P. 1
rjp btcls

rjp btcls

|Views: 87|Likes:
Published by Maulidya Septiany
dryrt
dryrt

More info:

Published by: Maulidya Septiany on Oct 03, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/12/2014

pdf

text

original

Resusitasi jantung paru tidak dilakukan pada semua penderita yang mengalami gagal jantung atau pada orang

yang sudah mengalami kerusakan pernafasan atau sirkulasi yang tidak ada lagi kemungkinan untuk hidup, melainkan yang mungkin untuk hidup lama tanpa meninggalkan kelainan di otak5.Keberhasilan resusitasi dimungkinkan oleh adanya waktu tertentu diantara mati klinis dan mati biologis. Mati klinis terjadi bila dua fungsi penting yaitu pernafasan dan sirkulasi mengalami kegagalan total. Jika keadaan ini tidak ditolong akan terjadi mati biologis yang irreversibel. Resusitasi jantung paru yang dilakukan setelah penderita mengalami henti nafas dan jantung selama 3 menit, presentasi kembali normal 75 %tanpa gejala sisa. Setelah 4 menit presentasi menjadi 50 % dan setelah lima menit menjadi 25 %. Maka jelaslah waktu yang sedikit itu harus dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin.Disamping mati klinis dan biologis dikenal dengan istilah mati social yaitu keadaan dimana pernafasan dan sirkulasi terjadi spontan atau secara buatan, namun telah mengalami aktifitas kortikal yang abnormal. Penderita dalam keadaan sopor atau koma tanpa kemungkinan untuk sembuh dan dinyatakan dalam keadaan vegetatif.Agar resusitasi dapat berjalan maksimal tentu saja memerlukan penolong yang cekatan dan terampil. Waktu satu menit sangat berguna dalam memberikan pertolongan pertama padapenderita.II.1.DefinisiResusitasi jantung paru merupakan usaha yang dilakukan untuk mengembalikan fungsi pernafasan dan atau sirkulasi pada henti nafas (respiratory arrest) dan atau henti jantung (cardiac arrest) pada orang dimana fungsi tersebut gagal total oleh suatu sebab yang memungkinkan untuk hidup normal selanjutnya bila kedua fungsi tersebut bekerja kembali5.II.2.AnatomidanFisiologiPemakaian oksigen dan pengeluaran karbon dioksida sangat diperlukan untuk menjalankan fungsi normal selular didalam tubuh. Pemakaian tersebut melalui suatu proses pernafasan sehingga secara harfiah pernafasan dapat diartikan pergerakan oksigen dari atmosfer menuju sel ke udara bebas. Proses pernafasan terdiri dari beberapa langkah dimana sistem pernafasan, sistem saraf pusat dan sistem kardiovaskuler memegang peranan yang sangat penting.II.2.1. Anatomi dan Fisiologi Saluran PernafasanSaluran pernafasan udara mulai dari hidung hingga mencapai paru adalah : hidung, faring, laring, trakhea, bronkhus dan bronkhiolus1.Saluran pernafasan dari hidung sampai bronkhiolus dilapisi oleh membran mukosa yang bersilia. Ketika udara masuk ke dalam rongga hidung udara tersebut disaring, dihangatkan dan dilembabkan. Kemudian udara mengalir ke faring menuju laring.Laring merupakan rangkaian cincin tulang rawan yang dihubungkan oleh otak dan mengandung pita suara. Diantara pita suara terdapat ruang berbentuk seperti sepatu kuda yang panjangnya kurang lebih 5 inci. Permukaan posterior agak pipih dan letaknya tepat didepan esofagus.Bronkhus utama kanan dan kiri tidak simetris, yang kanan lebih pendek, lebih lebar dan merupakan kelanjutan trakhea. Cabang utama bronkhus kanan dan kiri bercabang lagi menjadi bronkhus lobaris dan bronkhus segmentalis. Percabangan ini berjalan terus menjadi bronkhus yang ukurannya semakin kecil yang berakhir menjadi bronkhiolus terminalis.Oksigen pada proses pernafasan dipindahkan dari udara luar ke dalam jaringan dan stadium pertama ventilasi, yaitu masuknya campuran gas ke dalam dan keluar paru. Transportasi masuknya campuran gas yang keluar masuk paru terdiri dari beberapa aspek1,yaitu:1.Difusi gas antara alveolus dan kapiler paru, dan antara darah sistemik dan sel jaringan.2.Distribusi darah dalam sirkulasi pulmoner dan penyesuaiannya dengan distribusi udara dalamalveolus.3.Reaksi kimia dan fisik dari oksigen dan karbondioksida dengan darah.Stadium yang ketiga adalah respirasi sel, yaitu saat dimana metabolit dioksida untuk mendapatkan energi dan karbondioksida terbentuk sebagai sampah metabolisme sel dan dikeluarkan oleh paruparu.II.2.2.Anatomi&Fisiologi KardiovaskulerJantung merupakan salah satu organ yang terletak

Pa O2 rendah.Refleks vagalPeregangan sfingter anii.Terapi dan tindakan diagnostik medisSyok (hipovolemik.Adapun sebab henti nafas adalah :1.Kekurangan oksigen akutHenti nafas.2. dari atrium kanan darah menuju ventrikel kanan melalui katup trikuspidalis. suatu kondisi yang potensial reversibel1. toksik dan anafilaktik)Kebanyakan henti jantung yang terjadi di masyarakat merupakan akibat penyakit jantung iskemik.Anestesi dan pembedahan.II.3. lidah yang jatuh ke belakang. poliomyelitis. Keempat katup jantung terletak dalam cincin ini. Dari pulmo darah keluar melalui vena pulmonalis ke atrium kiri. kanula trakhea tersumbat. tahun . miokardium (lapisan dalam) dan endokardium (lapisan terdalam)1.Ruangan jantung terbagi menjadi 2 bagian jantung bagian atas atrium dan ventrikel terletak sebelah bawah. yaitu diantara kedua paru. tumor otak dan tenggelam. benda asing di jalan nafas. perdarahan). 40 % mati mendadak. noda sinus atrioventrikulaer sakit). Pembagian fungsi ini mempermudah konseptualisasi dari urutan aliran darah secara anatomi. Jantung sendiri terbagi dari 3 lapisan yaitu epikardium (lapisan terluar). propoksifen. Dari arteri pulmonalis ke pulmo. Perikardium visceralis langsung melekat pada permukaan jantung. neurogenik. Secara fungsinal jantung terbagi menjadi dua yaitu alat pompa kanan dan alat pompa kiri yang memompa darah sistemik. yang mana fungsi tersebut gagal total oleh sebab yang memungkinkan untuk hidup normal5. kelainan akut glotis dan sekitarnya (sembab glotis. intoksikasi. dari ventrikel kanan kemudian darah dipompa menuju arteri pulmonalis melewati katup semilunaris pulmonalis. sumbatan jalan nafas oleh sekresi. pipa trakhea terlipat. Kemudian akan melalui vena darah akan dialirkan ke atrium kanan. penyakit miastenia gravis. dari atrium kiri kemudian menuju ventrikel kiri melalui katup bicuspidalis atau mitralis. antidepresan trisiklik. dari arteriola kemudian menuju ke venula. penekanan atau penarikan bola mata. adrenalin dan isoprenalin. Demikian seterusnya darah akan mengalir melalui siklus tersebut1. setelah henti jantung.dalam mediastinum di rongga dada. kelebihan dosis obat dan trauma hebat.KecelakaanSyok listrik dan tenggelam.PEMBAHASAN TENTANG PENGAJARAN “RJP”Henti jantung dan henti nafas bukanlah kejadian yang sering terjadi walaupun di Rumah Sakit. Perikardium sendiri terbagi menjadi dua.Perifer : obat pelumpuh otot. dapat dicegah bila tindakan resusitasi dilakukan secara tepat. quinidin.Kelebihan dosis obat dan gangguan asam basaDigitalis. dari aorta darah akan dialirkan menuju arteri kemudian ke jaringan melalui cabang kecil arteri (arteriola). embolus paru. The American Association menerbitkan penuntun pertama teknik bantuan hidup ini kemudian direvisi pada tahun 1980. Dari penyakit jantung iskemik terjadi dalam waktu satu jam setelah dimulainya gejala dan proporsinya lebih tinggi. infark miokardial akut.Sumbatan jalan nafasBisa disebabkan karena adanya benda asing. asfiksia dan hipoksia. sedangkan ke bawah pada diafragma. sekitar 60 % diantara umur pertengahan dan yang lebih muda.EtiologiResusitasi jantung paru bertujuan untuk mengembalikan fungsi pernafasan dan atau sirkulasi.Fisiologi siklus jantung ventrikel kiri memompa darah ke aorta melalui katup semilunaris aorta.Depresi pernafasanSentral : obat. dan penanganan akibat henti nafas (respiratory arrest) dan atau henti jantung (cardiac arrest). Perikardium parietalis melekat pada tulang dada sebelah depan dan kolumna vertebralis bagian belakang. aspirasi.Sebabsebab henti jantung4. fibrosis pada sistem konduksi (penyakit lenegre. Pa CO2 tinggi. Setiap tenaga kesehatan harus menguasai teknik resusitasi jantung paru. Lebih dari 90 % kematian yang terjadi di luar rumah sakit disebabkan oleh fibrilasi ventrikuler. sindrom adams stokes. yang secara anatomi mereka terpisah oleh suatu annulus fibrosus.5 :Penyakit kardiovaskulerPenyakit jantung sistemik. Pada tahun 1974. Pada banyak kasus sebenarnya kematian mendadak sebagai akibat sroke infark. yaitu perikardium parietalis dan pericardium visceralis.

Pengajaran resusitasi jantung paru otak dibagi dalam 3 fase.5. Penanganan dini pada korban dengan henti nafas atau sumbatan jalan nafas dapat mencegah henti jantung.Kaku mayatKaku pada tubuh dan anggota gerak setelah kematian.diantaranya: Penyakit jantung Gangguan pernafasan Syok Komplikasi penyakit lain: Stroke Penurunan kesadaranBeberapa istilah yang berhubungan dengan keadaan sistem pernafasan dan sistem sirkulasi yang terganggu:MATIDalam istilah kedokteran dikenal dengan dua istilah untuk mati: mati klinis dan mati biologisMati KlinisTidak ditemukan adanya pernafasan dan denyut nadi. (E) Electrocardioscopy (Cardiography) dan (F) Fibrillation Treatment : biasanya dengan syok listrik (defibrilasi).Dalam makalah ini hanya dibicarakan resusitasi jantung paru yang memang harus betul. Kecepatan dalam melakukan RJP3.Pasien/korban mengalami henti nafas dan henti jantung mempunyai harapan hidup lebih baik jika semua langkah dalam ”rantai penyelamatan” (Chain of Survival) dilakukan. Terlihat sebagai warna ungu pada kulit.Fase III : untuk pengelolaan intensif pasca resusitasi. terdiri dari (A) Airway Control : penguasaan jalan nafas. jantung terus dapat memompa darah selama beberapa menit dan sisa O2 yang berada dalam paru darah akan terus beredar ke otak dan organ vital lain. dimana kematian sel dimulai terutama sel otak dan bersifat irreversible. pada umumnya semakin cepat kerja jantung semakin cepat pula frekuensi pernafasan dan sebaliknya.1986 di negara lain mengikutinya1. yaitu : Bantuan Hidup Dasar (BDH). darah akan berkumpul pada bagian tubuh yang paling rendah akibat daya tarik bumi.Jantung dapat berhenti bekerja karena banyak sebab. biasa terjadi dalam waktu 8 – 10 menit dari henti jantung. Bantuan Hidup Lanjut (BHL).betul dikuasai oleh setiap tenaga kesehatan terutama mereka yang bekerja di bidang anesthesia. (C) Circulation Support : pengenalan tidak adanya denyut nadi dan pengadaan sirkulasi buatan dengan kompresi jantung. kematian mungkin dapat dihindari seperti tampak pada tabel di bawah ini:Keterlambatan Kemungkinan berhasil1 menit 98 dari 1002 menit 50 dari 10010 menit 1 dari 100Tanda-tanda pasti bahwa pasien/korban sudah mengalami kematian :Lebam mayatMuncul sekitar 20 – 30 menit setelah kematian.23 jam kematianTanda lainnya : cedera mematikanCedera yang bentuknya begitu parah sehingga hampir dapat dipastikan pasien/korban tersebut tidak mungkin bertahan hidup. (H) Human Mentation : SSP diharapkan pulih dengan tindakan resusitasi otak yang baru dan (I) Intensive Care : resusitasi jangka panjang. kamar operasi dan kamar bersalin3.Mati klinis dapat reversible. Kecepatan dalam permintaan bantuan2.Fase II : untuk memulai sirkulasi spontan terdiri dari (D) Drugs and Fluid Intravenous Infusion : pemberian obat dan cairan tanpa menunggu hasil EKG. Terjadi 1.sehingga memberikan kesempatan kedua sistem tersebut berfungsi kembali. Rantai ini diperkenalkan oleh AHA (American Heart Association) :1. O2 tidak beredar dan O2Jantung berfungsi untuk memompa darah dan kerjanya sangat berhubungan erat dengan sistem pernafasan. Bantuan Hidup Jangka Lama. Kecepatan dalam melakukan Defibrilasi4. Fase I (Bantuan Hidup Dasar)Bila terjadi nafas primer.1. unit darurat.4.Pasien /korban mempunyai kesempatan waktu selama 4-6 menit untuk dilakukan resusitasi.Fase I : untuk oksigenasi darurat. Bila terjadi henti jantung primer. penghentian perdarahan dan posisi untuk syok.Apabila Bantuan Hidup Dasar dilakukan cukup cepat. Dan dalam 9 langkah dengan menggunakan huruf abjad dari A sampai I2.III. Kecepatan dalam pertolongan Hidup Lanjut di RS (Advance Cardiac Life Support)INDIKASI Henti NafasHenti nafas adalah berhentinya pernafasan pada pasien/korban yang ditandai dengan tidak adanya gerakan dada dan .Mati BiologisTerjadi kematian sel. terdiri dari (G) Gauging : menetukan dan memberi terapi penyebab kematian dan menilai sejauh mana pasien dapat diselamatkan. (B) Breathing Support : ventilasi bantuan dan oksigen paru darurat.

mintalah bantuan kepada masyarakat di sekitar untuk menelpon ambulans(118) dengan memberitahukan :a.Call for Help.P –> Pain : Cobalah beri rangsang nyeri pada pasien.Cek kesadaran dan Aktifkan Sistem EmergensiLangkahlangkah DasarLangkah-langkah dasar dalam PPGD dikenal dengan singkatan A-B-C-D ( Airway -Breathing – Circulation – Disability ).Jumlah korbanb.Bila ditemukan pasien/korban miring atau telungkup pasien/korban harus ditelentangkan dulu dengan membalikkan sebagai satu kesatuan yang utuh untuk mencegah cedera/komplikasi. dan D. jika tidak merespon lanjut ke Pd.Lakukan dengan metode AVPUb. Survei Primer ( Primary Survey)Dapat/boleh dilakukan oleh setiap orang ( orang awam) yang sudah dilatih BHDb.U –> Unresponsive : Setelah diberi rangsang nyeri tapi pasien masih tidak bereaksimaka pasien berada dalam keadaan unresponsive5.A –> Alert : Korban sadar jika tidak sadar lanjut ke poin Vc.Dalam melakukan RJP dibagi menjadi dua tahap:a. Mengatur posisi penolongPosisi penolong berlutut sejajar dengan bahu pasien/korban agar pada saat memberikan batuan nafas dan bantuan sirkulasi penolong tidak perlu banyak pergerakan. selain itu dapat jugadengan menekan bagian tengah tulang dada (sternum) dan juga areal diatas mata(supra orbital)e. berada pada permukaaan yang rata/keras dan kering.aliran udara pernafasan dari pasien/korban. Merupakan kasus yang harus dilakukan Bantuan Hidup dasar.Ada pasien tidak sadar2.Cek kesadaran pasiena. Untuk dapat mengingat dengan mudah tindakan pada survei primer ini dirumuskan dengan huruf abjad : A. Henti JantungPada keadaan henti jantung sirkulasi berhenti.Pastikan kondisi tempat pertolongan aman bagi pasien dan penolong3. yang paling mudah adalahmenekan bagian putih dari kuku tangan (di pangkal kuku).Tujuan dari bantuan hidup dasar sendiri.Beritahukan kepada lingkungan kalau anda akan berusaha menolong4. Bila pada keadaan ini diberikan bantuan nafas akan sangat bermanfaat dan dapat mencegah terjadinya henti jantung. yaitu: Mencegah berhentinya sirkulasi atau berhentinya respirasi (nafas) Memberikan bantuan eksternal terhadap sirkukasi (fungsi jantung) dan ventilasi (fungsi pernafasan/paru) pada pasien/korban yang mengalami henti jantung atau henti nafas melalui Cardio Pulmonary Resuciation (CPR) atau Resusitasi Jantung Paru (RJP). Keempat poin tersebut adalah poin-poin yang harussangat diperhatikan dalam penanggulangan pasien dalam kondisi gawat daruratAlgortima Dasar PPGD1. C. Perkiraan usia dan jenis kelamin ( ex: lelaki muda atau ibu tua)d.Tempat terjadi .A airway (jalan nafas)B breathing (bantuan nafas)C circulation (bantuan sirkulasi)D defibrillation (terapi listrik) Memperbaiki posisi pasien/korbanTindakan BHD yang efektif bila pasien/korban dalam posisi telentang. B.Keadaan ini dengan cepat menyebabkan otak dan organ vital lainnya kekurangan oksigen( O²) dan biasanya ditandai dengan tanda awal nafas yang tersengal-sengal atau air hanger.Kesadaran korban (sadar atau tidak sadar)c. Survei Sekunder (Secondary survey)Dilakukan oleh tenaga medis dan paramedis terlatih dan merupakan lanjutan dari survei primer (advance)SURVEI PRIMERSurvei ini difokuskan pada bantuan nafas dan sirkulasi serta defibrilasi. Henti nafas sendiri dapat disebabkan atau terjadi karena:  TenggelamStrokeObstruksi jalan nafasEpiglositisOverdosis karena obatTersengat listrikInfark miokardTesambar petirKoma akibat berbagai macam kasusPada saat awal terjadinya henti nafas oksigen(O²) masih beredar dalam darah untuk beberapa menit dan jantung masih berdenyut sehingga darah masih disirkulasikan keseluruh tubuh termasuk organ vital lainya terutama otak. V –> Verbal : Cobalah memanggil-manggil korban dengan berbicara keras di telingakorban ( pada tahap ini jangan sertakan dengan menggoyang atau menyentuhpasien ).

Pindahkan benda tersebut b.Snoring : suara seperti ngorok. maka lakukanlah cross-finger(seperti di atas).b. Setelah diberikan nafas buatan maka lakukanlah pengecekan nadi carotis yang terletak di leher (ceklah dengan 2 jari.c.11. cedera pada bagian ini sangat berbahaya karena disinitedapat syaraf-syaraf yg mengatur fungsi vital manusia (bernapas. Metode pengecekan menggunakan metode Look. telunjuk menekan rahang bawah ke bawah).Jika ada tanda-tanda tersebut. maka hitunglah berapa frekuensi pernapasan pasien itu dalam 1 menit (Pernapasan normal adalah 12 -20 kali permenit)13. jika terdengar suara ini maka lakukanlah pengecekan langsung dengan cara cross-finger untuk membuka mulut (menggunakan 2 jari. yaitu ibu jari dan jari telunjuk tangan yang digunakan untuk chin lift tadi.Back Blow sebanyak 5 kali.c.kegawatan ( alamat yang lengkap)6. berikan nafas bantuan (detail tentang nafas bantuan dibawah)15. ibu jari mendorong rahang atas ke atas. maka dapat dilakukan :a. letakkan jari di tonjolan di tengah . biasanya disebakan karena pembengkakan (edema) pada trakea. Sambil melakukan a atau b di atas. usahakan posisi kaki yang mendekati kepala sejajardengan bahu pasien8. kondisi ini terjadi karena ada kebuntuan yang disebabkan oleh cairan (eg: darah). Jika ternyata pasien masih bernafas. Ini disertai dengan melakukan Head tilt yaitu menahan kepala dan mempertahankan posisi seperti figureberikut.Lukaluka dari bagian bawah bahu ke atas (supra clavicula)b. Berdasarkan saksi pasien mengalami cedera di tulang belakang bagian leher9.Chin lift dilakukan dengan cara menggunakan dua jari lalu mengangkat tulang dagu (bagian dagu yang keras) ke atas. menggunakan 2 jari yang sudah dibalut dengan kain untuk “menyapu” rongga mulut dari cairan-cairan).10. bayi atau obesitas dengan cara memposisikan diri seperti gambar lalu mendorong tangan kearah dalam atas. Jika pasien mengalami henti nafas berikan nafas buatan (detail tentang nafas buatan dibawah16. Jika frekuensi nafas normal. dengan cara memposisikan diri seperti gambar. Lihatlah apakah ada benda yang menyangkut di tenggorokan korban (eg: gigi palsu dll). Jika frekuensi nafas < 12-20 kali permenit. denyut jantung)a.Crowing : suara dengan nada tinggi. usahakan agar kepalanya tidak bergerak-gerak lagi (imobilisasi) dan lakukanlah Jaw ThrustGerakan ini dilakukan untuk menghindari adanya cedera lebih lanjut pada tulang belakang bagian leher pasien. maka beralihlah ke bagian atas pasien. Ini dilakukan untuk membebaskan jalan napas korban. dan apakah ada suara nafas tambahan yang abnormal (bisa timbul karena ada hambatan sebagian)Jenis-jenis suara nafas tambahan karena hambatan sebagian jalan nafas :a. dilakukan pada ibu hamil.Chest Thrust. yaitu dengan memukul menggunakan telapak tangan daerah diantara tulang scapula di punggungb. Listen. kondisi ini menandakan adanya kebuntuan jalan napas bagian atas oleh benda padat. lalu menarik tangan ke arah belakang atas. pantau terus kondisi pasien dengan tetap melakukan Look Listen and Feel14.Cek apakah ada tanda-tanda berikut :a. jepit kepala pasien dengan paha.Pasien mengalami tumbukan di berbagai tempat (misal : terjatuh dari sepeda motor)c. apakah gerakan tersebut simetris ? Listen : Dengarkan apakah ada suara nafas normal. untuk pertolongan pertama tetap lakukan maneuver head tilt and chin lift atau jaw thrust sajaJika suara napas tidak terdengar karena ada hambatan total pada jalan napas. lakukan lah pemeriksaan kondisi Airway (jalan napas) dan Breathing (Pernapasan) pasien. lalu lakukanlah finger-sweep (sesuai namanya. and FeelLook : Lihat apakah ada gerakan dada (gerakan bernapas).Tanda-tanda tersebut adalah tanda-tanda kemungkinan terjadinya cedera pada tulangbelakang bagian leher (cervical).Jika tidak ada tanda-tanda tersebut maka lakukanlah Head Tilt and Chin Lift.Feel : Rasakan dengan pipi pemeriksa apakah ada hawa napas dari korban ?12.Posisikan diri di sebelah korban.Heimlich Maneuver.Bebaskan lah korban dari pakaian di daerah dada ( buka kancing baju bagian atas agardada terlihat7. Gargling : suara seperti berkumur.

Sambil tetap melakukan chin lift.Lepaskan penutup hidung dan jauhkan mulut sesaat untuk membiarkan pasien menghembuskan nafas keluar (ekspirasi)8.Pasien sudah menunjukkan tanda-tanda kematian (kaku mayat)c.Prosedurnya :1.Tekanlah dada korban menggunakan tenaga yang diperoleh dari sendi panggul (hip joint)5.Penolong kelelahan dan sudah tidak kuat lagib. cek berapa lama waktu yg dibutuhkan agar warna ujung kuku merah lagi)21.tenggorokan. Jangan lakukan pernapasan mouth to mouth langsung.Tekanlah dada kira-kira sedalam 4-5 cm (seperti gambar kiri bawah)6. [detil tentang pijat jantung dijelaskan di bawah] diikuti dengan nafas buatan(figure A.Telapak tangan basah dingin dan pucatc.Bantuan sudah datangd.Capilarry Refill Time > 2 detik ( CRT dapat diperiksa dengan cara menekan ujung kuku pasien dg kuku pemeriksa selama 5 detik. Setelah berhasil mengamankan kondisi diatas periksalah tanda-tanda shock pada pasien :a. bedanya nafas buatan diberikan pada pasien yang mengalami henti napas. untuk memudahkan menghitung dapat dihitung dengan cara menghitung sebagai berikut :Satu Dua Tiga EmpatSATUSatu Dua Tiga Empat . jika teraba lakukan Look Listen and Feel (kembali ke poin 11) lagi. Pertahankan posisi shock sampai bantuan datang atau tandatanda shock menghilang23.Teraba denyut nadi karotis20. Setelah menekan. lalu lepaskan. tetap monitor selalu kondisi pasien dengan Look Listen and Feel. Mata memperhatikan dada pasien5. maka harus diberi nafas bantuan di sela setiap nafas spontan dia sehingga total nafas permenitnya menjadi normal (12 kali).4.B dan C)[detil tentang nafas buatan dijelaskan di bawah].Lakukan lagi pemberian nafas sesuai dengan perhitungan agar nafas kembali normalNafas BuatanCara melakukan nafas buatan sama dengan nafas bantuan. yang diakhiri dengan pijat jantung18. Posisikan tangan seperti gambar di center of the chest ( tepat ditengah-tengah dada)3. Setelah kondisi pasien stabil. Tutupilah seluruh mulut korban dengan mulut penolong6. jika tidak teraba ulangi poin nomer 17. Jika tidak ada denyut nadi maka lakukanlah Pijat Jantung(figure D dan E . Jika pasien shock. Jika ada pendarahan pada pasien. pijat jantung dilakukan pada korban dengan nadi karotis yang tidak teraba. tapi gunakan lah kain sebagai pembatas antara mulut anda dan pasien untuk mencegah penularan penyakit23. coba lah hentikan perdarahan dengan cara menekan atau membebat luka (membebat jangan terlalu erat karena dapat mengakibatkan jaringan yg dibebat mati)24. Misal frekuensi napas : 6 kali per menit. rasakanlah denyut nadi carotis selama 10 detik. Diberikan 2 kali efektif (dada mengembang )Pijat JantungPijat jantung adalah usaha untuk “memaksa” jantung memompakan darah ke seluruh tubuh. karena pasien sewaktu-waktu dapat memburuk secara tiba-tiba. Posisikan diri di samping pasien2. gunakan tangan yg tadi digunakan untuk head tilt untuk menutup hidung pasien (agar udara yg diberikan tidak terbuang lewat hidung). Satu set pijat jantung dilakukan sejumlah 30 kali tekanan. Pijat jantung dan nafas buatan dihentikan jikaa. figure F pada bayi). Cek lagi nadi karotis (dengan metode seperti diatas) selama 10 detik. sampai terhambat oleh otot leher (sternocleidomastoideus).Denyut nadi >100 kali per menitb. Posisikan tangan tegak lurus korban seperti gambar4. Posisikan diri di samping pasien2. yaitu dengan mengangkat kaki pasien setinggi 45derajat dengan harapan sirkulasi darah akan lebih banyak ke jantung22.17.Nafas BantuanNafas Bantuan adalah nafas yang diberikan kepada pasien untuk menormalkan frekuensi nafas pasien yang di bawah normal.ulang sampai 6 kali siklus pijat jantung-napas buatan. lakukan Shock Position pada pasien. lalu gerakkan lah jari ke samping.19. tarik sedikit tangan ke atas agar posisi dada kembali normal (seperti gambar kanan atas)7. Pijat jantung biasanya dipasangkan dengan nafas buatan (seperti dijelaskan pada algortima di atas)Prosedur pijat jantung :1.Hembuskanlah nafas satu kali ( tanda jika nafas yg diberikan masuk adalah dada pasien mengembang)7.

phpb.com dibanding blogger. Language -> Pilih Bahasa Indonesia. buat dulu di gmail. Pastikan Anda memilih Bahasa Indonesia pada saat mendaftar (lihat poin 3.com. Confirm: Ulangi password yang sama dengan di atas. buka: http://namabloganda.wordpress. Push deepb. tanpa ada niat untuk iseng-iseng pasang iklan.CARA MEMBUAT BLOG DI “wordpress”1. penolong tetap harus senantiasa memastikan keselamatan dirinya sendiri.4. Klik Sign Up5. Klik “Next”h. Akismet API key and important links has been sent to your email address. satu account hanya untuk satu blog. maupun karena bahaya yang disebabkan karena pemberian pertolongan.com)e.com/blogspot adalah javascript tidak berfungsi (disabled) artinya Anda tidak bisa memasang iklan apapun –AdSense. password.wordpress. Adbrite. justru akan membahayakan penolong sendiri.com. Berikut alamat penting untuk Anda:a.* Kelebihan wordpress.)* Kekurangan wordpress.com atau blogs.Catatan:* Di wordpress. itulah mengapa dalam memberikan napas bantuan sedapat mungkin digunakan sapu tangan atau kain lainnya untuk melindungi penolong dari penyakit yang mungkin dapat ditularkan oleh korban3.f.com/blogspot di mana satu account bisa untuk membuat beberapa blog.d.DUASatu Dua Tiga Empat TIGASatu Dua Tiga Empat EMPATSatu Dua Tiga Empat LIMASatu Dua Tiga Empat ENAM8.com adalah (1) comment friendly: pengunjung mudah berkomentar karena kotak komentar langsung terbuka di bawah posting. Selesai (kalau mau udahan. Jika dilakukan dengan kondisi tidak fit.i. sebab pemberian pertolongan pertama adalah tindakan yang sangat memakan energi.com dibanding blogger. Maximum recoil (berikan waktu jantung relaksasi)e. Bagi Anda yang suka dikomentarin. Legal flotsam: beri tanda tik di kotak yang tersedia sebagai tanda “setuju” dengan perjanjian. Beri tanda tik pada menu “Gimme a blog” (biasanya sudah otomatis ada tanda tik di sini). Email Address: Isi email Anda (apabila belum punya email.g. Ini berbeda dengan blogger. jangan lupa klik “Log Out”).CARA PASANG FOTOCara pasang foto di wordpress versi 2. baik dari bahaya yang disebabkan karena lingkungan.ie.Minimasi kontak langsung dengan pasien. Isi username (=nama blog) dan password.com atau yahoomail. Isi forma.Poin-poin penting dalam perlindungan diri penolong : 1.An email with your username.j. Push fastd. Blog Title -> Isi judul yang sesuai. wordpress cocok untuk Anda. dapat juga di blog gratis yang pakai software wordpress juga seperti blogsome. Bagi yang ingin pasang iklan. Silahkan login ke blog Anda. Push hardc.com/login. Sayangnya. Itu berarti Anda sudah berhasil membuat blog.com. dll–di wordpress. kedua penyedia blog gratis ini masih memakai software wordpress lama (tak ada fasilitas widget. Password: Isi password/kata sandi (sedikitnya enam huruf/angka)c. Minimum interruption (pada saat melakukan prosedur ini penolong tidak boleh diinterupsi)Perlindungan Diri PenolongDalam melakukan pertolongan pada kondisi gawat darurat.c. Untuk BOTD ini diklasifikasi berdasar bahasa. Klik “Publish” atau “Tampilkan”6. (2) Posting terbaru akan muncul beberapa saat di Dashboard (Menu Utama) seluruh pemakai wordpress. Untuk login. Akan muncul pesan sebagai berikut:Your account is now active!You are now logged in as (username Anda).d.i. Buka http://www. Prinsip pijat jantung adalah :a.Pastikan kondisi tempat memberi pertolongan tidak akan membahayakan penolong dan pasien2. Privacy -> Kasih tanda tik (biasanya sudah ada otomatis).Write a post. Tidak masalah buat blogger yang memang betul-betul ingin ngeblog saja.5+ . change your template or visit the homepage. Klik “Write” atau “Tulis” untuk mulai membuat posting.com2. Username: -> isi nama blog sesuai dengan keinginan (paling sedikit empat huruf/angka)b.Selalu perhatikan kesehatan diri penolong.5. dan lain-lain).com. apabila posting Anda cukup menarik Anda juga berkesempatan masuk BOTD (best of the day) yakni 10 posting terbaik hari itu dan akan muncul selama sehari di Menu Utama (Dashboard) seluruh pemakai wordpress. Klik Sign Up3.

dan laporan teknik.2. Dalam proses ini. Klik “Pilih berkas untuk diunggah” dan pilih gambar dari komputer Anda4. daftar gambar. yaitu: Laporan Penelitian KuantitatifLaporan ini disajikan secara lugas. dan menilai sumber yang dibacanya. halaman judul.Penting:I. hasil-hasil. daftar lampiran. WordPress versi terbaru ini juga dipakai di wordpress.Laporan buku memiliki kriteria sebagai berikut : buku yang dibaca harus actual. Letaknya ada di sebelah kanan menu “Tambahkan Media”. Tunggu beberapa saat sampai keluar gambarnya.5+ mengalami perombakan total dari versi-versi sebelumnya sehingga tutorial soal menu dan widget yang pernah ditulis di sini agak kurang sinkron. Laporan BukuLaporan buku adalah karya ilmiah yang mendemonstrasikan pemahaman penulis terhadap isi buku disertai pandangan penulis terhadap isi sumber tersebut . Dan disajikan dengan format bebas dan format tetap. daftar isi. Bagian inti meliputi :BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah Rumusan Masalah Tujuan Penelitian Hipotesis Penelitian (jika ada) Kegunaan Penelitian Asumsi Definisi operasionalBAB II LANDASAN TEORITeori-teori yang terkait dengan masalah penelitian dapat dipecah menjadi beberapa subbab. Arahkan mouse Anda ke kotak sebelah kanan menu “Tambahkan media”. 2 paling bawah). dan daftra lainnya.Ada dua jenis laporan penelitian. laporan penelitian. klik “Tampilkan” atau “Publish”4. Selesai.Ketidakcocokan ini juga terjadi pada sejumlah tutorial di blog ini karena wordpress 2. fungsi laporan untuk mendemonstrasikan kemampuan penulis dalam menganalisis.laporan penelitian kuantitatif terdiri atas bagian utama yaitu bagian awal.cara menyampaikan laporan ini harus digambarkan secara utuh dan kontekstual . dan bagian akhir.BAB III METODE PENELITIAN Rancangan Penelitian Populasi dan Sampel Instrumen Penelitian Pengumpulan Data Analisis DataBAB IV HASIL PENELITIAN Deskripsi Data Pengujian HipotesisBAB V PEMBAHASANBAB VI SIMPULAN DAN SARANDAFTAR PUSTAKALAMPIRANRIWAYAT HIDUP PENULIS Laporan Penelitian KualitatifPenelitian kualitatif dimaksudkan untuk mengungkapkan gejala atau fenomena secara menyeruluh dan kontekstual.Laporan penelitian ditulis dalam suatu format. kemudian klik “sisipkan ke dalam tulisan” (letaknya no. kata pengantar. Selesai.Bagian awal meliputi : halaman sampul. margin: 0px 10px 10px 0px”3. Berikut tutorial pasang foto di posting wordpress:1. bagian inti.5. abstrak. dan apa adanya. Gambar akan muncul di antara judul dan artikel.II.com sehingga banyak blogger baru yang kebingungan karena tutorial cara pasang foto yang tulis sebelumnya di sini jadi tidak cocok. Format tetap harus mengikuti peraturan tertentu mengenai jumlah bab dan isi tiap-tiap bab. Klik menu “HTML” yang terdapat di bawah judul sebelah kanan. untuk upload Mp3 atau file musik lain klik “Tambahkan Audio”.LAPORAN DAN SKRIPSI LaporanAda tiga jenis laporan yang dianggap penting yakni : laporan buku. Untuk upload video klik “Tambahkan Video” . Klik “Tulis” atau “Write”2. objektif. Supaya gambar menyatu dengan artikel seperti yang ada di posting ini lakukan langkah berikut:1. cara penelitian dilakukan. daftar tabel. menarik inferensi. dan simpulan penelitian . biasanya dilakukan percobaan dan hasilnya disebut temuan ilmiah. maka akan muncul thumbnail (keterangan) menu terkait.format bebas tidak dibatasi jumlah bab dan masing-masing babnya.agak berbeda dengan sebelumnya. Sistematika penulisan laporan Pendahuluan Isi Komentar Simpulan Laporan Penelitianlaporan penelitia memuat penjelasan tentang proses temuan yang menggunakan metodologi tertentu. Klik menu “Visual” setelah tampilan ok. Isi pokoknya adalah hal yang diteliti. Di akhir link image (sebelum tanda …/> )tambahkan kode berikutborder=”0″ style=”float: left. Sumber harus berkualitas. Di kotak posting ada menu “Tambahkan Media” klik kotak paling kiri3. sumber lama yang mendasari kajian-kajian terbaru.

Bagian-Bagian SkripsiSkripsi dibagi menjadi tiga bagian . Halaman Judul. Tujuan Penelitian Kegunaan Penelitian Kerangka Berpikir Langkah-Langkah PenelitianAbout these ads« Hello world! Aldehida (Alkanal) »Tindakan rss Komentar RSS trackback Lacak balikInformation Tanggal : September 10. Latar Belakang MasalahDalam latar belakang dipaparkan secara ringkas tentang teori. simpulan seminar ilmiah. Daftar Lampiran. bagian initi berisi paparan keseluruhan aktifitas penelitian . Tugas penyusunan skripsi merupakan salah satu syarat bagi mereka yang akan menyelesaikan gelar akademik. dan daftar lampiran .Bagian inti mencakup :BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah Rumusan Masalah Tujuan Penelitian Kegunaan Penelitian Kerangka Berpikir Langkah-Langkah PenelitianBAB II LANDASAN TEORIBAB III DATA DAN PEMBAHASANBagian akhir mencakup : Dftar Pustaka.Bagian awal mencakup: Halaman Sampul. dan bagian akhir berisi daftar rujukan dan lampiran-lampiran. yaitu : bagian awal yang berisi abstrak. dan Riwayat Hidup. FORMAT TETAPBAB I PENDAHULUAN Konteks Penelitian atau Latar Belakang Fokus penelitian yang berisi rumusan masalah dan tujuan penelitian Landasan Teori Kegunaan PenelitianBAB II PENELITIAN Pensekatan dan jenis Penelitian Lokasi penelitian Sumber Data Prosedur Pengumpulan Data Analisis Data Pengecekan Pengumpilan Data TahapTahap PenelitianBAB III PAPARAN DATA DAN TEMUAN PENELITIANBAB IV PEMBAHASANBAB V PENUTUP FORMAT SEMI BEBASBAB I PENDAHULUAN Konteks Penelitian atau Latar Belakang Fokus penelitian yang berisi rumusan masalah dan tujuan penelitian Manfaat PenelitianBAB II LANDASAN TEORI Pendekatan dan jenis Penelitian Lokasi penelitian Sumber Data Prosedur Pengumpulan Data Analisis Data Pengecekan Keabsahan Temuan Tahap-Tahap PenelitianBAB IV PAPARAN DATA DAN TEMUAN PENELITIANBAB V PEMBAHASANBAB VI PENUTUP FORMAT BEBASBAB I PENDAHULUAN Konteks Penelitian atau Latar Belakang Fokus penelitian yang berisi rumusan masalah dan tujuan penelitian Metodologi Penelitian Manfaat PenelitianBAB IIPAPARAN DATA DAN TEMUAN PENELITIANBAB III PENUTUP SKRIPSISkripsi adalah laporan hasil kegiatan penelitian yang disusun dalam sebuah karya ilmiah untuk dipertanggungjawabkan diakhir program pendidikan mereka. Lembar Logo. Daftar Gambar. Lampiran-Lampiran. maupun pengamatan pribadi yang terkait dengan masalah yang diteliti. daftar tabel. Lembar Persetujuan. Daftar isi. Uncategorized. bagian utama (naskah utama (naskah skripsi). Masalah penelitian dirumuskan dengan menggunakan kalimat Tanya. jenis atau sifat hubungan varianel-variabel yang akan diteliti. Skripsi dibuat untuk menyelesaikan program pendidikan strata satu (SI).laporan ini dibagi tiga bagian utama.tentang topic yang diteliti. yaitu : bagian muka (suplemen awal). Daftar Tabel. kata pengantar. Rumusan MasalahRumusan masalah yang baik akan menampakkan variable-variabel yany akan diteliti.Menulis skripsi merupakan kegiatan ilmiah yang diarahkan untuk mengembangkan pengetahuan ilmiah dengan menggunakan berbagai unsure informasi dan unsure metodologi dalam bidang ilmu yang melingkupinya. dan bagian akhir (suplemen akhir). wawasanTinggalkan BalasanUAN 2009September 2008 S S R K J S M 1 2 3 4 5 6 78 9 10 11 12 13 1415 16 17 18 19 20 2122 23 24 25 26 27 2829 30 . 2008 Kategori : TEMA. dan daftar-daftar lain yang diperlukan. hasil penelitian. Kata Pengantar. Abstrak. daftar isi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->