P. 1
administrasi-perbandingan

administrasi-perbandingan

|Views: 579|Likes:
Public Administration
Public Administration

More info:

Published by: Rozary 'Ojha' Nur Iman on Sep 30, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/24/2015

pdf

text

original

1

ADMINISTRASI NEGARA PERBANDINGAN
( DIPETIK/DISALIN DARI BUKU ADMINISTRASI NEGARA PERBANDINGAN Drs. SUKARNA
PENERBIT PT. CITRA ADITYA BAKTI, BANDUNG,CETAKAN IV, 1990 )

DI KULIAHKAN PADA STISIP MARGARANA TABANAN OLEH DOSEN Drs. I NYOMAN SATIANA, M.Si

2

ADMINISTRASI NEGARA PERBANDINGAN
( Disalin/dipetik dari buku Administrasi Negara Perbandingan, Drs. Sukarna, Cetakan IV, 1990)

YANG MENJADI THEMA DALAM ADMINISTRASI NEGARA PERBANDINGAN IALAH DUA HAL YAITU 1. ADMINISTRASI NEGARA ITU SENDIRI, DAN 2. PERBANDINGAN DENGAN NEGARA LAIN MENGINGAT PULA PENDEKATAN TERHADAP ADMINISTRASI NEGARA ITU BERBEDA-BEDA, MELAHIRKAN HASIL PANDANGAN YANG BERBEDA. DENGAN ADANYA PERBEDAAN ITU, MAKA LAHIRLAH PERBANDINGAN. ARTINYA SUATU PERBANDINGAN TIDAK AKAN ADA KALAU TIDAK ADA PERBEDAAN. Administrasi Negara yang akan diperbandingkan dalam perkuliahan ini akan dibatasi yaitu : 1. Amerika Serikat 2. Uni Suvyet 3. Perancis 4. Yordania 5. Jepang. dan akan sedikit disinggung : Saudi Arabia, Inggris, serta Administrasi Negara Indonesia. KEGUNAAN MEMPELAJARI ADMINISTRASI NEGARA PERBANDINGAN : 1. 2. 3. 4. 5. Untuk mencari perbendaan-perbedaan yang terdapat dalam administrasi Negara masing-masing. Untuk mencari administrasi Negara mana yang paling effektif dapat mencapai tujuannya. Untuk mencari sistim yang paling tepat dapat digunakan untuk menjalankan kebijaksanaan Negara. Untuk memperoleh gambaran yang menyeluruh tentang kebaikan dan keburukan masing-masing Administrasi Negara. Untuk mencari metode guna memperbaiki kesalahan atau kelemahan dalam Administrasi Negara sendiri.

3 6. 7. Untuk mencari alat analisa mengapa Administrasi Negara yang satu berhasil dan Administrasi Negara yang lainnya mengalami kegagalan. Untuk memperoleh bahan-bahan kepentingan study lebih lanjut.

BEBERAPA PENDEKATAN ADMINISTRASI NEGARA : 1. PENDEKATAN FALSAFAH 2. PENDEKATAN POLITIK 3. PENDEKATAN SISTIM 4. PENDEKATAN ADMINISTRASI DAN KONSTITUSI AD. 1. PENDEKATAN FALSAFAH a. Amerika Serikat, Perancis, dan jepang, berdasarkan Falsafah Liberalisme. b. Uni Sovyet, berdasarkan Komunisme. c. Yordania berdasarkan Islam. d. Indonesia berdasarkan Pancasila. • Liberalisme. Leonard T. Hobhouse, dalam bukunya “Liberalism” mengemukakan prinsip-prinsip Liberalisme sbb : 1. Kebebasan/kemerdekaan warga Negara. 2. Kebebasan pajak dalam arti tidak ada pajak tanpa undang-undang. 3. Kebebasan pribadi dalam arti setiap orang mempunyai kebebasan pikiran. 4. Kebebasan masyarakat. 5. Kebebasan ekonomi. 6. Kebebasan keluarga. 7. Kebebasan nasional, ras dan daerah. Amerika Serikat yang administrasinya Negara didasarkan atas paham Liberalisme di bawah pimpinan Jimmy Carter, mengkaitkan bantuan luar negerinya dengan perlindungan terhadap hak-hak azasi manusia.

4 • Komunisme Dalam buku :Das Kapital, Manifesto, dan Religion Karya Marx dan Engel dan suvyet state Law Karya Prof. Krijlov, pada intinya menyebutkan sbb : 1. Semua hak milik dan alat-alat Produksi ( seperti : tanah, modal, uang dan sebagainya ) dihapuskan. 2. semua alat-alat produksi, transportasi, komunikasi, bank disentralisasi dalam tangan Negara. 3. Kebebasan individu dan hak-hak azasi manusia tidak diakui. 4. Agama harus dilenyapkan. 5. Hukum-hukum tradisionil nasional dan internasional harus diubah dengan hukum-hukum atau aturan-aturan baru berdasarkasn ajaran komunis. 6. Kaum buruh sedunia harus dipersatukan ( bersifat Internasional ). 7. Sistim pemerintahan dengan diktatur proletariat. Administrasi Negara Uni Sovyet dibawah kepemimpinan Lenin-Stalin dan penerusnya mengusahakan menerapkan perinsip-perinsip diatas. Hak azasi manusia tidak ada sama sekali. AD.2. PENDEKATAN POLITIK ( POLITICAL APPROACH ) Seperti kita ketahui bahwa politik itu ialah memberi pengetahuan kearah penguasaan Negara, maka Administrasi Negara mempunyai fungsi : I. II. Mempertahankan kekuasaan atau kedudukan atas Negara. Mengatur hubungan antara individu dengan individu dan individu dengan kelompok serta individu dengan Negara. III. Mengatur hubungan antara kelompok dengan kelompok dan kelompok dengan Negara. IV. Mengatur hubungan antara Negara dengan Negara.

Ad. I. Fungsi mempertahankan kekuasaan atas Negara sebagai fungsi dari pada Administrasi Negara tentu saja akan ada atau terdapat perbedaan-perbedaan dalam caranya atau metode dan prosedurnya, tergantung pada bentuk pemerintahannya.

maka cara mempertahankan kekuasaan atas Negara ialah dengan sistim keturunan dimana Putra Mahkota menjadi Raja dan Perdana Menteri yang didukung oleh kekuatan militer. maka cara mempertahankan kekuasaan atas Negara itu pertama-tama mengusahakan kedudukan dalam partai politik melalui kongres partai. kecuali Kepala Negara.Sedangkan didalam Negara yang bentuk pemerintahannya Republik tetapi dengan sistim kediktatoran seperti Negara-negara Sosialis-komunis. Fungsi mengatur hubungan individu dengan individu dan individu dengan kelompok serta individu dengan Negara.Adapun dalam Negara yang berbentuk Monarchi dengan sistim kediktatoran seperti Saudi Arabia. * equality before the law. . Jadi walaupun ada pemilu dalam kerangka mempertahankan kekuasaan atas Negara. ia harus putera atau puteri Mahkota. Di Saudi Arabia tidak ada pemilu mengingat di Negara tersebut tidak ada parlemen dan tidak ada partai politik.5 Dalam Negara yang berbentuk Republik dengan sistim demokrasi. Hal ini tentu akan melahirkan perbedaan-perbedaan dari pada aktivitas Administrasi Negara disebabkan : Administrasi Negara yang Demokratis. mengingat apabila masyarakat telah merasakan pelayanan dari pada Administrasi Negara yang sedang berjalan itu. maka sifat dari pada pemilu itu sudah terarah dan tidak lagi bebas dan rahasia. maka mempertahankan kekuasaan atas Negara itu dilakukan melalui sistim pemilu yang bebas dan rahasia serta mengusahakan kesejahteraan rakyat yang menyeluruh. maka rakyat pada pemilu berikutnya akan memilih kembali kelompok atau golongan yang menjadi Top Administrator tadi. Sedangkan Ketua Partai menjadi Presidennya. .Dan pada Negara yang berbentuk Monarchi tetapi dengan sistim demokrasi seperti : Inggris. * social control. karena antara kedudukan dalam partai politik dengan kedudukan dalam Negara atau pemerintah terdapat persesuaian. mengingat dalam Negara tersebut terdapat parlemen dan partai politik yang lebih dari satu. sehingga Sekretaris Jenderal partai komunis biasanya merangkap jabatannya dengan Perdana Menteri. hubungan antara individu dengan individu atau individu dengan kelompok atau individu dengan Negara akan berjalan secara demokratis pula. Ad. * social support. * social responsibility. dimana akan terlahir dalam pengaturan hubungan ini yaitu : * adanya social equality. . maka mempertahankan kekuasaan atas Negara melalui pemilu. . * social participation. Nederland dan Jepang. II.

tetapi mengingat ajaran-ajaran nilai demokrasi. mengingat masyarakat pulalah yang membuat Negara dan bukan individu. . Oleh karena itu tidak aneh apabila hak-hak individu dan human dignity atau derajat manusia secara perseorangan (bagi masyarakat biasa) tidak memperoleh pengakuan. Tentu saja walaupun didasarkan pada Al Qur’an dan As Sunnah. kecuali bagi Top Publik Administration (Negara Uni Sovyet dibawah pimpinan Stalin.6 Sedangkan dalam Negara yang sistim pemerintahannya atau administrasi negaranya kediktatoran. sebab Nabi Muhammad S. Adapun Negara-negara yang berfaham terhadap ajaran Islam.A.Faham Liberalisme di mana individu mendapatkan titik utama yang harus diperhatikan oleh Negara dengan alasan bahwa masyarakat tidak akan lahir tanpa individu dan pada akhirnya Negara tidak akan lahir tanpa adanya masyarakat. maka dalam hubungan pengaturan dengan Negara atau individu dengan kelompok tak akan terdapat social equality maupun equality before the law dan tak akan lahir apa yang disebut dengan open management. maka sudah tentu pula falsafah atau pandangan hidup Negara akan berpengaruh terhadap aktivitas administrasi negaranya. masyarakat dengan Negara didasarkan kepada apa yang termasuk dalam buku suci Al Qur’an As Sunnah. maka setiap individu tidak mempunyai arti yang lepas dari pada masyarakatnya. maka berarti suatu penyelewengan terhadap kolektivisme.W. Sudah barang tentu kegiatan Administrasi Negara dalam mengatur hubunganhubungan antara individu dengan kelompok yang akan diperioritaskan ialah kekuatan kelompok yaitu hak-hak kelompok dan kewajiban-kewajiban kelompok.Oleh karena itu suatu bentuk Monarchi Absolut menurut ajaran Islam sebenarnya tidak tepat. Sistim ini mempengaruhi terhadap pengaturan-pengaturan hubungan itu. maka dalam pengaturan hubungan-hubungan individu itu. dimana dipandang bahwa hak-hak azasi perorangan lahir karena hak-hak masyarakat.Sedangkan dalam Administrasi Negara yang berfaham Komunis. Oleh karena itu yang terpenting bukanlah individu melainkan masyarakat. Mengingat apabila tidak demikian. harkat martabat dan derajatnya sangat dijunjung tinggi. . maka pengaturan terhadap hubungan individu dengan individu dan individu dengan kelompok dan Negara akan menggunakan azas-azas demokrasi. . Disebabkan pandangan ini terlahirlah apa yang disebut faham kolektivisme ( pemilikan bersama ). Oleh karena itulah hubungan-hubungan tadi dalam kegiatan Administrasi Negara menghormati hak-hak azasi manusia. . maka pengaturan hubungan antara individu dengan individu. RRC dibawah pimpinan Mao Tse Tung dan sebagainya). bukanlah seorang raja yang memerintah dengan sewenang-wenang dan meneruskan kerajaannya kepada putra-putranya.

Hal ini dapat dilihat dalam UUD ’45. memilih pendidikan dan pengajaran. (2) Setiap orang berhak atas kebebasan meyakini kepercayaan. dan mengeluarkan pendapat. sesuai dengan hati nuraninya. menyatakan pikiran dan sikap. jaminan. seperti misalnya : . memilih pekerjaan. dan harta benda yang dibawah kekuasaannya. Pasal 28B (1) Setiap orang berhak membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah.7 *Bagaimana pengaturan hubungan antara individu dan individu dan individu dengan masyarakat dan Negara menurut Pancasila. berkumpul. (2) Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. Pasal 28C (1) Setiap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya. (2) Setiap orang berhak untuk bebas dari penyiksaan atau perlakuan . mengolah.Bab X:Warga Negara dan Penduduk. Pasal 28G (1) Setiap orang berhak atas perlindungan diri pribadi. Pasal 28A : Setiap orang berhak untuk hidup serta berhak mempertahankan hidup dan kehidupannya. dan negaranya. serta berhak kembali. memiliki. perlindungan. memilih kewarganegaraan. (3) Setiap warga Negara berhak memperoleh kesempatan yang sama dalam pemerintahan. Pasal 26 : (1) Yang menjadi warga Negara ialah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga Negara. dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia. Pasal 28D (1) Setiap orang berhak atas pengakuan. dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama dihadapan hukum. memilih tempat tinggal di wilayah Negara dan meninggalkannya. demi meningkatkan kualitas hidupnya dan demi kesejahteraan umat manusia. serta berhak atas rasa aman dan perlindungan dari ancaman ketakutan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang merupakan hak asasi. serta berhak untuk mencari. kehormatan. dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Bab XA : Hak Asasi Manusia. keluarga. (3) Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat. (3) Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara. menyimpan. Pasal 27 : (1) Segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya. martabat. (2) Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup. berhak mendapat pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi. bangsa. memperoleh. seni dan budaya. (2) Setiap orang berhak untuk memajukan dirinya dalam memperjuangkan haknya secara kolektif untuk membangun masyarakat. Pasal 28F : Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya. tumbuh. (4) Setiap orang berhak atas status kewarganegaraan. (2) Setiap orang berhak untuk bekerja serta mendapat imbalan dan perlakuan yang adil dan layak dalam hubungan kerja. Pasal 28E (1) Setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya. Yaitu Demokrasi Pancasila.

penegakan dan pemenuhan hak asasi manusia adalah tanggung jawab Negara. (2) Setiap orang berhak mendapat kemudahan dan perlakuan khusus untuk memperoleh kesempatan dan manfaat yang sama guna mencapai persamaan dan keadilan. (4) setiap orang berhak mempunyai hak milik pribadi dan hak milik tersebut tidak boleh diambil alih secara sewenang-wenang oleh siapapun. diatur. Pasal 31 (1) Setiap warga Negara berhak mendapat pendidikan. Bab XI Agama . hak beragama. Bab XIII Pendidikan dan Kebudayaan. Bab XII Pertahanan dan Keamanan Negara. . Pasal 30 Tiap-tiap warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan Negara. (2) Setiap orang berhak bebas dari perlakuan yang bersifat diskriminatif atas dasar apa pun dan berhak mendapatkan perlindungan terhadap perlakuan yang bersifat diskriminatif itu. (5) Untuk menegakkan hak asasi manusia sesuai dengan prinsip Negara hukum yang demokratis. Pasal 28H (1) Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin. (2) Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu.III. hak untuk tidak diperbudak. dan hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apa pun. maka pelaksanaan hak asasi manusia dijamin. (3) Identitas budaya dan hak masyarakat tradisionil dihormati selaras dengan perkembangan zaman dan peradaban. keamanan. dan dituangkan dalam peraturan perundang-undangan. - - - - Ad. bertempat tinggal. Pasal 28 J (1) Setiap orang wajib menghormati hak asasi manusia orang lain dalam tertib kehidupan bermasyarakat. hak kemerdekaan pikiran dan hasti nurani. setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang dengan maksud semata-mata untuk menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak dan kebebasan orang lain dan untuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai dengan pertimbangan moral. Fungsi pengaturan hubungan antara kelompok dan kelompok dengan Negara. dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan. (2) Setiap warga Negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya. berbangsa. Pasal 28 I (1) Hak untuk hidup.(3) Setiap orang berhak atas jaminan sosial yang memungkinkan pengembangan dirinya secara utuh sebagai manusia yang bermartabat. hak untuk diakui sebagai pribadi dihadapan hukum. terutama pemerintah. dan ketertiban umjum dalam suatu masyarakat demokratis.8 yang merendahkan derajat martabat manusia dan berhak memperoleh suaka politik dari Negara lain. Pasal 29 (1) Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa. nilai-nilai agama. hak untuk tidak disiksa. (4) Perlindungan. Dalam setiap aktivitas Administrasi berbeda-beda tergantung pada sistim yang digunakan. (2) Dalam menjalankan hak dan kebebasannya. pemajuan. dan bernegara.

Apabila kita lihat di Negara-negara tersebut.9 . sehingga sulit untuk dibedakan mana pimpinan parpol dan mana pimpinan Administrasi Negara. Amerika Serikat yang membuat public policy ialah Congress yang terdiri dari Senat dan DPR (House of representatives).Hanya terdapat satu partai politik. tetapi setiap Negara mempunyai kebebasan untuk mengatur hubungan sendiri dengan Negaranegara lainnya atau memutuskan hubungan itu tadi sesuai dengan kepentingan Negara masing-masing. Mengingat tak terbatas waktu tadi. hubungan timbal balik itu akan demikian erat. Itulah sebabnya sangat sulit dibedakan mana pendapat pimpinan Negara dan mana pendapat pimpinan partai politik ( hal ini dapat dilihat dalam Negaranegara sosialis komunis ). perlu diketahui badan apakah yang membuat public policy dalam Negara yang akan diperbandingkan itu. Sedangkan anggota-anggota House of Lords tak terbatas waktunya.000 orang. Persamaannya : masing-masing Badan Perwakilan Politik terdiri dari 2 kamar. maka dalam mempelajari Administrasi Negara Perbandingan. sehingga aktivitas dari pada Administrasi Negara banyak tergantung pada organisasi politik apakah yang mengendalikan pemerintahan itu. House of commons adalah wakil-wakil rakyat yang dipilih melalui pemilu dengan sistim distrik. maka public policy yang dibuat oleh parlemen Inggris tak akan banyak mengalami perubahan sebab walaupun . maka hubungan antara parpol dengan Negara itu sedemikian eratnya. dimana Senat merupakan wakil-wakil Negara bagian yang jumlahnya masing-masing 2 orang bagi setiap Negara bagian untuk jangka waktu 2 tahun. hubungan yang biasa berlaku dalam masyarakat bangsa-bangsa. Seperti kita ketahui bahwa Public Administration involves the implementation of public policy which has been outlined by representative political body (Pfiffner). Dimana House of Lords merupakan wakil-wakil dari pada para pangeran yang jumlah seluruhnya 11. maka yang membuat public policy ada persamaan dan perbedaannya. Ad. Sudah barang tentu setiap falsafah Negara akan mempengaruhi terhadap hubungan-hubungan Negara itu tadi dimana terhadap Negara-negara yang mempunyai falsafah yang sama. Fungsi ini walaupun sudah diatur oleh PBB. sedangkan perbedaannya ialah antara Huose of Lords dan Senat. Fungsi mengatur hubungan Negara dengan Negara. karena orang-orangnya itu-itu juga. sedangkan terhadap negra-negara yang mempunyai falsafah Negara yang berbeda. Hubungan antara organisasi politik dengan Negara dalam Negara-negara yang menggunakan sistim demokrasi terdapat hal-hal yang “renggang” sebab dalam Negara tersebut terdapat banyak organisasi politik (lebih dari satu). Di Inggris ialah Parlemen yang terdiri dari House of Lords dan House of Commons. sedangkan yang aktif hanya berkisar 300 orang. IV.

disebabkan dalam badan perwakilan politik tidak terdapat mayoritas suara untuk sesuatu keputusan. Jadi terlihat bahwa Presiden selaku administrator Negara Kepala Pemerintahan menurut UUD’45 ikut serta membuat public policy. Public Policy di Indonesia dibuat oleh MPR. sesuai dengan ucapan Nabi Muhammad S. Eksekutif dan Yudikatif. Adapun public policy di Perancis dibuat oleh Parlemen. sehingga agak berselarasan dengan ajaran Islam. tetapi setiap UU/public policy yang dibuat memerlukan persetujuan dari pada anggota Huose of Lords. Dengan sistim approach ini maka badan eksekutif akan mengalami hambatan apabila badan legislative dalam kerangka membuat UU yang akan menjadi pedoman pelaksanaan badan eksekutif kurang lancar. atau juga kerja badan eksekutif tidak atau kurang lurus disebabkan badan yudikatif sebagai badan pengawas yudisiil yang berfungsi untuk mengawasi pemerintah agar supaya Pemerintah itu berjalan sesuai dengan UU . J. walaupun dari budak Negro yang berambut kusut. sebab Public Policy yang menyangkut politik. Sedangkan dalam ajaran Islam sangat menghargai azas-azas demokrasi. badan-badan Negara yang berbeda untuk melaksanakan kekuasaan dalam Negara.A. PENDEKATAN SISTIM ( The System Approach ) Dalam system approach. secara garis besar telah diatur Al Qur’an dan As Sunnah. social dan budaya. : taatilah pemimpinmu. Sedangkan public policy di Jepang dibuat oleh Dewan Negara. DPR dan bersama-sama dengan Presiden.Bagaimana di Saudi Arabia ? Kalau kita pergunakan kaca mata Public Administration.W.10 anggota Huose of Commons berubah. Administrasi Negara dilihat dari suatu totalitas yang berhubungan satu sama lain dan saling mempengaruhi . . maka di Saudi Arabia karena tidak ada Badan Perwakilan Politik yang disebabkan tidak adanya Partai Politik dan tidak ada pemilihan umum. Sebagai suatu totalitas dan suatu kesatuan Sistim Administrasi Negara seperti dikemukakan oleh Simon. hanya tahapannya berbeda. Ad. Pfiffner. disebabkan dalam Al Qur’an dan As Sunnah dan disamping itu sangat menjamin kepentingan Raja yang bersifat turun menurun. Apakah public policy demikian termasuk demokratis ? Kalau dilihat dari kaca mata demokrasi. L. bahwa Public Policy dibuat oleh Badan Perwakilan Politik. 3.D. Public policy di Indonesia dan di Amerika Serikat ada persamaan proses pembuatannya yaitu secara demokratis. maka dapat digolongkan public policy yang demikian itu kurang demokratis. Davis. maka Public Policy dibuat oleh Raja bersama para Menterinya yang di nasehati oleh Alim Ulama. sehingga apabila terjadi satu bagian macet akan menimbulkan kekurang lancaran pada bagianbagian lainnya. Sedangkan public policy di Yordania dibuat oleh Majelis Nasional (Parlemen). White maupun Waldo dan sebagainya dalam arti luas sekali mencakup Badan Legislatif. partai politik. dimana dalam demokrasi diharuskan adanya pemilu. ekonomi.

Nederland.11 dan tidak melanggar hak-hak azasi manusia. oleh karena itu Administrasi Negara sebagai suatu sistim akan dipengaruhi oleh sistim-sistim lain terutama sistim politik dan sosial. disebabkan sistim sosial yang demikian akan menjadi kekuatan pendukung bagi sistim administrasi Negara yang diktatoris. Top Public administrator melaksanakan sistim manajemen terbuka. Aparatur pemerintahan merupakan public servant untuk mewujudkan keamanan. Wewenang Top Public Administrator dibatasi oleh UU dan harus dijalankan sesuai dengan UU. social responsility. 10. 5. 8. dsbnya. Dalam masyarakat yang sistim sosialnya masih paternalistis. dsb. yaitu menyelenggarakan social participation. * Sistim Administrasi Negara Demokratis : 1. Jepang. 2. otokratis akan susah sekali melahirkan suatu sistim administrasi Negara yang demokratis. Inggris. feodalistis. kesejahteraan dan kemerdekaan. Kepemimpinan dalam pemerintahan/administrasi Negara dari seluruh eselon terbuka atas kritik dan mengeritik dianggap sebagai partner yang setia dalam menjalankan pemerintahan. ataupun langsung pada rakyat apabila Negara itu menganut sistim cabinet Presidentil seperti Amerika Serikat. Israel. Public Policy dibuat oleh Badan Perwakilan Politik dimana anggotaanggotanya diangkat atau ditunjuk Kepala Pemerintahan atau hasil pemilu melalui sistim satu partai. 3. atau dimana di Negara itu tidak terdapat badan perwakilan politik. keadilan. 4. social support dan social control. tidak atau kurang berjalan efektif. * Sistim Administrasi Negara Diktatoris 1. . Top Public Administrator atau Kepala Pemerintahan atau Badan Administrasi Negara bertanggung jawab pada Badan Perwakilan Politik dalam Negara yang menganut sistim cabinet parlementer seperti Perancis. Komunikasi dalam pemerintahan atau administrasi Negara yang demokratis bersifat dua arah yaitu dari pemerintah kepada rakyat dan dari rakyat kepada pemerintah apakah melalui badan-badan Negara ataupun melalui media pers. maka public policy dibuat oleh Kepala Pemerintahan sendiri. seperti Amerika Serikat. Perancis. Top Public Administrator tidak mempunyai kekuasaan atas badan yudikatif. 7. Disini terlihat antara ke 3 badan itu saling mempengaruhi. Pengangkatan aparatur pemerintahan/administrasi Negara menganut merit system yaitu berdasarkan atas kecakapan dan prestasi kerja bukan didasarkan kepada soal like dan dislike. Public Policy dibuat oleh Badan Perwakilan Politik hasil pemilu melalui sistim 2 partai atau banyak partai. Perbedaan antara Sistim Administrasi Negara Demokratis dengan Sistim Administrasi Negara Diktatoris. 6. Top Public Administrator tidak diperkenankan untuk membuat UU. 9.

dan social control. Top Public Administrator mempunyai kekuasaan atau ikut campur dalam urusan Judikatif. seperti Uganda-Idi Amin. Communicating dan Controlling disebut The Dynamic of Management. berdasarkan pertimbangan kekuatan politik tanpa menghiraukan kecakapan kerja. Lybia –Muamar Gathafi. Ad. Kepemimpinan dari pemerintahan/administrasi Negara yang diktatoris dari seluruh eselon bersikap tertutup atas kritik. Top Public Administrator dapat membuat UU melalui dekrit ataupun melalui badan perwakilan politik yang anggota-anggotanya secara keseluruhan diangkat atau disetujuinya sendiri. Sebagaimana diketahui fungsi-fungsi administrasi banyak versinya. 5. Top Public Administrator melaksanakan sistim close management yaitu menutup social participation. 8. Planning.12 2. . 7. yang menyebutkan bahwa fungsi administrasi terdiri dari : Forecasting. social responsibility. tetapi menghidupkan social support dengan jalan penerapan penerangan seperti Uganda-Idi Amin. Tetapi walaupun demikian ada jelujur yang sama dimulai dari Planning dan diakhiri dengan Control. mewujudkan keadilan menyelenggarakan kesejahteraan umum dan melindungi kemerdekaan perseorangan. 4. Jerman-Hitler dan lain-lain. dsbnya. 6. mengingat anggota-anggota Badan Perwakilan Politik itu berdasarkan persetujuan sendiri dan rakyat dianggap telah terwakili oleh dirinya sendiri sepertti Italia-Mussolini. Aparatur pemerintahan merupakan public oppressor terhadap keadilan dan kemerdekaan perorangan. Organizing yang disebut dengan The Mechanic of Management. yaitu menjaga keamanan dari luar. 3. 4. PENDEKATAN ADMINISTRATIONAL DAN KONSTITUSIONIL ( The Administrative and Constitutional Approach ) Dalam administrative approach itu terhadap administrasi Negara perbandingan (comparative public administration). Top Aministrator tidak bertanggung jawab pada Badan Perwakilan Politik atau pada rakyat. Hal ini disebabkan fungsi-fungsi administrasi itu sangat berperan untuk merealisir tujuan Negara. dan sebagainya. Pengangkatan aparatur pemerintah menganut spoil system. maka akan melihat bagaimana fungsi-fungsi administrasi dalam Negara yang diperbandingkan itu. Komunikasi dalam pemerintahan bersifat satu arah yaitu dari pemerintah kepada rakyat dan bersifat indoktrinatif dalam rangka membina public opinion/opini masyarakat untuk menimbulkan social support. Coordinating. 10. pengeritik dianggap sebagai pelanggar UU dan sebagai penghianat. Dalam uraian di bawah ini akan disajikan versi Lyndal Urwick. tergantung pada seni dan ilmu yang dimiliki masing-masing pengarangnya. 9. Sedangkan Commanding. Wewenang Top Public Administrator tak dibatasi UU secara materiel walaupun UU secara formil ada. tata tertib dalam Negara.

maka pada waktu itulah timbul administrasi. pengawasan. bentuk dan tujuan yang akan dicapai. Menurut Simon dalam bukunya “Public Administration” bahwa pada suatu saat ada orang mengangkat batu bersama-sama. Planning dan Organizing merupakan suatu mesin management. Bagaimana halnya administrasi Negara sebagai suatu mechanic ? Hal ini harus dikembalikan kepada pengertian secara hakiki. Agar supaya mesin Negara berjalan effektif. hanya bisa dibedakan bahkan ada yang menyatakan bahwa Administrasi Negara itu merupakan bagian dari pada politik. maka perlu diadakan koordinasi. sekarang dan masa yang akan datang. maka pada waktunya itulah ada administrasi Negara.13 Forcasting. Itulah sebabnya setiap perencanaan Negara harus diajukan kepada badan perwakilan politik untuk disahkan tentang pembiayaannya dan diteliti lagi apakah dalam perencanaan itu termuat atau terdapat hal-hal yang kurang cocok dengan kepentingan dari pada masyarakat. Oleh karena itu dalam pengertian administrasi Negara dalam makna yang luas dapat dikatakan semenjak adanya orang-orang yang berfikir dan bergerak untuk membangun Negara. komunikasi. kemudian dibuat designnya dan ditentukan badan-badan Negara serta fungsi-fungsinya. The Machanic of Public Administration dalam arti yang luas sekali tentu saja pada waktu akan membuat Negara itu diadakan penelitian terlebih dahulu ( Forecasting) mengenai dasar. mengingat forecasting. coordinating. lalu mesin administrasi ini agar berfungsi dan berjalan semestinya perlu digerakkan melalui perintah. communicating dan controlling. apalagi apabila tidak memperoleh dukungan dari masyarakat atau rakyat. yang kemudian didesign. Didalam perencanaan Negara itu tadi harus berdasarkan Undang-undang yang berlaku. Mengingat suatu perencanaan Negara yang tidak bersesuaian atau bahkan bertentangan dengan UU. dimana untuk membuat mesin management itu diadakan penelitian terlebih dahulu tentang masa silam. maka perencanaan yang demikian didalam pelaksanaannya tidak akan dapat berjalan secara effektif. Dengan demikian antara adminitrasi dan politik tidak bisa dipisahkan. Administrasi itu baik sebagai the mechanic of management dan the dynamic of management merupakan suatu totalitas yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain. . planning dan organizing tidak ada manfaatnya dalam pencapaian tujuan tanpa adanya commanding. Dalam rancangan itu ditentukan bagian-bagian serta fungsi-fungsi masingmasing. koordinasi. komunikasi dan pengawasan.

tetapi kalau setuju harus menandatangani. tetapi apabila merusak tujuantujuan ini. Membuat aturan hukuman bagi pemalsu uang. kemerdekaan dan mengejar kebahagiaan. d. Ayat 2 : DPR terdiri dari para anggota yang dipilih sertiap 4 tahun sekali oleh rakyat dari berbagai Negara bagian dengan syarat setiap anggota harus berumur 25 tahun. Ayat 5 : setiap Badan harus menertibkan anggota-anggotanya dan apabila perlu dengan persetujuan 2/3 anggotanya memecat anggota yang tak disiplin. g. h. f. Maka untuk menjamin hak-hak ini rakyat membangun Negara yang mempunyai kekuasaannya yang adil dsari rakyat yang diperintah. Membuat/mewujudkan jalan-jalan pos dan kantor pos. maka merupakan hak dari pada rakyat untuk merubah atau menghapuskannya dan mengganti dengan yang baru yang meletakkan dasarnya diatas prinsip-prinsip tersebut serta menyusunnya. b. Ayat 6 : tidak diperkenankan anggota-anggota Senat dan DPR memegang jabatan lain selama tugasnya. . Meningkatkan klemajuan ilmu dan seni yang berguna. c. semua kekuasaan Legislatif dipegang oleh congres yang terdiri dari Senat dan DPR.ihat di Amerika Serikat proses forecasting dan planning dapat ditemukan dalam Declaration of Independence yang berbunyi : “Kita memegang kebenaran-kebenaran ini bahwa semua umat manusia diciptakan sama.14 ADMINISTRASI NEGARA AMERIKA SERIKAT 1. Ayat 3 : Senat Amerika Serikat terdiri dari 2 anggota Senat dari setiap Negara Bagian yang dipilih untuk selama 6 tahun oleh Badan Legislatif Negara Bagian. e. Mendirikan pengadilan rendah untuk Mahkamah Agung. Ayat 8 : Congres mempunyai kekuasaan untuk : a. Kalau kita l. Mengatur perdagangan dengan Luar Negeri.” Bagaimana dengan organisasinya ? Kekuasaan Legislatif : Dalam UUD Amerika Serikat pasal 1 ayat 1. dengan syarat setiap anggota umurnya tidak kurang dari 30 tahun. Menetapkan nilai mata uang. Meminjam uang atas dasar kredit. Menentukan dan menghukum pembajakan. i. The Mechanic of Management. Ayat 7 : setiap UU yang akan disahkan oleh Senat dan DPR harus terlebih dahulu diajukan pada Presiden dan bila Presiden tidak setuju harus mengemukakan alasannya. sehingga tercermin keselamatan dan kebahagiaannya akan terjamin. yaitu dianugrahi oleh penciptanya hak-hak tertentu yang tak dapat dirubah atau dirampas seperti hak hidup. Membuat peraturan yang seragam tentang naturalisasi dan UU tentang kebangkrutan dari seluruh Negara.

• Kekuasaan Judikatif. Menyiapkan milisi. Membina angkatan perang. • Kekuasaan Eksekutif. Apabila Presiden tidak dapat menjalankan tugasnya karena meninggal. maka jabatan Presiden dipangku oleh Wakil Presiden. Dari pasal dan ayat-ayat di atas jelas bahwa dalam organizing di Negara Amerika Serikat terbagi atas 3 Badan : Badan Legislatif. Sebelum memangku jabatan Presiden / Wakil Presiden bersumpah / berjanji sebagai berikut : “ Saya bersumpah / berjanji bahwa saya akan melaksanakan tugas-tugas Presiden Amerika Serikat dengan penuh kesetiaan dan menggunakan seluruh kemampuan saya yang tgerbaik dalam menjalankan / melindungi dan mempertahankan UU Amerika Serikat. Menyatakan perang. Tidak seorangpun dijatuhi hukuman sebelum 2 orang saksi membuktikannya. karena di situ terlihat sekali peranan . Jaksa Agung dan Menteri-Menteri. Ayat 4 : Presiden dan Wakil Presiden serta semua pejabat sipil yang ternyata terbukti melakukan penghianatan. Membuat UU untuk melaksanakan kekuasaan. Jaksa Tinggi atau Jaksa yang rendah akan memangku jabatannya selama berkelakuan baik. k.15 j. Pasal 5 : Congres dapat mengajukan amandemen terhadap UU apabila masing-masing Badan 2/3 anggotanya menghendakinya. Presiden dengan disetujui 2/3 anggota Senatnya yang hadir mengangkat Duta Besar. akan dipecat dengan jalan impeachment. Ayat 2 : Presiden merupakan Panglima Tertinggi Angkatan Perang dan Milisi. dan dalam pengadilan rendah dari waktu ketentuannya ditetapkan oleh Congres. Dalam hal juga Wakil Presiden berhalangan. disuap atau kejahatan besar lainnya. maka Congres menentukan Pejabat Presiden sampai Presiden terpilih. Congres mempunyai kekuasaan untuk mengumumkan tentang penghianatan. Ayat 3 : Penghianatan terhadap Amerika Serikat akan terdiri dari tindakan membantu musuh yang memerangi Amerika Serikat atau menjadi mata-mata. Eksekutif dan Judikatif. l. Pasal 2 ayat 1 : Kekuasaan Eksekutif oleh Presiden dan Wakil Presiden untuk selama 4 tahun dengan syarat tidak boleh nlebih 2 x masa jabatan ( Usia Presiden tidak boleh kurang dari 35 tahun ). Semua pengadilan terhadap kejahatan kecuali dalam impeachment akan dilakukan oleh hakim ditempat mana kejahatan itu dilakukan. Hanya saja tidak menganut teori Trias-politica Montesquieu secara murni dan konsekuen melainkan dewngan perubahan. Para Jaksa baik Agung. Ayat 2 : Kekuasaan Judikatid meluas kepada semua perkara dalam jangkauan UU dengan semangat atau azas persamaan. Konsul. Pasal 3 ayat 1 : Kekuasaan Judikatif Amerika Serikat dipegang oleh Mahkamah Agung. sakit atau lainnya. m.

( Sistim Check and Balance berlaku ). 2. Penempatan orang-orangnya atau Menteri-menteri ditentukan oleh Presiden terpilih sesuai denganm rule of the game dari pada demokrasi di Amerika Serikat. The Dynamic of Management. 3. Kalau kita lihat pasal-pasal tersebut diatas. Kementerian Luar negeri. 2. bahwa para Menteri terdiri dari orang-orang yang sama partainya dengan presiden dengan syarat harus mendapat persetujuan 2/3 dari pada anggota Senat yang hadir sesuai dengan bunyi pasal UUD pasal 2 ayat 2. 8. dirancang dan disusun sedemikian rupa. Penerapan fungsi-fungsi management dalam Badan Eksekutif. yaitu hanya 11 kementerian. mengingat administrasi Negara merupakan implementasi dari pada kebijaksanaan Negara tang telah ditetapkan oleh Badan Perwakilan Politik. Kementerian Tenaga Kerja. sehingga ada ikut serta baik dalam eksekutif maupun dalam judikatif. Kementerian Pertahanan. Kementerian Perdagangan. yang berakibat pengawasan dapat berjalan effektif. Dalam Organizing. Fungsi perencanaan baik fisik.16 Congres sangat kuat. Kementerian Kesehatan. sehingga Presiden Amerika Serikat tampaknya seperti “didikte” oleh Conmgres. 11. proyek saterlit. 5. Jadi fungsi-fungsi administrasi sebagai mesin administrasi Negara. Kementerian Dalam Negeri. coordinating. persenjataan angkatan perang dan sebagainya. 6. Pendidikan dan Kesejahteraan. Kementerian Kehakiman. Kementerian Perumahan dan Pengembangan Pedesaan. Kementerian Transportasi. 10. fungsionil maupun komprehensif dilaksanakan baik oleh swasta maupun oleh pemerintah. Hanya perencanaan kombinasi umum mengingat biaya sangat besar dilakukan oleh pemerintah seperrti misalnya : pembuatan lapangan terbang Internasional. Kementerian Kekayaan Negara ( Treassury ). 4. 9. pembagian kerja dalam Badan Eksekutif sederhana sekali.maka fungsi commanding. sehingga jangkauan pengawasan dari pada Presiden atau Perdana Menteri terhadap para menteri relative kecil. Kementerian Pertanian. communicating dan controlling lebih banyak dijalankan oleh congres. sehingga jelas job-diskriptionnya. 7. Adapun kementerian-kementeriannya ialah sbb : 1. . Fungsi-fungsi Management yang ditetrapkan dalam Badan Eksekutif atau Public Administration dalam arti sempit di Amerika serikat sudah barang tentu sesuai dengan falsafah Negara Liberal dan Undang-undangnya.

ke3na suap atau kejahatan besar lainnya akan dipecat dengan jalan impeachment. Kebijaksanaan Negara ditetapkan dalam UU. White dalam bukunya “ an Introduction to the Study of Public Administration” pengawasan mempunyasi tujuan : 1. 2.17 • Pengawasan Agar supaya Administrasi Negara berhasil baik. Pengawasan oleh Mahkamah Agung terhadap tindakan administrative sesuai derngan pasal 3 ayat 3 sebagai berikut : Kekuasaan Judikatif meluas kepada semua perkara dalam cakupan UU dan dengan semangat azas persamaan.ent (menuntutan dan pemecatan) sesuai dengan bunyi pasal 2 ayat 4 yaitu bahwa Presiden atau wakilnya dan semua sipil yang ternyata terbukti penghianatan. Pengangkatan Menteri-Menteri sebagai aparat administrasi Negara tk. Agar supaya jalannya Pemerintahan sesuai dengan UU. 3. 2. Semua pengadilan terhadap kejahatan kecuali dalam hal impeachment akan dilakukan oleh Hakim dimana kejahatan itu dilakukan. Mahkamah agung dan Media Perts yang melakukan Social Control. Pengawasan terhadap aministrasi Negara di Amerika Serikat dilakukan oleh Congress. APBN setiap tahun harus diajukan oleh pemerintah kepada Congres untuk memperoleh persetujuannya.tinggi memerlukan persetujuan 2/3 anggota Senat/Congres sesuai dengan pasal 2 ayat 1 konstitusi Amaqerika Serikat. Mengingat pemerintahan berasal dsari rakyat dan mempunyai fungsi untuk mencapai tujuan yang dikehendaki atau disetujui oleh rakyat sudah barang tentu pers berfungsi sebagai social control agar supaya pemerintahan berjalan lurus. Pengawasan oleh Congres yang bersifat Preventif : 1. Sedangkan pengawasan via Media Pers didasarkan bahwa Pemerintahan Amerika Serikat sesuai dengan pendapat Abraham Loncoln ialah : Pemerintahan dari rakyat. maka pengawasan sangat diperlukan mengingat menurut Leonard D. . Pengawasan oleh Congres yang bersifat Represif ialah melalui Impeachm. Untuk melindungi hak azasi manusia. oleh rakyat dan untuk rakyat .

