XX.

TEKNISI LITKAYASA

A. DASAR HUKUM 1. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999; 2. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2002 tentang Sistem Nasional Penelitian, Pengembangan dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi; 3. Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 1966 tentang Pemberhentian/ Pemberhentian Sementara Pegawai Negeri; 4. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1979 tentang Pemberhentian PNS; 5. Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 1994 tentang Jabatan Fungsional PNS; 6. Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2000 tentang Kenaikan Pangkat PNS; 7. PEraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2003 tentang Wewenang Pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhentian PNS; 8. Keputusan Presiden Nomor 87 Tahun 1999 tentang Rumpun Jabatan Fungsional PNS; 9. Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2006 tentang Tunjangan Jabatan Fungsional Teknisi Litkayasa; 10. Keputusan Menteri Aparatur Negara Nomor 23/KEP/M.PAN/II/2003 sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Menpan Nomor KEP/193/M.PAN/11/2004 tentang Jabatan Fungsional Teknisi Litkayasa dan angka kreditnya; 11. Keputusan Bersama Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi dan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 160/KA/BPPT/X/2005 dan 19A Tahun 2005; 12. Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor KEP.07/MENKP/KP.430/2006 tentang Pemberian Kuasa Menandatangani Keputusan Tentang Pengangkatan, Pemindahan, Pemberhentian, dan Mutasi Kepegawaian Lainnya.

B. PENGERTIAN - PENGERTIAN 1. Teknisi Penelitian dan Perekayasaan yang selanjutnya disebut Teknisi Litkayasa adalah Pegawai Negeri Sipil yang diberi tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melaksanakan kegiatan pelayanan penelitian dan perekayasaan pada instansi pemerintah. 2. Penelitian adalah kegiatan yang dilakukan menurut kaidah dan metode ilmiah secara sistematis untuk memperoleh informasi, data dan keterangan yang berkaitan dengan pemahaman dan pembuktian kebenaran dan ketidak benaran suatu asumsi dan/atau hipotesis di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi 3. Perekayasaan adalah kegiatan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bentuk disain dan rancang bangun untuk menghasilkan system, model, nilai, produk dan/atau proses produksi dengan mempertimbangkan 222

4) Menjadi anggota organisasi profesi. 2) Pelaksanaan kegiatan survey. Unsur dan Sub Unsur kegiatan yang dinilai angka kreditnya terdiri dari : a. 5) Pemeliharaan alat dan fasilitas. 4) Mengembangkan teknologi tepat guna. meliputi : 1) Membuat karya tulis/karya ilmiah di bidang penelitian dan perekayasaan. Pendidikan. DAN SUB UNSUR KEGIATAN 1. Tugas Pokok Teknisi Litkayasa adalah Melakukan pelayanan kegiatan Penelitian dan Perekayasaan sesuai dengan jenjang jabatannya.keterpaduan sudut pandang dan/atau konteks teknikal. Pengembangan profesi. 2) Mengikuti seminar/lokakarya. 7) Pemrosesan hasil penelitian dan perekayasaan. Penunjang pelaksanaan tugas Teknisi Litkayasa. 6) Memperoleh gelar kesarjanaan lainnya. UNSUR. 2) Menyusun petunjuk teknis pelaksanaan pengelolaan kegiatan penelitian dan perekayasaan. 3) Menjadi Tim Penilai Jabatan Teknisi Litkayasa. 5) Memperoleh piagam kehormatan. b. c. sosial budaya dan estetika. meliputi : 1) Pendidikan Sekolah dan memperoleh ijazah/gelar 2) Diklat fungsional Teknisi Litkayasa dan memperoleh STTPP. 3) Pelaksanaan kegiatan rancang bangun/perekayasaan. 223 . meliputi : 1) Mengajar/melatih di bidang penelitian dan perkayasaan. 3) Menerjemahkan/menyadur buku dan bahan-bahan lain di bidang penelitian dan perekayasaan. 4) Pelaksanaan jasa teknis. meliputi : 1) Pelaksanaan kegiatan percobaan. d. TUGAS POKOK. Pelayanan kegiatan penelitian dan perekayasaan. 2. 6) Pemasyarakatan hasil penelitian dan perekayasaan. bisnis. C. Angka kredit adalah satuan angka yang diberikan berdasarkan penilaian atas prestasi yang telah dicapai oleh Teknisi Litkayasa dalam mengerjakan butir rincian kegiatan dan digunakan sebagai salah satu syarat untuk pengangkatan dan kenaikan jabatan dan pangkat dalam jabatan Litkayasa. 4.

Semua unsur penilaian dalam DP3 1 tahun terakhir sekurang-kurangnya berniali baik. Pengangkatan PNS ke dalam jabatan Teknisi Litkayasa dapat dilakukan setelah memperhitungkan keseimbangan antara beban kerja dengan jumlah Pejabat Litkayasa sesuai jenjang jabatannya. Teknisi Litkayasa Pelaksana Lanjutan III/a III/b 4.000. TUNJANGAN DAN BUP NO 1. f. Teknisi Litkayasa Penyelia III/c III/d ANGKA KREDIT 25 40 60 80 100 150 200 300 385. Persyaratan PNS untuk dapat diangkat pertama kali dalam jabatan Litkayasa harus memenuhi syarat sebagai berikut : a. JENJANG JABATAN. Usia setinggi-tingginya 5 (lima) tahun sebelum mencapai usia pensiun dari jabatan terakhir yang didudukinya.56 TUNJANGAN Rp 183.000. Kepala Bagian Jabatan Fungsional a. GOLONGAN. JENJANG JABATAN Teknisi Litkayasa Pelaksana Pemula Teknisi Litkayasa Pelaksana GOL II/a II/b II/c II/d 3. PENGANGKATAN PERTAMA KALI 1. Memiliki angka kredit minimal yang dipersyaratkan.n Menteri Kelautan dan Perikanan untuk pengangkatan Teknisi Litkayasa Pelaksana Pemula s/d Teknisi Litkayasa Pelaksana 2. 224 . d. Berijazah serendah-rendahnya SLTA sesuai dengan kualifikasi yang ditentukan untuk Teknisi Litkayasa. 3. Ketentuan dalam Pengangkatan Pertama kali a.000. c. 2.000.197. b. Ada formasi untuk jabatan tersebut pada instansi yang bersangkutan. Kepala Biro Kepegawaian a. g. Memiliki pengalaman melakukan kegiatan pelayanan penelitian dan perekayasaan sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun. Lulus Pendidikan dan Pelatihan Fungsional Teknisi Litkayasa. Pejabat yang berwenang a. b.D. ANGKA KREDIT .220. e. Pangkat serendah-rendahnya Pengatur Muda (II/a).BUP E. h.n Menteri Kelutan dan Perikanan untuk pengangkatan Teknisi Litkayasa Pelaksana Lanjutan s/d Teknisi Litkayasa Penyelia.

Kepala Bagian Jabatan Fungsional a. dan dilegalisir pejabat yang berwenang. Keputusan pengangkatan pertama kali. Pengangkatan pertama kali ke dalam jabatan fungsional Teknisi Litkayasa dapat dilakukan terhadap PNS yang telah dipersiapkan untuk mengisi kebutuhan calon Teknisi Litkayasa pada unit kerja yang bersangkutan. 3) Fotocopy ijazah pendidikan terakhir. 2) Fotocopy keputusan pangkat terakhir yang dilegalisir pejabat yang berwenang. PENGANGKATAN DARI JABATAN LAIN 1.b. e. pengembangan profesi. b.n Menteri Kelautan dan Perikanan untuk pengangkatan Teknisi Litkayasa Pelaksana Pemula s/d Teknisi Litkayasa Pelaksana 2.n Menteri Kelautan dan Perikanan untuk pengangkatan Teknisi Litkayasa Pelaksana Lanjutan s/d Teknisi Litkayasa Penyelia. 5) Fotocopy DP3 tahun terakhir yang dilegalisir pejabat yang berwenang. Tata Cara Pengangkatan Pertama Kali Pengangkatan pertama kali PNS ke dalam jabatan fungsional Teknisi Litkayasa adalah sebagai berikut : a. Pimpinan Unit Kerja. PNS yang bersangkutan (calon Litkayasa) menyiapkan berkas usul pengangkatan dalam jabatan Litkayasa yang terdiri dari : 1) Penetapan Angka Kredit (PAK). disertai dengan kelengkapan persyaratan sebagaimana tersebut pada huruf a kepada pejabat yang berwenang (Eselon I) untuk diteruskan ke Biro Kepegawaian DKP. 4. Pangkat Teknisi Litkayasa yang diangkat pertama kali adalah sama dengan pangkat terakhir sebagai PNS. sedangkan jenjang jabatannya ditentukan berdasarkan penetapan angka kredit yang diperoleh dari pendidikan. d. Selanjutnya memproses dan menerbitkan keputusan pengangkatannya ke dalam jabatan fungsional Litkayasa. disampaikan oleh pejabat yang berwenang kepada Litkayasa yang bersangkutan melalui Kepala Unit Kerjanya sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku. Persyaratan a. pelayanan kegiatan penelitian dan perekayasaan. Pejabat yang berwenang a. F. 225 . Kepala Biro Kepegawaian a. Berkas usul pengangkatan dalam jabatan Litkayasa disampaikan PNS yang bersangkutan kepada Pimpinan Unit Kerjanya untuk diperiksa atau diteliti kelengkapan dan kebenaran persyaratannya. 4) Fotocopy STTPP atau sertifikat di bidang Litkayasa yang dilegalisir pejabat berwenang. Memenuhi syarat sebagaimana ketentuan pada pengangkatan pertama kali. b. c. mengusulkan PNS yang bersangkutan untuk diangkat dalam jabatan Litkayasa. c.

sedangkan jenjang jabatan Litkayasa ditetapkan sesuai dengan angka kredit yang diperoleh. yang bersangkutan memenuhi jumlah angka kredit yang dipersyaratkan untuk kenaikan jabatan/pangkat setingkat lebih tinggi. 4. mengikuti tata cara pengangkatan pertama kali senagaimana tersebut pada huruf E butir 4. b. yang berasal dari pendidikan. DUPAK disampaikan setelah menurut perhitungan. 226 . DUPAK beserta lampirannya harus sudah diterima oleh Sekretariat Tim Penilai selambat-lambatnya awal bulan Januari untuk kenaikan pangkat periode Oktober tahun berjalan. Pejabat yang berwenang Pejabat yang berwenang menetapkan angka kredit Teknisi Litkayasa adalah Kepala Badan Riset Kelautan dan Perikanan.b. Pangkat awal yang ditetapkan sesuai dengan pangkat terakhir yang dimiliki PNS yang bersangkutan. Jadwal waktu Penetapan Angka Kredit (PAK) Penetapan Angka Kredit (PAK) dilakukan selambat-lambatnya akhir bulan Januari untuk kenaikan pangakat periode April. G. Ketentuan pengangkatan dari jabatan lain a. c. Memiliki pengalaman melakukan kegiatan di bidang Litkayasa sekurangkurangnya 2 (dua) tahun. 2. Pejabat Pengusul Usul penetapan angka kredit diajukan oleh Pimpinan Unit Kerja/Pimpinan Unit Pelaksana Teknis yang membidangi kegiatan penelitian atau kegiatan rancang bangun/perekayasaan kepada Kepala Badan Riset Kelautan dan Perikanan. 3. Waktu Pengajuan DUPAK a. PENGUSULAN ANGKA KREDIT 1. PENETAPAN ANGKA KREDIT 1. Berusia setinggi-tingginya 5 (lima) tahun sebelum mencapai Batas Usia Pensiun dari jabatan terakhir yang didudukinya. pengembangan profesi. Penangkatan dalam jabatan Litkayasa harus memperhitungkan kebutuhan jumlah Litkayasa pada unit kerja yang bersangkutan. H. Tata cara pengangkatan dari jabatan lain Tata cara pengangkatan PNS dari jabatan lain ke dalam jabatan Litkayasa. dan akhir bulan Juli untuk kenaikan pangkat periode Oktober tahun berjalan. pelayanan kegiatan penelitian dan perekayasaan. 2. b.

7. Setiap unsur penilaian DP3 bernilai baik dalam satu tahun terakhir. dengan ketentuan sekurang-kurangnya 80% berasal dari unsur utama dan 20% dari unsur penunjang.n Menteri Kelautan dan Perikanan untuk kenaikan jabatan Teknisi Litkayasa Pelaksana 2. persetujuan DUPAK disahkan oleh Kepala Unit Kerjanya. 3) Realisasi Penetapan Angka Kredit. 2) Fotocopy Keputusan Jabatan terakhir yang dilegalisir pejabat berwenang. b. I. 6. 227 . 3. yang telah ditetapkan oleh Pejabat Penetap Angka Kredit untuk kenaikan jabatan setingkat lebih tinggi. b.3. c. Kepala Bagian Jabatan Fungsional a. KENAIKAN JABATAN 1. 2) DUPAK dari unit kerja (B) kepada Tim Penilai Instansi (C). Penetapan Angka Kredit Teknisi Litkayasa ditandatangani Kepala Badan Riset Kelautan dan Perikanan (D).n Menteri Kelutan dan Perikanan untuk kenaikan jabatan Teknisi Litkayasa Pelaksana Lanjutan s/d Teknisi Litkayasa Penyelia. Pejabat yang berwenang menetapkan kenaikan jabatan a. Tata cara pengajuan DUPAK A Teknisi Litkayasa/ Calon Teknisi Litkayasa B Atasan Langsung Unit kerja C Tim Penilai Instansi D Kepala Badan Riset Kelautan dan Perikanan 1 2 3 8 7 6 4 5 E Sekretariat Tim Penilai Keterangan : 1) DUPAK dari Teknisi Litkayasa/Calon Teknisi Litkayasa (A) ke unit kerjanya. Persyaratan Pengusulan kenaikan jabatan Litkayasa dapat dilakukan setelah yang bersangkutan memenuhi persyaratan sebagai berikut : a.8. Tata cara Pengusulan Kenaikan Jabatan a. Pejabat Fungsional Litkayasa yang telah memenuhi syarat untuk kenaikan jabatan. Memperoleh angka kredit minimal yang dipersyaratkan. Kepala Biro Kepegawaian a. Sekurang-kurangnya telah satu tahun dalam jabatan terakhir. menyiapkan berkas persyaratan : 1) Fotocopy Keputusan Pangkat terakhir yang dilegalisir pejabat berwenang.

setelah mendapat persetujuan teknis Kepala BKN.3) Penetapan Angka Kredit. I III/d. Kepala Biro Kepegawaian. sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku dengan tembusan kepada Kepala Unit Kerja/Instansi terkait. menyiapkan berkas persyaratan sebagai berikut : a.n Menteri Kelautan dan Perikanan untuk kenaikan pangkat menjadi Pengatur Muda Tk. pada tahun berikutnya yang bersangkutan tetap diharuskan mengumpulkan angka kredit minimal 20% dari unsur utama. c. b. b. J. Tata cara pengusulan kenaikan pangkat a. b. 3. c. Teknisi Litkayasa yang dibebaskan sementara karena tugas belajar. Fotocopy Keputusan Jabatan terakhir yang dilegalisir pejabat berwenang. Berdasarkan usulan tersebut. 4) Fotocopy DP3 tahun terakhir yang dilegalisir pejabat yang berwenang. Telah memperoleh angka kredit yang dipersyaratkan untuk kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi pada tahun pertama dalam masa jabatan yang didudukinya. Fotocopy Keputusan Pangkat terakhir yang dilegalisir pejabat berwenang. Kepala Bagian Mutasi a. Usul kenaikan jabatan Teknisi Litkayasa. I II/b s/d Penata Muda Tk. Fotocopy DP3 dalam 2 (dua) tahun terakhir yang dilegalisir pejabat berwenang. KENAIKAN PANGKAT 1. Penetapan Angka Kredit asli. disampaikan oleh Pimpinan Unit Kerja yang bersangkutan kepada pejabat yang berwenang sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku. Kepala Biro Kepegawaian a. Kepala Biro Kepegawaian atau pejabat lain yang ditunjuk memproses dan menyampaikan berkas usulan kepada Kepala Badan Kepegawaian Negara untuk mendapat persetujuan teknis. Berkas usul kenaikan pangkat Teknisi Litkayasa secara hirarki disampaikan kepada Menteri Kelautan dan Perikanan cq. dapat dipertimbangkan kenaikan pangkatnya tanpa angka kredit dengan ketentuan : 228 . e. b. d. Persyaratan Teknisi Litkayasa yang telah memenuhi syarat untuk kenaikan pangkat. setelah mendapatkan persetujuan teknis Kepala BKN.n Menteri Kelautan dan Perikanan untuk kenaikan pangkat menjadi Penata III/c s/d Penata Tk. yaitu 1 April dan 1 Oktober. tidak tergantung periode kenaikan pangkat. d. Sedangkan untuk kenaikan jabatan dapat dilakukan setiap saat. pejabat yang berwenang memproses dan menerbitkan keputusan kenaikan jabatan. I III/b. Keputusan kenaikan jabatan disampaikan oleh pejabat yang berwenang kepada Teknisi Litkayasa yang bersangkutan melalui unit kerjanya. d. 2. c. Kenaikan pangkat hanya dapat dilakukan pada periode kenaikan pangkat sesuai dengan peraturan yang berlaku. Pejabat yang berwenang menetapkan kenaikan pangkat a.

K. Pengangkatan Kembali a.1) Telah 4 (empat) tahun dalam pangkat terakhir. Pembebasan Sementara Litkayasa dibebaskan sementara dari jabatannya apabila : a. Teknisi Litkayasa Penyelia. tetapi prestasi kegiatan tersebut tidak dapat diberikan/ditetapkan angka kreditnya. maka selama yang bersangkutan menjalani masa hukuman tersebut tetap diwajibkan untuk melaksanakan tugas pokoknya sebagai Teknisi Litkayasa. Dijatuhi hukuman disiplin PNS berupa berupa hukuman disiplin tingkat sedang atau tingkat berat berupa penurunan pangkat. Kriteria pengangkatan kembali 1) Teknisi Litkayasa yang telah selesai menjalani pembebasan sementara sebagaimana tersebut pada butir 1 di atas. b. c. 2) Setiap unsur dalam DP3 bernilai baik dalam 2 (dua) tahun terakhir. sekurang-kurangnya 80% dari unsur utama dan sebanyak-banyaknya 20% dari unsur penunjang. e. b. Ketentuan kenaikan pangkat/jabatan a. Tugas belajar lebih dari 6 (enam) bulan. Komposisi jumlah angka kredit kumulatif yang harus dipenuhi oleh Teknisi Litkayasa untuk kenaikan jabatan/pangkat. dan/atau pengembangan profesi. d. Diberhentikan sementara sebagai PNS berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 4 tahun 1966. termasuk apabila menduduki jabatan struktural. PENGANGKATAN PEMBERHENTIAN DAN KETENTUAN LAIN KEMBALI. 4. Teknisi Litkayasa yang dibebaskan sementara karena dijatuhi hukuman disiplin. Ditugaskan secara penuh di luar jabatan Teknisi Litkayasa. f. Dalam jangka waktu 5 (lima) tahun sejak diangkat dalam jabatan/pangkat terakhir tidak dapat mengumpulkan angka kredit yang ditentukan untuk kenaikan jabatan/pangkat setingkat lebih tinggi. Litkayasa yang memiliki angka kredit melebihi angka kredit untuk kenaikan pangkat pada tahun pertama dalam masa pangkat yang dimiliki. dan/atau pengembangan profesi. 2. pada tahun berikutnya diwajibkan memperoleh angka kredit sekurang-kurangnya 20% (dua puluh persen) dari jumlah angka kredit yang dipersyaratkan untuk kenaikan pangkat/jabatan setingkat lebih tinggi yang berasal dari kegiatan pelayanan penelitian dan perekayasaan. PEMBEBASAN SEMENTARA. dapat diangkat kembali dalam jabatan semula sebagai Teknisi Litkayasa. 1. 2) PNS yang diangkat kembali dalam jabatan Teknisi Litkayasa dapat menggunakan angka kredit terakhir yang dimiliki atau angka kredit 229 . g. pangkat III/d apabila setiap tahun sejak diangkat dalam jabatan/pangkatnya tidak dapat mengumpulkan sekurangkurangnya 10 (sepuluh) angka kredit yang berasal dari kegiatan pelayanan penelitian dan perekayasaan. Cuti di luar tanggungan negara kecuali untuk persalinan anak ke-3 dst.

230 . b) Fotocopi keputusan pangkat terakhir yang dilegalisir pejabat yang berwenang. kecuali bagi yang dibebaskan karena dijatuhi hukuman disiplin. 3. dengan melampirkan persyaratan sebagaimana butir 1). Ketentuan lain dalam pengangkatan kembali Prestasi kerja yang berkaitan dengan Litkayasa yang dikerjakan selama pembebasan sementara dihitung angka kreditnya. 2) Dijatuhi hukuman disiplin tingkat berat dan telah mempunyai kekuatan hukum tetap berupa pemberhentian sebagai PNS berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1980.terakhir ditambah angka kredit yang berasal dari prestasi pelaksanaan kegiatan pelayanan penelitian dan perekayasaan. 3) Pejabat yang berwenang memproses dan menerbitan keputusan pengangkatan kembali sesuai usulan dan ketentuan yang berlaku. Pemberhentian a. c. Tata cara pengangkatan kembali 1) PNS yang telah selesai menjalani pembebasan sementara melaporkan secara tertulis kepada pimpinan unit kerjanya dengan melampirkan : a) Penetapan Angka Kredit terakhir yang telah dimiliki atau Penetapan Angka Kredit terakhir yang telah ditambah angka kredit yang diperoleh selama dibebaskan sementara. Alasan pemberhentian Teknisi Litkayasa diberhentikan dari jabatan fungsionalnya apabila : 1) Dalam jangka waktu 1 (satu) tahun sejak dibebaskan sementara dari jabatannya karena tidak dapat memperoleh angka kredit yang ditentukan. g) Fotocopi keputusan pengangkatan kembali sebagai Pegawai Negeri Sipil bagi yang telah selesai menjalani cuti di luar tanggungan Negara yang dilegalisir pejabat yang berwenang. sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku. e) Fotocopi ijazah/STTPP yang diperoleh disertai pengangkatan/ penugasan kembali pada unit kerja semula bagi yang telah selesai tugas belajar dan dilegalisir pejabat yang berwenang. yang bersangkutan tetap belum memperoleh angka kredit yang dipersyaratkan. dan/atau pengembangan profesi yang diperoleh selama tidak menduduki jabatan Teknisi Litkayasa. d) Surat keterangan/keputusan/pernyataan telah selesai menjalani tugas diluar jabatan Teknisi Litkayasa. 2) Berdasarkan laporan tersebut pimpinan unit kerja yang bersangkutan mengusulkan pengangkatan kembali Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan ke dalam jabatan Teknisi Litkayasa. f) Surat keterangan telah selesai menjalani hukuman disiplin. setelah ditetapkan oleh pejabat yang berwenang. c) Fotocopi keputusan pembebasan sementara sebagai Teknisi Litkayasa dan dilegalisir pejabat yang berwenang. b. 4) Keputusan pengangkatan kembali disampaikan kepada Teknisi Litkayasa yang bersangkutan melalui pimpinan unit kerjanya dengan tembusan kepada unit kerja/instansi terkait.

c) Surat keterangan dari Ketua Tim Penilai bahwa yang bersangkutan tidak dapat mengumpulkan angka kredit yang dipersyaratkan dalam jangka waktu yang ditentukan setelah pembebasan sementara. 231 . Cuti diluar tanggungan Negara.3) Dijatuhi hukuman penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap. Ditugaskan secara penuh diluar jabatan Teknisi Litkayasa. b) Fotocopi keputusan pengangkatan dan atau pembebasan sementara dari jabatan Teknisi Litkayasa. d) Fotocopi keputusan hukuman disiplin yang dilegalisir pejabat yang berwenang. dengan melampirkan : a) Fotocopi keputusan pangkat terakhir yang dilegalisir pejabat yang berwenang. atau b. 4) Berhenti sebagai Pegawai Negeri Sipil karena permintaan sendiri atau pensiun. 5) Mengajukan permohonan berhenti sebagai Teknisi Litkayasa. 2) Berdasarkan usulan tersebut pejabat yang berwenang memproses dan menetapkan keputusan pemberhentiannya dari jabatan Teknisi Litkayasa. Ketentuan Lain Teknisi Litkayasa yang sedang dibebaskan sementara karena : a. diberhentikan dengan hormat sebagai PNS dengan mendapatkan hak-hak kepegawaian sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Tata cara pemberhentian 1) Pimpinan unit kerja mengusulkan pemberhentian sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku. Dijatuhi hukuman disiplin tingkat sedang atau berat kecuali diberhentikan dari PNS. b. 4. atau c. Apabila telah mencapai batas usia pensiun. 3) Keputusan pemberhentian disampaikan kepada PNS yang bersangkutan melalui pimpinan unit kerjanya dengan tembusan kepada unit kerja/instansi terkait.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful