P. 1
Kriteria Penilaian investasi

Kriteria Penilaian investasi

|Views: 33|Likes:
Published by Badrut Tamam
free
free

More info:

Published by: Badrut Tamam on Sep 23, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/17/2014

pdf

text

original

Analisis Kriteria Investasi

Indarto,SE.,MSi Universitas Semarang 2008

Kriteria investasi

TUJUAN
Setelah mempelajari Bab ini diharapkan mahasiswa dapat memahami: • Apakah gagasan usaha (proyek) yang direncanakan dapat memberikan manfaat (benefit), baik dilihat dari financial benefit maupun social benefit. • Penilaian rencana bisnis melalui metode NPV, IRR, PP, ARR dan BEP.

PENDAHULUAN
• Hasil perhitungan kriteria investasi merupakan indikator dari modal yang diinvestasikan, yaitu perbandingan antara total benefit yang diterima dengan total biaya yang dikeluarkan dalam bentuk present value selama umur ekonomis. • Perkiraan benefit (cash in flows) dan perkiraan cost (Cash out flows) merupakan alat kontrol dalam pengendalian biaya untuk memudahkan dalam mencapai tujuan usaha/proyek/investasi. • Hasil perhitungan kriteria investasi dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan penanaman modal. • Kriteria investasi yang dapat digunakan: NPV, IRR, Net B/C, Gross B/C, PP,ARR. • Keputusan yang timbul dari hasil analisis: menerima atau menolak, memilih satu atau beberapa proyek, atau menetapkan skala prioritas dari proyek yang layak.

Katagori Usulan Investasi • Replacement • Expansion invesment • New product activities .

PERHITUNGAN KRITERIA INVESTASI Net Present Value (NPV) NPV merupakan net benefit yang telah didiskon dengan menggunakan social opportunity cost of capital sebagai diskon faktor. Rumus: NPV   NBi (1  i )  n i 1 n atau NPV   i 1 n NBi (1  i ) n n atau NPV   Bi  Ci   N Bi i 1 i 1 n Dimana: NB = Net benefit = Benefit – Cost C = Biaya investasi + Biaya operasi = Benefit yang telah didiskon = Cost yang telah didiskon i = diskon faktor n = tahun (waktu) .

Kriteria: NPV > 0 (nol) → usaha/proyek layak (feasible) untuk dilaksanakan NPV < 0 (nol) → usaha/proyek tidak layak (NOT feasible) untuk dilaksanakan NPV = 0 (nol) → usaha/proyek berada dalam keadaan BEP dimana TR=TC dalam bentuk present value. . biaya operasi. dan pemeliharaan serta perkiraan benefit dari proyek yang direncanakan. Untuk menghitung NPV diperlukan data tentang perkiraan biaya investasi.

dan tahun pertama Rp..000.000.000.. yaitu tahun persiapan Rp. 20...dialokasikan selama 2 tahun. Benefit dari kegiatan industri ini adalah jumlah produksi dari pengolahan hasil-hasil pertanian. 15.per tahun dan untuk tahun-tahun berikutnya seperti pada tabel 1.000.000.000.000. 35. apakah rencana pembukaan industri yang mengolah hasil pertanian tersebut layak untuk dkembangkan bila dilihat dari segi NPV dengan diskon faktor sebesar 18%? .000. Berdasarkan data di atas. diketahui: Dana investasi: Rp. Jumlah biaya operasi dan pemeliharaan berdasarkan rekapitulasi dari berbagai biaya pada tahun kedua sebesar Rp 5. Kegiatan pabrik dimulai setelah tahun ke-2 dari pengembangan kontruksi.Contoh 1: Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan untuk membangun industri pengolahan hasil pertanian.000.sedang tahuntahun berikutnya seperti terlihat pada tabel 1. Kegiatan produksi dimulai pada tahun kedua dengan jumlah penghasilan Rp 10.-.000.

586 5. 18% Present Value 0 1 2 3 20.3704 0.000 14.000 10.000 6.000 8.371 5.000 25.000 21.000 5.000 15.000 10.336 5.000 12.000 -15.4371 0.115 11.000.000 8.591 3.000 7.000 0.000 21.000 7.000 5.7182 0.000 6.8475 0.000 7.-) Thn Investasi Biaya Operasi Total Cost Benefit Net Benefit D.000 32.1911 NPV 6.73 .2255 4.713 3.652 4 5 6 7 8 9 - 6.Tabel 1: Persiapan Perhitungan NPV (dalam Rp.000 1.000 9.000 8.186 5.000 9.000 30.000 43.0000 0.863 10 11.5158 0.000 -20.000 10.6086 -20.000 36.000 17.115.000 17.000 10.000 -12.000 15.000 0.000 6.000 11.000 7.000 14.126 4.000 6.2660 0.000 5.3139 0.F.000 26.000 20.

Catatan: • Perkiraan cash in flow dan cash out flow yang menyangkut proyeksi harus mendapat perhatian • Perkiraan benefit harus diperhitungkan dengan menggunakan berbagai variabel (perkembangan trend. perubahan selera konsumen). . potensi pasar.000 Hasil menunjukkan bahwa NPV > 0. perkembangan proyek sejenis di masa datang.lanjutan Dari keterangan dan tabel yang diberikan maka: NPV   NBi (1  i )  n i 1 n NPV  11 .115 . perubahan teknologi. ini berarti gagasan usaha (proyek) layak diusahakan.

255 10 - 11.000 7.000 30.080 2.217 69.652 4 5 6 - 6.000 14.394 2.Tabel 2: Persiapan Perhitungan NPV (dalam Rp.000 43.000 9.000 26.000 5.F.000 11.000 25.000 9.000 8.0000 B - C 20.4371 0.1911 NPV 8.-) Thn 0 Investasi Biaya Operasi Total Cost 20.8475 0.182 7.000.060 2.118 2.713 3.000 15.000 7.000 5.5158 0.3139 0.000 0.000 - 1 2 3 15.000 14.000 6.000 17.000 D.000 20.000 Benefit - Net Benefit -20.000 36.000 32.000 0.778 3.304 12.000 6.000 5.000 10.6086 7.000 0.3704 7.102 57.000 21.000 8.2255 7.000 0.000 6.000 6.221 7.000 10.593 7 8 9 - 8. 18% 1.511 2.848 7.2660 0.000 7.000 10.000 10.591 3.431 7.980 8.000 7.000 17.000 21.966 .000 12.7182 0.000 -15.095 3.

lanjutan Dengan menggunakan rumus yang lain. NPV dapat juga dihitung dengan bantuan Tabel 2 berikut. . ini berarti gagasan usaha (proyek) layak diusahakan. Pada tabel tersebut cost dan benefit langsung dikalikan dengan DF: Hasil menunjukkan bahwa NPV > 0.

-. cash in flows setiap tahun diperkirakan sebesar Rp 20.dengan biaya modal 18% per tahun.000. 15. Apakah penggantian mesin ini layak untuk dilakukan apabila dilihat dari PV dan NPV? . baik secara teknis maupun ekonomis.000. Berdasarkan pengalaman pengusaha.000.000.Contoh 2: Pimpinan perusahaan akan mengganti mesin lama dengan mesin baru karena mesin lama tidak ekonomis lagi.-.000. Mesin baru mempunyai umur ekonomis selama 5 tahun dengan salvage value berdasarkan pengalaman pada akhir tahun kelima sebesar Rp. Untuk mengganti mesin lama dibutuhkan dana investasi sebesar Rp 75..000.

maka pembelian mesin pun tidak feasible. pembelian mesin baru dengan harga Rp 75.000. dimana OO=original outlays Berdasarkan perhitungan NPV diperoleh nilai negatif.000.941.lanjutan CFi Sv PV    m (1  r ) n i 1 (1  r ) n Di mana: PV = Present value CF = Cash flow n = periode waktu tahun ke n m = periode waktu r = tingkat bunga Sv = salvage value Berdasarkan pada hasil perhitungan di atas.059 – 75.899. . NPV = PV – OO = 69.ternyata tidak feasible karena PV lebih kecil dari original outlays atau original cost (harga beli).100..5.000 = .000.

Rumus: dimana: i1 = tingkat discount rate yang menghasilkan NPV1 i2 = tingkat discount rate yang menghasilkan NPV2 .IRR 2. Internal Rate of Return (IRR) IRR adalah suatu tingkat discount rate yang menghasilkan NPV = 0 (nol). dan sebaliknya. Jika NPV1 bernilai positif maka discount factor kedua harus lebih besar dari CC. Untuk menentukan besarnya nilai IRR harus dihitung dulu NPV1 dan NPV2 dengan cara coba-coba. Dari percobaan tersebut maka IRR berada antara nilai NPV positif dan NPV negatif yaitu pada NPV = 0. Jika IRR > CC maka proyek dikatakan layak IRR = CC berarti proyek pada BEP IRR < CC dikatakan bahwa proyek tidak layak.

126 4.0000 0.5158 0.000 21.713 3.586 5.652 4 5 6 7 8 9 8.371 5. 18% Present Value D.0000 0.1164 10 32.863 0.000 0.115 -48.115 11.4371 0.8475 0.000 1.94 .115.652 1.-) Thn Net Benefit D.3139 0.2660 0.591 3.000 -12.73 6.000 -12.F.5245 -20.000 26.186 5.000 5.000 -15.586 5.3704 0.2255 4.591 3.F.2751 0.000.000 10.Dari Contoh 1 dibuat Tabel 3 berikut: Tabel 3: Persiapan Perhitungan IRR (dalam Rp.6086 -20.7182 0.713 3.371 5.8065 0.6504 0.126 4.186 5.1789 4.4230 0.863 0.336 5.2218 0.1911 NPV 6.000 14.000 6.000 0.000 17.3411 0.1443 0. 24% Present Value 0 1 2 3 -20.336 5.

.Lanjutan… Hasil perhitungan menunjukkan bahwa IRR 23. berarti proyek tersebut layak untuk dikerjakan.97% lebih besar dariCC sebesar 18%.

IRR merupakan tingkat bunga yang menyamakan antara harga beli aset (Original outlays) dengan present value. PV I dengan DF=18% menghasilkan Rp.dan PV II dengan DF=14% adalah: Berdasarkan pada hasil perhitungan di atas.059.. Jadi untuk mendapatkan nilai PV=OO harus dicari dengan menggunakan dua tingkat bunga. Tingkat bunga I menghasilkan PV < OO dan tingkat bunga II menghasilkan PV > OO.Lanjutan… • Dari Contoh 2. .69. maka: IRR=14.79% lebih kecil dari tingkat bunga yang berlaku (DF) yi 18% berarti penggantian mesin tidak layak.100.

Net Benefit Cost Ratio (Net B/C) 3. Rumus: Jika: Net B/C > 1 (satu) berarti proyek (usaha) layak dikerjakan Net B/C < 1 (satu) berarti proyek tidak layak dikerjakan Net B/C = 1 (satu) berarti cash in flows = cash out flows (BEP) atau TR=TC . Net Benefit Cost Ratio (Net B/C) Net B/C adalah perbandingan antara net benefit yang telah didiskon positif (+) dengan net benefit yang telah didiskon negatif.

336.000 10.590.371.000 5.861.847458 0.000 0.586.000.713.608631 0.000 21.114.F.090 5.313925 0.856 10 32.000 6.000 -12.126.191064 6.225456 5.000 1. 18% Present Value 0 1 2 3 4 5 6 -20.515789 0.920 3.312 4.000.000.000 8.Lanjutan… Dari Contoh 1 dibuat Tabel 4 berikut: Tabel 4: Jumlah benefit dan persiapan Perhitungan Net B/C Proyek Thn Net Benefit D.000.718218 0.048 .798 5.048 7 8 9 17.000 26.651.725 5.266038 0.000.000.000.000 0.000.870 3.0000 0.000.186.000 14.000.000.000 -15.000.785 4.370432 -20.437109 0.

berarti proyek tersebut layak untuk dikerjakan. .Lanjutan… Hasil perhitungan menunjukkan bahwa Net B/C > 1.

Dari contoh 1 (tabel 2). . Rumus: GrossB / C   B (1  r ) C i 1 i 1 n i n n (1  r )  n Jika: Gross B/C > 1 (satu) berarti proyek (usaha) layak dikerjakan Gross B/C < 1 (satu) berarti proyek tidak layak dikerjakan Gross B/C = 1 (satu) berarti proyek dalam keadaan BEP. Gross Benefit Cost Ratio (Gross B/C) Gross B/C adalah perbandingan antara benefit kotor yang telah didiskon dengan cost secara keseluruhan yang telah didiskon.Gross Benefit Cost Ratio (Gross B/C) 4. Gross B/C dapat dihitung sbb: Gross B/C menunjukkan bahwa proyek layak dikerjakan.

Profitability Ratio (PR) 5. Nilai dari masing-masing variabel dalam bentuk present value (telah didiskon dengan DF dari CC) Rumus: Jika: PR > 1 (satu) berarti proyek (usaha) layak dikerjakan PR < 1 (satu) berarti proyek tidak layak dikerjakan PR = 1 (satu) berarti proyek dalam keadaan BEP. Profitability Ratio (PR) PR adalah rasio perbandingan antara selisih benefit dengan biaya operasi dan pemeliharaan dengan jumlah investasi. .

3704 0.591 3.221 7.3139 0.095 3.078 .000 Benefit Net 18% 1.651 3.000 21. Biaya Operasi.000 15.000 9.8475 0.000 5.431 7.000 36.1911 ī OM B 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 10.000 17.593 2.000 10.000 14.000 7.000 8.778 7.2255 0.2660 0.000 43.000 6.000 25.000 7.0000 0.217 69.712 3.5158 0.118 8.848 7.394 2.lanjutan Tabel 5: Jumlah Investasi.511 2.000 30.000.060 2.000 11.303 7.712 32.102 25.182 7. dan Biaya Pemeliharaan dalam Harga Berlaku dan dalam Present Value (dalam Rp.000 12.-) Thn Investasi Biaya Operasi 20.980 8.255 2.000 -12.000 6.7182 0.4371 0.000 -20.253 7.6086 0.

.Hasil perhitungan menunjukkan bahwa PR > 1. berarti proyek tersebut layak untuk dikerjakan.

Rumus: Dimana: PBP = Pay Back Period Tp-1 = Tahun sebelum terdapat PBP Ii = Jumlah investasi telah didiskon Bicp-1 = Jumlah benefit yang telah didiskon sebelum PBP Bp = Jumlah benefit pada PBP . Pay Back Period (PBP) PBP adalah jangka waktu tertentu yang menunjukkan terjadinya arus penerimaan (cash in flows) yang secara kumulatif sama dengan jumlah investasi dalam bentuk present value. PBP digunakan untuk mengetahui berapa lama proyek dapat mengembalikan investasi.ANALISIS PAY BACK PERIOD DAN BEP ANALISIS PAY BACK PERIOD DAN BEP 1.

303+7.Lanjutan… Dari Tabel 5.431=29. Untuk nilai Tp-1 dihitung secara kumulatif dari nilai benefit yang telah didiskon (7.712  29. PBP dapat dihitung sbb: 32.182+7.778.221+7. .778 PBP  5  0. Nilai Bp yaitu jumlah benefit pada PBP adalah sebesar 7.137 7. berarti pada tahun keenam terdapat jumlah kumlatif benefit sama dengan jumlah investasi.137) karena pada tahun kelima terdapat kumulatif benefit di bawah jumlah investasi yang telah didiskon.4596 PBP  5  PBP = 5 tahun 5 bulan 15 hari.

Break Even Point (BEP) BEP adalah titik pulang pokok dimana TR=TC. semakin besar saldo rugi. Selama perusahaan masih berada di bawah BEP. Semakin lama perusahaan mencapai BEP.Break Even Point (BEP) 2. Terjadinya BEP tergantung pada lama arus penerimaan sebuah proyek dapat menutupi segala biaya operasi dan pemeliharaan serta biaya modal lainnya. Dimana: Rumus: BEP = Break Even Point Tp-1 = Tahun sebelum terdapat BEP TCi = Jumlah total cost yang telah didiskon Bicp-1 = Jumlah benefit yang telah didiskon sebelum BEP Bp = Jumlah benefit pada BEP . selama itu perusahaan masih menderita kerugian.

q – bq = a → q (p-b) = a q = a/(p-b) BEP(Q) = a/(p-b) BEP(RP) = a/(1 – b/p) → BEP dalam rupiah adalah dengan mengalikan dengan harga per unit produksi Dimana: a=fixed cost b= biaya var per unit p=harga per unit q=jumlah produksi .q = a + bq p. Dilihat dari jumlah produksi: TR = p x q dan TC = a + bq pada keadaaan BEP: TR = TC → p. BEP dapat dihitung sbb: BEP = 8 tahun 7 bulan 22 hari.Lanjutan… Dari Tabel 2 dan Tabel 5.

pada saat TR=I sebesar Rp.712 dlm present value. BEP Pada grafik tsb terlihat keuntungan didapat setelah perusahaan mencapai BEP.32.C. PBP selama 5 th 5 bln 15 hr.B TR BEP 57.Lanjutan… PV. pengembalian biaya modal dan biaya lain dicapai selama 8 th 7 bln dan 22 hr. . Jadi. Di bawah BEP kegiatan mengalami kerugian karena keuntungan yang diperoleh masih digunakan menutupi biaya yang dikeluarkan untuk pengadaan investasi dan biaya operasi.I.965 32.712 TC PBP I 0 1 2 3 4 5 6 Tahun 7 8 9 10 Grafik 1.

000.500. Kebutuhan investasi .Tanah lokasi usaha 500m2 dengan harga @ Rp 7. 1.500.Rp. 2.Bangunan kantor 5x4 m x Rp 10.400..500. 3.296.Jumlah Rp.000. CONTOH KASUS Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan thd sebuah gagasan usaha pembangunan perusahaan batu bata diperoleh data sbb: 1.b.000.000.- .000..a. 8.000.lanjutan….Bangunan utk tempat kerja ukuran 10x20 m x Rp 7.000. 100..000..000.Rp. 20.Peralatan kantor Rp.000...Peralatan pencetak dari kayu Rp. 200.Rp. 576.000.Rp. Kebutuhan modal kerja Rp.Bangunan/dapur pembakar 8x6 m x Rp 12.

Sumber dana direncanakan melalui kredit bank sebesar Rp 6.000 unit..000.000.Biaya bahan baku per unit produksi diterima di tempat usaha diperhitungkan sebesar Rp.Biaya bahan pembantu per unit produksi diperkirakan sebesar Rp 3.000.merupakan modal sendiri.296.- .000 unit yang dilakukan dalam 4 kali pembakaran dan setiap 1 kali pembakaran sebanyak 25. Biaya tidak tetap .Biaya bahan kayu bakar pd setiap pembakaran sebesar Rp80... Biaya operasi dan pemeliharaan a. Kapasitas produksi (full capacity) per tahun sebesar 100.. Rencana produksi pada tahun pertama dan kedua sebesar 75% dan tahun ketiga sampai dengan tahun kelima sebesar 100%.000. 3.dengan suku bunga 18% per tahun dan dimajemukkan setiap tahun selama 5 tahun. Sisa modal sebesar Rp 2..Lanjutan… 2. 5.Upah tenaga kerja langsung diperhitungkan per unit produksi Rp 6. 4.

000.500. Biaya tetap .Gaji karyawan tetap 1 orang per bulan Rp 75.000.Biaya perawatan per tahun rata-rata Rp 75.. apakah gagasan usaha ini layak untuk dikembangkan bila dilihat dari NPV.000. dan Net B/C? . IRR.per unit dan pajak diperhitungkan sebesar 15% dari hasil net benefit.Nilai scrap value asset pada akhir tahun kelima Rp 4.000.200.Biaya umum rata-rata per tahun Rp 30.... Berdasarkan pada kasus di atas.Lanjutan… b.5.. Harga jual hasil produksi sesuai dengan harga pasar Rp 65.Biaya penyusutan rata-rata per tahun diperhitungkan Rp 459.

- • Jadwal pelunasan kredit terlihat pada tabel K.2.000. perhitungan NPV dapat dilihat pada tabel K.4.000. rekapitulas biaya operasi dan pemeliharaan pada tabel K.1.Solusi… Penyelesaian: • Cicilan pengembalian pokok pinjaman dan bunga bank dari jumlah pinjaman sebesar Rp 6. perhitungan IRR dan Net B/C terlihat pada tabel K.3. .