Kalau kita lihat mekanisme hubungan administrative antara Badan Legislatif.18 Mekanisme hubungan Administratif. . Eksekutif dan Judikatif dalam administrasi Negara Amerika Serikat menurut “Samuel Johnson “ dalam bukunya yang berjudul “ Essentialis of comperative Government “ ialah sebagai berikut : Judicial Review Control finance Recommanded Presiden Veto appoint Responsible Congres Senat House Of Repre sentatif Supreme Court Cabinet Elect Elect Elect Electors Voters Dari diagram diatas terlihat bahwa administrasi Negara Amerika Serikat menganut azas demokrasi dengan sistim check and balance.

ekonomi dan budaya terdapat dalam Manifesto Komunis yang disusun oleh Marx dan Engel antara lain berbunyi sebagai berikut : 1. The Mechanic of Management Untuk mengetahui The Mechanic of Management dan The Dynamic of Management pada administrasi Negara Uni Sovyet perlu dilihat padfa Manifesto Komunis dan UUD Uni Sovyet. . congress daN Mahkamah Agung ). Hal ini menunjukkan Presiden ikut serta dalam urusan legislative. Dalam hal keadaan demikian Presiden harus memberikan alasannya ( disinipun terjadi check and balance ). Presiden dengan persetujuan dari pada 2/3 anggota Senate mengangkat Jaksa Agung. 4. ADMINISTRASI NEGARA UNI SOVYET 1. Para pemilih memilih Presiden yang akan memimpin pemerintashsan atau administrasi Negara yang akan mernjalankan public policy. Presiden dalam mengangkat para Menteri atau anggota cabinet harus mendapat persetujuan dari 2/3 anggota Senate. UU yang dibuat oleh Congress harus mendapat persetujuan dari pada Presiden. 2. 5. 7. Dalam Congress terdapat 2 kamar yaitu : DPR dipilih oleh rakyat secara nasional menurut sistim distrik dan Senat dipilih oleh DPR Negara Bagian sehingga setiap keputusan yang diambil oleh Congress harus memperoleh persetujuan dari 2 kamar Tadi ( disini terjadi check and balance antara Senat dan DPR ). ( Inipun merupakan sistim check and balance ) 6. pada hal cabinet Amaerika Serikat bukan cabinet parlementer tetapi cabinet presidential ( terjadi check and balance ).19 1. Mahkamah Agung mempunyai kewajiban meneliti UU yang dibuat oleh Congress. Semua hak milik atas tanah dihapuskan dan semua sewa tanah digunakan untuk kepentingan umum. 3. ( disini terjadi check and balance antara Presiden. Semua hak milik atas keturunan dihapuskan. ( Ini merupakan check and balance antara Congress dan Mahkamah Agung ). juga memilih anggota congress (badan perwakilan politik) yang akan mengawasi tindakan-tindakan Presiden dan membuat public policy ( UU ). 3. sehingga terjadi veto Presiden. Walaupun Presiden dipilih langsung oleh yakyat. UU yang tidak disetujui atau ditolak Presiden tidak dapat diundangkan. maka Congress berhak memecat Presiden. Semua hak milik pemberontak dirampas untuk Negara. social. 2. Forecasting dan planning yang mencakup politik. tetapi apabila Presiden melanggar UU dan hak-hak azasi manusia seperti tercantum dalam Declaration of Independence atau melakukan kejahatan besar lainnya.

7. penggarapan tanah-tanah yang belum diolah dan perbaikan tanah pertanian sesuai dengan rencana Negara. Kombinasi pertanian dengan industri. Perluasan pabrik-pabrik dan alat-alat produksi dimiliki oleh Negara. 11. 8. Jadi berbeda dengan forecasting dan planning administrasi Negara Amerika Serikat yang berlandaskan pada liberalisme seperti tersebut dalam Declaration of Independence yang menghargai hak-hak individuil yaitu hak hidup. Penghapusan anak-anak sebagai buruh pada pabrik-pabrik. penghapusan secara bertingkat perbedaan antara kota dan desa. Untuk mencapai semuanya itu maka kekuasaan dalam Negara harus ada daslam kelas proletariat atau dengan jalan kediktatoran proletariat. Upah yang sama terhadap semua buruh. 10. maka warga Negara hanya tinggal memiliki belunggu yang melilit hidupnya. Sentralisasi alat-alat komunikasi dan transportasi dalam tangan Negara. Pasal 33 : Dewan Tertinggi Republik Sosialis Uni Sovyet terdiri 2 kamar yaitu Dewan Uni dan Dewan Nasional. 12. Oleh karena itu forecasting dan planning yang berlandaskan pada ajaran komunisme akan sangat berbahaya sedkali atau merupakan ancaman besar terhadap demokrasi. Pembebasan pembayaran pendidikan pada semua sekolah negeri. Mengingat dalam sistim demokrasi akan selalu mengehargai dan menjungjung tinggi hak-hak azasi manusia. Mengingat dengan dihapuskannya hak milik di Uni Sovyet berarti dihapuskannya pula hak kemerdekaan dan hak mengejar kebahagiaan. Keadaan demikian akan lebih buruk dari pada penjajahan bangsa asing. 9. Apabila kemerdekaan dan hak mengejar kebahagiaan perorangan sudah dihapuskan oleh administrasi Negara. kapitalisme dan feodalisme. hak kemerdekaan dan hak mengejar kebahagiaan. Pajak penghasilan yang progresif. . Disini terlihat bahwa dalam forecasting dan planning mengandung tujuan yaitu mendirikan suatu Negara yang berlandaskan pada ajaran komunisme dan menghapuskan liberalisme. Oleh karena itu tidak benar sebutan “ Demokjrasi Rakyat “ bagi sistim pemerintahan yang berlaku di Uni Sovyet atau Negara-negara Komunis lainnya.20 4. ORGANISASI DALAM ADMINISTRASI NEGARA UNI SOVYET Dapat dilihat dalam pasal-pasal UUD Uni Sovyet sbb : Badan Legislatif : diatur dalam pasal-pasal dibawah ini : Pasal 32 : Kekuasaan legislative Uni Sovyet dijalankan oleh Dewan Tertinggi Republik Sosialis Uni Sovyet. Agama merupakan candu masyarakat oleh karena itu harus dihapuskan. karena dalam penjajahan masih ada hak milik dan hak mengejar kebahagiaan. yang hilang adalah hak kemerdekaan. Sentralisasi kredit dalam tangan Negara dengan perantaraan suatu bank nasional yang memegang monopoli modal. 5. 6.

5. dimana setiap wakil mewakili 300. Presiden Presidium. Menghadiahkan tanda penghargaan dan medali. 2. Melaksanakan langkah-langkah untuk mempertahankan ketertiban umum.. 3. 10. 12. melindungi kepentingan Negara dan melindungi hak-hak warga Negara. Pasal 65 : Dewan Menteri Uni Sovyet bertanggung jawab pada Dewan Tertinggi Uni Sovyet atau dalam masa reses terhadap Presidium Dewan Tertinggi Uni Sovyet. 4. . Menginterpretasikan UU dalam pelaksanaannya. 2. Pasal 49 : Presidium Dewan Tertinggi Uni Sovyet berfungsi : 1. Mengeluarkan Dekrit. 9. 15. 15 wakil Presiden yaitu masing-masing dari setiap Republik seorang Sekretaris Presidium dan 16 Anggota Presidium. 7. 3. Pasal 37 : Kedudukan kedua kamar adalah sederajat. Mengkoordinir dan membimbing semua pekerjaan menteri baik menteri Uni Sovyet maupun menteri-menteri dari Republik-republik. Meratifikasi perjanjian Internasional. Mengangkat dan memindahkan paqra panglima Angkatan Perang. 8. Mengumumkan UU Darurat. Pasal 68 : Dewan Menteri Uni Sovyet mempunyai tugas sebagai berikut : 1. 11. 4. 13.21 Pasal 34 : Dewan Uni dipilih oleh warga Negara Republik Sosialis Uni Sovyet dengan sistim distrik. Menetapkan ukuran-ukuran untuk melaksanakan perencanaan ekonomi nasional dan badget Negara dan memperkuat sistim moneter dan kredit. Menyelenggarakan Sidang Dewan Tertinggi Uni Sovyet. Badan Eksekutif Pasal 64 : Badan Administrasi / Eksekutif tertinggi Uni Sovyet adalah Dewan Menteri.000 penduduk. Memerintahkan mobilisasi umumatas sebagian. Pasal 35 : Dewan Nasional dipilih oleh warga Negara Uni Sovyet dari masing-masing Republik atau Daerah Otonom atau daerah yang lebih kecil dengan ketentuan masing-masing memperoleh wakil 25. Presidium ini bertanggung jawab terhadap dewan tertinggi Uni Sovyet dalam segala keputusannya. Menerima surat-surat kepercayaan atau penarikan wakil-wakil Negara asinmg. 6. 11 dan 5 orang. Membubarkan Dewan Tertinggi Uni Sovyet dan memerintahkan untuk mengadakan pemilu baru sesuai bunyi pasal 47. Pada masa reses Dewan Tertinggi Uni Sovyet Presidium memberhentikan dan mengangkat Menteri atas rekomendasi Ketua Dewan Menteri. 14. Pasal 48 : Dewan tertinggi Republik Sosialis Uni Sovyet dalam siding gabungan memilih Presiden dari Dewan tertinggi Uni9 Sovyet yang terdiri dari : 1. Pasal 50 : Dewan Tertinggi Uni Suvyet dalam sidang gabungan mengangkat pemerintah yaitu Dewan Menteri. Menetapkan tanda-tanda penghargaan/medali. Mengangkat atau merecall perwakilan di luarf negeri. Memberikan bimbingan dalam hubungan dengan luar negeri. Membatalkan keputusan Dewan Menteri apabila ternyata bertentangan atau tidak berselarasan dengan UU. Dalam masa reses Dewan Tertinggi Presidium mengumumkan perang apabila ada serangan atau untuk memenuhi kewajiban internasional.

ialah sebagai berikut : SUPREME SOVYET OF THE USSR SsSSSovyet Of the union Presidium Of the Supreme Sovyet of the USSR Sovyet of the natio nalities . Daerah.22 5. Mekanisme Hubungan Administratif Kalau digambarkan dalam diagram. Badan Judikatif Pasal 102 : Kekuasaan Judikatif dijalankan oleh Mahkamah Agung Uni Sovyet. Johnson. Pasal 114 : Jaksa Agung di Uni Sovyet diangkat oleh Dewan Tertinggi Uni Sovyet untuk jangka waktu 7 tahun. Pasal 115 : Para Jaksa untuk setiap Republik Uni. Kedalam Mahkamah Agung termasuk Ketua Mahkamah dari setiap Republik Uni. Daerah diangkat oleh Jaksa Agung untuk jangka waktu 5 tahun. 6. Pasal 105 : Mahkamah Agung Uni Sovyet dipilih oleh Dewan tertinggi Uni Sovyet untuk jangka waktu 5 tahun. Republik Otonom dan Daerah Otonom. Membentuk komite khusus untuk urusan pertahanan kebudayaan dibawah pimpinan Menteri. Menetapkan ketentuan bagi warga Negara untuk dipanggil Dinas Militer. badan ini mempunyai tugas mengawasi kegiatan peradilan diseluruh Uni Sovyet. Pasal 106 : Mahkamah Republik Uni dipilih oleh Dewan Tertinggi Republik Uni untuk untuk jangka waktu 5 tahun. Mahkamah Pengadilan Wilayah. Daerah. maka mekanisme hubungan administrative antara Dewan Tertinggi Uni Sovyet/Presidium Dewan Menteri dan Mahkamah Agung menurut Samuel A. Wilayah. Republik Uni. Pasasl 104 : Mahkamah Agung Uni Sovyet merupakan Badfan Judikatif tertinggi. Pasal 112 : Para Hakim adalah bebas dan tidak memihak dan hanya tunduk pada hokum.

Sebenarnya yang memegang kedaulatan tertinggi atas Negara bukan Dewan Tertinggi Uni Sovyet tetapi partai komunis. timbul pertanyaan siapakah yang mengawasi Dewan Tinggi Uni Sovyet. Jadi sistim Administrasi Negara yang dianut dalam Negara-negara komunis tidak lain kediktatoran partai.23 Elect and appoint Elect and appoint Council of Ministers Voters Supreme Court Dari diagram diatas sebagai pencerminan dan berdasarkan UU Uni Sovyet terlihat sebagai berikut : 1. Pengawasan terhadap Dewan Menteri sangat ketat. Untuk memperkuat pendapat diatas. baiklah digunakan pemikiran dasri pada Samuel A. Mahkamah Agung dan Dewan Menteri. Independent Judiciary ( Peradilan yang bebas ) sukar untuk diwujudkan karena memperoleh pengangkatan dan perintah dari Dewan Tertinggi atau Presidium. mengingat seluruh Dewan Tertinggi Uni Sovyet terdiri dari anggota-anggota / pimpinan partai komunis sehingga dapat dikatakan partai komunislah yang menentukan Dewan Tertinggi Uni Sovyet. Johnson dalam bukunya “ Essentialis of Comperative Govermment “ yang melukiskan hubungan antara Badan Eksekutif. Disamping itu bertalian di Uni Sovyet menganut sistim 1 partai. Eksekutif maupun Judikatif. Oleh karena partai komunis dalam Negara-negara Komunis sangat menentukan sekali kehidupan Negara dan rakyat. yaitu diawasi baik oleh Dewan Tertinggi Uni Sovyet/Presidium maupun oleh Mahkamah Agung. Presidium/Dewan Tertinggi Uni Sovyet memegang kedaulatan tertinggi atas Negara yaitu memegang baik kekuasaan Legislatif. maka tidak akan bisa bebas atau memihak. 2. Legislatif dan Partai di Uni Sovyet seperti terlihat dalam diagram dibawah ini : . 3. Mahkamah Agung karena kedudukannya tergantung kepada Dewan Tertinggi Uni Sovyet.

maka fungsi Commanding. Yang membuat kebijaksanaan Negara/public policy adalah Presidium Partai. Communicating dan CFontrollinmg lebih banyak dijalankan oleh Presidium Dewan Tertinggi Uni Sovyet . sehingga nasib rakyat tidak ditentukan olah rakyat itu sendiri melainkan ditentukan oleh the Ruling Class. Itulah sebabnya Negara-negara Komunis suka disebut Negara komando atau Negara totaliter. Ketua Presidium Partai menjadi Ketua Presidium Dewan Tertinggi Uni Sovyet dan Kepala Negaranya. c. . d.24 Supreme Sovyet Presidium of Communist Party Piramid of party Commitees and Congress Sovyet of The Union Sovyet of Nationalities Chairman acts As chief of State Presidium of Supreme Sovyet Communist Party “ Cells “ Prime MinisterAnd Council of Minister Voters Dari diagram diatas terlihat : 1. disebabkan Dewan Tertinggi Uni Sovyet itu mengenal adanya reses atau banyak dijalankan oleh Presidium Partai. Communicating dan Controlling dijalankan ? Mengingat Administrasi Negara-negara Uni Sovyet menganut sistim Sentralisasi. karena rakyat telah “ kehilangan “ kemerdekaannya. Anggota-anggota Polit Biro / Presidium Partai menjadi Anggota Dewan Menteri. b. Hal ini terjadi karena : a. Para Wakil Ketua dan Anggota Presidium Partai menjadi Wakil Ketua dan Anggota Dewan Tertinggi Uni Sovyet. Sebagai akibat dari pada ajaran totaliterisme ini. 2. Sekrertaris Presidium Partai Menjadi Sekretaris Presidium Dewan Tertinggi Uni Sovyet dan Perdana Menteri. Coordinating. 3. Yang membuat kebijaksanaan pelaksanaan dalam Dewan Menteri adalah juga Presidium Partai. karena ada kesatuan antara infra dan supra struktur tidak dapat dipisahkan mengingat ada kesatuan dan kesamaan antara aktivitas dalam infra struktur dan pejabat-pejabat supra struktur. The Dynamic of Management Bagaimana fungsi Commanding. Coordinating. maka rakyat tidak bias lagi melakukan social control terhadap kebijaksanaan Negara atau pelaksanaannya.

Kementerian Industri Otomatis 2. Kementerian Penerbangan . 10 orang Wakil Perdana Menteri Departemen-Departemen : 1. Departemen Perburuhan & Upah 6.nya. Departemen Penelitian & Teknologi 12.25 Jadi rakyat tidak lagi menjadi Tuan dalam negaranya sendiri melainkan menjadi budakbudak partai. Departemen TV & Penyiaran Radio 14. Departemen Urusan Konstruksi 3. Oleh karena itu semua keuntungan jatuh ke tangan Negara. Departemen Cinematografi 2. jalanjalan. Departemen Penemuan & Penciptaan 7. Departemen Standarrisasi 13. advertensi. irigasi-irigasi. Departemen Pengawasan Rakyat 16. Departemen Penyediaan Teknik & Materi 8. Wakil Perdana Menteri I 3. Departemen Perencanaan 9. Perdana Menteri 2. pegawai. Departemen Kehutanan 5. Itulah sebabnya orang-orang Negara Uni Sovyet batau Negara-negara Komunis lainnya tidak bias meninggalkan negerinya menurut kehendaknya seperti dalam Negara-negara merdeka lainnya. penjualan. Rupanya karena persoalan-persoalan itulah adanya nyang menyatakan bahwa Uni Sovyet merupakan Negara pelopor perbudakan. Perencanaan Phisik yang meliputi : Perencanaan gedung-gedung. mengingat semua alat-alat produksi adalah milik Negara. Departemen Penerbit 11. Adapun susunan departemen/kementerian Uni Sovyet sebagai berikut : 1. Perencanaan Fungsionil yang meliputi : Perencanaan produksi. pabrik-pabrik.nya Perencanaan Komprehensive dan Kombinasi Umum semuanya dilakukan oleh pemerintah atau Negara karena di Uni Sovyet atau Negara-negara Komunis lainnya tidak ada swasta lagi. Penerapan Funggsi-Fungsi Management dalam Badan Eksekutif. keuangan. Departemen Harga 10. Departemen Keamanan Negara Kementerian-Kementerian ( All Union Ministeries ) : 1. perumahan dsb. Departemen hubungan Ekonomi & Luar Negeri 4. dsb. Departemen Pendidikan Teknik & Latihan 15.

karena sesuai dengan pasal 60 UUD Uni Sovyet kebijaksanaan. Komunikasi dalam tipe administrasi Negara totaliter bersifat satu arah ( One Way Communication ) yaitu bersifat indoktrinatif dan imperative. Kementerian Perlengkapan Listrik 9. mengingat bersuara akan sangat berbahaya. Kementerian Industri Radio 25. Kementerian Perlengkapan & Perhubungan 7. Oleh karena itu rakyat yang tidak setuju terhadap kehendak penguasa lebih banyak diam. Kementerian Pertanahan 8. Kementerian Penerbangan Sipil 6. Kementerian Electronica 10. Kementerian Jalan Kereta Api 26. sehingga rakyat menjadi robot dari pada penguasa. Kesemua Koordinasi itu dilakukan dalam kerangka melaksanakan kebijaksanaan Negara. Kementerian Pembangunan Mesin-Mesin untuk Penerangan & Industri Makanan & Perabot Rumah Tangga 17. instruksi Dewan Menteri Republik Uni dapat dibatalkan oleh Dewan Menteri Uni Sovyet. Sedangkan The Dynamic of Management ( Commanding. Controlling ) sbb : Yang memegang fungsi Commanding tentu saja Dewan Menteri Uni Sovyet. Kementerian Industri Kertas 24. Kementerian Industri & Gas 12. Kementerian Pembangunan Mesin Transport & Berat 14. Kementerian Kimia 4. Kementerian Maritim 19. Kementerian Industri Perkapalan 27. sebab jaringan informasi yang dilakukan oleh KGB ( Dinas Rahasia Uni - - . Kementerian Pembangunan Mesin-Mesin Pertanian & Traktor 28. Coordinating. Koordinasi horizontal dilakukan baik oleh anggota Dewan Menteri Uni Sovyet maupun Dewan Menteri Republik Uni. Kementerian Pembangunan Peralatan Mesin-Mesin 18. Kementerian Perdagangan Luar Negeri 11.26 3. Kementerian Pembangunan Mesin-mesin/Minyak & Kimia 5. Kementerian Industri Minyak 22. Organizing) seluruhnya dilakukan oleh Negara secara totaliter. Kementerian Pembangunan Mesin Umum 13. Kementerian Pembangunan Mesin-Mesin untuk Peternakan & Produksi Peternakan 16. Planning. Kementerian Sistim Kontrol & Perlengkapan Otomatis 15. Sedangkan Koordinasi Vertikal dilakukan oleh Dewan Menteri Uni Sovyet terhadap Dewan Menteri Republik Uni. Kementerian Industri Medis 20. Kementerian Pembangunan Mesin Tenaga 23. Kementerian Konstruksi Transport Di dalam The Mechanic of Management ( Forecasting. Communicating. Kementerian Mesin Menengah 21.

Ia menjamin persamaan dimuka hukum bagi seluruh warga Negara tanpa membedakan asal-usul. ras atau agama. Oleh karena itu maka The Mechanic of Management yang terdiri dari Forecasting dan Planning dalam arti administrasi Negara yang luas sekali terdapat dalam pasal 22 UUD Perancis yang berbunyi sebagai berikut : “Perancis adalah suatu Republik Kesatuan Demokrasi Sosialis dan Sekuler”.27 Sovyet ) sangat luas. di samping dilakukan oleh Mahkamah Agung. dalam kerangka penggulingan pemerintahan yang absolut. The Mechanic of Management The Mechanic and The Dynamic of Management dalam Administrasi Negara Perancis berbeda dengan The Mechanic and The Dynamic of Management administrasi Negara Amerika Serikat walaupun sama-sama menganut faham Liberal. Itulah sebabnya control masyarakat atas tindakan administrative yang dilakukan oleh masyarakat tidak akan terlahir. baik pengawasan preventif maupun represif yang dilakukan oleh aparat atasan terhadap aparat bawahan sangat ketat sekali. maka Perancis merombak pemerintahan Monarchi menjadi Republik. Sedangkan Pengawasan terhadap Badan Administratif dilakukan oleh Dewan Tertinggi Uni Sovyet atau apabila dewan ini sedang reses. Hal ini untuk menghindarkan terjadinya penentangan dilakukan oleh bawahan terhadap atasan atau oleh rakyat terhadap pemerintah. Kesadaran masyarakat Perancis akan kemerdekaan. kondisi masyarakat dan konstitusinya berbeda. Hal ini disebabkan oleh karena sejarah. persamaan dan persaudaraan. rupanya sangat tinggi sehingga dalam revolusi Perancis yang sangat terkenal pada tahun 1789 didengung-dengungkan dengan semboyan : Liberte. Ia menghargai semua kepercayaan. Itulah sebabnya tidak akan lahir Two Way Communication. . Mengenai Pengawasan Administratif. maka dilakukan oleh Presidium Dewan Tertinggi. mengingat dalam Negara-negara totaliter seperti halnya Uni Sovyet menganut sistim Close Management (Management tertutup). Atas dasar prinsip tersebut. Jadi semua pengawasan itu bersifat public ( Negara ) tidak ada yang bersifat social (masyaakat). Et Fraternite. Egalite. yaitu di mana anak atau isteri atau sebaliknya dapat menjadi matamata. ADMINISTRASI NEGARA PERANCIS 1.

Dewan Konstitusi 6. 2. Mekanisme hubungan Administratif Negara Perancis sebagai diagram dibawah ini : Parlemen Senat Denas Dewan Konstitusi Presiden Dewan Sos & Ek MA Perdana Menteri Dewan Menteri PEMILIH PEMILIH . Dewan Menteri 4. Egalite et Fraternite. Dewan Sosial & Ekonomi 2. Presiden 3.28 Motto Republik : Liberte. oleh rakyat dan untuk rakyat. Mahkamah Agung 5. Badan-badan Negara di Perancis berdasarkan UUD nya terdiri dari 6 badan yaitu : 1. Parlemen terdiri dari 2 kamar yaitu : Dewan Nasional dan Senat. Prinsip : Pemerintahan dari rakyat.

Dewan Nasional tidak dapat menerima program dan kebijaksanaan yang akan dilakukan Dewan Menteri. 2. Presiden. dan Perdana Menteri menyerahkan mandatnya pada Presiden ( Pasal 50 ). Presiden mengangkat 3 orang dari 9 anggota Dewan Konstitusi atau 2/3 nya di mana 6 anggota lagi diangkat oleh Parlemen. 4. Presiden mengetuai Dewan Menteri ( Pasal 9 ). Dewan Sosial dan Ekonomi dan Mahkamah Agung. 6. Presiden mengontrol Dewan Menteri. tetapi juga Parlemen dan Mahkamah Agung dapat mengontrol Presiden baik secara preventif maupun represif. Presiden dapat membubarkan Parlemen setelah konsultasi dengan Ketua Dewan Nasional dan Senat ( Pasal 12 ). yaitu antara Dewan Menteri dan Parlemen. 3. Komunikasi antara badan-badan Negara dilakukan dua arah. 8. Mahkamah Agung dan Dewan Konstitusi. Communicating dan Controlling dilakukan sbb : Commanding atau pemberian perintah berdasarkan pasal-pasal dalam UUD Perancis seperti terlukis dalam diagram mekanisme organisasi Negara. Rancangan UU tentang Sosial dan Ekonomi sebelum di syahkan oleh Parlemen harus terlebih dahulu minta pendapat Dewan Sosial dan Ekonomi ( Pasal 69. Apabila Parlemen C. maka Dewan Menteri itu bubar karena mendapat mosi tidak percaya. demikian juga sebaliknya. 4. Coordinating . Dalam perencanaan itu baik yang menyangkut perencanaan fisik. 70 ). dimana koordinasi dilakukan terhadap Dewan Menteri. fungsionil maupun comprehensive ada yang dilakukan oleh Pemerintah mupun swasta. mengingat budget sangat besar biasanya dilakukan oleh pemerintah. tetapi Parlemen tidak bias memecat Presiden. The Dynamic of Management Commanding. kecuali yang menyangkut perencanaan kombinasi umum. tampak sekali banyak dilakukan oleh Presiden yaitu Presiden dapat memerintahkan Dewan Nasional bubar. . memerintah Dewan Menteri. 7. 5. 3. 9. Presiden dan Parlemen sama-sama dipilih langsung oleh rakyat walaupun waktunya tidak bersamaan. Presiden mengetuai Mahkamah Agung dan mengangkat anggota-anggotanya berdasarkan UU ( Pasal 65 ). Perencanaan di Negara Perancis sebagai Negara Liberal tentu mengambil faham Liberalisme. Mahkamah Agung dan koordinasi horizontal terhadap parlemen.Q. Penerapan fungsi-fungsi Management dalam Badan Eksekutif. Dewan Menteri bertanggung jawab terhadasp Parlemen ( Pasal 20 ). Dalam Kontrol tampaknya saling control. Mahkamah Agung dan Parlemen. Dewan Konstitusi mempunyai hak uji terhadap UU ( Pasal 61 ). Dewan Menteri disamping mempunyai kewajiban untuk menjalankan UU mempunyai pula hak inisiatif untuk menyusun RUU ( Pasal 70 ). Koordinasi baik vertical maupun horizontal dilaksanakan oleh Presiden.29 Adapun penjelasannya sebagai berikut : 1.

11. 3. Kementerian Perhubungan. 5. sarana jalan. maka pemberian perintah itu kadang-kadang mengalami hambatan. 10. management produksi. dimana seluruh kegiatan management secara keseluruhan dikelola oleh pemerintah. Kementerian Luar Negeri. Disamping itu badan administrative memperoleh pengawasan dari dewan Sosial/Ekonomi dalam hal-hal yang menyangkut social dan ekonomi. Tetapi karena adanya perbedaan partai dari para Menteri. Kementerian Perburuhan & Tenaga Kerja. Kementerian Dalam Negeri. Pemberian Perintah ini tidak didasarkan atas kehendak sendiri. perencanaan industri. hak budget. 4. Commanding atau pemberian perintah terhadap menteri-menteri.30 Oleh karena itu swasta di Negara Perancis mempunyai pula peranan yang cukup besar dalam perencanaan pemukiman. Pendidikan. yaitu Menteri Utama dan Menteri Muda. management kantor dsb. keuangan. Jadi berbeda sekali dengan di Uni Sovyet atau Negara-negara Komunis lainnya. Pemberian perintah ini ialah untuk menggerakkan seluruh aparatur Negara dalam rangka menjalankan tugas-tugas pemerintah sesuai dengan UU. Kementerian Keuangan. baik Menteri Utama atau Menteri Muda terletak pada Perdana Menteri dan Ketua Dewan Menteri atau Presiden. Kementerian Pendidikan. Kementerian Perdagangan & Industri. Kementerian Pertanian & Kehutanan. Kementerian Kesejahteraan Sosial dan Kementerian Kesehatan. management keuangan. 6. 8. Kementerian Pertahanan. melainkan untuk kepentingan seluruh rakyat. Kementerian Kehakiman. Dalam Negeri. hak amandemen dan hak mosi tidak percaya maupun oleh Mahkamah Agung dalam kerangka menjalankan Judicial Control yaitu dimana ada aparat badan administrative yang melanggar UU dapat ditarik ke muka pengadilan. 7. Dengan demikian di Perancis ada management industri. masing-masing ada 2 Menteri . management personalia.nya. Hanya untuk Kementerian Keuangan. 9. dan Kesejahteraan Sosial dan Kesehatan. 2.nya yang dikelola oleh swasta. ADMINISTRASI NEGARA YORDANIA . Pembagian kerja ( departementasi ) dalam Badan Eksekutif terdiri dari 11 kementerian yaitu : 1. Kontrol terhadap badan administrative di Negara Perancis bukan hanya dilakukan oleh masyarakat tetapi dilakukan baik oleh Parlemen dalam kerangka melakukan legislative control yaitu hak angket. penjualan dsb. hak interpelasi. yaitu dimana apabila pemberian perintah itu kurang sesuai dengan kepentingan partainya. personil.

Eksekutif. . Nabi Muhammad S. Dalam hal bentuk pemerintahan yang Monarchi ini rupanya kurang bersesuaian dengan ajaran Islam sebab beberapa factor : 1. Negara Kesatuan. baik badan Legislatif. Dalam pengertian yang luas sekali menyangkut Forecasting dan Planning. selaku pimpinan tertinggi dalam Negara Islam yang awal tidak pernah mewariskan negaranya itu pada putra atau putrinya. Negara yang merdeka dan bebas. walaupun di kedua Negara tersebut menjalankan “ syariat Islam “. maupun Judikatif dan menjalankan Syariat Islam dan disana terdapat pula warga Negara yang tidak beragama Islam. 1. Lybia atau Mesir ? Hal ini disebabkan di Saudi-Arabia tidak terdapat badan perwakilan politik atau DPR. Dari penjelasan ayat tersebut di atas jelas menunjukkan bahwa Tuhan tidak menjamin raja atau anak raja lebih taqwa dari pada rakyatnya atau lebih mulia disisi Allah. Dan dalam surat Al Imron 79 Tuhan berfirman : Tidak berhak manusia setelah diberikan allah kepadanya kitab. Adapun Yordania walaupun negaranya kecil. Negara yang berdasarkan ajaran Islam sehingga Islam dijadikan agama Negara di mana Syariat Islam dijalankan. Agamanya adalah Islam. Dari pasal tersebut di atas jelas bahwa Yordania dalam Forecasting dan Planning yang menyangkut masa sekarang dan yang akan datang merupakan : 1. mengapa dari kelompok Negara Islam/Arab tidak diambil Negara-negara besar seperti Saudi-Arabia. 3. 2. melainkan dilanjutkan pada sehabat atau pengikutnya. 4.W. 5. 2. Negara yang bentuk pemerintahannya Monarchi Konstitusionil. berbentuk Monarchi Constitutionil di mana terdapat badan-badan seperti badan-badan Negara dalam Negara Demokrasi. Dalam Al Qur’an surat al Hujrah ayat 13 berbunyi sebagai berikut : Hai manusia sesungguhnya kami telah menjadikan kamu dari pada seorang laki dan perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa agar supaya kamu berkenalan satu sama lain. Forecasting dan Planning Negara terdapat dalam pasal 2 konstitusi Yordania tertanggal 7 Desember 1946 yang berbunyi : Kerajaan Hasyim Yordania suatu Negara merdeka berdaulat dan bebas. Sedangkan di Mesir walaupun ada badan perwakilan politik tetapi tidak menjalankan Syariat Islam sepenuhnya.31 Timbul pertanyaan bagi kita semua. Negara yang berdaulat ke dalam/ keluar. sesungguhnya Allah Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana. hukum-hukum dan angkatan jadi Nabi kemudian ia menyatakan pada manusia hendaklah kamu menjadi hamba sahaya bukan hamba Allah. Bentuk pemerintahannya ialah Monarchi Keturunan. Sesungguhnya orang termulia diantaramu di sisi Allah ialah yang lebih taqwa. demikian pula di Lybia.A. Kerajaan tidak dapat dibagi-bagi pun tidak pula sesuatu bagian dari padanya akan dilepaskan. The Mechanic of Management.

Dan perlu diingat bahwa yang membuat Negara itu bukan raja atau keluarganya melainkan seluruh rakyat. Mahkamah Sipil b. Mahkamah Pengadilan terdiri dari : a. karena kepemimpinan bukan barang. Oleh karena itu Negara tidak boleh diwariskan pada satu orang atau keturunannya mengingat Negara itu kepunyaan bersama. Dewan Khusus 2. Bagaimana Organizing Negaranya ? Dalam Konstitusi 46 badan-badan Negara Yordania terdiri-dari : 1. Oleh karena itu bentuk pemerintahan Monarchi dalam Negara-negara Islam sesungguhnya harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan ajaran Islam. Apalagi raja tidak mempunyai hak mewariskan kerajaannya itu pada putra atau putrinya. Dewan Menteri 3. karena seolah-olah rakyat kerajaannya itu hambanya yang boleh dimilikinya. maka akan tampak sebagai berikut : MAJELIS NASIONAL DPR DEWAN ORANG TERKEMUKA . Mekanisme Hubungan Administratif. Raja 2. Dan pula bukan raja yang membuat rakyat tetapi rakyat yang membuat raja atau pemimpin. 4. Kalau Organisasi Negara itu digambarkan dengan diagram. Kepemimpinan hanya bisa diperoleh karena hasil perjuangan sendiri Bukanlah telah disebutkan dalam hadist setiap orang adalah pemimpin dan setiap pemimpin akan ditanya kepemimpinan. Mahkaman Agama c.32 Dari ayat tersebut di atas jelaslah bahwa Nabi sekalipun dilarang untuk menjadikan pengikutnya sebagai hambanya. ( sebagai suatu pendapat saja ). Mahkamah Istimewa 5. Demikian pula kepemimpinan tidak bisa diwariskan. Majelis Nasional terdiri dari 2 kamar : yaitu Dewan Orang-orang terkemuka dan DPR.

3. Raja bukan hanya dapat membubarkan Majelis Nasional tetapi juga mengangkat seluruh anggota Dewan Terkemuka yang menjadi bagian dari Majelis Nasional. Coordinating. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa sistim Demokrasi menurut Konstitusi Yordania adalah Sistim Demokrasi Yang dikebiri kepentingan-kepentingan Raja. 3. Kekuasaan raja walaupun dalam bentuk pemerintahan Monarchi Konstitusionil. PENGADILAN RAJA MAH. . Majelis Nasional tidak bisa menjatuhkan Raja sebagai Kepala Pemerintahan.33 MAH. Yordania tidak menganut teori Trias – Politica dari Montesquieu tentang pemisahan kekuasaan secara murni dan konsekwen. 2. membubarkan Dewan Menteri seperti tersebut dalam pasal 28 D dan C mengubah keputusan Mahkamah Pengadilan seperti tersebut dalam pasal 31 Konstitusi. 4. Communicating dan Controlling berpusat pada Raja. sangat besar sekali yaitu dapat membubarkan Dewan Nasional seperti tersebut dalam pasal 26 C. AGAMA MAH ISTI MEWA PEMILIH DEWAN MENTERI DEWAN KHUSUS Dari diagram diatas menunjukkan hal-hal sebagai berikut : 1. 5. Rakyat Yordania tidak bisa memilih Kepala Negaranya sendiri dan tidak bisa memilih anggota Dewan Orang Terkemuka ( Majelis Al Ayaan ). maka tentu saja The Dynamic of Management dalam administrasi Negara yaitu Commanding. The Dynamic of Management Dengan adanya kekuasaan dalam Negara yang sebagian besar terletak pada tangan Raja. Sistim Demokrasi Konstitusionil di Yordania masih sangat terbatas yaitu rakyat hanya bisa memilih anggota DPR yang menjadi bagian dari Majelis Nasional. karena raja sebagai kepala eksekutif ikut serta dalam kekuasaan legislative yaitu raja ikut membuat UU vide pasal 33 konstitusi maupun dalam kekuasaan Judikatif yaitu menguatkan atau membatalkan keputusan Mahkamah Pengadilan vide pasal 31 konstitusi. SIPIL MAH.

Departemen Kesehatan. Mengenai perencanaan kombinasi umum sesuai dengan tabiat dari pada Negara yang sedang berkembang. Departemen Luar Negeri. Tetapi rupanya sudah merupakan gejala pada Negara berkembang bahwa jumlah kementerian begitu banyak sehingga tidak terdapatrupanya sudah merupakan gejala pada Negara berkembang bahwa jumlah kementerian begitu banyak sehingga tidak terdapatbandingan yang rationil dengan jumlah penduduk yang dihadapi. Departemen Perdagangan dan Industri. comprehensive maupun perencanaan kombinasi umum. Departemen Penerangan. karena ada atau diakuinya lembaga hak milik individu atau badan swasta maka perencanaan itu ada yang dilakukan oleh swasta maupun oleh Pemerintah.34 Oleh karena itu Legislatif Control. 9. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Forecasting dalam rangka penelitian untuk memperoleh data guna penjelasan perencanaan baik perencanaan phisik. 15. Departemen Agama dan Tempat-Tempat Suci. 10. 11. . Departemen Transportasi. 8. Departemen Perhubungan. 16. Penerapan Fungsi-fungsi Management dalam Badan Eksekutif. maka sudah barang tentu jumlah kementerian Yordania sangat banyak untuk penduduk hamper 3 juta orang. 4. 3. fungsionil. Departemen Rekonstruksi dan Pembangunan. Departemen Sosial dan Perburuhan. 4. 7. 5. 2. Departemen Kehakiman. Departemen Penyediaan. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa sistim Demokrasi Yordania itu masih perlu ditingkatkan agar supaya sejalan dengan ajaran Islam. Adapun pengorganisasian Badan Eksekutif terdiri dari dari 18 Departemen yaitu : 1. Walaupun di Yordania terdapat partai politik lebih dari satu yaitu Partai Persatuan Nasional Arab dan Partai Al Fatah dan lain-lain. Bagaimana tentang The Mechanic and The Dynamic of Management dalam Badan Eksekutif atau Administrasi Negara dalam arti sempit. 6. Departemen Pertahanan. 13. Sehingga kalau dilihat dari segi effisiensi hal itu kurang berdaya guna. maka seluruhnya dibuat oleh Negara karena biayanya sangat besar sekali. Judicial Control maupun Socia Control tidak akan dapat menjalan sebagaimana mestinya. Departemen Pariwisata. 17. Apabila dibandingkan dengan administrasi Negara Amerika Serikat yang mempunyai 11 Departemen dengan penduduk 200 juta lebih. Departemen Dalam Negeri. Departemen Pekerjaan Umum. 14. Departemen Urusan Dalam Negeri untuk DaerAH Perkotaan & Pedesaan. Departemen Pertanian. 12. 18.

dimana hal itu tercermin dalam Forecasting dan Planning. Pemerintah adalah amanat yang suci dari rakyat yang wewenangnya untuk itu berasal dari rakyat yang kekuasaannya untuk itu dijalankan oleh wakil-wakil rakyat dan pahala-pahala atau hasilnya dinikmati oleh rakyat. 3.ahirnya konstitusi itu. Untuk melihat dan mempelajari administrasi Negara Jepang. Communicating akan berjalan effektif disebabkan oleh Pemerintah yang stabil pemerintahan Raja yang didukung oleh Majelis Nasional dan mengingat pula berdasarkan konstitusi Raja tidak bias dijatuhkan. Uni Sovyet di Barat. Perancis. agar supaya betul-betul terdapat perbandingan. Memutuskan bahwa kami tidak akan lagi dalam keadaan perang yang mendatangkan malapetaka yang disebabkan oleh suatu tindakan Pemerintah. The Mechanic of Management Forecasting dan Planning Administrasi Negara Jepang dapat terlihat dalam Pembukaan UUD Jepang 1947 antara lain sebagai berikut : Kami Rakyat Jepang : 1. Yordania di Timur Tengah. maka alangkah baiknya kita mencoba mengupas administrasi Negara Jepang di Asia. Seperti diketahui Jepang pada waktu Perang Dunia II merupakan Negara yang menganut faham Militerisme dan Totaliterisme seperti Jerman – Hitler. 4. 5.35 Mengenai Commanding. sedangkan social control akan berjalan tersendat-sendat karena akan mengalami repressive control dari pemerintah. Commanding. 1. sehingga tidak aneh kalau memuat hal-hal yang bersifat mencegah lahirnya militerisme secara konstitusionil. walaupun perbandingan itu belum menyeluruh dan mendalam. Kami menyatakan bahwa kedaulatan berada dalam tangan rakyat. maka managerial atau Executive Control yang dikalukan oleh Pemerintah baik preventive control maupun repressive control terhadap masyarakat akan berjalan secara sempurna. Coordinating. Oleh karena itu Perdana Menteri bukan Top Public Administrator seperti dalam Negara yang menganut sistim cabinet parlementer melainkan dapat digolongkan sebagai upper middle public administrator yang membantu Top Public Administrator. sudah barang tentu harus melihat konstitusi dan sejarahnya yang menjadi latar belakang l. Kami berhasrat untuk menempati kedudukan yang terhormat di tengah masyarakat bangsa-bangsa yang berjuang untuk perdamaian dan untuk menghapuskan tirani dan . Jadi UUD Jepang itu disusun dan lahir dari kehancuran. Communicating dan Controlling tidak terletak pada Perdana Menteri tetapi terletak pada Raja. 2. Coordinating. Dengan Raja sebagai Kepala Pemerintahan tidak bisa dijatuhkan. ADMINISTRASI NEGARA JEPANG Setelah kita lihat administrasi Negara Amerika Serikat. Kami menghasratkan perdamaian yang abadi dan sangat menyadari cita-cita luhur yang membimbing hubungan antara manusia dan manusia dan kami telah bertekad untuk memelihara keselamatan dan kehidupan kami dengan menaruh kepercayaan yang ada pada rakyat yang mencintai perdamaian dunia. sehingga tidak aneh kalau turut serta mendorong lahirnya perang dunia II yang membawa kehancuran Jepang sendiri.

36 perbudakan. 4. Mahkamah Pendakwa. 6. Kami mengakui bahwa semua bangsa di dunia mempunyai hak untuk hidup dalam kedamaian dan bebas dari perasaan takut dan kekurangan. Disamping itu forecasting dan planning terdapat juga dalam pasal-pasal konstitusi. Untuk bisa melaksanakan tujuan yang tercantum dalam ayat sebelumnya. penindasan dan pandangan hidup yang picik untuk selama-lamanya dari permukaan bumi. Orang bangsawan dan sistim kebangsawanan tidak diakui. Dewan Negara yang terdiri dari 2 kamar : DPR dan Senat. dan Angkatan Udara serta kekuasaan perang lainnya. 2. Pasal 14. 6. Mekanisme Hubungan Administratif Apabila pengorganisasian Negara Jepang itu dan hubungan administrative dilukiskan dalam diagram akan tampak sebagai berikut : . Pasal 9. Angkatan Laut. Kaisar. Dewan Pemeriksa. Karena keinginan yang sungguh-sungguh untuk menmciptakan perdamaian internasional yang didasarkan pada keadilan dan ketentraman. Pengorganisasian Negara Jepang terdiri dari : 1. Negara Jepang tidak akan mempunyai Angkatan Darat. 5. Segenap pejabat Negara adalah abdi dari seluruh masyarakat dan bukannya abdi satu golongan masyarakat. 3. rakyat Jepang untuk selama-lamanya membuangkan peperangan sebagai hak yang tertinggi dari Negara dan membuangkasn ancaman atau penggunaan kekerasan sebagai alat untuk menyelesaikan persengketaan-persengketaan internasional. Kabinet. Rakyat mempunyai hak mutlak untuk memilih pejabat-pejabat Negara dan memecat mereka. Hak unuk menyatakan perang dari Negara tidak diakui. Pasal 15. Mahkamah Agung.

tetapi cabinet ini secara teknis administrative mengangkat anggota-anggota Mahkamah Agung (Vide pasal 79). 5. Kaisar yang hanya simbul Negara secara teknis administrative mengangkat Perdana Menteri yang ditunjuk oleh Dewan Negara dan mengangkat Ketua Mahklamah Agung yang ditunjuk oleh Kabinet (Vide pasal 6). maka Kabinet harus bubar (Vide pasal 69). 2.37 Kaisar Dewan Negara Senat DPR Kabinet Dewan Pe meriksa Mahkamah Agung Mahkamah Pendakwa PEMILIH Dari diagram di atas dapat terlihat bahwa : 1. maka Kabinet dapat memanggil Senat/Dewan Negara bersidang (Vide pasal 54) 6. . Kekuasaan Legislatif dipegang oleh Dewan Negara. peringanan hukuman. sebagai Kabinet Parlementer. Dewan Pemeriksa mempunyai fungsi untuk memeriksa pendapatan dan pengeluaran Negara yang dilakukan oleh Kabinet. 4. tetapi Dewan ini (DPR) dapat dibubarkan oleh Kaisar (Vide pasal 7) dan Dewan ini ikut serta dalam kekuasaan Judikatif yaitu mengadili hakim-hakim yang diminta dipecat yang dilakukan oleh Mahkamah Pendakwa (Vide pasal 6) daN Dewan ini (DPR) apabila mengajukan mosi tidak percaya. dan pemulihan hak-hak (Vide pasal 73) dan juga dalam Legislatif yaitu dapat mengajukan Rancangan UU (Vide pasal 72). amnesty istimewa. Disamping itu Kabinet ikut serta dalam Judikatif yaitu memutuskan amnesty umum. tetapi Kabinet dalam masa DPR sedang dibubarkan dan Negara dalam keadaan darurat. 3. Jepang tidak menganut Trias Politica dari pada Montesqieu tentang separation du pouvoir ( pemisahan kekuasaan ) karena antara badan-badan Negara ada hubungan satu sama lain. Tetapi juga mempunyai kekuasaan membubarkan DPR (Vide pasal 7). Kekuasaan Eksekutif dipegang oleh Kabinet Parlementer. Kabinet bertanggung jawab terhadap DPR/Dewan Negara. pembatalan hokum. dimana hasil pemeriksaan itu disampaikan kepada Dewan Negara melalui Kabinet (Vide pasal 90).

maka Perdana Menteri itu harus mengundurkan diri dan Kabinet itu bubar. sehingga secara ideal dapat mewujudkan “Clean Government “. Dewan Pemeriksa terhadap Kabinet. walaupun tidak dapat dihilangkan sama sekali. adalah koordinasi yang sifatnya horizontal. tetapi juga trhadap Badan Judikatif (Mahkamah Agung/Badfasn Peradilan) dimana Dewan Negara dapat mengadili hakim-hakim yang harus dipecat. yaitu dapat menyebabkan jatuhnya Perdana Menteri atau bubarnya Kabinet. The Dynamic of Management Bagaimana Commanding.38 Berdasarkan uraian di atas. Kabinet terhadap Dewan Negara dan Mahkamah Agung. kecuali dalam keadaan darurat adalah koordinasi vertical yang dilakukan oleh Kabinet. Kabinet dengan Kaisar. terlebih-lebih yang menjalankan kekuasaan eksekutif seperti terjadi pada Perdana Menteri Tanaka yang memperoleh suapan pada waktu pembelian pesawat Lockheed untuk Negara. karena Kabinet ini dalam memanggil siding Dewan Negara/Senat. Communicating dan Controllingnya ? Yang mempunyai posisi Commanding dalam Administrasi Negara Jepang pada masa keadaan normal (yaitu tidak dalam keadaan darurat). Control dari Dewan Negara bukan hanya terhadap Badan Eksekutif (Kabinet). dan kebijaksanaan Negara atau public policy dibuat oleh Dewan Negara. disebabkan kedudukan Badan-Badan Negara itu adalah sederajat. maka abuse of power (penyalah gunaan kekuasaan) dari masing-masing badan dapat dicegah atau maksimal diminimalisir.. atau sebaliknya. Mahkamah Agung dan Dewan Pemeriksa. yang akan mendapat perintah dari Dewan Negara mengadili para Hakim yang harus dipecat. 3. yaitu Dewan Negara melakukan control terhadap Kabinet. Jaringan komunikasi antara Badan-Badan Negara berjalan sejajar. dan Mahkamah Agung terhadap Kabinet. yaitu antara Dewan Negara dengan Kabinet. sehingga secara organisatoris terlihat bahwa Jepang menganut administrasi Negara yang demokratis. ialah Dewan Negara. Mahkamah Agung dengan Kabinet dan Dewan Negara. Dengan adanya saling control antara Badan-badan Negara tersebut. maka dilihat dari segi organisasinya menunjukkan bahwa Sistim Administrasi Negara Pemerintahan Jepang menjalankan sistim Check and Balance. dan Mahkamah Agung. karena Dewan ini yang menentukan Perdana Menteri/Kabinet berdasarkan azas mayoritas. Penerapan Fungsi-Fungsi Management dalam Badan Ekswekutif . 2. Coordinating. sehingga membawa akibat kejatuhannya. kecuali Mahkamah Pendakwa yang berada di bawah naungan Dewan Negara. sehingga apabila Kabinet itu memperoleh mosi tidak percaya. Hak Control ada pada setiap Badan Negara. Tetapi dalam keadaan darurat yang mempunyai posisi Commanding dalam Administrasi Negara Jepang ialah Kabinet. Jadi Dewan Negara mempunyai legislative dan Judicial control yang effektif. Disini menampilkan bahwa control yang dilakukan oleh Dewan Negara sangat effektif. Koordinasi dalam rangka kegiatan Negara antara Badan-Badan Negara .

Menteri Keuangan 8. Perancis dan Jepang yang masing-masing berfaham Leberalisme. Kementerian Konstruksi 5. Kementerian Dalam Negeri 7. Commanding. Pengorganisasian dalam cabinet/administrasi Negara dalam arti sempit. metode dan procedure. Menteri Luar Negeri 9.39 Bagaimana The Mechanic and The Dynamic of Management dalam Badan Eksekutif ? Perencanaan dalam Administrasi Negara Jepang/eksekutif. Kementerian Pos & Telekomunikasi 14. standard. Kementerian Pendidikan 6. maka Jepang dalam perencanaannya baik yang dilakukan oleh swasta maupun Negara menggunakan scientific management. yaitu untuk mencapai tujuan Negara yang dikehendaki seperti disebutkan oleh Prof. fungsionil maupun komprehensif. Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan 10. jelas banyak dilakukan oleh Perdana menteri sebagai Top Public Administrator. Kementerian Perhubungan. hal ini disebabkan seperti tersebut dalam UUD Jepang pasal 9 bahwa Jepang membuangkan peperangan. Dari kementerian-kementerian tersebut di atas. Communicating dan Controlling dalam Badan Eksekutif. kecuali dalam perencanaan kombinasi umum yang disebabkan budgetnya sangat besar. keadilan. karena Perdana Menterilah yang menjalankan tugas-tugas pemerintahan. Kesimpulan Setelah melihat kepada lima administrasi Negara yaitu Administrasi Negara Amerika Serikat. maka ada perencanaan dilakukan oleh swasta maupun oleh oleh pemerintah. Jepang hanya mempunyai 12 Kementerian : 1. Kementerian Kehakiman 12. Kementerian Perdagangan Internasional & Industri 11. disamping budget untuk mencapai tujuan yang ditetapkan. jelas Jepang tidak memiliki kementerian pertahanan. karena diakuinya lembaga-lembaga hak milik . Jadi swasta turut serta dalam perencanaan fisik. Sebagai suatu Negara yang modern dan telah maju. Kementgerian Perburuhan/Tenaga Kerja 13. Kementerian Pertanian dan Kehutanan 4. ketertiban dalam negeri. selalu dilaksanakan oleh pemerintah. Coordinating. sehingga dalam perencanaannya itu selalu memakai program. Wakil Perdana Menteri 3. policy. Administrasi Nergara Uni Sovyet yang berdasarkan kepada Komunisme dan Administrasi Negara Yordania yang berdasarkan kepada Islam. Meriam yakni keamanan dari luar. seperti halnya di Negara-negara liberal. maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : . kesejahteraan dan kemerdekaan perorangan. Perdana Menteri 2.

tetapi pada akhirnya lebih condong kepada kediktatoran. way of thinking dan way of acting. sehingga dalam kegiatan administrasi negaranya itu banyak melakukan overheidsdaad atau detournement du pouvoir atau penyalah gunaan kekuasaan. Perancis. 5. Perbedaan Konstitusi. Tidak ada badan-badan Administrasi Negara pada tiap-tiap Negara yang sama satu sama lain. 5. tetapi penetapan wewenangnya lebih berat kepada eksekutif. Jumlah Kementerian/Badan Eksekutif setiap Administrasi Negarapun tidak sama. sistim Kediktatoran. ikut pula dalam kekuasaan Legislatif dan Judikatif. Perbedaan Masyarakat. 4. 4. sehingga rakyat menjadi abdi atau kawulo dari pada penguasa. 4. Administrasi Negara Uni Sovyet yang . Sistim Administrasi negarapun berbeda-beda yaitu ada yang sistim Demokrasi. yaitu adan Badan Eksekutif yang dapat membubarkan Badan Legislatif (Parlemen). dan ada pula dalam pengorganisasiannya melaksanakan sistim Demokrasi. 18 dan 35. 7. Jepang yang berdasarkan kepada Liberalisme. 2. 2. Perbedaan pandangan hidup atau way of life yaitu way of willing. ada yang bersama-sama yaitu oleh Badan Perwakilan Politik/ Badan Legislatif dan Badan Eksekutif. Kebijaksanaan Negara atau Public Policy ada yang dibuat hanya oleh Badan Perwakilan Politik seperti Amerika Serikat dan Jepang. Mekanisme Aministrasi Negara satu sama lain berbeda. 6. Seolah-olah tampak sebagai campuiran. seperti Perancis dan Yordania dan ada lagi yang lebih banyak dibuat oleh Badan Eksekutif sepertti Uni Sovyet. 12. 17. 3. Tetapi ternyata yang jumlahnya hanya sedikit tampak lebih effektif dan effisien seperti Amerika Serikat dan Jepang. yaitu ada yang 11. ADMINISTRASI NEGARA INDONESIA Setelah kita membahas administrasi Negara Amerika Serikat. 3. Perbedaan sejarah. ada Badan Legislatif yang dapat menjatuhkan Badan Eksekutif dan ada pula Badan Eksekutif yang menjadi Kepala Badan Yudikatif. ada yang pada Presiden. Top Public Administrator pada setiap Negara berbeda-beda. 8. way of feeling. Dalam konstitusinya sebagai landasan tindakan administrasi negaranya ada yang memasukkan hak azasi manusia.40 1. Raja atau Perdana Menteri. Perbedaan tersebut tidak lain disebabkan : 1. Faktor-faktor penyebab perbedaan Administrasi Negara. hak kemerdekaan dan hak milik dan ada pula yang tidak memasukkan hak kemerdekaan dan hak milik perseorangan. yaitu diantaranya hak hidup. Hampir setiap Top Public Administrator disamping menjalankan eksekutif/administrasi /pemerintahan. Perbedaan pengalaman.

yaitu untuk : 1. untuk membentuk suatu pemerintahan Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum. Untuk melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah. Ikut serta mewujudkan ketertiban dunia yang berdasarkan kepada kemerdekaan. mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia. 3.41 berdasarkan kepada Komunisme dan Yordania yang berdasarkan kepada Islam. Forecasting dan Planning dalam administrasi Negara Indonesia dalam arti yang sangat luas sekali terdapat dalam Pembukaan UUD 1945 yang Declaration of Independen of Indonesia dan pasal-pasal dalam batang tubuh UUD tersebut. 1. karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. 4. Ayat 2 : Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agama dan kepercayaannya itu. sehingga Negara berdasarkan atas ke Tuhanan Yang Maha Esa seperti tersebut dalam pasal 29 ayat 1. Dalam pasal 1 ayat 1 : Negara Indonesia adalah Negara Kesatuan yang berbentuk Republik. perdamaian abadi dan keadilan social. yang berdasarkan kemerdekaan. ………………………………………………………………………………………… Kemudian dari pada itu. Seperti diketahui syarat-syarat Negara ialah adanya : . Dalam Pembukaan yang berkaitan dengan Forecasting dan Planning ialah : Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan. perdamaian abadi dan keadilan social. Aktivitas Administrasi Negara untuk mencapai tujuan itu dalam perencanaan Negara ditetapkan tidak boleh ingkar dari Tuhan Yang Maha Esa. Mencerdaskan kehidupan Bangsa. Pasal 29 ayat 1 dan 2 : Ayat 1 : Negara berdasar atas ke Tuhanan Yang Maha Esa. 2. maka dalam perencanaan Administrasi Negara Indonesia tujuan itu terkandung dalam Pembukaan UUD. Mensejahterakan Rakyat. maka tibalah gilirannya membahas administrai Negara Indonesia yang berdasarkan kepada ajaran Pancasila. The Mechanic of Management. maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan itu dalam suatu UUD Negara Indonesia yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada : Ke Tuhanan Yang Maha Esa Kemanusiaan yang Adil dan Beradab Persatuan Indonesia Dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan serta dengan mewujudkan suatu keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia. Dalam setiap perencanaan terkandung tujuan.

Kalau ada sebagaian rakyat dan Pemerintah Indonesia yang ingkar terhadap Tuhan. Oleh karena itu agar supaya pendapatan dan pengeluaran Negara dapat dikendalikan. Jadi dalam hubungan dengan pasal 29 ayat 1 tadi. Pengorganisasian Negara menurut UUD 1945 ialah sebagai berikut : 1. Setiap perencanaan tidak mungkin dapat tercapai tanmpa budget. Kedaulatan berdasar atas ke-Tuhanan Yang Maha Esa. Presiden 4. MA ( Mahkamah Agung ) 6. DPA ( Dewan Pertimbangan Agung ) > dihapus dalam perubahan UUD 1945. 5. Mekanisme Hubungan Administratif Oleh karena itu kalau digambarkan dalam diagram tentang mekanisme organisasi administrasi Negara Indonesia menurut UUD’45 ( sebelum diamandemen) sebagai berikut : . 5. Rakyat yang mendiami wilayah itu. 2. maka hal itu merupakan penghianatan terhadap Negara. dan dalam melakukan hubungan internasional juga berdasar atas ke-Tuhanan Yang Maha Esa. Pemerintah. Rakyat berdasar atas ke-Tuhanan Yang Mahasa Esa. BPK ( Badan Pemeriksa Keuangan ) 2. maka pemerintah menjalankan anggaran tahun yang lalu. Apabila DPR tidak menyetujui anggaran yang diusulkan pemerintah. MPR ( Majelis Permusyawaratan Rakyat ) 2. DPR ( Dewan Perwakilan Rakyat ) 3. maka berdasarkan pasal 23 ayat 1 Anggaran Pendapatan dan Belanja ditetapkan tiap-tiap tahun dengan UU. 3. Tidak ada sedikitpun kedaulatan Indonesia Yang ingkar terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Tidak ada sebagianpun Pemerintah Indonesia. Adapun metode untuk mencapai tujuan Negara seperti ditentukan dalam UUD ialah dengan metode atau sistim demokrasi. Kedaulatan.42 1. maka : Wilayah itu berdasar atas ke-Tuhanan Yang Maha Esa. Oleh karena itu : Tidak ada setapakpun dari Indonesia dan seharusnya Tidak ada seorangpun rakyat . Kemampuan melakukan hubungan internasional. 4. Pemerintah berdasar atas ke-Tuhanan Yang Maha Esa. Wilayah yang tetap. seperti tersebut dalam pasal 1 ayat 2 yang berbunyi : Kedaulatan adalah di tangan rakyat dan dilakukan sepenuhnya oleh Mejelis Permusyawaratan Rakyat/ yang dilakukan berdasarkan UU (perubahan UUD 1945) Organizing.

Koordinasi dan Komunikasi baik yang bersifat horizontal. maupun DPD . karena badan ini merangkap menjadi anggota nMPR yang melimpahkan wewenang/kekuasaan untuk menjalankan Pemerintahan. The Dynamic of Management Yang melakukan Commanding adalah DPR.43 MPR DPR BPK PRESIDEN DPA MA DPRD I DPRD II KABINET GOLONGAN PEMILIH Menurut UUD 1945 ( setelah diamandemen ) lebih kurang sbb : MPR DPR BPK PRESIDEN MK MA KABINET DPRD I GUBERNUR DPRD II BUPATI/WALIKOTA PEMILIH 3.

dan MA bukan terdiri dari anggota-anmggotaq yang mempunyai sikap yes – manisme dan ABS isme. yaitu menjalankan sifat kepemimpinan yang dikemukakan oleh Presiden Suharto seperti Taqwa. Pengorganisasian. baik dalam jangka panjang maupun dalam jangka pendek. Oleh karena itu kita mengenal PMA ( Penanaman Modal Asing ) dan PMDN ( Penanaman Modal Dalam Negeri ). Oleh karena itu apabila badan-badan ini sudah menjalankan pengawasan/control sebagaimana mestinya. 4. maupun Mahkamah Agung dan Presiden. sehingga masyarakat adil dan makmur akan terlahirkan. BPK. geminastiti. agar supaya ada keseimbangan antara pe3ndapatan dengan neraca pengeluaran. Sampai kapan balance budget ini dilaksanakan dengan ditutup dari pinjaman luar negeri. satya dan belaka. sedangkan pembiayaan perencanaan untuk setiap tahun ditetapkan oleh DPR bersama-sama Presiden yang dituangkan dalam APBN. functional planning.44 vertical dilakukan baik oleh MPR. Yang membuat perencanaan ialah Bappenas (Badan Pembangunan Nasional) dan ditetapkan oleh Keputusan Presiden. atau Planning. prasaja. Coordinating. Tetapi hal itu memerlukan persyaratan bahwa anggota-anggota MPR. DPA/MK. masih belum dapat dipastikan. karena melakukan pembangunan di segala bidng. untuk mencegah kenaikan harga dan kemerosotan nilai uang seperti dalam sistim devisit budget. . melainkan betul-betul yang tangguh dan berwibawa. Commanding. DPR. Perencanaan jangka panjang kita mengenal Pelita I dan II dan Pelita III yang dibagi pula kepada perencanaan jangka pendek yaitu setiap tahun. Kredit Candak Kulak dan sebagainya. tetapi ada juga perencanaan-perencanaan baik perencanaan phisik. lenggawa. disamping keahlian yang sesuai dengan kebutuhan lembaganya. ambeg paramaarta. karena Indonesia menganut Balance Budget. Penerapan fungsi-fungsi Management dalam Badan Eksekutif. fungsionil. comprehensive planning. waspada purbawisesa. tut wuri handayani. DPR. ing ngarso asung tulodo. dan general combination planning. DPA/MK. sehingga setiap tahun Indonesia melakukan pinjaman Luar Negeri melalui IGGI ( Inter Govermental Group on Indonesia ). dan Controlling dalam Administrasi Negara/Eksekutif/Pemerintahan dalam arti sempit ? Planning dalam Administrasi Negara Indonesia meliputi physical planning. Pembiayaan untuk pelaksanaan perencanaan ini sangat besar sekali. Hal in I tergantung kepada Indonesia sendiri untuk meningkatkan pendapatan nasionalnya yang seimbang dengan pengeluaran. maupun perencanaan comprehensive yang dilakukan oleh swasta baik asing maupun domestik. Organizing. Communicating. Bagaimana The Mechanic and The Dynamic of Management. Perencanaan ini tidak hanya dilakukan oleh Pemerintah seperti di Negaranegara Sosialis – Komunis. maka clean and stable government itu akan dapat diwujudkan. KIK ( Kredit Investasi Kecil ). ing madyo mangun karso.

Jepang yang masing masing hanya mempunyai 11 anggota cabinet. II dan III ( dulu) atau Kabinet Indonesia Bersatu (sekarang). mengingat DPR. Commanding dalam Badan Eksekutif dipegang oleh Presiden. Pembangunan dan Kemasyarakatan semakin bertambah. maka administrasi Negara Indonesia bukan lagi administrasi negara demokratis. maka Presiden “bisa” memerintah DPR. The Dynamic of Management. BPK. pembangunan dan masyarakat. kalau dibandingkan dengan Negara-negara yang sudah berkembang/maju seperti Amerika Serikat. sehingga membutuhkan energi dan waktu yang lebih banyak lagi. sehingga lahirlah close management atau dictatorial management. karena badan-badan ini merupakan badan yang sejajar dengan Presiden. Karena apabila Presiden melupakan azas ini dalam pemberian perintahnya. Tetapi walaupun Presiden memegang kunci komando/perintah.45 Pengorganisasian dalam Badan eksekutif dapat dilihat dalam susunan Kabinet Pembangunan I. yaitu kekuasaan legislative. pembangunan dan kemasyarakatan. di mana UU merupakan hukum yang tertinggi. Tetapi administrasi Negara yang demikian adalah administrasi Negara kediktatoran. pembangunan dan kemasyarakatan. Oleh karena itu tugas Presiden dan Wakil Presiden sebagai Administrator Pemerintahan. Sedangkan terhadap cabinet bersifat koordinasi vertical. Karena Presidenlah yang mengangkat dan memberhentikan Menteri-Menteri. yaitu Top Down Coordination ( koordinasi dari atas kebawah) dan kepada MPR Bottom up Coordination ( koordinasi dari bawah ke atas ) yang dilakukan 5 tahun sekali berupa laporan pertanggung jawaban tentang kegiatan pemerintahan. Oleh karena itu perintah Presiden dalam rangka menggerakkan pemerintahan. Negara Indonesia bukanlah Negara Komando atau Kediktatoran. melainkan administrasi Negara yang kediktatoris. yaitu adanya supremacy of law. eksekutif dan yudikatif disentralisasikan. Yang jumlahnya cukup besar yaitu mencapai 30 Menteri. . DPA/MK dan MA tidak bisa diperintah oleh Presiden. Adapun hubungan DPR dengan Presiden. Tentu saja dengan banyaknya anggota cabinet ini rentangan koordinasi. BPK. DPA/MK dan MA dalam keadaan Negara tidak berada dalam keadaan darurat. komunikasi dan jangkauaqn pengawasan Presiden dan Wakil Presiden makin meluas. BPK. sebab Negara Indonesia sesuai dengan UUD ’45 adalah Negara Hukum. Oleh karena itu pemberian perintah Presiden sesuai dengan UUD hanya kepada Kabinet. kecuali dalam keadaan darurat dimana kekuasaan tertinggi dalam Negara berada dalam tangan Presiden. akan selaras dengan UU atau selaras dengan azas Rule of Law. sebagai administrator pemerintahan. DPD/MK dan MA. Adapun yang menjadi pimpinan Kabinet ialah Presiden dan Wakil Presiden. equality before the law dan human rights. adalah hubungan koordinasi horizontal di mana kepada DPR Presiden memberikan laporan tentang kegiatannya setahun sekali berupa pidato kenegaraan.

sehingga baik legislative control. managerial control dan social control. Tentang Komunikasi yang dilakukan oleh Presiden menurut UUD ’45 baik komunikasi intern. Mengingat apabila legislative control. Sebenarnya dalam democratic coomunication hal-hal semacam itu tidak perlu terjadi. Agar supaya administrasi Negara Indonesia juga dapat mencapai tujuannya. maupun social control perlu peningkatan untuk menjaga agar supaya jalannya pemerintahan sesuai dengan UU dan hak-hak azasi manusia dapat dilindungi.46 Koordinasi yang dilakukan oleh Presiden terhadap para Menteri dan seluruh aparatur administrasi Negara (dalam arti sempit ) pemerintahan menurut UUD’45 adalah dalam rangka menjalan kebijaksanaan Negara ( public policy ) yang telah ditetapkan oleh DPR dan MPR. horizontal. Jadi pada hakekatnya dapat diraba . yang dilakukan oleh oknum-oknum pers. dengan administrasi penyelewengan yang rapih. Negara dan bangsa. melainkan oleh diri sendiri. agar supaya kegiatan pemerintahan berjalan bersih. formil. informal. sehingga pemerintgah melakukan pembredelan. maka opstib itu tidak akan lahir. Dan pengendalian tidak perlu dilakukan oleh orang. maka Legislative Control. judicative control. Controlling atau pengawasan dalam administrasi Negara Indonesia tampaknya masih lemah sekali. sehingga tujuan Negara dapat tercapai. Hal lain yang sering menyumbat komunikasi ialah penggunaan kebebasan pers yang menjurus kepada destruktivisme. Hanya komunikasi yang agak sering tersumbat ialah komunikasi dari bawah atau masyarakat kepada atasan atau pemerintah karena bawahan kurang maun menyampaikan keadaan yang sebenarnya disebabkan masih adanya penyakit mental ABS isme. Mengingat kebebasan tanpa kendali akan menimbulkan anarchie. lisan dan tulisan baik terhadap aparatur administrasi Negara dan masyarakat maupun terhadap Negara lain adalah bersifat dua arah atau two way traffic communication. Jadi opstib itu sebenarnya untuk meningkatkan pengawasan terhadap administrasi Negara. . judicial control. sehingga kepentingan rakyat kadang-kadang menjadi korban. apabila masing-masing pihak menyadari tanggung jawabnya terhadap masyarakat. Yang terakhir dari pada The Dynamic of Management ialah Controlling. judicial control. extern. executive control atau managerial control. Administrative Control dan Sosial Control perlu ditingkatkan secara simultan serta berdaya guna dan berhasil guna. mengingat dalam kegiatan administrasi Negara yang bertujuan mementingkan diri sendiri. vertical. mengingat setiap orang yang Pancasilais seharusnya mampu mengendalikan hawa nafsunya. executive control or managerial control dan social control sudah berjalan effektif. Judicative Control. bahwa Opstib adalah untuk membantu legislative control.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->