Irawan Bangkit S Coco Ranly F

Menurut searle tindak tutur dibagi 3 : Tindak Lokusi Tindak Ilokusi Tindak Perlokusi .

tindak mengucapkan sesuatu dengan kata dan makna kalimat sesuai dengan makna kata itu. Tidak tutur lokusi adalah tindak tutur yang dimaksudkan untuk menyatakan sesuatu. bukan mempermasalahkan maksud atau fungsi tuturan itu .  Fokus lokusi adalah makna tuturan yang diucapkan.

“Bangkit joue le guitar”. “je suis fatigué” Penutur tuturan ini tidak merujuk kepada maksud tertentu kepada mitra tutur. tanpa bermaksud meminta untuk diperhatikan dengan cara misalnya dipijit oleh si mitra tutur. . Penutur hanya mengungkapkan keadaannya yang tengah dialami saat itu 2.Contoh : 1. Kalimat ini dituturkan semata-mata untuk menginformasikan sesuatu tanpa tendensi untuk melakukan sesuatu apalagi untuk memengaruhi lawan tuturnya. Tuturan ini bermakna bahwa si penutur sedang dalam keadaan lelah yang teramat sangat.

c’est facile! “ 2. Tindak ilokusi adalah tindak tutur yang berfungsi untuk mengatakan atau menginformasikan sesuatu dan dipergunakan untuk melakukan sesuatu. “ Vous connaissez Bali? “ . “La Grammaire.  Contoh : 1.

atau untuk mengetahui minat mitra tutur terhadap tipetipe musik dsb. voulez-vous l'emprunter?“ Tuturan perlokusi diatas berfungsi sebagai “penawaran”.  Contoh : “ J'ai un CD de Michel Jackson. . Tindak perlokusi adalah tindak tutur yang pengutaraannya dimaksudkan untuk mempengaruhi mitra tutur. Kalimat ini digunakan penutur sebagai usaha untuk memberikan kesan baik kepada mitra tutur. untuk menunjukkan sikap yang sangat bersahabat.

Pencetus teori tindak tutur. . Searle membagi tindak tutur ilokusi berdasarkan tujuan tindakan pandangan penutur menjadi lima kategori : 1. Direktif Tindak tutur direktif adalah tindak tutur yang dimaksudkan penuturnya agar mitra tutur melakukan tindakan sesuai apa yang disebutkan di dalam tuturannya Contoh : “écrivez une lettre à vos parents”. Representatif Representatif merupakan tindak tutur yang mengikat penuturnya kepada kebenaran atas hal yang dikatakannya Contoh : “Agnes Monica est une actrise de talent” 2.

 Fungsinya adalah mengungkapkan atau mengutarakan sikap psikologis penutur terhadap keadaan yang tersirat dalam ilokusi. misalnya tuturan mengucapkan terima kasih. Tindak tutur ekspresif adalah tindak tutur yang dimaksudkan penuturnya agar tuturannya diartikan sebagai evaluasi tentang hal yang disebutkan dalam tuturan itu. mengucapkan selamat.3. menyanjung. meyalahkan. Ekspresif  Tindak tutur ini disebut juga dengan tindak tutur evaluatif. Contoh  “ Nous sommes ravis d’apprendre la naissance de votre petite fille” ( Kami sangat senang mendengar kelahiran putrid kecil anda)  “Félicitation pour l’arrivée de votre petite fille” (Selamat atas kehadiran putri kecil anda) . dan mengkritik. memuji. mengeluh.

menyatakan kesanggupan. misalnya bersumpah(jurer). Komisif Tindak tutur komisif adalah tindak tutur yang mengikat penuturnya untuk melaksanakan segala hal yang disebutkan dalam ujarannya. je viendrai à votre exposition de peinture “ . mengancam (menacer).4. Contoh : ” Demain. berjanji (promettre).

menggolongkan (classer). melarang (interdire). . mengizinkan (permettre). Contoh :  “Maman ne me donne pas la nourriture. keadaan.5.” (membatalkan)  “Mon père m’a pardonné.” (memaafkan)  “J'ai décidé d'aller à Paris. Deklarasi Tindak tutur deklarasi merupakan tindak tutur yang dimaksudkan penuturnya utuk menciptakan hal (status. membatalkan (annuler). mengabulkan.” (memutuskan). dan sebagainya) yang baru  Beberapa yang termasuk ke dalam jenis tuutran ini adalah tuturan dengan maksud mengesankan. mengampuni. memutuskan (décider). memaafkan (pardonner).

langsung “J’ai vu 5 personnes dans la classe” “Il y avait beaucoup de nouriture dans votre garde-manger” bentuk Tidak langsung Literal makna Tidak literal “Agnes a une voix douce” “Vous avez une bone voix” .

Bila tindak tutur langsung dan tidak langsung disinggungkan dengan tindak tutur literal dan tindak tutur tidak literal Tindak Tutur Langsung Literal Tindak Tutur Tidak Langsung Literal Tindak Tutur Langsung Tidak Literal Tindak Tutur Tidak Langsung Tidak Literal .