PROGRAM PEMBELAJARAN INDIVIDUAL (PPI

)
OLEH TJUTJU SOENDARI Jurusan PLB-FIP-UPI

HAKIKAT PPI
• PPI diadopsi dari istilah Individualized Educational Program (IEP) “ program pendidikan individualisasi”  AS (Education is learning)  IEP diterjemahkan dengan Program Pembelajaran Individualisasi; karena secara operasional inti persoalan IEP sangat terkait dengan proses pembelajaran di kelas • Dokumen tertulis yang dikembangkan dalam suatu perencanaan pembelajaran bagi ABK (ATG) sebagai hasil musyawarah suatu tim yang telah dibentuk sebelumnya • Tim terdiri dari: guru PLB, guru umum, Kep.Sek, orang tua siswa, tenaga ahli yang terkait, dan siswa (jika memungkinkan) • Merupakan dokumen tertulis yang dikembangkan dalam suatu rencana pembelajaran bagi ABK (ATG) … suatu program dimana siswa bekerja dengan tugas-tugas yang sesuai dengan kondisi dan motivasinya (Mercer & Mercer, 1989:5)

• PPI  program pembelajaran yang didasarkan pada kebutuhan setiap siswa; berpusat pada siswa dan bekerja dengan siswa • PPI  siswa yang mengendalikan program dan bukan program yang mengendalikan siswa  karena siswa yang akan dibelajarkan, sehingga kebutuhan, perkembangan, dan minat siswa menjadi orientasi dalam mempertimbangkan penyusunan program. • PPI bertujuan menselaraskan antara kebutuhan siswa, tugas dan perkembangan belajar siswa dalam upaya mengembangkan potensi siswa secara optimal

• Program pembelajaran yang didasarkan pada gaya, kekuatan, dan kebutuhan khusus siswa dalam belajar (Lynch,1994) • PPI berpusat pada siswa  setiap komponen PPI difokuskan pada kemajuan dan kebutuhan siswa (kurikulum digunakan sebagai rambu-rambu) • PPI tidak semata-mata berdasarkan tujuan pembelajaran tetapi berdasarkan hasil asesmen • PPI tidak bekerja untuk siswa tetapi bekerja dengan siswa  setiap siswa harus mengetahui tujuan apa yang akan dicapai, tugas apa yang akan dikerjakan, dan bagaimana mengerjakannya

MENGAPA PPI?
ASUMSI DASAR • PPI bertolak dari filsafat humanistik yang menekankan pentingnya kekhasan individual untuk berkehendak bebas dalam mengaktualisasikan dirinya (Rogers, 1940)(1902-1987) • Manusia sebagai makhluk individual (in-devide)  satu kesatuan jiwa dan raga yang tidak dapat dipisah-pisahkan satu dengan yang lainnya (a whole being) yang dikenal sebagai “ORGANISME”. • Setiap organisme memiliki drives  sebagai sumber dari basic needs  sebagai daya penggerak (motivation) untuk tetap survive. • Organisme ini sifatnya berbeda-beda, memiliki ciri khas tersendiri antara organisme yang satu dengan yang lainnya • Fakta menunjukkan adanya perbedaan antar dan inter individual yang mencolok pada ABK

kompleksnya masalah dan hambatan belajar yang dihadapi ABK •  membawa konsekuensi kepada kompetensi guru dalam menyusun rencana pembelajaran yang mampu mengakomodasi kebutuhan mereka • Kegagalan dalam mengakomodasi kebutuhan ABK akan berakibat buruk terhadap PBM lebih lanjut • PPI merupakan cara yang senantiasa berupaya mengakomodasi kebutuhan dari masalah yang dihadapi ABK •  PPI merupakan “roh”nya bagi pendidikan ABK meskipun layanan yang bersifat klasikal dalam batas-batas tertentu masih diperlukan.• Tajamnya perbedaan. .

94-142). yaitu: * Tarap kemampuan siswa saat ini * Tujuan umum yang akan dicapai (annual goal) * Tujuan pembelajaran khusus (short-term objectives) * Deskripsi tentang pelayanan pembelajaran * Waktu dimulainya kegiatan dan lamanya diberikan * Evaluasi . PPI memuat enam komponen (Mercer & Mercer.KOMPONEN-KOMPONEN PPI Berdasarkan The US Code (PL. 1989:22).

prosedur.(1) Tarap kemampuan siswa saat ini • Bermaksud untuk mengetahui gambaran tingkat keadaan (disposisi) dan karakteristik perilaku dan pribadi siswa pada saat mereka akan memasuki dan memulai kegiatan pembelajaran yang akan diselenggarakan Diperoleh melalui asesmen yang tepat yang akan menjadi landasan bagi komponen-komponen PPI berikutnya Mengetahui kesiapan (readiness). kematangan (maturation) serta tingkat penguasaan (mastery) dari pengetahuan dan keterampilan dasar (fundamental skills and knowledge) sebagai landasan (prerequisite) bagi penyajian bahan baru Dengan diketahuinya disposisi perilaku siswa tersebut  dapat dipertimbangkan materi. dan alat bantu pelajaran yang sesuai • • • . metode. teknik.

yang akan dijabarkan menjadi sejumlah tujuan pembelajaran khusus . afektif. dan psikomotor yang harus dimiliki oleh siswa sebagai akibat dari hasil pembelajaran yang dinyatakan dalam bentuk perilaku • Bertitik tolak pada kebutuhan siswa yang diperoleh melalui asesmen • Tujuan ini bersifat umum.(2) Tujuan umum yang akan dicapai (annual goal) • Merupakan suatu pernyataan tentang apa yang dapat dilakukan siswa setelah ia menyelesaikan satu bidang pengajaran dalam jangka waktu satu semester (cawu) • Tujuan ini menggambarkan kognitif.

• Tenbrink (1977) mengemukakan kriteria perumusan tujuan pembelajaran khusus. dapat diamati.(3) Tujuan pembelajaran khusus (short-term objectives) • Merupakan suatu pernyataan tentang apa yang dapat dilakukan siswa setelah siswa menyelesaikan satu unit atau satu satuan bahasan pembelajaran • Merupakan penjabaran dari tujuan umum yang dinyatakan dengan rumusan yang operasional. khusus. yaitu: . dan dapat diukur serta menunjukkan perubahan perilaku.

jadi hanya memuat satu perubahan perilaku dan menggambarkan ukuran keberhasilan minimal. bukan apa yang dilakukan guru. yaitu memberikan tekanan pada apa yang dilakukan siswa. Misal: Siswa dapat mengurutkan kumpulan benda berdasarkan banyaknya benda (hasil belajar) – Siswa berlatih mengurutkan … dst (proses belajar) • Jelas dan dapat dipahami (expliciteness)  tidak mempunyai arti ganda. Misal: Siswa dapat membaca lambang bilangan • Bersifat menguraikan hasil belajar dan bukan proses belajar. Misal: Siswa dapat menuliskan lambang bilangan 1 sampai 5 • Menggunakan kata-kata operasional  rumusan menggambarkan perilaku yang dapat diamati dan dapat diukur (observable dan measurable) yang menyatakan dapat tidaknya siswa melakukan pekerjaan.• Berorientasi pada siswa. Misal: Siswa dapat menunjukkan … .

Materi apa yang diberikan b. Bagaimana prosedur strategi/metode yang digunakan untuk menyampaikan materi tersebut c. Alat bantu pengajaran apa yang digunakan untuk mempermudah pemahaman pengajaran .(4) Deskripsi tentang pelayanan pembelajaran • Pernyataan tentang pelayanan dan perlengkapan materi secara khusus yang meliputi: a.

(5) Waktu dan lamanya diberikan pelayanan • Pernyataan tentang kapan dimulainya kegiatan pembelajaran • Berapa lama waktu yang digunakan untuk memberikan pelayanan • Estimasi tentang pencapaian tujuan yang telah ditetapkan .

yang secara kontinyu membentuk sebuah spiral yang semakin lama semakin mengembang . Berkesinambungan  penilaian dilakukan secara berencana.(6) Evaluasi Pembelajaran • PPI menggunakan penilaian acuan patokan (PAP)  suatu cara mempertimbangkan taraf keberhasilan siswa dengan membandingkan prestasi yang dicapainya dengan kriteria yang telah ditetapkan lebih dulu Kriteria yang dimaksud adalah ukuran minimal perilaku yang dapat diterima seperti yang dinyatakan dalam TPK Penilaian PPI harus bersifat: • • a. menyeluruh  menyangkut semua aspek kepribadian siswa. Juga harus mencakup aspek proses dan hasil belajar b. Akan terjadi siklus dalam pelaksanaan PPI. dan psikomotor. afektif. yang meliputi : kognitif. bertahap. dan terus menerus untuk memperoleh gambaran tentang perubahan perilaku pada siswa sebagai hasil KBM c.

dan media • Data evaluasi dicatat dalam prosedur yang sederhana: Misalnya. aktivitas (KBM).• Kemajuan belajar diukur secara teratur dan periodik (setiap hari) dan menggunakan hasil evaluasi untuk mengambil keputusan dalam merencanakan program pembelajaran selanjutnya • Keberhasilan atau kegagalan siswa dalam belajar merupakan input dalam merumuskan kembali tujuan pembelajaran. mencatat frekuensi perilaku yang sesuai dengan tujuan • Evaluasi lebih bersifat observatif terhadap perilaku . metode. mencatat jumlah jawaban lisan yang benar/salah.

LANGKAH-LANGKAH PENYUSUNAN PPI .

e.LANGKAH-LANGKAH PENYUSUNAN PPI • Kitano & Kirby (Mulyono. 1995) terdapat lima langkah utama dalam penyusunan PPI. . c. b. yaitu: Pembentukan Tim PPI Menilai Kebutuhan Mengembangkan tujuan pembelajaran Merancang metode dan prosedur pembelajaran Menentukan alat evaluasi kemajuan a. d.

Kep. guru umum.Sek memiliki posisi sebagai koordinator dan konsultan bagi guru dan orang tua • Tim PPI duduk bersama untuk merembukan dan mencari kesepakatan-kesepakatan serta solusi atas program yang akan atau telah dirancang guru .Tim PPI yang terdiri dari guru PLB. dan orang tua siswa yang memiliki komitmen terhadap pendidikan ABK tidak akan mengurangi makna proses penyusunan program.Sek. karena merekalah sesungguhnya yang memahami seluk beluk keberadaan ABK • Kep.(1) Pembentukan Tim PPI • Idealnya Tim PPI bersifat multidisipliner dan terdiri dari orang-orang yang bekerja dan memiliki informasi untuk dapat dikembangkan lebih lanjut dalam menyusun program secara komprehensif • Apabila kondisi tidak memungkinkan.

Hal yang penting yang harus dilakukan sebelum pembentukan Tim: Pihak sekolah harus sudah mempersiapkan gambaran umum masing-masing siswa yang diperoleh berdasarkan hasil asesmen untuk dikonfirmasikan lebih lanjut kepada Tim (orang tua) b. data mengenai keberadaan kondisi anak di rumah sangat penting untuk menindak lanjuti PBM di sekolah sehingga di akhir pertemuan diharapkan dicapai kesepakatan mengenai prioritas dan sasaran yang akan ditetapkan dalam PPI . Menyiapkan kuesioner mengenai harapan-harapan orang tua dan gambaran umum mengenai putra-putrinya.• a.

dan perilaku (adaptif) siswa • Informasi kebutuhan siswa selanjutnya dikembangkan dalam merumuskan tujuan pembelajaran siswa . bantuan yang sering/pernah dilakukan Ortu ketika belajar. sensorimotor. perkembangan akademik. menolong diri. berkomunikasi. perilaku yang ditunjukkan. observasi di rumah (Ortu) mengenai riwayat hidup siswa.(2) Menilai Kebutuhan • Merupakan langkah awal dari tugas Tim PPI (menilai kekuatan dan kelemahan yang akan menjadi rujukan dalam menetapkan kebutuhan siswa)  data ini penting dan diperoleh melalui hasil kerja asesmen • Perolehan data dilakukan melalui observasi kelas (guru). memberi respon atas perintah dan kebiasaan tertentu yang sering diperlihatkan • Tim seyogyanya membuat instrumen (format isian)mengenai daftar riwayat hidup.

kebiasaan-kebiasaan atau perilaku yang sering ditunjukkan. bantuan yang sering/pernah dilakukan orang tua pada saat belajar. yang diperoleh melalui hasil kerja asesmen – merupakan langkah awal tugas TIM PPI • Informasi ini merupakan data penting dan utama yang harus ditemukan untuk selanjutnya dikembangkan dalam merumuskan TPK • Perolehan data dilakukan melalui observasi di dalam dan di luar kelas • Data yang diperlukan meliputi: riwayat hidup anak. memberi respon terhadap perintah dsb . berkomunikasi.• Menilai kekuatan dan kelemahan akan menjadi rujukan dalam menetapkan kebutuhan siswa.

Tim PPI hendaknya membuat instrumen dan format isian seperti: data riwayat hidup. harus memahami apa yang menjadi hambatan belajar mereka  kebutuhan belajar baru diidentifikasi jika hambatan belajar telah diketahui terlebih dahulu • Berdasarkan hambatan belajar itulah guru mengkategorisasikan kebutuhan belajar mereka. motorik dan perilaku • Untuk melihat kebutuhan belajar anak.• Untuk memudahkan dalam memperoleh data. . perkembangan bahasa.

• TPK akan memberi arah yang konkret dan jelas dalam proses pembelajaran. sehingga mudah diukur ketika akan melihat perubahan (kemajuan} yang terjadi pada siswa . • Rumusan TU terkait dengan kurikulum yang belum terlihat dengan jelas hubungannya dengan data hasil asesmen. namun tetap terkait dengan TU. pernyataan-pernyataan yang bersifat spesifik yang didasarkan pada kebutuhan siswa hasil asesmen. dan baru dapat dicapai setelah TPK-TPK diselesaikan  mirip dengan tujuan kurikuler yang terdapat dalam GBPP • TPK.(3) Mengembangkan tujuan pembelajaran • Tujuan dalam PIP dikenal dengan istilah tujuan jangka panjang (TU) dan Tujuan jangka pendek (TPK) • TU merupakan pernyataan tentang apa yang diharapkan dapat dicapai oleh siswa pada bidang tertentu dalam satu semester atau satu tahun. masih bersifat luas.

(3) ketika diminta. TPK dan TU tidak terisolasi. siswa dapat duduk dengan tenang selama 10 menit. siswa mampu melakukan kontak mata sekurang-kurangnya 2 detik terhadap stimulus yang diberikan. dan kriteria (menggambarkan batasan-batasan dari perubahan perilaku yang diharapkan). (2) Ketika melakukan tugas. perilaku (KKO). siswa dapat menyusun 5 uang logam berdasarkan urutan nilai dari yang terkecil hingga yang paling besar. dan cukup rasional untuk dapat dicapai selama periode tertentu Relevan  sesuai dengan kebutuhan siswa Fungsional  dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari Rasional  ada pertimbangan waktu dan bobot materi • • • • • • . (4) Ketika berhadapan. kondisi (proses yang menggambarkan situasi untuk melakukan KKO). siswa mampu membaca 5 kata dengan ketepatan 100%.• Rumusan TPK memuat 4 indikator: pelaku (siswa). Contoh TPK: (1) Ketika diberi bacaan. tetap berkesinambungan berada dalam lingkup dan konteks bidang tertentu Tujuan seyogyanya relevan dan fungsional untuk setiap siswa.

perhatian. karakteristik materi. temperamen. tetapi secara aktif harus merancang lingkungan belajar yang sesuai untuk meningkatkan PBM dalam mencapai tujuan . gunakan berbagai metode sesuai dengan kondisi siswa (motivasi. dan situasi atau gaya belajar siswa • Pendekatan pembelajaran tidak hanya menggambarkan bagaimana bahan ajar itu harus disampaikan. atau konsentrasi). • Pendekatan yang digunakan tidak terpaku pada satu metode atau teknik tertentu.(4) Merancang metode dan prosedur pembelajaran • Mampu menggambarkan bagaimana setiap TPK akan dan dapat dicapai • Secara spesifik guru dapat memilih pendekatan pembelajaran yang dapat memberikan kemudahan dalam belajar sehingga menjadi efisien dalam PBM Bukan memudahkan guru dalam mengajar tetapi memudahkan siswa dalam belajar.

sehingga segera terbentuk perilaku yang diharapkan. dan perilaku adaptif • Media pembelajaran hendaknya relevan dengan tujuan dan memiliki keragaman (berbentuk audio. pada umumnya sama dengan materi SD. (2) mampu membangkitkan minat/motivasi belajar siswa  seyogyanya sepadan dengan perkembangan usia dan tahap kemampuan siswa • Media pembelajaran sebaiknya dibuat oleh guru. karena diasumsikan akan lebih sesuai dengan kondisi dan kebutuhan siswa . vidio tape. menolong diri. media dan aktivitas pembelajaran • Materi pembelajaran. namun terdapat materi yang secara khusus dirancang untuk membantu dan atau sebagai prasyarat dalam mengikuti materi pembelajaran di SD seperti: pre akademik.• Lingkungan belajar meliputi materi. model atau benda nyata) dan berfungsi: (1) memberi kemudahan untuk memahami apa yang diajarkan.

afektif. (2) kelompok kecil (seorang guru mengajar dua/ tiga orang siswa dalam satu kelompok. suara. melibatkan unsur gerak. dan psikomotor. ada kesesuaian antara aktivitas belajar dengan kehidupan nyata. atau lukis) dapat dilayani secara klasikal • KBM hendaknya dilakukan secara variatif. suara. untuk kesenian (musik. kemampuan dan tujuan pembelajaran.• Buatlah media yang bersifat multi-fungsi  tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu pembelajaran tetapi juga berfungsi untuk menembangkan aspek kognitif. jika memungkinkan berfungsi pula sebagai alat rehabilitasi • KBM dalam konteks PPI dapat dilakukan dalam tiga setting: (1) individual (seorang guru mengajar seorang siswa. Misalnya: untuk melatih kontak mata (individual). melatih gerak motorik kasar (kelompok kecil/besar). dan (3) kelompok besar/klasikal (seorang guru mengajar 5-12 orang siswa (bersama-sama dengan anak-anak pada umumnya) • Setting layanan bergantung pada kondisi. memberikan kesempatan kepada siswa untuk merespon secara aktif stimulus-stimulus yang diberikan guru. main peran atau simulasi. mampu mebangkitkan minat dan motivasi belajar siswa. . sehingga KBM menjadi bermakna dan fungsional. terkait dengan realita  tidak terisolasi.

prompts) dari guru. Siswa mempraktekan keseluruhan tugas 6. alternatif kegiatan belajar yg akan ditempuh. KEGIATAN Guru menciptakan kesiapan belajar siswa dengan menimbulkan motivasi/perhatian siswa. Pendahuluan I. menunjukkan manfaat materi yang dipelajari. dan dalam berbagai seting (ruang sumber. Siswa mempraktekan tugas yang disajikan dalam berbagai materi dan buku kerja. Guru memberikan penguatan dan umpan balik yang bersifat korektif. materi yang akan diajarkan. Demonstrasi dan modeling II. isyarat. 2. Siswa mempraktekan tugas yang dipilih 5. Penyajian (Presentation) (Advance organizer). 1989) TAHAP 1.TAHAPAN KEGIATAN PEMBELAJARAN INDIVIDUAL (Mercer & Mercer. Siswa mempraktekan tugas yang dipilih 4. Guru memberikan penguatan dan umpan balik yang bersifat korektif. Praktek dengan Pengawasan (Controlled practice) III. Praktek secara Mandiri (Independent practice) 3. memberitahukan tujuan (kemampuan) yang diharapkan. Guru memberikan penguatan dan umpan balik yang bersifat korektif Siswa mempraktekan keseluruhan tugas dengan suatu criteria yang ditetapkan. membuat kaitan. kelas regular. Siswa mempraktekan tugas yang dipilih (keterampilan atau subketerampilan) dengan bimbingan (instruksi-instruksi. Siswa mempraktekan tugas yang dipilih (keterampilan atau subketerampilan) dengan controlled melalui suatu criteria yang ditetapkan. Guru memberikan penguatan dan umpan balik yang bersifat korektif. Siswa mempraktekan berbagai tugas sejenis dgn yang dipilih . meminta siswa mengemukakan pengalaman yg berkaitan dgn materi yg akan dibahas Guru dengan hati-hati menjelaskan setiap langkah kegiatan yang harus dilakukan dan mendemonstrasikan keterampilan/subketerampilan yg dibahas kepada siswa tersebut. dan rumah) dengan suatu criteria yang ditentukan.

atau perbuatan yang ditampilkan siswa dan dicatat melalui observasi guru • Evaluasi dilakukan dari aspek proses dan hasil • Laporan hasil evaluasi kemajuan siswa bersifat kualitatif  akan memberikan gambaran secara nyata. lisan.(5) Menentukan alat evaluasi kemajuan • Mengukur derajat pencapaian tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan dalam setiap TPK • Melihat terjadinya perubahan perilaku pada diri siswa sebelum dan sesudah diberi perlakuan • Metode evaluasi dapat dilakukan melalui tes tertulis. riel dan tidak akan mengaburkan gambaran kemampuan yang sesungguhnya dicapai siswa .

melainkan sebagai kemajuan program di dalam melakukan perubahan-perubahan tujuan yang lebih positif dan realistis sejalan dengan kebutuhan anak yang senantiasa berubah-ubah • PPI jangan dianggap sebagai kontrak yang baku dan kaku. serta mengkomunikasikan tugas-tugas yang harus dilakukan para orang tua di dalam membantu keberhasilan belajar anaknya . serta temuan-temuan yang diperoleh berdasarkan observasi selama PBM berlangsung • Perubahan jangan diartikan sebagai kegagalan. melainkan sangat fleksible • Hasil modifikasi harus dikomunikasikan kepada TIM PPI untuk memperoleh persetujuan dan mengakomodasi harapan baru.• PPI hendaknya diperbaiki terus menerus yang merujuk pada pencapaian tujuan yang telah dan sedang diselesaikan.

CONTOH PPI .

Dimulai TPK MATERI EVALUA SI TGL KOMENT DICAPAI AR .CONTOH FORMAT PPI UNTUK TIAP-TIAP BIDANG PENGAJARAN (Turnbull et al dalam Mercer & Mercer 1989:21) • • • Nama Siswa : Taraf Kemampuan Saat ini: Tujuan Umum : Bidang Pengajaran: Guru : Tgl.

teknik khusus.McMillan.CONTOH FORMAT PPI UNTUK TIAP-TIAP BIDANG PENGAJARAN (Donald L. 1982:483) • • • • Sekolah : Nama Siswa : Taraf Kemampuan Saat ini: Tujuan Umum : Bidang Pengajaran: Guru : TPK Bantuan Layanan Penang gung Jawab Persentase Waktu Dimulai Tanggal Diakhiri Perbaikan Persentase waktu di kelas biasa Rekomendasi Penempatan Anggota Tim: Tanggal Pertemuan: Rekomendasi tim tentang prosedur. materi dsb yang meliputi informasi gaya belajar Kriteria Penilaian untuk setiap pernyataan tujuan: .

1986:142) • • • • Nama Siswa: Tanggal Lahir: Taraf kemampuan Siswa: Tujuan Umum: TPK Sekolah: Kelas: Tgl.Pertemuan: .Gallagher.Pendaftaran: Tanggal Bantuan Penang Persentase layanan gung waktu khusus jawab Dimulai Diakhiri Perbai kan Persentase waktu di ruang /kelas biasa: Rekomendasi Penempatan Anggota Tim yang ada: Tgl.Kirk & James J.CONTOH FORMAT PPI UNTUK TIAP-TIAP BIDANG PENGAJARAN (Samuel A.

CONTOH FORMAT PPI UNTUK TIAP-TIAP BIDANG PENGAJARAN (Mulyono Abdurahman. 1995) • • • • Nama Siswa: Cawu/Bulan: Tahun Ajaran: Kemampuan Siswa saat ini : Tujuan TPU TPK Alokasi Waktu Mata pelajaran: Kelas: Pokok/Sub pokok Bhsn Sumber/ alat Pelajara n Cara Pelaksanaan KBM .

kegiatan pembelajaran. 2. kompetensi dasar dan materi pokok. silabus pada dasarnya menjawab pertanyaanpertanyaan sebagai berikut: 1. . apa kompetensi yang harus dicapai siswa yang dirumuskan dalam standar kompetensi. • Dengan demikian. bagaimana cara mencapainya yang dijabarkan dalam pengalaman belajar beserta alokasi waktu dan alat sera sumber belajar yang diperlukan. dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian. bagaimana mengetahui pencapaian kompetensi yang ditandai dengan penyusunan indikator sebagai acuan dalam menentukan jenis dan aspek yang akan dinilai. dan 3.SILABUS • Silabus merupakan penjabaran standar kompetensi dan kompetensi dasar ke dalam materi pokok.

Penilaian 8. Alokasi Waktu 9. Pengalaman Belajar 6. Kompetensi Dasar 4.KOMPONEN-KOMPONEN SILABUS • Silabus memuat sekurang-kurangya komponenkomponen berikut ini: 1. Identifikasi 2. Indikator 7. Sumber/Bahan/Alat . Standar Kompetensi 3. Materi Pokok 5.

Contoh Model Silabus Format 1 SILABUS • Nama Sekolah • Mata Pelajaran • Kelas/semester : Diisi nama sekolah tempat siswa belajar : Diisi nama mata pelajaran : Diisi kelas berapa SK tsb harus dicapai melalui proses pembelajaran • Standar Kompetensi : Diisi rumusan SK yang ada dalam kurikulum • Kompetensi Dasar : Diisi rumusan KD yang telah dirumuskan dlm kurikulum • Alokasi Waktu : 12 x 35 Menit .

perbuatan. ciri-ciri. atau respons yang ditunjukkan atau dilakukan oleh peserta didik yang dikembangkan dari kompetensi dasar dengan menggunakan KKO (sekurang-kurangnya 2 buah) Memuat jenis tagihan/je nis ujian yang diguna kan Memuat alokasi waktu yang diperlukan untuk menguasai masingmasing KD Memuat jenis sumber bahan/alat yang digunakan .Materi Pokok/ Pembe lajaran Memuat materi pembelajaran hasil penjabaran masingmasing KD yang telah ditumuskan Kegiatan Pembela jaran Memuat alternatif pengalaman belajar siswa yang terpilih yang dapat digunakan untuk mencapai penguasaan KD Indikator Penilai an Alokasi Waktu Sumber Belajar Memuat karakteristik.

atau respons yang ditunjukkan atau dilakukan oleh peserta didik yang dikembangkan dari kompetensi dasar dengan menggunakan KKO (sekurangkurangnya 2 buah) Memu at jenis tagihan/ jenis ujian yang diguna kan Memuat alokasi waktu yang diperlukan untuk mengua sai masingmasing KD .Dimulai: Tujuan Umum: Tujuan Khusus: Materi Pokok/ Pembe lajaran Memuat materi pembelajaran hasil penjabaran masingmasing KD yang telah ditumuskan Kegiatan Pembela jaran Memuat alternatif pengalaman belajar siswa yang terpilih yang dapat digunakan untuk mencapai penguasaan KD Indikator Peni laian Alokasi Waktu Sum ber Belajar Memuat jenis sumber bahan/ alat yang diguna kan Memuat karakteristik.CONTOH FORMAT PPI UNTUK TIAP-TIAP BIDANG PENGAJARAN • • • • (Modifikasi model Silabus KTSP 2008) Nama Siswa: Sekolah: Tanggal Lahir: Kelas: Taraf kemampuan Siswa: Tgl. perbuatan. ciri-ciri.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN • Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) merupakan penjabaran dari silabus yang telah disusun pada langkah sebelumnya. dan/atau lapangan untuk setiap Kompetensi dasar. . laboratorium. • Di dalam RPP tercermin kegiatan yang dilakukan guru dan peserta didik untuk mencapai kompetensi yang telah ditetapkan. • RPP merupakan pegangan bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran baik di kelas. • RPP disusun untuk setiap kali pertemuan.

Materi Pembelajaran. • Di dalam RPP secara rinci harus dimuat Tujuan pembelajaran. Metode Pembelajaran. Sumber Belajar. apa yang tertuang di dalam RPP memuat hal-hal yang langsung berkait dengan aktivitas pembelajaran dalam upaya pencapaian penguasaan suatu Kompetensi Dasar. dan Penilaian . Langkah-langkah Kegiatan pembelajaran. • Dalam menyusun RPP guru harus mencantumkan Standar Kompetensi yang memayungi Kompetensi Dasar yang akan disusun dalam RPP-nya.• Oleh karena itu.

yang dinyatakan dalam jam pelajaran dan banyaknya pertemuan. waktu untuk mencapai suatu kompetensi dasar dapat diperhitungkan dalam satu atau beberapa kali pertemuan bergantung pada karakteristik kompetensi dasarnya. . dan Indikator dikutip dari silabus yang disusun oleh satuan pendidikan • Alokasi waktu diperhitungkan untuk pencapaian satu kompetensi dasar yang bersangkutan. • Standar Kompetensi. Kompetensi Dasar.• RPP disusun untuk satu Kompetensi Dasar. • Oleh karena itu.

Sumber Belajar 5. Tujuan Pembelajaran 2. Materi Ajar 3.KOMPONEN RPP • Komponen minimal sebuah RPP adalah sebagai berikut: 1. Metode Pembelajaran 4. Penilaian Hasil Belajar .

Pertemuan Ke... Metode Pembelajaran 4. Penilaian ...: ... Alat/Bahan/Sumber Belajar 6.. Kompetensi Dasar : ... Tujuan Pembelajaran 2. Mata Pelajaran : .. Indikator : .. Langkah-langkah Pembelajaran 5. Alokasi Waktu : . Standar Kompetensi : ...Contoh Format RPP • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • Nama sekolah : . Kelas/Semester : . Materi Ajar (Materi Pokok) 3. ======================================================= 1....

Mencantumkan identitas • •• • Nama sekolah • •• • Mata Pelajaran • •• • Kelas/Semester • •• • Standar Kompetensi • •• • Kompetensi Dasar • •• • Indikator • •• • Alokasi Waktu .LANGKAH-LANGKAH PENYUSUNAN RPP • • • • • • • • A.

Mencantumkan Tujuan Pembelajaran • Tujuan Pembelajaran berisi penguasaan kompetensi yang operasional yang ditargetkan/dicapai dalam rencana pelaksanaan pembelajaran. • Apabila rumusan kompetensi dasar sudah operasional. Tujuan pembelajaran dapat terdiri atas sebuah tujuan atau beberapa tujuan. • Tujuan pembelajaran dirumuskan dalam bentuk pernyataan yang operasional dari kompetensi dasar. .B. rumusan tersebutlah yang dijadikan dasar dalam merumuskan tujuan pembelajaran.

D. bergantung pada karakteristik pendekatan dan/atau strategi yang dipilih. Mencantumkan Metode Pembelajaran • Metode dapat diartikan benar-benar sebagai metode.C. Mencantumkan Materi Pembelajaran • Materi pembelajaran adalah materi yang digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran. • Materi pembelajaran dikembangkan dengan mengacu pada materi pokok yang ada dalam silabus. . tetapi dapat pula diartikan sebagai model atau pendekatan pembelajaran.

kegiatan inti. dimungkinkan dalam seluruh rangkaian kegiatan. dan kegiatan penutup. • Oleh karena itu. kegiatan inti. langkah-langkah kegiatan memuat unsur kegiatan pendahuluan/pembuka. Akan tetapi.E. kegiatan pendahuluan/pembuka. dan kegiatan penutup tidak harus ada dalam setiap pertemuan. sesuai dengan karakteristik model yang dipilih. • Pada dasarnya. Mencantumkan Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran • Untuk mencapai suatu kompetensi dasar harus dicantumkan langkah-langkah kegiatan setiap pertemuan. . menggunakan urutan sintaks sesuai dengan modelnya.

narasumber. G. Sumber belajar dituliskan secara lebih operasional. dan bahan. Mencantumkan Sumber Belajar • • • Pemilihan sumber belajar mengacu pada perumusan yang ada dalam silabus yang dikembangkan oleh satuan pendidikan. dan halaman yang diacu. sumber belajar dalam silabus dituliskan buku referens.F. Apabila penilaian menggunakan teknik tes tertulis uraian. Sumber belajar mencakup sumber rujukan. tes unjuk kerja. lingkungan. dalam RPP harus dicantumkan judul buku teks tersebut. pengarang. dan instrumen yang dipakai untuk mengumpulkan data. alat. • • Dalam sajiannya dapat ituangkan dalam bentuk matrik horisontal atau vertikal. . bentuk instrumen. media. Mencantumkan Penilaian • Penilaian dijabarkan atas teknik penilaian. dan tugas rumah yang berupa proyek harus disertai rubrik penilaian. Misalnya.

WASSALAM & TERIMA KASIH SOEND .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful