FISIOLOGI TUMBUHAN (Difusi, Osmosis dan Imbibisi

)

Disusun oleh : Kelompok II Asbar Hamzah Hafizah Al Amanah Harlina Hastina Indrawaty Sahaba

JURUSAN BIOLOGI FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDDIN MAKASSAR 2012

KATA PENGANTAR

Jadi kritik dan saran yang membangun bisa memperluas hasanah keilmuan penulis sendiri dalam berkarya. agar mampu memenuhi standarisasi sebagai kelengkapan nilai tugas semester dalam mata kuliah Studi Fisiologi Tumbuhan sehingga penulis mampu melewati semester ini dengan baik. Makalah ini dibuat dengan sebaik mungkin. DAN IMBIBISI” ini disusun oleh penulis untuk memenuhi kelengkapan tugas yang diberikan dosen pembimbing kepada penulis sebagai tugas dalam mata kuliah Study Fisiologi Tumbuhan yang harus diselesaikan sebaik mungkin. Makalah yang berjudul “DIFUSI. Kepada pihak-pihak yang kiranya sudi membantu memberikan motivasi dalam menyelesaikan makalah ini penulis ucapkan banyak terima kasih diantaranya kepada dosen pembimbing kami yang selalu ada ketika kami butuhkan dan juga kepada teman-teman yang meluangkan wktunya untuk membantu kelancaran penyelesaian makalah ini. Akan tetapi tentunya makalah ini masih jauh dari sempurna.‫بسم ال الرحمن الرحيم‬ Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmatNya dan juga semoga sholawat serta salam selalu tercurahkan kepada junjungan kita nabi besar Muhammad SAW. OSMOSIS. Gowa. Maret 2012 Penulis . Semoga karya ini dapat bermanfaat terutama bagi penulis sendiri dalam berkarya.

.... Kesimpulan …………………………………………………................ osmosis dan imbibisi..... BAB I PENDAHULUAN A................. Faktor-faktor ..............…………………………………... Rumusan Masalah ………….......Latar Belakang ……………….....……....DAFTAR ISI KATA PENGANTAR……………………………………………………………..... Manfaat Penulisa.. B.../.....………………….……………………………….. C. Osmosis dan Imbibisi……………………….......... yang mempengaruhi terjadinya difusi..............................………................ DAFTAR ISI………………………………………........... Pengertian Difusi....................... BAB II TINJAUAN PUSTAKA A.....................…....................... BAB III PEMBAHASAN......... ………………………………...………... B.. BAB IV PENUTUP A............…................... DAFTAR PUSTAKA..................

dan plantae. walaupun demikian pada kenyataannya yang menjadi sasaran utama ahli fisiologi tumbuhan adalah organisme dari kelompok plantae. osmosis . Mengapa tumbuhan membutuhkan banyak air. Dengan mempelajari fisiologi tumbuhan. maka fisiologi tumbuhan mengkaji tentang metabolisme pada organisme yang tergolong monera. Laju proses-proses metabolisme ini dipengaruhi oleh faktor lingkungan mikro di sekitar tumbuhan tersebut. Rumusan Masalah . B. terutama ganggang hijau.BAB I PENDAHULUAN B. monokotil dan dikotil. proses difusi. Fisiologi tumbuhan merupakan salah satu cabang biologi yang mempelajari tentang proses metabolisme yang terjadi di dalam tubuh-tumbuhan yang menyebabkan tumbuhan tersebut dapat hidup. logos = ilmu) mencari keterangan-keterangan mengenai peri kehidupan tumbuhan. sebagian protista (yakni beberapa jenis ganggang dan lumut). kita akan lebih dapat memahami bagaimana sinar matahari dimanfaatkan oleh tumbuhan untuk menghasilkan karbon hidrat dari bahan baku anorganik berupa air dan karbondioksida. dan imbibisi yang secara lengkap akan dijelaskan dalam makalah ini. fungi (jamur). dari tumbuhan satu sel seperti halnya bakteri hingga pada tumbuhan tingkat tinggi. bagaimana biji berkecambah. Latar Belakang Fisiologi tumbuhan (Physis =alam. Salah satu dari banyak gejala fisiologi tumbuhan adalah. tumbuhan berdaun jarum. Organisme yang menjadi sasaran dalam kajian fisiologi tumbuhan meliputi semua jenis tumbuhan. bagaimana tumbuhan layu jika kekeringan dan berbagai macam gejala lainnya yang ditampakkan oleh tumbuhan. bila dikaitkan dengan 5 kelompok organisme berdasarkan klasifikasi yang baku.

Mahasiswa mampu menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya difusi. Osmosis. Osmosis. dan Imbibisi pada Tumbuhan. dan Imbibisi pada Tumbuhan? C. Osmosis. . ? 2. dan imbibisi pada Tumbuhan. Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian difusi.1. Apa itu pengertian Difusi. dan Imbibisi pada Tumbuhan Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya Difusi. Manfaat Penulisan Makalah 1. Osmosis. 2.

Difusi melalui saluran protein Air tidak dapat menembus lapisan lipid ganda.BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Molekul lain yang bersifat tidak larut dalam lipid dapat berjalan melalui . khususnya jika bahan berdifusi terlarut lipid. Kecepatan zatzat ini berdifusi melalui membran berbanding langsung dengan sifat kelarutan lipidnya c. partikel. air dapat menembus membran sel dengan mudah jika melalui saluran protein. kecepatan gerak kinetik dan jumlah celah pada membran sel. dan zat dari daerah berkonsentrasi lebih tinggi ke daerah yang konsentrasinya rendah. Difusi Difusi adalah proses pergerakan molekul-molekul. Osmosis. sehingga semua zat ini langsung larut dalam lapisan lipid ganda dan berdifusi melalui membran sel sama seperti halnya dengan difusi yang terjadi dalam cairan. karbon dioksida dan alkohol dalam lipid sangat tinggi. a. dan Imbibisi 1.nitrogen. Difusi sederhana ini dapat terjadi melalui dua cara: • Melalui celah pada lapisan lipid ganda. Pengertian Difusi. b. • Melalui saluran licin pada beberapa protein transpor. Difusi melalui lapisan lipid ganda Salah satu faktor paling penting yang menentukan kecepatan suatu zat melalui lapisan lipid ganda ialah kelarutan lipid dan zat terlarut. Seperti misalnya kelarutan oksigen. Kecepatan difusi sederhana ditentukan oleh : jumlah zat yang tersedia. Difusi sederhana Difusi sederhana berarti bahwa gerakan kinetik molekuler dari molekul ataupun ion terjadi melalui celah membran atau ruang intermolekuler tanpa perlu berikatan dengan protein pembawa pada membran.

Karena ukurannya yang kecil hanya dapat dilalui oleh ion kalium. Saluran ini berukuran lebih kecil dari pada saluran natrium dan tidak bermuatan negatif. Saluran protein dibedakan atas dua sifat khas : a. Saluran ini bersifat permeabel selektif terhadap zat. Ini akibat dari ciri khas saluran itu sendiri seperti diameternya.gerbang natrium dibagian luar akan tertutup rapat. Pembukaan dan penutupan gerbang diatur dalam dua cara: a. . Saluran natrium ini secara spesifik bersifat selektif untuk jalannya ion-ion natrium. Tujuan gerbang saluran protein ini untuk mengtur permeabitas saluran. Sebaliknya terdapat serangkian saluran protein yang berfungsi untuk transpor kalium. Salah satu contoh saluran yang paling penting yaitu saluran natrium. Sedangkan pada saluran kalium. permukaan dalam saluran ini bermutan negatif kuat. Sebagian besar saluran protein bersifat sangat selektif untuk melakukan transpor satu atau lebih ion atau molekul spesifik. bentuknya dan jenis muatan listrik di sepanjang permukaan dalamnya. Muatan negatif ini menarik ion natrium kedalam saluran kemudian ion natrium ini berdifusi kedalam sel. sehingga ion kalium dengan mudah berdifusi keluar sel. Gerbang saluran protein. terjadi pada bagian dalam ujung saluran.saluran pori protein dengan cara yang sama seperti molekul air jika ukuran molekulnya cukup kecil. sehingga tidak mempunyai daya tarik kuat untuk menarik ion-ion agar masuk kedalam saluran.gerbang ini akan akan terbuka secara tiba-tiba sehingga b. Dalam hal saluran natrium. sebaliknya bila bagian dalam membran keilangan muatan negatifnya. Voltase gerbang Pada saat terdapat muatan negatif kuat pada bagian dalam membran sel. Saluran ini dapat dibuka dan ditutup oleh gerbang. Semakin besar ukurannya. pembukaan dan penutupan ini terjadi pada bagian luar saluran dari membran sel. kemampuan penetrasinya menurun secara cepat.

Contohnya efek saluran asetilkolin. Jika di dalam suatu bejana yang dipisahkan oleh selaput semipermiabel ditempatkan dua larutan glukosa yang terdiri atas air sebagai pelarut dan glukosa sebagai zat terlarut dengan konsentrasi yang berbeda dan dipisahkan oleh selaput selektif permiabel. 2. maka air dari larutan yang berkonsentrasi rendah akan bergerak atau berpindah menuju larutan glukosa yang konsentrainya tinggi melalui selaput permiabel. dan bukan pada sifat zat terlarut itu sendiri.memungkinkan sejumlah besar ion natrium mengalir masuk melalui pori-pori natrium. movea: berpindah jadi Osmosis adalah perpindahan air melalui membran permeabel selektif dari bagian yang lebih encer (hipotonik) ke bagian yang lebih pekat (hipertonik). Membran semipermeabel harus dapat ditembus oleh pelarut. Gerbang kimiawi Gerbang saluran protein akan terbuka karena mengikat molekul lain dengan protein. Jadi pergerakan air berlangsung dari larutan yang konsentrasi airnya tinggi menuju ke larutan yang konsentrasi airnya rendah melalui selaput selektif permiabel. yang berarti bahwa sifat ini bergantung pada konsentrasi zat terlarut. tapi dapat dihambat secara buatan dengan meningkatkan tekanan pada bagian dengan konsentrasi pekat menjadi melebihi bagian dengan konsentrasi yang lebih encer. Osmosis merupakan suatu fenomena alami. Gaya per unit luas yang dibutuhkan untuk mencegah mengalirnya pelarut melalui membran permeabel selektif dan masuk ke larutan dengan konsentrasi yang lebih pekat sebanding dengan tekanan turgor. Osmosis Osmosis berasal dari kata os: lubang. b. Tekanan osmotik merupakan sifat koligatif.hal ini akan menyebabkan perubahan pada molekul protein sehingga gerbang akan terbuka atau tertutup. Pada gerbang kalium akan membuaka bila bagian dalam membran sel menjadi bermuatan positif. Larutan yang konsentrasi zat . yang mengakibatkan gradien tekanan sepanjang membran. tapi tidak oleh zat terlarut.

sel tumbuhan akan kehilangan tekanan turgor dan mengalami plasmolisis (lepasnya membran sel dari dinding sel). Contoh peristiwa osmosis : a. Kentang yang dimasukkan ke dalam air garam akan mengalami penyusutan atau plasmolisis. Apakah yang terjadi jika sel tumbuhan atau hewan. hal ini karena sel hewan tidak memiliki dinding sel. sehingga air masuk menuju xylem/sel tanaman. . misalnya sel darah merah ditempatkan dalam suatu tabung yang berisi larutan dengan sifat larutan yang berbeda-beda? Pada larutan isotonis. Air dalam tanah memiliki kandungan solvent lebih besar (hypotonic) dibanding dalam pembuluh. maka sel akan menyusut (ter-plasmolisis) karena cairan sel keluar menuju larutan hypertonic. Masuk dan naiknya air mineral dalam tubuh pepohonan merupakan proses osmosis. sel tumbuhan akan mengembang dari ukuran normalnya dan mengalami peningkatan tekanan turgor sehingga sel menjadi keras. c. sel tumbuhan dan sel darah merah akan tetap normal bentuknya.terlarutnya lebih tinggi dibandingkan dengan larutan di dalam sel dikatakan sebagai larutan hipertonis. konsentrasi zat terlarutnya lebih rendah daripada di dalam sel dikatakan sebagai larutan hipotonis. Jika sel tanaman diletakkan dalam kondisi hypertonic (solut tinggi atau solvent rendah). sedangkan sel hewan atau sel darah merah dalam larutan hipertonis menyebabkan sel hewan atau sel darah merah mengalami krenasi sehingga sel menjadi keriput karena kehilangan air. sel darah merah akan mengembang dan kemudian pecah atau lisis. jika sel hewan atau sel darah merah dimasukkan dalam larutan hipotonis. b. Pada larutan hipotonis. Pada larutan hipertonis. sedangkan larutan yang konsentrasinya sama dengan larutan di dalam sel disebut larutan isotonis. Jika larutan yang terdapat di luar sel. Berbeda dengan sel tumbuhan.

Dalam hubungannya dengan pengambilan zat oleh tumbuhan imbibisi berarti kemampuan dinding sel dan plasma sel untuk menyerap air dari luar sel. Proses perpindahan larutan terjadi melalui sebuah membran yang semipermeabel dan tekanan yang diberikan adalah tekanan hidrostatik. 3. Air yang terserap disebut air imbibisi. Imbibisi adalah penyerapan air (absorpsi) oleh benda-benda yang padat (solid) atau agak padat (semi solid) karena benda-benda tersebut mempunyai zat penyusun dari bahan yang berupa koloid.Osmosis terbalik adalah sebuah istilah teknologi yang berasal dari osmosis. reverse osmosis adalah mendorong sebuah solusi melalui filter yang menangkap solute dari satu sisi dan membiarkan pendapatan solvent murni dari sisi satunya. Dalam istilah lebih mudah. Reverse osmosis dilakukan dengan cara memberikan tekanan pada bagian larutan dengan konsentrasi tinggi menjadi melebihi tekanan pada bagian larutan dengan konsentrasi rendah. Reverse osmosis adalah sebuah proses pemaksaan sebuah solvent dari sebuah daerah konsentrasi solute tinggi melalui sebuah membran ke sebuah daerah solute rendah dengan menggunakan sebuah tekanan melebihi tekanan osmotik. imbibire. Gerakan dari solvent berlanjut sampai sebuah konsentrasi yang seimbang tercapai di kedua sisi membran. Akibatnya plasma sel mengembang. Osmosis adalah sebuah fenomena alam dalam sel hidup di mana molekul solvent (biasanya air) akan mengalir dari daerah solute rendah ke daerah solute tinggi melalui sebuah membran semipermeable. Ada banyak hal yang . Membran semipermeable ini menunjuk ke membran sel atau membran apa pun yang memiliki struktur yang mirip atau bagian dari membran sel. molekul-molekul air terikat di antara molekul-molekul dinding sel atau plasma sel. Sehingga larutan akan mengalir dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah. Imbibisi Imbibisi berasal dari bahasa latin. Benda yang dapat mengadakan imbibisi dibedakan menjadi dua golongan berikut. Pada peristiwa tersebut. yang berarti minum.

Pada peristiwa perendaman inilah terjadi proses imbibisi oleh kulit biji tanaman tersebut. . Benda yang dapat mengalami imbibisi dapat dibedakan menjadi dua yaitu : a.merupakan proses penyerapan air yang terjadi pada makhluk hidup. Misalnya. artinya bagian-bagian yang menyusunnya akhirnya terlepas dan bercampur air menjadi koloid dalam fase sol. penyerapan yang dimaksudkan di sini yaitu penyerapan air oleh biji kering. Penyerapan benih akan air oleh benih kulit proses benih awal pecah. proses imbibisi juga memiliki kecepatan penyerapan air yang berbeda-beda untuk setiap jenis biji tanaman. maka diadakan praktikum ini untuk mengetahui kecepatan imbibisi biji kering yang direndam. misalnya penyerapan air dari dalam tanah oleh akar tanaman. Benda yang pada waktu imbibisi mengembang dengan tidak terbatas. pembuatan kecambah tauge. Benda yang pada waktu imibibisi mengembang dengan terbatas. pekecambahan ditandai oleh keluarnya radikula dari dalam benih. biji kacang hijau terlebih dahulu direndam dengan air. membesar. Mengingat akan banyaknya hal yang berhubungan dengan proses imbibisi. Tidak hanya itu. Misalnya roti yang direndam air akan mengembang dan akhirnya hancur dan larut dalam air tersebut Contoh: perkecambahan. Namun. artinya setelah mencapai volume tertentu tidak dapat memembang lagi. kacang tanah yang direndam air akan mengembang sampai volume tertentu. Hal ini dimaksudkan guna menambah pemahaman kita tentang proses imbibisi yang terjadi pada biji kering. b. Hal ini banyak kita jumpai di kehidupan kita sehari-hari yaitu pada proses pembibitan tanaman padi.

