P. 1
Kepentingan Agama Kepada Anak-Anak

Kepentingan Agama Kepada Anak-Anak

|Views: 10|Likes:
Published by Nor Azizah

More info:

Published by: Nor Azizah on Sep 27, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/14/2014

pdf

text

original

jaririndu.blogspot.

com Peranan Penting Pendidikan Agama Islam
A. PENGERTIAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Pendidikan agama islam adalah upaya sadar dan terencana dalam menyiapkan peserta didik untuk mengenal, memahami, menghayati, hingga mengimani, ajaran agama islam, dibarengi dengan tuntunan untuk menghormati penganut agama lain dalam hubungannya dengan kerukunan antar ummat beragama hingga terwujud kesatuan dan persatuan bangsa (kurikulum PAI, 3: 2002). Menurut Zakiyah Dradjat pendidikan agama islam adalah suatu usaha untuk membina dan mengasuh peserta didik agar senantiasa dapat memahami ajaramn islam secara menyeluruh. Lalu menghayati tujuan yang apada akhirnya dapat mengamalkan serta menjadikan islam sebagai pandangan hidup. Menurut Dr. Armai Arief, M.A pendidkan islam yaitu sebuah proses yang dilakukan untuk menciptakan manusia-manusia yang seutuhnya; beriman dan bertakwa kepada Tuhan serta mampu mewujudkan eksistensinya sebagai khalifah allah di muka bumi, yang bersandar kepada ajaran Al-quran dan Sunnah, maka tujuan dalam konteks ini berarti terciptanya insane-insan kamil setelah proses berakhir. B. TUJUAN DAM FUNGSI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM a. Tujuan Pendidikan Agama Islam Tujuan pendidikan islam merupakan hal yang dominan dalam pendidikan, rasanya penulis perlu mengutif ungkapan breiter, bahwa pendidikan adalah persoalan tujuan dan fokus. Mendidika anak berarti bertindak dengan tujuan agar mempengaruhi perkembangan anak sebagai seseorang secarah utuh. Pendidikan agama islam di sekolah bertujuan untuk menumbuhkan dan meningkatkan keimanan melalui pemberian dan pemupukan pengetahuan, penghayatan, pengamalan, serta pengalaman peserta didik tentang agama islam sehingga menjadi manusia muslimyang terus berkembang dalam hal keimanan, ketakwaannya, berbangsa dan bernegara, serta untuk dapat melanjutkan pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Secara umum, tujuan pendidikan agama islam terbagi kepada: tujuan umum, tujuan sementara, tujuan akhir, dan tujuan operasional, tujuan umum adalah tujuan yang akan dicapai denagan semua kegiatan pendidikan baik dengan pengajaran atau dengan cara lain. Tujuan sementara adalah tujuan yang akan dicapai setelah anak didik diberi sejumlah pengalaman tertentu yang direncanakan dalam sebuah kurikulum. Tujuan akhir adalah tujuan yang dikehendaki agar peserta didik manusia-manusia yang sempurna (insane kamil).

Oleh karena itu berbicara pendidikan agama islam. Dari beberapa pendapat diatas tujuan pendidikan islam dapat disimpulkan bahwa tujuan pendidikan islam adalah sesuatu yang diharapkan tercapai setelah proses pendidikan berakhir. bahwa tujuan pendidikan harus dikaitkan dengan tujuan hidup manusia. Namun dapat difahami. baik pada zaman klazik. Menurut abdul rahman shaleh mengatakan mengatakan bahwa pendidikan islam bertujuan untuk membentuk kepribadian sebagai khalifah Allah swt. 1.Sedangkan tujuan operasional adalah tujuan praktis yang akan dicapai dengan sejumlah kegiatan pendidikan tertentu. dalam bukunya Pendidikan Agama Islam Berbasis Kompotensi. b. untuk apa kita hidup yakni semata-mata hanya untuk menyembah kepada Allah swt. tujuan akhir dan tujuan operasional. Menurut Hasan Lagulung dalan bukunya asas-asas pendidikan islam. pertengahan maupun dewasa ini. yakni sebagai berikut: . dan Dian Andayani. Menurut Imam Al-Gazali mengatakan ada dua tujuan utama yakni. baik makna maupun tujuannya haruslah mengacuh pada penanaman nilai-nilai islam dan tidak dibenarkan melupakan etika sosial atau moralitas sosial. atau lebih tegasnya. hasan lagulung mnjelaskan. yakni beriman kepada Allah dan tunduk serta patuh secara total kepadanya. 2. tujuan hidup untuk menjawab persoalan. 3. Penanaman nilai-nilai ini juga dalam rangka menuai keberhasilan hidup di dunia bagi anak didik yang kemudian akan mampu membuahkan kebaikan diakhirat kelak. Dan membentuk insane purna untuk memperoleh kebahagiaan dunia maupun akhirat. sekurangkurangnya mempersiapklan diri kepada tujuan akhir. membentuk insan purna yang pada akhirnya dapat mendekatkan diri kepada Allah swt. Banyak sekali konsep dan teori tujuan pendidikan islam yang telah dikemukakan oleh para ahli pendidikan. bahwa beragamnya konsep dan teori tujuan pendidikan agama islam tersebut merupakan bukti adanya usaha dari para intelektual muslim dan masyarakat muslim umumnya untuk menciptakan suatu system pendidikan yang baik bagi masyarakatnya. Fungsi Pendidikan Agama Islam Fungsi Pendidikan Agama Islam di sekolah atau madrasah Abdul Majid. tujuan sementara. Tujuan ini diklasifikan kepada: tujuan umum. Namun demikian berkembangnya pemikiran tentang tujuan pendidikan islam tidak pernah melenceng dari prinsip dasar yang menjadi asas berpijak dalam pengembangan tujuan pendidikan yang dimaksud. Tujuan pendidikan agama islam dalam perspektif para ulama muslim.

yaitu untuk menangkal. 4. yaitu meningkatkan keimanan dan ketakwaan peserta didik kepada Allah swt yang telah ditanamkan dalam lingkungan keluarga. jenjang. yaitu untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya baik lingkungan fisik maupun lingkungan sosial dan dapat mengubah lingkungannya sesuai dengan ajaran agama islam. patriotic (cinta tana air) menjadikan falsafah pancasila sebagai pedoman hidup bernegara dan bermasyarakat. Sesuai dan sejalan dengan aspirasi bangsa seperti telah digariskan dalam tap-tap MPR. tentang ilmu pengetahuan keagamaan secara umum system dan fungsional. dan batiniah. Berkemampuan tinggi dalam kehidupan akliah dan akidah serta berbobot dalam perilaku amaliah dan muamalah. Sehingga menjadi dasar yuridis nasional kita mengikat seluruh warga Negara Indonesia ke dalam satu system pendidikan nasional. lahiriah. Sekolah berfungsi untuk menumbuh kembangkan lebih lanjut dalam diri anak melalui bimbingan. dan jalurnya. hal-hal negatif dari lingkungannya atau dari budaya lain yang dapat membahayakan dirinya dan menghambat perkembangannya menuju manusia Indonesia seutuhnya. Pendidikan Agama dalam Lingkup Pendidikan Nasional Kita sebagai warga Negara Indonesia yang beriman dan bertakwa. sebagai pedoman hidup untuk mencari kebahagian hidup didunia dan di akhirat. pemahaman dan pengalaman ajaran dalam kehidupan sehari-hari. 3. Pencegahan. Ketahanan mental sprtitual dan fisik berkat pendidikan agama kita benar-benar berfungsi efektif bagi kehidupan generasi bangsa dari waktu kewaktu. . kekurangan-kekurangan dan kelemahan-kelemahan peserta didik dalam keyakinan. 6. Penyaluran. yaitu untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan. Pengembangan. yaitu untuk menyalurkan anak-anak yang memiliki bakat khusus di bidang agama islam agar bakat tersebut dapat berkembangsecara optimal sehingga dapat dimanfaatkan untuk dirinya sendiri dan bagi orang lain. Penanaman nilai. dan undang-undang telah menjabarkan aspirasi tersebut yang telah disetujui oleh DPR dan disahkan oleh presiden. 7. Sepakat bahwa pendidikana gama (khususnya islam) harus kita sukseskan dalam pelaksanaan pada semua jenis. Pengajaran. Penyesuaian mental. Perbaikan. 5. Sehingga survive dalam arus dinamika perubahan sosial budaya pada masa hidupnya. PENTINGNYA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM a. pengajaran dan pelatihan agar keimanan dan ketakwaan tersebut dapat berkembang secara optimal sesuai dengan tingkat perkembangannya. Permasalahan yang perlu kita bahas adalah bagaimana cara pelaksanaannya agar pendidikan agama kita lebih berguna dalam mewujudkan generasi bangsa yang berkualitas unggul. 2. C. Pada dasarnya kewajiban menanamkan keimanan dan ketakwaan di lakukan oleh setiap orang tua dalam keluarga.1.

kehidupan yang dihadapkan kepada kemajuan ilmu dan teknologi canggih yang semakin sekularistik arahnya. fungsi dan tujuan yang tidak berbeda. Orientasi pendidikan agama islam ialah pendidikan ini secara tidak langsung mengharuskan kita untuk menyelenggarakan proses pendidikan nasional yang konsisten dan secara integralistik menuju kearah pencapaian tujuan akhir. Seluruh lapangan hidup manusia adalah merupakan arena di mana hubungan sosial dan inter personal terjadi sepanjang hayat. dan pengolahan kekayaan yang menyejahterahkan kesadaran terhadap bahaya arus balik sanksi alam. Semuanya hidup dalam upaya yang bernaksud mengankat dan menegakkan martabat manusia melalui transmisi yang dimilikinya. b. Hubungan dengan tuhannya menghendaki adanya konsepsi ketuhanan yang telah mapan dan secara pasti dijabarkan dalam bentuk norma-norma ubudiyah mahdzab yang awajib ditaati oleh anak didik secara syar’i. tapi tidak melanggar atau merusak prinsifprinsif dasarnya yang absolute. secara simultan tidak terpisah-pisah antara kedua unsurnya. terutama dalam bentuk transfer of knowledge dan transfer of values. Jalan menuju ketujuan itu. pemanfaatan. antara jasmania dan rohaniah atau antara kehidupan mental spiritual dan fisik material. Terbentuknya manusia Indonesia seutuhnya yang berkualitas unggul yang berkembang dan tumbuh di atas pola kehidupan yang seimbang antara lahiriah dan batiniah. Dalam bahasa islam. 3.Idealitas tersebut baru dapat terlakasana dengan tepat sasaran jika kita mampu melaksanakan strategi dasar yang berwawan jauh kemasa depan kehidupan bangsa. dengan masyarakat dan dengan alam sekitarnya. 2. Hubungan dengan masyarakatnya memerlukan adanya aturan-aturan dan normanorma yang mengarahkan proses hubungan antar sesame manusia bersifat lentur dalam komfigurasi rentangan tata nilainya. dalam arti tidak cultural relativistik. akibat pengurasan habis-habisan terhadap kekayaan alam melebihikapasitas alamiahnya. tidak lain adalah melalui proses pendidikan yang berorientasi kepada hubungan tiga arah yaitu hubungan anak didik dengan tuhannya. . Pendidikan Agama Islam Pada Sekolah Umum Pendidikan secara kulturan pada umumnya berada dalam lingkup peran. membentuk insan kamil yang secara homeostatic dapat mengembangkan dirinya dalam pola kehidupan yang kahasanah fiddunnya dan khasanah fil akhirat terhindar dari siksaan api neraka. 1. termasuk lapangan hidup iptek. Hubungan dengan alam sekitar menurut adanya kaida-kaida yang mengatur dan mengarahkan kegiatan manusia didik dengan bekal ipteknya dalam penggalian.

yang satu sama lainnya saling menunjang. imajinasi dan keilmiahan. mempunyai makna yang dalam bagi pembentukan manusia Indonesia seutuhnya. sebab berusaha memadukan unsure profane dan imanen. baik aspek intelektual. merupakan bagian dari system pendidikan nasional. sehingga dapat membangun masyarakat islam sesuai dengan keinginan dan kebutuhan yang diperlukan. walaupun tetap saja tidak mampu menyamai pendidikan umumn yang ada dengan otonomi dan dukungan yang lebih luas. khususnya kehidupan beragama dan pendidikan agama. tetapi juga. Hal ini tertuang dengan jelas dalam tujuan pendidikan nasional. Karena itulah pendidikan islam memiliki beban yang multi paradigm. serta tuntutannyadalam membangun manusia seutuhnya (jasmani dan rohani) sangat ditentukan oleh kualitas dan kuantitas ilmu pengetahuan yang dicerna melalui proses pendidikan. dalam mewujudkan tujuan pendidikan secara nyata. Proses pendidikan itu berlangsung seumur hidup manusia baik dilingkungan keluarga. Menghayalkan agama itu juga dibina dan dituntun sendiri mungkin melalui proses pendidikan yang juga diperankan oleh pendidikan agama dalam hubungan ini . Kejelasannya terletak pada keinginan pendidikan islam untuk mengembangkan keseluruhan aspek dalam diri anak didik secara berimbang. tidak dapat terwujud secara tiba-tiba. lebih penting lagi yaitu dapat menemukan konsepsi baru ilmu pengetahuan yang utuh. baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam kehidupan masyarakat. sekalipun lembaga ini juga memiliki muatan serupa. Sebagai pendidikan yang berlebel agama. Keimanan dan ketakwaan tidaklah dapat terwujud tampa agama. c. Antara ilmu pengetahuan dan pendidikan islam tidak dapat dipisahkan. Tapi secara kuat ia telah berusaha untuk mengambil peran yang kompetitif dalam setting sosiologis bangsa. dimana dengan pemaduan ini. Pendidikan Agama Dilembaga Sekolah Manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap tuhan yang maha esa sebagai karsa sila pertama pancasila. akan membuka kemungkinan terwujudnya tujuan inti pendidikan islam yaitu melahirkan manusia-manusia yang beriman dan berilmu pengetahuan. Manusia beriman dan bertaqwa terbentukmelakukan proses kehidupan dan proses pendidikan. karena perkembangan masyarakat islam. kulturan serta kepribadian.Dalam konteks ini secara jelas juga menjadi sasaran jangkauan pendidikan islam. sekalipun dalam kehidupan bangsa Indonesia tampak sekali eksistensinya secara cultural. di lingkungan sekolah dan di masyarakat. Hanya agamalah yang dapat menuntun manusia menjadi manusia yang bertaqwa terhadap tuhan yang maha Esa. Proses pendidikan tidak hanya menggali dan mengembangkan sains. maka pendidikan islam memiliki transmisispritual yang lebih nyata dalam proses pengajarannya disbanding dengan pendidikan umum. Manusia taqwa adalah manusia yang secara optimal menghayati dan mengamalkan ajaran agamanya dalam kehidupan sehari-hari.

Mengenai pentingnyabelajar menurut A. Manusia lahir tidak mengetahui sesuatu apapun. Dengan demikian sangat pital adanya faktor belajar. Shaleh dan Soependi Soeryadinata: anak manusia tumbuh dan berkembang. Oleh karena itu. sikap dan tingkah lakunya. kemauan. R.pendidikan agama berfungsi sebagai usaha membina kehidupan beragama melalui pendidikan disinilah letak fungsi yang dijalankan pendidikan agama dalam pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan masyarakat Indonesia seluruhnya. pendidikan islam sangat penting sebab dengan pendidikan islam. Oleh karena itu masalah akhlak atau budi pekerti merupakan salah satupokok ajaran islam yang harus diutamakan dalam pendidikan agama islam untuk ditanamkan atau diajarkan kepada anak didik. memiliki keterampilandan mendapatkan sikap tertentu melalui proses kematangan dan belajar terlebih dahulu. Dengan melihat arti pendidikan islam dan ruang lingkupnya itu. orang tua . baik pikiran. tetapi dia anugrahi oleh Allah swt pancaindra. Lebih lanjut dapatlah diungkapkan bahwa dalam rangka pembangunan manusia seutuhnya (insane pancasila) dan masyarakat Indonesia seluruhnya (masyarakat pancasila). Jadi pendidikan agama islam adalah ikhtiar manusia dengan jalan bimbingan dan pimpinan untuk membantu dan mengarahkan fitrah agama si anak didik menuju terbentuknya kepribadian utama sesuai dengan ajaran agama. dan rasa sebagai modal untuk menerima ilmu pengetahuan. d. Maha bijak sana Allah swt yang telah menganugrahkan rasa kasih saying kepada semua ibu dan bapak untuk memelihara anaknya dengan baik tampa mengharapkan imbalan. maka pendidikan agama berfungsi:   Dalam aspek individual adalah untuk membentuk manusia yang percaya dan bertaqwa terhadap tuhan yang maha esa. Mebina warganegara Indonesia menjadi warga Negara yang baik sekaligus ummat yang taat menjalankan agamanya. pikiran. rasa. Pentingnya Pendidikan Agama Islam Bagi Peserta Didik Seseorang bayi yang baru lahir adalah makhluk Allah swt yang tidak berdaya dan senantiasa memerlukan pertolongan untuk dapat melangsungkan hidupnya di dunia ini. jelaslah bahwa dengan pendidikan islam kita berusaha untuk membentuk manusia yang berkepribadian kuat dan baik (berakhlakul karimah) berdasarkan pada ajaran agama islam.

Remaja pada masa dahulu lebih mengedepankan moral dan sikapnya dibandingkan dengan ego (nafsu). mandiri. sebab pendidikan pada masa kanak-kanak merupakan dasar yang menentukan untuk pendidikan selanjutnya. . Sebagaimana menurut pendapat Zakiyah Drajat bahwa: “pada umumnya agama seseorang ditentukan oleh pendidikan. berahlak mulia. Pendidikan nasional bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada tuhan yang maha esa. sehingga yang muncul adalah sikap mau menang sendiri. menghormati orang yang lebih tua. berilmu. dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab. cakap. Tetapi sebaliknya.atau guru berusaha secara sadar memimpin dan mendidik anak diarahkan kepada perkembangan jasmani dan rohani sehingga mampu membentuk kepribadian yang utama yang sesuai dengan ajaran agama islam. sehingga muncul dalam pola tindaknya kesopanan dalam bergaul. pengalaman dan latihan yang dilaluinya sejak sejak kecil”. Latar Belakang Pada dasarnya manusia itu sendiri ingin berbuat yang terbaik. tetapi dalam kehidupannya yang serba maju dimana anak-anak kita sudah banyak terpengaruh budaya luar. sehat. Oleh karena itu dalam mewujudkan Tujuan Pendidikan nasional. sehingga banyak anak usia sekolah yang mengalami perubahan akhlak. pendidikan agama islam di sekolah memegang peranan yang sangat penting. remaja pada masa sekarang lebih mengedepankan egonya dari pada nilai moral dan sikap. Renungan Tampilkan Komentar Artikel Terbaru Pentingkah Pendidikan Agama bagi moral anak??? BAB 1 PENDAHULUAN A. kreatif. tidak mau disalahkan meskipun dalam keadaan yang bersalah dan tidak mau menghormati orang lain. Selain itu akhir-akhir ini terutama remaja menjadi fenomenal untuk dikaji dan diteliti oleh banyak kalangan khususnya dalam persoalan moral dan perilakunya. Pendidikan agama islam hendaknya ditanamkan sejak kecil. Penulis : Anak Pesisir Label: Pendidikan. Oleh karena itu pendidikan agama islam di Indonesia dimaksudkan ke dalam kurikulum nasional yang wajib diikuti oleh semua anak didik mulai dari SD sampai dengan perguruan tinggi. memiliki tutur kata yang lembut dan lain sebagainnya. ada perbedaan moral dan sikap yang dimiliki oleh remaja pada masa sekarang dengan remaja pada masa dahulu.

Agar akhlak anak sebagai pemimpin bangsa nantinya akan berhasil membangun tanah airnya untuk mewujudkan suatu masyarakat yang adil dan makmur. Apabila akhlak anak-anak kita rusak. Keberhasilan pendidikan agama tidak hanya menjadi tanggung jawab guru agama. Menambah wawasan kami dalam hal pendidikan. Untuk menyadarkan kita para orang tua dan masyarakat bahwa pendidikan agama itu sangat penting bagi anak usia sekolah dasar agar mereka menjadi anak yang memiliki akhlakul karimah. maka mulai usia dini perlu kita tanamkan pengisian akhlak kepada anak-anak agar mereka menjadi pemimpin Bangsa yang beriman. juga harus diikuti secara terus menerus bentuk pengalamannya. Akhlak tidak akan tumbuh tanpa diajarkan dan dibiasakan oleh karena itu ajaran agama diajarkan secara bertahap. dan moral sebagai manifestasi dari pendidikan Agama. khususnya mengenai perkembangan nilai. Namun yang lebih penting orang tua diharapkan dapat menjadi teladan dalam segala hal. Hal ini sangat penting khususnya bagi calon pendidik yang nantinya akan terjun ke dalam dunia - - . kebiasaan. C. Akhlak mulia menyangkut etika. dan sikap remaja. B. Pendidikan Agama dimaksudkan untuk peningkatan potensi spiritual dan membentuk peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia. Dalam kehidupan sehari-hari seorang anak dapat dikatakan bermoral apabila dalam menjalani kehidupannya ia mengenal yang disebut dengan adat istiadat. Karena kita tahu bahwa anak-anak adalah harapan kita semua sebagai generasi penerus Bangsa. baik disekolah maupun diluar sekolah. Dalam kehidupan bermasyarakat arti sebuah moral sangat penting. moral. Oleh sebab itulah untuk menghindarkan hal-hal yang tidak kita inginkan. Batasan Masalah Batasan masalah dalam penulisan makalah ini lebih ditekankan pada melihat dan mengukur seberapa pentingnya pendidikan agama bagi anak usia dini dalam mengembangkan moralitas anak tersebut. nilai-nilai atau tata cara dalam kehidupan bermasyarakat. budi pekerti.Terjadinya perbedaan pola sikap dan pola tindak remaja masa sekarang dengan remaja masa dahulu tidak terlepas dari pengaruh globalisasi. Tujuan Penulisan Adapun tujuan penulisan Karya Tulis ini adalah sebagai berikut : - Sebagai suatu keharusan bagi mahasiswa program SI PGSD guna memenuhi sebagian dari tugas dosen. tetapi semuanya menjadi tanggung jawab kita bersama. apa yang kita harapkan dari mereka melainkan kehancuran. Orang tua memegang peranan penting dalam melaksanakan pendidikan agama dirumah. peraturan/ norma-norma.

tulisan ini bermanfaat: 1. Bagi pemerintah Indonesia Makalah ini bermanfaat untuk memberikan inovasi baru dalam dunia pendidikan khususnya lembaga pendidikan sekolah mengenai dijadikannya pendidikan agama sebagai salah satu mata pelajaran pengembangan moral di sekolah. Secara lebih spesifik. Bagi mahasiswa calon guru sekolah dasar Makalah ini bermanfaat menambah wawasan mengenai pembentukan moral anak usia dini. 2. Manfaat Dalam kaitan dengan betapa pentingnya peranan pendidikan agama penyusun mencoba untuk mendiskripsikan dalam bentuk tulisan tentang pemahaman pendidikan agama ini dan perkembangan moral.pendidikan guna peserta didik. 3. . memahami berbagai permasalahan yang berkaitan dengan D. Bagi pembaca Makalah ini bermanfaat menambah pengetahuan bagi pembaca.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->