P. 1
Dampak Penggunaan Plastik Sebagai Wadah Makanan 1

Dampak Penggunaan Plastik Sebagai Wadah Makanan 1

|Views: 36|Likes:
plastik
plastik

More info:

Published by: Hanarisha Putri Azkia on Oct 07, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/06/2014

pdf

text

original

DAMPAK PENGGUNAAN BAHAN PLASTIK SEBAGAI KEMASAN MAKANAN

PENDAHULUAN A. Latar belakang Bahan dasar plastik ternyata tidak saja dimanfaatkan oleh manusia pada satu macam produk seperti kantung. Tetapi dapat ditemukan juga pada produk, plastik bening (tembus pandang) kotak makanan, sedotan dan styrofoam yang banyak kita jumpai dalam bentuk kotak makan berwarna putih (Anonim, 2009) Plastik dipakai karena ringan, tidak mudah pecah, dan murah. Akan tetapi plastik juga beresiko terhadap lingkungan dan kesehatan keluarga kita. Oleh karena itu kita harus mengerti plastik-plastik yang aman untuk kita pakai (Anonim, 2009). Sementara kekhawatiran penggunaan kemasan styrofoam untuk pembungkus makanan dikarenakan residu monomer stiren yang tidak ikut beraksi dapat terlepas ke dalam makanan yang berminyak, berlemak atau mengandung alkohol, terlebih dalam keadaan panas (Neo Mujahid, 2009). Kekhawatiran terhadap penggunaan produk produk plastik yang berhubungan langsung dengan makanan manusia menjadi beralasan untuk diperhatikan, mengingat bahaya kandungan zat kimia pada produk plastik yang apabila terkonsumsi oleh tubuh bisa menyebabkan kanker (Anonim, 2008). Selain berbahaya bagi makanan, penggunaan produk plastik seperti tas kresek, sedotan bagi kehidupan manusia juga sangat merugikan. Karena kandungan dari bahan plastik tidak mudah di urai oleh alam, atau butuh waktu selama 1000 tahun bagi alam untuk bisa mengurainya. Sementara bagi manusia, penggunaanya menuntut lebih banyak produksinya dibandingkan pemusnahannya. Setelah habis pakai, dengan mudah kita bisa singkirkan dari hadapan kita bersama dengan sampah organik lainnya dalam tong sampah (Sutrisno, 2006). Plastik bisa menjadi bahan yang ramah bagi lingkungan jika digunakan dengan tepat berdasarkan prinsip faktor-faktor yang telah ditetapkan sebelumnya. Tapi, selain cara penggunaan dan durasi penggunaan, pemilihan plastik yang tepat dan berkualitas juga tidak kalah pentingnya. Dengan memadukan cara penggunaan dan pemilihan bahan yang tepat, plastik bisa menjadi bahan yang ramah tanpa mengganggu kesehatan (Ikarowina Tarigan, 2009).

mesin. botol air mineral. 2009). Bagaimana kriteria kemasan plastik yang aman untuk digunakan ? C. mobil. . Satu tes membuktikan 95% orang pernah memakai barang mengandung Bisphenol-A (Anonim. compact disk (CD). dengan melihat simbol atau kode yang biasanya tertera di bawah produk plastik wadah makanan atau minuman. Sehingga masyarakat dapat mengetahui bahan dasar dari plastik-plastik yang aman untuk dipakai. dan botol bayi. Mulai dari botol minum.Mengingat resiko yang ditimbulkan dari penggunaan bahan plastik sebagai kemasan. tulisan ini dibuat untuk memaparkan mengenai penggunaan bahan dasar plastik sebagai kemasan bahan makanan. B. penulis dapat merumuskan masalah sebagai berikut: 1. alat-alat militer hingga pestisida. plastik laminating. 2. Manfaat 1. plastik penutup makanan. Salah satu barang yang memakai plastik dan mengandung Bisphenol A adalah industri makanan dan minuman sebagai tempat penyimpan makanan. 2. walaupun sekarang sudah ada botol bayi dan penyimpan makanan yang tidak mengandung Bisphenol A sehingga aman untuk dipakai makan. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah di atas. gigi palsu. Tujuan 1. Tinjauan Pustaka Plastik adalah salah satu bahan yang dapat kita temui di hampir setiap barang. Mendeskripsikan dampak dari penggunaan bahan dasar plastik sebagai kemasan pada makanan. kutex (pembersih kuku). D. Mendeskripsikan kriteria kemasan plastik yang aman untuk digunakan. Berdasarkan hal di atas. TV. Oleh karena itu kita bisa hampir dipastikan pernah menggunakan dan memiliki barang-barang yang mengandung Bisphenol-A. E. kulkas. Dampak dari penggunaan bahan dasar plastik sebagai kemasan pada makanan? 2. maka salah satu solusi yang ditempuh adalah dengan mengetahui jenis-jenis plastik yang aman digunakan dan dapat sesuai dengan kriteria atau standar kemasan plastik yang telah ditetapkan oleh instansi pemerintah serta ramah bagi lingkungan. Sebagai bahan untuk menambah pengetahuan mengenai dampak dari penggunaan bahan dasar plastik sebagai kemasan makanan. pipa pralon. Sebagai bahan informasi tentang kriteria kemasan plastik yang aman untuk digunakan.

Masih dalam penelitian yang dilakukan program Toksiologi Nasional. Kandungan tersebut mudah ditemukan pada kemasan plastik yang digunakan untuk makanan dan minuman. sambal. Plastik jenis ini tidak boleh digunakan berulang-ulang atau hanya sekali pakai. Kode 1 bertuliskan PET atau PETE PET atau PETE (Polyethylene terephthalate) sering digunakan sebagai botol minuman. ternyata dampak penggunaan BPA juga berbahaya (Anonim. 2008).Hasil penelitian program Toksiologi Nasional menemukan kemungkinan penggunaan BPA yang berlebihan mempunyai efek samping bagi kesehatan. dan gangguan perkembangan. maka kandungan kimia yang terlarut semakin banyak. sejumlah bungkus pasta gigi juga diduga mengandung bahan kimia tersebut. maupun kosmetik. mampu menyebabkan kematian janin.Di bawah panah yang membentuk segitiga itu. Angka ini menunjukkan jenis plastik dan penggunaannya. surat kabar The Globe and Mail Kanada memberitakan Departemen Kesehatan Kanada akan mendeklarasikan bahaya penggunaan BPA dan diatur sebagai peraturan. Menurut mereka. Kode yang mengacu standar AS ini biasanya ada di bagian bawah wadah plastik berupa cetakan timbul bergambar panah yang membentuk segitiga dengan sebuah angka di dalamnya. jika tutup wadah telah dibuka. dikhawatirkan akan memengaruhi kesehatan. Semakin lama wadah terbuka. 2008). kadang dicantumkan inisial kandungan kimianya. obat. kecap. berat badan turun. Aktivis lingkungan juga menyerukan hal yang sama terkait masalah kesehatan dari penggunaan bahan kimia (Anonim. Jika penggunaan terus berlangsung. Kode 2 Bertuliskan HDPE . Habiskan segera isinya. Setiap perusahaan umumnya telah memiliki standar perlindungan konsumen dengan mencantumkan jenis bahan plastik yang digunakan pada wadah makanan atau minuman yang diproduksinya Standar ini telah dikembangkan oleh asosiasi industri plastik di Amerika Serikat dengan melakukan pengkodean jenis plastik. Hasilnya. Bahkan. Biasanya symbol ini terdapat pada bagian bawah botol kemasan (Neo Mujahid. Kandungan BPA digunakan untuk memproduksi plastik polycarbonate dan bahan kimia resin. pembatasan penggunaan BPA patut dilakukan karena dampaknya bisa memengaruhi saraf dan perkembangan janin di dalam rahim. 2009). Sementara itu. minyak goreng. cacat bayi.

Kotak CD juga mengandung Polystyrene. Kode 5 Bertuliskan PP PP atau Polypropylene sering digunakan sebagai kemasan makanan. dan cairan kimia. Salah satu bahan perlengkapan . Jika makanan berminyak dipanaskan dalam wadah ini. Kode 7 Bertuliskan PC PC atau Polycarbonate digunakan untuk botol galon air minum. misalnya sayuran. sendok. bahan bangunan. yang biasa ada pada kotak makanan.HDPE atau High Density Polyethylene banyak ditemukan sebagai kemasan makanan dan obat yang tidak tembus pandang. Kode 6 Bertuliskan PS PS atau Polystyrene termasuk kemasan sekali pakai. minuman. PVC dianggap sebagai jenis plastik yang paling berbahaya. dan botol bayi menggunakan plastik jenis ini. Kode 4 Bertuliskan LDPE LDPE atau Low Density Polyethylene (LDPE) sering digunakan untuk membungkus. styrene dari kemasan langsung berpindah ke makanan. mangkuk alat makanan. Contohnya gelas dan pakai makanan styrofoam. piring. kantong/tas kresek. Kode 3 Bertuliskan PVC PVC atau Polyvinyl Chloride (PVC) sering digunakan pada mainan anak. melamin untuk gelas. Kandungan bahan kimia plastik jenis ini berbahaya bagi kesehatan. daging beku. Beberapa negara Eropa bahkan sudah melarang penggunaan PVC untuk bahan mainan anak di bawah tiga tahun. dan garpu plastik. Plastik jenis ini digunakan untuk botol kosmetik. dan kemasan untuk produk bukan makanan. obat. tutup plastik. botol susu bayi. jeriken pelumas. minuman.

akan terakumulasi di dalam tubuh seiring dengan waktu. kemasan makanan dari bahan plastik maupun styrofoam sudah pasti menjadi pilihan utama karena praktis. bisa merusak makanan bahkan membuat makanan menjadi racun bagi tubuh melalui proses migrasi berbagai komponen kimia dari kemasan plastik. Komponen kimia plastik. 2008). Perpindahan komponen kimia ini. Plastik. suatu larutan kimia yang sulit dilumat oleh sistem percernaan. Benzen ini juga tidak bisa dikeluarkan melalui feses (kotoran) atau urine (air kencing). Tetapi keduanya juga mengandung zat-zat yang amat berbahaya bagi kesehatan tubuh.makanan dan minuman yang sering digunakan adalah melamin yang tergolong jenis plastik termoset. Makanan dalam kondisi ini. Plastik jenis ini tergolong dalam “food grade” dan dapat digunakan sampai 140º C (Sopyanhadi. Plastik dan gabus sama-sama praktis sebagai kemasan makanan. dan antioksidan bisa bermigrasi atau berpindah ke makanan (Anonim. Pada akhirnya. pewarna. PEMBAHASAN Makanan yang dibuat dan diolah dengan cara terbaik. Semua kandungan kimia ini. 2009). monomer ini bisa bereaksi dan berpindah ke dalam makanan yang disimpan. hanya mengalami sedikit kontak dengan kemasan. 2009). Dengan begitu. Kanker salah satu ancamannya (Sopyanhadi. tumpukan komponen beracun ini bisa menimbulkan berbagai penyakit berbahaya termasuk kanker (Anonim. Demikian juga dengan zat aditif lainnya. bukan jaminan kalau makanan tersebut sehat jika dimasukkan dalam wadah plastik yang tidak aman. 2008). muncul saat terjadi kontak langsung antara makanan dan kemasan plastik.ada yang bersifat karsinogenik. zat ini semakin lama semakin . kemungkinan migrasinya juga jauh lebih kecil (Anonim. METODE PENELITIAN Metode penelitian meliputi pengumpulan data primer dan sekunder mengenai kemasan berbahan dasar plastik. dan bisa digunakan berulang kali. 2009). Monomer yang reaktif tersebut. ringan. Tetapi pada kedua jenis bahan ini justru ditemukan kandungan dioctyl phthalate (DOP) yang menyimpan zat benzen. Akibatnya. lebih mudah terkontaminasi dengan komponen kimia plastik karena kontaknya lebih banyak dan lebih dekat. Tanpa memikirkan atau sekedar mau tahu mengenai risikonya terhadap kesehatan. akan terjadi saat kemasan plastik bersentuhan dengan makanan khususnya yang bersifat cair atau semi padat. Masalah kesehatan. seperti monomer yang terperangkap dan zat aditif lainnya seperti plasticizer. Karena itu. Sedang makanan kering.

2009). wadah dari jenis ini tidak cocok untuk tempat susu yang mengandung lemak tinggi. Styrofoam yang masih tergolong keluarga plastik ternyata juga memiliki bahaya yang sama. dan tahun ini akan keluar SNI untuk melamin dan polystyrene (Neo Mujahid. 2008). SNI tentang botol plastik wadah obat. styrofoam bersifat reaktif terhadap suhu tinggi. bersifat larut lemak dan alkohol. DOP memang populer digunakan dalam proses plastisasi. kantong kresek ini mengandung DOP serta logam berat Zn (seng) yang biasanya ditambahkan pabrik plastik sebagai bahan stabilizer untuk plastik (Sopyanhadi. 2008).menumpuk dan terbalut lemak. Contohnya saja. Begitu pun dengan kopi yang dicampur krim. suhu minyak yang tinggi akan menghasilkan kolesterol atau lemak jenuh yang tinggi pula. Bahan kimia yang terkandung dalam plastik itulah yang sangat membahayakan kesehatan bagi manusia. luas cakupan bahan (plastik/styrofoam) dan sebagainya (Anonim. Banyak kandungan berbahaya dari kantong plastik (kresek) bisa mengontaminasi makanan. 2009). SNI tentang film PVC untuk kemasan kembang gula. Salah satu bahan kimia yang paling berbahaya adalah Bisphenol A . Penelitian yang dalam dan menyeluruh mengenai ancaman di balik kemasan dari bahan styrofoam dan plastik memang belum dilakukan. Konsumsi DOP pada industri PVC mencapai 50-70% dari total produksi plasticizer (senyawa aditif yang ditambahkan ke dalam polimer untuk menambah fleksibilitas dan daya kerjanya) (Sopyanhadi. 2009). tidak sedikit restoran cepat saji yang menyuguhkan kopi panasnya dalam wadah ini (Anonim. Meski demikian. Sebagaimana plastik. Inilah yang bisa memicu munculnya penyakit kanker (Ikarowina Tarigan. Tetapi kemungkinan ini tergantung dari jenis pangan. dan kosmetika. ketentuan Standar Nasional Indonesia (SNI) yang memuat tentang kemasan sebenarnya sudah ada di Badan Standardisasi Nasional (BSN). makanan. Tidak hanya itu. Bila makanan yang baru digoreng ditempatkan di kantong kresek. lama kontak. Padahal salah satu kelebihan styrofoam adalah kemampuannya menahan panas (Anonim. 2009). Bila terkena suhu tinggi. pigmen warna kantong plastik akan bermigrasi ke makanan. 2009). Belum lagi. styren. Padahal. bahan dasar styrofoam. SNI tentang etilen vinil asetat untuk laminasi pangan dan SNI tentang botol gelas minuman bertekanan dipakai ulang. Ini berarti. Di dalam styrofoam dan plastik memang ada ancaman bagi kesehatan akibat kemungkinan imigrasi komponen-komponen dari plastik dan styrofoam ke barang yang kita konsumsi.

pada bagian bawah kemasan botol plastik. Botol Jenis PET/PETE ini direkomendasikan “hanya untuk sekali pakai”. serta nama jenis plastik di bawah segitiga. Umumnya. Kalau takut pecah. HDPE memiliki sifat bahan yang lebih kuat. 2009). Biasanya. tertera logo daur ulang dengan angka 2 di tengahnya. galon air minum. keras. 2008). apalagi digunakan untuk menyimpan air hangat apalagi panas. HDPE atau High Density Polyethylene. pada bagian bawah kemasan botol plastik. seperti ISO (International Organization for Standardization) (Anonim. hingga botol susu (Anonim. dan hampir semua botol minuman lainnya. Alasannya. dengan melihat simbol atau kode yang biasanya tertera di bawah produk plastik wadah makanan atau minuman. botol jus. tetapi juga plastik wadah makan. Bahan ini mampu merangsang pertumbuhan sel kanker atau memperbesar risiko keguguran kandungan (Neo Mujahid. HDPE biasa dipakai untuk botol susu yang berwarna putih susu. 2008). tertera logo daur ulang dengan angka 1 di tengahnya dan tulisan PETE atau PET di bawah segitiga. Pilihan lain yang relatif aman sebagai alat makanan dan minuman adalah gelas (kaca) atau keramik. penutup makanan. Dengan menghemat pemakaian plastik. kursi lipat. 2009). PET atau Polyethylene Terephthalate. berbentuk segi tiga. HDPE merupakan salah satu bahan plastik yang aman untuk digunakan karena kemampuan untuk mencegah reaksi kimia antara kemasan plastik berbahan HDPE dengan makanan/minuman yang dikemasnya. selain meminimalkan risiko gangguan kesehatan.(BPA). Masyarakat harus mengetahui bahan dasar dari plastik-plastik yang aman untuk dipakai. akan mengakibatkan lapisan polimer pada botol tersebut akan meleleh dan mengeluarkan zat karsinogenik yang dapat menyebabkan kanker (Sopyanhadi. kita dapat menggunakan alat stainless steel. kita juga mengurangi limbah yang sulit terurai hingga 1. serta tulisan HDPE (high density polyethylene) di bawah segitiga. dengan contoh dan penjelasan sebagai berikut: Pertama. Simbol atau kode itu dikeluarkan oleh The Society of Plastic Industry sejak tahun 1988 di Amerika Serikat dan telah diadopsi oleh lembaga-lembaga yang mengembangkan sistem kode. tupperware. Secara umum tanda tersebut berada di dasar. buram dan lebih tahan terhadap suhu . 2008). Simbol itu biasa dipakai untuk botol plastik yang jernih/transparan/tembus pandang seperti botol air mineral. bila terlalu sering dipakai. Kedua. dalam pertekstilan PET biasa disebut dengan polyester (bahan dasar botol kemasan 30 persen). Produk plastik yang dimaksud bukan hanya botol plastik air mineral yang banyak beredar di pasaran. dan lain-lain. Mayoritas bahan plastik PET di dunia untuk serat sintetis (sekitar 60 persen).000 tahun (Ikarowina Tarigan. di dalam segitiga akan terdapat angka.

Polipropilen lebih kuat dan ringan dengan daya tembus uap yang rendah. Pada suhu di bawah 60 derajat celsius sangat resisten terhadap senyawa kimia. serta tulisan LDPE. serta tulisan PP adalah pilihan terbaik untuk bahan plastik. dan botol-botol yang lembek. . Karakteristik berupa botol transparan yang tidak jernih atau berawan. 2008). Tertera logo daur ulang (terkadang berwarna merah) dengan angka 3 di tengahnya. PVC mengandung DEHA yang dapat bereaksi dengan makanan yang dikemas dengan plastik berbahan PVC. stabil terhadap suhu tinggi dan cukup mengkilap. yaitu jenis plastik yang paling sulit didaur ulang. V atau Polyvinyl Chloride. Kelima. seperti daun pisang yang lebih alami (Sopyanhadi. tetapi tetap baik untuk tempat makanan karena sulit bereaksi secara kimiawi dengan makanan yang dikemas dengan bahan ini (Sopyanhadi. Sifat mekanis jenis plastik LDPE adalah kuat. LDPE atau Low Density Polyethylene. akan tetapi kurang baik bagi gas-gas yang lain seperti oksigen. serta tulisan V yang berarti PVC (polyvinyl chloride). hati dan berat badan. Tertera logo daur ulang dengan angka 4 di tengahnya. Reaksi yang terjadi antara PVC dengan makanan yang dikemas dengan plastik ini berpotensi berbahaya untuk ginjal. bila membeli barang berbahan plastik untuk menyimpan kemasan berbagai makanan dan minuman (Sopyanhadi. plastik kemasan. terutama untuk produk yang berhubungan dengan makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan. HDPE juga direkomendasikan hanya untuk sekali pemakaian. Karena DEHA bisa lumer pada suhu 150 derajat celsius. dan memiliki resistensi yang baik terhadap reaksi kimia. Carilah dengan kode angka 5. Plastik itu bisa ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap) dan botol-botol. Keempat.tinggi. yaitu plastik tipe cokelat (thermoplastic/dibuat dari minyak bumi. daya proteksi terhadap uap air tergolong baik. ketahanan yang baik terhadap lemak. saat bersentuhan langsung dengan makanan tersebut. baik untuk barangbarang yang memerlukan fleksibilitas tetapi kuat. Barang berbahan LDPE ini sulit dihancurkan. Sama seperti PET. Sebaiknya kita mencari alternatif pembungkus makanan lain yang tidak mengandung bahan pelembut seperti plastik yang terbuat dari polietilena. karena pelepasan senyawa antimoni trioksida terus meningkat seiring waktu (Sopyanhadi. 2008). Ketiga. agak tembus cahaya. 2008). 2008). PP atau Polypropylene. Biasanya LDPE dipergunakan untuk tempat makanan. botol minum dan terpenting botol minum untuk bayi. fleksibel dan permukaan agak berlemak. Plastik ini dapat didaur ulang. Tertera logo daur ulang dengan angka 5 di tengahnya.

2008). Nylon). suku cadang mobil. tempat minum sekali pakai. PC dapat ditemukan pada botol susu bayi. PS dapat dikenali dengan kode angka 6. OTHER. bahan ini akan mengeluarkan api berwarna kuning-jingga. alat-alat elektronik. dapat ditarik kesimpulan bahwa sebagian besar penggunaan bahan dasar palstik untuk kemasan memiliki dampak negatif bagi kehidupan manusia khususnya pada makanan. ada beberapa kriteria plastik yang aman untuk digunakan dan sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh pemerintah serta ramah pada lingkungan. dan mengubah fungsi imunitas (Sopyanhadi. Jika harus didaur ulang. pertumbuhan dan sistem syaraf. Selain itu. kromosom pada ovarium. Tertera logo daur ulang dengan angka 6 di tengahnya. . Bahan tersebut harus dihindari. karena selain berbahaya untuk kesehatan otak.Keenam. dan meninggalkan jelaga (Sopyanhadi. PS biasa dipakai sebagai bahan tempat makan styrofoam. Polystyrene ditemukan pada tahun 1839 oleh Eduard Simon. Namun. OTHER dapat ditemukan pada tempat makanan dan minuman seperti botol minum olahraga. termasuk kaleng susu formula. dan plastik kemasan. Ketujuh. alat-alat rumah tangga. mengganggu hormon estrogen pada wanita yang berakibat pada masalah reproduksi. Ketika dibakar. bahan ini dapat dikenali dengan cara dibakar (cara terakhir dan sebaiknya dihindari). plastik juga berpotensi menjadi masalah dalam pencemaran lingkungan karena kandungan dari bahan plastik tidak mudah diurai oleh alam. penurunan produksi sperma. namun bila tidak tertera kode angka tersebut pada kemasan plastik. KESIMPULAN Dari uraian di atas. serta tulisan OTHER yang merupakan gabungan dari SAN (styrene acrylonitrile). serta tulisan PS. PS memerlukan proses yang sangat panjang dan lama. komputer. gelas anak balita. Bahan itu juga sulit didaur ulang. PS atau Polystyrene. 2008). botol minum polikarbonat. ABS (acrylonitrile butadiene styrene) dan PC (polycarbonate. PC dapat mengeluarkan bahan utamanya yaitu Bisphenol A ke dalam makanan dan minuman yang berpotensi merusak sistem hormon. dan kaleng kemasan makanan dan minuman. Tertera logo daur ulang dengan angka 7 di tengahnya. dan lain-lain. seorang apoteker dari Jerman secara tidak sengaja.

Sopyanhadi. 2 Desember 2009. 2009.antaranews. Media Nusa Prada. Tarigan Ikarowana.com. http://www. 2 Desember 2009.com. 2008.//aryafatta. Mujahid Neo. 2009. 2006. 2 Desember 2009. 2009. BPOM.poskota.html?id=205955. 2008. http://www. Anonim. Peduli Bahaya Kresek.com. http://www. Jenis-Jenis Plastik Menurut Kadar Kimia yang Membahayakan Bagi Tubuh. 2 Desember 2009. http://indialist. Teliti Kantong Plastik Kresek. 2 Desember 2009. Cara Aman Pakai Plastik.wordpress. Jakarta. Kemasan Plastik Tidak Selalu Aman. . Kenali Logo Kemasan Plastik.com.com. Koswara Sutrisno. 2009. 2 Desember 2009. Anonim.com. http.suarakaryaonline. Anonim. Produk Plastik Berbahaya.DAFTAR PUSTAKA Anonim.com/news. 2 Desember 2009. http://ibook. 2009. Bahaya di Balik Kemasan Plastik. PT. http:/indosiar.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->