P. 1
Definisi Pariwisata Dari 4 Sumber

Definisi Pariwisata Dari 4 Sumber

|Views: 75|Likes:
Published by aende
Definisi Pariwisata Dari 4 Sumber
Definisi Pariwisata Dari 4 Sumber

More info:

Published by: aende on Oct 06, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/15/2014

pdf

text

original

Definisi Pariwisata dari 4 Sumber

Pariwisata atau turisme adalah suatu perjalanan yang dilakukan untuk rekreasi atau liburan, dan juga persiapan yang dilakukan untuk aktivitas ini. Seorang wisatawan atau turis adalah seseorang yang melakukan perjalanan paling tidak sejauh 80 km (50 mil) dari rumahnya dengan tujuan rekreasi, merupakan definisi oleh Organisasi Pariwisata Dunia. Definisi yang lebih lengkap, turisme adalah industri jasa. Mereka menangani jasa mulai daritransportasi, jasa keramahan, tempat tinggal, makanan, minuman, dan jasa bersangkutan lainnya seperti bank, asuransi, keamanan, dll. Dan juga menawarkan tempat istrihat, budaya, pelarian, petualangan, dan pengalaman baru dan berbeda lainnya. Banyak negara, bergantung banyak dari industri pariwisata ini sebagai sumber pajak dan pendapatan untuk perusahaan yang menjual jasa kepada wisatawan. Oleh karena itu pengembangan industri pariwisata ini adalah salah satu strategi yang dipakai oleh Organisasi Non-Pemerintahuntuk mempromosikan wilayah tertentu sebagai daerah wisata untuk meningkatkan perdagangan melalui penjualan barang dan jasa kepada orang non-lokal. Menurut Undang Undang No. 10/2009 tentang Kepariwisataan, yang dimaksud dengan pariwisata adalah berbagai macam kegiatan wisata yang didukung oleh berbagai fasilitas serta layanan yang disediakan masyarakat, pengusaha, Pemerintah dan Pemerintah Daerah Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Definisi tentang pariwisata yang berkembang di dunia sangat beragam, multidimensi, dan sangat terkait dengan latar belakang keilmuan pencetusnya. Pada dasarnya, definisi-definisi tersebut dapat dikelompokkan ke dalam tiga kategori, yaitu yang melihat pariwisata dari sisi demand saja, sisi supply saja, dan yang sudah menggabungkan sisi demand dan supply. Kategori pertama merupakan definisi pariwisata yang didekati dari sisi wisatawan, sangat kental dengan dimensi spasial (tempat dan jarak). Kategori kedua merupakan definisi pariwisata yang dipandang dari dimensi industri/bisnis, sedangkan kategori ketiga memandang pariwisata dari dimensi akademis dan sosial budaya. Dimensi Spasial Definisi pariwisata yang dipandang dari dimensi spasial merupakan definisi yang berkembang lebih awal dibandingkan definisi-definisi lainnya (Gartner, 1996: 4). Dimensi ini menekankan definisi pariwisata pada pergerakan wisatawan ke suatu tempat yang jauh dari lingkungan tempat tinggal dan atau tempat kerjanya untuk waktu yang sementara, seperti yang dikemukakan oleh Airey pada tahun 1981 (Smith and French, 1994: 3):“Tourism is the temporary short-term movement of people to destinations outside the places where they normally live and work, and their activities during their stay at these destinations”.

seperti yang tercantum dalam Undang-Undang Kepariwisataan No. pariwisata lebih banyak dilihat sebagai industri/bisnis. (Gartner. “Tourism comprises the activities of persons travelling to and staying in places outside their usual environment for not more than one consecutive year for leisure. (ibid. yaitu untuk leisure.. Definisi pariwisata yang dikemukan oleh World Tourism Organization (WTO) pun memfokuskan pada sisi demand dan dimensi spasial. The United States National Tourism Resources Review Commission (1973) menetapkan jarak paling sedikit 50 mil untuk perjalanan wisata.world-tourism.) Biro Pusat Statistik Indonesia menetapkan angka lama perjalanan tidak lebih dari 6 bulan dan jarak tempuh paling sedikit 100 km untuk perjalanan wisata. (Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata. Buku-buku yang membahas tentang definisi pariwisata dari dimensi ini merupakan buku dengan topik bahasan manajemen atau pemasaran. dengan menetapkan dimensi waktu untuk perjalanan yang dilakukan wisatawan. Definisi WTO di atas juga menekankan pada tujuan perjalanan yang dilakukan. Definisi pariwisata yang dipandang dari dimensi industri/bisnis memfokuskan pada keterkaitan antara barang dan jasa untuk memfasilitasi perjalanan wisata. 1988 (Seaton and Bennett 1996: 4) mendefinisikan pariwisata sebagai kumpulan usaha yang menyediakan barang dan jasa untuk memfasilitasi kegiatan bisnis.the aggregate of all businesses that directly provide . bersenang-senang. 1996: 5). atau mempelajari keunikan daya tarik wisata yang dikunjungi dalam jangka waktu sementara. 2003: I-6) Definisi pariwisata dari dimensi spasial ini di Indonesia didefinisikan sebagai kegiatan wisata. (www. bisnis.) Canada mensyaratkan jarak 25 mil untuk mengategorikan perjalanan wisata. 10 tahun 2009 pasal 1. “. Dimensi Industri/Bisnis Dari sisi supply. Airey menambahkan kegiatan wisatawan selama berada di destinasi pariwisata sebagai bagian dari pariwisata.org) diunduh tanggal 17 Agustus 2010).Selain pergerakan ke tempat yang jauh dari lingkungan tempat tinggal dan tempat kerja. (ibid. pengembangan pribadi. Smith. yaitu kegiatan perjalanan yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang dengan mengunjungi tempat tertentu untuk tujuan rekreasi. yaitu tidak lebih dari satu tahun berturut-turut. dan memanfaatkan waktu luang yang dilakukan jauh dari lingkungan tempat tinggalnya. business and other purposes not related to the exercise of an activity remunerated from within the place visited”.) United States Census Bureau (1989) menetapkan angka 100 mil untuk perjalanan yang dikategorikan sebagai perjalanan wisata. dan tujuan lain yang tidak terkait dengan kegiatan mencari uang di tempat yang dikunjunginya. (ibid. yang biasanya dikembangkan untuk memudahkan perhitungan statistik pariwisata: Committee of Statistical Experts of the League Nations (1937) menetapkan waktu paling sedikit 24 jam bagi perjalanan yang dikategorikan perjalanan wisata. Beberapa definisi lain juga menetapkan nilai-nilai tertentu untuk jarak tempuh dan lama perjalanan.

sebagai berikut: “… identified three main concepts: the movement of people. 10 tahun 2009 didefinisikan sebagai pariwisata. dia sudah dinyatakan melakukan perjalanan wisata. The dynamic element comprises persons undertaking travel which is to some extent. and an economic element. tempat kerja).. the . Dimensi Akademis Dimensi akademis. and services that respond to these needs”. and political factors. three geographical elements: generating region. Collier. juga termasuk industri yang merespon kebutuhan manusia yang melakukan perjalanan. cultural. 2) Interaksi antara elemen lingkungan fisik. 1981 (Gartner. tidak hanya melihat salah satu sisi (supply atau demand). dan sosial budaya. 1982 (Gunn. Definisi pariwisata sebagai industri/bisnis inilah yang di dalam Undang-Undang Kepariwisataan No. mendefinisikan pariwisata secara lebih luas. Definisi lainnya juga dikemukakan oleh Chadwick. Craig-Smith and French (1994: 2) mendefinisikan pariwisata sebagai keterkaitan antara barang dan jasa yang dikombinasikan untuk menghasilkan pengalaman berwisata. 1996: 7). Definisi tersebut dikemukakan oleh Jafar Jafari. and the facilities created to cater to their needs”. transit route. technological. CraigSmith. “. 1977 (Gartner. tourists. sebagai berikut: “. tetapi melihat keduanya sebagai dua aspek yang saling terkait dan mempengaruhi satu sama lain. economic. pleasure. and a broad system of interacting relationship of people. berikut ini: “Tourism is the temporary movement of people to destinations outside their normal places of work and residence. 1995: 3).goods or services to facilitate business. lebih jauh lagi dampak yang ditimbulkan oleh pelaku perjalanan maupun industri terhadap lingkungan sosial budaya. Definisi Jafar Jafari ini mengeliminasi dimensi spasial sebagai faktor pembatas perjalanan wisata. 1951 (French. pemerintah. and destination region.“Tourism is a study of man away from his usual habitat. economic and physical environment”. seperti yang dikemukakan oleh Leiper. a sector of the economy or industry. maupun lingkungan fisik setempat. the human element. Pariwisata dari dimensi ini didefinisikan sebagai studi yang mempelajari perjalanan manusia keluar dari lingkungannya. 1994 (ibid). yaitu berbagai macam kegiatan wisata dan didukung berbagai fasilitas serta layanan yang disediakan oleh masyarakat. the activities undertaken during their stay in those destinations. Sementara itu. the tourist industry. their needs. interacting with physical. ekonomi. and leisure activities away from the home environment”. pengusaha. ekonomi.a series of interrelated goods and services which combined make up the travel experience”. Dimensi Sosial-Budaya Definisi pariwisata dari dimensi sosial budaya menitikberatkan perhatian pada: 1) Upaya memenuhi kebutuhan wisatawan dengan berbagai karakteristiknya. Definisi lain yang lebih sederhana dikemukakan oleh Hunziker. 1996: 6) yang mendefinisikan pariwisata sebagai “an open system of five elements interacting with broader environments. seperti definisi yang dikemukakan oleh Mathieson and Wall. leisure-based and which involves a temporary stay away from home of at least one night”. 2002: 9). of the industry which responds to his needs and of the impacts that both he and the industry have on the host sosiocultural. dan pemerintah daerah.. social. Definisi tersebut menyatakan bahwa begitu seseorang melakukan perjalanan meninggalkan lingkungannya (tempat tinggal. yang mendefinisikan pariwisata. The five are arranged in functional and spatial connection.

Jawa Timur (12 s/d 14 Juni 1458). 1995: 1). di Indonesia dikenal dengan istilah “kepariwisataan” (UU No. yaitu keseluruhan kegiatan yang terkait dengan pariwisata dan bersifat multidimensi serta multidisiplin yang muncul sebagai wujud kebutuhan setiap orang dan negara serta interaksi antara wisatawan dan masyarakat setempat.com/tourism-studies/tourism-in-general/111-definisipariwisata-dari-berbagai-sudut-pandang. 10 tahun 2009 tentang Kepariwisataan). yaitu: “Sistem yang mengaitkan antara lingkungan fisik. berkali-kali. 1992 (Herbert. bepergian. dan pengusaha. Interaksi antara lingkungan fisik. perjalanan manusia ke luar lingkungan tempat tinggal dan tempat kerjanya dalam waktu. pemerintah daerah. WISATA berarti perjalanan. ekonomi. sosial budaya dan kerangka pembentuk sejarah. batasan pariwisata diberikan oleh beberapa . pemerintah. Studi terhadap industri untuk melayani kebutuhan wisatawan dan dampak yang ditimbulkan. keterkaitan antara barang dan jasa untuk membentuk pengalaman berwisata. dimensi akademis. lebih lanjut batasan pariwisata menurut ketetapan MPRS No I-II tahun 1960.sum of the phenomena and relationship arising from the travel and stay of nonresidents.berputar-putar. Dari definisi-definisi tersebut. a framing that has the power to reshape culture and nature to its own needs”. dan sekaligus mempertimbangkan dampak yang ditimbulkan terhadap alam dan budaya. ekonomi. dan industri dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan perjalanan seseorang yang dilakukan ke luar lingkungan tempat tinggal atau tempat kerjanya dengan motivasi selain mencari nafkah di tempat tujuannya. alam. berikut ini: “Tourism is not just an aggregate of merely commercial activities. saya mencoba mengambil satu kesimpulan tentang definisi pariwisata saya. Definisi pariwisata dari dimensi akademis dan dimensi sosial budaya yang memandang pariwisata secara lebih luas. in so far as the do not lead to permanent residence and are not connected with any earning activity”. sebagai berikut : "Kepariwisataan dalam dunia modern pada hakekatnya adalah suatu cara memenuhi kebutuhan manusia dalam memberi hiburan rohani dan jasmani setelah beberapa waktu bekerja serta mempunyai modal untuk melihat-lihat daerah lain (pariwisata dalam negeri) atau negara-negara lain (pariwisata luar negeri)". dapat diambil kesimpulan bahwa elemen-elemen penting yang menjadi fokus perhatian pada istilah pariwisata untuk masing-masing dimensi adalah: dimensi spasial. seperti yang dikemukakan oleh MacCannell. studi terhadap perjalanan manusia ke luar lingkungan yang biasa ditinggalinya. dan sosial budaya.html Kata "Pariwisata" sesungguhnya baru populer di Indonesia setelah diselenggarakan Musyawarah Nasional Tourisme ke II di Tretes. nature and tradition. dan budaya. Dimensi sosial budaya. terkait pemenuhan kebutuhan wisatawan. sedang untuk pengertian jamak "kepariwisataan" dapat digunakan kata "tourisme" atau "tourism". sementara dimensi industri/bisnis. lengkap. sesame wisatawan.” Sumber : http://jejakwisata. it is also an ideological framing of history. PARIWISATA bisa diartikan sebagai perjalanan yang dilakukan berkali-kali atau berputar-putar dari suatu tempat ketempat lain yang dalam bahasa Inggris disebut dengan kata "tour". 3) Kerangka sejarah dan budaya. PARI berarti banyak. Berdasarkan definisi-definisi yang dijelaskan di atas. Untuk perbandingan lebih lanjut.

stay and mavemant of foreigner inside certain cauntry.multiply. which directly related to the entry. K. industri. budaya. diantaranya : Seorang ahli ekonomi bangsa Austria tahun 1910 yaitu Hermann V. dan pengalaman baru dan berbeda lainnya.com/journal/item/1/Arti-Pariwisata? &show_interstitial=1&u=%2Fjournal%2Fitem Menurut definisi yang luas pariwisata adalah perjalanan dari satu tempat ke tempat lain. Seorang wisatawan atau turis adalah seseorang yang melakukan perjalanan paling tidak sejauh 80 km (50 mil) dari rumahnya dengan tujuan rekreasi. Tidak bekerja yang sifatnya menghasilkan upah ataupun bayaran. Prof. (Sejarah Pariwisata dan Perkembangannya di Indonesia. budaya. city or region". Asuransi. merupakan definisi oleh Organisasi Pariwisata Dunia. Harus bersifat sementarab. Tempat tinggal. penilaian yang sadar dan menumbuhkan (cinta) terhadap keindahan alam dan pada khususnya disebabkan oleh bertambahnya pergaulan berbagai bangsa dan kelas masyarakat manusia sebagai hasil dari pada perkembangan perniagaan. 3) . hal 21)a. Makanan-minuman. Sumber : http://moel30. dll. maksudanya kepariwisataan adalah keseluruhan dari pada gejala-gejala yang ditimbulkan oleh perjalanan dan pendiaman orang-orang asing serta penyediaan tempat tinggal sementara. perdagangan serta penyempurnaan dari pada alat-alat pengangkutan". alam danilmu. pelarian. merumuskan pengertian pariwisata dengan memberi batasan sebagai berikut : "Pariwisata dalam pengertian modern adalah merupakan penomena dari jaman sekarang yang didasarkan atas kebutuhan akan kesahatan dan pergantian hawa. dilakukan perorangan maupun kelompok. Harus bersifat sukarela (voluntary) dalam arti tidak terjadi karena dipaksa. petualangan.c. turisme adalah Industri jasa.Dalam kesimpulannya pariwisata adalah keseluruhan fenomena (gejala) dan hubungan-hubunganyang ditimbulkan oleh perjalanan dan persinggahan manusia di luar tempat tinggalnya. asalkan pendiaman itu tidak tinggal menetap dan tidak memperoleh penghasilan dari aktifitas yang bersifat sementara itu. Banyak negara. mainly of an economic nature. Oleh karena itu pengembangan industri pariwisata ini adalah salah satu strategi yang dipakai oleh Organisasi Non-Pemerintah untuk mempromosikan wilayah tertentu sebagai daerah wisata untuk meningkatkan perdagangan melalui penjualan barang dan jasa kepada orang non-lokal. Schulalard. sebagai berikut : "Tourism is The sum of operations. Keamanan. E. dan jasa bersangkutan lainnya seperti Bank. Suatu perjalanan dianggap sebagai perjalanan wisata bila memenuhi tiga persyaratan yangdiperlukan. Mereka menangani jasa mulai dari Transportasi. yaitu : (dikutip dari Ekonomi Pariwisata.orang ahli. Dan juga menawarkan tempat istrihat. Denganmaksud bukan untuk tinggal menetap dan tidak berkaitan dengan pekerjaan-pekerjaan yangmenghasilkan upah. provide the stay does not imply the esta blishment of a permanent resident". bergantung banyak dari industri pariwisata ini sebagai sumber pajak dan pendapatan untuk perusahaan yang menjual jasa kepada wisatawan. hal. Jasa keramahan. bersifatsementara. sebagai usaha mencari keseimbangan ataukeserasian dan kebahagiaan dengan lingkungan hidup dalam dimensi sosial. Kraft (1942) mengemukakan batasan yang lebih bersifat tekhnis sebagai berikut : "Tourism is the totally of the relation shif and phenomena arising from the travel and stay of strangers (ortsfremde). Definisi yang lebih lengkap. Guyer Freuler.

Pariwisata juga adalah salah satu bisnis yang sangat manguntungkan bagi agen-agen atau travel yang menyediakan berbagai paket berwisata. . Pariwisata juga adalah salah satu pendapat negara yang cukup besar.Sumber : http://ml.contohnya wisata asing yang datang ke suatu negara untuk berwisata wajib membayar visa . Pariwisata tidak hanya dilakukan berkeliling kesesuatu tempat melainkan bisa juga mencicipi suatu makanan khas di daerah tersebut atau lebih dikenal dengan wisata kuliner . menghilangkan stress dan mencari pengalaman serta menambah wawasan dalam pengetahuan. pariwisata adalah peralihan tempat untuk sementara waktu dan mereka yang mengadakan perjalanan tersebut bertujuan untuk mencari kesenangan .scribd.com/doc/91624958/1-Pengertian-Pariwisata-tersusun Menurut saya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->