LAPORAN GEOMORFOLOGI

DAERAH CIKALONG, KABUPATEN TASIKMALAYA, JAWA BARAT

JORDI MEZA RIZKI 072.11.064

PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI FAKULTAS TEKNOLOGI KEBUMIAN DAN ENERGI UNIVERSITAS TRISAKTI JAKARTA 2011
ii

KATA PENGANTAR Puji dan syukur saya ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang berkat izin dan rhido-nya saya dapat menyelesaikan laporan geomorfologi ini. Laporan ini saya buat demi memenuhi tugas akhir dari pratikum geomorfologi yang daerah pemetaannya berada di daerah Cikalong. Jawa Barat. Pembuatan laporan ini juga tidak terlepas dari bantuan pihak asisten. kabupaten Tasikmalaya. untuk itu saya mengharapkan kritik dan sarannya. dan teman-teman. Desember 2011 Jordi Meza Rizki ii . saya berharap akan berguna dalam hal penyampaian informasi secara lebih lengkap. Saya menyadari dalam pembuatan laporan ini tidak sepenuhnya sempurna. Jakarta. jelas dan berguna dalam pengaplikasian di bidang Geomorfologi. dosen. Dengan laporan ini.

. Maksud dan Tujuan ………………………………………. BAB I PENDAHULUAN ……………………………………………….……... DAFTAR PUSTAKA …………………………………………………….............1 2. .... Stadia Daerah Penelitian.........………………………………................……...... i ii 1 1 1 2 3 3 4 4 8 9 11 12 BAB II GEOMORFOLOGI.……………………….1 1. …………………………………..5 BAB III SIMPULAN............…..4 2.......3 Latar Belakang ……………………………………………... ii .....2 2. Letak Daerah Penelitian ...DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ……………………………………………………. 2.…… .... DAFTAR ISI ……………………………………………………………..…………………………………………………. . Satuan Geomorfologi Daerah Penelitian………........ ..... Fisiografi Regional ………….........…….3 2........... ....2 1. Fisiografi Daerah Penelitian..............……………………….... 1.... Stadia Sungai Daerah Penelitian…………………….

1. Hal ini tidak terlepas dari adanya proses endogen dan exogen. ii .BAB I PENDAHULUAN 1. Tujuannya agar mahasiswa/i memahami satuan geomorfologi pada peta topografi dan memenuhi tugas akhir pratikum geomorfologi . Dimana setiap daerah memiliki bentuk bentang alam yang berbeda.2 Maksud dan Tujuan Maksud agar mahasiswa/i dapat menentukan ragam geomorfologi berdasarkan kenampakan pada peta topografi.1 Latar Belakang Geomorfologi mempelajari bentuk bentang alam. Pembahasan secara geomorfologi membantu mengetahui bentuk-bentuk bentang alam dan genesanya. proses dan penyebab terjadinya.

Secara administratif terletak di daerah Cikalong.1” BT.4” LS .1.7o 46’ 23.4” BT – 108o 11’ 6.3 Letak Daerah Penelitian Secara astronomis. daerah penelitian terletak pada koordinat 7o 43’ 42.8” LS dan 108o 7’ 49. ii . Jawa Barat. kabupaten Tasikmalaya.

lebarnya sekitar 40 km. Dataran aluvial utara jawa barat. daerah Jawa Barat dibagi menjadi enam zona yaitu: 1. Daerah ini umumnya mempunyai morfologi yang datar. sebagian besar ditutupi oleh endapan sungai dan lahar gunung api muda 2.1 Fisiografi Regional Berdasarkan pembagian daerah fisiografi oleh Van Bemmelen. 1949 (dalam martdjojo. merupakan suatu jalur kompleks yang terdiri atas perbukitan dan pegunungan dengan lebar sekitar 40 km membentang dari jasinga di sebelah barat menerus ke sungai pemali di bagian timur dan bumiayu di jawa tengah. Zona ini secara struktural merupakan bagian puncak geantiklin pulau jawa yang telah hancur selama akhir zaman tersier 4. terbentang mulai dari ujung barat pulau jawa sampai ke kota cirebon di sebelah timur.BAB II GEOMORFOLOGI 2. membentuk suatu antiklinorium disertai dengan banyak intrusi 3. merupakan suatu jalur pegunungan yang memanjang dari teluk pelabuhan ratu di sebelah barat menerus ke sukabumi melalui lembah cimandri. garut. Zona depresi tengah jawa barat. Antiklinorium bogor. Zona ini membentang mulai dari pelabuhan ratu hingga sampai ke pulau nusa kambangan di sebelah timur ii . bandung. Jalur ini terdiri atas endapan-endapan neogen yang terlipat kuat. sepanjang pantai utara jawa barat. 2003). kemudian menerus ke arah cianjur. merupakan zona fisiografi yang paling selatan. Pegunungan selatan jawa barat. tasikmalaya dan berakhir di segara anakan dengan kisaran lebar zona antara 20-40 km.

2 Fisiografi Daerah Penelitian Berdasarkan pembagian fisiografi Van Bemmelen. Kubah dan pegunungan pada zona depresi tengah. daerah penelitian terletak pada Zona Bandung. Gunung api kuarter 2. 2.5.3 Satuan Geomorfologi Daerah Penelitian Satuan geomorfologi daerah penelitian berdasarkan aspek litologi. diatasnya diendapkan tufa kuarter dan endapan aluvial 6. yang memanjang dari cianjur hingga tasikmalaya. proses yang bekerja dan relief yang didasarkan pada van Zuidam (1983) ii . meliputi pegunungan bayah dengan struktur lipatan tersier muda.

Klasifikasi Van Zuidam (1983) Satuan Relief Sudut lerengan (%) Beda Tinggi (m) Datar atau Hampir Datar Bergelombang / Miring Landai Bergelombang / Miring Berbukit Bergelombang / Miring Berbukit Tersayat Tajam / Terjal 0–2% 3–7% 8 – 13 % 14 – 20 % 21 – 55 % <5m 5 – 50 m 25 – 75 m 50 – 200 m 200 – 500 m Pegunungan Tersayat Tajam / Sangat Terjal 56 – 140 % 500 – 1000 m Pegunungan Sangat Curam >140 % >1000 m Berdasarkan parameter diatas. maka satuan relief pada daerah penelitian dibagi menjadi empat satuan geomorfologi. ii .

Table geomorfologi daerah penelitian Geomorfologi Bentuk Relief Genetik Pola Pola Aliran Sungai Daerah Stadia Satuan Geomorfologi Luas Penyebaran h ∆h Kelerengan Berbukit Bergelombang 46% 50-75 50-200 14 – 20% runcing zigzag struktural Dendritik dewasa-tua dewasa-tua Berbukit Tersayat Tajam 14% 75152 200-500 21 – 55% runcing zigzag struktural Dendritik Dewasa-tua Dewasa-tua Bergelombang / Miring Landai 14% < 25 5-50 3 – 7% membulat sejajar denudasional Sub paralel Muda-dewasa Muda-dewasa Bergelombang /miring 24% 25-50 25-75 8-13% runcing sejajar struktual Sub dendritik Muda-dewasa Muda-dewasa Bergelombang/ 2% miriing 10-20 25-75 8-13% runcing fluvia Dewasa-tua Dewasa-tua ii .

Terlihat pada peta dengan pola kontur yang membulat dan sejajar. 3. beda ketinggian 200-500 m. ii . Luas daerah 24%. Luas daerah ini adalah 14% dari daerah penelitian. 2. Beda ketinggian 50-200 m. miring kelerengan 14-20%. Terletak disebelah barat laut dan memanjang hingga ke timur dari sungai Ci Wulan. berbukit bergelombang / miring (struktural) Luas satuan geomorfologi ini 46%. miring kelerengan 8-13 % . Geomorfologi didaerah ini memiliki merupakan daerah landai yang memiliki kontur sejajar dan renggang akibat adanya tingkat erosi yang tinggi. 4.1. Kontur terlihat sejajar dan zigzag. beda ketinggian 25-75 m. Terletak sebelah barat dari Sungai Ci Wulan. bergelombang / miring landai (denudasional) Satuan geomorfologi ini terletak disebelah timur laut dari sungai utama “ Ci Wulan”. miring kelerengan 21-55 %. berbukit tersayat tajam / terjal struktural Luas daerah 14%. bergelombang / miring (struktural) Terletak disebelah tenggara dan barat daya dari sungai Ci Wulan. Terlihat jelas bentuk kontur yang zigzag. memiliki beda ketinggian 5-50 m miring kelerengan 3-7%.

adanya endapan sungai dan terdapat point bar. Ini terlihat dari adanya penampakan bentuk sungai yang bermeander.2. 2004) Stadia Sungai Parameter Muda Slope Gradient Kecepatan Aliran Jenis Aliran Air Jenis Erosi Besar Tinggi Turbulen Vertikal Dewasa Relatif Kecil Sedang Turbulen .4 Stadia Sungai Daerah Penelitian Penentuan stadia sungai dilihat dari bentuk sungai Ci Wulan sebagai sungai utama.Laminer Vertikal Horizontal Erosi dan Deposisi Tua Tidak ada Rendah Laminer Horizontal Proses yang Bekerja Bentuk / Pola Sungai Bentuk Penampang Kerapatan / Anak Sungai Erosi Deposisi Berneander Kompleks U – Datar Besar / Banyak Tidak ada air terjun Dataran banjir luas Mulai ada Point Bar Lurus V Kecil / Jarang Lurus .Bermeander V-U Sedang / mulai banyak Banyak air terjun Kenampakan Lain Tidak ada dataran banjir Mengalir diatas batuan induk Air terjun sedikit Mulai terbentuk dataran banjir Mulai ada endapan sungai Berdasarkan tabel diatas. Penentuan stadia sungai didasarkan pada tabel berikut: Pembagian stadia sungai (Hidartan dan Nugroho. stadia sungai daerah penelitian adalah dewasa – tua. ii .

yaitu aliran mengikuti kemiringan perlapisan (Dip). 2.Jenis-jenis aliran daerah penelitian 1. Aliran sungai Resekuen. Aliran ini ditemukan pada anak sungai ( Ci Toe ) 2. digunakan klasifikasi berdasarkan tabel berikut: Tabel pembagian stadia daerah (Hidartan dan Nugroho. yaitu aliran yang berlawanan arah kemiringan perlapisan (Dip). Aliran sungai Subsekuen. hasil dari proses pengendapan Gawir sudah mulai rata Relief sedang sampai maksimum ii Kenampakan Lain Tidak ada gawir Relief kecil / tidak ada . Penentuan stadia daerah penelitian. 2004) Parameter Muda Stadia Sungai Relief Bentuk Penampang Lembah V Bentang alam bergelombang dan mempunyai relief maksimum terbentuk gawir Relief sedang sampai maksimum Muda Maksimum Stadia Daerah Muda – Dewasa Muda – Dewasa Sedikit – Bergelombang Tua Tua Hampir datar V–U Bentang alam umumnya datar – bergelombang U – Hampir datar Bentang alamnya datar. Aliran ini ditemukan pada sungai utama. yaitu aliran mengikuti arah jurus (Strike). Aliran ini di temukan pada anak sungai ( Ci Gorowong dan Ci Kalong ) 3.5 Stadia Daerah Penelitian Penentuan suatu stadia daerah bergantung pada relief dan stadia sungainya. Aliran sungai Obsekuen.

dan stadia sungai yang umumnya dewasa sampai tua. Berdasarkan parameter tersebut maka saya simpulkan bahwa stadia daerah Cikalong.kenampakan pada peta topografi menunjukkan relief yang sedikit sampai bergelombang dengan bentuk penampang lembah U sampai hampir datar. kabupaten Tasikmalaya. gawir mulai tidak terlihat/ tidak ada gawir. ii . Jawa Barat adalah stadia dewasa sampai tua.

Bergelombang/Miring Landai dengan luas 14% b. obsekuen.BerbukitTersayat Tajam/Terjal dengan luas 14% 3. Stadia sungai dan stadia daerah penelitian adalah dewasa sampai tua ii . Daerah pemetaan memiliki 4 satuan relief. subsekuen. Terdapat jenis aliran sungai resekuen. Fisiografi daerah penelitian menurut Van Bemellen (1949) terletak pada zona bandung.Bergelombang/Miring dengan luas 26% c. 2. 4.BAB III KESIMPULAN 1.BerbukitBergelombang/Miring dengan luas 46% d. yaitu : a.

wordpress.com/2010/10/19/geologi-regional-jawa-barat/ http://www.com/doc/24235938/MACAM-MACAM-POLA-ALIRAN-SUNGAI ii .com/2009/06/18/fisiografi-regional-jawa-bagian-barat-vanbemmelen/ google earth http://achmadfahruddin.DAFTAR PUSTAKA http://earthfactory.wordpress.scribd.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.