MAKALAH MATEMATIKA BILANGAN BULAT, GENAP, DAN GANJIL

Disusun oleh :
EKA LESTARI ( 1B / K7112073 )

PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET
i 1

06 Oktober 2012 Penulis ii 1 . penulis menyadari bahwa masih terdapat kekurangan dalam laporan ini. untuk itu saran dan kritik yang sifatnya membangun sangat penulis harapkan. Alhamdulillah berkat Rahmat dan Hidayah-Nya penulis dapat menyelesaikan makalah ini. Akhirnya dengan segala kerendahan hati izinkanlah penulis untuk menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berjasa memberikan motivasi dalam rangka menyelesaikan makalah ini. sebagai pembawa risalah Allah terakhir dan penyempurna seluruh risalahNya.KATA PENGANTAR Puji dan Syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT. Surakarta. Semoga kebaikan yang diberikan oleh semua pihak kepada penulis menjadi amal sholeh yang senantiasa mendapat balasan dan kebaikan yang berlipat ganda dari Allah Subhana wa Ta’ala. Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terkait. yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan makalah ini. Amin. Shalawat serta salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad SAW. Akhir kata.

...... ....................................................... Tujuan ........................ 4............................................................................. BAB I PENDAHULUAN .......... B................................................................................. BAB III PEBUTUP............................................ Bilangan Ganjil dan Genap........................................................................................ .... A.................................................................... D....................................... Latar Belakang Masalah.......... Opersai Pembagian........DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ........................... BAB II PEMBAHASAN................................... 1.............. iii 1 i ii iii 1 1 1 2 2 3 3 3 3 3 3 5 5 7 10 10 10 11 ......................... A.. DAFTAR PUSTAKA..................................... 1................................................................................................................................. A................. .................................................................................................................. ......... B.......................................................................... C................ Pengertian......................... 2............. DAFTAR ISI ............. Operasi Penjumlahan................................................................ Saran.... Operasi Pengurangan.............. KATA PENGANTAR ................................. Bilangan Bulat.................................................................................. Manfaat ................................ ........ Rumusan Masalah.................... Kesimpulan................................................................................................................... Operasi Bilangan Bulat................................................................ Operasi Perkalian................................... C..................................................................................................................................................................................................... 3...................... B.

konsep bilangan selama bertahun-tahun lamanya telah diperluas untuk meliputi bilangan nol. Dalam bab ini akan dibicarakan sistem bilangan bulat. Operasi uner mengambil satu masukan bilangan dan menghasilkan satu keluaran bilangan. dan genap ? 1 . misalnya untuk setiap bilangan bulat mempunyai invers penjumlahan. disebut sebagai operasi numeris. bilangan negatif. bilangan rasional. perpangkatan. dan bilangan kompleks. yang mengambil dua bilangan sebagai masukan dan menghasilkan satu bilangan sebagai keluaran. perkalian. B. sehingga akan selalu mungkin melakukan operasi pengurangan. Akan terlihat bahwa sistem bilangan bulat mempunyai kelebihan jika dibandingkan dengan sistem bilangan cacah. dapat di rumuskan permasalahan : Apa yang di maksud dengan sisem bilangan bulat. Prosedur-prosedur tertentu yang mengambil bilangan sebagai masukan dan menghasil bilangan lainnya sebagai keluran. yang akan dimulai dengan memperluas sistem bilangan cacah dengan menggunakan sifat-sifat sebelumnya. Rumusan Masalah Berdasarkan uraian di atas. dan perakaran. Tetapi operasi pembagian dalam sistem bilangan bulat hanya mungkin dalam hal-hal khusus. Latar Belakang Masalah Bilangan adalah suatu konsep matematika yang digunakan untuk pencacahan dan pengukuran. Dalam matematika. bilangan irasional. pembagian. ganjil. Contoh operasi biner adalah penjumlahan. Simbol ataupun lambang yang digunakan untuk mewakili suatu bilangan disebut sebagai angka atau lambang bilangan. pengurangan.BAB I PENDAHULUAN A. Operasi yang lebih umumnya ditemukan adalah operasi biner.

Sebagai wacana bagi masyarakat untuk mengenal bilangan dan menambah pengetahuan yang berkaitan dengan bilangan. dan genap.. ganjil. Sebagai referensi untuk mengetahui pengertian bilangan bulat. Manfaat Manfaat pembuatan makalah ini adalah sebagai berikut: 1. Pengertian bilangan bulat. ganjil.C. 2. D. Bisa dijadikan sebagai bahan kajian belajar dalam rangka meningkatkan prestasi diri pada khususnya dan meningkatkan kualitas pendidikan pada umumnya. 2. dan genap. dan genap. ganjil. Sifat dan operasi dalam bilangan bulat. 3. Tujuan Tujuan pembuatan makalah ini adalah untuk mengetahui: 1. 2 1 .

21. Berlawanan dengan bilangan bulat adalah bilangan riil yang mempunyai titik desimal. Pengertian Bilangan bulat adalah bilangan yang tidak mempunyai pecahan desimal.-3. 4. Bilangan bulat 1. (-a) + (-b) = . Dalam bentuk garis bilangan B.0. Operasi Bilangan Bulat Jika n bilangan bulat. 34. Operasi Penjumlahan (-a) = 0 2. Lawan dari (-n) adalah – (-n) sehingga (-n) + (-(-n)) + (-n) = 0. …}. 3. Jadi lawan dari (-n) adalah n. 1. dan 0 disebut elemen identitas terhadap penjumlahan.25.02. 0. Karena (-n) + n = n + (-n) = 0 dan (-(-n)) = n. 1. (-a) + b = b – a jika a < b 13 . 0.BAB II PEMBAHASAN A. -34. misalnya 8. -2. -1. maka n(-n) + n = 0. Bilangan (-n) disebut lawan dari (invers penjumlahan dari) n. Operasi Pengurangan – b = a + (-b) Catatan : Penjumlahan 2 bilangan bulat 1. Notasi Himpunan : B = {….(a + b) penjumlahan 2 bilangan negatif 2. 8765. 2. 0. seperti 8. Definisi diatas menyatakan bahwa untuk setiap bilangan bulat n ada dengan tunggal bilangan bulat (-n) sedemikian hingga n + (-n) = (-n) + n = 0.

Bukti bahwa (-a) + b = b – a . Penjumlahan dua bilangan bulat. s. t adalah bilangan bulat.(a + b) Misalkan a dan b bilangan – bilangan cacah. kita jelaskan sebagai berikut : Misal a dan b dua bilangan cacah dengan a < b. Jawab : r + t = s + t pernyataan r + t + (-t) = s + t + (-t) sifat penjumlahan pada kesamaan ( di tambah –t) 4 1 . a + (-b) = a – b jika b < a Bukti bahwa (-a) + (-b) = . c + b = ((-a) + (-b)) + b sifat kesamaan c + b = (-a) + ((-b) + b) sifat asosiatif penjumlahan c + b = (-a) + 0 invers penjumlahan (c + b) + a = (-a) + a sifat kesamaan (c + b) + a = 0 invers penjumlahan c + (b + a) = 0 sifat asosiatif penjumlahan c + (a + b) = 0 sifat komutatif penjumlahan (c + (a + b)) + (-(a + b)) = – (a + b) sifat kesamaan c +((a + b) + (-(a + b))) = – (a + b) sifat asosiatif c + 0 = – (a + b) invers penjumlahan Jadi kesimpulannya (-a) + (-b) = – (a + b). Misal (-a) + (-b) = c maka c = (-a) + (-b). maka r = s. berarti ada bilangan asli c sedemikian hingga a + c = b dan menurut definisi pengurangan bilangan cacah. maka (-a) + (-b) merupakan jumlah dua bilangan negatif. a + c = b sama artinya dengan b – a = c (-a) + b = (-a) + (a + c) = ((-a) + a) + c asosiatif penjumlahan = 0 + c invers penjumlahan =c=b-a Jadi terbukti bahwa (-a) + b = b – a. yang satu positif dan yang lain negatif.3. Contoh operasi penjumlahan dan pengurangan: Buktikan jika r + t = s + t dengan r.

c) = ab – ac Catatan :perkalian bilangan bulat (-a) x b = -ab (-a) x (-b) = ab 4. Operasi Pembagian Kebalikan (invers) dari perkalian a : b = a x 1/b Perkalian bilangan bulat Kita telah mempelajari perkalian bilangan cacah. Tetapi sebelum kita membicarakan hal itu terlebih dahulu kita buktikan suatu sifat konselasi (penghapusan) dari penjumlahan yaitu: Jika a. selanjutnya pengetahuan itu dengan sifat distributif perkalian terhadap penjumlahan bilangan bulat. b dan c bilangan-bilangan bulat dan a + c = b + c maka a = b. bukti a+c=b+c (a + c) + (-c) = (b + c) + (-c) (sifat kesamaan) a + (c + (-c)) = b + (c + (-c) (assosiatif penjumlahan) a + 0 = b + 0 (invers penjumlahan) a=b 1 5 .r + (t + (-t)) = s + (t + (-t)) sifat asosiatif penjumlahan r + 0 = s + 0 invers penjumlahan r = s kesimpulan 3. kita dapat melakukan perkalian bilangan bulat yang salah satu atau kedua-duanya bilangan bulat negatif. Operasi Perkalian a (b .

Berikut akan diperlihatkan bagaimana memberi makna perkalian dua bilangan bulat yang satu negatif dan lainnya positif. Jawab : (-a)(b + (-c)) = (-a)(b) + (-a)(-c) sifat distributif perkalian penjumlahan 6 1 . Telah dibuktikan bahwa (-a) x b = a x (-b) = -(a x b) dan seterusnya kita tulis dengan –(ab). maka a bilangan bulat positif dan (-b) bilangan bulat negatif. bukti : a x (b + (-b)) = a x 0 (a x b) + (a x (-b)) = 0 (a x (-b)) + (a x b) = 0 ((a x (-b)) + (a x b)) + (-(a x b)) = 0 + (-(a x b)) (a x (-b)) + ((a x b) + (-a(a x b))) = -(a x b) a x (-b) + 0 = -(a x b) a x (-b) = -(a x b) Mengingat sifat komutatif pada perkalian bilangan bulat. Akan diperlihatkan bahwa a x (-b) = -(a x b). Misalkan a dan b adalah bilangan cacah. maka : 1) –(ab) : a = (-b) 3) -(ab) : (-a) = b 2) –(ab) : b = (-a) 4) -(ab) : (-b) = a Demikian pula karena (-a) x (-b) = a x b maka: 5) ab : (-a) = (-b) 6) ab : (-b) = (-a) Contoh operasi perkalian dan pembagian : Buktikan bahwa (-a)(b + (-c)) = ac – ab. pembagian bilangan bulat juga didefinisikan dengan perkalian. maka : (-a) x b = b x (-a) = – (b x a) = -(a x b) Pembagian bilangan bulat Seperti halnya pembagian bilangan cacah.

Jumlah dua bilangan genap adalah bilangan genap. Jumlah dua bilangan genap artinya penjumlahan dari yang hasilnya adalah . Misalkan : Jumlah 2 bilangan genap pertama: 2 + 4 = 6 –> 6 = 2 x 3 Jumlah 3 bilangan genap pertama: 2 + 4 + 6 = 12 –> 12 = 3 x 4 Jumlah 4 bilangan genap pertama: 2 + 4 + 6 + 8 = 20 –> 20 = 4 x 5 Jumlah 5 bilangan genap pertama: 2 + 4 + 6 + 8 + 10 =30 –> 30 = 5 x 6 Jumlah 6 bilangan genap pertama: 2 + 4 + 6 + 8 + 10 +12 = 42 –> 12 = 6 x 7 Bagaimana kalau ada 10 bilangan genap pertama? Ya benar. Misalkan . 0 termasuk bilangan genap. dimana ini merupakan rumus untuk bilangan genap. Bilangan Ganjil dan Genap 1. Bilangan genap adalah suatu bilangan yang habis dibagi dua. Umumnya bilangan genap dituliskan dengan bentuk rumus . Jadi. Karena 0 habis dibagi dua. maka bentuk terakhir dapat ditulis sebagai . Misalkan . Jadi.Dan bilangan ganjil dituliskan dengan bentuk atau juga bisa dituliskan . jumlah 10 bilangan genap pertama adalah 10 x 11 = 110 Bagaimana kalau ada 15 bilangan genap pertama? Ya benar. dimana ini merupakan rumus untuk bilangan genap. dapat diambil kesimpulan bahwa jumlah dua bilangan ganjil berapapun akan menghasilkan bilangan genap. Pengrtian Bilangan ganjil adalah suatu bilangan yang jika dibagi dua maka bersisa 1. dengan k sebarang bilangan bulat. dengan k sebarang bilangan bulat. maka bentuk terakhir dapat ditulis sebagai . Dengan demikian. Jumlah dua bilangan ganjil artinya penjumlahan dari yang hasilnya adalah . Dari perumusan tersebut dapat diambil suatu keunikan bahwa jumlah dua bilangan ganjil adalah bilangan genap. jumlah 15 bilangan genap pertama adalah 15 x 16 = 240 7 1 . C.= (-(ab)) + ac perkalian bilangan bulat (-a) x b = -ab dan (-a) x (-c) = ac = ac + (-(ab)) sifat komutatif perkalian =ac – ab penjumlahan 2 bilangan bulat (misal : a + (-b) = a – b) Jadi terbukti bahwa (-a)(b + (-c)) = ac – ab. dapat diambil kesimpulan bahwa jumlah dua bilangan genap berapapun akan menghasilkan bilangan genap.

jumlah 10 bilangan ganjil pertama adalah 10 x 10 = 100 Bagaimana kalau ada 15 bilangan ganjil pertama? Ya benar. Hasil terakhir dapat ditulis sebagai . Jumlah dua bilangan dengan yang satu adalah bilangan ganjil dan yang satunya adalah bilangan genap artinya penjumlahan dari yang hasilnya adalah . maka bentuk adalah rumus untuk bilangan ganjil. Dimana hasilnya adalah . Misalnya . . Hasil terakhir dapat ditulis sebagai . jumlah n bilangan ganjil pertama tersebut adalah n². jumlah n bilangan genap pertama tersebut adalah n( n+1) Bilangan ganjil ditambah bilangan genap adalah bilangan ganjil. maka bentuk terakhir dapat ditulis sebagai . jumlah 15 bilangan ganjil pertama adalah 15 x 15 = 225 Jadi. Dimana hasilnya adalah . antara 8 1 . kalau ada n bilangan ganjil pertama. dapat diambil kesimpulan bahwa jumlah dua bilangan dengan yang satu adalah bilangan ganjil dan yang satunya adalah bilangan genap akan menghasilkan bilangan ganjil. kalau ada n bilangan genap pertama. Misalkan : Jumlah 2 bilangan ganjil pertama: 1 + 3 = 4 –> 4 = 2 x 2 = 22 Jumlah 3 bilangan ganjil pertama: 1 + 3 + 5 = 9 –> 9 = 3 x3 = 32 Jumlah 4 bilangan ganjil pertama: 1 + 3 + 5 + 7 = 16 –> 16 = 4 x4 = 42 Jumlah 5 bilangan ganjil pertama: 1 + 3 + 5 + 7 + 9 = 25 –> 25 = 5 x 5 = 52 Jumlah 6 bilangan ganjil pertama: 1 + 3 + 5 + 7 + 9 + 11 = 36 –> 36 = 6 x6 = 62 Bagaimana kalau ada 10 bilangan ganjil pertama? Ya benar. Perkalian dua bilangan ganjil adalah bilangan ganjil Perkalian antara bilangan ganjil dengan bilangan ganjil artinya perkalian antara . dimana ini merupakan rumus untuk bilangan ganjil. Misalkan.Jadi. Sehingga hasil kali antara bilangan ganjil dengan bilangan ganjil adalah bilangan ganjil Perkalian dua bilangan genap adalah bilangan genap Perkalian antara bilangan genap dengan bilangan genap artinya perkalian . Jadi.

Sehingga kuadrat dari bilangan ganjil adalah bilangan ganjil Kuadrat dari bilangan genap adalah bilangan genap Kuadrat dari bilangan genap artinya perkalian antara . Hasil terakhir dapat ditulis sebagai . Dimana hasilnya adalah . Dimana hasilnya adalah . Dimana hasilnya adalah . maka didapatkan bentuk . Sehingga kuadrat dari bilangan genap adalah bilangan genap. maka bentuk adalah rumus untuk bilangan genap. Bilangan ganjil dikali bilangan genap adalah bilangan genap. 9 1 . maka bentuk adalah rumus untuk bilangan ganjil. Hasil terakhir dapat ditulis sebagai . Sehingga hasil kali antara bilangan ganjil dengan bilangan genap adalah bilangan genap Kuadrat dari bilangan ganjil adalah bilangan ganjil Kuadrat dari bilangan ganjil artinya perkalian antara . Perkalian antara bilangan ganjil dengan bilangan genap artinya perkalian antara . Misalnya . Hasil terakhir dapat ditulis sebagai . dan bentuk adalah rumus untuk bilangan genap. Misalnya . Misalnya .Misalnya . maka bentuk adalah rumus untuk bilangan genap. Sehingga hasil kali antara bilangan genap dengan bilangan genap adalah bilangan genap.

Dan Bilangan bulat memiliki beberapa macam operasi bilangan yang terdiri atas operasi penjumlahan.BAB III PENUTUP A. perkalian. Kesimpulan Bilangan bulat adalah bilangan yang terdiri dari bilangan cacah dan bilangan negatif. Saran Konsep dasar tentang bilangan bulat perlu diterapkan terlebih dahulu kepada siswa agar siswa dapat dengan mudah mempelajari materi bilangan bulat. pengurangan. pembagian B. 10 1 .

“Jumlah bilangan” (Online). 2010. ( diakses tanggal 7 Oktober 2012) 11 1 .1992. ( diakses tanggal 7 Oktober 2012 ) Soewito. http://dumatika. Madja dkk. “ Bilangan Ganjil dan Bilangan Genap”(Online) http://asimtot. Pendidikan Matematika 1.wordpress.com/2010/06/09/bilangan-ganjil-dan-bilangan-genap/. 2011.Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi : Proyek Pembinaan Tenaga Kependidikan Asimtot.com/jumlah-nbilangan-ganjil-dan-genap/.DAFTAR PUSTAKA Zholieh.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful