Model Pembelajaran Group Investigation

Oleh Muchlisin Riadi Pada Sabtu, Oktober 13, 2012 Labels: metode pembelajaran
trategi pembelajaran yang baik adalah ketika tercipta suasana pembelajaran yang kondusif bagi tercapainya tujuan pendidikan. Selain itu, strategi pembelajaran juga harus memperhitungkan semua kondisi siswa, baik itu keadaan internal maupun eksternal siswa. Metode pembelajaran Investigasi Kelompok atau Group investigation mengambil model dari masyarakat, terutama mengenai mekanisme sosial yang ada pada masyarakat yang biasa dilakukan melalui kesepakatan bersama. Melalui kesepakatan inilah siswa mempelajari pengetahuan dan mereka melibatkan diri dalam pemecahan masalah sosial (Winataputra, 2001 34).

Pengertian Group investigation Model Group investigation seringkali disebut sebagai metode pembelajaran kooperatif yang paling kompleks. Hal ini disebabkan oleh metode ini memadukan beberapa landasan pemikiran, yaitu berdasarkan pandangan konstruktivistik, democratic teaching, dan kelompok belajar kooperatif.

Berdasarkan pandangan konstruktivistik, proses pembelajaran dengan model group investigation memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada siswa untuk terlibat secara langsung dan aktif dalam proses pembelajaran mulai dari perencanaan sampai cara mempelajari suatu topik melalui investigasi. Democratic teaching adalah proses pembelajaran yang dilandasi oleh nilai-nilai demokrasi, yaitu penghargaan terhadap kemampuan, menjunjung keadilan, menerapkan persamaan kesempatan, dan memperhatikan keberagaman peserta didik (Budimansyah, 2007: 7).

Group investigation adalah kelompok kecil untuk menuntun dan mendorong siswa dalam keterlibatan belajar. Metode ini menuntut siswa untuk memiliki kemampuan yang baik dalam berkomunikasi maupun dalam keterampilan proses kelompok (group process skills). Hasil akhir dari kelompok adalah sumbangan ide dari tiap anggota serta pembelajaran kelompok yang notabene lebih mengasah kemampuan intelektual siswa dibandingkan belajar secara individual.

Eggen & Kauchak (dalam Maimunah, 2005: 21) mengemukakan Group investigation adalah strategi belajar kooperatif yeng menempatkan siswa ke dalam kelompok untuk melakukan investigasi terhadap suatu topik. Dari pernyataan tersebut dapat disimpulkan bahwa metode GI mempunyai fokus utama untuk melakukan investigasi terhadap suatu topik atau objek khusus.

Kelompok lain pembahasannya. Pemahaman secara mendalam terhadap suatu topik yang dilakukan melaui investigasi. Hal ini mempunyai implikasi yang positif terhadap pengembangan keterampilan penemuan dan membentu mencapai tujuan. Tahap-tahap pembelajaran Grup Investigasi Pelaksanaan langkah-langkah pembelajaran di atas tentunya harus berdasarkan prinsip pengelolaan atau reaksi dari metode pembelajaran kooperatif model Group Investigation. belajar isi dan belajar untuk bekerjas secara kooperatif. 3. Guru memberikan penjelasan singkat (klarifikasi) bila terjadi kesalahan konsep dan memberikan kesimpulan. 6.Tujuan Model Pembelajaran Grup Investigasi Metode Grup Investigation paling sedikit memiliki tiga tujuan yang saling terkait: 1. kooperatif 5. dan pemberi kritik yang . Masing-masing kelompok membahas materi tugaas secara dalam kelompoknya. yaitu dapat belajar dengan penemuan. 1. Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok yang harus dikerjakan. Guru memanggil ketua-ketuaa kelompok untuk memanggil materi tugas secara kooperatif dalam kelompoknya. Guru membagi kelas menjadi beberapa kelompok yang heterogen. Dimana di dalam kelas yang menerapakan model GI. Dengan adanya kegiatan tersebut. 4. 2. 3. 2005: 6) mengemukakaan langkah-langkah pembelajaran pada model pemelajaran GI sebagai berikut. Langkah-langkah model pembelajaran Group Investigasi Sharan (dalam Supandi. konsultan. siswa dibekali keterampilan hidup (life skill) yang berharga dalam kehidupan bermasyarakat. Jadi guru menerapkan model pembelajaran GI dapat mencapai tiga hal. Group Investigasi melatih siswa untuk bekaerja secara kooperatif dalam memecahkan suatu masalah. Group Investigasi membantu siswa untuk melakukan investigasi terhadap suatu topik secara sistematis dan analitik. 8. masing-masing kelompok yang diwakili ketua kelompok atau salah satu anggotanya menyampaikan hasil pembahasannya. pengajar lebih berperan sebagai konselor. Evaluasi. 2. dapat memberikan tanggapan terhadap hasil 7. Setelah selesai.

Dalam kerangka ini pengajar seyogyanya membimbing dan mengarahkan kelompok menjadi tiga tahap: 1. Tahap pengelolaan kelas. Tahap pemecahan masalah. Sedangkan tahap pemaknaan perseorangan berkenaan dengan proses pengkajian bagaimana kelompok menghayati kesimpulan yang dibuatnya. informasi apa yang saja yang diperlukan. apa yang menjadi hakikat masalah. 2. dan apa yang menjadi fokus masalah. Untuk lebih praktis model GI dapat diadaptasi dalam bentuk kerangka operasional sebagai berikut: . dan apa yeng membedakan seseorang sebagai hasil dari mengikuti proses tersebut (Thelen dalam Winataputra. 2001: 37). Tahap pemecahan masalah berkenaan dengan proses menjawab pertanyaan. Tahap pengelolaan kelas berkenaan dengan proses menjawab pertanyaan. bagaimana mengorganisasikan kelompok untuk memperoleh informasi itu.bersahabat. Tahap pemaknaan secara perseorangan. 3.

Siswa merumuskan tugas-tugas belajar atau learning taks mengorganisasikan untuk membangun suatu proses penelitian. 4. Siswa melakukan eksplorasi sebagai respon terhadap situasi yang problematis.Kerangka Pembelajaran Grup Investigasi Dari kerangka operasional pembelajaran Group Investigation yang ditulis oleh Joise & Weil ini dapat kita ketahui bahwa kerangka operasional model pembelajaran Group Investigation adalah sebagai berikut: 1. Siswa dihadapkan dengan situasi bermasalah 2. dan . Siswa melakukan kegiatan belajar individual dan kelompok. 3.

Penerapan Pembelajaran Kooperatif dengan Metode GI untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas X SMAN 2 Trawas Mojokerto. S. Pascasarjana Universitas Negeri Malang. 2005. 2001. Daftar Pustaka: • Winataputra. 2005. Udin. Tesis tidak diterbitkan.5. Supandi. • Maimunah.kajianpustaka. Malang: Universitas Negeri Malang. 6.com/2012/10/model-pembelajaran-groupinvestigation. Skripsi tidak diterbitkan.html#ixzz2Sg9ndMJt Follow us: @kajianpustaka on Twitter | KajianPustaka on Facebook . Belajar Kooperatif Model Penyelidikan Kelompok dalam Pembelajaran Membaca Pemahaman untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Siswa Kelas V SD. Siswa menganalisis kemajuan dan proses yang dilakukan dalam proses penelitian kelompok. Tesis tidak diterbitkan. 2004. Melakukan proses pengulangan kegiatan atau Recycle Activities. Pembelajaran Volume Bola dengan Belajar Kooperatif Model GI pada Siswa Kelas X SMA Laboratorium UM. • http://www. Jakarta Pusat: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional. Malang: Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Malang: Program studi pendidikan Bahasa dan Sastra SD. Model-model Pembelajaran Inovatif. • Budimansyah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer: Get 4 months of Scribd and The New York Times for just $1.87 per week!

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times