B. d. sehingga gerak zat akan semakin cepat. Gerak partikel zat ini dipengaruhi oleh beberapa faktor penting. sebaliknya keadaan di luar botol. Dengan kata lain. Adanya gerakan zat ini dapat menjadi salah satu pendorong masuknya zat ke dalam akar. Adanya perbedaan konsentrasi zat antara botol dan diluar botol. dari daerah dingin ke daerah yang lebih panas. mendorong zat minyak wangi menyebar ke luar. O2. Udara bergerak dari daerah bertekanan kuat ke daerah bertekanan lemah. Faktor yang mempengaruhi terjadinya difusi Difusi merupakan salah satu prinsip yang menggerakkan partikel zat seperti CO2. Pergerakan zat juga terjadi karenaadanya beda tekanan antara dua daerah. meliputi : a. Beda tekanan. Zat-zat adsorptif (permukaannya mudah mengikat zat). pada . Beda suhu . apa yang terjadi? Bau minyak wangi akan segera menyebar ke luar. Bila kita membuka botol minyak wangi. Faktor-Faktor Yang mempengaruhi Difusi. dan Imbibisi Pada Tumbuhan 1. Beda konsentrasi. antara daerah di sekitar akar (rizhosfir) dengan keadaan di dalam sel / jaringan. c. Misalnya. Tenaga gerak semakin besar pada suhu yang semakin tinggi. Adanya daya ikat permukaan partikel zat menyebabkan gerak zat dihambat. Suatu zat juga akan bergerak menyebar dari daerah berkonsentrasi lebih besar (lebih pekat) ke daerah yang konsentrasinya lebih rendah. Angin merupakan udara yang bergerak. Osmosis. bukan ? Hal ini terjadi karena konsentrasi zat minyak wangi dalam botol sangat tinggi. Setiap zat cenderung dalam keadaan bergerak. dan H2O masuk ke dalam jaringan. Molekul air akan bergerak semakin cepat bikla akan semakin panas. Jadi. b. Suatu zat juga akan bergerak menyebar karena adanya perbedaan (gradien) tekanan atau suhu. perbedaan konsentrasi zat membangkitkan tenaga gerak suatu zat. Coba perhatikan saat kita memanaskan air.

Jarak zat pelarut dan zat terlarut. d. b. Suhu. Tebal membrane : semakin tebal suatu membrane akan memperhambat terjadinya osmosis. bersifat hidrofil berupa protein. Benih memiliki partikel koloid yang merupakan matriks. e. tekanan atau konsentrasi. ukuran zat terlarut : semakin banyak zat terlarut maka peristiwa terjadinya osmosis akan semakin cepat. selulos. . Perbedaan potensial air antara benih dengan larutan. Benih kering memiliki potensial air sangat rendah. pati.dasarnya setiap zat akan bergerak bila terjadi perbedaan suhu. Luas permukaan. di mana potensial air benih lebih besar dari potensial air larutan. d. c. 2. Faktor yang mempengaruhi Osmosis a. Karena dapat menyebabkan semakin sulitnya zat terlarut menembus membrane tersebut. 3. Faktor yang memepengaruhi terjadinya Imbibisi a. c. b. Ada tarik menarik yang spesifik antara air dengan benih. Gerak penyebaran zat akan berhenti setelah larutan gula menyebar merata (larutan menjadi homogen). Karena zat terlarut memiliki tekanan osmotik yang berfungsi untuk memecah zat pelarut bergerak melalui membrane semipermeable.

dan apabila jumlah air tidak memadai maka tekanan turgor berkurang dan isi sel akan mengerut dan terjadilah plasmolisis. Tumbuhan memanfaatkan air sebagai alat untuk mengangkut materi disekitar tubuhnya.BAB III PEMBAHASAN Difusi. Nutrisi masuk melalaui akar dan bergerak ke bagian tumbuhan lainnya sebagai substansi yang terlarut dalam air. Tumbuhan memerlukan air untuk penunjang jaringan-jaringan yang tidak berkayu. meskipun pada brebeapa tumbuhan sederhana seperti lumut kerak dan lumut daun mampu menyerap air dari sekitarnya secara langsung. Demikian juga karbohidrat yang dibentuk di daun diangkut ke jaringan-jaringan lainnya yang tidak berfotosintesis dengan cara yang sama. Cairan yang mengisi sel akan mampu menjaga substansi itu untuk berada dalam keadaan yang tepat untuk berfungsi metabolisma. dan imbibisi merupakan mekanisme fisiologi yang terjadi dalam tubuh tumbuhan. Kehilangan air dari tumbuhan oleh transpirasi akan mendinginkan tubuhnya dan menjaga dari pemanasan yang berlebihan. dan secara terus menerus diperbaharui sesuai dengan pertumbuhan akar menembus tanah. Air merupakan bagian terbesar pembentuk jaringan dari semua makhluk hidup (tak terkecuali tumbuhan). Tekanan yang diciptakan oleh kehadiran air dalam sel disebut tekanan turgor dan sel akan menjadi mengembang. Apabila sel-sel jaringan ini mempunyai cukup air maka sel-sel ini akan berada dalam keadaan kukuh. osmosis. Air merupakan salah satu bahan yang sangat dibutuhkan oleh tumbuhan dan masuk melalui proses difusi dan osmosisis. dan bagi tumbuhan herba jumlahnya mungkin akan mencapai 90%. Sistem bulu akar ini memperluas permukaan aktif yang mampu menyerap air. Antara 40% sampai 60% dari berat segar pohon terdiri dari air. Air memasuki akar melalui bulu-bulu akar yang sangat halus yang berada seitar 6 mm setelah tudung akar. Pergerakan Air dalam Tumbuhan . Masuknya Air dalam Tumbuhan Tumbuhan umumnya menyerap/mengisap air tanah oleh sistem akarnya.

dan imbibisi : 1. AlBaqarah.melalui jaringan khusus yang disebut xylem. maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghiju.” mereka berkata: “Sekarang barulah kamu menerangkan hakikat sapi betina yang sebenarnya”. tidak ada belangnya. tidak bercacat. lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan. yang strukturnya sangat berbeda-beda tergantung pada pengelompokannya. Ayat Al-Quran tentang Air dan kaitannya dengan proses difusi. Surah Al An’am ayat 98 :           Artinya : Dan Dialah yang menurunkan air hujan dan langit. QS. osmosis. Kemudian mereka . tetapi sebagian besar bergerak anik akibat perbedaan terkanan antar daun dengan akar yang akan menghasilkan aliran yang terus-menerus melalui tumbuhan. Dalam tumbuhan yang tidak mempunyai jaringan xylem air diangkut ke seluruh tubuh oleh proses osmosis. Air didorong naik sebagian akibat daya kapiler. 2 : 71                        Artinya : Musa berkata: “Sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang belum pernah dipakai untuk membajak tanah dan tidak pula untuk mengairi tanaman.

menyembelihnya dan hampir saja mereka tidak melaksanakan perintah itu. . tanpa air kehidupan menjadi tidak bermakna tak terkecuali tubuh tumbuhan sebagaimana dijelaskan dalam ayat diatas. Dari ayat ini menurut penjelasan banyak riwayat dan tafsirnya dapat dipahami bahwa air menjadi tiang dan pokok bagi penciptaan ilahi. Dari ayat-ayat ini dengan jelas dapat dimengerti betapa Allah menisbatkan air untuk segala bentuk kehidupan dan keberadaan. Air adalah ibu bagi segala fenomena alam. Secara transparan Allah SWT dalam ayat ini menyebut air sebagai sumber kehidupan. Artinya.

jarak zat pelarut dan zat terlarut. suhu. movea: berpindah jadi Osmosis adalah perpindahan air melalui membran permeabel selektif dari bagian yang lebih encer (hipotonik) ke bagian yang lebih pekat (hipertonik). dan zat dari daerah berkonsentrasi lebih tinggi ke daerah yang konsentrasinya rendah. dan imbibisi adalah ukuran zat terlarut. Osmosis berasal dari kata os: lubang. yang berarti minum. partikel. di mana potensial air benih lebih besar dari potensial air larutan. Imbibisi berasal dari bahasa latin. tebal membrane. . perbdaan potensial air antara benih dengan larutan. Kesimpulan Difusi adalah proses pergerakan molekul-molekul. luas permukaan.BAB IV PENUTUP A. Dalam hubungannya dengan pengambilan zat oleh tumbuhan imbibisi berarti kemampuan dinding sel dan plasma sel untuk menyerap air dari luar sel. imbibire. Secara umum faktor-faktor yang berpengaruh terhadap difusi. osmosis.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful