RAGAM HIAS

Ragam hias adalah bentuk dasar hiasan yang biasanya akan menjadi pola yang diulang-ulang dalam suatu karya kerajinan atau seni. Karya ini dapat berupa tenunan, tulisan pada kain (misalnya batik), songket, ukiran, atau pahatan pada kayu/batu. Ragam hias dapat distilisasi (stilir) sehingga bentuknya bervariasi. Variasi ragam hias biasanya khas untuk suatu unit budaya pada era tertentu, sehingga dapat menjadi petunjuk bagi para sejarahwan atau arkeolog. Ragam hias terdiri dari 4 macam yaitu : 1. Ragam hias flora 2. Ragam hias fauna 3. Ragam hias geometris 4. Ragam hias figurative

1.

Ragam hias flora Motif flora yang sering dipakai dalam ragam hias, antara lain keketusan, kekarangan, dan pepatraan. Ragam hias keketusan mengambil pola tumbuh-

tumbuhan. Keketusan wangga melukiskan bunga-bunga besar yang mekar. Keketusan bunga tuwung, berbentuk bunga terung dalam pola liku-liku segi banyak berulang. Keketusan bun-bunan, merupakan hiasan berpola tumbuh-tumbuhan jalar. Ragam hias kakarangan dibuat mendekati bentuk flora yang ada. Ragam hias jenis ini ada yang disebut karang simbar, karang bunga, dan karang suring. Karang simbar dipakai untuk hiasan sudut bebaturan. Bentuk ragam hias pepatraan mewujudkan gubahan keindahan hiasan dalam patern-patern yang disebut patra. Ragam hias jenis ini ada beberapa, yaitu patra wangga yang merupakan hiasan kembang mekar, patra sari yang berbentuk flora dari jenis berbatang menjalar dan melingkar-lingkar, patra bun-bunan, patra pidpid, patra punggel, patra samblung, patra pae, dan lain-lain. Ragam hias pada bangunan tradisional pada umumnya memperlihatkan warna asli, warna bahan yang merupakan warna alam. Di samping warna asli juga digunakan warna buatan sebagai bentuk hiasan. Warna buatan biasanya adalah biru, merah, dan kuning. Keseluruhan ragam hias yang digunakan dalam bangunan diwujudkan dalam bentuk ukiran, tatahan, pepulasan, pepalihan, dan lelengisan.

Ragam hias dari jenis fauna ditampilkan sebagai materi hiasan dalam berbagai macam dengan nama masing-masing. naga.Hias. Ragam hias motif fauna ditampilkan realis dengan variasi yang diabstraksikan dengan jenis flora.Rumah. Penampilan fauna dalam bentuk patung bercorak ekspresionis. pada kakarangan bercorak abstrak. atau binatang khayal primitif. yang mengambil bentuk dewa-dewa imajinasi.id/harian/article/7152/Ragam.2. fauna dikenakan untuk sendi alas tiang dalam bentuk garuda. atau bentuk-bentuk lainnya. Ragam hias jenis ini antara lain adalah karang boma. ditampilkan dalam bentuk patung yang disebut pratima. kera. Fauna sebagai hiasan berfungsi sebagai simbol ritual. singa bersayap.wikipedia. karang asti. karang sae. Ragam hias ge http://www. Gambar-gambar fauna diukirkan pada bidang relief di dinding.Bali http://id.co. karang goak.Dalam. panil atau bidangbidang ukiran lainnya. di antaranya adalah kekarangan. Selain kekarangan ada pula patung. Ukiran fauna tersebut umumnya mengambil dari cerita rakyat/legenda tantri dari dunia binatang.Adat.org/wiki/Ragam_hias http://anyamanku.com/motif-batik-geometris/ . dan pada relief bercorak realis. Ragam hias jenis ini antara lain berbentuk patung garuda. lembu. karang tapel. dan lain-lainnya. singa. Ragam hias fauna Selain bermotifkan flora. 3. ragam hias bangunan juga menggunakan motif fauna. Sebagai elemen bangunan yang berfungsi ragam hias.neraca. karang bentulu. kura-kura. Adapun warnanya bisa warna asli/warna alam tetapi bisa pula warna buatan.yang mengambil bentuk binatang gajah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful