FISIKA KELAS X Drs. Pristiadi Utomo, M.Pd.

BAB VII K A L O R dan PERPINDAHANNYA

Advance Organizer
Kamu tentu sudah menyadari bahwa sumber panas yang uatama di dunia ini adalah matahari. Energi panas atau energi kalor yang diradiasikan hingga ke bumi itu dimanfaatkan oleh tumbuhan hijau untuk fotosintesis. Manusia dan hewan mentransfer energi itu dengan memakan bagian dari tumbuhan. Tumbuhan-tumbuhan purba masih menyisakan energi tersebut dalam wujud batubara, dan hewan-hewan purba menyisakan energi itu dalam wujud minyak bumi.

Kamu akan memperdalam pengaruh energi kalor terhadap zat, cara-cara energi kalor berpindah, dan penerapan asas Black dalam pemecahan masalah tentang kalor pada bab ini.

131

BAB VII K A L O R DAN PERPINDAHANNYA

Standar Kompetensi Menerapkan konsep kalor dan prinsip konservasi energi pada berbagai perubahan energi Kompetensi Dasar Menganalisis pengaruh kalor terhadap suatu zat Menganalisis cara perpindahan kalor Menerapkan asas Black dalam pemecahan masalah

Kamu tentu pernah merebus air bukan? Air yang tadinya terasa dingin dan sejuk setelah direbus beberapa saat akan terasa hangat dan lama-kelamaan menjadi panas. Tahukah Kamu mengapa demikian? Selama direbus air mendapat energi

132

dari api yang menyala di bawah air tersebut. energi yang dihasilkan oleh nyala api akan berpindah ke air dan berubah menjadi panas dalam air. Bentuk energi yang berpindah karena perbedaan suhu disebut sebagai energi kalor. Perpindahan energi kalor selalu terjadi dari benda bersuhu tinggi ke benda yang bersuhu rendah. Jadi jika ada dua buah benda A dan B mempunyai suhu yang berbeda, dan suhu A lebih dari suhu B kemudian kedua benda tersebut disentuhkan maka suhu A akan menurun dan suhu B akan naik hingga suhu kedua benda tersebut setimbang. Dalam bab ini akan diperdalam tentang energi kalor.

A. Kalor
Tujuan Pembelajaran
• • • Menerapkan kalor sebagai bentuk energi yang dapat diserap dan dilepas Membedakan tiga cara perpindahan panas Menerapkan persamaan asas Black untuk menyelesaikan persoalan

Apa itu kalor? Untuk apa kita mempelajari kalor? Apa kegunaan kalor dalam kehidupan sehari-hari? Seberapa penting bahasan kalor bagi kehidupan manusia? Misteri dan pertanyaan tentang kalor tidak kali ini saja terjadi, tapi jauh pada abad 18 hingga 19 masih merupakan suatu pertanyaan yang perlu mendapat penjelasan yang logis dan rasional, guna menyingkap tabir pemahaman tentang kalor.

1. Pemahaman Tentang Kalor
Dari awal abad 18 hingga 19 Masehi, kalor masih diyakini oleh sebagian orang sebagai suatu fluida yang disebut kalorik. Fluida ini dapat berpindah dari suatu zat ke zat yang lainnya. Arah perpindahan itu adalah dari zat yang bersuhu tinggi ke zat yang bersuhu rendah. Kalor adalah suatu bentuk energi. Istilah kalor berasal dari Caloric, pertama kali diperkenalkan oleh A.L. Lavoiser seorang ahli kimia dari Perancis. Oleh para ahli kimia

133

ketika seorang bernama Benjamin Thompson menyatakan bahwa kalor bukanlah suatu fluida kalorik tetapi dihasilkan oleh usaha yang dilakukan oleh kerja mekanis. Suhu umumnya diukur dengan alat ukur suhu berupa termometer.dan fisika kalor dianggap sejenis zat alir yang tidak terlihat oleh manusia. Percobaan joule adalah dengan menggantung beban pada suatu kontrol yang dihubungkan dengan kincir yang dapat bergerak manakala beban bergerak. Fluida kalorik ini akan berpindah dari zat yang bersuhu tinggi ke zat yang bersuhu rendah. berdasarkan itulah satuan kalor ditetapkan dengan nama kalori disingkat kal. Kincir tersebut dimasukkan kedalam air. Percobaan Joule : Pemikiran bahwa kalor bukanlah suatu fluida. Adapun syarat terjadinya perpindahan kalorik ini adalah adanya sentuhan kedua benda yang berbeda suhu. Akibat gerakan kincir tersebut. Hingga pertengahan abad ke 18 pengertian kalor sebagai suatu fluida masih mengemuka dimasyarakat. maka Prescot Joule melakukan percobaan untuk menghitung besar energi mekanik yang ekuivalen dengan kalor sebanyak 1 kalori. Sedang pengertian suhu adalah ukuran derajat panas dinginnya suatu benda. Jika beban turun dengan kecepatan tetap. maka dapat 134 . Namun pendapat tersebut berubah. namun dihasilkan dari suatu usaha yang berarti berhubungan dengan energi. bahkan pengertian kalor semakin rancu dengan pengertian suhu. dan suhu adalah derajat panas atau dinginya suatu benda yang diukur dengan termometer. yang sesungguhnya memang berbeda. hingga tercapai suatu kesamaan suhu antara kedua benda yang disebut dengan kesetimbangan termal. Kalor adalah fluida atau zat alir. Kalori didefinisikan : Satu kalori (kal) adalah banyaknya kalor yang diperlukan untuk memanaskan 1 gr air sehingga suhunya naik 1ºC. maka suhu air akan berubah naik Penurunan ketinggian beban dapat menunjukkan adannya perubahan energi potensial gravitasi pada beban.

24 kalori 1 kalori = 4. Kapasitas Kalor (C) dan Kalor Jenis (c) Kapasitas kalor adalah jumlah kalor yang diperlukan suatu zat untuk menaikkan suhu zat sebesar 1°C. yaitu ekuivalensi energi mekanik menjadi energi kalor. Kalorimeter 2. sehingga seluruh perubahan energi potensial dari beban akan berubah menjadi energi kalor pada air. Berdasarkan teori bahwa terjadi perubahan energi potensial gravitasi menjadi energi kalor.dikatakan tidak terdapat perubahan energi kinetic pada beban. jika sejumlah kalor Q menghasilkan perubahan suhu sebesar ∆t. maka diperoleh suatu nilai tara mekanik kalor. maka kapasitas kalor dapat dirumuskan: C= Q Δt Dengan keterangan. 18 joule Gambar 1. C Q ∆t : kapasitas kalor (Joule / K atau kal / K) : kalor pada perubahan suhu tersebut (J atau kal) : perubahan suhu (K atau °C) 135 . 1 joule = 0.

5 J = …….∆t atau c= Dengan keterangan.J Jawab : 136 . c C Q ∆t m : kalor jenis (J/kg. Ubahlah satuan berikut ini : a.Kalor jenis adalah banyaknya kalor yang diperlukan zat sebesar 1 kg untuk mengalami perubahan suhu sebesar 1 K atau 1°C. 2 kal = ……. Kalor jenis merupakan karakteristik termal suatu benda.K atau J/kg.°C) : kapasitas kalor (Joule/K atau kal/K) : kalor pada perubahan suhu tersebut (J atau kal) : perubahan suhu (K atau °C) : massa benda (kg) Tabel kalor jenis beberapa zat Bahan Tembaga Besi/ Baja Air Es C (J/kgK) 385 450 4200 2100 Contoh: 1. karena tergantung dari jenis benda yang dipanaskan atau didinginkan.kal b. serta dapat dinyatakan dalam persamaan : c= C m Q m.

a. 2 kal = 2 x 4. maka akan kita perhatikan apakah kalor tersebut akan mempengaruhi suatu benda atau temperatur dari suatu benda atau zat.10 3.184 kal = 20.5 J/K 3. Apabila suatu benda diberikan kalor.184 J = 8. bahwa kalor bukanlah aliran fluida.∆t c= C= Q m.∆t 12 = 2.368 J 2.4J/kg 0C 0. jika untuk menaikkan suhu 4 °C dari zat itu diperlukan kalor 10 joule ! Jawab : Q = C.5. terjadi perubahan wujud c. maka tentukan kalor jenis dari zat tersebut ! Jawab : Q = m.92 kal b.∆t C= C= Q Δt 10 = 2. 5 joule = 5 : 4.5 kg . Tentukan kapasitas kalor suatu zat. terjadi pemuaian b. maka pada zat tersebut dapat terjadi perubahan seperti : a.5J/ 0C 4 atau C = 2. yang dapat diperoleh dari perubahan energi mekanik.c. terjadi kenaikan suhu 137 . Jika kalor sebanyak 12 joule digunakan untuk menaikkan suhu 10 °C zat sebanyak 0. melainkan merupakan suatu bentuk energi. Pengaruh kalor terhadap suhu dan wujud zat Adanya pengertian.

Adanya pengaruh kalor terhadap perubahan wujud atau suhu. Umumnya semua zat akan memuai jika ia mengalami kenaikan suhu. Apa yang akan terjadi pada es pada beberapa waktu kemudian? Pindahkan isi panci ke dalam gelas. ternyata dapat digunakan untuk menentukan besar kalor yang diserap oleh suatu zat. kecuali beberapa zat yang mengalami penyusutan saat terjadi kenaikan suhu. Beberapa hal yang dikemukakan oleh Joseph Black berkaitan dengan perubahan suhu benda. Amatilah beberapa saat. seperti terjadi pada air. Ternyata kalor dapat menyebabkan benda berubah wujud atau menyebabkan benda mengalami perubahan suhu. Buatlah kesimpulanmu. pada suatu interval suhu tertentu. dapat juga merubah wujud suatu zat. Pemuaian Pemberian kalor pada sustu zat selain dapat menaikkan atau menurunkan suhu zat. a. Kejadian penyusutan wujud zat saat benda mengalami kenaikan suhu disebut anomali. Air saat dipanaskan dari suhu 0 °C menjadi 4 °C justru volumenya mengecil. dan baru setelah suhunya lebih besar dari 4 °C volumenya membesar. diteliti lebih lanjut oleh Joseph Black. kemudian letakkan panci diatas api.Kegiatan Percobaan Mandiri • • • Masukkan 1 kg es pada sebuah panci. Anomali Air 138 . atau menyebabkan benda mengalami pemuaian.

yang penuh dengan rongga-rongga. dimana pada suhu 0 °C volume es > volume air Pada umumnya zat akan memuai menurut aturan sebagai berikut. peristiwa ini disebut dengan anomali air. oleh karena itu es terapung dalam air.Hal tersebut diatas tidak berlaku sepenuhnya pada air. °C. Misalnya volume air akan berkurang bila suhunya dinaikkan dari 0 °C. 1) Pemuaian Panjang (Linier) Suatu batang panjang mula-mula lo dipanaskan hingga bertambah panjang Δl. Bila air mulai 4 °C didinginkan molekul air mulai mengadakan persiapan untuk membentuk bangun berongga tersebut. Dari pengamatan kristal es disimpulkan bahwa kedudukan molekul-molekul H 2O teratur seperti bangun kristal es. bila perubahan suhunya Δt maka. pada air terjadi perkecualian. Volume (V) 0 4 Gambar 2. Peristiwa anomali air dapat diterangkan dengan meninjau bangun kristal es. 139 . dan pada 0 °C terjadi loncatan volume dari air 0 °C sampai es 0 °C. Grafik anomali air Suhu (t)°C Volume air terkecil pada suhu 4 °C. Sedangkan molekul H2O dalam bentuk cair (air) lebih rapat dibandingkan dalam bentuk es.

2x10−5 1.7x10−5 8. ( 25 x 10 -6 ) . α .1 cm 2. Δt = 2 . Bila koefisien muai panjang suhunya dinaikkan menjadi 50 °C. Δl = lo .α = 1/lo . 10 -5 /K dipanaskan panjangnya ! dari suhu 00C hingga 1000C. Δt/Δl Δl = αlo . (50 – 30 ) = 10 -3 m Δl = 0.2.5x10−6 1.Berapakah pertambahan panjang batang aluminium tersebut bila Jawab : α (K−1) 1. maka tentukan pertambahan aluminium 25 x 10–6 /°C. Suatu batang logam yang terbuat dari aluminium panjangnya 2 m pada suhu 30 °C. Δt ) Tabel Beberapa koefisien Muai Panjang Benda Benda Besi Tembaga Kaca Kuningan Contoh Soal: 1. Jika besi sepanjang 20 m dengan koefisien muai panjang 1. Δt α = koefisien muai panjang suatu zat ( per °C ) Sehingga panjang batang suatu logam yang suhunya dinaikkan sebesar Δt akan menjadi lt = lo + Δl lt = lo ( l + α .8x10−5 140 .

10-3 m Catatan : Perubahan suhu dalam satuan derajat Celcius senilai dengan perubahan suhu pada Kelvin. 10-6 .00176 ] 141 .10-5.α. ΔA / Δt ΔA = Ao β Δt β = Koefisien muai luas suatu zat ( per °C ) dimana β = 2 α Sehingga luas bidang yang suhunya dinaikkan sebesar t akan menjadi At = Ao + ΔA At = Ao ( 1 + β Δt ) Contoh Soal: 1.2.4. terjadi kenaikkan suhu sebesar Δt sehingga bidang bertambah luas sebesar ΔA. 1. (100 . maka dapat dituliskan : β = 1/Ao.[1 + 22 . (100– 0) ∆l =2. Δt ) = 4 . Plat besi luasnya 4 m2 pada 20 °C. 10-6 ] = 4 [ 1 + 0.20 ) ] = 4 [ 1 + 1760 . ∆t ∆l = 20 .Jawab : ∆l = lo . Namun perlu diingat bahwa suhu derajat Celcius tidak senilai dengan Kelvin. Bila suhunya dinaikkan menjadi 100 °C maka berapa luasnya sekarang ? Jawab: α = 11 x 10-6/ °C β = 22 x10-6/ °C At = Ao (1 + β . 2) Pemuaian Bidang ( Luas ) Suatu bidang luasnya mula-mula Ao .

Sebuah balok kuningan mempunyai panjang 5 m. dan lebar 1 m pada suhu 20 °C. mengalami pemanasan dari suhu 20 °C hingga 120 °C.5.8 . Δt ) Contoh: 1. Vo . Kaca seluas 2 m2 .10-5. dengan koefisien muai panjang 8.x1.∆t) At =2 (1+ 2 x 8.00704 m2 2.10-6.10-6 K.(120 – 20 ) At =2. Jika kalor jenis kuningan 1. tentukan volume kuningan pada suhu 120 °C ! Jawab : Vt =Vo (1+ γ. 10-5 /K. Δt γ = koefisien muai ruang suatu zat ( per °C ) γ =3α sehingga persamaan volumenya menjadi Vt = Vo + Δt Vt = Vo ( 1 + γ . Tentukan luas akhir dari kaca ! Jawab : At =Ao (1+ β.66 m2 3) Pemuaian Ruang ( volume ) Volume mula-mula suatu benda Vo .∆t) Vt =(5 x 2 x 1) (1+3.= 4.5. kemudian dipanaskan sehingga suhunya naik sebesar Δt. tinggi 2 m. ΔV/Δt ΔV = γ . dan volumenya bertambah sebesar ΔV ini dapat ditunjukkan dalam rumus : γ = 1/Vo.8.054 m3 142 .(120 – 20 ) Vt =10.

berlaku hukum Gay Lussac : V1 V2 = T1 T2 143 . Δt dan volumenya sekarang menjadi Vt = Vo + ΔV Vt = Vo ( 1 + γ Δt ) Hal ini tidak berlaku bagi air dibawah 4 °C. maka dapat ditulis sebagai berikut Vt = γ . Vt = Vo ( 1 + γ Δt ) dengan nilai γ = 1 273 Perubahan volume gas tidak hanya menggunakan persamaan tersebut di atas. b) Pemuaian Volume Gas Khusus untuk gas. pemuaian volume dapat menggunakan persamaan seperti pemuaian zat cair. Vo . ingat anomali air. Bila volume mula-mula suatu zat cair V0 kemudian zat cair itu dipanaskan sehingga suhunya naik sebesar Δt dan volumenya bertambah besar ΔV. namun ada besaran-besaran lain yang perlu diperhatikan seperti tekanan dan temperatur.a) Pemuaian Volume zat Cair Zat cair yang hanya mempunyai koefisien muai volume ( γ ). Persamaan yang berlaku dalam pemuaian gas dapat dinyatakan dalam persamaan sebagai berikut. • Pada saat tekanan konstan.

Penyelesaian: Diketahui : Vo = V dan Vt = 2V Ditanya : ∆t .V1 = P2. V T P = volume (liter atau m3) = temperature (K) = tekanan (N/m2 atau atm atau Pa) Contoh: 1. dengan tekanan tetap. berlaku hukum Boyle : P1.. Suatu gas mula-mula volumenya V.V2 Pada saat volume konstan. berlaku hukum Charles : P1 P2 = T1 T 2 • Pada saat kondisi ideal dengan mol konstan. berapa besarkah suhu harus dinaikkan supaya volumenya menjadi 2 kali volume mula-mula.• • Pada saat temperatur konstan. berlaku hukum Boyle-Gay Lussac : P1V1 PV = 2 2 T1 T2 dengan keterangan.? Jawab : Vt = Vo ( 1 + 1/ 273 Δt ) 2V = V ( 1+ 1/ 273 Δt ) 2 = ( 1 + 1/ 273 Δt ) 144 ...

Sedangkan pada saat benda mengalami perubahan wujud. yang dapat ditentukan dengan persamaan yang mengandung unsur kalor laten. Q m L : kalor yang diterima atau dilepas (Joule atau kal) : massa benda (kg atau gram) : kalor laten (J/kg atau kal/gr) (kalor uap atau kalor lebur) Tabel kalor lebur dan kalor didih beberapa zat Nama Zat Titik (° C) lebur Kalor lebur Titik didih (J/kg) Kalor (J/kg) didih 145 . namun semua kalor saat itu digunakan untuk merubah wujud zat .L Dengan keterangan. maka tidak terjadi perubahan suhu. atau mengalami perubahan wujud. Besar kalor laten yang digunakan untuk mengubah wujud suatu zat dirumuskan : Q = m. yaitu benda akan mengalami perubahan suhu. Perubahan Wujud Ketika sejumlah kalor diterima atau dilepas oleh suatu zat.1 = 1/ 273 Δt Δt= 273 °C Jadi suhu gas tersebut harus dinaikkan sebesar 273 °C b. Kenaikan suhu suatu benda dapat ditentukan dengan menggunakan persamaan yang mengkaitkan dengan kalor jenis atau kapasitas kalor. maka ada dua kemungkinan yang terjadi pada suatu benda.

8. atau mendidihnya air sebelum dikonsumsi untuk kehidupan sehari-hari.57.35.104 100 356. seperti meleburnya es cream pada suhu normal. 3.200 J/kg K. 106 J 2.Air (es) Raksa Alkohol Hidrogen 0 -39 -115 -2599 3. L 146 .04.94. Sehingga saat molekul-molekul itu dapat melepaskan ikatannya. maka zat akan berubah wujud melebur atau mendidih.35. jika kalor lebur es 3.105 1.58. 105 J/kg ! Jawab : Q=m. 10 5 J/kg Q = 3. Perubahan wujud ini dapat dijelaskan dengan teori kinetik.35.260 J/g) Penyelesaian : Diketahui : m es = 0 °C t air = 0 °C tdidih = 100 °C air = 4.3 -252 2. kecepatan getar zat akan bernilai maksimum. Berapakah banyaknya kalor yang diperlukan untuk mengubah 2 gram es pada suhu 0 °C menjadi uap air pada suhu 100 °C ? (c es = 336 J/ g.26.6 78.105 2.106 3. Contoh: 1. namun digunakan untuk melawan gaya ikat antar molekul zat.18.34.105 Adanya kalor laten berupa kalor lebur dan kalor didih sangat sering dijumpai dalam kehidupan.104 5. yang menyatakan bahwa saat mencapai titik lebur atau titik didih. sehingga kalor yang diterima tidak digunakan untuk menambah kecepatan. Tentukan kalor yang diperlukan untuk meleburkan 10 kg es pada suhu 0 °C.104 1. L uap = 2.105 8.L Q = 10 kg .

7 kalori/gr°C.? Jawab : Q1 = m es x L es = (2) x (336) = 672 Joule Q2 = m es x c air x ∆t = (2 x 10-3)(4. jika kalor jenis besi 0.Hitunglah jumlah kalor yang diserap! 147 .260 J/g Ditanya : Q total…….7 kalori/gram °C.200)(100) = 840 Joule Q3 = mes x L uap = (2) (2.Jika kalor jenis besi 0.260) = 4.c air = 4.200 J/kg K L es = 336 J/ Gajahmungkur L uap = 2.032 Joule Latihan Kerjakan di buku latihanmu! 1. Sebatang besi massanya 50 gr bersuhu 20 °C kemudian dipanaskan hingga mencapai suhu 90 °C. Sebatang besi massanya 50 gram bersuhu 30 °C kemudian dipanaskan hingga mencapai suhu 80 °C.520 Joule Jadi Q total = Q1 + Q2 + Q3 = 672 + 840 + 4.520 = 6. hitunglah jumlah kalor yang diserap besi ! 2..

Sebuah benda mempunyai masa 0.3. jika kalor jenis besi 0. Tidak dapat membasahi dinding tabung. sehingga pengukurannya dapat lebih teliti. Kebaikan air raksa dari zat cair lainnya yaitu : a. Perubahan Suhu Suhu merupakan suatu istilah yang dipakai untuk membedakan panas dinginnya suatu benda.5 kg diberipanas jika suhu mula-mula benda 30°C menjadi 80°C. hitunglah jumlah kalor yang diserap besi ! Gambar 3. c.7 kalori/gr°C. Dapat dipakai untuk mengukur suhu benda dari yang rendah sampai yang tinggi. hitung kalor jenis benda jika basarnya kalor yang diberikan 250 joule? 4. Percobaan mengukur kalor jenis berbagai logam menggunakan kalorimeter c. b. Misalnya benda panas akan dikatakan mempunyai suhu tinggi dan benda dingin mempunyai suhu yang rendah. Air raksa dapat cepat mengambil panas benda yang diukur sehingga suhunya sama dengan suhu benda yang diukur tersebut. karena air raksa punya titik beku –39 °C dan titik didih 357 °C. Suhu dapat diukur dengan termometer. Zat cair yang biasanya dipakai untuk mengisi termometer adalah air raksa. 148 . Sebatang besi massanya 50 gr bersuhu 20°C kemudian dipanaskan hingga mencapai suhu 90°C.

d. f. 149 . d. Pemuaian dari air raksa adalah teratur. dibagi dalam 100 skala. Alkohol mempunyai titik rendah / beku –114 °C dengan titik didih 78 °C. titik didihnya 80 °R dengan titik beku 0 °R. dibagi dalam 80 skala. Sehingga dari 273 °K – 373 °K. karena air raksa mengkilat. e. Sehingga dari 0 ° – 80 °R. Termometer digital Skala Termometer Macam – macam satuan skala termometer : 1. Termometer ada berbagai macam menurut fungsinya. Termometer suhu badan Termometer udara Termometer logam Termometer maximum dan minimum Termograf untuk terminologi Termometer digital Gambar 4. Termometer skala Reamur. c. titik didihnya 100 °C dengan titik beku 0 °C. Termometer Gambar 5. dibagi dalam 100 skala. Sehingga dari 0 ° – 100 °C. Selain air raksa dapat juga digunakan alkohol untuk mengisi tabung termometer. yaitu : a. b. Termometer skala Celcius. 2. e. 3. titik didihnya 373 °K dengan titik beku 273 °K. Termometer skala Kelvin. Mudah dilihat.

Sehingga dari 492 ° Rn– 672 °Rn. Termometer Rainkin. Gambar 6. dan menurut Rainkin bersuhu 672º Jadi. pembagian skala – skala tersebut diatas satu skala dalam derajat Celcius sama dengan satu skala dalam derajat Kelvin. R. F =5 5 R 4 5 (F − 320 ) 9 5 (Rn − 4920 ) 9 :4 :9 :5 :9 = 100 : 80 : 180 :4 :9 Dalam perhitungan menjadi : a. 1 skala C = 1 skala K 1 skala C < 1 skala R 1 skala C > 1 skala F 1 skala C > 1 skala Rn Perbandingan Pembagian Skala C. Sehingga dari 32 °F – 212 °F. K. Rn C : R : F : K : Rn = 100 : 80 : 180 : 100 : 180 =5 C. R. dibagi dalam 180 skala. menurut Fahrenheit bersuhu 32º. menurut Kelvin bersuhu 273º.4. titik didihnya 672 °Rn dengan titik beku 492 °Rn. F. Es yang mencair menurut Celcius dan Reamur bersuhu 0º. °C = °C = °C = 150 . dibagi dalam 180 skala. titik didihnya 212 °F dengan titik beku 32 °F. Termometer Fahrenheit. 5.

°K = °C + 273° °K = 5 R + 273° 4 °K = { ( 5 (F − 2730 )} + 320 9 0 0 °K = { (Rn − 492 )} + 273 5 9 e.4600 0 0 °F = {( F − 32 )} + 273 9 5 d.273° b. °F = °F = 9 C + 32 0 5 9 R + 320 4 °F = Rn . °R = °R = °R = °R = 4 5 °C 4 (F − 320 ) 9 4 (Rn − 4920 ) 9 4 5 ( K – 273° ) c. °Rn = 9 5 °C + 492° °Rn = F + 460° °Rn = ( R) + 4920 9 4 151 .°C = K .

.°Rn = 9 { (K − 2730 ) + 492° 5 X − TTB X Y − TTB Y = TTA X − TTB X TTA Y − TTB Y Dengan perhitungan diatas dapat disimpulkan bahwa : Perubahan 2 termometer mengikuti aturan perbandingan sebagai berikut : Contoh: 1. f. Jawab: 1. Rn = { 9 ( K – 273 ) + 492 } 5 152 . c. Rn = 9 R + 492 4 Jawablah titik – titik di bawah ini dengan menggunakan rumus yang benar ! 16 °R = ………. °C 123 °K = ………... °Rn 17 °R = ………. 20 4 5 R 4 = 25 °C c... °R 50 °Rn = ………. a. °F = 528 °Rn b. b. = C= 5 . °K 69 °F = ………. °Rn 20 °R = ………. d.. e. a.

= R= 4 . Air mendidih bersuhu 30 °C termometer X mempunyai TTA 150 °X dan TTB −50 °X termometer Y mempunyai TTA 130 °Y dan TTB 30 °Y. K= = 293 K e. TTBY = 30 °Y Ditanya : Suhu termometer X dan Y …… ? Jawab : C X Y TTA 100°C 150°X 130°Y ? 30°C ? 153 . F = Rn – 460 = 50 – 460 = − 410 °F 2. TTBX = −50 °X TTAY = 130 °Y.={ ={ 9 ( 123 – 273 ) + 492 } 5 9 (−150 ) + 492 } 5 = {− 270 + 492 } = 222 ° Rn d. Tentukan berapa suhu air mendidih menurut termometer X dan Y. 36 9 4 ( 69° – 32 ) 9 5 16 + 273 4 = 16 °F f. Penyelesaian: Diket : Air mendidih suhu = 30 °C TTAX = 130 °X.

154 .TTB 0°C Termometer x −50°X 30°Y C − TTB C X − TTB X = TTA C − TTB C TTA X − TTB X 300 − 0 X + 500 = 1000 1500 + 500 300 X + 500 = 1000 200 0 30° = X + 50° = 60° X = 10 °X Termometer Y 300 − 0 Y − 300 = 100 − 0 1300 − 300 300 Y − 300 = 100 100 X + 500 2 Y – 30° = 30 Y = 60 °Y Kegiatan Percobaan Mandiri Tujuan Untuk mengetahui bahwa aliran elektron menghasilkan panas.

Hati-hati: Jangan memegang kawat pada kutub-kutub baterai lebih dari 20 detik.Alat dan Bahan • • • • Baterai ukuran AA (ukuran kecil) lembaran aluminium gunting penggaris Petunjuk Teknis • • • • Potong suatu pita lembaran aluminium berukuran 15 cm x 2. 155 . kedua kutub baterai. sentuh kawat aluminium sambil tetap memegang kawat pada.5 cm. Dengan satu tangan. Hasil Kawat aluminium menjadi panas. Kawat akan bertambah panas dan muatan baterai dengan cepat berkurang (kehilangan dayanya). Lipat pita tersebut pada pertengahan arah membujur sebanyak dua kali untuk membentuk sebuah pita tipis 15 cm yang akan digunakan sebagai kawat. pegang ujung-ujung kawat aluminium pada kutub-kutub baterai. Setelah 10 detik.

Pada termometer skala Y titik bekunya 20°Y dan titik didihnya 160°Y. Filamen kawat yang panas tersebut menjadi berpijar. Pada thermometer skala Y titik bekunya 20°Y dan titik didihnya 160°Y. Termometer X pada es yang sedang melebur menunjukan -30°X dan pada air yang mendidih menunjukan 150°X. Elektron bergerak keluar dari kutub negatif baterai.Mengapa demikian? Memegang kawat pada kedua kutub baterai membuat lintasan-tempat elektron bergerak (rangkaian listrik). elektron bergerak melalui bola lampu tersebut. maka benda suhu suatu benda bila diukur menggunakan thermometer skala Y apabila suhu suatu benda 30°C 5. Gerakan elektron menyebabkan kawat menjadi panas. maka benda suhu suatu benda bila diukur menggunakan thermometer skala Y apabila suhu suatu benda 30°C 4. Apabila sebuah benda suhunya 40°C skala yang menunjukan oleh thermometer X? 2. Gerakan elektron memanaskan filamen kawat di dalam bola lampu. Tentukan suhu ruangan tersebut jika diukur menggunakan thermometer Celcius? 3. Jika sebuah bola lampu dipasang pada suatu rangkaian listrik. Pengukuran suhu ruangan 301°K. Suhu suatu benda menunjukan angka112°F. tentukan suhu benda tersebut bila diukur dengan termometer Kelvin? 156 . Latihan Kerjakan soal-soal berikut di buku latihanmu! 1. demikian panas sehingga mengeluarkan cahaya.

sedangkan Rudi menggunakan termometer Reamur.Kelvin ? 10. Berapa suhu Agnes menurut termometer ABC bila diketahui TTAa 110º A & TTBa 10º A. Berapakah suhunya dengan menggunakan termometer Reamur ? 9. Es yang melebur menurut Phe -40º P dan menurut Whe 10º W. 883°Rn = i. Konversikan derajad suhu berikut: a. 726°K = g. 240°C = f. 140°R = e. TTAc 150º C & TTBc -10º C ? 157 . 860°C = j. TTBd= 170° dan TTAj = 150° TTBj =20° 7. Menurut thermometer kelvin suhu udara di sekitar kompor 323 ° berapa suhu udara di sekitar kompor yang menurut termometer D dan J. 113°F = d. Ruda menggunakan termometer Celcius dan menunjukan 42º C. TTAb 130º B & TTBb 0º B. 532°R = °C °Rn °C °K °F °C °K °R °R °F 8.Fahrenheit . Menurut Reamur suhu Agnes Monica yang sedang demam 40º R. menurut termometer Reamur . Berapa menurut termometer Whe ? 11. 545°Rn = h. 680°R = b. 850°C = c. Di sebuah gurun pasir yang panas banget termometer Celcius menunjukan 80º C. Apa bila TTA d =360°.6. Ruda & Rudi sedang mengukur suhu tubuh temannya yang kejang-kejang. Secangkir teh panas diukur termometer Phe 50º P. Termometer bernama Phe dan Whe. Air mendidih termometer Phe 102º P & menurut Whe 130º W.

Perpindahan Kalor Konduksi Radiasi Konveksi Gambar 7. Konduksi 158 . maka yang tak kalah pentingnya dari semua itu bahwa kalor sebagai suatu bentuk energi ternyata dapat mengalami perubahan tempat. TTAd 150º D. Menurut Celcius suhu bayi 34º C. maka kalor sebagai suatu bentuk energi dapat berpindah tempat dari benda yang bersuhu tinggi ke benda yang bersuhu rendah dengan berbagai cara. TTBd 10º D ? A. atau dikatakan bahwa kalor dapat berpindah tempat. yang tentunya menuntut pemahaman tentang adanya konsep konversi dari berbagai satuan dari besaran perubahan suhu. serta telah dipelajarinya proses pemuaian sebagai dampak adanya penyerapan kalor pada benda. Tiga macam cara perpindahan energi kalor Setelah sekilas memahami adanya sejumlah kalor dapat menyebabkan perubahan wujud atau kenaikan suhu pada suatu benda.12. yaitu : 1. Berapa suhu bayi tersebut menurut termometer P & D bila TTAp 110º P. Tanpa usaha luar. TTBp -20º P.

Energi kalor yang dipindahkan secara konduksi sebesar.1 – 0. lama kelamaan akan mengalami pemanasan juga.2 159 . maka ujung A. seperti hantaran kalor pada logam yang dipanaskan dari satu ujung ke ujung lainnya. tanpa melibatkan partikel perantaranya. hal tersebut dikarenakan energi kalor yang menggetarkan molekul-molekul di ujung B turut menggetarkan molekul-molekul yang ada disampingnya hingga mencapai titik A. A. Saat ujung B dipanaskan. Pada hantaran kalor ini yang berpindah hanyalah energinya.∆t = t l H= H Q t k A ∆t l = laju aliran kalor (J/s atau watt) = kalor yang dipindahkan (joule) = waktu (s) = konduktivitas termal zat (W/mK) = luas penampang melintang (m2) = perubahan suhu (°C atau K) = tebal penghantar (m) Tabel konduktivitas termal zat (W/mK) Bahan Emas Besi Kaca Kayu k 300 80 0. Q = k A ∆t t l Sedang besar laju aliran kalor dengan konduksi dirumuskan. Q k.9 0.Konduksi adalah hantaran kalor yang tidak disertai dengan perpindahan partikel perantaranya.

keduanya mempunyai luas penampang yang sama. dan kipas angin. Energi kalor yang dipindahkan secara konveksi sebesar. Bila koefisien konduksi termal kuningan tiga kali koefisien termal besi. A ∆T/L)] besi = [k . Umumnya konveksi terjadi pada gas dan zat cair. 160 . Apabila suhu pada ujung besi adalah 500ºC dan suhu pada ujung kuningan 350ºC. A ∆T/L)] kuningan k .9 0. pengaturan katub udara pada kompor.024 240 1. Contoh dari peristiwa konveksi adalah seperti perpindahan kalor pada zat cair yang dipanaskan. cerobong asap. ventilasi kamar. Besi panjangnya 2 meter disambung dengan kuningan yang panjangnya 1 meter.T) / 2 = 3 k A (T .Beton Air Udara alumunium Contoh soal: 0. maka [k .6 0. Konveksi Konveksi adalah hantaran kalor yang disertai dengan perpindahan partikel perantaranya. A (500 .4ºC 2.350)/ l T= 2600/7= 371.hitunglah suhu pada titik sambungan antara besi dan kuningan! Jawab: Misalkan suhu pada titik sambungan = T.

A.A. Energi kalor yang dipindahkan secara radiasi sebesar. pendingin (pemanas) rumah. pengeringan kopi. T 4 t H= Intensitas radiasi sebesar. pembakaran dengan oven dan efek rumah kaca. kalor api unggun yang sampai pada orang yang ada di sekitarnya. Q = e σ A T4 t Laju aliran kalor tiap satuan waktu dalam radiasi dirumuskan : Q = eσ .∆t t H= H Q t h A ∆t 3.Q = k A ∆t . R = e σ T4 H = laju aliran kalor tiap satuan waktu (J/s atau watt) 161 . t Kecepatan perpindahan kalor di sekitar suatu benda dirumuskan : Q = h. seperti kalor dari matahari yang sampai ke bumi. = laju aliran kalor (J/s atau watt) = kalor yang dipindahkan (joule) = waktu (s) = koefisien konveksi (W/m2K) = luas penampang melintang (m2) = perubahan suhu (°C) Radiasi Radiasi adalah hantaran kalor yang tidak memerlukan medium perantara.

Benda hitam sempurna luas permukaannya 0.π. dan bernilai 0 untuk benda tidak hitam sama sekali.R Q t A T e = intensitas radiasi ( W/m2) = kalor yang dialirkan (J) = waktu (s) = luas (m2). Jawab: Benda hitam.10-8 watt/m2K4 162 . Pengertian benda hitam sempurna disini adalah benda yang memiliki kemampuan menyerap semua kalor yang tiba padanya. Jika suhu sekelilingnya 77 ºC. hitunglah: a. atau mampu memancarkan seluruh energi yang dimilikinya). energi total yang dipancarkan selama 1 jam. maka e = 1 T1 = 300 K T2 = 350 K σ = 5.r2 = suhu (K) = emisivitas benda (tanpa satuan) (e bernilai 1 untuk benda hitam sempurna. kalor yang diserap persatuan waktu persatuan luas b. luas permukaan lingkaran = 4.5 m2 dan suhunya 27 ºC.672. Contoh: 1.

R = e σ ( T24 .3004) = 391. kemudian dicampuri dengan sejumlah masa m2 zat lain bersuhu t2 dan keduanya dapat ditentukan dengan persamaan: Qserap = Qlepas Bunyi asas Black “ Kalor yang diserap/diterima sama dengan kalor yang dilepas. misalkan ada jumlah masa m1 zat. 0. R = Q/A. A.t Q = R. maka tentukan suhu akhir campuran kedua zat ! Jawab : 163 . t Q = 391.T14) = 1.5.72 watt/m2 b. Sistem tertutup tersebut dapat dilakukan dalam suatu kalorimeter.a. Persamaan di atas dikenal dengan nama asas Black atau hukum kekekalan energi kalor.672. 3600 = 705060 Joule C. 5. Jika 2 kg air bersuhu 5 0C dicampur dengan 5 kg air bersuhu 26 0C.72. bersuhu t1. Asas Black Ilmuwan Inggris pada tahun 1761 Joseph Black menyatakan bahwa kalor yang diberikan suatu benda sama dengan kalor yang diterima pada suatu benda dalam suatu sistem tertutup. Contoh: 1.10-8 (3504 .

maka tentukan massa dari air yang dicampurkan ! (ces = 2100 J/kg. Sedang air bersuhu 400C hanya mengalami satu tahapan.35.200x(40-20)= m2x4.105 + 0.c.∆t2 = m2. ∆t2 2.K.∆t1 = m2. sehingga suhu campurannya adalah 20 0C. dan dapat saling meniadakan.105 J/kg) Jawab : Dalam proses ini es akan mengalami tiga tahap wujud .c.c.105 + 42.0C.61kg Latihan 164 . yaitu padat (es).(26-t) 2.ces.000 x m2 m2 =2. yaitu perubahan suhu. maka kalor jenis dari kedua zat adalah sama.t t = 140 : 7 t = 200C 2.L + m1.∆t3 0.(t-5) = 5. Q serap = Q lepas m1.200(40−20) 10.cair. Q serap (es) = Q lepas (air) Q1 + Q2 +Q3 = Q4 m1. Jika 0.5x3.5 kg es bersuhu −10 0C dicampur dengan sejumlah air bersuhu 40 0C.675.5x4.Karena kedua zat sejenis.cair. Les = 3.5x2.∆t1 + m1.000 = 84.100x(0−(−10)) + 0.35.t – 10 = 130-5.c.500 + 1. melebur dan wujud cair. c air = 4200 J/kg.

Berapakah suhu campuran sesudah tercapai keadaan setimbang ? Rangkuman 1. Kapasitas kalor adalah jumlah kalor yang diperlukan suatu zat untuk menaikkan suhu zat sebesar 1°C. C= Q Δt 4. Kalor jenis adalah banyaknya kalor yang diperlukan zat sebesar 1 kg untuk mengalami perubahan suhu sebesar 1 K atau 1°C.24 kalori 1 kalori = 4.Kerjakan di buku latihanmu! 1. Sedangkan suhu adalah ukuran derajat panas dinginnya suatu benda. Sebatang linggis massa 10 kg dimasukkan ke dalam api unggun hingga bersuhu 99°C. Jika kalor jenis linggis 280 J/kg °C. 18 joule 3. kalor jenis air 4200 J/kg°C ? 2. Secangkir air kopi pahit bersuhu 70 0C bermassa 200 gram. kedalamnya dituangkan susu sapi dingin dengan suhu 20 0C bermassa 60 gram.∆t 165 . berapakah suhu akhir ketikaa linggis tersebut dicelupkan ke dalam bak mandi berisi 50kg air bersuhu 19°C. 2. c= C m atau c= Q m. Dari hasil percobaan Joule besarnya adalah: 1 joule = 0. Tara mekanik kalor adalah kesetaraan/ekuivalensi energi mekanik menjadi energi kalor. Kalor adalah suatu bentuk energi.Jenis air kopi dan air susu sama dengan kalor jenis air yaitu 1 kalori/gram 0C.

titik didihnya 212 °F dengan titik beku 32 °F. Hukum Gay Lussac Hukum Boyle Hukum Charles : : : V1 V2 = T1 T2 P1. Sehingga dari 0 ° – 100 °C.5. • Termometer skala Kelvin. titik didihnya 373 °K dengan titik beku 273 °K.V2 P1 P2 = T1 T 2 8.V1 = P2. dibagi dalam 180 skala. yaitu : a. Besar kalor yang digunakan untuk mengubah wujud suatu zat dirumuskan : Q = m. titik didihnya 80 °R dengan titik beku 0 °R. dibagi dalam 100 skala. • Termometer skala Reamur. Pengaruh kalor yang diberikan pada suatu benda dapat menyebabkan tiga hal. Macam – macam skala termometer antara lain : • Termometer skala Celcius. terjadi perubahan suhu 6. 166 . Pemuaian digolongkan menjadi tiga macam. Pemuaian Panjang (Linier) Pemuaian Bidang ( Luas ) Pemuaian Ruang ( volume ) : : : lt = lo ( l + α . terjadi pemuaian b. Sehingga dari 32 °F – 212 °F. Δt ) At = Ao ( 1 + β Δt ) Vt = Vo ( 1 + γ . Hukum-hukum pada pemuaian gas antara lain.L 9. titik didihnya 100 °C dengan titik beku 0 °C. Δt ) 7. dibagi dalam 100 skala. terjadi perubahan wujud c. dibagi dalam 80 skala. Sehingga dari 0 ° – 80 °R. Sehingga dari 273 °K – 373 °K. • Termometer Fahrenheit.

• Termometer Rainkin.273° • °R = °R = °R = °R = 4 5 °C 4 (F − 32 0 ) 9 4 (Rn − 4920 ) 9 4 5 ( K – 273° ) • °F = °F = 9 C + 32 0 5 9 R + 320 4 °F = Rn . dibagi dalam 180 skala. Hubungan satuan derajad suhu satu sama lain sebagai berikut : • °C = °C = °C = 5 R 4 5 (F − 320 ) 9 5 (Rn − 4920 ) 9 °C = K .4600 0 0 °F = {( F − 32 )} + 273 9 5 • °K = °C + 273° °K = 5 R + 273° 4 167 . titik didihnya 672 °Rn dengan titik beku 492 °Rn. Sehingga dari 492 ° Rn– 672 °Rn. 10.

A. Perbandingan skala dua termometer mengikuti aturan sebagai berikut : X − TTB X Y − TTB Y = TTA X − TTB X TTA Y − TTB Y 12. T 4 t R = e σ T4 168 . Perpindahan kalor digolongkan menjadi tiga macam antara lain. Konduksi : Q = k A ∆t H= t l Q k.A.°K = { ( 5 (F − 2730 )} + 320 9 °K = { (Rn − 4920 )} + 2730 • °Rn = 9 5 5 9 °C + 492° °Rn = F + 460° 0 °Rn = ( R) + 492 9 4 °Rn = 9 { (K − 2730 ) + 492° 5 11.∆t t Radiasi : Q = e σ A T4 t H= Q = eσ . A. t H= Q = h.∆t = t l Konveksi : Q = k A ∆t .

34.0C a.0F a. Asas Black menyatakan bahwa kalor yang diberikan suatu benda sama dengan kalor yang diterima pada suatu benda dalam suatu sistem tertutup. a. 150 e. 00 d.50 c. a. 52.2 c. -12. 500 2. 0 0C = ……. Qserap = Qlepas Soal Latihan Ulangan Bab 7 Soal Pilihan Ganda Pilihlah jawaban yang paling tepat ! 1. 320 d.4 d. -320 b. Termometer Celcius dan Fahrenheit memiliki suhu yang sama pada nilai….2 e. 16.50 d. 54. 22. 400 4.0 3.13. 150 e. -400 b. 400 e. -400 b. -12. 00 c. Termometer Celcius dan Reamur memiliki nilai suhu yang sama pada nilai…. 400 169 . 62 0F = …….7 b.

5.c. jika koefisien muai panjang kuningan 1. 0.0019 m c. Volume gas pada tekanan 1. Sebuah balok dengan sisi 20 cm dipanaskan dari suhu 100C menjadi 1600C. dipanaskan dari suhu 200C menjadi 1700C. maka prtambahan luasnya adalah …. maka termometer X menunjuk angka ….67 liter e. 1. a.432 cm2 8.2 x 10-5 /K. 300 b. 0.67 liter d.234 cm2 b.2 cm3 e. 8043. 400 c. a.019 m e. 8033. 2.67 liter 170 .2 cm3 b. dipanaskan dari suhu 100C menjadi suhu 1100C. maka volume akhir dari balok adalah …. 0. Jika balok terbuat dari besi dengan koefisien muai panjang 1.324 cm2 c. 1.832 cm2 a. 8003.2 cm3 c. 1. Sebuah plat kuningan memiliki luas penampang 80 cm2. maka panjang penggaris adalah …. 1.5 atm adalah ….2 x 10-5 /K. a. 750 d. 00 5.2 cm3 d.0012 m b. Penggaris sepanjang 1 m terbuat dari besi dengan koefisien muai panjang 1. 0. a. 600 e. memiliki volume 4 liter pada tekanan 1 atm.8 x 105 d.67 liter b. 8023. Gas pada suhu tetap.12 m /K. 0. 8014.2 cm3 9.543 cm2 e. 1. 1. Sebuah termometer X memiliki titik atas 800 dan titik bawah 200. 500 6. jika termometer celcius menunjuk angka 500C. 4. d.012 m 7.

maka volume gas pada suhu 2730C dan tekanan 5 atm adalah …. 6.87 ml d.33 liter c. Jika tekanan gas dijaga konstan. 4 liter d. tekanan udara 1 atm. dan berisi penuh gliserin.5 liter c. 4560 e. 2340 c. a.25 x 10-5/0C dan koefisien muai volume gliserin 5.8 liter b. Gas memiliki suhu 500C. 3730 d. 19. a. 3. 5. 1.42 x 10-5 /0C. 0.33 liter 171 . 19.33 liter e.5 liter e. maka massa jenis emas pada suhu 900C adalah …. volume gas 4 liter pada suhu 270C. Jika suhu tabung dijadikan 1100C dan jika koefisien muai panjang aluminium 2.98 ml 14. Pada suhu 00C.30 gr/cm3.28 gr/cm3 c. 1730 b. 19.27 gr/cm3 13.30 gr/cm3 b. 10.24 gr/cm3 d. a. Jika pada suhu 200C massa jenis emas 19. 19. 9. Pada tekanan tetap 0. 6. 4680 d. koefisien muai panjang emas 1. 12.3 x 10-4/0C. volume suatu gas adalah 2 liter.76 ml E. 4.87 ml c. 7. maka volume gas pada suhu 1270C adalah …. 2 liter 12. dan volumenya dijadikan 2 kali lipat . maka volume gliserin yang tumpah adalah …. Sebuah tabung aluminium memiliki volume 300 ml pada suhu 200C . a. a. 19.24 ml b.33 liter b.8 atm. 3.67 liter 10. 11. maka suhunya sekarang adalah ….25 gr/cm3 e.33 liter 11.c. 2.

450 J/kg. Kapasitas kalor air bermassa 150gram (kalor jenis air 4200 J/kg. a.21 kal/gr0C c.980 J c.900 J d. 45. 350 J/K 17. Jika suhu campuran 19.K) adalah….50C 172 . Sepotong logam 50 gram bersuhu 950C dicelupkan dalam air 250 gram bersuhu 170C. 45. 630 J/K b.K e.K c.15.K. 250C b.76 kal/gr0/C 19.750 J 18. kalor jenis air = 4200 J/kg. 540 J/K c.K b.16 kal/gr0C b. Kalor yang diperlukan untuk meleburkan 100 gram es dari suhu -100C menjadi air bersuhu 100C adalah ….K. kalor lebur es = 336 kJ/kg) a. Besi bermassa 1 kg dipanaskan dari suhu 140C menjadi 300C. 30 gram air bersuhu 500C dicampur dengan 60 gram air bersuhu 200C. 300C c. 42. maka kalor jenis logam itu adalah …. kalor jenis air = 4200 J/kg. 345 J/kg. dengan energi kalor sebesar 7200 J. a. 400C e. 33.40C. 450 J/K e.250 J e. 543 J/kg. akan memiliki suhu campuran sebesar …. 450C d. 254 J/kg.(kalor jenis es = 2100 J/kg.K 16. 500 J/K d. a. a. 0. 0.54 kal/gr0C e. 425 J/kg.000 J b.34 kal/gr0C d. 39. 0. maka kalor jenis besi adalah …. 0.K d.K. 22. 0.

akan memiliki laju aliran kalor sebesar …. 1.K.28 x 106 watt 21. lambat naik suhunya jika dipanaskan e. 650C 24.20.5 cm. cepat naik suhunya jika dipanaskan 22. a. 1. Jika suatu zat memiliki kalor jenis tinggi. 25 cm2 173 .5. Sebuah filamen lampu pijar dengan emisivitas 0. a. 1. lambat mendidih b.82 x 105 watt d. a. 5 cm2 b. 10 cm2 c. 1.54 x 105 watt b. serta konduktivitas termal 80 W/m.K4. lambat melebur d. jika terjadi perbedaan suhu 400 pada kedua sisi plat besi tersebut. 600C e. 750C d.. akan memiliki laju aliran kalor sebesar …. 231 J/s b. 198 J/s d. dan tebal 0.maka zat itu …. 400C c. a. maka suhu akhir campuran itu adalah …. 1. 175 J/s 23. Sebuah benda hitam berbentuk bola yang berjari-jari 5 cm dijaga pada suhu konstan 3270C. cepat mendidih c. maka luas permukaan filament adalah …. memiliki suhu 1000K. 15 cm2 d.68 x 105 watt c. = 10-8 watt/m2. Jika daya lampu 60 watt. Sepotong plat besi memiliki luas 2 m2. 20 cm2 e.18 x 106 watt e. Jika 75 gram air yang suhunya 00C dicampur dengan 50 gram air yang suhunya 1000C. 176 J/s e. 250C b. 221 J/s c. a.

4. 16 d. hitung luasnya sekarang! Sebatang besi massanya 50 gr bersuhu 20 0C. hitunglah jumlah kalor yang diserap besi ? 174 .7 kal/gr0C. Suatu logam yang terbuat dari alumunium panjangnya 2 m pada suhu 30°C. 7. Plat besi luasnya 4 m2 pada suhu 200C. a. Berapakah pertambahan pamjang batang alumunium tersebut bila suhunya dinaikan 500C ? 6. Tabung gas dengan volume 4 lt bersuhu 270C. bila diketahui kalor uap air 540 Kkal/Kg ? 128 KiloJoule. tentukan volume gas saat bersuhu 1270C ! Sebuah benda bermassa 200 Gram memerlukan kalor sebesar 2760 Joule. 2.4 Kg. 64 Soal Uraian Kerjakan dengan benar! 1. sehingga mengalami kenaikan suhu sebesar 300C ? Hitunglah Kapasitas kalor dan kalor jenis ? 3. Jika suhu suatu permukaan dijadikan 2 kali semula. 32 e. Jika kalor jenis besi 0. Hitunglah banyaknya kalor yang diperlukan untuk mengubah 200 Gram air menjadi uap. kemudian dipanaskan hingga mencapai nsuhu 900C. 8 c. jika tekanan tabung tetap . dengan melepaskan kalor sebesar tersebut ? 5. Bila suhunya dinaikan menjadi 1000C.25. Hitunglah kalor beku zat Suatu zat massanya 0. energi yang dipancarkan tiap satuan waktu menjadi x kali semula. membeku pada titik bekunya. maka x adalah…. 4 b. Bila koefisien muai pamjang alumunium 25 x 10-6 /°C.

Hitung kapasitas kalornya? 17.5 kg diberipanas jika suhu mula-mula benda 30°C menjadi 80°C. jika kalor jenisnya 0. Bejana kalorimeter diisi air 100 gram . 14.ternyata suhu akhir 30 ºC . Beberapa saat kemudian terjadi keseimbangan suhu. Hitunglah perubahan suhunya? Alkohol mempunyai masa 200gr dipanaskan dari suhu 25oC sampai 65oC. kalor jenis 1 joule/g oC . Apabila suhu air yang massanya 200 gram dinaikkan dari suhu 20 °C sampai dengan 100°C.kemudian kedalam bejana dimasukkan 150 175 . Air sebanyak 200 gr pada bejana alumunium yang kapasitas kalornya 20 kal/oC.6 kal/gram °C) pada suhu 60°C. Suatu logam dipanaskan X berbentuk kubik dengan rusuk 2 cm massa 80 gram dengan suhu 80ºC. Sebuah kalorimeter terbuat dari bahan 200 gram dan pengaduk dari bahan yang sama alumunium dengan massa bermassa 25 gram. Berapa kalor yang diperlukan ? 9.7kal/goc .8. Sepotong besi diberikalor sebesar 400 joule sehingga mengalami perubahan suhu dari 50 oC menjadi 100 oC .dan mula-mula memiliki suhu 10oc kemudian berubah suhu 60o C. Suhu air mula-mula 30o. Air sebanyak 2000 gram pada bejana aluminium yang kapasitas kalornya 50 kal / °C suhu air mula-mula 10°C kemudian kedalam bejana dimasukan 200 gram etil alkohol (C=0. 16. Berapakan kalor jenis suatu zat bila massa benda tersebut sebesar 100 gram suhunya akan naik 8°C bila diberikan kalori sebanyak 400 kalori? 10. hitung kapasitas kalornya ? Kalor jenis es 0.Hitunglah kalor diserap? Diketahui sebuah benda memiliki masa 20gr. hitung kalor jenis benda jika basarnya kalor yang diberikan 250 joule? 13.500 gram es diberikalor sebesar 5000 joule .maka berapakah kalor zat jenis tersebut? 12. Tentukan suhu akhir campuran? 11.5 kalor/g oC. Sebuah benda mempunyai masa 0. 15.

Hitung kalor yang diterima? 176 .dan mengalami perubahan suhu 70 oC. Beberapa saat kemudian terjadi keseimbangan suhu.6 kal/groC.gram etil alkohol ( c=0. 20. Jika kalor yang diserap 200 joule. Sebatang kawat yang masanya 25 gr bersuhu 22 oC kemudian dipanaskan hingga mencapai suhu 98 oC jika kalor jenis besi 0. Sebatang besi masanya 200 gr dimasukkan kedalam api unggun sehingga bersuhu 90o C. berapa suhu akhir ketika besi tersebut dicelupkan ke dalam bak mandi berisi 50 kg air bersuhu 19 oC kalor jenis air 420 joule/kgoC.hitunglah kalor yang diserap besi? 19. Jika kalor jenis besi 100 joule/kg o C.pada suhu 60oC. Tentukan suhu akhir campuran? 18. Berapa kalor jenisnya? Sebuah kawat memiliki kapasitas kalor 200 kal/oC.6 kal/groC ). 21. Sebuah benda memiliki masa 20 gr dipanaskan dengan suhu mula-mula 20 o C menjadi 75 oC.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.