P. 1
Materi 1: Besaran pokok dan turunan

Materi 1: Besaran pokok dan turunan

|Views: 27|Likes:
Besaran pokok dan turunan
Besaran merupakan segala sesuatu yang dapat diukur dan
Besaran pokok dan turunan
Besaran merupakan segala sesuatu yang dapat diukur dan

More info:

Published by: Muhammad Noble Hidayatullah on Sep 29, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/20/2014

pdf

text

original

MATERI 1

Pendahluan
Besaran pokok dan turunan
Besaran merupakan segala sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan dengan angka, misalnya panjang, massa, waktu, luas, berat, volume, kecepatan, dll. Warna, indah, cantik, bukan merupakan besaran karena tidak dapat diukur dan dinyatakan dengan angka. Besaran dibagi menjadi dua yaitu besaran pokok dan besaran turunan. BESARAN POKOK Besaran Pokok adalah besaran yang satuannya telah ditetapkan terlebih dahulu dan tidak diturunkan dari besaran lain. Ada tujuh besaran pokok dalam sistem Satuan Internasional yaitu Panjang, Massa, Waktu, Suhu, Kuat Arus, Jumlah molekul, Intensitas Cahaya. Panjang adalah dimensi suatu benda yang menyatakan jarak antar ujung. Panjang dapat dibagi menjadi tinggi, yaitu jarak vertikal, serta lebar, yaitu jarak dari satu sisi ke sisi yang lain, diukur pada sudut tegak lurus terhadap panjang benda. Dalam ilmu fisika dan teknik, kata “panjang” biasanya digunakan secara sinonim dengan “jarak”, dengan simbol “s” atau “S” (singkatan dari bahasa Inggris Spacing. Bisa juga dengan “l” atau “L” (singkatan dari bahasa Inggris length). Massa adalah sifat fisika dari suatu benda, yang secara umum dapat digunakan untuk mengukur banyaknya materi yang terdapat dalam suatu benda. Massa merupakan konsep utama dalam mekanika klasik dan subyek lain yang berhubungan. Waktu menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (1997) adalah seluruh rangkaian saat ketika proses, perbuatan atau keadaan berada atau berlangsung. Dalam hal ini, skala waktu merupakan interval antara dua buah keadaan/kejadian, atau bisa merupakan lama berlangsungnya suatu kejadian. Tiap masyarakat memilki pandangan yang relatif berbeda

Volume. Dimensi Besaran Dimensi besaran diwakili dengan simbol. selain tujuh besaran pokok yang disebutkan di atas. masysrakat Hindu melihat waktu sebagai sebuah siklus yang terus berulang tanpa akhir. Impuls. lainnya merupakan besaran turunan. Dalam fisika. Momen inersia. Pada zaman dulu. Energi Potensial. T yang mewakili massa (mass). zaman sekarang dan zaman yang akan datang. Berbeda dengan masyarakat Barat. Makin tingginya energi atom-atom penyusun benda. semakin tinggi suhu suatu benda. Arus konvensional didefinisikan sebagai aliran muatan positif. Massa Jenis. Konsep garis lurus tentang waktu diikuti dengan terbentuknya konsep tentang urutan kejadian. misalnya M. Dengan kata lain sejarah manusia dilihat sebagai sebuah proses perjalanan dalam sebuah garis waktu sejak zaman dulu.tentang waktu yang mereka jalani. Usaha. sekalipun kita sekarang tahu bahwa arus listrik itu dihasilkan dari aliran elektron yang bermuatan negatif ke arah yang sebaliknya. Muatan listrik bisa mengalir melalui kabel atau penghantar listrik lainnya. Contoh besaran turunan adalah Berat. Secara mikroskopis. Tekanan. Jumlah molekul Intensitas Cahaya BESARAN TURUNAN Besaran turunan adalah besaran yang satuannya diturunkan dari besaran pokok atau besaran yang didapat dari penggabungan besaran-besaran pokok. Kecepatan. Berat jenis. Energi Kinetik. Sebagai contoh: masyarakat Barat melihat waktu sebagai sebuah garis lurus (linier). panjang (length) dan waktu (time). semakin panas benda tersebut. L. Luas. Gaya. suhu menunjukkan energi yang dimiliki oleh suatu benda. Suhu menunjukkan derajat panas benda. Ada dua macam dimensi yaitu Dimensi Primer dan Dimensi . Daya. dll. Arus listrik adalah banyaknya muatan listrik yang mengalir tiap satuan waktu. Setiap atom dalam suatu benda masing-masing bergerak. makin tinggi suhu benda tersebut. Mudahnya. baik itu dalam bentuk perpindahan maupun gerakan di tempat berupa getaran. Percepatan. Momentum.

Sekunder. demikian juga terdapat Dimensi Primer dan Dimensi Sekunder yang diturunkan dari Dimensi Primer.Dimensi dan besaran pokok Besaran Panjang Massa Waktu Suhu Arus Listrik Intensitas Cahaya Jumlah ZAt Dimensi L M T θ E I A Satuan Meter (m) Kilogram (kg) Second (s) Kelvin (K) Ampere (A) Candela (Cd) mol Sumber : http://www. massa dan waktu.com/dimensi-besaran Manfaat Dimensi dalam Keteknikan antara lain : (1) dapat digunakan untuk membuktikan dua besaran sama atau tidak. Dimensi Primer meliputi M (untuk satuan massa). Dua besaran sama jika keduanya memiliki dimensi yang sama atau keduanya termasuk besaran vektor atau skalar. Sebagaimana terdapat Satuan Besaran Turunan yang diturunkan dari Satuan Besaran Pokok. Dimensi Sekunder adalah dimensi dari semua Besaran Turunan yang dinyatakan dalam Dimensi Primer. Berikut adalah tabel yang menunjukkan dimensi dan satuan tujuh besaran dasar dalam sistem SI. L (untuk satuan panjang) dan T (untuk satuan waktu). Tabel 1.gurumuda. (3) dapat digunakan untuk menurunkan . (2) dapat digunakan untuk menentukan persamaan yang pasti salah atau mungkin benar. Contoh : Dimensi Gaya : M L T-2 atau dimensi Percepatan : L T-2 Catatan : Semua besaran dalam mekanika dapat dinyatakan dengan tiga besaran pokok (Dimensi Primer) yaitu panjang.

misalnya Ek = 1/2 mv2 .37 ini disebut sebagai faktor konversi). Jika besaran berdimensi dipangkatkan. berhubungan dengan standar tertentu (contohnya. dimensi besaran-besaran tersebut juga terkalikan atau terbagi. besaran panjang dapat memiliki satuan meter. Jika besaran-besaran berbeda dimensi terdapat di dalam persamaan dan satu sama lain dibatasi tanda “+” atau “-” atau “=”. kimia dan teknik untuk memahami keadaan fisis yang melibatkan besaran yang berbeda-beda. Sebagai contoh. ketika kita menggunakan rumus A= 2. persamaan tersebut tidak tepat. Tetapi perlu diingat.phi. namun dimensi besaran panjang hanya satu.persamaan suatu besaran fisis jika kesebandingan besaran fisis tersebut dengan besaran-besaran fisis lainnya diketahui. jika suatu besaran fisis memiliki satuan massa dibagi satuan volume namun persamaan hasil penurunan hanya memuat satuan massa. yaitu [A] = L2 dan [2. Satuan dan dimensi suatu variabel fisika adalah dua hal berbeda. kaki. Hal ini disebabkan pada rumus tersebut mungkin terdapat suatu angka atau konstanta yang tidak memiliki dimensi.37 in. Dua satuan yang berbeda dapat dikonversikan satu sama lain (contohnya: 1 m = 39. itu tidak berarti bahwa rumus tersebut benar. Analisis dimensi selalu digunakan untuk memeriksa ketepatan penurunan persamaan. dikurangkan atau disamakan. jika kedua ruas memiliki dimensi yang sama.Phi.r] = L kita dengan cepat dapat menyatakan bahwa rumus tersebut salah karena dimensi kedua ruasnya tidak sama. ANALISIS DIMENSI Analisis dimensi adalah cara yang sering dipakai dalam fisika. dimensi besaran tersebut juga dipangkatkan. Misalnya. yaitu L. Dengan melihat dimensi kedua ruas persamaan. Seringkali kita dapat menentukan bahwa suatu rumus salah hanya dengan melihat dimensi atau satuan dari kedua ruas persamaan. persamaan tersebut harus dikoreksi terlebih dahulu sebelum digunakan. sementara tidak ada faktor konversi antarlambang dimensi. angka 39. di mana 1/2 tidak bisa diperoleh dari analisis dimensi. atau mikrometer). Satuan besaran fisis didefinisikan dengan perjanjian. mil. Jika besaran-besaran berdimensi sama maupun berbeda dikalikan atau dibagi. inci.r untuk menghitung luas. Hanya besaran-besaran berdimensi sama yang dapat saling ditambahkan. .

Oleh karena itu. kita terlebih dahulu menentukan dimensi Kecepatan.Anda harus ingat karena dalam suatu persamaan mungkin muncul angka tanpa dimensi. (d) usaha Anda harus menulis rumus dari besaran turunan yang akan ditentukan dimensinya terlebih dahulu. Contoh Soal : menentukan dimensi suatu besaran Tentukan dimensi dari besaran-besaran berikut ini : (a) volum. misalnya konstanta k. Selanjutnya rumus tersebut diuraikan sampai hanya terdiri dari besaran pokok. di mana Kecepatan adalah hasil bagi Perpindahan dengan Waktu. (b) massa jenis. lebar dan tinggi di mana ketiganya memiliki dimensi panjang. maka angka tersebut diwakili dengan suatu konstanta tanpa dimensi. Dengan demikian Dimensi massa jenis : (c) Persamaan Percepatan adalah hasil bagi Kecepatan (besaran turunan) dengan Waktu. . kemudian dimensi Percepatan. Persamaan Volum adalah hasil kali panjang. Massa memiliki dimensi [M] dan volum memiliki dimensi [L]3. (c) percepatan. yakni [L]. Jawaban : a. Dimensi Volume : (b) Persamaan Massa Jenis adalah hasil bagi massa dan volum. Dengan demikian.

Perubahan Kecepatan (percepatan atau perlambatan) dari A ke B . mAB 4. maka akan dengan mudah untuk menganalisa suatu peritiwa perpindahan dari suatu benda. dan . Percepatan atau perlamabatan dari A ke B .adalah perlambatan Dari konsep dasar diatas maka mucul phenomena-penomena baru : . maka pada benda terjadi : 1. ΔVAB = VB . sedang Gaya adalah hasil kali massa (dimensi = [M]) dengan percepatan (besaran turunan).(d) Persamaan Usaha adalah hasil kali Gaya (besaran Turunan) dan Perpindahan (dimensi = [L]). waktu (tA ke tB ----- ΔtAB = tB – tA) 3.VA 5. Perubahan Tempat (SA ke SB ---- ΔSAB = SB – SA) 2. aAB = ± ΔVAB/ΔtAB Bila hasilnya + . maka Percepatan. Pergerakan massa (tetap) sepanjang dari A ke B. Suatu benda bergerak dari satu tempat A ke tempat B. Dengan Mengetahui dimensi dan besaran besaran. kemudian dimensi Gaya dan terakhir dimensi Usaha. Karena itu kita tentukan dahulu dimensi Percepatan (lihat (c)).

Percepatan yang terjadi pada benda yang bergerak sejauh A – B. selain adanya pengaruh waktu terhadap pergerakan benda. merupakan momentum benda itu. Menempuh jarak sejauh S..1. maka kecepatan V memiliki besaran meter per detik (m/s) 2. dan perubahan jarak. sedangkan variabel yang tidak dapat diprediksi sebagai suatu konstanta adalah waktu. maka dibutuhkan kecepatan dan waktu. VB  V A  SB  SA S AB  V AB  tB  tA t AB ………………………. maka P  m.(3) …………………………. sehingga akan muncul suatu penomena perpindahan energi.a Persamaan (3a) dikenal sebagai gerak Newton.(1) Perubahan yang terjadi selama pergerakan adalah perubahan kecepatan dan perubahan waktu. memberikan arah resultante F . Pada saat pergerakan benda akan mengeluarkan suatu energi. Sehingga a AB  FAB m AB …………………………. (Hukum Newotn II) 3. dan waktu t memiliki besaran second (s). dS   V dt t1 t2 _ ……. Yang perpindahannya terjadi baik secara merambat terhadap benda itu sendiri (bila benda padat) dan yang dikenal sebagai perpindahan .………. Oleh karenanya Momentum adalah sesuatu perubahan yang tidak dipengaruhi oleh kekuatan eksternal. Sehingga persamaan (1) menjadi. Bila Momentum sebagai P.V 4. Kecepatan pergerakan benda V yang membawa massa sebesar m. Sehingga kecepatan suatu benda V bergerak dari suatu tempat A ke tempat B sebesar S akan membutuhkan waktu sebesar t.(3a) Atau F = m..……(2) Bila jarak S memiliki besaran meter (m).

