunganmanusiadanfilsafat. Individu yang mampu adalah orang dewasa yang sehat jasmani ruhani. Peserta didik adalah adalah anak yang sedang tumbuh dan berkembang. didasari. Pandangan Filsafat Tentang Pendidikan Filsafat pendidikan adalah nilai-nilai dan keyakinan-keyakinan filsafat yang menjiwai. Kesediaan dan kerelaan menerima tanggung jawab harus dimiliki setiap pendidik. atau tujuaan nasional dan cita-cita luhur rakyat Indonesia yang tertulis pada UUD 1945 sebagai perwujudan jiwa dan nilai Pancasila. dan mencerminkan identitas Pancasila. Ini merupakan naluri yang paling kuat dalam diri manusia. mendasari.

Dengan kata lain.com/ Tujuan pendidikan yang ingin dicapai murupakan faktor yang menentukan kurikulum dan isi pendidikan yang diberikan. PT.com/2009/02/23/hubungan-filsafat-dan-pendidikan/ http://almuttaqin-uinbi2b.com/2010/04/09/manusia-dan-alam-semesta-dalam-pandanganfilsafat-pendidikan-islam/ Achmad Charris Zubair.html Diposkan oleh Belajar di 9:38:00 PM Widget Animasi Tidak ada komentar: 5 of 6 9/17/2013 3:30 PM . PT. Dimensi Etik dan Asketik Ilmu Pengetahuan Manusia (Kajian Filsafat Ilmu). 1996. Sistem Pendidikan Pelajar Pendidikan merupakan usaha sadar yang sengaja dan terencana untuk membantu perkembanganpotensi dan kemampuan anakagar bermanfaat bagi kepentingan hidupnya sebagai seorang individu. Remaja Rosdakarya. http://www. Landasan Kependidikan Stimulus Ilmu Pendidikan bercorak Indonesia. Made. 2000. 1997. tetapi juga semua kegiatan yang bersifat kependidikan yang dipandang mempunyai pengaruh terhadap anak didik cdalam rangka mencapai tujuan pendidikan.blogspot. LESFI. Pengertian Sistem pendidikan adalah sistem yang dijadikan tolok ukur bagi tingkah laku manusia dalam masyarakat yang mengandung potensi mengendalikan. Kurikulum tidak hanya menjabarkan serangkaian ilmu pengetahuan yang harus diajarkan oleh pendidik kepada anak didik. Pustaka Sinar Harapan Purwanto. M. I.html http://ktp09003. Remaja Rosdakarya Pidarta. 4.scribd. S. dan teknik penilaian yang sesuai. Jakarta: PT Bumi Aksara.blogspot. Rineka Cipta. Jakarta. Antara tujuan dan program harus serasi. Filsafat Ilmu Sebuah Pengantar Populer .belajar hubungan antara manusia. Jujun. Tujuan pendidikan dappenglaman bat memengaruhi strategi pemilihan teknik penyajian pendidikan yang diberikan untuk memberikan pengalaman belajar pada anak didik dalam mencapai tujuan pendidikan yang sudah dirumuskan. dan mengarahkan. Bandung. Jadi system pendidikan diperlukan untuk menjawab semua persoalan yang ada.blogspot. H.com/2010/11/pandangan-filsafat-tentang-pendidikan.. Ngalim. dapat dipahami bahwa filsafat pendidikan merupakan tata pola pikir terhadap permasalahan di bidang pendidikan dan pengajaran yang senantiasa mempunyai hubungan dengan cabang-cabang ilmu pendidikan yang lain yang diperluakan oleh pendidik atau guru sebagai pengajar dalam bidang studi tertentu DAFTAR PUSTAKA Suriasumantri.wordpress. Ed. mengatur. dengan memilih materi strategi kegiatan. khususnya di bidang kependidikan. http://denovoidea. Cet.wordpress. pendidikan dipandang mempunyai peranan yang besar dalam mencapai keberhasilan dalam perkembangan anak didik.com/doc/14658445/Manusia-Filsafat-Dan-Pendidikan http://nurwahyudi. Ilmu Pendidikan Teoretis dan Praktis. M. Filsafat Pendidikan Islam. Arifin. dan sebagai seorang warga negara / masyarakat. perkembangan masyarakat dalam lapangan pendidikan Oleh karena itu lembaga pendidikan perlu memberikan jawaban yang tepat sehingga kecenderungan sikapm dan berpikir masyarakat tidak terombang-ambing tanpa arah yang jelas. Dengan demikian. VI. Prof.com/2008/05/teori-filsafat-pendidikan.Cet. filsafat dan pendidikan http://hubunganmanusiadanfilsafat. 2002.M. Yogyakarta. 2003. Jakarta.

belajar hubungan antara manusia. filsafat dan pendidikan http://hubunganmanusiadanfilsafat. Widget Animasi 6 of 6 9/17/2013 3:30 PM .blogspot. Diberdayakan oleh Blogger.com/ Rekomendasikan ini di Google Beranda Langganan: Entri (Atom) tema thema Que Template Travel.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful