DILEMA ETIK KEPERAWATAN

Dewi Irawaty, MA.Ph.D.

1

Dimensi kekeliruan penampilan profesi 1. Dimensi etika 2. Dimensi disiplin 3. Dimensi hukum

2

DIMENSI ETIKA Pelanggaran yang dilakukan terhadap kode etik (sebagai aturan internal profesi) Pada umumnya tidak merupakan kesalahan tetapi kurang tepat atau baik-buruk. Penilaian dan penetapan sangsi dilakukan oleh Majelis Etik Profesi Sangsi yang dikenakan berkaitan dengan hak sebagai anggota organisasi profesi 3 .

Penilaian dilakukan oleh Majelis Disiplin bahkan perangkat hukum pidana Sangsi yang dikenakan berupa kewenangan bekerja sampai pemberhentian sebagai profesi 4 .DIMENSI DISIPLIN Pelanggaran yang dilakukan terhadap standar profesi yang ditetapkan termasuk aturan pada institusi tempat kerja Merupakan kesalahan yang memungkinkan timbul penilaian benar-salah.

DIMENSI HUKUM • Pelanggaran dilakukan dalam melakukan kegiatan profesi yang berakibat fatal • Penyidangan dilakukan oleh perangkat hukum • Sangsi yang dikenakan oleh perangkat hukum disesuaikan dengan peraturan perundangan yang berlaku dalam hukum pidana • Menimbulkan dilema bagi profesi yang dianggap suatu ketidak adilan. Profesi mengusulkan agar sangsi dipertimbangkan atas berat dan ringan pelanggaran dan sangsi yang dikenakan hanya sebatas pencabutan kewenangan saja) 5 .

MALPRAKTEK vs KELALAIAN • Kesalahan unsur manusia (human error) • Termasuk dimensi pelanggaran apa? • Perbedaan kedua istilah sering diperdebatkan • Penilaian/ sidang dilakukan oleh siapa? • Perlukah diadakan peradilan independen terhadap profesi dan perangkat hukum serta menggunakan dasar hukum tersendiri? 6 .

MALPRAKTEK • Salah tindak. mengandung unsur kelalaian dalam memilih cara/ jenis tindakan dan kurang sesuai cara melakukannya • Melanggar standar prosedur (sering kali berbeda atau tidak jelas antara satu tempat dengan tempat lain • Ada kalanya merupakan kesengajaan (intentional) • Berakibat kecelakaan 7 . atau melakukan dengan tidak benar/ tidak sesuai.

KELALAIAN (NEGLICENCE) • Kekurang hati-hatian dalam melakukan suatu tindakan • Berakibat kegagalan • Merupakan ketidak sengajaan (culpa) atau kurang teliti 8 .

PENYELESAIAN MASALAH DISIPLIN DAN HUKUM • Dasar penilaian: 1.Penyebab utama (Direct cause) 9 .Tugas dan kewenangan (Duty) 2.Pedoman kerja atau SOP (Direction of duty) 3.Kerusakan atau kerugian (Damages) 4.

Kesesuaian dengan ilmu yang berkembang 3.Tujuan tindakan 10 .• Dasar pertimbangan: 1.Kemampuan dan jenjang pendidikan 4.Ketelitian melakukan pemilihan jenis dan cara tindakan 2.Kondisi klien 5.

PENYELESAIAN DILEMA ETIK 11 .

Prosedur penanganan masalah etik 12 . Kode etik (organisasi profesi) 2.SARANA PENDUKUNG 1. Penjelasan butir kode etik 3. Tim / Komite Etik 4.

2. 4.Tahapan Umum Penyelesaian Kasus Etik 1. 5. Melakukan peninjauan terhadap kejadian Memanggil saksi Mengkaji dan mengidentifikasi pelanggaraan etik yang dilakukan Menetapkan sanksi terhadap pelanggaran atau memberikan rehabilitasi Melakukan pembinaan tentang etik keperawatan 13 . 3.

prosedur penyelesaian kasus etik yang dialami perawat * Menjamin agar semua dokumen.Pelaksanaan Penyelesaian Kasus Etik 1. standar asuhan atau standar khusus yang akan dilaksanakan oleh perawat * Menyempurnakan dokumen yang terkait etik keperawatan: Kode etik. penjabaran/ Penjelasan. standar kode etik dan perangkatnya tersedia disetiap tatanan pelayanan keperawatan 14 . Persiapan dan Pencegahan * Menyempurnakan standar praktek.

• Mengedukasi calon perawat pada fase orientasi perawat baru yang akan bekerja disuatu institusi pelayanan kesehatan/ keperawatan • Memastikan bahwa etik keperawatan merupakan bahan kuliah pada setiap jenjang pendidikan keperawatan • Pendidikan etik keperawatan merupakan salah satu pokok pembahasan pada pendidikan berkelanjutan keperawatan 15 .Persiapan ….

baik di institusi maupun di organisasi profesi agar memenuhi kualifikasi yang dipersyaratkan • • Menjamin agar semua perawat menjadi anggota organisasi profesi (PPNI) untuk memfasilitasi yang bersangkutan agar memiliki pemahaman tentang etik dan atau menyelesaikan masalah etik yang mungkin dihadapinya 16 .Persiapan …. Mempersiapkan perawat yang akan menjadi anggota tim/ komite etik.

Melaksanakan persidangan : .Pelaksanaan …. dan justice) . non maleficience. autonomy.Menetapkan sangsi sesuai ketentuan yang berlaku 17 . 2. bukan hukum dengan melakukan penelaahan terkait dengan etik (tidak melakukan pelanggaran terhadap prinsip etik: beneficence.Memastikan bahwa yang dialami adalah masalah etik.

Mengirimkan kepada atasan dan pimpinan institusi atau organisasi profesi dan yang bersangkutan 18 .Membuat berita acara persidangan dan menyampaikan keputusan dan sanksi yang ditetapkan .Pelaksanaan … .

19 .

Tetapkan anggota kelompok terdiri dari maksimal 9 orang/ kelompok 2.Bacalah secara seksama buku Kode Etik Keperawatan PPNI. Identifikasikan aspek atau hal yang menurut kelompok perlu disempurnakan dan paparkan dengan merujuk pada bab atau pasal yang ada 5. Identifikasikan upaya yang perlu dilakukan agar perawat terhindar dari masalah etik. disiplin dan hukum yang perlu dilakukan 3.TUGAS KELOMPOK 1. 4. Gunakan rujukan dan tuliskan dengan jelas pada bagaian akhir tugas 6. Serahkan tugas dalam bentuk yang rapih untuk 20 memperoleh penilaian .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful