P. 1
KOLOID

KOLOID

|Views: 221|Likes:
Published by Tyas D Arini
Koloid
Koloid

More info:

Published by: Tyas D Arini on Sep 29, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/27/2014

pdf

text

original

KOLOID

Pada pelajaran kelas 1 kita mengenal campuran homogen dan campuran heterogen. Campuran homogen yaitu campuran yang tidak dapat dibedakan antara zat terlarut dan zat pelarutnya. Sedangkan campuran heterogen yaitu campuran yang masih dapat dibedakan antara zat terlarut dan zat pelarutnya. Campuran homogen sering dikenal dengan nama larutan sejati sedangkan campuran heterogen dibedakab menjadi dua yaitu koloid dan suspense kasar. Contoh larutan sejati adalah larutan cuka, air laut, dan larutan alkohol dalam air. Contoh koloid adalah asap, kabut, cat dan mentega. Contoh Suspensi adalah campuran tepung beras dalam air, campuran kopi dalam air, dan campuran lumpur dalam air. Perbedaan antara ketiganya disajikan dalam table berikut. Larutan sejati - Homogen, tidak dapat dibedakan meskipun dengan memakai mikroskop ultra - Jernih - Satu fase - Tidak dapat disaring Stabil (tidak memisah) Diameter partikel < 10-7 cm Dapat meneruskan cahaya Koloid Tampak homogen, tetapi jika dilihat dengan mikroskop ultra tampak heterogen Tidak jernih Dua fase Dapat disaring dengan kertas saring ultra Umumnya stabil Diameter parikel 10-7 – 10-5 cm Dapat menghamburkan cahaya Suspensi kasar - Heterogen

-

-

-

-

-

Tidak jernih Dua fase Dapat disaring dengan kertas saring biasa Tidak stabil Diameter parikel > 10-5 cm Dapat memantulkan cahaya

agar – agar. semir padat. kanji. perlu diketahui bahwa campuran gas dengan gas tidak membentuk sistem koloid karena semua gas akan bercampur homogen. ombak dan limun. Aerosol padat Asap. Fase terdispersi maupun medium pendispersi dalam suatu sistem koloid dapat berupa gas. . perunggu. Perbedaan kedua jenis koloid tersebut terletak pada jenis fase terdispersi dan medium pendispersinya. debu di udara. dan lem cair. air lumpur. awan. lotion. krim kocok. minyak ikan. opal. Emulsi padat Keju. putih telur. nasi. Sol (gel) Sol emas. dan buangan knalpot. Namun. Buih padat atau Batu apung. cat. sol belerang. pengeras rambut dan obat semprot. kaca berwarna. tanah. Lalu apa yang membedakan keduanya sehingga keduanya memiliki sifat yang berbeda. Emulsi cair Susu. tinta. gelas warna. mutiara. dan lem padat. protoplasma. dan mayones. semir cair. Aerosol cair Kabut. dan kuningan. Sol padat Paduan logam. jeli. lava dan busa padat biscuit. Berdasarkan fase terdispersi dan medium pendispersi sistem koloid dibedakan menjadi 8 macam koloid seperti pada tabel dibawah ini. sistem koloid dapat terbagi menjadi beberapa jenis. atau padat. karet busa. cair. permata. No 1 2 3 4 5 6 Padat Padat 7 Padat 8 Padat Gas Cair Fase Terdispersi Gas Gas Cair Cair Cair Medium Pendispersi Cair Padat Gas Cair Padat Nama Koloid Buih atau busa Contoh Buih sabun/ sampho/ detergen. selai. intan.Sistem Koloid Telah dijelaskan bahwa asap dan kabut termasuk koloid. Berdasarkan medium pendispersi ataupun fase terdispersi. lateks. es krim. santan. mentega.

No 1 2 3 4 5 6 7 8 Nama sistem koloid Emulsi … … … … … Busa … Fase terdispersi … … Padat … … Padat … Gas Medium pendispersi … … Cair … … Padat … Padat … Kabut … Mentega Debu … … … Contoh 9) gelas berwarna 10) mutiara 11) limun 12) asap 13) karet busa 14) buangan knalpot 15) batu apung 4. c. Sebutkan macam – macam koloid berdasarkan wujud fase terdispersi dan medium pendispersinya. Dalam bebagai industry ada kecendrungan untuk membuat produk dalam bentuk koloid. b. a. koloid. Sebutkan perbedaan sifat antara ketiganya. 2. Dalam sistem dispersi dikenal dengan 3 jenis campuran. Berilah masing – masing 3 contoh. Lengkapilah daftar berikut ini. yaitu larutan sejati. Mengapa produk – produk yang dihasilkan oleh industry – industry tersebut harus berupa koloid dan bukan jenis campuran yang lain. misalnya larutan ataupun suspensi kasar? Jelaskan jawaban kalian! . Kelompokkan sistem koloid berikut menurut jenisnya. b. Berilah contoh dari masing – masing jenis campuran. 1) susu 2) cat 3) ombak 4) obat semprot 5) putih telur 6) semir padat 7) perunggu 8) debu di udara 3.Soal – soal latihan 1. a. dan suspense. Jelaskan apa yang dimaksud dari masing – masing jenis campuran tersebut.

Sifat – Sifat Koloid Beberapa sifat koloid yang penting untuk diketahui adalah efek tyndall dan gerak brown. Efek Tyndall dan Gerak Brown a. atau berkabut akan tampak jelas. Adanya muatan listrik pada koloid dapat dijelaskan dengan elektroforesis. Elektroforesis Elektroforesis adalah pergerakan partikel koloid di bawah pengaruh medan listrik. Sorot lampu mobil pada malam hari yang berdebu. serta dialysis. koagulasi. Berkas sinar matahari yang melalui celah daun pepohonan pada pagi hari yang berkabut akan tampak jelas. 2. Sorot lampu proyektor di gedung bioskop akan tampak jelas ketika ada asap rokok. Gerak brown akan semakin cepat jika ukuran partikel koloid semakin kecil. Kestabilan sistem koloid disebabkan adanya muatan listrik pada . Berikut ini akan dijelaskan satu persatu sifat tersebut. Gerak Brown Gerak Brown adalah gerak acak partikel koloid dalam medium pendispersinya. berasap. gerak ini ditemukan oleh Robert Brown. Contohnya sebagai berikut. Efek ini mula – mula diterangkan oleh John Tyndall (1830 – 1893) ahli fisika berkebangsaan inggris. 1. awan dan kabut menghamburkan cahaya matahari yang melaluinya. adsorpsi. b. Di lingkungan sekitar kita sering terjadi Efek Tyndall. Gerak Brown pada sistem koloid menyebabkan partikel – partikel koloid tersebar merata dalam medium pendispersinya dan tidak memisah meskipun didiamkan (stabil). Terjadinya warna biru dilangit pada siang hari akibat partikel – partikel koloid yang berupa debu. Muatan Listrik pada Partikel Koloid a. dan juga adanya koloid liofil dan koloid liofob. Efek Tyndall Efek Tyndall adalah peristiwa penghamburan cahaya oleh partikel koloid. Gerak Brown terjadi karena adanya tumbukan yang tidak seimbang antara molekul – molekul medium terhadap partikel koloid. Partikel – partikel koloid dapat bermuatan listrik karena terjadinya penyerapan ion pada permukaan koloid. koloid pelindung.

3) Pencelupan serat wol. dengan tanah diatome dan arang tulang. selain karena adanya gerak brown. 2) Penjernihan air keruh dengan tawas (Al2(SO4)3). Hal ini dilakukan dengan cara memasukkan dua batang elektroda ke dalam sistem koloid dan menghubungkannya dengan sumber arus searah. b. kapas atau sutra. Proses – proses yang memanfaatkan sifat koagulasi koloid.permukaan partikel koloid. 2) Proses penjernihan air dengan tawas 3) Proses yang dilakukan ion Al3+ atau Fe3 pada penetralan albuminoid yang terkandung dalam darah sehingga terjadi penggumpalan yang dapat menutupi luka. sebagai berikut. Partikel koloid mampu mengadsorpsi ion positif dan negatif sehingga partikel koloid menjadi bermuatan listrik. Hal – hal yang dapat menyebabkan koloid hilang kestabilannya adalah karena dialirkan arus listrik dengan rentang waktu yang cukup lama dan karena ditambahkan zat elektrolit yang dapat menyerap ion pada permukaan koloid. Contoh pemanfaatan adsorpsi koloid sebagai berikut. . 1) Proses pengolahan karet dari bahan lateks. misalnya pada masker gas. Koagulasi Koagulasi atau pengumpalan adalah peristiwa pengendapan partikel – partikel koloid sehingga fase terdispersi terpisah dari medium pendispersinya. Pada peristiwa elektroforesis partikel koloid akan dinetralkan muatannya dan digumpalkan pada elektroda. 5) Penjernihan air tebu pada pembuatan gula pasir. 4) Proses terjadinya delta di muara. 4) Adsorpsi gas oleh zat padat. Zat yang diserap disebut fase terserap dan zat yang menyerap disebut adsorpen. Peristiwa adsorpsi disebabkan karena gaya tarik molekul – molekul pada permukaan adsorpen. Adsorpsi Adsorpsi adalah proses penyerapan suatu zat di permukaan zat lain. c. Koagulasi disebabkan oleh hilangnya kestabilan untuk mempertahankan partikel – partikel agar tetap tersebar di dalam medium pendispersinya. 1) Penyembuhan sakit perut yang disebabkan oleh bakteri pathogen dengan serbuk karbon atau norit.

Berdasarkan sifat adsorpsinya. 3) Larutan gom digunakan untuk melindungi partikel – pertikel karbon dalam tinta gambar. seperti perkamen. selofan. Koloid pelindung membentuk lapisan di sekeliling partikel koloid lain sehingga melindungi muatan koloid tersebut> Contoh koloid pelindung sebagai berikut. Koloid Pelindung Koloid pelindung adalah koloid yang bersifat melindungi koloid lain supaya tidak mengalami koagulasi. sol dibedakan menjadi dua jenis yaitu sol liofil dan sol liofob. Dialisis Dialisis adalah cara mengurangi ion – ion pengganggu yang terdapat dalam sistem koloid dengan menggunakan selaput semipermeabel. Karena ion – ion atau molekul dalam larutan memiliki ukuran lebih kecil dari partikel koloid. Dispersi koloid dimasukkan dalam kantong yang terbuat dari membrane semipermeabel. 3. 4) Gelatin merupakan pelindung yang mencegah pembentukan kristal besar es atau gula pada pembuatan es krim. Prinsip kerja dalam proses dialysis sebagai berikut.5) Proses penggumpalan debu atau asap yang berasal dari pabrik atau industry dengan menggunakan alat koagulasi listrik (Cottrel). Sehingga partikel koloid akan tetap berada dalam kantong membrane. e. 1) Kasein di dalam susu melindungi minyak atau lemak. 2) Lesitin merupakan pelindung yang menstabilkan butiran – butiran halus air di dalam magarin. Sedangkan sol liofob merupakan sol yang fase terdispersinya tidak dapat . Prinsip dialysis saat ini digunakan sebagai proses cuci darah pada penderita gagal ginjal yang dikenal sebagai blood dialysis. d. Koloid Liofil dan Koloid Liofob Koloid liofil dan koloid liofob merupakan jenis sistem koloid yang terbentuk sol. Sol liofil merupakan jenis sol yang fase terdispersinya dapat mengikat atau menarik medium pendispersinya. ion – ion atau molekul tersebut dapat melalui membrane lebih cepat daripada partikel koloid. Sol merupakan sistem koloid dengan fase terdispersi padat dan medium pendispersi cair. dan sebagainya.

Jelaskan mengapa dikatakan bahwa efek Tyndall merupakan sifat khas yang membedakan sistem koloid dengan larutan. Terangkan dengan singkat dan jelas mengenai terjadinya peristiwa – peristiwa berikut. langit berwarna hitam. b. Mengapa pada siang hari. Contoh sol liofob adalah sol emas. Jelaskan dengan singkat peristiwa – peristiwa tersebut lengkap dengan contohnya. Mengapa partikel koloid bermuatan listrik? b. Sebutkan adanya efek Tyndall dalam kehidupan sehari – hari! 3. a. Salah satu sifat khas dari partikel koloid adalah adanya efek Tyndall pada partikel tersebut. Berikut dijelaskan perbedaan antara sol liofil dan sol liofob. Mengapa partikel koloid bersifat stabil? . Contoh sol liofil adalah sol AgCl dan sol CaCO3. 4. Salah satu sifat partikel koloid adalah bermuatan listrik. Soal – Soal Latihan 1. 5.mengikat atau menarik medium pendispersinya. Sol liofil Stabil Kekentalan tinggi Kurang menunjukan efek Tyndall Dibuat dengan cara Dispersi Kurang stabil Kekentalan kurang Efek Tyndall jelas Dibuat dengan cara kondensasi Sol liofob Penambahan elektrolit kurang berpengaruh Penambahan elektrolit akan mengendapkan terhadap pengendapan . di dalam rumah cukup terang meskipun tidak secara langsung disinari cahaya matahari? b. Jelaskan dengan singkat dan jelas kondisi – kondisi berikut ini. Para antariksawan yang kembali dari bulan menceritakan bahwa pada siang hari jika dilihat dari permukaan bulan. a. Jelaskan apa nyang dimaksud dengan gerak Brown pada partikel koloid dan pengaruhnya terhadap sistem koloid dan juga penyebabnya. Mengapa kita yang ada di bumi melihat langit berwarna biru? 2. a. Adanya muatan listrik pada partikel koloid tersebut menyebabkan partikel koloid mampu menunjukan beberapa peristiwa.

10. Berilah contoh emulsi air – minyak atau air – lemak yang distabilkan oleh koloid pelindung. Jelaskan apa yang dimaksud dengan koloid liofil dan koloid liofob dan bandingkan sifat antara keduanya. Mengapa sol liofil lebih stabil daripada sol liofob? jelaskan! . 9. Jelaskan hubungan antara sifat sistem koloid pada deodorant yang mengandung tawas dengan kegunannya untuk menghilangkan bau badan. 8. Jelaskan tentang prinsip pengolahan air bersih secara sederhana.6. 7. Dalam tiap contoh namailah koloid pelindungnya dan uraikan bagaimana kestabilan itu diperoleh.

Selain itu sol belerang dapat juga dibuat dengan mengalirkan gas H2S ke dalam larutan H2O2. reaksi redoks dan reaksi pemindahan. misalnya pada pembuatan sol Fe(OH)3. Contoh: Sol belerang dapat dibuat dengan mengalirkan gas H2S ke dalam larutan SO2. Reaksinya: FeCl3(aq) + H2O(l) → Fe(OH)3(s) + 3HCl(aq) 3) Reaksi Redoks Reaksi redoks adalahreaksi yang disertai dengan perubahan bilangan oksidasi.Pembuatan Koloid Larutan koloid dapat dibuat menurut dua cara. a. Fe3+ akan mengalami reaksi hidrolisis menjadi Fe(OH)3. Sol Fe(OH)3 dibuat dengan menambahkan larutan FeCl3 ke dalam air mendidih. reaksi hidrolisis. . Reaksinya: AgNO3(aq) + HCl(aq) → AgCl(s) + HNO3(aq) Tuliskan reaksi antara AgNO3(aq) dengan NaCl(aq)! 2) Reaksi Hidrolisis Hidrolisis adalah peristiwa terjadinya reaksi antara garam dengan air. Cara Kondensasi Pembuatan sistem koloid dengan cara kondensasi yaitu suatu cara pembuatan koloid dengan mengubah partikel – partikel larutan sejati yang terdiri atas molekul – molekul atau ion – ion menjadi partikel koloid. 1) Reaksi Pengendapan Caranya dua buah larutan elektrolit encer dicampurkan sehingga menghasilkan endapan yang berukuran koloid. yaitu cara kondensasi dan cara dispersi Kondensasi Partikel Larutan Sejati Partikel Koloid Dispersi Partikel Suspensi Kasar 1. Cara kondensasi dapat dilakukan dengan dua cara yaitu cara kimia dan cara fisika. Cara Kimia Merupakan pembentukan partikel koloid dari partikel larutan sejati melalui reaksi kimia seperti reaksi pengendapan. Contoh: Sol AgCl dapat dibuat dengan mencampurkan larutan AgNO3 encer dengan larutan HCl encer atau NaCl encer.

. Belerang yang terbentuk akan membesar sampai mencapai ukuran partikel koloid Reaksinya: Na2S2O3(aq) + 2HCl(aq) → 2NaCl(aq) + H2SO3(aq) + S(s) b. Contoh cara mekanik adalah sol belerang dapat dibuat dengan menumbuk dan menggerus butir – butir belerang yang dicampur dengan kristal gula pasir.Reaksinya: 2H2S(g) + SO2(aq) → 3S(s) + 2H2O Tuliskan reaksi kimia antara H2S(g) dengan H2O2(aq)! 4) Reaksi Pemindahan Apabila ke dalam larutan Na2S2O3 ditambahkan larutan HCl. Kemudian larutan jenuh yang terjadi diteteskan ke dalam air sedikit demi sedikit. Bila perlu ditambahkan zat pemantap ( stabilizer) untuk mencegah penggumpalan kembali. Cara Fisika 1) Pendinginan Kelarutan suatu zat sebanding dengan suhu sehingga pendinginan dapat menggumpalkan menjadi koloid. Cara Dispersi Koloid yang berasal dari suspensi kasar dapat dibuat dengan cara dispersi. 3) Penggantian Pelarut Sol belerang dalam air dapat dibuat dengan melarutkan belerang ke dalam alkohol. Cara Mekanik Pembuatan sistem koloid dengan cara penggerusan zat padat sehingga halus kemudian didispersikan ke dalam medium pendispersi. Pembuatan koloid secara dispersi dapat dilakukan sebagai berikut. mentega sering ditambahkan zat pemantap. a. ke dalam larutan tersebut akan terbentuk partikel – partikel yang berukuran koloid. tinta. 2) Pengembuanan Uap Uap raksa yang dialirkan melalui air dingin dapat membentuk sol raksa. 2. Pada pembuatan cat.

Cara Homogenisasi Pembuatan koloid jenis emulsi dapat dilakukan dengan cara homogenisasi. Jelaskan pembuatan koloid dengan cara mekanik! 7. Jelaskan mengapa dalam pembuatan koloid cara mekanik perlu ditambahkan zat pemantap? 8. d. Cara Busur Bredig Pembuatan partikel koloid dengan cara busur Bredig. yaitu partikel – partikel fase terdispersi dibuat dengan menggunakan loncatan bunga api. Sebagai contoh penyemprotan parfum. insektisida dan sebagainya. Dan koloid jenis apa yang menggunakan cara ini! . Soal – soal Latihan 1. c. Contohnya pembuatan sol emas dan sol platina.b. Bagaimanakah cara pembuatan koloid melalui reaksi hidrolisis? 3. Cara ini dilakukan dengan menyemprotkan cairan menggunakan alat atomizer (pengatom) atau dengan sprayer untuk membentuk aerosol. Contoh cara homogenisasi adalah dalam proses pembuatan susu. yaitu suatu cara yang digunakan untuk membuat suatu zat homogen dan berukuran koloid. Tuliskan persamaan reaksi pada pembuatan sol belerang! 5. Jelaskan pembuatan koloid dengan cara homogenisasi. Apakah yang dimaksud dengan kondensasi? 2. Jelaskan cara pembuatan sol AgCl! 4. Contohnya: endapan Al(OH)3 yang terdapat dalam air jika ditambah larutan AlCl3 akan berubah menjadi sol Al(OH)3. Pembentukan partikel koloid dapat juga dilakukan dengan cara dispersi dalam gas. Jelaskan pembuatan partikel koloid dengan cara Busur Bredig! 10. Cara Peptisasi Pembuatan sistem koloid dengan memecah molekul besar menjadi molekul yang lebih kecil dengan menambahkan zat kimia berupa zat elektrolit yang mengandung ion sejenis atau dengan menghilangkan ion – ion elektrolit yang menyebabkan pengendapan. Cara ini biasanya digunakan dalam pembuatan sol logam. Jelaskan cara pembuatan contoh sol belerang dengan cara mekanik! 9. Sebutkan cara fisika yang dilakukan untuk melakukan kondensasi! 6.

Koloid yang fase terdispersinya gas adalah… a. Memantulkan cahaya c. 3. Kabut c. Cair dalam cair e. Mutiara termasuk jenis koloid… a. e. Tidak stabil 2. Padat dalam cair b. Sol agar – agar dibuat dengan memasukkan serbuk agar – agar ke dalam air panas. b. Pembuatan koloid dibawah ini yang termasuk cara kondensasi adalah… a. Peristiwa penjernihan air dengan tawas berkaitan dengan sifat koloid… d. Sol As2O3 dibuat dengan mengalirkan gas H2S ke dalam larutan As2O3. Elektroforesis c. Sol Al(OH)3 dibuat dengan menambahkan larutan AgCl3 ke dalam endapan Al(OH)3 c. Cair dalam padat c. Dapat mengadsorpsi ion b. Adsorpsi d.EVALUASI 1. Gerak Brown e. Gas dalam padat 4. Mutiara b. Awan 5. Pendingin b. Ukuran partikelnya< 10-7 e. Efek Tyndall e. hal ini karena sifat koloid berikut… a. Efek Tyndall e. Pemisah e. Koagulasi 7. Gel agar – agar yang ditambahkan pada pembuatan es krim berfungsi sebagai koloid… a. Padat dalam gas d. Satu fase . Cahaya dapat terlihat bila melalui sistem koloid. Pengion d. Dialisis d. Pelindung c. Busa d. Sol emas dibuat dengan melompatkan bunga api listrik dari electron Au dalam air d. Elektroforesis d. Sol belerang dibuat dengan mencampurkan serbuk belerang dengan gula kemudian dimasukkan ke dalam air. Asap e. Pemecah 6. Gerak Brown b. Berikut ini yang merupakan sifat koloid adalah… a.

Pembuatan sol Fe(OH)3 dilakukan dengan cara… a. 2 dan 4 d. gas dalam cair d. Awan c. Susu 12. Hidrolisis d. Air susu merupakan sistem dispersi… a. Sistem koloid di bawah ini yang termasuk golongan aerosol adalah… d. Reaksi redoks 11. Zat berikut yang bukan merupakan sistem koloid adalah… a. Contoh koloid yang medium pendispersinya padat dan fase terdispersinya cair adalah… a. Zat padat dalam cair b. Batu apung . Elektroforesis e. Peristiwa berikut. Asap b. Mutiara e. Kabut c. 2 dan 3 e. Darah b. Hidrolisis e.c. Zat cair dalam gas 14. Prinsip cuci darah bagi penderita gagal ginjal dilakukan berdasarkan… a. 2) Pemurnian gula pasir 3) Penyembuhan sakit perut oleh norit 4) Penjernihan air Merupakan contoh peristiwa koagulasi koloid. Zat cair dalam cair c. Elektrolisis b. Bensin e. Peptisasi 13. 1) Pembentukan delta pada muara sungai. 1 dan 3 c. Koagulasi 8. 1 dan 2 b. Dekomposisi d. Zat padat dalam padat e. kecuali… a. 1 dan 4 10.agar d.agar 9. Agar . Peptisasi c. Dialisis c. Mekanik b. Agar .

Koloid bersifat homogen sedangkan suspensi bersifat heterogen b. 1 dan 2 b. Batu apung . Gaya gravitasi b. Embun d. Buih d. Contoh koloid di bawah ini termasuk koloid padat dalam gas adalah… a. Koloid stabil sedangkan suspensi tidak stabil d. Koloid menghamburkan cahaya sedangkan suspensi meneruskan cahaya c. Gerak Brown terjadi karena… a. Buih sabun e. Asap b. Tolak menolak antar partikel koloid yang bermuatan sama c. tarik menarik antara partikel koloiud yang berbeda muatan d. 2 dan 3 e. Koloid transparan sedangkan suspensi keruh 18. Tinta 15. Kabut b. 1) sol Al(OH)3 dari larutan aluminium klorida dan endapan Al(OH)3 2) sol Fe(OH)3 dari larutan besi (III) klorida dan air mendidih 3) sol belerang dari hidrogen sulfida dan gas belerang dioksida 4) tinta dari karbon Yang termasuk pembuatan koloid secara dispersi adalah… a. Susu b. Salah satu perbedaan koloid dengan suspensi adalah… a. Gel e. Gabus 16. Sistem koloid yang fase terdispersinya padat dan medium pendispersinya gas adalah… a. Tumbukan antara partikel Medium 17. Batu apung d. 1 dan 3 c. Kabut c.a. Berikut ini merupakan pembuatan koloid. Kabut c. Tumbukan antar partikel koloid e. Koloid dua fase sedangkan suspensi satu fase e. 2 dan 4 d. Buih e. 1 dan 4 19.

Gelatin c. Protein dalam minyak e. gas – gas c. cair . Kelebihan elektrolit dalam suatu dispersi koloid biasanya dihilangkan dengan cara… a. Elektrolisis b. Lemak dalam air d. cair. padat . Kombinasi yang tidak mungkin menghasilkan sistem koloid adalah… a. gas b. Contoh emulsi yang dijumpai dalam kehidupan sehari – hari adalah… a. a. Susu c. 21. padat . Salah satu contoh koloid yang tergolong liofil adalah… a. Minyak dalam air b. Kabut d. Pembuatan koloid berikut yang tergolong cara dispersi adalah… a. Dekantasi e.cair d. cair. Margarin adalah suatu emulsi dari… a.padat e. Pembuatan AgCl dengan mereaksikan larutan AgNO3 encer dengan larutan NaCl encer. Pembuatan sol belerang dengan dialiri gas H2S dalam larutan SO2 b. Sabun b. Presipitasi d. Batu apung . padat d. Fase terdispersi dan medium pendispersi pada buih berturut – turut adalah…. gas – cair b.agar e. gas. Pembuatan sol Fe(OH)3 dengan diberi FeCl3 dalam air endidih e. Embun e. cair d.c. cair – cair 26. Agar . Elektroforesis c. Selai b. Asap 22. Asap 20. Air dalam protein 25. Pembuatan kanji dengan menambahkan amilum c. Pembuatan sol emas dengan mereduksi larutan garam emas d. Asap 23. Air dalam minyak c. padat e. Dialisis 24.

Larutan garam d. Gejala atau proses yang paling tidak ada kaitannya dengan sistem koloid adalah… a. Air es c. Elektrolisis d. Emulsi 28.c. Sol e. Emulsi e. Kristalisasi b. Destilasi e. Suatu emulsi akan terjadi jika kedua campuran ini dikocok dan ditambahkan… a. Dialisis d. Ultra Mikroskop c. gas. Buih c. Air sabun 30. Air panas b. Gel b. Bila minyak kelapa dicampurkan dengan air akan terjadi dua lapisan yang tidak saling melarut. Larutan koloid dimurnikan dengan cara… a. Sistem koloid yang dibentuk dengan mendispersikan partikel zat padat ke dalam zat cair disebut… a. Aerosol SELAMAT BEKERJA . Penguapan d. Minyak tanah e. Dialisis c. Efek Tyndall b. Koagulasi 29. cair 27.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->