67 1.918.00 1 2 1.67 750.67 1.Pokok Pinjaman Jumlah PPP Sisa Kredit 6.003.377.30 5.67 1.97 0.918.33 4.67 1.00 .918.63 838.828.080.04 838.67 1.06 4.625.161.Lanjutan… Tabel K.67 989.96 1.374.625.91 540.918.99 2.918.03 6.94 1.02 3.996.00 929.167.68 1.70 3 4 5 1.000.171.1 Jadwal pengembalian Kredit Perusahaan Batu Bata (Rp Ribuan) Akhir Kwt 0 Cicilan/Tah un Bunga (18%) P.76 1.000.71 292.

00 300.20 900.00 30. Biaya Umum 7.00 240.00 375.00 300.00 459.20 3 1.464.00 459.464.20 900.00 30.754.20 2 1.00 320.Lanjutan… Tabel K.20 75.00 3. Bahan Bakar Kayu B.00 450.720.00 459.20 75.00 600.00 1.184.00 3.00 459.00 320.184.720.290.00 450.00 30.20 900.00 2.00 459.00 500. Biaya Tetap Tahun 1 1.00 375.20 900.20 . Bahan baku 2.00 3.00 500.00 225.00 30.00 320.00 500.20 75.00 600. Biaya Penyusutan 8.00 240.00 300. Biaya Perawatan Total Biaya 900.00 1. Biaya Tdk Tetap 1.754.720.20 75.20 5. Bahan Pembantu 3.00 1.00 30.00 600.20 4 1.00 1. Upah Tenega Kerja 4.2 Rekapitulasi Biaya Operasi dan Biaya Pemeliharaan Perusahaan Batu Bata (Rp Ribuan) Jenis Biaya A.290.20 5 1.464.184. Biaya gaji 6.00 1.00 225.20 75.464.00 2.464.

56 0.91 5.187.35 4.13 884.875.13 209.57 1.00 -2. Uraian 0 1 2 Tahun 3 4 5 1.754.00 6. Operating Cost Kredit Bank a.500.184.5158 612.3 Persiapan Perhitungan NPV Perusahaan Batu Bata (Rp Ribuan) No. DF 18% Present Value (PV) NPV = Total PV 2.4371 2.875.00 1.00 4.296.56 0.000.102.7182 123.897.102. Pokok pinjaman b.22 171.68 5.Lanjutan… Tabel K.60 4.00 3.81 0.81 0. Investasi Awal 3.00 3.296.187.500.57 1.96 540.87 1.296.00 2. Bunga bank Total Cost 4.167.00 4.377.500.672.500.00 3.13 209. Pajak 15% 6.00 4.296.00 6.04 4.499.672.0000 -2.080.20 1.53 6.87 202.63 929.39 6.00 11.71 5. Net Benefit 7.184. Hasil Usaha b.00 -2.Pendapatan a.76 750.6086 722.04 .79 6.500.397. Salvage Value Gross Benefit 2.8475 145.875.87 1.20 838.00 2.397.754.184.13 30.20 1.20 1.875.500.57 5.99 292.87 202.32 171.00 4.296.012.67 1.191.102.87 5.625.00 2. Net Benefit 5.00 1.20 989.56 0.13 30.

191.81 D.160.53 0.2315 1.296.56 368.012.72 0 1.81 1.0000 1.68 493.5158 123.5 6 1.35 0.00 .Lanjutan… Tabel K.6986 0.296.2 1 -50.296.79 612.7182 0.187.39 722.8475 145.00 D.5 6 0.4 Persiapan Perhitungan IRR dan Net B/C Tah un Net benefit (Rp 000) 2.04 1.0 0 171.0 0 128.7463 2 3 4 171.499.4371 NPV 2.60 0.0000 1 0.33 5 5.187.5569 0.F 34% Present Kredit (Rp 000) 2.F 18% Present Value (Rp 000) -2.6156 0.3102 95.5 6 0.

Lanjutan… • Berdasarkan pada hasil perhitungan. proyek ini layak untuk dikerjakan karena: NPV > 0. IRR > D.F dan Net B/C > 1 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->