P. 1
Bab 2

Bab 2

|Views: 21|Likes:
Published by ariefhadiyanto
PROSES PRODUKSI
PROSES PRODUKSI

More info:

Published by: ariefhadiyanto on Oct 01, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/10/2014

pdf

text

original

BAB II PENGOLAHAN BIJIH BESI

1. Pengantar. Logam yang paling penting dalam segala Iapangan tehnik ialah besi. Sebutan "besi" dapat berarti unsur besi murni menurut cara kimia (Fe), berat jenisnya (b.d.) 7,876, besi tehnik ; b.d.nya rata-rata, 7,85. 2. Besi tehnik selalu bercampur dengan unsur-unsur lain, terutama dengan carbon (C), silisium (Si), manggan (Mn), fosfor (P), belerang (S) dan tembaga (Cu). Jadi besi itu adalah suatu paduan logam. Besi tehnik terbagi atas : a. b c. Besi mentah , yaitu tidak dapat ditempa, kadar carbon lebih dari 3,5 %. Besi tuang, yaitu tidak dapat ditempa, kadar carbon lebih dari 2,3%. Baja, yaitu dapat ditempa, kadar carbon kurang dari 1,7%.

Sifat-sifat besi tehnik terutama ditentukan oleh kadar carbon (C). Jika tidak ada campuran-campuran lain yang mengubah sifat-sifat itu, besi yang bercampur dengan carbon di atas I,7 % tidak dapat ditempa, oleh karena itu ketika dipanaskan ia berubah dari keadaan padat langsung ke dalam keadaan cair. Pembuatan Besi Mentah 3. Bahan dasar untuk membuat besi mentah ialah bijih besi, yang jumlah prosentase besinya haruslah sebesar mungkin. Besinya itu adalah berupa oksidoksid besi Fe3O4 dan Fe2O3, atau karbonat besi FeCO 3, yang dinamakan batu besi spat. Pembuatan besi mentah di dalam dapurtinggi dilakukan dengan jalan mereduksi bijih besi, untuk itu dipakai kokas, bahan-tambahan dan udara (angin) panas. a. Pengolahan Pendahuluan Bijih. Bijih-bijih besi didatangkan dari tambang bijih dalam berbagai mutu dan dalam bongkahan yang tidak sama besar. Bijih-bijih itu bercampur dengan batu-batuan ikutan. Bongkah-bongkah bijih dipecah dengan pemecah bijih menjadi butir-butir yang sama besar, ukurannya paling besar 60 mm. Bijih-bijih itu dimasukkan ke daiam pemecah bijih, dergan sebuah kisi-kisi guncang, supaya masuknya sama rata. Mesin pemecah bijih dibuat berputar (Gambar 2.1) atau seperti rahang. Dari mesin pemecah itu bijih diantar ke teromol magnit (Gambar 2.2) dengan sebuah talangan-guncang yang lain, dalam teromol itu bijih dipisahkan dari batu-batuan ikutan. Dari teromol magnit ke instalasi penyaring untuk disortir menurut besarnya, kemudian terus ke sebuah instalasi-pencuci.

Proses Produksi Majoring Aeronautika

Setelah itu didatangkan gerobak pembakar.1 Pemecah Bijih Berputar Gambar 2. Dapur itu dibuat seperti sebuah dapur-corong yang sederhana dengan pakai pemanasan gas Proses Produksi Majoring Aeronautika . kembali dialirkan ke pembakar-pembakar-gas dari instalasi-sinter yang lain. Pendiangan dilakukan di dalam sebuah dapur panggang yang tingginya lebih kurang 5 m. Dengan cara ini beratnya menjadi susut sampai 30 % dan biaya pengangkutan dapat dikurangi. yang jalan di atas pancisinter. yang memecahnya menjadi potongan-potongan yang samabesar. Hal ini menguntungkan. Pada proses sinter selalu pula ditambahkan debu-bijih yang berjatuhan dari perusahaan dapurtinggi dan dari instalasi pembersih gas. Dengan sejumlah besar pembakar-pembakar gas campuran itu dipanaskan dari atas. Di dalam dapur sinter mula-mula diisikan selapis bijih-bijih halus dan di atasnya ini bubuk bijih yang akan diaglomir. lebih dahulu dekat tambang bijih. Udara yang karena itu menjadi panas. Mengisi itu dilakukan dengan gerobak isi.3). Pengolahan-pengolahan bijih-bijih cara lain. akan tetapi oleh kecepatan proses tidak ada waktu untuk reduksi. karena ditahan oleh bijih-bijih halus itu. Bubuk bijih tidak dapat jatuh melalui rangka-bakar. juga campuran-campuran lain. karena dengan demikian terutama terbuang selain air. oleh karena udara diisap melalui gerobak itu. misalnya beIerang. ialah mendiang bijihbijih itu .11 Gambar 2. Demikian pula pemakaian kokas yang mahal harganya itu dalam dapurtinggi nantinya dapat dihemat. Apabila isi panci telah selesai dikerjakan panci berputar dan massa dijatuhkan ke dalam sebuah gerobak melalui sebuah pemecah bergigi yang berputar. ia mulai cair dan meng-aglomir.2 Teromol Magnit Bijih halus dan butir-butir yang lebih kecil dari 18 mm yang datang dari pemecah-bijih diaglomir di dalam dapur-sinter atau panci-sinter (Gambar 2. Untuk bijih bubuk lebih baik dipakai sebuah ban sinter. supaya dari serasah ini dapat juga diambil besinya. Di daiam gerobak itu ia didinginkan dan menjadi keras. tanpa pemasukan udara.

Garis-tengahnya sebelah dalam kira-kira 4 m.5 m di atasnya berada 8 atau 12 buah muncung-tiup untuk memasukkan udara atau angin panas. Bahan tambahan gunanya untuk mempersatukan abu kokas dan batu-batu ikutan yang asam (SiO 2) hingga menjadi terak. Mulut-mulut -tiup itu terbuat dari perunggu fosfor. Tebal dinding hentian dan corong kira-kira 1 m. sehingga dapur jadi tersumbat. maka dipakai bahan-tambahan yang asam. Gambar 2. Mulut-mulut tiup itu dihubungkan dengan saluran-udara induk oleh saluran-saluran cabang. Kokas yang baik untuk perusahaan dapurtinggi haruslah keras dan proses.4) terdiri dari dua bagian utama : hentian dan corong. Dapurtinggi (Gambar 2. yaitu di bagian bawah. Tidak semua jenis batubara dapat dijadikan kokas yang baik. Kokas itu dibuat dari batubara dengan jalan menjuling-kering batubara itu dalam perusahaan kokas.3 Dapur tinggi Proses Produksi Majoring Aeronautika . yang tebalnya 20 mm. sedangkan tebal mulut-dapur lebih kecil dari itu. Perusahaan dapurtinggi. Corong ditumpu dari luar oleh sebuah konstruksi besi-batut. d. karena tekanan yang besar dari isi dapur itu menyebabkan batubara menjadi serbuk. Hentian terbuat dari batu tahan-api yang disemen dan berdiri langsung di atas fondamen. Corong dan hentian satu persatu dapat memulai dengan bebas. garis tengahnya 80-200 mm. Bagian-bagian yang terdiri dari gas. yang dengan mudah dapat dipisahkan dari besi mentah yang menjadi cair. Dinding-dinding itu didinginkan dengan pertolongan pipa-pipa pendingin dari besi tuang yang t:erpasang di dalam tembok. Bentuk ruangan dapur ini dibuat menurut perubahan voluma bahan-bahan waktu turun melalui dapur itu. Bahan Tambahan. Corong juga terbuat dari batu tahan api dan berdiri diatas tiang yang terbuat dari besi-tuang. melingkar pada dapur. Yang tinggal adalah terutama carbon (C) dan abu. suhunya 800 . Di sebelah atas corong terdapat penutup dengan cerocok isi. Tetapi jika batu-batu ikutan itu sendiri terdiri dari batu-batuan basa. Saluran induk itu garistengahnya kira-kira 1 m. yaitu berhadapan dengan lubang terak itu dan kirakira 0. Sebagai bahan-bakar dipakai kokas. Di dalam hentian. terdapat lubang-cerat besi dan lebih tinggi sedikit. Gas dan ter di pakai untuk keperluan tehnik yang lain. fluoridkalsium (CaFO2). c. panjang pinggirnya kira-kira 100 mm. Kokas. Garis-tengah sebelah dalam yang paling besar kira-kira 7 m dan garistengah mulut-dapur kira-kira 4. banyaknya kira-kira 12 buah. inilah yang dinamakan kokas. Batubara biasa tidak dipakai di dalam dapurtinggi sebagai bahanbakar.5 m. Sebagai bahan tambahan biasanya dipakai batu-kapur (CaCO 2). Tinggi hentian dan corong itu bersama-sama adalah kira-kira 30 m. Bagian hentian yang paling bawah ialah tungku. ter dan air dikeluarkan dari batubara oleh suaiu proses pemanasan.1000° C.12 b. misalnya. Di dalamnya mengalir air dingin.

Sewaktu-waktu diantara pengeluaran besi. di sebelah bawah lif-lereng. selapis kokas. Besi dikeluarkan setiap tiga jam atau setiap empat jam dari lubang-besi. Sebuah gerobak bungker membawa muatan yang telah ditimbang ke gerobak-isi yang besarnya kira-kira 3 m 3. Gerobak itu di atas. Bijih. meskipun Proses Produksi Majoring Aeronautika . Terak cair yang memijar mengalir ke dalam gerobakterak. Pekerjaan mengisi dilakukan dengan tidak berhenti-hentinya . Terak yang tidak dapat dipakai untuk bahan-dasar semen dan untuk bahan-dasar batu apung buatan. sedangkan batubara di tempat itu tidak hanyak atau kurang baik mutunya. Lif-lereng itu salah satu kakinya berada di atas tanah dan kaki yang lain di atas langkan dapur tinggi. dibalikkan ke dalam cerocok-isi. dipergunakan untuk pengeraskan jalan.13 Proses Dapurtinggi 4. Dengan gerobak-terak itu terak cair dibawa ke tempat pengumpul terak. yaitu jika tiba-tiba didinginkan dengan memakai banyak air.5 Dapurtinggi Listrik 5. senantiasa silih berganti. Kabel lif terpasang dengan sebuah sengkang pada poros belakang gerobak-isi. maka dibuka lubang-terak. Jika ditambahkan air sedikit terak itu menjadi butir-butir kering. selapis bahan-tambahan dan selapis bijih. Dapurtinggi listrik 6. pada langkan itu dipasang pula semua pipa-pipa-saluran. dipakai sebagai bahan-dasar batu apung buatan. Kemudian lubang-lubang itu ditutup kembali dengan sumbat tanah liat yang baru. Cerocok isi dapat berputar pada sebuah poros tegak-lurus supaya muatan dapat terbagi dengan beraturan pada permukaan corong-dapur Gambar 2. yang ditumbuk sampai pecah dengan sebatang baja hingga terbuka. tetapi roda-belakang berada pada rel yang tunis. Besi cair itu mengalir melalui saluran yang terbuat dari batu tahan-api ke dalam sebuah gerobak periuk. Langkan itu tingginya 40 sampai 45 meter di atas tanah. Butir-butir ini dipakai sebagai bahan-dasar semen. Di dalam tungku dapurtinggi terak mengapung di atas besi karena berat jenisnya lebih rendah dan oleh sebab itu besi dan terak masing dapat dicerat. bahan-tambahan dan kokas ditumpuk di dalam bungker-bungker di dekat dapurtinggi. Dapurtinggi listrik hanya dipakai di tempat-tempat di mana terdapat bijih-bijih. dalam gerobak-periuk itu besi membeku menjadi balok-balak-tuang atau langsung diangkut ke kamar tuang. lubang-lubang mengeluarkan besi dan terak disumbat dengan tanah liat. langkan itu biasanya dibuat dari konstruksi besi di sekelilng dapurtinggi.4 Perusahaan dapurtinggi Gambar 2. yaitu di ujung jalan rel. caranya ialah roda-muka jalan di atas ref yang di bengkokkan. Terak dapat dijadikan butir-butir.

Batang-gigi ini dihubungkan dengan piston yang digerakkan secara hidrolik (Gambar 2. 7. harus dibakar hingga menjadi terak. Tetapi sebaliknya dapur itu memakai pula kira-kira 2. Dari tap kosong itu udara kempa menuju keruangan angin.14 tenaga listrik dengan biaya rendah dapat dibangkitkan oleh tenaga air. setelah Iebih dahulu memanaskan muatan-muatan baru. Sebelah dalam berlapis batu tahan-api. Sebuah dapur tinggi listrik yang normal menghasilkan tiap hari 20 sampai 30 ton besi-mentah. sehingga arang hanya diperlukan untuk mereduksi. terbuat dari pelat baja. Konvertor ialah sebuah bejana bentuknya lonjong.000 kg kalori setiap ton besi-mentah. Pembuatan baja 8. Jadi seluruh bangunan itu jauh lebih rendah. seperti carbon.6) hanya terdiri dari ruangan lebur yang dapat disamakan dengan tungku dapurtinggi biasa. Proses Produksi Majoring Aeronautika . silisium dan manggan. Baja adalah suatu logam-campur atau paduan seperti besi-tuang. gunanya untuk memasukkan udara-kempa. Jadi untuk pelbagai keperluan tehnik terdapat pilihan yang luas dari berbagai macam jenis baja. bahan-tambahan dan kokas sama-rata ke daiam dapur. panasnya turun sampai kira-kira 150 oC. Baja dibuat dari besi-mentah oleh suatu proses konvertor atau di dalam sebuah dapur Siemens-Martin dalam pabrik baja.950. Malahan batubara.7). Dapur itu menghasilkan kira-kira 700 m3 gas yang mengandung 80 % CO dan nilai pembakarannya 1. yang garistengahnya 15 . Campuran-campuran-tambahan yang tak berguna. Ini adalah kira-kira 400. Konvertor 9. Boleh dipakai kokas dari mutu yang kurang baik dan terdiri dari potongan-potongan kecil. Semua gas itu dapat di jual atau dipergunakan untuk perusahaan-perusahaan tambahan. Apabila ditambahkan unsur-unsur lain banyak atau sedikit. salah dari tap itu kosong. Untuk itu dipakai konvertor. Pemanasan dan pencairan dilakukan oleh busur cahaya listrik. Akan tetapi ada pula dapurtinggi seperti itu yang memberikan hasil setiap harinya sampai dengan 80 ton besi-mentah. Dapurtinggi listrik (Gambar 2. yang mana giginya masuk dalam suatu batang-gigi.500 kWh dan kira-kira 350 kg kokas setiap ton besi-mentah. Alasnya terdiri dari batu-alas lepas dengan 120 . Pemanas-angin dan kompresor tidak diperlukan. Bahan-dasar untuk pembikinan baja ialah besi-mentah dari dapurtinggi. Gas dapurtinggi diisap keluar. arang muda atau arang kayu dapat dipakai pada dapur-dapur seperti ini.000 kg kalori lebih banyak setiap ton besi-mentah dari pada dapur tinggi biasa. Di dalam tutup dapur terpasang 4 sampai 6 buah elektroda arang dan berbagai coocok pengisi yang berguna untuk mengisikan bijih. Pada tap yang lain dipasangkan sebuah roda gigi. 10. kadar carbon (C) di bawah 1. maka baja itu dinamakan baja carbon atau baja basa .20 mm. Baja ialah besi yang dapat ditempa. sifat baja itu dapat diubah dengan nyata. yang di dalam dapurtinggi tidak dapat disingkirkan.7%. Bejana itu dapat berputar disekitar 2 buah tap. Jika bagian utama dari bahan-bahan campuran itu terdiri dari carbon (C).150 buah lubang.

15 yang berada di bawah batu alas. Tekanan udara 1.6 Konvertor 11. yang tidak bercampur dengan unsur-unsur lain. jadi dapat berayun perlahan-lahan. maka diperlukan adanya beberapa tambahan bahan lain.duduknya di atas sebuah ayunan. Bahan tambahan tersebut memiliki sifat-sifat tertentu. Besi mentah yang cair itu dimasukkan ke dalam sebuah pencampur yang jika perlu dapat dipanaskan dengan gas. sehingga akhirnya daerah baja berhenti dan daerah besi-tuang mulai. Sebelah dalamnya juga dilapisi dengan batu tahan api. antara lain : a. Juga titik lebur menjadi turun. seperti telah diterangkan lebih dahulu. untuk memperoleh kekerasan dan kekuatan lainnya yang diperlukan baja baja sesuai dengan kebutuhan. Kekuatan tarik dari baja yang dicanai naik dari 30 kg/mm 2 sampai lebih kurang 100 kg/mm2 pada O% hingga 1 % C. Baja dapat dibuat keras dengan pekerjaan pemanasan yang tepat. 12. Perlakuan Panas Pada Logam (Metal Heat Treatment) 13. Besi dari pelbagai dapurtinggi dicampur disini dan sebagian dari kadar belerang terbakar dengan udara.5 . Silisium memiliki sifat mengurangi perkembangan gas di dalam cairan. pada baja yang dipijar dari lebih kurang 30 kg/mm 2 sampai 60 kg/mm2. Bahan-bahan Tambahan Pada Baja 14. Silisium (Si). Kekerasan itu bergantung juga pada kadar carbon sampai suatu batas tertentu. bila kadar carbon naik. harus dipakai balok-baloktuangan. Bersamaan dengan itu regangan menjadi turun dari 30% sampai 5%. yaitu ketika masih dalam keadaan cair. Dalam baja biasa. Pencampur itu adalah sebuah ketel berbentuk silinder yang yang terbuat dari baja pelat. Besi mentah yang diterima di pabrik baja lebih disukai langsung dari dapurtinggi. Gambar 2. Karena itu baja itu bernama baja karbon. jadi mengurangi poresnya baja. Dari sana udara dapat masuk ke dalam bejana itu melalui lubang-lubang di dalam batu-alas. carbon (C) dalam bentuk karbit-besi (FeC) adalah merupakan unsur campuran yang paling utama. Kalau letaknya pabrik baja terlampau jauh dari dapurtinggi. Akan tetapi kadar Si harus tetap Proses Produksi Majoring Aeronautika .2 atmosfir.

tetapi adanya memudahkan baja itu dapat dikerjakan dengan perkakas-perkakas potong. Zat-lemas (N). N dan H tidak mempunyai pengaruh yang penting pada sifai-sifat baja. b. Pada baja campuran dibedakan orang antara baja campuran rendah dan baja campuran tinggi. Zat-asam (O). oleh karena sifat dapat ditempa dan sifat dapat dilas akan berkurang oleh Si.16 kecil. Zat-lemas juga selamanya terdapat dalam jumlah yang kecil sekali. Tembaga (Cu). karena adanya memudahkan baja dikerjakan dengan perkakas-perkakas potong. Karena sifatnya ini. Jadi pada umumnya merugikan dan harus tinggal tetap di bawah suatu ukuran yang tertentu. c. e. seperti belerang. molibden dan vanadium. Hal ini bergantung pada jenis baja dan campuran-campuran yang lain. Tetapi untuk jenis baja tulen yang tidak berkarat dipakai campuran tambahan lain. tembaga. Sebaliknya belerang itu tidak semuanya harus disingkirkan. Fosfor membuat baja rapuh. fosfor boleh berada sedikit dalam baja. Bagian-bagian utama untuk baja campuran tinggi atau baja perkakas adalah juga chrom. h. molibden dan vanadium. chrom. misalnya pada baja-otomat sampai 0. Belerang (S). proses kimia dan proses metalurgi tidak akan berlangsung dengan baik. guna memperoleh sifat sifat baja yang dikehendaki. Kobalt mempunyai pengaruh pada sifat-sifai listrik dari baja.005%. silisium. d.2% memperlambat cepat berkarat dalam udara. oleh karena adanya harus dalam kombinasi. jaitu terutama chrom (Cr) dan nekel (Ni). Belerang mengurangi sifat dapat ditempa dan sifat mampu dilas dan menjadikan baja rapuh dalam keadaan merah pijar. Manggan harus selalu ada dalam jumlah kecil sebagai unsur desoksidasi. wolfram. 15. wolfram. Zat-air (H). Manggan (Mn). sedangkan dalam baja Siemens-Martin hanya kira-kira 0. Proses Produksi Majoring Aeronautika .2%. Jadi bergantung pada cara pembuatannya. g. Pekerjaan unsur-unsur yang disebutkan di atas tidak dapat dilukiskan dengan mudah. Baja campuran biasanya harus lebih dahulu mengalami suatu perlakuan panas ( heat treatment) tertentu. Bagian-bagian campuran untuk baja campuran rendah atau bajakonstruksi terutama manggan. Zat asam dalam bentuk oksidui-besi (FeO) selalu terdapat dalam jumlah kecil. Tembaga dari mulai kira-kira sebanyak 0. Zat-air juga hanya terdapat dalam jumlah yang kecil sakali. f. Fosfor (P). Dalam jumlah yang Iebih besar menjadikan baja rapuh dalam keadaan merah pijar (baja yang banyak mengandung terak). dalam baja-Thomas dan baja-etektrik sampai 0. Jika tidak demikian. nekel.01%.

Kadar C dari baja yang di sepuh adalah antara 0.05 sampai 1. yang dinamakan Perlit. oleh karena campuran itu mempunyai kilap seperti kulit mutiara.7%. karena tidak ada Martensit yang terjadi (terlalu sedikit karbit besi). Keadaan kristal ini bernama Martensit. Kristal-kristal itu kecil sekali. Ferrit dan Sementit sanggup merupakan suatu campuran dengan kristal yang halus sekali. Dalam kebanyakan hal baja yang disepuh itu terlampau rapuh dan jadi lunak sedikit apabila dipanaskan kedua kalinya dan kemudian didinginkan perlahan-lahan. Campuran tambahan yang lain tidak akan kita bicarakan di sini. pengejutan tidak ada gunanya.9% C).2% dan 1. Jadi kohesi lebih besar dan karena itu baja yang disepuh demikian menjadi keras.7 % terdiri dari Perlit dan Sementit. oleh karena tidak ada waktu untuk pembentukan kristal-kristal besar. Tetapi kalau didinginkan dengan cepat sekali. Sesudah pengoIahan barulah menyusul perlakuan panas. Untuk ini baja harus selalu dipanaskan diatas 721o C. meskipun besi belum mencair. misalnya : Dipakai untuk Kuning muda 220o CPerkakas-perkakas untuk logam keras Kecoklat-coklatan 255o CGergaji-gergaji logam Merah coklat 265o CGurdi Merah 275o CPahat untuk besi Lembayung 285o CPahat untuk batu Biru tua 295o CPahat untuk kayu.17 Perlakuan Panas (Heat treatment) dari Baja 15.9% hingga 1. dll Kelabu 325o CLunak kembali Proses Produksi Majoring Aeronautika .2% jadi dari 0. Baja dengan carbon 0. misalnya baja yang memijar itu dimasukkan ke dalam sebuah bak berisi air dingin (dikejutkan). Di bawah 0. suhu itu harus lebih tinggi. Ketika itu tampak perubahan warna dari permukaan logam oleh oksidasi. Menyepuh atau memperkeras. Kalau kadar C lebih rendah atau lebih tinggi. 17. yang merupakan kristal-kristal bsar yang keras sekali. segalanya akan kembali seperti semula. baja tetap tinggal lunak. Baja dengan carbon 0.05 % sampai 0. Demikianlah keadaan baja waktu keluar dari dapur baja dan setelah didinginkan di dalam kokil. pegas arloji Biru muda 310o CPisau-pisau daging. Bentuknya seperti jarum dan berbutir-butir yang amat kasar. pengempa atau oleh perkakas-perkakas potong lainnya.9% terdiri dari Perlit dan Ferrit dan mengandung butir-butir halus. maka boleh dikatakan bahwa “larutan padat" itu juga tinggal dalam keadaaa dingin. Karena itu sebagian dari Martensit dilarutkan kembali menjadi Perlit. Pada suhu ini Perlit mulai menjadi larut (pada 0. baik oleh canai.2 % C. Dalam keadaan pijar ini terbentuklah kristal-kristal berbutir halus yang sama rata dari semua bagian-bagian. seperti di dalam suatu zat cair. Bila sekarang didinginkan perlahan-lahan. 16. Perlakuan panas memberi pengaruh pada keadaan krisfal baja. Sementit dan Ferrit. baja adalah sebuah paduan dengan kadar carbon 0. Keadaan ini dinamakan “Larutan padat” atau Austenit. Seperti telah diuraikan lebih dahulu. karena itu jumlah permukaan tempat kristal-kristal yang kecil itu bersinggungan jauh lebih besar dari pada permukaan kristal-kristal yang besar.05% sampai 0.7%. Bagian-bagian paduan ialah terutama besi-murni (Ferrit Fe) dan karbit-besi (Sementit Fe 3C). Warna-warna itu adalah tanda untuk tinggi suhu pada pemanasan yang kedua kali. Dalam keadaan inilah pula baja itu dikerjakan lebih lanjut.

5%) dan chrom (sampai 1. 21. dapat pula diisolir dengan asbes. 22. bahwa baja menjadi lebih besar karena ditambahkan C. yakni bergantung pada waktu-pijar. Semacam “penyemen" adalah pula penyepuhan pakai bubuk. terutama dibengkelbengkel dan pada pekerjaan-pekerjaan reparasi. kaliumbichromat. Bubuk ditaburkan di atasnya dan dikejutkan di dalam air. dengan demikian hanya sisi luarnya yang menjadi keras pada permukaannya. Seluruh poros itu. perekat d.l. Alat-alat penyepuhan dijual orang selain berupa bubuk.2 atau 0. Haruslah senantiasa diperhatikan. Bila terdapat kesalahan pada proses atau di dalam bahan. lapisan yang diperkeras menjadi pecah atau terlepas dari bahan-dasar. Selain dengan tanah liat. sehingga tempat-tempat yang sudah di perkeras bila perlu harus digerinda seperti pada sisi luarnya. apabila seluruh permukaan harus disepuh. Misalnya sebuah poros. Akhirnya sisi luar tersebut digerinda pada mesin gerinda sampai ukuran vang dikehendaki. sekerup-sekerup dll. garam dapur (NaCL). sedangkan poros itu pada umumnya tidak perlu disepuh. Suhu pijar 750° sampai 1000° C. yang dilaksanakan untuk onderdil-onderdil kecil. Proses Produksi Majoring Aeronautika . HaI yang demikian tentu saja tidak boleh. Penyemenan berlangsung sampai 10 jam. Tebal lapisan yang keras pada permukaan ialah 0. asal baja dapat menarik zat-arang dari padanya. Sekat dengan tanah liat tidak perIu. sendawa. kemudian ditaruh di dalam sebuah peti yang berisi arang kayu dan dipijarkan di dalam sebuah dapur. tebal sisi luarnya itu dilebihkan 0. 19. Sebagai bahan dasar dipakai baja dengan kadar C yang kecil yang mana pada permukaannya dibiarkan lebih banyak mengambil C. Suatu proses lain untuk memperkeras baja ialah penyemenan. dilapisi dengan tembaga (pembikinan secara besarbesaran). disekat dengan selapis tanah liat. tetapi dapat pula bercampur dengan nekel (sampai 4. Baja yang dapat “disemen” mengandung sedikit C. supaya kedua sisi luarnya jangan aus. yakni bergantung pada besar dan bentuk onderdil itu. Malahan kadang-kadang tempat yang hendak diisolir. Campuran-tambahan yang lain adalah arang kayu. kecuali sisi luarnya. yaitu dengan memijarkannya disekitar zat-zat yang banyak mengandung C.1 %). karena pada permukaan itu lebih banyak terdapat C.18 18. 20. Sebagai ganti arang kayu dapat pula dipakai zat atau gas lain. sedangkan bagian sisi dalam itu dan poros itu seluruhnya tetap tinggal tidak disepuh. Carborizing (Penyemenan). sisi luar tersebut dapat disepuh dengan cara penyemenan. Sesudah itu disepuh seperti biasa.3 mm untuk dapat digerinda. Onderdil-onderdil itu dipanaskan dalam api terbuka sampai kira-kira 750 o C. Mula-mula poros itu dikerjakan selesai sampai pada ukuran-ukuran akhirnya. juga dalam bentuk salaf.3 mm.l. Bubuk itu ialah terutama kalium ferrosianid {K 4Fe (CN)4}.

yang selalu diperbaharui melalui sebuah saluran pipa. 26. Pemanasan kedua untuk memperlurnak baja berlangsung dari 350o sampai 700oC. Penyepuhan nitrir ialah semacam “penyemenan".0 %). Ada pula baja keras alam yang menjadi keras bila didinginkan dalam udara biasa. Suhu-suhu sampai 700o C diukur dengan termometer kaca kwarsa yang isinya zat-lemas. Jika suhu terlalu tinggi. karena pendinginan dengan air berlangsung terlalu cepat. Pemijaran berlangsung bebcrapa jam. Atau baja itu haruslah dipijarkan dalam suatu lingkungan tanpa udara. Pengejutan tidak perlu dan itu adalah suatu keuntungan dari metode ini. Baja yang dicampur menurut semestinya dengan secara demikian menjadi luar biasa liatnya dan sangat keras. Baja biasa didinginkan di dalam udara. Pengusaha-pengusaha pabrik haruslah memberikan petunjuk-petunjuk yang teliti tentang perlakuan panas pada tiap-tiap jenis baja. jadi jauh lebih tinggi dari pada baja zat-arang. yang suhunya 100 o sampai 150oC. Mengadikan. 27. kemudian dipijarkan pada 550 o C dan didinginkan di dalam udara padd suhu-kamar. Juga tidak boleh dipijarkan terlalu lama. sehingga baja campuran akan pecah. sampai 1000oC isnya gallium. 25. petunjuk-petunjuk ini harus dilaksanakan dengan saksama. Putunjuk itu misalnya : dipijarkan pada 880 o C dan dikejut di dalam minyak yang suhunya 150° C. Perlakuan panas berbagai jenis baja campuran menghendaki pengalaman yang banyak. Waktu memijarkan. Pada umumnya tidak dapat kita “mengejut" di dalam air. Baja pada permukaannya mengambil zat-lemas (N) dan menjadikan nitrat yang keras sekali. dengan tidak mengeluarkan onderdil-onderdil yang disepuh nitrir dari dalamnya. suhu tidak boleh terlalu tinggi. Dalam hubungan ini memijarkan berarti memanaskan sampai keadaan larutan padat dan mendinginkan perlahan-lahan. Selain dari itu Proses Produksi Majoring Aeronautika . Prosedur ini lebih sulit dari pada baja zat-arang biasa. ke dalam dapur itu diisikan gasamoniak (NH3). nekel. Beberapa macam baja bercampur dapat disepuh nitrir. sampai 1600oC dengan elemen-elemen termo. beberapa bagian dapat diisolir. molibden atau aluminium (1. walaupun baja yang “disementir" karena dipijarkan juga menjadi lunak kembali. Seperti pada ‘penyemenan". 24. Baja yang telah disepuh atau diadikan dapat diperlunak lagi dengan palan memijar dan dikembalikan kepada keadaannya semula. Bagian baja yang dikerjakan dipijarkan di dalam dapur pada suhu 550oC. Pengukuran suhu suhu yang teliti adalah merupakan syarat untuk berhasilnya prosedur prosedur ini. Setelah itu dapur dibiarkan dingin . sedangkan baja bercampur didinginkan di dalam dapur dengan perlahan-lahan. zat-arang pada permukaan baja itu terbakar. sehingga tidak usah dikerjakan kembali. hampir sama keras dengan karbit pada pengambilan C dari baja biasa. karena onderdil-onderdil itu bebas dari tegangan-tegangan dan ukurannya tidak berubah. Memperlunak. perlahan-lahan.19 23. Biasanya baja-baja campuran harus dikejut di dalam minyak panas. 28. Mengadikan adalah menyepuh (memperkeras) baja campuran. Menitrir. Ini tentu saja tidak dapat dilakukan pada baja yang “disementir" dan baja yang disepuh nitrir. Sebagai ganti udara. Baja-nitrir bercampur dengan chrom. karena juga pada suhu-suhu yang rendah permukaan baja itu lambat laun mengeluarkan zat-arang. misalnya dalam gas yang dignakan untuk itu.

dan apa syarat yang baik dari kokas untuk dapur tinggi ? 5. Apa yang disebut dengan kokas. dan bagaimana prinsip kerja dari konverter tersebut ? 10. 29. Berdasarkan paduannya.20 harus senantiasa diusahakan. 14. perlit. Apa yang dimaksud dengan proses sinter. Apa yang dimaksud dengan Konverter. SOAL LATIHAN 1. 16. Apa yang menjadi bahan dasar untuk pembuatan besi dan apa yang disebut dengan besi spat ? 3. agar onderdil-onderdil mendapat suhu-pijar hingga bagiannya yang dalam sekali. Apa yang dimaksud dengan dapur listrik dan bagaimana proses kerja dari dapur listrik tersebut ? 8. sementit. termasuk sifat dari masing-masing bahan tambahan tersebut ! 11. 13. besi teknik dapat dibagi menjadi 3 besi. Sebutkan bahan-bahan tambahan baja. Apa yang dimaksud dengandapur tinggi dan bagaimana proses kerja dari dapur tinggi tersebut ? 7. 15. austenit ! jelaskan ! Terangkan apa yang disebut dengan Carborizing (penyemenan) ? Apa yang dimaksud dengan pengadikan? Jelaskan Apa yang dimaksud dengan menitrir ? jelaskan Apa yang dimaksud dengan memperkeras pada baja ? jelaskan Proses Produksi Majoring Aeronautika . 12. dan bagaimana prinsip kerja dari sinter tersebut ? 4. Apa yang dimaksud dengan baja dan apa yang disebut dengan baja karbon? 9. Apa yang dimaksud dengan menyepuh atau memperkeras ? Apa yang dimaksud dengan ferrit. Apa gunanya bahan tambahan pada pencairan besi dan apa saja jenis bahan tambahan tersebut ? 6. sebutkan ? 2.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->