MAKALAH ISBD

“HUBUNGAN MANUSIA DENGAN KERAGAMAN DAN KESEDERAJATAN”

KELOMPOK 4 : 1. ARIFATULLOH 2. JOKO SULISTYO 3. SHALAHUDIN KAMAL (12502241011) 4. JATMIKO NUGROHO (12502241013) (12502241001) (12502241007)

5. DEWI KARTIKA LAILATURROHMAH (12502241019) 6. EKO BAYU SAPUTRA (12502244008)

PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRONIKA S-1

FAKULTAS TEKNIK

selain kebudayaan kelompok sukubangsa. Hal ini juga berkaitan dengan tingkat peradaban kelompok-kelompok sukubangsa dan masyarakat di Indonesia yang berbeda. B. Dengan jumlah penduduk 200 juta orang dimana mereka tinggal tersebar dipulau. dataran rendah.UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARATA 2012 BAB I PENDAHULUAN A. Mulai dari pegunungan. pedesaan. pesisir. Keragaman budaya di Indonesia adalah sesuatu yang tidak dapat dipungkiri keberadaannya. LATAR BELAKANG Keragaman budaya atau “cultural diversity”dan kesedarajatan manusia adalah keniscayaan yang ada di bumi Indonesia. masyarakat Indonesia juga terdiri dari berbagai kebudayaan daerah bersifat kewilayahan yang merupakan pertemuan dari berbagai kebudayaan kelompok sukubangsa yang ada didaerah tersebut. hingga perkotaan. Dalam konteks pemahaman masyarakat majemuk. Pertemuan-pertemuan dengan kebudayaan luar juga mempengaruhi proses asimilasi kebudayaan yang ada di Indonesia sehingga menambah ragamnya jenis kebudayaan yang ada di Indonesia. Mereka juga mendiami dalam wilayah dengan kondisi geografis yang bervariasi. tepian hutan. MANFAAT . TUJUAN Adapun tujuan dari pembuatan makalah ini yaitu untuk mengetahui tentang : 1) Pengertian dari keragaman dan kesedarajatan manusia ? 2) Penjelasan Struktur masyarakat yang bersifat majemuk ? 3) Pengertian dari Bhineka Tunggal Ika ? C.pulau di Indonesia.

Adapun manfaat dari makalah ini bagi mahasiswa dan seluruh orang yang membacanya yaitu menambah pengetahuan dan wawasan mengenai materi keragaman dan kesederajatan manusia BAB II PEMBAHASAN MANUSIA KERAGAMAN DAN KESEDERAJATAN A. hal jenis. berjenis-jenis perihal ragam. corak e) Laras (tata bahasa) Sehingga keragaman berarti perihal beragam-ragam. terutama suku bangsa dan ras. Keragaman yang dimaksud disini adalah suatu kondisi dalam berbagai bidang. Kesederajatan . jenis c) Lagu. Makna Keragaman dan Kederajatan a. adat kesopanan serta situasi ekonomi. Keragaman Keragaman berasal dari kata ragam yang menurut kamus besar bahasa Indonesia artinya: a) Tingkah laku b) Macam. b. musik langgam d) Warna. agama dan keyakinan. ideologi.

ukuran kepala daan lain sebagainya. . Ikatan yang dimaksud berasal dari suatu kekuatan yang lebih tinggi dari manusia sebagai kekuatan gaib yang tak dapat ditangkap dengan panca indra. Sebelah timur Indonesia termasuk ras austroloid. terutama bagian barat mulai dari Sulawesi adalah termasuk ras Mongoloid Melayu Muda. Masyarakat terbentuk dari individu yang terdiri atas berbagai latar belakang yang tentu akan membentuk suatu masyarakat heterogen yan terdiri atas kelompok-kelompok sosial yang beragam. Dengan demikian konteks kesederajatan disini adalah suatu kondisi dimana dalam perbedaan dan keragaman yang ada manusia tetap memiliki satu kedudukan yang sama dan satu tingkatan hierarki. AGAMA DAN KEYAKINAN Agama mengandung arti ikatan yang harus dipegang dan dipatuhi manusia. Kecuali Batak dan Toraja yang termasuk Mongoloid Melayu tua. mata. Di Indonesia. Sedangkan perbedaan ras muncul karena adanya pengelompokan besar manusia yang memiliki ciri-ciri biologis lahiriah yang sama seperti rambut. kesederajatan termuat dalam UUD 1945 yang sudah tercantum dengan jelas. Kesamaan derajat warga negara di dalam hukum dan di muka pemerintah pada pasal 27 ayat 1 menetapkan bahwa “segala warga negara bersama-sama kedudukannya di dalam hukum dan pemerintah dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya B. termasuk bagian NTT. ukuran-ukuran tubuh.Kesederajatan berasal dari kata sederajat yang menurut KBBI artinya adalah sama tingkatan (pangkat. Kesederajatan terwujud dalam jaminan hak yan diberikan dalam berbagai sektor kehidupan. Sedangkan kelompok terbesar yang tidak termasuk kelompok pribumi adalah golongan China yang termasuk astratic Mongoloid. Di Indonesia. yaitu suatu masyarakat negara yang terdiri atas beberapa suku bangsa atau golongan sosial yang dipersatukan oleh kekuatan nasional. Unsur-Unsur Keragaman Dalam Masyarakat Indonesia SUKU BANGSA DAN RAS Suku bangsa yang menempati wilayah Indonesia dari Sabang sampai Merauke sangat beragam. Masyarakat Indonesia digolongkan sebagai masyarakat majemuk. Namun mempunyai pengaruh yang besar sekali terhadap kehidupan manusia sehari-hari. kedudukan). warna kulit.

TATA KRAMA Tata krama yang dianggap dari Bahasa Jawa yang berarti “ adat sopan santun. baik dalam agama primitive maupun agama monotheisme. Ideologi membantu untuk lebih memperkuat landasan moral bagi sebuah tindakan. . Masalah agama tak akan mungkin dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat. tampaknya memang memiliki ciri umum yang hampir sama.Agama sebagai bentuk keyakinan memang sulit diukur secara tepat dan terinci namun apapun bentuk kepercayaan yang dianggap sebagai agama. basa-basi” pada dasarnya ialah segala tindakan. Keragaman masyarakat Indonesia dan politik dapat dilihat dari banyaknya partai politik sejak berakhirnya orde lama. Politik mencakup baik konflik antara individu dan kelompok untuk memperoleh kekuasaan yang digunakan oleh pemenang bagi keuntungannya sendiri atas kerugian dari yang ditaklukkan. Hal ini terlihat dari banyaknya agama yang diakui di Indonesia. perilaku adat istiadat tegur sapa ucap dan cakap sesuai kaidah atau norma tertentu. IDEOLOGI DAN POLITIK Ideologi adalah suatu istilah umum bagi sebuah gagasan yang berpengaruh kuat terhadap tingkah laku dalam situasi khusus karena merupakan kaitan antara tindakan dan kepercayaan yang fundamental. Politik juga bermakna usaha untuk menegakkan ketertiban sosial. Meskipun pada dasarnya Indonesia hanya mengakui satu ideologi yaitu pancasila yang benar-benar mencermin kepribadian bangsa Indonesia. Dalam praktiknya fungsi agama antara lain: a) Berfungsi edukatif: ajaran agama secara yuridis berfungsi menyuruh dan melarang b) Berfungsi penyelamat c) Berfungsi sebagai perdamaian d) Berfungsi sebagai social control e) Berfungsi sebagai pemupuk rasa solidaritas f) Berfungsi transformative g) Berfungsi kreatif h) Berfungsi sublimatif Pada dasarnya agama dan keyakinan merupakan unsur penting dalam keragaman bangsa Indonesia.

Indonesia memiliki beragam suku bangsa dimana setiap suku bangsa memiliki adat tersendiri meskipun karena adanya sosialisasi nilai-nilai dan norma secara turun temurun dan berkesinambungan dari generasi kegenerasi menyebabkan suatu masyarakat yang ada dalam suatu suku bangsa yang sama akan memiliki adat dan kesopanan yang relatif sama. namun juga membahayakan bagi kerukunan masyarakat. Namun umumnya. Kurang mengembangkan konsensus diantara para anggota masyarakat. dan Kehidupan Global Indonesia adalah negara yang multi etnik. Hal ini. Bernegara. Manusia secara kodrat diciptakan sebagai makhluk yang mengusung nilai harmoni. Terjadinya segmentasi ke dalam kelompok-kelompok. 4. sehingga perbedaan yang ada sebenarnya merupakan kehendak Tuhan yang seharusnya dijadikan sebagai sebuah potensi untuk menciptakan sebuah kehidupan yang menjunjung tinggi toleransi. . Tak hanya itu bahkan bisa menjadi sebuah pemicu perang antar etnis atau suku. kultural dan religius) sehingga kita perlu memberikan tempat bagi berkembangnya kebudayaan suku bangsa dan kebudayaan beragama yang dianut oleh warga negara Indonesia. memerlukan suatu kebudayaan nasional untuk menginvestasikan peranan identitas nasional dan solidaritas nasional diantara warganya. masyarakat kita berada digolongan tingkat ekonomi menengah ke bawah. geografis. pangkat dan strata sosial yang hierarkis. KESENJANGAN SOSIAL Masyarakat Indonesia merupakan masyarakat yang majemuk dengan bermacam tingkat. Sering terjadi konflik. 2. Sifat dasar masyarakat majemuk (Van de Berghe): 1. Hal ini tentu saja menjadi sebuah pemicu adanya kesenjangaan yang tak dapat terhindari lagi. 3. Indonesia yang dipenuhi dengan masyarakat majemuk (etnis. C. Mempunyai struktur sosial yang bersifat non-komplementer. Hal ini yang dapat menimbulkan kesenjangan sosial yang tidak saja menyakitkan. Bermasyarakat. Pengaruh Keragaman terhadap Kehidupan Beragama.Tata karma dibentuk dan dikembangkan oleh masyarakat dan terdiri dari aturan-aturan yang kalau dipatuhi diharapkan akan tercipta interaksi sosial yang tertib dan efektif didalam masyarakat yang bersangkutan. KESENJANGAN EKONOMI Bagi sebagian Negara berkembang perekonomian akan menjadi salah satu perhatian yang terus ditingkatkan. dapat terlihat dan dirasakan dengan jelas dengan adanya penggolongan orang berdasarkan kasta.

5. Modal bagi terwujudnya bangsa yang Bhinneka Tunggal Ika. orientasi seksual. 2. Semangat humanisme. Faktor penyebab diskriminasi: 1. Ketidakberdayaan diskriminasi golongan miskin sehingga menjadi korban 6 penyebab utama diskriminasi: 1. Kegagalan kepemimpinan. kelompok. suku. logis dan dewasa sehingga kemajemukan dapat dipertumpul jika tidak akan terjadi: a. Tekanan dan intimidasi oleh kelompok yang dominan. Membangun pola komunikasi. Integrasi sosial tumbuh diatas paksaan. 2. 5. Semangat pluralisme. c. Disharmonisasi: tidak adanya penyesuaian manusia dengan dunia lingkungannya. kondisi fisik tubuh. atas keragaman antara b. etnis. Eksklusivisme. Semangat religius. kedewasaan sikap. jenis kelamin. 2. mereka b. agama. Persaingan di bidang ekonomi. pandangan ideologi dan politik serta batas negara dan kebangsaan seseorang. Perilaku diskriminatif terhadap etnis atau kelompok lain. Semangat nasionalisme. 4. pemikiran global yang bersifat inklusif serta kesadaran. 3. . usia. Dialog antar umat beragama. 3. keterbukaan. Adanya dominasi publik. 6. rasialis. Realitas itu harus diakui dengan sikap terbuka. kebersamaan dalam mengarungi sejarah. Itulah yang membuat menyatu dalam keragaman dan beragam dalam kesatuan. dan kelas ekonomi. 6. status. Krisis ekonomi yang akut dan berlangsung lama. Problem Diskriminasi Diskriminasi adalah setiap tindakan yang melakukan pembedaan terhadap seseorang atau sekelompok orang berdasarkan ras. golongan. Untuk memperkecil pengaruh negatif dari keragaman: 1.

yang berusaha mengangkat golongan masyarakat bawah yang tertindas dan telah lama menderita dalam kedudukan sosial yang rendah dan memiliki ideologi subkultural yang baru. c. sedikit demi sedikit berkaitan dengan terjadinya perpindahan/penyebaran manusia dari satu tempat ke tempat lain. 2. Faktor yang berasal dari luar masyarakat a. sehingga merusak kebudayaan bangsa yang didatangi. 6. Krisis politik 4.3. Akulturasi : suatu kebudayaan tertentu yang dihadapkan dengan unsur-unsur kebudayaan asing sedemikian rupa. Solusi untuk mengakhiri diskriminasi di negara ini adalah Bhinneka Tunggal Ika kebudayaan Nasional. Difusi : penyebaran unsur kebudayaan dari satu ke tempat ke tempat lain. c. Hibridisasi : perubahan kebudayaan yang disebabkan oleh perkawinan campuran antara orang asing dengn penduduk setempat. dilanjutkan dengan penjajahan. Penetrasi : masuknya unsur kebudayaan asing secara paksa. sehingga lambat laun unsur kebudayaan asing tersebut melebur/menyatu ke dalam kebudayaan sendiri. Sistem pendidikan yang maju mulai dari :  Inovasi : pembauran unsur teknologi dan ekonomi dari kebudayaan. f. 5. d. tetapi tidak menghilangkan kepribadian. e. Faktor Pendorong yang Menyebabkan TerjadinyaPerubahan Sosial 1. Intervensi asing. b. baik berupa alat/ide baru yang diciptakan oleh seseorang/sekelompok orang dalam suatu masyarakat. Demoralisasi tentara dan polisi. Faktor yang berasal dari dalam : a. g.  Discovery : penemuan unsur kebudayaan yang baru. . Krisis sosial. Milenarisasi : salah satu bentuk gerakan kebangkitan.  Invention : pendapatan/perolehan hal-hal baru yang dilakukan melalui usaha yang sungguh-sungguh. adalah proses penyesuaian seseorang/kelompok asing terhadap kebudayaan setempat. Asimilasi : kebalikan dari penetrasi. Invasi : Masuknya unsur kebudayaan asing ke dalam kebudayaan setempat dengan peperangan bangsa asing terhadap bangsa lain.

Kesenjangan Ekonomi serta Kesenjangan Sosial d. Penduduk yang heterogen. c. golongan. f. agama dan keyakinan. Perilaku diskriminatif serta Eksklusivisme. Agama dan Keyakinan. Krisis politik. Adanya keterbukaan dalam masyarakat. e. agama. kelompok. serta Intervensi asing. ideologi. b. . status. Krisis social. Ideologi dan Politik. Adanya toleransi terhadap perbuatan yang menyimpang. Tata Krama. b. Kesederajatan adalah suatu kondisi di mana dalam perbedaan dan keragaman yang ada manusia tetap memiliki satu kedudukan yang sama dan satu tingkatan hierarki. suku. orientasi seksual. dapat disimpulkan adanya enam faktor utama yang secara gradual bisa menjadi penyebab utama proses itu. KESIMPULAN Dari uraian di atas dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: a. d. Enkulturasi/Pembudayaan : suatu proses manusia mempelajari dan menyesuaikan alam pikirannya serta sikapnya dengan sistem norma yang hidup dalam masyarakat. Krisis ekonomi yang akut dan berlangsung lama. pandangan ideologi dan politik. e. usia. Keragaman adalah suatu kondisi dalam masyarakat di mana terdapat perbedaan-perbedaan dalam berbagai bidang. terutama suku bangsa dan ras. dan kelas sosialekonomi. c. Jika keterbukaan dan kedewasaan sikap dikesampingkan. BAB III : PENUTUP A. yaitu: Kegagalan kepemimpinan. Diskriminasi adalah sikap tindakan yang melakukan pembedaan terhadap seseorang atau sekelompk orang berdasarkan ras. rasialis. Unsur-unsur Keragaman dalam Masyarakat Indonesia yaitu Suku Bangsa dan Ras. kondisi fisik tubuh. serta situasi ekonomi. Dari kajian yang dilakukan terhadap berbagai kasus disintegrasi bangsa dan bubarnya sebuah negara. adat kesopanan. Problematika diskriminasi yang timbul dan harus diwaspadai adalah adanya disintegrasi bangsa. Menghargai hasil karya orang lain. jenis kelamin. besar kemungkinan tercipta masalah-masalah yang menggoyahkan persatuan dan kesatuan bangsa. serta batas negara dan kebangsaan seseorang. seperti: Disharmonisasi. Demoralisasi tentara dan polisi. etnis.

SARAN Salah satu hal yang dapat dijadikan solusi adalah Bhineka Tunggal Ika yang merupakan ungkapan yang menggambarkan masyarakat Indonesia yang “majemuk” atau “heterogen”. 2008. Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. agama. Terciptanya “tunggal ika” dalam masyarakat yang “bhineka” dapat diwujudkan melalui “integrasi kebudayaan” atau “integrasi nasional”. Jakarta : Kencana. . dkk. pengukuhan ide “tunggal ika” yang dirumuskan dalam wawasan nusantara dengan menekankan pada aspek persatuan disegala bidang merupakan tindakan yang positif. sejarah. dan tujuan yang sama yang disebut Kebudayaan Nasional. Elly. DAFTAR PUSTAKA Setiadi. Dalam hubungan ini. Namun tentu saja makna Bhineka Tunggal Ika ini harus benar-benar dipahami dan menjadi sebuah pedoman dalam berbangsa dan bernegara. M.B. Masyarakat Indonesia terwujud sebagai hasil interaksi sosial dari banyak suku bangsa dan beraneka ragam latar belakang kebudayaan.