P. 1
makalah basis data

makalah basis data

|Views: 9|Likes:
Published by Ahlan RaPan
freee
freee

More info:

Published by: Ahlan RaPan on Oct 01, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/24/2014

pdf

text

original

KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat dan limpahan rahmatNyalah maka kami dapat menyelesaikan sebuah karya tulis dengan tepat waktu. Berikut ini kami mempersembahkan sebuah makalah dengan judul “Pengertian Sistem Basis Data(Database)”, yang menurut kami dapat memberikan manfaat yang besar bagi kita untuk mempelajari dan mengetahui apa itu Sistem basis data (database). Melalui kata pengantar ini kami lebih dahulu meminta maaf dan memohon permakluman bilamana isi makalah ini ada kekurangan dan ada tulisan yang kami buat kurang tepat atau menyinggung perasaan pembaca. Dengan ini kami persembahkan makalah ini dengan penuh rasa terimakasih dan semoga Tuhan memberkahi makalah ini sehingga dapat memberikan manfaat.

Salatiga, 24 Januari 2013 Penulis

DAFTAR ISI
Halaman Judul Kata Pengantar Daftar Isi BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Perumusan Masalah Tujuan Manfaat BAB II PEMBAHASAN Pengertian Sistem Basis Data Komponen Utama Sistem Basis Data Abstraksi Data Penyusun Abstraksi Data Hubungan Abstraksi Data Manfaat Sistem Basis Data BAB III SIMPULAN DAFTAR PUSTAKA

i
ii iii 1 1 1 2 3 3 3 6 6 7 8 9 10

A. B. C. D.

A. Pengertian Sistem
B. C. D. E. F. G.

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Basis data terdiri dari dua kata yaitu basis dan data. Basis dapat diartikan sebagai tempat berkumpul, markas atau sarang, sedangkan data suatu fakta dari dunia nyata yang mewakili suatu objek seperti kaset ( lagu, penyanyi, pencipta dan lain-lain ) atau kendaraan (mobil, motor, bus, dan lain-lain). Basis data dan lemari kaset memiliki prinsip kerja dan tujuan yang sama, yaitu pengaturan, kemudahan dan kecepatan dalam pengambilan suatu objek. Pengaturan yang dilakukan pada lemari kaset merupakan pengaturan secara manual di mana pengaturan tersebut dapat diaplikasikan dalam ke dalam suatu data abstrak yang berisi karakteristik dari suatu kaset dan disimpan didalam suatu basis data atau tempat penyimpanan data tau file. Sehingga perbedaannya ada pada media penyimpanannya. Basis data menggunakan media penyimpanan elektronis sedangkan kaset menggunakan lemari untuk media penyimpanannya. Perbedaan ini akan mengakibatkan perbedaan-perbedaan lainnya seperti jenis metode / cara yang digunakan dalam upaya penyimpanan atau jumlah yang akan disimpan. Sebuah basis data dapat dipandang sebagai suatu jenis filing cabinet elektronik yang disebut juga sebuah tempat penyimpanan untuk files data yang terkomputerisasi.

B. Perumusan Masalah Masalah yang akan dibahas di karya ilmiah ini adalah :
1. 2. 3. 4. 5. 6. Apakah sistem itu? Apakah sistem basis data itu? Sebutkan dan jelaskan komponen utama SBD! Jelaskan tentang abstraksi data! Sebutkan dan jelaskan bagian-bagian penyusun abstraksi data! Gambarkan dan jelaskan hubungan antara bagian dalam pertanyaan di atas! 7. Sebutkan dan jelaskan manfaat SBD!

C. Tujuan
Tujuan dari penulisan karya ini adalah untuk: 1. 2. 3. Memberikan pengetahuan tentang apa itu sistem , system database. Agar pembaca mengetahui apa saja komponen utama sistem basis data. Pembaca mengerti tentang abstraksi data , bagian – bagian penyusun abstraksi data , dan gambaran hubungannya. 4. Menjelaskan manfaat sistem basis data.

E. Manfaat Manfaat dari penulisan karya ilmiah ini adalah untuk: 1. Memberikan penjelasan tentang Sistem Basis Data 2. Menggambarkan dengan jelas gambaran hubungan abstraksi data

BAB II PEMBAHASAN
A. Pengertian Sistem
Sistem berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi untuk mencapai suatu tujuan. Istilah ini sering dipergunakan untuk menggambarkan suatu set entitas yang berinteraksi, di mana suatu model matematika seringkali bisa dibuat. Sistem juga merupakan kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada dalam suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak, contoh umum misalnya seperti negara. Negara merupakan suatu kumpulan dari beberapa elemen kesatuan lain seperti provinsi yang saling berhubungan sehingga membentuk suatu negara dimana yang berperan sebagai penggeraknya yaitu rakyat yang berada dinegara tersebut. Kata "sistem" banyak sekali digunakan dalam percakapan sehari-hari, dalam forum diskusi maupun dokumen ilmiah. Kata ini digunakan untuk banyak hal, dan pada banyak bidang pula, sehingga maknanya menjadi beragam. Dalam pengertian yang paling umum, sebuah sistem adalah sekumpulan benda yang memiliki hubungan di antara mereka.[1]

B. PENGERTIAN SISTEM BASIS DATA
SISTEM DATABASE adalah suatu sistem penyusunan dan pengelolaan record-record dengan menggunakan komputer, dengan tujuan untuk menyimpan atau merekam serta memelihara data operasional lengkap sebuah organisasi/perusahaan, sehingga mampu menyediakan informasi yang optimal yang diperlukan pemakai untuk kepentingan proses pengambilan keputusan.

C. KOMPONEN UTAMA SISTEM BASIS DATA

KOMPONEN SISTEM BASIS DATA Lebih lanjut lagi, dalam sebuah sistem basis data, secara lengkap akan terdapat komponen-komponen utama sbb:

1. Perangkat Keras (Hardware) 2. Sistem Operasi (Operating System) 3. Basis Data (Database) 4. Sistem (Aplikasi/Perangkat Lunak) Pengelola Bisnis Data (DBMS) 5. Pemakai (User) 6. Aplikasi (perangkat lunak) lain (bersifat opsional) [2] Komponen Utama Database Untuk membuat suatu database kalian harus mengetahui komponen-komponen apa saja yang diperlukan dalam membuat database. Untuk itu saya akan memberitahu komponen-komponen dasar apa saja yang dibutuhkan dalam membuat database. Perangkat Keras ( Hardware ) Perangkat keras yang dibuthkan dalam pengolaan database berupa computer beserta kelengkapannya seperti monitor, memory, keyboard, mouse dan lain-lain. Data Komponen yang akan diolah sehingga bernilai informasi dan dapat dijadikan sebagai bahan pengambilan keputusan. Perangkat Lunak ( Sotware ) Aplikasi yang digunakan untuk mengelola database misalnya Visual Basic Pengguna ( User ) Pengguna atau user ini dibagi menjadi 3 bagian yaitu 1. Database Manager 2. Database administrator ( DBA ) 3. Database User Nah database user ini juga dibagi menjadi beberapa macam yaitu * Programer Aplikasi * User Mahir * User Umum * User Khusus Ini adalah pengertian – pengertian dari Pengguna ( User ) dia atas : 1. Database Manager Modul program menyediakan antar muka ( Interves ) antara penyimpanan data tingkat rendah dalam databasedengan program aplikasi dan query yang diajukan system database. 2. Database Administrator Orang yang mempunyai kekuasaan sebagai pusat pengontrol terhadap seluruh system baik data maupun program yang mengakses data.

3. Database User Pemakai database berdasarkan cara berinteraksi terhadap system. database user ini juga dibagi menjadi beberapa macam yaitu • Program Aplikasi

Seorang prefesional computer yang berinteraksi terhadap system Database dengan penulis program dan menggunakan Data Manipulation Language ( DML ) yang dibuat bahasa pemrograman seperti , bahasa c, pascal cobol, dll. Program – program yang dibuatnya disebut dengan program aplikasi.

User Mahir

Pemakai yang berinterkasi terhadap system database menggunkan fasilitas query yang telah disediakan oleh DBMS dan telah mahir mengggunakannya. • User Umum

Pemakai yang tidak berpengalaman, berinteraksi dengan system database tanpa menulis program dan query, tapi hanya menjalankan program- program aplikasi yang dibuat oleh Programer Aplikasi. • User Khusus

Pemakai yang menulis aplikasi data secara traditional, tetapi untuk keprluan khusus, sperti untuk aplikasi Artificial Intelegen, system pakar, pengolahan dll.[3]

D. Abstraksi Data
Salah satu tujuan dari DBMS adalah untuk menyediakan fasilitas/antarmuka ( interface) kepada user.untuk itu system tersebut akan menyembunyikan detail tentang bagaimana data disimpan dan dipelihara, sehingga data yang terlihatoleh user sebenarnya berbeda dengan yang tersimpan secara fisik. Abstraksi data merupakan tingkatan-tingkatan pengguna dalam memandang bagaimana sebenarnya data diolah dalam sebuah sistem database sehingga menyerupai kondisi yang sebenarnya dihadapi oleh pengguna sehari-hari.. Sebuah DBMS seringkali menyembunyikan detail tentang bagaimana sebuah data disimpan dan dipelihara (diolah) dalam sebuah sistem database, dengan tujuan untuk memudahkan pengguna dalam menggunakan DBMS tersebut. Karena itu seringkali data yang terlihat oleh pemakai sebelumnya berbeda dengan yang tersimpan secara fisik.

E. Penyusun Abstraksi Data
Terdapat 3 level abstraksi : 1. Level Fisik (Physical Level) Lapis fisik merupakan lapis terendah, lapis ini menjelaskan bagaimana ( how) data sesungguhnya disimpan. Pada lapis inilah struktur data dijabarkan secara rinci. 2. Level Logik / Konseptual (Conceptual Level) Lapis konseptual lebih tinggi dari lapis fisik. Lapis ini menjabarkan data apa (what) saja yang sesungguhnya disimpan pada basisdata, dan juga menjabarkan hubungan-hubungan antardata secara keseluruhan. Seorang pengguna dalam level ini dapat mengetahui bahwa data mahasiswa disimpan pada tabel mahasiswa, tabel krs, tabel transkrip dan lain sebagainya. Level ini biasa dipakai oleh DBA. 3. Level Penampakan/pandangan (View Level) Lapis pandangan merupakan lapis tertinggi pada abstraksi data. Pada lapis ini pengguna hanya mengenal struktur data yang sederhana, yang berorientasi pada kebutuhan pengguna. Data yang dikenal oleh masing-masing pengguna bisa berbeda-beda dan barangkali hanya mencakup sebagian dari basis data. Misalnya: Bagian keuangan hanya membutuhkan data keuangan, jadi yang digambarkan hanya pandangan terhadap data keuangan saja, begitu juga dengan bagian akuntansi, hanya membutuhkan data akuntansi saja. Jadi tidak semua pengguna database membutuhkan seluruh informasi yang terdapat dalam database tersebut. Sebagai gambaran , misalnya terdapat struktur data bertipe record seperti berikut : Pegawai = RECORD Nama : STRING; Alamat : STRING; Bagian : STRING; Gaji : LongInt; End: Pada contoh ini record pegawai berisi 4 buah field (nama, alamat, bagian, gaji ). Setiap field memiliki nama, dan setiap nama memiliki tipe data. Pada level fisik, pegawai dapat dijabarkan sebagai blok data yang terletak pada lokasi berurutan (satuan byte). Pada lapis konseptual masing-masing record dijabarkan dengan definisi tipe data . pada lapis view, user tertentu hanya boleh mengakses data tertentu, contohnya, seorang yang menangani penggajian berhak mengetahui gaji seseorang bahkan mengubahnya, tetapi orang yang bekerja di bagian lain tentu tidak boleh melihatnya .[4]

F. Hubungan Abstraksi Data

1. Level Fisik (Physical Level) Merupakan level terendah dalam abstraksi data, yang menunjukkan bagaimana sesungguhnya suatu data disimpan. Melalui level ni, pemakai dapat melihat gambaran struktur datanya secara terperinci.Pada level ini, pemakai melihat data sebagai gabungan dari struktur dan datanya sendiri. Pemakai juga kompeten dalam mengetahui bagaimana representasi fisik dari penyimpanan/pengorganisasian data. Pada level ini kita berurusan dengan data sebagai teks, sebagai angka atau bahkan himpunan bit data. 2. Level Lojik/Konseptual (Conseptual Level) Merupakan level berikutnya yang menggambarkan data yang disimpan dalam basis data serta hubungan anatar data. Pada level ini pemakai dapat mengetahui misalnya data pegawai yang disimpan atau direpresentasikan dalam beberapa file/tabel, seperti file pribadi, file pendidikan, file pekerjaan. 3. Level View (View Level) Merupakan level tertinggi dari abstraksi data yang hanya menunjukkan sebagian dari basis data. Para user umumnya hanya membutuhkan sebagian data/informasi dalam basis data yang kemunculannya di mata user (pemakai) diatur oleh aplikasi end-user. Kegunaan level ini adlah untuk menyederhanakan interaksi antara pemakai (user) dengan sistem.[5]

G . Manfaat Sistem Basis Data
Manfaat SBD: 1. Kemandirian data 2. Akses Data efisien 3. Integritas dan keamanan data 4. Administrasi data 5. Akses Konkruen dan Crash Recovery 6. Waktu Pengembangan aplikasi terkurangi [6]

BAB III SIMPULAN
Basis data (database) adalah kumpulan dari berbagai data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya. Basis data tersimpan di perangkat keras, serta dimanipulasi dengan menggunakan perangkat lunak. Pendefinisian basis data meliputi spesifikasi dari tipe data, struktur dan batasan dari data atau informasi yang akan disimpan. Database merupakan salah satu komponen yang penting dalam sistem informasi, karena merupakan basis dalam menyediakan informasi pada para pengguna atau user. • Penyusunan basis data meliputi proses memasukkan data kedalam media penyimpanan data dan diatur dengan menggunakan perangkat Sistem Manajemen Basis Data (Database Management System DBMS). Manipulasi basis data meliputi pembuatan pernyataan (query) untuk mendapatkan informasi tertentu, melakukan pembaharuan atau penggantian (update) data, serta pembuatan report data. Tujuan utama DBMS adalah untuk menyediakan tinjauan abstrak dari data bagi user. Jadi sistem menyembunyikan informasi mengenai bagaimana data disimpan dan dirawat, tetapi data tetap dapat diambil dengan efisien. Pertimbangan efisien yang digunakan adalah bagaimana merancang struktur data yang kompleks, tetapi tetap dapat digunakan oleh pengguna yang masih awam, tanpa mengetahui kompleksitas struktur data. Basis data menjadi penting karena munculnya beberapa masalah bila tidak menggunakan data yang terpusat, seperti adanya duplikasi data, hubungan antar data tidak jelas, organisasi data dan update menjadi rumit. Jadi tujuan dari pengaturan data dengan menggunakan basis data adalah : Menyediakan penyimpanan data untuk dapat digunakan oleh organisasi saat sekarang dan masa yang akan datang. Kemudahan pemasukan data, sehingga meringankan tugas operator dan menyangkut pula waktu yang diperlukan oleh pemakai untuk mendapatkan data serta hak-hak yang dimiliki terhadap data yang ditangani. Pengendalian data untuk setiap siklus agar data selalu up-to-date dan dapat mencerminkan perubahan spesifik yang terjadi di setiap sistem. Pengamanan data terhadap kemungkinan penambahan, pengubahan, pengerusakan dan gangguan-gangguan lain.

DAFTAR PUSTAKA
1. 2. 3. 4. 5. 6. Wikipedia , Diakses pada 24 Januari 2013 Nico , Basis Data , http://basisdata121v.blogspot.com/2008/12/definisi-sistem-basis-data_19.html , Diakses pada 24 Januari 2013 Komponen Utama Database , http://dunia-programming.blogspot.com/2009/10/komponen-utama-database.html , Diakses pada 24 Januari 2013 Abstraksi Data , http://asihwinantu.wordpress.com/2008/11/10/abstraksi-data/ , Diakses pada 24 Januari 2013 Abstraksi Data , http://materibasisdata.blogspot.com/2012/09/abstraksi-data.html , Diakses pada 24 Januari 2013 Manfaat Sistem Basis Data , http://vhiecupied28.blogspot.com/2011/09/manfaat-sistem-basis-data.html , Diakses pada 24 Januari 2013

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->