Bilangan nusselt 5. yakni mobil A dan mobil B bergerak dengan kecepatan yang sama. Bilamana hukum II Newton versi momentum digunakan ? (level 1) .Konduksi. baik padat. Perpindahan yang terjadi terhadap benda yang bergerak. Bilangan Grashof Soal-soal /PR: 1. Penomena ini akan berbeda untuk kondisi-kondisi zat tertentu. Kemudian adakalanya benda akan mengalirkan energi dengan memancar (umumnya) gas atau uap yang dikenal sebagai Radiasi 5. Untuk zat cair umumnya terjadi perpindahan massa Difusi dan Konveksi. tentunya akan melibatkan bilangan-bilangan tidak berdimensi dan selalu berinteraksi dengan lingkungan serta kondisi pada saat terjadi perpindahan. Bilangan Reynold 2. Berapakah momentum mobil tersebut ? (level 1) 2. Apakah gaya total memiliki hubungan dengan momentum ? jelaskan (level 1) 4. Seperti : 1. 6. Perpindahan benda yang disebabkan adanya kecepatan yang membawa massa pada benda itu sejauh tertentu. Bilangan staton 4. Atau perpindahannya secara mengalir (untuk benda cair)dikenal sebagai Konveksi. Sebuah mobil bermassa 2000 kg sedang diparkir dipinggir jalan. cair ataupun gas. Bilangan Sherwood 3. Mobil manakah yang memiliki momentum lebih besar ? jelaskan dengan mempertimbangkan berbagai kemungkinan (level 1) 3. maka muncul penomena perpindahan massa. Artinya akan terjadi suatu perpindahn didalam media apa dan kondisi perpindahannya. Keterlibatan lingkungan terhadap benda tersebut akan memberikan pengaruh yang cukup besar. Dua mobil.

2 kg sehingga bola sepak yang pada mulanya diam bergerak dengan kecepatan 10 m/s. Jika selang waktu kontak antara tangan (sarung tinju) dengan tubuh lawannya 2 detik.1 sekon ? (level 2) 10.5.01 sekon. Sebuah batu bermassa 0. Jika kaki cowok tersebut bersentuhan dengan batu selama 2 detik. Apabila kaki abang ronaldinho dan bola sepak bersentuhan selama 0. Setelah 10 detik sepeda motor tersebut bergerak dengan kecepatan 10 m/s. Seorang petinju memukul lawannya dengan gaya impuls sebesar 50 N. berapakah impuls yang dikerjakan petinju tersebut ? (level 2) 9. Abang ronaldinho menendang bola sepak bermassa 0. Sebuah mobil bermassa 2500 kg sedang bergerak dengan kecepatan 20 m/s. Hitung juga percepatan batu tersebut (level 2) . Jika massa sepeda motor dan pengendaranya 200 kg. Berapakah momentum mobil tersebut ? (level 2) 7. tentukan besar gaya impuls. Bagaimana hubungan antara momentum dan impuls ? (level 1) 6. berapakah gaya total yang bekerja pada sepeda motor tersebut ? (level 2) 8. Seorang cowok yang sedang pusing karena diputus pacar menendang batu tersebut hingga batu bergerak dengan kecepatan 5 m/s. Bagaimana jika selang waktu kontak antara kaki abang ronaldinho dan bola sepak 0. tentukan besar gaya impuls.2 kg mula-mula diam. Sebuah sepeda motor mula-mula diam.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->