FISIOLOGI TUMBUHAN (Difusi, Osmosis dan Imbibisi

)

Disusun oleh : Kelompok II Asbar Hamzah Hafizah Al Amanah Harlina Hastina Indrawaty Sahaba

JURUSAN BIOLOGI FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDDIN MAKASSAR 2012

KATA PENGANTAR

Gowa. Jadi kritik dan saran yang membangun bisa memperluas hasanah keilmuan penulis sendiri dalam berkarya. agar mampu memenuhi standarisasi sebagai kelengkapan nilai tugas semester dalam mata kuliah Studi Fisiologi Tumbuhan sehingga penulis mampu melewati semester ini dengan baik.‫بسم ال الرحمن الرحيم‬ Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmatNya dan juga semoga sholawat serta salam selalu tercurahkan kepada junjungan kita nabi besar Muhammad SAW. OSMOSIS. Makalah ini dibuat dengan sebaik mungkin. Semoga karya ini dapat bermanfaat terutama bagi penulis sendiri dalam berkarya. Maret 2012 Penulis . Makalah yang berjudul “DIFUSI. Akan tetapi tentunya makalah ini masih jauh dari sempurna. Kepada pihak-pihak yang kiranya sudi membantu memberikan motivasi dalam menyelesaikan makalah ini penulis ucapkan banyak terima kasih diantaranya kepada dosen pembimbing kami yang selalu ada ketika kami butuhkan dan juga kepada teman-teman yang meluangkan wktunya untuk membantu kelancaran penyelesaian makalah ini. DAN IMBIBISI” ini disusun oleh penulis untuk memenuhi kelengkapan tugas yang diberikan dosen pembimbing kepada penulis sebagai tugas dalam mata kuliah Study Fisiologi Tumbuhan yang harus diselesaikan sebaik mungkin.

Manfaat Penulisa................. BAB IV PENUTUP A..............….............…………………. DAFTAR ISI……………………………………….......…………………………………...... ………………………………............../. B..... BAB II TINJAUAN PUSTAKA A............... Faktor-faktor ..........………........... BAB I PENDAHULUAN A..............…..DAFTAR ISI KATA PENGANTAR…………………………………………………………….........................………............. Pengertian Difusi............. Rumusan Masalah …………............. B....... Kesimpulan ………………………………………………….. Osmosis dan Imbibisi………………………................... DAFTAR PUSTAKA......……....... BAB III PEMBAHASAN.... osmosis dan imbibisi..............................Latar Belakang ………………....... C......………………………………....... yang mempengaruhi terjadinya difusi.....

tumbuhan berdaun jarum. walaupun demikian pada kenyataannya yang menjadi sasaran utama ahli fisiologi tumbuhan adalah organisme dari kelompok plantae. Latar Belakang Fisiologi tumbuhan (Physis =alam. dan plantae. Rumusan Masalah . fungi (jamur). Laju proses-proses metabolisme ini dipengaruhi oleh faktor lingkungan mikro di sekitar tumbuhan tersebut. Salah satu dari banyak gejala fisiologi tumbuhan adalah. monokotil dan dikotil. kita akan lebih dapat memahami bagaimana sinar matahari dimanfaatkan oleh tumbuhan untuk menghasilkan karbon hidrat dari bahan baku anorganik berupa air dan karbondioksida. B. bagaimana biji berkecambah.BAB I PENDAHULUAN B. logos = ilmu) mencari keterangan-keterangan mengenai peri kehidupan tumbuhan. bila dikaitkan dengan 5 kelompok organisme berdasarkan klasifikasi yang baku. maka fisiologi tumbuhan mengkaji tentang metabolisme pada organisme yang tergolong monera. Mengapa tumbuhan membutuhkan banyak air. proses difusi. terutama ganggang hijau. sebagian protista (yakni beberapa jenis ganggang dan lumut). Dengan mempelajari fisiologi tumbuhan. dan imbibisi yang secara lengkap akan dijelaskan dalam makalah ini. dari tumbuhan satu sel seperti halnya bakteri hingga pada tumbuhan tingkat tinggi. bagaimana tumbuhan layu jika kekeringan dan berbagai macam gejala lainnya yang ditampakkan oleh tumbuhan. Organisme yang menjadi sasaran dalam kajian fisiologi tumbuhan meliputi semua jenis tumbuhan. Fisiologi tumbuhan merupakan salah satu cabang biologi yang mempelajari tentang proses metabolisme yang terjadi di dalam tubuh-tumbuhan yang menyebabkan tumbuhan tersebut dapat hidup. osmosis .

dan imbibisi pada Tumbuhan. dan Imbibisi pada Tumbuhan. 2. Osmosis. Manfaat Penulisan Makalah 1. Apa itu pengertian Difusi. Osmosis. dan Imbibisi pada Tumbuhan Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya Difusi. Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian difusi. dan Imbibisi pada Tumbuhan? C. . Osmosis. Osmosis.1. Mahasiswa mampu menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya difusi. ? 2.

kecepatan gerak kinetik dan jumlah celah pada membran sel. khususnya jika bahan berdifusi terlarut lipid. Kecepatan zatzat ini berdifusi melalui membran berbanding langsung dengan sifat kelarutan lipidnya c. b.BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. partikel.nitrogen. Kecepatan difusi sederhana ditentukan oleh : jumlah zat yang tersedia. Molekul lain yang bersifat tidak larut dalam lipid dapat berjalan melalui . air dapat menembus membran sel dengan mudah jika melalui saluran protein. Pengertian Difusi. sehingga semua zat ini langsung larut dalam lapisan lipid ganda dan berdifusi melalui membran sel sama seperti halnya dengan difusi yang terjadi dalam cairan. Difusi sederhana Difusi sederhana berarti bahwa gerakan kinetik molekuler dari molekul ataupun ion terjadi melalui celah membran atau ruang intermolekuler tanpa perlu berikatan dengan protein pembawa pada membran. dan Imbibisi 1. dan zat dari daerah berkonsentrasi lebih tinggi ke daerah yang konsentrasinya rendah. Difusi sederhana ini dapat terjadi melalui dua cara: • Melalui celah pada lapisan lipid ganda. Difusi Difusi adalah proses pergerakan molekul-molekul. Difusi melalui lapisan lipid ganda Salah satu faktor paling penting yang menentukan kecepatan suatu zat melalui lapisan lipid ganda ialah kelarutan lipid dan zat terlarut. a. Difusi melalui saluran protein Air tidak dapat menembus lapisan lipid ganda. Seperti misalnya kelarutan oksigen. Osmosis. • Melalui saluran licin pada beberapa protein transpor. karbon dioksida dan alkohol dalam lipid sangat tinggi.

kemampuan penetrasinya menurun secara cepat. sehingga ion kalium dengan mudah berdifusi keluar sel. sehingga tidak mempunyai daya tarik kuat untuk menarik ion-ion agar masuk kedalam saluran. Saluran ini berukuran lebih kecil dari pada saluran natrium dan tidak bermuatan negatif. Saluran ini bersifat permeabel selektif terhadap zat. permukaan dalam saluran ini bermutan negatif kuat. . Salah satu contoh saluran yang paling penting yaitu saluran natrium. Dalam hal saluran natrium. Semakin besar ukurannya. Ini akibat dari ciri khas saluran itu sendiri seperti diameternya. pembukaan dan penutupan ini terjadi pada bagian luar saluran dari membran sel. Sedangkan pada saluran kalium. Saluran ini dapat dibuka dan ditutup oleh gerbang. Voltase gerbang Pada saat terdapat muatan negatif kuat pada bagian dalam membran sel. Tujuan gerbang saluran protein ini untuk mengtur permeabitas saluran.gerbang ini akan akan terbuka secara tiba-tiba sehingga b. Sebaliknya terdapat serangkian saluran protein yang berfungsi untuk transpor kalium.saluran pori protein dengan cara yang sama seperti molekul air jika ukuran molekulnya cukup kecil. Sebagian besar saluran protein bersifat sangat selektif untuk melakukan transpor satu atau lebih ion atau molekul spesifik. Muatan negatif ini menarik ion natrium kedalam saluran kemudian ion natrium ini berdifusi kedalam sel. Gerbang saluran protein. Saluran natrium ini secara spesifik bersifat selektif untuk jalannya ion-ion natrium. Pembukaan dan penutupan gerbang diatur dalam dua cara: a. Saluran protein dibedakan atas dua sifat khas : a.gerbang natrium dibagian luar akan tertutup rapat. sebaliknya bila bagian dalam membran keilangan muatan negatifnya. bentuknya dan jenis muatan listrik di sepanjang permukaan dalamnya. terjadi pada bagian dalam ujung saluran. Karena ukurannya yang kecil hanya dapat dilalui oleh ion kalium.

memungkinkan sejumlah besar ion natrium mengalir masuk melalui pori-pori natrium. tapi tidak oleh zat terlarut. Jadi pergerakan air berlangsung dari larutan yang konsentrasi airnya tinggi menuju ke larutan yang konsentrasi airnya rendah melalui selaput selektif permiabel. maka air dari larutan yang berkonsentrasi rendah akan bergerak atau berpindah menuju larutan glukosa yang konsentrainya tinggi melalui selaput permiabel. Gerbang kimiawi Gerbang saluran protein akan terbuka karena mengikat molekul lain dengan protein. yang mengakibatkan gradien tekanan sepanjang membran. Larutan yang konsentrasi zat . Osmosis merupakan suatu fenomena alami. Osmosis Osmosis berasal dari kata os: lubang. Membran semipermeabel harus dapat ditembus oleh pelarut. Pada gerbang kalium akan membuaka bila bagian dalam membran sel menjadi bermuatan positif. 2. b. Tekanan osmotik merupakan sifat koligatif. tapi dapat dihambat secara buatan dengan meningkatkan tekanan pada bagian dengan konsentrasi pekat menjadi melebihi bagian dengan konsentrasi yang lebih encer.hal ini akan menyebabkan perubahan pada molekul protein sehingga gerbang akan terbuka atau tertutup. yang berarti bahwa sifat ini bergantung pada konsentrasi zat terlarut. Jika di dalam suatu bejana yang dipisahkan oleh selaput semipermiabel ditempatkan dua larutan glukosa yang terdiri atas air sebagai pelarut dan glukosa sebagai zat terlarut dengan konsentrasi yang berbeda dan dipisahkan oleh selaput selektif permiabel. dan bukan pada sifat zat terlarut itu sendiri. Gaya per unit luas yang dibutuhkan untuk mencegah mengalirnya pelarut melalui membran permeabel selektif dan masuk ke larutan dengan konsentrasi yang lebih pekat sebanding dengan tekanan turgor. movea: berpindah jadi Osmosis adalah perpindahan air melalui membran permeabel selektif dari bagian yang lebih encer (hipotonik) ke bagian yang lebih pekat (hipertonik). Contohnya efek saluran asetilkolin.

sel darah merah akan mengembang dan kemudian pecah atau lisis. misalnya sel darah merah ditempatkan dalam suatu tabung yang berisi larutan dengan sifat larutan yang berbeda-beda? Pada larutan isotonis. hal ini karena sel hewan tidak memiliki dinding sel. sel tumbuhan dan sel darah merah akan tetap normal bentuknya. sel tumbuhan akan kehilangan tekanan turgor dan mengalami plasmolisis (lepasnya membran sel dari dinding sel). Masuk dan naiknya air mineral dalam tubuh pepohonan merupakan proses osmosis. sedangkan sel hewan atau sel darah merah dalam larutan hipertonis menyebabkan sel hewan atau sel darah merah mengalami krenasi sehingga sel menjadi keriput karena kehilangan air. sedangkan larutan yang konsentrasinya sama dengan larutan di dalam sel disebut larutan isotonis. Pada larutan hipotonis. c. jika sel hewan atau sel darah merah dimasukkan dalam larutan hipotonis. sehingga air masuk menuju xylem/sel tanaman. Berbeda dengan sel tumbuhan. . Jika sel tanaman diletakkan dalam kondisi hypertonic (solut tinggi atau solvent rendah). b. Air dalam tanah memiliki kandungan solvent lebih besar (hypotonic) dibanding dalam pembuluh. konsentrasi zat terlarutnya lebih rendah daripada di dalam sel dikatakan sebagai larutan hipotonis. sel tumbuhan akan mengembang dari ukuran normalnya dan mengalami peningkatan tekanan turgor sehingga sel menjadi keras. Kentang yang dimasukkan ke dalam air garam akan mengalami penyusutan atau plasmolisis.terlarutnya lebih tinggi dibandingkan dengan larutan di dalam sel dikatakan sebagai larutan hipertonis. Jika larutan yang terdapat di luar sel. Apakah yang terjadi jika sel tumbuhan atau hewan. Pada larutan hipertonis. maka sel akan menyusut (ter-plasmolisis) karena cairan sel keluar menuju larutan hypertonic. Contoh peristiwa osmosis : a.

Osmosis terbalik adalah sebuah istilah teknologi yang berasal dari osmosis. Sehingga larutan akan mengalir dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah. reverse osmosis adalah mendorong sebuah solusi melalui filter yang menangkap solute dari satu sisi dan membiarkan pendapatan solvent murni dari sisi satunya. Reverse osmosis adalah sebuah proses pemaksaan sebuah solvent dari sebuah daerah konsentrasi solute tinggi melalui sebuah membran ke sebuah daerah solute rendah dengan menggunakan sebuah tekanan melebihi tekanan osmotik. Pada peristiwa tersebut. Imbibisi adalah penyerapan air (absorpsi) oleh benda-benda yang padat (solid) atau agak padat (semi solid) karena benda-benda tersebut mempunyai zat penyusun dari bahan yang berupa koloid. Air yang terserap disebut air imbibisi. Dalam hubungannya dengan pengambilan zat oleh tumbuhan imbibisi berarti kemampuan dinding sel dan plasma sel untuk menyerap air dari luar sel. Benda yang dapat mengadakan imbibisi dibedakan menjadi dua golongan berikut. Dalam istilah lebih mudah. Imbibisi Imbibisi berasal dari bahasa latin. Osmosis adalah sebuah fenomena alam dalam sel hidup di mana molekul solvent (biasanya air) akan mengalir dari daerah solute rendah ke daerah solute tinggi melalui sebuah membran semipermeable. molekul-molekul air terikat di antara molekul-molekul dinding sel atau plasma sel. yang berarti minum. Gerakan dari solvent berlanjut sampai sebuah konsentrasi yang seimbang tercapai di kedua sisi membran. 3. imbibire. Ada banyak hal yang . Membran semipermeable ini menunjuk ke membran sel atau membran apa pun yang memiliki struktur yang mirip atau bagian dari membran sel. Akibatnya plasma sel mengembang. Proses perpindahan larutan terjadi melalui sebuah membran yang semipermeabel dan tekanan yang diberikan adalah tekanan hidrostatik. Reverse osmosis dilakukan dengan cara memberikan tekanan pada bagian larutan dengan konsentrasi tinggi menjadi melebihi tekanan pada bagian larutan dengan konsentrasi rendah.

Pada peristiwa perendaman inilah terjadi proses imbibisi oleh kulit biji tanaman tersebut. Mengingat akan banyaknya hal yang berhubungan dengan proses imbibisi. Hal ini banyak kita jumpai di kehidupan kita sehari-hari yaitu pada proses pembibitan tanaman padi. pembuatan kecambah tauge. proses imbibisi juga memiliki kecepatan penyerapan air yang berbeda-beda untuk setiap jenis biji tanaman. misalnya penyerapan air dari dalam tanah oleh akar tanaman. kacang tanah yang direndam air akan mengembang sampai volume tertentu. Namun. Misalnya. biji kacang hijau terlebih dahulu direndam dengan air. artinya bagian-bagian yang menyusunnya akhirnya terlepas dan bercampur air menjadi koloid dalam fase sol. maka diadakan praktikum ini untuk mengetahui kecepatan imbibisi biji kering yang direndam. membesar. b. Hal ini dimaksudkan guna menambah pemahaman kita tentang proses imbibisi yang terjadi pada biji kering. penyerapan yang dimaksudkan di sini yaitu penyerapan air oleh biji kering. Benda yang pada waktu imbibisi mengembang dengan tidak terbatas. . artinya setelah mencapai volume tertentu tidak dapat memembang lagi. Penyerapan benih akan air oleh benih kulit proses benih awal pecah. pekecambahan ditandai oleh keluarnya radikula dari dalam benih. Misalnya roti yang direndam air akan mengembang dan akhirnya hancur dan larut dalam air tersebut Contoh: perkecambahan. Benda yang pada waktu imibibisi mengembang dengan terbatas. Tidak hanya itu.merupakan proses penyerapan air yang terjadi pada makhluk hidup. Benda yang dapat mengalami imbibisi dapat dibedakan menjadi dua yaitu : a.

Adanya gerakan zat ini dapat menjadi salah satu pendorong masuknya zat ke dalam akar. Gerak partikel zat ini dipengaruhi oleh beberapa faktor penting. Beda konsentrasi. Bila kita membuka botol minyak wangi. c. dan Imbibisi Pada Tumbuhan 1. Suatu zat juga akan bergerak menyebar dari daerah berkonsentrasi lebih besar (lebih pekat) ke daerah yang konsentrasinya lebih rendah. sehingga gerak zat akan semakin cepat. O2. Molekul air akan bergerak semakin cepat bikla akan semakin panas. d. meliputi : a. Adanya daya ikat permukaan partikel zat menyebabkan gerak zat dihambat. Osmosis.B. Dengan kata lain. Coba perhatikan saat kita memanaskan air. Setiap zat cenderung dalam keadaan bergerak. Zat-zat adsorptif (permukaannya mudah mengikat zat). Beda suhu . bukan ? Hal ini terjadi karena konsentrasi zat minyak wangi dalam botol sangat tinggi. Faktor yang mempengaruhi terjadinya difusi Difusi merupakan salah satu prinsip yang menggerakkan partikel zat seperti CO2. Angin merupakan udara yang bergerak. Jadi. Beda tekanan. Adanya perbedaan konsentrasi zat antara botol dan diluar botol. Tenaga gerak semakin besar pada suhu yang semakin tinggi. dari daerah dingin ke daerah yang lebih panas. Suatu zat juga akan bergerak menyebar karena adanya perbedaan (gradien) tekanan atau suhu. perbedaan konsentrasi zat membangkitkan tenaga gerak suatu zat. apa yang terjadi? Bau minyak wangi akan segera menyebar ke luar. Faktor-Faktor Yang mempengaruhi Difusi. Udara bergerak dari daerah bertekanan kuat ke daerah bertekanan lemah. dan H2O masuk ke dalam jaringan. Pergerakan zat juga terjadi karenaadanya beda tekanan antara dua daerah. pada . mendorong zat minyak wangi menyebar ke luar. antara daerah di sekitar akar (rizhosfir) dengan keadaan di dalam sel / jaringan. sebaliknya keadaan di luar botol. b. Misalnya.

ukuran zat terlarut : semakin banyak zat terlarut maka peristiwa terjadinya osmosis akan semakin cepat. c. 3. b.dasarnya setiap zat akan bergerak bila terjadi perbedaan suhu. Luas permukaan. selulos. Faktor yang memepengaruhi terjadinya Imbibisi a. Karena zat terlarut memiliki tekanan osmotik yang berfungsi untuk memecah zat pelarut bergerak melalui membrane semipermeable. di mana potensial air benih lebih besar dari potensial air larutan. Suhu. bersifat hidrofil berupa protein. d. d. b. 2. Benih memiliki partikel koloid yang merupakan matriks. Benih kering memiliki potensial air sangat rendah. Karena dapat menyebabkan semakin sulitnya zat terlarut menembus membrane tersebut. Perbedaan potensial air antara benih dengan larutan. Ada tarik menarik yang spesifik antara air dengan benih. tekanan atau konsentrasi. Faktor yang mempengaruhi Osmosis a. . Jarak zat pelarut dan zat terlarut. Tebal membrane : semakin tebal suatu membrane akan memperhambat terjadinya osmosis. e. pati. Gerak penyebaran zat akan berhenti setelah larutan gula menyebar merata (larutan menjadi homogen). c.

osmosis. Tekanan yang diciptakan oleh kehadiran air dalam sel disebut tekanan turgor dan sel akan menjadi mengembang. Air memasuki akar melalui bulu-bulu akar yang sangat halus yang berada seitar 6 mm setelah tudung akar. Masuknya Air dalam Tumbuhan Tumbuhan umumnya menyerap/mengisap air tanah oleh sistem akarnya. Air merupakan salah satu bahan yang sangat dibutuhkan oleh tumbuhan dan masuk melalui proses difusi dan osmosisis. meskipun pada brebeapa tumbuhan sederhana seperti lumut kerak dan lumut daun mampu menyerap air dari sekitarnya secara langsung. Antara 40% sampai 60% dari berat segar pohon terdiri dari air.BAB III PEMBAHASAN Difusi. Tumbuhan memerlukan air untuk penunjang jaringan-jaringan yang tidak berkayu. Apabila sel-sel jaringan ini mempunyai cukup air maka sel-sel ini akan berada dalam keadaan kukuh. Kehilangan air dari tumbuhan oleh transpirasi akan mendinginkan tubuhnya dan menjaga dari pemanasan yang berlebihan. Air merupakan bagian terbesar pembentuk jaringan dari semua makhluk hidup (tak terkecuali tumbuhan). Nutrisi masuk melalaui akar dan bergerak ke bagian tumbuhan lainnya sebagai substansi yang terlarut dalam air. Sistem bulu akar ini memperluas permukaan aktif yang mampu menyerap air. dan secara terus menerus diperbaharui sesuai dengan pertumbuhan akar menembus tanah. Pergerakan Air dalam Tumbuhan . dan imbibisi merupakan mekanisme fisiologi yang terjadi dalam tubuh tumbuhan. dan bagi tumbuhan herba jumlahnya mungkin akan mencapai 90%. Tumbuhan memanfaatkan air sebagai alat untuk mengangkut materi disekitar tubuhnya. Cairan yang mengisi sel akan mampu menjaga substansi itu untuk berada dalam keadaan yang tepat untuk berfungsi metabolisma. Demikian juga karbohidrat yang dibentuk di daun diangkut ke jaringan-jaringan lainnya yang tidak berfotosintesis dengan cara yang sama. dan apabila jumlah air tidak memadai maka tekanan turgor berkurang dan isi sel akan mengerut dan terjadilah plasmolisis.

” mereka berkata: “Sekarang barulah kamu menerangkan hakikat sapi betina yang sebenarnya”. lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan. Surah Al An’am ayat 98 :           Artinya : Dan Dialah yang menurunkan air hujan dan langit. tidak bercacat. Ayat Al-Quran tentang Air dan kaitannya dengan proses difusi. Dalam tumbuhan yang tidak mempunyai jaringan xylem air diangkut ke seluruh tubuh oleh proses osmosis. Air didorong naik sebagian akibat daya kapiler. Kemudian mereka . maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghiju. yang strukturnya sangat berbeda-beda tergantung pada pengelompokannya. 2 : 71                        Artinya : Musa berkata: “Sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang belum pernah dipakai untuk membajak tanah dan tidak pula untuk mengairi tanaman. AlBaqarah. QS. osmosis. tetapi sebagian besar bergerak anik akibat perbedaan terkanan antar daun dengan akar yang akan menghasilkan aliran yang terus-menerus melalui tumbuhan. dan imbibisi : 1. tidak ada belangnya.melalui jaringan khusus yang disebut xylem.

Dari ayat-ayat ini dengan jelas dapat dimengerti betapa Allah menisbatkan air untuk segala bentuk kehidupan dan keberadaan. . tanpa air kehidupan menjadi tidak bermakna tak terkecuali tubuh tumbuhan sebagaimana dijelaskan dalam ayat diatas. Secara transparan Allah SWT dalam ayat ini menyebut air sebagai sumber kehidupan. Dari ayat ini menurut penjelasan banyak riwayat dan tafsirnya dapat dipahami bahwa air menjadi tiang dan pokok bagi penciptaan ilahi. Artinya.menyembelihnya dan hampir saja mereka tidak melaksanakan perintah itu. Air adalah ibu bagi segala fenomena alam.

Dalam hubungannya dengan pengambilan zat oleh tumbuhan imbibisi berarti kemampuan dinding sel dan plasma sel untuk menyerap air dari luar sel.BAB IV PENUTUP A. Kesimpulan Difusi adalah proses pergerakan molekul-molekul. di mana potensial air benih lebih besar dari potensial air larutan. yang berarti minum. perbdaan potensial air antara benih dengan larutan. luas permukaan. movea: berpindah jadi Osmosis adalah perpindahan air melalui membran permeabel selektif dari bagian yang lebih encer (hipotonik) ke bagian yang lebih pekat (hipertonik). imbibire. tebal membrane. dan zat dari daerah berkonsentrasi lebih tinggi ke daerah yang konsentrasinya rendah. Imbibisi berasal dari bahasa latin. . suhu. osmosis. Osmosis berasal dari kata os: lubang. Secara umum faktor-faktor yang berpengaruh terhadap difusi. jarak zat pelarut dan zat terlarut. dan imbibisi adalah ukuran zat terlarut. partikel.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful